MATERI AJAR MODUL KELAS 4
TEMA 4 : BERBAGAI PEKERJAAN
SUBTEMA 1: JENIS-JENIS PEKERJAAN
MATERI BAHASA INDONESIA dan IPA PB 3
TOKOH DAN SIFAT TOKOH DALAM CERITA
UPAYA PELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM SUNGAI DAN LAUT
Di susun Oleh:
Nurhayati, S. Pd
201500064046
PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA
2021
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah saya panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa
melimpahkan segala rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan
modul ini.
Modul ini disusun berdasarkan Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV Tema 4 :
Berbagai Pekerjaan. Modul ini dapat digunakan sebagai bahan ajar peserta didik selama Belajar
Dari Rumah. Modul ini juga dilengkapi dengan latihan soal untuk menguji pemahaman peserta
didik terkait dengan materi yang terdapat pada modul.
Modul ini disusun sebagai salah satu tugas PPG Dalam Jabatan Angkatan 3 PGSD
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta.
Penyusun menyadari bahwa di dalam pembuatan modul masih banyak kekurangan,
untuk itu penyusun sangat membuka saran dan kritik yang sifatnya membangun. Mudahmudahan
modul ini memberikan manfaat.
Jakarta, 30 September 2021
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..................................................................................................................ii
Daftar Isi ...........................................................................................................................iii
A. Deskripsi.......................................................................................................................1
B. Petunjuk Penggunaan Modul.........................................................................................2
C. Pemetaan Kompetensi Dasar…………………………………………………….…....... 3
.
1. Tujuan Pembelajaran… ...........................................................................................4
2. Uraian Materi ..........................................................................................................5
a. Tokoh Utama dan Tokoh Pendukung dalam cerita…………..………………… 5
b. Sifat Tokoh dalam Cerita ...................................................................................8
c. Pencemaran Sumber daya alam........................................................................... 11
d. Upaya pelestarian sumber daya alam.................................................................. 12
3. Rangkuman .............................................................................................................14
4. Tes Formatif..... .......................................................................................................15
5. Kunci Jawaban ........................................................................................................17
6. Refleksi…………………………………………………….................................... 19
7. Daftar Pustaka..................................................................................................... ... 20
A. PENDAHULUAN
1. Deskripsi Singkat
Kegiatan belajar pada modul ini disajikan bahasan mengenai tema 4 Berbagai
Pekerjaan subtema 1 Jenis jenis pekerjaan pembelajaran 3 kelas 4, Materi pembelajaran
yang akan dibahas adalah :
1. Tokoh Utama dan Tokoh Pendukung dalam cerita ( Bahasa Indonesia)
2. Sifat Tokoh dalam Cerita ( Bahasa Indonesia )
3. Pencemaran Sumber daya alam ( IPA )
4. Upaya pelestarian sumber daya alam ( IPA )
2. Relevansi
Pada modul ini terdapat relevansi antara materi pembelajaran dengan
kompetensi yang akan dimiliki peserta didik
Pada pelajaran Bahasa Indonesia di dalam modul ini akan dipelajari tentang
Tokoh dan sifat tokoh dalam sebuah cerita.
Pada pelajaran IPA akan dipelajari tentang Pencemaran Sumber Daya Alam, yaitu Sungai dan
laut. Selain itu diberikan juga materi tentang Upaya pelestarian sumber daya alam
3. Petunjuk belajar
Untuk membantu peserta didik memahami materi ajar ini perlu di
perhatikan beberapa petunjuk belajar berikut ini :
Bacalah dengan cermat
Pahami pengertian pengertian
Cari bantuan sumber lain
Kerjakan Test
Untuk Pemahaman
SELAMAT BELAJAR, SEMOGA SUKSES
B. PEMETAAN KOMPETENSI DASAR
Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang 3.5.1 Menemukan sifat sifat tokoh
isi buku sastra (cerita, dongeng, dan berdasarkan cerita, dongeng dan
sebagainya). sebagainya
4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat 4.5.1 Mengembangkan pendapat pribadi
IPA dalam bentuk teks tulis dan visual mengenai sifat tokoh yang patut
menggunakan kosakata baku dan di contoh baik secara lisan
kalimat efektif. maupun tulisan.
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8 Menjelaskan pentingnya upaya 3.8.1 Membuat rencana kegiatan untuk
keseimbangan dan pelestarian menjaga kelestarian sungai dan laut
sumber daya alam di lingkungannya. sebagai sumber daya alam
4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian 4.8.1 Menentukan kegiatan menjaga
sumber daya alam bersama orang- kelestarian sumber daya alam dalam
orang di lingkungannya. bentuk laporan
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah menyaksikan video animasi semut dan belalang , peserta didik dapat menemukan
sifat sifat tokoh berdasarkan cerita atau dongeng dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, peseta didik dapat mengembangkan pendapat pribadi mengenai sifat
tokoh yang patut di contoh baik secara lisan maupun tulisan dengan benar
3. Setelah mengamati gambar melalui google earth tentang pencemaran sungai dan laut,
peserta didik dapat membuat rencana kegiatan untuk menjaga kelestarian sungai dan laut
sebagai sumber daya alam dengan benar
4. Setelah membuat rencana kegiatan menjaga kelestarian sungai dan laut, peserta didik
dapat menentukan kegiatan menjaga kelestarian sungai dan laut sebagai sumber daya
alam dalam bentuk laporan dengan benar.
