TEKS EKSPOSISI
Disusun oleh: Wahyuni_A310190097
SMP KELAS VIII
E-Modul Bahasa Indornesia
1
PETUNJUK BELAJAR
Untuk Memperoleh hasil belajar yang maksimal dan yang diharapkan,
alangkah baiknya memperhatikan hal-hal berikut:
1. Awali kegiatan belajar kalian dengan membaca Basmallah.
2. Bacalah dan pahami dengan baik sajian teks yang diberikan sebagai contoh sebelum
kalian membaca uraian materi.
3. Cermati dan pahami materi pokok dan materi pendukung yang telah disediakan.
4. Apabila kalian mengalami kendala atau kesulitan dalam memahami materi bertanyalah
pada guru.
5. Kerjakan setiap kegiatan diskusi maupun soal dalam bahan ajar ini dengan cermat dan
bertanggungjawab. Tugas tersebut dapat melatih kalian untuk menguasai dan
menerapkan materi yang telah kalian pelajari sebelumnya.
6. Setelah selesai mengerjakan tugas kumpulkan pada guru untuk mendapatkan penilaian.
7. Jangan lupa rapikan kembali alat tulis yang kalian gunakan.
8. Akhiri kegiatan belajar kalian dengan membaca hamdallah.
DESKRIPSI UMUM
Kelas : SMP Kelas VIII
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5.1 Menyimpulkan (C2) ciri teks eksposisi dari segi
3.5 Mengidentifikasi informasi teks
isi dan tujuan komunikasi pada teks yang didengar
eksposisi berupa (artikel ilmiah atau dibaca.
3.5.2 Menganalisis (C4) gagasan dan fakta dalam teks
populer dari Koran majalah) yang eksposisi
3.5.3 Menguraikan (C4) gagasan dan fakta dalam teks
didengar dan dibaca. eksposisi
4.5.1 Menunjukkan (P3) isi teks eksposisi
4.5 Menyimpulkan isi teks eksposisi 4.5.2 Merumuskan (P4) isi simpulan teks eksposisi
(artikel ilmiah populer dari koran 4.5.3 Membuat (P5) ringkasan dari teks eksposisi
dan majalah) yang didengar dan yang dibaca atau didengar.
dibaca
Tujuan Pembelajaran:
1. Setelah menyimak tayangan powerpoint, siswa dapat menyimpulkan ciri dari teks
eksposisi dengan benar.
1
2. Setelah mengamati contoh teks eksposisi berjudul "Pentingnya Menjaga Lingkungan
Alam Sekitar", siswa dapat menganalisis gagasan dan fakta dalam teks eksposisi dengan
cermat.
3. Setelah mengamati contoh teks eksposisi berjudul "Pentingnya Menjaga Lingkungan
Alam Sekitar", siswa dapat menguraikan gagasan dan fakta dalam teks eksposisi dengan
teliti.
4. Setelan menyaksikan tayangan video, siswa dapat menunjukkan isi teks eksposisi dengan
tepat.
5. Setelah menyaksikan tayangan video, siswa dapat merumuskan simpulan isi teks eksposisi
dengan tepat.
6. Setelah menyimak tayangan video, siswa dapat membuat ringkasan dari teks eksposisi
dengan penuh rasa tanggungjawab.
Materi Pokok:
1. Ciri teks eksposisi
2. Gagasan utama dalam teks eksposisi
3. Ringkasan dalam teks eksposisi
4. Cara membuat simpulan yang baik dan benar.
Materi Penunjang
1. Pengertian teks eksposisi.
2. Jenis-jenis teks eksposisi
3. Tujuan teks eksposisi
4. Struktur teks eksposisi
5. Kebahasaan dalam teks eksposisi
6. Pola-Pola Pengembangan Teks Eksposisi
7. Langkah-langkah menyusun teks eksposisi
2
Pernahkah kalian mendengar kata "Teks Eksposisi"? Mungkin masih banyak di antara
kalian yang baru mendengar kata tersebut. Namun, sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari
kita sangat dekat dengan "Teks Eksposisi". Teks eksposisi biasanya digunakan sebagai sarana
memberikan informasi-informasi tertentu supaya dapat menjadi jelas untuk menambah
wawasan informasi untuk pada pembaca. Teks eksposisi digunakan untuk memberikan
informasi, supaya menjadi jelas demi bertambahnya wawasan informasi bagi pembaca teks
tersebut. Dalam teks eksposisi ini berisi argumen atau pendukung berupa bukti, contoh, dan
alasan yang logis. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu teks eksposisi, mari kita
amati contoh teks eksposisi di bawah ini!
