KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji dan syukur saya panjatkan
kehadirat Allah Ta’ala. Atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya sehingga cerpen yang berjudul, “DI
CERITA INI AKU MENGIKHLASKANMU “ dapat saya
selesaikan dengan baik. Begitu pula atas limpahan
kesehatan dan kesempatan yang Allah SWT
karuniai kepada saya sehingga cerpen ini dapat
saya susun dengan baik.
Demikian cerpen ini saya buat, apabila
terdapat kesalahan dalam penulisan, atau pun
adanya ketidaksesuaian materi yang saya bikin,
saya mohon maaf. Karena ini pertama kali saya
menulis cerita seperti ini. Jika ada ketidaksesuaian
saya terima saran dan kritik.
Terima kasih untuk sahabat saya Regina
Refliani, Naila R Saffa, Sucy Nur Ramadhani,
Yolanda Putri dan Devina Amanda yang sudah
mengsupport saya untuk bikin cerita pendek ini
selesai tepat pada waktunya.
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................ii
DAFTAR ISI...........................................................iii
MOTTO..................................................................iv
BAB I
PERTEMUAN TAK SENGAJA...............................1
BAB II
KAMU AKAN HIDUP SELAMANYA DI DALAM
DIRIKU..................................................................10
BAB III
KESALAHAN........................................................19
BAB IV
PENUTUP.............................................................25
BIOGRAFI DIRI....................................................26
iii
“Realita tetap realita,
tak peduli kamu
menghindar atau tidak,
semua itu tidak
mengubah kenyataan
yang ada."
v
BAB I
PERTEMUAN TAK SENGAJA
“akan ku jadikan kamu tokoh
favorit dalam hidupku”
....
Sebelumnya kenalin namaku Ayyara Yuan
Nisaka tokoh utama dalam cerita ini. Aku
1
suka banget langit, coffe vanilla latte, about
dinosaurus dan pastinya aku juga suka Abian.
Abian Bagaskara Namanya.
Hari pertama MPLS Sekolah Menengah Atas.
Waktu itu adalah hari senin, dan itu adalah masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah atau biasa disebut
MPLS.
Pertama kali datang kesekolah SMA 1 Bandung,
aku langsung melihat ke arah kertas pengumuman
untuk mencari dimana letak kelas. Ternyata aku
berada di X MIPA 3, dimana pertama kali aku
melihat Abian. Tentunya aku tidak langsung tertarik
karena aku tidak mengenal dengan Abian.
Tidak lama aku masuk kelas dan mencari
tempat duduk yang menurut aku nyaman. Tidak
pernah lupa setiap menjadi murid baru pasti akan
memperkenalkan diri di depan kelas apalagi aku ga
kenal mereka semua, betapa pemalunya aku untuk
memperkenalkan diri. Satu per satu dari mereka
pun maju sehingga giliran aku untuk
memperkenalkan diri.
kaka pembina menunjuk aku untuk
memperkenalkan diri.
“Ya tinggal kamu yang di belakang belum
memperkenalkan diri, silahkan memperkenalkan
diri seperti teman temanmu tadi” ujar kaka pembina.
aku dengan malu malu langsung ke depan dan
2
memperkenalkan diri
“Hallo semuanya, perkenalkan nama saya Ayyara
Yuan Nisaka biasa dipanggil ara” ujar Ayyara.
Keesokan harinya adalah hari selasa dimana
hari kedua MPLS ternyata ga cuman perkenalan diri
saja. Kaka pembinanya membuat game dimana kita
harus bersosialisasi kepada teman satu sama lain.
Menurut aku gamenya cukup mudah, tapi
hukumannya yang tidak mudah. Kaka pembina
langsung memberi instruksi kepada mereka
bagaimana cara bermain game kali ini.
( Menjelaskan bagaimana caranya )
“sudah paham apa yang saya jelaskan?” ujar kaka
pembina.
Dengan serentak mereka menjawab “sudah kaaaa”
“okaay kalau gitu permainannya sayaa mulai yaa.
