INFORMATIKA
KELAS VIII
PT Bangun Satya Wacana
Gedung Kompas Gramedia, Lt. 4
Jl. Palmerah Barat No. 29-37, Jakarta 10270
Telp: (021) 536 - 77834 - Fax: (021) 549 - 3073
diginusa.com diginusa
Jaringan Komputer
Modul 1
Jaringan Komputer/
Internet
Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mengetahui definisi jaringan internet
2. Siswa dapat mengetahui definisi protokol
3. Siswa dapat mengetahui macam-macam protokol
4. Siswa dapat mengetahui jenis-jenis jaringan komputer
5. Siswa dapat mengetahui definisi topologi jaringan
6. Siswa dapat mengetahui macam-macam topologi jaringan
7. Siswa dapat menyebutkan perlengkapan LAN
8. Siswa dapat membuat jaringan LAN
Informatika 1
Diginusa
dasar jaringan komputer
Dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, terdapat istilah Jaringan Komputer. Jaringan
komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung satu sama lain sehingga dapat saling
berbagi data, informasi, program, fungsi perangkat keras, dan sebagainya.
Pada perkembangannya, jaringan komputer tidak hanya dapat menghubungkan komputer dengan
komputer, namun juga dapat menghubungkan komputer dengan smartphone berbasis android, iOS,
maupun Windows Phone.
Secara konsep, jaringan komputer dapat menghubungkan berbagai komputer walaupun komputer yang
terhubung berbeda jenis, sistem operasi, spesifikasi, maupun aplikasinya. Salah satu contoh umum dari
jaringan komputer adalah internet yang biasa kita gunakan untuk mencari berbagai informasi. Akan
tetapi, untuk terhubung ke sebuah jaringan komputer, setiap komputer yang akan terhubung harus
memakai aturan komunikasi (protokol) yang sama. Hal ini dimaksudkan agar masing-masing komputer
dapat berkomunikasi yang baik dengan komputer lainnya. Protokol yang menjadi Standar Internasional
adalah TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol).
2 protokol
Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam
sebuah jaringan, aturan itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode
mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
Protokol-Protokol yang dikenal adalah sebagai berikut :
1. Ethernet
Protocol Ethernet sejauh ini adalah yang paling banyak digunakan, Ethernet menggunakan metode
akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Sistem ini menjelaskan
bahwa setiap komputer memperhatikan ke dalam kabel dari network sebelum mengirimkan sesuatu ke
dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas atau bersih komputer akan mentransmisikan data, jika
ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan menunggu dan akan mencoba kembali transmisi jika
jaringan telah bersih. kadangkala dua buah komputer melakukan transmisi pada saat yang sama, ketika
hal ini terjadi, masing-masing komputer akan mundur dan akan menunggu kesempatan secara acak
untuk mentransmisikan data kembali. metode ini dikenal dengan koalisi, dan tidak akan berpengaruh
pada kecepatan transmisi dari network.
Protokol Ethernet dapat digunakan untuk pada model jaringan Garis lurus , Bintang, atau Pohon. Data
dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan
10 Mbps.
2 Informatika
Diginusa
2. Local Talk
LocalTalk adalah sebuh protokol network yang di kembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk mesin-
mesin komputer Macintosh . Metode yang digunakan oleh LocalTalk adalah CSMA/CA (Carrier Sense
Multiple Access with Collision Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD.. Adapter LocalTalk dan cable
twisted pair khusus dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer melewati port serial.
Sistem Operasi Macintosh memungkinkan koneksi secara jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan
tambahan aplikasi khusu.
Protokol LocalTalk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus , Bintang , ataupun model
Pohon dengan menggunakan kabel twisted pair. Kekurangan yang paling mencolok yaitu kecepatan
transmisinya. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps.
3. Token Ring
Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980. Metode Aksesnya melalui
lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin . Dalam lingkaran token, komputer-
komputer dihubungkan satu dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak
berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer-
menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data yang
ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token
bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.
Protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan menggunakan kabel twisted pair
atau kabel fiber optic . Dan dapat melakukan kecepatan transmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Sejalan dengan
perkembangan Ethernet, penggunaan Token Ring makin berkurang sampai sekarang.
4. FDDI
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah Protokol jaringan yang menghubungkan
antara dua atau lebih jaringan bahkan pada jarak yang jauh. Metode aksesnyayang digunakan oleh FDDI
adalah model token. FDDI menggunakan dua buah topologi ring secara fisik. Proses transmisi baiasanya
menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah ditemukan akan secara otomatis menggunakan
ring yang kedua. Sebuah keuntungan dari FDDI adalah kecepatan dengan menggunakan fiber optic cable
pada kecepatan 100 Mbps.
5. ATM
ATM adalah singkatan dari Asynchronous Transfer Mode (ATM) yaitu sebuah protokol jaringan yang
mentransmisikan pada kecepatan 155 Mbps atau lebih. ATM mentarnsmisikan data kedalam satu paket
dimana pada protokol yang lain mentransfer pada besar-kecilnya paket. ATM mendukung variasi media
seperti video, CD-audio, dan gambar. ATM bekerja pada model topologi Bintang, dengan menggunakan
Kabel fiber optic ataupun kabel twisted pair. ATM pada umumnya digunakan untuk menghubungkan
dua atau lebih LAN . ATM juga banyak dipakai oleh Internet Service Providers (ISP) untuk meningkatkan
kecepatan akses Internet untuk klien mereka.
Informatika 3
Diginusa
macam-macam jaringan komputer
Jaringan komputer terdiri dari beberapa macam tergantung dari kategorinya. Adapun macam-macam
jaringan komputer adalah sebagai berikut :
1. Berdasarkan sistem operasi komputer
Berdasarkan sistem operasinya, jaringan komputer terbagi lagi menjadi beberapa macam, yaitu :
a. Client to Server adalah keadaan dimana ada satu atau lebih komputer (node) yang menjadi pusat
pengendali data (domain) dan pusat jaringan aplikasi untuk Client dengan sistem operasi berbasis
server.
b. Peer to peer adalah keadaan dimana ada dua atau lebih komputer yang saling terhubung dan
memiliki sistem operasi yang sama (workstation). Setiap workstation memiliki hak dan fungsi
yang sama untuk saling berbagi sumber daya dan komunikasi.
