RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 1 KEBUMEN
Mata pelajaran : SEJARAH INDONESIA
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Materi Pokok : Perkembangan Kolonialisme
dan Imperialisme Eropa
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (4 kali
pertemuan)
A. Kompetensi Inti
KI 1
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2
Menghayati dan mengamalkan perilaku a. jujur, b. disiplin, c. santun, d. peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), e. bertanggung jawab, f. responsif,
dan g. pro-aktif, dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan
anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar,
bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional.
KI 3 KI 4
Memahami, menerapkan, menganalisis Mengolah, menalar, menyaji, dan
dan mengevaluasi pengetahuan faktual, mencipta dalam ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan
konseptual, prosedural, dan pengembangan dari yang dipelajarinya
metakognitif berdasarkan rasa ingin di sekolah secara mandiri serta
tahunya tentang ilmu pengetahuan, bertindak secara efektif dan kreatif,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK)
3.1 Menganalisis proses masuk dan 3.1.1 Siswa dapat menjelaskan latar
perkembangan penjajahan bangsa belakang dan faktor pendorong
Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, kedatangan bangsa-bangsa
Inggris) ke Indonesia Barat ke Indonesia
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
1
3.1.2 Siswa dapat melacak kronologi
3.1.3 kedatangan bangsa-bangsa
Barat ke Indonesia.
3.1.4 Siswa dapat menjelaskan sikap
3.1.5 bangsa Indonesia dalam
3.1.6 menerima kedatangan bangsa-
bangsa Barat
Siswa dapat menganalisis jalur
pelayaran dan kedatangan
bangsa-bangsa Barat ke
Indonesia
Siswa dapat menganalisis VOC
Siswa dapat menganalisis
kebijakan pemerintah kolonial
4.1 Mengolah informasi tentang proses 4.1.1 Dapat membuat review tentang
masuk dan perkembangan penjajahan proses masuk dan perkembangan
bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, penjajahan bangsa Eropa ke
Belanda, Inggris) ke Indonesia dan Indonesia dalam bentuk artikel
menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah
sejarah
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode
dan model pembelajaran problem base learning peserta didik dapat membuat review
tentang proses masuk dan perkembangan penjajahan bangsa Eropa ke Indonesia
dalam bentuk artikel sejarah, sehingga peserta didik menumbuhkan prilaku
tanggung jawab, disiplin, jujur, aktif, responsip, santun, cinta tanah air, dan
kerjasama.
D. Materi Pembelajaran:
1. Latar belakang dan faktor pendorong kedatangan bangsa-bangsa Barat ke
Indonesia
2. Kronologi kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia
3. Sikap bangsa Indonesia dalam menerima kedatangan bangsa-bangsa Barat
4. Jalur pelayaran dan kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia
5. VOC
6. Kebijakan pemerintah kolonial
E. Metode Pembelajaran
Diskusi, tanya jawab, ceramah
F. Media Pembelajaran
Papan Tulis, program komputer presentasi (Prezi), LCD
G. Sumber Belajar
1. Herimanto dan Eko Targiyatmi. 2017. Sejarah, Pembelajaran Sejarah Interaktif
Untuk Kelas XI SMA dan MA Sejarah Indonesia. Solo: PT Tiga Serangkai.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
2
2. Hapsari, Ratna dan M. Aidil. 2013. Sejarah Indonesia Untuk SMA/MA Kelas XI .
Jakarta: Erlangga.
3. Parakitri T. Simbolon.2007. Menjadi Indonesia. Jakarta: Kompas Media
Nusantara.
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajara Pembelajaran Waktu
n - Peserta didik merespon salam 5 menit
Kegiatan
Pendahuluan - Mempersilahkan salah satu peserta didik
untuk memimpin doa sebelum belajar di
mulai kemudian mengecek kehadiran
peserta didik melalui presensi
- Menjawab pertanyaan dari guru mengenai
kondisi dan kesiapan belajar peserta didik
- Peserta didik menyimak kompetensi dasar
dan indicator pencapaian kompetensi
Kegiatan Inti - Peserta didik menjawab pertanyaan 25 menit
**) apersepsi tentang:
- Gambar rempah-rempah yang di pakai
dalam kehidupan sehari-hari seperti:
Orientasi - Guru menanyakan seberapa penting
siswa pada rempah-rempah tersebut pada abad ke 15
masalah dan abad 21
- Sebutkan macam-macam rempah-rempah
dan kegunaanya, kaitkan dengan kondisi
Eropa abad ke 15.
- Guru menampilkan video jatuhnya
konstatinopel dan peta Eropa timur.
- Apa latar belakang dan tujuan datangnya
bangsa Eropa ke Indonesia?
- Mengamati dengan seksama materi Latar
belakang dan tujuan datangnya bangsa
Eropa ke Indonesia yang sedang dipelajari
dalam bentuk gambar dan video presentasi
kemudian interpretasikan.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
3
Mengorganisa - Kelas di bagi menjadi 8 kelompok 20 menit
sikan kegiatan - Setiap kelompok mendiskusikan
pembelajaran pertanyaan:
Apa yang melatar belakangi datangnya
- bangsa Eropa ke Indonesi
Faktor apa saja yang menjadi pendorong
- datangnya bangsa Eropa ke Indonesia?
Apa keterkaitannya rempah-rempah,
- jatuhnya konstatinopel dengan kondisi
alam Indonesia?
- Bagaimana sikap bangsa Indonesia dalam
menerima kedatangan bangsa-bangsa
Barat?
