TEKS
CERITA
INSPIRATIF
Kisah Semut dan Lalat
Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta
di atas sebuah tong sampah di depan sebuah
rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar
dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian
nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki
rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja
makan yang penuh dengan makanan lezat.
Sementara itu, di sisi lain taman, ada
sekelompok pohon bambu yang tampak
mpoehmonbobsaamnkbauny. aDnagribheagriitkueshaajar,i,tbideanktuakda
bunga yang mekar atau aroma wangi yang
mdiseumkuaijibpaonhyoank boraamnbgu. T. iTdidakakadadaaoroarnanggyaynangg
mau berfoto di samping pohon bambu. Maka
sotaarkaanthgme.realnihjaiktatapmohaonnmbaawmabrudiskeelarulumcuenmi bbuanruyak
“Hai bunga mawar,” ujar sang bambu pada
suatu hari. “Tahukah kau, aku sdlalu ingin
saeropmeratimyaun.gBhearbruumng, asedlaelnugdainpuinjidcaahn,tmikedmaniliki
mdnjadi saksi cinta manusia yang indah,”
lanjut sang bambu dengan nada sedih.
Mawar yang mendengar hal itu tersenyum,
“Tdrima kasih atas pujian dan kdjujuranmu,
bambu.” ujarnya. “Tapi tahukah kau, aku
sdbdnarnya iri ddnganmu.”
Sang bambu keheranan, dia tidak tahu apa yang
membuat mawar iri dengannya. Tidak ada satupun
bagian dari bambu yang lebih indah dari mawar. “Andh
sekali, mengapa kau iri ddnganku?”
“Tdntu saja aku iri denganmu. Coba lihat, kau punya
batang yang sangat kuat, saat badai datang, kau tetap
bertahan, tidak goyah sddikitpun,” ujar sang mawar.
“Sddangkan aku dan teman-temanku, kami sangat rapuh,
kena angin sedikit saja, kelopak kami akan lepas, hidup
kami sangat
singkat,” tambah sang mawar dengan nada sedih.
Bambu baru sadar bahwa dia punya kekuatan.
Kekuatan yang dia anggap biasa saja ternyata bisa
mmaewngaar,gkuammkuasnedlailmu daticaasrai nogramnga.wKaarm. “uTaspeilalu
menjadi hiasan rumah yang cantik, atau menjadi
hiasan rambut para gadis,”
Sang mawar kembali tersenyum, “Kamu benar
bambu, aku sering dipakai sebagai hiasan dan
dicari orang, tapi tahukah kamu, aku akan layu
beberapa hari kemudian, tidak seperti kamu,”
Bambu kembali bingung, “Aku tidak mdngdrti,”
“Ah bambu..” ujar mawar sambil menggeleng, “Kamu
tahu, manusia sering menggunakan dirimu sebagai alat
untuk mengalirkan air. Kamu sangat berguna bagi
tumbuhan yang lain. Dengan air yang mengalir pada
tubuhmu, kamu menghidupkan banyak tanaman,” lanjut
sang mawar. “Aku jadi heran, dengan manfaat sebesar itu,
seharusnya kamu bahagia, bukan iri padaku,”
Bambu mengangguk, dia baru sadar bahwa selama ini, dia
telah bermanfaat untuk tanaman lain. Walaupun pujian itu
lebih sering ditujukan untuk mawar, sesungguhnya bambu
juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan bunga cantik
itu.
Sejak percakapan dengan mawar, sang bambu
tidak lagi merenungi nasibnya, dia senang
mdibeenrgikeatanhuuni tkuekkumaatkanhlduaknlamina. nDfaaraipt aydanag bisa
menghabiskan tenaga dengan iri pada orang
lain, lebih baik bersyukur atas kemampuan diri
sendiri, apalagi jika berguna untuk orang
lain.
Apa yang diceritakan dalam bacaan tersebut?
Bagaimana bentuk bacaan tersebut?
Apa kesanmu setelah membaca bacaan
tersebut?
Teks yang berbentuk
singkat, disajikan dalam
menbgegnutugkahnapreamsi,bdaacna untuk
bdearenmmpeartai,spakeadnulpi eserasasamaan,
pribadi orang lain
Judul menarik
Ciri-ciri teks Disusun secara sistematis
cerita
inspiratif Cerita yang tidak terlalu panjang
Mengandungsimpati, kepedulian,
maupun empati
Memotivasi pembaca
Pesan disampaikan secara
implisit
Jenis-Jenis Teks Cerita Inspiratif
Berdasarkan tokoh Teks cerita inspiratif tokoh
terkenal
Teks cerita inspiratif tokoh
sufi/pemuka agama
Teks cerita inspiratif
binatang
Berdasarkan sifat
Teks cerita inspirasi
peristiwa nonfiksi
Teks cerita inspirasi fiksi
Langkah-Langkah Menyimpulkan Isi
Teks Cerita Inspiratif
1)Bacalah dengan cermat teks cerita
inspiratif tersebut.
2)Pahami isi dan unsur-unsur teks
cerita inspiratif tersebut
3)Tentukan garis besar, gagasan
pokok, atau inti cerita inspiratif.
4)Tentukan nilai-nilai pelajaran yang dapat dipetik
dalam ceruta inspiratif sebagai simpulan cerita.