The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by febik7911, 2020-10-28 00:24:03

cerpen pendidikan

tugas simdig

Keywords: cerpen pendidkan

NAMA ANGGOTA KELOMPOK

 APRILIA FINDA NUR METHA (06)

 MUHAMMAD SURYA .R (13)

KELAS : X-PSPT

Cerpen Pendidikan – Rumah Buku Assyahla

Aku diam, duduk di kursi teras belakang. Hmm… Ademnya udara pagi ini.
Sayangnya sih, Hari ini Abi nggak libur. Cuma Ummi libur praktek.
Namaku Shafa Shabila Maulida Assyarah, panggil saja Shafa. Kakakku, Aisyah
Shabila Syahla Khairunisha, atau Aisyah. Kak Aisyah duduk di kelas 2 SMP,
sementara aku kelas 5 SD. Kami tergolong keluarga yang kaya raya.
Abi adalah direktur di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta, kalau ummi
adalah dokter mata di salah satu rumah sakit. Sementara kak Aisyah, dia
sudah menjadi penulis, dia sudah menghasilkan 5 buah buku. Sementara aku
masuk tim Majalah The Best, yaitu majalah sekolahku. Aku masuk tim
reporter dan penulis artikel. Dulu sih, aku masuk tim fotografer bagian rubrik
‘Cinta Alam’. Tentunya, ada honornya. Satu artikel aku honornya 5 ribu
rupiah, dan sekali wawancara digaji 10 ribu. Jadi kami punya uang saku
sendiri.

Kami memiliki hobi yang sama sekeluarga, dari ummi, abi, aku, kakak yaitu
membaca buku. Semua buku kami berempat di taruh di sebuah ruangan. Ada
5 rak buku besar disana. 1 rak punya abi, 1 rak punya ummi, 1 rak punyaku,

dan 2 rak punya kak Aisyah. Kak aisyah memakai kacamata, mata kanan
minus tiga, mata kiri minus 4. Aku juga pakai, aku mata kanan minus 5 dan
mata kiri silindris 3,75.

Aku bangga, jadi di keluarga ini. Kakak yang baik, dan ummi abi yang bisa

mengatur waktu kerja. Abi kerja dari jam 10 pagi sampai 4 sore. Kalau ummi
sih, biasa pulang jam 6 sore karena praktek jam 8 pagi-10 pagi, serta jam 4-6
sore. Kalau soal buku, Ummi dan Abi memang mengabulkan semuanya. Asal
sekali beli maksimal 7 buku. Aku ada ide, bikin taman bacaan, di depan rumah
saja. Tapi baru lima rak. 1 rak saja paling isinya sekitar 40-50-an. Mana rak
ke-lima isinya kalau dihitung baru 23 buku. Aku bilang ke UMmi deh.
“Boleh gak sekarang beli buku Mi? Ya Mi?” Rajukku, setelah menceritakan
ideku.
Dan ummi setuju. Kami bersiap. Aku mengenakan rok panjang hitam dan baju
putih. Kami menuju toko buku ‘Awww! Sungguh keberuntungan! Aaaa…
Ada Pameran Buku dan buku-buku itu di diskon semuanya. Semua buku di

diskon 30%, kecuali buku seri Why? dan ensiklopedia yang didiskon 55%.
Ummi mengijinkan kami beli masing-masing 10 buku. Itu diskon memang
niat sekali ya! Buku KKPK ada yang dijual 7 ribu rupiah!

Aku membeli 4 buku KKPK, judulnya The Wonder Girl, Misteri Monster
Rawa, Cyber Adventure, Two of Me. Lalu aku membeli 3 buku Why. Lalu aku
membeli 3 komik Miiko.

Sepulang ABi, aku menceritakan usulku dan abi sangat setuju. Seminggu
kemudian, abi memesan tukang. Kami akan memembuat perputakaan.
Perpustakaan itu akan di buat di halaman depan rumahku. Bentuknya rumah
bacaan yang dari kaca. Ada AC-nya juga. Seperti rumah kaca gituu…

2 bulan kemudian, bulan April…
Perpustakaanku sudah jadi. Ada pintu dan kuncinya, pasti. Kacanya juga yang
tak mudah pecah. AC-nya sudah dipasang. Cukup besar karena ada 7 rak buku
besar-besar, dan rak buku itu diletakkan disekelilingnya. Lantainya dilapisi
karpet beludru warna biru, dan diletakkan juga beberapa bantal-bantal serta
boneka-boneka untuk bersandar.
Sudah kami beri nama tentunya. Papannya di pintunya besar, bertuliskan:
‘RUMAH BUKU ASSYAHLA’. Assyahla adalah paduan dari naamaku dan
kakak. Dari ASSyarah (namaku) dan SYAHLA (nama kakak). Tentunya buku-
bukunya disampul semua. Setiap pinjam pasti ada bayarannya, heehehehe…