URAIAN MATERI BAHASA INDONESIA
KD 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya).
A. UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERITA
Unsur-sunsur intrinsik cerita adalah unsur-unsur yang membangun suatu karya sastra yang dapat
ditemukan di dalam teks karya sastra itu sendiri. Unsur-unsur intrinsik cerita antara lain:
1. Tokoh, pelaku dalam cerita. Berdasarkan peranannya tokoh dibedakan menjadi dua, yaitu:
a. Tokoh utama, adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh ini sering
muncul, sering dibicarakan, dan tercantum dalam cerita.
b. Tokoh tambahan, adalah tokoh yang tidak memiliki peranan penting dalam suatu cerita karena
kemunculannya hanya sebagai pelengkap cerita dan mendukung tokoh utama.
Berdasarkan perwatakannya tokoh dibedakan menjadi tiga, yaitu:
a. Tokoh protagonis, adalah tokoh yang berwatak baik dan sebagai tokoh utama.
b. Tokoh antagonis, adalah tokoh yang berwatak jahat dan sebagai tokoh penentang dari tokoh
utama.
c. Tokoh tritagonis, adalah tokoh penengah antara tokoh protagonis dan antagonis.
2. Latar, adalah segala keterangan, petunjuk, pengacuan yang berkaitan dengan tempat, waktu, dan
suasana terjadinya peristiwa dalam cerita. Latar terdiri dari tiga jenis, yaitu: latar waktu, latar
tempat, dan latar suasana.
3. Tema, adalah gagasan atau ide pokok suatu cerita yang bersifat umum dan merupakan dasar
cerita.
4. Amanat, pesan atau nasihat yang disampaiakan penulis kepada pembaca dan biasanya bersifat
positif.
5. Penokohan/perwatakan, adalah waktak atau karakter/citra tokoh yang disajikan atau diciptakan
penulis.
6. Alur, adalah urutan atau rangkaian peristiwa dalam cerita. Alur terdiri dari tiga jenis, yaitu:
a. Alur maju, adalah rangkaian peristiwa yang urutannya sesuai dengan waktu kejadian atau cerita
yang bergerak maju.
b. Alur mundur, adalah rangkaian peristiwa yang urutannya tidak sesuai dengan waktu kejadian
atau cerita yang bergerak mundur.
c. Alur campuran, adalah rangkaian peristiwa yang merupakan gabungan dari alur maju dan alur
mundur.
7. Konflik, adalah peristiwa atau kejadian penting yang diperlukan dalam mengembangkan alur
cerita.
8. Klimaks, adalah peristiwa dimana sebuah konflik telah mencapai intensitas tertinggi dan tidak
dapat dihindari.
B. Membandingkan sifat sifat tokoh dalam cerita
1. Antagonis
Tokoh antagonis justru merupakan tokoh yang amat tidak disukai pembaca. Tokoh ini
digambarkan dengan sifat yang jahat seperti iri, suka mencuri, berbohong dan sebagainya.
Tokoh antagonis sendiri selalu digambarkan sebagai tokoh yang selalu merusak tujuan dari si
tokoh utama.
2. Protagonis
Tokoh ini adalah tokoh yang paling disenangi oleh pembaca. Sebab, tokoh ini selalu
digambarkan dengan sifat-sifat baik.
Protagonis selalu diganggu oleh antagonis. Seringkali dalam cerita tokoh ini Contohnya:
Pandawa Lima, Si Pitung, Semar, dan lain sebagainya.
3. Tritagonis
Tokoh tritagonis adalah tokoh yang menengahi konflik antara tokoh protagonis dengan
antagonis. Biasanya watak tritagonis ini bijaksana dan adil.
Dalam cerita, tritagonis berfungsi untuk melerai dan menyelesaikan permasalahan keduanya.
4. Figuran
Tokoh figuran adalah tokoh pembantu yang mendukung tokoh utama. Figuran ini dibagi menjadi
dua, deutragonis dan Foil.
Deutragonis adalah tokoh yang berpihak sekaligus membantu protagonis guna menyelesaikan
konfliknya dengan tokoh antagonis.
Sedangkan foil yaitu tokoh yang mendukung antagonis dalam melaksanakan rencananya.
Biasanya tokoh figuran ini tidak terlalu diperhatikan oleh pembaca.
Setelah membaca cerita Belalang dan Semut, jawablah pertanyaan berikut!
1. Siapa tokoh cerita tersebut?
2. Bagaimana watak setiap tokoh tersebut?
3. Apa yang dilakukan semut untuk persiapan musim dingin?
4. Bagaimana perasaan belalang ketika musim dingin?
5. Apa yang akan kamu lakukan jika menjadi semut terhadap belalang yang sedang kelaparan?
Setelah membaca cerita tentang kisah Semut dan Belalang, marilah kita membaca kembali cerita
tentang Tupai dan Kelinci berikut!
