The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kurniaw2014, 2022-04-27 09:18:10

Bahan Ajar Kelas 4 Tema 1 Subtema 2 pembelajaran 1

E book ini terisi tentang materi bahan ajar

Keywords: Bahan Ajar

Bahan Ajar
Kelas IV

Tema 1 Indahnya
Kebersamaan

Subtema 2 Kebersamaan
dalam Keberagaman
Pembelajaran 1

Oleh : Selvi Tirta Kurniawati
20120381

Tinjauan Umum

A. Kompetensi Dasar

Bahasa Indonesia
3.1 Mencermati gagasan pokok dan gagasan

pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis,
atau visual.
4.1. Menata informasi yang didapat dari teks
berdasarkan keterhubungan antargagasan ke
dalam kerangka tulisan.
IPS
3.2. Mengidentifikasi keragaman sosial, ekonomi,
budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat
sebagai identitas bangsa Indonesia; serta
hubungpalannneyta dengan karakteristik ruang.
4.2. Menyajikan hasil identifikasi mengenai keragaman
sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di
provinsi setempat sebagai identitas bangsa
Indonesia; serta hubungannya dengan
karakteristik ruang.
B. Topik

Topik dari bahan ajar ini yaitu menentukan paragaraf
utama dan pendukung untuk Bahasa Indonesia dan
menghargai keragaman agama di lingkungan untuk IPS

B. Indikator Pencapaian Kompetensi
Bahasa Indonesia
3.1.1. Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung

setiap paragraf dari teks tulis.
3.1.2. Menjelaskan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap

paragraf dari teks tulis.
4.1.1. Menuliskan gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap

paragraf dari teks tulis.
4.1.2. Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap

paragraf dari teks tulis dalam bentuk peta pikiran.
IPS
3.2.1. Mengidentifikasi keragaman sosial, ekonomi, budaya, dari

teman-teman yang ada di kelas.
3.2.2. Menjelaskan pengalaman sikap toleransi dan kerja sama antar

teman yang berbeda agama sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2.1. Menyimpulkan pengalaman sikap toleransi dan kerja sama antar

teman yang berbeda agama sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2.2. Mengomunikasikan pengalaman sikap toleransi dan kerja sama

antar teman yang berbeda agama sebagai identitas bangsa
Indonesia

D. Petunjuk Belajar

1. Bacalah dengan cermat teks yang telah disediakan
2. Pahami tiap paragraf pada teks yang dibaca
3. Mengerjakan tugas secara mandiri
4. Menjelaskan tentang toleransi dan kerja sama antar teman

berbeda agama
5. Mengerjakan tugas secara mandiri
6. Memantapkan pemahaman dengan pengerjaan tes formatif

yang tersedia dalam materi ajar ini dengan baik
7. Mempraktikkan pengetahuaan yang didapatkan dari proses

pemberlajaran sehari-hari
8. Bertanya kepada guru jika menemukan kesulitan

Pendahuluan

A. Deskripsi Materi
Pembelajaran pada tema 2 subtema 2 pembelajaran 3
dalam bahan ajar ini, berisi muatan pelajaran Bahasa
Indonesia dan IPS. Materi yang disajikan disesuaikan
dengan kesulitan yang dialami oleh peserta didik dalam
menemukan gagasan pokok dan gagasan utama serta
menjelaskan tentang toleransi keberagaman umat beragama

B. Manfaat
Dengan bantuan bahan ajar ini diharapkan dapat membantu
siswa dalam memahami materi yang sedang dipelajari
dalam tema ini

C. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah membaca, siswa mampu mengidentifikasi
gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf
dari teks tulis dengan mandiri.
2. Setelah membaca, siswa mampu menyajikan gagasan
utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks
tulis dalam bentuk peta pikiran dengan tepat.

Pendahuluan

3. Setelah diskusi dan membaca, siswa mampu menjelaskan
pengalaman sikap toleransi dan kerja sama antar teman berbeda
agama sebagai identitas bangsa Indonesia dengan sistematis.

4. Setelah diskusi dan membaca, siswa mampu mengomunikasikan
pengalaman sikap toleransi dan kerja sama antar teman berbeda
agama sebagai identitas bangsa Indonesia dengan sistematis.

Penyajian

A. APERSEPSI
• Siapa di antara kalian yang beragama

Islam? Kristen Protestan? Katolik? Hindu?
Budha? Kong Hu Chu?
• Bagaimana sikap kalian kepada teman-
teman yang berbeda agama?
Pada baham ajar ini anak-anak akan belajar
menjelaskan tentang keberagaman yang ada
di sekitar.

