The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Final Holy Matrimony Text with song lyrics copy

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dianksari, 2018-08-20 13:46:55

Final Holy Matrimony Text with song lyrics copy

Final Holy Matrimony Text with song lyrics copy

DIPERSEMBAHKAN OLEH:
ROMO LAURENTIUS PRIYO POEDJIONO SJ













SATURDAY, 6 OCTOBER 2018
GEREJA SANTA THERESIA
JAKARTA



Prosesi Masuk Gereja



MC: Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, selamat datang di Gereja St. Theresia. Hari ini

adalah anugerah yang indah karena dua saudara kita ini dipertemukan, didekatkan dan akhirnya dipersatukan dalam suatu

ikatan suci pernikahan yang kudus. Bapak, Ibu, dan Saudara-saudari sekalian, saat ini pula kita menjadi bagian penting

dalam kehidupan William Kevin dan Dian Kartika Sari, dimana kita akan menyaksikan saat terindah mereka yang akan

dipersatukan Allah dalam ikatan hidup berkeluarga. Dan kita berharap mereka akan menghayati panggilan hidup ini dengan

kebahagiaan dalam Yesus Kristus.



Mari kita bangkit berdiri untuk menyambut Imam, kedua calon mempelai, dan keluarga calon mempelai yang berbahagia.



(umat berdiri)



(Imam, Putra Altar, dan petugas liturgi memasuki gereja dari arah Sakristi. Di saat yang sama,calon mempelai laki-laki memasuki

gereja dari arah pintu depan, umat dan keluarga berdiri di depan panti imam)



Jesu Joy Instrument



(Sesampai di altar, Imam dan calon mempelai laki-laki menunggu calon mempelai wanita di depan altar.

Calon mempelai wanita masuk ke gereja dari arah pintu depan bersama ayahanda)





Canon In D instrument



Penyerahan Kedua Calon Mempelai



(Romo mempersilahkan orangtua Dian untuk menyerahkan Dian kepada

Kevin sebelum kedua calon mempelai selanjutnya diserahkan oleh keluarga kepada Gereja)



Ortu : Romo yang kami hormati, kami orang tua dari kedua calon mempelai hendak menyerahkan putra-putri kami, Kevin

dan Dian, ke hadapan Romo. Kami mohon kesediaan Romo untuk meneguhkan cinta kasih mereka dalam perkawinan

kudus dan menurut tata cara Gereja Katolik yang sah. Semoga berkat Allah, dengan perantaraan Romo serta doa

umat yang hadir, sungguh melimpah bagi mereka. Atas kesediaan Romo, kami ucapkan terima kasih.



Imam : Terima kasih kepada orang tua kedua calon mempelai yang telah memberikan kepercayaan kepada gereja untuk

menikahkan putra-putrinya dalam Sakramen Perkawinan yang kudus ini. Saya atas nama gereja, dengan penuh syukur

dan kebahagiaan menyambut Kevin dan Dian. Dengan sepenuh hati saya akan meneguhkan perkawinan mereka

menurut tata cara Gereja Katolik. Semoga kedua calon mempelai diberkati dan dilindungi oleh Tuhan serta hati

mereka senantiasa diterangi dan dibimbing oleh Roh Kudus, serta diberi kedamaian dalam nama Bapa, dan Putera,

dan Roh Kudus.

Umat : Amin.



(Imam memerciki kedua calon mempelai dengan air suci.)



Imam : Semoga dengan percikan air suci ini, kalian selalu diingatkan akan janji baptis yang telah kalian terima. Semoga kalian

berdua dikuduskan dan diberkati oleh Allah serta diterangi oleh Roh Kudus sehingga pantas dan layak

menerima Sakramen Perkawinan suci ini.



Umat : Amin.





(Kedua orang tua calon mempelai duduk di kursi yang telah disediakan kemudian Kevin dan Dian duduk di kursi yang telah

disediakan, dengan posisi Kevin disebelah kiri Dian.)



RITUS PEMBUKA



Salam Pembuka

Imam : Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.

Umat : Amin.
Imam : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus selalu besertamu.
Umat : Dan sertamu juga
Imam : Saudara-saudari terkasih, di saat yang membahagiakan ini, kita berkumpul untuk bersyukur dalam perayaan Ekaristi

bersama Kevin dan Dian, serta keluarga mereka berdua. Mereka bersama-sama mengundang kita hadir di sini dengan
penuh kebahagiaan memohon kepada Tuhan agar Ia berkenan memberkati pemberianNya yang paling indah yaitu
rahmat cinta kasih yang dijalinkan dan ditumbuhkanNya dalam hati kedua calon mempelai.

Mereka telah saling mengenal satu sama lain dan menerima kekurangan serta kelebihan masing-masing. Mereka
berdua pun telah bersama-sama mencicipi suka duka kehidupan dan saling belajar untuk mencintai dengan lebih baik.
Maka kita semua akan memohon padaNya dan mendoakan mereka agar Sakramen Perkawinan yang hendak mereka
terima menjadi tanda dan sarana kehadiran Tuhan di tengah keluarga yang akan mereka bangun bersama.

