The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bagaimana Alam Semesta Akan Berakhir. Kematian Bintang Menjadi Awal dari kemunduran, namun membutuhkan waktu hingga puluhan dan ratusan juta tahun.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by liony, 2024-03-07 19:00:51

FINAL DESTINATION

Bagaimana Alam Semesta Akan Berakhir. Kematian Bintang Menjadi Awal dari kemunduran, namun membutuhkan waktu hingga puluhan dan ratusan juta tahun.

Keywords: Space,Sun,Earth,Galaxy,Universe,Asteroid,Milky Way,Stars,Chaos Universe

1


2 "Tidak ada yang abadi di dunia ini, termasuk alam semesta. Namun, dalam akhirnya, kita temukan bahwa keabadian terletak pada nilai-nilai yang kita anugerahkan, dalam tindakan-tindakan yang kita lakukan, dan dalam cinta yang kita bagi." - B.J. Habibie


3 BAGAIMANA ALAM SEMESTA AKAN BERAKHIR? Kita Mungkin Tidak Akan Pernah Benar-Benar Menemukan Jawabannya… Berbagai teori dan model telah diajukan untuk menjelaskan kemungkinan akhir alam semesta Saat ini, penelitian dan eksperimen terus dilakukan untuk memahami 3asib alam semesta dengan lebih baik, Namun, belum ada kesepakatan universal di kalangan ilmuwan tentang bagaimana tepatnya hal itu akan terjadi. Pertanyaan mengenai akhir alam semesta merupakan topik kompleks dan kontroversial dalam ilmu fisika dan kosmologi. Hingga, Para Ilmuwan dan Sains mulai memberikan gambaran menakjubkan akan masa depan dari alam semesta yang akan terjadi. Alam Semesta Baru Saja Dimulai.


4 BERAKHIRNYA ERA HOLOSEN ( 9.700 SM- 2020 ) Era Holosen adalah periode geologis yang dimulai sekitar 11.700 tahun yang lalu setelah berakhirnya Zaman Es Terakhir. Era ini ditandai oleh iklim yang relatif stabil, memungkinkan perkembangan dan peradaban manusia seperti yang kita kenal sekarang. Berikut adalah beberapa ciri dan peristiwa penting di Era Holosen: 1) Pergeseran Iklim dan Akhir Zaman Es: Pergeseran iklim dan peningkatan suhu membawa akhir Zaman Es dan memulai periode hangat yang terus berlanjut hingga saat ini. 2) Perkembangan Flora dan Fauna Adaptasi dan perkembangan flora dan fauna. Munculnya hutanhutan baru dan perubahan dalam komposisi tumbuhan dan hewan menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan 3) Perkembangan Pertanian dan Peradaban Manusia Pada masa ini manusia mulai beralih dari gaya hidup pemburupengumpul menjadi masyarakat pertanian 4) Kenaikan Permukaan Laut: Seiring pemanasan iklim, gletser-gletser mencair dan menyebabkan kenaikan permukaan laut. 5) Kegiatan Geologi dan Vulkanisme Gempa bumi dan letusan gunung berapi yang memengaruhi lingkungan di berbagai tempat di seluruh dunia. 6) Pengaruh Manusia Modern Manusia modern memiliki dampak signifikan yang telah membawa perubahan besar dalam ekosistem dan iklim.


5 DIMULAINYA ERA ANTROPOSEN ( 2020-2719) Istilah "Antroposen" telah diusulkan oleh beberapa ilmuwan untuk menunjukkan era baru dalam sejarah geologis Bumi di mana dampak besar dari aktivitas manusia, terutama dalam konteks industrialisasi, perubahan iklim, dan penggunaan sumber daya alam, telah menjadi ciri utama dari era ini. Antroposen memiliki pengertian waktu/kala yang bermula ketika aktivitas manusia mulai memiliki pengaruh global terhadap ekosistem Bumi Pemanasan Global Antropogenik akibat akumulasi GRK yang didominasi oleh emisi industri. .terutama Karbondioksida dari konsumsi energi bahan bakar fosil. .Hal ini mengakhiri periode iklim stabil dan menyebabkan kekacauan perubahan iklim karena ketidakstabilan seiring dengan perlahannya perubahan dunia dan penyesuaian siklus iklim.


