The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Allah menciptakan matahari dengan manfaat yang banyak sekali untuk keberlangsungan mahluk hidup di bumi.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Khusnul Hidayah, 2020-09-22 00:23:06

MATAHARI SUMBER ENERGI DARI ALLAH

Allah menciptakan matahari dengan manfaat yang banyak sekali untuk keberlangsungan mahluk hidup di bumi.

2020

MATAHARI SUMBER ENERGI KARUNIA
DARI ALLAH

OLEH: KUSNUL HIDAYAH S.TH.I
KUSNUL HIDAYAH

TK AZ ZAHRO

DAFTAR ISI
Daftar isi...............................................................................................................1
Landasan filosofi...................................................................................................2
Unsur-unsur matahari...........................................................................................2
Bagian-bagian matahari........................................................................................3
Manfaat matahari..................................................................................................8

KUSNUL HIDAYAH 1

MATAHARI SUMBER ENERGI KARUNIA DARI ALLAH

Landasan filosofi.

‫َخ َل َق ال َّس َما َوا أت َوا ِْلَ ْر َض بأا ْل َح أق يُ َك أو ُر اللَّ ْي َل َعلَى النَّ َها أر َويُ َك أو ُر النَّ َها َر َع َلى ال َّل ْي أل َو َس َّخ َر ال َّش ْم َس َوا ْل َق َم َر ُك ٌّل َي ْج أري أِلَ َج ٍل‬
‫ُم َس ًّمى أَ ََل ُه َو ا ْل َع أزي ُز ا ْلغَفَّا ُر‬

Artinya : “Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan
malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan,
masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. ingatlah Dialah yang Maha Perkasa
lagi Maha Pengampun.” (QS. Az Zumar : 5)

Tahukah teman-teman apakah matahari itu?

Matahari adalah………..

Matahari atau Surya adalah bintang di pusat tata surya. Bentuknya nyaris bulat dan terdiri
dari plasma panas bercampur medan magnet.. Matahari, bintang terdekat dari Bumi ini sangat
penting untuk manusia. Tanpa panas dan sinar Matahari, Bumi hanyalah planet beku yang
gelap tanpa kehidupan.

Matahari. Yang paling mudah diketahui, bahwa Matahari adalah penerang Bumi di siang
hari. Matahari selalu terbit dari timur dan terbenam di barat seakan sedang berputar
mengelilingi Bumi. Padahal justru Bumi dan planet-planet lainnya yang mengitari Matahari.
Selain itu, Matahari juga tampak lebih besar dari bintang-bintang lainnya.

Tahukah teman-teman kenapa kita merasa panah ketika berada di bawah terik matahari ketika
siang hari..???

Matahari adalah bintang terdekat dari Bumi. Matahari yang merupakan bintang terdekat dari
Bumi adalah bola gas raksasa yang panas dan juga sangat terang. Matahari terbentuk sekitar
4,6 miliar tahun yang lalu ketika awan raksasa yang berisi gas dan debu mengalami
keruntuhan gravitasi. Akibatnya, di pusat awan ada materi yang terkumpul dan kemudian
menjadi bintang yang kita kenal dengan nama Matahari. Materi yang tersisa kemudian
membentuk planet yang mengelilingi Matahari.

A. UNSUR-UNSUR MATAHARI.

Matahari adalah sebuah bola raksasa yang permukaannya tidak padat karena terbentuk dari
gas dan medan magnet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hidrogen mendominasi ¾
bagian dari pusat tata surya kita ini. Sedangkan seperempat lainnya sebagian besar adalah gas
helium dengan sedikit unsur oksigen, karbon, neon, besi, dan gas lainnya. Matahari dapat
mengeluarkan energi dan sinar karena pada intinya terjadi fusi atau reaksi termonuklir.
Reaksi ini terjadi saat dua inti atom bergabung untuk membentuk inti yang jauh lebih besar
dan kemudian melepaskan energi. Reaksi inilah yang menyebabkan bintang bisa bersinar

KUSNUL HIDAYAH 2

termasuk juga matahari. Dilihat dari energi yang dihasilkan, reaksi termonuklir ini jauh lebih
besar dibandingkan dengan reaksi kimia biasa, sehingga jangan heran betapa besarnya
kerusakan yang bisa dihasilkan dari ledakan sebuah nuklir.
Hidrogen merupakan unsur utama matahari, dengan massa lebih dari 80%. Helium
merupakan unsur kedua, sejumlah 19%. Satu persen massa matahari selebihnya terdiri atas
unsur-unsur oksigen, magnesium, nitrogen, silikon, karbon, belerang, besi, natrium, kalsium,
nikel, dan beberapa unsur-unsur mikro lainnya.