Cerita anak Tupai dan Kelinci
Di sebuah hutan tinggalah dua sahabat. Mereka adalah seekor kelinci dan seekor tupai. Setiap
hari mereka selalu menghabiskan waktu bersama-sama.
Pada suatu hari, tupai mengatakan kepada kelinci, ''Musim hujan sebentar lagi akan datang.Mari
kita buat sarang.Supaya bila hujan turun, kita punya tempat untuk berteduh.''Ya, betul juga kata
kamu. Tapi izinkan aku istirahat dulu, "jawab kelinci.
Pada sore itu, hujan turun dengan lebatnya. Tupai dan kelinci berteduh di bawah pohon.Mereka
basah dan kedinginan. ''Jika kita punya sarang, tentu kita tidak akan basah begini,'' kata tupai.
Ya,betul juga apa yang kamu katakan, jawab kelinci. "Besok pagi kita akan buat sarang," kata
kelinci lagi.
Keesokan paginya, cuaca sangat cerah.Tupai kembali mengajak kelinci untuk membangun
sarang."Lebih baik kita pergi cari kayu untuk membangun sarang," kata tupai. "Tapi bukan
sekarang," jawab kelinci. "Kita masih ada banyak waktu lagi. Marilah kita pergi cari
makanan. Aku sungguh lapar!
Mendengar jawaban Kelinci"Tupai menggeleng-geleng melihat sikap sahabatnya itu. Pada sore
itu, hujan turun lagi. Tupai dan kelinci basah kuyup karena tidak ada tempat berteduh."Alangkah
baiknya jika kita ada sarang," kata tupai. "Besok kita harus buat sarang.Saya tak ingin terus
basah seperti ini sewaktu hujan. "Kelinci yang pemalas itu tidak menghiraukan keluhan
sahabatnya."Kita tunggu besok sajalah," kata kelinci.
Pelajaran yang dapat di ambil : Jangan pernah menunda-nunda suatu pekerjaan yang bisa kita
kerjakan pada hari itu juga. Kerjakanlah selagi bisa.
Tulislah pendapatmu terhadap cerita di atas dalam kolom berikut!
Berdasarkan amanat cerita di atas maka kita harus selalu disiplin dalam mengerjakan tugas atau
suatu pekerjaan.
Tahukah kamu siapa yang bekerja agar lingkungan tetap terlindungi? Ya, mereka adalah pecinta
lingkungan. Mereka adalah orang-orang yang bekerja untuk melindungi lingkungan tanpa
imbalan atau bayaran. Pecinta lingkungan bekerja di berbagai wilayah. Kamu juga bisa menjadi
seperti mereka.
URAIAN MATERI IPA
KD 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di
lingkungannya
A. PENCEMARAN SUMBER DAYA ALAM
Perhatikan gambar berikut!
Contoh Pencemaran Sungai
Contoh Pencemaran Laut
Pada modul ini kita akan membahas manfaat sumber daya alam sungai dan laut, penyebab,
dampak dan cara penanggulangan pencemaran sungai dan laut. Bacalah dengan seksama!
A. Manfaat Sumber Daya Alam Sungai
1. Menampung dan Mengalirkan Air Hujan
Air Hujan yang turun akan mengalir menuju laut atau danau. Air hujan juga bisa dialirkan
menuju ladang pertanian dan dimanfaatkan sebagai saluran irigasi.
Jika sistem irigasi tetap terjaga dan terus dialiri dengan air, maka hasil pertanian akan tetap
terjaga.
2. Sumber Pembangkit Listrik
Selanjutnya, apa manfaat sungai bagi kehidupan manusia? Sungai bermanfaat sebagai sumber
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Pembangkit listrik ini memanfaatkan derasnya aliran sungai untuk menggerakkan turbin yang
nantinya akan mengaktifkan generator pembangkit listrik.
3. Pusat dari Ekosistem
Sungai sendiri telah menjadi tempat tinggal bagi beberapa hewan dan tumbuhan. Berbagai jenis
ikan air tawar juga biasa ditemukan di sungai.
Namun, keberadaan tumbuhan dan hewan tergantung pada kualitas sungainya. Jika air sungai
kotor dan tercemar, tentunya hewan dan tumbuhan tidak akan bisa ditemukan di sungai.
4. Sumber Mata Pencaharian
Sungai yang sehat dan bebas dari sampah akan menjadi tempat tinggal bagi beberapa jenis ikan
air tawar.
Ikan-ikan ini bisa ditangkap dan dijual ke pasar atau dikonsumsi secara pribadi. Hal tersebut
membuat sungai bernilai ekonomis bagi masyarakat.
5. Tempat Rekreasi
Manfaat sungai kepada manusia juga berfungsi sebagai tempat rekreasi. Salah satunya adalah
menjadikan sungai sebagai tempat wisata olahraga arung jeram.
6. Sumber Air Kehidupan
Sebagian besar makhluk hidup di Bumi tentunya membutuhkan air untuk bertahan hidup. Maka
dari itu, sangat penting untuk menjaga kualitas air sungai agar bisa dikonsumsi setiap saat.