Bacalah teks di bawah ini dengan seksama!
Pentingnya Menjaga Lingkungan Alam Sekitar
Sumber gambar: https://images.app.goo.gl/PSTQHaUFkosQhmeh6
Tingginya jumlah bencana akibat kerusakan lingkungan nyatanya tak membuat
masyarakat jera dalam merusak alam. Keserakahan manusia membuat alam menjadi
kehilangan dayanya untuk hidup berdampingan. Bencana alam di mana-mana karena ulah
manusia yang tak peduli dengan lingkungan. Sehingga rusak sebelum anak cucu kita
menikmatinya. Padahal penting sekali menjaga lingkungan alam sekitar.
Seperti yang telah kita lihat setiap hari, banyak warga yang tega membuang sampah
sembarangan ke sungai sehingga menghambat aliran air. Tak hanya itu saja, banyak
perusahaan besar yang ingin mendirikan perusahaan dengan membabat habis hutan.Pada
akhirnya bumi marah dan memberikan berbagai bencana pada manusia. Ada banjir bandang,
tanah longsor, dan juga polusi udara. Apa yang kita terima adalah apa yang kita beri.
Dengan melihat lingkungan alam saat ini dan juga mengetahui bagaimana manusia
memperlakukan alam apakah Anda akan diam saja? Sebagai manusia yang masih ingin
hidup nyaman di bumi seyogianya ikut menjaga kelestarian alam.
Sumber: https://deckarenas.com/contoh-teks-eksposisi-tentang-lingkungan/
Nah setelah membaca contoh teks eksposisi di atas apakah kalian sudah ada gambaran
Mengenai “apa itu teks eksposisi”? Sangat dekat dengan kita dan menarik bukan?. Dalam teks
eksposisi sendiri terdapat beberapa ciri yang membedakannya dengan teks lain. kali ini kalian
3
diminta untuk memahami pengertian dan ciri teks eksposisi, gagasan dan fakta dalam teks
eksposisi, dan menyimpilkan isi teks eksposisi. Untuk memahami semua materi tersebut,
amatilah penjelasan berikut!
MATERI POKOK
A. Ciri-ciri Teks Eksposisi
Setiap teks memiliki ciri-ciri tersendiri. Berikut paparan mengenai ciri-ciri teks
eksposisi.
1) Teks eksposisi berusaha menjelaskan pokok persoalan secara ojektif, tidak ada unsur
subjektif dan emosional.
2) Teks eksposisi ditulis dengan gaya penulisan informatif, uraian objek jelas.
3) Teks eksposisi memuat fakta (Santoso dan Meita, 2021: 66).
Sedangkan menurut Tim Maestro Eduka (2020) ciri-ciri teks eksposisi yaitu:
1. Penyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
2. Gaya bersifat informatif.
3. Penjelasannya disertai data data yang akurat.
4. Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan.
5. Fakta dipakai sebagai alat kontribusi atau pelengkap.
Sedangkan Taufiqur (2019) menyatakan bahwa ciri teks eksposisi atau karakteristik
teks eksposisi dijabarkan sebagai berikut.
1. Teks eksposisi harus menjelaskan segala informasi atau pengetahuan.
2. Teks eksposisi harus menggunakan gaya informasi yang persuasif atau
mengajak.
3. Teks eksposisi harus memberikan penyampaian secara lugas dan mengeluarkan
bahasa yang baku.
4. Teks eksposisi tidak melakukan pemihakan atau netral, artinya tidak untuk
memaksakan kehendak penulis terhadap pembaca.
5. Teks eksposisi mesti menyajikan sebuah fakta yang digunakan sebagai alat
kontritasi dan alat kontribusi.
B. Unsur-unsur Teks Eksposisi
Teks eksposisi memuat penilaian, dorongan, atau ajakan-ajakan tertentu kepada khalayak.
Bentuk teks eksposisi, terutama di dalam media massa, dapat berupa esai, tajuk rencana
(editorial), ataupun tanggapan kritis. Bagian-bagian teks eksposisi menurut Kosasih (2017: 62)
dibentuk oleh dua unsur utama, yaitu gagasan dan fakta.
