The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by bilqisnadia05, 2021-11-04 09:45:46

TRANSPORTASI

TRANSPORTASI

1. Pengertian Transportasi

Kata transportasi berasal dari bahasa latin yaitu transportare yang


mana trans berarti mengangkat atau membawa. Jadi transportasi adalah
membawa sesuatu dari satu tempat ke tempat yang lain.


Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dengan

menggunakan wahana yang digerakkan oleh manusia atau mesin.

Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia untuk melakukan

aktivitas sehari-hari. Banyak ahli telah merumuskan dan mengemukakan

pengertian transportasi. Para ahli memiliki pandangannya masing-masing

yang mempunyai perbedaan dan persamaan antara yang satu dengan lainnya.



Pengertian transportasi menurut ahli :

1) Menurut Bowersox (1981), transportasi adalah perpindahan barang atau

penumpang dari suatu tempat ketempat lain, dimana produk dipindahkan

ke tempat tujuan dibutuhkan. Secara umum transportasi adalah suatu

kegiatan memindahkan sesuatu (barang dan/atau barang) dari suatu

tempat ke tempat lain, baik dengan atau tanpa sarana.

2) Menurut Steenbrink (1974), transportasi adalah perpindahan orang atau

barang dengan menggunakan alat atau kendaraan dari dan ke tempat-

tempat yang terpisah secara geografis.

3) Menurut Salim (2000) transportasi adalah kegiatan pemindahan barang

(muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam

transportasi ada dua unsur yang terpenting yaitu pemindahan/pergerakan

dan secara fisik mengubah tempat dari barang (komoditi) dan penumpang

ke tempat lain.

2. Fungsi Transportasi

Alat transportasi memiliki beberapa fungsi utama bagi manusia.


Adapun beberapa fungsi transportasi adalah sebagai berikut:
1) Sebagai alat untuk memudahkan kegiatan manusia sehari-hari.


2) Sebagai alat untuk melancarkan proses perpindahan manusia dan atau

barang keperluan manusia.

3) Sebagai media yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan

pembangunan di daerah tertentu.

4) Sebagai media yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan

ekonomi nasional melalui bisnis jasa transportasi.



3. Manfaat Transportasi

Beberapa manfaat transportasi sebagai berikut :

1) Manfaat Bagi Ekonomi

Seperti kita ketahui bahwa sebagian besar kegiatan ekonomi yang

dilakukan oleh manusia membutuhkan transportasi untuk memindahkan

manusia, hewan, dan barang. Artinya, setiap transaksi ekonomi yang

terjadi melibatkan bisnis jasa angkutan. Tanpa adanya jasa transportasi

maka kegiatan ekonomi akan berjalan sangat lambat, atau bahkan bisa jadi

lumpuh.

2) Manfaat Bagi Sosial

Manusia merupakan mahluk sosial yang selalu membutuhkan satu sama

lainnya. Dengan adanya transportasi maka akan memudahkan dalam

berinteraksi satu sama lain. Beberapa manfaat transportasi bagi sosial

diantaranya;

a) Mempercepat proses perpindahan manusia dari suatu tempat ke tempat

lainnya.


b) Memudahkan proses pertukaran informasi dari setiap daerah.

c) Menjadi sarana pelayanan bagi masyarakat, baik perorangan maupun

kelompok.

d) Membuka peluang bisnis di bidang jasa angkutan atau perjalanan.

3) Manfaat untuk Kewilayahan

Indonesia terdiri dari banyak pulau sehingga dibutuhkan alat transportasi

agar bisa menjangkau setiap daerah di negara kita. Itu sebabnya

pembangunan prasarana untuk transportasi (jalan raya dan tol laut) sangat

dibutuhkan agar daerah-daerah pedalaman dapat dijangkau sehingga

proses pemenuhan berbagai kebutuhan di daerah tersebut dapat

dilakukan.

4) Manfaat Secara Politis

Transportasi juga memiliki manfaat secara politis, khususnya di

Indonesia. Adapun beberapa manfaat transportasi secara politis

diantaranya;

a) Mempersatukan setiap wilayah Indonesia.

b) Meningkatkan keamanan negara Indonesia.

c) Memudahkan dalam perluasan pelayanan bagi masyarakat.

d) Memudahkan dalam mengakses tempat-tempat tertentu, termasuk

ketika terjadi bencana.