B. BAGIAN-BAGIAN MATAHARI.

Matahari merupakan campuran dari atom-atom gas, inti-inti atom, dan partikel-partikel atom,
seperti elektron, proton (bermuatan positif), neutron (tidak bermuatan), positron (bermuatan
positif), dan neutrino (tidak bermuatan). Seluruh massa matahari berbentuk gas panas yang
disebut plasma. Suhu yang tinggi, hampir tidak memungkinkan terjadinya reaksi kimia di
matahari. Dari bumi, matahari hanya terlihat seperti bola api yang berukuran besar. Padahal
matahari terdiri atas beberapa lapisan.

Berikut ini adalah penjelasan dari setiap bagian bagian matahari yang ada pada sistem tata
surya :

1. Inti Matahari

Inti atau pusat matahari menyimpan sumber utama dari energi
matahari. Dalam inti matahari terdapat proton (atom bermuatan positif), elektron (atom
bermuatan negatif) dan neutron (atom bermuatan netral) dan di sinilah rekasi termonuklir
terjadi. Pada inti matahari terdapat gaya gravitasi yang menarik semua materi yang kemudian
membentuk suatu tekanan, tekanan inilah yang memungkinkan terjadinya reaksi fusi. Inti
matahari terletak sekitar 502.000 km, jauh berada dibawah permukaan matahari, diameternya
kira-kira 386.160 km. Inti ini mengisi sekitar 25% dari total radius matahari secara
keseluruhan. Inti matahari tentunya merupakan bagian terpanas dari matahari. Menurut

KUSNUL HIDAYAH 3

penelitian para ahli, inti matahari memiliki suhu panas yang sangat luar biasa yaitu
27.0000.0000 °F.
2. Zona Radiasi

Zona radiasi merupakan bagian matahari selanjutnya yang
melingkupi daerah inti. Zona Radiasi berfungsi sebagai pendistribusi energi. Energi yang
terbentuk di inti matahari akan didistribusikan ke segala bagian permukaan matahari lewat
foton yang ada dizona ini.
Foton adalah radiasi yang dihasilkan dari reaksi antara Hidrogen dan Helium. Suhu panas di
zona ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan daerah inti. Suhu di zona radiasi 2 juta
hingga 7 juta kelvin lebih rendah dari suhu inti tergantung dengan jaraknya terhadap inti.
Zona radiasi mengisi kira-kira 45% radius matahari.
3. Tacholine

Tacholine adalah lapisan pemisah antara zona radiasi dan zona
konveksi. Pada zona ini terjadi transisi antara rotasi seragam yang ada di zona radiasi dengan
rotasi differensial zona konveksi.
Aktifitas gesekan antara arus konveksi dan rotasi radiasi pada zona ini, diyakini oleh para ahli
menghasilkan semacam generator yang menciptakan medan magnet pada permukaan
matahari yang akan memberikan pengaruh bagi ruang publik untuk kehidupan makhluk hidup
di bumi, baik itu kutub utara maupun kutub selatannya yang terkadang medan magnet

KUSNUL HIDAYAH 4

tersebut datang memberikan getaran secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan makhluk hidup
yang ada di bumi.
4. Zona Konvektif

Letak zona konveksi matahari adalah sekitar 70% radius dihitung
dari inti matahari, artinya zona konvektif mengisi 30% radius matahari. Pada zona ini
terdapat arus konveksi yang digunakan untuk membawa energi matahari ke bagian lapisan
atmosfer bumi yang di tempati oleh seluruh makhluk hidup yang akan memberikan pengaruh
bagi makhluk hidup yang ada di bumi sehingga perlu dilakukan antisipasi untuk menyambut
datangnya zona konvektif ini.
Arus konveksi ini membawa foton lebih cepat dari transfer radiasi yang terjadi di zona
radiasi. Dibutuhkan sekitar 100.000 hingga 200.000 tahun bagi foton untuk bisa terdistribusi
dari inti melewati zona radiasi dan zona konveksi menuju ke permukaan matahari.
5. Photosphere

Photosphere merupakan pemisah antara zona interior matahari (zona
inti, zona radiasi dan zona konveksi) dengan atmosfer matahari. Bagian permukaan inilah
yang bisa dilihat oleh kita. Cahaya matahari yang diterima oleh bumi d radiasikan lapisan
photosphere ini. Oleh Kepadatan partikel fotosfer hanya sekitar 0.37% dari kepadatan
atmosfer diatas permukaan laut bumi.