1. Gagasan disebut juga ide ataupun pendapat. Isinya berupa pernyataan yang mungkin
berupa komentar, penilaian, saran, dorongan, dan bujukan.
2. Fakta adalah (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-
benar ada atau terjadi. Dalam teks eksposisi, fakta berfungsi untuk memperkuat gagasan
sehingga diharapkan lebih meyakinkan khalayak.
C. Gagasan Umum sebagai Dasar Penyimpulan Isi Teks Eksposisi
4
Teks eksposisi memiliki bagian yang disebut rangkaian gagasan. Pada umumnya
bagian tersebut berada di antara tesis dan penegasan ulang. Rangkaian gagasan dalam teks
eksposisi ada yang berupa gagasan umum dan gagasan khusus.
Gagasan umum, gagasan pokok, gagasan utama, atau ide pokok merupakan
gagasan yang menjadi dasar pengembangan suatu paragraf. Keberadaan gagasan umum
suatu teks atau paragraf dapat diketahui setelah membaca teks itu secara keseluruhan.
Namun demikian, tidak sedikit pula paragraf yang menempatkan gagasan umumnya itu
pada kalimat pertamanya. Teks seperti itu akan lebih cepat dan lebih mudah bagi pembaca
untuk memahami paragraf tersebut.
Gagasan umum akan disertai gagasan-gagasan khusus atau dapat pula disebut gagasan
pendukung atau gagasan penjelas. Gagasan-gagasan pendukung dikembangkan
berdasarkan gagasan umum. Gagasan umum dijabarkan oleh lebih dari satu gagasan
khusus.
D. Ringkasan Teks Eksposisi
Menurut Tim Ganesha Operation (2019: 48) ringkasan adalah bentuk singkat atau inti
dari isi wacana. Jika yang akan diringkas berupa sebuah paragraf, bentuk ringkasannya
hanya terdiri atas sebuah atau dua buah kalimat yang merupakan inti paragraf itu. Jika
yang akan diringkas berupa teks yang terdiri atas beberapa paragraf, bentuk ringkasannya
terdiri atas beberapa kalimat yang merupakan inti dari setiap paragraf.
Cara meringkas teks eksposisi adalah sebagai berikut.
a. Bacalah teks tersebut dengan saksama, lalu pahami apa yang menjadi inti dari teks
tersebut!
b. Catatlah ide-ide pokok teks!
c. Buatlah ide-ide pokok itu menjadi kalimat. Kalimat yang dibuat harus kalimatmu
sendiri, tidak diambil secara utuh dari kalimat di dalam teks!
d. Dalam membuat ringkasan teks eksposisi, kamu harus memulainya dengan menulis
pendapat (tesis) kemudian diikuti dengan argumentasi, dan penegasan ulang pendapat.
E. Cara Membuat Simpulan
Sebuah teks tentu memiliki bagian yang berisi gagasan umum dan gagasan penjelas.
Gagasan umum dan gagasan penjelas merupakan aspek penting saat menyimpulkan isi
teks. Berikut langkah-langkah dalam menyimpulkan teks eksposisi.
a. Membaca atau mendengarkan teks eksposisi dengan saksama.
b. Mencatat isi pokok teks eksposisi. Isi teks eksposisi merupakan gagasan pokok (umum)
teks. Gagasan pokok (umum) merupakan informasi penting yang disampaikan penulis.
Jadi, penentuan isi poko informasi berdasarkan gagasan poko setiap paragraf.
c. Merangkaikan isi pokok teks menjadi sebuah simpulan (Santoso & Meita, 2021: 71).
MATERI PENUNJANG
A. Pengertian Teks Eksposisi
5
A. Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang mengandung sejumlah informasi
dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat (Tim Quantum
Research, 2020).
B. Teks eksposisi merupakan teks yang memaparkan suatu kejadian atau peristiwa secara
jelas dan meyakinkan pembaca tentang suatu informasi (Kristyanawati., dkk, 2019).
C. Teks Eksposisi merupakan karangan yang memaparkan pikiran-pikiran seseorang yang
disusun sedemikian rupa sehingga menjadi tulisan yang padu (Sari., dkk, 2014).
D. Teks eksposisi adalah teks yang menjelaskan atau memaparkan segala informasi
tertentu sehingga dapat menambah pengetahuan dari pembaca (Rahman, 2018).
E. Teks eksposisi adalah teks yang berisi informasi yang berupa gagasan pendapat dan
fakta yang bertujuan untuk memberikan sebuah informasi dan pengetahuan (Tim Guru
Inspiratif, 2019).
