The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by 70suparman, 2022-09-20 23:36:45

Teknik Membuat Video

Bahan Tayang

Teknik Penyusunan
Skrip (Script) Video

Pembelajaran

Tentang Mata 2
Pelatihan ini...
Metode yang akan digunakan
1 dalam materi/sesi ini adalah
ceramah, diskusi interaktif dan
Mata pelatihan ini membekali simulasi.
Anda dengan kemampuan
memahami moda 3

pembelajaran e-learning dan Hasil belajar yang akan
teknik penyusunan skrip tunjukkan adalah
video melakukan simulasi
pembelajaran penyusunan skrip video
pembelajaran

Indikator Hasil Belajar

Menjelaskan pengertian dan
moda pembelajaran e-Learning

menjelaskan teknik penyusunan
skrip video pembelajaran

Melakukan simulasi
penyusunan skrip video
pembelajaran

1

Pengertian dan Moda
Pembelajaran E-Learning

PEMBELA JARANELEARNING

MEMBOSANKAN NGANTUK

AH… SEKEDAR MEMINDAHKAN MODUL
KEBENTUK DIGITAL!

5

Hasil Riset di Amerika*

Menolak
68%karyawanmenolakmengikuti pelatihanmenggunakan
eLearning

Drop-out
50%- 80%pesertaeLearningTIDAKMENGIKUTIKURSUS
ELEARNINGHINGGA TUNTAS

35%Setelah 10 menit peserta e-learning kehilangan konsentrasi sebesar…

Setelah 25 menit, peserta e-Learning

75%hilang konsentrasi sebesar…

8

Tantangan
kita

bagaimana kita

dapat

mendesain

pembelajaran

elearning

Learning + Electronic

Learning, Kuliah, training , Electronic Learning , e-
pembelajaran : diklat : metode learning:

Proses instruksi penggunaan teknologi
disampaikan (tatap- internet untuk
mengakuisisi menyampaikan ragam solusi
pengetahuan, keahlian muka untuk meningkatkan
langsung/tidak pengetahuan
baru dengan tujuan
meningkatkan langsung) dan performansi
performansi
(kompetensi)

E untuk electronic, experience, extended/expanded

Moda Pembelajaran E-Learning

Secara umum moda penyelenggaraan
pembelajaran E-learning (khususnya di
Indonesia) dikatagorikan menjadi 3 (tiga) :

Pendidikan Jarak Jauh
(PJJ) Distance
Learning

Pembelajaran
Campuran Blended
Learning/ Flipped
Classroom

Kuliah Massal &
Terbuka Massive
Open Online
Course (MOOC)

PORSI MODA E-LEARNING

0 Persen 30-79 Persen
Tatap muka sepenuhnya,
pembelajaran dengan Mengkombinasikan cara online dan
bahan ajar cetak atau lisan tatap muka. Ada proporsi pengantaran

Tatap muka tradisional bahan ajar yang online, biasanya
dilengkapi dengan diskusi online, dan
ada pengurangan frekuensi tatap muka

Blended/Hybrid
(e-learning)

1-29 Persen > 80 Persen

Menggunakan teknologi Internet untuk Sebagian besar atau
memfasilitasi pola tatap muka, mungkin seluruh bahan ajar
menggunakan LMS atau situs web untuk diantarkan secara online,
bisa tanpa porsi tatap muka
mem-pos- kan bahan ajar dan tugas
sama sekali
Web-enhanced /pembelajaran
diperkaya dengan akses Internet Fully Online (e- learning)

Pembelajaran Online

Konsep Distance Learning, e-Learning &
Blended Learning

Model Pembelajaran

Sinkron
Asinkron

Standar Fitur LMS

Pembelajar Publik
• Enrollment • Beranda
• AksesBahanAjar • Katalogkelas terbuka
• Video Interaktif • PanduanPengguna

• Tugas(Assignment) • Ketentuan
• Quiz • Login
• Diskusi/ TanyaJawab • FAQ

• Video Conference

Pengajar Profil & Data

• KelasTerbuka/ Tertutup • Register&Login
• Waktu Publikasi • Dimungkinkan SSO
• BahanAjarBeragam • AksesDataPribadi
• Tugas(assignment) • Riwayat Pembelajaran
• Quiz • Akseskelasyangdiikuti
• Video Conference • Akseskelasterbuka yang

tersedia

2

Teknik Penyusunan
Skrip Video

Perancangan Video Pembelajaran

Proses merancang kegiatan
pembelajaran untuk

mendapatkan hasil yang optimal
berdasarkan target tujuan
pembelajaran yang

telah ditentukan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam tahap ini:
• Pemilihan model pembelajaran yang

tepat
• Durasi yang optimal
• Format Penyampaian

Model-Model Interactive presentation
Pembelajaran Scenario
Branching Scenario Game

Game

Simulation

Berapa Lama
Durasi Paling

Optimal?

