The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tarwiyati56, 2022-09-22 00:28:30

materi kewirausahaan

materi kewirausahaan

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada masa sekarang, persaingan dalam berwirausaha semakin ketat. Banyak wirausahawan
yang berlomba-lomba dalam membuat inovasi agar dilirik oleh para konsumen.

Dalam membuat inovasi, bukan hanya soal produk kerajinan, dalam persaingan produk
makanan pun, mereka juga berlomba-lomba.

Imbasnya produk makanan atau kuliner pun banyak disukai oleh para konsumen.

Akibatnya persaingan dalam dunia kuliner pun menjadi semakin ketat. Dibutuhkan inovasi
lebih untuk dapat menarik minat konsumen.

Maka dari itulah kami disini mencoba berinovasi dengan makanan bakso yang diubah
menjadi bakso pelangi.

Makanan bakso yang sudah terkenal dimana-mana kemudian disentuh dengan inovasi pentol
bakso yang berwarna warni dirasa sangat cocok dengan selera dan gaya anak muda.

Para anak muda yang sangat menyukai dengan tantangan dan kehidupan yang penuh warna
merupakan landasan filosofis dari pendirian usaha bakso pelangi ini.

Berdasarkan dari latar belakang tersebut maka kami disini membuat proposal usaha bakso
pelangi.

B. Tujuan Proposal

Adapun tujuan dari pembuatan proposal bakso pelangi ini adalah:

1. Sebagai landasan pendirian usaha makanan bakso pelangi.
2. Untuk melatih manajemen usaha agar dapat berjalan dengan baik dan stabil
3. Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang wirausaha kuliner.

C. Manfaat Proposal

Adapun manfaat dari proposal pendirian usaha bakso pelangi ini adalah

1. Sebagai bentuk pengembangan usaha dan juga untuk menguji strategi usaha yang sudah
dibuat dalam proposal.

2. Agar dapat menarik investor dalam pendirian usaha bakso pelangi sehingga dapat
meningkatkan keberhasilan dalam kewirausahaan.

BAB II

KEGIATAN USAHA

A. Aspek Produksi

Bahan – Bahan :

Bahan Pentol bakso warna-warni

 Daging sapi
 Tepung tapioka
 Es batu dadu ukuran 2 x 2 cm
 Bawang putih (goreng lalu haluskan)
 Putih telur
 Garam
 Gula pasir
 Lada
 Pewarna makanan secukupnya
 Air secukupnya (untuk merebus)

Bahan Kuah

 Bawang putih (goreng lalu haluskan)
 Garam
 Lada bubuk
 Air

Bahan Pelengkap

 Mie kering secukupnya (rebus lalu tiriskan)
 Caisim secukupnya (seduh air panas lalu tiriskan)
 Bawang goreng secukupnya
 Seledri secukupnya (iris)

Cara Membuat Bakso Pelangi

Cara membuat pentol bakso pelangi:

1. Pertama siapkan gilingan kemudian masukkan semua bahan pentol kecuali pewarna ke
dalam giligan dan haluskan hingga tercampur rata.

2. Selanjutnya didihkan air untuk merebus bakso pelangi nantinya.
3. Kemudian bagi adonan menjadi 7, lalu tambahkan masing – masing bagian dengan 1

pewarna makanan dan aduk hingga rata.
4. Setelah itu ambil bakso dengan sendok kemudian bentuk menjadi bulat. Ulangi hingga habis.
5. Terakhir masukkan bakso ke dalam air dan rebus hingga bakso mengambang lalu angkat dan

tiriskan.

Cara membuat kuah bakso pelangi:

1. Gunakan air rebusan bakso kemudian masukkan semua bahan kuah dan aduk sampai rata.

2. Kemudian masak sampai kuah mendidih dan jangan lupa untuk cek rasanya.

Cara penyajian:

1. Pertama siapkan mangkuk kemudian masukkan pentol bakso serta bahan pelengkap.
2. Selanjutnya siram dengan kuah panas.

Bakso pelangi siap untuk disajikan kepada konsumen.

B. Aspek Pemasaran

Agar dapat dikenal oleh banyak konsumen, dibutuhkan taktik pemasaran yang tepat.

Untuk aspek pemasarannya sendiri dilakukan dengan memanfaatkan media offline maupun
online.

Adapun media offline adalah dengan cara membuka kedai yang dekat dengan lokasi sekolah,
baik SMP maupun SMA.

Selain itu juga ruangan ditata agar menjadi lebih menarik untuk spot foto.

Adapun pemanfaatan media online dengan cara promosi di media sosial dan juga
memanfaatkan layanan Go-Food.

