The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bahan Ajar mengenai menulis cerita sejarah pribadi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Gita Desvita Eka Putri, S.Pd., 2022-12-12 09:54:32

Menulis Cerita Sejarah Pribadi

Bahan Ajar mengenai menulis cerita sejarah pribadi

BAHAN AJAR

MENULIS CERITA Gita Desvita Eka Putri, S.Pd.
SEJARAH PRIBADI 1

Modul Menulis Cerita Sejarah

SMK IT Al Junaediyah

DAFTAR ISI

Daftar Isi……………………………………………………………………………… 2
Glosarium……………………………………………………………………………. 3
Peta Konsep…………………………………………………………………………. 4

Pendahuluan
1.1. Identitas Modul……………………………………………………………………… 4
1.2. Kompetensi Dasar…………………………………………………………………... 4
1.3. Tujuan Pembelajaran……………………………………………………………….. 4
1.4. Deskripsi Singkat Materi…………………………………………………………….. 4
Materi Pembelajaran
2.1 Langkah Menyusun Teks Cerita Sejarah………………………………………..…… 5
2.2 Langkah Menyusun Kerangka Cerita Sejarah……………………………………….. 5
2.3 Menulis Cerita Sejarah Pribadi………………………………………..…………….. 5
Daftar Pustaka………………………………………..……………………..………11

Modul Menulis Cerita Sejarah 2

SMK IT Al Junaediyah

Glosarium

Alur : Struktur yang berwujud jalinan peristiwa didalam karya sastra, kepaduan tertentu yang
diwujudkan oleh hubungan sebab akibat, tokoh, tema atau ketiganya

Biodata : riwayat hidup singkat

Kronologis : berurutan sesuai dengan waktu kejadiannya. Semua peristiwa yang dialaminya dicatat
secara urut

Latar : keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra

Relevan : Sesuai dan saling berkait antara yang satu dengan yang lain

Riset : penyelidikan (penelitian) suatu masalah secara bersistem, kritis, dan ilmiah untuk
meningkatkan pengetahuan dan pengertian, mendapatkan fakta yang baru, atau melakukan
penafsiran yang lebih baik

Tema : Pokok pikiran yang dapat menjadi dasar bagi keseluruhan cerita yang hendak
diciptakannya.

Topik : pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan, dsb.

Modul Menulis Cerita Sejarah 3

SMK IT Al Junaediyah

Peta Konsep

Menulis Cerita Sejarah Pribadi

Menyusun kerangka karangan

Mengembangkan kerangka
menjadi bentuk tulisan utuh

Modul Menulis Cerita Sejarah 4

SMK IT Al Junaediyah

Pendahuluan

1.1 Identitas Modul

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas : XII (dua belas)

Judul Modul : Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

1.2 Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

4.40 Menulis cerita sejarah pribadi 4.40.1 Peserta didik terampil menyusun kerangka teks

dengan memerhatikan kebahasaan cerita sejarah.

4.40.2 Peserta didik terampil menuliskan teks cerita

sejarah berdasarkan kerangka yang disusun dengan

memperhatikan aspek kebahasaan secara kreatif.

1.3 Tujuan Pembelajaran

1. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, secara berkelompok peserta didik mampu membuat
kerangka karangan cerita sejarah dengan baik.

2. Melalui kegiatan diskusi, peserta didik mampu menulis cerita sejarah pribadi dengan dengan
memperhatikan kebahasaan secara kreatif, jujur serta dapat bekerjasama.

1.4 Deskripsi Singkat Materi

Selamat bertemu kembali. Kali ini kalian akan melanjutkan pembelajaran sebelumnya. Pada
pembelajaran sebelumnya, kalian sudah mempelajari kaidah kebahasaan teks tersebut. Kemudian
pada pembelajaran kali ini, kalian akan menulis teks sejarah pribadi yang nantinya teks tersebut
akan kalian buat menjadi sebuah film pendek. Tetap semangat ya, kalian pasti bisa!