6 MEDAN MAGNET BUMI TERBALIK (2720) Semuanya selalu berubah, termasuk medan magnet bumi yang telah mengalami beberapa kali perubahan. Terakhir kali terjadi sekitar 780.000 tahun yang lalu. Pembalikan kutub magnetik bukanlah peristiwa mendadak dan biasanya terjadi selama ribuan tahun. Medan magnet Bumi yang terbalik, yang dikenal sebagai pembalikan kutub magnetik, adalah fenomena geologis yang telah terjadi beberapa kali dalam sejarah Bumi. Proses ini melibatkan perubahan orientasi medan magnetik Bumi sehingga utara dan selatan magnetik bertukar tempat. Pembalikan kutub magnet Bumi terjadi karena perubahan dalam dinamo Bumi, yaitu proses pergerakan cairan logam yang terdapat di inti luar Bumi yang berbasis besi-nikel. Inti luar yang bersifat cair ini menghasilkan medan magnet Bumi melalui dinamo ini.


7 KEMBALINYA KOMET HALE-BOPP (3357) Komet Hale-Bopp terakhir kali terlihat dengan jelas dari Bumi pada pertengahan tahun 1997. Komet ini mencapai puncak kecerahannya pada bulan Maret dan April 1997, saat mendekati Matahari dalam perjalanannya mengelilingi tata surya. Setelah melewati puncak kecerahannya, HaleBopp tetap terlihat untuk beberapa waktu sebelum perlahan-lahan memudar dari pandangan manusia. Saat ini, Hale-Bopp tidak lagi terlihat dari Bumi, dan komet ini telah kembali ke bagian terluar tata surya, jauh dari Matahari. Sejak itu, Hale-Bopp tidak akan terlihat lagi sampai kapan pun hingga Tahun 3357, karena orbitnya yang panjang membawanya menjauh dari matahari dan Bumi. Komet-komet sering kali memiliki siklus orbit yang sangat panjang, dan beberapa mungkin memerlukan ribuan tahun untuk kembali ke wilayah yang dapat terlihat dari Bumi.


8 KENAIKAN EKSTRIM PERMUKAAN AIR LAUT (5021) Sebuah makalah tahun 2018 memperkirakan bahwa kenaikan permukaan laut pada tahun 2300 akan meningkat rata-rata 20 cm (8 inci) untuk setiap lima tahun peningkatan emisi CO2 sebelum mencapai puncaknya. Ini menunjukkan kemungkinan 5% dari 1 m ( 3+ 1 ⁄ 2 kaki) bertambah karena hal yang sama. Perkiraan yang sama menemukan bahwa jika suhu stabil di bawah 2 °C (3,6 °F), kenaikan permukaan laut pada tahun 2300 masih akan melebihi 1,5 m (5 kaki). Titik nol awal dan penurunan suhu secara perlahan dapat membatasinya hingga 70–120 cm Dengan asumsi bahwa setiap 8 tahun, kenaikan permukaan laut adalah 20 cm, kita dapat menghitung kenaikan total dari tahun 2018 hingga 5021. 1. Pertama, kita harus mengetahui berapa banyak periode 8 tahun yang terjadi antara 2018 dan 5021: 5021 - 2018 = 3003 3003 / 8 {tahun/periode} = 375,375 2. Kenaikan total adalah hasil perkalian dari jumlah periode dengan kenaikan dalam setiap periode: 375,375 {periode} x 20 {cm/periode} = 7507,5 Jadi, dengan asumsi bahwa tren kenaikan sebesar 20 cm setiap 8 tahun berlanjut hingga tahun 5021, kenaikan totalnya akan mencapai sekitar 7507,5 cm atau sekitar 75,1 meter.