Membimbing - Peserta didik mendiskusikan beberapa 15 menit
penyelidikan - 10 menit
mandiri dan pertanyaan tersebut dengan
kelompok
kelompoknya dan memverifikasi hasil
diskusi dengan teori pada buku sumber.
Guru melakukan observasi dan
pengamatan diskusi kelompok belajar
Mengambangk - Setiap kelompok setiap kelompok
an dan mempresentasikan hasil diskusi
menyajikan - Guru memfasilitasi diskusi kelompok
hasil karya Peserya didik bersama kelompok 10 menit
belajarnya melakukan evaluasi terhadap
Analisis dan - hasil kerjanya untuk mendapatkan hasil
evaluasi yang valid dan bisa dipertanggung
proses jawabkan
pemecahan
masalah
Kegiatan - Guru mereview hasil pembelajaran 10 menit
Penutup tentang latar belakang dan faktor
pendorong datangnya bangsa Eropa ke
Indonesia
- Peserta didik merefleksikan
pembelajaran latar belakang dan faktor
pendorong datangnya bangsa Eropa ke
Indonesia
- Peserta didik menjawab salam penutup
dari guru
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
4
Pertemuan kedua Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajaran Waktu
Langkah
Pembelajara - Peserta didik merespon salam 5 menit
- Mempersilahkan salah satu peserta didik
n
Kegiatan untuk memimpin doa sebelum belajar di
mulai kemudian mengecek kehadiran
Pendahuluan peserta didik melalui presensi
- Menjawab pertanyaan dari guru mengenai
kondisi dan kesiapan belajar peserta didik
- Peserta didik menyimak kompetensi dasar
dan indicator pencapaian kompetensi
Kegiatan Inti Orientasi - Peserta didik mengamati gambar apersepsi 10 menit
**) siswa pada tentang:
masalah - Gambar kapal penjelajah, peta dunia
- Guru menanyakan bagaimana bangsa
Eropa bisa sampai ke Indonesia?
- Guru menampilkan gambar pelaut-pelaut
bangsa Eropa dan proses pendaratan
Cornelis de Houtman di Banten
- Bagaimana rute pelayaran bangsa Eropa
bisa sampai ke Indonesia?
Mengorganisa - Guru menjelaskan materi sekilas tentang 25 menit
sikan kegiatan kolonialisme dan imperialisme
pembelajaran - Kelompok 1 membahas jalur pelayaran
bangsa Portugis
- Kelompok 2 membahas jalur pelayaran
bangsa Spanyol
- Kelompok 3 membahas jalur pelayaran
bangsa Inggris
- Kelompok 4 membahas jalur pelayaran
bangsa Belanda
- Mencatat data hasil diskusi
- Membaca dan mencatat informasi dari
buku sumber untuk mempelajari jalur
pelayaran bangsa Eropa
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
5
Membimbing - Membuat peta jalur pelayaran sesuai 20 menit
penyelidikan tugas kelompok
mandiri dan
kelompok - Menuliskan penjelasan dari jalur
pelayaran dengan detail
- Guru melakukan observasi dan
pengamatan diskusi kelompok belajar
Mengambangk - Setiap kelompok setiap kelompok 10 menit
an dan mempresentasikan hasil diskusi
menyajikan - Guru memfasilitasi diskusi kelompok
hasil karya
Analisis dan - Peserya didik bersama kelompok 10 menit
evaluasi belajarnya melakukan evaluasi terhadap
proses hasil kerjanya untuk mendapatkan hasil
pemecahan yang valid dan bisa dipertanggung
masalah jawabkan
Kegiatan - Guru mereview hasil pembelajaran 11 menit
Penutup tentang jalur pelayaran bangsa Eropa
- Peserta didik merefleksikan
pembelajaran jalur pelayaran bangsa
- Eropa.
Guru memberikan penugasan
- tersetruktur membuat artikel dengan
- memilih salah satu tema berikut :
- Hutang luar negeri
Imperialisme kebudayaan
- Online shop: gempuran barang impor
Tiongkok
Peserta didik menjawab salam penutup
dari guru
Pertemuan ketiga
Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajara Pembelajaran Waktu
Peserta didik merespon salam 5 menit
n - Mempersilahkan salah satu peserta didik
Kegiatan untuk memimpin doa sebelum belajar di
mulai kemudian mengecek kehadiran
Pendahuluan - peserta didik melalui presensi.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
6
- Menjawab pertanyaan dari guru
mengenai kondisi dan kesiapan belajar
peserta didik.
- Peserta didik menyimak kompetensi
dasar dan indicator pencapaian
kompetensi.
Kegiatan Inti Orientasi - Guru menyampaikan 25 menit
**) siswa pada pembelajaran tujuan
masalah Peserta didik mengamati
- gambar
apersepsi tentang:
Gambar kota Batavia, Lambang kota Batavia
- Guru menanyakan dimana letak kota
Batavia sekarang dan apa fungsinya pada
masa tersebut?
- Guru menampilkan gambar pelayaran
hongi.
- Apa tujuan pelayaran tersebut?
- Guru memfasilitasi peserta didik didik
untuk mendiskusikan dengan teman
semeja pertanyaan tersebut.
- Guru memfasilitasi siswa dengan
meminta peserta didik mengungkapkan
hasil diskusi.
