The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

3.23 Handout Mengevaluasi Hidangan Kesempatan Khusus Untuk Acara Perkawinan

Dibuat oleh:
Rizke Tajrin Nurjannatin
21050394035
S1 Pendidikan Tata Boga

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rizketajrin03, 2022-12-17 10:21:30

3.23 Handout Mengevaluasi Hidangan Kesempatan Khusus Untuk Acara Perkawinan

3.23 Handout Mengevaluasi Hidangan Kesempatan Khusus Untuk Acara Perkawinan

Dibuat oleh:
Rizke Tajrin Nurjannatin
21050394035
S1 Pendidikan Tata Boga

HANDOUT MENGEVALUASI
HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS

UNTUK ACARA PERKAWINAN

XII SMK KULINER
PENGOLAHAN & PENYAJIAN MAKANAN
Authored by: RIZKE TAJRIN N.

1


Mengevaluasi Hidangan Kesempatan
Khusus Untuk Acara Perkawinan

MATA PELAJARAN : PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN
KELAS : XII ( DUA BELAS )
ALOKASI WAKTU :
JUDUL : MENGEVALUASI HIDANGAN KESEMPATAN
KHUSUS UNTUK ACARA PERKAWINAN
KOMPETENSI DASAR : 3.23 MENGEVALUASI HIDANGAN
KESEMPATAN KHUSUS UNTUK ACARA
PERKAWINAN
4.23 MEMODIFIKASI PEMBUATAN MAKANAN
KESEMPATAN KHUSUS UNTUK ACARA
PERKAWINAN

2


PENGERTIAN HIDANGAN ACARA PERKAWINAN

Sajian makanan dan minuman yang dimaksudkan untuk
acara perkawinan dan dilaksanakan secara special dengan
mengukur dari segi menu, dekorasi, tempat pelaksanaan
dan cara penyajiannya serta hanya diadakan pada saat-
saat tertentu yaitu saat acara perkawinan (Kartadibrata,
n.d.). Umumnya memiliki beberapa hidangan dengan
porsi besar karena akan dikonsumsi bersama oleh para tau
undangan, dan disajikan secara prasmanan/buffet.

HIDANGAN PERKAWINAN KHAS DAERAH DI INDONESIA
Indonesia memiliki beragam daerah yang tentu saja memiliki beberapa perbedaan, khusunya pada

acara perkawinan. Perbedaan acara perkawinan dapat dilihat dari segi agama, tradisi, adat istiadat, dan
lain-lain. Berikut merupakan contoh beberapa tradisi perkawinan di beberapa daerah di Indonesia:

1. Aceh
Pernikahan atau dalam Bahasa Aceh yaitu peungatip, memiliki salah satu adat yaitu bernama

idang (hidang) dan peunuwo (pemulang) adalah tradisi yang memberikan hidangan dari satu pihak
pengantin ke pihak pengantin satunya. Prosesi intat linto baro (mengantar pengantin pria),
umumnya rombongan membawakan idang yang akan diserahkan kepada pengantin wanita, berupa
peralatan, pakaian, dan kebutuhan sehari-hari untuk calon istri (AnnayantiBudiningsih, n.d.).
Selain itu rombongan juga membawa makanan khas Aceh yaitu seperti: kue boi, kue karah, bolu,
dan wajeb.
Terdapat hidangan-hidangan khas Aceh yang biasanya disajikan saat acara pernikahan:

• Buluekat dengan tumpo (ketan kuning)
• Buluekat deungon pisang teupeugot atsho kaya (ketan dengan srikaya)
• Halwa Muskat
• Meuseukat
• Thimpan
• Eungkot tumeh (ikan tumis)
• Shie masak mirah (daging masak merah)
• Eungkot masam keueng (Ikan masak asam pedas)

3


2. Betawi (Jakarta)

Pada tradisi ngerudat adalah prosesi iring-iringan oleh rombongan calon mempelai pria
menuju ke rumah calon pengantin wanita yang dilakukan sebelum upacara akad nikah.
Rombongan pria membawa mas kawin, serah-serahan berupa macam-macam keperluan pengantin
wanita dan makanan khas daerah Betawi, yaitu sepasang roti buaya yang dijadikan simbol
kesetiaan sorang pria. Dalam acara pernikahan adat Betawi, banyak disajikan makanan tradisional,
antara lain:

• Asinan Betawi
• Ayam Sampyok
• Semur Daging Betawi
• Soto Betawi
• Ikan Pesmol
• Rujak Pengantin

3. Bali
Pernikahan adat Bali selalu disertai dengan adat keagamaan dengan mengagungkan Tuhan

sang pencipta. Tradisi pernikahan di Bali dilakukan di kediaman mempelai pria. Semua biaya dan
tanggung jawab sepenuhnya ditanggung oleh pihak mempelai pria, tradisi ini sudah turun temurun
dilakukan pada pernikahan adat Bali. Acara pernikahan adat Bali biasanya menghidangkan
makanan Khas Bali seperti:

• Sate lilit
• Sate plecing ayam
• Ayam betutu gilimanuk
• Tum Nangka

4. Solo (Jawa Tengah)
Pada pernikahan Solo terdapat upacara siraman, yaitu sebagai symbol menyucikan diri untuk

memasuki kehidupan baru dalam berkeluarga. Saat ritual ini, disajikan nasi tumpeng putih, yang
memiliki pelengkap yaitu: Ingkung ayam kampung, perkedel kentang, sambal goreng ati, urapan,
lodeh keluwih, mangut lele, tahu dan tempe bacem, dan rempeyek(Hastuti et al., 2016).