2. Berdasarkan media penghubung
a. Media kabel yaitu semua keadaan dimana komputer (node) di dalam jaringan dihubungkan
menggunakan media perantara kabel. Beberapa macam kabel jaringan yaitu :
• Coaxial kabel
• Twisted Pair : Unshielded Twisted Pair (UTP) dan Shielded Twisted Pair (STP)
• Fiber Optic
b. Media Frekuensi, yaitu suatu keadaan dimana setiap node di dalam jaringan dihubungkan
menggunakan media transmisi frekuensi gelombang, seperti Radio, MicroWave, Infrared,
Bluetooth, Wifi, dan sebagainya.
3. Berdasarkan daya jangkau area
a. Local Area Network (LAN). Local Area Network (LAN) dapat didefinisikan sebagai kumpulan
komputer yang saling dihubungkan bersama didalam satu areal tertentu yang tidak begitu
luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. LAN dapat juga didefinisikan berdasarkan pada
penggunaan alamat IP komputer pada jaringan. Suatu komputer atau host dapat dikatakan satu
LAN bila memiliki alamat IP yang masih dalam satu alamat jaringan, sehingga tidak memerlukan
router untuk berkomunikasi. Jaringan Client to Server dan Peer to Peer merupakan contoh
aplikasi dari LAN.
b. Metropolitan Area Network (MAN). Metropolitan Area Network (MAN) merupakan versi LAN
yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN
dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota
dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang
data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
4 Informatika
Diginusa
c. Wide Area Network. Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang biasanya sudah
menggunakan media wireless, sarana satelit ataupun kabel serat optik, karena jangkauannya
yang lebih luas, bukan hanya meliputi satu kota atau antar kota dalam suatu wilayah, tetapi mulai
menjangkau area/wilayah otoritas negara lain. WAN biasanya lebih rumit dan sangat kompleks
bila dibandingkan LAN maupun MAN. WAN menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan
antara LAN dan WAN kedalam komunikasi global seperti internet, meski demikian antara LAN,
MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang
berbeda satu diantara yang lainnya.
4. Berdasarkan arsitektur jaringan
a. 10Base 2 (Thin Ethernet/Cheapernet)
• Panjang maksimum kabel per segment/jalur adalah 185 meter
• Total maksimum kabel per segment/jalur adalah 5 buah
• Maksimum repeater adalah 4 buah
• Maksimum segment/jalur dalam jaringan adalah 3 buah
• Maksimum jumlah node per segment/jalur adalah 30 buah
• Panjang maksimum jaringan ditambah repeater adalah 925 meter
• Kedua ujung kabel dipasang terminator 50 ohm
• Kabel jenis Coaxial dan konektor BNC (British Naval Connector) adalah jenis RG-58A/U
atau RG-58C/U
b. 10Base 5 (Thick Ethernet)
• Panjang maksimum kabel per segment/jalur adalah 500 meter
• Total maksimum kabel per segment/jalur adalah 5 buah
• Maksimum repeater adalah 4 buah
• Maksimum segment/jalur dalam jaringan adalah 3 buah
• Jarak terdekat antar node adalah 2,5 meter
• Maksimum panjang kabel ke node adalah 50 meter
• Maksimum jumlah node per segment/jalur adalah 100 buah
Informatika 5
Diginusa
• Panjang maksimum jaringan ditambah repeater adalah 2500 meter
• Kedua ujung kabel dipasang terminator 50 ohm
• Kabel jenis Coaxial Thick Ethernet dan konektor AUI (Attachment Unit Interface) juga
disebut dengan DIX (Digital Intel Xerox) Interface
c. 10Base T (Twisted)
• Panjang kabel per segment/jalur adalah 100 meter
• Maksimum jumlah segment/jalur (dari switchhub ke node) adalah 1024 jalur
• Maksimum jumlah node per jaringan adalah 1024 buah
• Setiap segment/jalur dihubungkan dengan 4 buah switchhub dalam sebuah jaringan dalam
bentuk Chain (rantai)
• Jenis kabel TP (Twisted Pair) baik UTP atau STP kategori 3 atau lebih dan konektor RJ-45
modular 8 pin
d. 10Base F (Fiber Optic). Tidak ada topologi khusus, namun biasanya digunakan sebagai
penghubung antar jaringan. Karena jaraknya bisa mencapai 200 meter atau lebih, kabel yang
digunakan adalah fiber optic dan konektor ST (Springloader Twist), FDDI, dan lainnya.
e. 100Base T atau 100Base X (Fast Ethernet). Kecepatannya datanya mencapai 100 Mbps.
Berdasarkan kabel yang dipakai, ada 3 jenis 10Base T, yaitu :
• 100Base T4, menggunakan kabel UTP kategori 3, 4, dan 5 dengan jumlah pin kabel yang
digunakan 4 pasang.
• 100Base Tx, menggunakan kabel UTP kategori 5, dengan jumlah pin kanel yang digunakan
2 pasang.
• 100Base Fx, menggunakan kabel serat optik (Fiber Optic).
f. 100 VG-any LAN. Bukan merupakan ethernet murni karena metode akses medianya berdasarkan
demand priority dan dapat digunakan pada sistem arsitektur (frame) ethernet atau frame token
ring. Kabel yang digunakan adalah UTP kategori 3 atau 5 dengan penambahan daya jangkau
panjang maksimum adalah 100-150 meter.
g. 10/100Base T, adalah perkembangan dari NIC (Network Interface Card) yang berarti dapat
secara otomatis mendeteksi transfer data baik pada kecepatan 10 Mbps atau 100 Mbps dalam
sebuah jaringan. Berlaku untuk kabel adapter Coaxial, UTP, dan Fiber Optic.
6 Informatika
Diginusa
topologi jaringan komputer
Instalasi jaringan haruslah mempertimbangkan bentuk dari struktur topologi yang akan dipakai /
dipergunakan. Dalam membuat konfigurasi jaringan tanpa memperhatikan adanya bentuk topologi,
maka jaringan tersebut akan terasa aneh dan kurang meyakinkan.
Topologi jaringan adalah suatu bentuk struktur jaringan yang dibangun / diinstalasi sesuai dengan
kebutuhan dan digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya
menggunakan media kabel ataupun media wireless. Topologi jaringandapat dibagi dalam beberapa jenis
sesuai kebutuhan dan perangkatnya masing – masing.
