Gambar 55 Memainkan kuis
Untuk mulai memainkan kuis, klik tombol Play pada kuis yang akan dipilih.
16. Terdapat dua pilihan model, klasik dan model tim. Untuk model klasik, audiens
mengikuti kuis secara personal dengan menggunakan perangkat masing-masing.
Model tim (team mode) digunakan untuk kerja tim. Saudara dapat membagi siswa
menjadi beberapa tim dengan 1 perangkat pada setiap tim. Jika Saudara memilih
mode ini, sebaiknya Saudara mengatur ulang waktu (timing) untuk memberi
kesempatan berdiskusi kepada kelompok siswa sebelum memberikan jawaban
melalui kahoot.
Gambar 56 Tipe kuis
39
Gambar 57 Pilihan Game
Ada beberapa pilihan pengaturan lain pada kuis sebelum digunakan dalam
permainan, antara lain enable answer streak bonus yaitu memberikan bonus point
pada pemain yang secara tepat menjawab benar pada beberapa pertanyaan
sekaligus, name generator untuk memunculkan nama dummi bagi pemain, Podium
untuk memunculkan dan menampilkan ucapan selamat pada pemain pada 3 posisi
tertinggi, pengaturan random untuk soal dan alternatif jawaban, serta beberapa
pengaturan lain yang bisa Saudara coba.
17. Kuis dengan mode klasik
Setelah kita klik pilihan Classic akan muncul tampilan seperti gambar berikut. Pemain
dapat membuka browser pada komputer atau handphone dan memasukkan alamat
kahoot.it disertai PIN yang tertera pada layar. Nomor PIN ini digenerate otomatis oleh
sistem, dan akan berubah setiap kali permainan. Pemain juga dapat mengikuti kuis
dengan menggunakan aplikasi Kahoot yang terinstal pada smartphone.
40
Gambar 58 Join kahoot.it
Siswa memasukkan pin kuis dan namanya melalui browser. Nama peserta akan
muncul di layar. Ini merupakan salah satu bagian yang menyenangkan bagi siswa.
Terlebih ketika siswa lain menggunakan nama alias yang membuat suasana heboh di
kelas.
18. Jika Saudara memilih mode tim, maka di layar perangkat yang dibawa siswa, akan
muncul perintah untuk menginput nama tim, dilanjutkan nama masing-masing
anggota tim. Di layar Saudara akan muncul nama tim beserta anggotanya, seperti
tampak pada gambar berikut.
Gambar 59 Kahoot mode tim
41
19. Dengan klik Start maka soal yang Saudara buat akan muncul di layar, dilengkapi
dengan alternatif jawaban, timer, serta banyaknya jawaban yang sudah masuk.
20. Sedangkan pada layar peserta akan hanya muncul tombol-tombol untuk submit
jawaban. Tombol yang tersedia berbentuk gambar bangun datar dengan warna-
warna yang berbeda. Jadi peserta harus menyimak soal dan pilihan jawaban dari layar
guru di depan.
Gambar 60 Tampilan soal di layar guru
Gambar 61 tampilan di layar hand phone siswa
21. Setelah waktu habis, layar akan menampilkan grafik banyaknya jawaban yang masuk
pada masing-masing pilihan.
42
Gambar 62 Feedback
22. Selanjutnya, layar akan menampilkan Scoreboard, yaitu daftar 5 peserta dengan skor
tertinggi, sedangkan pada layar peserta, akan muncul skor yang dia peroleh serta
posisi skornya dibandingkan dengan peserta yang lain. Skor ini didasarkan pada
kebenaran jawaban dan kecepatan dalam menjawab/mengirimkan jawaban.
Kestabilan jaringan Internet baik pada sisi guru yang menerima input jawaban
maupun dari sisi siswa sebagai pengirim jawaban sangat mempengaruhi skore ini.
Karena alasan inilah maka kuis Kahoot kurang tepat digunakan untuk tes-tes formal,
karena sisi teknisnya cukup dominan.
Gambar 63 Scoreboard
43
23. Login menggunakan smartphone
Selain menggunakan web browser, Kahoot juga dapat diakses
melalui aplikasi di smartphone. Aplikasi Kahoot untuk versi basic
tidak berbayar. Namun untuk versi Pro dan versi Plus berbayar
dengan fitur yang lebih lengkap dibanding versi standarnya.
Keuntungan menggunakan aplikasi Kahoot melalui smartphone
adalah lebih handy, Saudara dapat membuat dan memainkan Kahoot dimanapun
dengan lebih fleksibel, meskipun dalam perjalanan. Smartphone kita umunya selalu
terhubung dengan Internet.
Berikut ini beberapa tampilan aplikasi Kahoot dan menu-menunya.
Gambar 64 Tampilan awal aplikasi Kahoot
44
Gambar 65 Tampilan menu-menu Kahoot versi Apl
45
C. Rangkuman
Dengan memanfaatkan teknologi, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih
bervariasi di kelas. Bahkan guru dapat menciptakan suasana menyenangkan meskipun
saat siswa diuji penguasaan materi pelajarannya. Hal ini dapat dilakukan antara lain
dengan menggunakan bantuan kuis-kuis online. Terdapat banyak vesi kuis online, ada
yang sifatnya lebih formal, ada yang lebih mirip denga game. Masing-masing memiliki
kelebihan dan fitur yang berbeda-beda. Kuis online antara lain dapat dibuat dengan
Google Forms, Kahoot, Quiziz, Formative, dan lain-lain.
