Event The Golf Life
“Kami merupakan organisasi nirlaba, para anggotanya tidak dipungut iuran,”
Indonesian Medical Golf Club
Badan Sehat plus Silaturahmi
B
erawal dari turnamen yang mempertemukan para dokter yakni Open Medical Golf Tournament
di Bali National Golf Club pada 20
Menurut Dr. Amang, klub IMGC saat ini memiliki anggota berjumlah 340-an dokter spesialis. “Masing-masing bidang spesialis ada perkumpulan golfnya tersendiri,” ujar Dr. Amang. “Dengan IMGC ini diharapkan masing-masing perkumpulan itu bisa terorganisasi dengan baik dalam wadah IMGC.”
Keanggotaan IMGC terbagi dalam 10 wilayah. Wilayah 1: Sumatra Utara dan Aceh. Wilayah 2: Jambi, Riau, Kep. Riau. Wilayah
3: Palembang, Lampung, Sumsel, Babel. Wilayah 4: DKI Jakarta, Jabodetabek. Wilayah 5 Jawa Barat. Wilayah 6: Jawa Tengah,
Daerah Istimewa Yogyakarta. Wilayah 7: Jawa Timur, Madura. Wilayah 8: Bali. Wilayah 9: Kalimantan, Sulawesi. Wilayah 10: Papua.
IMGC dalam aktivitas golfnya bekerja sama dengan klub golf lain. Yang sudah dilakukan adalah kerja sama dengan Klub Candaan. IMGC juga berencana untuk bekerja sama dengan pihak Bank Mandiri. “Kami merupakan organisasi nirlaba, para anggotanya tidak dipungut iuran. Dengan kerja sama Bank Mandiri ini diharapkan para anggotanya memperoleh manfaat.”
Dengan klub IMGC ini Dr. Amang berharap para anggotanya dapat menjaga silaturahmi, tetap senang, sekaligus mempertahankan kesehatan tubuh. “Para dokter juga manusia yang perlu terus menjaga kesehatannya dengan olahraga,” pungkas Dr. Amang.
Agustus 2016, suatu klub golf baru secara resmi terlahir dengan nama Indonesian Medical Golf Club (IMGC). Salah seorang dokter yang membidani kelahiran organisasi nirlaba ini adalah Dr. Amang Surya Priyanto, SpOG, ahli kandungan & kebidanan Total Life Clinic Surabaya. Dan Dr. Amang pun didaulat sebagai Ketua Umum IMGC untuk masa bakti 2016 – 2021.
oktober 2016 | 49
foto: dok. medical golf club
O
S
my shot • andrew johnston • 27 • friern barnet • london
Foto oleh Dom Furore
PAHLAWAN RAKYAT MEMBAHAS MENGENAI BURGER, JANGGUT, BELUM LAGI GOLDILOCKS, ROLLERCOASTER HINGGA
ENAM TAHAPAN MABUK
bersama guy yocom
oktober 2016 | 53
kericuhan! Saat penyelenggaraan US PGA di Balstusrol, seseorang muncul dari kerumunan penonton, membuka bajunya lalu mengatakan, “Apakah Anda mau menandatangani dada saya?” Biasanya saya mendengar para wanita yang melakukan ini namun seorang pria? Saya pun menolaknya. Ia mengatakan, “Ayolah saya bertaruh $100 untuk ini.” Saya pun meminta konfirmasi. Ia kembali masuk ke kerumunan penonton, lalu kembali dengan teman nya – seorang wanita – yang juga mengatakan bahwa mereka berdua memang sedang bertaruh. Jadi saya pun menandatangani dadanya. Mengapa tidak? Di WGC-Bridgestone, seorang wanita ingin pakaiannya ditandatangani, mengacungkannya dengan sangat tinggi sehingga saya bisa melihatnya. Seorang polisi melihatnya, dan ia mengatakan, “Johnson, Anda tidak perlu menandatanganinya.” Saya pun justru menandatanganinya. Saya ini berada di surga bos, saya tandatangani apapun juga.
●●●
tangan saya kaku karena terlalu sering menuliskan “Andrew Johnston” terlalu sering. Jadi ketika seorang anak meminta tanda tangan saya maka saya hanya akan menuliskan “Beef,” dengan sebuah logo smiley di dekatnya. Sang anak pun akan melompat dan berganti dengan anak berikutnya. Bahkan orang aneh pun sekalipun akan melihat
smiley face tersebut dan melambaikannya di udara dan tertawa. Ada sebuah hal menarik mengenai smiley face, sembilan dari sepuluh orang yang melihatnya juga akan tersenyum. ●●●
nama julukan muncul ketika saya berusia 12 tahun dan berjalan di hole 11 di Nirth Middlesex Golf Club, yang masih merupakan home club saya hingga kini. Seorang rekan, Mark Kinsella, berjalan di hole 18 melihat saya dari kejauhan dan berteriak, “Lihat diri kami. Sepertinya kamu memiliki steak di kepala kamu. Sedikit daging. Kamu dibilang beefhead.” Ketika saya sampai, akhirnya di perpendek menjadi Beef.
●●●
julukan lainnya yang bagus: Big Gravy untuk Colt Knost. Saya bingung kenapa bisa demikian namanya?
●●●
saya menyukai jenggot dan sudah membiarkannya selama saya dewasa ini, namun ada hari dimana jenggot saya harus dipotong. Pacar saya seringkali mengingatkan remah makanan yang seringkali tersangkut, bergantung di sana sini. Saya suka paranoid memakan sesuatu dan bekasnya menghantui saya. Kami menuju Wing Fest di minggu berikutnya, dan saya khawatir wajah saya akan menjadi oranye ketika kita pergi. Takut hal ini bukan cara untuk menjalani hidup Anda.
●●●
suatu saat saya pergi untuk minum- minum, saya memutuskan untuk membuat tato. Di tempat tato saya meminta menuliskan “Beef Head” kepada senimannya, dan yang terjadi berikutnya nama tersebut sudah ada di bahu saya. Kemudian saya berpikir untuk menghapusnya, teman saya mengatakan, “Apa kamu gila? Biarkan saja, selalu, itu adalah diri kamu sendiri. “Saya tidak malu untuk menunjukkannya. Mau lihat tidak?
●●●
saya harus belajar mengatur diri sendiri. Di awal minggu penyelenggaraan US PGA,. Wall Street Journal membawa saya untuk berkeliling menikmati hamburger terbaik di New York. Bertanya kepada saya untuk memeringkatkan mereka. Yang pertama, The Corner Bistro, saya sampai ngiler. Yang kedua, di sebuah tempat yang bernama The Spotted Pig, saya makan sampai habis, burgernya besar-besar dan saya benar- benar kenyang. Yang ketiga dan yang terakhir adalah Minetta Tavern. Saya makan setengah dan benar-benar kenyang sehingga saya tidak bisa bergerak. Saya benar-benar harus berbaring. Manager saya, Shaun Reddin, mengingatkan saya bahwa kita akan menuju Arby, dimana saya harus makan kembali karena saya sudah menandatangani kontrak degan mereka. Ketika kita sampai di sana, mereka memberikan sebuah sandwich yang sangat besar di depan saya. Saya melihat hal tersebut sudah seperti tertinggal lima pukulan dengan sisa enam hole. Saya makan setengahnya saja dan maksimal sampai disitu karena memang sangat lezat. Malam itu saya tidak bisa tidur.
●●●
saya menjadi pemain pro baru di tahun 2010 DAN bermain di sirkuit lokal. Saya masih tinggal dengan ibu saya, dan sama-sekali tidak membuat kemajuan dalam menghasilkan uang. Suatu hari saya melihat sebuah iklan pekerjaan di London. Jenis pekerjaanya tidak jelas di iklan tersebut, berkaitan dengan konsultan lah. Saya waktu itu benar-benar tidak punya uang dan sangat ingin melakukan wawancara pekerjaan. Ketika saya sedang minum teh di Starbuck sore tersebut, mereka memanggil saya dan meminta saya untuk kerja pada minggu tersebut “untuk training dan pengalaman.” Pada saat itu, ada suara dalam hati saya untuk melakukan apa yang saya sukai dan cintai, yang mana adalah bermain golf. Saya berujar kepada wanita tersebut. “Terimakasih dan saya menutup teleponnya.” Dan pelan-pelan semua berubah bukan? Jika saja saya tetap di telepon itu satu menit lebih lama maka mungkin saja karir profesional saya akan berakhir di situ.
●●●
54 | oktober 2016
terbangun Louise meneriakkan nama saya untuk mencoba membangunkan saya. Bagaimana hal itu bisa terjadi di puncak sebuah mimpi panjang yang dengan seorang yang meneriakkan nama saya di dunia nyata? Aneh.
●●●
durban, afrika selatan 2014, teman saya, Jason Mitchel dan lainnya sedang nongkrong di sebuah pantai yang indah. Saya menuju laut untuk berenang dan tidak bisa melewati lima yard dari garis pinggir pantai karena sebuah ombak besar mendorong saya dari laut. Untungnya saya bisa mendapatkan ombak dan kembali ke pantai, Jason membiarkan ombak tersebut membawanya ke laut. 10 menit berlalu, kita saling melambaikan tangan. Ia kembali melambaikan tangan – semuanya tidak masalah. Setelah 10 menit, kita kembali saling melambaikan tangan. Namun salah satu rekan kami berenang untuk memastikan bahwa Jason tidak apa-apa. Kini mereka berdua berada di luaran sana, dan setelah 30 menit. Jelas mereka kesukaran untuk mencapai pantai bahkan ketika mereka berenang ke samping sekalipun. Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah 45 menit di lautan mereka pun bisa kembali. Jason sangat kelelahan sehingga ia tidak bisa berdiri dan berbicara. Namun setelah ia menjejakkan kakinya di pasir dan saya tahu bahwa ia selamat setelah mengalami sesuatu mengenai kondisi tersebut – mungkin melihat dirinya menjadi rendah hati setelah - membuat saya tertawa lucu. Saya mulai tertawa dan tidak bisa berhenti, yang membuat Jason kesal. Bahkan ketika saya dan Jason bertemu di pub, saya selalu tertawa ngakak mengingat hal tersebut. Jason hanya bisa cemberut dan melihat birnya.
●●●
saya mendapatkan kesempatan bersaing di Open tahun ini di hari Sabtu di Troon – mencoba meraih tempat ketiga – lalu ketika saya menghasilkan chip in birdie di hole 13. Para penonton langsung mendukung saya, dan berteriak kegirangan benar-benar kesenangan. Saya pun merayakan, benar-benar senang, ketika saya melihat ke penonton. Lalu saya melihat ada ibu saya dan ia menangis terbawa suasana dengan yang ada. Ia menangis karena bahagia dan bangga, yang jelas, saya langsung terlintas berbagai hal yang ibu dan ayah saya alami untuk membuat saya bisa sampai di sini. Kita para Johnson adalah orang-orang biasa – ibu saya merupakan penjaga kafetaria, lalu ayah saya yang meninggal beberapa tahun lalu merupakan pengemudi bis dan bekerja di sebuah perusahaan pemotongan kayu. Kedua orang tua saya dan kakak tertua saya senantiasa mendukung saya. Lalu ketika saya melihat ibu saya menangis, saya harus membuat muka, jika tidak maka saya akan menangis juga, karena saya masih ada permainan yang harus dilakukan.
●●●
LALU ADA KEPONAKAN SAYA, Summer, ia berusia 5 tahun dan seperti adik perempuan saya, sangat percaya diri dan memiliki suara yang besar. Ia berada di kerumunan penonton
dan meneriakkan , “Beef to the rescue!” seperti saya seorang pahlawan, mungkin pada saat itu saya sepert itu. Anak-anak merupakan keajaiban tersendiri. Untuk bersenang-senang, tidak ada yang mengalahkan pengalaman menceritakan Goldilock dan the Three Bears dengan menirukan suara yang ada. Saya pun menjadi anak-anak.
mengatakan bahwa saya bisa menghaslkan
$400 dengan bermain basket.
●●●
jika saya dr. frankenstein yang bertujuan membangun pegolf sempurna, maka saya akan gunakan tangan Seve Ballesteros, saya akan menyatukannya dengan lengan Ernie Els. Kemudian saya masukkan pinggang dan perut Tiger Woods, dan mungkin juga otaknya. Terakhir saya akan memberikannya ‘jiwa Jack Nicklaus’ Ciptaan saya akan menjuarai segala hal. ●●●
JENIS PEGOLF YANG saya senang untuk ajak nongkrong adalah orang yang bisa menghabiskan semalaman di bar dan bisa ngobrol mulai dari “Caddyshack” atau yang lebih baik lagi, film terbaik, “Step Brothers.” Seringkali saya mengatakan kepada rekan-rekan dengan suara Will Ferrel, “Saya ingat bir pertama saya.”
●●●
tahapan mabuk adalah sebagai berikut. Pertama, bersantai dan bersosialisasi – bayangkan, orang normal berada di bar pada pukul 6 sore. Tahap kedua ayo kita minum lebih banyak. Inilah dimana
rekan-rekan Anda sudah stabil dan dipercaya dan Anda ingin bersenang-senang. Yang ketiga. Mau ke mana lagi setelah ini? Itulah misteri ketika malam memanggil. Keempat, maksimal. Pesta penuh, bahkan ketika Anda sedang tidak perayaan apapun. Kelima: Pria Pemabuk. Anda akan mulai dengan kalimat, “saya benar-benar serius.” Dan ini bisa menjadi berita b uruk. Keenam, yang terakhir dan terburuk, adalah Perjalanan pulang. Anda lelah, merasakan penyesalan dan ingin tidur.
●●●
jika anda selamat dari perjalanan pulang maka masih ada keesokan harinya yang perlu dijalani. Untuk mengobati rasa mabuk, pertama buka jendela dan hidup udara segar. Minum yang segar dan bergula. Lalu makan. Pizza dingin atau sandwich bacon merupakan hal ideal, namun jika mereka tidak tersedia, cari makanan apa saja. Lalu du advil dan air yang sangat banyak.
●●●
jika anda bertanya ke pacar saya mengenai saya, ia akan langsung mengatakannya bahwa saya selalu meninggalkan remah-remah di lantai. Kaus kaki terutama. Ia mungkin akan menyebutkan saya cenderung meninggalkan sebuah teh yang tidak habis atau sedikit makanan sebelum kita meninggalkan kota dan semuanya akhirnya membusuk.
●●●
seberapa lama beefmania bertahan? Saat US PGA berlangsung, saya mengirimkan sms ke teman-teman di Inggris, saya mengatakan kepada dirinya bagaimana semua kegilaan ini bisa terjadi.? Ia membalas dengan ikon senyum, tertawa, seakan mengatakan, siapa yang tahu? Yang saya tahu adalah, saya menerima apa adanya. Cintai saya maka saya berjanji akan mencintai Anda.
●●●
acara televisi yang terbaik: “Family Guy,” “The Simpsons,” dan “South Park” “Mereka semuanya animasi dan sangat cerdas karena mereka bisa melewati berbagai
batasan politis. Dunia menjadi
marah karenanya? Cara para
guru mengatakan “chalkboard”
bukannya “blackboard”
hal seperti itu. Ketika saya
melihat “Family Guy” saya
tertawa setengah mati karena
ada kenyataan di dalamnya.
Sangat sedih jika untuk menertawakan diri sendiri kita
harus melakukannya dengan
menonton kartun.
●●●
saya lahir tahun 1989 dan
Tiger baru saja mendominasi
golf di tahun 1997, jadi anda
bisa bayangkan dampaknya
terhadap setiap anak di generasi saya. Namun saya memiliki pahlawan lainnya: Chi Chi Rodriguez. Melihat film dirinya melakukan tarian pedangnya, menghibur orang dan sangat nyaman dengan dirinya sendiri, saya pikir ia merupakan orang yang luar biasa. Cara mengayun dengan ayunan gayanya sendiri. Dan selalu mengejutkan orang lain jika saya mengatakan bahwa Chi Chi merupakan orang yang paling ingin saya temui.