Yang salah akan saya kasih hukuman” sahut kaka
pembina
Permainan kali ini memang mudah hanya
bertepuk tangan sesuai apa yang sudah di instruksi
kaka pembina. Tetapi aku tidak fokus sehingga aku
harus dihukum. Ternyata bukan aku saja yang di
hukum Abian juga dihukum karena tidak fokus.
*deeegg ( jantung Ayyara berdebar dengan cepat )
Bukan, bukan karena ia dihukum bersama
3
Abian tapi karena ia telah mengetahui apa
hukuman yang diberi kaka pembinanya. Hukuman
yang diberi kaka pembina adalah aku dan Abian
harus memperkenalkan diri lagi tapi bukan
memperkenalkan diri di kelas tetapi
memperkenalkan diri di kelas lain. Kaka
pembinapun menyuruhku dan abian mengikutinya.
aku sangat malu karena harus memperkenalkan diri
di kelas lain. Sesudah sampainya di kelas yang kita
tujui aku seperti orang kebingungan. Abian dengan
sigap menanyakan “lo gapapa? lo kaya orang aneh
bengong kaya gitu” ujar Abian.
“haa, gapapa ko abian.” sahut ayyara dengan rasa
takut.
“jangan bilang lo takut buat perkenalan? Tadi aja lo
di kelas kaya orang ketakutan padahal mah gapapa
kali, lagi juga mereka gatau kita ini. Jadi santai aja
okay ay?” kata Abian yang sedang meyakinkan
Ayyara.
“ah iya juga ya Abian? Kenapa Ayyara harus takut,
sedangkan mereka ga kenal Ayyara” sahut ayyara.
Tak lama berbincang kaka pembina langsung
mengasih intruksi kepada mereka berdua untuk
segera cepat memperkenalkan diri dan tidak
membuang buang waktu hanya karena mereka.
“Hallo semuanya kenalin gue Abian dari X MIPA 3
bareng temen gue yang namanya Ayyara, ya kan?”
4
ujar Abian kepada mereka
“iyaa, kenalin aku Ayyara dari X MIPA 3 juga” sahut
Ayyara dengan malu malu
“hukumannya gini aja, sudah selesai juga kalian
kembali ke kelas bilang ke mereka jangan berisik,
nanti saya kesana” ujar kaka pembina kepada
mereka
Mereka langsung meninggalkan tempat itu dan
kembali ke kelas
Hari ke 3 aku untuk MPLS seneng sih tapi sedih
karena harus berpisah sama kaka pembinanya
padahal asik bangett tapi ya namanya juga
5
perpisahan pasti bakal ada. AND THEN ternyata
aku dekat sama Abian hanya karena mpls kemarin
padahal tidak ada salahnya, salah berdua dan
perkenalan ke kelas lain berdua juga. Di hari ke 3
saya juga dihukum bareng Abian karena salah
dalam permainan yang dikasih kaka pembinanya.
“ABIAAN SALAHH AYYARA JUGAA” teriak kaka
pembina.
“lah ka masa saya salah??” ujar Abian.
“ah iya nih kaa masa saya salah sama Abian lagii”
sahut Ayyara dengan kesal
“CIEEEE” sorak mereka yang meneriaki Abian dan
Ayyara.
“APAANSII GAJELAS BANGETTT” sahut ayyara ke
mereka.
“HAHAHAHA” hanya tawa yg mereka keluarkan
saat Ayyara bilang begitu.
Mau gamau aku dan Abian ke depan buat
bernyanyi bersama, malu sih apalagi udah di cie
ciein sama mereka but its okeyy again selagi saya
gasuka.
Hari demi hari pun saya lalui seperti biasa,
tetapi aku dan Abian malah semakin dekat dan
semakin banyak yang tau tentang kita dan
berakibatkan rumor yang menyebar tentang kita
PACARAN, saya dan Abian pastinya membantah
6
mereka yang bilang kami berpacaran padahal kami
tidak saling menyukai.
Beberapa bulan kemudian. . .
