The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Petualangan Yang Akan Mengisi JIwamu

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwir11087, 2022-07-28 11:08:29

Ngetrips Magazine

Petualangan Yang Akan Mengisi JIwamu

Keywords: Ngetrips,Magazine,Malang,Indonesia,Trips,Petrichor,adventures,Food,Cultures

NO 1 RP.40.000,-

NGETRIPS
BONGKAR HARTA KARUN MALANG RAYA

KULINER MALANG MUTERIN MALANG

Puthu Lanang Terobsesi Pesona
Jajanan Legendaris Pantai Selok

REKOMENDASI BUDAYA MALANG
PENGINAPAN
Kampung Budaya
Sensasi Menginap di Hotel Polowijen
Berbentuk Kapal

ISSN 2049363

9 772049 363002

I

NGETRIPS

Salam Redaksi

Halo Sobat Ngetrips!
Segala puji bagi Allah SWT akhirnya kita dapat bersua dalam edisi pertama Majalah

Ngetrips. Majalah Ngetrips hadir dengan segudang informasi mengenai harta
karun Malang Raya yang siap untuk dibongkar.

Majalah yang bertema Travel ini hadir dengan tagline “Petualangan yang Akan
Mengisi Jiwamu”. Kami para jajaran redaksi berharap majalah kami dapat
membantu para Sobat Ngetrips menemukan destinasi menarik.

Bukan hanya tempat wisata, tetapi majalah ini berisi informasi mengenai kuliner,
rekomendasi penginapan, gaya busana, hingga budaya.
Tunggu apa lagi?
Selamat Berkelana!

Susunan Redaksi

Seviana As Sya'adah - Pimpinan Redaksi
Faradilla Kartika Putri - Redaktur Pelaksana
Zainal muhammad rizal - Redaktur Pelaksana

Septiniri Vicka P - Koordinator Liputan
Nisrina Oktaviani - Koordinator Liputan

Nabiilah Putri Atsiilah - Layouter
Irchis Julian Tifla - Fotografer

Alamat : Jalan Raya Tlogomas No. 246 Tlogomas, Babatan, Tegalgondo,
Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Email : [email protected]
CP : 082257600781 - Seviana

II





MULANG

Unggulan :
Beberapa tempat yang
ditawarkan oleh Taman
Sengkaling

1

MUTERIN MALANG

Asyik Berkeliling di Taman Rekreasi Sengkaling

Des nasi wisata di Kota Malang memang
dak pernah ada habisnya. Beragam pilihan tempat
liburan yang asik dan menyenangkan selalu
ditawarkan oleh Kota Malang. Dari sekian banyak
des nasi wisata yang ada di Kota Malang, Taman
Rekreasi Sengkaling menjadi objek wisata yang
sudah lama dikenal oleh sebagian besar warga Kota
Malang. Beragam wahana wisata ini bisa dinikma
para wisatawan se ap harinya. Tak heran des nasi
wisata satu ini masih dimina masyarakat hingga
sekarang.

Lokasi : Tampak depan Taman Rekreasi Sengkaling

Taman Rekreasi Sengkaling yang berlokasi di Jl. Raya Mulyoagung No. 188 Dau, Kabupaten Malang ini
merupakan objek wisata yang menyediakan beragam fasilitas. Berjarak sekitar sepuluh kilometer dari pusat Kota
Malang. Memiliki luas yang terbilang cukup besar yaitu kurang lebih sebelas hektare dan berlokasi strategis di tepi
jalan raya utama penghubung Kota Malang dan Kota Batu. Objek wisata yang saat ini dikelola oleh Universitas
Muhammadiyah Malang ini juga selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuan tas terutama untuk
kebutuhan edukasi masyarakat. Di masa pandemi Taman Rekreasi Sengkaling dak luput terkena imbasnya. Selama
pandemi semua wisata turun langsung dan Sengkaling sempat tutup hingga dak ada pemasukan sama sekali.
“Pandemi sangat berdampak pada jumlah pengunjung dengan penurunan sampai 25 persen,” ujar Erwin karyawan
Sengkaling. Beruntung, Sengkaling menjadi wisata yang di uji cobakan untuk buka dan penutupan tersebut hanya
berlangsung selama ga bulan. Hal ini memberi harapan baru untuk Sengkaling di tengah pandemi saat itu. Setelah
keadaan berangsur membaik, kini Taman Rekreasi Sengkaling mulai mengalami peningkatan pengunjung.
Sengkaling bahkan menambah wahana baru yaitu waterboom sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuan tas
hiburan.

Me n u r u t p e n j e l a s a n Ye n i s e l a k u weekday dan Rp35.000 untuk weekend. Ada Pula penawaran
Koordinator Marke ng Taman Rekreasi Sengkaling, paket terusan seharga Rp65.000 untuk wisatawan yang ingin
saat ini fasilitas yang ada sudah sangat menjelajahi Taman Wisata Sengkaling lebih lengkap.
berkembang. Awalnya, Sengkaling dikenal sebagai
wisata yang menawarkan kolam renang dengan Objek wisata Sengkaling memang memiliki tempat
s u m b e r m a t a a i r a l a m i . Te t a p i s e i r i n g tersendiri di ha para pengunjung. Selain harga ket yang
perkembangan wahana permainan mulai ditambah terjangkau, fasilitas yang beragam juga menjadi daya tarik
untuk memenuhi permintaan masyarakat. Beragam objek wisata ini. “Wahananya menarik serta keselamatan
fasilitas mulai dari taman rekreasi, taman satwa, pengunjung juga sangat baik. Hanya untuk area parkir masih
wahana permainan, gym, hotel, dan restoran kurang luas,” kata Hermawan salah satu pengunjung. Suasana
menjadi satu paket komplit di wisata ini. Spot foto alam yang sejuk dan kebersihan yang terus dijaga menjadi
yang instagramable juga banyak tersedia di salah satu poin pen ng untuk pengunjung. Fasilitas kuliner
Sengkaling. Saat ini Taman Rekreasi Sengkaling dan penginapan juga mempermudah pengunjung untuk
berupaya meningkatkan wisata edupark sebagai menikma wisata yang lengkap tanpa harus berpindah lokasi
andalannya. “Edupark ini sangat menonjol di terlalu jauh. Lokasi strategis yang dak jauh dari kota juga
Sengkaling hingga mendapatkan predikat Edupark menjadi alasan pengunjung untuk berwisata ke Sengkaling.
terbaik di Kota Malang,” Jelas Yeni. Sengkaling Taman Rekreasi Sengkaling diharapkan dapat terus
menawarkan harga ket mulai Rp30.000 untuk berkembang dan bisa menjadi objek wisata unggulan
kembali.-Faradilla

2

MULANG

Jadi Tempat Wisata, Wonosari Go Green
Jadi Kampung Idaman

Para pani a terkhusus akan menggunakan baju Kota Malang sudah dikenal sebagai Kota Wisata
Tradisional Jawa serta Blangkon sebagai pemanis dan juga Kota Pendidikan. Tidak hanya wisata alam, ada
tampilan. Di kampung ini selalu menyajikan makanan pula wisata edukasi yang banyak ditemukan di Malang
besar agar bisa dinikma bersama. Kadang juga Raya. Salah satunya adalah Kampung Wonosari Go
menyajikan hasil dari tanaman yang ditanam. Contohnya Green. Kampung wisata yang terletak di Jalan Karya
sirup Bunga Telang, di sini juga menanam dan merawat Timur Wonosari, Purwantoro, Kecamatan Blimbing.
tanaman Bunga Telang. Warga juga menanam sayuran Program di Kampung Wonosari ini diresmikan tahun
seper terong, cabai, kangkung, dan masih banyak lagi. 2019.
Se ap pagi warga mengadakan tanam bersama. Budi
selaku RT setempat mengatakan tanpa bantuan warga ini Seper namanya, Kampung Wonosari Go Green
akan gagal. “Kadang kala se ap malam, sore hari warga mengusung tema perawatan tanaman sebagai konsep
menyiram tanamanan bersama para pani a,” ujar Budi. utama. Meski baru sedikit warga lokal yang tahu, rupanya
Kampung Wonosari Go Green mendapat gelar Urban kampung ini sudah terkenal di luar kota. Beraneka macam
Farming 2021. Urban Farming memiliki ar yaitu bunga dan lingkungan yang menyejukkan menjadi daya
Pertanian Perkotaan, lalu lomba kedua yaitu Kampung tarik tersendiri. Sudah berkali-kali kampung asri ini
Bersinar 2021. Warga setempat sangat antusias terhadap mendapat kunjungan is mewa. Diantaranya seper Wali
kegiatan yang diadakan. Se ap rumah dan halaman Kota Malang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),
mereka, terdapat berbagai macam tumbuhan yang segar, Wali Kota Sulawesi, hingga Staf Kepresidenan.
terawat, dan asri. Mereka pun dak terpaksa jika harus
membeli beberapa tanaman baru yang belum dimiliki Kampung Wonosari Go Green terkenal dengan
sebelumnya. Kampung ini juga mengadakan bank sampah para Lansia yang berbasis gotong royong. Para lansia ini
untuk plas k dan kardus. Hal ini membuat warga gemar bergotong royong serta berkebun bersama. Kebun
setempat merasa dimudahkan. Ratna selaku warga ini dinamakan Kebun Garuda. Ada juga kelompok para
menyatakan, mereka biasa menyisihkan air bekas cucian Dewi Godhong anggota ini akan memainkan alat musik
beras untuk dijadikan pupuk alami. tradisional. Diantaranya ada angklung, gitar klasik, dan
masih banyak lagi. Dewi Godhong 19 bertempatan di RW
19 serta beranggotakan 19 orang namun bukan Covid-
19.