9 TABRAKAN METEOR DENGAN PANJANG 30 METER MENGHANTAM BUMI (7300)


10 ANTARES AKAN MENGALAMI SUPERNOVA (12000) Ledakan supernova adalah peristiwa ekstrem yang terjadi pada akhir evolusi bintang. Supernova terjadi ketika bintang melepaskan sejumlah besar energi dalam waktu singkat, menghasilkan kilatan cahaya yang sangat terang. Proses ini menghasilkan output energi yang sangat besar, bahkan melebihi sinar cahaya yang dipancarkan oleh seluruh galaksi tempat bintang tersebut berada. Antares adalah salah satu bintang yang paling terang dan mencolok di langit malam. Bintang ini terletak di konstelasi Scorpius dan merupakan bintang raksasa merah yang sangat besar. Diperkirakan saat terjadinya ledakan supernova, cahayanya diperkirakan akan lebih terang dari bulan purnama dan menjadi salah satu objek paling terang di langit malam. Begini kira kira penampakannya dari Bumi dan gambar Bintang Antares


11 SAHARA MENJADI WILAYAH DENGAN IKLIM TROPIS (15000) Saat ini, Gurun Sahara memiliki iklim gurun yang kering dan panas, yang ditandai oleh suhu tinggi dan curah hujan yang sangat rendah. Namun, dalam sejarah geologis Bumi, ada bukti bahwa wilayah ini pernah memiliki iklim yang lebih lembap dan bahkan mendukung kehidupan vegetasi dan kehidupan liar. Selama periode Pleistosen (sekitar 2,6 juta hingga 11.700 tahun yang lalu), Gurun Sahara mengalami variasi iklim yang signifikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada titik tertentu selama Pleistosen, Gurun Sahara dapat mengalami perubahan menjadi wilayah yang lebih lembap dan lebih hijau. Ini dapat terjadi ketika pola angin dan sirkulasi atmosfer global berubah, memungkinkan adanya hujan di wilayah ini. Selama fase-fase tertentu selama Pleistosen, bukti fosil dan geologis menunjukkan bahwa ada sungai, danau, dan kehidupan tumbuhan serta fauna di Gurun Sahara. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa variasi orbit Bumi dan perubahan siklus presesi dapat menjadi faktor dalam perubahan iklim di wilayah ini.


12 RASI BINTANG MULAI BERGERAK (24500) Dalam skala waktu manusia, rasi bintang tidak akan tampak bergerak secara signifikan. Rasi bintang yang kita kenal sekarang sebagian besar dipertahankan sebagai konsep konstelasi yang relatif tetap dalam jangka waktu yang dapat dirasakan manusia. Perubahan posisi bintang dalam rasi tersebut sangat kecil dalam kurun waktu manusia. Namun, ketika kita mempertimbangkan skala waktu yang sangat panjang, seperti puluhan ribu hingga jutaan tahun, bintang-bintang dalam rasi bintang dapat mengalami perubahan posisi yang lebih signifikan karena gerakan bintang di dalam galaksi kita. Proses ini dikenal sebagai gerak sendiri (proper motion) bintang. Dalam skala waktu tersebut, rasi bintang yang kita kenal mungkin tidak lagi tampak seperti yang kita lihat sekarang


13 VOYAGER 1 AKAN MELEWATI BINTANG TERDEKAT (40.000-50.000) Pada Januari 2022, Voyager 1 masih berada di dalam heliosfer, yang merupakan daerah di mana pengaruh Matahari masih mendominasi. Bintang terdekat sistem matahari kita adalah Proxima Centauri, yang berjarak sekitar 4,24 tahun cahaya dari Bumi. Voyager 1 diluncurkan pada tahun 1977 dan telah melakukan perjalanan ke luar tata surya, melewati planet-planet terestrial dan raksasa gas, serta melewati batas heliosfer. Namun, kecepatan relatifnya dan jarak yang sangat besar antara bintang-bintang membuatnya memerlukan ribuan tahun untuk mencapai bintang terdekat .


