The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Materi Fikih Kelas 5 Pelajaran 4 haji-dikonversi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by diyahkanaya90, 2021-01-06 21:28:26

Materi Fikih Kelas 5 Pelajaran 4 haji-dikonversi

Materi Fikih Kelas 5 Pelajaran 4 haji-dikonversi

Pelajaran 4

Haji

Ayo Amati

Coba jelaskan arti dari gambar di atas!

A. Arti, Hukum dan Syarat Haji
1. Arti Haji
Secara bahasa haji berarti pergi menuju tempat yang
diagungkan. Sedangkan secara istilah haji berarti sengaja
mengunjungi Ka'bah di kota Makkah untuk melaksanakan
ibadah haji dengan syarat tertentu.
Kewajiban melaksanakan ibadah haji terdapat dalam surat
Ali Imran ayat 97:

Artinya:
Dan (diantara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah me-
laksanakan ibadah haji ke Baitullah yaitu bagi orang-orang
yang mampu mengadakan perjalanan kesana. Barangsiapa
mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah
Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam (Q.S
Ali Imran: 97).

Haji wajib dikerjakan dengan segera bagi muslim yang
cukup syarat dan mampu untuk menunaikan ibadah haji
tetapi jika tidak melakukannya maka ia berdosa sebagaimana
sabda Rasulullah saw:

Artinya:
Dari Ibnu Abbas, Rasulullah saw bersabda: hendaknya kamu
bersegera mengerjakan haji, sesungguhnya seseorang tidak
akan menyadari (mengetahui) sesuatu halangan yang akan
merintanginya” (HR. Ahmad).

Adapun dimulainya kewajiban haji ada yang menyatakan
sejak tahun ke-9 Hijriyah ada juga yang menyatakan sejak
tahun ke-6 Hijriyah. Kewajiban melaksanakan haji adalah
satu kali seumur hidup bagi orang Islam yang mampu, bagi
anak kecil yang belum baligh yang ikut melaksanakan ibadah
haji maka ibadah haji mereka sah, tetapi amalnya dalam

70 Buku Siswa Kelas V Ml

mengerjakan haji menjadi amalan sunnah. Bila ia telah
dewasa dan mampu, ia diwajibkan untuk mengulang kembali
ibadah haji.

2. Hukum Melaksanakan Ibadah Haji
Hukum asal ibadah haji adalah wajib namun dalam keadaan
tertentu dapat berubah menjadi sunnah, makruh bahkan
haram. Dalam kaidah fikih ditegaskan bahwa hukum berlaku
sesuai dengan illat-nya (alasannya). “Al-hukmu yaduru ma’a
‘illatihi” (hukum berlaku sesuai alasannya) yaitu:
a. Wajib untuk pertama kali dan telah mampu untuk
menjalankannya. Demikian pula bila bernadzar (berjanji)
untuk haji maka wajib dilaksanakan.
b. Sunnah, apabila dapat mengerjakan ibadah haji untuk
kedua kali dan seterusnya.
c. Makruh, apabila sudah pernah dilaksanakan sementara
masyarakat disekelilingnya masih hidup serba kekurangan
dan butuh bantuan untuk keberlangsungan hidup
d. Haram, jika pergi haji dengan maksud membuat kerusakan
dan keonaran di tanah suci Makkah

3. Syarat Wajib Haji
Ibadah haji wajib bagi muslim setelah memenuhi lima syarat
sebagai berikut:

a. Islam, haji tidak wajib bagi orang selain muslim
b. Akil, tidak wajib bagi orang gila
c. Baligh (dewasa), tidak wajib bagi anak-anak
d. Merdeka, bukan budak atau hamba sahaya

Fikih - Kurikulum 2013 71

e. Istitha'ah (mampu), orang yang belum atau tidak mampu
tidak diwajibkan menunaikan ibadah haji.

Adapun pengertian Istitha'ah (mampu) adalah:
a. Mampu dari sisi jasmani dan rohani
b. Mempunyai bekal yang cukup untuk pulang pergi ke

Makkah dan keluarga yang ditinggalkan
c. Ada kendaraan, baik milik sendiri atau menyewa
d. Aman dalam perjalanan, jika terjadi perang atau hal-hal

yang membahayakan jiwa maka tidak wajib haji
e. Bagi perempuan harus bersama mahramnya atau bersama

perempuan lain yang dipercayainya.

Insya Allah
Aku Bisa

Bilamana aku mampu menunaikan ibadah haji akan kulakukan dengan
syariat Islam yang benar.

Hati-hati

Ibadah haji yang dilakukan dengan melaksanakan syarat, rukun, wajib
dan sunnah haji dengan benar insya Allah akan menjadi haji yang
mabrur.

72 Buku Siswa Kelas V Ml

Ayo Menjawab

Jodohkanlah Soal Dibawah Ini Dengan Jawaban Yang Sesuai!