Mengorganisa - Kelas di bagi menjadi 8 kelompok 20 menit
sikan kegiatan - Kelompok 1 dan 2 mendiskusikan latar
pembelajaran belakang berdirinya VOC
- Kelompok 3 dan 4 mendiskusikan
pemerintahan VOC di bawah pimpinan
Pieter Both
- Kelompok 5 dan 6 mendiskusikan
pemerintahan VOC di bawah pimpinan
J.P Coen
- Kelompok 7 dan 8 mendiskusikan
kemunduran VOC
-
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
7
Membimbing - Peserta didik mendiskusikan materi latar 10 menit
penyelidikan belakang berdirinya VOC di Indonesia, 10 menit
mandiri dan pemerintahan VOC di bawah pimpinan
kelompok Pieter Both dan J.P. Coen dan
memverifikasi hasil dengan teori pada
- buku sumber
Guru melakukan observasi dan
Mengambangk - pengamatan diskusi kelompok belajar
an dan
menyajikan - Setiap kelompok setiap kelompok
hasil karya mempresentasikan hasil diskusi
Analisis dan - Guru memfasilitasi diskusi kelompok
evaluasi
proses Peserya didik bersama kelompok 10 menit
pemecahan belajarnya melakukan evaluasi terhadap
masalah hasil kerjanya untuk mendapatkan hasil
yang valid dan bisa
- dipertanggungjawabkan
Kegiatan - Guru mereview hasil pembelajaran 12 menit
Penutup tentang VOC.
- Peserta didik merefleksikan
pembelajaran tentang materi VOC
Peserta didik menjawab salam penutup
dari guru
Pertemuan keempat
Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajara Pembelajaran Waktu
n - Peserta didik merespon salam 5 menit
Kegiatan
Pendahuluan - Mempersilahkan salah satu peserta didik
untuk memimpin doa sebelum belajar di
mulai kemudian mengecek kehadiran
peserta didik melalui presensi
- Menjawab pertanyaan dari guru mengenai
kondisi dan kesiapan belajar peserta didik
- Peserta didik menyimak kompetensi dasar
dan indicator pencapaian kompetensi
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
8
Orientasi - Peserta didik mengamati gambar apersepsi 10 menit
Kegiatan Inti siswa pada tentang:
**) masalah Gambar kebun raya bogor, bunga raflesia
buku history of java.
- Bagaimana komentar anda terhadap
gambar diatas?
- Peserta didik mengamati video singkat
tentang sejarah jalan raya pos ( jalur
pantura).
- Peserta didik mengamati gambar gambar
jalan raya pos Anyer-Panarukan
- Apa fungsi dari jalan anyer-panarukan
(jalur pantura) pada masa Daendels dan
Mengorganisa - sekarang ini
sikan kegiatan
pembelajaran - Peserta didik membuat kelompok dengan 25 menit
teman sebangku. 20 menit
Setiap kelompok mendiskusikan
beberapa masalah, antara lain
- Deandels merupakan tokoh
pembaharu, ia begitu terinspiasi
semangat revolusi perancis, namun
setelah menjadi gubernur jendral ia
tetap menggunakan kerja rodi.
Mengapa demikian ?
- Raffles merupakan seorang liberal,
gagal atau berhasilkah Raffles dalam
menerapkan liberal di Hindia
Belanda?
- Pada pemerintahan van de Bosch
kekuasaan priyayi berangsur-angsur
pulih. Mengapa demikian?
Membimbing - Peserta didik mendiskusikan beberapa
penyelidikan -
mandiri dan pertanyaan tersebut dengan
kelompok
kelompoknya dan memverifikasi hasil
diskusi dengan teori pada buku sumber.
Guru melakukan observasi dan
pengamatan diskusi kelompok belajar
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
9
Mengambangk - Setiap kelompok setiap kelompok 10 menit
mempresentasikan hasil diskusi dengan
an dan cara acak
Guru memfasilitasi diskusi kelompok
menyajikan -
hasil karya
Analisis dan - Peserya didik bersama kelompok 10 menit
evaluasi belajarnya melakukan evaluasi terhadap
proses hasil kerjanya untuk mendapatkan hasil
pemecahan yang valid dan bisa dipertanggung
masalah jawabkan
Kegiatan - Guru mereview hasil pembelajaran 13 menit
Penutup
tentang kebijakan pemerintahan kolonial
- Peserta didik merefleksikan
pembelajaran kebijakan pemerintahan
kolonial
- Peserta didik menjawab salam penutup
dari guru
I. Penilaian Hasil Belajar
1. Teknik penilaian :
No Aspek Teknik BentukInstrumen
1. Sikap - Observasi Kegiatan - Lembar Observasi
- Format Penilaian
Diskusi - Catatan
- Pilihan Ganda
2. Pengetahuan - Tes tertulis - Soal Uraian
- Lembar Pengamatan
3. Keterampilan - Penilaian Praktik - Format Penilaian
Mengetahui Kebumen, 17 Juni 2019
Kepala SMA N 1 Kebumen
Guru Mata Pelajaran
Rachmat Priyono, S.Pd., M.M Alfianto,S.Pd., Gr
NIP. 19671025 199702 1 001 GTT
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
10
Lampiran
Materi pembelajaran
Latar belakang Penjelajahan Samudra
Hubungan perdagangan antara Eropa dan Asia Barat melalui Laut Tengah tersebut
mengalami kemunduran setelah terjadinya Perang Salib (1096-1291). Sesudah Perang
Salib selesai, muncullah kekuasaan baru di Asia Barat, yaitu kekuasaan Kerajaan Turki
Usmani. Selanjutnya, bangsa Turki mempersulit kedatangan para pedagang Eropa di
daerah kekuasaannya sehingga perdagangan antara Eropa dan Asia mengalami
kemunduran.