Hijau : Tampak berbagai macam tanaman yang ada
di Kampung Wonosari Go Green

3

MUTERIN MALANG

Para warga sangat antusias, dengan adanya kegiatan ini
mereka merasa dipermudah. Tak hanya itu, para warga
juga saling membantu satu sama lain. “Misalnya ada yang
membutuhkan cabai, bisa datang ke kebun untuk
membeli atau mengambil cabai,” ujar Ratna. Uang ini akan
diputar untuk membeli pupuk atau tumbuhan berbiji
yang belum ditanam sebelumnya. salah satu warga
menyampaikan Kampung juga semakin bagus rindang
dan asri. Beberapa gazebo untuk beris rahat akan
membuat semakin nyaman. Semenjak menjadi Kampung
Go Green warga semakin hobi tanam menanam dan
kompak. Kampung ini layak dikunjungi bagi wisatawan
yang ingin merasakan sensasi kampung asri.-Vicka

Panen : Penan an lama terbayar sudah

4

MULANG

Berenang dengan Suasana Alam
di Sumber Umbulan

Salah satu jenis wisata Jernih : Air di Sumber Umbulan
yang dimina di Malang adalah
wisata sumber air. Sumber Sumber Air Umbulan merupakan sumber air yang k keluar airnya berada
Umbulan merupakan salah satu dari bawah tanah dan mengalir ke permukaan. Air alami yang muncul ini pada
dari sumber air di Malang. Sumber awalnya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk diminum dan mandi, namun seiring
Air Umbulan dimina karena air perkembangan zaman Sumber Umbulan ini semakin dikenal oleh masyarakat dan
yang cenderung sangat jernih. mahasiswa yang sedang berkuliah di Malang. Muhammad Arifin selaku pengelola
Sumber Umbulan biasa memutuskan Sumber Umbulan dibuka untuk umum dan membangun fasilitas di
digunakan untuk berenang atau area sumber umbulan. Ia juga berinisia f untuk membangun petunjuk arah untuk
mandi dan bahkan berfoto mempermudah para pengunjung yang datang ke Sumber Umbulan.
dibawah air. Sumber Air Umbulan
juga berada di tengah area Sumber Air Umbulan ini berlokasi di Ngenep Utara, Desa Ngenep,
persawahan dan perkebunan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Letak Sumber Air Umbulan ini juga
yang menambah suasana menjadi bisa dicari di aplikasi Google Maps dengan kata kunci pemandian sumber umbulan.
lebih rindang dan memiliki Akses menuju Sumber Umbulan pun cukup mudah karena sudah ada petunjuk arah
suasana alam. menuju lokasi dan jalan menuju lokasi bisa dilalui oleh kendaraan beroda dua
maupun beroda empat.
5
Area Sumber Umbulan dikelilingi pepohonan nggi dan terawat. Pinggiran
kolam sumber juga diberi bermacam tanaman hias oleh Muhammad Arifin. Syafrial
Yusuf selaku pengunjung disana mengungkapkan bahwa area Sumber Umbulan ini
sangat rindang dengan pepohonan nggi dan terdapat tanaman hias yang terawat
membuat suasana lebih nyaman. “Panorama sawah di area luar kebun juga
menambah suasana menjadi lebih sejuk dan membuat betah berada disini
meskipun hanya sekedar bersantai,” tambah Syafrial Yusuf.

MUTERIN MALANG

Area Sumber Umbulan juga memiliki beberapa fasilitas seper ruang gan , gazebo, dan warung makan. Fasilitas
tersebut dibangun oleh Muhammad Arifin untuk mempermudah dan membuat pengunjung lebih nyaman untuk datang ke
Sumber Umbulan. Sumber Umbulan ini dak ditarik biaya untuk masuk. Pengunjung hanya perlu mengeluarkan 3000
rupiah saja untuk parkir. Termasuk dalam cagar budaya. Area sekitar Sumber Umbulan ditemukan beberapa penemuan
batu bata kuno Kerajaan Singosari. Alasan lain karena Sumber Umbulan ini milik Desa Ngenep Utara bukan milik
perseorangan sehingga pengelola memutuskan bahwa Sumber Umbulan ini diperboleh untuk umum. “Sumber Umbulan
ini ada untuk dimanfaatkan bersama dan seharusnya bisa dinikma bersama entah dari warga sendiri atau pengunjung,”
ungkap ibu RW 3 Dusun Ngenep.

Pada awalnya Sumber Umbulan ini dak memiliki pengelola dan dianggap milik warga bersama Desa Ngenep
hingga area Sumber Umbulan dinyatakan sebagai cagar budaya. Kepala Desa Ngenep yang bernama Suwardi
menyerahkan kepada Muhammad Arifin untuk mengelola, menjaga, dan melestarikan Sumber Umbulan sekaligus dengan
apa yang ada disekitarnya. “Setelah diberikan perintah untuk menjaga kawasan Sumber Umbulan saya langsung merawat
dan menanam beberapa tanaman hias dan pepohonan di area Sumber Umbulan,” ungkap Muhammad Arifin. -Zainal

Sejuk: Suasanaa yang ada di Patuh : Beberapa aturan yang ada di
Sumber Umbulan Sumber Umbulan

6

MULANG

Santai Belajar dan Berwisata di
Museum Zoologi Malang

Dikenal dengan julukan Kota Wisata tak Museum Zoologi memberikan berbagai penawaran
menjadikan Malang hanya berfokus mengelola paket wisata lain yang dak kalah menarik. Fasilitas pertama
infrastruktur pariwisatanya saja. Predikat Kota Pelajar pun adalah Museum Zoologi yang menawarkan koleksi berbagai
tak lepas dari Kabupaten dengan luas total 3.531 km² yang hewan awetan. “Ada 12.739 spesimen yang terda ar dalam
penuh dengan perguruan nggi bergengsi. Tak heran database hingga saat ini,” jelas Iin staff Museum Zoologi.
banyak sekali wisata edukasi yang ditawarkan Kota Malang Museum terdiri dari dua lantai, di lantai satu digunakan
untuk wisatawan lokal maupun mancanegara. Museum untuk display pameran tetap dan di lantai dua berfungsi
Zoologi Frater Vianney menawarkan wisata edukasi yang untuk pembelajaran. “Penyu besar, Singa, dan Harimau
bisa menjadi pilihan utama. Irwantor selaku staf edukator menjadi hewan ikonik Museum ini,” jelas Irwantor.
museum menjelaskan bahwa “Museum ini berlokasi di Jl.
Raya Karangwidoro 7 Karangbesuki, Kecamatan Dau, Museum buka untuk umum dari hari Senin hingga
Kabupaten Malang dan didirikan oleh Frater M. Clemens, Sabtu mulai 07.30-14.00 WIB serta masyarakat bebas
BHK.” Beliau memiliki hobi di bidang studi haya serta suka untuk mempelajari, memotret koleksi, maupun hanya
mengoleksi rep l dan cangkang moluska yang diteladani sekedar melihat-lihat tanpa dipungut biaya. “Museum
dari sang guru yakni Frater M. Vianney, BHK. Nama memiliki fasilitas pembelajaran sesuai kurikulum terbaru,”
museum ini juga diambil dari nama sang guru untuk jelas Iin. Museum ini menyediakan berbagai macam pilihan
mengenang jasa beliau. Museum Zoologi Frater Vianney, paket pembelajaran mulai jenjang Taman Kanak-Kanak
dibawah Yayasan Mardi Wiyata didirikan sejak 5 hingga peneli an dari Perguruan Tinggi yang terbuka untuk
September 1998 dan diadakan So Opening pada 27 umum dan dari sekolah manapun. “Ada hadiah cenderamata
November 2004 secara resmi. se ap 30 peserta,” ujar Iin. Fasilitas yang dak kalah menarik
selanjutnya yaitu kebun jeruk.

