The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

RANGKUMAN MATERI KELAS II TEMA 8 Keselamatan di Rumah dan Perjalanan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitisoimahbatul, 2022-05-31 07:12:02

RANGKUMAN MATERI KELAS II TEMA 8

RANGKUMAN MATERI KELAS II TEMA 8 Keselamatan di Rumah dan Perjalanan

RANGKUMAN MATERI

KELAS II

TEMA 8
Keselamatan di Rumah dan


Perjalanan

Siti Soimah, S.P.,S.Pd.
SD Muhammadiyah Sudagaran Wonosobo

PPKN
PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN

Terdapat berbagai perbedaan di Indonesia. Perbedaan agama,

suku bangsa, adat istiadat, bahasa, dan lain sebagainya.

Perbedaan ini menjadikan bangsa Indonesia memiliki


keberagaman.

Namun demikian, persatuan dalam keberagaman harus tetap

terjaga.

Persatuan dalam keberagaman dapat diwujudkan dalam

kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan bermain bersama,

tidak membeda-bedakan teman dan yang lainnya.

Sikap saling menghormati dan saling menghargai sangat
diperlukan untuk terwujudnya persatuan.

Sikap-sikap yang harus dipelihara untuk mewujudkan dan

menjaga persatuan yaitu

1. Menghargai dan menghormati teman

2. Mau bekerja sama dengan teman

3. Tidak pilih-pilih teman


4. Mendahulukan kepentingan bersama

5. Rela berkorban untuk kepentingan bersama

Manfaat menjaga sikap persatuan dalam keberagaman yaitu
1.Dapat hidup berdampingan dengan rukun
2.Tercapainya tujuan bersama dan menguntungkan banyak
orang

Bhineka TUnggal Ika

(artinya Berbeda-beda tetapi tetap satu juga)

Semboyan bangsa Indonesia. Pedoman bangsa Indonesia untuk tetap
bersatu dalam keberagaman.
Perbedaan yang ada di Indonesia tidak menjadi penghalang untuk
tetap memelihara persatuan.
Persatuan dalam Keberagaman Agama

Ada enam agama yang diakui di Indonesia, yaitu :


1. Islam

2. Kristen
3. Katolik
4. Hindu
5. Budha
6. Kongkucu
Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan agama
masyarakat Indonesia sangat diperlukan untuk mewujudkan persatuan
dalam keberagaman.

Berdoa merupakan salah satu contoh perwujudan menjalankan
ibadah. Semua akan beribdah sesuai ajaran agama masing-
masing.
Tidak saling memaksakan kehendak. Sikap tersebut
menunjukkan sikap rukun.
Sikap hidup rukun merupakan perwujudan persatuan dalam
keragaman.

Kerja Sama dalam Keberagaman

Sikap lain yang juga diperlukan untu mewujudkan persatuan dalam
keberagaman adalah sikap saling menolong dan saling bekerja sama.
Contohnya yaitu :
Mengikuti kerja bakti yang dilakukan di lingkungan rumah dan
masyarakat.


Melaksanakan kegiatan piket kelas bersama regu piket.

Rukun dalam berbagai kegiatan

Sikap rukun juga diperlukan untuk mewujudkan persatuan dalam
keberagaman. Contohnya rukun saat kegiatan belajar, berolah raga.
Bersikap sportif terhadap lawan main. Bersikap sportif akan
menciptakan kerukunan.

Pentingnya Menjaga Persatuan

“bersatu kita teguh bercerai kita runtuh”
Untuk menjadi suatu bangsa yang kuat dan tidak terpecah belah,
kata-kata bersatu kita teguh perlu diamalkan dalam kehidupan
sehari-hari. Sikap persatuan dan kesatuan dapat menghindarkan
kita dari perpecahan.




Bersatu kita teguh juga mencerminkan Sila ke-3 dari Pancasila
yaitu Persatuan Indonesia. Arti dari Persatuan Indonesia adalah
sebagai masyarakat Indonesia harus menjadi satu, jangan terpecah
belah.

