Satuan Pendidikan : SD Negeri Kedungmulyo
Kelas / Semester : IV/1
Tema 1 : Indahnya Kebersamaan
Sub Tema 1 : Kebersamaan Dalam
Mata Pelajaran Keberagaman
Pembelajaran : Bahasa Indonesia, IPA, IPS
Alokasi Waktu : ke 1
: 2 JP x 35 menit
KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR
Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA)
Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Menerapkan sifat- 3.6.1 Menganalisis cara kerja
sifat bunyi dan indera pendengaran saat
keterkaitannya menangkap bunyi.(C4)
dengan indera 3.6.2 Membandingkan dua
pendengaran. sifat-sifat bunyi.(C5)
4.6 Menyajikan laporan 4.6.1 Membuat sebuah laporan
hasil pengamatan secara tertulis hasil
dan/atau percobaan percobaan tentang sifat-
tentang sifat-sifat sifat bunyi.(P5)
bunyi.
Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar Indikator
3.1 Mencermati gagasan 3.1.1 Menemukan dua gagasan
pokok dan gagasan pendukung dari paragraf.(C4)
pendukung yang 3.1.2. Membuat sebuah gagasan
diperoleh dari teks pokok dari paragraf.(C6)
lisan, tulis, atau visual. 3.2.1. Menganalisis
3.2. Mencermati keterhubungan gagasan
keterhubungan pokok dan pendukung dari
antargagasan yang sebuah teks.(C4)
didapat dari teks
lisan, tulis atau visual.
4.2. Menyajikan hasil 4.1.1 Membuat sebuah peta
pengamatan tentang pikiran tentang
keterhubungan keterhubungan gagasan
antargagasan ke dalam pokok dengan gagasan
tulisan. pendukung dari sebuah
teks. (P5)
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Membandingkan dua sifat-sifat bunyi.
2. Menganalisis cara kerja indera pendengaran saat
menangkap bunyi.
3. Membuat sebuah laporan secara tertulis hasil
percobaan tentang sifat-sifat bunyi.
4. Menemukan dua gagasan pendukung dari paragrafh.
5. Membuat sebuah gagasan pokok dari paragraf.
6. Menganalisis keterhubungan gagasan pokok dengan
gagasan pendukung dari sebuah teks.
7. Membuat sebuah peta pikiran tentang keterhubungan
gagasan pokok dan pendukung dari sebuah teks.
Petunjuk Belajar
Untuk membantu memahami materi ajar ini
perhatikan petunjuk belajar berikut:
1. Pahamilah seluruh materi ajar ini mulai
awal sampai akhir
2. Bacalah uraian-uraian materi.
3. Untuk menambah wawasan kamu, bacalah
berbagai sumber yang relevan dengan
materi ajar ini. Misalnya internet, buku
siswa dan sumber belajar lainnya.
Daftar Isi:
Sampul ………………………………………………………………………… 1
Identitas …………………………………………………………………… 2
Kompetensi Dasar (KD) Dan Indikator ……………….. 2
Tujuan Pembelajaran ……………………………………………… 4
Petunjuk Belajar …………………………………………………….. 5
Materi …………………………………………………………………….... 7
Latihan Soal ……………………………………………………………. 21
Kunci Jawaban ……………………………………………………..… 30
Daftar Pustaka……………………………………………………….. 32
Materi:
Bunyi
Bunyi menjadi salah satu jenis gelombang yang
bisa dirasakan oleh indera pendengaran atau
telinga. Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar,
teman-teman.
Bunyi berasal dari sumber bunyi. Sumber bunyi
merupakan semua benda yang dapat menghasilkan
bunyi.
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar
bunyi bisa terdengar oleh telinga, di antaranya:
Ada benda bergetar atau sumber bunyi.
Ada medium yang merambatkan bunyi.
Ada penerima yang berada di dalam jangkauan
sumber bunyi.
Sifat-Sifat Bunyi
1. Bunyi memerlukan media atau medium untuk
merambat.
Karena membutuhkan medium untuk merambat,
bunyi tidak bisa merambat di ruang hampa.
2. Bunyi dapat diserap dan dipantulkan.
Pantulan bunyi terjadi jika bunyi mengenai suatu
penghalang, sehingga menimbulkan gema maupun
gaung.
3. Bunyi dapat dibiaskan.
Misalnya, suara petir di malam hari terdengar
lebih keras dibandingkan siang hari, karena suhu
udara siang hari lebih panas dan kerapatan
udara di siang hari lebih renggang. Sehingga,
suara petir di malam hari lebih keras.