B. URAIAN MATERI

BEKERJA SAMA DALAM KEBERAGAMAN
Edo dan kelima temannya mendapat tugas untuk melakukan
percobaan tentang bunyi. Sepulang sekolah, mereka berkumpul di
rumahnya. Setiap orang sudah menyiapkan peralatanyang
dibutuhkan. Lani dan Siti membawa beberapa kaleng yang sudah
dilubangi. Udin dan Beni membawa benang kasur. Mereka berkumpul
di halaman depan rumah. Keenam sekawan siap bekerja sama
melakukan percobaan.

Penyajian

Saat percobaan akan dimulai, tiba-tiba
terdengar adzan. Siti dan Udin meminta izin
teman-temannya untuk shalat. Teman-
temannya mengizinkan mereka untuk
melakukan ibadah. Edo meminjamkan ruang
makannya untuk digunakan Siti dan Udin Shalat. Meskipun Edo
beragama Katolik, ia tidak keberatan rumahnya dipakai untuk
shalat. Beni yang beragama Kristen, Dayu yang beragama Hindu,
dan Lani yang beragama Buddha menunggu dengan sabar
temannya beribadah. Keenam sahabat selalu menghargai satu
dengan yang lain.

Tiba saatnya keenam sekawan melakukan percobaan.
Setiap orang menunjukkan tanggung jawabnya dalam bekerja.
Tidak ada satu pun di antara mereka yang duduk diam atau
memberi perintah saja. Semuanya ikut bagian dalam
percobaan. Saat Dayu membutuhkan pertolongan memotong
benang, Udin datang membawakan gunting. Saat Edo kesulitan
menalikan benang di kaleng, Siti ikut membantu. Keenam
sahabat bekerja sama dengan semangat. Mereka hidup rukun,
saling membantu meskipun berbeda agama.

Gagasan pokok adalah ide atau hasil pemikiran
utama dalam sebuah paragraf. Sementara gagasan
pendukung adalah gagasan yang tersusun atas
kalimat penjelas.

Bacalah paragraf pertama dan isi diagram berikutnya!
Paragraf 1

Bacalah paragraf kedua dan isi diagram berikutnya!
Paragraf 2

Bacalah paragraf ketiga dan isi diagram berikutnya!
Paragraf 3

Kira-kira sudah betulkah jawab kalian?
Coba cek pada materi berikut!
Gagasan pokok adalah ide atau hasil pemikiran utama dalam
sebuah paragraf. Sementara gagasan pendukung adalah gagasan
yang tersusun atas kalimat penjelas.

Paragraf 1
Gagasan pokok: Edo dan kelima temannya mendapat tugas untuk
melakukan percobaan tentang bunyi.
Gagasan pendukung:
– Sepulang sekolah, mereka berkumpul di rumanya.
– Setiap orang sudah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.
– Lani dan Siti membawa beberapa kaleng yang sudah dilubangi.
– Udin dan Beni membawa benang kasur.
– Mereka berkumpul di halaman depan rumah.
Paragraf 2
Gagasan pokok: Keenam sahabat selalu menghargai satu dengan
yang lain.
Gagasan pendukung:
– Saat percobaan akan dimulai, tiba-tiba terdengar adzan.
– Siti dan Udin meminta izin teman-temannya untuk shalat.
– Teman-temannya mengizinkan mereka untuk melakukan ibadah.
– Edo meminjamkan ruang makannya untuk digunakan Shalat.
– Edo tidak keberatan rumahnya dipakai untuk shalat.
– Teman yang lain menunggu dengan sabar.

Paragraf 3
Gagasan pokok: Mereka hidup rukun, saling membantu meskipun
berbeda agama
Gagasan pendukung:
– Tiba saatnya keenam sekawan melakukan percobaan.
– Setiap orang menunjukkan tanggung jawabnya dalam bekerja.
– Tidak ada satu pun di antara mereka yang duduk diam atau memberi

perintah saja.
– Semuanya ikut bagian dalam percobaan.
– Saat Dayu membutuhkan pertolongan memotong benang, Udin

datang membawakan gunting.
– Saat Edo kesulitan menalikan benang di kaleng, Siti ikut membantu

BELAJAR DARI CERITA

Pak Burhan selalu memulai kegiatan di kelas dengan berbagi
cerita. Bukan Pak Burhan yang bercerita, tetapi anak-anak di kelas
yang bergantian bercerita. Berbagi cerita selalu dinantikan oleh
anak-anak. Semua ingin memperoleh kesempatan bercerita.