Pemakaian kuis online dalam pembelajaran membawa beberapa keuntungan,
diantaranya adalah fleksibel, mudah dibuat, memiliki manfaat untuk mendorong siswa
lebih aktif dan kolaboratif, menyenangkan, sifatnya global dan terkoneksi secara luas, dan
umumnya dapat kita peroleh secara gratis. Selain itu, pemilik kuis dapat memperoleh hasil
pengerjaan siswa/responden dengan cepat dan lengkap.
D. Latihan
1. Buatlah kuis matematika menggunakan Google Forms dengan mengambil materi
yang sedang Saudara ampu di salah satu kelas. Sharelah kuis yang Saudara buat
ke siswa, mintalah mereka untuk mengerjakan kuis tersebut. Unduhlah file
responsinya, dan buat laporan hasil belajar siswa berdasar file tersebut.
2. Buatlah akun Kahoot, kemudian buatlah beberapa contoh soal matematika
menggunakan Kahoot dengan beberapa tipe soal yang berbeda. Cobalah mainkan
kuis yang Saudara buat di dalam kelas yang saudara ampu. Mintalah siswa untuk
memberikan pendapat tentang kuis tersebut (quick online poll), tanyakan tentang
tantangan, kesiapan, dan kepercayaan diri mereka ketika mengerjakan soal
dengan kuis tersebut. Diskusikanlah. Dorong siswa untuk lebih percaya diri dan
menjadikan skore yang semula merupakan fokus nilai menjadi sebuah penilaian
diri yang jujur untuk dapat melakukan refleksi.
46
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN
DALAM GOOGLE CLASSROOM
A. Tujuan Pembelajaran
Materi pada modul ini bertujuan untuk memberikan pengenalan dan panduan tentang
pengelolan pembelajaran dengan menggunakan google classroom. Setelah mempelajari
uraian materi pada bagian ini, Anda diharapkan dapat:
1. Membuat dan mengelola pembelajaran dengan menggunakan google classroom.
2. Menyisipkan Materi, Aktivitas, dan Media Pembelajaran Online dalam Google
Classroom.
3. Membuat Penugasan, Kuis dan Penilaiannya dalam Google Classroom.
B. Uraian Materi
Peningkatan dan perkembangan teknologi dan informasi saat ini, mendorong munculnya
berbagai inovasi yang memudahkan dalam belajar. Perkembangan era digital saat ini,
serta karakteristik siswa saat ini yang merupakan generasi milenial yang dinamis, menjadi
tantangan bagi guru untuk mengupayakan proses pembelajaran yang mampu menjawab
tantangan tersebut. Perkembangan teknologi yang terus berkembang serta generasi saat
ini yang didominasi oleh dunia digital, membuat guru perlu terus berinovasi dalam
melaksanakan pembelajaran di kelas. Salah satu yang dapat dilakukan oleh guru adalah
dengan menghadirkan ruang-ruang belajar yang tidak hanya terbatas di dalam ruang-
ruang kelas. Keterlibatan generasi pelajar dalam dunia digital dan internet, perlu disikapi
dengan memberikan fasilitasi penggunaan internet ke hal-hal yang positif. Terkait hal
tersebut, guru dapat mengembangkan pembelajaran secara online yang dapat diakses
oleh siswa dimana saja dan kapan saja. Salah satu yang dapat dimanfaatkan guru untuk
mengelola pembelajaran secara online adalah dengan memanfaatkan google classroom.
Google Classroom merupakan sistem manajemen pembelajaran untuk sekolah-sekolah
dengan tujuan memudahkan pembuatan, pendistribusian dan penilaian tugas secara
paperless. Google Classroom dapat diakses baik melalui website maupun aplikasi dalam
47
smartphone. Dengan website dapat diakses menggunakan browser apapun seperti
Chrome, FireFox, maupun Internet Explorer. Sedangkan untuk aplikasi dapat diunduh
secara gratis melalui Playstore untuk Android dan App Store untuk iOS.
Berdasarkan website resmi google, google classroom memiliki keunggulan-keunggulan
antara lain:
1. Dapat disiapkan dengan mudah
Pengajar dapat menyiapkan kelas dan mengundang siswa serta asisten pengajar. Di
halaman Tugas Kelas, pengajar dapat berbagi informasi, tugas, pertanyaan, dan
materi.
2. Menghemat waktu dan kertas
Pengajar dapat membuat kelas, memberikan tugas, berkomunikasi, dan melakukan
pengelolaan, dalam satu tempat.
3. Pengelolaan yang lebih baik
Siswa dapat melihat tugas di halaman Tugas, di aliran kelas, atau di kalender kelas.
Semua materi kelas otomatis disimpan dalam folder Google Drive.