F. Eksposisi adalah tulisan yang bersifat faktual. Fungsi sosial genre ini adalah untuk
menyalurkan informasi mengenai fakta-fakta penting di dunia. Eksposisi adalah tulisan
yang memberikan informasi mengenai mengapa dan bagaimana, menjelaskan sebuah
proses, atau menjelaskan sebuah konsep (Hartono, 2018).
G. Martanti Dwi Kristyanawati, Sarwiji Suwandi, Muhammad Rohmadi (2019)
menjelaskan bahwa teks eksposisi merupakan teks yang memaparkan suatu kejadian
atau peristiwa secara jelas dan meyakinkan pembaca tentang suatu informasi.
H. Sedangkan menurut Taufiqur (2018) teks eksposisi adalah teks yang menjelaskan atau
memaparkan segala informasi tertentu sehingga dapat menambah pengetahuan dari
pembaca.
Dari beberapa pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa teks eksposisi
merupakan teks nonfiksi yang memuat dan menjelaskan suatu informasi atau pengetahuan
berdasarkan fakta sebenarnya. Sebuah informasi atau pengetahuan dalam teks eksposisi
disampaikan secara singkat, jelas, padat, dan akurat.
B. Tujuan teks Eksposisi
Tujuan teks eksposisi adalah untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-
informasi tertentu sehingga pengetahuan para pembaca bertambah (Tim Quantum
Research, 2020). Menurut Santoso dan Meita (2021: 66) teks eksposisi memiliki tujuan
ingin memberi penjelasan atau keterangan. Eksposisi juga bertujuan untuk
mengembangkan gagasan penulis.
Tujuan Teks Eksposisi secara lebih lengkap disebutkan sebagai berikut.
7. Memberitahukan secara jelas kepada pembaca atau penyimak sehingga tidak terjadi
perbedaan penerimaan kepada setiap penyimak atau setidaknya meminimalisasi
perbedaan penerimaan informasi yang ada.
8. Membuat pembaca tertarik untuk terus membaca karangan tersebut.
9. Memaparkan atau menjelaskan informasi sehingga pengetahuan pembaca
bertambah (Rianto, 2019).
Sedangkan Menurut Dalman (dalam Dwinuryati, Andayani, & Winarni (2018: 61),
“teks ekposisi bertujuan untuk;
(1) memberikan informasi mengenai suatu objek;
(2) memberitahu, mengupas, menguraikan atau menerangkan sesuatu;
6
(3) menyajikan fakta atau gagasan; dan
(4) menjelaskan hakikat sesuatu, memberikan petunjuk untuk mencapai sesuatu.
C. Jenis-Jenis Teks Eksposisi Berdasarkan Isinya
• Jenis-Jenis Paragraf dalam Teks Eksposisi Berdasarkan Letak Gagasan
Umumnya
Berdasarkan letak gagasan umumnya, Kosasih (2017: 72-73) membagi paragraf teks
eksposis ke dalam beberapa jenis, sebagai berikut.
a. Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang gagasan umumnya terletak di awal
paragraf. Gagasan umum atau gagasan utamanya dinyatakan dalam kalimat
pertama.
b. Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di akhir
paragraf atau pada kalimat penutup paragraf.
c. Paragraf Campuran
Paragraf campuran adalah paragraf yang gagasan umumnya terletak pada
kalimat pertama dan kalimat terakhir. Dalam paragraf ini terdapat dua kalimat
utama. Kalimat terakhir paragraf ini merupakan penegasan dari pernyataan yang
dikemukakan dalam kalimat pertama.
• Jenis-Jenis Teks Eksposisi Berdasarkan Isinya
Berdasarkan isinya, teks eksposisi menurut Santoso & Meita (2021: 96) dibedakan
menjadi beberapa jenis, sebagai berikut.
a. Identifikasi
Eksposisi identifikasi merupakan sebuah metode yang berusaha menyebutkan
ciri-ciri atau unsur-unsur pengenal suatu objek. Dengan menyebutkan ciri suatu
objek diharapkan pembaca atau pendengar lebih mengenal objek tersebut.
b. Proses
Eksposisi proses adalah suatu paragraf eksposisi yang memiliki maksud tentang
adanya proses pembuatan, proses pengunaan atau cara untuk melakukan sesuatu.
