Melalui buku Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiqmenjelaskan tayamum secara bahasa diartikansebagai 'bersengaja' atau 'bermaksud'. Menurutistilah, tayamum adalah bersengaja(menempelkan telapak tangan) pada tanah lantasdiusapkan pada muka dan kedua tangan denganniat agar dapat mengerjakan salat dan ibadahyang lain. Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi melalui kitab Al-Fiqh 'Ala Al-Madzahib Al-Arba'ahturut mendefinisikan tayamum dari segi bahasa, yang artinya 'bermaksud' .Sementara menurut istilah, tayamum yakni mengusap wajah dan kedua tangandengan debu yang suci dengan niat dan cara-cara tertentu. Tayamum
Gunakan debu atau pasir yang bersih, jangan pasir yang telah digunakan berkali kali. 1. Disunahkan menghadap kiblat. Jari-jari tangan dirapatkan pada saat menyentuh debu. 2. 3.Saat menyentuh debu atau pasir, bacakan niat tayamum. Setelah membacakan niat, usapkan debu di tangan ke permukaan wajah. 4. 5.Telapak tangan kembali menyentuh debu. Kali ini jari tangan direnggangkan, lalu tengadahkan kedua telapak tangan dengan posisi telapak tangan kanan di atas tangan kiri. 6. Urutan Tayamum
perhatikan urutannya