TRANSPORTASI
1. Pengertian Transportasi
Kata transportasi berasal dari bahasa latin yaitu transportare yang
mana trans berarti mengangkat atau membawa. Jadi transportasi adalah
membawa sesuatu dari satu tempat ke tempat yang lain.
Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dengan
menggunakan wahana yang digerakkan oleh manusia atau mesin.
Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia untuk melakukan
aktivitas sehari-hari. Banyak ahli telah merumuskan dan mengemukakan
pengertian transportasi. Para ahli memiliki pandangannya masing-masing
yang mempunyai perbedaan dan persamaan antara yang satu dengan lainnya.
Pengertian transportasi menurut ahli :
1) Menurut Bowersox (1981), transportasi adalah perpindahan barang atau
penumpang dari suatu tempat ketempat lain, dimana produk dipindahkan
ke tempat tujuan dibutuhkan. Secara umum transportasi adalah suatu
kegiatan memindahkan sesuatu (barang dan/atau barang) dari suatu
tempat ke tempat lain, baik dengan atau tanpa sarana.
2) Menurut Steenbrink (1974), transportasi adalah perpindahan orang atau
barang dengan menggunakan alat atau kendaraan dari dan ke tempat-
tempat yang terpisah secara geografis.
3) Menurut Salim (2000) transportasi adalah kegiatan pemindahan barang
(muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam
transportasi ada dua unsur yang terpenting yaitu pemindahan/pergerakan
dan secara fisik mengubah tempat dari barang (komoditi) dan penumpang
ke tempat lain.
2. Fungsi Transportasi
Alat transportasi memiliki beberapa fungsi utama bagi manusia.
Adapun beberapa fungsi transportasi adalah sebagai berikut:
1) Sebagai alat untuk memudahkan kegiatan manusia sehari-hari.
2) Sebagai alat untuk melancarkan proses perpindahan manusia dan atau
barang keperluan manusia.
3) Sebagai media yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan
pembangunan di daerah tertentu.
4) Sebagai media yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan
ekonomi nasional melalui bisnis jasa transportasi.
3. Manfaat Transportasi
Beberapa manfaat transportasi sebagai berikut :
1) Manfaat Bagi Ekonomi
Seperti kita ketahui bahwa sebagian besar kegiatan ekonomi yang
dilakukan oleh manusia membutuhkan transportasi untuk memindahkan
manusia, hewan, dan barang. Artinya, setiap transaksi ekonomi yang
terjadi melibatkan bisnis jasa angkutan. Tanpa adanya jasa transportasi
maka kegiatan ekonomi akan berjalan sangat lambat, atau bahkan bisa jadi
lumpuh.
2) Manfaat Bagi Sosial
Manusia merupakan mahluk sosial yang selalu membutuhkan satu sama
lainnya. Dengan adanya transportasi maka akan memudahkan dalam
berinteraksi satu sama lain. Beberapa manfaat transportasi bagi sosial
diantaranya;
a) Mempercepat proses perpindahan manusia dari suatu tempat ke tempat
lainnya.
b) Memudahkan proses pertukaran informasi dari setiap daerah.
c) Menjadi sarana pelayanan bagi masyarakat, baik perorangan maupun
kelompok.
d) Membuka peluang bisnis di bidang jasa angkutan atau perjalanan.
3) Manfaat untuk Kewilayahan
Indonesia terdiri dari banyak pulau sehingga dibutuhkan alat transportasi
agar bisa menjangkau setiap daerah di negara kita. Itu sebabnya
pembangunan prasarana untuk transportasi (jalan raya dan tol laut) sangat
dibutuhkan agar daerah-daerah pedalaman dapat dijangkau sehingga
proses pemenuhan berbagai kebutuhan di daerah tersebut dapat
dilakukan.
4) Manfaat Secara Politis
Transportasi juga memiliki manfaat secara politis, khususnya di
Indonesia. Adapun beberapa manfaat transportasi secara politis
diantaranya;
a) Mempersatukan setiap wilayah Indonesia.
b) Meningkatkan keamanan negara Indonesia.
c) Memudahkan dalam perluasan pelayanan bagi masyarakat.
d) Memudahkan dalam mengakses tempat-tempat tertentu, termasuk
ketika terjadi bencana.