c. Klasifikasi
Eksposisi klasifikasi merupakan paragraf eksposisi yang memiliki isi tentang
pengelompokan terhadap sesuatu.
d. Ilustrasi
Eksposisi ilustrasi adalah suatu metode untuk mengadakan gambaran atau
penjelasan khusus dan konkret terhadap suatu prinsip bersifat umum.
e. Definisi
Teks eksposisi definisi mencakup pembatasan pengertian suatu barang atau
unsur yang didefinisikan.
f. Perbandingan
Eksposisi perbandingan adalah suatu paragraf eksposisi yang berisi penjelasan
ide pada sebuah kalimat utama dengan melakukan perbandingan dengan hal
lainnya.
7
g. Pertentangan
Eksposisi pertentangan merupakan paragraf eksposisi yang berisi sesuatu hal
yang bertentangan dengan sesuatu yang lain.
h. Berita
Eksposisi berita adalah suatu paragraf eksposisi yang memberitakan peristiwa
tertentu.
D. Struktur teks eksposisi
Struktur teks eksposisi menurut Kemendikbud (2013) adalah sebagai berikut.
Struktur Teks
Eksposisi
Pernyataan Argumentasi Penegasan
Pendapat atau Ulang
Tesis
Teks eksposisi menurut Khoerunnisa., dkk (2019) dibangun oleh beberapa
unsur, di antaranya:
1. Pernyataan pendapat atau tesis, yaitu bagian yang berisikan pernyataan pendapat
sang penulis bagian ini disebut bagian pembuka.
2. Argumentasi, yaitu bagian yang berisikan alasan yang memperkuat argumen
penulis dalam memperkuat apapun atau menolak suatu gagasan.
3. Penegasan ulang atau pendapat, yaitu bagian yang berisikan penegasan ulang
pendapat sang penulis.
Sebagaimana pendapat yang dinyatakan oleh Rahman (2018: 9) bahwa teks
eksposisi dibangun atas beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.
1. Tesis, merupakan suatu bagian yang memiliki isi tentang sudut pandang dari penulis
terhadap setiap permasalah yang akan diangkat. Istilah ini berdasarkan dari suatu
bentuk pernyataan atau dapat juga disebut sebagai teori yang nanti akan diperkuat
oleh sebuah argumen. Dalam teks eksposi pada bagian ini merupakan sesuatu yang
penting yang muncul di awal teks meskipun terdapat kemungkinan bisa diletakkan
kembali di bagian akhir (sebuah penegasan ulang).
2. Argumentasi, merupakan suatu bentuk bukti atau alasan yang dipergunakan dalam
memperkuat pendapat dalam sebuah tesis meskipun pada umumnya argumentasi
juga bisa kita gunakan untuk menolak suatu pernyataan. Argumentasi bisa berupa
pernyataan umum atau generalisasi atau bisa juga berupa data sebuah hasil temuan
penelitian, pernyataan dari para ahli atau fakta-fakta yang didasari dari referensi
yang bisa dipercayai.
8
3. Penegasan ulang (simpulan), adalah bagian terakhir dari teks eksposisi. Bagian ini
mengandung pernyataan simpulan yang menegaskan kembali tesis yang sudah
dikemukakan di awal teks dan dapat dibuktikan atau bisa diperkuat oleh unsur
argumen yang ada di poin kedua.
E. Kebahasaan Teks Eksposisi
Ciri kebahasaan yang terdapat dalam teks eksposisi menurut Novia, Tressyalina, M.
Hafrison (2017) adalah sebagai berikut.
4. Teks eksposisi dapat dikatakan sebagai teks ilmiah.
5. Kata-kata leksikal tertentu dimanfaatkan pada teks eksposisi.
6. Kata hubung atau konjungsi dapat digunakan untuk memperkuat argumentasi.
7. Eksposisi merupakan argumentasi satu sisi.
Teks eksposisi menurut LP Sari, Y Asri, E Ratna (2016) memiliki tiga buah unsur
kebahasaan yaitu
1. Pronomina,
Marhiyanto (2008:104-107) menjelaskan bahwa pronomina atau kata ganti adalah kata
yang bertugas menggantikan kata benda yang telah disebut atau setidak-tidaknya telah
dikenal.
