KELAS V
TEMA 4 SUB TEMA 1
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
INTERAKSI SOSIAL
Penyusun:
Vrisca Bhetris Dandung (1902101093)
KATA PENGANTAR
Selamat pagi.
Salam sejahtera untuk kita semua.
Penulis panjatkan puji syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmat-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan E-book untuk mata
pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
kelas V di Sekolah Dasar Tema 4 Sub
tema 1 tentang Interaksi Sosial.
Tak lupa penulis ucapkan terima kasih
kepada pihak yang telah membantu
dalam pembuatan E-book ini. Penulis
merasa buku ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran yang
membangun.
i
DAFTAR ISI
Kata Pengantar..................................i
Daftar Isi.............................................ii
Kompetensi Dasar dan Indikator....iii
Tujuan Pembelajaran......................iv
Pengertian Interaksi Sosial...............1
Syarat Interaksi Sosial......................2
Faktor Pembentuk Interaksi Sosial.......3
Bentuk Interaksi Sosial.....................5
Jenis Interaksi Sosial.........................7
Pengaruh Interaksi Sosial................9
Daftar Pustaka ................................10
ii
KOMPETENSI DASAR
DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar
3.2 Menganalisis bentuk-bentuk interaksi
manusia dengan lingkungan dan
pengaruhnya terhadap pembangunan
sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat
Indonesia.
4.2 Menyajikan hasil analisis tentang
interaksi manusia dengan lingkungan dan
pengaruhnya terhadap pembangunan
sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat
Indonesia.
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1 Menjelaskan interaksi sosial.
3.2.2 Menguraikan jenis interaksi sosial.
4.2.1 Menunjukkan pengaruh interaksi manusia
terhadap pembangunan sosial, budaya, dan
ekonomi masyarakat Indonesia.
iii
TUJUAN PEMBELAJARAN
1) Setelah mengamati gambar,
siswa mampu menjelaskan
interaksi sosial dengan benar.
2) Setelah membaca teks,
siswa mampu menguraikan
jenis interaksi sosial dengan
tepat.
3) Setelah mengamati interaksi
manusia, siswa mampu
menunjukkan pengaruh interaksi
manusia terhadap pembangunan
sosial, budaya, dan ekonomi
masyarakat Indonesia dengan
teliti.
iv
Pengertian
Interaksi Sosial
Sumber: Portal Jember
Teman-teman tahukah
kalian apa itu interaksi
sosial?
Jadi interaksi sosial merupakan
kemampuan seorang individu
dalam melakukan hubungan sosial
dengan individu lain atau kelompok
yang ditandai dengan adanya
kontak sosial dan komunikasi.
1
Syarat Interaksi Sosial
Kontak sosial Komunikasi
Kontak sosial dibagi menjadi Komunikasi merupakan
dua yaitu: suatu ungkapan perilaku
Kontak sosial bersifat primer baik berbicara, sikap,
Interaksi yang terjadi secara maupun gesture untuk
menyampaikan pesan.
langsung seperti bertatap
muka. Unsur pokok dalam
komunikasi yaitu
Kontak sosial bersifat komunikator, komunikan,
sekunder pesan, media, dan efek.
Interaksi yang terjadi secara
tidak langsung atau
menggunakan media
pengantar/penghubung.
2
Faktor Pembentuk
Interaksi Sosial
Sugesti,
adalah pengaruh
yang muncul
dalam diri
seseorang karena
adanya dorongan
yang diberikan
orang lain dengan Simpati,
adalah sikap
cara tertentu. tertarik pada
seseorang akan
suatu hal yang
menarik.
Imitasi,
adalah seseorang atau
lebih melakukan untuk
meniru seseorang dalam
hal gaya, sikap, perilaku
hingga penampilan
terlihat menyerupai fisik
seseorang.
3
Motivasi,
adalah dorongan
yang timbul dalam
diri seseorang untuk
melakukan suatu
tindakan dengan
tujuan tertentu.
Empati,
adalah sikap
ikut merasakan
sesuatu yang
dialami oleh
orang lain.
Identifikasi,
adalah pemberian ciri
khas sehingga
sebenarnya berkaitan
dengan imitasi seseorang
dengan keinginan sama
bahkan serupa dengan
orang lain.