4. Penyempurnaan komunikasi dan masukan
Pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman, dan memulai diskusi kelas
secara langsung. Siswa dapat berbagi materi antara satu sama lain dan berinteraksi
dalam aliran kelas atau melalui email. Pengajar juga dapat melihat dengan cepat siapa
saja yang sudah dan belum menyelesaikan tugas, serta langsung memberikan nilai dan
masukan real-time.
5. Dapat berfungsi dengan aplikasi yang Anda gunakan
Google Classroom berfungsi dengan Google Dokumen, Kalender, Gmail, Drive, dan
Formulir.
6. Terjangkau dan aman
Classroom disediakan gratis untuk sekolah, lembaga nonprofit, dan perorangan.
Classroom tidak berisi iklan dan tidak pernah menggunakan konten Anda atau data
siswa untuk tujuan periklanan.
Beberapa penelitian menunjukkan keefekifan pemanfaatan google classroom dalam
pembelajaran. Seperti hasil penelitian Gunawan dan Sunarman (2018) yang menunjukkan
pengembangan kelas virtual dengan google classroom efektif dalam meningkatkan dan
mendukung keterampilan pemecahan masalah (problem solving) pada siswa SMK.
48
Setelah membaca dan mempraktikkan kegiatan pembelajaran ini diharapkan Anda
mampu:
1. Membuat dan mengelola kelas pembelajaran dengan menggunakan google
classroom
2. Menyisipkan materi, aktivitas, dan media pembelajaran online dalam google
classroom
3. Membuat Penugasan, Kuis dan Penilaiannya dalam Google Classroom.
Untuk membantu agar menguasai kemampuan tersebut, dalam modul ini disajikan
pembahasan yang dikemas dalam beberapa aktivitas, yaitu :
Aktivitas 1: Membuat dan Mengelola Kelas Pembelajaran Online dengan Menggunakan
Google Classroom
Aktivitas 2: Menyisipkan berbagai materi, aktivitas, dan media pembelajaran online dalam
google classroom
Aktivitas 3: Mengelola Tugas dan Penilaian dalam Google Classroom
Cermati uraian pada masing-masing aktivitas. Praktek langsung akan lebih memudahkan
Anda dalam memahami setiap aktivitas. Eksplorasi lebih lanjut menu-menu yang ada di
dalam google classroom. Selanjutnya, selesaikan latihan pada akhir modul ini. Bila masih
kesulitan menyelesaikannya, Saudara dapat berdiskusi dengan teman sejawat atau
dengan fasilitator.
1. Merancang dan Membuat Kelas Pembelajaran Online Dengan Menggunakan
Google Classroom
Menurut Surjono (2013:4) implementasi e-learning adalah sebagai upaya dalam
pendistribusian materi pelajaran melalui media elektronik atau internet sehingga peserta
didik dapat mengaksesnya kapan saja dari seluruh penjuru dunia. Pemanfaatan google
classroom sebagai suatu e-learning perlu didesain dan dikembangkan dengan baik,
sehingga mampu membangkitkan ketertarikan dan menjadikan tujuan pembelajaran
dapat tercapai. Konten menjadi hal pokok dalam perancangan sebuah e-learning. Gautam
(2016:14) menguraikan 5 komponen penting dalam e-learning bagi keberhasilan sebuah
pembelajaran online. Kelima komponen tersebut dijabarkan sebagai berikut.
49
1) Audience. Dalam implementasi, audience atau pengguna/user menjadi bagian penting
dalam pengembangan e-learning. Sehingga bagian awal dalam penyusunan sebuah
pembelajaran online adalah melakukan analisis kebutuhan dari sisi pengguna. Dalam
hal ini, Anda sebagai guru lakukanlah analisis kebutuhan sesuai dengan karakteristik
siswa Anda.
2) Course Structure. Struktur dalam pembelajaran online berperan penting bagaimana
peserta belajar konten pada pembelajaran online. Disinilah dituntut kemampuan
untuk bisa menyusun struktur pembelajaran online yang memudahkan siswa untuk
belajar dan memberikan pengalaman baru bagi siswa, sehingga tujuan pembelajaran
dapat tercapai.
3) Page Design. Hal ini mencakup kemudahan dalam navigasi dan interaksi dalam
menggunakan e-learning. Secara umum navigasi dalam google classroom sederhana
sehingga tidak menyulitkan siswa.
4) Content Engagement. Hal ini mengacu bagaimana siswa berinteraksi dengan konten di
dalam pembelajaran online. Konten yang Anda siapkan dalam pembelajaran online
harus mampu meng-engage atau melibatkan secara aktif siswa dam memotivasi siswa
untuk belajar. Berbagai media pembelajaran dapat Anda tambahkan di kelas online
Anda, seperti video, virtual manipulative online, atau game online untuk menarik
minat siswa.
5) Usability. Terkait dengan kemudahan dalam menggunakan berbagai aplikasi di dalam
e-learning.
Dalam Pengembangan desain e-learning termasuk langkah mendesain aktivitas. Sehingga
dalam merancang pembelajaran online dengan google classroom, kita pun perlu
merancang aktivitas-aktivitas yang mendukung. Aktivitas pembelajaran (learning
activities) dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar tertentu. Menurut Istambul
(2016: 424) level aktivitas pada sebuah e-learning sebagai berikut.