7. Mencegah Banjir
Sungai dapat menjadi pencegah timbulnya bencana banjir. Jika sungai memiliki kedalaman yang
cukup dan terpelihara dengan baik, sungai bisa mengalirkan air dengan baik menuju danau atau
laut.
Salah satu penyebab banjir adalah meluapnya air dari sungai. Dengan begitu, sangat penting
untuk tidak membuang sampah ke sungai agar tidak tersumbat dan meluap.
8. Meningkatkan Kesejahteraan Mental
Masyarakat telah mengakui manfaat lingkungan bagi kesehatan mental. Dikutip dari European
Centre for River Restoration, berinteraksi dengan alam dan makhluk hidup membuat perasaan
seseorang merasa lebih baik, mengurangi stres, dan meningkatkan kepercayaan diri.
9. Sarana Transportasi
Pada beberapa daerah, sungai menjadi sarana transportasi bagi masyarakat, terutama di pulau
Sumatera dan Kalimantan yang banyak dialiri sungai besar.
Sungai memiliki peran layaknya jalan raya. Di masa lalu, sungai merupakan jalan utama bagi
sebagian besar masyarakat Sumatera untuk beraktivitas dan distribusi barang.
Itulah beberapa manfaat sungai bagi kehidupan manusia. Jangan sampai kamu membuang
sampah atau limbah ke sungai. Hal tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga kualitas air
sungai.
B. Manfaat Sumber Daya Alam laut
1. Laut menghasilkan lebih banyak oksigen daripada Amazon
Manfaat laut yang paling penting yaitu menyediakan oksigen. Seringkali dianggap bahwa hutan
hujan adalah sumber utama oksigen di planet ini, tetapi kenyataannya adalah bahwa hutan hujan
hanya bertanggung jawab atas 28% oksigen di bumi sedangkan lautan bertanggung jawab atas
70% tersebut. Tidak peduli seberapa jauh kita hidup dari laut, dari setiap sepuluh tarikan napas
yang diambil tujuh berasal dari laut.
2. Lautan mengatur iklim bumi
Manfaat laut selanjutnya yaitu mengatur iklim bumi. Dalam banyak hal, laut mengatur iklim
kita. Ia menyerap panas dan mengangkut air hangat dari ekuator ke kutub, dan air dingin dari
kutub ke daerah tropis. Tanpa arus ini, cuaca akan menjadi ekstrim di beberapa daerah, dan lebih
sedikit tempat yang dapat dihuni.
Laut mengatur hujan dan kekeringan. Memegang 97% air di planet kita, hampir semua hujan
yang turun di darat berasal dari laut. Lautan menyerap CO2, untuk menjaga siklus karbon, dan
suhu di bumi, dalam keseimbangan. Ini seperti sistem kontrol iklim global kita.
3. Lautan adalah sumber protein nomor satu bagi lebih dari satu miliar orang
Ikan menyumbang sekitar 15,7% dari protein hewani yang dikonsumsi secara global. Padahal,
tidak semuanya ikan dan seafood. Manusia secara tradisional menggunakan alga dan tanaman
laut untuk memasak sushi, pancit rumput laut di Filipina, anggur laut, dulse, dll.
Mengingat populasi dunia tumbuh 1,5 juta orang setiap minggu, kita semakin mengandalkan laut
untuk bertahan hidup, dan kita membutuhkan sumber makanan alternatif dan bergizi. Bagi
mereka yang tidak suka memakan serangga, rumput laut yang bisa dimakan bisa menjadi
alternatif yang baik.
4. Banyak makhluk bergantung dan hidup di lautan
Laut bukan hanya rumah bagi kami para pecinta laut, tetapi juga rumah bagi kehidupan yang
paling melimpah di planet kita. Saat Anda berlayar melintasi lautan, Anda akan melihat lumba-
lumba, paus, atau kura-kura bermunculan untuk menarik napas.
Itulah yang kita lihat di permukaan; ada lebih banyak kehidupan di bawah permukaan laut
daripada di darat. Para ahli memperkirakan bahwa ada lebih dari 300.000 spesies berbeda di
bawah air, dan masih belum jelas berapa banyak dari mereka yang kita kenal.
Semua makhluk yang hidup di lautan memainkan peran penting dalam rantai trofik
ekosistem. Akibat perubahan iklim, lautan memanas dan kehilangan oksigen, dan pH-nya
menurun. Banyak spesies laut telah menyesuaikan kisaran geografis dan kedalamannya dengan
perubahan suhu laut. Namun, tidak semua spesies dapat berpindah untuk menghindari tekanan
termal, dan pemanasan global telah dikaitkan dengan kematian massal di Mediterania.
Dengan lebih dari 60% populasi dunia tinggal di garis pantai, kita semua bergantung pada laut
yang sehat sama seperti makhluk cantik ini.
5. Menciptakan jutaan pekerjaan
Pada tahun 2030, industri berbasis laut akan mempekerjakan lebih dari 40 juta orang di seluruh
dunia, menurut perkiraan laporan OECD. Bagian terbesar dari pekerjaan tersebut kemungkinan
besar berada di sektor perikanan, diikuti oleh pariwisata.