●●●
dan juga mengejutkan orang lain untuk tahu bahwa saya bermain di grup tepat di depan Phil dan Henrik saat di Troon. Saya belum pernah bermain bersama dengan mereka. Begitu pula dengan Jordan Spieth, Rickie Fowler, Rory McIlroy, Dustin Johnson atau pemain top lainnya. Saya lebih sering bermain di Amerika dan beberapa kali sebagai pro. Namun saya belum pernah bermain dengan partai bintang, namun saya berharap bisa melakukannya dengan cepat.
●●●
rumah yang kami sewa saat penyelenggaraan US PGA memiliki sebuah lapangan basket. Bola basket bukan merupakan olahraga yang popular di Inggris, dan saya pikir saya tidak terlalu memainkannya terlalu banyak saat saya tumbuh, namun apapun yang berkaitan dengan bola maka saya bisa melakukannya dengan baik. Bola saya berada di tengah lapangan ketika ada orang yang saya tidak kenal mengatakan, “satu tembakan untuk $100 dan saya akan memberikan voor 5 banding 1.” Saya menerima, mengambil bola dan melemparnya langsung masuk. Ia membayar dan mengatakan “ingin taruhan yang sama? Anda harus memberikan kesempatan untuk orang lain untuk mendapatkan uangnya kembali, jadi saya memberikan uangnya, namun saya bisa
‘DUNIA
SUDAH GILA... RASANYA SEDIH JIKA HARUS MENONTON KARTUN UNTUK MENDAPATKAN PELAJARAN.’
56 | oktober 2016
terbangun Louise meneriakkan nama saya untuk mencoba membangunkan saya. Bagaimana hal itu bisa terjadi di puncak sebuah mimpi panjang yang dengan seorang yang meneriakkan nama saya di dunia nyata? Aneh.
●●●
durban, afrika selatan 2014, teman saya, Jason Mitchel dan lainnya sedang nongkrong di sebuah pantai yang indah. Saya menuju laut untuk berenang dan tidak bisa melewati lima yard dari garis pinggir pantai karena sebuah ombak besar mendorong saya dari laut. Untungnya saya bisa mendapatkan ombak dan kembali ke pantai, Jason membiarkan ombak tersebut membawanya ke laut. 10 menit berlalu, kita saling melambaikan tangan. Ia kembali melambaikan tangan – semuanya tidak masalah. Setelah 10 menit, kita kembali saling melambaikan tangan. Namun salah satu rekan kami berenang untuk memastikan bahwa Jason tidak apa-apa. Kini mereka berdua berada di luaran sana, dan setelah 30 menit. Jelas mereka kesukaran untuk mencapai pantai bahkan ketika mereka berenang ke samping sekalipun. Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah 45 menit di lautan mereka pun bisa kembali. Jason sangat kelelahan sehingga ia tidak bisa berdiri dan berbicara. Namun setelah ia menjejakkan kakinya di pasir dan saya tahu bahwa ia selamat setelah mengalami sesuatu mengenai kondisi tersebut – mungkin melihat dirinya menjadi rendah hati setelah - membuat saya tertawa lucu. Saya mulai tertawa dan tidak bisa berhenti, yang membuat Jason kesal. Bahkan ketika saya dan Jason bertemu di pub, saya selalu tertawa ngakak mengingat hal tersebut. Jason hanya bisa cemberut dan melihat birnya.
●●●
saya mendapatkan kesempatan bersaing di Open tahun ini di hari Sabtu di Troon – mencoba meraih tempat ketiga – lalu ketika saya menghasilkan chip in birdie di hole 13. Para penonton langsung mendukung saya, dan berteriak kegirangan benar-benar kesenangan. Saya pun merayakan, benar-benar senang, ketika saya melihat ke penonton. Lalu saya melihat ada ibu saya dan ia menangis terbawa suasana dengan yang ada. Ia menangis karena bahagia dan bangga, yang jelas, saya langsung terlintas berbagai hal yang ibu dan ayah saya alami untuk membuat saya bisa sampai di sini. Kita para Johnson adalah orang-orang biasa – ibu saya merupakan penjaga kafetaria, lalu ayah saya yang meninggal beberapa tahun lalu merupakan pengemudi bis dan bekerja di sebuah perusahaan pemotongan kayu. Kedua orang tua saya dan kakak tertua saya senantiasa mendukung saya. Lalu ketika saya melihat ibu saya menangis, saya harus membuat muka, jika tidak maka saya akan menangis juga, karena saya masih ada permainan yang harus dilakukan.
●●●
LALU ADA KEPONAKAN SAYA, Summer, ia berusia 5 tahun dan seperti adik perempuan saya, sangat percaya diri dan memiliki suara yang besar. Ia berada di kerumunan penonton
dan meneriakkan , “Beef to the rescue!” seperti saya seorang pahlawan, mungkin pada saat itu saya sepert itu. Anak-anak merupakan keajaiban tersendiri. Untuk bersenang-senang, tidak ada yang mengalahkan pengalaman menceritakan Goldilock dan the Three Bears dengan menirukan suara yang ada. Saya pun menjadi anak-anak.
mengatakan bahwa saya bisa menghaslkan
$400 dengan bermain basket.
●●●
jika saya dr. frankenstein yang bertujuan membangun pegolf sempurna, maka saya akan gunakan tangan Seve Ballesteros, saya akan menyatukannya dengan lengan Ernie Els. Kemudian saya masukkan pinggang dan perut Tiger Woods, dan mungkin juga otaknya. Terakhir saya akan memberikannya ‘jiwa Jack Nicklaus’ Ciptaan saya akan menjuarai segala hal. ●●●
JENIS PEGOLF YANG saya senang untuk ajak nongkrong adalah orang yang bisa menghabiskan semalaman di bar dan bisa ngobrol mulai dari “Caddyshack” atau yang lebih baik lagi, film terbaik, “Step Brothers.” Seringkali saya mengatakan kepada rekan-rekan dengan suara Will Ferrel, “Saya ingat bir pertama saya.”
●●●
tahapan mabuk adalah sebagai berikut. Pertama, bersantai dan bersosialisasi – bayangkan, orang normal berada di bar pada pukul 6 sore. Tahap kedua ayo kita minum lebih banyak. Inilah dimana
rekan-rekan Anda sudah stabil dan dipercaya dan Anda ingin bersenang-senang. Yang ketiga. Mau ke mana lagi setelah ini? Itulah misteri ketika malam memanggil. Keempat, maksimal. Pesta penuh, bahkan ketika Anda sedang tidak perayaan apapun. Kelima: Pria Pemabuk. Anda akan mulai dengan kalimat, “saya benar-benar serius.” Dan ini bisa menjadi berita b uruk. Keenam, yang terakhir dan terburuk, adalah Perjalanan pulang. Anda lelah, merasakan penyesalan dan ingin tidur.
●●●
jika anda selamat dari perjalanan pulang maka masih ada keesokan harinya yang perlu dijalani. Untuk mengobati rasa mabuk, pertama buka jendela dan hidup udara segar. Minum yang segar dan bergula. Lalu makan. Pizza dingin atau sandwich bacon merupakan hal ideal, namun jika mereka tidak tersedia, cari makanan apa saja. Lalu du advil dan air yang sangat banyak.
●●●
jika anda bertanya ke pacar saya mengenai saya, ia akan langsung mengatakannya bahwa saya selalu meninggalkan remah-remah di lantai. Kaus kaki terutama. Ia mungkin akan menyebutkan saya cenderung meninggalkan sebuah teh yang tidak habis atau sedikit makanan sebelum kita meninggalkan kota dan semuanya akhirnya membusuk.
●●●
seberapa lama beefmania bertahan? Saat US PGA berlangsung, saya mengirimkan sms ke teman-teman di Inggris, saya mengatakan kepada dirinya bagaimana semua kegilaan ini bisa terjadi.? Ia membalas dengan ikon senyum, tertawa, seakan mengatakan, siapa yang tahu? Yang saya tahu adalah, saya menerima apa adanya. Cintai saya maka saya berjanji akan mencintai Anda.
●●●
acara televisi yang terbaik: “Family Guy,” “The Simpsons,” dan “South Park” “Mereka semuanya animasi dan sangat cerdas karena mereka bisa melewati berbagai
batasan politis. Dunia menjadi
marah karenanya? Cara para
guru mengatakan “chalkboard”
bukannya “blackboard”
hal seperti itu. Ketika saya
melihat “Family Guy” saya
tertawa setengah mati karena
ada kenyataan di dalamnya.
Sangat sedih jika untuk menertawakan diri sendiri kita
harus melakukannya dengan
menonton kartun.
●●●
saya lahir tahun 1989 dan
Tiger baru saja mendominasi
golf di tahun 1997, jadi anda
bisa bayangkan dampaknya
terhadap setiap anak di generasi saya. Namun saya memiliki pahlawan lainnya: Chi Chi Rodriguez. Melihat film dirinya melakukan tarian pedangnya, menghibur orang dan sangat nyaman dengan dirinya sendiri, saya pikir ia merupakan orang yang luar biasa. Cara mengayun dengan ayunan gayanya sendiri. Dan selalu mengejutkan orang lain jika saya mengatakan bahwa Chi Chi merupakan orang yang paling ingin saya temui.
●●●
dan juga mengejutkan orang lain untuk tahu bahwa saya bermain di grup tepat di depan Phil dan Henrik saat di Troon. Saya belum pernah bermain bersama dengan mereka. Begitu pula dengan Jordan Spieth, Rickie Fowler, Rory McIlroy, Dustin Johnson atau pemain top lainnya. Saya lebih sering bermain di Amerika dan beberapa kali sebagai pro. Namun saya belum pernah bermain dengan partai bintang, namun saya berharap bisa melakukannya dengan cepat.
●●●
rumah yang kami sewa saat penyelenggaraan US PGA memiliki sebuah lapangan basket. Bola basket bukan merupakan olahraga yang popular di Inggris, dan saya pikir saya tidak terlalu memainkannya terlalu banyak saat saya tumbuh, namun apapun yang berkaitan dengan bola maka saya bisa melakukannya dengan baik. Bola saya berada di tengah lapangan ketika ada orang yang saya tidak kenal mengatakan, “satu tembakan untuk $100 dan saya akan memberikan voor 5 banding 1.” Saya menerima, mengambil bola dan melemparnya langsung masuk. Ia membayar dan mengatakan “ingin taruhan yang sama? Anda harus memberikan kesempatan untuk orang lain untuk mendapatkan uangnya kembali, jadi saya memberikan uangnya, namun saya bisa
‘DUNIA
SUDAH GILA... RASANYA SEDIH JIKA HARUS MENONTON KARTUN UNTUK MENDAPATKAN PELAJARAN.’
56 | oktober 2016
Padang Golf Sukajadi Batam, Indonesia
INDONESIA MID AMATEUR
Open Golf Championship 2016 25 - 27 October 2016
percayakan
tangan ini telah mendapatkannya Richard Trotter, murid kami yang bermain di mini- tur, menunjukkan bagaimana tangan kiri memandu ayunan.
pada tangan
58 | oktober 2016
ayunan anda
Golf menjadi sangat
sukar karena cara
pengajarannya.
Berikut cara untuk
membuatnya
menjadi mudah
oleh bob toski & gary battersby
P
ARA PEMAIN BARU yang belajar golf seringkali mendapatkan persepsi berbeda
penelitian terhadap bagaimana otak bekerja tidak mendukung prinsip-prinsip tersebut. Tangan lah yang merupakan bagian tubuh manusia yang paling berevolusi dan sensitif, bagian yang berkomunikasi dengan efektif terhadap otak, Dan sudah seharusnya mereka berada di tangan dan di depan setiap gerakan olahraga. Metode pengajaran modern juga menyatakan bahwa gerakan sadar dari tangan akan menghasilkan gerakan yang tidak stabil untuk dikontrol dalam kondisi penuh tekanan. Karena hal ini banyak pemain yang berusaha untuk menghilangkan kondisi sadar dari gerakan tangan. Perhatian yang kecil adalah bahwa tangan terdiri dari otot-otot kecil dan sendi serta memiliki terlalu banyak variasi yang dapat diandalkan seorang pemain untuk bisa dapat memukul bola dengan baik. Pemikiran ini sangat salah, dan lagi, penelitian terhadap otak membuktikannya. Sebagai salah satu bagian tubuh paling canggih, tangan sangat mampu melakukan gerakan mendetil. Jadi daripada menghilangkan gerakan tangan dari ayunan, kita harus melatih mereka untuk bergerak secara benar. Konsentrasi terhadap fungsi tangan saat ayunan akan membawa hasil intuitif dan pukulan yang lebih baik ketika berada dalam tekanan. Para pemain yang melakukan ini lebih banyak akan bisa menyatu dengan klab mereka, terutama saat impact dan bisa menghasilkan prestasi dalam tingkatan yang lebih tinggi secara konsisten.
—bersama roger schiffman
saat mereka diperkenalkan kepada metode ayunan modern. Mereka menganggap bahwa golf merupakan rangkaian dari beberapa posisi yang menyiksa dan tidak alami. Bahkan para pemain lama pun mengalami masalah ini. Tidak peduli tingkatan mereka, banyak pemain yang menjadi kebingungan dan menemukan bahwa perbaikan akan membutuhkan waktu yang lama. Seringkali terlalu lama membuat mereka berhenti memainkan permainan ini. Dalam tim kami, Gary telah menghabiskan ribuan jam untuk mempelajari bagaimana cara otak bekerja dalam sebuah gerakan olahraga. Otak tidak melihat dan mengatur tubuh ke dalam beberapa bagian namun lebih kepada satu kesatuan. Sekali ada tujuan untuk memukul sebuah benda, katakan bola golf, otak menciptakan model gerakan sebelum otak menyuruh otot untuk bergerak. Saat pemain memvisualisasikan ayunan, otak telah menyiapkan seluruh tubuhnya untuk mendukung gerakan tangan. Bob bisa digambarkan sebagai “old- fashioned” dalam metodenya. Ia telah dikritik karena tidak mendukung prinsip bahwa harusnya seorang pemain yang mengontrol ayunan – dan klab – menggunakan otot-otot besar tubuh dan sendi-sendinya: bahu, punggung, pinggul. Namun
yang tepat
Foto oleh Dom Furore
pengetahuan di balik ayunan yPang dikontrol tangan
ara penggemar penelitian neurosains mengindikasikan bahwa tangan yang sensitif dan terlatih merupakan
jantung dari ayunan. Gerakan tangan dalam golf adalah sebuah gerakan motorik yang terlatih untuk melakukan tulisan, memainkan instrumen musik dan gerakan dalam setiap olahraga yang melibatkan tongkat dan bola. Namun ketika kita berbicara mengenai kontrol tangan, kita tidak akan melibatkan gerakan bagian tubuh lainnya. Saat kami berlatih dengan para pemain, otak menunjukkan kemampuan luar biasanya untuk mengorganisasi gerakan di otot-otot besar dan sendi. Otak bergerak menyelaraskan seluruh gerakan melewati tangan. Penelitian lebih mendalam menemukan dua properti dari otak dan sistem saraf bahwa yang diandalkan tubuh untuk membangun serta mengontrol gerakan: plastisitas dan proprioseptif. Plastisitas merupakan konsep dimana otak Anda bukan merupakan perangkat keras – fleksibel. Otak Anda bisa berubah dengan sendirinya. Otak Anda tidak harus tunduk kepada genetic Anda juga. Hal ini bagus bagi para pemain yang ingin meningkatkan kemampuan ayunan mereka. Proprioseptif merupakan properti dari sistem saraf yang memberikan masukan kembali kepada otak dari otot tubuh untuk menggambarkan posisi tubuh seseorang relatif terhadap ruang. Seseorang tidak bisa memperbaiki kemampuannya tanpa proprioseptif. Jika tidak tidak memiliki proprioseptif maka kita harus melihat posisi kaki dimana kita melangkah. Karena sebagian besar ayunan terjadi dalam pandangan seorang pemain, ia masih membutuhkan tingkat proprioseptif yang sangat tinggi untuk mengayun klab dalam pola yang benar. Tangan memiliki andil motorik paling besar untuk memberikan masukan kepada otak, dan juga karena mereka satu-satunya bagian tubuh yang terhubung dengan klab golf, mereka akan memberikan kesempatan paling bagus untuk merasakan gerakannya. Memaksimalkan feel dan koordinasi otak terhadap tubuh meningkatkan kontrol pemain terhadap ayunan dan pukulan yang dihasilkan.
bagaimana mempercepat pLembelajaran anda
ingkungan dan apa yang Anda lakukan di dalamnya memainkan peranan besar terhadap kehidupan Anda. Hal
yang sama terjadi dalam permainan golf Anda.
rasakan kekuatan; jangan paksakan rasa. fokus pada momentum ayunan klab.