Pernyataan Tobat

(umat berlutut)

Imam : Marilah kita hening sejenak memeriksa batin seraya menyesali dan mengakui bahwa kita orang berdosa agar layak

merayakan Sakramen Perkawinan ini. Saya mengaku …

Umat : Kepada Allah Yang Maha Kuasa dan kepada saudara sekalian bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan

perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya
mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada Para Malaikat dan Orang Kudus, dan kepada saudara sekalian supaya
mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

Imam : Semoga Allah Yang Maha Kuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

Umat : Amin.



Kyrie
Kyrie Eleison, Christe Eleison, Kyrie Eleison.

Doa Pembukaan
Imam : Marilah berdoa.
Allah Bapa Maha Pengasih, Engkau menciptakan manusia, pria dan wanita agar mereka saling mengasihi dan hidup
membangun keluarga yang bahagia. Engkau pula menguduskan cinta kasih suami istri dan memurnikan perkawinan
menjadi lambang persatuan Kristus dengan Gereja. Satukanlah Kevin dan Dian dalam kasihMu melalui Sakramen
Perkawinan ini. Semoga kedua mempelai semakin menyadari kesucian hidup berkeluarga, dan berusaha menghayati,
saling mencintai, saling memaafkan, dan saling menguatkan dalam suka dan duka. Demi Kristus, Tuhan dan
pengantara kami.
Umat : Amin.


LITURGI SABDA


Bacaan Pertama
(umat duduk)

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus
(1 Kor 13: 1-10)

“Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku
sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang bergemirincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan
aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk
memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan
segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun
tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia
tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan
orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya
segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan, nubuat akan berakhir;

bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.

Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.”

Lektor : Demikianlah sabda Tuhan.

Umat : Syukur kepada Allah.







Thy World







Thy Word is a lamp unto my feet and a light unto my path. My heart forever is wandering

Thy Word is a lamp unto my feet and a light unto my path. Jesus be my guide,
When I feel afraid, And hold me to your side,

Think I've lost my way, I will love you to the end.

Still you're there right beside me. Nothing will I fear as long as you are near.

And nothing will I fear Please be near me to the end.
As long as you are near. Thy Word is a lamp unto my feet and a light unto my path.

Please be near me to the end. Thy Word is a lamp unto my feet and a light unto my path

Thy Word is a lamp unto my feet and a light unto my path. And a light unto my path.

Thy Word is a lamp unto my feet and a light unto my path. You're the light unto my path.

I will not forget
Your love for me and yet







Bait Pengantar Injil





Alleluia, Alleluia





Bacaan Injil

(umat berdiri)

Imam : Tuhan sertamu.

Umat : Dan sertamu juga.

Imam : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (Yoh 15: 9-17)

Umat : Dimuliakanlah Tuhan.

"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau

kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam
kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah

perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada

kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang

Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi

Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan

menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."

Imam : Demikianlah Injil Tuhan

Umat : Terpujilah Kristus



Homili

(umat duduk)

UPACARA SAKRAMEN PERKAWINAN





The Peace of God (Rutter)


keep your hearts and minds in the knowlegde and love og

The peace of God, God, and of his Son Jesus Christ our Lord

which passeth all understanding and the blessing of God Almighty,
keep your hearts and minds, the Father, the Son, and the Holy Ghost,

keep your hearts and minds in the knowledge and love of be amongst you

God, and of his Son Jesus Christ our Lord: be amongst you

The peace of God be amongst you and remain with you always

which passeth all understanding, Amen...
keep your hearts and minds



Pengantar

(umat duduk)



Imam : Saudara sekalian, kini sampailah kita pada inti perayaan upacara hari ini yaitu Sakramen Perkawinan. Untuk itu saya

mengundang para saksi untuk maju ke depan, mendampingi kedua mempelai.



(Kedua mempelai dipersilahkan berdiri dihadapan Imam, didampingi oleh kedua saksi di sisi kiri dan kanan.)



Imam : Kevin dan Dian, kalian datang di tempat ini untuk menerima berkat Tuhan, karena kalian berniat untuk saling
mengikatkan diri dalam hidup perkawinan. Para Pelayan Gereja dan saudara-saudari seiman hadir juga disini untuk
menyaksikan peristiwa penuh rahmat ini.

Kristus memberikan berkat melimpah bagi cinta kalian sebagai suami istri. Ia telah menguduskan kalian dalam pembaptisan
dan kini Ia memperkaya serta memperkuat kalian dengan sakramen perkawinan ini.

Semoga kalian saling mempercayai dan melaksanakan kewajiban-kewajiban hidup perkawinan. kini saya minta kalian
menyatakan niat itu di hadapan gereja.


Pernyataan Mempelai



Masing-masing mempelai mengungkapkan jawaban pribadi namun diucapkan bersama - sama

Imam : Kevin dan Dian, sungguhkah kalian dengan hati bebas dan tulus ikhlas hendak meresmikan perkawinan ini?



Kevin & Dian : Ya, sungguh dengan bebas dan tulus ikhlas.



Imam : Selama menjalani perkawinan nanti, bersediakah kalian untuk saling mengasihi dan saling menghormati sepanjang
hidup?



Kevin & Dian : Ya, kami bersedia.

: Bersediakah kalian dengan penuh kasih sayang menerima anak-anak yang dianugerahkan Allah kepada kalian, dan
Imam

mendidik mereka sesuai dengan hukum Kristus dan Gereja-Nya?