Faktor – faktor penting yang perlu mendapat perhatian untuk pemilihan topologi adalah sebagai berikut
:
• Biaya, estimasi biaya yang akan dibutuhkan untuk merancang topologi tersebut sesuai dengan
kebutuhan sistem.
• Kecepatan, pemilihan topologi harus disesuaikan dengan kecepatan akses yang kita inginkan
• Lingkungan, menjadi faktor penting dalam mendesain sebuah topologi jaringan seperti listrik, backup
sistem dan sebagainya.
• Skalabilitas, Menggambarkan seberapa besar jaringan yang akan kita terapkan dalam organisasi
tersebut
• Konektivitas, Menggambarkan cara akses pada topologi yang akan kita terapkan sebagai contoh
misalnya setiap divisi bisa mengakses layanan web dan database dengan Notebook atau thin
client.
Beberapa topologi jaringan pasti ada nilai lebih dan nilai kurangnya, berikut adalah macam-macam topologi
jaringan yang bisa dipertimbangkan untuk dipakai dalam suatu konfigurasi jaringan beserta kelemahan
dan kekurangannya masing-masing.
2 macam-macam topologi jaringan
1. Topologi Star
Topologi star atau kita sering menyebutnya topologi bintang adalah sebuah topologi jaringan yang
menggunakan sebuah switch / hub untuk menghubungkan antar node client. Topologi star merupakan
topologi yang sering digunakan untuk instalasi jaringan pada umumnya.
KELEBIHAN
a. Tingkat keamanan yang cukup baik
b. Bersifat fleksibel / mudah dalam hal instalasi
c. Proses pertukaran data yang tidak terlalu rumit.
Informatika 7
Diginusa
d. Mudah dalam hal trobel shooting jaringan karena satu client menggunakan satu jalur akses
e. Mudah untuk penambahan dan pengurangan komputer client.
KEKURANGAN
a. Jika switch / hub titik pusat rusak maka seluruh jaringan akan down.
b. Jika terlalu banyak pengguna maka lalu lintas akan semakin padat dan membuat jaringan menjadi
lambat.
c. Dalam proses instalasi memboroskan banyak kabel.
d. Boros kabel maka akan secara otomatis memakan biaya yang cukup banyak.
e. Jika port dalam HUB / swicth salah satu rusak maka tidak dapat dipergunakan, bahkan dalam
jangka panjang akan merusak port - port yang lain.
2. Topologi BUS
Topologi bus bisa dibilang topologi yang sangat jadul (jaman dulu) orang-orang bilang. Karena topologi
ini hanya menggunakan sebuah kabel backbone yang berjenis coaxial yang melinatang disepanjang
node client dan pada ujung kabel coaxial diberi T konektor sebagai end to end kabel.
KELEBIHAN
a. Proses biaya instalasi yang cukup murah karena menghemat kabel.
b. Mudah dalam hal instalasi
c. Maintenance jaringan tidak rumit.
d. Mudah dalam penambahan client dan tidak mengganggu jaringan yang lain.
KEKURANGAN
a. Jika salah satu kabel pada jaringan putusm maka akan mengganggu jaringan yang lainnya
b. Proses pengiriman dan penerimaan data yang kurang terkoordinir artinya sering terjadi tabrakan
data saat proses pengiriman data.
c. Tidak dapat dikembangkan untuk jaringan kedepannya.
3. Topologi Ring
Merupakan topologi yang menghubungkan antar PC dengan PC yang lain tanpa menggunkan HUB
/ switch. Dalam proses instalasi hanya menggunakan LAN Card yang tersedia dalam PC.
KELEBIHAN
a. Proses instalasi yang menghebat kebutuhan kabel.
b. Proses instalasi yang cukup mudah.
c. Biaya instalasi yang murah.
d. Semua client dianggap sama karena berada dalam satu jalur backbone.
8 Informatika
Diginusa
KEKURANGAN
a. Tingkat keamanan yang kurang
b. Trobel shoting yang sulit untuk ditangani.
c. Jika salat satu koneksi terputus maka koneksi yang lain akan ikut terputus.
d. Jaringan bersifat kaku dan tidak dapat dikembangkan untuk kedepannya.
4. Topologi Tree
Topologi tree merupaka gabungan perpaduan antara topologi star dan bus, bahkan bisa juga
ditambahkan untuk ring. Beberapa infrastruktur yang terdapat dalam topologi ini membuat topologi
ini semakin rumit dan perlu instalasi yang khusus. Topologi tree menggunakan backbone sama halnya
pada topologi bus. Pada backbone berfungsi sebagai jalur tulang punggung jaringan.
KELEBIHAN
a. Merupakan jaringan yang besar sehingga dapat mengelompokaan antara satu topologi dengan
topologi yang lainnya.
b. Keamanan yang sangat terhandel.
KEKURANGAN
a. Proses instalasi yang rumit
b. Troubleshooting yang tidak mudah karena mencakup jaringan yang besar.
c. Biaya instalasi yang mahal.
d. Kinerja jaringan akan menjadi lambat karena user pengguna semakin banyak.
5. Topologi MESH
Merupakan topologi yang didesain dalam hal pemilihan rute jaringan yang banyak. Dalam topologi
mesh terdapat banyak rute yang berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur yang lain sedang
dalam keadaan down.
Informatika 9
Diginusa
KELEBIHAN
a. Jalur pengiriman data yang digunakan cukup banyak.
b. Tidak berebut jalur pada saat proses pengiriman data.
c. Bandwidth yang cukup lebar.
d. Teknik security yang baik pada topologi ini.
e. Mempunyai jalur cadangan untuk dilewati beberapa paket data.
KEKURANGAN
a. Saat proses instlasi sangat membutuhkan banyak kabel karena jalur yang digunakan sangat
banyak.
b. Menjadikan tempat instalasi sangat sempit dan terkesan tidak rapi.
c. Proses instalasi jaringan yang cukup rumit karena harus menyambungkan jalur satu per satu
antar PC komputer.
d. Memakan biaya instalasi yang mahal karena membutuhkan banyak kabel.
