LAPORAN K3LH DI LINGKUNGAN KERJA
NAMA KELOMPOK
Iqbal Maulana
Dhaifan Rapanovarly
Ahmad Tsabit
Adytya Alviandhika
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang, kami panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadiran-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan
laporan K3LH dilingkungan kerja
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak
sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini.
Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi
dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi
susunan kallimat maupun tata bahasanya.Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima
segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi
terhadap pembaca.
TERIMA KASIH
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................................................................... i
DAFTAR ISI..................................................................................................................................................... ii
BAB 1 MENERAPKAN K3LH DI LINGKUNGAN KERJA ..................................................................................... 1
A. Definisi k3lh....................................................................................................................................... 1
1. Pengertian K3LH............................................................................................................................ 1
2. Manfaat k3lh................................................................................................................................. 2
B. Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) dalam Menggunakan Komputer ..................... 2
1. Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) Menggunakan Komputer............................ 2
2. Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) Menggunakan Komputer ............ 3
3. Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) Merakit Komputer/PC................................. 4
ii
BAB 1 MENERAPKAN K3LH DI LINGKUNGAN KERJA
Perlu diketahui bagi para pengguna komputer atau user kadang-kadang tanpa disadari berada
didepan komputer berjam-jam bahkan berhari-hari. Agar kesehatan tidak terganggu maka dibutuhkan
kenyamana dalam menggunakan komputer. Selain kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja bagi
pengguna komputer atau user sangatlah penting dan ridak dapat dianggap sepele. Setiap melakukan
suatu pekerjaan kita harus memperharikan K3LH(kesehatan, keselamatan, keamanan kerja dan
lingkungan hidup) agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berakibat fatal. Maka materi kali ini akan
membahas tentang K3LH. Untuk itu bersungguh-sungguhlah dalam memahami materi tentang cara
menerapkan K3LH di lingkungan kerja berikut ini dengan seksama agar mendapatkan hasil yang maksimal
dan mendapatkan banyak ilham.
A. Definisi k3lh
Pada pertemuan pertama ini kita akan membahas tentang definisi k3lh. K3lh merupakan
singkata dari kesehatan, keselamatan, keamanan kerja dan lingkungan hidup.
1. Pengertian K3LH
K3LH adalah pengertian tentang program kesehatan, keselamatan, keamanan kerja dan
lingkungan hidup pada suatu perusahaan atau instansi lain yang memiliki banyak pekerja atau
karyawan. Maksud dari pengertian K3LH adalah memahami dan menerapkan K3LH di setiap
perusahaan.
Tiga alasan utama mengapa suatu perusahaan melaksanakan K3LH adalah sebagai berikut
a. Diwajibkan oleh undang undang tenaga kerja
b. Hak asasi manusia
c. Mengurangi beban ekonomi para pekerja
Keuntungan dari penerapan K3LH adalah terciptanya hasil kerja yang optimal, karena suasana
kerja yang nyaman akan menghasilkan produksi yang lebih banyak dan lebih bermutu. Jadi
program K3LH bisa mempengaruhi kuantitas dan kualitas produk.
Ciri-ciri perusahaan yang memperhatikan K3LH diantaranya sebagai berikut
a. Memberikan fasilitas seragam kerjadan sepatu keselamatan dan mewajibkan seragam dan sepatu
keselamatan tersebut untuk dipakai oleh semua pekerja yang terlibat dalam produksi
b. Memasang atribut K3LH seperti tulisan yang mengingatkan perkerja untuk selalu sadar akan
keselamatan, kesehatan, dan kebersihan di lingkungan perusahaan.
c. Memisahkan sampah organik dan bukan organik
d. Menerapkan K3LH dalam prosedur dan sistem kerja. Manajemen perusahaan mengupayakan para
karyawannya dengan memberikan petunjuk tentang K3LH dan menerapkannya.
1
2. Manfaat k3lh
Dengan program K3LH, pekerja dan perusahaan bisa menikmati manfaatnya. Perusahaan akan
menjadi lebih bermutu dan sistematis untuk berkembang lebih cepat, dan pekerja menjadi lebih
aman, lebih sehat dan nyaman. Jika kenyamanan dalam bekerja bisa terwujud, akan tercipta
hubungan yang lebih harmonis antara para pekerja dan perusahaan tempat mereka bekerja
sehingga menghasilkan produk yang maksimal sesuai misi perusahaan.