4. Jenis-Jenis Transportasi
1) Transportasi Darat
a) Pengertian Transportasi Darat
Menurut Utomo, transportasi adalah pemindahan barang dan manusia
dari tempat asal ke tempat tujuan. Sedangkan menurut Sukarto,
transportasi adalah perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain
dengan menggunakan alat pengangkutan, baik yang digerakkan oleh
tenaga manusia, hewan (kuda, sapi, kerbau), atau mesin. Jadi dapat
disimpulkan bahwa transportasi darat adalah pemindahan barang
ataupun manusia ke tempat tujuan dengan melalui jalur darat.
b) Kelebihan Dan Kekurangan Transportasi Darat
Kelebihan
(1) Fleksibel dalam hal pelayanan karena sangat mungkin untuk
mengubah tujuan/haluan
(2) Pencapaian secara langsung ke tempat tujuan
(3) Kecepatan tinggi
(4) Rentangannya luas dalam hal pengangkutan barang, dapat
menangani ukuran barang yang besar
(5) Memungkinkan untuk mengubah tujuan di tengah perjalanan
(Mempersingkat waktu tempuh antara rumah dan tempat bekerja)
(6) Membantu dalam menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan
(7) Pelayanan untuk perorangan maupun kelompok
(8) Pertukaran dan penyampaian informasi
(9) Memenuhi kebutuhannya akan pangan, sandang
(10) Mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat dapat
dikembangkan atau diperluas
Kekurangan
(1) Perlu pemeliharaan yang terus menerus
(2) Dapat menjadi sangat lambat
(3) Sering terjadi penundaan
(4) Menyebabkan polusi, kemacetan,kecelakaan dan kebisingan
c) Jenis-Jenis Transportasi Darat
(1) Transportasi Pribadi
Transportasi pribadi adalah moda transportasi yang di khususkan
untuk pribadi seseorang dan seseorang itu bebas menggunakannya
kemana saja, kapan saja, dan dimana saja yang diinginkan atau tidak
menggunakannya sama sekali. Contoh transportasi pribadi yaitu :
sepeda, motor, mobil.
(a) Sepeda
Sepeda (dari bahasa Prancis: vélocipède /ve.lɔ.si.pɛd/,
melalui bahasa Belanda: vélocipède /velosiˈpɛːdə/) atau kereta
angin adalah kendaraan
beroda dua atau tiga yang mempunyai setang, tempat duduk, dan
sepasang pengayuh yang digerakkan kaki untuk
menjalankannya.
Dalam berbagai informasi dan catatan sejarah, sepeda
pertama ditemukan oleh Baron Karl Drais Von Sauerbronn atau
lebih sering dikenal Karl Drais, lahir pada tanggal 29 April 1785
di Karlsruhe, Jerman.
(b) Motor
Sepeda Motor adalah kendaraan beroda dua yang digerakkan
oleh sebuah mesin. Letak kedua roda sebaris lurus dan pada
kecepatan tinggi sepeda motor tetap stabil disebabkan oleh gaya
giroskopik. Sedangkan pada kecepatan rendah, kestabilan atau
keseimbangan sepeda motor bergantung kepada pengaturan
setang oleh pengendara. Penggunaan sepeda motor
di Indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah,
terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan penggunaan
bahan bakarnya, serta biaya operasionalnya cukup hemat. Yang
membuat motor semakin keren kesininya adalah pria bernama
guntur Yohanes tetelepta
(c) Mobil
Mobil adalah kendaraan yang digerakan oleh tenaga mesin,
beroda empat atau lebih ( selalu genap ), menggunakan bahan
bakar minyak ( bensin atau solar ) yang dikendari oleh manusia.
(2) Transportasi Umum
Transportasi umum adalah moda transportasi yang
diperuntukkan buat bersama (orang banyak), kepentingan bersama,
menerima pelayanan bersama, mempunyai arah dan titik tujuan
yang sama, serta terikat dengan peraturan trayek yang sudah
ditentukan dan jadwal yang sudah ditetapkan dan para pelaku
perjalanan harus wajib menyesuaikan diri dengan ketentuan-
ketentuan tersebut apabila angkutan umum ini sudah mereka
pilih, seperti angkot, becak, bus, dan kereta api.
(a) Angkot
Mobil penumpang umum atau lebih dikenal sebagai angkot
adalah mobil penumpang yang dimodifikasi sehingga dapat
menampung orang untuk keperluan mobilitas. Sampai saat ini
angkot masih banyak digunakan sebagai sarana transportasi
masyarakat perkotaan. Dalam pengoperasiannya angkot tidak
memiliki perencanaan jadwal dan biaya yang tetap sehingga
segala sesuatunya tergantung dari pengemudi.