Kevin & Dian : Ya, kami bersedia


Janji Perkawinan



Imam : Untuk mengikrarkan perkawinan kudus ini, silakan kalian menumpangkan tangan kanan di atas Kitab Suci ini, dan

menyatakan kesepakatan kalian di hadapan Allah dan Gereja-Nya

(umat duduk)



(Saksi mengambil Kitab Suci dan memberikannya kepada Imam. Imam menerima Kitab Suci dan menyerahkannya kepada kedua

mempelai.

Kedua mempelai berjabatan tangan di atas Kitab Suci. Imam meletakkan ujung stola pada kedua tangan mempelai yang sedang

berjabat tangan. Kedua mempelai mengucapkan janji perkawinan secara bergantian)

Kevin : Di hadapan Allah, Romo, Para saksi, dan umat yang hadir di sini.

Saya,
WILLIAM KEVIN
menyatakan dengan tulus ikhlas bahwa saya memilih engkau,
DIAN KARTIKA SARI
untuk menjadi istri saya satu-satunya.
Saya berjanji setia kepadamu,
dalam suka dan duka, dalam untung dan malang,
saat sehat dan sakit,
dan saya akan senantiasa mencintai dan menghormati engkau
seumur hidup saya.
Saya berjanji akan menjadi suami yang kuat dan sabar
serta menjadi ayah yang baik dan bijak
sehingga sanggup memberi keteladanan hidup
bagi anak-anak yang akan dianugerahkan Tuhan
kepada kita, dan akan mendidik mereka
sesuai dengan iman Katolik.
Demikianlah janji saya, di hadapan Allah dan Injil Suci ini

Dian : Di hadapan Allah, Romo, Para saksi, dan umat yang hadir di sini.

Saya,
DIAN KARTIKA SARI
menyatakan dengan tulus ikhlas bahwa saya memilih engkau,

WILLIAM KEVIN
untuk menjadi suami saya satu-satunya.

Saya berjanji setia kepadamu,
dalam suka dan duka, dalam untung dan malang,

saat sehat dan sakit,
dan saya akan senantiasa mencintai dan menghormati engkau

seumur hidup saya.
Saya berjanji akan menjadi istri yang lembut dan sabar

serta ibu yang baik dan bijak
sehingga sanggup memberi keteladanan hidup
bagi anak-anak yang akan dianugerahkan Tuhan

kepada kita, dan akan mendidik mereka
sesuai dengan iman Katolik.

Demikianlah janji saya, di hadapan Allah dan Injil Suci ini


Pemberkatan Perkawinan


(umat duduk, mempelai berlutut)


Imam : Atas nama Gereja, di hadapan Allah dan di hadapan para saksi serta umat sekalian, saya menegaskan bahwa
perkawinan Kevin dan Dian yang telah diresmikan ini adalah perkawinan Katolik yang sah. Semoga sakramen
perkawinan ini menjadi sumber kekuatan, kesetiaan, dan kebahagiaan bagi kalian berdua, mulai sekarang dan untuk
selama-lamanya. Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus

Umat : Amin.
Imam : Yang dipersatukan Allah, janganlah diceraikan oleh manusia.


(para saksi dipersilahkan kembali ke tempat duduk)

Doa untuk Mempelai


(mempelai dan umat berlutut)

Imam : Saudara-saudari yang terkasih marilah kita berdoa dengan rendah hati agar Tuhan berkenan mencurahkan berkat dan
rahmatNya atas kedua mempelai yang telah dipersatukan Allah dalam Sakramen Perkawinan. Semoga mereka
bersatu padu dalam cinta kasih sejati seumur hidup.


(hening sejenak, kemudian Imam merentangkan tangan di atas kedua mempelai)


Imam : Bapa Maha Pengasih dan Penyayang, sumber segala cinta, Engkau telah menciptakan manusia sesuai dengan citraMu.
Engkau menciptakan pria dan wanita supaya mereka dipadukan menjadi satu. Pandanglah kedua mempelai ini, Kevin
dan Dian, yang telah Kau persatukan dalam ikatan perkawinan suci. Berkati dan berikan rahmatMu agar hidup setia
satu sama lain selama-lamanya.


Ya Bapa, limpahkan kasih sayangMu kepada mempelai pria ini, William Kevin. Roh Kudus pimpinlah dia agar selalu

berusaha melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga, baik terhadap istri, anak-anak,
Gereja dan masyarakat.

Pandanglah dengan kasih sayang mempelai wanita ini, Dian Kartika Sari. Semoga rahmat, cinta, dan damaiMu tinggal
di dalam hatinya. Semoga Roh Kudus memimpin dia menjadi istri yang setia dan ibu yang baik seperti wanita-wanita
kudus yang dipuji dalam Kitab Suci.

Umat : Amin.

Imam : Kami juga mohon kepada Engkau, semoga kedua mempelai ini tetap berpegang pada iman dan perintah-perintahMu.
Semoga mereka rukun bersatu sebagai suami istri, terpandang karena sikap hidup yang baik, dan berjasa bagi sesama
dalam lingkungan hidup mereka. Kuatkanlah mereka dengan semangat Injil sehingga mereka menjadi saksi Kristus.

Umat : Amin.

