EDISI II / MARET 2016
Daya Tarik
Fenomena Alam
Setelah GMT Usai
CONTENTS CONTENTS :
Foto cover by : Bambang Wijanarko 04 Daya Tarik Fenomena Alam
09 Setelah GMT Usai
10 Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Indonesia
12 Sertifikasi Dive Rescue dan Dive Master
12 Peran FTKP dalam Pengelolaan Tata Keloka Destinasi Pariwisata
13 Pembahasan Kerangka Tata Kerja Destinasi Kepulauan Seribu
14 IHIF BERLIN 2016
15 Sinergitas Program Lintas Sektor di 27 Cluster
16 Indonesia sebagai Destinasi Wisata Halal Dunia
17 Pembangunan Toilet Percontohan
20 Cuitan Tanjung Kelayang
22 Referensi Buku : Tourism Stories 1 dan 2
24 Ucapan diatas Kertas
26 Calendar Events
04 16 09
20 14 17
PENANGGUNG JAWAB : Dadang Rizki Ratman REDAKTUR : Zaini Bustaman, Frans Teguh, Oneng Setyaharini, Agus Priyono,
Azwir Malaon, Lokot Ahmad Enda PENYUNTING: Fakhri Rahman, Andhy Marpaung DESIGN GRAFIS : Ainnoun Kornita Deny
SEKRETARIAT : Erfina Ningsih Pasaribu, Ari Basuki, Nita Septiyanti
ALAMAT : Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata
Gedung Sapta Pesona Lantai 14 Jalan Medan Merdeka Barat No. 17 Jakarta
Telp, (+6221) 3838415 Faks : (+6221) 3836092 e-mail : [email protected]
2 Edisi II / Maret 2016 @ceritadestinasi @ceritadestinasi cerita destinasi
FOREWORDS
“Aku bahagia hidup sejahtera di khatulistiwa
Alam berseri-seri bunga beraneka
Mahligai rama-rama, bertajuk cahya jingga
Surya di cakrawala” – Chrisye, Zamrud Khatulistiwa -
Demikian potongan lirik lagu Zamrud Khatulistiwa –
Chrisye, lirik lagu tersebut bukan hanya benar namun
sangat tepat. Sudah seharusnya kita memang merasa
bahagia terlahir dan tumbuh besar di negara seindah
Indonesia. Kebahagiaan ini rasanya akan menjadi ironi jika
hanya dapat kita nyanyikan saja namun tidak kita rasakan
sesungguhnya dalam kehidupan kita.
Begitu jugs Pariwisata Indonesia harus terus dikembangkan
hingga keindahan alam Indonesia tidak hanya menjadi lagu
yang sempat booming di pasaran pada masanya tetapi
menjadi lagu hidup seluruh anak bangsa yang mendapatkan
efek positif dari keindahan alam Indonesia, yang
menyejahterakan lewat pariwisata alam Indonesia.
DADANG RIZKI RATMAN Menurut data dari Litbang Kemenpar tahun 2014, Wisata
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Alam / Nature menyumbang 35% dari total produk wisata
Indonesia. Jumlah ini tidak bisa dibilang kecil, sudah tidak
Industri Pariwisata diragukan lagi Indonesia memang memiliki keindahan
Kementerian Pariwisata Alam yang luar biasa, sebut saja Danau Toba sebagai
danau terluas kedua di dunia setelah Danau Victoria, Pulau
Selamat menikmati Komodo yang menjadi satu-satunya tempat di dunia di
fenomena alam mana kita masih dapat menyaksikan secara langsung
Indonesia, ayo hewan purbakala Komodo, Taman Nasional Bunaken yang
membangun destinasi sangat terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya,
pariwisata Indonesia dan masih banyak lagi. Tahun ini, kita bahkan mendapatkan
bonus dari wisata alam tersebut karena Indonesia menjadi
Salam Pesona Indonesia satu-satunya wilayah daratan yang dilalui Gerhana Matahari
Total.
Fenomena Gerhana Matahari Total yang merupakan satu
dari sekian banyak fenomena alam langka terjadi di
Indonesia tahun ini. Kedatangan wisman yang berbondong-
bondong datang untuk menyaksikan GMT secara langsung
tentu saja memberikan efek positif dalam memperkenalkan
pariwisata Indonesia. Indonesia sebenarnya memiliki banyak
fenomena alam lain yang dapat menjadi daya tarik wisata,
misalnya : Ombok Bono – Sungai Kampar, Api Abadi Mrapen
– Grobogan, Api Biru – Ijen, dan Salju Abadi – Jaya Wijaya.
Daya tarik wisata tersebut jangan lagi dilihat sebelah mata
apalagi diabaikan, melainkan bersama kita benahi destinasi
pariwisata, sehingga fenomena alam Indonesia sungguh-
sungguh menjadi daya tarik wisata yang dapat dibanggakan.
Danau Kelimutu, photo by Kemenpar
Edisi II / Maret 2016 3
HEADLINE Sungai Kampar, photo by www.thelostraveler.com
1
1. Pegunungan Jayawijaya, photo by www.daunbuah.com
2. Kawah Ijen, Jawa Timur
3. Supermoon, www.supermoon.com
2
3
DAYA TARIK
FENOMENA ALAM
Selain menyuguhkan pesona keindahan yang luar biasa, Banyaknya dampak dari Fenomena Alam yang ditimbulkan baik
alam juga menyimpan fenomena menakjubkan yang masih positif atau negatif berpengaruh besar terhadap kehidupan alam
menjadi misteri. Kejadian-kejadian mengagumkan menjadi sekitar. Tak diherankan lagi fenomena alam yang terjadi berjuta-
bukti dari kekuatan alam yang tak terkendali oleh manusia yang juta tahun lamanya tidak hanya menyisakan cerita, tetapi juga
sebagian dapat dijelaskan secara ilmiah. Misalnya, sungai bawah membentuk suatu destinasi luar biasa yang menjadi keajaiban dunia.
laut yang terletak di Meksiko, Grand Canyon yang merupakan akibat Secara geografis Indonesia terletak di lingkaran cincin api (Ring
kikisan sungai Colorado selama jutaan tahun di Amerika, Petir of Fire) yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi karena
Abadi di Venezuela, Sungai Bono di Indonesia, dan meletusnya banyaknya gunung berapi dan pertemuan empat lempeng tektonik.
gunung tambora yang dikenal dengan ”A year without summer” Hal tersebut memicu fenomena alam berupa bencana seperti gunung
mengakibatkan musim dingin yang panjang yang disusul dengan meletus, tsunami, atau gempa. Akan tetapi tak selamanya fenomena
kekeringan. Beberapa kejadian fenomena alam dapat diprediksi dan alam menakutkan, salah satunya peristiwa Gerhana Matahari
diperhitungkan dari waktu dan tempat kejadiannya, tetapi adapula Total pada tanggal 09 Maret 2016 yang melewati beberapa kota di
fenomena alam yang tiba-tiba terjadi tanpa diduga dan tidak dapat Indonesia menjadi fenomena alam yang luar biasa bahkan menjadi
diperhitungkan secara ilmiah. Kesemua itu menunjukkan kekuatan daya tarik wisata.
alam semesta yang begitu luar biasa.
4 Edisi II / Maret 2016
Ombak Bono, Sungai Kampar - Riau HEADLINE
Secara ilmiah, gelombang bono merupakan salah satu peristiwa alam yang cukup langka
dan jarang terjadi. Kita akan menyaksikan sebuah gelombang besar yang layaknya terjadi
di tengah laut, namun ini terjadi di sebuah sungai air tawar. Gelombang bono terjadi
diakibatkan benturan tiga arus air yang berasal dari Selat Melaka, Laut Cina Selatan dan Aliran
air Sungai Kampar. Akibat benturan ini, menjadikan gelombang air di muara sungai Kampar bisa
mencapai ketinggian 4-5 meter yang ditandai sebelumnya dengan suara gemuruh yang hebat.
Kapan Gelombang bono terjadi ?