K3LH merupakan hal penting dalam membangun industri. Pertumbuhan dan pembangunan
industri banyak menimbulkan masalah terhadap manusia di setiap negara. Contohnya adalah
kecelakaan kerja, bermacam penyakit akibat kerja, dan dampak lingkungan dari adanya industri.
K3LH merupakan hal penting bagi pekerja karena pekerja yang menjadi penggerak industri dan
posisi pekerja dalam industri adalah yang utama dari sistem kerja, karena tanpa ada pekerja, tidak
akan ada hasil industri.
Oleh sebab itu, agar industri bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat dan baik, maka
sistem kerja di setiap industri harus diatur dan dirancang dengan memperhatikan K3LH dan para
pekerja. Karena setiap pekerja atau buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas
keselamatan dan kesehatan kerja, moral, dan kesusilaan serta perlakuan yang sesuai dengan
harkat dan martabat . manusia serta nilai-nilai agama.
B. Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) dalam Menggunakan Komputer
Kamu telah mempelajari tentang pengertian K3LH secara umum pada subbab A di atas. Pada
subbab B ini kamu akan dikenalkan tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam
menguanakan komputer.
1. Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) Menggunakan Komputer
Komputer merupakan perangkat teknologi komunikasi dan informasi yang sering digunakan
dewasa ini, karena komputer dapat melakukan hampir semua hal yang berhubungan dengan
Teknologi komunikasi dan informasi.
Pada saat bekerja dengan komputer ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak
berdampak buruk bagi kesehatan bahkan keselamatan kita. Penelitian yang sudah dilakukan
menyimpulkan bahwa komputer dapat menyebabkan penggunanya menderita nyeri otot dan
tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher, punggung, pinggang bagian bawah, sakit ginjal,
mata merah berair, bahkan gangguan penglihatan.
Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari efek negatif dari bekerja dengan
komputer antara lain sebagai berikut.
a. Mengatur posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sehingga tercipta rasa nyaman bagi kita
b. Mengatur posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga memberi rasa nyaman bagi kita
c. Makan minum, dan istirahatlah yang cukup.
d. Menggerakkan badan untuk mengurangi ketegangan otot dan pikiran, dan olahraga secara
teratur.
e. Sesekali mengalihkan pandangan ke luar ruangan untuk menyegarkan mata.
2
2. Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) Menggunakan Komputer
Beberapa hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari resiko bekerja dengan komputer
adalah sebagai berikut.
a. Mengatur posisi tubuh
1) Posisi kepala dan leher harus tegak lurus dengan wajah menghadap langsung ke komputer,
jangan menengadah atau membungkuk.
2) Posisi punggung yang baik adalah tegak, tidak miring ke kanan atau kiri, tidak membungkuk
dan tidak menyandar terlalu ke belakang, tempat duduk harus nyaman.
3) Posisi pundak tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu ke bawah, pastikan otot pundak kita
tidak tegang.
4) Posisi lengan dan siku yang baik adalah apabila kita dapat mengetik dan menggunakan mouse
dengan nyaman. Jangan meletakkan mouse/keyboard sejajar dengan tempat duduk kita.
5) Posisi kaki harus bebas, jangan bersentuhan dengan CPU apalagi perangkat listrik, kaki harus
diluruskan sesekali agar aliran darah lancar. Apabila posisi kaki bersila, maka harus sering
diluruskan.
b. Mengatur Posisi Komputer
1) Posisi monitor
a) Monitor harus diletakkan di tempat yang tidak memantulkan cahaya lain.
b) Letakkan monitor lebih rendah dari garis horizontal mata.
c) Aturlah cahaya monitor (contrast/ brightness) agar tidak terlalu gelap, dan terang.
d) Sering-seringlah mengedipkan mata (minimal 5 detik setiap 10 menit), apabila mata
terasa lelah pijitlah mata secara perlahan dan alihkan pandangan anda ke tempat lain.
2) Posisi keyboard: letakkan keyboard di tempat yang mudah dijangkau, jangan terlalu jauh dan
terlalu dekat, jangan sampai posisi keyboard membuat anda harus membungkuk monitor yang
benar. atau menengadah.
3) Posisi mouse: sama seperti keyboard, posisi mouse jangan terlalu jauh dan terlalu dekat,
usahakan posisi mouse dan keyboard sejajar.