Imam : Ya Bapa, semoga Engkau berkenan melimpahkan berkatMu yang Engkau nyatakan dalam keturunan mereka. Semoga
mereka membangun rumah tangga yang damai, bahagia, dan mendidik anak-anaknya menurut ajaran kasihMu, serta
mampu mencapai usia lanjut yang sejahtera agar kelak pada akhirnya mereka sekeluarga layak memasuki kehidupan
abadi dalam KerajaanMu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
Umat : Amin.


Pemberkatan dan Pemasangan Cincin

(umat duduk)


Instrumen


(kedua mempelai berdiri didampingi kedua saksi)

Imam : Ya Allah sumber kesetiaan yang sempurna, berkatilah kedua cincin ini agar dengan kekuatan karunia Roh Kudus

menjadi lambang kesetiaan tanpa akhir bagi kedua mempelai. Semoga cincin ini mengingatkan mereka akan cinta
kasih dan kesetiaan yang mereka janjikan pada hari bahagia ini. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
Umat : Amin.

(Imam memerciki cincin dengan air suci kemudian cincin Dian diberikan kepada Kevin untuk dipasangkan pada jari manis tangan

Dian)


Imam : Kevin, kenakanlah cincin ini pada jari manis istrimu, sebagai lambang cinta dan kesetiaan yang abadi.

Kevin: Dian, terimalah cincin ini sebagai lambang cinta dan kesetiaanku kepadamu seumur hidupku. Dalam nama Bapa dan

Putra dan Roh Kudus.

Dian : Terima kasih


(Imam menyerahkan cincin Kevin kepada Dian untuk dipasangkan pada jari manis tangan Kevin)

Imam : Dian, kenakanlah cincin ini pada jari manis suamimu, sebagai lambang cinta dan kesetiaan yang abadi.

Dian : Kevin, terimalah cincin ini sebagai lambang cinta dan kesetiaanku kepadamu seumur hidupku. Dalam nama Bapa dan

Putra dan Roh Kudus.

Kevin : Terima kasih



Pembukaan Kerudung
(Umat Duduk)


(Pada waktu mempelai laki-laki membuka kerudung mempelai perempuan, Imam dapat berkata)


Imam : Semoga kalian berdua selalu saling memandang dengan wajah penuh cinta. Semoga ikatan cinta kasih kalian berdua
yang diresmikan dalam perayaan ini menjadi sumber kebahagiaan sejati. Sekarang, kalian bukan lagi dua melainkan
satu, sehati dan sepikir dalam Tuhan.


Mohon Doa Restu Orang Tua
(umat duduk)


(kedua mempelai menghadap orang tua mereka, Setelah selesaim kedua mempelai kembali ke tempat duduk dan bertukar tempat)

Imam :Kevin dan Dian, telah kita dengar sabda bahwa laki-laki akan meninggalkan ayah ibunya dan bersatu dengan istrinya

sehingga keduanya menjadi satu daging. Maka selain kita mohon berkat Tuhan, sudah sepantasnya kalian berdua
menyampaikan terima kasih dan memohon doa restu kepada orang tua untuk memulai hidup baru kalian sendiri.



Gaelic Blessing

Deep peace of the running wave to you
Deep peace of the flowing air to you
Deep peace of the quiet earth to you
Deep peace of the shining stars to you
Deep peace of the gentle night to you
Moon and stars pour their healing light on you
Deep peace of Christ the light of the world to you
Deep peace of Christ to you


Pemberkatan Kitab Suci, Salib, dan Rosario
(umat berlutut)


(Kedua orang tua dari mempelai maju ke depan Altar. Putra Altar membawa Kitab Suci, Salib, Rosario, dan Patung Keluarga Kudus

menghadap Imam untuk diberkati.)

Imam : Bapa Maha Kasih, berkatilah Kitab Suci ini agar berguna sebagai sumber kekuatan, pengharapan, dan penghiburan di

kala susah, membangkitkan semangat cinta kasih di kala gersang, serta puji syukur di kala senang. Berkatilah pula
Salib dan Patung Keluarga Kudus Nazareth agar menjadi terang kehadiranMu di tengah keluarga dan memberikan
semangat untuk selalu siap berkorban demi kebahagiaan pasangannya, Berkatilah pula Rosario ini, agar kedua
mempelai dapt berdoa bersama Bunda Maria bagi keluarga baru ini.
Umat : Amin.

(Imam menyerahkan Kitab Suci, Salib, Rosario, dan Patung Keluarga Kudus kepada kedua Ibu dari mempelai untuk selanjutnya

diserahkan kepada kedua mempelai)


Orang Tua Kevin dan Dian:
Anak-anakku terkasih Kevin dan Dian, terimalah Kitab Suci ini sebagai lambang cinta kasih Papa dan Mama serta

penyertaan Allah dalam keluarga kalian. Kami ingin mewariskan kepada kalian harta yang tak ternilai ini sebagai bekal
kalian dalam perjalanan hidup, yakni Iman Kristiani akan kasih Tuhan Yesus Kristus.

Pandanglah Salib ini saat kalian bahagia dan untuk memberikan pengharapan dan kekuatan pada saat kalian

menemui kesulitan dalam menjalani bahtera keluarga.

Terimalah pula Rosario ini agar kehadiran dan perlindungan Bunda Maria menyejukkan hati dan suasana hidup dalam

keluarga kalian. Berdoalah senantiasa dihadapan Tuhan, bersikaplah pasrah sebagaimana Bunda Maria menyerahkan
diri sepenuhnya kepada kehendak Ilahi.