Sebelum terjadinya gelombang Bono, biasanya akan diawali dengan bunyi desingan, selanjutnya akan
terdengar bunyi gemuruh air. Bunyi gemuruh tersebut semakin lama akan semakin keras dan muncullah
gelombang besar yang disebut dengan Bono Wave tersebut. Kecepatan dari gelombang ombak Bono mencapai
40 km/jam. Ombak ini mampu memasuki ke arah hulu sungai berkilo-kilo meter jauhnya. Gelombang air bahkan bisa
mencapai jarak sekitar 60 km ke arah hulu dan akan berakhir di daerah Tanjung Pungai. Jumlah gelombang Bono tersebut cukup
banyak dan beriringan. Terkadang di tepi sungai dan terkadang juga bisa terjadi di tengah sungai. Bono yang terbesar biasanya akan terjadi
ketika musim penghujan tiba, dimana debit air Sungai Kampar akan naik. Pada hitungan bulan biasanya akan terjadi di bulan November dan
Desember. Gelombang bono yang ada di Sungai Kampar tersebut biasanya akan terjadi pada saat pasang naik terjadi di laut. Air pasang
tersebut kemudian menuju ke Sungai Kampar. Selanjutnya kecepatan dari arus di Sungai Kampar akan berbenturan dengan air pasang naik
dari laut sehingga terjadilah gelombang yang dinamakan Bono Wave tersebut. Bono hanya akan terjadi apabila air laut pasang, semakin besar
air pasang yang terjadi di laut, maka kemungkinan Bono Wave yang terjadi akan semakin besar pula. Faktor hujan yang akan meningkatkan
debit air sungai juga akan mempengaruhi besarnya gelombang Bono yang terbentuk. Ombak Bono biasanya akan terjadi pada muara sungai
yang kondisnya lebar dan dangkal kemudian menyempit setelah berada di dalam sungai. Bentuk dari muara sungai yang menguncup tersebut
menyerupai huruf “V” atau corong. Selanjutnya akan didukung dengan kondisi sungai yang mendangkal akibat terjadinya erosi alami.
Pertemuan dua arus yakni arus sungai dan laut di lokasi ini akan menyebabkan Bono Wave. (www.bonokampar.com)
Geopark Toba, Kemenpar DSuamnaauteTraobUatara
Menurut perkiraan danau toba terbentuk saat ledakan
73.000-75.000 tahun lalu yang merupakan letusan gunung
berapi super. Kejadian letusan tersebut menyebabkan
kematian masal dan kepunahan spesies makhluk hidup.
Setelah letusan terbentuklah kaldera yang kemudian terisi
air dan menjadi sekarang danau toba. Tekanan magma yang
belum keluar menyebabkan munculnya pulau samosir.
Gunung Sewu - Pulau Jawa
Geosite Gunung Sewu merupakan kawasan karst seluas 1.802 km2 yang terbentang
sepanjang 120 km dari Pantai Parangtritis Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Teluk
Pacitan Provinsi Jawa Timur. Kawasan ini berada di tiga wilayah kabupaten
yaitu Kabupaten Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten
Wonogiri Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur.
Geopark Gunung Sewu juga telah ditetapkan sebagai situs warisan
dunia dalam konferensi Asia Pasifik Geopark Global Network
di Sanin, Kaigan, Jepang pada tanggal 19 September 2015.
Kawasan Geopark Gunung Sewu memiliki bentang alam karst
tropis yang sangat fenomenal terdiri dari lebih 40 ribu bukit
batu gamping dengan kekayaan flora, fauna, keindahan
alam, dan keunikan ragam budaya masyarakat lokal.
Ribuan bukit batuan gamping merupakan bukit kerucut
(conical hills) dan bukit melengkung (sinusoid hills)
menghiasi hampir seluruh kawasan geopark Gunung Sewu.
Foto : www.topindonesiaholidays.com Edisi II / Maret 2016 5
HEADLINE Kawasan Geopark Gunung Sewu memiliki 33 situs kawasan warisan
bumi yang terdiri dari 30 situs geologi dan 3 situs non geologi.
Bagaimana terbentuknya Geopark Gunung Sewu? Gunung api purba formasi Nglanggeran, endapan laut tua formasi
Kawasan gunung sewu merupakan kawasan batuan gamping yang Sambipitu Kabupaten Gunung Kidul, dan Goa Gong Kabupaten
terbentuk 15 hingga 2 juta tahun yang lalu. Banyak dijumpainya fo- Pacitan merupakan situs unggulan geologi. Disamping itu
sil hewan laut di kawasan Geopark Gunung ada situs Lembah Kering Purba Giritontro Kabupaten
Sewu, sehingga dapat disimpulkan Wonogiri, kompleks goa di Kecamatan Pracimantoro, dan
bahwa kawasan Pantai Klayar Kabupaten Pacitan.
ini merupakan laut kedalaman Karst Gunung Sewu adalah
kurang lebih 40 meter yang tipe karst tropis yang
terangkat kepermukaan, bercirikan bukit-bukit
kemudian terbentuk setengah bola,
morfologi seperti bukit, dan berlereng
lembah, dan lekukan cembung, serupa
topografi yang sangat yang terdapat di
unik. Proses pembentu- negara Jamaika,
kan kawasan di Gunung negara Filipina
Sewu dikendalikan oleh dan Dalmatia
struktur biologi, seperti di negara
patahan dan retakan yang Kroasia. Dibawah
memfasilitasi masuknya air permukaan tanah
hujan ke dalam lapisan batu kawasan Geopark
gamping yang lebih dalam. Gunungsewu
Pengangkatan batuan gamping ini berkembang sistem
ke atas permukaan air laut ini membuat goa, baik goa horisontal,
batu gamping mengalami proses pelarutan oleh air membentuk goa vertikal atau gabungan
bentang alam karst. Dengan demikian, karstifikasi tidak hanya keduanya. Terdapat lebih dari
terjadi dipermukaan saja tetapi juga dibawah permukaan tanah,
sebelum akhirnya membentuk sistem pergoaan. Selain itu, pelarutan 400 goa telah terpetakan, dengan sebagian goa sudah dikelola
selama ratusan tahun menghasilkan lorong-lorong goa dan berbagai masyarakat lokal dengan basis eko wisata. Sistem goa vertikal
hiasan atau ornamen goa, seperti stalactit, stalagmit, coloumn dan atau luweng juga banyak dijumpai di kawasan Geopark Gunungsewu.
sebagainya. Luweng Grubug Kabupaten Gunung Kidul sedalam lebih dari 90
meter dan Luweng Jaran Kabupaten Pacitan sedalam lebih dari
20 km menjadi sistem pergoaan terdalam dan terpanjang di pulau
Jawa. Di dalam luweng ini banyak dijumpai sungai bawah tanah
yang mengalirkan air sepanjang musim. Sedangkan goa-goa ditebing
pantai selatan banyak menjadi habitat alami burung walet dan
kelelawar. (www.bukupintarkabupatenwonogiri.blogspot.co.id)
Api Abadi Mrapen,
Grobogan – Jawa Tengah
Api abadi mrapen merupakan pesona fenomena alam berupa keluarnya api
dari dalam tanah yang tidak pernah padam meskipun turun hujan. Sampai
sekarang, api ini masih berkobar karna kandungan gas alam di bawah tanah.
Api tersebut sering digunakan untuk penyalaan obor dalam kegiatan PON (Pekan
Olahraga Nasional) atau upacara hari waisak.
Asal muasal Api Mrapen
Ada sebuah kisah (legenda) yang menceritakan pada saat Sunan Kalijaga
(salah satu “9 Walisongo Islam,” Walisongo adalah penyebar agama Islam) dan
pengikutnya sedang lelah karena perjalanan yang panjang. Mereka berhenti untuk
beristirahatdi desa Mrapen, tetapi mereka kedinginan. Sunan Kalijaga kemudian
menancapkan tongkatnya ke tanah, menariknya keluar dan menghasilkan sebuah
api yang berkobar untuk menghangatkan mereka. Oleh karena itulah api ini
dipertimbangkan sebagia api yang suci di kebudayaan Indonesia ini.
Foto : www.panduanwisata.id
6 Edisi II / Maret 2016
HEADLINE
Api Biru di Gunung ijen, Banyuwangi
Salah satu fenomena alam yang menarik adalah Api Biru di Kawah Ijen (Blue sebelum matahari terbit.
Fire). Blue Fire ini hanya bisa ditemukan di dua tempat yaitu di Islandia dan Setelah matahari terbit, sumber api yang
Kawah Ijen, Indonesia. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa api biru ijen berupa belerang berubah warna menjadi
memang nyata, yang berasal dari pembakaran gas belerang yang kontak dengan kuning atau oranye. Fenomena blue
udara suhu diatas 360 derajat Celcius. Fenomena ini terlihat ketika malam hari fire di ijen ini sangat menakjubkan, gas
belerang yang muncul dengan skala besar,
bertekanan tinggi, memiliki suhu lebih
dari 360 derajat celcius keluar bersama
dengan lava.