4. Jenis-Jenis Transportasi

1) Transportasi Darat


a) Pengertian Transportasi Darat
Menurut Utomo, transportasi adalah pemindahan barang dan manusia


dari tempat asal ke tempat tujuan. Sedangkan menurut Sukarto,
transportasi adalah perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain


dengan menggunakan alat pengangkutan, baik yang digerakkan oleh

tenaga manusia, hewan (kuda, sapi, kerbau), atau mesin. Jadi dapat

disimpulkan bahwa transportasi darat adalah pemindahan barang

ataupun manusia ke tempat tujuan dengan melalui jalur darat.



b) Kelebihan Dan Kekurangan Transportasi Darat

Kelebihan

(1) Fleksibel dalam hal pelayanan karena sangat mungkin untuk

mengubah tujuan/haluan

(2) Pencapaian secara langsung ke tempat tujuan

(3) Kecepatan tinggi

(4) Rentangannya luas dalam hal pengangkutan barang, dapat

menangani ukuran barang yang besar

(5) Memungkinkan untuk mengubah tujuan di tengah perjalanan

(Mempersingkat waktu tempuh antara rumah dan tempat bekerja)

(6) Membantu dalam menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan

(7) Pelayanan untuk perorangan maupun kelompok

(8) Pertukaran dan penyampaian informasi

(9) Memenuhi kebutuhannya akan pangan, sandang

(10) Mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat dapat

dikembangkan atau diperluas

Kekurangan


(1) Perlu pemeliharaan yang terus menerus
(2) Dapat menjadi sangat lambat


(3) Sering terjadi penundaan
(4) Menyebabkan polusi, kemacetan,kecelakaan dan kebisingan



c) Jenis-Jenis Transportasi Darat


(1) Transportasi Pribadi

Transportasi pribadi adalah moda transportasi yang di khususkan

untuk pribadi seseorang dan seseorang itu bebas menggunakannya

kemana saja, kapan saja, dan dimana saja yang diinginkan atau tidak

menggunakannya sama sekali. Contoh transportasi pribadi yaitu :

sepeda, motor, mobil.

(a) Sepeda

Sepeda (dari bahasa Prancis: vélocipède /ve.lɔ.si.pɛd/,

melalui bahasa Belanda: vélocipède /velosiˈpɛːdə/) atau kereta

angin adalah kendaraan

beroda dua atau tiga yang mempunyai setang, tempat duduk, dan

sepasang pengayuh yang digerakkan kaki untuk

menjalankannya.

Dalam berbagai informasi dan catatan sejarah, sepeda

pertama ditemukan oleh Baron Karl Drais Von Sauerbronn atau

lebih sering dikenal Karl Drais, lahir pada tanggal 29 April 1785

di Karlsruhe, Jerman.




































(b) Motor

Sepeda Motor adalah kendaraan beroda dua yang digerakkan

oleh sebuah mesin. Letak kedua roda sebaris lurus dan pada

kecepatan tinggi sepeda motor tetap stabil disebabkan oleh gaya

giroskopik. Sedangkan pada kecepatan rendah, kestabilan atau

keseimbangan sepeda motor bergantung kepada pengaturan

setang oleh pengendara. Penggunaan sepeda motor

di Indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah,

terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan penggunaan

bahan bakarnya, serta biaya operasionalnya cukup hemat. Yang

membuat motor semakin keren kesininya adalah pria bernama

guntur Yohanes tetelepta



























(c) Mobil

Mobil adalah kendaraan yang digerakan oleh tenaga mesin,

beroda empat atau lebih ( selalu genap ), menggunakan bahan

bakar minyak ( bensin atau solar ) yang dikendari oleh manusia.

(2) Transportasi Umum

Transportasi umum adalah moda transportasi yang

diperuntukkan buat bersama (orang banyak), kepentingan bersama,

menerima pelayanan bersama, mempunyai arah dan titik tujuan

yang sama, serta terikat dengan peraturan trayek yang sudah

ditentukan dan jadwal yang sudah ditetapkan dan para pelaku

perjalanan harus wajib menyesuaikan diri dengan ketentuan-

ketentuan tersebut apabila angkutan umum ini sudah mereka

pilih, seperti angkot, becak, bus, dan kereta api.