Jadilah seperti Keluarga Kudus Nazareth ini yang hidupnya selalu bergantung pada kemurahan hati Tuhan dan
mengandalkan Tuhan dalam suka duka, untung malang kehidupan. Teladanilah kesetiaan hidup Ibu Maria dan juga
Bapa Yosef yang senantiasa taat pada kehendak Tuhan.

Pada akhirnya, yakinlah selalu dalam doa. Hidupilah hidup kalian dalam iman, harapan dan kasih. Semoga senantiasa
berkat dan damai Tuhan melindungi kalian.

K&D : Terimakasih Papa dan Mama atas pemberian Kitab Suci, Salib, Rosario, dan Patung Keluarga Kudus Nazareth ini. Kami
bahagia terlahir sebagai anak-anak dari Papa dan Mama yang begitu baik dan memiliki keteladanan hidup Kristiani.
Semoga segala doa, petuah, nasehat, harapan, dan teladan Papa dan Mama kepada kami senantiasa kami ingat dan
ikuti sehingga menjadi penuntun jalan bagi kami menapaki kehidupan berkeluarga ini. Terimakasih kami boleh
menerima dan merasakan kasihmu yang besar. Doa kami pula supaya Papa dan Mama selalu diberkati dengan
kesehatan yang baik, keselamatan, dan kebahagiaan dalam hidup selanjutnya. Amin.



Doa Umat
(Umat berlutut)

Imam : Saudara-saudari terkasih, Tuhan telah berkenan menyempurnakan dan menguduskan cinta William Kevin dan Dian
Kartika Sari maka sambil mengenangkan anugerah kebaikan dan cinta istimewa yang telah mereka terima marilah
kita menyerahkan mereka kepada Tuhan melalui doa-doa ini.


Lektor : Allah Bapa, sumber cinta sejati, kami bersyukur karena Engkau telah mempersatukan Kevin dan Dian dalam ikatan

perkawinan yang suci. Bantulah mereka agar selalu setia satu sama lain, senantiasa saling membagikan kebahagiaan,
tak enggan untuk saling berkorban, saling bersikap jujur dan terbuka, dan saling menopang bila menanggung beban,
serta siap untuk saling mengampuni di kala jatuh. Semoga dari hari ke hari perpaduan kasih mereka semakin kuat
bagaikan ratusan benang kecil yang merajut pasangan bersama-sama melewati tahun demi tahun. Kami mohon …

Umat : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Lektor : Allah Bapa yang Maha Baik, anugerahilah keluarga baru ini dengan kesehatan yang baik, rejeki yang cukup, serta
berikanlah mereka rahmat agar mereka sanggup berkarya pula dan membagi berkat serta kasih kepada sesama
melalui pekerjaan maupun pendidikan, agar mereka mampu menjadi garam dan terang dalam keluarga dan
masyarakat. Berkatilah mereka agar dapat mencapai apa yang mereka cita-citakan dan anugerahilah mereka dengan
anak-anak yang sehat, cerdas, penuh kasih, dan beriman teguh padaMu. Semoga keluarga mereka dapat meneladan
keluarga kudus dari Nazareth yang dibangun atas dasar iman dan kasih. Kami mohon …

Umat : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Lektor : Allah Bapa yang penuh kasih, limpahkan pula berkat-Mu bagi orang tua Kevin dan Dian yang telah mendidik,
membesarkan, dan mencintai Kevin dan Dian dengan cinta yang utuh. Melalui kasih sayang mereka, Engkau telah
menunjukkan betapa besar kasih-Mu kepada Kevin dan Dian. Terangilah hati mereka supaya selalu bertindak
bijaksana dan sanggup terus menjadi teladan bagi anak-anak mereka. Berilah mereka umur yang panjang, kesehatan
yang baik, kebahagiaan, kesejahteraan sehingga mereka dapat terus hidup berbagi kasih dan damaimu dalam
keluarga mereka. Kami mohon …

Umat : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Lektor : Ya Bapa, kami mohonkan pula rahmat-Mu bagi saudara-saudari yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam
perayaan Ekaristi ini, termasuk kerabat dan sanak saudara dari kedua mempelai serta semua pihak yang telah

membantu terselenggaranya perkawinan ini dengan baik. Semoga Engkau senantiasa menyirami mereka dengan

karunia kesehatan dan berkat yang melimpah. Kami mohon …



Umat : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.



Lektor : Demikianlah ya Bapa, doa-doa yang kami panjatkan kepada-Mu. Utuslah Roh cinta-Mu atas pasangan yang

berbahagia ini, agar mereka menjadi sehati dan sejiwa. Jangan biarkan sesuatu mengganggu kebahagiaan mereka,

karena Engkaulah yang telah memberkati mereka. Jangan biarkan pula mereka terpisah, karena Engkaulan yang telah

mempersatukan mereka. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.



Umat : Amin.