Foto : www.dmind0fhonc2zo.cloudfront.net
Salju Abadi Jayawijaya - Papua Foto : www. petapapua.com
Puncak Jayawijaya merupakan salah satu puncak gunung bersalju Edisi II / Maret 2016 7
yang ada di perlintasan garis khatulistiwa, selain pegunungan di Afrika
dan Amerika Latin. Jika dilihat dari udara, Puncak Jayawijaya nampak
seperti permadani hitam yang diselimuti oleh tudung putih. Jika matahari
sedang cerah, maka hamparan salju tersebut akan memantulkan cahaya mentari
yang menyilaukan. Kandungan es di pegunungan ini diperkirakan mencapai 5 persen
dari cadangan es dunia yang berada di luar Benua Antartika. Namun akibat pemanasan
global, jumlah tersebut dari tahun ke tahun kian menyusut. Jika dilihat dari tipe gletsernya,
kawasan bersalju di Jayawijaya masuk ke dalam tipe Alpine Glaciation. Sementara gletser
(aliran lumeran salju) di wilayah ini masuk ke dalam tipe Valley Glacier, yaitu aliran gletser
yang mengalir dari tempat tinggi menuju daerah yang lebih rendah. Oleh sebab itu, di daerah ini
dimungkinkan terdapat aliran sungai es.
Telaga Warna Dieng - Jawa Tengah
Telaga warna dieng merupakan danau vulkanik yang berisi air bercampur
dengan belerang yang menjadi fenomena alam dengan ditandai
pergantian warna air dari telaga tersebut. Warna yang dikeluarkan
hijau dan kuning atau berwarna-warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi
dikarenakan kandungan sulfur yang terdapat di dalam telaga cukup tinggi
sehingga apabila matahari mengenainya maka air telaga nampak berwarna warni.
Foto : www.pegipegi.com
HEADLINE
Danau Kelimutu - Flores
Danau Kelimutu atau dikenal dengan digolongkan sebagai menengah. Foto : www.beritasatu.com
danau tiga warna ini memiliki Danau kawah Tiwu Nua Moori Koohi Fah Foto : www.kelimutu-g18.pioodle.com
warna air yang berbeda-beda dan secara geokimia disebut a “cool acid-
secara periodik berganti-ganti. Ketiga brine” yang mengandung senyawa
danau kawah kelimutu (Tiwu ata Polo, Tiwu belerang dan dari ketiga kawah
Ata Mbupu, dan Tiwu Nua Muri Koohi Fah) menunjukkan aktivitas fumarola yang
menampakkan warna yang berbeda-beda paling aktif (pernah dihitung memasok
sejak letusan kelimutu tahun 1886.
Perubahan warna secara periodik sekitar ~85 ton sulfur dioxide per hari
disebabkan proses geokimia yang (~55MW energy output).
terjadi di dasar danau ditambah dengan Danau kawah Tiwu Ata Mbupu secara
akibat pantulan cahaya matahari, dan geokimia bersifat “acid-sulfate” dengan
populasi bakteri atau ganggang (sangat intensitas ekshalasi gas yang paling kecil
kecil pengaruhnya). dibandingkan dua kawah lainnya.
Perubahan warna terjadi akibat erosi Danau ini pada tahun 1970-an jauh
air danau atas dinding dan dasar lebih aktif daripada sekarang.
kawah, menyingkapkan bahan- bahan Stromatolit seperti yang hidup
mineral tertentu yang kemudian dan terbentuk di danau kawah
secara geokimia berproses dengan vulkanik Satonda yang
gas vulkanik yang secara rutin naik berisi air laut yang terjebak
dari dasar kawah. Proses ini telah ribuan tahun, tidak mungkin
melarutkan zat-zat kimia tertentu terbentuk di danau-danau
di dalam air danau yang kemudian kawah Kelimutu sebab
terekspresi dalam perubahan warnanya. syarat utama pembentukan
Dinding kawah yang dibangun oleh stromatolit, yaitu alkalinitas
piroklastika berwarna abu-abu dan yang tinggi (basa atau soda)
hampir tanpa vegetasi membuat dengan ph > 8.0, tidak ditemui
warna ketiga danau ini sangat kontras, di ketiga danau Kelimutu yang pH-
apalagi saat terang Matahari. Dari dinding nya berkisar dari 0.4 - 3.1. Kawah-
kawah-kawah ini bisa kita tebak bahwa kawah asam ini akan membunuh
Kelimutu adalah gunung tipe stratovolcano cyanophyta pembentuk stromatolit.
yang saat ini berstatus dormant dengan ciri Begitu pun di kawah-kawah vulkanik
mengeluarkan gas secara pasif (ekshalasi). lainnya di daratan, selama ia tidak alkalin,
Penelitian-penelitian yang telah dilakukan tak mungkin stromatolit dapat terbentuk.
umumnya berkaitan dengan peneltian (sumber : www.peristiwa-id.com)
geokimia kawah untuk mempelajari water-
rock interactions dan volcanic flux.
Danau kawah Tiwu Ata Polo secara
geokimia bersifat intermediate “acid-
saline” yang perubahan warnanya sebagai
akibat langsung perubahan status oksidasi
air danau. Aktivitas vulkanik danau ini
8 Edisi II / Maret 2016
Setelah GMT Usai HEADLINE
Oleh: T. Rusata (Peneliti Litbangjakpar) berkah yang menghidupi. Selain Foto : www.5cadventura.com
gunung berapi yang mengancam
Berbeda dengan era 80-an, di mana sekaligus mengagumkan,fenomena Kuasa
pemerintah tegas-tegas melarang alam lain yang dapat menjadi alam
warganya menyaksikan gerhana magnet untuk menarik wisatawan yang kita
matahari total, saat ini pemerintah justru di antaranya salju abadi di Papua, persepsikan
mendorong warganya beramai-ramai ombak bono di Sungai Kampar sebagai mistik
merayakan fenomena alam sangat langka Riau, fenomena api biru di Ijen berbahaya dapat
ini. Gerhana matahari total menjadi energi Banyuwangi, seruling laut di menjadi komoditas
untuk menggerakan manusia. Mulai dari Pantai Klayar Pacitan, hingga turisme yang
akademisi, komunitas astronomi, fotografi, bledug kuwudi Jawa Tengah. mendatangkan
penggila sains, bahkan peminat ilmu Kuasa alam yang kita persepsikan keuntungan bagi
gaib berbondong-bondong mengunjungi sebagai mistik berbahaya dapat warganya.
lokasi yang dilalui gerhana matahari total. menjadi komoditas turisme yang
Beragam festival budaya dan pertunjukkan mendatangkan keuntungan bagi Edisi II / Maret 2016 9
musik pun digelar. Mitos-mitos terkait warganya.
gerhana matahari diolah sebagai materi
mengembangkan imajinasi. Dan tentu, di Sebagai peristiwa nonartifisial,
era industri kekinian gejala alam gerhana fenomena alam tidak mampu
matahari total tak luput dari sentuhan diciptakan oleh manusia, tetapi
komodifikasi. Ditambah peran media yang besar pengaruhnya pada kehidupan
membingkainya sedemikian rupa. Tak manusia. Fenomena-fenomena
sedikit pihak mendapat keuntungan dengan alam yang terjadi di beberapa
terjadinya pertunjukan kosmik gerhana tempat di Indonesia dalam
matahari total. beberapa hal sama menariknya
dengan gerhana matahari total.
Sebagai negeri tropis dengan ribuan pulau Bahaya-bahaya memesona ala negeri
yang terbelit jalur gunung api paling aktif jalur cincin api selain menjadi pesan
di dunia (Pacific Ring of Fire), Indonesia kewaspadaan juga gimmick dalam rangka
memiliki pesona lanskap yang luar biasa meningkatkan kunjungan wisatawan. Ini
dilengkapi gejala-gejala alam unik, indah seolah mengingatkan kita pada saat aksi
dan berbahaya di dalamnya. Seberapa terorisme merajalela dan banyak negara
bahayanya fenomena alam yang mengancam memberikan travel warning ke Indonesia,
Indonesia, berbanding lurus dengan berkah muncul kampanye kreatif Indonesia
yang dijanjikannya. Dan nyatanya, di atas Dangerously Beautiful. Meski terkesan
bumi paling bergejolak ini, nenek moyang sedikit becanda, tapi konsep yang digagas
kita telah tumbuh dan berkembang sejak dua praktisi komunikasi, Iwan dan Indah
ribuan tahun. Berkali-kali letusan gunung api Esjepe, ini sangat kuat dan mengena.
merenggut kehidupan, warga selalu kembali Jargon tersebut mampu mengarahkan
dalam naungan Kerajaan Gunung Api. Di balik persepsi tentang Indonesia ke arah yang
kehancuran yang diakibatkannya, gunung lebih positif. Di sini, permainan diksi menjadi
kuncinya. Usaha memutar balik persepsi
api menyimpan dangerous yang tentunya berkonotasi
negatif-destruktrif dikontraskan
dengan makna keindahan alam yang
maksimal, sehingga menancapkan
nilai lebih bagi wisatawan
yang tetap antusias datang
ke Indonesia saat itu. Kini,
setelah GMT usai, masih
banyak fenomena alam lain
yang tak kalah menariknya.