Kami makin dekat bahkan sering komunikasi
tanpa berhenti selalu saja ad topik yang terlintas
diantara kita. Bohong kalau diantara kami tidak ada
yang menyukai mungkin antara aku dan Abian
punya perasaan lebih? Mungkin. Tetapi diantara
kita tidak ada yg pernah menyatakan perasaan,
karena buat apa juga menyatakan perasaan ke
sahabat sendiri? Iya aku dengan Abian bersahabat
semenjak kita di cie ciein, lucu kan? Hanya karena
di cie ciein kita malah deket coba engga di cie ciein?
Mungkin kita engga bakal deket.
Oh iya, aku juga memiliki sahabat yang
bernama gina, jean, aksara, dan nayya. Mereka yang
selalu ngasih tau aku tentang Abian yang gapernah
aku tau sama sekali haha. Aneh memang mereka,
tapi tidak apa apa selagi Abian tidak mengetahui
nya.
7
Excited bangett di foto ini!! Karena first time
foto bareng mereka. Kalau udah sama mereka
sampe lupa sama yang namanya abian karena se
seru itu, tapi ya kalau semuanya udah pada pulang
aku tetap mengingat abian juga.
Satu tahun pun di lalui bersama nayya, gina,
aksara dan jean pastinya dengan abian juga.
Ternyata aku dan Abian harus pisah kelas karena
ada pertukaran murid baru.
Tiba tiba abian menepuk pundakku sambil
berkata,“DORRR... HAHAHA AYYARA BENGONG
AJA LO TIATI KESURUPAN” ujar abian. “Ih apasi
abian, kan ayyara gapernah iseng sama abian
jangan tiba tiba ngagetin dong.” Ujar ayyara dengan
kesal.
“HAHAHAA, maaf ya ayyara yang paling cantik
di duniaa. Gue cuman bingung aja kerjaan lo
bengong teruss dari pertama kali kita ketemu gd yg
lain gitu selain bengong??” sahut abian nada
meledek. “ga” sahut ayyara dengan kesal dan
meninggalkan abian sendirian.
Baru berjalan beberapa langkah aku
termenung lagi dan memikirkan tatapan abian tadi.
“tatapan abian tadi membuatku merasa tenang
8
entah kenapa? Apa memang rasa ini harus ada??”
kata ayyara dalam hati.
Ah sudahlah tidak apa apa kalaupun rasa ini
ada, akan ku pendam dengan rapih. Lagi pula abian
sepertinya menyukaiku? Mungkin haha
9
BAB II
KAMU AKAN HIDUP SELAMANYA
DI DALAM DIRIKU
“Biarpun semesta meledak seperti dalam big bang,
biarpun dinosaurus punah dihantam hujan meteor,
semua itu berakhir pada akhirnya tapi kamu
kupastikan akan tetap hidup dihidupku. Selama
serpihan meteorid jatuh ke bumi, aku akan terus
jatuh ke kamu” kata Ayyara waktu pertama kali
jatuh cinta dengan Abian dalam diam.
10
Tiba tiba Abian mengajakku untuk pulang
bareng sekalian ke pameran terdekat. Padahal
Abian banyak yang mendekati kenapa harus aku
yang dia ajak? Apa semesta memang sengaja agar
kami berdua lebih dekat??
Benar kata Gina, sepertinya Abian memang
gemar seni karena ada beberapa foto dimana
dirinya tengah mengamati lukisan di sebuah
pameran.
Lukisan memang terlihat menarik tapi sosok
Abian lebih menarik.Ah, Ayyara versi sedang jatuh
cinta terlihat menggelikan.
“Abi-” belum setengah kata dari Ayyara tiba tiba
Abian menggandeng tangan Ayyara dengan erat
“kali ini gue ngajak lo ke pameran ini, tempat
dimana cerita tua yang tersimpan begitu lama
bahkan sampai saat ini” kata Abian dengan tiba tiba.
Ayyara berkata “Abian tahu? Ayyara sempat supaya
kita juga bisa menjadi bagian dari pameran ini.
Maksud Ayyara, lihat deh gimana lukisan ini
dirancang pelukisnya bisa menjadi seindah itu? Lalu
Abian lihat juga deh patung patung yang terkesan
biasa saja, ternyata bisa jadi begitu berharga ketika
disentuh sang maestro dengan jemarinya”
“gue juga sempat mempertanyakan hal tersebut”
ujar Abian
“tapi, bukan itu Abian yang menjadi poin pentingnya.