LITURGI EKARISTI



Persiapan Persembahan

(umat duduk)



Lord I Offer My Life





Lord, I offer my life to You Lord, I offer my life to You

Everything I've been through Everything I've been through

Use it for Your glory Use it for Your glory
Lord I offer my days to You Lord I offer my days to You

Lifting my praise to You Lifting my praise to You

As a pleasing sacrifice As a pleasing sacrifice

Lord I offer You my life Lord I offer You my life

And Lord, I offer my life to You
Things in the past Everything I've been through

Things in the past Use it for Your glory

Things yet unseen Lord I offer my days to You

Wishes and dreams that are yet to come true Lifting my praise to You
All of my hopes As a pleasing sacrifice

And all of my planes Lord I offer You my life

My heart and my hands are lifted to You Lord I offer You my life



Imam : Terpujilah Engkau ya Tuhan Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti yang kami siapkan ini.

Inilah hasil dari bumi dan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.



Umat : Terpujilah Allah selama-lamanya



Imam : Terpujilah Engkau ya Tuhan Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima anggur yang kami siapkan

ini. Inilah hasil dari bumi dan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.



Umat : Terpujilah Allah selama-lamanya



Doa Persiapan Persembahan



Imam : Berdoalah saudara-saudari supaya persembahan kita diterima oleh Allah Bapa yang Maha Kuasa.



Umat : Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang Kudus.



Imam : Allah Bapa yang penuh kasih, sudilah menerima persembahan ini yang kami persembahkan bersama kedua anakMu

terkasih, Kevin dan Dian yang hari ini telah Engkau persatukan dalam perkawinan kudus. Engkaulah yang

memungkinkan pelaksanaannya. Semoga Engkau juga yang mengatur kelangsungannya dengan bijaksana. Dengan

pengantaraan Kristus, Tuhan kami.



Umat : Amin



Doa Syukur Agung II

(umat berdiri)
Imam : Tuhan sertamu.
Umat : Dan sertamu juga.
Imam : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
Umat : Sudah kami arahkan.
Imam : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
Umat : Sudah layak dan sepantasnya.
Imam : Sungguh layak dan kami selalu bersyukur kepada-Mu, Ya Allah, Bapa yang kudus, Yang Mahakuasa dan kekal. Engkau

menjaklin janji perkawinan dengan tali kerukunan dan dengan ikatan damai yang tak terputuskan, agar kesuburan
yang urni dari pasangan-pasangan suci menambah jumlah anak-anak angkat-Mu. Sebab, oleh penyelenggaraan dan
kasih karunia-Mu, secara mengagumkan Engkau mengatur agar keturunan yang dilahirkan untuk memenuhi bumi
menambah jumlah anggota Gereja-Mu, oleh kelahiran kembali dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Dengan
pengantaraan-Nya, bersama para malaikat dan semua orang kudus, kami menyampaikan madah pujian bagi-Mu
dengan tak henti-hentinya bernyanyi.




Sanctus



Sanctus, Sanctus, Sanctus. Dóminus Deus Sábaoth.
Pleni sunt caeli et terra glória tua. Hosána in excélsis.

Doa Syukur Agung

Imam : Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa, sumber segala kekudusan. Maka kami mohon: Kuduskanlah persembahan ini
dengan pencurahan Roh-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan Darah Putra-Mu yang terkasih Tuhan kami, Yesus
Kristus.
Imam : Ketika akan diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Yesus mengambil roti, mengucap syukur kepada-
Mu, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-muridnya seraya berkata:

Terimalah dan makanlah,
Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu

Demikian pula sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur kepada-Mu, lalu
memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:


Terimalah dan minumlah,

Inilah piala Darah-Ku
Darah perjanjian baru dan kekal,

Yang ditumpahkan bagimu
Dan bagi semua orang
Demi pengampunan doa

Lakukanlah ini untuk mengenangkan daku.


Imam : Agungkanlah misteri iman kita.
Umat : Tuhan, Engkau telah wafat. Tuhan, sekarang Kau hidup. Engkau Sang Juru Selamat. Datanglah, ya Yesus Tuhan.
Imam : Sambil mengenangkan wafat dan kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepada-Mu ya Bapa, roti kehidupan

dan piala keselamatan. Kami bersyukur sebab kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepada-
Mu. Kami mohon agar kami yang menerima Tubuh dan Darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus.

Bapa, perhatikanlah Gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi. Sempurnakanlah umat-Mu dalam cinta kasih, dalam
persatuan dengan Paus kami Fransiskus dan Uskup kami Ignatius, serta para imam, diakon, dan semua pelayan sabda-
Mu. Ingatlah juga, ya Tuhan, akan anak-Mu, William Kevin dan Dian Kartika Sari, yang telah Engkau antar sampai pada
hari perkawinan ini. Semoga dengan bantuan rahmat-Mu mereka saling mencintai dan hidup rukun.

Imam : Ingatlah akan saudara-saudari kami, kaum beriman yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit, dan akan
semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu. Terimalah mereka dalam cahaya wajah-Mu.

Kasihanilah kami semua agar kamu Engkau terima dalam kebahagiaan abadi, bersama Santa Maria, Perawan dan

Bunda Allah, Santo Yosef, suaminya, bersama para rasul dan semua orang kudus dari masa ke masa yang hidupnya

berkenan di hati-Mu. Semoga kami pun Engkau perkenankan turut serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan

perantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu.



Imam : Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan

dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.



Umat : Amin



Bapa Kami

(umat berdiri)

Imam : Atas petunjuk Penyelamat kita, dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita bernyanyi

.

