The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by YORIDA SARIDEWI, 2025-12-05 23:23:41

RPP PROYEK & STEAM

RPP PROYEK & STEAM

48Kemitraan:- Melibatkan Guru untuk menyediakan alat tulis.Lingkungan Pembelajaran:Budaya belajar:- Budaya belajar: menghargai karya dan cerita wayangRuang fisik:- Ruang fisik: kelas dengan pojok seni (alat gambar, kerajinan).Ruang virtual (opsional):- Ruang virtual: menonton video pendek pertunjukan wayangPemanfaatan Digital (opsional):Catatan: Dalam penyusunan kerangka pembelajaran, kemitraan pembelajaran dan pemanfaatan teknologi digital bersifat opsional/pilihan, menyesuaikan dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia.Pengalaman BelajarAWALMemahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan):1. Kegiatan Pembuka (Pengetahuan Esensial – Bermakna danMenggembirakan)• Anak bernyanyi “CUBLAK-CUBLAK SUWENG”• Membaca buku cerita tentang Punokawan• Diskusi tentang siapa tokoh yang bijak dan lucuINTIMengaplikasikan (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan);1. Kegiatan Inti (Pengetahuan Aplikatif – Berkesadaran, Bermakna, danMenggembirakan)Sains:Mengenal bahan wayang (kulit, kayu, karton).TeknologiMenonton video dan gambar pertunjukan wayang anak.Rekayasa:Membuat wayang sederhana dari karton dan stik.


49Seni:Menggambar, mewarnai, menghias wayang.Matematika:Menghitung jumlah tokoh Punokawan, bentuk geometris sederhana pada wayang.PENUTUPKegiatan Penutup (Pengetahuan Nilai dan Karakter – Berkesadaran dan Bermakna)Merefleksi:- Pentas “Wayang Cilik” → anak tampil memainkan wayang.- Refleksi bersama: anak menyebutkan tokoh yang disukai.- Pesan moral: menghargai kebijaksanaan dan kebersamaan dalam cerita wayang.Pesan moral terkait tema dan motivasi hari berikutnya


50Asesmen PembelajaranTujuan Pembelajaran Teknik DeksripsiMengenal tokoh wayangobservasi Anak dapat menyebutkan nama Punokawan minimal 2 tokoh.Kreativitas seni Unjuk rasa Anak mampu membuat wayangsederhana dari karton dan mewarnainya.Asesmen PembelajaranTujuanPembelajaranTeknik DeksripsiBahasa dan komunikasiObservsi dan catatan anekdotAnak mencoba berdialog sederhana dengan wayang saat bermain peran.Sosial EmosionalObservasi Anak menunjukkan keberanian tampil memainkan wayang di depan teman.Assesmen AwalTUJUANPEMBELAJARANINDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARANAWAL MUNCUL/ BELUM MUNCULRekomendasi Pembelajaran BerikutnyaAKHIR MUNCUL/ BELUM MUNCULMengenal tokohwayangAnak menyebutkan namatokoh punokawanDiberikan gambar /pengulangan ceritaKreativitas seni Anak membuat wayang karton sederhanaDiberi contoh cara menggambar danmewarnaiBahasa Anak mencoba berdialog sederhana dengan mediawayangDiberi latihan kalimatsederhanaKepercayaan diri Anak tampil memainkan wayang didepan kelompok kecilLatihan secara berulang dengan dukungan teman


51Kegiatan Mingguan (Subtema Wayang)Hari Fokus WayangKegiatan Utama(project)Kegiatan TujuanSenin Pengenalan WayangCerita tentang Tokoh wayangGuru melihatkan gambar wayang (Gareng, Semar, Petruk, bagong). Mendengarkan dongeng singkat (Semar Yang Bijak). Anak menempel gambar wayangsesuai namanya.Anak mengenal tokoh wayang dan perannya.Selasa Bentuk & Karakter WayangDiskusi ciri fisik tokoh wayang.Guru menunjukkan perbedaan bentuk (tangan panjang, hidung besar, tubuh gemuk/kurus).Anak bermain tebak-tebakan “siapakah aku?”. Menggambar tokoh wayang favorit dengankrayon/spidol.Anak mengenal ciri tokoh wayang.Rabu Membuat wayang sederhanaKarya seni wayang dari karton.Anak membuat wayang dari karton/mika dengan pola sederhana.Memberi waran dengan spidol/krayon.Guru membantuAnak mampu membuat karya seni wayang yang sederhana.


52menempelkan stk eskrim sebagai pegangan.Kamis Bermain peran wayangBermain drama mini dengan wayang.Anak menggunakan wayang buatannya. Guru memandu cerita singkat “Semar Menolong Teman”.Anak memainkan wayang dengan dialog sederhana. (halo, ayo, terimakasih)Anak mengekspresikan diri melalui peran wayang.Jumat Pentas wayang Pertunjukan wayangAnak tampil didepan temannya dengan wayangbuatanya.Anak tampil dengan bangga dengan wayangbuatannya.


53Lembar Penilaian Ceklis – RPM Budaya (WAYANG)Nama Anak : Nadine Kelompok : TK AHari/Tanggal : Kamis, 7 Oktober 2025Aspek perkembanganIndikator BB MB BSH BSBNilai Agama C Moral (NAM)Menunjukan sikap peduliterhadap sesama saling menyayangi dan peduliFisik Motorik(FM)Menggunting pola wayang,menempel dan menghias. Kognitif (KG) Menyebutkan watak-watak dari tokoh wayang.Mengajukan pertanyaan atau menjawab diskusisederhana.Bahasa (BHS) Menyampaikan cerita atau setia kawan, danmenggunakan kalimat sederhana untukmenjelaskan hasil karya.Sosialemosional (SE)Bekerjasama dengan kelompok saat membuat miniatur.Berani tampilmempresentasikan hasil karya.Seni Tampil dala Mini Teaterpertunjukan wayang kecil bersama teman-teman.Keterangan Skor:BB = Belum Berkembang MB = Mulai BerkembangBSH = Berkembang Sesuai Harapan BSB = Berkembang Sangat Baik


54LAMPIRAN


55


56


57RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM ( RPM ) TK GABUS 1TAHUN AJARAN 2025/2026 SEMESTER IITopik : Gejala Alam Sub Topik : Siang & Malam Usia : 5-6 TahunHari/Tanggal :KOMPONEN LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM DI PAUDIdentifikasi Murid : Sering melihat perubahan waktu dari siang ke malam setiap hari, namun belum semua memahami mengapa hal tersebut terjadi dan apa dampaknya terhadap kehidupan di bumi. Melalui tema ini, guru ingin mengidentifikasi pemahaman awal anak tentang fenomena alam yang dekat dengan pengalaman sehari-hari: cahaya, bayangan, waktu, dan benda langit di siang maupun malam hari.Dimensi Profil Lulusan٧ DPL 1Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa٧ DPL 3Penalaran KritisDPL 5KolaborasiDPL 7KesehatanDPL 2Kewargaan٧ DPL 4Kreativitas٧ DPL 6KemandirianDPL 8KomunikasiDesainPembelajaranTujuan Pembelajaran :1. Murid menunjukkan syukur atas ciptaan Tuhan berupa pergantian waktu.2. Murid dapat mengenal konsep waktu.3. Murid dapat melakukan gerakan motorik halus yang melibatkan koordinasi mata dan tangan.4. Murid dapat mengenali perbedaan gejala alam siang dan malam.5. Murid dapat menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sehari-hari.6. Murid dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.7. Murid dapat mengekspresikan seni melalui pikiran dan perasaannya melalui berbagai karya seni.8. Murid dapat melakukan penjumlahan atau pengurangan sederhana menggunakan alat bantu visual.


58Kriteria Ketercapaia Tujuan Pembelajaran :1. Murid menunjukkan rasa syukur dan kagum terhadap keindahan ciptaan Tuhan2. Murid dapat menyebutkan dan membedakan kegiatan yang dilakukan pada waktu pagi, siang, dan malam.3. Murid dapat mengelompokkan gambar atau benda sesuai dengan waktu pagi, siang, malam.4. Murid dapat memegang alat tulis, atau menggambar dengan koordinasi yang baik.5. Murid dapat mengamati perubahan di lingkungan sekitarsesuai waktu (suhu, cahaya, dan aktivitas)6. Anak menunjukkan kemampuan berpikir sebab-akibat sederhana berdasarkan pengalaman.7. Anak dapat mengajukan pertanyaan atau ide baru saat bermain atau berdiskusi.8. Anak menunjukkan kreativitas dalam membuat karya atau solusi dari permasalahan sederhana.9. Murid menunjukkan kebanggaan terhadap hasil karya sendiri dan menghargai karya teman.10. Murid menyelesaikan permainan berhitung sederhana dengan alat bantu seperti balok, biji, atau gambar.Praktik PedagogisSTEAMKontekstual InkuiriMetode : Bercerita, Eksperimen, Eksplorasi, Tanya JawabLingkungan PembelajaranDalam Kelas : Ruang kelas untuk kegiatan membuat karyaLuar Kelas :Untuk kegiatan mengamati aktivitas apa saja dan hewan apa saja yang ada di siang hariBudaya Belajar : Suasana belajar yang demokratis: murid boleh bertanya, memberi pendapat, bekerja sama.Kemitraan PembelajaranOrang Tua : Menjadi pendamping belajar di rumah dan memberikan dukungan moral serta fasilitassederhanaGuru : Merancang kegiatan bermakna, memberi arahan, danmembangun komunikasi terbuka dengan orang tuaMurid : Menjadi penjelajah aktif, pembelajar mandiri, dan komunikator pengalamanPemanfaatan ➢ Video pendek (YouTube edukasi anak) tentang siang–malam.