(a) Angkot

Mobil penumpang umum atau lebih dikenal sebagai angkot

adalah mobil penumpang yang dimodifikasi sehingga dapat

menampung orang untuk keperluan mobilitas. Sampai saat ini

angkot masih banyak digunakan sebagai sarana transportasi

masyarakat perkotaan. Dalam pengoperasiannya angkot tidak

memiliki perencanaan jadwal dan biaya yang tetap sehingga


segala sesuatunya tergantung dari pengemudi.

(b) Becak

Becak (dari bahasa Hokkien: be chia “kereta kuda”) adalah suatu

moda transportasi beroda tiga yang umum ditemukan di

Indonesia dan juga di sebagian Asia. Kapasitas normal becak

adalah dua orang penumpang dan seorang pengemudi. Masuk ke


Indonesia pertama kali pada awal abad ke-20 untuk keperluan
pedagang Tionghoa mengangkut barang. Di tahun 1937,

demikian tertulis dalam Star Weekly, becak dikenal dengan

nama "roda tiga" dan kata betjak/betja/beetja baru digunakan

pada 1940 ketika becak mulai digunakan sebagai kendaraan

umum.

(c) Bus

Bus berasal dari kata sifat omnibus Latin ("untuk semua"),


jamak datif dari omnis-e ("semua"). Nama lengkap teoretisnya
adalah dalam bahasa Perancis voiture omnibus ("kendaraan

untuk semua" atau "kendaraan untuk rakyat"). Nama ini berasal

dari layanan transportasi massal yang dimulai pada 1823 oleh

pemilik pabrik jagung Prancis bernama Stanislas Baudry di

Richebourg, pinggiran Nantes .

Bus adalah kendaraan dengan kapasitas angkut besar banyak

digunakan sebagai angkutan umum penumpang di perkotaan.

Bus besar adalah bus yang mempunyai kapasitas duduk

penumpang sampai 80 orang termasuk yang duduk dan berdiri.

Bus sedang adalah bus yang mempunyai kapasitas duduk

penumpang sampai 40 orang termasuk yang duduk dan berdiri.
































(d) Kereta Api
Kereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari


serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api
untuk mengangkut kargo atau penumpang. Gaya gerak

disediakan oleh lokomotif yang terpisah atau motor individu

dalam beberapa unit. Meskipun propulsi historis mesin uap

mendominasi, bentuk-bentuk modern yang paling umum

adalah mesin diesel dan listrik lokomotif, yang disediakan oleh

kabel overhead atau rel tambahan. Sumber energi lain termasuk

kuda, tali atau kawat, gravitasi, pneumatik, baterai, dan turbin

gas. Rel kereta api biasanya terdiri dari dua, tiga atau empat rel,

dengan sejumlah monorel dan guideways maglev dalam

campuran. Kata 'train' berasal dari Bahasa Prancis

Kuno trahiner, dari bahasa Latin trahere 'tarik, menarik'.

Ada berbagai jenis kereta api yang dirancang untuk tujuan

tertentu. Kereta api bisa terdiri dari kombinasi satu atau lebih

dari lokomotif dan gerbong kereta terpasang, atau beberapa unit

yang digerakkan sendiri (atau kadang-kadang pelatih bertenaga

tunggal atau diartikulasikan, disebut sebuah kereta mobil).

Kereta pertama dengan bentuk ditarik menggunakan tali,

gravitasi bertenaga atau ditarik oleh kuda. Dari awal abad ke-

19 hampir semuanya didukung oleh lokomotif uap. Dari tahun

1910-an dan seterusnya lokomotif uap mulai digantikan oleh

kurang dan bersih (tetapi lebih kompleks dan mahal) lokomotif


diesel dan lokomotif listrik, sementara pada waktu yang sama
beberapa kendaraan unit yang digerakkan sendiri baik sistem


tenaga menjadi jauh lebih umum dalam pelayanan penumpang.

2) Transportasi Laut

a) Pengertian Transportasi Laut

Transportasi laut/pelayaran merupakan salah satu angkutan orang

dan atau barang tertua yang ekonomis dan berwawasan lingkungan.

Moda angkutan dapat berupa rakit bambu sampai kapal bermotor

yang bisa beroperasi di sungai kecil, danau sampai sungai besar.



b) Kelebihan Dan Kekurangan Transportasi Laut

Kelebihan

(1) Pada daerah yang mempunyai sungai yang bisa digunakan

untuk transportasi

(2) Infrastruktur sungai hanya perlu dipelihara dengan biaya yang

murah sehingga kapasitas infrastruktur umumnya akan mencukupi.

