The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kerajaan Maritim Indonesia pada Masa Islam

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by liaselviana14, 2020-09-04 02:53:59

Kerajaan Maritim Indonesia pada Masa Islam

Kerajaan Maritim Indonesia pada Masa Islam

KERAJAAN MARITIM INDONESIA
PADA MASA ISLAM

Presented By:
Lia Selviana, S.Pd.

SMA Negeri 1 Mayong

COBA AMATI GAMBAR DIBAWAH INI!

MASUKNYA AGAMA ISLAM
KE INDONESIA

Gambar: Penyebaran Awal Agama Islam

TEORI PROSES MASUKNYA ISLAM KE
INDONESIA

Bagaimana proses masuknya Terdapat beberapa teori
Islam ke Indonesia? tentang proses masuknya

Islam ke Indonesia

Teori (pendapat) proses masuknya Islam:

 Teori Gujarat
 Teori Mekkah
 Teori Persia

SALURAN PENYEBARAN ISLAM KE INDONESIA

Perdagangan
Perkawinan
Pendidikan
Ajaran Tasawuf

Dakwah

Kesenian

KERAJAAN-KERAJAAN MARITIM DI INDONESIA
MASA ISLAM

Samudra Aceh Demak
Pasai

Banten Mataram Gowa-
Islam Tallo

Ternate-
Tidore

Samudra Pasai

Didirikan oleh Meurah Silu (Sultan Malik al Saleh)
abad ke-13.

Merupakan kerajaan Islam pertama di Nusantara.

Letak Geografis Samudra Pasai:

Di daerah Lhokseumawe
(pantai timur Aceh)

Samudra Pasai

Sistem Pemerintahan

Setelah resmi menjadi kerajaan Islam, Samudra Pasai
berkembang pesat mjd pusat perdagangan dan studi
agama Islam yg ramai.

Masa pemerintahan Sultan Malik al Saleh, Samudra
Pasai memiliki lembaga negara yg teratur dan angkatan

perang yg kuat, tetapi secara politik masih dibawah
kekuasaan Majapahit.

Dg pertahanan yg kuat, Samudra Pasai meluaskan
kekuasaannya ke daerah pedalaman.
Dalam rangka islamisasi, Sultan Malik al Saleh menikah
dg Ganggang Sari (Putri raja Peurlak)

Raja-raja yang pernah memerintah
Samudra Pasai:

Sultan Malik al Saleh (Meurah Silu)
Sultan Malik al Zahir I (Sultan Muhaammad)
Sultan Malik al Zahir II
Sultan Zainal Abidin Malik Zahir
Sulltanah Nahrasiyah
Sultan Abu Zain Malik Zahir

Sultan Mahmud Malik Zahir

Pada abad ke-16, Portugis memasuki perairan Selat
Malaka dan berhasil menguasai Samudra Pasai.

Wilayah Samudra Pasai menjadi kekuasaan Kerajaan
Aceh yang berpusat di Bandar Aceh Darussalam

Lanjutan,.....

Sistem Perekonomian

Sistem perekonomian di Kerajaan Samudra
Pasai menitikberatkan pada kegiatan
Perdagangan dan pelayaran.
Mengeluarkan mata uang Dirham berupa uang

logam emas dg ornamen tulisan arab dan
bertulis nama sultan

Dilihat dari letak geografis, di tepi Selat Malaka, shg mjd bandar transit
pusat2 perdagangan di Nusantara, India, Cina, dan Arab.

Merupakan kerajaan pertama pusat perdagangan internasional yg
mengekspor sutera dan lada

Lanjutan,.....

Sistem Sosial dan Budaya

Kehidupan sosial masyarakat Samudera Pasai diatur menurut
aturan dan hukum Islam. Diwarnai semangat kebersamaan dan
saling menghormati

Antara tahun 1290-1520, Kerajaan Samudera Pasai tidak hanya
menjadi kota dagang terpenting di Selat Malaka , tetapi juga pusat
perkembangan Islam dan bahasa sastra melayu, selain berdagang
juga menyebarkan agama Islam

Msyarakat Samudera Pasai cenderung terbuka dengan pengaruh
asing dan menerima perubahan.

