Puisi masih sunyi
Abdul Khodir Zaelani
1
Puisi Masih Sunyi
Puisi isinya sunyi
Tapi Papi memaksa aku
Untuk menyalakan api
Akhirnya aku berapi-api
“Ini bukan pelajaran IPA, Papi!”
Rumus imajinasi bukanlah rumus timus
Darimana aku memulianya
Pertemenuan Galih dan Ratna pasti ada sebabnya
Apakah kau sedang gali gilaku? Agar aku jadi gila.
Sehingga aku jadi gila
Dan akhirnya aku menghayal
Menuliskan puisi yang masih sunyi
2
Pesan Gelisah Cita dan Cinta Murid
untuk Sang Guru
perjudian kita dengan waktu
mulai mengelisahkan hatiku
menurunkan kekuatan cita
sungguh kita terjebak!
ternyata kita menunggu angan-angan
kau tipu aku sang guru
kau bilang "kejarlah mimpi setinggi langit"
apakah langit pertemuan terakhir?
apakah yang kau bilang adalah surga?
jika itu benar, begitu mulia engkau
membina dunia dan akhirat
tetapi, bukan itu yang kutujuh. oh guruku
jalan nyata tetang cita untuk cinta
agar hidupku tak menjadi kufur
samapai kapan kau memberi mimpi?
sedang kau juga bermimpi
3
kita adalah dunia untuk akhirat
maka katakanlah dengan jujur dan berani!
agar muridmu yang awam mengerti
arti realiatas kehidupan
di negeri penuh teka-teki
yang terkadang menyilang, yang benar
dan menceklis yang disilang.
*Selamat Hari Guru
25 November 2018
4
Selamat Hari Sumpah Pemuda
Di hari sumpah pemuda
Kita kibar_kibarkan merah putih
Sampai mengoyangkan langit,
Agar pemuda dari Sabang sampai Merauke
Mengetahui simbol pemersatu bangsa
Pemuda injaklah tanah air kita
Dengan tujuan mengemparkan daratan
Agar hati pemuda Indonesia bergetar
Sehingga merasakan bahwa kita generasi bangsa.
Wahai pemuda biarkan injakan kaki kita
Sampai menggelorakan gelombang samudera
Sehingga bangsa lain mengetahui
Bahwa pemuda Indonesia adalah pemuda yang tangguh.
Indramayu, 28 Oktober 2018
5
Aku Milik-Mu Saja
kita milik Allah saja
bukan milik siapa-siapa
karena Dia yang Maha Pertama dan Terakhir
sementara yang lain hanyalah titipan
jika diantara hati dan raga kita dipertemukan
itulah adalah takdir dari-Nya yang harus dijaga
dan jika diantara kita dipisakan, maka
ikhlaskanlah!
karena kita semua milik-Nya.
dan kita sebagai hamba tiada hak penuh
melawan takdir -Nya.
6
Nyamuk
Oh....Nyamuk
hidupnya sejenak
kebutuhanmu penuh resiko
kadang telapak-tanganku perantara kematianmu
kenapa aku membencimu, pada malam hari ini!
sungguh keji aku membunuhmu dengan telapak tangan
dengan kata yang semestinya aku tak bertutur
ini adalah takdirmu dari Sang Pencita
kamu adalah cobaan dari-Nya untukku
semestinya aku mewajarkan skenario Tuhan ini.
maafkan aku Tuhan dengan ketidakwarasanku
dalam menghadapi cobaan melalui ciptaanmu ini
di waktu aku letih dan ingin bermimpi indah tentang apa pun.
7
Aku & Telapak Kakiku Surga yang Menghilang
seburuk apa pun mata kaki dan mata hatimu
engkau adalah perantara hadirku
telapak kakimu adalah goresan janji Tuhan
semestinya wajahku sujud kepadmu karena Tuhan
aku harusnya ingat tali pusarku sebelum terputus darimu
aku darimu adalah qodar Illahi Robbi
Kau telah menghilang
Akankah aku dipertemukan lagi. Tuhan
Sujud ditelapak kaki surgaku
Maafkan aku. Semoga telapak kakimu mengampuniku
8
Aku diantara Qodo dan Qodar
Dari qodo dan qodar
Akhirnya, "akulah Qodir"
hadir di dunia untuk akhirat
semoga skenario qodo dan qodar Illahi
9
Cerita Tulus
ceritamu tak segagah tokoh utama
dalam sebuah berita medsos
fotomu tak ter-upload juga
karena perananmu hanya seperti tangan kiri
tetapi berkat jasamu kondisi jadi nyaman dan lancar
walaupun ceritamu tak diberitakan dalam status-medsos
peranan ketulusanmu semoga tercatat di lauh mahfuzh.