2. kata leksikal
Kata leksikal yang digunakan dalam teks eksposisi ialah kata yang menyatakan persepsi
atau menunjukkan sikap penulis (Syukur, M., & Ramadhan, s: 2018)
3. Konjungsi
Konjungsi (kata sambung) adalah bentuk atau satuan kebahasaan yang berfungsi
sebagai penyambung, perangkai, atau penghubung antara kata dengan kata, frasa
dengan frasa, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, dan seterusnya (Tarigan:
1986),
F. Pola-Pola Pengembangan Teks Eksposisi
Berikut pola yang dapat digunakan di dalam pengembangan teks eksposisi.
1) Pola umum khusus
Ide pokok bagian teksnya ditempatkan pada awal paragraf yang kemudian diikuti
oleh ide-ide penjelas. Pola demikian dikenal sebagai paragraf deduktif. Ide-ide
penjelasnya merupakan perincian dari ide umum yang dikemukakan sebelumnya.
2) Pola khusus umum
Hal-hal yang bersifat khusus diikuti oleh uraian yang bersifat umum. Bagian
terakhir dalam bagian teks ini berfungsi sebagai simpulan atau rangkuman dari
pendapat-pendapat yang dikemukakan sebelumnya.
3) Pola ilustrasi
Sebuah gagasan yang terlalu umum memerlukan ilustrasi-ilustrasi konkret.
Ilustrasi-ilustrasi tersebut berfungsi untuk membuktikan suatu pendapat. Dalam hal
ini pengalaman-pengalaman pribadi merupakan bahan ilustrasi yang paling efektif
dalam meyakinkan kebenaran suatu gagasan.
4) Pola perbandingan
9
Untuk meyakinkan suatu pendapat, kamu dapat melakukan suatu perbandingan.
Benda-benda, keadaan, atau yang lain ditentukan perbedaan ataupun kesamaannya
berdasarkan aspek tertentu. Dengan cara demikian, keyakinan pembaca atas
gagasan yang kita sampaikan akan lebih kuat (Kosasih, 2017: 64).
F.
G. Langkah-Langkah menyusun teks eksposisi
Ada tiga langkah yang harus dilakukan dalam menulis eksposisi.
4. Menulis pendahuluan.
Pada bagian ini penulis menyajikan latar belakang penulisan, alasan memilih topik
tersebut, pentingnya topik itu, batasan pengertian topik itu, permasalahan, tujuan
penelitian dan kerangka acuan yang digunakan.
5. Menulis tubuh eksposisi.
Pada bagian menulis tubuh eksposisi ini, penulis harus mengembangkan kerangka
karangan agar isi karangan tersebut teratur dan sistematis. Setelah itu penulis
menyajikan gagasan secara terperinci agar dapat terjalin paragraf-paragraf yang padu
dan teratur.
6. Menulis simpulan.
Simpulan yang disajikan dalam bagian ini isi karangan eksposisi. Kesimpulan tersebut
tidak mengarah pada usaha untuk mempengaruhi pikiran pembaca (Keraf, 1995: 9)
10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Tugas Siswa
1. Perhatikan teks eksposisi berikut!
Bagaimana Kita Bisa Menyelamatkan Hutan Hujan?
Sumber gambar: https://www.mongabay.co.id/hutan-hujan/601.html
Hutan hujan menghilang dengan sangat cepat. Berita baiknya adalah banyak
orang yang ingin menyelamatkan hutan hujan. Berita buruknya adalah
menyelamatkan hutan hujan tidak akan mudah. Ini akan membutuhkan usaha
banyak orang yang bekerja bersama dalam rangka menjaga hutan hujan dan
kehidupan alam liarnya dapat bertahan agar anak-anak kita dapat menghargai dan
menikmatinya. Beberapa langkah untuk menyelamatkan hutan hujan dan, dalam
skala yang lebih luas, ekosistem di seluruh dunia adalah fokus pada TREES.
Penjelasannya sebagai berikut.
1. Teach: Ajarkan orang lain tentang pentingnya lingkungan dan bagaimana
mereka bisa membantu menyelamatkan hutan hujan.
2. Restore: Memperbaiki ekosistem yang rusak dengan menanam pepohonan di
wilayah dimana hutan telah ditebangi.
3. Encourage: Anjurkan orang-orang untuk hidup dengan cara yang tidak
merusak lingkungan.
4. Establish: Dirikan taman-taman yang dapat melindungi hutan hujan dan alam
liarnya.