“Hey, Shafa, itu apa Shaf?” sapa Tira sahabatku, menunjuk perpustakaanku.
“Aku buat perpustakaan atau hm… Mungkin bisa disebut rumah baca, tapi
kecil” kataku.
“HAA? Boleh pinjem gak? Pake kipas angina tau AC? Dari kaca! Keren banget!
Nekat Shaf!” Tira mengoceh, mulutnya menganga.
“Boleh dong, tapi pake bayaran, hehehe! Hahaha! Serius! Heheh… Pake AC”
kataku.
“AKU MAU PANGGIL ADIVA, SYARAH, SAMA KIARA DULU YA SHAF,
MAU NGASIH TAU! APALAGI SYARAH KAN KUTU BUKU!” serunya
kencang, melesat dengan sepedanya.

15 menit kemudian, Adiva, Syarah, Kiara, Salsa, Dinda, Mira, dan dia sendiri
sudah ada di rumahku. “Mana Shaf? Mana SHaf? Mana Shaf?” mereka
bertanya-tanya. Aku menarik mereka ke perpustakaan itu, mereka menganga,
mata mereka melotot.
“Aaa! Shafa, bagus banget!” seru Kiara dan mereka.
Ternyata ada 4 teman kak Aisyah juga, Kak Sher, kak Shasa, kak Dea dan kak
Della. Mereka tak tanggung tanggung, “Baca disini boleh kan Shaf?” seru
mereka kompak banget, dua belas-dua belasnya!
“Boleh lah” ujarku singkat.
“Minjem boleh kan? Aku suka banget ensiklopedia tentang Pesawat ini! Bayar
berapa sehari?” Tanya kak Sher yang dikenal dengan tomboy dan kutu
bukunya. Dia kutu buku ensiklopedia tebal-tebal sih tapi!
“Tergantung kak, buku yang mana. Kalau ensiklopedia-ensiklopedia tebel-
tebel itu sih, 1000… Hehehe” kataku.
Mereka tidur-tiduran sambil baca-baca. EH ternyata, kak Neyfa dan kak Nayla

teman kakaak serta Diva, Dhea, dan Haya temanku datang. Mereka ikutan
sibuk baca-baca buku. 1 jam berlalu, mereka belum berlalu. 1 setengah jam
kemudian, mereka akan pulang.
“Aku mau pinjam ensiklopedia tentang Mobil dan Transportasi ini ya! 2000
nih, aku pinjem dua. Buat sehari tapi, buat aku dan kakakku” kata kak Sher,
menyodorkan dua ribu rupiah. “Ok. Kalo sehari besok pagi atau ntar sore
balikin ya” ujarku.
“Aku pinjem buku KKPK Little Cuties sama Bentang Belia yang judulnya
Ruangan Misterius! untuk 2 hari! Berapa?” ujar Kiara. “Jadi 1000” kataku.
“Aku pinjem buku KKPK dua, sama Komik Miiko seri 24 satu, sama Komik
Hanalala satu, untuk 2 hari aja semuanya. Beraapa?” kata Syarah. “Jadi 2000,
balikin ya ntar” kataku.
“Aku yang KKPK Perang Cokelat ini sama kumpulan Puisi ini, 1000 nih” kata
Adiva.
“Aku KKPK Dunia Caca; Ibuku Chayank, Muah!; Zula’s Story ya! Jadi 1500
kan? Nih. Buat sehari doang kok” kata Dhea.
“Aku mau ensiklopedia ‘Semua Tentang Platypus ini ya! Untuk dua hari ya?
Tebel banget. Jadi 2000, nih” kata Diva.
“Kak Fauzia minta minjem buku ‘Fisika, Biologi, dan Sejarah Untuk SMU’ ini
ya. Katanya buat 7 hari, soalnya dia udah tau bukunya tebal. Terus kak Tasya
minta dipinjemin komik Hanalala vol. 2 ini, taunya ada. Kak Nadya juga minta
dipinjemin buku ‘Cara TErbaik dalam Perawatan Kucing’ ini ya! Jadi berapa?”
Kata Haya panjang.
“Hm, Buku pertamanya 7 hari ya? Kudiskon deh, abis, satu minggu. Jadi…
4.700 rupiah” Aku menyerahkan kembaliannya.
“Eh, aku komik Love is Everything ini ya. Sama Icha adekku minta dipinjemin
buku cerita balita seri ini dua. Jadi berapa?” kata kak Dea. “JAdi 1000, kak”
kataku.
Dan yang lain juga minta pinjam.

Hmmm… Senangnya! Dapat uangnya sudah lumayan nih! Besoknya, 8
temanku dan 9 teman kak Aisyah pada datang! Uuuh… laku nih!
Alhamdulillah!

Sebulan sudah…
Sudah terkumpul beberapa ratus ribu dari hasil uang sewaan buku nih! Laku
banget! Yes! Alhamdulillah!


Click to View FlipBook Version