(b) Becak
Becak (dari bahasa Hokkien: be chia “kereta kuda”) adalah suatu
moda transportasi beroda tiga yang umum ditemukan di
Indonesia dan juga di sebagian Asia. Kapasitas normal becak
adalah dua orang penumpang dan seorang pengemudi. Masuk ke
Indonesia pertama kali pada awal abad ke-20 untuk keperluan
pedagang Tionghoa mengangkut barang. Di tahun 1937,
demikian tertulis dalam Star Weekly, becak dikenal dengan
nama "roda tiga" dan kata betjak/betja/beetja baru digunakan
pada 1940 ketika becak mulai digunakan sebagai kendaraan
umum.
(c) Bus
Bus berasal dari kata sifat omnibus Latin ("untuk semua"),
jamak datif dari omnis-e ("semua"). Nama lengkap teoretisnya
adalah dalam bahasa Perancis voiture omnibus ("kendaraan
untuk semua" atau "kendaraan untuk rakyat"). Nama ini berasal
dari layanan transportasi massal yang dimulai pada 1823 oleh
pemilik pabrik jagung Prancis bernama Stanislas Baudry di
Richebourg, pinggiran Nantes .
Bus adalah kendaraan dengan kapasitas angkut besar banyak
digunakan sebagai angkutan umum penumpang di perkotaan.
Bus besar adalah bus yang mempunyai kapasitas duduk
penumpang sampai 80 orang termasuk yang duduk dan berdiri.
Bus sedang adalah bus yang mempunyai kapasitas duduk
penumpang sampai 40 orang termasuk yang duduk dan berdiri.
(d) Kereta Api
Kereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari
serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api
untuk mengangkut kargo atau penumpang. Gaya gerak
disediakan oleh lokomotif yang terpisah atau motor individu
dalam beberapa unit. Meskipun propulsi historis mesin uap
mendominasi, bentuk-bentuk modern yang paling umum
adalah mesin diesel dan listrik lokomotif, yang disediakan oleh
kabel overhead atau rel tambahan. Sumber energi lain termasuk
kuda, tali atau kawat, gravitasi, pneumatik, baterai, dan turbin
gas. Rel kereta api biasanya terdiri dari dua, tiga atau empat rel,
dengan sejumlah monorel dan guideways maglev dalam
campuran. Kata 'train' berasal dari Bahasa Prancis
Kuno trahiner, dari bahasa Latin trahere 'tarik, menarik'.
Ada berbagai jenis kereta api yang dirancang untuk tujuan
tertentu. Kereta api bisa terdiri dari kombinasi satu atau lebih
dari lokomotif dan gerbong kereta terpasang, atau beberapa unit
yang digerakkan sendiri (atau kadang-kadang pelatih bertenaga
tunggal atau diartikulasikan, disebut sebuah kereta mobil).
Kereta pertama dengan bentuk ditarik menggunakan tali,
gravitasi bertenaga atau ditarik oleh kuda. Dari awal abad ke-
19 hampir semuanya didukung oleh lokomotif uap. Dari tahun
1910-an dan seterusnya lokomotif uap mulai digantikan oleh
kurang dan bersih (tetapi lebih kompleks dan mahal) lokomotif
diesel dan lokomotif listrik, sementara pada waktu yang sama
beberapa kendaraan unit yang digerakkan sendiri baik sistem
tenaga menjadi jauh lebih umum dalam pelayanan penumpang.
2) Transportasi Laut
a) Pengertian Transportasi Laut
Transportasi laut/pelayaran merupakan salah satu angkutan orang
dan atau barang tertua yang ekonomis dan berwawasan lingkungan.
Moda angkutan dapat berupa rakit bambu sampai kapal bermotor
yang bisa beroperasi di sungai kecil, danau sampai sungai besar.
b) Kelebihan Dan Kekurangan Transportasi Laut
Kelebihan
(1) Pada daerah yang mempunyai sungai yang bisa digunakan
untuk transportasi
(2) Infrastruktur sungai hanya perlu dipelihara dengan biaya yang
murah sehingga kapasitas infrastruktur umumnya akan mencukupi.