11
Ayyara hanya berpikir, bisakah kita menjadi salah
satu karya yang menyimpan filosofinya sendiri dan
bertahan untuk tetap abadi. Kalau Abian bertanya
kenapa tiba tiba Ayyara bilang gini, Ayyara hanya
ingin kita terus bersama seperti ini. Tidak memilih
lapuk meski dihantam beragam opini tak berarti
dari sekian banyak pengunjung yang kita temui.
Tidak dibiarkan lekang oleh zaman meski cerita kita
perlahan juga bisa beranjak usang” ujar Ayyara ke
Abian dengan maksud tertentu.
“Ay. . . lo lucu banget makanya gue ngajak lo kesini
tiba tiba, lo beda ayy ga kaya mereka makanya juga
itu yang bikin gue tertarik sama lo” kata Abian
dengan malu.
*DEEGG
Seketika Ayyara tidak bisa bergerak karena
perkataan Abian. “Abian tapi kan Ayyara ga cantik
kaya yang suka Abian? Abian lupa? Abian dulu ga
suka sama Ayyara gara gara mereka rumorin
tentang kita??” sahut Ayyara.
12
“Ayyaraa… kalau emang mau nyari yang cantik mah
gabakal ada abisnya tapi, yang kaya lo gabakal ada
ayy. Lagi juga itu udah lama kan? Lupain ayy, mau
gimana pun lo, gue tetap suka dan sayang sama lo
ayy” ujar Abian yang sedang meyakinkan Ayyara
tentang dirinya.
“kalau begitu bisakah kita juga menjadi petugas
pameran? Mari kita rawat segala sesuatu tentang
kita. Meski di antara kita ada yang mulai kehilangan
perasaan” kata Ayyara
Abian dengan tiba tiba merangkul Ayyara.
Dengan sigap Ayyara langsung menjauhkan kepala
ku dari tangannya. Bahaya kalau dilanjutkan,
Jantungku maksutnya yang bahaya.
Aku tahu harusnya aku memanfaatkan
momen seperti itu sebaik baiknya. Tapi ternyata tak
semudah yang aku bayangkan.
Abian kamu pakai pelet apasih, sebenarnya?
Kurasa sudah cukup berbincang dengan
Abian, karena tugasku belum kunjung selesai.
Dengan segera aku langsung mengajak Abian untuk
pulang.
“Bi, ayo pulang ayyara sudah lelah” kata Ayyara
dengan mata yang sudah merah.
*ABIAN TERTAWA BERBAHAK BAHAK
“astaga ayy, kamu tuh emang anaknya ngantukan
13
banget ya ga di kelas,di pameran juga sama” sahut
Abian dengan nada meledek.
“tumben Abian ngomongnya aku kamu biasanya
gue sama lo” kata Ayyara yang sedikit tidak yakin
“pulang aja deh kita ayy, makin ngaco kamu kalau
ngantuk” sahut Abian
Seperti biasaa Abian mengantarkanku
sampe depan pagar rumah saja, padahal sudah aku
suruh buat masuk ke dalam dan berkenalan dengan
bunda secara langsung. Entah lah dia yang pemalu
atau memang dianya yang tidak mau serius?? Ah
sudahlah benar kata Abian aku kalau sudah
ngantuk makin ngaco. Lagi juga kita hanya dua
insan tanpa kesengajaan.
Keesokan harinya adalah hari jumat hari
favorit aku karena besok libur haha.
Nayya menghampiriku dan berkata “kamu
deket banget sama Abian? Apa kamu sudah jadian
sama dia??”
14
Ayyara yang sedang meminum langsung
tersedak dan menyambat “HAAA, ENGGAAK APASII
KAMU NAY TIBA TIBA BANGETT?!”
“raa coba jujur sebenernya kamu ini suka sama
abian apa enggak sih?” sahut Nayya.