C. Faktor Penyebab Tercemarnya sungai dan laut
Penyebab pencemaran ini bisa disebut dengan sumber polutan. Ada polutan dari limbah
industri, limbah rumah tangga, dan limbah pertanian.
1. Oil Spill (Tumpahan Minyak)
Pencemaran ini biasanya terjadi karena kelalaian manusia, sehingga menyebabkan minyak
tertumpah ke laut dalam jumlah yang besar. Contohnya adalah kecelakaan kapal tanker atau
kecelakaan dalam proses pengeboran sumur minyak.
2. Pencemaran oleh Logam Berat
Logam berat adalah materi anorganik baik padat atau cair yang memiliki masa lebih dari 5
gram/cm³. Bbiasanya terjadi karena pembuangan limbah industri secara sembarangan ke sungai
sehingga logam berat yang terkandung terbawa sampai ke laut. Contoh dari logam berat
misalnya, merkuri(Hg), seng (Zn), nikel (Ni) dan timbal (Pb).
3. Pencemaran Mikrobiologi Laut
Akibat adanya kontaminasi yang disebabkan oleh virus, bakteri patogen, atau parasit yang
terbawa oleh aliran air sungai.
4. Pencemaran Pestisida
Pencemaran ini terjadi jika ada perkebunan/sawah yang berada di aliran sungai menggunakan
sistem irigasi dan menyemprot tanamannya dengan pestisida. Sementara itu, pestisida tidak bisa
larut di dalam air dan justru dimakan oleh plankton, sehingga semua jenis ikan yang memakan
plankton tersebut memiliki kandungan pestisida. Hal ini berbahaya apalagi jika ikan tersebut
dikonsumsi oleh manusia untuk jangka waktu yang lama.
5. Pencemaran Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga adalah segala sesuatu yang dibuang manusia ke dalam aliran air/got/parit.
Misalnya sisa makanan organik (nasi, sayur, ikan, minyak), plastik, dan bahan anorganik lainnya
kemudian terbawa oleh aliran air hingga ke laut.
6. Pencemaran Radioaktif
Ledakan reaktor nuklir di Fukushima, Jepang (Sumber: yournewswire.com)
Pencemaran radioaktif dapat terjadi karena secara alami atau akibat manusia. Contoh yang paling
mudah adalah bocornya reaktor nuklir Fukushima di Jepang, sehingga melepaskan air yang
mengandung radiasi ke laut. Hal ini sangat berbahaya, karena jika radiasi terakumulasi dalam
tubuh secara terus menerus, dapat berakibat pada kanker.
D. Dampak Pencemaran Sumber Daya Alam Sungai dan Laut
Polusi air dapat menimbulkan dampak negatif tidak hanya pada manusia tetapi juga pada
lingkungannya.
Terdapat beberapa dampak pencemaran air di antaranya:
1. Penyakit
2. Kerusakan ekosistem
3. Eutrifikasi
4. Gangguan rantai makanan
Berikut ini penjelasan mengenai akibat pencemaran air:
1. Penyakit
Pada manusia, minum atau mengonsumsi air yang tercemar akan berakibat buruk pada
kesehatan. Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit seperti tifus, kolera, hepatitis dan
berbagai penyakit lainnya.
2. Kerusakan ekosistem
Ekosistem sangat dinamis dan merespons perubahan lingkungan bahkan yang terkecil
sekalipun. Polusi air dapat menyebabkan seluruh ekosistem rusak jika dibiarkan tidak terkendali.
3. Eutrofikasi
Eutrifikasi adalah masuknya bahan kimia dalam badan air yang mendorong pertumbuhan alga
(ganggang). Alga ini membentuk lapisan di atas kolam atau danau lalu mengurangi oksigen
dalam badan air. Akibatnya, kehidupan perairan tersebut akan terdampak.
4. Gangguan rantai makanan
Polusi air menyebabkan dampak negatif pada rantai makanan. Gangguan pada rantai makanan
terjadi ketika racun dan polutan dalam air dikonsumsi oleh hewan air (ikan, kerang, dan lainnya)
yang kemudian dikonsumsi oleh manusia.
E. Upaya pelestarian Sumber Daya Alam Sungai dan Laut
1. Melestarikan Sungai
Sungai merupakan salah satu sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dan
kebutuhan hidup sehari-hari sudah selayaknya dilakukan berbagai upaya untuk menjaga
kelestarian dan kealamiannya. Sungai yang melewati sebagaian besar kota-kota besar di
Indonesia kondisinya sangat memperihatinkan.
Tengok saja sungai atau kali ciliwung yang melintasi daerah ibukota DKI Jakarta yang air
sungainya sudah hitam legam, berbau tidak sedap dan tidak layak konsumsi. Namun ironisnya
masih banyak warga kumuh berpenghasilan rendah di sekitar bantaran kali ciliwung yang masih
tetap menggunakan air sungai tersebut untuk mandi, mencuci, dan buang air. Tentu saja hal itu
tidak boleh didiamkan begitu saja.