(3) Berperan sebagai angkutan utama untuk daerah terpencil
(remote area) dimana konstruksi jalan belum atau mahal untuk
dibangun
(4) Mempunyai tingkat keselamatan yang lebih tinggi dibandingkan
angkutan jalan.
(5) Cocok untuk angkutan wisata.
(6) Mampu mengangkut secara langsung dari angkutan perairan
laut dalam keperairan daratan dan sebaliknya.
(7) Mampu mengangkut dengan volume besar
(8) Penggunaan bahan bakar lebih efisien, walaupun semakin tinggi
kecepatan kapal penggunaan bahan bakar akan meningkat secara
eksponensial, sehingga angkutan perairan lebih sesuai untuk
barang dengan nilai rendah dan volume.
Kekurangan
(1) Mempunyai hambatan alam (tergantung pada kedalaman dan
kelebaran alur)
(2) Fluktuasi air pada musim kemarau
(3) Rawan terjadinya pendangkalan dan erosi tebing sungai
(4) Kecepatan relatif lebih rendah
(5) Tingkat reliabilitas kurang terjaga
(6) Kurang fleksibel karena jangkauan daerah (catchment area)
yang kecil di sepanjang aliran alur saja
(7) Aksesibiltas rendah karena terkadang sulit dijangkau dari jalan
(8) Ada kecenderungan angkutan untuk over capacity
(9) Investasi tinggi untuk kapal baru
(10) Tingkat kenyamanan yang rendah untuk angkutan penumpang
(11) Waktu operasi terbatas karena pada malam hari sulit berlayar
dengan sarana bantu navigasi yang terbatas.
c) Jenis-Jenis Transportasi Laut
(1) Kapal Penumpang
Kapal penumpang memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari kapal
feri. Kapal ini difungsikan untuk penyeberangan lintas benua.
Kapasitas kapal ini bisa mencapai ribuan orang yang dilengkapi
dengan fasilitas dan arsitektur mewah.
(2) Kapal Feri
Kapal feri atau kapal penyeberangan adalah sebuah kapal
transportasi jarak dekat. Kapal feri merupakan kapal yang
memenuhi syarat-syarat pelayaran di laut dan dipakai untuk
menyelenggarakan perhubungan tetap; misalnya antar pulau. Kapal
feri mempunyai peranan penting dalam sistem pengangkutan bagi
banyak kota pesisir pantai, membuat transit langsung antar kedua
tujuan dengan biaya lebih kecil dibandingkan jembatan atau
terowongan. Kapal feri terutama digunakan untuk sarana
penyeberangan, termasuk menyeberangkan kendaraan darat.
(3) Kapal Tanker
Kapal jenis ini fungsinya untuk mengangkut muatan liquid
(minyak), yang mana kapal tersebut dibuat sesuai dengan kontruksi
atau jenis muatan yang akan dimuat layaknya kapal Crude oil,
BBM (Product oil), Chemical, dan minyak lainya.
(4) Kapal Kontainer
Kapal jenis ini fungsinya untuk mengangkut barang-barang dalam
jumlah banyak yang mana dimuat didalam petikemas agar, muatan
tersebut tetap dalam keadaan aman yang mana layaknya sesuai
dengan muatan yang akan dimuat misalnya muatan yang harus
didinginkan atau diawetkan
(5) Kapal Barang
Kapal jenis ini biasa digunakan untuk keperluan aktivitas
perdagangan. Kapal ini membawa muatan barang dari satu
pelabuhan ke pelabuhan lain.
Dalam dunia perdagangan, kapal ini berperan penting dalam
kegiatan ekspor dan impor. Ukurannya yang besar mampu
menampung banyak muatan barang untuk melintasi benua.
(6) Kapal Curah
Kapal kargo curah atau kapal bulker adalah kapal untuk dagang
yang dirancang untuk mengangkut kargo curah unpackaged, seperti
contoh batu bara dan semen. Adapun kelebihan dari kapal ini
mempunyai daya angkut yang besar.
Kapal Pengangkut Barang Curah merupakan kapal barang yang
berfungsi untuk mengangkut barang-barang seperti batu bara,
semen, biji-bijian, bijih logam, dan sebagainya di dalam sel-
sel/rongga-rongga kargo yang terpisah.