59Digital ➢ Proyektor atau smartboard untuk menampilkan animasi matahari & bulan.➢ Rekaman suara (misalnya suara ayam berkokok → pagi, suarajangkrik → malam).Pengalaman BelajarLangkah – Langkah PembelajaranPendidik menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar dapat dilaksanakan dalam 5 kali pertemuan.Saat murid melakukan aktivitas bermain, pendidik memberikan dukungan ( Scaffolding) untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai.Setiap murid dapat memilih kegiatan yang sesuai minat dan kebutuhannya, pendidik perlu memastikan semua tujuan pembelajaran terstimulasi dengan dukungan pendidik.Senin 1. Memahami ( Bermakna & Menggembirakan)➢ Guru mengajak murid bernyanyi lagu ”Pagiku Cerahku” dan “Bintang Kecil”.➢ Melihat video pembelajaran siang dan malam➢ Diskusi dengan pertanyaan pemantik 5W + 1H: “Apa yang kamu lihat saat siang?” dan “Apa yang kamu lihat saat malam?””siapa yang menciptakan siang dan malam?””Kapan Matahari muncul ? dan kapan bulan muncul ” ”Dimana kita bisa melihat Matahari, bulan, dan bintang?””Mengapa langit menjadi gelap saat malam hari?” ”Bagaimana cara bumi membuat siang dan malam bergantian?”2. Mengaplikasi ( Berkesadaran & Bermakna)S (Science):• Anak melakukan observasi di luar kelas: melihat arah sinar matahari, warna langit, dan bayangan benda.• Eksperimen sederhana: menyalakan senter dalam ruangan gelap dan membandingkan dengan cahaya matahari.• Guru menstimulasi dengan pertanyaan: “Mengapa bayangan muncul hanya saat siang hari?”T (Technology):• Guru menunjukkan aplikasi globe digital sederhana untuk menjelaskan posisi bumi terhadap matahari.


60E (Engineering):• Anak mencoba membuat model bumi dan matahari dari bola styrofoam, menggambarkan perputaranbumi.A (Art):• Anak menggambar dua bagian: sisi kiri langit siang, sisi kanan langit malam .M (Mathematics):• Anak menghitung jumlah bintang di gambar malam.• Mengurutkan aktivitas sehari-hari berdasarkan waktu (pagi, siang, sore, malam).3. Merefleksi ( Berkesadaran & Bermakna )➢ Anak menceritakan hasil pengamatannya di depan teman.➢ Murid diminta untuk mendemonstrasikan menggunakan senter ( untuk menunjukkan kemampuan yang dibangun sesuai dengan tujuan pembelajaran).➢ Kegiatan “Kartu Emosiku”: anak memilih kartu emosi yang menggambarkan perasaannya hari ini.Selasa 1. Memahami ( Berkesadaran & Bermakna )➢ Salam, Sapa, Do’a, kesepakatan kelas➢ Menyanyikan lagu “Matahari Bersinar”.➢ Tanya jawab: “Apa yang membuat ruangan terang?”➢ Murid praktik memperhatikan bayangannya di dinding saat terkena sinar matahari.


612. Mengaplikasi ( BBM )S (Science): Eksperimen sederhana — menyorot benda dengan senter dan melihat bayangan yang terbentuk.T (Technology): Menggunakan senter/lampu kecil untuk membandingkan cahaya alami dan buatan.E (Engineering): Membuat layar bayangan dari karton dan plastik transparan.A (Art): Membuat bentuk gambar dari bayangan sesuai imajinasi dan kreativitas muridM (Mathematics): Mengukur panjang bayangan dengan penggaris kecil.3. Merefleksi- Murid menunjukkan bayangan yang mereka buat.- Diskusi singkat tentang manfaat cahaya bagi kehidupan.- Murid merefleksi kegiatan yang berbeda antar teman dan mampu mengungkapkan alasannya.Rabu 1. Memahami ( Berkesadaran & Bermakna)Diskusi: “Bagaimana orang tahu sudah siang, sore atau malam?”Anak memperhatikan arah bayangan benda di halaman.2. Mengaplikasi ( Bermakna & Menggembirakan )S (Science): Mengamati posisi matahari dari pagi ke siang hari.T (Technology): Menggunakan stik dan piring plastik untuk membuat jam matahari.E (Engineering): Membuat jam matahari sederhana (stik ditancapkan di tengah piring, diberi angka 1–12).A (Art): Menghias jam matahari dengan warna dan gambar matahari.M (Mathematics): Mengenal urutan angka 1–12 pada jam.3. Merefleksi ( Bermakna )


62- Anak mempresentasikan hasil jam matahari mereka.- Refleksi “Bagaimana matahari membantu kita tahu waktu?”- Penugasan Mengamati Langit Sore di rumah, merasakan suhu, dan aktivitas di malam hari.Kamis 1. Memahami ( Berkesadaran & Bermakna )- Mengamati langit pagi dari halaman sekolah dan menyampaikan hasil pengamatan langit sore di rumah.- Diskusi: “Apa warna langit saat siang dan malam?”. ” Mengapa warna langit siang dan malam berbeda?”- Melihat video ” Perubahan siang dan malam”2. Mengaplikasi ( Bermakna & Menggembirakan)S: Murid menyebutkan benda-benda yang tampak di langit (matahari, awan, bulan, bintang).T: Menggunakan alat dan bahan untuk membuat bingkai E: Murid membuat bingkai dari kardus untuk karya mereka dan diberi kebebasan menentukan ornament siang/malam.A: Melukis dua bagian: sisi kiri langit siang, sisi kanan langit malam.M: Menghitung jumlah ornament benda di bingkai yang telah dibuatnya.3. Merefleksi ( Bermakna )- Pameran mini hasil lukisan & bingkai yang telah dibuat.- Refleksi “Bagian langit mana yang kamu paling suka?”- Murid menjelaskan bagian yang sulit saat membuat bingkai dan gambar serta memberikan alasannya.Sabtu 1. Memahami ( Berkesadaran )- Tanya jawab dan diskusi mengenai aktivitas apa saja yang dilakukan saat siang dan malam hari.- Pendidik memberikan pertanyaan pemantik, seperti “ Aktivitas mana yang kalian sukai ?”- Mengaitkan kegiatan dengan waktu sehari - hari2. Mengaplikasi ( BBM)S: Mengamati kegiatan manusia dan hewan di waktu berbeda (siang dan malam).


63T: Menonton video singkat tentang kegiatan siang dan malam.E: Membuat jam kertas dari piring kertas, tusuk sate, dan angka tempel secara berkelompok.A: Menghias jam dengan warna dan gambar sesuai imajinasi murid.M: Menyusun kartu kegiatan harian sesuai urutan waktu (pagi–malam).3. Merefleksi ( BBM )- Murid mempresentasikan jam buatan mereka dengan cara windows shopping.- Refleksi: “Apa kegiatan favoritmu di siang hari?”- Murid menjelaskan bagian sulit yang dialami saat melaksanakan kegiatan pembelajaran serta memberikan alasannya.AsesmenPembelajaran• Asesmen Awal : Pertanyaan Pemantik, Asesmen diri, teknik observasi• Asesmen Formatif : Penilaian sikap, Kinerja, dan Projek• Asesmen Sumatif : Portofolio


64Asesmen FORMATIFHari/tanggal :• Apakah ada permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran?• Apakah yang perlu diperbaiki/ditambahkan untuk pembelajaran esok hari?Hari/tanggal :• Apakah ada permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran?• Apakah yang perlu diperbaiki/ditambahkan untuk pembelajaran esok hari?Hari/tanggal :• Apakah ada permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran?• Apakah yang perlu diperbaiki/ditambahkan untuk pembelajaran esok hari?Hari/tanggal :• Apakah ada permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran?• Apakah yang perlu diperbaiki/ditambahkan untuk pembelajaran esok hari?


65Teknik: Observasi Instrumen: ChecklistBentuk: Lembar pengamatan guru selama kegiatan bermain dan eksplorasi Waktu: Dilaksanakan sepanjang 5 hari kegiatan pembelajaranUsia Anak: 5–6 TahunNo Tujuan Pembelajaran KKTP Skor (✔)1 Murid menunjukkan syukur atas ciptaan Tuhan berupa pergantian siang dan malam.- Mengucap doa atau kalimat syukur saat kegiatan refleksi.- Menunjukkan sikap kagum terhadap ciptaan Tuhan (matahari, bulan, bintang).☐ BB ☐ MB ☐BSH ☐ BSB2 Murid dapat mengenal konsep waktu pagi, siang, dan malam hari.- Menjawab dengan benar kapan melakukan kegiatan tertentu.- Mengurutkan aktivitas sesuai waktu dengan gambar.☐ BB ☐ MB ☐BSH ☐ BSB3 Murid dapat melakukan gerakan motorik halus yang melibatkan koordinasi mata dan tangan.- Menggambar langit siang dan malam dengan kontrol tangan baik.- Menggunting, menempel, atau mewarnai dengan rapi.☐ BB ☐ MB ☐BSH ☐ BSB4 Murid dapat mengenali perbedaan gejala alam siang dan malam.- Menyebutkan ciri siang dan malam (terang, gelap, suhu hangat/dingin).- Menyebutkan benda langit yang terlihat pada waktu tertentu.☐ BB ☐ MB☐ BSH ☐ BSB5 Murid dapat menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sehari-hari.- Menghubungkan kegiatan manusia/hewan dengan waktu terjadinya.- Menjawab “mengapa” terjadi siang/malam dengan logika sederhana.☐ BB ☐ MB☐ BSH ☐ BSB6 Murid dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.- Aktif bertanya/menjawab saat diskusi.- Mengusulkan ide dalam pembuatan karya kelompok.☐ BB ☐ MB☐ BSH ☐ BSB7 Murid dapat mengekspresikan seni melalui pikiran dan perasaan.- Menyelesaikan karya seni dengan ide sendiri.- Memberi pujian atau menghargai karya teman.☐ BB ☐ MB☐ BSH ☐ BSB