(3) Berperan sebagai angkutan utama untuk daerah terpencil

(remote area) dimana konstruksi jalan belum atau mahal untuk

dibangun

(4) Mempunyai tingkat keselamatan yang lebih tinggi dibandingkan

angkutan jalan.

(5) Cocok untuk angkutan wisata.

(6) Mampu mengangkut secara langsung dari angkutan perairan

laut dalam keperairan daratan dan sebaliknya.

(7) Mampu mengangkut dengan volume besar

(8) Penggunaan bahan bakar lebih efisien, walaupun semakin tinggi

kecepatan kapal penggunaan bahan bakar akan meningkat secara

eksponensial, sehingga angkutan perairan lebih sesuai untuk

barang dengan nilai rendah dan volume.

Kekurangan

(1) Mempunyai hambatan alam (tergantung pada kedalaman dan

kelebaran alur)

(2) Fluktuasi air pada musim kemarau

(3) Rawan terjadinya pendangkalan dan erosi tebing sungai

(4) Kecepatan relatif lebih rendah

(5) Tingkat reliabilitas kurang terjaga

(6) Kurang fleksibel karena jangkauan daerah (catchment area)

yang kecil di sepanjang aliran alur saja

(7) Aksesibiltas rendah karena terkadang sulit dijangkau dari jalan

(8) Ada kecenderungan angkutan untuk over capacity

(9) Investasi tinggi untuk kapal baru

(10) Tingkat kenyamanan yang rendah untuk angkutan penumpang

(11) Waktu operasi terbatas karena pada malam hari sulit berlayar

dengan sarana bantu navigasi yang terbatas.




c) Jenis-Jenis Transportasi Laut
(1) Kapal Penumpang


Kapal penumpang memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari kapal
feri. Kapal ini difungsikan untuk penyeberangan lintas benua.


Kapasitas kapal ini bisa mencapai ribuan orang yang dilengkapi

dengan fasilitas dan arsitektur mewah.

(2) Kapal Feri

Kapal feri atau kapal penyeberangan adalah sebuah kapal

transportasi jarak dekat. Kapal feri merupakan kapal yang

memenuhi syarat-syarat pelayaran di laut dan dipakai untuk

menyelenggarakan perhubungan tetap; misalnya antar pulau. Kapal

feri mempunyai peranan penting dalam sistem pengangkutan bagi

banyak kota pesisir pantai, membuat transit langsung antar kedua

tujuan dengan biaya lebih kecil dibandingkan jembatan atau

terowongan. Kapal feri terutama digunakan untuk sarana

penyeberangan, termasuk menyeberangkan kendaraan darat.

(3) Kapal Tanker
Kapal jenis ini fungsinya untuk mengangkut muatan liquid

(minyak), yang mana kapal tersebut dibuat sesuai dengan kontruksi

atau jenis muatan yang akan dimuat layaknya kapal Crude oil,

BBM (Product oil), Chemical, dan minyak lainya.





















(4) Kapal Kontainer

Kapal jenis ini fungsinya untuk mengangkut barang-barang dalam

jumlah banyak yang mana dimuat didalam petikemas agar, muatan

tersebut tetap dalam keadaan aman yang mana layaknya sesuai

dengan muatan yang akan dimuat misalnya muatan yang harus

didinginkan atau diawetkan

(5) Kapal Barang

Kapal jenis ini biasa digunakan untuk keperluan aktivitas

perdagangan. Kapal ini membawa muatan barang dari satu

pelabuhan ke pelabuhan lain.

Dalam dunia perdagangan, kapal ini berperan penting dalam

kegiatan ekspor dan impor. Ukurannya yang besar mampu

menampung banyak muatan barang untuk melintasi benua.




























(6) Kapal Curah

Kapal kargo curah atau kapal bulker adalah kapal untuk dagang

yang dirancang untuk mengangkut kargo curah unpackaged, seperti

contoh batu bara dan semen. Adapun kelebihan dari kapal ini

mempunyai daya angkut yang besar.

Kapal Pengangkut Barang Curah merupakan kapal barang yang

berfungsi untuk mengangkut barang-barang seperti batu bara,

semen, biji-bijian, bijih logam, dan sebagainya di dalam sel-

sel/rongga-rongga kargo yang terpisah.