Pameran : Lantai satu Museum Zoologi
7

MUTERIN MALANG

Lokasi : Tampak depan Museum Zoologi

Alam : Tampak halaman depan kebun jeruk Museum Zoologi

Unik : Koleksi ikonik di Museum Zoologi

“Kebun jeruk menjadi wahana yang menarik untuk dikunjungi terutama ke ka
musim panen antara Bulan Juni hingga Agustus,” jelas Irwantor. Masyarakat umum
bisa secara langsung memanen dan menikma buah jeruk yang masih segar dengan
biaya varia f dan terjangkau. Masih ada fasilitas lain seper aula untuk bermacam
keperluan, wahana bermain outbound, dan taman doa yang ada di kawasan
Museum.

Museum Zoologi mampu memberi kesan mendalam di se ap kunjungannya.
Udara sejuk, suasana tenang dan damai, keramahan se ap staf museum yang
mampu memberi kehangatan. “Museum ini bukan hanya sekedar memberikan
wisata edukasi namun juga menawarkan keindahan alam yang dak kalah can k,”
jelas Thanisa pengunjung museum. “Museum ini cocok untuk wisata bersama
keluarga, mereka bisa mengenal bermacam jenis hewan yang jarang ditemui.” Ujar
Arya pengunjung museum. Jadi, dak usah ragu lagi, kalian bisa mulai memasukkan
Museum Zoologi Frater Vianney sebagai salah satu list tempat wisata edukasi

Kura-kura : Koleksi di Museum Cerah : Kerang dengan
Zoologi berbagai warna mencolok

8





MULANG

Liburan Asyik di Pantai Selok

Pantai menjadi tempat wisata
yang paling digemari oleh wisatawan.
Salah satu alasannya karena pantai
memiliki hamparan pasir yang luas dan
menjadi perbatasan antara daratan dan
lautan. Pantai selok menjadi salah satu
wisata pantai di Malang dengan
pemandangan indah batu karang
ditengah tengah pantai. Pantai ini
langsung menghadap Samudra Hindia
sehingga Pantai Selok memiliki ombak
yang besar dan dilarang berenang jika laut

Malang memiliki puluhan atau bahkan ratusan
pantai, mulai dari pantai yang sangat sering dikunjungi
wisatawan hingga pantai yang belum terjamah manusia.
Pantai Selok menjadi salah satu diantara banyaknya
pantai yang ada di Malang. Pantai Selok menghadap
langsung ke arah Samudra Hindia tanpa terhalang apapun
kecuali batu karang yang terukir secara alami dan menjadi
ikon tersendiri di Pantai Selok. Hamparan pasir yang luas
ditambah terpaan ombak laut yang jernih dan berwarna
biru menambah ketertarikan di Pantai Selok ini.

Siaga : Penjaga pantai memantau
11 keadaan sekitar

Deras : Deburan ombak yang menghantam MUTERIN MALANG
karang raksasa
“Pantai Selok ini menjadi pantai favorit saya karena pasir
pantai yang masih bersih dari sampah dan batu karang
besar yang bagus untuk dijadikan background foto,” ungkap
Fitri selaku pengunjung Pantai Selok. Pantai Selok dibuka
resmi pada 23 Juli 2015. Meski sudah tujuh tahun telah
dibuka, Pantai Selok masih termasuk dalam pantai yang
kurang terkenal di kalangan wisatawan luar Malang.
“Pantai Selok masih terbilang sepi dan belum dikenal oleh
wisatawan karena pantai yang terbilang masih baru dibuka
dibanding Pantai Kondang Merak yang sudah buka dari
tahun 1993,” ungkap Sutris selaku salah satu pengelola.
Dalam pengelolaan, Pantai Selok bukan satu satunya
pantai yang dikelola. Terdapat pula Pantai Ngentup dan
Pantai Banyu Meneng. Total luas ga pantai tersebut bisa
mencapai 856 meter persegi.

Pantai Selok berlokasi di Desa Bandungrejo,
Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Akses menuju
Pantai Selok cukup mudah. Cukup menuju ke arah jalur
lintas selatan Malang dengan waktu tempuh ga jam dari
Kota malang. Di area tersebut akan terpampang arah
Pantai Selok. Pantai Selok tentu memiliki harga ket
masuk, yaitu Rp. 12.000 untuk masuk per-orang dan Rp.
7.500 untuk motor. Pengelola Pantai Selok cenderung
memberikan kebebasan terhadap pengunjung dalam
menaruh kendaraan mereka. “Kita memberikan kebebasan
terhadap pengunjung dalam memarkirkan kendaraan
mereka karena kita ingin pengunjung bisa menikma ga
pantai tersebut tanpa harus berjalan jauh,” ucap Sutris.

Pengunjung diberikan izin untuk melakukan
camping di area pantai dengan imbauan untuk tetap
menjaga kebersihan dan menjaga sikap di area Pantai
Selok. Izin tersebut membuat pengunjung lebih banyak
melakukan camping semalam di pantai dibanding harus
berangkat sehari ke pantai. “Saya lebih suka camping
semalam di pantai karena perjalanan yang cukup jauh dari
Kota Malang dan ingin menikma suasana pantai lebih
lama,” ucap Sinyo selaku pengunjung pantai.

Pengelola Pantai Selok juga memberikan izin dalam
pembangunan beberapa warung makanan dan minuman di
area pantai. Pengelola juga bekerja sama dengan pemilik
warung dalam pembuatan kamar mandi dan pengaliran
listrik di area warung dan pantai dengan cara iuran untuk
membeli diesel. “Saya membantu pengelola dalam
pembuatan fasilitas ya agar pengunjung lebih nyaman
berada di Pantai Selok dan semakin datang yang datang ke
pantai selok,” ucap Rini selaku pemilik warung.-Zainal

12

MADANG

Jadi Incaran Wisatawan dan Warga Lokal,
Bakso Cak Toha Tak Pernah Sepi

Kota Malang merupakan surga para pecinta bakso.
Banyak pilihan kedai bakso yang menjadi primadona.
Uniknya, meskipun ada banyak kedai bakso di Kota
Malang, namun dak semuanya menyajikan bakso khas
Malang. Salah satu warung yang menyajikan bakso
Malang asli yaitu Bakso Cak Toha.

Bakso Cak Toha terletak di pusat Kota Malang yang
berada di Jalan Semeru No. 24. Meskipun terlihat mungil, ini
merupakan pusat atau tempat berjualan pertamanya loh.
Bakso Cak Toha sendiri sudah memiliki tujuh cabang yang
tersebar di seluruh Kota Malang. “Bakso Cak Toha punya
tujuh cabang yang ada di Jl. Semeru, Sawojajar, Bululawang,
Stasiun Kota Baru, LA Sucipto, Blimbing, Rombong di Jl. Gajah
Mada,” kata Fira anak pemilik Bakso Cak Toha. Kedai pertama
mereka yaitu Semeru sudah berdiri hampir 20 tahun lebih.
“Ini kedai pertama, dari awal juga sudah jualan disini,” imbuh
Fira.

Bakso yang menggunakan seratus daging sapi asli
menjadi daya tarik pecinta bakso mulai dari warga lokal
hingga penikmat bakso luar daerah. “Disini satu hari saja bisa
menghabiskan sekitar 70 kilogram atau lebih daging sapi.”
Ujar Fira. Hal itu membuat aroma daging sapinya sangat
dominan dan dipadukan dengan kuah bakso yang gurih,
segar, dan ringan. Keunikan lainnya terletak pada goreng a
ampela dan tahu jumbonya yang mantap banget.

Mungil : Tampak depan kedai Bakso Cak Toha

Bakso Cak Toha merasakan imbas
dari pandemi selama dua tahun ini. Jumlah
pengunjung hingga omset mereka turun
lebih dari setengah, tapi mereka tetap
melayani pembeli melalui aplikasi online,
yang dapat menutup sebagian besar
kerugian. “Selama pandemi ini sedikit
pengunjungnya mungkin karena adanya
pembatasan juga,” kata Edi selaku karyawan
Bakso Cak Toha.

Harga-harga BaksoToha
13

MAKANAN DAERAH MALANG

Setelah pandemi mereda,
Bakso Cak Toha diserbu kembali oleh
pelanggan se anya yang berasal dari
luar kota. Apalagi sekarang dengan
berkembangnya aplikasi Tiktok,
informasi tentang Bakso Cak Toha
lebih cepat menuju calon pembeli.
“Rata-rata para pembeli tahu bakso
kita dari Tiktok itu, jadi banyak yang
dateng sambil ngerekam gitu,” imbuh
Edi. Tiktok diharapkan bisa menjadi
ajang promosi baru untuk menarik
pelanggan.