Melalui Media Apa Saja Bunyi dapat
Merambat?
Bunyi dapat merambat melalui tiga media atau
medium, yaitu zat padat, zat cair, dan zat gas.
Contoh perambatan bunyi melalui zat padat:
- Suara yang terdengar saat kita memainkan
telepon kaleng dan benang.
- Suara lagu yang dinyalakan di ponsel di atas
meja bisa terdengar dari ujung meja.
Contoh perambatan bunyi melalui zat cair:
- Mendengarkan bunyi melalui corong yang
ujungnya dimasukkan ke ember berisi air,
kemudian embernya dipukul menggunakan batu.
- Suara air yang terdengar saat berenang.
Contoh perambatan bunyi melalui zat gas:
- Kita bisa mendengar suara teman yang
memanggil kita.
- Bunyi lonceng yang dipukul terdengar di
lingkungan sekitarnya.
Telinga
Telinga adalah alat indra yang berfungsi
untuk mendengar. Ada tiga bagian pada
telinga, yaitu telinga luar, telinga tengah dan
telinga dalam.
1. Telinga luar
Telinga luar adalah bagian telinga yang
bisa dilihat orang. Tugas utamanya adalah
mengumpulkan suara. Telinga bagian luar ini
biasa disebut daun telinga. Yang terdiri dari
daun telinga dan lubang telinga. Daun telinga
berfungsi membantu memusatkan suara yang
masuk ke lubang telinga dan lubang telinga
menyalurkan suara ke selaput gendang telinga
2.Telinga tengah
Yang terdiri atas selaput gendang telinga,
tulang-tulang pendengaran, dan saluran
eustachius.
Selaput gendang berfungsi menangkap suara
dari lubang telinga. Tulang-tulang pendengaran
berfungsi meneruskan getaran suara
Tulang-tulang pendengaran terdiri dari
1. Tulang martil (tulang yang melekat di gendang
telinga)
2.Tulang landasan (berada di tengah rangkaian
tulang pendengaran telinga)
3.Tulang sanggurdi (penghubung telinga dalam)
Saluran eustachius berfungsi menghubungkan
telinga bagian tengah dengan hidung dan
tenggorokan. Saluran ini menjaga tekanan udara di
telinga tengah.
3.Telinga dalam,
Terdiri atas terdiri dari tiga saluran
setengah lingkaran, rumah siput/koklea, dan
saraf-saraf pendengaran.
Telinga bagian dalam memiliki fungsi yaitu
1. Tiga saluran setengah lingkaran
berfungsi sebagai alat keseimbangan
tubuh.
2. Di dalam rumah siput terdapat cairan
dan rambut-rambut halus. Rambut-
rambut halus akan menyampaikan
getaran ke ujung-ujung saraf
pendengaran.
3. Saraf-saraf pendengaran berfungsi
menyampaikan bunyi ke pusat saraf
(otak)
Cara kerja telinga:
Getaran dari sumber bunyi -- Gelombang bunyi
ditangkap oleh daun telinga -- Gelombang bunyi
merambat di lubang telinga -- Bunyi
menggetarkan gendang telinga -- Getaran
gendang telinga menggetarkan tulang-tulang
pendengaran -- koklea menangkap getaran dari
tulan-tulang pendengaran dan mengirimnya ke
saraf pendengaran -- saraf pendengaran
mengirimkan rangsang bunyi ke otak. (Otak
menerjemahkan bunyi yang di dengar).
Berikut video indera pendengaran:
https://www.youtube.com/watch?v=7ruSy9KrJA4&t=7s
Cara merawat telinga:
1. Tidak mendengarkan lagu terlalu kencang.
2. Jika memakai earphone, tidak
mendengarkan musik terlalu keras.
3. Rajin membersihkan telinga dan tidak
memasukkan benda tajam kedalam telinga
4. Tidak dibersihkan dg bahan yg keras
dibersihkan dg bahan yg lembut
5. Jika merasakan berbeda pada telinga,
segera periksakan ke dokter THT.
6. Mandi 2x setiap hari agar telinga basah
dan kotoran hilang.
7. Budayakan hidup sehat,bersih agar tubuh
juga terjaga.