Hal ini terjadi karena setiap pola baru akan direkam oleh otak Anda dan pola yang lebih kuat akan dibangun melalui pengulangan. Jika Anda mengubah bagaimana Anda menggenggam klab dan mengontrol golf klab, dan jika Anda berlatih dengan tujuan serta pengulangan yang akurat maka Anda akan meningkat. Sebuah lesson golf hanya sebatas untuk memberikan feel terhadap pola ayunan Anda dengan benar. Untuk meningkatkan feel Anda melalui proprioseptif dan mengubah apa yang biasa diandalkan oleh otak untuk memukul bola, coba untuk menutup kedua mata dan mulai merasa tangan Anda bergerak di klab dan bagaimana pola mereka mengarahkan hingga terjadinya sebuah gerakan. Anda akan terkejut bahwa Anda masih bisa melakukan dengan baik. Anda akan merasa di tingkatan yang lebih tinggi. Kedua tangan Anda – bagian tubuh yang paling sensitif – akan berkomunikasi dengan otak Anda seperti mereka bisa berbicara. Konsep plastisitas dari otak ini akan mendorong para pemain untuk melakukan permainan ini – di usia berapa pun. Dan inilah alasan mengapa kita tidak pernah mengambil kesimpulan terlalu dini mengenai potensi seorang murid. Murid yang lama yang mengambil pola ini seringkali bermain lebih baik dari pada 20 hingga 30 tahun yang lalu. Mereka mengalami konsep plastisitas saat berlatih dengan sisi proprioseptif yang sudah diperbaiki. Namun ada balasannya: Anda harus belajar dimana Anda memiliki kesadaran penuh dan konsisten. Jika tangan Anda aktif dan berada dalam kuasa Anda akan bisa bermain dengan baik dan anda bisa menjadi lebih percaya diri
dengan apa yang Anda lakukan.
Satu konsep besar lagi di sini. Ritme,
pola sinkronisasi gerakan, juga merupakan bagian yang kritis, terutama dalam ayunan golf. Dalam ayunan modern, ritme seringkali disingkirkan dan digantikan oleh penekanan terhadap posisi tubuh dan klab. Para pemain yang belajar untuk menanti melepaskan energi dalam ayunan melalui pergerakan tangan yang baik akan menikmati kontrol dan tenaga seumur hidup.
mKembuat tangan anda bekerja
ita percaya hal yang sederhana. Kita mengatakan satu kalimat untuk menggambarkan metode kami: “Jika
klabnya oke maka ayunannya oke!” Jika lengan dan tangan Anda bergerak secara benar maka ayunan Anda akan efektif karena face klab akan sesuai dengan tangan. Ini merupakan konsep yang sederhana bagi setiap masalah yang terjadi dalam ayunan. Para pemain dewasa ini berlatih tanpa rencana mereka tidak punya rencana untuk memperbaiki diri mereka sendiri. Sebagai contoh menghasilkan kontrol ayunan bukan berarti Anda langsung melakukan gerakan ayunan penuh kencang dengan menggunakan driver, yang bisa kita lihat oleh para pemain di driving range. Di kecepatan tinggi otak hanya akan bekerja dengan apa yang sudah ia ketahui, jadi tidak ada perubahan atau perkembangan yang masuk. Pola latihan ceroboh ini justru akan menambah masalah yang Anda miliki.
Ingat kalimat ini: sebuah sentuhan kecil lebih berarti daripada otot yang banyak. Membangun kontrol terhadap klab dimulai
60 | oktober 2016
beberapa fundamental
Latih tangan utama Anda – lebih banyak
Kita senang dengan pendapat dari Bobby Jones ini: “Tangan membentuk jaringan yang
membuat tubuh seorang pemain sadar dan peka terhadap energi yang disalurkan ke klab.” Atau seperti kata kita, tangan yang mengambil alih, mengambil alih kontrol klab. Dan tangan kiri merupakan pemimpin.
Mulai dengan genggaman di jari-jemari dan telapak tangan kiri, dengan jempol tangan kiri berada di atas grip (kiri).
Saat Anda mengayun, biarkan face klab berotasi terbuka ke belakang, dengan toe klab menghadap ke atas. Saat melewati impact, bayangkan buku-buku jari tangan kiri menghadap ke bawah (bawah, kanan) Itulah rasa dari menurunkan loft serta mengsquarekan face. Lihat foto lainnya yang ada di halaman pertama: Richard melakukannya dengan sangat baik di sini. Ingat, tangan utama merupakan direktur, dan lainnya mengikuti apa yang dilakukannya.
bob toski, yang berusia 90 tahun 18 September lalu, telah menjadi salah satu pelatih golf terkemuka sejak tahun 1960-an.
gary battersby, rekanan pelatih, telah mempelajari neurosains di golf selama 20 tahun. Berikut mereka memegang homunculus (“little man”) sebuah model yang menggambarkan pandangan otak terhadap tangan dibandingkan tubuh secara keseluruhan.
dengan ayunan sederhana di sekitar green. Anda harus merangkak sebelum bisa berjalan lalu berlari. Mulai dari ayunan kecil akan membantu Anda merasakan momentum dari klab. Belajar untuk mengasosiasikan ayunan dengan gerakan dan fleksibilitas yang sederhana, sebuah ayunan ke belakang dan ke depan. Mulai dengan grip yang seimbang, klab berada di jari-jari dan tekanan yang tidak terlalu kencang. Dan untuk pikiran secara keseluruhan, kontrol gerakan dengan tangan kiri sebagai tangan utama: otak akan mengalokasikan perintang kepada tangan pendukung ke tangan utama untuk melakukan gerakan. Di ayunan yang lebih pendek, perhatikan rotasi dari face klab saat mengayun ke belakang dan ke depan, dan bagaimana momentum dari pergerakan pergelangan tangan yang terbuka dan tertutup. Anda akan belajar ritme serta membangun kepekaan dari tangan dan face klab selama ayunan. Pelatihan modern menyukai pendekatan pergelangan tangan yang kaku saat short-game namun hal itu hanya akan mempersukar membangun feel. Feel the force; don’t force the feel. Fokus pada momentum dari ayunan klab, terutama di awal-awal ayunan. Ketika Anda kembali memukul driver maka tangan Anda akan membawa pengetahuan ini.
MSENGHILANGKAN MITOS OTOT BESAR
ukar untuk dimengerti mengapa permainan ini menjauh dari feel dan pembelajaran secara sensor. Dalam
turnamen golf 40 tahun yang lalu, Anda akan jarang melihat seorang pemain yang menghasilkan pukulan meleset hingga 50 yard ke samping. Hal ini sekarang terjadi setiap minggunya. Terlepas dari urusan psikologi, kehilangan kontrol di tengah tekanan jelas- jelas merupakan hubungan yang nyata bahwa para pemain ini telah menghilangkan kontrol dan memindahkan feel ke sistem otot yang lebih besar. Jika Anda mendengarkan
satu ons sentuhan setara dengan satu ton otot. kontrol pada pukulan pendek.
pendapat dari komentator televisi, Anda akan mendengar pendapat mereka juga, yang telah menyukai metode modern. Sebagai contoh, mereka senantiasa membahas mengenai ayunan penuh, menghindari ayunan setengah. Para pemain dan pelatih modern mengatakan bahwa hal ini aman. Para pemain modern masa kini cenderung melakukan lay-up menuju green agar bisa melakukan ayunan wedge penuh daripada ayunan tiga perempat. Mereka telah dicuci otaknya untuk percaya bahwa selain ayunan penuh maka mereka harus bergantung terhadap tangan. Para pemain dunia di masa lalu bisa melambungkan 8 iron atau menghajar 9-iron mereka dan bahkan merendahkan pukulan 6 iron mereka saat melawan angin. Punch shot yang masih sukses dari zaman purbakala hingga sekarang. Jika Anda ingin meningkatkan dan memperbaiki permainan Anda maka coba untuk lebih kreatif dan intuitif. Hindari ayunan yang membuat Anda menjadi sosok robotik. Golf yang baik adalah berusaha untuk mengandalkan sentuhan tangan untuk impact. Lalu sudut, loft, spin dan energi ke bola agar bisa melewati klab dank e tangan. Anda akan berkembang lebih cepat dan menikmati permainan ini juga di tingkatan yang Anda pikir tidak bisa sebelumnya.
oktober 2016 | 61
AHLI
INILAH ALASAN
MENGAPA SAYA MEMIMPIN KATEGORI SAND SAVES
DI LPGA TOUR
oleh jenny shin
62 | oktober 2016
▶ Jika Anda seperti kebanyakan pemain amatir yang sering saya lihat, maka Anda terlalu banyak mengambil pasir saat melakukan pukulan dari bunker sisi green. Banyak yang mengatakan bahwa Anda harus memukul mengenai pasir terlebih dahulu, namun sebagian besar pemain justru melakukannya secara berlebihan –berujung bola yang masih
berada di bunker. Saya melakukan pukulan ini secara berbeda-beda. Filosofi saya adalah, Anda tidak perlu pasir terlalu banyak untuk mengeluarkan bola dari pasir. Anda bisa mengontrol pukulan lebih baik jika Anda mengambil pasir yang lebih sedikit. Mungkin Anda pernah melakukan hal ini dengan tidak di sengaja lalu membuat bola keluar dengan spin lalu langsung berhenti di pin. Mengambil pasir terlalu banyak seringkali membuat bola bergulir terlalu banyak dan sangat sukar untuk di kontrol. Coba untuk melakukan teknik saya, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan saat set-up. Buat posisi stance yang lebih lebar
dari biasa lalu benamkan kaki Anda sedikit untuk menghasilkan kestabilan dengan alokasi berat tubuh sekitar 50/50. Untuk menemukan posisi tubuh yang
seimbang, tutup mata Anda lalu pindahkan berat tubuh sedikit ke kiri dan kanan hingga terasa alami Mainkan bola di depan dari titik tengah tubuh Anda, buka face klab dengan cara merotasikannya ke kanan. Lalu turunkan tangan Anda sedikit, menjauh dari target. Ketika Anda menggeser tangan
ke belakang , face yang terbuka ke sisi kanan, akan menjadi square kembali saat ke target. Lakukan saja, lalu lakukan ayunan dengan menggunakan lengan sembari mempertahankan sudut di pergelangan tangan yang telah Anda siapkan saat adres. Pastikan Anda memutar tubuh bagian bawah juga. Tujuan Anda adalah menahan face klab terbuka selama backswing jadi pertahankan
sudut pergelangan tangan Anda. Saat mengayun ke bawah, jangan berpikir mengenai memukul dua inci di belakang bola – itu sudah terlalu banyak pasir dan terlalu tidak bisa diperkirakan. Lebih baik, fokus untuk membiarkan bagian terbawah bounce dari klab menyelip di pasir. Anda ingin
klab kepala klab jatuh di tepat di bawah bola bukan di belakangnya. Terakhir, teruskan ayunan melewati pasir. Banyak orang yang lupa melakukan follow-through membuat mereka menghentikan ayunan begitu saja. Ayun hingga selesai ke finis yang baik. Ketika Anda melakukan dengan benar maka tidak akan terasa pasir menghalangi klab Anda. Semuanya akan terasa renyah dan clean. Cobalah.
—bersama keely levins
+
FILA
shirt
skort FOOTJOY shoes
jenny shin, 23, Up and down dari pasir 69 persen dari kesem
yang ada. Di Mei dirinya menjuarai Volunteers of America T
m
T
s s
e
p
p
a
a
t
t
a
a
n
n
Foto oleh J.D. Cuban
oktober 2016 | 63
Shootout, kemenangan LPGA pertamany
y
.
e
a
a
a
x
x
.
a
PASIR
DAPATKAH GOLF BERKEMBANG DI NEGARA TUAN RUMAH
BRAZIL YA
64 | oktober 2016
KETIKA OLIMPIADE USAI? OLEH DAVID GRANGER
NG KERAS
PARA CADDIE MEMULAI LAPANGAN DI JAPERI DENGAN SEKOP DAN KERINGAT.
Foto oleh Dom Furore
CATATAN EDITOR David Granger menjabat pemimpin redaksi Esquire selama 19 tahun, cuti dari majalah pada bulan Maret. Dia bermain dengan Handicap Index 6.2 dan tidak takut Zika.
DARI
hal yang permainan ini tidak punya, yaitu warisan Olimpiade. Golf dimainkan dalam Kejuaraan Internasional yang kurang layak di tahun 1900 di Prancis (para sejarawan menyebutkan Olimpiade menggelikan). Ada turnamen stroke-play dengan 12 pemain, beberapa dari mereka tidak menyadari bahwa permainan itu terkait dengan Olimpiade. Juga ada turnamen full-handicap yang dimenangkan oleh pemain Amerika dari St. Louis Albert Lambert. Lebih terkenal karena kekayaannya daripada keahliannya, Lambert bangga dengan medalinya. Ketika St. Louis mendapat giliran menggelar Kejuaraan Internasional pada 1904, dia menghendaki agar golf diikutsertakan. Dua klaim dari Lambert adalah bahwa perusahaannya (Warner-Lambert) menciptakan Listerine dan dia menjadi sponsor utama penerbangan trans-Atlantic Charles Lindbergh. Dia menyumbang banyak uang untuk usaha ini sampai- sampai bandara St. Louis diberi nama dia. Golf yang dimainkan di Olimpiade St. Louis tidak mencakup internasional sepenuhnya, karena dipertandingkan dengan 74 pemain Amerika dan tiga Kanada. Pemain Kanada George Lyon menang.
semua kekayaan yang dimiliki golf, ada satu
Sama halnya dengan tuan rumah Olimpiade di mana golf kembali dipertandingkan. Brasil tidak memiliki jejak sejarah golf. Negara ini berpenduduk 200 juta, dan daratannya merupakan kelima terbesar di dunia. Namun hanya ada 110 lapangan golf dan 20.000 orang yang bermain. Di Rio de Janeiro, tempat bagi 6,5 juta jiwa, mungkin hanya ada kurang dari 1000 keluarga yang menjadi anggota dua klub privat.
Penduduk di sini miskin. Pendapatan rata-rata penduduk per tahun sekitar US$6.000. Harga diskon tertinggi untuk keanggotaan klub privat saja masih jauh lebih mahal dari itu. Namun negara ini
juga penuh budaya. Untuk memahami
Rio, seorang pengunjung berkata, Anda harus memahami pantai-pantai di sana. Perjalanan ini menjadi liburan akhir pekan selama empat hari. Pemandu saya, Eduardo, belum bisa membayangkan liburan seperti apa ini—area spesialisasinya adalah golf, dan dia baru saja keluar dari staf golf Rio 2016. Selain itu, kata dia, “Brasil memiliki terlalu banyak hari libur.” Salah satunya adalah Dia de Tiradentes, yang menandai peristiwa penggantungan dari revolusi abad
TERBANG LAYANG DAN VOLI PANTAI MENJADI AKTIVITAS POPULER DI SEKITAR GAVEA GOLF AND COUNTRY CLUB.
66 | oktober 2016
LIMA PETUGAS KEAMANAN BERPATROLI DI LAPANGAN SEPANJANG WAKTU, MENGHADAPI PERKAMPUNGAN SEDERHANA YANG MENYEDIAKAN
TENAGA KERJA BAGI KLUB ITU.