Bapa Kami





Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.





Doa Damai

(umat berdiri)

Imam : Saudara-saudari yang terkasih, Kristuslah pangkal damai dan keselematan kita. Oleh karena itu, marilah kita berdoa

Umat : Tuhan Yesus Kristus jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu dan restuilah kami

supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu sebab Engkaulah pengantara kami kini dan

sepanjang masa. Amin.

Imam : Semoga damai Tuhan kita Yesus Kristus selalu beserta kita.

Umat : Sekarang dan selama-lamanya.



Salam damai



Anak Domba Allah (umat berlutut)



Agnus Dei





Agnus Dei, quitollis peccata mundi: miserere nobis.

Agnus Dei, quitollis peccata mundi: miserere nobis.

Agnus Dei, quitollis peccata mundi: dona nobis pacem.





KOMUNI



(Kedua mempelai menyambut Tubuh Kristus diikuti keluarga mempelai beserta umat. Umat yang diperkenankan menyambut

komuni adalah mereka yang telah dibaptis secara Katolik dan telah menerima Komuni Pertama. Bagi saudara-saudari yang bukan

beragama Katolik, dimohon untuk tetap duduk di tempat sambil mendoakan kedua mempelai menurut agama dan kepercayaan

masing-masing)

Persiapan Komuni

Imam : Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuanNya.

Umat : Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh.

Imam : Semoga Tubuh dan Darah Kristus menghantar kita kepada kehidupan yang kekal.

Umat : Amin.






The Greatest of These is Love

but rejoices in the truth.

Though I speak with tongues of men and of angels Love bears all things, believes all things,

and have not love, hopes in all things, love endures all things.

I become as clanging brass. Love never fails, the perfect will never fail;

Though I have the faith to move mighty mountains but prophecies will fail, tongues will cease, all knowledge will

and have not love, vanish away. Three things remain: faith, hope, love. But the

I am nothing. greatest, the greatest is love,

Love is patient, love is kind, perfect love,

never jealous, never rude, God's perfect love.

never selfish, never proud,



Come Share The Lord



We gather here, in Jesus name, Come, take the bread

His love is burning in our hearts Come, drink the wine,
Like living flame; for through the Come share the Lord. (Fine)

Loving Son, the Father makes us one; We are now a family of which the Lord is head;

Come, take the bread Though unseen He meets us here

Come, drink the wine, In the breaking of the bread.
Come share the Lord. (D.C. al Fine)

No-one is a stranger here, He joins us here, He breaks the bread,

Ev'ry-one belongs; The Lord who pours the cup

Finding our forgiveness here, Is risen from the dead;

we in turn forgive all wrongs. (D.C. al Fine) the one we love the most, is now our gracious host;
We gather here, in Jesus name, Come, take the bread

His love is burning in our hearts Come, drink the wine,

Like living flame; for through the Come share the Lord.

Loving Son, the Father makes us one;
Come, take the bread We'll gather soon, where angels sing; We'll see the glory of

Come, drink the wine, our Lord and coming King;

Come share the Lord. Now we anticipate, the feast for which we wait.

He joins us here, He breaks the bread, Come, take the bread

The Lord who pours the cup Come, drink the wine,
Is risen from the dead; Come share the Lord

the one we love the most, is now our gracious host;



Doa Sesudah Komuni

Imam : Marilah berdoa

Ya Tuhan, kami telah mengambil bagian pada meja perjamuan-Mu. Kami mohon, semoga Kevin dan Dian yang telah

dipersatukan dengan Sakramen Perkawinan senantiasa berpaut pada-Mu, dan memaklumkan nama-Mu kepada

semua orang. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

Umat : Amin



Ritus Penutup

Doa Penutup
Imam : Marilah berdoa
Ya Bapa, kami mengucap syukur kepada-Mu, karena melalui Sakramen Perkawinan ini telah Kau persatukan Kevin

dan Dian menjadi keluarga baru dalam cinta kasih-Mu yang suci. Penuhi selalu kehidupan keluarga baru ini dengan
Roh Kudus dan berkat-Mu. Kiranya kasih yang Engkau karuniakan menjadi inspirasi dalam kehidupan mereka
berkeluarga dan mampu menjadi sarana berkat-Mu kepada sesama. Bimbinglah dan tuntunlah mereka agar selalu

setia kepada-Mu. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
Amin.

Berkat Meriah dan Pengutusan

Imam : Saudara-saudara terkasih marilah kita akhiri perayaan Ekaristi ini dengan memohon berkat Tuhan bagi kita semua,

khususnya bagi Kevin dan Dian yang berbahagia.
Imam : Tuhan sertamu.
Umat : Dan sertamu juga.
Imam : Semoga Allah Bapa Yang Maha Kasih senantiasa memelihara Kevin dan Dian dalam cinta kasih dan kerukunan supaya

damai sejahtera senantiasa tinggal di dalam hati mereka dan kehidupan mereka berumah tangga.
Umat : Amin.
Imam : Semoga kedua mempelai diberkati dengan keturunan yang sehat, cerdas, dan mereka sekeluarga kelak menjadi

terang dalam masyarakat.
Umat : Amin.
Imam : Semoga kedua mempelai diperkenankan bersaudara dengan semua orang dan menaruh perhatian kepada kaum papa

dan orang yang kurang beruntung agar kelak mereka pun diperkenankan menerima belas kasih Allah dan disambut
dalam rumah Allah Bapa yang kekal.
Umat : Amin.
Imam : Dan semoga saudara-saudari sekalian senantiasa dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah Yang Maha Kuasa (†)
Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.
Umat : Amin.

