The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tatiramdhani.tr, 2022-09-25 01:58:21

Bahan ajar aksi nyata 2

Bahan ajar aksi nyata 2

KD:
B.Indonesia
3.6 Menggali isi dan amanat pantun yang disajikan secara
lisan dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan.
4.6 Melisankan pantun hasil karya pribadi dengan lafal,
intonasi, dan ekspresi yang tepat sebagai bentuk ungkapan
diri.
PPKn
3.2 Memahami makna tanggung jawab sebagai warga
masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
4.2 Mengambil keputusan bersama tentang
tanggung jawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan
sehari-hari.

Indikator:
B.Indonesia:
3.6.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pantun berdasarkan tujuan
pantun.
3.6.2. Menelaah isi dari 3 jenis pantun.
4.6.1 Membuat pantun hasil karya pribadi
4.6.1 Membacakan pantun hasil karya pribadi menggunakan
lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
PPKn:
3.2.1 Menganalisis contoh kegiatan dalam melakukan
tanggung jawab sebagai warga sekolah.
4.2.1 Membuat keputusan bersama dalam menyelesaikan
tugas pantun di sekolah.

Tujuan Pembelajaran:

1. Melalui slide power point siswa dapat
mengidentifikasi jenis pantun berdasarkan
tujuannya yaitu pantun kanak-kanak,
pantun muda, dan pantun tua dengan
tepat.

2. Melalui diskusi kelompok siswa dapat
menelaah isi pantun yang telah dibuat
dengan tepat.

3. Melalui diskusi, siswa dapat membuat
pantun hasil karya pribadi dengan tepat.

4. Melalui permainan siswa dapat
membacakan pantun dengan lafal,
intonasi, dan ekspresi yang tepat dengan
tepat.
5. Melalui membaca teks siswa dapat
menganalisis contoh kegiatan
dalam melakukan tanggung jawab
di sekolah dengan tepat.
6. Melalui diskusi kelompok siswa
dapat membuat keputusan dalam
melaksanakan tugas membuat

Deba, Meyla, Riza dan Adam temansatu
kelompok. Mereka sedang mengerjakan
tugas kelompok. Tugas yang dikerjakan
membuat berbagai macam pantun.
Seperti pantun kanak-kanak, pantun
muda, dan pantun tua. Mereka bekerja
sama dengan baik. Tidak ada satu
anggota pun yang tidak melaksanakan
tanggung jawabnya. Dalam tugas ini
setiap anggota kelompok membuat
pantun secara bergiliran atau beruntun.
Mereka membagi tanggung jawab
masing-masing seperti siapa yang
pertama menulis sampai yang terakhir.

Tanggung jawab setiap kelompok adalah sebagai
berikut:

1. Membantu ketua dalam menjalankan
tugas

2. Menaati peraturan yang telah
ditentukan

3. Selalu berusaha mengerjakan tugas
kelompok yang sudah ditentukan
dengan baik.

Jenis-jenis Pantun

1. Pantun Kanak-kanak
Pantun kanak-kanak merupakan pantun yang memiliki kaitan dengan masa kanak-kanak
yang menggambarkan makna suka cita maupun duka cita.
Contoh:

Jalan-jalan ke Kota Blitar Lumba-lumba ikan pintar
Jangan lupa membeli sukun Pandai bermain lingkaran api
Kalau ingin menjadi pintar Dari kecil hingga tumbuh besar
Kamu harus belajar dengan
Harus taat abi dan umi
tekun

2. Pantun Muda
Pantun muda merupakan pantun mengenai kehidupan masa muda yang berisi atau
bermakna perkenalan, hubungan asmara dan rumah tangga, perasaan (kasih saying, iba, iri)
dan nasib.

Padi kering karena dijemur Indah nian burung kakak tua
Masukkan karung diikat tali Terbang tinggi tanpa ragu
Telah lama tidak bersua
Jika kamu berbudi luhur Hati sedih karena rindu
Tentu tahu membalas budi

3. Pantun Tua
Pantun tua merupakan pantun mengenai orang tua, mengenai ada, budaya, agama dan
nasihat.

Tingkap papan kayu persegi Anak orang tanjong ampalu
Sampan sangkat di Pulau Angsa Senja hari pasang pelita
Luka tangan oleh sembilu
Indah tampan karena budi Luka hati karena kata
Tinggi derajat karena bahasa

Menelaah Isi Pantun

1. Pantun Kanak-kanak

Jalan-jalan ke Kota Blitar Isi
Jangan lupa membeli sukun
Kalau ingin menjadi pintar
Kamu harus belajar dengan tekun

2. Pantun Muda Isi

Indah nian burung kakak tua
Terbang tinggi tanpa ragu
Telah lama tidak bersua
Hati sedih karena rindu

3. Pantun Tua Isi

Tingkap papan kayu persegi
Sampan sangkat di Pulau Angsa
Indah tampan karena budi
Tinggi derajat karena bahasa


Click to View FlipBook Version