Suasana Makan Siang di Bakso Toha

Beberapa Cabang Bakso Toha di Kota Malang Lezat : Bakso dengan Daging Sapi Asli

Banyak pembeli rela mengantri dan menunggu lama demi mendapatkan bakso ini. Menurut Reri, salah satu
pelanggan se a Bakso Cak Toha, beranggapan dak mendapatkan cita rasa dan kenikmatan bakso khas Malang selain di
Bakso Cak Toha. Pelayanan yang diberikan juga sangat memuaskan. “Kalau saya sendiri sih sudah cocok di lidah ya, jadi
kalau coba yang lain kurang pas,” ujar Reri. Reri sering merekomendasikan Bakso Cak Toha ini ke rekan kerja dan kerabatnya.
Reri juga mengungkapkan bahwa, Bakso Cak Toha dapat dijadikan bakso langganan karena cita rasa yang khas dan sesuai
dengan ekspektasinya. “Tekstur bakso nya yang pas dan dagingnya terasa banget,” kata Reri. Reri juga menambahkan, “Yang
bikin nagih lagi itu gorengannya, apalagi gorengan a ampela dan bakso gorengnya.” Tidak usah ragu lagi, segera datang dan
nikma kelezatan Bakso Cak Toha.-Nabiilah

14

MADANG

Puthu Lanang, Kudapan Tradisional Tertua
di Kota Malang

Hangat : Puthu yang dimasak diatas tungku Di kota Malang ada salah
satu warung jajanan
tradisional yang dibilang
legendaris dan masih eksis
sampai sekarang. Salah
satunya adalah jajanan
tradisional Puthu Lanang
yang menjadi jajanan tertua
di Kota Malang. Didirikan
oleh Supiah dan Abdul Jalal.

Terjangkau : Da ar harga menu di Puthu Lanang Antrian Orang-orang di Puthu Lanang
15

MAKANAN DAERAH MALANG

Berdiri sejak tahun 1935, Puthu Lanang telah dipegang oleh generasi kedua yaitu Siswoyo.
Sebelum memiliki warung, tahun 1935 orang tua Siswoyo yaitu Supiah dan Abdul Jalal yang merupakan
generasi pertama itu berjualan keliling di sekitar rumah mereka. Puthu Lanang sangat digemari
masyarakat sampai memiliki banyak pelanggan tetap. Pada akhirnya tahun 1993 pemerintahan Kota
Malang memberikan tempat untuk Supiah dan Abdul Jalal berjualan di sebuah gang buntu atau berada
di Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 73 Malang, dan diberi nama Puthu Celaket karena lokasinya yang
berada di daerah Celaket. Di tahun 2000 Siswoyo merubah namanya menjadi Puthu Lanang. “Saya
membuat nama itu terinspirasi dari kue Puthu Ayu, jadilah saya buat Puthu Lanang,” ujar Siswoyo. Lalu
pada tahun 2003 Puthu Lanang sudah mendapatkan hak paten atau hak cipta dikarenakan banyak para
penjual lain yang mengaku-ngaku sebagai cabang dari warung tersebut.

Tertua : Puthu Lanang sudah berdiri sejak 1935

16

MADANG

Meski meneruskan usaha orang tuanya, pembuatan Puthu Lanang dak pernah berubah dari
zaman dulu. “Alhamdulillah saya masih mempertahankan kualitas dan produk yang saya gunakan masih
alami, menggunakan bahan baku yang berkualitas dan juga dak menggunakan bahan pengawet,” kata
Siswoyo. Dalam sehari saja warung ini dapat menghabiskan sekitar 350 kelapa segar dan siap parut.
“Disini pakai kelapa fresh jadi kalau di depan habis langsung parut kelapa baru lagi jadi ga pakai kelapa
sisa,” kata Arif karyawan Puthu Lanang. Tak hanya itu, warung ini juga menghabiskan tepung sebanyak
40 hingga 50 kilogram. Karena kesuksesan dalam mempertahankan cita rasa dan kualitas, banyak sekali
pembeli dari dalam maupun luar Kota Malang yang berkunjung ke warung ini. “Mempertahankan cita
rasa dan kualitas bahan itu sangat pen ng, ya sebagai bekal di tengah persaingan yang ketat,” imbuh
Siswoyo. Menurut salah satu pelanggan se anya, Puthu Lanang ini memiliki cita rasa yang konsisten
dari dulu hingga sekarang. “Rasanya masih konsisten dari dulu, gula nya juga ga enek, teksturnya
lembut juga. Dengan harga segitu dan rasa yang masih konsisten ya worth it,” imbuh Andy.

Lupis : Varian lain dari Puthu Lanang

17

MAKANAN DAERAH MALANG

Selain puthu, di warung Puthu Lanang yang berjualan diatas gerobak dorong sederhana ini juga
menyediakan berbagai macam jajanan tradisional lainnya seper klepon, lupis, dan cenil. Klepon sendiri
merupakan jajanan yang terbuat dari tepung beras ketan berbentuk bulat dengan isian parutan gula
merah dan ditaburi parutan kelapa. Sedangkan, lupis terbuat dari beras ketan dibungkus dalam daun
pisang seper lontong. Selain itu juga ada cenil yang merupakan olahan tepung tapioka yang diberi
pewarna merah yang kenyal saat digigit. Menariknya, saus gula yang dipakai untuk lupis dan cenil ini
menggunakan gula merah asli yang kental dan mirip seper karamel. Ini yang menjadikan lupis dan
cenil legit. Seporsi jajanan juga dijual dengan harga terjangkau, hanya Rp15.000 saja per porsi. “Harga
15 ribu itu bisa 1 porsi cenil, puthu, klepon, lupis atau bisa campur juga,” kata Arif.

Puthu Lanang dapat menghabiskan sebanyak 600-700 porsi dalam sehari. Puthu Lanang buka
se ap hari pukul 17.30-22.00 WIB namun, tak jarang juga dagangan sudah ludes terjual sebelum pukul
22.00 WIB. Jangankan di musim liburan, di hari biasa pun pembeli rela mengantri lama untuk
mendapatkan jajanan tradisional ini. Jadi jangan sampai kehabisan ya! -Nabiilah

18

MADANG

Berdiri Sejak 1935,
Tahu Lontong Lonceng Jadi Idola

Kota Malang yang dijuluki Kota Wisata
tak hanya menonjol soal tempat
rekreasi. Kota Pendidikan ini juga
menyimpan banyak makanan
legendaris. Kuliner khas Kota Malang
yang tak merubah rasanya sejak dulu
adalah Tahu Lontong Lonceng.

Berlokasi di Jalan R.E.
Martadinata, Kotalama, Kec.
Kedungkandang, Kota Malang,
sebuah kedai sederhana ini berdiri.
Didominasi warna pu h pudar dan
hanya dengan papan nama kecil
membuatnya semakin nampak
biasa.

Ibarat pepatah jangan menilai buku dari sampulnya, gerai tahu lontong satu
ini nyatanya dak pernah sepi pembeli.

Surnar mengatakan tahu lontong miliknya sudah berdiri sejak
1935. Usaha kuliner yang telah bergulir selama empat generasi ini tak bisa
lepas dari perjuangan. Jalal selaku pemilik awal usaha tersebut berjualan
keliling menggunakan pikulan se ap hari. Mulanya tahu lontong ini dak
memiliki nama. Sampai generasi pertama berjualan di sekitar tugu lonceng
besar pada zaman Belanda. “Dulu ada lonceng di perempatan sana, jadi
orang-orang mulai manggil Tahu Lontong Lonceng,” ungkap istri dari pemilik
gerai legendaris itu.

Hingga pada tahun 1990, generasi ke ga dari keturunan tersebut
akhirnya memiliki tempat tetap. Lebih dari 80 tahun mempertahankan
usaha, Tahu Lontong Lonceng menjadi salah satu kuliner legendaris Kota
Malang. Meski begitu, banyak masyarakat yang se a pada kuliner satu ini.
Alasannya adalah cita rasa yang dak berubah meski sudah sejak lama
berdiri. Bukan hanya lokasinya yang dak berubah, cita rasa masakan satu
ini juga selalu dipertahankan. Sunar mengatakan dak ada yang spesial
dari tahu lontong miliknya. Perempuan paruh baya yang akrab disapa Ibu
Buang itu hanya mengungkapkan bahwa semua bahan bakunya dibuat
sendiri. Sejak dulu, mulai dari lontong, bumbu, hingga tahu dibuat sendiri.
Hal ini dilakukan untuk menjaga rasa agar tetap sama dengan generasi
pertama.

Ada empat karyawan yang dipekerjakan di tahu lontong lonceng.
Salah satunya adalah Sujarwo. Laki-laki yang sudah bekerja sejak tahun
2007 itu mengatakan bahan-bahan yang digunakan selalu fresh.