Come and dive underneath
the hottest spot of The Ring
of Fire where dangerously
beautiful is.
STRATEGI PENGEMBANGAN
DESTINASI DAN INDUSTRI PARIWISATA
10 Edisi II / Maret 2016
Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo meminta kepada Menteri bersama dengan menteri terkait, para Gubernur dan Bupati/ Walikota
agar fokus pada 10 Destinasi Prioritas yang terdiri dari : Danau Toba, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Pulau Morotai, Kepulauan
Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, dan Labuan Bajo, dengan mendukung dan memperkuat kebijakan, program,
dan kegiatan, yang diperlukan sehingga benar-benar terlihat perubahannya. Perbaikan yang diharapkan meliputi antara lain : kelembagaan
pengelola, infrastruktur (jalan, pelabuhan, bandara, ketersediaan listrik, bahan bakar minyak dan air bersih), manajemen promosi daerah,
katersediaan fasilitas umum, penataan perdagangan, dan penataan lingkungan.
STRATEGI PENGEMBANGAN
di 10 DESTINASI PRIORITAS
Edisi II / Maret 2016 11
NEWS
dsearntifdiikvaesimdaivsteerrescue
Waisai - Raja Ampat diantaranya 7 peserta dengan kemampuan di tingkat ini mendapatkan pelatihan Basic
kualifikasi tingkat strees & profesional dan meningkatkan Life Guard dan First Aid. Dalam
Kemenpar melalui Deputi Rescue dan 13 peserta dengan rasa percaya diri. pelatihan tersebut, materi
Bidang Pengembangan kualifikasi Dive Master. Setelah dilakukan pelatihan disampaikan di dalam kelas
Destinasi dan Industri Seperti yang kita lihat, tersebut, seluruh peserta yang berlokasi di Hotel Berlian
Pariwisata bekerja sama raja ampat sebagai surga berhasil lulus dan mendapatkan Abadi dan prakteknya di Pantai
dengan Dive Control Specialist keindahan bawah laut, sertifikat sehingga nama Bangsring, Banyuwangi.
Instructor (DCSI) dan SSI menjadikan kemampuan mereka secara resmi terdaftar Hasil dari pelatihan itu, semua
(Scuba School Indonesia) selam masyarakat lokal tak di salah satu organisasi Diving peserta dinyatakan lulus dan
mengadakan pelatihan diragukan lagi. Kebanyakan Internasional. Selain itu dengan mendapatkan sertifikat Basic
pemandu wisata selam pada mereka memiliki pengalaman pelatihan tersebut diharapkan Life Guard and First Aid.
tanggal 12-17 Februari 2016 tinggi dalam menyelam, tetapi dapat meningkatkan kualitas Setelah itu, peserta disebar
di Waisai, Raja Ampat. Selain belum memiliki lisensi sebagai dan kuantitas pelayanan bagi di 7 (tujuh) destinasi pantai
meningkatkan kapasitas cermin keterampilan mereka. wisatawan selam Raja Ampat utama Kabupaten Banyuwangi
SDM pemandu selam (dive Pelatihan ini dilakukan dengan dan melahirkan calon-calon sehingga dapat langsung
guide) lokal yang berkualitas tujuan melatih mereka di pemandu wisata selam di mengimplementasikan ilmu
dan berstandar internasional tingkat Stress & Rescue dan Kabupaten Raja Ampat. yang telah didapat selama
dengan mensertifikasi guide Dive Master. Di tingkat Stress pelatihan. Adapun yang dapat
selam Rescue dan Dive Master, & Rescue yang dilaksanakan Pantai Banyuwangi menjadi tanggung jawab mereka
pelatihan ini dilakukan dengan selama 4 (empat) hari, peserta nanti diantaranya mampu
tujuan meningkatkan pelayanan dilatih mengenai cara mencegah Selain pelatihan pemandu mengidentifikasi potensi
prima bagi wisatawan selam dan menanggulangi sebuah wisata selam, Kemenpar bahaya, menjaga keselamatan
(diving). Pelatihan diikuti kejadian kecelakaan menyelam juga mengadakan pengunjung, dan melakukan
oleh 20 pemandu selam lokal seperti menyelamatkan peselam pelatihan life guard pada tanggal pertolongan pertama.
yang tak sadarkan diri baik di 25 – 26 Februari 2016 di
dalam maupun di permukaan Banyuwangi. Pelatihan tersebut
air, penanganan peselam panik, dilakukan sebagai bentuk
pencarian dan penyelamatan. peningkatan kapasitas SDM.
Sedangkan ditingkat Dive Pelatihan yang diikuti oleh 25
Master, pelatihan dilaksanakan peserta dari kelompok sadar
selama 6 (enam) hari. Peserta wisata bidang penyelamat
di level ini mendapatkan pantai di kabupaten Banyuwangi
pengetahuan lebih luas
tentang menyelam, mengasah
Peran FTKP/LWG dalam Acara dilanjutkan dengan pembahasan Materi 1 dari Ibu
Pengembangan Tata Kelola Martini Paham (Diah) dengan Tema “Pemasaran Pariwisata
Destinasi pariwisata 2016 Mancanegara”, Materi 2 oleh Bapak Rudy dari Swiss Contats
dan Materi 3 oleh Bapak Norman dengan Tema “Metodologi
Kegiatan Club Meeting dilakukan di Hotel Ibis Tamarin, penghitungan Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan
Jakarta pada hari Jumat tanggal 5 Februari 2016 dan Nusantara”. Setelah meteri disajikan dilanjutkan dengan sesi
dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata, Fasilitator tanya jawab.
Destinasi, Perwakilan Sekretariat Deputi Pengembangan
Destinasi dan Industri Pariwisata, serta Tim narasumber
Program Asistensi Tata Kelola Destinasi Pariwisata Prioritas.
Club Meeting dibuka oleh Deputi Pengembangan Destinasi &
Industri Pariwisata.
12 Edisi II / Maret 2016
NEWS
Acara terakhir penyampaian Materi dari para Narasumber copy dan dikembangkan ke daerah lainnya yang ingin
yang berkesempatan menyampaikan yaitu Bapak Benyamin mengembangkan destinasinya.
Abdurahman dan Bapak Ari S Suhandi dilanjutkan dengan diskusi 5. Program ini disebut berhasil jika organisasi TKDP yang
dan pembacaan hasil kesimpulan kegiatan DMO Club Meeting saat ini disepakati dalam bentuk FTKP, sudah mandiri,
05 Februari 2015. Hasil diskusi dan kesimpulan materi sebagai Mandiri disini atinya, FTKP sudah mampu menggerakan
berikut: sistem yang dibangunnya, sudah dapat membiayai secara
1. FTKP harus dibuat roadmap yang jelas. mandiri operasional organisasi dan sudah memiliki skema
2. Kesuksesan FTKP adalah apabila FasDes & FasLok nya pembiayaan program - program pembangunan destinasi.
Tidak lagi tergantung APBN/APBD. Dia sudah mampu
sudah berhasil membuat FTKP nya jalan. mengembangkan jejaring dengan pihak swasta dan sumber
3. Administrator dari FTKP hendaknya bersifat HIRARKIS tetap dana lainnya.
6. FTKP harus memperhatikan 3 hal penting : CLARITY,
STRUKTURAL, namun pengambilan keputusan-keputusan INTENTIONALITY, POOL of PEOPLE
harus bersifat KONSENSUS. FTKP hanya memfasilitasi
program.
4. Kementerian Pariwisata menjalankan FTKP berdasarkan
RPJM; apabila terdapat program yang bagus, boleh di
pembahasan Program Pengembangan Kepariwisataan
kerangka kerja Kepulauan Seribu, beliau menyampaikan
Tata Kelola mengenai 10 kelompok permasalahan di
Destinasi Kepulauan Seribu, kendala & tantangan
Pariwisata yang dihadapi, potensi serta rencana jangka
Kepulauan pendek untuk pengembangan.