Selain kelima topologi di atas, sebetulnya masih ada topologi berjenis topologi logik. Topologi logik
merupakan topologi yang berfokus pada pengiriman data sedangkan topologi yang dijelaskan di atas
adalah berjenis topologi fisik yang lebih berfokus pada desain jaringan. Adapun macam-macam topologi
fisik adalah sebagai berikut :
1. Topologi Broadcast, suatu host mengirimkan paket data ke seluruh host dalam jaringan melalui
media komunkasi.
2. Topologi Token Passing, Mengatur pengiriman data pada host melalui media dengan menggunakan
token yang secara teratur berputar pada seluruh host. Host hanya dapat mengirimkan data hanya
jika host tersebut memiliki token. Dengan token ini, collision atau tabrakan data bisa dicegah.
10 Informatika
Diginusa
project : koneksi jaringan lan
Setelah mempelajari dasar-dasar jaringan komputer, pada pembahasan kali ini kita akan coba membuat
sendiri serta melakukan koneksi jaringan Local Area Network (LAN). Tapi sebelum itu, Kamu terlebih
dahulu harus mengenal dan mengetahui fungsi-fungsi peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk
membuat sebuah jaringan LAN.
2 perlengkapan jaringan lan
1. Komputer Server
Komputer server adalah komputer yang menyediakan layanan bagi komputer client dengan
menyediakan berbagai sumber daya. Seperti hak akses internet, memori yang lebih besar, harddisk
berkapasitas tinggi, printer yang dapat digunakan bersama-sama, dan lain-lain. Bahkan komputer
server tidak hanya digunakan dalam perusahaan saja. Instansi pemerintahan, perpustakaan kota,
lingkup sekolahan SD, SMP, SMA, SMK hingga perguruan tinggi sudah menggunakan komputer
server untuk menunjang kebutuhan mereka.
2. Komputer Client
Komputer client adalah komputer yang digunakan untuk meminta layanan tertentu dari komputer
server. Layanan tersebut bisa jadi data, file, gambar, printer, maupun yang lainnya. Oleh karena itu,
di dalam komputer client dibutuhkan suatu aplikasi tertentu agar dapat mengakses layanan dari
komputer server. Akses yang diberikan komputer client pun cukup cepat karena tidak melakukan
tugas lain dalam waktu bersamaan, seperti halnya komputer server. Oleh karena itu, komputer ini
cukup baik digunakan sebagai sebuah sistem keamanan dan administrasi perusahaan, sebab akses
yang dilakukan dapat dibatasi.
3. Ethernet Card
Jaringan LAN sendiri untuk dapat bekerja membutuhkan satu hardware atau perangakat keras yang
sangat penting. Perangkat tersebut biasa dikenal dengn istilah Ethernet Card. Ethernet card ini
berbentuk seperti kartu dengan serangkaian modul yang dapat dipasang ke dalam socket ethernet
pada suatu komputer.
Informatika 11
Diginusa
4. Hub
Hub atau yang lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat yang berfungsi
untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya asalkan masih dalam lingkup
jaringan yang sama. Artinya komputer atau perangkat yang terhubung melalui hub ini dapat saling
bertukar informasi antara satu sama lain. Umumnya, perangkat hub memiliki banyak port ethernet
yang tentunya berfungsi untuk menghubungkan suatu perangkat ke perangkat lain. Terhubungnya
perangkat dengan port hub, maka artinya semua perangkat akan disambungkan pada jaringan LAN.
Setelah itu barulah setiap perangkat bisa melakukan pertukaran data satu sama lain dengan sangat
mudah.
5. Kabel Jaringan
Kabel jaringan adalah sebuah sistem jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media
utama dalam melakukan transmisi paket data. Koneksi jaringan menggunakan kabel dapat diterapkan
pada hampir seluruh jenis jaringan, Kabel jaringan saat ini masih banyak digunakan meskipun sudah
ada alat alternatif lain yaitu menggunakan jaringan wireless (tanpa kabel).
Dalam penggunaannya, kabel jaringan komputer terdiri dari beberapa tipe yang biasanya disesuaikan
dengan kebutuhan, kondisi, topologi jaringan, protokol dan ukuran jaringan komputer tertentu.
Sebagai contoh, ada kabel jaringan komputer yang digunakan dalam jumlah sedikit (misalnya melalui
Ethernet), namun ada pula penggunaan kabel jaringan komputer yang hampir tak terbatas (misalnya
melalui interkoneksi internet).
Contoh lainnya yakni sebuah kondisi dimana jaringan hanya mengijinkan satu jenis kabel saja yang
dapat digunakan atau ada pula kondisi lainnya yang justru mengijinkan penggunaan kabel dengan
cara kombinasi lebih dari satu jenis. Kabel jaringan sendiri memiliki beberapa tipe yang memang
disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, topologi jaringan yang digunakan, ukuran jaringan dan
kondisi.
12 Informatika
Diginusa
6. Repeater
Repeater adalah sebuah perangkat jaringan yang digunakan
untuk menguatkan signal data dan memperluas jangkauan
signal. Repeater juga dapat diartikan sebagai perangkat
yang digunakan untuk menerima signal data dan kemudian
mengirimkan kembali signal data yang diterima dengan daya
yang lebih tinggi. Perangkat ini banyak digunakan pada sistem
jaringan yang memiliki jangkauan yang cukup luas dan cukup
jauh. Dengan adanya perangkat Repeater kualitas data yang
dikirim dari satu node akan sama dengan kualitas data yang
diterima pada node yang lainnya.
Perangkat ini ada beberapa jenis dan tentunya digunakan
sesuai dengan kebutuhan, seperti Repeater radio digunaan
untuk menguatkan signal wifi yang dipancarkan oleh perangkat
akses point. Ada juga Repeater untuk kabel yang digunakan
untuk menguatkan signal data yang ditransmisikan dengan
menggunakan kabel jaringan.
7. Bridge
Bridge atau network bridge yang dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan jembatan jaringan
merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak dipergunakan untuk memperluas jaringan atau
membuat segmen jaringan.
Bridge mampu menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network) komputer. Selain itu,
bridge juga digunakan untuk mengubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ehernet.
Bridge akan memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen
jaringan kemudian menyeleksi dan hanya memperbolehkan perpindahan data yang diperlukan melalui
jaringan.