19

MAKANAN DAERAH MALANG

Se ap harinya, Tahu Lontong Lonceng Legenda : Banyak para ar s ibu kota yang singgah ke warung ini
menghabiskan sekitar ga kilogram lontong.
“Lontong dan bahan lainnya itu bikin sendiri, Tempat makan ini buka mulai jam sebelas siang sampai jam
jadi lebih enak. Biasanya orang-orang dari luar sembilan malam. Nah, menarik sekali kan? Ayo masukkan Warung Tahu
kota juga datang buat nyobain,” ungkap Lontong Lonceng ini ke dalam list tujuan wisata kalian di Malang!
Sujarwo. Laki-laki yang sudah bekerja cukup Rasakan sensasi kenikmatan tahu dengan bumbu kacang yang sudah
lama itu juga mengatakan pernah ada melegenda. -Seviana
beberapa acara televisi yang datang untuk
meliput, seper acara Masak Enak di NETTV.

Tahu Lontong Lonceng adalah kuliner
yang wajib dicoba terutama oleh pecinta tahu
campur. Tidak banyak varian menu di gerai
legendaris ini. Hanya terdapat tahu lontong
dan juga tahu telur. Ini membuk kan kedai
yang pernah dikunjungi beberapa ar s ini
fokus pada satu hal. Musfirah yang baru
pertama berkunjung mengakui kenikmatan
makanan satu ini.

Menurut mahasiswa yang sering
dipanggil Firah itu, Tahu Lontong Lonceng
memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan
tempat lain. “Bumbu kacangnya terasa kuat,
porsinya juga cukup banyak untuk harga
segitu,” ungkap Firah. Harga makanan di kedai
legenda ini memang hanya dibanderol belasan
ribu.

20

MADANG

Pramusaji sedang menyiapkan pesanan para pembeli
21

MAKANAN DAERAH MALANG

Tampak beberapa pengunjung sedang menunggu pesanan

22

KEBULA

Hidupkan Kembali Budaya Malang
Lewat Kampung Budaya Polowijen

Masa pandemi Covid-19 memang banyak membawa perubahan pada
segala sektor yang ada di kehidupan masyarakat. Kurang lebih dua
tahun masyarakat harus bergelut dengan adanya virus yang hadir
dimana-mana. Semua ngkatan masyarakat terkena imbasnya, banyak
tulang punggung keluarga harus mencari cara lain untuk tetap
mendapat pemasukan di tengah gempuran PHK (Pemutusan
Hubungan Kerja). Pandemi Covid-19 tak luput memberikan dampak
pada sektor kebudayaan, salah satunya berdampak di Kampung
Budaya Polowijen.

Selamat Datang : Terlihat gang kecil menuju Berawal dari Mbah Reni, sosok pembuat topeng pertama di
Kampung Budaya Polowijen Malang. Lokasi makam Mbah Reni pun terletak tak jauh dari lokasi
Kampung Budaya Polowijen. Alasan selanjutnya, terinspirasi dari situs
Ken Dedes yang merupakan ratu dari Kerajaan Singasari dan melahirkan
raja-raja. Melalui kedua situs tersebut penggagas Isa Wahyudi atau Ki
Demang terinspirasi untuk mengangkat unsur budaya kedalam bentuk
Kampung Budaya Polowijen. Kampung Budaya Polowijen berada di RT 03
RW 02 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dan
diresmikan pada 1 April 2017. Awalnya warga masih belum memiliki
pandangan terkait mengapa kampung mereka dijadikan kampung budaya.
“Kami memberi arahan pada warga mengenai tujuan dijadikannya
kampung budaya ini dapat meningkatkan perekonomian, warga sekitar
pun akhirnya setuju dan mendukung,” ujar Heru selaku salah satu
pimpinan dari Kampung Budaya Polowijen.

Langkah pertama yang dilakukan setelah memberi arahan pada
warga sekitar yaitu, meletakkan Gazebo pertama yang berada di sebelah

mur Kampung Budaya Polowijen (KBP).

23

KENAL BUDAYA MALANG

Setelah itu, melakukan pemasaran pada wisatawan
dengan menyediakan produk berupa tari-tarian,
khususnya tari ragil kuning yang dijadikan ikon KBP.
Selain itu ada pula peragaan ba k, peragaan topeng,
tembang Macapat, dan yang terbaru yaitu dalang.
Menurut Heru tantangan terbesar datang dari promosi
yang masih belum efek f pada saat itu. “Kami kesulitan
dalam promosi, hingga kami mendapat bantuan dari
Inspire Grup yang juga merupakan milik penggagas
Kampung Budaya Polowijen dan dibantu untuk
mempromosikan secara online,” ungkap Heru saat
diwawancara baru-baru ini.

Apa yang akan didapatkan oleh wisatawan
saat berkunjung ke Kampung Budaya Polowijen?
Harga ket masuk, per 30 orang Rp. 1.000.000 dan per
orang nya Rp. 30.000

Topeng : Bermacam koleksi yang ada di Kampung Budaya Polowijen mendapatkan snack (umbi-umbian) dan so drink
(jamu-jamuan seper beras kencur dan kunir
“Anak muda zaman sekarang banyak yang dak percaya hal-hal asem).
seper itu, tapi ingatlah bahwa hal-hal spiritual itu masih melekat
dalam masyarakat, semua tergantung niat nya,” pesan Gagu. Tersedia dua paket dalam wisata Kampung
Budaya Polowijen yaitu, paket satu menyediakan
Kedua tempat wisata tersebut memiliki perbedaan yang pertunjukan tari-tarian, mendapat peragaan
signifikan, ada yang mengacu pada kebudayaan serta edukasi, ada pembuatan topeng, serta peragaan pembuatan
pula yang mengacu pada kebudayaan serta spiritual. Keduanya ba k. Paket dua berupa peserta dapat ikut
mempunyai ciri khas sendiri-sendiri yang akan melekat pada membuat topeng dengan kisaran harga topeng
ingatan para pengunjung ataupun wisatawan seper yang kayu 200-300.000/pcs, topeng resin 70.000/pcs,
dirasakan oleh Muce salah satu pengunjung di desa Polowijen. dan topeng gerabah 100.000/3pcs serta boleh
“Keduanya bagus dan unik, ada sisi ceria dan juga ada sisi mis s,” membawa pulang hasil topeng yang telah dicat
ungkapnya. - Nisrina peserta, peserta pun dapat praktek membuat ba k
serta membawa pulang hasilnya. “Untuk
melakukan reservasi harus menghubungi dua
minggu sebelum kunjungan,” ujar Heru

Selain Kampung Budaya, di wilayah
Polowijen pun terdapat sebuah situs Ken Dedes
yang tak pernah sepi oleh pengunjung. Saat berada
di lokasi m bertemu dengan seorang pengunjung
bernama Gagu, ia merupakan pengunjung tetap
dari situs Ken Dedes. “Kalau ada waktu luang saya
pas mampir kesini untuk sekedar kirim doa,” ujar
Gagu. Menurutnya situs seper ini bukan hanya
digunakan sebagai sesuatu hal yang nega f. Semua
orang dari segala aliran agama bisa datang kesini,
semuanya tergantung pada niat dan tujuan
masing-masing. Situs Ken Dedes dapat menjadi
tempat wisata yang baik untuk memperkenalkan
pada generasi muda terkait adanya hal hal spiritual
yang masih ada hingga saat ini.

24

BERSOLEK

25

INFOGRAFIS

26

REPAMARU

Hangat : Suasana malam di Taman Pinus Campervan Park Taman Pinus Campervan Park juga memiliki fasilitas yang
lengkap, seper listrik dan lampu di se ap campsite, wifi yang
Taman Pinus bisa digunakan, kran air, dua kamar mandi, keamanan 24 jam,
kayu api unggun, persewaan peralatan outdoor hingga
Campervan Park, Pilihan catering makanan. “Kami berusaha semaksimal mungkin
untuk menciptakan tempat camping di hutan pinus namun
Tepat Wisata Keluarga masih memiliki fasilitas seper di tengah kota agar para
pengunjung tetap bisa menikma suasana hutan namun
Taman Pinus Campervan Park pertama kali seper di kota,” ujar Jack selaku m manajemen Taman Pinus
dibuka pada 14 Desember 2020. Taman Pinus Campervan Park.
Campervan Park merupakan salah satu camping ground
atau campervan yang memiliki konsep camping Taman Pinus Campervan Park juga dak mes ramai
bersebelahan langsung dengan kendaraannya. Wisata pengunjung. “Se daknya ada 13 hingga 15 kelompok yang
ini dapat dinikma semua kalangan mulai anak-anak datang di hari libur dan sering kosong pengunjung di hari
hingga dewasa. Menawarkan keindahan alam dan kerja,” ucap Jefri selaku penjaga taman pinus Campervan Park.
kesejukan udara alami, menjadikan Taman Pinus Salah satu pengunjung juga berkata bahwa “Disini sungguh
Campervan Park objek wisata yang patut dikunjungi. nyaman, dak perlu takut ramai pengunjung dan jarak ap
campsite pun cukup jauh, jadi saya bisa dengan maksimal
Taman Pinus Campervan Park ini berada di Jalan menikma ketenangan disini.”
Langsep, Dusun Dresel, Desa Oro-oro Ombo,
Kecamatan Batu, Kota Batu. Jaraknya pun tak cukup Taman Pinus Campervan Park juga memiliki
jauh dari pusat Kota Malang, sekitar 20 km dengan peraturan yang cukup ketat dan wajib ditaa .
waktu tempuh sekitar 35 menit dari pusat kota. Taman
Pinus Campervan Park dapat dibilang memiliki kawasan
yang luas. Taman Pinus Campervan Park memiliki 24
campsite dimana satu campsite mampu menampung dua
tenda dan empat mobil. Campsite sendiri merupakan
area camping yang disediakan Taman Pinus Campervan
Park. Jadi, se ap pengunjung dibedakan di se ap area,

dak digabung menjadi satu.