10
Cerita Nama yang Dititipkan
Pendaftaran
Nama-Nama Aman
Nama : Aman. Aman!
Namamu dipertanyakan
Namuku Apalagi?
Rekrutmen...
sst.... rekrutteman
kapan daftar?
kapan-kapan!
ya kapan!
terkafani!
sst...
Anda Aman
atas nama?
Nama: Aman
aman! Lah....
11
Peraturan
bukuku kubuku
kubuku kubuku
dari Jaihan
kulanjutkan jadi:
bukuku kubuku
ya kaku
kubuku bukuku
ya kokoh
pedoman atau kelompok?
ikut aturan atau ikut pengatur?
12
Kita dan Medsos
Medsos untuk sosial
Berarti untuk kita
Untuk kebutuhan kita
Kenapa membahas "aku"?
Bukan aku, kau, & kalian
Tetapi untuk kita secara umum.
13
Merah Putihku
Engkaulah Merah-Putih
Merah adalah darahmu pahlawan
Putih adalah hatimu pahlawan
Oleh Karena itu, aku menghormati
Merah Putih.
14
Syantik
"syantak syantik
syuntik syahwat
bisa syewot
bisa syandu syeton"
cerita Si Kecil
diantra syantik yang syaiton.
Usia
tau_tau tua
usia usai juga nanti
Jadi, semuanya semu!
15
Cerita Foto dalam Sosmed
cerita_ceritamu
foto_fotomu
aku melihatnya,
mereka pun melihatnya
akhirnya aku & kamu
jadi, kosumsi publik!
Semua cerita tak jadi berita
untukmu Sosmed
Karena ada,
_Riya yang menyombongkan
_Ghibah yang merendahkan
_Aib yang mempermalukan
16
Logika yang bertanya
Apakah salah aku memikirkan-Mu?
semakin memikirkan-Mu aku gila
tak memikirkan-Mu tersakah kafir
otakku dari-Mu nakal tiada batas
Apakah batas pemikiran adalah bukti keberdaan-Mu?
Doa Jadi Ode
doa
"ado"
"ado"
"ado"
semakin " ado"
jadi ode
jadi gila
ah... nyatanya dedongengan
bukan "dedongaan" yang melangit
17
Tuhan Hari Ini Tahun Baru
Tahun Baru*
rubah tahun
hantu baru
rubah Tuhan
Tahan... Jangan terjadi!
"Semoga bukan terompet terakhir"
Ibu Adalah Buku dan Kubu
Ibu
Ibuku bukuku
Ibuku kubuku
Ibuku buiku "Jika tak kaji buku buah hati!"
18
Mingguan
Mingguan dengan berbagai Cerita
Mingguan gangguan hati
gummam kesepian hati
bagi kosongnya lawan hati
mingguan gangguan jiwa
bagi ketidakberdayan
membeli mimpi indah dunia
tetapi mingguan pun gaun
doa sejoli dalam menuntaskan
pertemuan hati yang merindu
19
Opini Beserta Pioneer
opini tanpa pion
seperti orang gila
pion tanpa opini
seperti sampah
opini diiringi pion
seperti pengembalaan
pengembalaan yang bagaimana?
1. pengembalaan komoditi
2. pengembalaan edukasi
3. pengembalaan kontruksi
4. pengembalaan destruktif
5. & lain-lain
20
Hidup Harus Siap
Siap bicara, siap dibicarakan
Siap berpikir, siap dipikirkan
siap bermain, siap dipermainkan
kalau kita diam, bisa didiamkan!
Keseimbangan
Waspada jika terbang!
Menyayap ke kanan miring*
Menyayap ke kiri miring*
Maka jagalah keseimbangan
Biar tak terjatuh
21
Kiri
Apakah yang kiri itu "kirik"?
Bagaimana dengan yang kanan?
yang kanan selalu terlihat bijak
Walaupun terkadang rakus dalam segala hal.
Padahal dalam cerita toilet
yang kiri lebih berperan dalam sembunyi
menyingkirkan segala yang kotor.
aku dan Kau
Ku tanya nyata
Kau uka_uka
aku & Kau nyata ada
ini cerita pertanyaan
Pertanyaan yang kelak terjawab
22
23