The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Yezky01, 2022-06-23 08:57:51

TP KELOMPOK 4

Masa Pendudukan Jepang di Indonesia


‘Dampak pendudukan Jepang di Indonesia dalam bidang Ekonomi, Sosial,

dan Budaya’

KELOMPOK 04






1. Lutfi Annisa Pratiwi K4419057


2. Sarah Annisa K4419074



3. Yehezkiel Yudha K4419082



4. Yoneka Noorca K4419083


5. Zaky Farkhan Aufar K4419084

Penjajahan Jepang

A. KEBIJAKAN JEPANG



DALAM BIDANG




EKONOMI

EKONOMI PERANG













Memenangkan Perang

Asia Timur Raya

KEBIJAKAN JEPANG BIDANG EKONOMI





1. Pengambilan Aset Peninggalan Belanda
















2. Pengawasan dan Perbaikan Prasarana Ekonomi

3. Perluasan Area Pertanian























4. Peraturan Produksi Padi


a) Produksi padi diawasi Jepang


b) Kantor Pengelolaan Pangan ( Shokuryo Konri Zimusyo )


c) Petani wajib menjual hasil tani ke Jepang

5. Pembangunan Pabrik – Pabrik

Akibat Kebijakan Ekonomi Jepang




1. Akibat dari kebijakan - kebijakan ekonomi yang dikeluarkan


pemerintahan Jepang, rakyat menjadi sangat menderita.



2. Penguasaan objek vital dan eksploitasi SDA maupun SDM tentu


sangat merugikan rakyat pribumi.



3. Bencana seperti kemiskinan dan kelaparan menjadi pemandangan


yang lumrah pada masa itu.

B. KEBIJAKAN JEPANG DALAM BIDANG SOSIAL

Stratifikasi sosial pada masa pendudukan


Jepang terdiri dari:

Bangsa Jepang



1. Golongan teratas yaitu golongan Jepang.

Bangsa Bumiputera
2. Golongan kedua yaitu golongan pribumi.


3. Golongan ketiga yaitu golongan Timur

Bangsa Cina dan Eropa
Asing





Bg.Statifikasi sosial masa pendudukan Jepang

Tanarigumi












Dibentuk dengan tujuan untuk menggalang



dan memobilisasi tenaga yang sangat besar


dari kalangan masyarakat dan membangun


gerakan gotong royong dalam masyarakat.

Romusha





Sistem tenaga kerja paksa ini mempunyai


tugas membantu Jepang dalam


pembangunan, misal pembangunan jalan rel

kereta dan pekerjaan kasar lainnya.

Kinrohosi dan Jugun Ianfu





● Kinrohosi merupakan wajib kerja tanpa upah bagi tokoh



masyarakat (Pamong Desa dan Pegawai Rendah)










● Jugun Ianfu

Romukyokai



(pengawas Romusha)













Keimin Bunka Shidosho


(Pusat Kebudayaan)

Kebijakan Sosial di Bidang Pendidikan









● Tujuan Umum sistem pendidikan yang


diterapkan Jepang Menghapuskan pengaruh


Belanda di Indonesia




● Sifat sekolah


Sekolah masa Jepang bersifat Inklusif, siapapun


boleh mengenyam pendidikan, tidak lagi


diskriminatif seperti masa kolonial Belanda.

karateristik/ ciri umum sistem pendidikan Jepang di Indonesia



❏ Bahasa Pengantar : Bahasa Jepang, Melayu, bahkan Bahasa Indonesia








❏ Buku pelajaran : Merevisi unsur Belanda yang terdapat didalamnya,


diganti unsur Jepang. Misal sampul buku, dan lain lain




❏ Jenis mata : Penyeragaman mata pelajaran (tidak lagi dibedakan


pelajaran menurut tingkat sosial), ditambah pelajaran budi pekerti


dan olahraga




❏ Jenjang Sekolah : Tingkatannya lebih sederhana

Pendidikan Pada Sekolah Rakyat yang Bercorak Militeristik




Nama Program Keterangan


● Taisho Para siswa diwajibkan untuk melakukan senam pagi sebelum mengikuti

pembelajaran dikelas


● Kyoren Tiap siswa diwajibkan untuk mengikuti latihan dasar kemiliteran.


● Chorei Sebelum memasuki kelas, siswa juga diharuskan mengikuti kegiatan Apel pagi.


● Kinrohoshi Dimasa pendudukan Jepang, siswa kerap diwajibkan untuk mengikuti Kerja bakti.


● Kimigayo Kegiatan wajib menyanyikan lagu kebangsaan Jepang sebelum masuk sekolah.


● Seikirei menghormat dengan cara membungkuk kearah timur untuk menghormati kaisar

Jepang dan matahari terbit

● Hinomaru Kegiatan dimana siswa diwajibkan untuk menghormat bendera Jepang


● Kepala Jepang menanamkan semangat kemiliteran dengan menggunduli rambut siswa laki

gundul – laki.

Jenis Sekolah masa pendudukan Jepang di Indonesia





● Sekolah Dasar (Gokumin Gakko)



● Sekolah menengah yang terdiri dari Shoto


Chu Gakko (SMP) dan Chu Gakko (SMA)


● Sekolah Pertukangan (Kogyo Gakko),


Sekolah Teknik Menengah (Kogyo Sermon


Gakko), dan Sekolah Guru yang dibedakan


menjadi tiga tingkatan

C. KEBIJAKAN JEPANG DALAM BIDANG BUDAYA








● BAHASA


○ Pelarangan penggunaan bahasa Belanda


maupun Inggris


○ Diberlakukannya bahasa Indonesia dan


Bahasa Jepang (tentunya) sebagai bahasa


sehari-hari



● Bendera merah putih diijinkan untuk


dikibarkan

● Lagu


○ Memperkenalkan lagu kebangsaan


Jepang ‘Kimigayo’


○ Memperbolehkan lagu kebangsaan


Indonesia Raya dinyanyikan


○ Memperkenalkan lagu “Mars Romusha”



Mars Romusha


→ https://youtu.be/TQQJD7D6PIU

● Pengajaran budaya Jepang,


seperti:



○ Menyembah matahari untuk


menghormati kaisar atau


dikenal dengan “Seikerei”







● Pementasan Kesenian diijinkan, bahkan Jepang membentuk satu


badan yang mengurusnya, yaitu:



“Keimin Bunka Shidosho”

● Patung-patung yang berbau barat dirobohkan


● Pelarangan buku-buku dari barat



● Penggantian nama-nama daerah yang berbau barat menjadi

lebih ‘lokal’, contoh


○ Java → Djawa

○ Batavia → Jakarta

○ Preanger → Priangan, dsb


● Penggunaan kalender Jepang

arigatou gozaimasu!


Click to View FlipBook Version