Pengutusan

Imam : Saudara-saudari sekalian Perayaan Ekaristi Sakramen Perkawinan Kevin dan Dian telah selesai. Marilah kita pulang
dalam damai Tuhan dan mewartakan kasih Allah kepada setiap orang yang kita jumpai.
Umat : Syukur kepada Allah.
Imam : Marilah pergi dan memberi kesaksian tentang kebaikan Tuhan
Umar : Amin


Penghormatan kepada Bunda Maria

(Umat duduk. Bersama Imam dan orang tua, Kevin dan Dian menghadap Bunda Maria untuk menyalakan lilin, meletakkan bunga,
serta berdoa dengan diiringi lagu)


Ave Maria (Caccini)


Kevin : Bunda Maria, sungguh tak terkatakan syukur kami atas anugerah yang kami terima. Hari ini adalah awal perjalanan
panjang kehidupan baru keluarga kami. Kami sadar bahwa perjalanan kami penuh tantangan. Sadarkanlah kami bila
kami terlalu emosional, kurang dewasa, kurang sabar, dan kurang pengertian. Sudilah Bunda menyertai kami dalam
tawa dan tangis kami, dalam setiap jatuh dan bangun kami. Bimbinglah kami membangun keluarga seperti keluarga
kudus-Mu yang penuh kesederhanaan, ketabahan, dan kedamaian.

Dian : Maria, Ibu teladan setiap insan, hadirlah dalam rumah kami untuk berbagi kebahagiaan. Tuntunlah kami dalam
mendidik anak-anak yang kelak akan dianugerahkan bagi kami seperti Engkau mengasuh PuteraMu, Yesus. Restuilah
kami agar dapat mendirikan rumah tangga Katolik sejati. Hiburlah dan doakanlah kami bila kegetiran hidup melanda.
Buatlah kami senantiasa bergandengan tangan dalam kasih setia.

W & D : Santa Perawan Maria, doakan kami pada Putera-Mu, agar kami dilimpahi berkat kesehatan, pengharapan, dan
pengampunan, serta sukacita dan perlindungan kepada kedua orang tua kami yang telah mengasuh kami dengan
kasih dan kehangatan, membimbing kami menapaki kehidupan dari kecil hingga dewasa. Di kedalaman cinta-Mu kami
memohon karena tiada batasnya kasih-Mu.
Salam Maria … (3x)

Penandatanganan Dokumen Perkawinan



(umat duduk. Kedua mempelai dan para saksi maju ke altar untuk menandatangani dokumen perkawinan)



The Lord Bless You and Keep You





The Lord bless you and keep you; The Lord lift up the light of His countenance upon you

The Lord make His face to shine upon you The Lord lift up the light of His countenance upon you

To shine upon you and be gracious And give you peace, and give you peace;

And be gracious unto you And give you peace, and give you peace

The Lord bless you and keep you



Lagu Penutup





The Prayer



Give us faith so we'll be safe.

I pray you'll be our eyes Sognamo un mondo senza piu violenza

And watch us where we go Un mondo di giustizia e di speranza

And help us to be wise Ognuno dia la mano al suo vicino

In times when we don't know Simbolo di pace e di fraternita
Let this be our prayer La forza che ci dai

As we go our way We ask that life be kind

Lead us to a place E'il desiderio che

Guide us with your Grace And watch us from above
To a place where we'll be safe Ognuno trovi amore

La luce che to dai We hope each soul will find

I pray we'll find your light Intorno e dentro a se

Nel cuore restero Another soul to love

And hold it in our hearts Let this be our prayer
A ricordarchi che Let this be our prayer

When stars go out each night Just like every child

L'eterna stella sei Just like every child

Nella mia preghiera Needs to find a place,
Let this be our prayer Guide us with your grace

Quanta fede see'e Give us faith so we'll be safe

When shadows fill our day E la fede che

Lead us to a place Hai acceso in noi

Guide us with your grace Sento che ci salvera


Be Joyful and Sing To The Lord

Ucapan Syukur dan Terima Kasih



Pada hari yang berbahagia ini kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, karena berkat cinta kasih, segala bantuan,
kehadiran dan doa restu saudara sekalian pada janji perkawinan yang telah diteguhkan oleh Tuhan.

Ingin menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada:

Pemimpin Misa
Romo Laurentius Priyo Poedjiono SJ

Saksi Perkawinan
Bapak Johan Kurniawan
Ibu Siska Hamdani

Para Putra Altar dan petugas misa lainnya

Lektor dan Lektris


Paduan Suara
Santa Cecilia



Dan semua pihak yang telah memberikan perhatian, bantuan dan doa restu selama persiapan maupun pelaksanaan Misa Sakramen
Perkawinan kami pada hari ini yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.



Jakarta, 6 October 2018


Salam Hormat dan Kasih
Kami yang berbahagia


Kel. Arifin (Fo Djung Phin) Kel. Sukarto Sutanto


Kevin dan Dian


Click to View FlipBook Version