The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kumpulan puisi dengan berbagai teknik penulisan menunjukkan antologi "Cinta dan Kehidupan" yang dituliskan dalam proses yang tidak mudah. Teknik penulisan puisi mendorong para siswa untuk lebih kreatif dan inspiratif. Pembelajaran penulisan puisi dengan berbagai teknik mampu mengasah keterampilan siswa dalam berliterasi.

Berbagai tema mulai dari cinta hingga kehidupan sehari-hari siswa SMA Pahoa berhasil diramu dengan tepat sehingga menghasilkan berbagai puisi yang luar biasa. Sajak indah dengan diksi yang tidak biasa mampu menggugah pembaca untuk menghayati makna dan maksud yang ingin disampaikan penulis.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpustakaan Pahoa, 2022-04-19 22:02:31

Antologi puisi SMA Pahoa : Cinta dan kehidupan

Kumpulan puisi dengan berbagai teknik penulisan menunjukkan antologi "Cinta dan Kehidupan" yang dituliskan dalam proses yang tidak mudah. Teknik penulisan puisi mendorong para siswa untuk lebih kreatif dan inspiratif. Pembelajaran penulisan puisi dengan berbagai teknik mampu mengasah keterampilan siswa dalam berliterasi.

Berbagai tema mulai dari cinta hingga kehidupan sehari-hari siswa SMA Pahoa berhasil diramu dengan tepat sehingga menghasilkan berbagai puisi yang luar biasa. Sajak indah dengan diksi yang tidak biasa mampu menggugah pembaca untuk menghayati makna dan maksud yang ingin disampaikan penulis.

Keywords: Antologi Puisi

Di Sudut Ruangan Ini

Nadine Teddy/10 Bahasa
Di sudut ruangan ini aku merindukanmu,
Merindukanmu yang telah lama pergi,
Dan takkan pernah kembali.
Di sudut ruangan ini aku merindukanmu,
Merindukanmu yang pernah mengisi kesunyian hati ini,
Dan sekarang meninggalkanku sendiri.
Nadine Teddy
Tangerang, 7 Mei 2021

84

Antara Aku dan Dia yang Tertulis

Verlyn Christiana Sumampouw/10 IPS 2

Rumahku telah usang,
doa yang kurapal telah berembus
bersama desiran angin.
Taman rimbunku telah gersang,
nyanyian halusku telah tenggelam
bersama lautan lapang.

Separuh diriku, ke mana pun kamu mengembara,
aku ingin menggapai jemarimu lagi.
Separuh diriku, sejauh apapun kamu di masa lalu,
aku ingin tinggal di dalammu lagi.

Tak kuasa aku ucapkan sampai jumpa,
Tak kuasa aku lupakan cinta yang membara.
Aku dulu menuliskan sejarahmu,
Aku dulu merancang melodimu,
Aku dulu menggurat garis tentangmu,
Aku sekarang tak bisa apa-apa.

85

Ibu

Javier Maverick Tristan/10 Bahasa

Sebesar apa pun kesalahan pahlawanku, 
tetaplah aku turunkan lututku....
Sebesar apa pun masalah pahlawanku, 
ia tetaplah mempunyai waktu untukku….

Ibu, engkaulah pedoman kekuatanku, 
engkaulah sosok yang selalu di belakangku....
Ibu, tingkah lakuku tidak akan pernah bisa merusakmu, adakah?
Hal yang bisa menjatuhkanmu?... Tidak...Tidak….

Karena ibuku seorang yang tak terima kekalahan
yang bangkit jika jatuh, 
yang berdiri lagi jika gagal.
Dialah yang menampung keringatku.

Ayah, engkaulah pedoman hidupku, engkaulah sosok yang
didepanku...,
Ayah, engkaulah yang selalu melindungiku,
Meskipun badai tak ada hentinya,
Meskipun hati diselimuti bayangan gelap.
Dialah yang mendorongku,
Dialah yang mengangkatku,
Inilah pahlawan-pahlawanku....

86

87

88


Click to View FlipBook Version