Mesti ada tindak lanjut pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh warga masyarakat
harus melakukan beberapa upaya untuk melestarikan sungai sebagai berikut :
1. Melestarikan Hutan di Hulu Sungai
Agar tidak menimbulkan erosi tanah di sekitar hulu sungai sebaiknya pohon-pohon atau
pepohonan tidak digunduli atau ditebang atau merubahnya menjadi areal pemukiman penduduk.
Dengan adanya erosi otomatis akan mambawa tanah, pasir, dan sebagainya ke aliran sungai dari
hulu ke hilir yang sehingga menyebabkan pendangkalan sungai.
2. Tidak Buang Air di Sungai atau Kali
Buang air kecil dan air besar sembarangan adalah perbuatan yang salah. Kesan pertama dari tinja
atau urin yang dibuang sembarangan adalah bau dan menjijikkan. Ekskresi juga merupakan salah
satu medium yang paling baik untuk perkembangan bibit penyakit dari mulai penyakit ringan
sampai ke penyakit yang berat dan kronis.
3. Tidak Membuang Sampah Ke Sungai
Sampah yang dibuang secara sembarangan ke kali akan menyebabkan aliran air menjadi
mampet. Selain itu sampah juga menyebabkan sungai cepat dangkal dan akhirnya memicu
terjadinya banjir di musim penghujan. Sampah juga membuat sungai tampak kotor, tidak
terawat, terkontaminasi, dan lain sebagainya.
4. Tidak Membuang Limbah Rumah Tangga dan Industri
Tempat yang paling mudah untuk membuang limbah industri yang berupa limbah cair adalah
dengan membuangnya ke sungai. Namun apakah limbah itu aman dan layak untuk dibuang ke
sungai? Hal itu membutuhkan penelitian dan proses perubahan secara kimia yang tentu saja akan
menambah biaya operasional perusahaan.
Pemerintah melalui kementrian lingkungan hidup telah membuat tata cara serta aturan untuk
pembuangan limbah yang benar-benar ketat. Limbah yang dibuang secara asal-asalan tentu saja
bisa menimbulkan berbagai gangguan masyarakat mulai dari bau yang tidak sedap, pencemaran
terhadap air tanah, gangguan kulit, serta masih banyak lagi gangguan kesehatan lain yang
merugikan
2. Melestarikan Laut
Upaya untuk menyelamatkan laut dari pencemaran. Salah satunya dengan melakukan konservasi
laut.
1. Konservasi laut adalah upaya melindungi, melestarikan, menjaga, dan memanfaatkan sumber
daya yang ada di laut untuk menjamin ketersediaannya di masa mendatang. Konservasi ini tidak
terbatas pada lautnya saja, tetapi juga mencakup pulau kecil, serta pesisir.
Indonesia sebagai negara maritim mempunyai beberapa daerah konservasi laut, di antaranya.
1. Wakatobi
Tampak dalam laut Wakatobi (sumber: wakatobi.com)
Laut wakatobi tampak begitu indah, bersih, dan juga cantik karena banyak ikan dan terumbu
karang yang terjaga dan terawat. Hal itu terjadi karena adanya konservasi laut.
2. Derawan
Tampak dalam laut Derawan (sumber: liputan6.com)
Sama halnya dengan Wakatobi, Derawan adalah daerah konservasi laut. Kalau laut kita terawat,
semua makhluk hidup di dalamnya pun akan tumbuh dan berkembang biak dengan baik. Selain
itu, kita juga bisa menikmatinya.
2. Tidak membuang sampah di laut
Buanglah sampah pada tempat yang disediakan, Tidak membuang sampah sembarangan di laut
karna menyebabkan laut menjadi kotor.
3. Tidak membuang limbah pabrik ke laut
4. Tidak memakai pukat harimau atau bom dalam menjaring ikan. Hal ini akan melestarikan
dan menjaga populasi ikan tetap seimbang, jika menjaring ikan dengan cara yang sesuai.
Contoh Pukat Harimau
5. Tidak menyentuh terumbu karang saat menyelam
Contoh terumbu karang
6. Memberikan sanksi yang tegas pada pelaku kejahatan diperairan Indonesia
Sanksi kapal yang di bom karna mencuri ikan di Indonesia
Demikianlah penyebab pencemaran sumber daya alam sungai dan laut. Pecinta lingkungan
berupaya untuk tetap menjaga kelestarian sumber daya alam. Mereka adalah orang-orang yang
bekerja untuk melindungi lingkungan tanpa imbalan atau bayaran.
Kamu bisa menjadi seperti mereka. Buatlah rencana kegiatan agar sumber daya alam
disekitarmu terjaga! Pilihlah paling sedikit 2 sumber daya alam yang ada di sekitarmu!
Rencanakan tiga kegiatan untuk menjaganya dalam tabel berikut!
Sumber Daya Alam Rencana Kegiatan Alat yang di butuhkan
Sungai 1. Tidak membuang sampah di
sungai
2. …………..
3. …………..