1. Haji secara bahasa berarti… a. Ali Imron ayat 97

2. Dalil kewajiban haji terdapat b. Wajib
pada surat …. Ayat…. c. Mampu
d. Berani
3. Hukum asal haji adalah… e. Lima
f. Pergi menuju tempat
4. Istitha'ah artinya …
yang di agungkan
5. Syarat wajib haji ada…

Tugasku

Carilah dalil al-Quran tentang haji kemudian tulis di kertas kerjamu,
bilamana sudah selesai mintalah tanda tangan orangtuamu!
1. … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

2. … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

3. … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

Fikih - Kurikulum2013 73

No Catatan Orang Tua Tanda Tangan
Orang Tua

B. Rukun Haji, Wajib Haji, Sunnah haji, Amalan Haji,
Larangan Selama Haji dan Pembayaran Dam (denda)
1. Rukun Haji
Rukun haji ada enam, yaitu:
a. Ihram, yaitu pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji
atau umrah dengan memakai pakaian ihram disertai niat
haji atau umrah. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

Artinya:
Sesungguhnya sah tidaknya amal ibadah seseorang sangat
bergantung pada niat. (HR. Bukhari).
Sedangkan dalam ihram ada hal-hal yang disunnahkan
antara lain:
• Mandi sunnah ihram
• Memotong kuku
• Mencukur rambut

74 Buku Siswa Kelas V Ml

• Memakai wangi-wangian
• Memakai baju putih tidak dijahit
• Shalat sunnahi ihram
• Memperbanyak baca talbiyah
Berikut Bacaan Talbiyah:

Artinya:
Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku
datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi
panggilan-Mu, (Tuhan) yang tidak ada sekutu bagi-Mu.
Sesungguhnya segala puji-pujian, karunia, dan kerajaan
itu adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu”.

b. Wukuf yaitu hadir dan berdiam diri di padang Arafah,
waktunya mulai dari tergelincir matahari (zhuhur) tanggal
9 Dzulhijjah sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah
(bulan haji). Orang yang sedang mengerjakan haji wajib
berada di padang Arafah pada waktu tersebut

c. Thawaf yaitu berkeliling Ka’bah sebanyak 7 kali. Thawaf
rukun ini dinamakan thawaf ifadah

d. Sa’i yaitu berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah
sebanyak 7 kali

e. Tahallul (bercukur) yaitu menggunting rambut sedikitnya
3 helai

Fikih - Kurikulum2013 75

f. Mengurutkan rukun dalam arti antara rukun yang satu
dengan yang lainnya mesti dikerjakan secara berurutan.

2. Wajib Haji
Wajib haji adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan
dalam ibadah haji sebagai pelengkap rukun haji, jika salah
satu wajib haji ini ditinggalkan maka hajinya tetap sah namun
harus membayar dam (denda).

Yang termasuk wajib haji adalah:
a. Ihram dari Miqat (dari batas-batas tempat dan waktu

tertentu)
b. Mabit (bermalam) di Muzdalifah, waktunya setelah tengah

malam pada tanggal 10 Dzulhijjah
c. Melempar Jumrah Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah dan

melontar tiga Jumrah (Ula, Wustha dan Aqabah) pada hari
Tasyriq (Tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah)
d. Mabit (bermalam) di Mina selama dua atau tiga malam
padahari Tasyriq yaitupadatanggal11, 12 dan13 Dzulhijah
e. Thawaf wada’ (thawaf perpisahan) sewaktu akan
meninggalkan kota Makkah
f. Menjauhkan diri dari yang diharamkan atau dilarang
kerana ihram

3. Sunnah Haji
Sunnah menurut Imam Syafi’i adalah semua pekerjaan yang
diperintahkan Allah tetapi tidak bersifat jazim (tegas), diberi
pahala bagi orang yang melaksanakannya serta tidak disiksa
orang yang meninggalkannya. Sunnah, mandhub, mustahab

76 Buku Siswa Kelas V Ml

dan tathawwu’ adalah kata-kata sinonim (sama) yang memiliki
satu arti. Diantara sunnah haji, yaitu:

• Mandi ketika hendak ihram
• Membaca talbiyah
• Thawaf qudum untuk yang berhaji ifrad atau qiran
4. Perbedaan Rukun dan Wajib Haji
Perkataan rukun dan wajib haji biasanya berarti sama namun
di dalam ibadah haji mengandung arti yang berbeda sebagai
berikut:

a. Rukun haji yaitu sesuatu yang harus dikerjakan dalam
ibadah haji, bila tertinggal tidak sah hajinya dan tidak
dapat diganti dengan dam (denda)

b. Wajib haji, yaitu sesuatu yang harus dikerjakan dalam
ibadah haji, namun bila tertinggal dapat diganti dengan
dam (denda) dan hajinya menjadi sah.