Modul Menulis Cerita Sejarah 5

SMK IT Al Junaediyah

Materi Pembelajaran

Sebelum kalian menulis cerita sejarah pribadi, kalian perlu ketahui dulu bahwa ada tahapan yang harus
dilalui dalam kegiatan menulis agar hasilnya bisa menjadi tulisan cerita sejarah yang baik.

1. Langkah-langkah Menyusun Teks Cerita Sejarah
Langkah- langkah untuk menyusun atau menulis teks cerita sejarah menuntut tahapan sebagai
berikut:
1) Tentukan tema.
Sejarah apa yang akan digunakan sebagai latar dan penyokong utama dari teks cerita sejarah
pribadi.
2) Buat kerangka sejarah terlebih dahulu dan dapat disusun dengan secara:
a) kronologis,
b) sebab akibat,
c) tindakan tokoh,
d) urutan tempat,
e) rentetan peristiwa
3) Mencari literatur, sumber sejarah, buku, dan media yang relevan lainnya untuk mengumpulkan
fakta-fakta sejarah.
4) Kembangkan menjadi teks sejarah dahulu jika diperlukan, kemudian tuangkan sejarah tersebut
dalam cerita sejarah yang diinginkan sesuai dengan imajinasi.
5) Cermati kembali teks cerita sejarah yang disusun, baik itu struktur , isi ataupun kaidah
kebahasaanya.
6) Merevisi merupakan kegiatan setelah mencermati kembali. Apabila pada tahap mencermati
terdapat kekeliruan dilakukan perbaikan atau revisi.

2. Langkah-Langkah Menyusun Kerangka Cerita Sejarah Pribadi
Terdapat empat langkah dalam membuat kerangka teks cerita sejarah, yaitu sebagai berikut.
1) Menentukan peristiwa sejarah dan tokoh sejarah yang akan dibuat cerita sejarahnya
2) Mengumpulkan data mengenai peristiwa sejarah tersebut dengan cara wawancara, membaca
buku referensi, ataupun mencarinya melalui sumber internet
3) Membuat struktur cerita sejarah. Dalam membuat struktur cerita sejarah dapat dimulai dari
abstrak, orientasi, komplikasi, klimaks, reorientasi, dan koda sesuai dengan data yang telah
terkumpul
4) Memasukkan data sesuai dengan struktur cerita sejarah yang telah dibuat

3. Menulis Teks Cerita Sejarah Pribadi
Kalian sudah memahami bagaimana menulis teks cerita sejarah seseorang atau bahkan

pribadi, bukan? Apabila kalian akan menulis teks cerita sejarah tentang seseorang atau bahkan
menulis teks cerita sejarah tentang diri sendiri, hal yang harus kalian dipersiapkan adalah

Modul Menulis Cerita Sejarah 6

SMK IT Al Junaediyah

menentukan peristiwa sejarah (peristiwa yang terjadi di masa lalu) yang akan kamu kembangkan
menjadi cerita sejarah.

Penulis dapat menceritakan peristiwa-peritiwa yang dialami para tokohnya dengan
menggunakan latar peristiwa sejarah. Menulis cerita sejarah berarti mengemas fakta sejarah
dengan rekaan penulis. Rekaan yang dimaksud tentulah harus didasarkan pengetahuan yang baik
dari penulis. Menulis teks sejarah pribadi bisa bersumber dari biodata diri atau sejarah lain yang
dialami oleh kalian.

Namun tetap harus diingat bagaimana persyaratan menulis sebuah paragraf yang baik dan
benar. Paragraf yang baik dan benar, harus mempunyai kelengkapan sejumlah paragraf di
dalamnya. Adapun unsur-unsur paragraf yang dimaksud antara lain: gagasan utama merupakan
unsur paragraf yang berupa topik utama atau permasalahan yang hendak dibahas dalam suatu
paragraf, kalimat utama kalimat yang berisi gagasan utama suatu paragraf dan kalimat penjelas
yang merupakan kalimat yang menjelaskan gagasan utama yang terkandung di dalam suatu
kalimat utama.