HANYA ANGGOTA: SEORANG SATPAM MENJAGA DI GAVEA .
dengan atap seng. Lapangan parkir tanah untuk lima atau enam mobil. Fairway terbakar karena kekeringan. Driving range tampak seperti lapangan terbuka yang gersang. Sekitar 15 tahun lalu, ketika Jair Medeiros, seorang caddie dari Gavea Golf and Country Club di Rio, bersama sejumlah caddie lainnya, mulai membawa klab dan bola bekas lalu memainkan pukulan golf.
Suatu hari, Jair mendekati walikota untuk membicarakan perubahan tempat itu menjadi lapangan golf aktual. Sang walikota setuju, jadi Jair mendapat dukungan dari Vicky Whyte, anggota Gavea yang juga wanita pertama dari anggota Amerika Selatan di R&A. Vicky memiliki ide untuk mencari pendanaan dengan menjadikannya lebih dari sekadar lapangan golf, sebuah harapan di tengah tanah yang sulit.
Whyte, bersama putranya Michael, mengajukan izin dari R&A dan mengamankan sponsor dari Nationwide Insurance untuk membangun lapangan. Sponsor itu kurang cukup untuk mendanai 18 hole, sehingga Whyte menugaskan arsitek Brasil Ricardo Pradez untuk membangun sembilan hole. “Proses konstruksi
berjalan lambat,” kata Whyte. “Kami juga membangun dua danau untuk drainase dan irigasi. Uang selalu menjadi masalah.”
Lapangan itu dibuka pada 2005. Jair kini menjadi pengelolanya dan mempekerjakan sebagian besar caddie setempat dari Gavea untuk memelihara fasilitas.
Lapangan itu sederhana. Ada irigasi
yang kecil—hanya green yang mendapat air—jadi lapangan itu keras. Ketika jalan tol yang baru melintas, tiga hole dikorbankan. Jair dan stafnya membangun hole-hole pengganti dengan bantuan dari Fabio Silva, ahli pertanian di Gavea. Michael Whyte menjelaskan bahwa lapangan ini memaksa Anda untuk menggunakan semua klab di tas Anda— signature hole-nya berangin, par 4 menurun menuju green pulau yang alami. Namun lapangan ini memang indah, meski pin disingkirkan, sebagian besar orang dapat langsung mengidentifikasi tempat ini sebagai lapangan golf.
DKI STADION
ami berada di dalam bangunan beratap seng lagi. Kali ini, tempatnya adalah kantor konstruksi lapangan Olimpiade, dan kami berbicara dengan satu-satunya orang di dunia yang memegang gelar “Superintendent, Olympic Golf Course.”
ke-18 untuk menuntut kemerdekaan dari Portugal.
Berjalanlah di Pantai Ipanema di akhir pekan. Selama empat hari dan hampir tiap malam, seluruh pantai dijejali orang. Sepak bola dan tenis pantai dimainkan setiap beberapa meter. Masyarakat Rio hidup untuk pantai. Mereka hidup di pantai. Setiap bisnis di sini dilakukan di pasir pantai—dari minuman alkohol hingga pijat. Tempat ini menjadi pemuas diri, dan dapat ditemukan di pantai-pantai Copacabana dan Barra da Tijuca serta São Conrado.
Golf tidak masuk ke imajinasi publik. Sebagian besar masyarakatnya tahu olahraga ini, tapi tak diliput dalam koran atau ditayangkan di televisi. Golf nyaris tak terlihat. Dan dalam konteks ini, Gil Hanse telah mendesain dan membangun (dengan bantuan superintendent Neil Cleverly) lapangan ambisius yang ditujukan tidak hanya untuk menjamu pemain terbaik dunia saat mereka berkompetisi merebut emas,
perak, dan perunggu, tapi juga menjadi apa yang Rio 2016 sebut sebagai lapangan golf publik pertama di negara itu, sebuah permulaan yang bagus untuk golf dan sebuah pertaruhan di masa depannya.
LJAPANGAN KERAS
ika golf memang memiliki masa depan di Brasil, mungkin di sinilah tempatnya, di tempat yang menjadi lapangan publik pertama dan satu-satunya, untuk saat ini. Associacão Golfe Publico
de Japeri berjarak sekitar 70 menit dengan mobil dari daerah Barra da Tijuca di Rio, tempat lapangan Olimpiade.
Namun Japeri lebih jauh dari sekadar jarak mil. Ketika Eduardo bilang ke ibunya ke mana mereka pergi, sang ibu meminta kami untuk tidak ke sana. Japeri, kota yang berpenduduk 100.000 jiwa, terkenal karena kekerasannya dan berada di peringkat terakhir dalam pemeringkatan pengembangan manusia di Rio de Janeiro.
Dalam perjalanan menuju Japeri,
Google Maps tidak berfungsi dengan baik, ini mengkhawatirkan karena kami juga kehabisan bensin. (Eduardo meremehkan jarak.) Namun tiba-tiba, dari jarak beberapa ratus yard, tampaklah sebuah bunker beton
oktober 2016 | 67
AKADEMI GOLF JAPERI MENERIMA PELATIHAN, MAKANAN RINGAN, DAN PERAWATAN GIGI.
Nama itu tertera di bagian dada dari baju hijau gelap yang dia kenakan dan topi yang cocok dengan pakaiannya.
Ini merupakan satu hari sebelum perjalanan kami ke Japeri, dan ketika Cleverly mendengar bahwa kami menuju ke sana, dia berkata, “Anda bakal menyaksikan satu hal yang ekstrem ke hal ekstrem lainnya ketika Anda melihat fasilitas itu, karena tempat itu masih berupa golf dalam suatu bentuk khas.
Cleverly merupakan orang yang berbadan tegap dan sigap. Latar belakangnya militer. Warna kulitnya cokelat, bukan warna natural orang Inggris. Dia dikontrak untuk mengolah tanah yang tak ramah (hanya
100 acre) di negara di mana hanya sedikit warga yang tertarik dengan olahraga ini dan, dengan kelangkaan tenaga kerja yang berpengalaman, membantu Gil Hanse membantu suatu lapangan golf kelas dunia. Ini merupakan pekerjaan berat dalam membangun proyek Olimpiade di tengah resesi dan hanya dua tahun setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia.
Lumayan sulit untuk menyelenggarakan Olimpiade di tengah resesi dan hanya dua tahun setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia. Di hari itu, Cleverly hanya berjarak 104 hari dari permulaan Olimpiade. Dia masih kekurangan alat pemotong rumput. Dia juga menunggu seseorang di panitia untuk menyetujui dan mengorganisasikan logistik untuk membawa beberapa sukarelawan dari seluruh dunia yang rela menyumbangkan tenaga dan waktu mereka untuk menyiapkan lapangan yang pantas bagi Olimpiade.
Ini selalu jadi tantangan, dan akan terus seperti itu. Namun ketika Anda di lapangan bersama Cleverly, dia akan menunjukkan
kepada Anda kompleksitas green di No.
7. Permukaan depan yang semu di sisi
kiri green menurun landai ke tengah, lalu bertemu tepian tajam bunker, yang naik dan menciptakan simetri musikal.
Ketika Anda bertanya kepada Cleverly tentang masa depan lapangan ini, pertanyaan tersebut bermuatan penuh, karena meski dia telah mengerjakan 11 lapangan lain, lapangan ini menjadi ujian bagi dia dan dunia bakal menilainya. Dia lebih banyak memikirkan apakah lapangan ini bakal menjadi kesempatan bagi Brasil dalam mengambil manfaatnya, atau, seperti banyak fasilitas Olimpiade lainnya, malah menjadi terbengkalai.
“Jawaban yang bisa saya berikan adalah skenario ‘jika,’” kata Cleverly. “Jika ada komoditas golf tingkat jalanan, saya
berani katakan lapangan ini bakal banyak dimainkan secara reguler. Namun karena saya merasa saat ini, setelah tiga tahun berada di sini, dan menyadari bahwa jika tidak ada perubahan dari tingkat jalanan— harga peralatan, harga per putaran, mentalitas masyarakat . . .dari yang telah saya pelajari selama saya di sini, sungguh sulit untuk hidup normal bagi masyarakat di negara ini. Jadi harus ada semacam format di mana mereka bisa memberi tempat bagi junior atau anak sekolah di lapangan ini agar mereka tertarik, mungkin bakal ada benih- benih pertumbuhan golf di Brasil. Memang mudah kalau bicara tentang permainan yang baik, tapi pelaksanaan itu yang penting.”
KEMBALI KE WAKTU LALU
eadaan sungguh berbeda pada 2009, ketika Brasil memenangi kontrak Olimpiade. Negara
ini mengalami kemajuan ekonomi. Ada peningkatan kelas menengah dari naiknya harga minyak, dan banyak permintaan komoditas itu. Banyak populasi baru yang membeli rumah dan TV layar datar. Ini yang dilihat orang-orang di Confederation of Brazilian Golf (CBG) di masa depan
EMPAT MAYOR TIDAKLAH CUKUP
Apa pun jadinya masa depan golf di Brasil, dampak sesungguhnya dari masuknya olahraga ini ke Olimpiade pasti lebih luas. Banyak tempat di planet ini di mana golf hampir tak dikenal. Golf yang menjadi olahraga Olimpiade dapat mengarah ke keterlibatan pendanaan oleh pemerintan dan penciptaan atau perluasan program untuk menarik para pemain baru.
Ingat tenis yang kembali ke olahraga Olimpiade di tahun 1988, momen
ketika tingkat partisipasi di Amerika Serikat mulai menurun. Di tahun itu, 147 negara menjadi anggota Federasi Tenis Internasional. Kini, 28 tahun kemudian, angkanya menjadi 211. Begitu pula dalam hal kejuaraan mayor. Pada 1988, partai single pria di Wimbledon memiliki 25 negara yang terwakili. Pada 2015, ada 44. Di antara sejumlah negara yang saat itu tenis-nya sangat lemah kini justru menjadi raksasa seperti Rusia, Korea Selatan,
dan Serbia. Tiga pemain terbaiknya— Novak Djokovic, Ana Ivanovic dan Jelena Jankovic—masih berusia balita ketika tenis diperkenalkan ke Olimpiade. Masing-masing telah memegang peringkat pertama dunia.
“Keyakinan kami adalah bahwa dukungan tambahan yang diberikan ke olahraga Olimpiade apa pun oleh Komite Olimpiade Nasional membantu menumbuhkan olahraga ini di negara bersangkutan, dan ‘efek Olimpiade’ telah meluaskan tenis secara signifikan,” kata Barbara Travers dari Federasi Tenis Internasional.
Ditanya tentang efek Olimpiade, Kevin Barker, direktur Badan Pekerja untuk Golf dari R&A setuju: “Olimpiade mewakili kesempatan emas, sekali seumur hidup bagi golf untuk menunjukkan kepada jutaan orang seluruh dunia. Di banyak negara kami sudah menyaksikan efeknya saat pendanaan dari pemerintah telah tersedia bagi olahraga ini. Dan tidak
ada alasan mengapa golf tidak harus berkembang.” —DG
68 | oktober 2016
nantinya. Bukannya memperbaiki Itanhanga Golf Club, mereka memutuskan untuk membangun lapangan baru yang terbuka bagi publik. Mereka bahkan merencanakan untuk membangun pusat pelatihan manajemen dan pemeliharaan lapangan.
Nico Barcellos dikontrak sebagai direktur teknis dan pelatih nasional CBG—untuk menjadi orang yang “merancang dan melaksanakannya.” Sebelum 2009, CBG masih berupa organisasi sosial, yang dijalankan staf sukarelawan. Barcellos mempekerjakan orang-orangnya—empat instruktur regional untuk membuat standar metode pengajaran dan menarik minat anak-anak sekolah ke golf.
Barcellos orangnya kurus dan ramah.
Dia mulai bermain golf di usia 6 tahun, menjuarai Brazilian Amateur pertama kalinya di usia 17 tahun, dan menang enam kali dalam delapan tahun berikutnya. Dia bermain profesional selama 12 tahun dan menjuarai 11 turnamen di Brasil. Dia bangga dua dari tiga turnamen Brazilian Open dimenangkan oleh orang Brasil.
Namun Anda harus bersimpati pada Barcellos. Keajaiban ekonomi berakhir, korban dari kejatuhan harga komoditas, kurangnya kompetensi pemerintah
dan tingginya korupsi. Kelas menengah hampir semuanya menghilang. Angka pengangguran mencapai titik tertinggi. Dia harus menumbuhkan permainan di negara yang tak mampu untuk melakukannya.
“Anda tahu SNAG [Starting New At Golf]?” Barcellos bertanya. “Ada klab plastik, bola tenis, dan stik bola di target. Kami mengajarkan para pelatih olahraga cara mengajar golf di sekolah dengan alat itu. Dan kini kami memiliki 50.000 anak yang bermain di sekolah. Tahap kedua adalah membawa para pemain paling berbakat
dari 50.000 itu dan mungkin mendapatkan 100. Dan kemudian membawa mereka ke lapangan golf.”
The R&A menginvestasikan £50,000 per tahun dalam program Barcellos,
yang disebut dengan Golf for Life,
yang telah melatih 376 pelatih gym da memperkenalkan 60.000 orang lainnya ke permainan ini di pantai, di pusat-pusat Olimpiade dan di jalanan.
Ada ruang di lapangan Olimpiade untuk akademi golf, tepat di antara clubhouse modern dan area latih yang mahal. Apakah akademi itu akan terealisasi masih menjadi pertanyaan terbuka. Seperti Barcellos katakan, “Saat ekonomi buruk, golf juga buruk.”
DI AMERIKA SERIKAT,
HAL INI SUDAH BIASA, TAPI DI SINI, KESEMPATAN ITU MERUPAKAN SEBUAH KEAJAIBAN.
SBATU LANGKAH KE DEPAN
agaimana Neil Cleverly membayangkan lapangan Olimpiade dalam lima tahun ke depan? Kontraknya habis di Desember, dan seseorang akan mengambil alih manajemen. “Warisan lapangan golf ini akan mengarah ke satu di antara dua jalan—turun dengan sangat cepat atau naik dengan sangat pelan,” kata dia. “Dan saya berharap itu bukan yang jalan yang pertama.”
Jadi kembali ke Japeri. Jika masa depan golf Brasil akan naik secara perlahan, berarti kita perlu memahami apa yang sebenarnya terjadi di Japeri, satu-satunya lapangan publik dan akademi golf negara ini.
Pada 2008, pendapatan rata-rata di Japeri adalah $R5,000, atau sekitar $1,400 U.S.
per tahun. Kini mungkin menurun. Donasi privat membantu menciptakan akademi golf untuk anak-anak dari lima sekolah publik kota itu.
Dan akhirnya ada sekitar 120 anggota akademi di Japeri pada hari Minggu di bulan April untuk mendemonstrasikan bagi dua staf R&A yang berkunjung. Tujuan eksplisit akademi itu adalah, ya, mengajarkan anak usia 10-18 tahun ini bermain golf, tapi, yang lebih penting lagi, membantu mereka lulus sekolah.
Anak-anak ini mulai memukul bola
di driving range. Breno Domingos, 18, berhandicap 2 dan bekerja paruh waktu untuk akademi tempat ia diluluskan. Kini, dia membantu anak-anak yang lebih muda dengan pelatihan dia. Menurut Vicky Whyte, kedua orangtua Breno pengangguran— ayahnya seorang pelukis. Keluarga itu bergantung pada gaji Breno. Selain bekerja di akademi, dia mendapat beasiswa di universitas swasta, Estácio, mengambil jurusan teknik sipil, umumnya belajar di malam hari dan online.