KUSNUL HIDAYAH 5

Pada masa awal penelitian tentang photosphere, para peneliti berpendapat bahwa jalur
serapan pada lapisan ini tidak sama dengan elemen apapun yang ada dibumi. Hingga Norman
Lockyer pada tahun 1868 berhipotesis bahwa jalur serapan pada photospher terbentuk dari
elemen baru yang ia sebut Helium. Barulah 25 tahun kemudian, unsur helium baru dapat
diisolasi di bumi.

Lapisan terdingin matahari berada 500 km diatas photosphere, dengan temperatur sekitar
4100 Kelvin. Bagian terdingin matahari ini diisi oleh molekul sederhana seperti karbon
monoksida.

 Chromosphere – Di atas lapisan terdingin matahari terdapat lapisan atmosfer yang disebut
Chromosphere. Lapisan chromosphere adalah lapisan dengan radius 2000 km yang sebagian
besar terdiri atas spketrum emisi cahaya dan jalur penyerapan. Chromosphere bisa dilihat
ketika terjadi gerhana matahari. Pada saat gerhana matahari total, chromosphere akan terlihat
sebagai cahaya yang berwarna kemerahan.

 Zona Transisi Matahari – Zona transisi merupakan bagian dari atmosfir matahari yang
memisahkan chromosphere dengan bagian terluar matahari yang disebut korona.

 Korona – Korona adalah bagian terluas dari atmosfir matahari. Volume korona bahkan lebih
luas daripada volume matahari. Temperatur rata-rata lapisan korona sekitar 1.000.000-
2.000.000K. Namun pada waktu-waktu tertentu ada bagian paling aktif korona yang bisa
menjadi begitu panas, berkisar antara 8,000,000 hingga 20,000,000 K . Hingga saat ini para
ahli belum mengetahui mengapa hal tersebut bisa terjadi.

 Heliosphere – Bagian luar atmosfer matahari yang sangat tipis dan berisikan plasma angin
matahari (solar wind). Angin matahari adalah arus konstan partikel bermuatan yang
dilepaskan dari bagian atmosfer matahari yang lebih tinggi. Lingkupan Heliosphere sangatlah
luas, hingga melewati orbit pluto sampai Heliopause. Heliopause adalah permukaan terluar
dimana heliosphere bertemu dengan medium antarbintang.

Aktifitas Matahari

Selain terjadinya reaksi fusi termonuklir yang menyebabkan matahari memiliki cahaya dan
energi sendiri, matahari juga memiliki beberapa aktifitas lainnya seperti bintik matahari
Sunspots), jilatan api matahari (solar flares) dan badai matahari (Solar Storm)

KUSNUL HIDAYAH 6

Berikut adalah penjelasan mengenai aktifitas matahari :

1. Bintik Matahari (Solar)

Bintik matahari dapat ditemukan dibagian photosphere matahari. Bintik matahari ini berupa
granula cekung dan berwarna gelap dengan jumlah yang tidak terhitung. Bintik matahari ini
memiliki medan magnet yang sangat kuat, setkitar 5000 kali kekuatan medan magnet bumi.
Garis medan magnet akan keluar dari bintik satu dan masuk ke bintik lainnya. Aktifitas bintik
matahari ini terjadi sebagai bagian dari siklus matahari yang terjadi setiap 11 tahun. Namun
apa yang menyebabkan siklus ini belum diketahui. Saat ini para peneliti baru membuat
hipotesis-hipotesis terkait siklus 11 tahun matahari.

2. Jilatan Api Matahari (Solar Flares)

Kadang-kadang, ledakan keras bisa terjadi tiba-tiba dalam kelompok bintik matahari yang
kompleks. Ledakan ini disebut dengan jilatan api matahari. Jilatan api matahari diperkirakan
terjadi akibat perubahan tiba-tiba pada daerah dimana medan magnet terkonsentrasi
terkonsentrasi. Pada saat ledakan terjadi, pelepasan gas, elektron dan cahaya terlihat serta X-
Ray juga terjadi.