1) Getting the knowledge. Tujuan dan aktivitas pembelajaran sebagai pengetahuan dasar
yang diperlukan oleh siswa. Dalam hal ini seperti materi pembelajaran, bahan ajar
maupun link referensi materi. Dengan google classroom memungkinkan kitauntuk
membagikan materi baik dalam bentuk bahan ajar, link referensi materi yang
terhubung langsung dengan google drive, embeded video youtube dll.
2) Exercise and application. Aktivitas pembelajaran sesuai tujuan, sebagian besar berupa
format pertanyaan, seperti kuis, tugas, forum diskusi. Dengan google classroom kita
50
dapat menyusun kuis, tugas, maupun membuka forum diskusi untuk saling
berinteraksi baik antara guru dengan siswa maupun antar siswa.
3) Exploring and evaluating. Tujuan dan aktivitas dari pembelajaran yang dilakukan oleh
siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan yang tidak secara langsung diajarkan. Siswa
mempunyai beragam peran aktif dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini kita bisa
menyisipkan aktivitas-aktivitas yang memungkinkan siswa aktif secara kognitif.
4) Propose and create. Siswa diharuskan mengumpulkan proposal dan memproduksi
produk baru. Hal ini terkait dengan strategi dalam proses pemecahan masalah. Dalam
hal ini sebagai contoh adalah dengan menyediakan situasi berbasis masalah, siswa
harus menganalisis, dan mengatasi permasalahan.
Beberapa hal diatas dapat kita jadikan masukan di dalam mendesain pembelajaran online
dengan menggunakan google classroom. Bagian pertama dari Kegiatan belajar ini adalah
membuat kelas pembelajaran online dengan menggunakan google classroom. Terkait
perancangan dan pengorganisasian konten atau isi pembelajaran akan dibahas di bagian
kedua. Berikut ini disajikan langkah-langkah untuk membuat kelas pembelajaran online
dengan menggunakan google classroom.
a. Memulai Membuat Kelas Baru di Google Classroom
Memulai membuat kelas dalam google classroom dengan cara masuk ke alamat laman
classroom.google.com, klik login dan pilih google classroom. Silahkan login dengan
menggunakan akun Gmail Anda. Bila Anda telah login gmail, Anda dapat juga masuk ke
google classrom, dengan mengklik pilihan classroom pada menu akun gmail.
Gambar 66 Memulai Google Classroom
51
Gambar 67 Menu ke Google Classroom di Akun Gmail
Mulai membuat kelas dengan cara klik menu buat kelas (create class) yang ada di
bagian pojok atas.
Gambar 68 Mulai Membuat kelas
Saat memulai membuat kelas, akan ada peringatan persetujuan. Persetujuan tersebut
menyatakan bahwa Anda tidak menggunakan Google Classroom untuk di sekolah
dengan siswa-siswa, misalnya kelas yang Anda buat hanya untuk belajar bersama.
Anda harus menggunakan G Suite untuk Pendidikan (Google for Education) jika ingin
menggunakan Google Clasroom untuk sekolah dan siswa-siswa.
52
Gambar 69 Peringatan Persetujuan
Setelah klik lanjutkan, akan ke tahap berikutnya yaitu mengisi formulir awal
pembukaan kelas.
Gambar 70 Isian Data Untuk Memulai Membuat Kelas
Nama kelas wajib diisi, pada menu bagian dapat diisi deskripsi singkat, tingkat kelas
maupun jadwal kelas. Klik buat, kelas pembelajaran Anda dalam google classroom
siap untuk diisi.
53
Gambar 71 Tampilan Awal
Pada tampilan awal kelas yang telah Anda buat, akan nampak nama kelas, deskripsi
singkat, serta kode kelas. Menu-menu yang muncul yakni Menu Forum, Tugas Kelas,
Anggota, dan Nilai. Tema kelas dapat Anda ubah di menu yang ada di bagian kiri yakni
pada menu “Pilih Tema”.
Gambar 72 Pilihan Menu Tema
b. Mengundang Siswa atau Guru dalam Kelas Pembelajaran di Google Classroom
Untuk mendaftarkan siswa ke kelas yang telah Anda buat, Anda perlu mengundang atau
memberi mereka kode agar dapat bergabung. Kode kelas yang muncul otomatis saat kita
membuat kelas digunakan sebagai kode yang diberikan kepada siswa untuk bisa masuk
(join) kelas. Kode kelas terdapat di bagian header kelas. Selain itu, kita dapat mengundang
siswa untuk bergabung di kelas atau mengundang guru lain untuk berkolaborasi sebagai
pengajar di kelas yang telah kita buat, dengan cara masuk ke menu anggota.
54
Gambar 73 Mengundang Siswa atau Guru untuk Bergabung dalam Kelas
Klik ikon “tambah” pada guru atau pada siswa untuk mengundang guru atau siswa.
Undang siswa dengan memasukkan email lalu klik undang. Siswa atau guru yang kita
undang akan mendapatkan notifikasi untuk bergabung. Klik Join untuk bergabung.
