The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3.a.6 VISI GURU PENGGERAK
RATNANINGSIH, M.Pd.
CGP ANGKATAN 5

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ratna Ningsih, 2022-08-07 11:39:50

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3.a.6 VISI GURU PENGGERAK

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3.a.6 VISI GURU PENGGERAK
RATNANINGSIH, M.Pd.
CGP ANGKATAN 5

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL
MODUL 1.3.a.6

VISI GURU PENGGERAK

MENERAPKAN MODEL MANAJEMAN
PERUBAHAN INKUIRI APRESIATIF
BAGJA

RATNANINGSIH, M.Pd.
CGP ANGKATAN 5
KAB. LAMONGAN
JAWA TIMUR

PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 5

LUKMAN HIDAYAT, M.Pd.

FASILITATOR

MUBTADI FAISOL ATHOBARI, M.Kes

PENGAJAR PRAKTIK RATNANINGSIH,M.Pd.

CALON GURU PENGGERAK

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. CGP berlatih menerapkan paradigma Inkuiri
Apresiatif untuk mengidentifikasi potensi diri
dan membuat kalimat prakarsa perubahannya.

2. CGP berlatih menyusun BAGJA menurut kalimat
prakarsa perubahan diri yang telah dibuat
untuk kemudian menjalankannya.

PENGANTAR

Inkuiri Apresiatif (IA) merupakan manajemen perubahan
yang kolaboratif dan berbasis kekuatan. Konsep IA
dikembangkan pertama kali oleh David Cooperrider
(Cooperrider & Whitney, 2005; Noble & McGrat, 2016).
Menurutnya, pendekatan ini dapat membantu
membebaskan potensi inovatif dan kreativitas, serta
menyatukan orang dengan cara yang tidak dapat dilakukan
oleh proses manajemen perubahan yang biasa.

IA berfokus pada kekuatan yang dimiliki setiap anggota
dan menyatukannya untuk mendapatkan kekuatan
tertinggi

IA menggunakan prinsip-prinsip utama psikologi positif
dan Pendidikan positif. Setiap orang memiliki inti positif
yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan.
Inti poitif merupakan potensi dan asset organisasi.

Dalam implementasinya IA dimulai dengan menggali hal-
hal positif, keberhasilan yang telah dicapai dan kekuatan
yang dimiliki organisasi, sebelum organisasi menapak pada
tahap selanjutnya dalam merencanakan perubahan.

IA merupakan suatu filosofi,suatu landasan berfikir
yang focus pada upaya kolaboratif menemukan hal
positif dalam diri seseorang, dalam suatu organisasi dan
dunia di sekitarnya baik di masa lalu, masa kini, maupun
masa depan.

Inkuiri Apresiatif sebagai pendekatan manajeman perubahan
(BAGJA)

TAHAP-TAHAP BAGJA:

BUAT PERTANYAAN UTAMA (DEFINE)

Merumuskan pertanyaan sebagai penentu arah penelusuran terkait
perubahan yang diinginkan atau diimpikan.

AMBIL PELAJARAN (DESCOVER)

Mengumpulkan berbagai pengalaman positif yang telah dicapai di kelas
maupun di sekolah serta pelajaran apa yang dapat diambil dari hal-hal positif
tersebut.

GALI MIMPI (DREAM)

Menyusun narasi tentang kondisi ideal apa yang diimpikan dan diharapkan
terjadi di lingkungan pembelajaran.

JABARKAN RENCANA (DESIGN)

Merumuskan rencana Tindakan tentang hal-hal penting yang perlu dilakukan
untuk mewujudkan visi

ATUR EKSEKUSI (DELIVER)

Memutuskan Langkah yang akan diambil, siapa yang terlibat,

Bagaimana strateginya, dan aksi lain demi mewudkan visi.

VISI GURU PENGGERAK

MEWUJUDKAN MURID YANG
UNGGUL DAN BERKARAKTER

SESUAI PROFIL PELAJAR
PANCASILA

Sesuai dengan visi yang saya susun
dalam tugas Modul 1.3 Mulai Dari Diri,
maka saya ingin menerapkan Inkuiri
Apresiatif dengan alur BAGJA dalam
upaya mewujudkan murid yang unggul
dan berkarakter sesuai dengan Profil
Pelajar Pancasila

Prakarsa Perubahan Diri yang Dapat
Menguatkan Kualitas Layanan Bagi Murid

di Kelas

Mengembangkan

pembelajaran yang
dapat meningkatkan
kemampuan bernalar
kritis siswa pada
mata pelajaran IPS di
kelas di SMPN I Turi

BERNALAR KRITIS

• Bernalar kritis adalah salah satu elemen dari Profil Pelajar Pancasila
• Bernalar kritis merupakan kecakapan yang membantu belajar membuat

keputusan dengan mandiri.
• Siswa yang bernalar kritis berarti mampu menggunakan kemampuan nalar

dirinya untuk memproses informasi, mengevaluasinya, hingga
menghasilkan keputusan yang tepat untuk mengatasi berbagai persoalan
yang dihadapi
• Sikap bernalar kritis tidak serta merta ada, tetapi perlu ditumbuhkan
dan dipupuk agar berkembang mulai dari dini

TAHAPAN BAGJA

12

BUAT PERTANYAAN UTAMA (DEFINE)

BPERTANYAAN TINDAKAN

❑ Apa yang harus saya lakukan untuk dapat ❑ Mengajak Kepala Sekolah bertukar
meningkatkan kemampuan bernalar krtis fikiran terkait tentang pentingnya
siswa pada mata pelajaran IPS? mengembangkan pembelajaran yang
dapat meningkatkan kemampauan
❑ Bagaimana menerapkan pembelajaran bernalar kritis.
yang dapat meningkatkan kemampuan
bernalar kritis siswa pada mata pelajaran ❑ Mencari informasi dariberbagai
IPS? sumber tentang kemampuan bernalar
kritis.