668 Murid dapat melakukan penjumlahan atau pengurangan sederhana menggunakan alat bantu.- Menghitung bintang, benda langit, atau kartu aktivitas dengan benar.- Mengurutkan angka pada jam buatan dengan tepat.☐ BB ☐ MB☐ BSH ☐ BSBKeterangan Skor:BB = Belum Berkembang | MB = Mulai Berkembang | BSH = Berkembang Sesuai Harapan | BSB= Berkembang Sangat BaikLembar Ceklis Individu AnakNama Anak T1 T2 T3 T4 T5 T6 T7 T8 Catatan GuruAdlanDoniNailAlthafFatihYumnaAzkiyaRevaGisnaDeyaKaylaLala


67PERENCANAAN PEMBELAJARAN STEAMDALAMPEMBELAJARANMENDALAM TKIT MTA JUWIRING 4A. IDENTIFIKASI1. Asesmen AwalAspek Asesmen DeskripsiPemahaman tentang tanamanMengidentifikasi pengetahuan dasar anak tentang tanaman buah, khususnya lemonKeterampilan motorikMenilai kemampuan motorik halus dan kasar anak untuk kegiatan berkebunKemampuan berbahasaMenilai kemampuan anak dalam memahami cerita dan mengekspresikan ideKolaborasiMengamati kemampuan anak berinteraksi dan bekerja sama dengan teman2. Tema PembelajaranTema Sub-Tema DeskripsiTanaman Buah Jeruk/Lemon Pembelajaran tentang tanaman lemon melalui cerita \"Emon dan Lemon\"


68•••kekayaan bangsa Indonesia (CP 1)• Anak menunjukkan sikap mandiri dalam memilih, menyiapkan, dan menyelesaikan aktivitas membuat karya (CP 2)•• Anak dapatmenceritakan proses membuat karya/temuan secara lisan atau melalui gambar (CP 3)•Tujuan Pembelajaran3. Delapan Profil Pelajar PancasilaDimensiDimensiProfilLulusan:✓ DPL 1 DPL2 ✓ DPL 3Keimanan dan Ketakwaan Kewargaan PenalaranKritisterhadap Tuhan YME✓ DPL 4 ✓ DPL 5 ✓ DPL 6Kreativitas Kolaborasi Kemandirian✓ DPL 7 ✓ DPL 8Kesehatan KomunikasiB. DESAIN PEMBELAJARAN1. Capaian PembelajaranFase Capaian PembelajaranFondasia. Nilai Agama dan Budi PekertiAnak percaya kepada Tuhan YME mulai mengenal dan mempraktekan ajaran pokok sesuai agama dan kepercayaanyab. Jati DiriAnak menggunakan fungsi gerak ( motorik kasar,halus dan taktil) untuk mengeksplorasi dan memanipulasi berbagai obyek dan lingkungan sekitarsebagaibentukpengembangan diric. Dasar-dasarliterasi,matematika,Sains,Tehnologi,Rekayasa danSeniAnak memiliki kemampuan menyatakan hubungan antar bilangan degan berbagai cara (kesadaran bilangan,mengidentifikasi pola mengenali bentuk dan karakteristik benda di sekitar yang dapat dibandingkan dan diukur, mengklasifikasikan obyek, dan kesadaran mengenai waktu melalui proses eksplorasi dan penngalaman langsung dengan benda-benda kongkret dilingkungan2. Tujuan Pembelajaran


69•Lemon (CP1)•1)•bangsa Indonesia (CP 1)•membuat karya dari Lemon (CP 2)•(CP 2)•pilihannya sendiri (CP3)•3)•gambar (CP 3)Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran3. Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran4. Praktik PedagogisPendekatan DeskripsiPembelajaran berbasis cerita Menggunakan cerita \"Emon dan Lemon\" sebagai dasar pembelajaranPembelajaran berbasis proyek Anak melakukan proyek menanam biji lemonPembelajaran eksperiensial Anak terlibat dalam pengalaman langsung dengan tanaman lemonPendekatan STEAM Mengintegrasikan Sains, Teknologi, Engineering, Seni, dan Matematika dalam pembelajaran3)•Tujuan Pembelajaran


705. KemitraanPihak Bentuk KemitraanOrangtua Mendukung kegiatan menanam di rumah dan membacakan cerita \"Emon dan Lemon\"Petani lokal Kunjungan virtual/langsung ke kebun buahPerpustakaan Penyediaan buku-buku tentang tanaman untuk referensiToko tanamanSumbangan bibit atau biji lemon6. Lingkungan Belajara. Budaya BelajarElemen DeskripsiKolaborasi Anak bekerja dalam kelompok kecil untuk merawat tanamanInkuiri Anak didorong untuk bertanya dan mencari jawaban tentang pertumbuhan tanamanApresiasi Anak belajar menghargai tanaman sebagai makhluk hidupb. Ruang FisikArea FungsiPojok Kebun Area untuk menanam dan merawat tanaman lemonPojok Cerita Area untuk membaca dan mendiskusikan cerita \"Emon dan Lemon\"Pojok Seni Area untuk membuat kreasi tentang lemon


71Area FungsiPojok Sains Area untuk mengamati pertumbuhan tanaman dan eksperimenc. Ruang VirtualPlatform KegunaanVideo konferensi Wawancara virtual dengan petani lemonAplikasi pengamatan tanaman Mendokumentasikan pertumbuhan tanamanPerpustakaan digital Akses ke buku-buku digital tentang tanamand. Pemanfaatan DigitalTeknologi PenerapanKamera digital Mendokumentasikan pertumbuhan tanaman lemonAplikasi pengenalan tanaman Mengenali jenis-jenis tanaman buahVideo pembelajaran Menonton video tentang cara menanam dan merawat lemonC. PENGALAMAN BELAJAR (5 hari)KomponenHari ke-1:Aku Kenal LemonHari ke-2: Sains Ajaib LemonHari ke-3: Lemon BerkreasiHari ke-4: Lemon & AngkaHari ke-5:Pesta Limun CeriaKegiatan AwalSalam, doa, presensi.Bernyanyi lagu \"Buah-buahan\". Membaca bukuSalam, doa, presensi. Mengulang kembali cerita \"Emon dan Lemon\". Mengajak anak menebak apaSalam, doa, presensi.Menunjukkan berbagai karya seni yangSalam, doa, presensi. Bermain tebak jumlah benda di dalam \"kotak misteri\". MengajakSalam, doa, presensi.Mengulas kembalisemua kegiatan


72KomponenHari ke-1:Aku Kenal LemonHari ke-2: Sains Ajaib LemonHari ke-3: Lemon BerkreasiHari ke-4: Lemon & AngkaHari ke-5:Pesta Limun Ceriacerita \"Emon dan Lemon\" bersama-sama.yang akan terjadi pada lemon jika dicampursesuatu.terbuat dari bahan alam. Bernyanyi lagu \"Lihat Kebunku\".anak mengumpulkan semua lemon yang ada di kelas.selama seminggu. Menunjukkan resep bergambar untuk membuat limun.Pertanyaan Pemantik (5W+1H)Apa nama buah di cerita?Siapa yang menciptakan lemon?Di mana dapat menemukannya? Bagaimana warna dan bentuknya?Mengapa Emon penasaran?Apa yang terjadi jika lemon dicampur soda kue?Mengapa lemon bisa mengeluarkan busa? Bagaimana cara membuat tulisan rahasia?Bagaimana cara membuat gambar dari lemon?Karya apa yang bisa di buat dari lemon?Warna apa yang akan kita gunakan?Berapa banyak lemon yang kita punya?Mana yang lebih besar/kecil?Bagaimana cara mengurutkannya?Bagaimana cara membuat limun yang lezat?Siapa yang mau membantu memeras lemon?Apa sajabahan yang kita butuhkan?Kapan kita bisa meminumnya?Kegiatan Inti(STEAM)(S) Eksplorasi Sensorik:Anak mengamati, meraba, mencium, dan mencicipi irisan lemon.Kegiatan: Membedah buah lemon dan mengamati(S, T) Percobaan Sains:1. Gunung Berapi Lemon: Mencampur perasan lemon dengan soda kue dan sabun cuci piring.2. Tinta Tak Terlihat:Menulis/menggambar dengan jus lemon di(A) Kreasi Seni:1. Stempel Lemon: Membuat pola dengan irisan lemon yang dicelupkan ke pewarna makanan/cat air.(M) KonsepPramatematika:1. Membilang: Menghitung jumlah biji dari beberapa buah lemon.2.Mengelompokkan: Memisahkan lemon berdasarkan warna (kuning/hijau) atau ukuran.(E, T, M)Proyek Puncak:Membuatlimun bersama. Anak-anak mengikutiresep bergambar, bekerja sama memeraslemon (T), menakar