14 PERIODE INTERGLACIAL BERAKHIR (70.000) Interglacial period adalah periode dalam sejarah iklim Bumi yang dicirikan oleh suhu global yang lebih tinggi daripada rata-rata suhu selama periode glasial (Ice Age) Salah satu contoh interglacial period yang paling terkenal adalah Holosen, yang dimulai sekitar 11.700 tahun yang lalu dan masih berlanjut hingga sekarang. Selama Holosen, suhu global naik secara bertahap, menyebabkan kondisi iklim yang mendukung perkembangan peradaban manusia dan perubahan ekosistem. Periode interglacial cenderung memiliki suhu rata-rata yang lebih tinggi, peningkatan tingkat laut karena pelelehan es, dan kondisi iklim yang lebih stabil dibandingkan periode glasial.


15 ERUPSI SUPERVOLCANO (100.000) Supervolcano adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan gunung berapi dengan potensi ledakan yang sangat besar dan merusak, melepaskan energi ribuan kali lebih besar daripada gunung berapi biasa. Contoh supervolcano termasuk Gunung Tambora di Indonesia dan Gunung Yellowstone di Amerika Serikat.


16 KEMUNCULAN PULAU BARU DI HAWAII (330.000) Hawaii dikenal karena keberadaan gunung berapi aktif, dan beberapa pulau di kepulauan ini telah terbentuk melalui proses vulkanik. Saat ini, proses pembentukan pulau baru di Hawaii terutama terkait dengan dua gunung berapi utama, yaitu Kilauea dan Mauna Loa.


17 KEMUNCULAN KEPULAUAN YANG BARU (450.000-890.000) Kemungkinan munculnya kepulauan baru dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk aktivitas tektonik dan vulkanik, proses erosi dan perubahan tingkat air laut dari suatu wilayah.


18 JEJAK KAKI APOLLO DI BULAN MENGHILANG (1.200.000)


19 BETELGUESE MENGALAMI LEDAKAN SUPERNOVA (1.700.000- 2.400.000) Betelgeuse adalah nama sebuah bintang super raksasa merah yang terletak di rasi bintang Orion, salah satu konstelasi yang paling terkenal dan mudah dikenali di langit malam. Betelgeuse adalah salah satu bintang paling terang di langit dan merupakan salah satu sudut segitiga yang membentuk sabuk Orion. Betelgeuse mendekati 15 kali massa Matahari, seperti yang ditunjukkan oleh beberapa penelitian lain, dan jika berotasi lambat, maka diperlukan waktu satu juta tahun atau lebih untuk menjadi supernova.


20 BEBATUAN MULAI TERKIKIS (2.500.000- 8.500.000) Bebatuan akan mengalami proses kikisan. Kikisan adalah proses alami yang menyebabkan pengikisan, perubahan, dan penghancuran batuan atau material oleh faktor-faktor seperti air, angin, es, panas, dan zat kimia. Bebatuan akan terkikis karena berbagai proses alami ini yang terus berlangsung sepanjang waktu geologis.


21 LEDAKAN SINAR GAMMA YANG MEMATIKAN (8.550.000 –12.000.000) Ledakan sinar gamma (gamma-ray burst atau GRB) adalah peristiwa kosmik yang sangat energik dan kuat. GRB dapat dihasilkan dari beberapa skenario, termasuk tabrakan antara dua bintang neutron, keruntuhan supernova, atau peristiwa terkait dengan pembentukan lubang hitam. Meskipun ledakan sinar gamma yang membahayakan Bumi mungkin terjadi di alam semesta, kemungkinannya sangat kecil untuk merusak Bumi secara langsung. GRB biasanya terjadi pada skala waktu yang sangat singkat, biasanya dalam beberapa detik hingga beberapa menit, dan sebagian besar energinya dilepaskan dalam bentuk sinar gamma. Meskipun GRB dapat menghasilkan energi yang luar biasa besar, efeknya sangat tergantung pada jarak dan arahnya.