5. Amalan Haji,LaranganSelama Berhaji dan Pembayaran
Dam (Denda)

a. Amalan Haji

Dibawah ini amalan-amalan ibadah haji, yaitu:

1) Ihram dan wukuf
Niat mengerjakan haji atau umrah dengan berpakaian
serba putih dinamakan ihram, cara mengerjakan ihram
adalah sebagai berikut:

• Sebelum ihram disunnahkan mandi, memotong kuku,
menyisir, memakai wangi-wangian dan berwudhu

• Berpakian ihram bagi laki-laki terdiri dari dua helai

Fikih - Kurikulum 2013 77

kain. Satu helai untuk diselempangkan dibagian
atas dan satu helai kain untuk dililitkan dibagian
bawah. Sedangkan untuk perempuan harus
menutupi seluruh badan kecuali bagian muka dan
kedua telapak tangan

• Shalat sunnah dua rakaat kemudian berniat.
2) Miqat

Ihram harus dimulai dari miqat, miqat artinya batas
waktu dan batas tempat. Batas tempat dinamakan
miqat makani, sedangkan batas waktu dinamakan
miqat zamani. Miqat zamani untuk ihram yaitu dari
awal bulan Syawal sampai terbit fajar pada hari raya
haji tanggal 10 Dzulhijjah sebelum waktu habis.
Sedangkan miqat makani (batas tempat) untuk mulai
berihram adalah sebagai berikut:
• Makkah, tempat ihram orang yang menetap di

Makkah
• Dzul Hulaefah atau Bir Ali, bagi orang yang datang

dari arah Madinah dan sekitarnya
• Rabigh, bagi orang yang datang dari arah Syiria,

Mesir, Maroko dan negeri-negeri yang sejajar dengan
negeri tersebut. Sebelum Rabigh adalah Juhfar yang
saat ini telah rusak.
• Yalamlam, bagi orang yang datang dari Yaman,
India, Indonesia dan negara-negara yang sejajar
dengannya.

78 Buku Siswa Kelas V Ml

• Qarnul Manazil, miqat orang yang datang dari
Najdil Yaman, Najdil Hijaz dan negeri yang sejajar
dengannya

• Dzatu ‘Irqin, bagi orang yang datang dari Irak, Iran
dan negeri yang sejajar dengannya

• Bagian penduduk yang berada di antara Makkah dan
miqat tersebut, mereka ihram dari negeri masing-
masing.

3) Thawaf
Thawaf secara bahasa berarti berkeliling sedangkan
secara istilah adalah kegiatan mengelilingi Ka'bah
sebanyak 7 kali putaran.Thawaf dimulai dari Hajar
Aswad (batu hitam) dan berakhir di tempat yang sama
sebagaimana firman Allah Swt:

Artinya:
…Dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling
rumah tua (Baitullah). (QS. Al-Hajj:29).

Thawaf ada enam jenis, yaitu:
a) Thawaf Qudum, yaitu thawaf yang dikerjakan

jamaah haji ketika baru sampai di Makkah (thawaf
selamat datang)

b) Thawaf Ifadah, yaitu thawaf yang menjadi rukun
c) Thawaf Wada’ yaitu thawaf yang dilakukan jamah

haji ketika akan meninggalkan tanah suci Makkah,
thawaf ini termasuk wajib haji

Fikih - Kurikulum 2013 79

d) Thawaf Tahallul, yakni thawaf yang menghalalkan
barang yang haram atau terlarang karena ihram

e) Thawaf Nadzar, yaitu thawaf dalam melaksanakan
Nadzar (janji) hukumnya wajib dikerjakan

f) Thawaf Sunnah, yakni thawaf yang dikerjakan
pada setiap ada kesempatan.

Sebelum mengerjakan thawaf disyaratkan tujuh hal
yaitu:

a) Menutup aurat
b) Suci dari hadas kecil dan hadas besar
c) Niat mengerjakan thawaf
d) Dimulai dari Hajar Aswad
e) Ketika mengelilingi Ka’bah, posisi Ka’bah ada

disebelah kiri
f) Thawaf dilakukan sebanyak 7 kali putaran
g) Dilaksanakan di dalam masjid
Cara mengerjakan thawaf adalah sebagai berikut:
a) Berniat mengerjakan thawaf.
b) Dimulai dari Hajar Aswad sambil membaca

bismillahi Allahu akbar kemudian menciumnya.
Bila tidak mampu cukup dengan isyarat.
c) Berjalan mengelilingi Ka’bah sampai 7 kali putaran
sambil membaca do’a
d) Selesai thawaf kemudian berdo’a di Multazam yaitu
tempat mustajabah yang berada diantara Hajar
Aswad dan pintu Ka’bah.

80 Buku Siswa Kelas V Ml

e) Setelah itu mengerjakan shalat sunnah dua rakaat
di Maqam Ibrahim dan Hijir Ismail

f) Terakhir disunnahkan meminum air zam-zam.
4) Sa’i

Sa’i diartikan sebagai lari kecil dari bukit Shafa ke bukit
Marwah sebanyak 7 kali. Sa’i dilaksanakan setelah
shalat sunnah dua rakaat sesudah thawaf.

Syarat-syarat sa’i adalah:
a) Dikerjakan setelah thawaf rukun atau qudum

(rukun)
b) Mulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit

Marwah

c) Dikerjakan sebanyak tujuh kali
d) Dilakukan di mas’a (tempat sa’i)
Sedangkan cara mengerjakan sa’i dengan urutan
sebagai berikut:

a) Niat sa’i haji atau umrah
b) Dari bukit Shafa menghadap Ka’bah dan membaca

takbir tiga kali sambil membaca doa:
Allahu Akbar

Fikih - Kurikulum2013 81

Artinya:
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha
Besar, Tidak ada Tuhan kecuali Allah yang Maha Esa.
Tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan Allah segala
kekuasaan dan pujian. Dan Dia berkuasa atas segala
sesuatu. Tidak ada Tuhan kecuali Allah yang Maha Esa.
Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia telah memenuhi janji-
Nya, dia telah menolong hamba-Nya, telah memuliakan
tentara-Nya dan telah menghancurkan golongan musuh
dengan sendiri-Nya.
c) Mulai melangkah dari Shafa menuju Marwah