73KomponenHari ke-1:Aku Kenal LemonHari ke-2: Sains Ajaib LemonHari ke-3: Lemon BerkreasiHari ke-4: Lemon & AngkaHari ke-5:Pesta Limun Ceriabagianbagiannya (kulit, daging buah, biji) dengan kaca pembesar.kertas, lalu memanaskannya (dengan bantuan guru).2. Kolase \"Emon si Lemon\": Membuat karakter dari buah lemon utuh dan bahan lepasan.3. Mengurutkan: Menyusun lemon dari yang terkecil hingga terbesar.gula dan air (M), dan mengaduknya. Dilanjutkan dengan \"Pesta Limun\" dan berbagi hasil karya dengan teman-teman.Alat & BahanBuku cerita, buah lemon, pisau (guru), talenan, nampan, kaca pembesar.Lemon, soda kue, sabun cuci piring, pewarna makanan, nampan, cotton bud, kertas HVS, lampu belajar/setrika (pengawasan ketat guru).Irisan lemon, cat air/pewarna, kertas gambar, lem, gunting, bahan lepasan (mata boneka, kancing, benang wol, ranting kering).Buah lemon, biji lemon, nampan, kartu angka, spidol, timbangan sederhana (opsional).Lemon, alat pemerasjeruk, gula, air matang, teko/wadah besar, gelas, sendok pengaduk, es batu, resep bergambar.Kegiatan PenutupRefleksi: Mengulang kembali ciri-ciri lemon. Anak menceritakan pengalamannya mencicipi lemon. Berdoa dan salam.Refleksi:Diskusi tentang percobaan yang paling disukai. Anak menceritakan kembali proses terjadinya \"gunung berapi lemon\". Berdoa dan salam.Apresiasi Karya:Anak-anak saling menunjukkan dan menceritakan hasil karyanya. Membersihkan area seni bersama.Berdoa dan salam.Refleksi:Mengulang konsep berhitung dan perbandingan yang telah dipelajari.Bermain tebak angka. Berdoa dan salam.Refleksi Akhir Proyek: Anak menceritakan kembali seluruh proses dari mengenal lemon hingga membuat limun. Diskusi tentang apa yang akan mereka ceritakan kepada orang


74KomponenHari ke-1:Aku Kenal LemonHari ke-2: Sains Ajaib LemonHari ke-3: Lemon BerkreasiHari ke-4: Lemon & AngkaHari ke-5:Pesta Limun Ceriatua di rumah. Berdoa dan salam.Pertanyaan Pemantik (5W+1H)Apa saja bagianbagian lemon yang kamu lihat? Bagaimana rasanya?Informasi baru apa yang kamu dapatkan hari ini?Percobaan mana yang paling seru? Mengapa itu bisa terjadi? Apa yang akan terjadi jika kita tidak memakai soda kue?Karya apa yang kamu buat?Bagaimana perasaanmu saat membuatnya? Siapa yang mau kamu tunjukkan hasil karyamu?Berapa jumlah biji lemon yang paling banyak kamu temukan? Lemon mana yang paling berat? Mengapa penting untuk bisa berhitung?Bagaimana rasa limun buatan kita? Siapa yang paling banyak membantu?Apa kegiatan favoritmu selama seminggu ini? Mengapa kamu menyukainya?D. ASESMEN PEMBELAJARAN1. Tujuan Pembelajaran dan AsesmenTujuan Pembelajaran Teknik Asesmen DeskripsiMengenal karakteristik lemonObservasi, Hasil karyaMengamati kemampuan anak mengidentifikasi warna, bentuk, rasa lemonMengetahui bagianbagian tanamanObservasi, Tanya jawabMengamati pemahaman anak tentang bagian tanaman lemonMenanam biji lemon dengan benarUnjuk kerja, ObservasiMengamati keterampilan anak dalam menanam biji lemonMengenal manfaat lemon Tanya jawab, Menilai pemahaman anak tentang manfaat lemon


75Tujuan Pembelajaran Teknik Asesmen DeskripsiPercakapanMenceritakan kembali ceritaUnjuk kerja, ObservasiMengamati kemampuan anak menceritakan kembali cerita \"Emon dan Lemon\"2. Teknik AsesmenTeknik Instrumen Waktu PelaksanaanObservasi Lembar observasi Selama proses pembelajaranHasil karya Portofolio karya anak Setelah kegiatan menggambar, membuat modelUnjuk kerja Rubrik penilaian Saat kegiatan menanam, berceritaTanya jawab Daftar pertanyaan Saat diskusi dan refleksiPercakapan Catatan anekdot Selama interaksi dengan anak3. Deskripsi AsesmenAspek Perkembangan Indikator Cara PengukuranNilai Agama dan MoralMenunjukkan rasa syukur terhadap ciptaan TuhanObservasi sikap anak saat merawat tanamanFisik-Motorik Menggunakan koordinasi mata-tangan saat menanamObservasi saat kegiatan menanamKognitif Mengidentifikasi bagian tanaman dan kebutuhannyaTanya jawab, hasil gambar bagian tanaman


76Aspek Perkembangan Indikator Cara PengukuranBahasa Menceritakan kembali cerita dengan urutan yang benar Unjuk kerja berceritaSosial-Emosional Bekerja sama dalam kelompok saat merawat tanamanObservasi interaksi dalam kelompokSeni Mengekspresikan diri melalui gambar tanaman lemon Hasil karya seni anakE. LAMPIRAN1. Format Instrumen Penilaian Formatif AnakLembar Observasi HarianNama AnakAspek yang DinilaiBelum Berkembang (BB)Mulai Berkembang (MB)Berkembang Sesuai Harapan (BSH)Berkembang Sangat Baik (BSB)CatatanMengenal karakteristik lemonMengetahui bagian tanamanKeterampilan menanamPengetahuan tentang manfaat


77Nama AnakAspek yang DinilaiBelum Berkembang (BB)Mulai Berkembang (MB)Berkembang Sesuai Harapan (BSH)Berkembang Sangat Baik (BSB)CatatanKemampuan berceritaRubrik Penilaian Unjuk Kerja MenanamKriteria BB (1) MB (2) BSH (3) BSB (4)Menyiapkan media tanamBelum mampu menyiapkan media tanamMampu menyiapkan dengan banyak bantuanMampu menyiapkan dengan sedikit bantuanMampu menyiapkan secara mandiriMenanam biji Belum mampu menanam bijiMampu menanam dengan banyak bantuanMampu menanam dengan sedikit bantuanMampu menanam secara mandiriMenyiram tanamanBelum mampu menyiram tanamanMampu menyiram dengan banyak bantuanMampu menyiram dengan sedikit bantuanMampu menyiram secara mandiri dan tepatCatatan AnekdotTanggal Nama Anak Waktu Peristiwa/Perilaku Interpretasi


782. Format Instrumen Penilaian Sumatif AnakLaporan Perkembangan AnakNama Anak: Periode: Aspek Perkembangan Capaian Pembelajaran Deskripsi Perkembangan RekomendasiNilai Agama dan MoralFisik-MotorikKognitifBahasaSosial-EmosionalSeniPortofolio Hasil KaryaNama Anak: Tema: Tanaman Buah/LemonNo. Jenis Karya Tanggal PembuatanDeskripsi PerkembanganFoto Dokumentasi1 Gambar lemon2 Model pohon lemon3 Tanaman lemon4Buku mini cara merawat lemon


79Checklist Pencapaian Proyek LemonIndikator Pencapaian BB MB BSH BSB CatatanMengenal karakteristik lemonMengidentifikasi bagian-bagian tanamanMenanam biji lemon dengan benarMengetahui cara merawat tanamanMengenal manfaat lemonMenceritakan kembali cerita \"Emon dan Lemon\"Mengetahui,Kepala TKIT MTA JUWIRING 4 Guru Kelas,(Yorida Saridewi, S.Pd) ( )


80PERENCANAAN PEMBELAJARAN STEAM DALAMPEMBELAJARANMENDALAM TKMAWARKHATULISTIWAPONTIANAKIdentifikasiPeserta didik/Anak✓: Kegiatan Main: Anak masuk ke kelas mengamati, berbincang-bincang, dan menjelaskan pengalaman masing-masing tentang gambar roket yang telah ditempel dipapan tulis. Guru mengamati dan menstimulasi anak dengan pertanyaan-pertanyaan pemantik.Tema Pembelajaran: Ruang angkasaSub Tema: Roket (sebagai alat trasportasi ke luar angkasa) Kelompok Usia: 5-6 TahunAlokasi : 1 mingguDimensi ProfilLulusan:✓ DPL 1 DPL 2 ✓ DPL 3Keimanan dan Ketakwaan Kewargaan PenalaranKritis terhadap Tuhan YME✓ DPL 4 ✓ DPL 5 ✓ DPL 6Kreativitas Kolaborasi KemandirianDPL 7 ✓ DPL 8Kesehatan KomunikasiDesain PembelajaranCapaian Pembelajaran:• Murid percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta dirinya, mahluk lain dan alamserta mulai mengenal dan mempraktekkan ajaran pokok sesuai dengan agama dan kepercayaannya (CP 1. Nilai Agama dan budi pekerti)• Murid mengenali dan memahami berbagai informasi, mengkomunikasikan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan, atau menggunakan berbagai media serta membangun percakapan,menunjukkan minat, dan berpartisipasi dalam kegiatan pramembaca (CP 3. Dasar-dasar literasi dan steam)• Murid memiliki fungsi gerak (motorik kasar, halus, dan taktil) untuk merawat dirinya, membangun kemandirian dan berkegiatan. (CP 2. Jati diri)• Murid menghargai diri sendiri dan memiliki rasa syukur terhadap Tuhan YME sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan keselamatan dirinya.(CP 1. Nilai agama dan budi pekerti)• Murid menghargai alam dan seluruh makhluk hidup ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.(CP 1. Nilai agama dan budi pekerti)Tujuan Pembelajaran:• Murid percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta dirinya, mahluk lain dan alamserta mulai mengenal dan mempraktekkan ajaran pokok sesuaidengan agama dan kepercayaannya .• Murid mengenali dan memahami berbagai informasi, mengkomunikasikan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan, atau menggunakan berbagai media serta membangun percakapan,menunjukkan minat, dan berpartisipasi dalam kegiatan pramembaca.• Murid memiliki fungsi gerak (motorik kasar, halus, dan taktil) untuk merawat dirinya, membangun kemandirian dan berkegiatan. (Anak mampu menciptakan karya sederhana berupa roket menggunakan bahan pelastikes, anakbebasmenggunakanteknik pilihannya sendiri. (Roket 1)• Anak menunjukkan sikap mandiri dalam memilih, menyiapkan, dan menyelesaikan aktivitasmembuat karya Roket dari kertas timah dan korek api.