Seribu Selain itu Bupati Kepulauan Seribu juga
menyampaikan bahwa Kepulauan Seribu
Foto : s3dotamazonaswadot.com Kegiatan Stakeholder Meeting dalam peningkatan jumlah masih dianggap bagian belakang ibukota,
rangka pembahasan kerangka kunjungan wisatawan, pengembangan Pulau Seribu harusnya bisa
kerja Tata Kelola Destinasi serta bagaimana kita lebih cepat karena merupakan bagian dari
Pariwisata Kepulauan Seribu Tahun 2016 bisa meningkatkan ibukota. Dukungan dari seluruh Kementerian
diselenggarakan di Swiss-Bell Hotel, Mangga kesejahteraan masyarakat. untuk mendukung Kepulauan Seribu perlu
Besar, Jakarta pada tanggal 23 Februari Kemudian sambutan dan disambut dengan baik. Dalam rangka me-
2016, dihadiri oleh Tim Narasumber, Dinas arahan dari Kepala Dinas majukan prioritasnya adalah pembangunan
Pariwisata & Kebudayaan Provinsi Jakarta, Pariwisata Provinsi DKI infrastruktur dan harus bersamaan dengan
Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kepulauan Jakarta, disampaikan pemberdayaan masyarakat, dalam konteks
Seribu, serta Jajaran Pemerintah Daerah bahwa Dinas Pariwisata inilah pariwisata dikembangkan melalui Tata
dari Jakarta dan Kepulauan Seribu. Kegiatan mendukung program Kelola.
diawali pembukaan dan arahan dari Asisten Kementerian dalam Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian
Deputi Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan pelaksanaan Tata Kelola Destinasi materi dari 2 (dua) orang Narasumber dari
Pemberdayaan Masyarakat., disampaikan Pariwisata. Arahan dari Asisten Bupati Kementerian Pariwisata yang disampaikan
bahwa Kepulauan Seribu masuk dalam Kepulauan Seribu, disampaikan bahwa oleh Benjamin Abdurahman dan Yuwana
10 Destinasi Pariwisata Prioritas untuk Kepulauan Seribu diharapkan menjadi Marjuka, tema yang disampaikan adalah
itu diharapkan ada komitmen dari destinasi wisata dunia, untuk itu perlu mengenai Peran & Tupoksi Para Pemangku
Pemerintah Daerah. Dalam upaya mencapai didukung oleh semua stakeholder. Dengan Kepentingan, dan mengenai pariwisata
adanya Program TKDP diharapkan dapat kepulauan seribu.
membina Kepulauan Seribu menjadi Setelah sesi diskusi dan tanya jawab antara
destinasi kelas dunia tersebut. Program- peserta dengan narasumber, kegiatan
program yang ada diharapkan tidak hanya ditutup oleh Kepala Bidang Tata Kelola
menjadi konsep, tapi dapat menjadi suatu Destinasi Pariwisata Prioritas.
action yang mengembangkan Destinasi
Kepulauan Seribu.
Dalam kegiatan stakeholder meeting ini, Ke-
pala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu
(Muis Sudarmadi) menyampaikan mengenai
Edisi II / Maret 2016 13
NEWS
IHIF BERLIN 2016
(International Hotel Investment Forum)
“Growth Market for Investors and Brands” 1 1. www. global.cushmanwakefield.com
2 2. Kemenpar
Salah satu program pengembangan destinasi pariwisata 3 3. Photo by www.bronlineco.com
Indonesia adalah menarik investor asing melalui promosi
peluang investasi pariwisata. Untuk itu, Kemenpar
berpartisipasi dalam Internasional Hotel Investment Forum (IHIF)
2016 pada tanggal 7 – 9 Maret 2016 di Hotel Intercontinental,
Berlin, Jerman.
Konferensi kelas dunia yang berlangsung selama tiga hari ini
dihadiri oleh para pelaku usaha di bidang industri perhotelan baik
itu pemilik hotel ataupun investor. Kemenpar selaku pembicara
di diskusi panel yang bertema “Growth Market for Investors and
Brands” membahas mengenai pertumbuhan pasar wisatawan di
kawasan-kawasan baru di Indonesia dan strategi bagi para investor
dan brand untuk memasuki pasar tersebut. Selain itu Kemenpar juga
menawarkan peluang investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Pariwisata di Indonesia khususnya KEK Tanjung Lesung dan KEK
Mandalika sebagai bentuk promosi pariwisata guna mempercepat
pembangunan pariwisata Indonesia.
Dari hasil konferensi tersebut, pertemuan dengan pihak International
Finance Corporation menyatakan ketertarikannya dalam pembiayaan
pembangunan hotel di Indonesia dengan kisaran USD 200 juta per
proyek. Hal tersebut tentunya menjadi peluang emas guna mengajak
investor asing dalam peyediaan akomodasi di seluruh destinasi
Indonesia.
Fokus program kemenpar adalah menarik investor asing
dan mempromosikan peluang investasi pariwisata melalui
partisipasi pada MIPIM : The World’s Property Market pada tanggal
15 – 18 Maret 2016 di Palais des Festival Cannes, Perancis. MIPIM
merupakan pasar properti terkemuka di dunia yang menyatukan berbagai
stakeholder yang berpengaruh pada semua sektor property internasional –
perhotelan, perumahan, ritel, kesehatan, olahraga, logistic, dan industri, yang
menawarkan akses yang terbatas untuk jumlah terbesar dari proyek-proyek
pembangunan di seluruh dunia.
Melalui event ini, kemenpar bermaksud meningkatkan pencapaian realisasi
investasi pariwisata di 10 destinasi prioritas. Dalam diskusi PAN-ASIA
Panel, kemenpar menjeleskan mengenai kondisi perekonomian Indone-
sia, kondisi sektor pariwisata di Indonesia, dan peluang investasi
pariwisata khususnya di 10 destinasi prioritas. Selama event
berlangsung, beberapa komitmen terjadi diantaranya Ecoregions
International Singapore melakukan penanaman modal berupa
pengembangan rumah sakit berskala internasional, hotel, dan
sarana rekreasi yang bertema ecotourism di KEK Mandalika, PT
Dharmakusala Waskita Brana juga berupa pembangunan hotel di
KEK Mandalika, dan Islamic Development Bank akan membantu
pendanaan pengembangan infrastruktur KEK Mandalika. Dari
ketiga komitmen tersebut dimaksudkan dapat terealisasi di
tahun ini.
Foto : www.credotru.com
14 Edisi II / Maret 2016
NEWS
sinergitas program lintas sektoral
di 27 cluster
“Semua program di Kementerian arahnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat”
Kegiatan Workshop dalam rangka kerjasama dan sinergitas merupakan upaya mensinergikan program antar Kementerian terkait
program lintas sektor di 27 cluster diselenggarakan di dengan bidang Pariwisata.
Hotel Grand Cemara, Jakarta pada tanggal 19 Februari Sesi kedua yaitu pembahasan workplan Fasdes dan Faslok,
2016, dihadiri oleh Tim Narasumber, Kementerian Perhubungan, dimana Tim Narasumber Program Asistensi Tata Kelola Destinasi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pariwisata telah melakukan penyederhanaan dalam Format Rencana
Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Energi & Kerja (Work Plan) Fasilitator Destinasi dan Fasilitator
Sumber Daya Mineral, Kementerian Kehutanan & Lingkungan Hidup, Lokal Dalam Kerangka 6 Pilar Pembangunan Destinasi
Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian UMKM, dan Pariwisata. Format tersebut akan disampaikan kepada
Perwakilan Asdep Infrastruktur dan Ekosistem. Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri pariwisata
Pembukaan dan arahan dari Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi oleh Bidang Tata Kelola Destinasi Pariwisata Prioritas
Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat, disampaikan bahwa untuk mendapatkan persetujuan.
Kementerian pariwisata memiliki program asistensi TKDP, Selanjutnya kegiatan Workshop dalam rangka kerjasama
dan dilakukan di 25 destinasi, tahun ini ditambahkan lagi 2 dan sinergitas program lintas sektor di 27 cluster ditutup
destinasi. Semua program di Kementerian arahnya adalah untuk oleh Kepala Bidang Tata Kelola Destinasi Pariwisata
kesejahteraan masyarakat, untuk Prioritas.
itu Kementerian Pariwisata
mencoba mengsinergikan
program-program antar
Kementerian tersebut.