27

REKOMENDASI PANGGON MAPAN TURU

Ada 21 peraturan yang wajib ditaa dan 16 peraturan tambahan terkait pandemi covid-19 dan Pemberlakuan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “ Tentu kami punya peraturan yang wajib ditaa , untuk konsekuensi
tergantung peraturan apa yang dilanggar,” ucap tegas Jefri.

Untuk datang ke Taman Pinus Campervan Park wajib melakukan reservasi secara online dengan pembayaran DP
50% dan pembayaran 10.000 rupiah per-orang. Ada juga perbedaan paket dalam pemesanan campsite seper standart
campsite, deluxe campsite, super deluxe campsite, junior campsite car, junior campsite motor.

Perbedaan tersebut dilakukan karena luas campsite dan jenis kendaraan yang boleh masuk berbeda. Perbedaan
paket tersebut digunakan untuk mengatur jumlah kendaraan yang masuk di area campsite. Pembatasan masuk kendaraan
dilakukan agar dak mengalami kemacetan di area Taman Pinus Campervan Park dan pengunjung dak memarkir
kendaraan mereka melebihi campsite yang disediakan. “Wisata ini didesain agar cocok dengan segala kalangan, mulai dari
anak-anak hingga lansia,” ucap Jack. Konsep Taman Pinus Campervan Park sangat menarik bukan? Apabila menyukai
wisata alam maka tunggu apa lagi langsung saja liburan ke Taman Pinus Campervan Park Malang.-Zainal

28

REPAMARU

Hotel Unik Bernuansa Kapal,
Buat Healing jadi Lebih Asyik

Tampak depan Kapal Garden Hotel Sengkaling

Hotel Kapal Garden berdiri pada akhir tahun Kapal Garden memiliki 49 kamar dengan
2018. Kapal Garden Hotel ini satu-satunya hotel yang berbagai macam type room. Terdiri dari Family room
unik dengan konsep kapal yang berada di Kota Malang. untuk empat orang, free breakfast dan empat ket masuk
Terletak di samping taman rekreasi sengkaling. Hotel taman rekreasi, Deluxe Double untuk dua, free breakfast
ini juga cocok untuk wisatawan berkeluarga atau orang dan dua ket masuk ke taman rekreasi, Superior
sekadar stayca on bersama teman. Ditambah dengan twin untuk dua orang dengan model tempat dur susun.
pemandangan alam serta pemandangan dari taman Uniknya, ada kamar yang bernama Cabin Dormy dengan
rekreasi di samping hotel akan membuat pengunjung konsep satu ruangan terdiri dari beberapa tempat dur
seper berada di Kapal Pesiar. susun untuk umum yang sudah dipisahkan khusus untuk
perempuan dan laki-laki. “Cabin Dormy ini banyak bed
Lokasi berada di Jl. Raya Sengkaling No.188, bisa untuk keluarga besar dan juga umum,” ujar Dyah .
Sengkaling, Mulyoagung, Kec. Dau, Kabupaten Malang,
65151. Letaknya cukup dekat dengan Taman Rekreasi, Fasilitas yang diberikan dak hanya free
Mall Dinoyo ditempuh dengan waktu sekitar 12 menit, breakfast, free ket Taman Sengkaling namun di Kapal
dan toko oleh oleh Khas Malang. Sekitar hotel yang Garden ini kita bisa memanfaatkan untuk rapat, ulang
rindang dan adem cocok untuk menikma udara segar tahun, dan wedding.
pagi hari.

29

REKOMENDASI PANGGON MAPAN TURU

Menariknya lagi di lobby dan lorong menuju ke se ap kamar terdapat
banyak foto yang tertata rapi dan bisa dijadikan spot foto yang bagus.
Lampu yang di lorong terkesan hangat. Cocok banget nih buat orang yang
menyukai ketenangan dengan suasana aesthe c.

Kapal Garden juga menyediakan Cafe di lantai atas dengan suasana
sejuk, semilir angin yang dingin, santai tenang serta pemandangan
pepohonan, gunung yang akan membuat para pengunjung menjadi rileks.
Pas banget nih untuk melepas penat sejenak. “Cafe ini dibuka untuk umum,
jadi dak harus untuk tamu saja,” ujar Dyah.Tempat ini cocok untuk kalian
yang ingin liburan bersama keluarga, kerabat namun dak ingin
mengeluarkan budget terlalu banyak, serta cocok untuk stayca on.

Pemesanan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yang
mudah dan dak ribet. Untuk kalian yang ingin langsung cek kamar hotel
dan suasana bisa langsung datang ke tempat sekaligus memesan kamar. Bisa
juga pemesanan melalui Aplikasi Online dengan harga promo.

Lorong Kapal Garden Hotel
Pemesanan melalui Aplikasi Online
mempermudah kita untuk cek pe
dan ketersedian kamar serta dapat
melakukan pembayaran langsung.
“Kita juga melayani pemesanan
melalui Traveloka, Agoda, Tiket.com,
OTA, bisa juga melalui DM
Instagram, Whatsapp, untuk harga di
se ap aplikasi berbeda namun
harganya dak terlalu jauh. Harga
dinaikan/diturunkan sesuai dengan
okupansi Hotel,” ujar Dyah.

Hotel yang mengusung tema yang unik membuat Hotel Kapal Garden tak pernah sepi pengunjung. Selain
letak yang strategis, harga sudah sesuai serta mendapatkan free breakfast dan ket free pass Sengkaling. “Saya
kagum ada hotel jenis ini di tengah kota. Apalagi harganya cukup terjangkau dan cocok untuk liburan keluarga,” ujar
Seviana yang merupakan pengunjung Kapal Garden Hotel.-Vicka

30

CAKALANG

Sosok di Balik Keeste kan
Ba k Bordir Khas Malang

Siapa yang tak mengenal Kota Malang? Rasanya semua orang sudah
mengenal kota dengan beraneka ragam des nasi pariwisata serta
kebudayaannya yang dak pernah habis ini. Berbagai inovasi krea f serta unik
selalu hadir dalam perkembangan pariwisata dan kebudayaan di Malang,
seolah-olah para seniman berlomba-lomba untuk menarik minat wisatawan
atau konsumen dengan karya yang mereka ciptakan. Salah satu sosok seniman
Malang tersebut adalah Ambar Suwarni Trisnowa , seorang wanita berusia 63
tahun lulusan Ins tut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang angkatan 1981.
Beliau adalah pemilik dari Trisna Collec on yang beralamat lengkap di Jl. Candi
Jago No. 35, Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Ambar Trisnowa menjelaskan bahwa usaha garmen miliknya ini
merupakan usaha lanjutan yang sebelumnya dicetuskan oleh sang ibu pada
tahun 1970. Sejak kecil Ambar sudah akrab dengan dunia menjahit “Mulai dari
SD, SMP, SMA sampai lulus IKIP saya selalu membantu ibu menjahit,”
ungkapnya. Karena menjahit iden k dengan sifat on me yang harus dilakukan
oleh sang penjahit maka kedua orang tua Ambar pun memutuskan untuk
menciptakan suatu produk. Ternyata kedua orang tua Ambar lebih merasa
nyaman dengan menciptakan produk sendiri dibandingkan harus menjahit
untuk orang lain. “Alhamdulillah pada saat itu jualan kami laris manis dan
peminatnya banyak,” ucap Ambar.

Dalam menjalankan suatu usaha pas wirausahawan pernah
mengalami fase penjualan dengan keuntungan yang sangat melonjak dan juga
fase dengan keuntungan yang sangat menurun. Masa-masa pandemi Covid-
19 merupakan ujian besar bagi se ap masyarakat terutama bagi para pelaku
usaha.

Potret : Ifa saat
sedang mengerjakan
bordir pada daster

31

CIRI KHAS KOTA MALANG

Biasanya Ambar dapat menerima pengunjung dari luar kota namun saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat (PPKM) berlangsung, hal itu dak dapat dilakukan lagi dan menjadikan pembelian tak sebanyak
biasanya.