Gambar 74 Notifikasi Email Undangan untuk Bergabung dalam Classroom
2. Mengelola dan Menyisipkan Materi, Media, dan Aktivitas dalam Google Classroom
Setelah membuat kelas, kita perlu menyusun, mengorganisir dan memasukkan materi-
materi dan aktivitas dalam kelas yang kita buat. Berikut disajikan contoh dalam
penyusunan konten pembelajaran dalam google classroom untuk materi Geometri
Bangun Datar Segiempat bagi siswa kelas VII semester 1.
55
a. Pengorganisasian Topik
Setelah kelas terbentuk, kita harus menyusun materi dan aktivitas yang akan ditayangkan
dalam pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam google classroom dapat dibagi
dalam beberapa topik sehingga memudahkan dalam mengakses dan memperjelas alur
pembelajaran.
Gambar 75 Tampilan Menu di Halaman Depan Kelas yang Dibuat
Pilih menu “Tugas Kelas” untuk mengorganisir kelas.
Gambar 76 Menu dalam Tugas Kelas (Classwork)
Pada menu “Buat” akan tampil beberapa pilihan untuk menambahkan aktivitas atau
konten, seperti Tugas, Tugas Kuis, Pertanyaan, Materi, Topik. Anda dapat
mengelompokkan tugas, pertanyaan, kuis, aktivitas dan bahan ajar kelas berdasarkan
topik, dengan cara klik + Buat > Topik. Contoh pengorganisasian topik sebagai berikut.
56
Gambar 77 Contoh Pengorganisasian Topik-Topik yang dibuat
Dalam topik pengantar, perlu kita tampilkan informasi-informasi awal seperti gambaran
kegiatan pembelajaran, tujuan pembelajaran, tata-tertib dan peraturan kelas, serta
jadwal kegiatan pembelajaran.
Gambar 78 Topik Pengantar
Dalam setiap topik terisi dengan berbagai sumber belajar seperti bahan bacaan materi,
video, kuis, serta aktivitas lain.
57
Gambar 79 Isi Menu Materi dan Aktivias dalam Suatu Topik
Dalam penayangan konten atau materi dapat langsung kita tayangkan sehingga langsung
bisa diakses oleh siswa dengan klik posting. Namun bila kita akan menjadwalkan di waktu
tertentu untuk materi tersebut tanyan dan bisa diakses oleh siswa, klik jadwalkan untuk
mengatur kapan materi kita akan ditayangkan. Sedangkan pilihan Simpan draft, apabila
konten belum siap tayang dan masih akan diedit, dan tersimpan sebagai draft.
Gambar 80 Menu Pilihan Penjadwalan Penayangan Konten
Misalkan kita akan mengatur penjadwalan kapan suatu materi akan tayang, pilih dan klik
jadwalkan.
58
Gambar 81 Menu Pilihan Penjadwalan
Urutan topik dapat kita atur dengan mendrag atau menggeser topik sesuai urutan yang
kita inginkan.
b. Menyisipkan Berbagai Materi, Media, dan Aktivitas dalam Google Classroom
Dalam setiap topik kita dapat menyisipkan materi dan aktivitas. Caranya dengan
menambahkan melalui menu “+ Buat” > pilih pada topik tertentu. Setiap topik bisa kita isi
dengan materi (bahan bacaan, materi dalam suatu alamat web), aktivitas eksplorasi, kuis,
video, forum diskusi.
1) Menyisipkan Bahan Bacaan Materi
Misalkan kita akan menambahkan bahan bacaan dalam suatu topik, caranya klik “+ Buat”,
pilih topik yang akan kita tambahkan materi. Penambahan bahan bacaan bisa dengan
memberikan link tautan maupun dengan mengunggah file, maupun menambahkan dari
google drive kita.
Gambar 82 Menambahkan Materi
59
2) Menyisipkan Video Pembelajaran dari Youtube
Selain bahan bacaan kita juga dapat menyisipkan video pembelajaran dari youtube yang
relevan dan mendukung. Melalui icon youtube kita dapat menyisipkan video.
Gambar 83 Menyisipkan Video
Saat menyisipkan video ada dua pilihan, yakni dengan menu penelusuran video atau
dengan menempelkan URL dari video youtube.
Gambar 84 Pilihan Menyisipkan Video dari Youtube
3) Menyisipkan Aktivitas Interaktif dengan Media Online dalam Pembelajaran di Google
Classroom
60
Kita dapat menyisipkan aktivitas-aktivitas yang interaktif dalam pembelajaran di google
classroom. Beberapa contoh media online interaktif yang dapat kita manfaatkan antara
lain Geogebra Online dan Virtual Manipulatif Online.
Program GeoGebra merupakan Dynamic Geometry Software (DGS) yang diciptakan oleh
Markus Hohenwarter di Austria dan dikembangkan di USA. Penggunaan GeoGebra
memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi jenis fungsi yang lebih luas dan
memungkinkan mereka membuat hubungan antara representasi simbolis dan visual
(Masturah & Hajar, 2013).