4


Sedangkan acara dahar klimah, yaitu prosesi makan bersama antara kedua pengantin, mereka
saling menyuapi sepiring nasi kuning yang berisi pelengkap, yaitu: sambal goreng ati, irisan telur
dadar, kering tempe, perkedel, abon, dan ayam goreng.

Adapun makanan khas Solo yang disajikan saat acara perkawinan, antara lain:
• Tengkleng
• Salad solo
• Nasi liwet
• Timlo solo
• Wedang ronde
• Serabi notokusuman

PERALATAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGOLAH HIDANGAN ACARA
PERKAWINAN
Saat mengolah hidangan untuk acara pernikaha, menggunakan peralatan memasak yang besar karena
mengingat hidangan yang disajikan berjumlah banyak. Maka perlatan yang dibutuhkan antara lain:

1. Peralatan persiapan: timbangan, mangkuk, sendok takar, gelas ukur, baskom
2. Peralatan pengolahan: kompor, steamer, Sauce pan, work, fraying pan
3. Peralatan penyajian: chafing dish bulat, Chinaware

Gambar 1. Chafing dish Gambar 2. Chinaware
astromesin.com mika-pena.com

5


RESEP HIDANGAN PADA PERKAWINAN

1. Meuseukat (Aceh)

Bahan-bahan:

• Tepung terigu 250 gram

• Telur 100 gram

• Gula pasir 200 gram

• Nanas ukuran sedang 1 buah

• Mentega 75 gram

• Air 300 ml Gambar 3. Meuseukat
• Perasan jeruk nipis 1 buah Wikipedia.com
Langkah pembuatan:

1. Kupas nanas, kemudian haluskan dagingnya

2. Campurkan gula pasir dan air, rebus hingga mendidih

3. Masukkan tepung terigu, air nanas, dan air perasan jeruk nipis, aduk hingga rata

4. Pecahlan telur, ambil kuningnya saja, masukkan kedalam adonan tadi, dan tambahkan

mentega, aduk

5. Jika dodol sudah tidak lengket pada wajan dan tangan, berarti dodol sudah matang dan

dapat diangkat.

6. Bentuk-bentuk dodol menjadi bunga-bunga, karena ciri khas meuseukat ini adalah

bentuknya yang cantik.

2. Soto Betawi (Jakarta) 500 gram Gambar 4. Soto Betawi
• Daging sandung lamur 2.000 ml lifestyle.okezone.com
• Air 200 gram
• Babat rebus 200 gram
• Paru rebus 30 gram
• Kecap manis 3 cm
• Kayu manis 10 gram
• Teh pala bubuk 4 butir
• Cengkeh 3 batang
• Serai, memarkan 2 cm
• Lengkuas 2 lbr
• Daun salam 5 lbr
• Daun jeruk 20 gram
• Garam 3 gram
• Gula 3 gram
• Merica bubuk 20 gram
• Minyak 500 gram
• Santan
6
➢ Bumbu halus:


• Bawang merah 60 gram
• Bawang putih 42 gram
• Kemiri 3 butir
• Jahe 2 cm
• Ketumbar bubuk 5 gram

Cara membuat:
1. Rebus daging sampai empuk, jika sudah empuk sisihkan kaldu dan dagingnya
2. Tumis bumbu halus hingga wangi, tambahkan daun salam, pekak, daun jeruk, cengkeh,

sereh, kapulaga, kayu manis, dan lengkuas. Masak hingga wangi
3. Masukkan bumbu kedalam rebusan kaldu daging, tuang santan dan aduk rata, bumbui

dengan garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya, masak hingga mendidih
4. Masukkan irisan daun bawang dan seledri
5. Cara menyajikannya adalah tuang soto dalam mangkok, beri potongan tomat, kentang

goreng, emping, dan bawang goreng.