Manfaat Hidup Bersatu dalam Keberagaman

1. Pekerjaan menjadi ringan
2. Pekerjaan lebih cepat selesai
3. Meningkatkan kerukunan dan persatuan

Akibat Tidak Bersatu dalam Keberagaman

1. Pekerjaan terasa berat


2. Pekerjaan selesai lebih lama

3. Menimbulkan perselisihan dengan teman

B. INDONESIA

PENGGUNAAN HURUF KAPITAL

1. Huruf kapital digunakan pada huruf pertama di awal

sebuah kalimat.

Contoh : Kita harus berdoa sebelum makan.

2. Huruf kapital digunakan saat menulis kata Tuhan dan


kata ganti Tuhan.

Contoh : Sebelum belajar sebaiknya kita berdoa kepada

Tuhan Yang Maha Esa.

3. Huruf kapital digunakan untuk menulis nama diri

(nama seseorang)

Contoh : Dinda dan kakaknya sangat kompak.

Kakak Dinda bernama Demas.

4. Huruf kapital digunakan pada huruf awal nama diri,
nama sekolah, nama tempat lahir, nama bulan, dan nama
alamat rumah.

5. Huruf kapital digunakan pada awal kalimat pada

petikan langsung.


Contoh :

“Ayo kita ke perpustakaan!” ajak ‘Azzam kepada Ahza.

Kita dapat menemukan contoh penggunaan huruf kapital pada

petikan langsung dalam sebuah teks cerita atau percakapan.

6. Huruf kapital digunakan pada setiap awal nama
tempat.

Contoh :
Airi lahir di kota dingin Wonosobo.
Shafa dan ibu berbelanja di Rita Pasaraya.

PENGGUNAAN TANDA TITIK DALAM


KALIMAT

1. Tanda titik (.) digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat.
Tanda titik ditulis setelah kata terakhir dalam sebuah
kalimat.

Contoh :


Kano dan Zain berangkat sekolah bersama-sama.

2. Tanda titik digunakan untuk mengakhiri suatu kalimat
dalam sebuah percakapan.

3. Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka dalam
penulisan waktu.

Contoh :
Kantor itu buka pukul 08.15 WIB.
Ayah berangkat ke Bandung pukul 03.00 WIB.

Pukul delapan lebih lima belas menit, dapat
ditulis pukul 08.15.


Pada penulisan pukul 08.15, tanda titik

digunakan untuk memisahkan angka jam dan
menit.

Pukul tiga dapat ditulis pukul 03.00.
Pada penulisan pukul 03.00, tanda titik
digunakan untuk memisahkan angka jam
dan menit.

4. Tanda titik digunakan dalam singkatan nama orang.

Contoh : Sesudah disingkat

Sebelum disingkat

Muhammad Hasan M. Hasan

Ahmad Yani A. Yani

Siti Soimah S. Soimah

Tanda titik dalam singkatan nama dapat kita temukan pada nama
jalan suatu peta atau denah, misalnya Jalan H.R. Rasuna Said.
H.R. Rasuna Said, sebelum disingkat adalah Hajjah Rangkayo Rasuna
Said.

5. Tanda titik digunakan pada akhir singkatan gelar, pangkat,
jabatan, dan sapaan.

Contoh :
Ir. Sukarno (Ir = insinyur)
dr. Dito (dr = dokter)
Dr. Sarah (Dr = doktor)

6. Tanda titik digunakan sebagai pemisah bilangan ribuan dan
kelipatannya.

Contoh :
Pemuda itu menghabiskan 2.500 kg kentang untuk diolah menjadi
donat.
Pengunjung tempat wisata Dieng mencapai 2.500 orang.
Hari Jumat lalu Kano mengeluarkan uang Rp 100.000,00 untuk amal.

7. Tanda titik digunakan dalam penulisan langlah-langkah
kegiatan, bagan, atau daftar.

Contoh :
1. Siapkan gambar dan pensil warna.
2. Letakkan gambar di atas meja.
3. Warnai gambar dengan pensil warna.

PENGGUNAAN TANDA TANYA DALAM

KALIMAT

Kalimat tanya adalah kalimat yang dibuat menggunakan kata
tanya.

Kata tanya dalam Bahasa Indonesia diawali dengan kata apa, di
mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana (ADIK SIMBA).

Kalimat tanya diakhiri dengan tanda tanya (?).