4) Posisi meja dan kursi: meja dan kursi harus berada dalam posisi yang membuat kita nyaman
agar tidak membuat otot kita tegang atau kelelahan, kursi usahakan yang mempunyai busa
dan mempunyai sandaran yang nyaman. Tinggi meja yang baik adalah 60-75 cm.
c. Menghubungkan Perangkat, Menghidupkan, dan Mematikan Komputer
1) Langkah-langkah menghubungkan perangkat komputer.
a) Hubungkan kabel mouse dan keyboard ke colokan yang sesuai di chasis/ CPU, biasanya
ujung kabel berwarna, sesuaikan dengan warnanya.
b) Pasang kabel monitor, kabel monitor terdiri dari 2, kabel daya dan kabel data.
c) Hubungkan perangkat lain jika ada (printer, speaker, LAN).
d) Hubungkan kabel power pada chasis/CPU ke stabilizer.
e) Hubungkan kabel stabilizer ke listrik, dan hidupkan.
2) Cara menghidupkan komputer yang benar.
a) Hidupkan stabilizer.
b) Tekan tombol power pada CPU, tung sampai komputer selesai booting.
c) Bila komputer meminta user name & password masukkan, bila tidak klik salah satu.
d) Bila desktop sudah tampil dan pointer mouse sudah muncul sebagai panah berarti kita
sudah mulai bisa bekerja.
3
3) Cara mematikan komputer yang benar.
a) Akhiri semua program yang dijalankan. Gerakkan pointer mouse ke atas tombol [start],
kemudian klik.
b) Klik [Turn Off] di bagian bawah menu yang tampil.
c) Kemudian muncul kotak dialog Turn Off Computer, lalu klik tombol [Turn Off]
d) Tunggu sampai komputer benar benar mati.
e) Lalu matikan stabilizer.
3. Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) Merakit Komputer/PC
APD (Alat Pelindung Diri) dalam merakit PC.
a. Wearpack standar: untuk melindungi tubuh kita terimbas oleh kecelakaan, maka kita harus
menggunakan pakaian kerja (wearpack) yang standar.
b. Sepatu dari karet warna hitam: untuk menghindari sengatan listrik
c. Gelang antistatik : gelang antistatik (bahasa Inggris: antistatic wrist strap, ESD wrist strap, atau
ground bracelet) adalah alat yang digunakan untuk mencegah pengosongan elektrostatik (Bahasa
Inggris: electrostatic discharge, yang disingkat ESD) dengan membumikan (grounding) seseorang
yang sedang mengerjakan alat elektronika. Fungsi dari gelang antistatik adalah sebagai berikut.
1) Memperlambat/mencegah terjadinya kerusakan pada komponen-komponen PC.
2) Mencegah tersengat aliran listrik saat memperbaiki PC
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam menunjang
Keamanan Keselamatan Kerja (K3) dalam merakit PC, di antaranya sebagai berikut.
a. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes ke
peralatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka
terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan kita.
b. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena
dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut.
Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memengang cassing
saat power dihidupkan.
c. Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru, power supply harus
dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup dapat merusak komponen yang
akan dipasang dan komponen lainnya.
d. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh
kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.
e. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.
Pertolongan pertama yang harus dilakukan pada kecelakaan listrik, antara lain penolo harus
mengamankan diri terlebih dahulu menghindarkan pengaruh arus listrik, penolong harus berada
pada papan kering, dan menggunakan kain kering, pakaian kering, alas yang serupa itu yang bukan
logam (kayu, karet). Jika tidak mungkin kedua tangan penolong dapat dibalut dengan kain kering
pakaian kering atau bahan serupa itu (kertas, karet).
4
Pada saat memberikan pertolongan, penolong harus menjaga diri agar tubuhnya jangan
bersentuhan dengan benda logam.
a. Cara membebaskan penderita dari aliran listrik
1) Penghantar dibuat bebas dari tegangan dengan memutuskan sakelar atau gawai pengaman,
penghantar ditarik sampai terlepas dari penderita dengan menggunakan benda kering bukan
logam kayu atau tali yang diikat pada penghantar
2) Penderita ditarik dari tempat kecelakaan
3) Penghantar dilepas dari tubuh penderita dengan tangan yang dibungkus denga pakaian
kering yang dilipat-lipat.
4) Penghantar dihubungpendekan ata dibumikan.
b. Berikan pertolongan medis secepatnya.
5