sambil terus membaca do’a.
d) Berjalan atau berlari-lari kecil dari Shafa ke Marwah

dihitung satu kali, dari Marwah ke Shafa dihitung
satu kali pula. Bagi pria disunnahkan berlari-lari
kecil diantara dua pilar hijau dan bagi perempuan
tidak disunnahkan untuk berlari kecil.
e) Setelah dikerjakan 7 kali di Marwah, maka
diteruskan dengan tahallul. Tahallul adalah
menggunting rambut paling sedikit 3 helai rambut.
5) Wukuf diArafah
Wukuf secara bahasa berarti berhenti sedangkan secara
istilah berarti berhenti dengan niat ibadah sambil
berzikir kepada kepada Allah mulai tergelincirnya
matahari (zhuhur) tanggal 9 Dzulhijjah sampai waktu
fajar (menjelang subuh) tanggal 10 Dzulhijjah.

82 Buku Siswa Kelas V Ml

Adapun tata cara wukuf di Arafah sebagai berikut:
• Tanggal 8 Dzulhijjah setelah shalat Zhuhur atau

ashar seluruh jama’ah haji bersiap-siap menuju
padang Arafah. Menjelang waktu maghrib, jamaah
haji sampai dan menginap di Arafah menunggu
waktu wukuf.

• Pada saat wukuf, hendaknya shalat zhuhur dan
ashar di jamak qasar (digabung dan disingkat) dan
sebaiknya dikerjakan secara berjama’ah.

• Selesai shalat, sebaiknya memperbanyak ibadah lain
dan memperbanyak membaca istighfar, al Quran,
zikir, tahlil, tasbih, tahmid dan do’a.

• Setelah matahari terbenam (selesai wukuf) jamah
haji menuju Muzdalifah untuk bermalam disana.

6) Bermalam di Muzdalifah
Mabit (bermalam) di Muzdalifah termasuk wajib haji,
meskipun hanya sebentar yakni setelah lewat tengah
malam tanggal 10 Dzulhijjah (malam Idul Adha).
Kegiatan lain selain mabit juga mencari kerikil sebanyak
49 atau 79 butir. Batu tersebut di Mina untuk melontar
jumrah. Selama dalam perjalanan ke Muzdalifah
disunnahkan memperbanyak membaca talbiah, takbir,
zikir, tahlil dan tahmid.

7) Bermalam di Mina
Tanggal 10 Dzulhijjah jama’ah haji sampai di Mina lalu
wajib melontar jumrah aqabah kemudian jamaah haji
bermalam di Mina pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Fikih - Kurikulum 2013 83

Selama di Mina jamaah haji diwajibkan melontar 3 jumrah
untuk tiap-tiap harinya. Dimluai dari jumrah ula, wustha,
dan diakhiri dengan jumrah aqabah.

Jamaah haji yang tidak dapat melontar sehari bisa
menggantinya dihari lain dengan catatan masih dalam
masa melontar (tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah) dan bagi
yang berhalangan melontar hendaknya mencari wakilnya.
Bermalam di Mina dibagi menjadi dua, pertama jamaah
haji yang boleh bermalam 2 malam saja di Mina yaitu pada
tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah. Hal ini disebut nafar awwal.
Kedua, jamaah haji boleh bermalam 3 malam yaitu pada
tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Hal ini disebut nafar
tsani. Berikut ini peraturan melontar jumrah:

• Alat melontar harus batu kerikil, selain batu tidak sah
• Tujuh batu dilontarkan satu persatu
• Melontar dengan tertib, dimulai dari jumrah pertama,

kedua dan ketiga (ula, wustha dan aqabah)

Cara melontar jumrah adalah sebagai berikut:
• Melontar jumrah dimulai dari jumrah ula, wustha dan

jumrah ‘aqabah;
• Melontar dengan tangan kanan dan tangan diangkat

hingga ketiaknya kelihatan;

• Batu dipegang dengan telunjuk dan ibu jari;
• Setiap melontar, batu-batu kerikil harus mengenai

jumrah (tempat yang dilempar);

84 Buku Siswa Kelas V Ml

• Setiap melontar jumrah disertai membaca do’a “
Bismillahi Allahu Akbar”;

• Selesai melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10
Dzulhijjah, para jama’ah boleh menyembelih hewan
kurban bagi yang ingin berkurban atau membayar dam
(denda) bagi yang mempunyai kewajiban membayarnya.

b. Larangan Selama Berhaji

Bagi laki-laki dilarang:

1) Memakai pakaian yang dijahit
2) Memakai sepatu yang menutupi mata kaki atau

memakai kaos kaki

3) Menutup kepala
4) Menjadi wali nikah
Bagi perempuan:

1) Memakai tutup muka
2) Memakai sarung tangan
Larangan bagi laki-laki dan perempuan:

1) Memakai wangi-wangian
2) Mencukur atau memotong rambut dan bulu badan lain

dan memotong kuku

3) Berburudan membunuhbinatangyang halal dagingnya
4) Memotong atau mencabut pohon-pohon yang tumbuh

di tanah haram

5) Menikah dan bercumbu rayu
6) Bersetubuh dan bercumbu rayu
7) Mencaci, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor

Fikih - Kurikulum2013 85

c. Pembayaran Dam (Denda)
Dam dalam haji disebabkan karena melanggar. Dam bisa
juga disebut fidyah yang artinya tebusan dan kafarah
artinya penghapusan atau hadyu yang artinya pemberian.
Orang yang melanggar larangan dalam ibadah haji atau
umrah wajib membayar dam sesuai dengan pelanggaran
yang dilakukannya. Dam dilihat dari sebabnya dapat
dibagi menjadi dua, yaitu:

1) Dam sebab melanggar larangan ihram
2) Dam sebab meninggalkan melaksanakan salah satu

dari rukun dan wajib haji

Untuk lebih jelasnya perhatikan uraian berikut ini:
1) Dam sebab melanggar larangan ihram

Bersetubuh sebelum tahallul pertama, haji dan
umrahnya batal dan harus diulang pada kesempatan
yang lain dan membayar dam (denda) berupa:

• Menyembelih seekor unta di tanah suci Makkah
• Kalau tidak ada unta, maka seekor lembu ditanah

suci makkah
• Kalau tidak ada lembu, diganti dengan menyembelih

7 ekor kambing
• Kalau tidak ada kambing diganti dengan uang seharga

seekor unta dan dibelikan makanan. Makanan itu
disedekahkan kepada fakir miskin di tanah haram
• Kalau tidak dapat makanan hendaklah puasa. Tiap-
tiap seperempat gantang dari harga unta ia harus

86 Buku Siswa Kelas V Ml

puasa satu hari dan tempatnya boleh dimana saja.

2) Dam karena melakukan salah satu larangan berikut:
a) Bercukur rambut
b) Memotong kuku
c) Memakai pakaian berjahit
d) Memakai wangi-wangian
e) Memakai minyak rambut
f)Bersetubuh setelah tahallul pertama
Dendanya berupa :

• Menyembelih seekor kambing yang sah untuk kurban

• Kalau tidak ada, diganti dengan berpuasa tiga hari
• Kalau tidak mampu berpuasa diganti dengan

bersedekah makanan tiga gantang (9,3 liter) kepada
enam orang fakir miskin.

3) Dam karena membunuh binatang buruan di tanah suci
kecuali ular, kalajengking, tikus dan lain-lain yang
membahayakan.

Adapun dendanya sebagai berikut:

• Menyembelih binatang serupa dengan yang dibunuh

• Kalau tidak mampu, bersedekah dengan yang dibunuh
• Kalau tidak mampu juga, diganti dengan berpuasa

seharga binatang yang dibunuh, dimana tiap-tiap
seperempat gantang harus berpuasa satu hari.

4) Dam sebab meninggalkan salah satu rukun dan wajib
haji

Fikih - Kurikulum2013 87

a) Dam karena tidak mengerjakan salah satu dari
amalan dibawah ini:
• Tidak hadir di padang Arafah
• Mengerjakan haji secara tamattu’ atau qiran
• Tidak ihram dari miqatnya
• Tidak bermalam di Muzdalifah dan Mina
• Tidak melontar jumrah
•Tidak melakukan Thawaf wada’
Adapun dendanya sebagai berikut:
• Menyembelih seekor kambing yang sah untuk
kurban dan diberikan kepada fakir miskin
• Kalau tidak dapat, boleh menggantinya dengan
berpuasa selama 10 hari, tiga hari dikerjakan
pada waktu haji dan tujuh hari lagi dikerjakan
setelah kembali ke tanah air

b) Dam (denda) kepada orang yang terhalang dijalan
dan tidak dapat meneruskan haji dan umrah sedang
dia sudah berihram adalah menyembelih seekor
kambing di tempat terhalang kemudian bercukur
rambut dengan niat tahallul.

Insya Allah
Aku Bisa

Bilamana aku kelak mampu melaksanakan ibadah haji harapannya
semoga menjadi haji yang mabrur.

88 Buku Siswa Kelas V Ml

Hati-hati

Ibadah haji yang dilakukan dengan melaksanakan syarat, rukun, wajib
dan sunnah haji dengan benar insya Allah akan menjadi haji yang
mabrur .

Ayo Menjawab

Jodohkanlah Soal Dibawah Ini Dengan Jawaban Yang Sesuai!

1. Amalan yang harus dikerjakan dan a. Rukun

menjadi ukuran sah tidaknya ibadah b. Sunnah
haji disebut ….

2. Denda dalam ibadah haji disebut …. c. Dam
3. Membaca talbiyah adalah … haji d. Da'i
4. Kegiatan mengelilingi Ka'bah

sebanyak 7 kali putaran disebut…. e. Thawaf
5. Lari kecil dari bukit Shafa ke bukit f. Tahallul

Marwah sebanyak 7 kali disebut ….