Pagi ini, Pak Burhan mengajak anak-anak berbagi cerita seputar
hari raya. “Sehari sebelum hari Natal, yaitu di tanggal 24
Desember, aku dan keluarga berkumpul di rumah Opa.” ujar Edo.
“Di hari itu, Oma pasti memasak makanan spesial yang jarang
dimasaknya di hari lain. Papeda juga menjadi makanan spesial
yang terhidang di malam Natal. Kami sekeluarga berkumpul
hingga larut malam, dan mengakhiri malam dengan berdoa. “Nah,
kalau di hari Natal, pada tanggal 25 Desember, kami sekeluarga
pergi beribadah Natal di gereja.
“Wah, ternyata hampir sama seperti hari raya Idul Fitri ya” ujar
Siti. “Kami pun di hari Idul Fitri selalu berkumpul dan

saling memohon maaf dengan kerabat dan
saudara setelah ibadah di Masjid,” tambahnya.
“Iya ya, sama seperti Edo pada hari Natal, saat
Idul Fitri juga selalu ada makanan spesial, yaitu
ketupat dan opor ayam.” Udin menambahkan
komentar Siti.
“Di Bali, menjelang hari raya Galungan seluruh
kampung selalu ramai
dihiasi oleh penjor atau janur yang tinggi

Kami sekeluarga lebih sering pulang ke Bali menjelang hari raya
Galungan agar bisa berkumpul dengan sanak saudara di sana.
Sebelum merayakan bersama, keluarga melakukan kegiatan ibadah
di Pura pada pagi hari,” kata Dayu.
“Ah, semua sudah bercerita. Aku juga mau bercerita, Pak. Boleh ya,
hari ini banyak yang berbagi cerita.” pinta Lani.
Pak Burhan dan teman-teman sekelas tertawa.
“Tentu saja boleh, Lani. Ayo, sekarang giliranmu bercerita.” ujar Pak
Burhan.
“Nah, kamu pasti belum pernah mendengar cerita tentang
kebiasaan keluargaku di hari raya Waisak. Sebenarnya sih tidak
banyak berbeda. Ibu dan nenekku biasanya juga membuat masakan
spesial menjelang hari raya Waisak. Saat ini nenekku yang paling
tua, jadi semua keluarga akan datang ke rumahku untuk berkumpul
pada hari Waisak. Selain menyediakan makan untuk keluarga, pada
hari tersebut biasanya kami pun berbuat kebaikan bagi orang lain
yang membutuhkan. Vihara, rumah ibadah kami pun dipenuhi
cahaya lilin dari umat yang hadir untuk menjalankan ritual ibadah di
sana,” Lani mengakhiri ceritanya.
“Berbagi cerita memang selalu menyenangkan. Kita bisa belajar
dari banyak cerita, juga belajar dari teman yang berbeda,” ujar Pak
Burhan menutup kegiatan pagi ini.

Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut!
1. Apakah perbedaan yang dimiliki oleh enam sekawan

menghalangi mereka untuk berteman dan bekerja sama?
Jelaskan!
2. Bagaimana sikapmu jika kamu bermain dengan teman yang
berbeda agama?
3. Ceritakan pengalamanmu memiliki teman yang berbeda
agama. Perbedaan apa yang kamu ketahui? Bagaimana
sikapmu terhadap perbedaan tersebut?

Kerjakan soal yang telah tersedia di LKPD !

Apakah kalian sudah mengerjakan? Jika sudah,
yuk cek jawaban kalian
1. Perbedaan enam Sekawan tidak menghalangi

untuk beteman dan bekerja sama. Dengan
perbedaan yang ada, mereka dapat saling
melengkapi dan saling belajar
2. Kita harus saling menghargai dan menghormati
karena walaupun berbeda agama.
3. Saya memiliki teman yang berbeda agama.
Perbedaan yang saya ketahui adalah cara
beribadahnya. Teman saya yang beragama
Katholik beribadah di Gereja, doa-doa yang
mereka ucapkan juga berbeda. Menurut saya
perbedaan tersebut sangat menarik.

TUGAS
• Apa yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini?
• Apa manfaatnya bagi kehidupanmu sehari-hari?
• Bagaimana cara kamu mensyukuri nikmat yang

telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa?
Kerjakan soal yang telah tersedia di LKPD !

Terima Kasih


Click to View FlipBook Version