Panduan
Inovasi Alarm Ibu Hamil
PUSKESMAS RIBANG
Disusun Oleh
Erdi Yani, Amd.Keb
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan atas kehadiran Tuhan Yang MahaEsa, karena dengan
rahmat dan karunia-Nya masih diberi kesehatan untuk menyelesaikan buku
Pedoman inovasi Kebidanan yang bejudul ALARM IBU HAMIL Puskesmas Ribang.
Laporan ini kami buat sebagai pedoman dalam pelaksanaan inovasi ALARM IBU HAMIL
.
Tak lupa pada kesempatan ini saya mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1.Bapak dr Taufiqurrahman Hamdie, M.Kes selaku Kepala Dinas Kabupaten
Tabalong
2.Bapak ahmad Rusydiani, S.Kep.Ns selaku kepala Puskesmas Ribang
3.Stakeholder kecamatan Muara Uya, Kepala Desa, PKK, Kader Kesehatan, dan
tokoh Masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kerjasama dalam
kegiatan ini
4.Seluruh bidan yang berada di wilayah puskesmas Ribang yang telah bersama-
sama saling membantu dalam penulisan buku Pedoman ini.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan buku Pedoman ini masih banyak
kekurangan, oleh sebab itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang
membangun sebagai penyempurnaan dan semoga dengan buku Pedoman ini dapat
bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat terutama ibu hamil.
Ribang, januari 2020
Penyusun
Pendahuluan
Di era digital masyarakat lebih banyak menggunakan layanan internet untuk
mempermudah mendapatkan informasi, sehingga buku panduan tentang inovasi
Alarm Ibu Hamil kami sampaikan dalam bentuk Ebook yang dapat diakses dan di
download sehingga mempermudah pembaca umumnya dan ibu hamil khususnya
dalam membaca dimanapun dan kapanpun.
Latar Belakang
Salah satu program esensial Puskesmas ribang yang memerlukan perhatian adalah
program Kesehatan Ibu dan Anak. Salah satu indikator yang menjadi tolok ukur
capaian program ini adalah persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan. Berdasarkan
data puskesmas pada tahun 2017 terdapat 64 persalinan, 7 diantaranya ditolong
oleh dukun kampong. Tahun 2018 dengan 60 persalinan, 9 diantaranya ditolong oleh
dukun kampung. Tahun 2019 dari 43 persalinan 5 diantaranya juga ditolong oleh
dukun kampung. Selanjutnya dari 43 orang yang bersalin ditahun 2019, terdapat 9
orang yang mengalami resiko tinggi atau komplikasi persalinan seperti panggul
sempit, persalinan macet,riwayat operasi,gangguan jiwa,keracunan kehamilan dan
persalinan dengan letak sungsang.
Bisa disimpulkan bahwa banyak sekali resiko jika persalinan hanya ditangani oleh
dukun kampung, salah satunya adalah anggapan bahwa tanggal persalinan yang
terlambat dari prediksi merupakan hal biasa. Kurangnya edukasi tentang pentingnya
hari taksiran persalinan ini juga terjadi kaarena masyarakat yang menganggap
bahwa melahirkan dengan dukun kampung lebih aman, lebih paham tradisi dan ritual
sebelum dan sesudah persalinan, hingga anggapan mahalnya biaya yang dikeluarkan
jika harus bersalin dengan pertolongan tenaga kesehatan.
Latar Belakang
Untuk mencegah kemungkinan adanya kehamilan resiko tinggi, terutama
mengenai waktu persalinan yang nlewat dari perkiraan, maka Puskesmas Ribang
menggagas sebuah inovasi yang diberi nama ALARM IBU HAMIL. Alarm ini berfungsi
sebagai pengingat bagi ibu hamil dan keluarganya tentang hari taksiran persalinan
yang aman sekaligus sebagai media pengingat agar ibu hamil rajin memeriksakan diri
ke dokter . alarm ini dipasang pada ponsel ibu hamil maupun keluarganya dengan
sebelumnya diberikan edukasi mengenai persalinan yang ditolong oleh tenaga
kesehatan. Tujuannya agar ibu hamil bisa menyiapkjan diri dan segera mrnghubungi
puskesmas atau tenaga kesehatan jika terjadi tanda persalinan beresiko tinggi yang
mungkin timbul menjelang persalinan. Selain itu baik bidan puskesmas maupun lintas
sector terkait juga membantu mensukseskan inovasi ini dengan memberikan
pemahaman kepada dukun kampung agar dapat bermitra dengan tenaga kesehatan
saat menangani persalinan. Efeknya ibu hamil dapat melahirkan dengan tenang
ditolong oleh tenaga kesehatan dan tetap melakukan ritual kebiasaan yang
didampingi dukun kampung.
Berkat inovasi alarm ibu hamil, maka sejak tahun 2020 seluruh ibu hamil sebanyak
72 orang ditolong oleh tenaga kesehatan.
Tujuan
Tujuan Umum
Meningkatnya Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan menjadi
100 % di wilayah Puskesmas Ribang
Tujuan Khusus
Memberikan pemahaman kepada lintas sector tentang manfaat
persalinan oleh tenaga kesehatan.
Dukun kampung memahami resiko persalinan ditolong oleh non
kesehatan
Pasangan Usia Subur mengetahui manfaat persalinan ditolong oleh
tenaga kesehatandan bahaya persalinan oleh non nakes.
Adanya kesepakatan lintas sector dalam mendukung inovasi Alarm Ibu
Hamil
Manfaat
Manfaat alarm ibu hamil adalah diketahuinya tanggal persalinan dari
seorang ibu hamil oleh para pendukung yang mengawal persalinan
seorang ibu hamil agar sehat selamat.
Hasil
Setelah dilakukan inovasi alarm ibu hamil, pada tahun 2020 jumlah
persalinan oleh tenaga kesehatan sebanyak 72 orang menjadi 100 %.
Prosedur
Langkah Penggunaan Alarm Ibu Hamil
Ibu hamil harus memeriksakan diri ke puskesms atau bidan untuk
menentukan tanggal persalinan
Pasang alarm pada ponsel ibu hamil 1 minggu sebelum tanggal
persalinan sebagai pengingat bahwa pada tanggal yang ditentukan, ibu
tersebut diperkirakan akan melahirkan
Alarm juga dipasang pada ponsel pihak pihak terkait yang sebelumnya
telah dibicarakan dalam kartu P4K yang mendukung kelancaran
persalinan ibu tersebut.
Terima Kasih
:)