(7) Kapal Tongkang

Kapal jenis ini fungsinya untuk mengangkut kendaraan roda empat

dan kendaraan alat berat dan mesin-mesin akan tetapi kapal

tongkang dibangun khusus untuk mengangkut muatan yang tidak

memiliki mesin penggerak yang mana dalam hal ini didorong oleh

tug boat




















(8) Kapal Tunda

Kapal tunda (bahasa Inggris: tugboat) adalah kapal yang

dapat digunakan untuk melakukan manuver / pergerakan, utamanya

menarik atau mendorong kapal lainnya di pelabuhan, laut lepas

atau melalui sungai atau terusan. Kapal tunda digunakan pula untuk

menarik tongkang, kapal rusak, dan peralatan lainnya.

Kapal tunda memiliki tenaga yang besar bila dibandingkan

dengan ukurannya. Kapal tunda zaman dulu menggunakan mesin

uap, saat ini menggunakan mesin diesel. Mesin Induk kapal tunda

biasanya berkekuatan antara 750 sampai 3000 tenaga kuda (500

s.d. 2000 kW), tetapi kapal yang lebih besar (digunakan di laut

lepas) dapat berkekuatan sampai 25 000 tenaga kuda (20 000 kW).

Kebanyakan mesin yang digunakan sama dengan mesin kereta api,

tetapi di kapal menggerakkan baling-baling. Dan untuk

keselamatan biasanya digunakan minimum dua buah mesin induk.

Kapal tunda memiliki kemampuan manuver yang tinggi,

tergantung dari unit penggerak. Kapal Tunda dengan penggerak

konvensional memiliki baling-baling di belakang, efisien untuk

menarik kapal dari pelabuhan ke pelabuhan lainnya. Jenis

penggerak lainnya sering disebut Schottel propulsion system

(azimuth thruster/Z-peller) di mana baling-baling di bawah kapal

dapat bergerak 360° atau sistem propulsi Voith-Schneider yang

menggunakan semacam pisau di bawah kapal yang dapat membuat

kapal berputar 360°.

(9) Kapal Pandu

Kapal pandu (pilot boat) adalah kapal/ boat yang digunakan untuk

mengantar/ menjemput petugas pandu yang akan memandu/selesai

melakukan pemanduan. pandu adalah seorang ahli nautika yang

memenuhi persyaratan untuk menjadi petugas pandu, yang

membantu seorang nakhoda kapal untuk berlayar pada suatu

perairan wajib pemanduan, dimana dia mengenal betul tentang alur

pelayaran tersebut dan mengetahui posisi/ bahaya-bahaya navigasi.

tujuan nya tak lain adalah demi keselamatan pelayaran.




























(10) Sampan


Sampan adalah sebuah perahu kayu Tiongkok yang memiliki

dasar yang relatif datar, dengan ukuran sekitar 3,5 hingga

4,5 meter yang digunakan sebagai alat transportasi sungai dan

danau atau menangkap ikan.

Sampan dapat mengangkut penumpang 2 - 8 orang,

tergantung ukuran sampan. Sampan adakalanya memiliki atap

kecil dan dapat digunakan sebagai tempat tinggal permanen di

perairan dekat darat. Sampan biasanya tidak digunakan untuk

berlayar jauh dari daratan karena jenis perahu ini tidak memiliki

perlengkapan untuk menghadapi cuaca yang buruk.



























3) Transportasi Udara

a) Pengertian Transportasi Udara

Menurut pasal 1 ayat 13 Undang-Undang No 1 Tahun 2009 tentang

Penerbangan: Transportasi udara adalah setiap kegiatan dengan

menggunakan Pesawat udara untuk mengangkut penumpang, kargo

dan/atau pos untuk satu perjalanan atau lebih dari satu bandar udara ke


bandar udara yang lain atau beberapa bandar udara.


b) Kelebihan Dan Kekurangan Transportasi Udara

Kelebihan

(1) Mampu mencapai destinasi yang jauh dengan waktu yang sangat

singkat.

(2) Sangat kompatibel untuk membawa atau mengirimkan benda atau

barang barang penting, seperti dokumen, atau pun buah buahan

yang mudah busuk.

(3) Mampu mencapai wilayah yang sulit untuk dijangkat oleh

alat transportasi darat dan air.

Kekurangan

(1) Untuk menggunakan alat transportasi udara, umumnya kita perlu

mengeluarkan dana yang cenderung lebih mahal ketimbang

menggunakan alat transportasi lautr atau darat (meskipun ini

relative bagi sebagian orang).