Fikih - Kurikulum2013 89

Tugasku

Tulislah dengan benar doa talbiyah lengkap dengan tarjamahnya dalam
kertas kerjamu kemudian mintalah persetujuan dengan bukti tanda
tangan kepada orang tuamu!
1. … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

2. … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

3. … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … …

No Catatan Orang Tua Tanda Tangan
Orang Tua

90 Buku Siswa Kelas V Ml

C. Cara Melaksanakan Haji dan Urutan Pelaksanaan Haji
1. Cara Melaksanakan Haji
Haji dapat dilaksanakan dengan 3 cara yaitu:
a. Haji tamattu’ yaitu mendahulukan umrah daripada haji.
Caranya mula-mula ihram untuk umrah dari miqat yang
telah ditentukan dan diselesaikan semua ibadah yang
berkenaan dengan umrah. Kemudian melaksanakan ihram
lagi untuk haji dari Makkah.
Lafal niat umrah:

Artinya:
Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah
Lafal niat haji yaitu:

Artinya:
Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji

b. Haji ifrad yaitu mengerjakan haji terlebih dahulu kemudian
mengerjakan umrah. Caranya, pertama mengerjakan
ihram untuk haji dari miqatnya. Setelah semua ibadah
yang berkenaan dengan haji berulah mengerjakan ihram
untuk umrah dari Makkah hingga semua selesai. Cara ini
dianggap yang lebih baik dari yang lain dan cara ini tak
terkena dam.

Fikih - Kurikulum2013 91

c. Haji qiran yaitu mengerjakan umrah dan haji bersamaan, cara
mengerjakannya bersama-sama dengan urusan ibadah haji.
Tetapi wajib membayar dam (denda) dengan menyembelih
seekor kambing, lafal niatnya:

Artinya:
Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji dan
berumrah.
Ketika melakukan ibadah haji hendaknya memperhatikan
urutan pelaksanaannya, agar kita tidak salah mengerjakan
amalan-amalan yang berkenaan dengan haji.
2. Berikut Ini Urutan Pelaksanaan Haji Dari Awal Hingga
Akhir
a. Berpakaian Ihram
• Pakaian ihram untuk laki-laki memakai dua helai kain

putih yang tidak berjahit. Sehelai disarungkan dan
yang satu lagi untuk selimut penutup badan
• Pakaian ihram untuk perempuan tetap sebagaimana
biasa, hanya muka dan telapak tangan yang terbuka
• Melaksanakan shalat sunnah ihram dua rakaat
• Setelah shalat, sejak itulah masuk ihram dan mulai
dikenakan larangan ihram. Mulailah berniat dari
miqatnya.
b. Melaksanakan ihram untuk haji paling lambat tanggal 9
Dzulhijjah pada miqat yang telah ditentukan. Biasanya

92 Buku Siswa Kelas V Ml

jamaah haji Indonesia melakukannya tatkala hendak
menuju Arafah tanggal 8 Dzulhijjah

c. Kemudian menuju ke Padang Arafah untuk melaksanakan
wukuf. Dalam perjalanan menuju Arafah disunnahkan
memperbanyak bacaan talbiyah. Wukuf dimulai dari
tergelincirnya matahari tanggal 9 Dzulhijjah sampai
dengan menjelang fajar tanggal 10 Dzulhijjah.

d. Setelah matahari terbenam segeralah menuju Muzdalifah
dengan melakukan shalat magrib dan isya dengan jamak
ta’khir. Di Muzdalifah dipergunakan untuk mencari batu
kerikil yang akan dipergunakan untuk melontar jumrah di
Mina

e. Lewat tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah orang yang
berhaji meninggalkan Muzdalifah menuju ke Mina sebelum
fajar tiba

f. Pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah orang yang berhaji
melontar jumrah Aqabah. Setelah melontar dilanjutkan
dengan tahallul pertama. Bila kondisi memungkinkan hari
itu pula boleh menuju Makkah untuk mengerjakan thawaf
ifadah dan sa’i dengen ketentuan harus kembali ke Mina
sebelum matahari tenggelam. Dan jika thawaf dan sai
diatas telah dikerjakan barulah tahallul akbar dilakukan.

g. Tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah melontar tiga jumrah (ula,
wustha dan Aqabah) secara berurutan. Selesai
melakukannya pada tanggal 12 Dzulhijjah boleh langsung
kembali ke Makkah. Ini yang dinamakan nafar Awal

Fikih - Kurikulum2013 93

h. Bagi jama’ah haji yang masih bermalam di Mina sampai
tanggal 13 Dzulhijjah diwajibkan melontar tiga jumrah
pada pagi harinya. Setelah itu boleh langsung kembali ke
Makkah. Inilah yang dinamakan nafar Tsani.

i. Jamaah haji yang tiba kembali di Makkah dan
belum melakukan thawaf ifadah dan sa’i langsung
mengerjakannya, setelah itu melakukan tahallul yang
kedua. Dengan selesai melakukan tahallul kedua
selesailah ibadah haji.

j. Berpakaian ihram
• Pakaian ihram untuk laki-laki memakai dua helai kain
putih yang tidak berjahit. Sehelai disarungkan dan yang
satu lagi untuk selimut penutup badan
• Pakaian ihram untuk perempuan tetap sebagaimana
biasa, hanya muka dan telapak tangan yang terbuka