5. Support: Dukung perusahaan-perusahaan yang bekerja dalam aturan yang
meminimalkan kerusakan terhadap lingkungan
11
Penyelamatan ini akan membutuhkan usaha dan kerjasama banyak orang
dalam rangka menjaga hutan hujan. Penyelamatan ini tidak hanya menyelamatkan
hutan, tetapi juga kehidupan alam liar di dalamnya. Dengan demikian generasi
mendatang dapat menghargai dan menikmati upaya penyelamatan kita.
Sumber teks: https://www.mongabay.co.id/hutan-hujan/601.html
2. Tentukan dan lengkapilah informasi yang terkandung dalam teks eksposisi berdasarkan
unsur-unsurnya ke dalam tabel berikut!
Unsur Teks Eksposisi Bukti Bagian Teks
………………………… …………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
………………………… …………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
………………………… …………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
…………………………………………………......
3. Dalam kegiatan ini kamu diminta membuat ringkasan simpulan isi teks eksposisi secara
berkelompok.
1) Buatlah kelompok yang terdiri atas 3 atau 4 orang.
2) Tiap kelompok berdiskusi untuk membuat ringkasan simpulan isi teks eksposisi.
3) Hasil diskusi kelompok kemudian dipresentasikan di depan kelas.
(1)
Ringkasan simpulan isi teks:
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
12
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………
Nilai Keterangan Paraf
13
DAFTAR PUSTAKA
Dwinuryanti, Y., Andayani, A., & Winarni, R. 2018. Analisis Kohesi Gramatikal dan Leksikal pada
Teks Eksposisi Siswa Kelas 10 Sekolah Menengah Atas. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan
Kebudayaan, 8(1), 61–69
Hartono, Agus Budi. 2018. Optimalisasi Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika pada Bentuk Aljabar
Melalui Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Devision (STAD) bagi Peserta
Didik Kelas VIII A SMP Negeri 9 Surakarta Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal
Pendidikan, vol. 9, edisi 39.
Kemendikbud. 2013. “Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan” (Buku Siswa). Jakarta: Kemendikbud
RI
Keraf. G. (1995). Eksposisi. Jakarta:Grasindo
Khoerunnisa, Elis.,dkk. 2019. Super Complete SMP/MTs 7, 8, 9. Depok: Sahabat Pelajar Cerdas.
Kosasih, E. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
Kristyanawati, M. D., Suwandi, S., and Rohmadi, M. 2019. Peningkatan Keterampilan Menulis Teks
Eksposisi Menggunakan Model Problem Based Learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan
Kebudayaan. 9(2). 192–202. doi: 10.24246/j.js.2019.v9.i2.p192-202.
Marhiyanto, Bambang. 2008. Pintar Bahasa Indonesia Untuk Smp Kelas 1, 2, 3. Surabaya: Gitamedia
Press.
Novia, Tressyalina And Hafrison, M. (2017) ‘Teks Eksposisi Dengan Keterampilan Menulis Teks
Eksposisi Siswa Kelas X Sma Negeri 7 Padang’, Jurnal Pendidikan, 3(September), Pp. 242–248.
Rahman, Taufiqur. 2018. Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan. Semarang: CV. Pilar Nusantara.
Rianto, Tomi. 2019. Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA kelas X, XI, XII. Jakarta Timur:
PT bumi Aksara.
Santososo, Apriyanto Dwi & Meita Sandra Santhi. 2021. Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII
Semester 1. Yogyakarta: PT Penerbit Intan Pariwara.
Sari, Devita., dkk. 2014. Pembelajaran Menulis Teks Eksposisi pada Siswa Kelas VII SMP Xaverius 3
Bandar Lampung. Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya).
Syukur, M., & Ramadhan, S. (2018, October 24). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based
Learning Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas Viii Smp Negeri 15
Padang. Https://Doi.Org/10.31227/Osf.Io/354c8
Tarigan, Hendry Guntur. 1986. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tim Ganesha Operation. 2019. Pasti Bisa Bahasa Indonesia. Bandung: Penerbit Duta.
Tim Guru Inspiratif. 2019. Super Complete SMP/Mts 7,8,9. Depok: Sahabat Pelajar Cerdas.
Tim Maestro Eduka. 2020. Top Fokus Ulangan dan Ujian SMP. Tim Maestro Eduka.
Tim Quantum Research. 2020. Super Master: Persiapan AKM & SK dan Pendalaman Materi US/USP
SMA/MA Kelas X SAINTEK. Bandung: Penerbit Yrama Widya.
14