Sedangkan Virtual Manipulatives menurut Moyer, Packenhan & Bolyard (2002:3)
didefinisikan sebagai sebuah representasi visual interaktif yang didukung teknologi dari
sebuah objek matematis yang dinamis, termasuk semua fitur yang dapat diprogram yang
memungkinkan untuk dimanipulasi, yang menyajikan peluang untuk
membangun/mengkonstruksi pengetahuan matematika. Beberapa contoh virtual
manipulatives antara lain: geoboard (papan berpaku), batang pecahan, blok aljabar,
tangram. Virtual manipulatives online atau berbasis web untuk pembelajaran
matematika, banyak tersedia dan terbuka untuk digunakan. Contoh virtual manipulatives
dapat diakses di situs https://www.mathlearningcenter.org,
http://www.mathplayground.com serta situs-situs lain penyedia virtual manipulatives
untuk pembelajaran matematika lainnya.
a) Menyisipkan Geogebra dalam Google Classroom
Cara menyisipkan GeoGebra online dalam google classroom yakni dengan cara klik share
dari aktivitas Geogebra (worksheet) yang telah kita buat di goegebra.org, klik share > pilih
google classroom.
61
Gambar 85 Menyisipkan GeoGebra dalam Pembelajaran
Setelah mengklik pilihan google classroom, kita akan diarahkan untuk memilih kelas
google classroom yang akan kita sisipi.
62
Gambar 86 Menu untuk Melengkapi Penyisipan Geogebra dalam Classroom
Setelah kita pilih kelas, dan pilih assign (pasang), dalam kelas google classroom yang kita
sisipkan akan muncul menu Aktifitas Tugas Geogebra.
Gambar 87 Tampilan Hasil Menyisipkan Aktivitas Geogebra di Google Classroom
Kita dapat mengubah lokasi dimana aktivitas dengan geogebra itu terpasang dengan cara
mendrag atau menggeser menu geogebra masuk ke topik yang kita inginkan. Kita juga
dapat mengedit isi tugas aktivitas tersebut. Dalam aktivitas dengan menggunakan media
online, lebih baik bila diberikan juga Lembar Kerja Aktivitas yang mendukung siswa untuk
mengumpulkan data serta menyimpulkan dan menganalisis hasil pengamatannya. Tugas
aktivitas Geogebra yang telah disisipkan dapat kita edit dengan mengklik kanan tanda titik
tiga di bagian kanan, serta pilih edit.
63
Gambar 88 Menu Untuk Edit Aktifitas Geogebra
Gambar 89 Menambahkan link Lembar Kerja Aktivitas pada Tugas Aktifitas Geogebra
b) Menyisipkan Virtual Manipulatives Online dalam Google Classroom
Menyisipkan virtual manipulatives dalam kelas google classroom, bisa melalui menu share
to google classroom yang terdapat di web virtual manipulatives tersebut maupun dengan
cara tambah menu aktivitas dan sisipkan link yang dimaksud. Sebagai contoh dalam
pembelajaran bangun datar segiempat, untuk materi keliling ditambahkan aktiivtas
eksplorasi keliling dengan menggunakan virtual manipulatives geoboard online dari
alamat web https://www.mathplayground.com/geoboard.html. Dari alamat web
tersebut klik share to google classroom.
64
Gambar 90 Menu Share to Google Classroom dari Geoboard
Kemudian akan muncul, pilihan kelas google classroom mana yang akan disisipkan serta
pilih tindakan yang dipilih apakah berbentuk tugas, pertanyaan, pengumuman atau
materi.
Gambar 91 Pengaturan Kelas dan Pilihan Aktivitas
Setelah memilih tindakan yang sesuai, kita bisa menambahkan judul aktivitas serta
deskripsi, lalu klik posting.
65
Gambar 92 Melengkapi Aktivitas
Tampilan virtual manipulatives online dalam suatu topik di kelas google classroom sebagai
berikut.
Gambar 93 Tampilan Aktivitas dengan Geoboard Online
c. Interaktivitas dalam Kelas Google Classroom
1) Pengumuman
66
Anda dapat memposting pengumuman ke kelas. Pengumuman adalah postingan tanpa
tugas. Siswa akan menerima email untuk setiap pengumuman, tetapi mereka dapat
menonaktifkan fitur notifikasi email. Anda dapat membuat draf dan menjadwalkan
pengumuman, serta mengontrol orang yang mengomentari atau membalas postingan.
2) Diskusi
Pembelajaran dalam google classrom memungkinkan untuk saling berinteraksi baik antar
siswa maupun siswa dengan guru. Dalam setiap tugas kelas yang kita susun seperti materi,
tugas, kuis, pertanyaan, selalu bisa untuk ditambahkan komentar oleh siswa. Siswa bisa
menyampaikan diskusi ataupun pertanyaan dengan menuliskannya di menu add coment
> lalu klik post.
Gambar 94 Siswa Menambahkan Komentar
Guru ataupun siswa lain dapat me- reply atau membalas suatu komentar dengan cara
meletakkan kursor di tanda titik 3 di bagian kanan komentar yang akan kita balas, sampai
muncul icon tanda panah dan muncul tulisan “Balas komentar ini”, saat kita mengklik
tombol reply, di kolom komentar yang akan kita post, akan muncul nama akun yang kita
reply.