81Roket 2• Murid menghargai diri sendiri dan memiliki rasa syukur terhadap Tuhan YME sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan keselamatan dirinya• Murid menghargai alam dan seluruh makhluk hidup ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran:• Anak menunjukkan rasa syukur dan kekaguman kepada Tuhan atas ciptaan- Nya berupa akal yang mampu membuat roket untuk menuju luar angkasa.• Anak mampu menciptakan karya sederhana berupa roket menggunakan bahan pelastik es dan streofom, anak bebasmenggunakan teknik pilihannya sendiri. (Roket 1)• Anak menunjukkan sikap mandiri dalam memilih, menyiapkan, dan menyelesaikan aktivitasmembuat karya Roket dari kertas timah dan korek api. (Roket 2)• Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roket naikdan turun (konsep terapung)• Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roketterbang yang dipelajari .• Anak mampu bekerja sama dalam kelompok kecil untuk merakit Roket bersama.• Anak dapat menceritakan proses membuat karya Roket secara lisan dengan kalimat sederhana. (Roket 1 dan 2)• Anak dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama aktivitas eksplorasi dan berkarya.• Anak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain yang ada disekitarnya sebagai bagian dariciptaanTuhan.• Anak dapat melipat bentuk roket dari kertas origami.Praktik Pedagogis:ModelPembelajaranBerbasisProyek Model Pembelajaran Berbasis Masalah ModelPembelajaran InkuiriModel Pembelajaran KontekstualKemitraan:• Kunjungan ke UPT Pusat IPTEK dan Bahasa• Orang tua (pengumpulan bahan-bahan proyek anak)Lingkungan Pembelajaran:Budaya belajar:• Anak bebas menceritakan tentang Roket kepada teman saat circle time.• Anak diajak berdiskusi ringan tentang manfaat roket bagi manusia dan alam.• Anak diajak berdiskusi membuat perbandingan tentang proses pembuatan Roket 1 dan Roket 2• Anak diajak saling menghargai karya teman, seperti saat merakit dan membuat kolase roket bersama.Ruang fisik:• Di depan kelas ditempel gambar Roket.• Anak bisa bermain dan membuat roket dari bahan bekas.• Hasil karya anak dapat dipajang agar mereka merasa bangga dan dihargai.Ruang virtual (opsional):Guru membagikan dokumentasi kegiatan anak di grup orang tua.Orang tua bisa mengajak anak menonton video Roket dan berdiskusi di rumah.


82Pemanfaatan Digital (opsional):• Menonton video edukasi tentang perjalan roket dari bumi menuju ruang angkasa berupa film animasiataufilm dokumenter• Memutar lagu tematik tentang Roket saat kegiatan transisi• Menggunakan proyektor, smart board, atau laptop untuk menunjukkan betapa luar biasanya perjalanan roket ke luar angkasa dan pengalaman astronot ke luar angkasa.• Berbagi dokumentasi digital berupa foto atau video kegiatan anak kepada orang tua melalui WhatsApp atau Google PhotoCatatan: Dalam penyusunan kerangka pembelajaran, kemitraan pembelajaran dan pemanfaatan teknologi digital bersifat opsional/pilihan, menyesuaikan dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia.Pengalaman BelajarKEGIATAN PEMBELAJARANHari Ke-1Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan):1. Kegiatan Pembuka (Pengetahuan Esensial – Bermakna dan Menggembirakan)• Anak berdoa.• Anak bernyanyi dan tepuk roket.• Membaca buku cerita tentang roket.2. Kegiatan Inti (Pengetahuan Aplikatif – Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)Sains: Eksperimen gelembung udara dalam pelastik es lilin yang diisi air (Roket 1)Teknologi: Mengenal konsep air yang bisa berubah bentuknya sesuai wadah. Rekayasa: Membuat pagar disekililing roket dengan bahan-bahan loosepart. Seni: Bernyanyi lagu roketMatematika: Membandingkan ukuran roket yang dibuat anak dari bahan loospart. (besarkecil)3. Kegiatan Penutup (Pengetahuan Nilai dan Karakter – Berkesadaran dan Bermakna) Merefleksi:• Cerita Ruang angkasa→ anak memilih salah satu gambar benda angkasa yang pernah dibacanya dan ada di pojok baca kemudian menceritakannya kembali.• Evaluasi dan Refleksi• Doa dan salamHari ke-2Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan):1. Kegiatan Pembuka (Pengetahuan Esensial – Bermakna dan Menggembirakan)• Anak berdoa.• Anak bernyanyi dan tepuk roket.• Menceritakan kembali buku cerita tentang roket.2. IntiSains:


83• Simulasi sederhana: air dipanaskan diatas sendok akan ada tekanan dan gelembung gelembung.• Eksperimen menerbangkan roket yang telah dibuat anak (Roket 2)Teknologi• Mengenalkan konsep besar kecil dan gelap terang dengan sentar, kain dan kardus seolah lampu roket.Rekayasa: Merancang Rute Perjalanan dari bumi ke luar angkasa.Seni: Melipat roket dari kertas origamiMatematika: Mengurutkan roket yang dibuat anak dari kertas origami berdasarkan warna misal, merah kuning hijau, merah kuning hijau (pola)3. Penutup• Diskusi atau cerita singkat tentang kegiatan yang telah dilalui hari ini.• Galeri Emosiku saat Belajar tentang Roket→ anak memilih ragam kartu emosi kemudian menceritakan perasaannya dan apa yang ingin ia lakukan setelah selesai berkegiatan• Evaluasi dan Refleksi• Berdoa dan salamHari ke-3Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan):1. Kegiatan Pembuka (Pengetahuan Esensial – Bermakna dan Menggembirakan)• Anak berdoa.• Anak bernyanyi dan tepuk roket.• Diskusi roket dan luar angkasa.2. IntiTeknologi: Membuat dan mencoba roket dari sterofom, pelastik es sehingga bisa berjalan.Rekayasa: Merancang Rute Perjalanan dari bumi ke luar angkasa.Seni: Bermain peran menjadi astronot saat didalam ruang angkasa.Matematika: Mengurutkan roket yang dibuat anak dari kertas origami berdasarkan warna misal, merah kuning hijau, merah kuning hijau (pola)3. Penutup• Diskusi atau cerita singkat tentang kegiatan yang telah dilalui hari ini.• Evaluasi dan Refleksi• Berdoa dan salamHari ke-41. Kegiatan Pembuka (Pengetahuan Esensial – Bermakna dan Menggembirakan)• Anak berdoa.• Anak bernyanyi dan tepuk roket.• Membaca buku cerita tentang roket.2. IntiSains : Melempar benda keatas dan jatuh kebawah karena adanya gaya gravitasi bumiTeknologi : Mengamati benda angkasa dengan teropong kertas.


84Rekayasa: Mengikat ujung pelastik dengan karet merah dan hijau untuk menetukan atas dan bawah atau bumi dan luar angkasa (koding) dari roket 1 yang telah dibuat dihari pertama.Seni: Bermain peran menjadi astronot saat didalam ruang angkasa.Matematika: Anak mencatat hasil pengukuran jarak terbang roket dengan jengkal tangan.3. Penutup• Diskusi atau cerita singkat tentang kegiatan yang telah dilalui hari ini.• Evaluasi dan Refleksi• Berdoa dan salamHari ke-51. Kegiatan Pembuka (Pengetahuan Esensial – Bermakna dan Menggembirakan)• Anak berdoa.• Anak bernyanyi dan tepuk roket.• Membaca buku cerita tentang roket2. IntiSains:• Simulasi sederhana: air dipanaskan diatas sendok akan ada tekanan dan gelembung gelembung.• Eksperimen menerbangkan roket yang telah dibuat anak (Roket 2)Teknologi : Mengenalkan konsep besar kecil dan gelap terang dengan sentar, kain dan kardus seolah lampu roket.Rekayasa: Merancang Rute Perjalanan dari bumi ke luar angkasa.Seni:• Membaca sajak tentang indahnya ciptaan Tuhan “Benda Benda langit”• Menyanyikan lagu Roket.Matematika:• Bandingkan hasil antar kelompok, siapa yang terjauh dan terdekat jarak roket 2 yang diterbangkan..• Diskusi kelompok bentuk korek api dan kertas timah yang digunakan.3. Penutup• Diskusi atau cerita singkat tentang kegiatan yang telah dilalui hari ini.• Bernyanyi lagu Allah sayang padaku, benda langit, ruang angkasa dan roket.• Evaluasi dan Refleksi• Berdoa dan salam