Kerajaan Aceh (Kesultanan Aceh
Darussalam)

Didirikan oleh Sultan Ibrahim yang bergelar Ali
Mughayat Syah..

Letak Geografis :

Di bagian utara Pulau Sumatera.
Ibu kota : Kutaraja (Banda Aceh
Darussalam)

Kesultanan Aceh

Sistem Pemerintahan

Awalny Aceh murapakan wilayah kekuasaan Kerajaan
Pedir. Setelah Malaka Jatuh ke Portugis, Aceh
berkembang pesat dan mampu melepaskan diri

Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis menyebabkan Para
pedagang Islam mulai memindahkan semua kegiatan

perdagangannya ke Aceh. Aceh menjadi kerajaan besar
ditunjang militer dan ekonomi yg kuat

Corak pemerintahan Aceh terdiri 2 sistem:
1. Pemerintahan sipil dibawah bangsawan = golongan Teuku
2. Pemerintah atas dasar agama dibawah ulama = Tengku / Teungku

Puncak kejayaan Aceh : Sultan Iskandar Muda. Menyusun
Undang-Undang tata pemerintahan : Adat Mahkkota Alam

Sultan yang memerintah Kerajaan Aceh:

Sultan Ali Mughayat Syah
Sultan Salahuddin
Sultan Alauddin Riayat Syah
Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Thani

Kemunduran Aceh :
1. menguatnya kekuasaan Belanda di P. Sumatera

dan Selat Malaka
2. Perebutan kekuasaan antara Teuku dan Tengku
3. Perbedaan aliran agama Islam (Syi’ah dan Sunni)

Lanjutan,.....

Sistem Perekonomian

Letak kerajaan Aceh sangat startegis di jalur
pelayaran dan perdagangan Selat Malaka.
Kegiatan perekonomian menitikberatkan
bidang perdagangan dan pertanian.

Komoditas kesultanan Aceh adalah rempah-rempah dan bahan tambang
(lada dan timah).

Barang dagang lain : beras, emas, perak, tekstil, porselen, minyak wangi.
Kapal dagang Aceh aktif melakukan perdagangan sampai Laut Merah

Lanjutan,.....

Sistem Sosial dan Budaya

Meskipun Kesultanan Aceh merupakan negara Islam, kehidupan
masyarakat tetap feodal (kekuasaan besar pada kaum bangsawan)

Dalam tatanan masyarakat, terdapat 2 golongan:
1. Golongan bangsawan = Teuku
2. Golongan ulama = Tengku

Budaya : Bustanussalatin (Taman raja-raja) karya Nuruddin ar-
Raniri. Berisi : adat istiadat Aceh dan ajaran Islam

ACEH SERAMBI MAKKAH

Taukah kalian kenapa Orang muslim Nusantara
Aceh dijuluki Serambi yang hendak berangkat
haji ke Makkah, singgah
Mekkah? terlebih dahulu di Aceh

Kesultanan Demak

Didirikan oleh Raden Patah tahun 1478.
Pelopor penyebaran agama Islam di Jawa.

Kesultanan Demak

Sistem Pemerintahan

Sultan Demak pertama adl Raden Patah (putera raja
Majapahit terakhir Brawijaya V).
Dibawah pemerintahan Raden Patah, Demak berkembang
mjd pusat perdagangan dan penyebaran Islam di P. Jawa

Majapahit melemah, Raden Patah menyerang dan
menaklukkan Majapahit. Mjd Kerajaan Islam pertama di

Jawa

Dibawah pimpinan Pati Unus, Demak menyerang
Portugis di Malaka, tapi gagal.
Berkat keberaniannya, Ia dijuluki Pangeran Sabrang Lor.

Artinya : Demak memiliki kekuatan militer yang besar

Lanjutan ....

Demak menjapai puncak kejayaan pada masa Sultan
Trenggono.
Berjasa menyebarkan Islam diwilayah kekuasaannya
sebagian Jawa Barat, seluruh Jawa Tengah, dan sebagian
Jawa Timur

Dibawah pimpinan Fatahillah, Demak berhasil memukul
mundur bangsa Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Atas kemenangan itu, Fatahillah mengganti nama Sunda
Kelapa mjd Jayakarta

Sepeninggal Sultan Trenggana, terjadi konflik perebutan tahta antara Sunan
Prawoto (anak sultan Trenggono), dg Pangeran Sekar Sedo Lepen (kakak
sultan Trenggono).