• Melaksanakan shalat sunnah ihram dua rakaat
• Setelah shalat, sejak itulah masuk ihram dan mulai

dikenakan larangan ihram. Mulailah berniat dari
miqatnya.
k. Melaksanakan ihram untuk haji paling lambat tanggal 9
Dzulhijjah pada miqat yang telah ditentukan. Biasanya
jamaah haji Indonesia melakukannya tatkala hendak
menuju Arafah tanggal 8 Dzulhijjah
l. Kemudian menuju ke Padang Arafah untuk melaksanakan
wukuf. Dalam perjalanan menuju Arafah disunnahkan
memperbanyak bacaan talbiyah. Wukuf dimulai dari

94 Buku Siswa Kelas V Ml

tergelincirnya matahari tanggal 9 Dzulhijjah sampai
dengan menjelang fajar tanggal 10 Dzulhijjah.

m. Setelah matahari terbenam segeralah menuju Muzdalifah
dengan melakukan shalat magrib dan isya dengan jamak
ta’khir. Di Muzdalifah dipergunakan untuk mencari batu
kerikil yang akan dipergunakan untuk melontar jumrah di
Mina

n. Lewat tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah orang yang
berhaji meninggalkan Muzdalifah menuju ke Mina sebelum
fajar tiba

o. Pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah orang yang berhaji
melontar jumrah Aqabah. Setelah melontar dilanjutkan
dengan takhallul pertama. Bila kondisi memungkinkan
hari itu pula boleh menuju Makkah untuk mengerjakan
thawaf ifadah dan sa’i dengen ketentuan harus kembali ke
Mina sebelum matahari tenggelam. Dan jika thawaf dan sai
diatas telah dikerjakan barulah tahallul akbar dilakukan.

p. Tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah melontar tiga jumrah (ula,
wustha dan aqabah) secara berurutan. Selesai melakukannya
pada tanggal 12 Dzulhijjah boleh langsung kembali ke
Makkah. Ini yang dinamakan nafar Awwal

q. Bagi jama’ah haji yang masih bermalam di Mina sampai
tanggal 13 Dzulhijjah diwajibkan melontar tiga jumrah
pada pagi harinya. Setelah itu boleh langsung kembali ke
Makkah. Inilah yang dinamakan nafar sani.

r. Jamaah haji yang tiba kembali di Makkah dan belum
melakukan thawaf ifadah dan sa’i langsung

Fikih - Kurikulum 2013 95

mengerjakannya, setelah itu melakukan tahallul yang
kedua. Dengan selesai melakukan tahallul kedua selesailah
ibadah haji.

Insya Allah
Aku Bisa

Bila aku sudah mampu, insya Allah aku akan melaksanakan haji sesuai
dengan rukun dan syarat-syaratnya.

Hati-hati

Haji mabrur adalah dambaan setiap orang muslim yang telah
menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Ayo Menjawab

Berilah tanda centang (√) pada kolom S (setuju) atau TS
(tidak setuju) pada pernyataan berikut ini !

No Pernyataan SS S TS

Orang Islam yang telah mempunyai biaya dan

1. mampu melaksanakan ibadah haji tidak boleh
menunda keberangkatannya ke Baitullah

96 Buku Siswa Kelas V Ml

Pak Usman pengusaha yang sukses dan sudah 97
mampu menunaikan ibadah haji. Karena
2.tt selalu asyik dengan pekerjaannya Pak Usman
tidak mau melaksanakan ibadah haji

Ibu Zaenab adalah seorang yang ditinggal
mati suaminya. Sementara itu anak-anaknya
3. berada jauh dari beliau. Ketika berangkat
menunaikan ibadah haji beliau pergi sendiri
tanpa disertai mahramnya.
Para jamaah haji melakukan thawaf qudum
ketika baru datang ke Makkah dan melakukan
4. thawaf wada’ ketika akan meninggalkan
Makkah.

Ketika mencari mata air untuk minum, Ibu
5. Hajar harus bolak balik mendaki bukit Shafa

dan Marwah sebanyak tujuh kali.

Melempar jumrahadalah mengikuti kegiatan
yang dilakukan nabi Ibrahim as ketika beliau
6. mengusir setan agar tidak selalu menggoda
manusia
Orang yang berihram harus suci badannya.
Hal ini harus dilakukan dengan mandi. Mandi
7. merupakan amalan sunnah yang menandai
dimulainya ihram
Pak Rosyid melakukan nafar awal. Beliau
8. harus mencari kerikil sebanyak 49 untuk
melontar ketiga jumrah

Fikih - Kurikulum2013

9. Ketika mabit di Mina, sesudah shalat subuh
para jamaahhaji di sunnahkan memperbanyak
membaca do’a, tahlil, dan talbiyah.
Para jamaah haji disunnahkan mencium

10. Hajar Aswad. Untuk mencium Hajar Aswad
ibu Maemunah menyewa orang agar
mengantarnya untuk bisa mencium Hajar
Aswad.

Tugasku

Coba anak-anak bikin kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari
6 orang dimana setiap peserta didik diberikan tugas untuk
mempraktekkan salah satu rukun haji, kemudian setiap peserta didik
menuliskan tugas masing-masing dengan bahasasendiri.