85TUJUAN PEMBELAJARANINDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARANAsesmen awalAWAL MUNCUL/ BELUM MUNCULRekomendasi Pembelajaran BerikutnyaAKHIR MUNCUL/ BELUM MUNCUL• Anak menunjukkan rasa syukur dan kekaguman kepada Tuhan atas ciptaanNya berupa akal yang mampu membuat roket untuk menuju luar angkasa.• Anak mampu menciptakan karya sederhana berupa roket menggunakan bahan pelastik es dan streofom, anak bebas menggunakan teknik pilihannya sendiri. (Roket 1)• Anak menunjukkan sikap• Anak menunjukkan rasa syukur dan kekaguman kepada Tuhan atas ciptaanNya berupa akal yang mampu membuat roket untuk menuju luar angkasa.• Anak mampu menciptakan karya sederhana berupa roket menggunakan bahan pelastik es dan streofom, anakbebas menggunakan teknik pilihannya sendiri. (Roket 1)• Anak menunjukkan sikapmandiri dalam memilih, mandiri dalam memilih,menyiapkan, dan menyiapkan, danmenyelesaikan aktivitas menyelesaikan aktivitasmembuat karya Roket dari membuat karya Roket darikertas timah dan korek api. kertas timah dan korek api.(Roket 2)• Anak mampu mengajukan(Roket 2)• Anak mampu mengajukanpertanyaan atau pendapat pertanyaan atau pendapattentang bentuk dan tentang bentuk danbagaimana roket naik dan bagaimana roket naik danturun (konsep terapung)• Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roket terbang yang dipelajari .• Anak mampu bekerja sama dalam kelompok kecil untuk merakit Roket bersama.• Anak dapat menceritakan proses membuat karya Roket secara lisan dengan kalimat sederhana. (Roket 1 dan 2)• Anak dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama aktivitas eksplorasi dan berkarya.• Anak menunjukkanturun (konsep terapung)• Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roket terbang yang dipelajari .• Anak mampu bekerja sama dalam kelompok kecil untuk merakit Roket bersama.• Anak dapat menceritakan proses membuat karya Roket secara lisan dengan kalimat sederhana. (Roket 1 dan 2)• Anak dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama aktivitas eksplorasi dan berkarya.• Anak menunjukkankepedulian terhadap orang kepedulian terhadap oranglain yang ada disekitarnya lain yang ada disekitarnyasebagai bagian dari ciptaan sebagai bagian dari ciptaanTuhan. Tuhan.


86Asesmen PembelajaranTujuan Pembelajaran Teknik DeksripsiAnak menunjukkan rasa syukur dan kekaguman kepada Tuhan atas ciptaan-Nya berupa akal manusia yang menakjubkan.Observasi1. Catatan anekdot dan pertanyaan pemantik:“Benda angkasa apa yang ingin kamutemukan? Kenapa?”2. Guru mencatat ekspresisyukur dan kekaguman secara verbal/nonverbalAnak menunjukkan sikap mandiri dalam memilih, menyiapkan, dan menyelesaikan aktivitasmembuat karyaObservasi 1. Lembar ceklis (Observasi dan ceklis kemandiriananak saat berkarya dan menyelesaikan kegiatan)2. Hasil KaryaAnak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roket naik dan turun (konsep terapung)Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roket terbang yang dipelajari .Anak mampu bekerja sama dalam kelompok kecil untuk merakit Roket bersama.Anak dapat menceritakan proses membuat karya Roket secara lisan dengan kalimat sederhana. (Roket 1 dan 2)Anak dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama aktivitas eksplorasi dan berkarya.Anak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain yang ada disekitarnya sebagai bagian dari ciptaanTuhan.Anak dapat melipat bentuk roket dari kertas origami.Observasi PenilaianHasil Karya1. Lembar ceklis2. Hasil KaryaAnak mampu menciptakan karya sederhana menggunakan bahan dan teknik pilihannya sendiri (CP 3)Ceklisdan observasi1. Anak memilih bahan sendiri tanpa diarahkan2. Anak mencoba teknik baru yang dipilihnya sendiri3. Anak menyelesaikan karya sampai tuntasPenilaianHasil Karya1. Kreativitas→ pemahaman anak tentang alat trasportasi ke ruang angkasa (roket)2. Pemilihan bahan dan teknik→bahan dan teknik dipilih sendiri dan digunakan dengan tepat3. Kerapian dan ketuntasan4. Keselarasan dengan temaPenilaian DiriSendiri dan PenilaianSejawat1. Refleksi hasil karya sendiri2. Apresiasi karya teman


87NO. IKTP BB MB BB BSH• Anak menunjukkan rasa syukur dan kekaguman kepada Tuhan atasciptaan- Nya berupa akal yang mampu membuat roket untuk menuju luar angkasa.• Anak mampu menciptakan karya sederhana berupa roket menggunakanbahanpelastikesdanstreofom,anakbebasmenggunakanteknik pilihannya sendiri. (Roket 1)• Anak menunjukkan sikap mandiri dalam memilih, menyiapkan, dan menyelesaikan aktivitas membuat karya Roket dari kertas timah dan korek api. (Roket 2)• Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk danbagaimana roket naik dan turun (konsep terapung)• Anak mampu mengajukan pertanyaan atau pendapat tentang bentuk dan bagaimana roket terbang yang dipelajari.• Anak mampu bekerja sama dalam kelompok kecil untuk merakit Roketbersama.• Anak dapat menceritakan proses membuat karya Roket secara lisan dengan kalimat sederhana. (Roket 1 dan 2)• Anak dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama aktivitas eksplorasi dan berkarya.• Anak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain yang adadisekitarnya sebagai bagian dari ciptaanTuhan.• Anak dapat melipat bentuk roket dari kertas origami.MengetahuiKepala TK Guru kelasEka Deni ....................


88Model Pembelajaran : STEAM Topik :GejalaAlamSubTopik :Panas dan DinginKelompok : 3-6 tahun (kelasSemester Minggu BulanWaktu: 2: 2: Januari: 5x PertemuanRENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM) SEKOLAH RUMAH KEPOMPONG PONTIANAKTahun ajaran 2025/2026 Semester IIA. IDENTITASPeserta DidikSebagian anak sudah mengenal kata “panas” dan “dingin”, merasakan suhu panas dan suhu dingin dari pengalaman sehari-hari seperti memegang air, es, atau benda di dapur hingga merasakan udara saat sedang banyak angin atau saat matahari bersinar terik. Namun, mereka belum memahami penyebab dan akibat perubahan suhu (mengapa sesuatu bisa menjadi panas atau dingin), apa ciri-ciri dan yang dirasakan oleh tubuh ketika udara panas ataupun dingin muncul.Anak berada pada tahap perkembangan pra-operasional (Piaget). Anak menunjukkan rasa ingin tahu tinggi, aktif bergerak, suka bereksperimen, dan senang bermain peran. Mereka belajar paling baik melalui pengalaman konkret, eksplorasi langsung, dan pengulangan kegiatan yang menyenangkan. Dalam pembelajaran. anak perlu kegiatan yang konkret, berulang, dan penuh makna untuk membedakan gejala alam panas dan dingin. Diperlukan pendekatan multisensori (melihat, menyentuh, mencium, mendengar) untuk menguatkan pemahaman konsep.Materi PelajaranMateri Gejala Alam: Suhu panas dan suhu dingin mencakup pengetahuan esensial tentang fenomena alam yang terjadi di sekitar anak, seperti sinar matahari, angin, dan perubahan suhu udara. Anak belajar mengenal perbedaan sensasi panas dan dingin melalui kegiatan eksploratifdan eksperimen sederhana yang sesuai tahap perkembangan usia 3–6 tahun.Pembelajaran difokuskan pada pengamatan langsung terhadap sumber panas (matahari, api, tubuh manusia) dan sumber dingin (air es, kipas angin), serta mengenalkan bagaimana manusia beradaptasi dengan suhu udara melalui pakaian, makanan, dan alat bantu seperti kipas danpayung.Kegiatan juga menumbuhkan kesadaran anak akan kebesaran ciptaan Allah melalui rasa syukur dan kagum terhadap fenomena alam (fitrah keimanan), menguatkan kemandirian dan tanggung jawab diri (fitrah amanah), serta menumbuhkan empati sosial melalui kolaborasi dan gotong royong saat membuat karya bersama (fitrah sosial).Pendekatan Montessori diterapkan melalui kegiatan practical life, sensorial, dan art exploration, di mana anak menggunakan indra untuk mengenal konsep panas–dingin, mengelompokkan benda, dan membuat karya seperti gunung bersalju serta miniatur jemuran penanda cuaca.Tingkat kesulitan kegiatan disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak agar tetap bermakna, menggembirakan, dan berkesadaran, sesuai prinsip pendidikan berbasis fitrah dan pembelajaran mendalam. Anak belajar melalui kegiatan yang menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab,serta kesadaran akan kebesaran Allah melalui fenomena alam ( rasa kagum dan rasa syukur dalam fitrah keimanan).


89B. `Desain PembelajaranCapaian PembelajaranCP1 Elemen Nilai Agama & Budi Pekerti CP2 Elemen Jati Diri dan Sosial-EmosionalCP3 Elemen Dasar-dasar Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni (STREAM)Dimensi Profil KelulusanDimensi Profil Kelulusan Pembelajaran MingguanDPL 1Keimanan danKetakwaan terhadap Tuhan YMEAnak diajak mensyukuri matahari, hujan, dan udara sebagai ciptaan Allah yang bermanfaat bagi kehidupan.DPL2Kewargaan Mengenal perbedaan pakaian, makanan, dan aktivitas di saat panas dan dingin.DPL3Bernalar Kritis Anak bereksperimen dengan air es dan panas, mengamati sebab-akibatperubahan suhu.DPL4Kreativitas Anak membuat karya 3D (gunung bersalju dan miniatur jemuran penanda cuaca).DPL5Kolaborasi Anak bekerja sama dalam kelompok kecil saat merancang dan menghias karya.DPL6Kemndirian Anak berlatih memilih pakaian sesuai cuaca, menuang air hangat–dingin, danmembereskan alat.DPL7Kesehatan Anak memahami pentingnya menjaga tubuh saat panas dan dingin (minum cukupair, memakai pelindung kepala, dll.).DPL8Komunikasi Anak mengungkapkan pendapat melalui diskusi 5W1H, menceritakanpengalaman, dan menyampaikan hasil pengamatan.