BAB III

PERENCANAAN KEUANGAN

A. Modal Usaha

Untuk dapat menjalankan usaha bakso pelangi ini setidaknya dibutuhkan modal usaha utama
sebesar Rp 3.155.000 dengan rincian sebagai berikut:

No Nama Alat Harga Satuan (Rp) Jumlah Harga

1 Gerobak 1 Unit 2.000.000 2.000.000

2 Dandang Bakso 1 Buah 250.000 250.000

3 Irus (Gayung) Bakso 1 Buah 25.000 25.000

4 Kompor Bakso 1 Buah 100.000 100.000

5 Tabung Gas 2 Buah 150.000 150.000

6 Mangkok 20 Buah 7.000 140.000

No Nama Alat Harga Satuan (Rp) Jumlah Harga
7 Sendok 2 Lusin
8 Garpu 2 Lusin 90.000 180.000

80.000 160.000

Total 3.155.000

B. Biaya Variabel

Selain membutuhkan modal utama, setidaknya juga dibutuhkan modal harian untuk berjualan
tiap hari. Adapun kebutuhan modal harian sebesar Rp 340.000 dengan rincian sebagai
berikut:

No Nama Bahan Harga (Rp)

1 Daging Sapi 1 Kg 100.000

2 Tepung Tapioka 500 Gram 16.500

3 Es Batu Dadu Ukuran 2 x 2 cm 5.000

4 Bawang Putih 1 Kg 29.000

5 Putih Telur ½ kg 12.000

6 Garam 1 Pcs 2.000

7 Gula Pasir ¼ Kg 3.500

8 Lada 50.000

9 Pewarna Makanan 7 Buah 42.000

10 Air 1 Galon 5.000

11 Mie Kering 24.000

12 Caisim 10.000

13 Bawang Goreng 1 Toples 35.000

14 Seledri 1 Ikat 6.000

340.000

Total

C. Analisis Perencanaan Laba/Rugi

setelah dipetakan modal baik modal awal maupun modal harian untuk jualan, selanjutnya
bakso pelangi ini akan dijual seharga Rp 8.000 per porsinya.

Untuk target awalnya adalah 85 porsi penjualan per harinya

Adapun untuk analisis keuntungan/kerugian sebagai berikut:

Modal usaha sekali = Rp 3.155.000

Modal harian = Rp 340.000

Penjualan = 85 x Rp 8.000

= Rp 680.000
Keuntungan per hari = Penjualan – modal
= Rp 680.000 – Rp 340.000

= Rp 340.000

Keuntungan bulanan = keuntungan harian x 26 hari

= Rp 340.000 x 26 hari

= Rp 8.840.000

Melihat analisis di atas, keuntungan maksimal yang bisa didapatkan dari berjualan bakso
pelangi sebesar Rp 8.840.000.

Analisis ini masih mengabaikan kondisi sepi dan lain sebagainya.

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan di atas, total awal bakso pelangi
membutuhkan modal sebesar Rp 3.495.000 dengan estimasi biaya harian yang harus
dikeluarkan sebesar Rp 340.000.

Penghitungan biaya ini belum termasuk isi ulang gas, listrik dan bahan-bahan tak terduga
seperti tisu, tusuk gigi dan lain sebagainya.

Dari modal harian Rp 340.000 dapat menghasilkan 85 porsi. Target terjual 85 porsi ini bisa
naik dan bisa kurang tergantung penjualan nantinya.

Nah itu tadi contoh proposal kewirausahaan tentang makanan yang bisa teman-teman jadikan
inspirasi. Bagaimana teman-teman tertarik menjalani dunia kewirausahaan seperti contoh
proposal kewirausahaan di atas?

Jika tertarik, teman-teman bisa mengambil contoh proposal kewirausahaan makanan di atas
dan jangan lupa baca contoh artikel yang lain juga ya.

MATERI KEGIATAN 12 PEMBUATAN KERIPIK SINGKONG

Bahan:

 2 kg singkong (bersihkan kulitnya, kupas kemudian iris tipis)

Bahan Rendaman:

 1 sdt baking soda
 1 liter air panas (bukan air yang baru mendidih)
 1 sdt garam
 Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

1. Cuci bersih singkong yang telah diiris tipis sampai bersih.

2. Siapkan bahan rendaman. Air panasnya bukan yang baru mendidih. Tambahkan garam dan
baking soda aduk rata.

3. Masukkan singkong ke bahan rendaman. Rendam kurang lebih 45 menit-1 jam.

4. Tiriskan singkong, kemudian bilas lagi dengan air bersih, tiriskan lagi.

5. Panaskan minyak secukupnya, harus terendam. Goreng singkong sampai kekuningan,
sesekali diaduk-aduk supaya matang merata. Setelah matang, langsung taburi bumbu sesuai
selera.

6. Keripik singkong renyah siap disajikan.


Click to View FlipBook Version