BBuukukuPePmbeimnabainnOaSanN O__S__N______________________________________________
Energi listrik yang biasa kita gunakan dalam rumah
tangga berasal dari pembangkit listrik. Pembangkit
listrik tersebut menggunakan berbagai sumber energi,
seperti air terjun, reactor nuklir, angin, atau matahari.
Energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik
sangat besar. Untuk menghasilkan sumber energi
listrik yang lebih kecil, kita dapat menggunakan aki,
baterai, dan generator.
3) Baterai
Gambar 3.6. Bagian Baterai
4) Accu/akumulator
Gambar III.6 Bagian Baterai
Suhu Kalor Gaya Energi Usaha dan Tekanan 6677
Buku Pembinaan OSN ___________________________________B__u_k_u__P_e_m_b_i_n_a_a_n_OSN
Akumulator sering juga disebut aki. Elektrode
akumulator baik anode dan katode terbuat dari timbal
berpori. Bagian utama akumulator, yaitu :
• Kutup positif (anode) terbuat dari timbal dioksida
(PbO2)
• Kutub negatif (katode) terbuat dari timbal murni
(Pb)
• Larutan elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4)
dengan kepekatan sekitar 30%
5) Elemen Daniell
Cara kerja elemen daniell pada dasarnya sama dengan
cara kerja elemen volta. Namun pada elemen daniell
ditambahkan larutan tembaga sulfat (CuSO4) untuk
mencegah terjadi polarisasi, yang dinamakan
depolarisator sehingga usia elemen dapat lebih lama.
Perhatikan diagram sel daniell pada gambar di bawah
ini.
Kutub positif terbuat dari tembaga ( Cu)
Kutub negatif terbuat dari seng (Ze)
Larutan yang digunakan Asam sulfat
(H2SO4)
larutan tembaga sulfat (CuSO4)
Gambar III.7 Elemen Daniel
68 Suhu KalorSGuahyuaKEanloergGi UaysaaEhanedragni TUeskaahnaadnan Tekanan 68
BBuukukuPePmbeimnabainnOaSanN O__S__N______________________________________________
6) Dinamo sepeda
Gambar III.8 Dinamo Sepeda
Dinamo dibedakan menjadi dua yaitu, dinamo arus
searah (DC) dan dinamo arus bolak-balik (AC). Prinsip
kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar
kumparan di dalam medan magnet atau memutar
magnet di dalam kumparan. Bagian dinamo yang
berputar disebut rotor. Bagian dinamo yang tidak
bergerak disebut stator.
Jika roda berputar, kumparan atau magnet ikut
berputar. Akibatnya, timbul GGL induksi pada ujung-
ujung kumparan dan arus listrik mengalir. Makin cepat
gerakan roda sepeda, makin cepat magnet atau
kumparan berputar. Makin besar pula GGL induksi dan
arus listrik yang dihasilkan. Jika dihubungkan dengan
lampu, nyala lampu makin terang. GGL induksi pada
dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda
dipercepat, menggunakan magnet yang kuat (besar),
jumlah lilitan diperbanyak, dan menggunakan inti besi
lunak di dalam kumparan.
Suhu Kalor Gaya Energi Usaha dan Tekanan 6699
Buku Pembinaan OSN ___________________________________B__u_k_u__P_e_m_b_i_n_a_a_n_OSN
b. Perubahan-perubahan energi listrik :
1) Energi listrik – energi gerak
Contoh: Kipas angin, motor listrik pada tape, blander ,
dll
2) Energi listrik- energi bunyi
Contoh : radio, tv, keyboard, subwofer, dll
3) Energi listrik- energi cahaya
Contoh: Lampu pijar dan lampu neon, dll
4) Energi listrik- energi panas
Contoh: Setrika listrik, rice cooker,solder, dll
5) Energi listrik – energi kimia
Contoh : Proses pengisian akumulator.
4. Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang dilepaskan selama reaksi
kimia. Contoh sumber energi kimia adalah bahan makanan yang
kita makan. Bahan makanan yang kita makan mengandung unsur
kimia. Dalam tubuh kita, unsur kimia yang terkandung dalam
makanan mengalami reaksi kimia. Selama proses reaksi kimia,
unsur-unsur yang bereaksi melepaskan sejumlah energi kimia.
Energi kimia yang dilepaskan berguna bagi tubuh kita untuk
membantu kerja organ-organ tubuh, menjaga suhu tubuh, dan
untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Contoh energi kimia lainnya adalah pada peristiwa
menyalanya kembang api. Energi kimia yang terkandung dalam
70 Suhu KalorSGuahyuaKEanloergGi UaysaaEhanedragni TUeskaahnaadnan Tekanan 70
BBuukukuPePmbeimnabainnOaSanN O__S__N______________________________________________
bahan bakar jenis ini sangat besar sehingga dapat digunakan untuk
menggerakkan mobil, pesawat terbang, dan kereta api.
5. Energi cahaya
Energi cahaya dapat diperoleh dari benda-benda yang dapat
memancarkan cahaya, misalnya api dan lampu. Energi cahaya
biasanya disertai bentuk energy lain seperti energi kalor (panas).
Bahkan dengan menggunakan sel surya, energi yang dipancarkan
oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.
7. Energi nuklir
Energi nuklir merupakan energi yang dihasilkan selama
reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi pada inti atom yang pecah atau
bergabung menjadi inti atom yang lain dan partikel-partikel lain
dengan melepaskan energi kalor. Reaksi nuklir terjadi di matahari,
reaktor nuklir, dan bom nuklir.
Gambar III.9 Reaktor Nuklir
Suhu Kalor Gaya Energi Usaha dan Tekanan 7711
Buku Pembinaan OSN ___________________________________B__u_k_u__P_e_m_b_i_n_a_a_n_OSN
Energi yang ditimbulkan dalam reaksi nuklir sangat besar, olh
karena itu energi nuklir dapat digunakan sebagai pembangkit
listrik
8. Energi mekanik
Besarnya energi mekanikmerupakan penjumlahan antara
besarnya energi kinetik dengan energi potensial. Energi mekanik
yang dimiliki suatu benda dapat ditulis secara matematis sebagai
berikut.
+ +
Keterangan:
Em : energi mekanik (J)
Ek : energi kinetik (J)
Ep : energi potensial (J)
9. Energi kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena
geraknya. Misalnya, angin yang bertiup dapat menggerakkan kincir
angin. Energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak disebut
dengan energi kinetik. Semakin besar. Semakin cepat benda itu
bergerak, energi kinetiknya juga semakin besar.
Besarnya energi kinetik suatu benda ditentukan oleh besar
massa benda dan kecepatan geraknya. Hubungan antara massa
benda (m), kecepatan (v), dan energi kinetik (Ek) dituliskan secara
matematis dalam rumus berikut.
72 Suhu KalorSGuahyuaKEanloergGi UaysaaEhanedragni TUeskaahnaadnan Tekanan 72