Arya Panangsang (putra sekar sedo lepen) menyerang Sunan Prawoto.
Arya Panangsang dikalahkan Jaka Tingkir (dihadiahi tanah pardikan/ daerah
otonom Mataram).
Ibu kota Demak dipindahkan ke Pajang. Berakhirlah Kesultanan Demak

Dalam menjalankan pemerintahannya, Kerajaan
Demak dibantu oleh Para Ulama yg dikenal
WALISONGO.

WALISONGO

Sistem Perekonomian

Letak kerajaan Demak yg strategis
memungkinkan Demak berkembang mjd
kerajaan Maritim.
Menguasai beberapa pelabuhan penting :
Jepara, Tuban, Sedayu, Jaratan, dan Gresik

Dalam kegiatan perdagangan, Demak berperan sg penghubung atau
transit antara penghasil rempah-rempah dibagian timur, dg Malaka sbg

pasaran dibagian barat.

Didukung komoditas pertanian yg besar dari
pedalaman (beras, garam, dan kayu jati).
Perdagangan Demak semakin berkembang

Sistem Sosial dan Budaya

Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi
keinginan untk berdakwah Islam.

Kehidupan sosial Demak diatur oleh
hukum Islam, tapi masih menerima
tradisi lama.

Perkembangan budaya
pembangunan masjid, seni
ukir, seni pertunjukan
(wayang)

Kesultanan Banten

Berdirinya Kesultanan Banten tidak lepas dari kemenangan Demak atas
Portugis dan berhasil merebut Sunda Kelapa, Cirebon, dan Banten.
Banten dulunya adl vasal (bawahan) Demak.
Pusat pemerintahan yg semula di Banten Girang dipindahkan ke
Surosowan..
Mengangkat Maulana Hasanuddin sbg Adipati Banten.

Letak Geografis:

Di Banten yaitu di ujung barat
Pulau Jawa.

Sistem Pemerintahan

Seiring kemunduran Demak, Banten yg semula vazal
Demak, melepaskan diri dan mjd kesultanan yg mandiri.

Setelah mjd kerajaan yg mandiri, penguasanya
menggunakan gelar Sultan. Dlm lingkaran istana,
terdapat gelar Pangeran Ratu, Pangeran Adipati,
Pangeran Gusti, dan Pangeran Anom yg disandang para

ahli waris.
Sistem pemerintahan terdapat gelar mangkubumi, kadi,

patih, dan syahbandar yg berperan dlm administrasi
pemerintaahan

Kesultanan Banten mencapai puncak kejayaan dibawah
pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa.

Raja-raja yang pernah memerintah
Kesultanan Banten:

Maulana Hasanuddin

Maulana Yusuf

Maulana Muhammad

Pangeran Ratu

Sultan Ageng Tirtayasa

Pada 1671, Sultan Ageng mengangkat puteranya,
Sultan Hajisbg sultan muda. Ia ditugaskan mengurusi

pemerintahan sehari2.

Sultan Haji cenderung membangun hubungan baik dg VOC.
VOC mengadu domba Sultan Haji dg ayahnya. Sultan Haji
berhasil mempertahankan kekuasaannya dg bantuan VOC

dan menyingkirkan ayahnya.
Sultan Ageng pindah ke kawasan yg disebut Tirtayasa

Kemunduran Kesultanan Banten:

Pasca pengankatan Sultan Haji, VOC semakin leluasa
menguasai Banten.

Kalangan Istana dan rakyat kecewa karena menyerah
begitu saja kpd VOC.
Perang saudara meletus secara sporadis ditambah
intervensi VOC membuat Banten semakin mengalami
kemunduran
Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Williem
Daendels mengumumkan Kesultanan Banten telah
diserap ke wilayah Hindia Belanda

Sistem Perekonomian

Pada masa pemerintahan Sultan Ageng
Tirtayasa, Banten memonopoli lada di
Lampung dan menempatkan Banten sbg
pedagang perantara dan salah satu pusat niaga
penting.
Hal ini juga tidak lepas dr armada laut yg kuat,
yg dibangun mencontoh armada laut Eropa

Dengan posis yang strategis, Banten menjadi penguasa jalur pelayaran
dan perdagangan yang melalui Selat Sunda.

Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis mendorong pedagang mencari jalan
baru ke Jawa Barat. Pedagang Islam berpindah ke Banten.

Sistem Sosial dan Budaya

Kehidupan sosial masyarakat diatur menurut aturan dan hukum Islam

Struktur sosial masyarakat Banten terdapat kelompok:
1. Golongan bangsawan : bergelar Tubagus (ratu bagus), ratu atau sayid
2. Kaum ulama
3. Pamong praja
4. Kaum jawara

Maulana Hasanuddin memiliki andil besar meletakkan fondasi Islam
di Nusantara. Bukti : pembanguna masjid, pesantren, dan benteng2
pertahanan.

Tradisi yg dipengaruhi perkembangan Islam : Kesenian bela
diri Debus

Peninggalan Budaya Kesultanan Banten

Masjid Agung Banten Istana Surosowan

Keraton Kaibon

Kerajaan Mataram Islam

Didirikan oleh Panembahan Senopati
Peminadahan pusat pemerintahan dari Pajang ke
Mataram 1586 menandai berdirinya Kesultanan
Mataram

Letak Geografis :

Diantara kali Opak dan Kali Progo

Mataram Islam

Sistem Pemerintahan

Panembahan Senopati banyak mendapat tantangan dari
para Bupati di pantai utara jawa krn ingin melepaskan
diri dari Pajang., tetapi berhasil diselesaikan.

Puncak Kejayaan dicapai masa pemerintahan Sultan
Agung. Dengan prajurit2nya yg tangguh, Mataram mj

kuat dan disegani.
Sultan agung melakukan ekspansi ke Lasem, Tuban, dan

Madura

Sultan Agung membagi kesultanan Mataram mjd 4:
1. Kutagara = pusat pemerintahan (keraton)
2. Negara Agung = daerah sekitar Kutagara
3. Mancanegara = daerah diluar negara agung
4. Pesisir = daerah pesisir. Dipegang Bupati /Syahbandar

Raja-raja yang pernah memerintah
Mataram Islam:

Panembahan Senopati
Mas Jolang
Sultan Agung
Amangkurat I
Amangkurat II
Amangkurat III

Paku Buwana

Amangkurat I : kejam dan lalim, menjalinhubungan
dg Belanda

Amangkurat III menentang VOC.
VOC mengangkat Paku Buwana I sbg Sultan.

Shg Mataram dipimpin 2 sultan

PERJANJIAN GIYANTI

Kekacauan politik dpt diselesaikan masa
pemerintahan Paku Buwana III setelah
membagi Mataram mjd 2, yaitu Kesultanan
Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.

Perjanjian
Salatiga (Intevensi

Bellanda)

Kesultanan Kasunanan Mangkunegaran 1813 Kesultanan
Yogyakarta Surakarta Yogyakarta
pecah

Kesultanan Paku Alaman
Yogyakarta

Sistem Perekonomian

Kegiatan ekonomi yg diterapkan Sultan Agung
bercorak agraris dan maritim.

Mataram menjadi negara Pengekspor Beras melalui pelabuhan di pesisir
utara Jawa : Jepara, Kendal, dan Tegal

Sistem Sosial dan Budaya

Sultan Agung dikenal ahli politik, sastra, dan filsafat (Jawa), serta
agama.

 Menyusun Sastra Gending dan kitab undang-undang perpaduan
adat istiadat Jawa dengan hukum Islam berjudul Surya Alam.

 Menciptakan Kalender Jawa : Muharram diganti Syuro,
Ramadhan diganti Poso

Tumbuh kebudayaan Kejawen : perpaduan antara budaya jawa asli,
Hindu, Budha dan Islam

Grebeg Maulud

Sinkretisme budaya Islam dan budaya lokal

Kesultanan Gowa-Tallo

Di Sulawesi Selatan abad XVI, terdapat Kesultanan
Mandiri : Gowa, Tallo, Bone, Sopeng, Wajo,
Sidenreng.
Gowa – Tallo = Kesultanan Makassar

Letak Geografis :

Di Kabupaten Gowa dan
sekitarnya

Sistem Pemerintahan

Raja Gowa: Daeng Manrabia memeluk Islam bergelar
Sultan Alauddin.
Raja Tallo : Karaeng Mantoaya sbg perdana menteri
bergelar Sultan Abdullah