Kalimat tanya juga dapat dibuat dengan menambahkan kata –kah
pada suatu kata, contoh apakah, bagaimanakah, dan lainnya.

Contoh kalimat tanya :
Kapan ayah pulang?
Apakah masih lama?

KATA TANYA

Apa

Kata tanya "'apa" digunakan untuk menanyakan suatu benda, hewan,
dan tumbuhan.
Contoh:
Apakah paus termasuk mamalia?
Apa yang ada di dalam lemari itu?

Di mana

kata tanya tersebut digunakan untuk menanyakan tempat.
Contoh:
Di mana kamu lahir?

Kapan

Kata tanya "kapan" digunakan untuk menanyakan waktu.
Contoh:
Kapankah negara Indonesia merdeka?
Kapan informasi itu dibagikan?

Siapa

Kata tanya "siapa" digunakan untuk untuk menanyakan Tuhan,
malaikat, manusia, maupun binatang dalam dongeng.
Contoh:
Siapakah pahlawan yang berasal dari Maluku?
Siapa penemu bola lampu?
Siapa yang menciptakan lagu Indonesia Raya?

Mengapa atau Kenapa

Kata tanya " Mengapa. / Kenapa" digunakan untuk menanyakan
suatu perbuatan, sebab atau alasan.
Contoh:
Mengapa banjir sering sekali terjadi di Jakarta?
Kenapa tubuh cepat sekali lelah?

Bagaimana

Kata tanya "bagaimana" digunakan untuk menanyakan keadaan.
Contoh:
Bagaimana keadaan warga korban bencana erupsi Gunung
Semeru?
Bagaimana cara membuat kerajinan dari bahan bekas?

kata tanya yang lain :

Berapa

Kata tanya "berapa" digunakan untuk menanyakan jumlah dan
bilangan.
Contoh:
Berapa harga sepatu model terbaru itu?
Berapa banyak orang yang mengikuti upacara bendera di sekolah?

Selain digunakan untuk mengakhiri kalimat tanya, tanda tanya
juga digunakan untuk menandai kalimat yang diragukan.

MATEMATIKA

MEMBACA DAN MENENTUKAN TANDA
WAKTU

Alat untuk menunjukkan waktu yaitu jam.
Jam ada beberapa macam, yaitu jam analog dan jam digital.
Pada jam analog, terdapat 2 jarum jam (jarum pendek penunjuk jam,
jarum panjang penunjuk menit).

jarum pendek menunjuk angka 5 dibaca

jarum panjang menunjuk angka 12 pukul enam

jarum pendek penunjuk keterangan jam
jarum panjang penunjuk keterangan menit

Tanda Waktu 12 Jam

Kita belajar di sekolah mulai pukul 7 pagi dan berakhir tepat
pukul 11 siang.
Pada kalimat di atas, waktu ditulis menggunakan keterangan
pagi dan siang.
Penulisan waktu yang diberikan keterangan pagi, siang sore
atau malam disebut sebagai penulisan tanda waktu 12 jam.

Tanda Waktu 24 Jam

Pada penulisan tanda waktu ini tidak lagi ditulis keterangan
pagi, siang, sore atau malam.
Jadi dalam sehari, jam berputar penuh sebanyak 2 kali. Setelah
pukul 12.00 siang, penulisan waktu tidak kembali ke pukul 01.00.
Penulisan diteruskan ke pukul 13.00 hingga pukul 24.00. Pukul
24.00 sama dengan pukul 12 malam.

siang

Waktu yang ditunjukkan oleh jam di samping
adalah pukul empat belas.
ditulis 14.00

sore

Waktu yang ditunjukkan oleh jam di samping
adalah pukul enam belas.
ditulis 16.00

malam

Waktu yang ditunjukkan oleh jam di samping
adalah pukul dua puluh.
ditulis 20.00

Menyatakan Lama Suatu Kegiatan dalam
Satuan Jam dan Menit

Lama suatu kegiatan dapat dinyatakan dalam satuan jam atau
menit.
Hubungan satuan jam dan menit :

1 jam = 60 menit.