Bridge biasanya menggunakan topologi tree. Artinya, hanya ada sebuah rute untuk berbagai tujuan
transmisi atau paket data yang akan dipindahkan. Dara akan menempuh beberapa jalur yang
seringkali mengakibatkan keterlambatan transmisi data. Ibaratnya sebuah paket, bridge berguna untuk
menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmen sama, maka paket akan ditolak, sementara jika
segmen berbeda, maka paket akan diteruskan ke segmen tujuan.
8. Router
Informatika 13
Diginusa
Router adalah suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan
beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.
Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang dapat disetting
sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address. Selain itu, pada router juga terdapat NAT (Network
Address Translator) yaitu fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat
di-sharing ke alamat IP lain.
9. Modem
Modem adalah sebuah perangkat keras yang memiliki fungsi
untuk mengubah 2 sinyal sehingga dalam menerima dan mengirim
pesan bisa berjalan baik. Kata modem merupakan singkatan dari
Modulator Demodulator. Modulator berfungsi sebagai pengubah
sinyal informasi untuk dijadikan sinyal pembawa data yang siap
dikirimkan, sedang demodulator adalah bagian yang memisahkan
sinyal informasi dari sinyal pembawa yang dapat diterima dengan
baik.
2 membuat jaringan lan
Alat dan bahan yang dijelaskan di atas pada prosesnya tidak harus digunakan seluruhnya. Kita sebetulnya
dapat membuat jaringan LAN sederhana saja. Pada pembahasan kali ini kita akan coba membuat jaringan
LAN sampai benar-benar terkoneksi antar komputer. Jaringan LAN yang akan coba kita buat membutuhkan
3 komputer saja dengan 1 komputer berperan sebagai server dan 2 lainnya sebagai client.
Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat jaringan LAN sederhana adalah :
• Komputer server dan 2 komputer client (pastikan terdapat ethernet card pada masing-masing
komputer)
• Kabel Jaringan UTP
• Hub
Dengan 3 alat tersebut saja kita sudah dapat membuat jaringan LAN sederhana. Ikuti langkah-langkah
berikut :
1. Memasang kabel jaringan UTP
Pasang ujung kabel jaringan ke port (lubang) ethernet card pada komputer (biasanya berada di
belakang komputer/laptop).
14 Informatika
Diginusa
Setelah ujung satunya terpasang di komputer/laptop, pasang ujung kabel jaringan satunya lagi ke
hub.
Pastikan kabel jaringan terpasang dengan benar, tidak terbalik, dan tidak kendur.
2. Melakukan pengaturan IP Address di masing-masing komputer
Setelah kabel jaringan terpasang, langkah selanjutnya adalah mengatur konfigurasi alamat IP (Internet
Protocol) pada komputer server dan client. Pengaturan alamat IP disini menggunakan Windows 10.
Berikut ini langkah-langkah pengaturan alamat IP di Windows 10 :
• Klik ikon notifikasi di sudut kanan bawah taskbar.
• Pilih All Settings sehingga akan terbuka jendela Settings.
• Pada jendela Settings, pilih Network & Internet.
• Pada jendela berikutnya yang muncul, klik Change Adapter Options sehingga akan membuka
jendela Network Conncetions.
Informatika 15
Diginusa
• Pada jendela Network Connections, perhatikan ikon Network yang sudah aktif. Jika belum aktif,
maka akan ada tanda silang pada ikon tersebut. Perbedaan ikon Network yang sudah aktif dan
belum dapat Kamu lihat pada gambar di bawah. Jika ikon Networkmu belum aktif, cobalah cek
kembali kabel jaringan apakah sudah terpasang dengan benar.
• Klik dua kali pada ikon Network yang aktif, sehingga akan muncul
jendela Ethernet Status. Klik Properties.
• Pada jendela Ethernet Properties yang muncul, klik pada Internet
Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
• Pada jendela yang muncul berikutnya, pilih Use the following IP address. Setelah itu, isikan
alamat IP di bagian IP Address dengan 192.168.0.1.
• Isikan 255.255.255.0 di bagian Subnet Mask dan 192.168.0.0 di bagian Default Gateway.
• Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
16 Informatika
Diginusa
• Komputer server sudah diatur IP Addressnya dan untuk komputer client, lakukan cara yang sama
seperti pengaturan IP Address komputer server hanya saja alamat IP dibedakan.
• Untuk komputer client 1, alamat IP (IP Address) adalah 192.168.0.2, sedangkan untuk client 2
alamat IP adalah 192.168.0.3.
• Masukan angka yang sama untuk semua komputer client untuk Subnet Mask dan Default
Gateway. Dengan kata lain, hanya alamat IP saja yang dibedakan.
2 melakukan pengujian lan
Setelah melakukan pengaturan alamat IP, langkah selanjutnya adalah menguji apakah jaringan kita sudah
berhasil terkoneksi antar komputer. Untuk menguji koneksi jaringan, kita akan menggunakan perintah
Ping. Perintah ping adalah perintah Command Prompt yang digunakan untuk menguji kemampuan
komputer sumber untuk mencapai komputer tujuan yang ditentukan.
Perintah ping biasanya digunakan sebagai cara sederhana untuk memverifikasi bahwa komputer dapat
berkomunikasi melalui jaringan dengan komputer atau perangkat jaringan lain. Untuk menggunakan
perintah Ping, lakukan langkah-langkah berikut :
1. Tekan tombol Windows + R pada keyboard untuk memunculkan fitur Run.
2. Ketikan “cmd” (tanpa tanda kutip) di jendela Run.
3. Klik OK untuk membuka jendela Command Prompt.
4. Pada jendela Command Prompt, ketikan perintah ping 192.168.0.2 pada komputer server untuk
mengetahui apakah sudah terkoneksi dengan komputer client 1. Tekan Enter untuk mulai proses
pengujian.
5. Jika LAN sudah terkoneksi antar komputer, maka akan muncul hasil seperti gambar di bawah.
Informatika 17
Diginusa
Dampak Sosial Informatika
Modul 3
Revolusi Industri
dan
Media Sosial
Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mengetahui definisi revolusi industri
2. Siswa dapat mengetahui sejarah revolusi industri 1.0 - 4.0
3. Siswa dapat mengetahui definisi media sosial
4. Siswa dapat mengetahui karakteristik media sosial
5. Siswa dapat mengetahui jenis-jenis media sosial
Informatika 31
Diginusa
revolusi industri 4.0
Revolusi Industri dimulai pada abad ke-18, ketika masyarakat pertanian menjadi lebih maju dan urban.