3. Ayam betutu gilimanuk 1 ekor (1 kg)
Bahan-bahan: 4 lbr
• Ayam utuh 3 btg
• Daun salam 1 kg
• Serai
• Air

Bumbu:

• Bawang merah 75 gr

• Bawang putih 49 gr

• Cabe besar 20 gr Gambar 5. Ayam Betutu Gilimanuk
teropongmetro.com
• Cabe merah keriting 13 bh

• Kemiri 4 bh

• Kunyit 3 cm

• Jahe 3 cm

• Lengkuas 3 cm

• Kencur 3 cm

• Merica utuh 5 gr

• Gula merah 10 gr

• Ketumbar 5 gr

• Terasi 5 gr

• Garam 10 gr

Pelengkap :
• Sayuran rebus
• Kacang tanah goreng
• Sambal matah

7


Cara membuat:
1. Cuci ayam sampai benar-benar bersih lalu tiriskan.
2. Uleg kasar bawang putih, bawang merah, dan cabe merah.
3. Tumbuk halus lengkuas, kunyit, jahe, kencur, kemiri, batang serai, merica, terasi,

ketumbar, gula merah, dan garam
4. Tumis bumbu halus hingga wangi dan matang.
5. Masukkan 2 batang serai dan daun salam, aduk hingga layu.
6. Masukkan bumbu kasar, aduk hingga matang.
7. Tambahkan air kemudian masukkan ayam utuh
8. Masak dengan api kecil selama kurang lebih 90 menit, sampai air rebusan meresap dan

menyusut menjadi sekitar 200ml dan ayam menjadi empuk.
9. Hidangkan ayam betutu beserta pelengkap.(Sriastuti, 2021)

KRITERIA HASIL HIDANGAN ACARA PERKAWINAN
1. Khas Aceh

Hidangan yang disajikan saat prosesi adat pernikahan di Aceh merupakan makanan khas dari Aceh itu
sendiri. Hidangan Aceh banyak dipengaruhi oleh negara lain seperti Arab Saudi dan India. Maka
Hidangan Aceh ini memiliki kriteria rempah-rempah yang khas, seperti cengkeh, lawang, kapulaga,
pala, kayu manis dan akar manis.
2. Khas Betawi
Pernikahan adat Betawi sangat identik dengan makanan khasnya yaitu soto Betawi. Hidangan ini
memiliki kriteria hasil yaitu berkuah santan dan kaldu ayam, maka rasanya sangat gurih, serta memiliki
beberapa macam pelengkap yang membuat rasanya semakin kompleks.
3. Khas Bali
Beberapa hidangan tradisional khas Bali disajikan saat perkawinan adat Bali. Seperti sate lilit, yaitu
daging giling yang dibumbui kemudian membaluti batang sereh sebagai tusuk sate, kemudian dibakar.
Kriteria hasil hidangan Bali kebanyakan pedas.
4. Khas Solo
Pernikahan adat Solo menghidangkan beberapa makanan khas dari kota tersebut. Seperti selat solo,
gudeg solo, timlo solo, yang dimana hidangan-hidangan ini memiliki rasa yang gurih dan manis.
Sedangkan minuman seperti wedang dan ronde angsle, terdapat rempah jahe didalamnya sehingga
kriteria rasanya yaitu hangat dan membuat nyaman setelah diminum.

PERMASALAHAN DAN SOLUSI PADA HIDANGAN ACARA PERKAWINAN
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dan dihindari dalam membuat hidangan untuk acara

perkawinan. Berikut merupakan permasalahan yang sering terjadi dan solusi untuk mencegah
permasalahan yang muncul:
1. Hidangan yang disajikan dengan prasmanaan/buffet mudah dingin. Solusinya adalah menggunakan

alat khusus menyajikan hidangan prasmanan, yaitu chafing dish, karena alat tersebut memiliki
pemanas dibawahnya yang membuat makanan tetap hangat
2. Makanan terlalu banyak atau sedikit dari jumlah tamu pernikahan yang dating. Solusinya yaitu
menghitung dan mengira-ngira terlebih dahulu berapa jumlah tamu yang diundang dan akan datang.

8


3. Hidangan yang disajikan sudah habis namun belum diisi ulang sehingga tamu tidak dapat makan
hidangan tersebut. Solusinya adalah setiap stand makanan harus ada staff penjaganya, sehingga saat
makanan tersebut habis, staff akan memanggil staff yang lain untuk segera me-refill hidangan tersebut.

LEMBAR DISKUSI !
1. Jelaskan pengertian hidangan perkawinan!
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
2. Sebutkan hidangan perkawinan khas daerah anda dan beri deskripsi singkat!
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………

9


DAFTAR PUSTAKA

AnnayantiBudiningsih. (n.d.). Pengolahan dan Penyajian Makanan (Siswanto (ed.)). CV bina pustaka.
Hastuti, P., Sumiati, T., & Saraswati, E. (2016). Modul Paket Keahlian Jasa Boga Sekolah Menengah

Kejuruan(SMK). In Https://Medium.Com/. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-
case-a7e576e1b6bf
Kartadibrata, T. D. (n.d.). PPM_HIDANGAN KHUSUS-Kelas XII Tata Boga.
Sriastuti, E. (2021). Resep Pembaca: Resep Ayam Betutu Gilimanuk yang Pedas Gurih Berempah.
DetikFood. https://food.detik.com/resep-pembaca/d-5698302/resep-pembaca-resep-ayam-betutu-
gilimanuk-yang-pedas-gurih-berempah

10


Click to View FlipBook Version