90Elemen CPTujuan Pembelajaran (Turunan dan Kontekstual Tema “Panas dan Dingin di Sekitarku”)CP1 –Nilai Agama dan Budi Pekerti1. Anak mengenal bahwa panas dan dingin merupakan bagian dari ciptaan Allah yang bermanfaat bagi kehidupan.2. Anak menunjukkan rasa syukur melalui ucapan dan sikap saat menikmati hangat atau sejuknya udara.3. Anakmembiasakan berdoa sebelum dan sesudah kegiatan eksperimen sebagai wujud kesadaran spiritual. 4. Anak menjaga kebersihan dan tidak menyia-nyiakan air atau bahan yang digunakan selama kegiatan.5. Anak meneladani nilai kebaikan (sabar, tolong-menolong, tanggung jawab) selama bekerja dalam kelompok STEAM.CP2 –Jati Diri dan SosialEmosio nal1. Anak mengenal dirinya dan mengekspresikan perasaan saat mengalami panas/dingin melalui bahasa tubuh, gambar, atau cerita. 2. Anak menunjukkan rasa percaya diri untuk mencoba eksperimen baru dan menjelaskan hasil pengamatannya. 3. Anak belajar mengendalikan emosi dan berempati kepada teman yang mengalami kesulitan. 4. Anak menunjukkan kemandirian dalam menyiapkan alat/bahan dan merapikan kembali setelah digunakan. 5. Anak berpartisipasi aktif dalam kerja kelompok, menunggu giliran, serta menghargai ide teman.CP3 –Dasardasar Sains, Teknolo gi, Rekaya sa, dan Seni (STREA M)1. Anak mengamati dan membedakan suhu (panas dan dingin) melalui pancaindra.2. Anak melakukan percobaan sederhana tentang perubahan suhu terhadap benda cair/padat.3. Anak membuat produk 3D seperti gunung bersalju, dan jemuran cuaca.4. Anak menggunakan alat sederhana (sendok logam, wadah, kipas mini, hair dryer) dengan aman dan tepat.5. Anak mengekspresikan hasil pengamatan melalui gambar, warna, atau konstruksitiga dimensi.6. Anakmengelompokkan benda berdasarkan konsepsuhu dan menunjukkan kemampuan berhitung dasar dalam kegiatan rekayasa. 7. Anak merefleksikan pengalaman belajarnya melalui jurnal ataupercakapan sederhana.1. Anak memahami konsep panas dan dingin, serta mengamati perubahan benda.2. Anak mampu membuat karya 3D sederhana dengan alat dan bahan sesuai petunjuk.3. Anak menceritakan hasil eksperimen atau karya dengan bahasa sederhana.4. Anak menunjukkan rasa kagum dan menghargai karya teman.5. Anak menunjukkan rasa syukur dan menyebut ciptaan Allah yang terkait panas dan dingin.6. Anak dapat menyebutkan minimal 2 benda yang terasa panas dan 2 yang terasa dingin.7. Anak dapat mengungkapkan sensasi tubuh saat merasakan panas/dingin, dan menyebutkan minimal 2 hal yang dapat membuat tubuh merasa panas/dingin.8. Anak menunjukkan kehati-hatian dan kesadaran terhadap keamanan saat eksplorasi.9. Anak mampu menghubungkan perubahan wujud dengan suhu (dingin →Tujuan Pembelajaran (TP)Ketercapaian Tujuan Pembelajaran


91beku, panas → cair).10. Anak menyebutkan ketika banyak angin suhu udara menjadi dingin11. Anak menunjukkan sikap percaya diri dan bangga terhadap proses belajar.12. Anak dapat membuat DIY cooler pan13. Anak bekerja sama dengan teman dan menghargai hasil karya kelompok.14. Anak dapat memahami bahwa kipas angin membantu menyejukkan udara panas.15. Anak mampu membuat kipas sederhana dengan putaran manual.16. Anak mampu memilih perlengkapan yang dibutuhkan saat udara panas maupun dingin.17. Anak mengenali perbedaan antara suhu panas dan dingin.18. Anak mampu menjelaskan waktu yang tepat untuk bermain diluar apakah saat suhu udara panas, suhu udara dingin atau lainnya.19. Anak membuat diorama suhu udara panas dan suhu udara dingin besertaciri dan perlengkapannyaPraktik PedagogisMenggunakan model STEAM dengan pendekatan Montessori dan pendidikan berbasis Fitrah.Guru sebagai fasilitator menyiapkan prepared environment.Anak terlibat langsung dalam 5 area Montessori (Practical Life, Sensorial, Math, Language, Cultural) yang diintegrasikan dalam pembelajaran model STEAM.Metode: circle time, eksperimen, eksplorasi, bercerita, diskusi/tanya jawab,kolaborasi.Lingkungan BelajarDalam kelas : Sebagian besar kegiatan dilakukan didalam kelas seperti saat pembuatan karya, circle time dan bermain.Di luar kelas : saat pengamatan es batu mencair, senam dan permainan instruksi.Budaya belajar:kelas campur usia, anak yang lebih kecil belajar melalui keteladanan, anak yang lebih besar mengayomi dan mencontohkan.suasana belajar yang saling menghargai dan bekerjasama, memberi ruang untukanak menyampaikan ide, pendapat dan mengajukan pertanyaan.Kemitraan pembelajaranKolaborasi internal: antar guru merancang dan menyiapkan kegiatan bermakna, berkesadaran, menngembirakan sesuai tema yang diintegrasikan dengan pendekatan montessori dan pendidikan fitrah.Kolaborasi eksternal: orangtua menjadi pendamping belajar di rumah dengan menselaraskan nilai dan pembelajaran yang dilakukan di sekolah.Pemanfaatan digital- Video pendek tentang panas dan dingin, dan proses perubahan suhu- Mendengar lagu naik-naik ke puncak gunung- Video pendek gunung es/salju- Mendengar lagu tik tik bunyi hujan dan pelangi- Menonton video tentang panas, hujan dan jemuran


92Pengalaman BelajarHariLangkah 1:Memahami (bermakna & menggembirakan)Langkah 2: Mengaplikasikan (berkesadaran łbermakna) STEAMLangkah 3: Merefleksi (berkesadaran ł bermakna)Area MontessoriInteg PendiFitrSeninKegiatan : Eksplorasi Sains: Mengenal Panas & Dingin melalui PancaindraProduk: Kolase gambar benda panas dan dinginGuru membuka dengan menyapa dan mengajak berdoa bersama.Mengawali kegiatan dengan bernyanyi lagu “Matahari & Hujan”Menonton video tentang panas dan dingin.Circle time untuk berdiskusi melalui pertanyaan pemantik 5W1H :What :1.Apa itu panas dan dingin?2.Apa saja hal yang membuat tubuh merasa panas/dingin.Why :Mengapa ada benda terasa panas dan ada yang dingin? When :Kapan kamu merasa panas atau dingin?Where :Di mana kamu biasanya merasakan panas/dingin? Who :Siapa yang menciptakan matahari, hujan dan panas dingin?How :Bagaimana tubuhmu merasakan panas dan dingin?Kegiatan Anak :Anak melakukan eksplorasi air es dan air hangat menggunakan pancaindra, mengamati perubahan suhu, serta menggambar respon perasaannya.Science (Sains): Anak mengenali perbedaan suhu panas dan dingin melalui indera peraba. Technology: Menggunakan termometer mainan sederhana untuk melihat suhu.Engineering: Menyediakan wadah dan alat penjepit es.Art: Menggambar ekspresi bahagia/sedih setelah menyentuhbenda panas/dingin. Math: Mengelompokkan benda panas dan dingin.Alat & Bahan: Wadah plastik, air hangat, air es,sendoklogam, kain, termometer, kertas gambar, krayon.Diferensiasi kegiatan: Usia 3–4 Tahun : Menyentuh dan merasakan suhu dengan bimbingan guru.Melihat perubahan warna pada termometer. Menuang air dengan bantuan guru.Mewarnai wajah senang. Memasangkan satu benda dengan suhu.Usia 4–5 Tahun :Anak menyebut benda panas/dingin dan mengucap syukur atas indra peraba.Sensorial Area —Tray Montessori dengan benda suhu berbeda.Ç Grace & Courtesy —Belajar menunggu giliran,hati-hati menggunak an alat.~.{’‘›Fitra & Indraw syukur a peraba, mengena panas–di sebagai t kekuasaaD. LANGKAH_LANGKAH PEMBELAJARAN


93Membedakan suhu dan menyebutkan “dingin” atau “panas”.Mencoba menempelkan termometer dan melihat hasilnya.Mencoba menuang ke dua wadah dan menyentuh hasilnya. Menggambar dua ekspresi:saat panas & dingin.Mengelompokkan beberapa benda sesuai suhu.Usia 5–6 Tahun : Menceritakan hasil pengamatan dengan kata sendiri.Membaca angka sederhana dan membandingkan suhu. Mencatat atau menggambar wadah mana yang paling lama dingin/panas.Menambahkan elemen benda (matahari, es batu) pada gambar.Menghitung jumlah benda panas dan dingin.SelasaKegiatan : Eksperime nTeknologi: Air Berubah dengan SuhuProduk : Miniposter “Air Panas vs Air Dingin”.Guru membuka dengan menyapa dan mengajak berdoa bersama.Bermain garak dan lagu : instruksi berjalan didalam lingkaran, stop saat diberi kode panas aksi kipas-kipas, stop saat kode dingin aksi kedinginan.Menonton proses es mencair dan air di masak.Circle time untukberdiskusi melalui pertanyaan pemantik 5W1H:What:Apa yang terjadi pada air ketika diberi es?Why:Mengapa air bisa menjadi hangat atau dingin?When : Kapan air berubah suhu?Where : Di mana kamu bisa menemukan air panas dan air dingin?Who : Siapa yang menciptakanair?Kegiatan Anak :Anak melihat bagaimana es mencair dan air menguap, membuat poster air panas dan air dingin.S (Science):Mengamati perubahan wujud airsaat dipanaskan dan didinginkan.T(Technology):Mengguna kan stopwatch/timer untuk mengamati waktu perubahan.E(Engineering):Memband ingkan hasil mencair di tempat panas (outdoor) dan dalam ruangan berAC.A (Art):Menggambar air panas dan air dingin untuk poster.M (Math):MengukurAnak menceritakan kembali hasil percobaan dan menyimpulkan penyebab perubahan suhu.ÇPractical Life : Menuang air, memindahk an dengan hatihati.Ç Sensorial : Mengamati perubahan visual..~›‘’{Fitra Ilmiah:mengen perubaha sebagai kehenda manusia dari cipt Nya.