67
Gambar 95 Membalas Komentar
3. Penugasan, Kuis dan Penilaiannya dalam Google Classroom
Fitur dalam google classroom memungkinkan untuk membuat penugasan, kuis yang
terhubung langsung dengan google form dan melakukan serta memantau nilai.
a) Tugas (Assignment)
Saat membuat tugas, Anda dapat langsung memposting, menyimpan sebagai draf, atau
menjadwalkannya untuk diposting di lain waktu. Setelah siswa menyelesaikan dan
menyerahkan tugas, Anda dapat menilai dan mengembalikannya kepada mereka. Menu
tugas ini dapat anda buat dengan klik “+ Buat” > pilih Tugas.
Gambar 96 Menu Membuat Tugas
Dalam membuat tugas, kita bisa mengatur point (nilai) serta tenggat waktu pengumpulan
tugas.
68
Gambar 97 Pengaturan Tugas
Dari sisi siswa yang bergabung dalam kelas, untuk mengumpulkan tugas dengan cara
mengunggah file tugas. Terdapat beberapa pilihan unggah tugas, yakni dengan google
drive, link, maupun unggah file.
Gambar 98 Cara Unggah Tugas oleh Siswa
b) Kuis
Saat membuat tugas kuis, Google Classroom akan secara otomatis membuat kuis kosong
menggunakan Google Form dan melampirkannya ke tugas. Setelah itu, Anda dapat
mengedit kuis dan menambahkan pertanyaan. Cara membuat pertanyaan-pertanyaan
69
kuis dengan menggunakan google formulir silahkan dilihat di Kegiatan Belajar 1, aktivitas
1: Membuat kuis online dengan memanfaatkan Google Form. Misalkan Anda sebelumnya
sudah membuat Kuis di Google Form, maka Google Form Blanks yang otomatis muncul
bisa Anda hapus, dan sisipkan link dari google form yang telah Anda buat. Cara
menambahkan tugas kuis sebagai berikut.
Gambar 99 Cara Membuat Kuis dan Contoh Soal Kuis di Google Form
Google Classroom mendukung berbagai metode penilaian. Anda dapat memberikan nilai
angka, memberikan masukan khusus komentar, atau menggunakan kombinasi dari
keduanya. Misalnya, Anda dapat melihat status tugas siswa dan memasukkan nilai angka
di halaman Tugas Siswa atau halaman Nilai. Sedangkan untuk melihat nilai keseluruhan,
pilih menu Nilai di bagian atas.
70
Gambar 100 Menu Nilai
Aktivitas 1, 2, dan 3 telah menyajikan berbagai panduan pengelolaan pembelajaran dalam
google classroom. Namun belum semua terbahas dalam modul ini, silahkan Anda dapat
Anda mengeksplorasi lebih dalam berbagai menu pilihan di dalam google classroom untuk
memaksimalkan pemanfaatannya.
C. Rangkuman
Perkembangan teknologi yang terus berkembang, dimana generasi pelajar saat ini yang
serba digital dan sangat dekat dengan penggunaan internet, perlu dikembangkan proses-
proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi dan internet. Google Classroom
dengan berbagai keunggulannya seperti kemudahan pengelolaan serta terhubung dengan
menu dalam akun Google yang sering kita gunakan seperti gmail, google drive, google
form dll, bisa menjadi pilihan guru untuk mengembangkan sebuah pembelajaran online.
Dalam merancang dan membuat pembelajaran online perlu dipersiapkan dan dirancang
dengan matang materi, aktivitas, media pendukung, kuis, latihan maupun penugasannya,
sehingga mendukung tercapainya tujuan pembelajaran serta memberikan pengalaman
belajar baru yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. Berbagai menu-menu di dalam
google classroom tidak semua terbahas dalam modul ini, silahkan dapat Anda melakukan
eksplorasi lebih lanjut untuk memaksimalkan pemanfaatannya.
D. Latihan
1. Kerjakan latihan pada aktifitas 1 dengan baik
2. Ikuti langkah-langkah pada aktivitas 1, 2, dan 3 untuk membuat sebuah kelas maya
pada akun google classroom Anda. Selanjutnya Eksplorasi lebih lanjut menu-menu
yang terdapat dalam google classroom.
71
BAB III PENUTUP
Pengelolaan pembelajaran di era digital membutuhkan sentuhan baru yang lebih efektif
dan memfasilitasi gaya belajar serta pasion generasi milenial. Guru diharapkan mampu
mengikuti perkembangan teknologi dan mengadaptasinya untuk menciptakan
pembelajaran yang menyenangkan dan lebih melibatkan siswa. Aplikasi-aplikasi layanan
pembuatan kuis online dapat dimanfaatkan uuntuk menghidupkan suasana pembelajaran
dalam kelas serta memberikan feedback serta informasi hasil pengerjaan siswa yang
sangat berharga bagi guru untuk perbaikan pembelajarannya. Selain itu dengan kuis
online peserta didik diharapkan dapat melakukan refleksi terhadap progresnya masing-
masing.
Guru juga perlu memberikan keleluasaan belajar bagi anak didik dengan kesempatan
belajar yang lebih luas dari sekedar lingkup kelas. Misalnya dengan menghadirkan ruang-
ruang belajar yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Google Classroom merupakan
salah satu media yang dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mengembangkan dan
mengelola pembelajaran online.