“aku suka sama dia sekali sekali aja. Enggak setiap
waktu. Enggak sering atau jarang. Soalnya Abian
orang yang rumit dan enggak pernah menetap di
satu titik. Dia terlalu ngebingungin. Menurut aku,
suka sama sejenis dia, Cuma buat capek sendiri”
ujar Ayyara dengan nada lesuh
“terus sekarang?” sahut Nayya
“enggak, HAHAHAHA” ujar Ayyara sambil
melanjutkan makanan yang ia beli tadi bersama
Gina.
Kalau kalian menganggap ini aneh, kalian
mungkin salah. Tapi memang aneh juga si kalau di
pikir pikir, tidak masuk akal padahal baru kemarin
aku baik baik dengan Abian bahkan mengutarakan
isi perasaanku walau belum tentu Abian ngerti apa
yang kukatakan.
Sebelum Abian mengajakku untuk ke
pameran beberapa hari yang lalu aku tidak sengaja
melihat Abian mengantar pulang perempuan lain,
iya aku tahu aku dan Abian memang tidak ada
hubungan, tapi kan?.
15
Kalau dipikir kembali aku memang bodoh
untuk urusan Abian entah kenapa, padahal sudah
jelas kemarin yang aku lihat dengan mata kepalaku
sendiri. Tapi aku masih saja untuk positive
thingking kalau yang kulihat adalah Abian dengan
sepupunya tapi mana mungkin juga ya? Sepupu
masa gitu? AH AKU INI KENAPA SIH MIKIRIN HAL
ITU SAMPE SEGITUNYA. Lagi juga kalau memang
Abian punya perempuan lain, Abian tidak akan
mengajakku untuk ke pameran kemarin.
Dengan pikiran yang kacau Ayyara bertemu
Abian, itu hanya mengembalikan beberapa mood
untuk hari favoritnya.
“halo Ayyara cemberut aja tuh bibir,ada masalah
apa??” sapa Abian dengan nada heran
“waktu itu aku tidak sengaja melihat sosok lelaki
dengan perempuan yang ia bonceng dan dengan
asik mereka juga bercanda tawa dengan ria seperti
kita kemarin, aku harap itu bukan kamu bi?” jawab
Ayyara dengan nada yang sedikit kesal.
“Ayyaraa. . maaf yang kamu lihat beneran aku
dengan Jihan iya dia masa laluku” ujar Abian
“bi-“ belum selesai bicara Abian langsung
memotong bicara Ayyara
“iya aku tau aku salah ayy, tapi waktu itu dia minta
untuk terakhir kalinya buat pulang bareng dan aku
nurutin permintaan dia. Lagi juga aku sebenernya
16
udah lupa sama, tapi dengan tiba tiba ia dateng
begitu saja yang membuatku bingung, padahal aku
mau serius sama kamu ayy” kata Abian
“harus aku? Jangan dipaksa kalau memang tidak
bisa bi” sahut Ayyara dengan nada kecil
“maaf, tapi aku sedang berusaha. Jadi tolong ayy
bantu aku untukk melupakan nya. Maafkan aku, aku
tidak akan mengulanginya lagi” kata Abian sedang
meyakinkan Ayyara
Sebuah kalimat yang entah sudah berapa kali ia
lontarkan lagi dan lagi. Seolah kata maaf hanya ia
jadikan formalitas yang tak ada maknanya sama
sekali.
"Omong kosong apa lagi ini?" sahut Ayyara dengan
nada kesal sambil meninggalkan Abian dengan
cepat.
Sebener-benarnya, tak ada yang benar-benar
selamanya. Semua yang hebat akan hilang, semua
yang keren juga akan pergi. Sebesar gunung pun
semuanya dapat sekecil biji semangka. Seluas laut
pun semuanya dapat sesempit gayung love yang
ada dirumahku. Namun, kamu tidak, anehnya kamu
tidak, seberapa kecilpun kamu, kamu akan tetap
punya tempat untuk tetap hidup dijiwaku. Padahal
aku sudah sangat kecewa atas perlakuanmu waktu
itu dan tadi.