siang

Kegiatan dimulai pukul 12.00.
Kegiatan berakhir pukul 13.00.
Lama waktu kegiatan selama ... jam. ... jam = ... menit.
Dari pukul 12.00 ke pukul 13.00 jarum pendek jam bergerak 1 langkah.
Jadi lama kegiatan selama 1 jam.
1 jam = 60 menit

pagi

Lama waktu kegiatan selama ... jam ... jam = ... menit
Dari pukul 08.00 ke pukul 10.00 jarum pendek bergerak 2 langkah.
Jadi lama kegiatan selama 2 jam.
2 jam = 2 x 60 menit = 120 menit

Menentukan Waktu Selesainya
Suatu Kegiatan

Jika diketahui lama kegiatan dan waktu mulainya, cara
menentukan waktu selesainya adalah sebagai berikut :
Albie belajar pukul 08.00. Albie belajar selama 5 jam.
Lama Albie belajar 5 jam setelah puku 08.00 adalah pukul 13.00.
jadi Albie selesai pukul 13.00.

Menentukan Waktu Mulainya
Suatu Kegiatan

Kita dapat menentukan waktu dimulainya suatu kegiatan, yaitu
dengan cara menghitung mundur dari waktu selesainya suatu
kegiatan.
Contoh :
Kamila dan teman-teman selesai bermain pukul 16.00.
Mereka bermain selama 1 jam. Mereka mulai bermain pukul 15.00.

Navinda berenang selama 3 jam.
Navinda selesai berenang pukul 10.00.
Pukul berapa Navinda mulai berenang?
Cara menjawab : menghitung mundur 3 jam dari pukul 10.00.
3 jam sebelum pukul 10.00 adalah pukul 07.00.
Jadi Navinda mulai berenang pukul 07.00.

Sheena mulai membaca buku pukul 07.00
Sheena membaca buku selama 2 jam.
Pukul berapakah Sheena selesai membaca?
Cara menjawab : menghitung maju 2 jam dari pukul 07.00
2 jam setelah pukul 07.00 adalah pukul 09.00
Jadi Sheena selesai membaca pukul 09.00

Kesetaraan Satuan Waktu (Minggu dan Hari)

1 minggu = 7 hari, (Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat,
Sabtu)
Contoh 1:
2 minggu = … hari.
= 2 x 7 hari
= 14 hari
Contoh 2 :
Kahla libur selama 4 minggu. Berapa hari Kahla libur?
4 minggu = … hari
= 4 x 7 hari
= 28 hari Jadi Kahla libur selama 28 hari.

Coba kalian hitung !
3 minggu = … hari
5 minggu = … hari

Mengubah Satuan Hari
menjadi Minggu

Kita ingat lagi, 1 minggu = 7 hari.
7 hari = 1 minggu
14 hari = 2 minggu
21 hari = 3 minggu
28 hari = 4 minggu
35 hari = 5 minggu
42 hari = 6 minggu
Airi berlibur di rumah eyang selama 21 hari.
Berapa minggu Airi berlibur di rumah eyang?
Penyelesaian :
21 hari = … minggu.
21 : 7 = 3
Jadi Airi berlibur di rumah eyang selama 3 minggu.

Menentukan Waktu Dimulainya
Suatu Kegiatan

Dilakukan dengan cara menghitung mundur.
Omar berkunjung ke rumah paman 1 minggu yang lalu. Sekarang hari
Minggu tanggal 22 Mei 2022. Hari dan tanggal berapakah Omar
berkunjung ke rumah paman?

Penyelesaian :
Pada kalender dapat kita lihat bahwa 7 hari sebelum hari Minggu,
22 Mei 2022 adalah hari Minggu 15 Mei 2022.
Jadi, Omar berkunjung ke rumah paman pada hari Minggu, 15 Mei
2022.

Menentukan Waktu Berakhirnya
Suatu Kegiatan

Dilakukan dengan cara menghitung maju .
Satu minggu lagi Dinda dan keluarga akan berlibur ke Raja Ampat.
Sekarang hari Minggu 5 Juni 2022.
Hari apa dan tanggal berapa Dinda dan keluarga akan berlibur?
Penyelesaian :

Pada kalender kita menghitung maju 7 hari dari hari Minggu 5 Juni
2022 adalah hari Minggu, 12 Juni 2022.
Jadi, Dinda dan keluarga akan berlibur pada hari Minggu, 12 Juni
2022.

