The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

koleksi klasifikasi hewan invertebrata
dan vertebrata

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by jennmaunet, 2022-06-09 13:30:01

ANIMALIA

koleksi klasifikasi hewan invertebrata
dan vertebrata

Keywords: ANIMALIA

KUMPULAN
HEWAN

INVERTEBTARA
DAN VERTEBRATA

SESUAI
KLASIFIKASINYA

Jenis-Jenis Hewan Invertebrata

◦ 1. Berdasarkan jenis simetri tubuhnya

◦ Hewan invertebrata bersimetri radial, di mana bentuk tubuhnya dapat dipotong menjadi dua bagian simetris dari
berbagai arah.

◦ Hewan invertebrata bersimetri bilateral, yaitu bentuk tubuh yang dapat dibagi menjadi dua secara simetris namun
hanya melalui satu arah.

◦ 2. Berdasarkan tingkat perkembangan lapisan tubuhnya

◦ Diploblastik, yaitu hewan yang memiliki dua lapisan tubuh yang terdiri dari endodermis (lapisan dalam) dan ektodermis
(lapisan luar)

◦ Triploblastik , yaitu hewan yang memiliki tiga lapisan tubuh yang terdiri dari endodermis, mesodermis dan eksodermis)

◦ Triploblastik dibedakan menjadi tiga, yaitu triploblastik aselomata (memiliki tiga lapisan tubuh dan tidak memiliki
rongga), triploblastik pseudoselomata (memiliki tiga lapisan tubuh dan memiliki rongga tubuh) serta triploblastik
selomata (memiliki tiga lapisan tubuh dan memiliki rongga tubuh yang berisi cairan disertai dengan penggantung
organ).

Klasifikasi Hewan Invertebrata

◦ Klasifikasi hewan invertebrata dibagi menjadi 9 filum, di antaranya adalah Annelida (cacing
bersegmen), Arthropoda (hewan berbuku-buku), Coelenterata (hewan berongga), Echinodermata
(hewan berduri), Mollusca (hewan bertulang lunak), Nemathelminthes (cacing gilig), Platyhelminthes,
Porifera (hewan berpori) dan Protozoa.

Berikut masing-masing penjelasan klasifikasi hewan invertebrata:

1. Annelida (cacing bersegmen)


Annelida merupakan golongan hewan invertebrata yang memiliki bentuk tubuh mirip dengan

susunan cincin, ruas-ruas atau gelang-gelang. filum ini mempunyai panjang tubuh mulai dari

1 mm hingga 3 mm.

Bagian tubuh annelida dibagi menjadi tiga yaitu, kepala, dada dan perut. Hewan invertebrata jenis annelida biasanya hidup di dasar laut, air tawar, tanah yang lembab dan menjadi
parasit, namun kebanyakan annelida hidup secara bebas.

Filum ini memiliki sistem organ yang lengkap di antaranya yaitu sistem peredaran darah, sistem pencernaan, sistem ekskresi dan sistem reproduksi. namun, annelida tidak memiliki sistem
respirasi sehingga mereka bernafas dengan kulitnya. contoh hewan invertebrata golongan filum ini adalah cacing tanah.

Ciri-ciri Annelida
Bersifat triploblastik selomata dan simetri bilateral
Bersifat hermaprodit (sistem kelamin ganda)
Memiliki bentuk tubuh bersegmen
Sistem pernapasan melalui kulit
Reproduksi secara seksual dan aseksual
Memiliki sistem saraf berupa ganglion otak
Memiliki sistem pencernaan sempurna
Memiliki sistem pendarahan tertutup
Memiliki sistem ekskresi berupa nefridia
Klasifikasi Annelida
Polychaeta, contoh: cacing palolo

Oligochaeta, contoh: cacing tanah

Hirudinea, contoh: lintah

2. Arthropoda (hewan berbuku-buku)

◦ Arthropoda memiliki bentuk tubuh bersegmen dengan struktur tubuh terdiri dari kepala (kaput), dada (toraks) dan perut
(abdomen). Mereka memiliki ukuran tubuh yang beragam, namun umumnya Arthropoda memiliki tubuh yang kecil.

◦ Ciri utama dari filum ini adalah adanya kutikula keras yang membentuk rangka luar atau biasa disebut dengan
eksoskeleton. Eksoskeleton tersebut digunakan untuk melindungi tubuh. Contoh hewan invertebrata golongan filum ini
adalah kepiting.

◦ Ciri-ciri Arthropoda
◦ Memiliki tubuh bersegmen
◦ Memiliki banyak kaki
◦ Memiliki eksoskeleton sebagai perlindungan diri
◦ Suhu tubuh tergantung pada suhu lingkungan tempat tinggal mereka
◦ Memiliki bentuk tubuh simetri bilateral
◦ Sifat hidupnya bisa berupa parasit, heterotrofik dan hidup dengan bebas.
◦ Reproduksi secara seksual dan aseksual
◦ Arthropoda ada yang hidup di air tawar, air laut, darat dan udara.
◦ Memiliki sistem pendarahan terbuka
◦ Alat pernapasan berupa trakea, insang atau paru-paru (berbuku)
◦ Klasifikasi Arthropoda
◦ Crustacea, contoh: kepiting
◦ Myriapoda, contoh: kaki seribu
◦ Chelicerate, contoh: kalajengking

3. Coelenterata atau Cnidaria (hewan
berongga)

◦ Coelenterata disebut sebagai hewan berongga karena mereka menggunakan rongga tubuhnya bagian perut untuk
mencerna makanan.