Kereta api lintas benua, mesin uap, listrik, dan penemuan-penemuan lainnya mengubah masyarakat se-
cara permanen. Makna dari Revolusi Industri sendiri yakni perubahan besar cara manusia memproduksi
barang atau jasa. Hingga saat ini Revolusi Industri sendiri telah memasuki Revolusi Industri keempat atau
lebih dikenal dengan istilah Revolusi Industri 4.0. Perubahan yang terjadi berdampak pada seluruh bidang
kehidupan seperti dalam bidang ekonomi politik, sosial, dan juga budaya, serta bersifat global.
Revolusi Industri adalah keadaan dimana banyak aspek kehidupan yang terpengaruh oleh perubahan
global tersebut. Proses produksi atau jasa yang mulanya sulit, memakan waktu lama, dan memakan biaya
mahal menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah dalam prosesnya. Bila menghubungkan dengan
konsep ekonomi yang membicarakan upaya manusia dalam menghadapi kelangkaan, konsep Revolusi
Industri adalah salah satu cara mengatasinya. Bahkan dengan adanya konsep Revolusi Industri, resiko
kelangkaan tersebut dapat diturunkan atau bahkan dihilangkan. Sehingga tenaga, waktu, dan biaya yang
dibutuhkan sebelumnya cukup besar dapat menjadi tidak ada dan dialihkan ke hal lain. Sekarang mari
kita bahas Revolusi Industri 1.0 hingga Revolusi Industri 3.0:
2 revolusi industri 1.0
32 Informatika
Diginusa
Sebelum Revolusi Industri 1.0 terjadi, manusia memproduksi barang atau jasa hanya mengandalkan
tenaga otot, tenaga air, ataupun tenaga angin. Hal ini memiliki kendala yang cukup besar, karena seperti
kita ketahui bahwa tenaga-tenaga tersebut cukup terbatas. Misalkan tenaga otot: untuk mengangkat
barang berat, bahkan dengan menggunakan katrol, dibutuhkan istirahat berkala. Hal tersebut merupakan
bentuk non-efisiensi waktu dan tenaga.
Selain dengan otot, tenaga lain yang sering digunakan adalah tenaga air dan tenaga angin. Biasanya ini
digunakan di penggilingan. Untuk memutar penggilingan yang begitu berat, seringkali manusia menggu-
nakan kincir air atau kincir angin. Masalah utama dari dua tenaga ini adalah, kita tak bisa menggunakannya
di mana saja. Kita cuma bisa menggunakannya di dekat air terjun dan di daerah yang berangin.
Hingga pada tahun 1776, James Watt menemukan mesin uap yang mengubah sejarah. Penemuan mesin
uap menjadikan proses produksi lebih efisien dan murah. Tiada lagi permasalahan waktu dan tempat
spesifik yang diperlukan untuk memproduksi sesuatu.
Sebagai contoh, sebelum mesin uap ditemukan, kapal berlayar dengan tenaga angin dimana memerlukan
waktu bertahun-tahun untuk berkeliling dari satu negara ke negara lainnya. Sedangkan dengan adanya
mesin uap, dapat menghemat waktu hamper 80%.
2 revolusi industri 2.0
Revolusi Industri 2.0 tidak seterkenal Revolusi Industri 1.0. Revolusi Industri 2.0 terjadi di awal abad 20.
Sebelum adanya Revolusi Industri 2.0, proses produksi memang sudah cukup berkembang, tenaga otot
tidak lagi banyak diperlukan. Pabrik pada umumnya telah menggunakan tenaga mesin uap ataupun listrik.
Namun kendala lain ditemukan dalam proses produksi, yaitu proses transportasi. Untuk memudahkan
proses produksi di dalam pabrik yang umumnya cukup luas, alat transportasi untuk pengangkutan barang
berat seperti mobil sangat diperlukan. Sebelum Revolusi 2.0 proses perakitan mobil harus dilakukan
disatu tempat yang sama demi menghindari proses transportasi dari tempat spare part satu ke tempat
spare part lainnya.
Hingga akhirnya pada tahun 1913, Revolusi 2.0 dimulai dengan menciptakan “Lini Produksi” atau Assembly
Line yang menggunakan “Ban Berjalan” atau conveyor belt di tahun 1913. Proses produksi berubah total.
Tidak ada lagi satu tukang yang menyelesaikan satu mobil dari awal hingga akhir, para tukang diorganisir
untuk menjadi spesialis, cuma mengurus satu bagian saja, seperti misalnya pemasangan ban.
Informatika 33
Diginusa
2 revolusi industri 3.0
Bila pada revolusi pertama pemicunya adalah ditemukannya mesin uap, revolusi kedia dipicu dengan
ditemukannya ban berjalan dan listrik, lalu apa ada yang bisa menebak apa yang terjadi pada Revolusi
Industri 3.0?
Pada Revolusi Industri 3.0 yang digantikan adalah manusianya. Revolusi Industri 3.0 adalah penemuan
mesin yang bergerak, yang berpikir secara otomatis: komputer dan robot. Di saat ini, dunia bergerak
memasuki era digitalisasi. Sebagian aktifitas yang sebelumnya hanya dapat dilakukan manusia seperti
menghitung atau menyimpan hal penting seperti dokumen, mulai dapat dilakukan oleh computer. Rev-
olusi yang terjadi juga bergerak, tidak hanya mengenai Revolusi di bidang industry namun juga di bidang
informasi.
Dilihat dari sisi postifinya, kemajuan teknologi digital ini mempermudah perkerjaan manusia. Sehingga
potensi terbesar manusia yang sesungguhnya dapat lebih dioptimalkan, seperti berpikir, memimpin, dan
menciptakan karya. Setelah perang dunia kedua, perkembangan komputer juga semakin cepat. Komputer
yang dulunya sebesar ruangan, terus mengecil dengan fungsi yang semakin luar biasa. Saat ini fungsi
dari computer tersebut hanyalah sebagai salah satu perangkat, dan kita mulai memasuki era Revolusi
Industri baru yaitu Revolusi Industri 4.0.