Masing-masing dari 120 pelajar itu datang ke lapangan tiga hari seminggu, bisa pagi atau sore. Mereka melamar ke akademi lewat sekolah mereka dan dievaluasi oleh Jair
dan stafnya. Saat diterima, masing-masing pelajar diberikan dua kaus T-shirt, dua
baju polo, sweater, topi golf, kaus kaki, dan celana pendek. Ada guru yang membantu pekerjaan rumah. Ada empat instruktur golf, termasuk Jair. Perawatan gigi tersedia, juga
makanan kecil.
Japeri dijalankan dengan sederhana, tapi
telah menghasilkan kesuksesan. Salah satu lulusan wanitanya, Thuane de Oliveira, berperingkat kelima secara nasional. Dia menyelesaikan SMU dan sedang kuliah di radiologi. Dan saat ekshibisi, ada lulusan pria dari akademi, Christian Barcelos
da Silva, memimpin skor bersama di Brasilia Open. Di akhir pertandingan, dia finis kedua. Dia ditawari beasiswa di dua universitas di AS—Namun, pertama-tama, dia mesti menyelesaikan persyaratannya dan lulus dari SMU. Di Amerika, hal ini sudah biasa, tapi di sini, sebuah keajaiban.
PENJAGA TUA
T
idak banyak tempat sepi di
Rio de Janeiro. Gavea Golf and Country Club adalah contohnya.
Pemandangan geologis yang membuat Rio menjadi salah satu kota paling cantik di dunia merupakan tempat Gavea berada. Lapangan itu, yang dibuat pada 1926 oleh orang Inggris dan Skotlandia, menampilkan perubahan elevasi di 100 kaki—bola tee jatuh dari langit ke fairway sempit, dan pukulan iron mengarah ke green yang dibangun di tepian tebing. Pegunungan Pedre da Gavea tampak dari green hole kedua, ketiga, dan kelima, tampak semakin besar saat Anda menjalani hole demi hole. Di sebelah kanannya, ada gunung lagi setinggi ribuan kaki, sering dijadikan ajang terbang layang. Langit dipenuhi dengan para penerbang layang. Kita berada di tengah kota.
Setiap hari pegolf besar Brasil, Mario Gonzalez, yang pada 1940-an dan 50-an berkompetisi dengan Roberto De Vicenzo untuk menjadi pegolf terbaik di Amerika Selatan, datang ke Gavea. Dia berusia 93 tahun sekarang, dan kini hanya patungnya, dekat tee pertama, yang masih melakukan swing klab.
Suasana sepi itu bukan tanpa harga. Lima petugas keamanan berpatroli di lapangan sepanjang waktu, dua orang di perbatasan selatan, yang menghadapi perkampungan sederhana yang menyediakan tenaga kerja bagi klub itu.
Perubahan sangat kecil terjadi di Gavea, yang dilindungi oleh pegunungan di dua sisinya dan petugas keamanan di sisi lain. Namun hanya berjarak beberapa mil,
di lahan yang tadinya tidak ramah, ada lapangan golf, bergaya links, yang terbuka lebar. Saat Olimpiade usai, lapangan itu, secara teori, akan terbuka bagi siapa saja. Tantangannya sekarang adalah, membuat lapangan golf baru sebagai permulaan sesuatu yang besar.
oktober 2016 | 69
THE HEATHLAND 70 | oktober 2016
CLASSICS
KINI SAATNYA MEMBUKTIKAN PERSEPSI BAHWA LAPANGAN- LAPANGAN LINKS TERKENAL DARI KEPULAUAN INGGRIS AKAN MEMBERIKAN PENGALAMAN BERMAIN YANG PALING MENYENANGKAN. BAGI PENCARI KESENANGAN KEINDAHAN ARSITEKTUR SERTA PEMANDANGAN
YANG MEMIKAT, HEATHLAND CLASSICS MENAWARKAN SEBUAH PENGALAMAN BERTUALANG YANG BERBEDA YANG LANGSUNG AKAN MENGGODA DAN MEMBUAT ANDA KETAGIHAN
foto + tulisan oleh robbie greenfield
atas: pemandangan dari hole 11 dan hole 14 di swinley forest; sebuah tampilan panorama dari hole 17 dan hole pertama di sunningdale old
Kini saatnya menjejakkan kaki dalam sejarah dan menikmatinya dengan mata, daerah terluar dari London dari lapangan–lapangan padang rumput yang terbentangdidaratanberpasirBerkshire-Surreydibagianselatan hinggabagian timur dari Istana Windsor yang menyediakan pengalaman luar biasa untuk lapangan golf tujuan Anda. Klub-klub privat ini mungkin jarang sekali dipublikasi atau memang sengaja menghindari publikasi, namun kini saatnya untuk membuka persepsi yang salah bahwa lokasi mereka terlalu jauh dan tidak bisa dimainkan bagi pengunjung yang ingin bermain. Untuk pemain yang menyukai dan menghargai permainan ini sebuah perjalanan menuju dan memainkan lay-out ini jelas merupakan perjalanan yang sangat sepadan...
Pendapat sang legenda Bobby Jones benar adanya. Ketika Anda menghabiskan satu hari di Sunningdale
Golf Club maka sangat sukar untuk meninggalkan tempat tersebut. “Saya menyenangi [Old Course] sangat sehingga saya berharap bisa membawanya kemana-mana bersama saya. Lapangan ini sangat cocok dengan permainan saya dan sangat menyenangkan,” ujar Jones setelah ia membukukan skor 66 dan 68 dalam Open Championship 1926 kualifikasi yang dianggap sebagai salah satu permainan terbaik yang pernah ada. Jika golf berada dalam darah maka Anda tidak perlu memiliki kejeniusan seperti Jones untuk merasakan sensasi yang serupa. Kini Sunningdale – tuan rumah dari Senior Open Championship 2015 dan tidak kurang dari
empat turnamen Women British Open – tetap menjadi sebuah tempat yang menarik untuk dimainkan. Namanya sendiri sesuai dengan keindahan fairway yang terbentang, dengan pemandangan datar dengan latar belakang bunga serta semak belukar dan pasir yang menjadi “pigura” setiap hole nya. Dari segi keindahan, karya dari Wllie Park Junior
ini (nantinya diperbaharui
oleh sekretaris klab dan
tidak salah lagi oleh seorang perancang lapangan terhebat sepanjang masa – Harry Colt) boleh dibilang hanya memiliki beberapa pesaing. Setiap hole-nya seakan memberikan pengalaman unik dengan konfigurasi sempurna dari rerumputan green yang indah, alang-alang berwarna keemasan dihiasi oleh bunga-bunga
ungu dengan latar belakang pepohonan pinus. Seperti
lapangan klasik lainnya, konsep bunker menyertai dan seiring dengan bentuk kontur lapangan; terkadang tersembunyi
secara alami mengikuti area pendaratan. Setiap bunker ditampilkan dengan sangat rapi dan ditempatkan secara strategis. Saat Anda melakukan permainan hingga ke tengah lapangan Sunningdale, Anda akan menemukan sebuah kesunyian serta ketenangan yang hanya bisa dan biasa ditampilkan oleh lapangan- lapangan kelas dunia, Anda
akan terhanyut dengan “pertikaian” dengan diri sendiri dan kabur dari keramaian dunia di balik lebatnya hutan-hutan lapangan yang menjaga kedua sisi fairway. Dan keajaiban ini tidak berlaku di Old Course yang terbilang lapangan termuda Colt karena mungkin kondisi lapangan yang tidak seindah pendahulunya namun pastinya tetap membuat pemain berpikir dan bermain strategis dan juga sebagai pilihan berbeda dari lapangan-lapangan klasik di area heatland tersebut. Dan
SAYA SUKA SEKALI
SUNNINGDALE, BERHARAP BISA
MEMBAWANYA KE MANA PUN
DAN MEMBAWANYA PULANG.
- BOBBY JONES
72 | oktober 2016
yang menyenangkan adalah, memainkan kedua lapangan tersebut dalam hari yang sama jelas merupakan kombinasi sempurna yang tidak akan bisa ditandingi.
MSODEL TERBAIK DARI GOLF unningdale merupakan liputan utama perjalanan kita untuk memainkan lima klab yang baru-baru ini disatukan oleh pihak Badan Turisme Inggris sebagai healtland classic, namun yang benar-benar mengejutkan dari liputan kali ini adalah kualitas lapangan yang dimainkan. Dengan mengkombinasikan 108 hole dari Sunningdale, Ther Berkshire Golf Club dan Walton Heat, dan 27 hole di Walton Heath serta 18 hole di Swinley Forest Golf Club, Anda mungkin akan sangat sukar untuk memilih salah satu pukulan yang harus di kenang. Kita juga memainkan Worplesdon Golf Club dekat Guildford, yang menyediakan bukti bahwa ada sejumlah lapangan hebat di heathland golf di area Surrey- Berkshire. Hal tersebut merupakan salah satu perjalanan yang saya senangi, dan bahkan merupakan lapangan kegemaran saya, yang bisa berubah dalam hitungan jam. Saat kita mencapai Swinley Forest saya siap untuk bergabung bermain dengan Mike dan bersumpah untuk memainkan lapangan-lapangan
yang memiliki kombinasi indah dari rerumputan empuk, pinus dan pastinya pemandangan indah. Mungkin Anda menganggap mengapa Wentworth yang ada di dekatnya tidak termasuk di kelompok ini. Yah karena rancangan West Course oleh Colt ini telah diubah oleh Ernie Els dan tim perancangannya agar bisa mengakomodasi turnamen BMW PGA Championship milik European Tour. Sebaliknya lapangan yang kita mainkan umumnya tidak pernah berubah sejak pertama kali dibuat oleh trio legendaris perancang lapangan golf antara 1901 hingga
bawah: hole lima sebuah par
4 indah di sunningdale yang menyertakan sebuah rintangan air pertama yang dibuat oleh manusia di lapangan golf. halaman samping: hole kedua par 3 di berkshire red merupakan satu dari enam lapangan menakjubkan yang bisa dijangkau dengan satu pukulan.
1928: Park Jr., Colt dan Herbert Fowler. Yang jelas, perkembangan dari pepohonan pinus di beberapa klab tersebut telah memperkecil kemungkinan untuk mengubah lapangan menjadi model lapangan terbuka, dan banyak menghasilkan guliran dari rancangan awal. Ketika Anda mengunjungi salah satu dari lima klab tersebut maka Anda akan merasa seperti mengunjungi masa lalu, namun dalam artian yang bagus. Bagian terbaik dari permainan ini telah dilestarikan dengan baik dalam nuansa bermain yang agung, namun yang paling terlihat dalam perjalanan kami adalah tidak adanya rasa berlebihan atau kecongkakan dalam rancangan serta bentuknya. Positioning heathland classic sebagai kombinasi antara
lapangan taman dan lapangan link mungkin merupakan awal yang bagus dan jika mencari rasa lapangan links maka hal tersebut akan kita temukan di Walton Heath Golf Club. Lapangan ini dibuka dua tahun setelah Sunningdale di tahun 1903 dan memiliki dua lapangan yang dirancang oleh Herbert Fowler dan ujar salah satu penulis golf terkenal, Bernard Darwin, mengatakan: “Jika ada sebuah hal yang diinginkan pemain dan tidak ada di Walton Heath, maka saya sudah tidak tahu harus bagaimana lagi.” Sir Nick Faldo menjuluki hal ini sebagai lapangan terbaik dan yang paling otentik dari seluruh lapangan heathland serta memiliki sejarah yang tidak kalah menarik. Walton Heath pernah menjadi tuan rumah dari Ryder Cup 1981 serta sebuah
oktober 2016 | 73
ilustrasi map oleh clarkwin cruz
atas: clubhouse st. george hill menawarkan pemandangan menyeluruh dari par 4 hole pertamanya – pembukaan favorit kami selama perjalanan.
hole utama dalam perjalanan kali ini.
kanan: lapangan baru walton heath merupakan lapangan yang paling mirip dengan lapangan links di inggris
Senior Championship 2011. Lebih dari itu, lapangan ini telah menjadi pilihan dari USGA bagi kualifikasi US Open selama 11 tahun terakhir. Lapangan yang terdiri dari dua lapangan ini, Old dan New (New terbilang relatif – karena lapangan ini dibuka pada tahun 1907), 35 hole terletak di bagian paling terbuka dan terluas di tanah di seberang lapangan dari clubhouse, area praktis dan hole pertama dari Old adalah sebuah par 3 sejauh 235 yard yang mengintimidasi. Pasti ada alasan mengapa Walton Heath memiliki segudang karisma, membuat Mike untuk berkomentar atas kedatangannya (waktu itu antara mulut yang penuh dengan gulungan bacon) bahwa pemandangan yang terlihat dari
74 | oktober 2016
teras clubhouse terlihat klasik namun sangat menarik. Membuat kenyataan bahwa menjadi seorang Amerika, Mike cenderung menggambarkan segala sesuatu yang dibangun sebelum 1983 terbilang antik. Sama seperti lapangan-lapangan tua berjenis link. Walton Heath terasa seperti sudah ada di area tersebut sejak dahulu kala. Greennya terbentang dan menjadi satu secara alami ala lapangan links ditambah juga jumlah par 4 pendek yang banyak yang seringkali kalah dengan obsesi permainan moderen yang senang membuat lapangan panjang-panjang sampai jarak 7,000 yard plus. Dengan jarak 286 yard, hole pertama dari New merupakan contoh yang bagus, dan ketika 3-wood Mike sampai di green
dan berhenti 15 kaki dari pin ia memalingkan wajahnya ke saya dan dengan senyum seringai yang konyol bahwa seakan mengatakan jika bermain dengan dirinya akan merupakan tantangan tersendiri. Ia beberapa kali sesumbar: “Yeah baby.”Saya tidak perlu khawatir, pastinya ada alasan mengapa Walton Heath menjadi tuan rumah dari kualifikasi US Open - ini merupakan lapangan yang penuh trik. Dua hole berikutnya, ketika kita menghadapi kenyataan yang pedih dimana drive yang bagus mendarat di rumput setinggi pergelangan kaki. Saat itu, Mike berubah merengut dan kesal. “Saya tidak merasa bermain dengan jelek,” ujarnya sembari memasukkan putt terakhir untuk double bogey lagi di par 4 panjang hole
12. Sebuah saran bagi para pemain ketika bermain di Walton Heath jangan melakukan apa yang kita lakukan dengan memilih tee-box yang memuaskan ego kami. Hal ini terbukti bahwa heath yang berangin dapat mengalahkan Anda meski hanya menerbangkan bola sedikit melenceng dari sisi green, dan bentuk permainan ini menyenangkan jika dimainkan dari rerumputan alang-alang (yang mana juga tidak kalah indahnya namun tidak menyenangkan). Seringkali para anggota di Berkshire bahkan Sunningdale bertikai mengenai lapangan mana yang lebih baik di antara keduanya, di Walton Heath jelas bahwa Old merupakan rancangan yang lebih superior. Hal ini mengisi permukaan yang lebih menarik dan memiliki berbagai variasi hole, yang ditambahkan dengan beberapa adat istiadat khusus. Dari karya Herbert Fowler klasik yang satu ini kami menuju ke lapangan berikutnya, Berkshire Golf Club yang luar biasa di dekat Ascot. Mungkin perasaan luar biasa ini timbul akibat
WALTON HEATH GOLF CLUB MERUPAKAN SALAH SATU LAPANGAN KLASIK
DI MASA KINI.