Sesi I Kegiatan
workshop diawali
dengan penyampaian
Program dari
Kementerian lain,
dimana penyampaian
program tersebut
Edisi II / Maret 2016 15
NEWS
INDONESIA SEBAGAI DESTINASI
WISATA HALAL DUNIA
Setelah mendapatkan penghargaan World’s Best Halal Tourism Kompas - Banu Astono menghadirkan para pembicara Arief Yahya
Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination di - Menteri Pariwisata, Riyanto Sofyan - Owner Hotel Sofyan Betawi,
ajang World Halal Travel Award 2015, Lombok dikenal sebagai Sapta Nirwandar –Penasehat Kehormatan Kemenpar, Akhmad
destinasi wisata halal dunia. Hal itu mendorong Kementerian Saufi – Dosen dan Peneliti Kepariwisataan Unram, Ikhsan Abdullah
Pariwisata dan Pemerintah Daerah untuk lebih memajukan –Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch, dan Rifda Amarina —
destinasi wisata Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kompas telah CEO PT Puteri Cahaya Kharisma. Kemenpar selaku keynote speaker
mengadakan Seminar Wisata Halal Dunia yang bekerja sama dengan menjelaskan bagaimana mengembangankan destinasi wisata halal
Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa dan pemasarannya. Selain itu juga menambahkan bahwa Lombok
Tenggara Barat (NTB) pada tanggal selain sebagai destinasi wisata halal juga berpotensi sebagai
17 Maret 2016 di Hotel Lombok destinasi wisata cruise yang dapat mendatangkan wisatawan.
Raya dengan tema Daya Tarik Untuk itu pengembangan atraksi, aksesibilitas, dan amenitas akan
Indonesia sebagai Wisata terus dilakukan guna mengembangkan destinasi wisata halal di
Halal Dunia. Indonesia. Salah satunya kemenpar akan merancang tiga atraksi
Seminar yang wisata Halal Lombok, Nusa Tenggar Barat yaitu Moslem Friendly
dimoderatori Beach (Kawasan Senggigi), Kota Tua Ampenan, Lighting system di
Wartawan Senior Masjid Islamic Center. Sedangkan pemasaran sendiri difokuskan
pada potensi pasar dari wisatawan Timur Tengah.
Foto : www.islamic-center.com
Foto : www.kompasiana.com
16 Edisi II / Maret 2016
PEMBANGUNAN TOILET PERCONTOHAN NEWS
DKI Jakarta Bengkulu Padang
Fasilitas umum yang merupakan unsur terdiri dari toilet duduk, toilet jongkok, Di akhir 2015, pembangunan keenam
penting suatu destinasi pariwisata urinoir, wastafel, tempat penyimpanan toilet bersih di enam provinsi telah selesai
ternyata menarik perhatian kemenpar dalam alat pembersih, tangki air, dan saluran dilakukan dan telah diserahterimakan pada
mengembangkan destinasi pariwisata pembuangan air itu menjadi syarat penting tanggal 18 Maret 2015 di Jakarta. Setelah
Indonesia. Di tahun 2015, Kemenpar telah dalam pembangunan toilet bersih di daerah. serah terima, toilet bersih tersebut dapat
melakukan program pembangunan toilet Hasil dari asesmen telah didapatkan 6 langsung dimanfaatkan sebagai fasilitas
bersih di 34 provinsi di Indonesia. provinsi yang layak dibangun toilet bersih umum yang nyaman bagi para wisatawan.
Dengan masa kerja setengah tahun akibat dengan masa kerja sampai akhir tahun Selain itu pengelolaan toilet dapat dilakukan
restrukturisasi, Kemenpar mengawali 2015. Keenam toilet itu berada di 6 Provinsi melalui swasta sehingga dapat dipastikan
program tersebut dengan melakukan yaitu DKI Jakarta (Museum Seni Rupa dan bahwa pengelolaannya dilakukan dengan
asesmen di 21 lokasi provinsi. Hasil Keramik), Jawa Tengah (Museum Jawa tepat dan benar sehingga akan menjaga
asesmen inilah yang menjadi acuan Tengah Ranggawarsita), Bandar Lampung keberlangsungan toilet itu sendiri. Semakin
apakah lokasinya mencukupi dan layak (Pusat Kegiatan Olahraga(PKOR) Way bersih toilet, semakin nyaman pula
untuk dibangun standar toilet bersih apa Halim), Bengkulu (Pantai Panjang Bengkulu), wisatawan dalam berkunjung.
tidak. Design standar toilet bersih yang Sumatera Selatan (Bukit Siguntang), dan
Sumatera Barat (Pantai Wisata Cimpago).
Semarang Lampung Palembang
Edisi II / Maret 2016 17
18 Edisi II / Maret 2016
Edisi II / Maret 2016 19
CERITA DESTINASI TANJUNCGUKITAENLAYANG
Tanggal 15 – 18 Maret 2016 lalu, Tim Cerita Destinasi bersama menurut petugas ditempat kami menginap cukup baik, bahkan di
dengan pemenang kuis photo di Destinasi Wisata Indonesia hari kerja ketika kami berkunjung, akupansi hotel cukup tinggi.
berkunjung ke salah satu dari 10 Destinasi Prioritas yaitu Tan- Perkembangan ekonomi di Tanjung Pandan dan Tanjung Kelayang
jung Kelayang. Kunjungan ini merupakan hadiah bagi juara ke-3 Lomba rasanya cukup menjanjikan.
foto pada kegiatan Jumpa Pers dan Pameran Akhir Tahun 2015. Dihari berikutnya kami berencana untuk melakukan tour ke pulau
Perjalanan kami dimulai dengan berkunjung ke Danau Kaolin, karena atau sering dikenal dengan sebutan Island Hoping. Pulau-pulau
letak Danau yang berada persis di pinggir jalan menuju ke Hotel tempat yang akan kami kunjungi antara lain Pulau Lengkuas, Pulau
kami akan menginap. Hamparan air yang biru dan pasir yang putih Kepayang, Pulau Burung, Pulau Pasir, dan Pulau Batu Berlayar,
menjadi pemandangan yang indah sebagai pembuka perjalanan kami, namun sayang sekali hujan deras turun pagi hari ketika kami akan
suasana terik menjadi tidak dihiraukan demi mengabadikan gambar menyebrang dengan menggunakan kapal, sehingga perjalanan ke
di tempat ini. Lokasi ini sebenarnya adalah bekas galian dari tambang Pulau Lengkuas harus ditunda, entah karena kasihan atau ini yang
Kaolin. Didepan Lokasi juga sudah terpampang papan dengan tulisan disebut dengan “Semesta Mendukung” siang sekitar pukul 11.00
“Dilarang Berenang di Danau”Jadi danau ini memang tidak untuk WIB matahari kemudian mulai keluar dan tersenyum malu-malu.
berenang atau wisata air ya, namun jangan khawatir terjatuh karena Waktunya memulai petualangan ke P.Lengkuas, Yipppiiii!!! Sebelum
sudah dipasang palang pengaman disekitar danau. So take a selfie it’s a sampai di P. Lengkuas kami sempat berhenti di pualu kecil yang
must. dinamakan P. Pasir. Pulau yang memiliki luas kurang dari 1 hektar
ini memiliki jarak yang cukup dekat dengan pulau lain yang juga
Kami menginap di salah satu hotel bintang 3 di daerah Tanjung Pandan, termasuk dalam daftar kunjungan kami. Pulau Pasir sebenarnya
di daerah ini fasilitas penginapan sudah lengkap. Anda dapat meilih bukanlah sebuah pulau pada umumnya, namun hanyalah sebuah
penginapan yang sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda. Ingin gosong atau gundukan pasir yang berada di tengah-tengah laut
berwisata ala backpacker? Tidak perlu khawatir, banyak hotel dengan yang dalam. Unik! adalah kata yang tepat untuk menggambarkan
harga yang murah, sebaliknya jika Anda adalah wisatawan ala Koper, pulau ini, banyak wisatawan yang ingin datang langsung
Hotel bintang 4 sudah siap melayani Anda dengan baik. Akupansi hotel mengunjunginya, kami bahkan sempat bertemu dengan orang
yang melakukan photo session pre-wedding. Setelah menjejakan
kaki di pulau unik ini dan sempat mencari bintang laut (meskipun
akhirnya kami tidak menemukannya) kami melanjutkan kembali
perjalanan kami menuju ke pulau tujuan kami Pulau Lengkuas.