“Di balik kesuksesan pimpinan, ada karyawan hebat yang membantunya”. Rupa-rupanya ungkapan itu benar
terjadi dalam bisnis Trisna Collec on, ada 12 karyawan yang bekerja dibawah naungan Ambar. Salah satunya adalah
Ifa, Ifa adalah karyawan yang mengerjakan bagian penjahitan serta bordir. Lantas bagaimanakah sosok Ambar di
mata salah satu karyawannya tersebut? “Ibu itu orangnya tegas serta pekerja keras, apabila ada desain yang gak sreg
sama ibu pas langsung diomongin ke saya,” jawabnya.

Ambar termasuk orang yang santai dan juga dak takut kalah saing karena dia merasa bahwa yang namanya
rejeki itu sudah ada yang mengatur. Ambar pun yakin bahwasanya produk ciptaannya lebih unggul secara kualitas
bahan dan juga kualitas bordir. Keyakinan itu ia dapatkan dari pengakuan para customer langganannya, “Daster
punya Bu Ambar itu beda sama yang lain,” ujar Fara pelanggan Trisna Collec on. “Bordirannya lebih rapi, kualitas
kainnya juga gak bikin gerah kalo dipakai,” imbuh Fara. “Harganya juga sebanding lah sama kualitas yang diberikan.
Gak asal-asalan,” ungkapnya saat saya jumpai ke ka sedang melihat-lihat produk Trisna Collec on. Bu Ambar bukan
hanya pengrajin namun juga seniman yang mampu mempertahankan keaslian bordir khas Malang.

32

CAKALANG

Berburu Oleh-oleh Renyah Murah Meriah
Khas Kota Buah

Malang dikenal sebagai Kota Wisata
yang menyuguhkan berbagai des nasi
yang menarik minat pengunjung. Tak
lengkap rasanya bila bertandang ke
Kota Malang pulang tanpa membawa
buah tangan. Salah satu kota yang
terletak di Jawa Timur ini pada
umumnya dikenal sebagai Kota Buah,
terutama Buah Apel.

Ternyata bukan hanya apel loh yang menjadi oleh-
oleh khas Kota Malang. Ada camilan renyah yang menjadi
primadona bagi para wisatawan. Keripik tempe, camilan
berbahan dasar kedelai ini sangat digandrungi. Pasalnya,
teksturnya yang renyah dan rasanya yang beragam membuat
camilan ini memiliki ruang tersendiri di ha penikmatnya.

Terdapat banyak sentra produksi keripik tempe yang
tersebar di Kota Malang, salah satunya adalah Sentra
Industri Tempe dan Keripik Tempe Sanan. Sentra produksi
yang berlokasi di Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota
Malang ini digadang-gadang menjadi sentra produksi
terbesar di Kota Malang. Bukan tanpa alasan, Sentra
Produksi Sanan memiliki sekitar 2000 kepala keluarga (KK)
yang 90 persennya bekerja di bidang olahan tempe dan
keripik tempe.

33

CIRI KHAS KOTA MALANG

Erna, salah satu produsen keripik tempe mengatakan
pada mulanya Sanan merupakan kumpulan pabrik rumahan
penghasil tempe. Suatu ke ka, konsumsi tempe menurun
sehingga tempe-tempe produksi warga banyak yang terbuang.
Para pemuda desa akhirnya membuat inovasi makanan yang
memanfaatkan tempe tersebut. “Jadi dulu pas Sanan masih
hanya produksi tempe, banyak tempe yang balik ke rumah. Anak-
anak muda berpikir bagaimana mengolah tempe itu agar dak
terbuang, akhirnya terciptalah keripik tempe sebagai makanan
olahan dari tempe produksi Sanan,” ungkap Erna.

Umumnya, se ap rumah produksi memiliki 5 pekerja
termasuk pemilik rumah. Selain pemilihan bahan baku dan
bumbu yang dilakukan oleh pemilik, para pegawai memiliki
jobdesk membuat tempe, merajang tempe, pengolahan, serta
pengepakan. Hal ini diungkap Rahayu selaku salah satu pekerja
di rumah produksi Erna yang mengatakan bahwa pekerjaannya
hanya selesai setelah proses pengolahan.

“Kami biasanya melakukan proses pembuatan tempe dan keripik tempe sejak pagi, tapi tengah hari sudah
selesai,” tutur Rahayu. Rahayu juga menuturkan rata-rata proses pembuatan tempe berlangsung selama ga hari.
Sedangkan untuk keripik tempe bisa langsung selesai beberapa jam agar dak merubah cita rasa.

Penjagaan kualitas yang baik dari produsen ini rupanya menjadi keunggulan dari produknya sendiri, loh.
Devitra Az Zahra selaku penikmat keripik tempe mengatakan rasanya dak berubah sejak dulu. “Keripik tempe
Sanan menurut saya bisa menjaga cita rasanya yang sejak dulu dak berubah. Mulai dari bumbu hingga
ukurannya konsisten,” ungkap perempuan yang akrab dipanggil Zahra itu.

Tidak hanya mempertahankan cita rasa, keripik tempe produksi Sanan layak dijadikan buah tangan ke ka
mengunjungi Kota Malang karena inovasi yang dak ada habisnya. Erna mengaku dak ada yang is mewa dari
keripik tempe produksi Sanan kecuali komposisi bumbu, tetapi banyak yang menyukai keripik tempe Sanan
karena memiliki banyak varian rasa yang membuat penikmat dak bosan.

Keripik tempe produksi Sanan memiliki banyak outlet di berbagai tempat di Kota Malang. Keripik ini juga
telah dipasarkan ke seluruh Indonesia bahkan sampai ke Hongkong. Produk rumahan khas Malang yang menjadi
primadona untuk buah tangan ini dibandrol dengan harga mulai dari 7.000 rupiah sampai belasan ribu rupiah.

Nah, keren sekali kan oleh-
oleh khas Kota Malang yang
legendaris satu ini? Langsung
saja borong keripik tempe
legendaris untuk buah tangan
saat liburan ke Malang nan !

Etalase : Tampak berbagai
macam jenis oleh-oleh
khas Malang

34

BCEARKSAELLAANNGG

Pengemudi Hadapi Kemacetan di
Tengah Kemeriahan Kayutangan Heritage

Ramai : Kondisi malam di Kayutangan Heritage
Malang- Kayutangan Heritage mulai dibuka pada Desember
2021. Berlokasi di Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Kauman, Kec. Klojen,
Kota Malang, Jawa Timur. Saat ini Heritage Kayutangan Kota
Malang dijadikan salah satu tempat favorit para anak muda.
Bangunan yang ada di sekitar cenderung seper bangunan lama dan
sangat cocok di kombinasi dengan lampu kuning seper di
Malioboro, Yogyakarta. Heritage Kayutangan dapat dijadikan spot
foto dan tempat bersantai ditambah dengan banyak toko makanan
dan minuman.

35

STRAIGHT NEWS

Setelah sekian lama pembangunan,
Kayutangan Heritage akhirnya berhasil membuat
warga Kota Malang tercengang dengan kondisi yang
jauh lebih menarik daripada sebelumnya. Sejauh ini
cukup bersih dak ada sampah yang berserakan, para
pengunjung pun ter b, dan dengan ditambah banyak
lampu berwarna kuning menambah kesan damai, dan
hangat.
Letaknya yang terbilang strategis ini mampu membuat
para pengunjung luar kota merasa dipermudah. “Enak
sih jalan-jalan di sekitar sini kalau misal mau cari
penginapan dekat banget di daerah sini, banyak toko
makanan sama minuman juga,” ujar Ines pengunjung
luar kota. Tidak hanya itu, terdapat kafe yang cukup
besar di seberang jalan, terdapat bank BCA, dan
cukup dekat dengan Mall Olympic Garden (MOG).

Pada malam hari dengan suhu yang dingin, suasana santai Salah satu kedai yang ada di Kayutangan Heritage
dan ditambah acara live music menjadi salah satu tempat
yang cocok melepas penat sejenak. Pada pagi harinya
tempat ini kadang-kadang digunakan sebagai ber
is rahatnya para pesepeda (Gowes) atau sekadar mencari
udara segar.
Suasana di sore hari pun tak kalah can knya, menambah
kesan seper berada di Kota Yogyakarta kini bisa
dirasakan di Kota Malang. Tidak heran jika daerah
Kayutangan Heritage sedikit ramai, macet, dan di
tambahnya lampu lalu lintas di perempatan.

Kawasan Kayutangan hanya macet pada hari
Sabtu dan Minggu karena ramai pengunjung. Banyaknya
pengunjung yang parkir di samping jalan kadang membuat
lalu lintas cukup padat, walaupun jalan cukup lebar dan
luas. “Mobil dan motor yang parkir di sekitar sini cukup
rapi, dak terlalu bikin macet cuman kadang-kadang kalau
ada perform music yang menarik itu bisa bikin macet
karena banyak juga pengendara yang ba- ba cari parkir
mendadak,” ujar Budi selaku pengendara.