Kesultanan Makassar berkembang mjd negara Maritim
yg kuat. Mengenal jenis perahu layar lambo dan pinisi

Puncak kejayaan Makassar : Sultan Muhammad Said dan
Sultan Hasanuddin
Makassar sbg daerah dagang yg maju

Perang Makassar :
Kesultanan Gowa-Tallo (Sultan Hasanuddin) dg VOC.
Belanda ingin berkuasa di Maluku yg merupakan sumber
rempah-rempah

Ayam Jantan dari Timur

Aru Palaka (Sultan Bone) bersekutu dg VOC melawan pasukan
Hasanuddin

Syarat Aru Palaka membantu VOC : Bone diakui sbg kesultanan yg
merdeka

Perjanjian Bongaya

1. VOC memperoleh monopoli perdagangan
di Makassar

2. Belanda mendirikan benteng di Makassar
(Benteng Rptterdam)

3. Makassar melepaskan daerah jajahannya
(Bone dan pulau2 disekitarnya)

4. Makassar mengakui Aru Palaka sbg Raja
Bone

Sistem Perekonomian

Posisi Kesultanan Gowa-Tallo yg strategis diantara
wilayah barat (Malaka) dan timur (Maluku) menjadikan
sbg bandar utama utk memasuki wilayah timur yg kaya
rempah-rempah.
Komoditas utama : beras dan cengkih

Kemajuan perdagangan Kesultanan Makassar:

1. Banyak pedagang yg hijrah ke Makassar setelah Malaka jatuh ke
tangan Portugis 1511

2. Orang Makassar dan Bugis terkenal sbg pelaut ulung
3. Tersedia banyak rempah-rempah (Maluku)

Sistem Sosial dan Budaya

Masyarakat Makassar sangat terikat norma adat yang mereka
anggap sakral.
Diatur berdasarkan adat dan agama Islam yg disebut Pangadakkang

Pelapisan sosial :
1. Gol. Bangsawan dan keluarganya = anakarung / karaeng
2. Rakyat = to maradeka
3. Masyarakat lapisan bawah (hamba sahaya) = ata

Kebudayaannya bercorak maritim. = perahu pinisi dan lambo
Undang-undang hukum perdagangan = Allopiloping Bacanna
Pabalue

Kesultanan Ternate - Tidore

Didirikan oleh Baab Mashur Malamo tahun 1257.
Sekaligus mjd raja (Kolano) pertamanya

Letak Geografis :

Di Kepulauan MALUKU , antara
Sulawesi dan Papua.

Sistem Pemerintahan

Kesultanan Ternate memiliki peran penting dikawasan
timur nusantara abad 13-18.
Penghasil rempah-rempah “The Spice Island”

Puncak kejayaan Ternate masa pemerintah Sultan
Baabullah

Puncak kejayaan Tidore masa pemerintah Sultan Nuku

Portugis : menjalin hubungan dg Ternate
Spanyol : menjalin hubungan dg Tidore

Kemunduran :
Konflik antara Ternate dan Tidore krn politik adu domba
bangsa asing (Spanyol dan Portugis) utk memonopoli
rempah2.

Ternate meminta bantuan Belanda.
Membuka pintu masuk bagi Belanda menguasai rempah-
rempah di Maluku

Uli Siwa (Tidore) Sistem Perekonomian

Makyan Uli Lima (Ternate)
Jailolo (Halmahera)
Pulau Raja Ampat Bacan
Kai dan Papua Obi
Seram
Tidore sbg pemimpin Ambon

Ternate

Sistem Sosial dan Budaya

Agama Islam berkembang pesat. Meninggalkan gelar Kalano diganti
Sultan. Islam diakui sebagai agama resmi.
Syariat Islam pertama kali diperkenalkan oleh Sultan Zainal Abidin

Kesultanan disesuaikan dg hukum Islam. Mendirikan madrasah
pertama di Ternate

Memiliki andil besar di Nusantara bagian timur, khususnya Sulawesi
dan Maluku.
Ternate berperan dlm upaya pengislaman dan pengenalan syariat
Islam di wilayah Timur


Click to View FlipBook Version