2 revolusi industri 4.0
Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? Secara singkat, pengertian industri 4.0
adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Pada
industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut
mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif. Tren ini
telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup
manusia itu sendiri. Singkatnya, revolusi 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan
berbagai bidang kehidupan manusia.
Revolusi industri 4.0 memiliki empat prinsip yang memungkinkan setiap perusahaan untuk mengidenti-
fikasi dan mengimplementasikan berbagai skenario industri 4.0, diantaranya adalah:
1. Interoperabilitas (kesesuaian); kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan manusia untuk terhubung
dan saling berkomunikasi satu sama lain melalui media internet untuk segalanya (IoT) atau internet
untuk khalayak (IoT).
2. Transparansi Informasi; kemampuan sistem informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara
virtual dengan memperkaya model pabrik digital dengan data sensor.
34 Informatika
Diginusa
3. Bantuan Teknis; pertama kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia mengumpulkan
data dan membuat visualisasi agar dapat membuat keputusan yang bijak. Kedua, kemampuan sistem
siber-fisik untuk membantu manusia melakukan berbagai tugas yang berat, tidak menyenangkan,
atau tidak aman bagi manusia.
4. Keputusan Mandiri; kemampuan sistem siber-fisik untuk membuat keputusan dan melakukan tugas
semandiri mungkin.
9 Macam Pilar Teknologi Revolusi Industri 4.0
Dalam Revolusi Industri 4.0, akan ada 9 teknologi yang akan menjadi pilar utama untuk mengembangkan
sebuah industri biasa menuju industri yang siap digital. dan diantaranya adalah :
1. Internet of Things (IoT). Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang
memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia.
Salah satu contoh produknya adalah jarvis yang bisa mematikan lampu saat sudah pagi hari.
2. Big Data. Big Data adalah istilah yang menggambarkan volume data yang besar, baik data yang
terstruktur maupun data yang tidak terstruktur. Big Data telah digunakan dalam banyak bisnis dan
dapat membantu menentukan arah bisnis.
3. Augmented Reality. Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya
dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu mem-
proyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.
4. Cyber Security. Cyber security adalah upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack.
Cyberattack dalam operasi informasi adalah semua jenis tindakan yang sengaja dilakukan untuk
mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) infor-
masi. Misal, layanan hosting webste yang memberikan fitur SSL Certificate, Bit Ninja, Dan Firewall
di setiap paket hosting untuk melindungi data pelangan dari serangan hacker.
5. Artificial Intelegence. Merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan
layaknya manusia. Dan bisa diatur sesuai keinginan manusia. Fungsi utama dari AI adalah kemam-
puannya untuk mempelajari data yang diterima secara berkesinambungan. Semakin banyak data
yang diterima dan dianalisis, semakin baik pula AI dalam membuat prediksi.
6. Addictive Manufacturing. Additive manufacturing merupakan terobosan baru di industri manufaktur
yang sering dikenal menggunakan printer 3D. Dalam era digital saat ini, gambar desain digital yang
telah dibuat dapat diwujudkan menjadi benda nyata dengan ukuran dan bentuk yang sama dengan
desain sebenarnya atau dengan skala tertentu.
7. Simulation. Model mewakili sistem itu sendiri, sedangkan simulasi mewakili operasinya dari waktu
ke waktu. Simulasi digunakan dalam banyak konteks, seperti simulasi teknologi untuk optimalisasi
kinerja, teknik keselamatan, pengujian, pelatihan, pendidikan, dan video game.
8. System Integration. Sistem integrasi atau integrated system merupakan rangkaian yang menghubung-
kan beberapa sistem bagi secara fisik maupun fungsional. Sistem ini akan menggabungkan komponen
sub sistem dalam satu sistem yang menjamin setiap fungsi dapat berfungsi sebagai kesatuan dari
sebuah sistem.
9. Cloud Computing. Komputasi awan (cloud computing) adalah teknologi yang menjadikan internet
sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses (login)
mengakses server virtual untuk bisa konfigurasi server melalui internet.
Informatika 35
Diginusa
media sosial
Media sosial kini memiliki peranan penting dalam kehidupan, semula media sosial hanya digunakan
untuk bersosialisasi dan berinteraksi antar pengguna. Dalam perkembangannya, media sosial diguna-
kan untuk berbagai kepentingan, mulai dari berbagi pengetahuan, kegiatan sosial, menyebar undangan
hingga berjualan.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekali sosial media baru yang bermunculan. Lantas, apakah anda
tahu arti dari kata Sosial Media? Apakah Sosial Media itu?
Sosial Media merupakan sebuah media online yang para pengunanya bisa melakukan berbagai macam
hal dengan mudah seperti berpartisipasi, berbagi, jejaring sosial, wiki, forum, dunia virtual, dan lain
sebagainya.
2 sejarah media sosial
Awal mula terbentuknya sosial media terjadi pada tahun 1978 dari penemuan sistem papan buletin, yang
dapat memungkinkan sesorang untuk mengunggah, atau mengunduh informasi, dapat berkomunikasi
dengan mengunakan surat elektronik yang koneksi internetnya masih terhubung dengan saluran tele-
pon dengan modem. Sistem papan buletin ini ditemukan oleh Ward Christensen dan Randy Suess yang
keduanya adalah sesama pecinta dunia komputer. Perkembangan sosial media pertaman kali dilakukan
melalui pengiriman surat elektronik pertama oleh peneliti ARPA (Advanced Research Project Agency)
pada tahun 1971. 1995 adalah kelahiran situs GeoCities, situs ini melayani Web Hosting yaitu layanan
penyewaan penyimpanan data website agar halaman website tersebut bisa di akses dari mana saja, dan
kemunculan GeoCities ini menjadi tonggak dari berdirinya website - website lain.
Tahun 1997 muncul situs jejaring sosial pertama yaitu sixdegree.com walaupun sebenarnya pada tahun
1995 terdapat situs classmates.com yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, sixdegree.com di
anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding classmates.com.
Tahun 1999 Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. Situs ini menawarkan penggu-
nanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat
hal tentang apapun, termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. Bisa di katakan blogger
ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah media sosial.