- ERNIE ELS
oktober 2016 | 75
melihat sebuah emblem di ada, approach shot menanjak, lapangan yang memiliki KSE H E B A T A N G A R Y C O L T
karakter taman. Hole 13 par 3
– merupakan salah dari dari favorit saya – merupakan contoh yang bagus untuk contoh ini dengan posisi green yang tinggi terbentang dari bagian atas serta bunker besar yang mendukung di lindungi alang-alang akan memberikan pemandangan tajam ke bawah ke sisi kiri. Ada saat-saat kita kita menghasilkan pukulan iron yang akurat, jadi kita menyaksikannya dengan kepuasan tersendiri saat bola terbang dengan pemandangan indah dari hole pendek ini. Hal itu terjadi saat kita bermain di Berkshire dan sadar bahwa sebuah perjalanan untuk bermain di seri heathland klasik ini bisa merupakan pilihan tersendiri yang tidak akan kalah bersaing dengan program perjalanan golf di berbagai belahan dunia.
depan gerbang, atau peman- dangan dari para anggota yang bersantai ditemani oleh anjing mereka, namun berkat kedua hal tersebut kita tahu bahwa kita telah sampai di sebuah tempat yang sangat spesial. Sama seperti Sunningdale, lapangan yang ada saling melengkapi satu sama lainnya. Keduanya berada jauh di pedalaman hutan dan ditutupi oleh pepohonan pinus yang sangat lebat yang disertai dengan tanaman-tanaman magnolia, namun Red Course akan membawa Anda ke tingkatan yang lebih berbeda berkat permukaan kontur yang naik turun. Lapangan ini memiliki konfigurasi yang berbeda dengan enam par 3, enam par 4 dan enam par 5 yang membuat rasa klasik par 72 yang berbeda dari biasanya, dan kita pun tidak lama untuk berpikir bahwa mengapa lapangan- lapangan lain tidak meniru formula ini. Enam kemungkinan birdie dalam satu putaran? Ujar Mike dengan bersemangat. “Itu lebih banyak dari apa yang saya dapatkan dalam satu tahun. Namun yang paling menarik adalah hole 6 par3 dimana kini keduanya setuju bahwa Red Course membuat kami terpukau. Dengan dogleg yang
fairway terbentang antara lebatnya pepohonan pinus serta par 3 yang dimainkan di lembah- lembah - lapangan ini akan mematahkan semua persepsi Anda terhadap lapangan- lapangan yang pernah Anda mainkan dan bisa jadi menobatkannya sebagai lapangan terbaik yang pernah Anda mainkan..“Lapangan Blue tidak bisa dimainkan seperti itu, tidak mungkin,” ujar Mike saat makan siang, membagi perhatian dirinya terhadap pembahasan prematur terhadap lapangan ini dan sebuah potongan dari dendeng sapi yang sedang ia nikmati. Yah, mungkin demikian. Ok, kita pikir kita berdua menyatakan Red Course sebagai favorit kita berdua. Lapangan Blue dibuka dengan sebuah par 3, beberapa hole pertama seperti lapangan-
etelah mencoba 72 hole dari karya terhebat Fowler, maka kini
saatnya kembali ke karya teman lama kita, Harry Colt, pertama ke St. George Hill dan terakhir ke Swinley Forest. Saya bisa mengatakan hal ini bahwa dia merupakan sosok yang jenius. Sangat mengagumkan bahwa
ia merancang lapangan ini hampir seratus tahun yang
lalu namun masih relevan hingga masa kini, serta masih bisa sangat dinikmati dewasa ini. Dari para pengguna klab hickory hingga kini, para pengguna klab titanium.
Meski para perusahaan telah memasukkan setiap ilmu mereka ke dalam pembuatan klab dengan teknologi masa kini par 3 karya Harry Colt masih bisa membuat kaki Anda lemas saat menghadapinya. Anda bisa menemukan banyak pemain golf yang handal
dan berpendapat bahwa
St. George Hill merupakan karya Colt yang terbaik serta memiliki keajaiban tersendiri. Sesuai dengan namanya, topografi di sini merupakan lingkungan mewah di bagian luar dari Weybridge. Dengan tiga sembilan hole, Red, Blue (yang semuanya akan menjadi
SETELAH SAMPAI DI PAR 3 HOLE LIMA DI THE RED YANG INDAH KAMI BERDUA SEPAKAT BAHWA THE BERKSHIRE MEMBUAT KAMI TERPUKAU.
76 | oktober 2016
searah jarum jam: hole 12 par 4
di lapangan baru sunningdale; par 3 favorit kami – hole 13 di the berkshire blue; hole 4 par 4 di the old, walton heath
lapangan championship 18
hole) dan Green, hole pertama dan ke 10 merupakan arah sebaliknya dari clubhouse yang bertengger dengan megah di puncak gunung. St. George
Hill memiliki clubhouse paling impresi yang pernah saya lihat di UK dan saya mengundang orang untuk mengunjunginya sebagai sebuah alternatif. Pengalaman golf di sini merupakan hal yang sangat menyenangkan dengan pemandangan golf yang sangat indah .Mata legendaris Colt untuk par 4 masih tajam ketika ia berkarya di tahun 1911 ini, hole ketiga, ke delapan, 11 dan
14 merupakan hal yang luar biasa. Tidak ada satu pun hole yang tampil biasa-biasa saja di lapangan, namun satu-satunya hole dengan kesempatan blind shot adalah di hole 10 dan
12 dimana keduanya adalah
par 4. Saat Anda bermain di
sana sebuah mansion besar
akan berulangkali terlihat
dari hutan pinus yang ada
dan terlihat seperti puncak Himalaya yang tinggi, dan yang
membuatnya lebih menarik karena penggunaan bata merah yang merupakan ciri khas Inggris dalam membangun struktur megah. Karena bermain beberapa kali saya menjadi penggemar berat dari St. George Hill, mulai layout briliannya hingga para member serta pelayanan yang sangat ramah. Namun untuk catatan pribadi, yang paling saya gemari adalah perhentian terakhir kami, Swinley Forest. Klub indah dan eksentrik ini yang berdekatan degan The Berkshire adalah favorit Colt juga, sebuah rancangan yang ia katakan dengan rendah hati bahwa ini
ia anggap setidaknya sebagai lapangan terjelek miliknya, yang mana merupakan cara
lain mengatakan bahwa ini merupakan salah satu contoh
lapangan golf terbaik di muka bumi. Di awal abad 20, Earl of Deby ke-17 menyuruh Cot untuk membangun sebuah lapangan di Swinley dibawah peraturan bahwa para pemain wanita
juga bole turut bermain – hal pertama yang menggambarkan hal yang sangat berbeda di zaman tersebut. Lapangan links ini terlihat seperti ular yang menjalar mulai dari hole 1 hingga 18 yang kemudian harus diubah karena diketahui bahwa Lady Derby memiliki masalah untuk melakukan drive pertamanya, dan hal itu akhirnya mengubah urutan lapangan serta berbagai tradisi rumit yang ada di klub-klub lainnya. Selama beberapa dekade, Swinley Forest seakan terpencil di dalam dunianya sendiri, terpisah dari dunia
luar. Dan telah menjadi sebuah lapangan privat kelas atas, namun tidak hingga akhir- akhir ini, tempat tersebut akhirnya membuka dirinya dari misteri. Beberapa orang tahu mengenai hal ini, dan bahkan pernah memainkannya. Namun terimakasih atas perkembangan sikap dari George Ritchie yang menjabat sebagai sekretaris yang membuka pintunya bagi pemain yang ingin mencoba karya utama dari Colt tersebut. Ritchie juga telah bekerja keras untuk memperbaiki kondisi lapangan. “Lapangan ini layak untuk juga di kenal ke seluruh belahan dunia dan dengan
itu lapangan ini harus selalu dalam kondisi terbaiknya,” ujar dirinya ketika kami berkunjung ke sana. Ritchie tahu bahwa Swinley tidak akan memiliki
oktober 2016 | 77
ditujukan sebagai penyeimbang seandainya Anda kehilangan fokus dan berdiri terperangah di sana, melihat dan terkagum- kagum dan tidak melihat hal lainnya. Saya melakukan hal tersebut di hole lima, tujuh
dan sembilan di tee-box, tidak mengatakan apapun mengenai sekilas tampilan dari hole-hole yang Anda capai, tersebar di samping pepohonan Pinus menuju green indah yang benar- benar di kepung.
Saat bermain, Harry Colt seringkali membahas mengenai ‘a craving for my usual game around the Swinley Forest.’ Craving, sebuah hal yang
tepat untuk Swinley, dan bagi heathland classic secara umum.
dari atas ke bawah:
pemandangan saat kita melihat ke belakang dari green hole 12 par 4 di swinley forest; hole 16 par 3 di worplesdon golf club; salah satu par 3 terbaik karya harry colt – hole 8 di st. george hill
Afeksi Colt untuk lapangan favoritnya tidak jauh berbeda dengan keinginan Bobby
Jones yang ingin membawa Sunningdale pulang dengan dirinya. Kedua lapangan hebat ini, dipasangkan dengan perjalanan yang menyenangkan, merupakan sebuah pengalaman golf yang tidak tertandingi. Seperti yang diutarakan dengan wajah bahagia oleh Mike,
sekali Anda telah tergigit oleh serangga Heathland maka Anda tidak akan pernah cukup untuk mengunjunginya.
Ucapan terimakasih kepada pihak Golf Tourism England dan seluruh lapangan.
Golf Tourism England telah merancang penawaran untuk menikmati lapangan-lapangan terbaik bagi seluruh pemain
dari berbagai belahan dunia. Mereka mengelompokkan beberapa lapangan menjadi satu. Untuk keterangan lebih lanjut
dari Surrey dan Berkshire, dan lainnya, kirim email ke info@ golftourismengland.com atau kunjungi golftourismengland.com.
oktober 2016 | 79
FUN, FEAR
&
apa yang bisa kita pelajari
dari selebriti dan atlet yang bermain di danau tahoe / oleh max adler
EGOS
Foto oleh Nick Laham
ungkin sudah tidak ada gunanya lagi berbicara mengenai tekanan kepada pemain PGA Tour. Mereka memiliki kemampuan yang hebat
dalam segala aspek permainan ini, dan juga setiap minggu mendapatkan pendapatan yang besar serta ditonton oleh ribuan penonton membuat mereka tidak bisa merasakan apa yang biasa dirasakan oleh kita pemain biasa pada umumnya. Jadi apa untungnya bertanya kepada Bob – yang merupakan pemain yang sangat hebat – untuk nasehat kompetitif jika dalam skala turnamen yang besar ia juga bermain tidak bagus. Jika Anda ingin belajar mengenai hal berharga dalam golf maka hanya ada satu tempat yang perlu dituju: Lake Tahoe di bulan Juli.
Selain cuaca yang bagus, Anda bisa melihat American Century Championship di Edgewood Tahoe Golf Course, yang hingga kini telah berjalan selama 28 tahun. Ini merupakan pertandingan kedua yang dari 3 mayor dalam selebriti golf. AT&T Pebble Beach Pro-AM di bulan Februari adalah yang tertua: Alfred Dunhill Links Championship di bulan Oktober akan selesai di Old Course di St. Andrews. Dua even ini menggabungkan para selebriti (dan juga beberapa orang kaya yang tidak pernah Anda dengar) dan juga pemain amatir dan pastinya para pro seperti biasa akan berkompetisi untuk pundi-pundi uang dan rangking. Yang unik dari Tahoe, adalah bahwa para selebritas adalah tujuan tontonan utama. Sebagian dari mereka adalah atlet dengan jiwa entertainer, semua pemain akan berkompetisi tanpa perlindungan handicap Uang 600,000 dolar, penonton yang tergila-gila dan tim dari televisi yang heboh mengkhususkan diri mereka untuk para pemain yang tidak biasa bermain golf untuk uang. Jadi yang Anda ketahui adalah sebuah kualifikasi unik dan sedikit gila yang ada di turnamen golf. Mereka pernah tampil di beberapa panggung olahraga besar: Super Bowls, World Series, Final NBA, Wimbledon, playoff Stanley Cup, Daytona 500 dan keempatnya. Mereka paham bagaimana cara menggulirkan bola atau mengemudi dengan kecepatan tinggi. Sebagai tambahan untuk hal ini mereka ini adalah pegolf biasa yang ditempatkan dalam turnamen dengan segala hingar-bingarnya, dan mungkin jika seperti yang dibayangkan, membayangkan dirinya memukul dan di tayangkan di televisi jelas merupakan hal yang sukar. Handicap mereka dimulai dari standar country-club plus 2 hingga 20 plus. Mantan Pitcher Mark Mulder, dua kali sebagai All Star dari Oakland Athletics yang menang di Tahoe 2 tahun yang lalu, di 2015, “saat saya memukul menuju green hole 18, saya tahu kalau tidak ada yang membuat eagle di grup saya ini maka saya bisa berkesempatan menang” kata Mulder. “Saya akan melakukan putt untuk eagle dan saya tidak bisa tahu apakah pukulan saya akan tersisa 5 kaki atau bahkan melewati hingga 5 kaki. Namun akhirnya pukulan saya terlalu pendek dan membuat tiga putt untuk menang.” “Kami juga mengalami rasa gugup di tenis. Hal itu datang dari berbagai arah,” kata Mardy Fish, juara runner-up di Tahoe tahun 2016. Cerita Fish adalah cerita yang langka. Di tahun 2011, ia merupakan 7 pemain terbaik di dunia dan menjadi pemain top asal Amerika. Namun ia mulai menderita rasa kegelisahan
pemandangan pesta adalah pantai di no. 17.
berlebihan, setelah operasi untuk merawat penyakit jantung yang cukup langka. Di usia ke 33 tahun, ia mulai mengucapkan selamat tinggal ke tennis di US Open 2015. Di depan kepadatan New York, kematian menghantui di pikirannya (Fish menggambarkan kesehatannya seperti baik-baik saja), Ia kalah dengan kehilangan 5 set babak kedua dari perempat final Feliciano Lopez. (Sama seperti di golf, beberapa pemain terdengar mengagumkan dengan namanya). “Di tenis,” kata Fish, “saya bisa memukul dengan agresif menggunakan cara saya untuk menyingkirkan rasa gugup. Di golf, saya tidak bisa melakukannya.” Fish sebagai pemain musiman yang bisa ditemukan di Danau Tahoe saat pertandingan golf. Selama waktu itu pula, Fish harus berkutat dengan alat kesehatan – Anda tahu, perubahan mood yang bisa datang jika Anda membayangkan jantung Anda keluar dari dada. Permainan golf Fish semakin bagus. Bermain di luar dari Bel-Air Country Club di Los Angeles, dengan handicap 1 plus, ia dapat mengikuti tur kecil dan meraih sepasang cek. Dia juga mencoba kualifikasi web.com untuk bersenang-senang saja. “Tentunya, saya bukan pemain pro, namun
82 | oktober 2016
komedian kevin nealon berfoto selfie dengan sir charles.
bagi saya tidak ada yang lebih menyenangkan dari persaingan di golf,” kata Fish. “Main untuk mendapatkan 125,000 dolar (uang yang didapatkan pemenang di Tahoe), tentu jumlah yang lumayan banyak, saya merasa seperti itu. Mungkin sedikit kesenangan dibandingkan rasa gugupnya, karena saya merasa bisa memenangkan turnamen tersebut.