Kebijakan Kerajaan Turki tersebut juga menyebabkan keguncangan perekonomian di
wilayah sekitar Laut Tengah. Kemunduran perdangan di Laut Tengah dan terputusnya
hubungan dagang antara Asia dan Eropa menimbulkan kesulitan bagi bangsa Eropa untuk
mendapatkan rempah-rempah di Indonesia menjadi barang langka dan harganya sangat
mahal. Selanjutnya, kelangkaan rempah-rempah tersebut melatar belakangi bangsa
Eropa yang berusaha menemukan jalur pelayaran ke Asia untuk mencari rempah-remaph
melalui penjelajahan samudra.
Faktor pendorong
Perkembangan ilmu pengetahuan pada akhir abad pertengahan, menimbulkan
perubahan besar dan cepat (revolusi). Hal itu diperlihatkan dengan munculnya
penemuan Nicolaus Copernicus dengan teori Heliosentris (helios=matahari,
centrum=pusat), artinya tata surya ini berpusat pada matahari. Teori heliosentris ini
membantah teori lama yang bersifat geosentris (geos=bumi, centrum=pusat). Ajaran
geosentris ini pada perkembangannya melahirkan suatu pandagan bahwa bumi ini datar
seperti meja. Ajaran geosentris didukung dan disahkan oleh gereja sebagai salah satu
ajaran resmi para penganut gereja khatolik.Kemudian, teori heliosentris dipertegas dan
diperjelas oleh ilmuwan dari Italia, Galileo Galilei. Karya ciptanya berupa teleskop, yang
dapat mempelajari gugusan bintang. Akan tetapi, gagasan Galileo dianggap bertentangan
dengan ajaran gereja dan dinyatakan sebagai ajaran sesat.
Pelayaran Bangsa Eropa
a. Proses kedatangan bangsa portugis di Indonesia.
Malaka sebagai pintu gerbang dari kedatangan orang orang portugis, dimana pada masa
itu seorang raja dari portugal memerintahkan Diego Lopes de Sequeira untuk datang ke
Malaka. Dimana untuk awalnya Sultan Mahmmud Syah sebagai sultan di Malaka
menyambut baik kedatangan dari utusan portugis tersebut. Namun dengan berjalannya
waktu para pedangan muslim yang berada di Malaka dapat menyakinkan sultan bahwa
bangsa portugis dapat memberikan ancaman buruk bagi Kerajaan malaka.
b. Perkembangan penjajahan bangsa Portugis di Indonesia.
Bangsa Portugis datang ke Indonesia pada tahun 1512 M. Mereka datang pertama kali
ke daerah Maluku dan kemudian terus melakukan petualangan sampai penjuru Nusantara.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
11
Sebelum mencapai Maluku, bangsa Portugis hijrah lebih dahulu ke Filipina akan tetapi di
sana terjadi pertikaian dengan Spanyol dan kemudian Portugis melanjutkan pelayaran ke
Indonesia.
c. Proses kedatangan bangsa Spanyol di Indonesia.
Spanyol adalah negara petualang atau penjelajah kedua dalam perburuan rempah‐
rempah di dunia. Upaya bangsa Spanyol mencari sumber rempah‐rempah ke Indonesia.
Spanyol sebelumnya pernah mendaratkan dirinya ke Sulawesi akan tetapi akibat perjanjian
dengan Portugis maka Spanyol kembali ke Filipina
d. Perkembangan penjajahan bangsa Spanyol di Indonesia.
Pada 1521 bangsa Spanyol sampai di Tidore (Maluku) yang kemudian singgah di Bacan
dan Jailolo. Ekspedisi ini dilanjutkan oleh Kapten Del Cano yang memimpin ekspedisi
Magelhaens dan kemudian disebut ekspedisi Magelhaens Del Cano berasal dari nama dua
orang yang berbeda. Kedatangan bangsa Spanyol disambut baik oleh orang - orang Maluku
karena pada saat itu orang-orang Maluku sedang melakukan perlawanan terhadap Portugis.
Kedatangan bangsa Spanyol di Maluku merupakan impian yang menjadi nyata bagi bangsa
Spanyol yaitu sampai di daerah penghasil rempah - rempah.
e. Proses kedatangan bangsa Belanda di Indonesia.
Kedatangan orang‐orang Belanda di Indonesia diawali pada tahun 1596. Ekspedisi
pelayaran ke Indonesia dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Dalam pelayarannya pasukan
Cornelis de Houtman berhasil mendaratkan kapalnya di Banten. Namun eskpedisi pertama
ini kurang begitu menguntungkan karena mereka akhirnya diusir dari Banten karena sikap
merekayang kurang ramah dan ingin menguasai perdagangan di Banten. Disamping itu
Cornelis de Houtman juga tidak bisa bersahabat dengan rakyat Banten. Pada tahun 1598 para
rombongan bangsa Belanda mulai berdatangan lagi ke wilayah Nusantara.
VOC
Latar Belakang
Keberhasilan ekspedisi van Neck dalam perdagangan rempah-rempah ke Maluku
mendorong orang-orang Belanda datang ke Indonesia. Namun, akibat banyaknya
bangsa Belanda yan datang ke Indonesia, terjadilah persaingan di kalangan pedagang-
pedagang Belanda. Di samping itu, di Negeri Belanda juga banyak berdiri persekutuan
dagang dan pelayaran yang saling bersaing secara ketat. Di dalam melakukan aktivitas
perdagangan di Indonesia, bangsa Belanda juga harus menghadapi persaingan dagang
dengan Portugis, Spanyol, dan Inggris.
Kebijakan VOC
Seiring dengan perubahan permintaan dan kebutuhan di Eropa dari rempah-
rempah ke tanaman industry, yaiu kopi, gula, dan teh maka pada abad ke-18 VOC
mengalihkan perhatiannya untuk menanam ketiga jenis barang komoditas tersebut.