Setelah perjalanan sekitar 35 menit, sampailah kami ke Pulau
Lengkuas. Sambutan pertama dari pulau ini adalah hamparan
pasir putih yang bersih dan halus. Disebelah kanan pulau
terpatri bebatuan besar yang konon merupakan peninggalan
dari zaman megalitikum, it’s a spectacular view. Kami bahkan
hampir melupakan untuk mengambil gambar karena kagumnya
akan pemandangan yang disuguhkan di depan kami. Di Pulau
Lengkuas ini jugalah terdapat mercusuar dengan tinggi 18 lantai,
karena sudah sampai di sini rasanya tidak afdol jika kami hanya
memandangi mercusuar ini dari luar, kami pun memutuskan untuk
masuk dan naik ke mercusuar, meskipun ini berarti olahraga
tidak terencana bagi kaki kami. Sebelum masuk kami diminta
untuk membersihkan pasir yang menempel di kaki kami dengan
spons yang sudah disediakan dan diminta bayaran Rp.5.000
sebagai uang kebersihan. Perjalanan menaiki tangga hingga
20 Edisi II / Maret 2016 Foto : kemenpar
Foto : kemenpar lantai 18 buat kami merupakan perjuangan dengan santap siang, kami pun naik CERITA DESTINASI
tersendiri maklum saja kami memang jarang kembali ke kapal dan langsung menuju ke Kami memilih mencicipi Kopi di Kedai
berolahraga. Perjalananan menaiki ratusan Pulau Kepayang untuk menikmati santap Warkop ATET, kedai kopi yang menurut
anak tangga agak menjenuhkan karena dari siang. Resto yang hanya berlantai pasir, keterangan dari tour guide kami adalah
lantai ke lantai tidak ada foto atau benda- membuat kesan alam semakin lekat dalam pemenang kejuaraan kopi tahun lalu. Kami
benda di dalam mercusuar yang dapat kami perjalanan kali ini. Cumi goreng tepung, memesan kopi susu dan Kopi O (red : kopi
lihat, agak sedikit kecewa karena tadinya ikan lempah kuning, ikan bakar bumbu, dan hitam), kira-kira 5 menit kemudian wangi
kami fikir ini akan menjadi semacam wisata ikan bakar kecap, tidak ketinggalan udang kopi yang menyegarkan sudah menguap
museum, ternyata tidak, dan setelah keluar bakar membuat makan siang kali ini begitu dari cangkir-cangkir kopi yang baru
dan berbincang dengan orang yang menjaga semarak. Selamat tinggal diet rendah lemak saja dihantarkan ke hadapan
mercusuar ternyata tempat ini memang dan kalori. kami. Kopinya tidak terlalu
tidak diperuntukan untuk wisata, namun Kenyang dengan makan siang “mewah” pekat dan tidak
karena banyak wisatawan yang meminta kami, kami naik kembali ke kapal untuk memiliki ampas,
untuk naik akhirnya ini dibuka untuk para kembali ke Tanjung Kelayang. Dalam perjala- setelah
wisatawan dengan biaya kebersihan saja. nan menuju Tanjung Kelayang kami menyem-
Setelah menaiki anak tangga di ujung patkan berfoto dengan “Patrick” (red : bertanya
lantai 18 kami menemukan pintu kecil bintang laut) yang sempat di ambil pada Bapak yang
untuk keluar ke balkon Mercusuar dan rasa oleh Tour Guide kami ketika menjaga kedai tentang
lelah menaiki ratusan anak tangga untuk melewati Pulau Batu proses pembuatan segelas
sampai di lantai 18 lenyap seketika oleh Berlayar. kopi, ternyata penyeduhan
pemandangan gradasi warna putih, hijau Sekitar pukul setiap gelas kopi dilakukan melalui
kebiruan, hingga biru tua dari hamparan 4 sore proses penyaringan sebelum disajikan.
pasir putih dan lautan yang mengelilingi Setelah menyeruput kopi masing-masing
Pulau Lengkuas. Keindahan alam yang luar kapal kami sepakat bahwa kopi ini adalah salah
biasa. Kami sempat mengambil beberapa kami satu kopi terenak dari kopi-kopi di daerah
foto pemandangan dan tentu saja selfie, kembali lain yang pernah kami kunjungi. Setelah
namun keindahan pemandangan berlabuh di pantai menghabiskan kopi kami, kami pun ke kasir
dari atas justru membuat kami Tanjung Kelayang, untuk membayar, dan kami kaget sekali
memilih untuk duduk mengambil beberapa foto ketika harus membayar, karena ternyata
dalam diam dan kembali harga yang harus kami bayar sangat murah,
menikmati di Tanjung Kelayang dan melanjutkan kami hanya membayar Rp.51.000 untuk 5
keindahan perjalanan kami ke Pantai Tanjung Tinggi, cangkir kopi dan jajanan pasar yang kami
alam pantai fenomenal di Belitung, Pantai jadikan cemilan sambil meminum Kopi
Laskar Pelangi. Kami berada di pantai ini kami. Recommended place bagi rekan-rekan
Belitung, hingga matahari terbenam, tadinya kami pencinta kopi.
dalam akan menikmati sunset, tapi nampaknya Masih banyak hal yang bisa dieksplore
ucapan syukur kami kurang beruntung, hari itu langit dari kota ini, kota Laskar Pelangi, Bangka
karena Indonesia berawan, namun langit yang berawan Belitung, dan kami semua berharap bisa
dikaruniai keindahan alam tidak mengurangi kebahagiaan kami dapat kembali lagi ke tempat ini, mengalami
ini, dan syukur karena diberikan menghabiskan sore kami di pantai seindah pengalaman baru, dan berbagi cerita
kesempatan untuk menyaksikannya Pantai Tanjung Tinggi. kembali tentang destinasi pariwisata
secara langsung bukan hanya dari foto atau Di hari ketiga, kami mencoba melancong ala Indonesia. Semoga rekan-rekan juga bisa
tulisan saja. Rasaya tidak ingin pulang, city tour, schedule kami untuk hari ini adalah punya kesempatan meng-eksplore destinasi
namun rencana untuk mengeksplore mengunjungi museum Kata, Kuil Dewi Kwan pariwisata Indonesia. Selamat berwisata,
Belitung lebih jauh, membuat kami akhirnya In, Lokasi Shooting film Laskar Pelangi SD selamat berbagi cerita destinasi. - Erfina
mengumpulkan niat untuk turun dan Muhammadiyah Gantong, dan tentunya me-
meneruskan perjalanan. nyicipi kopi di Manggar yang terkenal dengan
Perut yang mulai keroncongan adalah kota 1001 Kopi.
alarm kami harus mengisi kembali tenaga
Edisi II / Maret 2016 21
REFERENSI BUKU
Tourism Stories 1 : How Tourism Enriched My Life
Berawal dari perjalanan Sekjen-UNWTO menyusuri sungai di Viet Nam
dengan menggunakan perahu yang dikayuh oleh seorang wanita yang tiap
harinya mengantarkan turis untuk menyusuri sungai sembari menceritakan
bagaimana pekerjaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.
Kejadian tersebut yang melatarbelakangi buku ”Tourism Stories : How tourism
enriched my life” di terbitkan.
Buku yang menceritakan tentang berbagai pengalaman para pekerja
pariwisata ini, adalah salah satu bentuk apresiasi dari UNWTO dimana dapat
mengingatkan kita mengenai detak jantung kehidupan sektor pariwisata.
”Tourism Stories : How tourism enriched my life” dikarang oleh Anita Mendiratta,
seorang konsultan sekaligus CEO dari Cachet Consulting, memberikan
gambaran bagaimana pariwisata dapat merubah kehidupan dan keluarganya.
Selain itu mereka membagi pengalaman hidupnya, pekerjaannya, pikirannya
melalui video interview yang dituangkan dalam buku ”Tourism Stories : How
tourism enriched my life” edisi pertama ini.
UNWTO berharap melalui kisah-kisah mereka dari seluruh penjuru dunia
dapat dijadikan inspirasi bagi orang lain. Buku “Tourism Stories : How tour-
ism enriched my life” sebagai seri yang pertama diterbitkan pada tahun
2013 dan dapat di unduh gratis melalui http://www.e-unwto.org/doi/
book/10.18111/9789284415571
Tourism Stories 2 : My Story, My Community, Our Future
Pariwisata adalah salah satu penyumbang sektor ekonomi dunia. Lebih dari satu
milyar orang melakukan perjalanan wisata dengan memberikan kontribusi sebesar
9 % GDB global. Chef, supir taksi, penjaga toko, pemandu wisata, pegawai hotel,
pelayan toko dan sebagainya adalah para pelaku yang menjadi penggerak industri
pariwsiata.