Unsur-Unsur paragraf yang telah disebutkan sebelumnya (gagasan utama, kalimat utama,
dan kalimat penjelas) mesti membentuk satu kesatuan yang padu, di mana kalimat penjelas mesti
mampu menjelaskan gagasan utama yang terkandung dalam kalimat utama secara baik dan sesuai
dengan gagasan utama yang dimaksud. Jika syarat ini tidak terpenuhi, maka sebuah paragraf belum
dikatakan baik dan benar

Contoh Cerita Sejarah Pribadi

Bersyukur Bisa Kuliah

Aku adalah seorang anak yang tumbuh dengan serba kekurangan. Ayahku sudah meninggal
sejak usiaku 9 tahun, sedangkan ibuku bekerja sebagai buruh laundry. Penghasilan yang pas-pasan
membuat hidup kami sangat sederhana. Hingga akhirnya, kakakku memutuskan untuk bekerja
sebagai TKW di Taiwan. Semenjak itu, kehidupan keluarga kami lebih baik dari sebelumnya. Ibu
tetap bekerja, namun penghasilannya ditabung untuk biaya sekolahku.. Kami makan untuk sehari-
hari dengan uang yang kakakku kirimkan.

Beberapa tahun kemudian, aku duduk di bangku kelas 12. Pada masa ini, banyak siswa
dihadapkan pada kebimbangan dalam memilih jalan hidup. Entah itu bekerja, kuliah, atau bahkan
menikah. Ibuku menyuruh untuk bekerja sebagai TKW seperti kakakku karena gajinya cukup
besar jika dirupiahkan. Namun, aku tidak ingin bekerja kasar.

Aku sadar bahwa rantai kemiskinan diawali karena minimnya ilmu pengetahuan. Oleh
karena itu, aku memilih untuk kuliah. Ibu sempat sedih mendengar keinginanku. Mengingat,
kuliah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika kuliah di luar kota, maka harus
mempertimbangkan biaya kos, makan, dan sebagainya. Namun, aku meyakinkan ibuku bahwa aku
tidak akan membutuhkan biaya besar dalam kuliah. Aku akan mencari beasiswa untuk
meringankan beban beliau.

Modul Menulis Cerita Sejarah 7

SMK IT Al Junaediyah

Beruntungnya, aku benar-benar mendapatkan beasiswa Bidik misi yang membantuku untuk
memenuhi biaya UKT dan biaya hidupku di tanah rantau. Aku memilih jurusan akuntansi di
Universitas Brawijaya. Sesekali, aku juga mengikuti Lomba Karya Ilmiah dan Kontes Debat.
Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk pribadiku menjadi lebih berani dan percayalah diri.
Kuliah memang dapat mengubah mindset seseorang seperti halnya yang aku rasakan saat ini.

Singkat cerita, aku lulus kuliah 3,5 tahun dengan predikat cumlaude dan akhirnya bekerja
di Kementerian Keuangan. Pengalaman sebagai orang yang serba kekurangan semasa hidup telah
mengantarkanku menjadi pribadi yang tahan banting dan tidak mudah menyerah meraih mimpi.
Ibu dan kakakku sangat bangga denganku.

Modul Menulis Cerita Sejarah 8

SMK IT Al Junaediyah

DAFTAR PUSTAKA

Suherli, dkk. 2018. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas XI Revisi Tahun 2018. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Sumiati, 2020. Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia SMA. Jakarta: Direktorat SMA,
Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN
https://glosarium.org/. Diakses tanggal 26 Oktober 2022

Modul Menulis Cerita Sejarah 9

SMK IT Al Junaediyah


Click to View FlipBook Version