◦ Coelenterata tidak memiliki organ tubuh yang lengkap, mereka tidak memiliki alat pernapasan, peredaran darah,
susunan sel saraf dan ekskresinya dilakukan secara khusus. Filum ini memiliki sel penyengat yang terletak diantara mulut
dan tentakelnya. Contoh hewan invertebrata golongan filum ini adalah hydra hijau.

◦ Ciri-ciri Coelenterata
◦ Memiliki bentuk tubuh diploblastik, simetri radial
◦ Memiliki rongga tubuh yang digunakan sebagai alat pencernaan makanan
◦ Memiliki tentakel yang mengandung sel penyengat disertai zat beracun sebagai perlindungan diri
◦ Sebagian besar merupakan karnivora
◦ Habitat Coelenterata ada di air tawar atau air laut. Namun kebanyakan di air laut
◦ Klasifikasi Coelenterata
◦ Hydrozoa, contoh: Hydra viridissima (hidra hijau) dan Hydra fusca (hidra coklat)
◦ Scyphozoa, contoh: Aurelia aurita
◦ Anthozoa, contoh: Tubipora musica dan Fungi sp

Klasifikasi Hewan Vertebrata

◦ Vertebrata dikelompokan atas beberapa kelas:

◦ klasifikasi hewan vertebrata
◦ Ikan (Pisces)
◦ Ikan memiliki habitat di air dengan alat pernafasan berupa insang. Hewan ini mempunyai sirip yang berfungsi untuk menentukan arah gerak di dalam air dan

memiliki gurat sisi untuk mengetahui tekanan air. Termasuk hewan berdarah dingin (poikiloterm), yaitu suhu tubuh disesuaikan dengan lingkungan. Pisces
berkembang biak dengan bertelur (ovipar). Berdasarkan jenis tulangnya ikan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu :
◦ Chondrichthyes atau ikan tulang rawan, contoh : ikan pari, ikan hiu dan ikan cucut.
◦ Osteichthyes atau ikan tulang keras, contoh : ikan mas, ikan gurami, ikan tongkol.
◦ Ampibi (Amphibia)
◦ Jenis hewan yang satu ini yaitu hewan yang dapat bertahan hidup di dua alam, seperti katak dan katak ini jika masih kecil pernapasan nya menggunakan insang
tetapi jika telah dewasa akan berubah dan akan menggunakan paru-paru sehingga katak dapat hidup di dua alam yaitu di darat dan di air. Kelas ampibi ini telah
di bagi menjadi 3 kelas ordo yaitu :
◦ Katak dan kodok (Anura),
◦ Amfibi berekor (Urodela), dan

◦ Amfibi tak berkaki (Apoda).
◦ Reptil (Reptilia)
◦ Reptilia (dalam bahasa latin, reptil = melata) memiliki kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin). Sisik

berfungsi mencegah kekeringan. Ciri lain yang dimiliki oleh sebagian besar reptil adalah : anggota tubuh
berjari lima, bernapas dengan paru-paru, jantung beruang tiga atau empat, menggunakan energi
lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga tergolong hewan poikiloterm, fertilisasi secara internal,
menghasilkan telur sehingga tergolong ovipar dengan telur bercangkang.nReptilia mencakup tiga ordo besar
yaitu

◦ Chelonia atau Testudines (reptilia bercangkang),
◦ Squamata atau Lepidosauria (reptilia dengan kulit bersisik) , dan
◦ Crocodilia (bangsa buaya). Bangsa kura-kura mempunyai cangkang (perisai) yang keras disebut dengan

karapaks (bagian atas) dan plastron (bagian bawah).

Burung (Aves)

◦ Ciri-ciri khusus kelas Aves adalah seluruh tubuh terlindung bulu, anggota gerak berupa sayap dan kaki, berdarah panas
(homoioterm) tidak mempunyai gigi, mulut berupa paruh, berkembang biak dengan bertelur, dan jantung terdiri atas 4
ruang. Aves dikelompokkan menjadi beberapa ordo, yaitu:

◦ Casuariformes (bangsa burung berjalan), contohnya kasuari, burung unta.
◦ Columbiformes, contohnya burung merpati,
◦ Psittaciformes, contohnya alap-alap, elang,
◦ Galliformes, contohnya ayam kampung, merak, ayam hutan.
◦ Hewan Menyusui (Mammalia),
◦ Mamalia adalah hewan yang memiliki kelenjar susu (betina) yang berfungsi untuk menghasilkan susu sebagai sumber

makanan anaknya. Hewan Mammalia pada umumnya adalah hewan yang berdarah panas dan bereproduksi secara
kawin. Hewan Menyusui atau mammalia ini ada yang hidup di darat dan ada juga hidup di air.

◦ Contoh Hewan Mammalia yang hidup di darat seperti Sapi, Domba, Monyet, Rusa, Kuda dan Gajah. Sedangkan Hewan
Mammalia yang habitatnya di air seperti Paus, Lumba-lumba dan Duyung


Click to View FlipBook Version