Kesetaraan Satuan Waktu
(Bulan dan Hari)

Satuan waktu yang sering digunakan antara lain menit, jam, hari,
minggu, bulan, dan tahun.
1 bulan = 30 hari (rata-rata dihitung 30 hari)
2 bulan = 2 x 30 = 60 hari
3 bulan = 3 x 30 = 90 hari
4 bulan = 4 x 30 = 120 hari
5 bulan = 5 x 30 = 150 hari

Ayah Kano mendapat tugas di luar kota selama 90 hari.
Berapa hari ayah Kano bertugas di luar kota?
Penyelesaian :
90 hari = … bulan.
90 : 30 = 3
Atau
90 hari = 30 hari + 30 hari + 30 hari
= 1 bulan + 1 bulan + 1 bulan
= 3 bulan
Jadi ayah Kano bertugas di luar kota selama 3 bulan

Kesetaraan Satuan Waktu
(Bulan dan Tahun)

Sekarang bulan Maret
5 bulan yang akan datang adalah bulan …. (Agustus)
5 bulan yang lalu adalah bulan …. (Oktober)
Sekarang bulan Juni. Empat bulan yang lalu adalah bulan
kelahiran ibu. Bulan apakah ibu lahir?
Jawaban : Oktober

Kesetaraan Satuan Waktu
(Hari, Minggu, Bulan, dan Tahun)

1 minggu = 7 hari
1 bulan = 30 hari
1 bulan = 4 minggu
1 tahun = 12 bulan
1 tahub = 365 atau 366 hari.

Kita ingat nama-nama bulan secara urut yuk
1. Januari = 31 hari
2. Februari = 28 hari (atau 29 hari pada tahun
kabisat)
3. Maret = 31 hari
4. April = 30 hari
5. Mei = 31 hari
6. Juni = 30 hari
7. Juli = 31 hari
8. Agustus = 31 hari
9. September = 30 hari
10. Oktober = 31 hari
11. November = 30 hari
12. Desember = 31 hari

SBdP

TEKANAN KUAT DAN LEMAH PADA LAGU

Lagu dapat dinyanyikan dengan tekanan nada kuat dan nada lemah.

Tanda “ > ” berarti tekanan nada dari kuat perlahan-lahan
melemah.
Tanda “ < ” berarti tekanan nada lemah.
Pada lagu berbirama 2/4, secara alami
tekanan kuat terdapat pada ketukan pertama
tekanan lemah terdapat pada ketukan kedua.

PANJANG DAN PENDEK NADA PADA LAGU

Nada harus dibunyikan sesuai dengan panjang pendeknya.
Panjang pendek nada dapat dihitung.
Satuan hitungnya berupa ketukan.
Ketukan itu teratur.

Perhatikan panjang pendek nada berikut!

Nada 3 dibunyikan satu ketukan.

Nada angka 5 dibunyikan ½ ketukan dan angka

4 dibunyikan ½ ketukan.

MENIRUKAN GERAK KEGIATAN
SEHARI-HARI DALAM TARI

Gerakan ketika membersihkan dokumen
dengan kemoceng dapat dibuat dalam
bentuk tari. Gerakan tari dilakukan dalam
posisi duduk dan berdiri.

gerakat tari dalam posisi duduk
gerakat tari dalam posisi berdiri

Agar lebih menarik, iringi dengan alat musik. Boleh menggunakan alat
musik ritmis. Misalnya saja gendang, tifa, dan tamborin.
Contoh alat music ritmis :

Jika alat musik ritmis tidak ada, boleh menggunakan kemasan-
kemasan botol plastik bekas minuman. Mainkan mengikuti pola
hitungan yang teratur.

JENIS POLA LANTAI

pola lantai lurus ke samping
pola lantai lurus ke depan

pola lantai berbentuk huruf v
pola lantai berbentuk lingkaran

pola lantai serong ke kiri dan kanan

MENGENAL PENGOLAHAN BAHAN ALAM

DAN BUATAN DALAM BERKARYA

Kulit jagung dapat dibuat menjadi karya kerajinan. Kulit jagung yang

dapat digunakan adalah kulit jagung yang telah kering.





sumber : buku kelas 2 tema 8 yang relevan


Click to View FlipBook Version