Misalnya, tebu di Batavia, teh dan kopi di daerah Priangan. Dalam melaksanakan
pemerintahan, VOC banyak mempergunakan tenaga bupati, sedangkan bangsa Cina
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
12
dipercaya untuk memungut pajak dengan cara menyewakan desa untuk beberapa
tahun lamanya
Kebijakan Pemerintah Herman Willem Deandels(Januari 1808- Mei 1811)
Pengangkatan Daendels Sebagai Gubernur Jenderal Belanda jatuh ke tangan
Prancis setelah serangan bertubi-tubi yang dilakukan Prancis dalam kurun waktu
Desember 1794 hingga Januari 1795. Segera setelah Belanda jatuh, Prancis membuat
pemerintahan boneka di sana dengan membubarkan pemerintahan Heeren XVII dan
menggantinya dengan sebuah komite baru. Tahun 1806 (Ricklefs, 2005:242-245),
Napoleon mengangkat Louis Napoleon sebagai penguasa di negeri Belanda. Louis
Napoleon sebagai penguasa baru di negeri Belanda mengirimkan Herman Willem
Daendels ke Hindia Belanda guna mengamankan daerah itu dari serangan Inggris.
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Inggris merupakan musuh besar
Prancis.
Kebijakan Pemerintah Thomas Stamford Raffles (1811-1814)
Pada tahun 1811, Daendels digantikan oleh Janssens. Janssens ternyata lemah
dibandingkan dengan Daendels. Pada bulan Agustus 1811, Inggris yang dipimpin Lord
Minto berhasil mengalahkan Belanda, dan memaksa melakukan perundingan Kapitulasi
Tuntang (11 Septermber 1811). Salah satu isinya menyatakan bahwa Pulau Jawa, Madura
dan semua pangkalan Belanda di luar Jawa menjadi wilayah kekuasaan Inggris. Kemudian
Inggris menunjuk Thomas Stamford Raffles untuk menjadi Letnan Gubernur di Indonesia.
Materi Pengayaan
Museum Fatahillah Sebagai Gedung Peninggalan VOC
Museum Sejarah Jakarta atau yang dikenal masyarakat sebagai Museum Fatahillah berada
di Jl. Taman Fatahillah No. 1 Jakarta Barat. Awalnya, museum ini digunakan sebagai Balai
Kota dan dibangun di tahun 1620 oleh Gubernur Jenderal Jan Pieterzoen Coen. Bangunan
ini telah beberapa kali direnovasi pada 1627 dan 1707. Gedung ini tidak hanya berfungsi
sebagai Balai Kota namun juga menjadi Kantor Catatan Sipil, Kantor Perbendaharaan,
sekaligus juga Pengadilan. Tak mengherankan bila pada masa itu gedung Museum Sejarah
Jakarta juga dikenal sebagai Gedung Bicara.
Arsitektur Museum Sejarah Jakarta menyerupai Istana Dam di Amsterdam yang terdiri dari
bangunan utama dengan dua sayap, serta memiliki penjara bawah tanah. Sama halnya
dengan di Eropa, Balai Kota ini juga dilengkapi dengan lapangan yang dikenal sebagai
Taman Balai Kota (atau Taman Fatahillah). Penjara bawah tanah di Museum Sejarah Jakarta
juga sempat menjadi tempat penahanan beberapa pahlawan nasional seperti Pangeran
Diponegoro dan Cut Nyak Dien.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
13
2. Instrumen penilaian
1) LEMBAR PENILAIAN SIKAP
Satuan pendidikan : SMA Negeri 1 Kebumen
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas/ semester : XI/Ganjil
Teknik Penilaian : Observasi
Bentuk Instrumen : Lembar Jurnal
No Waktu Nama Kejadian Butir Pos/Neg Tindak
Sikap Lanjut
2) InstrumenPenilaianKompetensi Pengetahuan
a. TesTulis
1) Soal Uraian
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas/Semester
Kompetensi : XI/I
Dasar
: 3.1 Menganalisis proses masuk dan perkembangan
Topik/Subtopik
Indikator penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda,
Pencapaian
Kompetensi Inggris) ke Indonesia
: Datangnya bangsa Eropa ke Indonesia
: 1. Dapat menjelaskan latar belakang kedatangan bangsa-
bangsa Barat ke Indonesia
2. Dapat melacak kronologi kedatangan bangsa-bangsa
Barat ke Indonesia.
3. Dapat menjelaskan sikap bangsa Indonesia dalam
menerima kedatangan bangsa-bangsa
4. Jalur pelayaran dan kedatangan bangsa-bangsa Barat
ke Indonesia
5. VOC
6. Kebijakan pemerintah kolonial
Soal Evaluasi KD 3.1
A. Soal Pilihan Ganda
1. Perhatikan berbagai informasi berikut.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
14
Kekuasaan di Indonesia dahulu dikendalikan oleh kerajaan-kerajaan. Selanjutnya,
bangsa Eropa datang dan menjalin hubungan dagang dengan kerajaan setempat. Salah
satunya adalah Belanda dengan kongsi dagangnya (VOC). VOC memiliki hak oktrooi
yang menjadikannya bebas memegang kendali di wilayah kekuasaannya. VOC
kemudian mulai terlibat dalam perpolitikan kerajaan-kerajaan di Indonesia. Keadaan
ini seakan-akan membuat kerajaan- kerajaan di Indonesia menjadi kaki tangan VOC.
Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa keberadaan VOC di
Indonesia berdampak pada
A. berkurangnya keuntungan dagang masyarakat
B. pembagian wilayah-wilayah kekuasaan yang tidak seimbang
C. teriadinya konflik antara pegawai asing dan penduduk setempat
D. hilangnya tata cara lama yang ada dalam tradisi kerajaan-kerajaan di Indonesia
E. berlangsungnya kekuasaan asing dan menggantikan kekuasaan pribumi di
Indonesia
2. Faktor utama pendorong kedatangan bangsa Barat di Indonesia adalah
A. jatuhnya Kostantinopel ke tangan Turki
B. kemunduran ilmu pengetahuan di Eropa
C. kemenangan bangsa Barat dalam Perang Salib
D. adanya program bersama untuk menginvansi dunia baru
E. keinginan bangsa Barat untuk menguasai seluruh hasil alam dari dunia Timur
3. Perhatikan pernyataan berikut.
1) Memindahkan pusat VOC dari Maluku ke Jawa
2) Merupakan gubernur jenderal kedua VOC
3) Memprakarsai kolonialisme di Nusantara.
Tokoh yang dimaksudkan dalam pernyataan tersebut adalah
A. Daendels
B. Pieter Both
C. van den Bosch
D. Jan Pieterzoon Coen
E. van de Venter
4. Perhatikan informasi berikut.
1) Membentuk pasukan sendiri.
2) Melakukan kerja sama dengan EIC.
3) Mengedarkan uang sendiri.
4) Mengadakan perjanjian dengan penguasa penguasa lokal
5) Mendirikan negara sendiri di Hindia-Belanda
Berdasarkan pernyataan di atas, yang termasuk hak oktrooi VOC di Indonesia
ditunjukkan nomor
A. 1), 2), dan 5)
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
15
B. 1), 3), dan 4)
C. 1), 3), dan 5)
D. 2), 4), dan 5)
E. 3), 4), dan 5)
5. Salah satu penyebab dibubarkannya VOC pada tahun 1799 adalah
A. pendudukan Belanda oleh Prancis
B. korupsi yang tinggi di kalangan pegawai
C. pemberian deviden meskipun tetap merugi
D. kewalahan terhadap perlawanan di Nusantara
E. persaingan dengan East India Company dan Compagnie Des Indes
6. Pada masa pemerintahan Raffles (1811-1816), banyak terjadi perubahan-perubahan
terkait program yang dilaksanakan di Hindia-Belanda. Berikut pernyataan yang tepat
terkait kebijakan pada masa pemerintahan Raffles adalah
A. munculnya sistem sewa tanah yang berlaku bagi masyarakat
B. penyerahan wajib tanah milik pribumi untuk ditanami tanaman ekspor
C. munculnya politik pintu terbuka yang diatur dalam peraturan UU Agraria
D. munculnya kewajiban kerja rodi guna membangun infrastruktur
E. terdapatnya tiga jenis peradilan yang diperuntukkan kepada bangsa Eropa, Timur
asing, dan pribumi
7 . Dalam rangka mengemban tugas sebagai gubernur jenderal, Daendels melakukan
beberapa
langkah strategis di bidang pertahanan dan keamanan, yaitu
A. membangun pabrik pesawat dan meriam
B. membangun benteng-benteng pertahanan baru
C. membangun pangkalan angkatan laut di Batavia
D. membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan
E. meningkatkan jumlah tentara Belanda dan mengurangi tentara pribumi
8 . Dampak negatif diterapkannya sistem tanam paksa salah satunya adalah
A. uang dalam kas bangsa Indonesia menjadi berlimpah
B. bangsa Indonesia mengenal jenis tanamanvbaru
C. terdesaknya tanaman asli Indonesia oleh tanaman asing
D. bangsa Indonesia mengenal sistem manajemen pertanian
E. kegagalan panen tanaman pangan sehingga mengakihatkan kelaparan
9. Perhatikan informasi berikut.
Salah satu kebijakan yang pernah diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda adalah
memanfaatkan budaya bangsa Indonesia yang mahir bercocok tanam. Kebijakan ini
bertujuan memulihkan kas negeri Beianda. Rakyat pribumi diwajibkan menyerahkan
seperlima tanahnya untuk ditanami tanaman yang laku di pasaran Eropa seperti kopi, teh,
dan tembakau. Kebijakan ekonomi yang diterapkan tersebut berlangsung antara tahun
1830 sampai dengan 1870 dan sukses memperbaiki perekonomian Belanda. Walaupun
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
16
demikian, kebijakan ekonomi tersebut ditentang sebagian golongan, seperti golongan
agamawan dan golongan liberalis karena pelaksanaannya dianggap bertentangan dengan
nilai-nilai kemanusiaan dan kebebasan.
Kebijakan ekonomi kolonial yang dimaksud dalam informasi tersebut adalah
A. politik pintu terbuka
B. diskriminasi sosial
C. penyerahan wajib
D. politik balas jasa
E. tanam paksa
10. Sejak Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Utsmani pada 1453, hubungan perdagangan
antara Eropa dan Timur Tengah menjadi terputus. Bangsa-bangsa Barat berlomba-
lomba mencari dunia Timur, khususnya Nusantara, untuk mencari rempah-rempah.
