OPERASI BERSINAR
Pembaca yang budiman, pada akhir Februari 2016, setelah Presiden
RI Joko Widodo menyatakan Indonesia Darurat Narkoba, beliau menginstruksi BNN (Badan Narkotika Nasional), Polri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, TNI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Imigrasi, bekerjasama dan bersinerji memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di Tanah Air.
Ikatan kerjasama dan sinerji tersebut digulirkan melalui Operasi Bersinar
(Berantas Sindikat Narkotika) yang digelar tanggal 21 Maret – 19 April 2016. Di lingkungan Polri, operasi tersebut dilaksanakan di 32 Polda dengan 19 Polda prioritas yaitu Polda Aceh, Sumut, Sumsel, Jambi, Riau, Kepri, Lampung, Metro Jaya, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Sulut, Sultra, dan Sulsel, sedangkan Polda lain melaksanakan kegiatan kepolisian yang
ditingkatkan dengan sasaran kejahatan penyalahgunaan Narkoba.
Selain melakukan tindakan penindakan, Operasi Bersinar 2016 juga melakukan
penyuluhan dan rehabilitasi. Satgas Kampanye melakukan 388.812 kegiatan
penyuluhan sementara dari 1.347 pecandu, Satgas Rehabilitasi merekomendasi 1.195 pecandu untuk dirawat.
Apakah langkah sekali pukul serempak seperti ditunjukkan dalam operasi
besar ini telah menghapus kerisauan presiden yang juga menjadi kerisauan kita? Tentu saja tidak.
Sebab, operasi ini digelar terutama lebih untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa bahwa bangsa Indonesia bisa lepas dari lilitan perdagangan gelap dan penyalahgunaan Narkoba, hanya jika mau bekerjasama dan bersinerji. Kerjasama dan sinerji inilah yang kemudian bisa membangkitkan kepedulian nasional terhadap bahaya perdagangan gelap dan penyalahgunaan Narkoba.
Lewat operasi besar ini, seluruh instansi yang terlibat mendapat pengalaman, betapa mahalnya kata, “koordinasi”, “bersinerji”, dan kata “berkelanjutan” (sustainable). Bukti bahwa seluruh instansi yang terlibat mampu mewujudkan hal tersebut, justru datang tahap demi tahap setelah Operasi Bersinar 2016 usai.
Mari kita buktikan bersama, bahwa ketiga kata tersebut terus bergulir makin
bertenaga, makin cepat, sampai bangsa ini bebas dari belitan Narkoba.