Berapa Video interaktif Durasi 6-9 menit,
Lama disarankan :
Durasi Tidak kurang dari 2 menit,
Paling tidak melebihi dari 15 menit
Optimal?
(Chris , Bennett, 2007)

Format Isu-isu terkait format delivery
Penyampaian
• Format Video
• Standar SCORM
• Flash atau HTML5?
• Mobile

21

5 TAHAP PRODUKSI VIDEO E-LEARNING

Pengembangan Tahap 2 Produksi Tahap 4 Distribusi &
Konsep Marketing
Pra- Tahap 3 Pasca
Tahap 1 Produksi Produksi Tahap 5

Videoakanmenjadiprodukpublisdan
akanmenjadipengetahuanbanyak
orang

Pengembangan Konep

IDENTITAS • Berfungsi sebagaidasar
KELAS pembuatankonten video

• Memudahkanproses shooting

• Sebagaideskripsi konten
pembelajaran

KONSEP VIDEO

REFERENSI

Perubahanwajar
terjadi,namun tidak
mengubah konsep
video

LOCK

OUTPUT PENGEMBANGAN
KONSEP

Identitas Kelas

Konsep Video
Referensi

Ayo kita coba
merancang..

Pra Produksi

5 Tahap Produksi Video e-
Learning

01 02 03 04

Pengembangan Pra Produksi Pasca
Prosuksi
Konsep Produksi

Distribusi & Marketing

PRA PRODUKSI PRA PRODUKSI

Kantor Produksi

Sken ario Penulis/ Script W riter

Desain Produksi Production Designer

Shooting Format

Menyiapkan proposal

Pro d u k s i Penyutradaraan Kamera Tata Suara Tata Artistik Editing
Rapat Produksi Director’s Treatment K am era Desain Suara Make Up Tahapan Editing
Lampu W ardrobe Tempat Editing
Merekrut Tim Kerja Shot List G r ip D ialog Set
C onstruction Editor
Script Breakdown Script Breakdown DOP/ Kameraman Efek Suara D ressing
Properti
Budget Storyboard M usik
Sound Engineer/ Art Director/
Lokasi Shooting Schedule Penata Artistik
Penata Suara

Shooting Schedule Location Visit

P eralatan C asting

Studio Editing R eahearsal

Logistik Revisi Storyboard

Revisi Budget Director/ Sutradara

Produser

Pra Produksi

PRAPRODUKSImencakup seluruh persiapan dan
aktivitassebelumkestudio ataulapangan pada
hari pertama produksi

Tahap 1 : aktivitasmenstransformasi dari ide
menjadi naskah.

Tahap 2 : rinciankebutuhanproduksi, misal:
lokasi,crews,kamera, dsb.

Storyboard Script

Time Schedule

Merancang jadwalproduksi secara
terperinci sebagaipanduan proses syuting.

Time schedule setidaknya mencakup:
• waktu(tgl,jam),
• scene,
• adegan,
• setting/lokasi,
• art/property,
• wardrobe.



Lokasi

Setelahditentukan setting lokasidalam
ceritakemudian selanjutnyamencarilokasi
(hunting location)

Hal-hal yang harusdiperhatikan dalam
mengelola lokasi
Akses– ijin – keamanan– suara– kegiatan
rutin masyarakatsekitar– barang yang
boleh/ tidakuntuk digunakan – sumberair–
sumberlistrik– cuaca– foto lokasi– denah
lokasi.

Art & Wardrobe

Dalamtahappra-produksi perlu
dijabarkan kebutuhan artistik dan
wardrobe. Meliputi: property, make
up talent, wardrobe, dsb.



Rehearsal

Latihan tata gerak (blocking), mimik dan
gesture,yang melibatkanpenatakamera
dan artistikuntuk pergerakan kameradan
setting yang dibangun.

Prosedur & Perintah Shooting

1. Blocking
Penempatandimanatalent harusberada dalam
frame.

2. Setup Lighting
DOP & tim melakukansetuplighting sesuaiarahan
sutradara.

3. Rehearsal
Talentmasukkelokasidanmelatihdialog sesuai
naskah.

4. Shooting
- “Stand by”
talent, kamera,sound,clapperberadadi
posisi.
- “Roll camera” / “CameraRolling”
kameramulaimerekam
- “Action”
adegan dimulai
- “Keep rolling “
perintah khusussutradarauntuk
melanjutkan adegan
- “Cut”
adegan berhenti.

Nama Production Scene atau urutan
House atau adegan di satu
setting (cek
Institusi yang scenario)
memproduksi
Urutan
video atau pengambilan
Judul Video gambar dalam 1
scene
Urutan
pengambilan Nama Director /
gambar dalam Sutradara
satu kali produksi

Nama Director of
Photography
(DOP)


Click to View FlipBook Version