4
Bentuk Interaksi Sosial
Interaksi sosial individu dengan individu
merupakan pertemuan antara seseorang dengan
individu lain yang bertujuan untuk memberi aksi/
respon yang mengarah ke arah kerja sama.
Contoh :
Seorang siswa menyapa guru saat bertemu di
jalan
Seorang guru melatih seorang siswa untuk
lomba bernyanyi
Seorang anak membantu ibu memasak di
dapur
5
Interaksi kelompok dengan
kelompok merupakan
hubungan yang terjadi antara
dua kelompok atau lebih
untuk membicarakan hal yang
berkaitan untuk kepentingan
Sumber: PNGWing kelompok.
Interaksi sosial individu Contoh :
dengan kelompok merupa-
kan hubungan yang terjadi Suatu kelompok me-
oleh seseorang dengan
dengan kelompok yang lakukan presentasi di
terdiri dari lebih dari 3
orang dengan tujuan depan kelas
memberi informasi bahkan
pembelajaran. Para guru memberi
Contoh :
informasi kepada
Seorang siswa mem-
baca puisi di depan siswanya untuk
kelas
Seorang guru mengajar Para siswa membantu
siswa di kelas
Kepala sekolah ber- guru kerja bakti di
pidato pada saat
upacara bendera lingkungan sekolah
Sumber: Ayo Guru Berbagi
6
Jenis Interaksi Sosial
Sumber: Ceklis Satu
Bacalah penggalan teks berita di bawah ini!
(News Detik. com) Jakarta sudah menerapkan
pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di
beberapa sekolahan. Namun sayangnya, sejumlah
pelajar memanfaatkan PTMT untuk melakukan aksi
tawuran.
Seperti yang beredar dalam video viral di media
sosial, sejumlah pelajar tawuran di Jl Raya Lenteng
Agung, Jakarta Selatan. Tawuran terjadi pada Senin
(5/10/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.
7
Berdasarkan penggalan teks berita sebelumnya,
kita tahu bahwa tidak selamanya interaksi sosial
mengarah pada persatuan. Interaksi sosial
dibedakan menjadi dua yaitu interaksi sosial
asosiatif dan interaksi sosial disosiatif.
Interaksi sosial Interaksi sosial
asosiatif disosiatif
merupakan interaksi merupakan jenis
sosial yang mengarah interaksi yang
merusak ikatan sosial,
pada persatuan. bersifat negatif atau
Contoh: siswa dan mengarah pada
guru kerja bakti perpecahan.
Contoh: mengejek
membersihkan teman, mengganggu
lingkungan sekolah, teman saat beribadah,
piket kelas, saling curang saat lomba,
menghargai teman dan lain sebagainya.
yang berbeda agama,
dan lain-lain.
8
Pengaruh Interaksi Sosial
Adanya interaksi sosial yang positif ternyata dapat
memberi pengaruh baik bagi pembangunan sosial,
budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Contoh interaksi sosial Contoh interaksi sosial
di bidang sosial: di bidang budaya:
bergotong royong
melestarikan budaya
membersihkan desa, setempat, kerja bakti
mengadakan membersihkan tempat
peninggalan sejarah,
musyawarah/rapat desa, mendorong proses
dan lain sebagainya.
akulturasi dan
asimilasi, dan lain
sebagainya.
Contoh interaksi sosial di bidang ekonomi:
pembeli melakukan kegiatan tawar menawar dengan
penjual, distributor menjual barang/jasa kepada
pedagang kecil dan konsumen, dan lain sebagainya.
9
Daftar Pustaka
Zahara, F. (2019). Hubungan Antara Kepercayaan
Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Mahasiswa
Universitas Potensi Utama Medan. Jurnal Psikologi
Kognisi, 2(2), 77-87.
Lestari, I. P. (2013). Interaksi sosial komunitas
Samin dengan masyarakat sekitar. Komunitas:
International Journal of Indonesian Society and
Culture, 5(1).
Santosa, A., dan Retno K. P. 2021. Buku Siswa
Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: PT
Gramedia Widiasarana Indonesia.
10