Penyakit Pada Telinga:
1. Tuli
Tuli adalah penyakit susah mendengar karena
gendang telinga sudah tua atau rusak sehingga
sulit atau tidak bisa mendengar suara dengan
jelas.
2.Tersumbat
Tersumbat adalah karena menumpuknya caran
telinga didalam rongga telinga yang
menyebabkan susahnya untuk menangkap bunyi
3.Iritasi rongga telinga
Iritasi adalah luka ringan pada rongga telinga
yang menyebabkan sakit pada rongga telinga
(biasanya karena digaruk).
4.Jamuran
jamuran terjadi karena telinga terlalu lembab
dan basah yang membuat jamur tumbuh
didalam rongga telinga.
5.Vertigo Vertigo
Penyakit /atau kondisi dimana telinga bagian
dalam mengalami gangguan sehingga merasa
pusing dan ruang di sekelilingnya terasa
berputar. Kondisi seperti ini penderita merasa
berputar atau melayang. Kebanyakan terjadi saat
kondisi sedang stress dan kecapean. karena pada
kondisi stress jaringan saraf di otak menerima
pasokan darah dari jantung terlalu mendadak.
Jika keseimbangan saraf ini terganggu maka akan
menyebabkan beberapa komplikasi tidak hanya
vertigo namun bisa juga hipertensi, jantyung
koroner bahkan stroke. Penyebab penyakit
vertigo adalah terganggunya saraf yang
menghubungkan antara mata dengan otak, dan
pergerakan mata secara abnormal (sering
menggerakan mata dengan berlebihan). Gejala
yang dirasakan sering merasa pusing, sering
terserang pusing disertai perasaan melayang
walau dalam keadaan mata tertutup sekalipun.
Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung
Gagasan Pokok
Gagasan pokok adalah topik yang dibahas di dalam
teks. Gagasan pokok disebut juga gagasan utama,
pikiran utama, atau pokok pikiran. Setiap paragraf
hanya memiliki satu gagasan pokok.
Gagasan pokok paragraf terletak pada kalimat
pokok. Kalimat pokok disebut juga kalimat utama atau
kalimat inti. Kalimat pokok adalah kalimat yang
memuat inti paragraf. Letak kalimat pokok dalam
setiap paragraf berbeda-beda. Kalimat pokok dapat
diletakkan di awal, akhir, maupun gabungan awal dan
akhir paragraf.
1. Apabila kalimat utama terletak di awal paragraf,
disebut dengan paragraf deduktif.
2. Apabila kalimat utama terletak di akhir paragraf,
disebut dengan paragraf induktif.
3. Apabila kalimat utama terletak di awal dan di
akhir paragraf, disebut dengan paragraf
campuran.
Berikut ciri-ciri kalimat pokok paragraf :
1. Mengandung inti masalah atau hal yang dibahas
pada paragraph,
2. Dapat berdiri sendiri tanpa dihubungkan dengan
kalimat lainnya,
3. Tidak membutuhkan kata hubung sebagai
penghubung antarkalimat,
4. Jika terletak di akhir paragraf, kalimat pokok
ditandai dengan kata kunci yang menunjukkan
kesimpulan. Kata kunci tersebut
meliputi "sebagai kesimpulan”, “oleh karena itu”,
“jadi”, “oleh sebab itu”, dan “dengan demikian”.
Gagasan Pendukung
Gagasan pendukung adalah uraian atau tambahan
informasi yang mendukung gagasan pokok. Gagasan
pendukung berupa kalimat-kalimat penjelas yang
memberi tambahan untuk gagasan utama. Satu
gagasan pokok biasanya akan diikuti oleh beberapa
gagasan pendukung.
Gagasan pendukung terletak pada kalimat-
kalimat pendukung. Kalimat pendukung merupakan
kalimat yang mendukung kalimat pokok. Berikut ciri-
ciri kalimat pendukung suatu paragraf :
Merupakan penjelasan atau rincian dari kalimat
pokok.
Tidak dapat berdiri sendiri tanpa kalimat lainnya.
Terkadang membutuhkan kata hubung sebagai
penghubung antar- kalimat.
Cara Menentukan Gagasan
1. Bacalah dengan cermat setiap kalimat dalam
satu paragraf;
2. Tentukan kalimat utama/kalimat pokok
paragraf;
3. Tentukan gagasan pokok paragraf dengan
menjawab pertanyaan "apa yang sedang
dibahas?”;
4. Tentukan gagasan pendukung dari kalimat
pendukung dalam setiap paragraf;
5. Kita ulangi langkah satu sampai dengan empat
untuk setiap paragraf dalam teks.