17
18
BAB III
KESALAHAN
Semenjak hari dimana aku tau buruk nya
kamu, aku sadar aku di jadikan option
kedua setelah perempuan itu. Tempat
kamu berteduh saat kamu tidak punya tempat
untuk berteduh. Setelah kejadian kemarin kamu
pergi tiba tiba tanpa ngejelasin apa pun, aku selalu
menerka nerka apa yang salah dari ku? Aneh nya
rasa benci ku pun tak ada sedikit untuk mu.
19
Mungkin ini akan terdengar alay, lebay atau
apalah yang kalian sebutnya. Sudah beberapa hari
ini aku tidak melihat Abian rasanya seperti ada
yang kurang. Menunggunya di depan gerbang
sekolah itu melelahkan karena Abian tak kunjung
datang. Pada kenyataannya, Abian tidak perlu
banyak usaha untuk membuatku jatuh padanya.
Pandang mata saja sudah lebih dari cukup untuk ku.
4 bulan berlalu begitu saja, sedangkan aku
masi menunggu Abian seperti dulu. Yang benar
saja ketika aku ingin melupakan Abian, Abian
muncul di depan mata ku secara tiba tiba dan
meminta untuk seperti dulu. “ayo balik, gue butuh lo”
kata Abian dengan buru buru.
Apa maksud semesta sekarang? Mengapa
aku ditemukan dengan seorang seperti Abian, tapi
dengan bodohnya aku menerima Abian untuk yang
kedua kalinya. Iya, sebelumnya Abian juga pernah
ketahuan dengan perempuan lain itu bukan
masalah yang besar karena Abian juga mengakui
kesalahannya. Tidak seperti sekarang, mempunyai
kesalahan, lalu meninggalkan ku dengan tiba tiba,
dan kembali pun dengan tiba tiba.
Entah apa yang ada dipikiran Ayyara
sehingga selalu menerima Abian dengan apa
adanya padahal Abian adalah pria yang brengsek
dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang
ia lakukan kepada Ayyara.
20
2 bulan dilalui Ayyara dengan penuh semangat
karena bersama Abian.
Lagi dan lagi Abian melakukannya kepada
gadis polos yaitu Ayyara. Dengan tiba tiba Abian
meninggalkan Ayyara sendirian hanya karena ada
perempuan lain. Entah apa yang ada dipikiran Abian
sehingga selalu memperlakukan Ayyara seperti itu.
Aneh, Abian aneh ketika tidak bisa
mendapatkan perempuan lain. Abian selalu saja
kembali pada Ayyara, selalu. bahkan sampai bab ini
berakhir.
Tuhan mempertemukanku dengan Abian
dengan pertemuan ketidak sengajaan tanpa di
fasilitasi, tapi perasaan aku ke Abian tidak pernah
semu semuanya nyata. Walaupun aku yakin kita
berdua memulai dari rasa yang hadir karena
imajinasi masing masing. Aku maupun Abian jatuh
ke ekspektaksi masing masing. Aku juga merasa
aman dan nyaman ketika bersamamu, aku mulai
melibatkan Abian dalam aspek kehidupan aku.
Setiap pagi waktu itu aku selalu memastikan bahwa
Abian tetap baik baik saja. Aku tidak bisa
membayangkan akan menyayangi insan lain
sebagaimana aku melakukan ini ke kamu.
Tapi sejak awal memulai kita harusnya
sudah tahu persis sebagaimana akhirnya. Hanya
saja menantang semesta untuk menunjukkan
seberapa kreatifnya ia memisahkan kita. Jahatnya
21
yang tidak seberapa itu tidak akan bisa
membandingkan kebaikan dan rasa sayang yang
sudah aku curahkan ke kamu.
Ternyata benar bi kata gina, "jangan jatuh
cinta di tahun 2019. nanti rasanya habis pada orang
itu." mau bagaimana lagi, what's done is done.
rasaku sudah kau lahap habis sejak tahun itu.
bahkan sejauh mataku memandang selalu
bayangmu yang aku temukan.
aku masih duduk disini. aku masih sendiri,
menatap sepi menahan lati. aku selalu sendiri
disaat kamu hampir berkali-kali menari bersama
yang lain.