(7) Kapal Tongkang
Kapal jenis ini fungsinya untuk mengangkut kendaraan roda empat
dan kendaraan alat berat dan mesin-mesin akan tetapi kapal
tongkang dibangun khusus untuk mengangkut muatan yang tidak
memiliki mesin penggerak yang mana dalam hal ini didorong oleh
tug boat
(8) Kapal Tunda
Kapal tunda (bahasa Inggris: tugboat) adalah kapal yang
dapat digunakan untuk melakukan manuver / pergerakan, utamanya
menarik atau mendorong kapal lainnya di pelabuhan, laut lepas
atau melalui sungai atau terusan. Kapal tunda digunakan pula untuk
menarik tongkang, kapal rusak, dan peralatan lainnya.
Kapal tunda memiliki tenaga yang besar bila dibandingkan
dengan ukurannya. Kapal tunda zaman dulu menggunakan mesin
uap, saat ini menggunakan mesin diesel. Mesin Induk kapal tunda
biasanya berkekuatan antara 750 sampai 3000 tenaga kuda (500
s.d. 2000 kW), tetapi kapal yang lebih besar (digunakan di laut
lepas) dapat berkekuatan sampai 25 000 tenaga kuda (20 000 kW).
Kebanyakan mesin yang digunakan sama dengan mesin kereta api,
tetapi di kapal menggerakkan baling-baling. Dan untuk
keselamatan biasanya digunakan minimum dua buah mesin induk.
Kapal tunda memiliki kemampuan manuver yang tinggi,
tergantung dari unit penggerak. Kapal Tunda dengan penggerak
konvensional memiliki baling-baling di belakang, efisien untuk
menarik kapal dari pelabuhan ke pelabuhan lainnya. Jenis
penggerak lainnya sering disebut Schottel propulsion system
(azimuth thruster/Z-peller) di mana baling-baling di bawah kapal
dapat bergerak 360° atau sistem propulsi Voith-Schneider yang
menggunakan semacam pisau di bawah kapal yang dapat membuat
kapal berputar 360°.
(9) Kapal Pandu
Kapal pandu (pilot boat) adalah kapal/ boat yang digunakan untuk
mengantar/ menjemput petugas pandu yang akan memandu/selesai
melakukan pemanduan. pandu adalah seorang ahli nautika yang
memenuhi persyaratan untuk menjadi petugas pandu, yang
membantu seorang nakhoda kapal untuk berlayar pada suatu
perairan wajib pemanduan, dimana dia mengenal betul tentang alur
pelayaran tersebut dan mengetahui posisi/ bahaya-bahaya navigasi.
tujuan nya tak lain adalah demi keselamatan pelayaran.
(10) Sampan
Sampan adalah sebuah perahu kayu Tiongkok yang memiliki
dasar yang relatif datar, dengan ukuran sekitar 3,5 hingga
4,5 meter yang digunakan sebagai alat transportasi sungai dan
danau atau menangkap ikan.
Sampan dapat mengangkut penumpang 2 - 8 orang,
tergantung ukuran sampan. Sampan adakalanya memiliki atap
kecil dan dapat digunakan sebagai tempat tinggal permanen di
perairan dekat darat. Sampan biasanya tidak digunakan untuk
berlayar jauh dari daratan karena jenis perahu ini tidak memiliki
perlengkapan untuk menghadapi cuaca yang buruk.
3) Transportasi Udara
a) Pengertian Transportasi Udara
Menurut pasal 1 ayat 13 Undang-Undang No 1 Tahun 2009 tentang
Penerbangan: Transportasi udara adalah setiap kegiatan dengan
menggunakan Pesawat udara untuk mengangkut penumpang, kargo
dan/atau pos untuk satu perjalanan atau lebih dari satu bandar udara ke
bandar udara yang lain atau beberapa bandar udara.
b) Kelebihan Dan Kekurangan Transportasi Udara
Kelebihan
(1) Mampu mencapai destinasi yang jauh dengan waktu yang sangat
singkat.
(2) Sangat kompatibel untuk membawa atau mengirimkan benda atau
barang barang penting, seperti dokumen, atau pun buah buahan
yang mudah busuk.
(3) Mampu mencapai wilayah yang sulit untuk dijangkat oleh
alat transportasi darat dan air.
Kekurangan
(1) Untuk menggunakan alat transportasi udara, umumnya kita perlu
mengeluarkan dana yang cenderung lebih mahal ketimbang
menggunakan alat transportasi lautr atau darat (meskipun ini
relative bagi sebagian orang).