Setelah mempelajari materi, mari kita latihan
mengerjakan soal.
1. Telinga adalah alat indera manusia yang merupakan anugerah
Tuhan. Cara merawat telinga yang salah adalah ....
a. Tidak memasukkan benda tajam ke dalam telinga.
b. Menutup telinga jika mendengar bunyi yang terlalu keras.
C. Membersihkan telinga bagian luar secara rutin.
d. Membersihkan telinga bagian dalam dengan cotton bud.
2. Berikut hal yang benar tentang bunyi, kecuali ....
a. benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.
b. bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar.
c. bunyi dapat merambat melalui benda padat, cair, dan gas.
d. bunyi dapat merambat melalui ruang hampa.
3. Bukti bahwa bunyi dapat dipantulkan adalah ....
a. suara terdengar lebih keras ketika bernyanyi di kamar
mandi tertutup.
b. kaca jendela ikut bergetar ketika ada truk besar lewat
di sampingnya.
c. kita dapat mendengar bunyi yang bersumber dari luar
ruangan.
d. bunyi dapat didengar walaupun kita berada dalam air.
4. Salah satu medium perambatan bunyi, kecuali ....
a. zat padat.
b. zat cair.
c. zat gas.
d. ruang hampa.
5. Fungsi gendang telinga adalah ....
a. membantu dalam mempertahankan keseimbangan tubuh.
b. meneruskan bunyi ke otak.
c. menerima getaran bunyi dari daun telinga dan
meneruskannya ke tulang-tulang pendengaran.
d. sebagai penghubung antara telinga tengah dan telinga
dalam.
6. Benda yang .... dapat menghasilkan bunyi.
7. Percobaan perambatan bunyi menggunakan gelas plastik dan
benang kasur membuktikan bahwa ...
8. Benda-benda yang dapat digunakan untuk mencegah gaung
karena menyerap bunyi adalah ....
9. Di bawah ini benda yang dapat memantulkan bunyi yaitu ....
Mari kita latihan mencari gagasan pokok
dan gagasan pendukung!
Teks 1
Tari Topeng Betawi adalah salah satu tarian
tradisional suku Betawi (Jakarta). Pada zaman dahulu,
tari Topeng Betawi merupakan bagian dari
pertunjukan Topeng Betawi. Topeng Betawi adalah
pertunjukan gabungan antara seni drama, tarian, dan
nyanyian, mirip seperti pertunjukan teater. Namun,
saat ini tari Topeng Betawi sering kali menjadi sebuah
pertunjukan tersendiri. Ada bermacam-macam Tari
Topeng Betawi, antara lain tari Lipet Gandes, tari
Topeng Tunggal, tari Enjot-enjotan, tari Gegot, tari
Topeng Cantik, tari Topeng Ekspresi, tari Kang Aji,
dan tari Topeng Putri.
1. Gagasan pokok paragraf tersebut adalah ...
……………………………………………………………………………………….
2. Gagasan pendukung paragraph tersebut adalah ….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
Teks 2
Tari Topeng Betawi memiliki gerakan yang lincah
dan riang. Oleh sebab itu, untuk dapat menarikan
tari Topeng, penari harus memenuhi tiga syarat
utama. Pertama, penari harus gendes. Gendes
berarti luwes atau lemah gemulai. Kedua, penari juga
harus ceria atau riang. Hal itu berarti saat
menarikan tari Topeng, penari tidak boleh terlihat
sedih. Ketiga, yaitu penari harus lincah dan
bergerak bebas tanpa beban atau tidak memikirkan
apa pun.
1. Gagasan pokok paragraf tersebut adalah ...
……………………………………………………………………………………….
2. Gagasan pendukung paragraph tersebut adalah ….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
Teks 3
Saat menari tari Topeng Betawi, penari diiringi
musik gambang kromong. Selain itu, sesuai dengan
namanya, untuk menarikan tari Topeng ini penari
juga harus menggunakan topeng kayu. Cara
menggunakan topeng kayu ialah dengan menggigit
bagian belakang topeng.
1. Gagasan pokok paragraf tersebut adalah ...
……………………………………………………………………………………….