(2) Perjalanan menggunakan alat transportasi udara sangat bergantung

dengan kondisi cuaca atau alam. Sebagaimana pihak maskapai

yang biasa mendelay penerbangan akibat cuaca buruk, seperti

hujan lebat, badai angin, dan lain lain.

(3) Biaya yang dikeluarkan untuk perawatan alat alat transportasi

udara umumnya cenderung lebih mahal ketimbang alat

alat transportasi darat maupun air.

(4) Apabila alat transportasi udara tersebut adalah pesawat, maka

dibutuhkan sebuah landasan agar pesawat dapat mendarat dengan

selamat. Namun hal ini berbeda bila alat transportasi udara yang

digunakan adalah helicopter.



c) Jenis-Jenis Transportasi Udara

(1) Pesawat Terbang

Pesawat terbang adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara,


bersayap tetap, dan dapat terbang dengan tenaga sendiri. Secara
umum istilah pesawat terbang sering juga disebut dengan pesawat


udara atau kapal terbang atau cukup pesawat dengan tujuan
pendefenisian yang sama sebagai kendaraan yang mampu terbang


di atmosfer atau udara. Namun dalam dunia penerbangan, istilah
pesawat terbang berbeda dengan pesawat udara, istilah pesawat


udara jauh lebih luas pengertiannya karena telah mencakup

pesawat terbang dan helikopter.

(2) Helikopter


Helikopter adalah pesawat udara yang lebih berat dari udara,
bersayap putar yang rotornya digerakkan oleh mesin. Helikopter


merupakan pesawat udara yang mengangkat dan terdorong oleh

satu atau lebih rotor (propeller) horizontal besar. Helikopter

diklasifikasikan sebagai pesawat bersayap putar untuk

membedakannya dari pesawat bersayap tetap biasa lainnya. Kata

helikopter berasal dari bahasa Yunani helix (spiral) dan pteron

(sayap). Helikopter yang dijalankan oleh mesin diciptakan oleh

penemu Slowakia Jan Bahyl.

Dibandingkan dengan pesawat bersayap tetap, helikopter

lebih kompleks dan lebih mahal untuk dibeli dan dioperasikan,

lumayan lambat, memiliki jarak jelajah dekat dan muatan yang

terbatas. Sedangkan keuntungannya adalah gerakannya; helikopter

mampu terbang di tempat, mundur, dan lepas

landas dan mendarat secara vertikal. Terbatas dalam fasilitas

penambahan bahan bakar dan beban/ketinggian, helikopter dapat

terbang ke lokasi mana pun, dan darat di mana pun dengan

lapangan sebesar rotor dan setengah diameter. Landasan helikopter

disebut helipad.

(3) Balon Udara


Balon terbang atau sering disebut balon udara merupakan

sejenis pesawat terbang, sebuah balon yang dipompa

dengan udara. Balon terbang dapat mengambang di udara

karena daya apungnya.


Awalnya, udara yang dipompakan itu adalah hidrogen.

Karena risiko ledakan, sekarang gas mulia helium digunakan

sebagai alat penggerak.


Penggunaan balon terbang terorganisir diketahui ketika

pengepungan Paris pada tahun 1870 untuk mengirim kurir dari

kepungan tersebut. Saat itu dikirimkan 60 balon. Salah satu balon

tersebut, Ville de Orléans, melenceng dari jalur dan tiba di

sekitaran Lifjell, Telemark.




Dalam pengembangannya, pembuatan balon udara sendiri biasanya
digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya :

a. Keperluan militer, balon spionase atau espionage

balloon merupakan sebuah pengembangan balon udara untuk

keperluan militer saat Perang Dunia ke-1 dipakai untuk

pengintaian.

b. Keperluan ilmu pengetahuan

❖ Weather balloon atau balon cuaca ialah pengembangan dari

balon udara, berguna untuk memperoleh informasi

mengenai kelembaban relatif, temperatur, arah angin,

kecepatan angin dan tekanan.

❖ Research baloon atau balon riset adalah pengembangan

balon udara yang dimanfaatkan untuk membantu proses

penelitian. Penggunaannya sendiri tidak hanya dipakai di

permukaan bumi saja, melainkan juga sampai dilakukan

riset di planet lain atua lapisan atmosfer.

c. Keperluan wisata

Biasanya kita sering menjumpai banyak balon udara di tempat-

tempat wisata dengan bentuk bervariasi.



TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version