Perkembangan media sosial di indonesia berangkat dari masuknya internet ke indonesia yaitu pada ta-
hun 1990 an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, di mana
36 Informatika
Diginusa
semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.
Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih
komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet.
Berdirinya Friendster pada tahun 2002, merupakan tonggak awal lahirnya situs media sosial. Pada saat
itu friendster sangat booming dan menjadi sebuah media sosial menjadi fenomenal terutama di indonesia
sendiri. Pada tahun 2003 lahir juga media sosial yang bernama LinkEdln dan Myspace akan tetapi kedua
media sosial ini tidak terlalu digandrungi oleh masyarakat indonesia. Pada tahun 2004 lahirlah aplikasi
media sosial yang sangat fenomenal hingga saat ini yaitu Facebook. Setelah itu mulailah aplikasi media
sosial bermunculan seperti Twitter, google+, instagram dan lainnya.
2 jenis-jenis media sosial
Saat ini ada banyak sekali jenis media sosial yang bisa kita temukan di internet. Selain jenis platformnya
yang berbeda, jenis konten yang ada di dalam media sosial tersebut juga sangat beragam.
Berikut ini adalah beberapa jenis media sosial tersebut :
1. Layanan Blog. Blog secara ringkas bisa dipahami sebagai jurnal pribadi di internet, untuk berbagi
catatan atau pandangan penggunanya tentang beragam hal. Penggunanya lazim disebut sebagai
narablog (blogger). Contoh: WordPress, Blogger.
2. Layanan Jejaring Sosial (Social Networking). Jenis layanan yang fokus pada terbangunnya jejaring
di antara penggunanya untuk saling berbagi pesan, informasi, foto, atau video. Model relasi antar
pengguna yang lumrah berbentuk pertemanan dengan cara saling Add atau Connect. Contoh: Fa-
cebook, Lindkedin.
3. Layanan Microblogging. Meski kegunaannya serupa, tapi jenis media ini lebih ringkas, hingga me-
mengaruhi alur interaksinya yang jadi lebih cepat dibandingkan blog. Contoh: Twitter.
4. Layanan Berbagi Media (Media Sharing). Kalau kita suka menonton YouTube atau mendengar Sound-
cloud, keduanya tergolong dalam jenis ini; yang fokus utamanya memang untuk berbagi konten media
seperti foto, audio, atau video. Contoh lain: Instagram, Flickr.
5. Layanan Forum. Bisa dibilang sebagai jenis media sosial klasik yang sudah dikenal sejak lama. Layanan
ini jadi tempat pengguna bisa memperbincangkan hal atau topik spesifik dengan pengguna lain di
dalam ruang diskusi. Contoh: Kaskus, Quora.
6. Layanan Kolaborasi. Seperti namanya, layanan ini memberi kesempatan penggunanya untuk berko-
laborasi dalam memuat, menyunting, atau mengoreksi konten. Contoh: Wikipedia.
Informatika 37
Diginusa
2 karakteristik media sosial
Media sosial sering kali dikaitkan dengan jejaring sosial. Padahal media sosial sebenarnya mencakup
blog, jejaring sosial, wiki, forum, serta dunia virtual lainnya. Meskipun jika dilihat sekarang ini memang
jejaring sosiallah yang paling booming dan umum digunakan. Media sosial memeliki beberapa ciri yang
membedakannya dengan media lainnya, yaitu :
1. Berbasis Pengguna (User Based).
2. Interaktif
3. Konsep Komunitas
4. Menghubungkan orang
5. Isi Konten Tidak Terbatas
6. Fakta Emosional atas Konten
7. Konten yang dibagikan tidak terbatas
8. Konten yang dipublish realtime dan tersebar dengan cepat
9. Biaya Konten Murah
10. Pengguna yang menentukan waktu interaksi
11. Konten memiliki catatan waktu publish
12. Tempat akutualisasi diri
13. Membangun profile seseorang
2 dampak positif dan negatif media sosial
Berikut ini merupakan dampak positif dan negatif dari media sosial:
Dampak Positif
1. Mempererat silaturahim: Dalam hal bersilaturahim, penggunaan media sosial ini sangat cocok untuk
dapat berinteraksi dengan orang yang berjauhan tempat tinggalnya.
2. Menambah wawasan dan pengetahuan: Akhir-akhir ini banyak akun sosial media yang selalu mem-
bagi wawasan dan pengetahuan, hal ini sangat menarik karena kita dapat menambah wawasan dan
pengetahuan secara praktis.
3. Menyediakan informasi yang tepat dan akurat: Informasi dapat kita peroleh dari sosial media, baik
itu informasi perguruan tinggi, lowongan kerja, ataupun beasiswa.
4. Menyediakan ruang untuk berpesan positif: Penggunaan sosial media saat ini sudah banyak digu-
nakan oleh para tokoh agama,ulama, ataupun motivator.
5. Mengakrabkan hubungan pertemanan: Media sosial akan mengakrabkan suatu pertemanan, kala
seseorang malu bertanya di dunia nyata.
Dampak Negatif
1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata.
2. Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri.
38 Informatika
Diginusa
3. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social.
4. Situs jejaring social adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan.
5. Pornografi : Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak
salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun mera-
jalela.
6. Penipuan : Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan
penipu.
project : wirausaha dan media sosial
Pada proyek kali ini, Kamu akan melakukan observasi ke wirausaha, baik itu pedagang, perusahaan,
maupun pengusaha, dan pemaanfaatan media sosial dalam usaha mereka. Berikut ini ketentuannya :
1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
2. Setiap kelompok menentukan wirausaha mana yang akan diobservasi.
3. Dalam observasi, berikut ini poin-poin umum yang harus kalian dapatkan datanya :
• Sejarah berdirinya usaha para wirausahawan
• Jumlah karyawan
• Omzet per bulan
• Strategi pemasaran usahanya
• Pemanfaatan media sosial dalam mendukung usaha mereka
4. Buatlah laporannya dalam format .docx (Microsoft Word). Jika terdapat tabel, sisipkan tabel tersebut
dan dibuat dengan Microsoft Excel.
5. Buatlah presentasinya menggunakan Microsoft Powerpoint mengenai hasil observasi kalian.
6. Presentasikan hasilnya di depan teman-teman kelasmu.
Informatika 39
Diginusa