Besar harapan kami bahwa modul ini dapat membantu guru dalam melaksanakan
pembelajaran sehari-hari serta menciptakan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan,
fleksibel dan lebih bermakna.
72
TES AKHIR MODUL
Kerjakan salah satu dari tugas di bawah ini.
1. Analisislah beberapa aplikasi pembuatan kuis online, misalnya Google Forms, Kahoot,
Quizizz, Formative, dan Quizlet. Buatlah laporan sederhana tentang masing-masing
keunggulannya serta kelemahannya. Buatlah rekomendasi, aplikasi mana yang lebih
baik untuk digunakan. Berikan alasannya.
2. Kembangkan sebuah kelas online untuk salah satu materi matematika yang sedang
diajarkan di semester ini dengan menggunakan Google Classroom. Cantumkan
beberapa konten terkait, termasuk sumber referensi dari luar. Lengkapilah kelas Anda
dengan bahan materi, aktivitas, serta media pembelajaran yang relevan. Serta
rancanglah dan buatlah bentuk tugas, kuis dengan menggunakan google form.
Undang siswa di kelas Saudara untuk tergabung dalam kelas online tersebut.
73
RUBRIK PENILAIAN
Setelah mengerjakan tugas pada tes akhir modul, evaluasilah hasil pekerjaan
Saudara. Perkirakan sendiri nilai yang Anda capai berdasarkan rubrik penilaian
berikut.
Dalam skala 0-100, kriteria penilaian keberhasilan Anda adalah sebagai berikut:
Tabel 1 Rubrik Penilaian tugas 1
No Kriteria Nilai
1 Analisis dan telaah dilakukan pada: (pilih salah satu)
- 2 aplikasi kuis online Maksimal 10 point
- 3 aplikasi kuis online Maksimal 15 point
- 4 aplikasi kuis online Maksimal 20 point
- 5 atau lebih aplikasi kuis online Maksimal 25 point
2 Mengulas kelebihan masing-msing jenis Maksimal 15 point
aplikasi kuis online
3 Mengulas kelemahan masing-masing jenis Maksimal 15 point
aplikasi kuis online
4 Rekomendasi diberikan berdasar: Maksimal 15 point
- Karakter/jenis penilaian Maksimal 15 point
- Karakter peserta didik Maksimal 15 point
- Karakter materi kuis
Jumlah 100 point
Tabel 2 Rubrik Penilaian tugas 2
No Kriteria Nilai
1 Kelas online dapat diakses oleh user Maksimal 20 point
sebagai guru, user sebagai siswa
2 Kelas online memiliki materi dan bahan Maksimal 20 point
pembelajaran yang dapat diakses oleh guru
dan peserta didik serta editable oleh guru
3 Kelas online memiliki fasilitas diskusi antar Maksimal 20 point
peserta didik dan antara peserta didik
dengan guru
74
No Kriteria Nilai
4 Kelas online memiliki fasilitas untuk Maksimal 20 point
mengirimkan tugas
5 Kelas online mengunakan kuis online untuk Maksimal 20 point
salah satu bentuk penilaian peserta didik
Jumlah 100 point
Apabila keberhasilan Anda belum mencapai 75% jangan menyerah, baca dan
cermatilah kembali isi modul ini. Kemudian coba lagi, jika ada yang Anda benar-
benar tidak dapat mengerjakannya, mintalah bantuan teman sejawat atau
komunikasikan dengan fasilitator Anda yang berkompeten. Selamat mengerjakan!
75
DAFTAR PUSTAKA
Classroom help (2019) diakses melalui support.google.com/edu/classroom
Commpnsense Education, 2018, Make Formative Assesment More Student-Centered,
diundu dari www.commonsense.org/education
Gautam, S. S. 2016. Components and benefits of E-learning system. International
Research Journal of Computer Science, 3(1), 2014–2017.
https://doi.org/https://dx.doi.org/10.6084/m9.figshare.3489992.v1
Google.com
Gunawan, F.I. & Sunarman, S.G. 2018. Pengembangan Kelas Virtual Dengan Google
Classroom Dalam Keterampilan Pemecahan Masalah (Problem Solving) Topik
Vektor Pada Siswa SMK Untuk Mendukung Pembelajaran. Prosiding Seminar
Nasional Pendidikan Matematika Etnomatnesia. Universitas Sarjana Wiyata
Tamansiswa, Yogyakarta.
Istambul, M. Rozahi. 2016. E-learning design activity to improve student’s knowledge and
skills: a case study of database design course. Kahoot.com
Kahoot.com
Masturah, W.S. & Hajar, S. 2013. A survey on the effectiveness of using GeoGebra
software towards lecturers' conceptual knowledge and procedural mathematics. AIP
Conference Proceedings, Volume 1522, Issue 1, p.330-336,
http://dx.doi.org/10.1063/1.4801143
Moyer, S. P., Bolyard, J., & Spikell, M. 2002. What are virtual manipulatives?. Teaching
Children Mathematics, Reston. 8(6), 372–377.
https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1108/17506200710779521
Surjono, H. D. 2013. Membangun course e - learning berbasis moodle (2nd ed.).
Yogyakarta: UNY Press.
76
77
1