(2) Perjalanan menggunakan alat transportasi udara sangat bergantung
dengan kondisi cuaca atau alam. Sebagaimana pihak maskapai
yang biasa mendelay penerbangan akibat cuaca buruk, seperti
hujan lebat, badai angin, dan lain lain.
(3) Biaya yang dikeluarkan untuk perawatan alat alat transportasi
udara umumnya cenderung lebih mahal ketimbang alat
alat transportasi darat maupun air.
(4) Apabila alat transportasi udara tersebut adalah pesawat, maka
dibutuhkan sebuah landasan agar pesawat dapat mendarat dengan
selamat. Namun hal ini berbeda bila alat transportasi udara yang
digunakan adalah helicopter.
c) Jenis-Jenis Transportasi Udara
(1) Pesawat Terbang
Pesawat terbang adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara,
bersayap tetap, dan dapat terbang dengan tenaga sendiri. Secara
umum istilah pesawat terbang sering juga disebut dengan pesawat
udara atau kapal terbang atau cukup pesawat dengan tujuan
pendefenisian yang sama sebagai kendaraan yang mampu terbang
di atmosfer atau udara. Namun dalam dunia penerbangan, istilah
pesawat terbang berbeda dengan pesawat udara, istilah pesawat
udara jauh lebih luas pengertiannya karena telah mencakup
pesawat terbang dan helikopter.
(2) Helikopter
Helikopter adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara,
bersayap putar yang rotornya digerakkan oleh mesin. Helikopter
merupakan pesawat udara yang mengangkat dan terdorong oleh
satu atau lebih rotor (propeller) horizontal besar. Helikopter
diklasifikasikan sebagai pesawat bersayap putar untuk
membedakannya dari pesawat bersayap tetap biasa lainnya. Kata
helikopter berasal dari bahasa Yunani helix (spiral) dan pteron
(sayap). Helikopter yang dijalankan oleh mesin diciptakan oleh
penemu Slowakia Jan Bahyl.
Dibandingkan dengan pesawat bersayap tetap, helikopter
lebih kompleks dan lebih mahal untuk dibeli dan dioperasikan,
lumayan lambat, memiliki jarak jelajah dekat dan muatan yang
terbatas. Sedangkan keuntungannya adalah gerakannya; helikopter
mampu terbang di tempat, mundur, dan lepas
landas dan mendarat secara vertikal. Terbatas dalam fasilitas
penambahan bahan bakar dan beban/ketinggian, helikopter dapat
terbang ke lokasi mana pun, dan darat di mana pun dengan
lapangan sebesar rotor dan setengah diameter. Landasan helikopter
disebut helipad.
(3) Balon Udara
Balon terbang atau sering disebut balon udara merupakan
sejenis pesawat terbang, sebuah balon yang dipompa
dengan udara. Balon terbang dapat mengambang di udara
karena daya apungnya.
Awalnya, udara yang dipompakan itu adalah hidrogen.
Karena risiko ledakan, sekarang gas mulia helium digunakan
sebagai alat penggerak.
Penggunaan balon terbang terorganisir diketahui ketika
pengepungan Paris pada tahun 1870 untuk mengirim kurir dari
kepungan tersebut. Saat itu dikirimkan 60 balon. Salah satu balon
tersebut, Ville de Orléans, melenceng dari jalur dan tiba di
sekitaran Lifjell, Telemark.
Dalam pengembangannya, pembuatan balon udara sendiri biasanya
digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya :
a. Keperluan militer, balon spionase atau espionage
balloon merupakan sebuah pengembangan balon udara untuk
keperluan militer saat Perang Dunia ke-1 dipakai untuk
pengintaian.
b. Keperluan ilmu pengetahuan
❖ Weather balloon atau balon cuaca ialah pengembangan dari
balon udara, berguna untuk memperoleh informasi
mengenai kelembaban relatif, temperatur, arah angin,
kecepatan angin dan tekanan.
❖ Research baloon atau balon riset adalah pengembangan
balon udara yang dimanfaatkan untuk membantu proses
penelitian. Penggunaannya sendiri tidak hanya dipakai di
permukaan bumi saja, melainkan juga sampai dilakukan
riset di planet lain atua lapisan atmosfer.
c. Keperluan wisata
Biasanya kita sering menjumpai banyak balon udara di tempat-
tempat wisata dengan bentuk bervariasi.
TERIMAKASIH