94How : Bagaimana caramu tahu air itu panas atau dingin?waktu perubahan bentuk air.Alat & Bahan:Air, es batu, mangkuk transparan, panci kecil, sumber panas aman (air hangat dari guru).Stopwatch, gelas plastik Dua wadah air, kain alas mejaKertas gambar, krayonDiferensiasi kegiatan: Usia 3–4 Tahun : Melihat perubahan air menjadi es dan sebaliknya.Menekan tombol stopwatch dengan bantuan guru.Meletakkan wadah di tempat berbeda.Mewarnai dua kotak: biru untuk dingin, kuning untuk panas. Menghitung 1–2 menit bersama guru.Usia 4–5 Tahun : Menyentuh air hangat & dingin, menjelaskan perubahan.Mengamati waktu 5 menitsaat es mencair. Mengamati perbedaan waktu cairnya es.Menggambar matahari dan bayangan.Menghitung waktu cairnya es.Usia 5–6 Tahun : Mencatat atau menggambar perubahan bentuk air.Mencatat hasil waktu secara sederhana.Menyimpulkan penyebab perbedaan suhu.Menambahkan simbol suhu (angka, tetesan air). Membandingkan waktu hasil percobaan.Rabu Guru membuka dengan menyapa dan mengajakKegiatan Anak : Membuat model 3DAnak menceritakan hasil karyanya: Art ł ~.’›‘{FitraEstetika


95Kegiatan : Pembuatan Produk 3D DIYCooler Pan(kelompok)Produk 3D DIYCooler Panberdoa bersama.Bernyanyi lagu naik-naik ke puncak gunungMenonton video pembuatan cooler panCircle time untuk berdiskusi melalui pertanyaan pemantik.5W1H:What :Apa yang kamu lakukan ketika merasa panas?Why : Mengapa mengapa berada di dekat kipas bisa terasa lebih dingin?When : Kapan suhu tubuh terasa dingin?Where : Di mana kamu bisa merasakan angin berhembus? Who : Siapa yang menciptakan angin?How : Bagaimana kamu tahu angin itu dingin?cooler pan menggunakan kardus, dan baling kipas.Science: Mengetahui angin yang dikeluarkan dari kipas saat diputar di cooler pan bisa memunculkan suhu dingin es batu yang berada di dalamnya Technology: Menggunakan lem dan media 3D.Engineering: Merancang struktur cooler pan.Art: Menghias cooler pan dengan kertas warna Math: Mengukur panjang sisi kardus dengan penggaris mini..Alat & Bahan: Kardus, kertaswarna, lem, es batu, kipas,gunting anak, penggaris mini.Diferensiasi kegiatan: Usia 3–4 Tahun : Menyentuh es batu, meraba tekstur dan mengenal tekstur, menyebut dingin dan es, Melihat gambar dengan bimbingan guru.Menempel potongan yang sudah dibuat guru. Mewarnai dan menempel acak.Menghitung 1–3 es batu.Usia 4–5 Tahun : Membuat kotak cooler pandMenyentuh es batu, meraba tekstur dan mengenal tekstur, menyebut dingin dan es, Melihat gambar dengan bimbingan guru.Menggunting dan menempel kertas warnaUsia 5–6 Tahun : Menjelaskan bahwa cooler pan saat diputarakan mengeluarkan“Cooler pan”.Culture Area ; bekerja dengan bahan alami. Language; menceritak an karya.: kagum angin cip Allah, memaha fungsi an


96udara dingin dari es batu yang ada di dalam.Merancang cooler pan 3D sendiri.Mengatur gradasi warna sesuai imajinasi.Menghitung jumlah panjang sisi dari kardusKamisProduk 3D “Miniatur Jemuran Baju”.Guru membuka dengan menyapa dan mengajak berdoa bersama.Menonton video perubahan saat pakaian basah di jemur di terik matahari dan banyak angin sebaliknyaCircle time untuk berdiskusi melalui pertanyaan pemantik5W1H:What : Apa saja ciri saat udara terasa panas? Apa saja perlengkapan yang dibutuhkan suhu udara panasWhy : Mengapa kita perlu tahu kapan menjemur pakaian?When : Kapan waktu terbaik untuk menjemur?Where : Di mana kamu biasa menjemur pakaian di rumah? Who : Siapa yang menciptakan matahari?How : Bagaimana caramu tahu pakaian yang dijemur akan lama atau cepat kering?Kegiatan anak : Anak membuat diorama suhu panas dan suhu dinginAlat & bahan :Kardus bekas, kertas warna, gambar perlengkapan, gambar matahari, pohon dan anginDiferensiasi kegiatan: Usia 3–4 Tahun : Menggunting dalam pola lingkaran, menempeldan menghias, mewarnai gambar matahari dan anginUsia 4-5 tahun : Menggambar dan mewarnai gambar angin dan matahariMembuat panggung diorama Menggunting sesuaibentuk dari angin, pohon dan matahari serta perlengkapanUsia 5-6 tahun : Menjelaskan perbedaan karena suhu panas dan dingin.Mendesain bentuk dioramaMerakit bentuk dioramaAnak menjelaskan kapan waktu udara terasa panas, kapan waktu udara terasa dingin, ciri dan perlengkapan yang dibutuhkanAnak bersyukur atas angin dan matahari yang memunculkan udara dingin dan panassebagai ciptaan Allah yang bermanfaat untuk kehidupan manusia.DIY jemuran akan memadukan kedua model DIY jemuran di atas dengan menambahkan ikonmatahari dan angin.Sensorial –pengamatan suhu dan kelembapan.Media simbolik untuk memahami konsep sains.Kontruksi bebas –koordinasi tangan dan fokus.Area art: kebebasan ekspresi warna.Sorting & counting Montessori.›~.{’‘ Fitra & Sosial memaha tanda ala sebagai r Allah, be menyesu diri deng ciptaanJum’at Doa pembuka,Benyanyi Bersama laguKegiatan anak :Membuat buku miniAnak mengucapsyukur dan refleksiÇ


97Kegiatan :AnakRumahKepompongBersyukurBersykursetiap hari, Gerak dan outdoor :melompat dalam hula hup bolak balik ambil kertas bergambar perlengkapan yang dibutuhkan saat panas / dinginCircle time 5W1H:What : Apa yang kamu pelajari tentang panas dan dingin?Why :Mengapa kita perlu tahu tentang cuaca?When : Kapan kamu merasa bersyukur atas ciptaan Allah? Where : Di mana kamu melihat panas dan dingin di sekitar?Who : Siapa yang menciptakan semua cuaca di dunia?How : Bagaimana kamu bisa menjaga ciptaan Allah?perlengkapan cuaca panas dan dinginS: Mengingat kembali fenomena panas–dingin, dikaitkan dengan perlengkapan yang dibutuhkan saat panas dan dingin.T: Menempelkan gambar ke kertas menggunakan lem.E: Setelah mengambil semua gambar, anak menyusun dan menempelkan gambar pada kertas jurnal dengan hasil akhir menjadi produk buku mini perlengkapan cuaca.A : Anak menghias halaman jurnal dengan warna yang mewakili panas (kuning, oranye, merah) dan dingin (biru, putih, ungu muda).M: ◆ Anak menghitung jumlah hula-hup yang dilompati.◆ Menghitung jumlah gambar perlengkapan yang diambil.◆ Mengelompokkan gambarsesuai kategori “Cuaca Panas” dan “Cuaca Dingin”.◆ Guru bisa mengajak menghitung selisih atau perbandingan sederhana (contoh: “Lebih banyak perlengkapan untuk panas atau dingin?”).tentang ciptaan Allah yang menakjubkan dan rasa syukur akan keberhasilan yang diberikan oleh Allah untuk dimampukan membuat produk 3D karya sendiri melalui agenda Bersyukur dan presentasi karya secara bersamasama.Language&Presentatio n show and tell karya.Ç Grace & Courtesy:mengharga i karya teman.E. Assesment PembelajaranObservasi Langsung: selama kegiatan inti berlangsung.Catatan Anekdot: perilaku atau respons unik anak.Portofolio: hasil karya (produk 3D, jurnal cuaca, gambar, atau foto kegiatan).Refleksi Guru: setiap akhir hari, menuliskan kemajuan atau hal yang perlu dilanjutkan.Tema: Panas dan Dingin di SekitarkuMinggu ke: Nama Anak:


Click to View FlipBook Version