SPERCAMPURAN ANTARA EGO DAN RASA TAKUT
etiap tahun ada sejumlah pemain atau juga selebriti yang menjadi golfer dalam artian sebenarnya dan bermain sangat bagus serta terjadi kompetisi di antara mereka snediri. Buku sejarah olahraga mencatatkan rekor-rekor baru. Secara
sejarah, pensiunan atlet menjadi pemain berbakat yang mendominasi. Di tahun 2014, mantan Super Bowl MVP Mark Rypien, mantan pemain hocket, Jeremy Roenick dan LPGA Hall of Famer Annika Sorenstam, yang terdaftar sebagai pemenang. Salah satu yang bukan atlet profesional yang menjadi pemenang adalah actor Jack Wagner, yang telah melakukan hingga dua kali. Pitcher Rick Rhoden yang telah menang selama 8 kali dan pemain hockey Dan Quinn yang menang 5 kali, namun keduanya yang berada di daftar undangan sebagai bintang seperti bintang NBA Stephen Curry, yang terdaftar di 5-1 di tahun 2016 dan Joe Pavelski dari NHL yang berada di 10-1. Pemain- pemain ini bisa menempatkan dirinya dalam persaingan secara rutin. “Luar biasa. Di awal kami tidak memiliki cukup pemain,” kata legenda NBA Charles Barkley. “Sekarang, kami bisa mengundang semua orang yang menginginkannya.” Barkley tidak mendapatkan satu par pun selama 54 hole, namun status dirinya dan kehadirannya di dunia broadcasting memantapkan posisinya. “Saya payah di golf. Saya tahu dan saya harus menerima dengan hal tersebut. Namun tidak ada yang lebih baik dibandingkan tampil payah di Tahoe,” kata Barkley. Hanya karena ia seorang selebriti tidak memiliki kesempatan untuk meraih sebuah prestasi bukan berarti mereka mau kehilangan harga diri dan gengsi. Bisa jadi, jika semua ego dalam turnamen ini dikumpulkan maka hasilnya bisa lebih besar dari apa yang ada di PGA Tour meski para pemain tur dunia telah mencapai kemampuan tertinggi dalam permainan namun mereka masih bisa mengendalikan rasa ketidak puasa mereka. Sama seperti para pemilik handicap sedang dan tinggi, yang jelas para selebritis ini masih mengagungkan prestasi dalam permainan ini. “Saya ingin menyelesaikan dengan posisi lebih baik
kata mantan pitcher Derek Lowe.”Saya ingin bermain dengan baik karena saya bermain dengan buruk di tahun lalu yang kemudian membuat istri saya bilang kalau saya tidak dapat melakukannya,” kata penyerang New York Jets Ryan Fitzpatrick. Formatnya turnamen tersebut adalah Stableford yang telah dimodifikasi di mana pegolf bisa mendapatkan poin di par, eagle, atau birdie namun akan kehilangan angka jika mendapat double bogey. Perubahan dari penambahan stroke di tahun 2003 untuk mengubah kecepatan permainan dan mengurangi rasa gugup. Sebagai aktor, John O’ Hurley (atau biasa dikenal J. Peterman di Seinfield) mengatakan bahwa ada hari di mana mendapat stroke murni atas hasil usaha mereka sendiri, “Orang-orang tidak bisa menggenggam gelas wine saat bertemu dengan pemain karena mereka gugup.” “Saya harus bisa mengalahkan Steph,” kata pemain basket hebat Dell Curry, yang tidak sekadar mengajarkan sang anak untuk menghasilkan lemparan tiga poin. (sang ayah akhirnya bisa mengalahkan sang anak dengan selisih satu poin “Saya tidak dapat menyelesaikan DFL, saya menebak kalau saya bisa menaklukan Charles,” kata Larry si Cable Guy, sebuah prediksi yang harus dibuktikan dengan benar.
SKEBERKATAN SEBUAH PESTA
aat sesi Players Meeting, sebuah bar dan ruang banquet tertutup di lantai 16 dari Harrah (kita berada Nevada, namun tidak terlalu berjauhan dari California) aura testosterone terasa sangat kental sehingga dapat diaduk bersamaan dengan double
gin martini dan menghilangkan seluruh rasanya. Para pria dan wanita bartender berambut pirang sangat sibuk untuk memberikan pesanan, meski beberapa beberapa atlet yang ada membawa dan mengonsumsi air mereka sendiri selama acara. Plafon ruangan terlihat lebih rendah dan ketika berjalan berkeliling melewati ruangan terasa seperti menembus hutan lebat. Sesekali kita akan bertemu atlet atau tokoh penting seperti pengemudi NASCAR Brian Vickers atau Wagner, yang menggunakan baju performa tanpa lengan yang biasa ia gunakan ke gym hotel. Marshal Faulk, Jerome Bettis dan Joe Carter menggunakan aksesoris yang berkilau
oktober 2016 | 83
‘OSCAR DE LA HOYA PERNAH MEMUKUL TOPPING DI SINI, DAN MJ BERKATA, “OSCAR, KAMU BISA MENGALAHKAN SIAPA SAJA DI SINI; KENAPA GROGI?” KARENA ITULAH GOLF.’ —DELL CURRY
dari peringkat 22, karena itulah prestasi saya tiga tahun berturut-turut,”
aktor alfonso ribeiro langsung menari.
dengan kemeja terbaik. Tipe-tipe: artis Hollywood yang ingin jadi atlet atau sebaliknya atlet yang ingin menjadi artis Hollywood. “Di sini!” kata aktor Brian Baumgartner dengan ekspresi yang polos tak bersalah (yang lebih dikenal dengan Kevin dari serial The Office) saat pensiunan pemain sepak bola Abby Wambach disebutkan namanya. (Abby tidak datang saat pertemuan.) Saat nama mantan pemain profesional Blair O’Neal dan pegolf long-driver wanita Heather Le Master yang akan bermain di tee markers depan, para mantan quarterback berteriak “Caitlyn Jenner main di tee apa dong?” Yang berada di podium adalah Jon Miller, presiden dari program olahraga NBC Sport, yang mengatur dan menyiarkan event ini sejak turnamen ini masih dalam tahapan percobaan.. Dan itulah J-O-N Miller, yang harus dibedakan penyebutan namanya untuk menghindari kebingungan antara John D. Miller, Chief Marketing NBC Olympics dan tentunya legenda broadcaster, Johnny Miller. Pencampuran antara rasa bahagia dan kebingungan yang dilakukan oleh J-O-N di hadapan pengunjung yang bermacam-macam, Sterling Sharpe duduk di sebelah Andre Iguodala yang duduk di sebelah David Wells yang membutuhkan ukuran kursi lebih besar di bawahnya, namun J-O-N tahu bagaimana mengatur emosi yang muncul dan memecahkan suaranya untuk meredam kebisingan yang terjadi. Namun ada 3 pria, seperti pemain hockey Mike Eruzione dari tahun 1980 di Miracle Ice Olympic, yang telah mendengar nama J-O-N selama 27 tahun yang senantiasa mengatur berbagai pertemuan. Setelah sambutan, urusan terpenting lainnya adalah keamanan. Begitu banyak perluasan penggunaan dari area lapangan golf serta pembatasan gerak para penggemar.. Tahun ini ada beberapa area baru di lapangan yang dinyatakan sebagai “zona aman” tempat dimana para bintang bisa tenang tanpa kekhawatiran para penggemar akan menyerbu dan mengganggunya. Yang mana merupakan hal tidak menyenangkan yang dialami oleh Justin Timberlake saat tahun kedua keikutsertaannya. JT merupakan pemain terakhir yang datang di Players Meeting, dan ia melakukannya dengan berkelas. Berjalan dengan sang kedi, Kevin Ruder serta sahabatnya Alfonso Ribeiro, Timberlake mengepalkan tangannya dan meneriakkan ‘boo’ ke Miller, lalu membawa grup penggemarnya ke balkon. “Justin senang mendapatkan hal yang berbeda,” ujar Miller. “Ia cukup dekat dengan beberapa atlet dan ia benar-benar menyenangi turnamen yang satu ini. Sebagai tambah dari salah satu penghibur berbakat di planet ini, ia juga merupakan seorang penggila golf dan benar-benar otentik. Ada saatnya ia hampir menjuarai turnamen ini.” Karena JT telah di booking untuk tampil di sebuah konser tertutup di sore harinya, ia diizinkan untuk tee off pertama di jam 6.30 pagi waktu setempat, lalu dilanjutkan dengan waktu tee-time berikutnya jam 8. Sebuah pelajaran penting dari turnamen golf: Selalu ada yang bisa menerima akomodasi khusus dari komite dan Anda harus bisa menerimanya dan melupakannya. Dell Cury, yang duduk bersebelahan dengan anaknya tidak bermain sejak tahun 1998. Saat Miller memperkenalkan dirinya sebagai salah satu pemukul terbaik, Timberlake
memberikan pembenaran sambil berteriak “Terbaik Ke-dua!” dengan tertawa.
SPERATURAN ADALAH PERATURAN
ebagian besar topik yang dibahas dari pertemuan adalah pelanggaran peraturan. Petugas yang mengatur event minggu PGA Tour setiap minggunya juga ada di sini karena taruhannya begitu tinggi, jika ada yang menganggap remeh
maka konsekwensinya akan menyedihkan. Mantan pemain Dallas Cowboys Emmitt Smith di peringkatkan untuk tidak boleh sembarangan melakukan ayunan latih. Setiap orang harus melakukan pengecekan yang teliti dan memberikan tanda tangan pada scorecard mereka selama bermain, bukan langsung berpesta cocktail dan berasumsi bahwa akan ada orang lain yang akan melakukannya untuk Anda. (Larry si Cable Guy). Kalau Anda berharap mengabaikan uang hadiah karena ingin mempertahankan status amatir maka Anda harus menyatakannya sebelum dimulainya putaran pertama. Delapan orang akan tetap sebagai amatir, termasuk Brian Urlacher dari Chicago Bear yang menyelesaikan permainan di T-8. Jika ada sebuah nasehat dari para pemain veteran yang perlu didengar adalah bahwa semua orang harus dapat mengatur dirinya dengan baik. Bahkan untuk seorang atlet aktif sekalipun bermain lima hingga enam putaran dapat juga melelahkan tubuh. Caranya adalah menggunakan cart saat Pro-Am dan putaran latihan untuk menjaga kebugaran saat bermain 54 hole dengan berjalan kaki dengan seorang kedi. Beberapa kesalahan jelas terjadi karena kaliber orang yang melakukannya. Mungkin jika di lapangan home course Anda melihat saudara Anda menghajar bola tidak kena-kena berulang kali rasanya jarang membuat Anda tertarik, namun beda rasanya melihat bintang Hall of Famer Steve Young membacok lapangan berulang kali.
Jika Anda tidak siap Anda tidak bisa memperbaikinya dalam hitungan menit. Tekanan darah dan emosi yang naik hanya akan memperparah keadaan. “Saya tidak bisa membuat rutinitas pukulan di golf,” kata mantan Buffalo Bills Doug Flutie yang yang tidak menginginkan hal lain selain berlatih putting di area green dekat clubhouse namun harus menunda karena kepungan dari para penggemar dan media. “Dalam karir, saya fokus dalam proses bukan gambaran besar di akhir. Saya tahu apa yang saya lakukan pada hari Senin, Selasa, Rabu, semua permainan saya dirasa sudah siap.” “Rutinitas itu sangat luas maknanya,” kata Stephen Curry. “Saya pergi ke stadium untuk mengatur jadwal sebelum bermain dan saya punya beberapa hal yang harus dilakukan. Salah satunya adalah berhati-hati terhadap rasa gugup. Di putaran final kedua, 18,000 orang di tempatnya, dan saya merasa adrenalin saya menjadi 1.000 kali lebih cepat. Saya mungkin tidak terlalu bagus untuk bermain golf, namun saya kira itu terkadang membantu.” “Michael Jordan bilang ke saya, Anda akan merasa gugup,” kata Dell Curry. “Oscar De La Hoya menghasilkan topping di pukulan pertamanya lalu MJ berkata, ‘Oscar, Anda bisa berkelahi dan mengalahkan orang lain di sini; apa yang harus kamu khawatirkan? Karena inilah yang dilakukan di golf.” Kecepatan pukulan Derek Lowe itu 130 mile per jam dan galeri Tahoe, umumnya mereka merupakan penggemar olahraga bukan penggemar golf jadi mereka tidak terlalu mempedulikan hal-hal kecil seperti itu. “Di baseball, saya bisa langsung bermain dan menemukan ritme permainan saya sendiri karena sebuah lemparan akan menggunakan seluruh otot besar, dada dan kaki,” kata Lowe. “Di golf terlalu banyak otot-otot kecil dan ada kecenderungan untuk bergerak terlalu cepat seiring dengan semakin banyaknya Anda berpikir. Saya bertanya kepada orang banyak untuk melakukan hal ini dan tidak pernah mendapatkan jawaban yang bagus.” Mungkin ada satu jawaban terbaik, yang pada waktu itu, berasal dari orang yang berhasil menjuarai turnamen sebanyak dua kali secara berturut-turut. “Inilah cara saya mengisi kekosongan sifat kompetitif saya,” ujar Mulder. “Kita bisa melihat nama-nama besar dan legendaris dalam turnamen ini dan sangat keren bisa bertanding dengan orang-orang yang mendominasi di olahraga mereka. Terkadang saya bisa berubah dari merasa tegang dan bisa menjadi sangat santai. Masalahnya bukan tekanan dari luar yang menekan saya, namun lebih kepada tekanan dari dalam diri sendiri perihal apa yang ingin dicapai. Kuncinya adalah jangan terlalu berharap banyak dan berbuat berlebihan.” Tidak berbuat terlalu banyak. Sebuah nasehat unik dari seorang atlet profesional, sebuah kelompok yang sangat mengerti mengenai pengorbanan dan komitmen dan mendalami apa yang mereka lakukan, membuat kami semakin kagum.
84 | oktober 2016
86 | oktober 2016
AWAS:RAPUH Tiger memang telah terpuruk, tapi berikut alasan saya mengapa karier dia belum tamat
Ilustrasi oleh Eddie Guy
oktober 2016 | 87
OLEH JAIME DIAZ
Dia sepertinya selesai, kemungkinan memang demikian.
Woods berusia 41 tahun pada 30 Desember. Juara tertua tiap mayor, dan pemain pilihan lainnya:
MASTERS
tertua Jack Nicklaus, 46. pemain lainnya Ben Crenshaw, 43; Gary Player, 42; Mark O’Meara, Sam Snead, 41; Ben Hogan, 40; Snead, Angel Cabrera, Phil Mickelson, 39; Hogan, Player, Nick Faldo, 38.
U.S. OPEN
tertua Hale Irwin, 45. pemain lainnya Julius Boros, Raymond Floyd, 43; Payne Stewart, 42; Nicklaus, 40.
OPEN CHAMPIONSHIP
tertua Old Tom Morris, 46. pemain lainnya Robert De Vicenzo, 44; Mickelson, 43; Darren Clarke, Ernie Els, 42; O’Meara, 41; Henrik Stenson, 40; Player, Zach Johnson, 39; Nicklaus, 38.
PGA CHAMPIONSHIP
tertua Julius Boros, 48. pemain lainnya Lee Trevino, 44; Vijay Singh, 41; Nicklaus, 40; Floyd, Larry Nelson, 39; Hubert Green, 38; Jimmy Walker, 37.
Banyak indikator yang menunjukkan hal itu: tiga prosedur/pembedahan punggung, kegagalan chip yang kerap terjadi, skor 80-an, pengunduran diri, gumaman kecil “C’mon, Tiger” sebelum memukul pitch ketiga berturut-turut ke air.
Dalam sejarah golf, tidak ada pegolf hebat yang telah tersungkur dari puncak dalam waktu lama bisa kembali mendominasi. Dan tidak ada pemain dominan yang jatuh begitu dalam dengan begitu cepat—dari rekor 683 minggu di peringkat No. 1 (selama periode dari Juni 1997 hingga Mei 2014) sampai No. 683 pada Agustus 2016—seperti Tiger Woods.
Kejutan ini masih terasa. Jika era Woods telah benar-benar berakhir, hal itu seharusnya terjadi di usia lebih muda daripada pemain sepanjang masa sejak Bobby Jones. Woods menjuarai mayor ke-14- nya pada 2008 di usia 32 tahun, tapi Jones sengaja pensiun dari kompetisi di usia 28 tahun pada 1930, sama seperti Byron Nelson di usia 34 pada 1946.
Tahun 2013 dia memiliki lima kemenangan dan meraih penghargaan pemain terbaik tahun itu. Setelah itu dia terpuruk. Dalam enam kejuaraan mayor yang dia ikuti sejak itu—dia tak ikut satu pun tahun ini—dia gagal lolos cut empat kali.
Orang-orang pasti berpikir, dia adalah Tiger Woods, pemain paling berbakat, paling gigih, pemain terhebat yang pernah ada. Dia tak mungkin jatuh seperti itu. “Dia telah selesai bagaimanapun,” kata Dr. Jim Afremow, psikolog sport dan penulis buku The Champion’s Comeback, studi mengenai sejumlah komponen dan perilaku dalam kembalinya para atlet hebat menuju kesuksesan.
“Kembali berprestasi seperti pencapaian dia sebelumnya merupakan satu-satunya hal yang belum dia lakukan. Itulah sebabnya kita tak bosan membicarakan tentang dia.”