F. Rangkuman Materi
1. Unsur Intrinsik sebuah cerita yaitu : Tokoh, Latar, Tema, Amanat, Penokohan, Alur, Konfliks,
Klimaks
2. Tokoh, pelaku dalam cerita. Berdasarkan peranannya tokoh dibedakan menjadi dua, yaitu:
Tokoh utama dan tokoh tambahan
3. Berdasarkan perwatakannya tokoh dibedakan menjadi tiga, yaitu:peran protogonis, antagonis,
dan tritagonis
4. Penokohan/perwatakan, adalah waktak atau karakter/citra tokoh yang disajikan atau diciptakan
penulis.
5. Laut mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia seperti sumber makanan, sebagai jalan
raya perdagangan, sebagai sarana penaklukan, sebagai tempat pertempuran, sebagai tempat
rekreasi dan sebagai alat pemisah atau pemersatu bangsa.
6. Sungai mempunyai fungsi mengumpulkan curah hujan dalam area tertentu dan
mengalirkannya ke laut dan juga adalah salah satu pemasok air terbesar buat kebutuhan
makhluk hidup. Sungai sendiri dapat terbentuk secara alami, yaitu melalui proses yang
dilakukan oleh alam atau dapat pula terbentuk karena proses campur tangan manusia. Dapat
dikatakan kegunaan sungai adalah sebagai sumber kehidupan manusia dan mahluk lainnya.
7. Upaya melestarikan sungai diantaranya : Melestarikan hutan di hulu sungai, tidak membangun
tempat tinggal di sekitar sungai, tidak membuang sampah dan limbah di sungai.
8. Upaya melestarikan Laut diantaranya : Membuat konservasi, tidak membuang sampah dan
limbah di laut, tidak menggunakan pukat harimau, tidak menyentuh terumbu karang dan
memberikan saksi yang tegas pada kejahatan yang terjadi di laut.
G. REFLEKSI
1. Apakah pembelajaran hari ini menyenangkan?
2. Apa materi yang kalian sukai?
Soal Latihan
Pilihlah a, b, c atau d pada jawaban yang kamu anggap paling benar!
1. Perhatikan kutipan cerita di bawah ini!
.... la sangat bersyukur sekali mendapatkan pekerjaan tersebut, namun sampai suatu ketika ia
diperintahkan oleh saudagar kaya itu untuk ikut berdagang ke sebuah pulau yang belum pernah
ia kunjungi sebelumnya. Sesampainya di sana, ia diperintahkan untuk memberatkan
timbangannya agar mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari pulau tersebut.
Berdasarkan kutipan cerita tersebut, saudagar merupakan tokoh ....
a. protagonis
b. tritagonis
c tambahan
d. antagonis
2. Perhatikan penggalan cerita di bawah ini!
Sekarang ia selalu menyendiri. Anehnya, setiap ada orang yang
berbicara, ia beranggapan orang itu pasti sedang
membicarakannya.
Sifat tokoh pada penggalan cerita di atas adalah ….
a. cemburu
b. marah
c. curiga
d. malu
3. Perhatikan penggalan cerita berikut!
Petugas meniup peluit agar seluruh penumpang bersiap-siap. Aku
segera kembali masuk ke kereta karena aku takut tertinggal.
Peluit terdengar sekali lagi, masinis pun memberangkatkan
seluruh penumpang.
Latar pada kutipan cerita tersebut adalah ….
a. di terminal bus
b. di bandara
c. di stasiun kereta api
d. di jalan raya
4. Bacalah paragraf di bawah ini untuk menjawab soal no 4 – 5 !
Rama Harimau memiliki seorang putra namanya si Loreng. Tidak seperti Rama, Harimau yang
terkenal sangat bijaksana dan juga dikagumi hewan-hewan di hutan, si Loreng binatang di hutan.
Selain sangat jahil. dia juga sombong. Sering si Loreng menindas binatang yang ada di hutan.
Suatu hari si Loreng menemukan sarang Semut Merah. Segera sarang itu ditutup menggunakan
batu.
Tokoh yang berwatak antagonis adalah ....
a. Semut Merah
b. Si Loreng
c. Rama Harimau
d. tidak ada
5. Watak Rama Harimau adalah ....
a. bijaksana
b. bengis
6.
C. jahil
d. sombong
7. Menjaga kelestarian alam adalah kewajiban kita semua. Contoh menjaga kelestarian alam adalah
melindungi sungai dari pencemaran, karena sungai dapat bermanfaat salah satunya untuk ….
a. Mencegah tsunami datang
b. Melindungi pantai dari abrasi
c. Membuat air laut jadi tawar
d. Sarana Transportasi Air
8. Perhatikan tabel berikut!
1. Membuang sampah di sungai 4. Membuang Limbah di Laut
2. Tidak membuat rumah di pinggir sungai 5. Membuat Konservasi Laut
3. Menggunakan Pukat Harimau saat mencari ikan 6. Tidak merusak terumbu karang
Berdasarkan tabel tersebut, upaya untuk melestarikan sungai dan laut, ditunjukan pada no …
a. 1,2.dan 4
b. 1,2 dan 6
c. 2, 5, dan 6
d. 3, 4 dan 6
8. Perhatikan gambar berikut!
Seandainya kamu terpilih menjadi bagian dari mereka yang cinta lingkungan, apa yang akan
kamu lakukan untuk mengatasi masalah seperti gambar di atas!