Apa kau tak lelah? panggung ini hampir
roboh, dan kau masih asik menari bersama yang
lain disaat sudah kupesankan kursi kosong khusus
untukmu di sampingku. mengapa tak bilang sejak
awal jika kau yang akan menari di atas panggung
itu? mengapa tak bilang sejak awal jika kau yang
akan membuat pertunjukan? dan mengapa tak
bilang sejak awal jika aku hanya akan menjadi
aksesoris diantara kekosongan bangku penonton
ini? lantas untuk apa kau berteriak memberiku
isyarat? untuk apa membawaku masuk ke dalam
gedung jika hanya ingin membuat tangisku
membendung? kau ini memang terlalu gila untuk
membuat luka, bi. kau memang pandai dalam
membuatku berandai. kau hebat bi.
22
Aku akan buat nama mu melegenda seperti
kisah-kisah kuno Yunani, entah bagaimanapun
caranya aku mampu. Jika kau bersedia nama mu
menjadi bagian dalam setiap lembar bab di cerita
dan juga hidupku. Kau akan menjadi orang yang di
pertanyakan setiap banyak manusia lain dan juga
diriku sendiri, siapa kau? Dari mana kau? sebuah
janji yang mungkin bisa kau tagih, kita akan
berlayar dengan kapal rakitan lokal, mencintai
setiap inci dunia setiap waktunya akan ada kita,
membuat kisah sejarah seperti pak habibie dan
ibunda ainun walau kita tau kisah mereka takkan
ada yang bisa menandingi.
Saya sengaja membuat halaman ini khsusus untuk
23
Abian Bagaskara.
6 February 2022
Disaat itulah aku sadar. Pada akhirnya aku akan
jatuh cinta padamu meski seharusnya jangan. Dan
aku akan selalu mecintaimu, sebagaimana tanah
bumi yang tidak pernah membenci hujan.
...
24
BAB IV
PENUTUP
Cerita pendek ini beberapa diambil dari kisah
nyata yang saya alami. Jadi jika masih memiliki
banyak kekurangan dalam cerita pendek ini, saya
mohon maaf. Karena saya juga baru pertama kali
menulis cerita seperti ini, apalagi dengan kalimat
yang tidak nyambung atau apa pun itu.
Cerita pendek yang berjudul "DI CERITA INI
AKU MENGIKHLASKANMU" ada beberapa pesan
tersirat maupun tersurat kepada pembacanya.
Tokoh Ayyara Yuan Nisaka yang menjadi pemeran
utama di cerita ini menceritakan tentang pertemuan
tak sengaja dengan lelaki yang bernama Abian
Bagaskara. Lalu mempunyai 4 teman yang
bernama Jean, Aksara, Nayya dan Gina. Cerita ini
fokus kepada tokoh yang bernama Abian
Bagaskara karena pertemuan tak sengajanya itu di
waktu MPLS SMA, sampai sampai mereka dekat
dan berakhir dengan perpisahan menyakitkan.
Semoga di lain waktu Tuhan menakdirkan Ayyara
dan Abian untuk bersatu. See u in another life.
25
BIOGRAFI
Nama saya Intan Nur Aini
salah satu siswi SMKN 66 Jakarta
jurusan Usaha Layanan Pariwisata
kelas 10, lulusan SMPN 237. Lahir
pada tanggal 13 Januari 2007 di
Jakarta. Saya anak ke 3 dari 3
bersaudara.
Saya mempunyai cita cita menjadi Dokter, tapi
karena saya tahu biaya untuk masuk sekolah dokter
sangat mahal saya memutuskan untuk sekolah di
perkantoran, sangat amat disayangkan ternyata
saya tidak masuk di sana dan kembali di cita cita
masa kecil saya yaitu mejadi pramugari
alhamdulillah saya diterima di SMKN 66. Saya tidak
memilih SMKN 24 bukan karena tidak masuk tapi
karena saya ingin memiliki pengalaman baru tanpa
temen smp dulu.
Hobi saya adalah menonton drakor atau nonton
Netflix pasti tidak jauh juga dari menghalu untuk
bersama Kim Dong-young walau tau gabakal bisa
hehe.
Email: [email protected]
26
27