2. Gagasan pendukung paragraph tersebut adalah ….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………....
Setelah belajar materi, cobalah menemukan
gagasan pokok dan gagasan pendukung dengan
membaca teks berikut:
1. Kalimat yang berisi gagasan utama adalah ....
a. kalimat utama
b. kalimat penjelas
c. paragraf
d. karangan
2. Dalam setiap paragraf pasti memiliki sebuah ....
a. pokok pikiran
b. gagasan penjelas
c. kalimat pasif
d. penjelas pikiran
3. Gagasan pendukung pada suatu bacaan adalah ....
a. gagasan yang menjelaskan gagasan utama
b. gagasan utama paragraf
c. tema pendukung
d. topik utama
4. Kalimat yang di dalamnya terdapat ide pokok paragraf
disebut dengan kalimat ....
a. penjelas
b. utama
c. berita
d. perintah
5. Gagasan pokok pada gambar tersebut adalah ....
a. menggunakan air seperlunya
b. menjaga kebersihan kamar mandi
c. jangan mengotori air sumur
d. minumlah air secukupnya
6. Kegiatan yang sesuai atau terkait dengan gambar
tersebut adalah ....
a. bermain-main air dengan adik
b. membersihkan kamar mandi
c. menguras bak mandi
d. menggunakan air secukupnya saat mandi
7. Cara menemukan pikiran pokok pada sebuah paragraf
adalah ....
a. membaca sampai selesai
b. membaca dengan sekilas
c. membaca seluruh paragraf dengan cermat
d. membaca memindai
8. Kalimat yang di dalamnya terdapat ide pokok paragraf
disebut dengan kalimat ....
a. penjelas
b. utama
c. berita
d. perintah
9. Pada suatu paragraf terdapat kalimat pokok dan
...........................
Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal
nomor 10 dan 11 !
10. Gagasan pokok dari gambar tersebut adalah
....................
11. Nama tempat pada gambar adalah ................................
12. Kalimat yang menjelaskan ide pokok pada paragraf
disebut kalimat ......
13. Inti dari tiap paragraf disebut ......................................
14. Kalimat yang berisi gagasan utama adalah
kalimat....................
15. Kalimat yang memiliki fungsi untuk menjelaskan
gagasan utama adalah ..............
16. Pokok masalah yang mendasari cerita atau kata-kala
kunci yang terdapat dalam kalimat utama disebut….
17. Suatu rangkaian kalimat yang memiliki suatu gagasan
utama disebut ...
18. Jelaskan cara menentukan gagasan utama pada suatu
paragraf !
Jawab :
.........................................................................................................
.........................................................................................................
19. Jelaskan yang dimaksud dengan gagasan pendukung !
Jawab :
.........................................................................................................
........................................................................................................
20. Di manakah gagasan utama pada suatu paragraf dapat
kita jumpai?
Jawab :
.........................................................................................................
........................................................................................................
21. Apa ciri kalimat utama pada sebuah paragraf?
Jawab :
.........................................................................................................
........................................................................................................
22. Jelaskan cara menemukan pikiran pokok pada sebuah
paragraf !
Jawab :
.........................................................................................................
........................................................................................................
Kunci Jawaban
IPA
1. D
2. D
3. A
4. D
5. C
6. Bergetar
7. bunyi merambat melalui benda padat
8. karet, goni, busa, dan spons
9. kaca, tembok dan besi
Bahasa Indonesia
1. a
2. a
3. a
4. b
5. a
6. d
7. d
8. b
9. Pendukung
10. Berwisata ke kebun binatang
11. kebun binatang
12. Penjelas.
13. ide pokok
14. utama
15. penjelas
16. ide pokok
17. paragraph
18. kebijakan guru
19. kebijakan guru
20. awal,akhir, awal dan akhir
21. kebijakan guruu
Daftar Pustaka
a. Anggari, Dkk. 2018. Buku Guru Tema 1 Indahnya
Kebersamaan Tematik Terpadu Kurikulum 2013
SD/MI Kelas IV. Jakarta: Pusat Kurikulum dan
Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
b. Anggari, Dkk. 2018. Buku Siswa Tema 1 Indahnya
Kebersamaan Tematik Terpadu Kurikulum 2013
SD/MI Kelas IV. Jakarta: Pusat Kurikulum dan
Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
c. Irene, dkk. (2016). Bupena Buku Penilaian tema 1
Indahnya Kebersamaan. Jakarta:Erlangga.
d. https://www.alodokter.com/mencermati-anatomi-
telinga-dan-proses-pendengaran. diakses pada 18-
06-2021 pukul 10.00