3. Badai Matahari (Solar Storm)

Badai matahari yang juga disebut sebagai badai geomagnetik adalah sebuah gangguan
sementara pada magnetosphere bumi yang disebabkan oleh gelombang kejut angin matahari
serta awan medan magnet matahari yang berinteraksi dengan medan magnet bumi. Secara
sederhana badai matahari adalah solar flares yang berinteraksi dengan medan magnet bumi.
Interaksi tersebut meningkatkan transfer energi. Dalam sejarah tercatat bahwa pada tahun
1859 lalu pernah terjadi badai maahari yang sangat besar. Bahkan disebut-sebut badai
matahari tersebut memiliki energi setara dengan 10 miliar bom nuklir yang pernah meledak
di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, dengan laju hantaman 3000km/detik. Pada saat badai ini
terjadi, kabel-kabel telegram di Amerika dan Eropa mengalami induksi peningkatan
tegangan, dilaporkan juga sejumlah operator teleram mengalami sengatan listrik bahkan ada
juga yang sampai menyebabkan kebakaran. Fenomena Aurora yang biasanya hanya terjadi di
daerah kutub bumi, juga muncul di Hawaii, Kuba, Meksiko dan italia.

KUSNUL HIDAYAH 7

C. MANFAAT MATAHARI.

1. Manfaat Energi Matahari bagi Manusia

Selain bisa memberikan manfaat vitamin D dari berjemur di bawah sinar Matahari, ternyata
ada banyak manfaat lain Energi Matahari untuk kita, lo.

Berbeda dengan sumber energi lainnya, energi Matahari disebut sebagai sumber energi yang
tidak habis, lo.

Bahkan Matahari mulai dimanfaatkan sebagai energi terbarukan karena pasokannya yang
tidak habis dan tidak menyebabkan polusi.

Hasilnya, ada berbagai manfaat energi Matahari bagi manusia yang bisa kita rasakan.
Beberapa di antaranya adalah rumah kaca untuk pertanian dan sebagai sumber listrik tenaga
surya.

Sumber listrik ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, mulai dari sumber listrik rumah atau
gedung, hingga sumber “bahan bakar” mobil listrik.

2. Manfaat Energi Matahari bagi Hewan

Setiap makhluk hidup memerlukan cahaya matahari dalam jumlah yang cukup untuk energi
dan sumber makanan, termasuk hewan.

Energi Matahari menghasilkan oksigen yang penting untuk kelangsungan hidup hewan.

Caranya dengan bantuan tumbuhan. Cahaya Matahari membantu tumbuhan untuk
berfotosintesis. Nah, fotosintesis inilah yang menghasilkan oksigen.

Selain itu, cahaya Matahari ini juga bisa memberikan vitamin D untuk hewan.

O iya, meski begitu, setiap hewan memiliki kebutuhan cahaya matahari yang berbeda-beda.

Misalnya, ada jenis hewan reptil yang berjemur di bawah cahata matahari setiap hari, seperti
ular, kura-kura-kura, buaya, dan kadal.

Mereka melakukannya untuk menyerap panas guna meningkatkan suhu tubuh dan bisa
menjadi aktif.

Kelelawar dan hewan nokturnal yang aktif di malam hari pun masih membutuhkan cahaya
matahari, yaitu dengan memangsa hewan yang medapatkan energi dari matahari.

Hewan di dasar laut juga bergantung pada organisme seperti tumbuhan atau organisme lain
yang mati, yang tenggelam dari permukaan ke dasar laut.

Organisme seperti itu awalnya pertama kali juga diproduksi dengan cahaya matahari.

KUSNUL HIDAYAH 8

Jumlah cahaya matahari juga memicu migrasi burung-burung tertentu dan memengaruhi
penyerbukan oleh hewan pada tumbuhan.
3. Manfaat Energi Matahari bagi Tumbuhan
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Energi Matahari bisa membantu tumbuhan untuk
berfotosintesis.
Saat melakukan fotosintesis, tumbuhan yang memiliki daun hijau menyerap cahaya Matahari
melalui klorofil.
Cahaya Matahari berfungsi untuk membantu proses pembentukkan gula (glukosa) pada
tumbuhan.
Jika gula sudah tersedia, maka ia akan membentuk senyawa organik lainnya yang akan
diubah menjadi protein dan lemak.
Setelah proses fotosintesis selesai senyawa itu akan diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan
untuk bernafas, berkembangbiak, dan cadangan makanan.
Cadangan makanan biasanya disimpan di dalam akar, umbi, buah, dan biji. Hasil zat sisa dari
fotosintesis adalah oksigen yang dimanfaatkan manusia dan hewan untuk bernapas.

KUSNUL HIDAYAH 9


Click to View FlipBook Version