Dilihat dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), pencarian rempah-rempah ke
dunia Timur didukung oleh
A. penemuan alat navigasi
B. penemuan rempah-rempah
C. pedoman/acuan untuk berlayar
D. pembuatan kapal bertenaga mesin
E. Kisah perjalanan Marcopolo dalam buku Imago Mundi
11. Orang-orang eropa sangat membutuhkan rempah-rempah karena…
a. mengeksploitasi kekayaan yang dimiliki tanah jajahan
b. sebagai pengawet makanan, obat, dan bumbu masakan
c. dagangan yang harganya mahal
d. langkah pertama untuk menguasai daerah lain
e. simbol status seseorang
12. Asal kata koloni yaitu berasal dari bahasa Latin “colonia” yang maknanya…
a. Penjajahan Samudra
b. Perdagangan rempah-rempah
c. Kehidupan didaerah jajahan
d. Memerintah
e. Tanah, tanah jajahan atau tanah permukiman
13. Latar belakang dari penjelajahan samudra yaitu
a. Jatuhanya kota Konstantinopel pada tahun 1453
b. Berkembangnya penemuan kompas dan teknik pelayaran
c. 3G
d. Adanya semangat reconquesta
e. Kelangkaan repah-rempah
14. Agar VOC bisa melaksanakan tugas-tugas dengan leluasa, maka pemerintah Belanda
memberikan VOC berupa…
a. Angkatan’ perang agar keamanan terjamin
b. Modal yang besar agar kegiatannya dapat berjalan dengan lancar
c. Dukungan sarana transportasi yang cukup
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
17
d. Hak-hak istimewa dinamakan hak oktroi
e. Kantor tersendiri yang terpisah dengan pemerintah Belanda
15. VOC merupakan salah satu kongsi dagang Eropa yang mampu mempertahankan
eksistensinya demi mencapai tujuan di wilayah jajahan. Salah satu faktor pendorong
keberhasilan VOC sebagai salah satu kongsi dagang yang mampu bertahan cukup lama
adalah VOC. . .
A. selalu berpindah kantor perdagangan ke wilayah yang ramai
B. merupakan pemain tunggal dalam perdagangan di wilayah Asia
C. mampu menyingkirkan kongsi dagang milik Inggris di Indonesia
D. berada di bawah kontrol langsung Pangeran Maurits dari Belanda
E. dibekali hak khusus dalam setiap kegiatan dan usahanya (hak oktrooi)
16. Pernyataan yang tidak tepat terkait VOC adalah
A. latar Belakang pendiriannya untuk mencari rempah-rempah di Nusantara
B. berasal dari daratan Inggris untuk menguasai perdagangan di dunia Timur
C. mempunyai hak oktrooi untuk mendirikan negara sendiri, yaitu Hindia-Belanda
D. berakhir karena permasalahan internal perusahaan, salah satunya adalah korupsi para
pegawainya
E. menerapkan kebijakan pelayaran hongi atau hongi tochten untuk memuluskan praktik
monopolinya
17. Kewajiban VOC terhadap pemerintahan Belanda adalah .....
a. Bertanggungjawab kepada badan perwakilan
b. Membantu untuk pengangkatan pegawai-pegawai
c. Melakukan monopoli perdagangan
d. Mencetak dan mengedarkan uang sendiri
e. Mengadakan perjanjian dengan raja-raja
18. Gubernur Jendral VOC yang pertama adalah . . .
a. Pieter Both
b. Herman Williem Daendels
c. J.P Coen
d. Cornelis de Houtman
e. Van de Bosh
19. Apa yang dimaksud dengan politik devide et impera....
a. Jalan tengah
b. Tanam paksa
c. Sewa tanah
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
18
d. Culture stelsel
e. Adu domba
20. Salah satu hak istimewa VOC yang diberikan oleh pemerintah Belanda adalah
a. Berhak dan bertanggung jawab kepada badan perwakilan
b. Membantu keuangan Belanda pada saat terjadi perang
c. Membantu angkatan perang jika terjadi perang
d. Mencetak dan mengeluarkan uang sendiri
e. Membuat kapal sendiri
21. Kongsi dagang Inggris yang melakukan perdagangan hingga ke Indonesia yang berdiri
pada abad ke 17 adalah ......
a. East India Company
b. Verenigde Oost Indische Compagnie
c. Lisboa Company
d. English India Company
e. Missisipi Company
22. Gubernur jenderal J.P.Coen berusaha meningkatkan eksploitasi kekayaan bumi
Nusantara dengan berbagai cara. Berikut ini yang tidak termasuk cara yang
digunakan VOC untuk meningkakan eksploitasi kekayaan alamiah …
a. Merebut pasaran produksi pertanian
b. Tidak ikut aktif secara langsung dalam kegiatan produksih asil pertanian
c. VOC tidak melakukan campur tangan terhadap kerajaan-kerajaan di
Nusantara
d. VOC sementara cukup menduduki tempat-tempat yang strategis
e. Lembaga-lembaga pemerintahan tradisional masih dipertahankan
23. Dampak negatif kekuasaan kolonialisme dan imperialisme Belanda dalam bidang
ekonomi adalah .....
a. Penghasilan pribumi semakin berkurang
b. Petani dibebani dengan kewajiban menanam tanaman eksport
c. Menyumbangkan tenaga kerja pprofesional kepada pemerintah kolonial
d. Berkembangnya perekonomian rakyat didaerah perkebunan
24. Belanda dikuasai Perancis tahun 1795 kemudian dibentuk pemerintahan baru
sebagai bagian dari perancis yg dinamakan pemerintahan….
a. Batavia
b. Kolonial
c. Republik Bataaf
d. Napoleon
e. Persemakmuran
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
19
25. Pembangunan jalan dari Anyer sampai Panrukan dilakukan pada masa kekuasaan
Gebernur Jenderal .....
a. Daendels
b. Van der Capplen
c. Raffles
d. Van de Bosch
e. Du Buss
B. Soal Essay
1. Jelaskan latar belakang dan faktor pendorong terjadinya penjelajahan samudra!
2. Apa itu politik devide et impera, kaitkan dengan kondisi Indonesia saat ini yang
marak akan HOAX!