22 SATELIT BULAN DARI MARS MENJADI CINCIN (13.000.000-19.500.000) Deimos dan Phobos adalah dua satelit alam kecil yang mengorbit Mars. Deimos adalah satelit yang lebih jauh dan lebih kecil, sementara Phobos lebih besar dan lebih dekat ke Mars. Kedua satelit ini memiliki massa yang relatif kecil dan bentuk yang tidak bulat. Ada beberapa faktor yang membuat kemungkinan terbentuknya cincin dari satelit alam di sekitar planet rendah. Satelit-satelit kecil ini lebih rentan terhadap gaya pasang surut (tidal forces) yang dihasilkan oleh planet utama mereka, dan faktor-faktor ini dapat mengakibatkan perlahan-lahan jatuh ke planet atau bahkan pecah menjadi potongan-potongan lebih kecil.


23 CINCIN SATURNUS LENYAP (25.500.000- 33.000.000)


24 ANTARTIKA MENCAIR (45.000.000-68.000.000)


25 BENTURAN ASTEROID BESAR (75.000.000-105.000.000)


26 TERBENUKNYA BENUA RAKSASA BARU (155.000.000-400.000.000)


27 PENINGKATAN CAHAYA MATAHARI (450.000.000-800.000.000) Matahari akan mencapai akhir tahap hidupnya dan memasuki fase gigi merah. Pada titik ini, inti Matahari akan mengalami kontraksi dan peningkatan suhu, sementara atmosfer eksternalnya akan membesar dan mencapai orbit bumi saat ini atau lebih besar. Akibatnya, Bumi dan planetplanet lain di tata surya mungkin akan mengalami pengaruh yang signifikan, mungkin termasuk peningkatan suhu permukaan.


28 SEMUA TUMBUHAN AKAN MATI (600.000-1.150.000.000) Saat Matahari kehabisan bahan bakarnya, matahari tidak langsung menghilang. Fotosintesis mulai berhenti dan semua tumbuhan hidup akan mati


29 LAUTAN MENGUAP (1.200.000.000-2.600.000.000) Inti matahari akan kehilangan tenaga dan Panas tinggi yang dihasilkan matahari akan membuat air yang ada pada bumi menguap


30 SEMUA KEHIDUPAN YANG ADA DI BUMI MUSNAH (2.800.000.000) Lapisan terluar dari matahari mengembang menciptakan akhir dari segala jenis kehidupan yang ada di bumi


31 MATAHARI MELUAS (3.500.000.000-5.500.000)


32 MATAHARI MENJADI RAKSASA MERAH (6.000.000.000-7.500.000.000)


33 BUMI DIHANCURKAN OLEH MATAHARI YANG SEKARAT (8.000.000.000-9.900.000.000)


34 MATAHARI MENJADI KATAI PUTIH (10.000.000.000-110.000.000.000) Ketika sebuah bintang menjadi katai putih, itu adalah bagian dari siklus hidup bintang yang lebih tua. Perubahan ini terjadi pada bintang-bintang dengan massa rendah hingga menengah, termasuk bintang-bintang seperti Matahari Matahari kini telah mati dan perlahan mendingin di hamparan angkasa yang luas


35 “Nasib Matahari akan sama dengan semua nasib Bintang yang ada, Suatu hari mereka semua akan mati dan dimakamkan di malam abadi di dalam kosmos Angkasa menjadi saksi bisu bintang yang sekarat. Tidak akan ada Bintang baru yang akan muncul, suhu semesta mulai menurun dan dengan demikianlah kematian Alam Semesta”


36 SUMBER TULISAN DAN VISUAL 1. NASA Goddard 2. Google 3. SpaceX 4. 2012 5. Geostorm 6. Ke Alam Semesta bersama Stephen Hawking 7. BMW X1 8. Perjalanan ke Tepi Alam Semesta 9. Noah 10. Bagaimana Alam Semesta Bekerja 11. Pengaruh Besar 12. Keajaiban Alam Semesta 13. Moonraker VFX Reel 14. Perjalanan Waktu 15. MelodySheep


37


Click to View FlipBook Version