Rangkuman

1. Secara bahasa haji berarti pergi menuju tempat yang diagungkan.
2. Secara istilah haji berarti sengaja mengunjungi Ka’bah di kota Makkah

untuk melaksanakan ibadah haji dengan syarat-syarat tertentu.
3. Hukum asal ibadah haji adalah wajib namun dalam keadaan tertentu

dapat berubah menjadi sunnah, makruh bahkan haram.
4. Syaratwajibhaji ada 5yaitu: Islam, berakal,baligh, merdeka, dan mampu
5. Rukun haji ada 6 yaitu: niat, wukuf di Arafah, thawaf, sa’i, tahallul dan

tertib

98 Buku Siswa Kelas V Ml

1. Wajib haji ada 6 yaitu: ihram dari miqatnya, bermalam (mabit) di
Muzdalifah, melontar tiga jumrah (ula, wustha, dan aqabah),
bermalam (mabit) di Mina, thawaf wada’ dan menjauhkan diri dari
yang dilarang

2. Cara melaksanakan haji ada 3 macam yaitu:
a. Haji tamattu’ yaitu mendahulukan umrah daripada haji.
b. Haji ifrod yaitu mengerjakan haji terlebih dahulu kemudian
mengerjakan umrah.
c. Haji qiran yaitu mengerjakan umrah dan haji secara bersamaan.

Hikmah

1. Menjadi tamu Allah, apa yang diminta Insya Allah akan dikabulkan
oleh Allah Swt.

2. Berhaji akan mendapatkan tarbiyah (pendidikan) langsung dari Allah
dan iktibar (mengambil pelajaran) dari peristiwa orang-orang shaleh
yaitu Nabi Ibrahim as dan Ismail as.

Ayo Berlatih

A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c atau d di depan
jawaban yang paling benar !

1. Haji menurut bahasa adalah ….
a. Menuju tempat yang diagungkan
b. Ziarah ke makam rasul

Fikih - Kurikulum 2013 99

c. Sengaja mengunjungi sesuatu
d. Melaksanakan perintah Allah
2. Perintah berhaji terdapat pada surat ….
a. An-Nisa
b. Al-Baqarah
c. Al-Maidah
d. Ali-Imran
3.
ayat diatas menerangkan tentang ….
a. Kewajiban haji
b. Kewajiban puasa
c. Sunnah haji
d. Perintah puasa

1. Wukuf di Arafah dilaksanakan mulai tanggal ….
a. 8 Dzulhijah sampai terbit fajar tanggal 9 Dzulhijah
b. 9 Dzulhijah sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijah
c. 10 Dzulhijah sampai terbit fajar tanggal 11 Dzulhijah
d. 11 Dzulhijah sampai terbit fajar tanggal 12 Dzulhijah

2. Salah satu rukun haji adalah ….
a. Wukuf
b. Mabit
c. Tahallul
d. Baligh

3. Thawaf yang termasuk rukun haji ialah ….
a. Wada
b. Ifadah

100 Buku Siswa Kelas V Ml

c. Qudum
d. Sunnah

7. Sa’i artinya berlari-lari kecil dari bukit … ke bukit ….
a. Shafa ke bukit Jabal Nur
b. Marwah ke bukit jabal Tursina
c. Shafa ke bukit Marwah
d. Multazam ke bukit Marwah

8. Wukuf secara bahasa bermakna ….
a. Lari
b. Diam
c. Menangis
d. Bernyanyi

9. Dam dalam haji mempunyai arti ….
a. Hadiah
b. Denda
c. Bunga
d. Bercukur

10.Melaksanakan ibadahhaji terlebih dahulukemudian mengerjakan
umrah disebut haji ….

a. Tamattu’
b. Ifrad
c. Mabrur
d. Qiran

B. Isilah titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!

11. Berniat memulai melaksanakan ibadah haji disebut ….
12. Sesuatu yang harus dilaksanakan pada saat ibadah haji dan

jika ditinggalkan maka hajinya tidak sah disebut …

Fikih - Kurikulum 2013 101

13. Sesuatu yang harus dikerjakan dalam ibadah haji namun bila
ditinggal dapat diganti dengan dam disebut …

14. Ada kendaraanuntuk pergimenunaikanibadahhaji ke Baitullah
merupakan salah satu bagian dari … .

15. Thawaf yang dilakukan jamaah haji ketika baru datang ke
Makkah disebut thawaf … .

16. Pakaian ihram bagi laki-laki adalah … kain putih yang tidak
berjahit.

17. Hukum haji bagi orang yang sudah pernah berhaji adalah ….
18. Meninggalkan salah satu wajib haji, maka wajib membayar ….
19. Melempar batu/kerikil dalam ibadah haji disebut ….
20. Pakaian ihram bagi perempuan adalah menutup seluruh

tubuhnya kecuali … dan ….
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
21. Jelaskan pengertian haji menurut istilah!
22. Jelaskan perbedaan rukun dan wajib haji!
23. Dalil haji terdapat pada surat apa ? ayat berapa ?
24. Sebutkan 3 cara haji yang dilakukan kaum muslimin !
25. Sebutkan 3 macam jumrah !

102 Buku Siswa Kelas V Ml


Click to View FlipBook Version