36

CBEARKSAELLAANNGG

Mengin p Fakta di Balik S gma Songgori

Menjadi salah satu kota terbesar di Jawa Timur menjadikan Malang sebagai kota terpadat. Kondisi alam yang
mendukung juga membuat Malang Raya dikaruniai tempat wisata yang melimpah. Banyak wisatawan yang memilih
Malang sebagai tempat liburan andalan. Malang bukan hanya kaya wisata buatan, namun juga wisata alam. Meski
begitu, ada tempat wisata yang selalu mendapat s gma buruk dari masyarakat.

Pandangan dan Alasan
Songgori namanya. Lokasi yang merupakan kawasan wisata di bagian barat Kota Batu ini banyak dikenal

warga. Ada berbagai tempat wisata yang terdapat di desa satu ini. Mulai dari candi, pemandian, pegunungan, hingga
pemandian air panas khas Jepang. Sayangnya, semua keindahan alam ini terkubur di balik pandangan buruk
masyarakat. Banyak wisatawan yang memandang rendah Songgori .

Bermula dari lokasi wisata yang terdapat Candi Songgori , k ini menjadi tempat sakral dan sarat akan
hawa spiritual. Candi Songgori termasuk salah satu yang tertua di Jawa Timur. Dahulu, tempat ini dijadikan tempat
untuk beribadah dan dianggap tempat suci. Seiring berjalannya waktu, fungsi tempat ini justru bergeser.

Menjadi kawasan wisata membuat Songgori memiliki banyak tempat beris rahat. Jajaran vila dan hotel di
sepanjang jalan membuat pengunjung dengan mudah menemukan tempat rehat. Adanya hal tersebut membuat
Songgori yang semula tempat suci menjadi lokasi untuk merenggut kesucian. Kemudahan akses dan disebut-sebut
aman membuat banyak anak muda memanfaatkan tempat ini.

Menjadi Hal Biasa
Selama bertahun-tahun dengan tradisi yang sama, penduduk sekitar merasa sudah biasa dengan s gma

buruk yang ada. Sugiyo yang merupakan penduduk daerah Songgori mengaku terbiasa dengan hal di sekitarnya.
“Saya dak ingat sejak kapan, tapi itu sudah sejak dulu begitu,” ungkap Sugiyo. Laki-laki yang berprofesi sebagai
pedagang itu juga mengungkap daerahnya selalu aman dari razia. Baik polisi maupun satpol PP dak pernah
menampakkan diri lagi. Masalah ini semakin membuat pengunjung senang karena jarang ada pemeriksaan.

Sugiyo mengatakan prak k jual beli kamar untuk short me maupun long me sangat mudah dijangkau.
Tidak ada aturan khusus dari pemilik vila tentang apa yang dilakukan tamu. “Biasanya asalkan dak menimbulkan
keributan dibiarkan saja,” tutur Sugiyo. Umumnya pemilik vila akan mempekerjakan orang untuk mencari tamu bagi
vilanya. Harga yang dipatok pun cukup terjangkau sehingga banyak kalangan muda yang terjerat. Bahkan ada pula
klaim bahwa pemilik vila sudah kongkalikong dengan para penegak hukum setempat sehingga tempatnya selalu
aman. Meski klaim tersebut belum terbuk benar, tetapi itulah yang dipercaya masyarakat sekitar.

Maraknya kejadian seper ini berhasil membuat citra daerah satu ini rusak. Daerah wisata ini kini dikenal
sebagai “Tempat Wisata Lendir” yang membuat orang ingin menjauh ke ka mendengar namanya. Menurut
informasi, para penyewa juga dak dimintai tanda pengenal sebagai buk pemesanan. Hal ini membuat para
pemesan senang dan merasa privasinya dijaga. Padahal hal ini membuat pengunjung dak bisa terdeteksi dan seolah
mendukung pergaulan bebas. Sugiyo menambahkan umumnya para pemilik tempat penginapan tahu apa yang
dilakukan oleh penyewa, tetapi dibiarkan. Selama dak merusak dan menimbulkan masalah di lingkungan
sekelilingnya. Lokasi yang seper dak dijaga ini seper tempat pelarian bagi orang-orang yang ingin melampiaskan
nafsunya.

Menggaet Muda-Mudi Sebagai Target
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Songgori telah menjadi lokasi pros tusi terselubung. Muda-mudi

yang sedang dimabuk cinta menjadi sasaran utama. Dibanderol dengan kisaran ratusan ribu membuat pengunjung
vila datang dari kalangan muda. Penawaran kamar juga dak sembunyi-sembunyi lagi.

37

INDEPTH NEWS

Menurut pengamatan, beberapa orang yang umumnya laki-laki akan bercengkerama di pinggir jalan. Lalu
ke ka ada orang yang lewat (terutama pasangan) akan ditawari kamar dengan kode. Umumnya para penjaga vila
akan berdiri mencegat pengendara dengan kode tangan yang mengar kan harga dari kamar vilanya. Tak jarang
mereka juga beraksi dengan memanggil para pengendara bahkan juga ada yang pernah diiku .

Sikap berani seper ini semakin membawa Songgori ke arah nega f masyarakat. Belum lagi orang-orang
yang hanya ingin berjalan-jalan jadi terganggu dengan adanya peris wa semacam itu. “Saya hanya berniat jalan-
jalan karena cuacanya sejuk, tapi merasa dak enak karena ada yang menawari saya hal-hal seper itu,” ungkap
Herdina yang merupakan pengunjung. Gadis yang kerap disapa Dina itu mengaku memang pernah mendengar hal
nega f mengenai Songgori . Kebanyakan Dina mengetahui dari temannya semenjak mulai berkuliah di Malang.

Hal serupa terjadi ke ka teman-temannya bercanda bahkan mengingatkan untuk berha -ha mengenai
ajakan orang lain. Terutama jika mengajak untuk pergi ke Songgori . Padahal, banyak tempat wisata yang layak
dikunjungi ke ka berada di Songgori .

Mengembalikan Citra Kota Wisata
Songgori yang asri telah dirusak citranya dengan banyaknya hal nega f. Maraknya berita seper ini

seharusnya membuat para penegak hukum serius menangani kasus ini. Apalagi pelanggan yang datang kebanyakan
berasal dari pasangan yang belum terikat status pernikahan secara resmi. Selain merusak citra wilayah, adanya lokasi
seper ini juga dapat merusak moral generasi muda.

Jamroji selaku dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang mengatakan, sebenarnya citra
Songgori sebagai lokasi kaya tempat wisata bisa dikembalikan jika ada kerja sama antara pihak terkait. “S gma
tentang Songgori memang sudah sejak lama muncul dan sebenarnya sudah ada upaya menghilangkan citra nega f
dengan membuka tempat wisata baru, tapi ternyata belum bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Jamroji.

Sebagai contoh, Jamroji pernah memberikan saran kepada pemilik vila untuk bisa bekerja sama dengan
perusahaan travel membuat paket berlibur di songgori . Dimulai dengan melakukan perjalanan ke bagian atas
Songgori , Paralayang, sampai menikma keindahan alam dalam perjalanan kembali ke penginapan. “Di Songgori
juga ada wisata kopi yang bisa digunakan pengunjung untuk menikma kopi khas Songgori . Itu peluang bagus
untuk meningkatkan citra kota wisata ini,” ungkap akademisi tersebut. Terakhir, Dosen Ilmu Komunikasi UMM itu
berharap adanya perubahan pandangan dari orang-orang sekitar. Meski tak bisa seke ka hilang, jika ada kemauan
dari pihak terkait untuk merubah citra menjadi lebih baik hal tersebut akan bisa dilakukan. Pengunjung perlu tahu
adanya tempat wisata menarik di Songgori yang dak nega f.

Dosen yang turut serta menyukseskan program branding Kampung Warna-warni Jodipan itu mengatakan
kesan pengunjung akan sangat berpengaruh dengan citra wilayah. “Jika ada dua puluh orang yang menilai baik dan
lima orang berkomentar buruk, maka kemungkinan komentar buruk itu tenggelam akan lebih besar. Jadi, para
penduduk Songgori perlu bekerja sama membuat pengunjung mendapat kesan yang baik,” tutur Jamroji. Tentunya
hal ini bisa terjadi jika keputusan yang diciptakan bisa memenuhi keinginan semua pihak. Sebab dikhawa rkan
masalah ini bisa merembet ke penurunan penghasilan pemilik vila. Karena itu, perlu adanya keputusan terbaik yang
harus diper mbangkan dengan matang. -Seviana

38


Click to View FlipBook Version