Tidak, golf tidak boleh menghentikan Tiger Woods.
Barangkali hal ini lebih mudah bila ada kejelasan, karena mustahil untuk mengetahui apa sumber masalah dengan Woods. Kata-katanya masih menyimpan misteri. (Lewat juru bicaranya, Woods menolak berkomentar untuk artikel ini.)
Situasi dia sepertinya berasal dari tiga kemungkinan:
cedera (lihat kanan). Woods memiliki banyak cedera, tapi kita sering mendapat informasi mengenai hal ini dari mulutnya.
88 | oktober 2016
12.94
▶ Operasi untuk membuang jaringan bekas luka dan dua tumor jinak dari lutut kirinya.
06.95
▶ Menarik diri dari U.S. Open di Shinnecock Hills setelah cedera pergelangan tangan kirinya saat melakukan pukulan di rough.
12.02
▶ Operasi untuk mengalirkan cairan di sekitar ACL kirinya dan membuang kista jinak.
10.06
▶ Mengungkapkan keraguan apakah dia bisa bermain karena cedera pundak kiri tapi menang di WGC- American Express Championship.
Musim Panas 07
▶ Mengatakan dia cedera di ACL lutut kiri saat berlari di lapangan golf tapi menjuarai lima dari enam event tahun itu, termasuk PGA Championship.
04.08
▶ Setelah finis runner-up di Masters, dia menjalani operasi untuk memulihkan tulang rawan di lutut kirinya.
06.08
▶ Menjuarai U.S. Open dengan dua cedera di tibia kirinya dan cedera ligamen di lutut kirinya. Menjalani operasi setelah Open untuk memulihkan ACL dan tulang rawan di lutut kirinya.
2008-’09
▶ Di Masters 2010, ternyata dia bermain meski cedera di tendon Achilles kanan pada 2008 dan cedera kembali pada 2009.
11.09
▶ Dibawa ke rumah
sakit karena leher sakit dan bibir robek yang membutuhkan lima jahitan setelah menyetir mobil SUV-nya ke hidran dan menabrak pohon.
05.10
▶ Mundur dari Players Championship karena sakit leher
12.10
▶ Mendapat suntikan cortisone di tumit kanannya karena sakit berkepanjangan di Achilles-nya.
04.11
▶ Merasa sakit di MCL kirinya dan kaku di Achilles kiri setelah pukulan di bawah Pohon Eisenhower di Masters
05.11
▶ Mundur dari Players Championship, mengaku ada masalah di Achilles, cedera lutut dan rasa sakit di betis kirinya.
06.11
▶ Tidak ikut U.S. Open, mengaku ada masalah di lutut kiri dan Achilles.
03.12
▶ Mengundurkan diri di Doral, mengaku sakit di Achilles kirinya.
06.13
▶ Mengumumkan dirinya tidak AT&T National, mengaku sakit di siku kiri akibat main di Players dan bertambah lagi di U.S. Open.
08.13
▶ Jatuh ke tanah di The Barclays, mengaku sakit di punggung karena tidur di kasur hotel yang terlalu empuk.
03.14
▶ Mundur dari Honda Classic, mengaku sakit di punggung bawah.
04.14
▶ Mengumumkan bahwa prosedur microdiscectomy memaksa dia untuk melewatkan Masters.
08.14
▶ Mengundurkan diri di Firestone, mengaku kejang di punggung karena pukulan dari permukaan aneh.
02.15
▶ Mengundurkan diri di Torrey Pines, mengaku sakit punggung dan penundaan karena kabut menghambat kerja otot “bokong”.
09.15
▶ Menjalani prosedur micro-discectomy kedua untuk membuang pecahan kecil disk yang menekan saraf.
10.15
▶ Mengumumkan dia menjalani prosedur susulan untuk menghilangkan rasa sakit di punggung.
12.15
▶ Mengatakan tidak ada jadwal pasti kapan kembali bermain.
02.16
▶ Agen Mark Steinberg mengatakan spekulasi bahwa Woods menderita kemunduran serius merupakan “berita palsu.”
07.16
▶ Steinberg mengatakan Woods akan melanjutkan rehabilitasi dan memperkirakan kapan dia mulai bermain pada musim 2016-’17.
Dunia Sakit Tiger
Tiger Woods berkata kepada Jaime Diaz dari Golf Digest pada 2005 bahwa dia memiliki lutut kiri yang bermasalah sejak kecil. “Ini karena hal yang saya lakukan semasa kanak-kanak,” kata Woods. “Jatuh dari skateboard, sepeda, meloncat dari benda apa pun.” Setelah operasi Woods untuk menyembuhkan ACL dan tulang rawannya menyusul gelar mayor profesional ke-14-nya, US Open 2008 di Torrey Pines, Golf Digest menyurvei 21 pemain PGA Tour untuk memprediksi masa depannya: 81 persen berkata, “Akhirnya dia akan menjadi Tiger tua yang sama”; 14 persen mengatakan dia akan menjadi “lebih baik dari sebelumnya”; 5 persen berkata, “Hal yang terbaik miliknya barangkali sudah lewat.” Cedera-cedera utama Woods dijelaskan secara detail berikut ini.
Ilustras
9
o
io
k
l
t
e
o
h
b
B
e
r
r
ya
2
n
01
C
6
hr
is
ti
e
|
8
kritikus itu benar,” kata dia. “Anda lihat saja sejarah tinju. Namun yang membedakan saya dengan para juara lain yang kembali bertanding adalah saya tidak memulai lagi dari tingkatan atas dengan pemain terkenal. Saya memulai lagi dari bawah dengan para petinju klub. Tidak ada orang yang pernah melakukan itu.”
Selama bertahun-tahun, Foreman bertarung melawan pesaing yang lebih baik, dia semakin menyempurnakan gaya bertinjunya. Namun dia juga menyadari bahwa dia tak memiliki kecepatan seperti dulu.
“George Foreman yang dulu, saya tidak pernah lagi bisa seperti itu. Saya tidak mampu lagi memukul pemain di ronde pertama, dan saya harus menerimanya. Jika saya ingin menjadi juara kelas berat dunia lagi, saya harus menyempurnakan hal-hal yang tak pernah saya lakukan sebelumnya.” Dia mempelajari film para petinju tua, seperti pelatihnya, Archie Moore, dan melihat gaya tinju ekonomis yang menghemat energi dengan gerakan minimum dan menekankan akurasi dan kesabaran ketimbang power.
Foreman bukanlah seorang pegolf, tapi dia sering berbincang dengan Sam Snead ketika pegolf itu, di usia 70-an saat itu, mengunjungi kamp pelatihannya. “Dia mendukung saya kembali. Dia banyak menceritakan kepada saya cara dia tetap kompetitif meski dia tak seperti dulu,” kata Foreman. “Tiger harus mencoba beberapa hal sama yang pernah saya lakukan. Dia pernah mengalami rasa malu dan
terhina. Dia melakukan hal
yang banyak dilakukan atlet
lain; dia kepergok. Namun
saya pikir dia akan kembali
bangkit. Yang penting adalah
dia tak bermain seperti Tiger
Woods usia 21 tahun. Dia
harus menerimanya dan memanfaatkan apa yang ada
sekarang. Dia masih tetap
hebat, karena kehebatan itu
masih ada dalam dirinya.
Meski saya mengubah gaya
saya, bagian dalam dari diri
saya tidak pernah berubah.”
Tentu saja, Foreman tidak memiliki kompleksitas masalah yang dihadapi Tiger Woods. Woods merupakan pemain introvert, yang tidak suka berbagi perasaannya. Segala aktivitas golfnya, bahkan di area latihan ataupun klinik, selalu dipantau media. Hal yang paling penting untuk
diperhatikan adalah bahwa Woods sedang melawan cedera yang berpotensi mengakhiri kariernya.
Ketika dia berusia lebih muda, Woods dapat kembali dengan cepat dari cederanya. Sepertinya dia memanfaatkan kecepatan penyembuhannya itu untuk mengirimkan pesan bagi lawan-lawannya. Buku tahun 2014 Blood Sport melaporkan bahwa setelah cedera lututnya di bulan Juni 2008 dan cedera tendon Achilles yang mengharuskan rehabilitasi agresif, Woods menjalani 14 sesi terapi darah dengan dokter olahraga Kanada Anthony Galea, yang pada 2011 mengaku bersalah menyelundupkan hormon pertumbuhan ilegal ke Amerika Serikat untuk para atlet pro. Buku itu juga melaporkan bahwa rekan Galea mengunjungi Woods 49 kali dari September 2008 hingga Oktober 2009. Woods dan Galea mengatakan bahwa Woods hanya menerima terapi plasma yang kaya dengan platelet secara legal.
RMASA SAKIT, TINGKAT STRES DAN PSIKOLOGI eski waktu yang dibu- tuhkan untuk pemu- lihan punggung bawah tergantung masing-masing individu, biasanya aktivitas fisik bisa dilanjutkan setelah 12 minggu. Namun, dengan Woods yang menunggu lebih dari setahun penuh untuk bermain lagi, agennya, Mark Steinberg, mengatakan bahwa Tiger “belum mempertimbangkan atau berencana untuk mempertimbangkan” apakah faktor
psikologis berpengaruh bagi gejala fisik.
Ada banyak riset yang memberikan bukti-bukti bahwa tekanan dari emosi yang tak terobati— khususnya kemarahan dan rasa malu—dapat menjadi sumber penting bagi sejumlah penyakit kronis. Menurut riset dari Dr. John Sarno, kini pensiunan profesor pusat rehabilitasi NYU, reaksi tubuh terhadap luka psikologis dapat menciptakan rasa sakit fisik yang timbul untuk mencegah
emosi yang terpendam menjadi muncul ke permukaan. Sarno menyebut hal ini Tension Myoneural Syndrome dan mengatakan bahwa penyakit psikosomatik ini sering terjadi pada bagian punggung.
Afremow, koordinator performansi untuk San Francisco Giants, mengatakan dia sering menyaksikan variasi gejala-gejala yang terjadi dalam olahraga kompetitif. “Khususnya dengan atlet papan atas, rasa sakit bisa menjadi barometer tingkat stres mereka,” kata dia. “Para pria cenderung menutupi apa pun, dan ini sering terjadi pada pemain tingkat atas, yang terbiasa memaksakan kemampuannya hingga ke tingkat tertinggi. Ini dapat mengakibatkan rasa sakit berkepanjangan, tanpa ada tanda fisik. Hubungan antara tubuh dan pikiran ini sering diremehkan.”
Beberapa orang yang dekat dengan Woods merasa khawatir dia menderita sakit karena rasa marah dan penyesalan. Temannya, Michael Jordan, yang sukses kembali ke bola basket setelah pensiun satu musim untuk bermain bisbol pro setelah kematian ayahnya, berkata kepada Wright Thompson dari ESPN The Magazine bahwa Woods terus menderita sebagai akibat dari penyesalan atas perselingkuhannya. “Hal itu mengganggu dia lebih dari apa pun,” kata Jordan. “Hal itu terus berada di dalam pikirannya. Apa yang bisa Anda lakukan? Itu adalah T-Dub, dia tak bisa menghapusnya. Itu yang hendak dia lakukan sesungguhnya. Dia ingin menghapus hal-hal yang telah terjadi.”
Afremow mengatakan bahwa atlet yang sukses kembali bermain pertama- tama membangun mentalnya dengan membebaskan—biasanya dengan bantuan profesional—“hambatan mental” dari konflik emosional yang menghambat kemampuan motorik, konsentrasi dan energi.
“Kasus Tiger barangkali lebih sulit karena masalah ini sudah menjadi perhatian publik,” kata Afremow. “Namun apa pun masalahnya, dia harus memberi kesempatan bagi dirinya untuk menjadi hebat kembali. Sebagai pegolf, dia punya waktu. Jika dia bisa memulihkan permainannya, ini akan membuat dia menjadi tokoh paling penting yang bisa kembali berprestasi.”
Menilai bahwa karier Woods telah habis mungkin terlalu meremehkan. Bagaimana seandainya Woods yang sehat dan segar kembali masih memiliki kemampuan tersembunyi yang tak tertandingi, di olahraga dengan margin kesalahan terkecil, untuk kembali ke tempat teratas?
Jika dia benar-benar ingin kembali, barangkali tantangan terberat dalam hidupnya masih bisa diatasi.
‘APA PUN
MASALAHNYA, DIA
HARUS MEMBERI
KESEMPATAN BAGI
DIRINYA UNTUK
MENJADI HEBAT
KEMBALI. SEBAGAI
PEGOLF, DIA PUNYA
WAKTU.’
DR. JIM AFREMOW, PSIKOLOG OLAHRAGA
92 | oktober 2016
tidak semua orang di sini kaya raya. “Saya hanya mampu memesan makanan atau minuman, tidak keduanya,” kata seorang pria mengenakan T-shirt yang memilih untuk minum. Ada juga pengunjung yang memakai sandal jepit dan tank top, beberapa keluarga menyantap makanan, anak-anak menikmati gula-gula kapas biru yang mirip rambut Marge Simpson. Saya memesan wedge salad untuk melihat permainan wedge Tiger. (Lezat, ternyata.) Dan saat itulah dia tiba.
Tiger muncul pada pukul 19:00 Kamis, di sejumlah TV yang suaranya dimatikan. Ada 42 TV, semuanya menyiarkan ESPN atau Golf Channel. Foto kepala Tiger tampak di atas tweet-nya mengenai berita golf hari itu: Nike keluar dari lini peralatan golf. Meski The Woods Jupiter merupakan tempat suci bagi Nike dan golf, jarang orang yang menyadarinya. Bahkan beberapa di antaranya tidak tahu milik siapa bar ini.
Satu malam kemudian, pengunjung pada jam yang sama bertambah hingga 50 dan terus bertambah. Dan ada hubungan yang menyenangkan antara staf yang ramah dan para tamu tua, antara ikat pinggang putih yang dikenakan para staf bergaya pegolf PGA Tour dan ikat pinggang putih yang dikenakan para tamu pria karena mereka belum membeli baju lagi sejak pemerintahan Ford.
Shirley McGrail sedang duduk di bar bersama suaminya, Jack. Mereka berkendara 31⁄2 jam dari Bradenton untuk memperingati ulang tahun pernikahan mereka yang ke-40. McGrail mengatakan dia menyukai stafnya, suasana dan koktail udang jumbo, dengan lemon, di atas es. “Saat awal-awal kami datang ke sini kami tak menyangka tempat ini milik Tiger,” kata Shirley, seorang nenek. “Saya suka Tiger sejak dia mulai bermain. Saya tahu dia melakukan kesalahan, tapi saya masih mencintai dia. Dia mengubah golf. Dia mengubah cara orang bermain. Dia mengubah cara orang berlatih. Bahkan dia mengubah cara orang berpakaian.” Sekilas pandangan ke bar ini membuktikan hal tersebut. Sebuah “Pro Shop” kecil dekat penerima tamu menjual lini pakaian golf Tiger.
Tagihan datang terselip di kartu skor dari lapangan El Cardonal yang didesain Tiger, di Cabo San Lucas. Dan kemudian seorang pengunjung yang bahagia kembali keluar, meski bukan kembali ke dunia nyata. Di malam ini, di atas Jupiter dan Jupiter Island, planet Jupiter terlihat cukup jelas. Sulit untuk menentukan mana dari kedua Jupiter ini yang lebih berkilau. Di tempat di mana Ferrari biasa lalu lalang, sepertinya tidak ada orang yang tertarik dengan apa yang Tiger kendarai sekarang. Kecuali atau hingga Tiger membawa bola golf.
94 | oktober 2016
Ilustrasi ole
5
o
h
kt
H
o
u
b
g
e
h
r
K
2
re
0
t
1
s
6
ch
m
e
r
|
9
‘I’M A
NOT QUIT
oktober / 94
—TER’
cara henrik stenson belajar untuk menang besar setelah mengatasi yips oleh matthew rudy