❑ Mencari informasi tentang model
pembelajaran yang tepat untuk
meningkatkan kemampuan belajar
siswa.

AMBIL PELAJARAN (DISCOVER)

PERTANYAAN A TINDAKAN

❑ Siapakah di sekolah yang berpengalaman pernah ❑ Mencari contoh nyata bagaimana pembelajaran
menjalankan pembelajaran yang dapat meningkatkan yang dapat meningkatkan kemampuan benalar
kemampuan bernalar kritis siswa? kritis siswa berjalan (wawancara, observasi, dll).

❑ Bagaimana memilih model pembelajaran yang dapat ❑ Mencari informasi model pembelajaran yang dapat
meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa? meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa,
spt. PBL PJBL, dll)
❑ Aktivitas apa yang dilakukan untuk meningkatkan
kemampuan bernalar kritis siwa? ❑ Berdiskusi dan berkolaborasi dengan Kepala
Sekolah, teman sejawat, siswa.
❑ Ketrampilan apa yang sudah saya miliki dan
membantu saya untuk mewujudkan pembelajaran ❑ Menyajikan media pembelajaran yang menarik dan
yang dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis menantang siswa untuk berpendapat/ bernalar
siswa? kritis, berkaitan dengan materi IPS

GALI MIMPI (DREAM)

PERTANYAAN G TINDAKAN

❑ Apakah kebiasaan baru yang saya ❑ Menciptakan suasana kelas yang kondusif,
bayangkan akan terjadi jika dapat menyenangkan, sehingga menarik siswa untuk
melaksanakan pembelajaran yang dapat menyampaikan ide dan pemikirannya.
meningkakan kemampuan bernalar kritis
siswa? ❑ Mendorong siswa agar selalu percaya diri
untuk mengemukakan pendapat di depan kelas
❑ Bagaimana perasaan saya ketika maupun menunjukkan hasil karyanya dari hasil
menyaksikan siswa mampu bernalar kritis? pemikiran sendiri.

❑ Apa yang dirasakan siswa ketika mampu ❑ Secara konsisten menerapkan pembelajaran
menyampaikan pemikirannya dengan kritis yang menantang siswa untuk selalu bernalar
di kelas? kritis

❑ Apa yang saya lakukan untuk terus ❑ Berbagai pengalaman dengan rekan sejawat,
menumbuhkan kemampuan bernalar kritis agar dapat melakukan hal yang sama di kelas
siswa di kelas? (sesama mapel atau berbeda mapel)

JABARKAN RENCANA (DESIGN)

PERTANYAAN J TINDAKAN
❑ Menerapakan model dan metode
❑ Apa langkah yang saya lakukan untuk pembelajaran yang mendukung siswa untuk
mengembangkan pembelajaran yang dapat berdiskusi dan menyajikan hasil pemikirannya
meningkatkan kemampuan bernalar kritis ❑ Mengumpulkan dan menganalisis hasil diskusi
siswa? siswa.
❑ Membuat jurnal harian yang berisi capaian
❑ Barapa lama target waktu untuk mencapai keberhasilan setiap tindakan.
peningkatan kemampuan bernalar kritis ❑ Membuat catatan khusus target yang akan
siswa? dicapai
❑ Berkolaborasi dengan kepala sekolah,teman
❑ Apa tolok ukur indikator keberhasilan/ sejawat untuk melaksanankan kegiatan
kemajuan peningkatan kemampuan pembelajaran
bernalar kritis siswa? ❑ Selalu memberi penghargaan pada siswa
ketika mereka berani mengemukaan
❑ Bagaimana cara saling menyemangati pendapat/bernalar kritis.
usaha bersama mencapai peningkatan
keampuan bernalar kritis siswa?

ATUR EKSEKUSI (DELIVER)

PERTANYAAN A TINDAKAN

❑ Siapa yang saya libatkan dalam penyusunan rencana ❑ Berkoordinasi dengan Kepala sekolah dan teman
pengembangan pembelajaran yang dapat sejawat untuk menyusun rencana/ strategi
meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa? pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan
bernalar kritis siswa
❑ Kapan usaha melaksanakan pmbelajaran yang dapat
meningkatkan kemampuan bernalar kritis siwa ❑ Melaksanankan pembelajaran yang dapat
dimulai? menngkatkan kemampuan bernalar kritis sesuai
yang telah disusun secara konsisten dan
❑ Siapa yang akan mengarahkan dan memantau saya berkelanjutan
dalam pelaksanaan pembelajaran?
❑ Mengajak KS, teman sejawat untuk memantau kelas
❑ Bagaimana melaporkan hasil kegiatan penerapan saya pada saat melaksanaakan pembelajaran
pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampan
bernalar kritis? ❑ Bekerja sama dengan teman sejawat agar melakukan
hal yang sama dalam kelasnya/ mapelnya
❑ Siapa yang akan mendampingi untuk memecahkan
lesulitan dan kendala yang terjadi? ❑ Membuat forum diskusi dan pelaporan secara
berkala pada KS, wali kelas, orang tua dan pihak
terkait

17

Terima
kasih


Click to View FlipBook Version