a. Membuat poster pelestarian sungai dan mengajak untuk membersihkan sungai
b. Memarahi orang yang membuang sampah di sungai
c. Sering bermain di sungai agar menegur orang yang mebuang sampah di sungai
d. Membersihkan sungai setiap hari dari sampah
9. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut:
1. Bu Dewi dan bu Ida rajin membuang sampah di sungai
2. Pak Deni menggunakan sisa sayuran untuk membuat campuran kompos
3. Pak Iwan gemar memancing di sungai
4. Sandy suka diving dan membawa pulang terumbu karang
Pernyataan di atas yang sesuai dengan kegiatan menjaga kelestarian lingkungan adalah no…
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
10. Dibawah ini yang bukan merupakan fungsi laut adalah …
a. Lautan menghasilkan banyak oksigen
b. Lautan mengatur iklim bumi
c. Lautan sumber protein terbesar
d. Lautan untuk tempat membuang limbah pabrik
Catatan :
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan, apakah kamu telah menguasai modul Bahasa Indonesia
dan IPA tentang tokoh dan karakter dalam sebuah cerita dan upaya melestarikan sumber daya
alam sungai dan laut, ada baiknya hasil tes formatif yang telah kamu kerjakan, perhatikan rumus
berikut
Cocokanlah jawaban kamu dengan kunci jawaban tes formatif ini, hitunglah jawaban benar
dengan menggunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat pemahaman kamu terhadap
modul ini
Tingkat Pemahaman = ℎ x 100%
ℎ
Arti tingkat pemahaman : 90 – 100% = baik sekali
80 - 89 % = baik
70 – 79 % = cukup
A. KUNCI JAWABAN
1. D
2. C
3. C
4. B
5. A
6. D
7. C
8. A
9. B
10. D
DAFTAR PUSTAKA
Anggari. Anggi St, dkk( 2016). Buku Siswa tematik Terpadu Kurikulum 2013Tema 4 kelas 4
Berbagai Pekerjaan, Jakarta: Kemendikbud
Anggari. Anggi St,dkk (2016). Buku Guru tematik Terpadu Kurikulum 2013 Tema 4 kelas 4
Berbagai Pekerjaan. Jakarta : Kemendikbud
Ani Mardatila 2020. Manfaat laut bagi manusiahttps://www.merdeka.com/sumut/5-manfaat-laut-laut-
bagi-kehidupan-makhluk-hidup-produksi-oksigen-lebih-banyak-kln.html?page=4 diakses 1
Oktober 2021.
Arrum Sutrisini 2021. Pencemaran Air Pengertian dan dampak
https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/15/170000969/pencemaran-air-pengertian-
penyebab-dampak-pencegahan?page=all diakses 1 oktober 2021
Avisena Asari. 2021. Soal kelas 4.https://bobo.grid.id/read/082594479/cari-jawaban-soal-kelas-4-tema-8-
penjelasan-tokoh-utama-tokoh-tambahan-tokoh-protagonis-dan-tokoh-antagonis-dalam-cerita-fiksi
, diakses 30 September 2021
Dhiah Saptorini, SE, M.Pd dkk( 2014). Buku Teks Tematik Terpadu Berbagai Pekerjaan. Bogor :
Yudhistira
Godam64.2017. Usaha dan Cara Melestarikan alam. http://www.organisasi.org/1970/01/usaha-dan-cara-
menjaga-kelestarian-sungai-upaya-melestarikan-alam-lingkungan-sekitar-manusia-dan-makhluk-
hidup-lainnya.html#.YVah_ppBzIU diakses tanggal 1 Oktober 2021
Irene MJA, dkk, 2019. Buku Penilaian Bupena Jilid 4B. Jakarta: Erlangga
Muchamad Muchyidin 2021. Jenis-jenis tokoh.https://portalpasuruan.pikiran-rakyat.com/iptek-
pendidikan/pr-1371519062/jenis-jenis-tokoh-dalam-cerita-materi-tema-8-kelas-4-sd-dan-mi-
halaman-161?page=3 diakses tanggal 30 September 2021
Seno Aji. 2018. Penyebab pencemaran konservasi Laut. https://www.ruangguru.com/blog/penyebab-
pencemaran-konservasi-laut diakses 1 oktober 2021
Tedy Rizka2018. Dampak dan cara penanggulangan pencemaran Air.
https://www.ruangguru.com/blog/penyebab-dampak-dan-cara-penanggulangan-pencemaran-air
diakses 1 oktober 2021
Tekno and sains. 2021. Manfaat Sungai https://kumparan.com/berita-unik/manfaat-sungai-bagi-
kehidupan-manusia-1vpDp7jq6vo/full diakses 1 Oktober 2021.
Yuni Anjar 2020. Unsur Intrinsik cerita.http://kelasivsdn2.blogspot.com/2018/12/unsur-unsur-intrinsik-
cerita.html diakses 30 September 2021