3. Pada kebijakan tanam paksa peran priyayi sangat penting, mengapa demikian ?
4. Pembanguan jalan raya pos Anyer-Panarukan memakan korban lebih dari 12 ribu
jiwa. Mengapa Daendels ingin cepat-cepat menyelesaikan jalan tersebut ?
5. Pada masa pemerintahan Raffles, peranan kaum feodal direduksi. Mengapa
demikian ?, kaitkan dengan paham liberal yang di dengungkan oleh Raffles.
Jawaban 16.B 21.A
A. Pilihan Ganda 17.A 22.C
18.A 23.A
1.D 6.A 11.B 19.E 24.C
2.B 7.D 12.E 20.D 25.A
3.A 8.C 13.A
4.B 9.E 14.D
5.B 10.A 15.E
B. Soal Essay
1. Latar belakang: Jatuhnya konstatinopel
Faktor pendorong: a. Berkembangnya IPTEK
b. Semangat reconquesta
c. Membuktikan bumi itu bulat
d. Imperialisme
e. Merkantilisme
f. Kemenangan dalam perang salib
2. Politik devide et impera merupakan politik adu domba/pecah belah. Hoax
merupakan salah satu contoh praktik devide et impera modern. Contoh devide
et impera modern, saat terjadi pemilu banyak sekali beredar hoax demi
kepentingan koalisi paslon, hal tersebut digunakan untuk memecah belah
sekaligus adu domba. Jika sudah chaos, gampang sekali digiring opininya.
3. Peran priyayi sangat penting. Priyayi digunakan sebagai pelaksana sekaligus
pengawas kebijakan tanam paksa, ditambah lagi iming-iming bonus jika sesuai
target pencapaian hasil dari tanam paksa membuat mereka mengabaikan
peraturan tanam paksa itu sendiri.
4. Tugas utama Daendels adalah mempertahankan Pulau Jawa dari serangan
Inggris. Dengan kondisi kas pemerintahan Daendels yang minus dan
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
20
sumberdaya manusia yang melimpah, Daendels ingin menghemat pembuatan
jalan raya pos dengan menggunakan perbudakan (Kerja Rodi). Disamping itu
jalan raya pos sangat penting bagi pertahanan, perekonomian dan militer.
5. Keberhasilan raffles menerapkan liberalisme di India menginspirasi ingin
menerapkan liberal di nusantara. Perubahan terjadi pada sistem pemerintahan
yang berbeda dari sebelumnya. Hampir semua kebijakan peninggalan VOC di
cabut. Sebagai contoh para bupati/ bangsawan statusnya diturunkan menjadi
pegawai pemerintahan yang bertanggung jawab pada pemerintah pusat dan di
gaji.
Teknik Penetapan Nilai:
Nilai Kemampuan =
A. 25x2 = 50
B. 5x10 =50
Nilai Akhir = A+B = 100
3) Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian Keterampilan menggunakan Lembar pengamatan keterampilan pada saat
praktik Diskusi dan rubik penilaian artikel sejarah.
a. Penilaian Praktik
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas/Semester : XI/I
Kompetensi : 3.1 Menganalisis proses masuk dan perkembangan
Dasar penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda,
Inggris) ke Indonesia
Topik/Subtopik : Datangnya bangsa Eropa ke Indonesia
Indikator : 1. Dapat menjelaskan latar belakang kedatangan bangsa-
Pencapaian bangsa Barat ke Indonesia
Kompetensi
2. Dapat melacak kronologi kedatangan bangsa-bangsa
Barat ke Indonesia.
3. Dapat menjelaskan sikap bangsa Indonesia dalam
menerima kedatangan bangsa-bangsa
4. Jalur pelayaran dan kedatangan bangsa-bangsa Barat
ke Indonesia
5. VOC
6. Kebijakan pemerintah kolonial
Instrumen : Lembar Pengamatan
NAMA SISWA ASPEK YANG DINILAI NILAI
JUMLAH
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
21
SKOR
12 3 4
(0-5)
(0-5) (0-5) (0-5)
ASPEK YANG DINILAI :
1. Kemampuan presentasi
2. Kemampuan argumentasi
3. Kemampuan menjawab
4. Penguasaan materi
Nilai Kemampuan = ℎ ℎ 100
ℎ
Rubik penilaian artikel
No. Nama Relevansi kreatifitas Sumber Tata Tampilan
bahasa Total
(1-4) (1-4) (1-4) (1-4) (1-4)
1.
2.
3.
Kriteria Penilaian:
Apabila hasilnya sangat baik, peserta didik akan mendapat nilai 4
Apabila hasilnya baik, peserta didik akan mendapat nilai 3
Apabila hasilnya cukup baik, peserta didik akan mendapat nilai 2
Apabila hasilnya kurang, peserta didik akan mendapat nilai 1
Teknik Penetapan Nilai:
Nilai Ketrampilan =
1. Pembelajaran Remedial :
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
22
Pembelajaran remedial dilaksanakan segera setelah diadakan penilaian bagi
peserta didik yang mendapa tnilai di bawah3.00.
Strategi pembelajaran remedial dilaksanakan dengan pembelajaran remedial,
penugasandan tutor sebaya berdasarkan indicator pembelajaran yang belum
dicapai olehmasing-masing peserta didik.
2. Pengayaan :
Peserta didik yang mendapat nilai3.00 diberikan tugas mengkaji materi Museum
Fatahillah Sebagai Gedung Peninggalan VOC dan soal-soal higher ordered thinking.
RPP PERKEMBANGAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BANGSA EROPA OLEH ALFIANTO
23