Di bulan September 2015, UNWTO telah mempublikasikan buku ”Touism Stories :
My Story, My Community, My Future” yang merupakan lanjutan dari buku “Tourism
Stories : How tourism enriched my life”. Buku Tourism Stories edisi kedua dengan
pengarang yang sama, didedikasikan untuk para pelaku pariwisata di seluruh dunia
yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pekerjaannya di sektor
pariwisata. Buku ini menceritakan kisah inspiratif dari 28 pelaku pariwisata di seluruh
dunia yang tiap harinya bekerja di sektor pariwisata dan membuat perubahan bagi
masyarakat sekitar.
Untuk mendapatkan buku ini dapat diunduh gratis melalui website
http://www.e-unwto.org/doi/book/10.18111/9789284417186.
22 Edisi II / Maret 2016
8 Tips menggunakan sosial media
Edisi II / Maret 2016 23
SERBA SERBI
Foto seseorang dengan latar keindahan
destinasi pariwisata sambil memegang
selembar kertas berisi ucapan yang
ditujukan untuk seseorang menjadi trend di
media sosial. Berbagai macam ucapan “I love
you”, “Marry me”, “Happy birthday” dan kalimat
lain yang isinya mengungkapkan perasaan
ditulis di sebuah kertas kemudian difoto dengan
latar foto suatu destinasi pariwisata atau di
atas ketinggian tertentu, misalnya di puncak
gunung, menjadi aktivitas tren terkini yang sering
dilakukan oleh para traveler.
Aktivitas tersebut sebenarnya sah-sah saja, ada
beberapa orang beranggapan bahwa kegiatan
ini norak dan kampungan. Padahal
tak ada yang salah dengan
aktivitas itu selama
tidak menyusahkan
orang lain. Begitu
juga ketika
mengunggah
foto tersebut Ucapan di
di media
sosial yang
merupakan
konsumsi
publik, Foto : www.justitia.wordpress.com
bukan merupakan sesuatu yang negatif
atas Kertas dan dilarang selama kalimat yang ditulis di
ucapan tidak menyinggung siapapun. Apalagi
foto yang diunggah di media sosial melalui
akun pribadi mereka dan orang yang ditulis di
ucapan.
Hal terpenting yang harus diperhatikan ketika
melakukan aktivitas tersebut adalah jangan meninggalkan
kertas ucapan begitu saja yang bisa mengotori dan pada
akhirnya merusak keindahan destinasi itu sendiri. Banyak sekali
gunung-gunung di Indonesia ditemukan tebaran sampah dengan
salah satunya kertas upacan. Hal itu sangat disayangkan karena
masih kurangnya kesadaran dari masyarakat akan kebersihan.
Kejadian itu bukan satu atau dua kali, bahkan sering kita temui
di beberapa destinasi pariwisata Indonesia. Alangkah baiknya jika
kertas yang ditulis dibawa turun atau disimpan atau kalau memang
tidak digunakan lagi lebih baik dibuang ke tempat sampah. Untuk
itu, aktivitas itu baru bisa dikatakan tidak norak atau kampungan. -
Kornita
Foto : www.travel.detik.com Foto : www.kompasiana.com
24 Edisi II / Maret 2016
Edisi II / Maret 2016 25
CALENDAR EVENTS Tour de Bintan (1-3 April 2016)
26 Edisi II / Maret 2016 di Bintan, Kepulauan Riau
Tour de Bintan adalah sebuah kompetisi
bersepeda yang dikenal dengan rute
nya yang menantang yaitu Grand Fondo.
Keindahan bentang alam sepanjang
trak menjadi daya tarik tersendiri saat
bersepeda. Tour yang diselenggarakan
selama 3 (tiga) hari ini dibagi menjadi
beberapa kategori yang dapat diikuti oleh
para pesepeda.
Festival Tidore (1-3 April 2016)
di Tidore
Festival tidore adalah acara tahunan yang
digelar oleh Pemda Tidore Kepulauan dalam
rangka memperingati hari jadi kota tidore.
Di acara tersebut berbagai pertunjukan
seni dan budaya ditampilkan diantaranya
Dowari, Soa Romtoha, Maku Tai, Ritual Lufu
Kie (gelar armada perang yang diberikan
oleh Sultan Tidore bagi yang telah berhasil
mengusir VOC.
Banyuwangi International BMX, 2 - 3 April 2016
Banyuwangi International
BMX yang diadakan di
Sirkuit BMX Muncar pada
tanggal 2 – 3 April 2016
ini merupakan acara yang
bergengsi. Sirkuit BMX
Muncar adalah salah satu
sirkuit yang memiliki
standar sirkuit nasional,
dengan lintasan yang
cukup menantang. Sengaja
pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi mendesain sirkuit
ini untuk memfasilitasi calon-calon pembalap Indonesia
khususnya dari Banyuwangi diharapkan dapat muncul
CALENDAR EVENTS
Sungailiat Triathlon (23 April 2016) Sabang Marine Festival 2016 26 -30 April 2016
di Bangka
Festival yang diikuti oleh para
Sungailiat Triathlon tahun ini yachters dan cruise dari berbagai
diselenggarakan di Sungailiat yang tepat negara ini akan berkumpul di Lhok
nya di Sungai Beach Resort berupa lomba Weng, Sabang. Pertunjukan tari
triathlon yang terdiri dari 3 kategori long, tradisional, mengunjungi Iboih dan
standard dan Sprint. museum tsunami aceh menjadi
agenda dari festival tersebut.
INACRAFT 2016 (20-24 April 2016) Dengan kedatangan para yachter
di Jakarta Convention Center diharapkan dapat meningkatkan
kunjungan wisatawan asing
dan membuka kesempatan
berinvestasi di sektor pariwisata.
Festival Pesona Tambora, 13-16 April 2016
Acara Festival Pesona Tambora 2016
merupakan kerja sama Kementerian Pariwisata,
Harian Kompas, dan Pemerintah Daerah Nusa
Tenggara Barat. Sebelumnya, pada tahun lalu
juga diselenggarakan acara untuk memperingati
200 tahun letusan Gunung Tambora. Acara pada
Festival Pesona Tambora 2016 yakni Tambora
Running (Ultra Run 320 km & 100 km, Tambora
Ultra 50 km & 25 km), Tambora Bike Event,
Tambora Festival, Pulau Satonda (Tambora
Literary dan Film Festival), pameran seni rupa,
dan instalasi art-arche di Galeri Seni Satonda,
dan Ritus Budaya Tamboraman
Majapahit Travel Fair (14-17 April 2016)
di Gran City Surabaya
INACRAFT ke-18 ini hadir dengan mengusung kekayaan warisan budaya salah satu Majapahit Travel Fair (MTF) di tahun 2016 ini dengan
daerah Indonesia di Bagian Barat yaitu Sumatera Barat dengan tema “The Splendor tema Marine Tourism diselenggarakan dalam rangka
of Minangkabau”. Di era MEA ini sektor kerajinan (Handcraft) perlu ditingkatkan mengembangkan keanekaragaman daya tarik wisata
dan dikembangkan, untuk itu di acara INACRAFT ini para perajin, produsen, pengusa- dan event serta dengan memberikan kontribusi
ha kerajinan, dan UMKM Indonesia akan hadir untuk memasarkan produk unggulan terhadap percepatan pembangunan kepariwisataan.
mereka yang berkualitas, diantaranya Ethnicia Indonesia, Rumput Kecil, Mozz, Griya MTF ini mendatangkan seller dan buyer di sektor
Batik Lengo, Batik Tulis Lasem. pariwisata dengan tujuan membuka kesempatan
berinvestasi seluas-luasnya di industri pariwisata.
Kepada Seluruh Unit Kerja di Lingkungan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata,
Apabila kegiatannya ingin dipublikasikan oleh Buletin Destinasi
Silahkan mengirimkan calender event Anda, dengan format : [Nama Event, Tanggal & Lokasi
Pelaksanaan, Pihak Penanggung Jawab.] via email : [email protected]
Edisi II / Maret 2016 27
Foto : Gunung Bromo, Jawa Timur by M. Hendartyo Hanggi W
Published by :
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata
Kementerian Pariwisata
2016