Tuhan Membantu Orang Yang Lemah dan
Sedang Dalam Kesedihan
(Hari Keenam)
( Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat menyadari kehadiranMu )
01. Lagu Pembuka
TUHAN, BERIKANLAH ISTIRAHAT –tata laksana melepas jenazah no.25 hal.120
02. Salam Pembuka
P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin.
P.Semoga kasih karunia Tuhan Yesus, damai sejahtera Allah Bapa, dan penghiburan Roh Kudus, beserta
kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
03. Kata Pembuka
P.Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Selamat malam dan selamat bertemu dalam ibadat ini. Terima kasih atas kesediaan kita untuk turut
berbela rasa dengan keluarga yang berduka. Saat ini kita hendak memperingati 5 hari meninggalnya
Saudara kita …….. dari keluarga ini. Dia
telah dipanggil Tuhan 5 hari yang lalu. Ia telah diikut sertakan dalam kemuliaan Allah. Sepanjang
kepergiannya kita merasa ditinggalkan, sedih, mungkin pula lemah atau mengalami keguncangan
karena terlalu lama memikirkan peristiwa ini. Akan tetapi, ingatlah bahwa Tuhan itu senantiasa tetap
membantu orang yang lemah dan sedang dalam kesedihan sekalipun mengalami keguncangan.
04. Tobat
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Sebelum kita mendengarkan sabda Allah, marilah kita merendahkan diri dengan mohon ampun kepada
Allah atas segala dosa-dosa kita. Sebab di dalam Injil Matius 18:20, Tuhan bersabda, “Di mana dua atau
tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.“ Percaya akan sabda
ini, maka marilah kita hening sejenak dan menyadari kehadiran Tuhan di tengah kita.
Saya mengaku ………………
Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup
yang kekal.
U. Amin.
05. Doa Pembuka
P.Marilah berdoa…
Tuhan, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman. Engkaulah yang melepaskan kami dari belenggu maut dan
dosa maka berbelas kasihlah terhadap kami terutama bagi saudara kita ……….. yang telah Kaupanggil
menghadapMu 5 hari yang lalu. Di dunia ini, ia Kauterima ke dalam umatMu, semoga di akhirat ia
kauberi tempat yang tentram dan terang bersama orang-orang kudusMu. Kami yakin Engkau selalu
membantu orang yang lemah dan sedang dalam kesedihan.
Bantulah kami dalam menanggung beban derita hidup kami dan hadirlah bersama kami dalam
merenungkan sabdaMu sehingga kami pun mampu menerima dalam terang iman bahwa kematian itu
adalah jalan menuju hidup kekal. Ampunilah dosa kami yang sering kami lakukan terhadapMu. Demi
Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau, dalam
persekutuan Roh Kudus kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan kebaikan Allah yang selalu
memperhatikan umat-Nya, dengan penuh kebijaksanaan.
06. Bacaan Pertama (Yes.25:6–9)
Keselamatan bagi bangsa-bangsa di Sion
Pembacaan dari Kitab Yesaya
TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu
perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar,
masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya. Dan di atas
gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku
bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa. Ia akan meniadakan maut untuk
seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya
akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya. Pada waktu itu orang akan
berkata: "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah
TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan
yang diadakan-Nya!
L. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
07. Lagu Antar Bacaan
TUHAN, PADA-MU KU BERSERAH –tata laksana melepas jenazah no.9 hal.106
08. Bacaan Injil (Yoh.11:32-45)
P.Tuhan beserta kia
U. Sekarang dan selama-lamanya
P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes
U. Dimuliakanlah Tuhan
Lazarus dibangkitkan
Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan
berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati." Ketika Yesus
melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka
masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata: "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka:
"Tuhan, marilah dan lihatlah!" Maka menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa
kasih-Nya kepadanya!" Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan mata orang
buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?" Maka masygullah pula hati Yesus,
lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu. Kata Yesus: "Angkat
batu
itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab
sudah empat hari ia mati." Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau
percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus
menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah
mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang
banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa
Engkaulah yang telah mengutus Aku." Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara
keras: "Lazarus, marilah ke luar!" Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih
terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka:
"Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat
Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.
P.Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. SabdaMu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.
09. Homili
( Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan sabda-Mu )
Tuhan Membantu Orang Yang Lemah dan
Sedang Dalam Kesedihan
Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang seiman dalam Kristus.
Baru saja kita mendengar balada kasih karunia Allah dalam kebangkitan Lazarus. Sukar
menggambarkan perasaan Maria dalam bacaan tadi. Maria sangat sedih dan menyesal atas kepergian
saudaranya Lazarus. Ia segera menemui
Yesus, memohon bantua-Nya. Yesus pun turut merasakan apa yang sedang di alami keluarga Lazarus
yang meninggal itu. Meskipun ada keraguan dalam diri Marta, Yesus tetap setia pada apa yang menjadi
komitmen-Nya, yakni membantu meringankan beban derita setiap orang yang dijumpaiNya. Maka,
Yesus dengan BapaNya, Lazarus pun dibangkitkan kembali dari kematiannya. Semua yang menyaksikan
peristiwa ini menjadi percaya. Maria dan marta pun kini dibebaskan Yesus dari cengkeraman kesedihan
dan penyesalan yang mendalam.
Saudara-saudari yang seiman dalam Yesus Kristus.
Sejenak kita bayangkan kehidupan sekitar kita Begitu serakahnya orang sehingga tak pernah lagi mau
peduli dengan sesamnya yang sangat lemah dan sedang dirundung kesusahan. Cuma segelintir orang
yang memiliki kesadaran tulus untuk berbagi rasa dan rela membantu sesama yang lemah walaupun itu
sangat sulit bagi mereka.
Saudara-saudari yang seiman dalam Yesus Kristus. Suatu ketika terjadi perang hebat anatara dua
kerajaan. Kerajaan yang satu mendapat serangan mendadak dengan kekuatan yang dahsyat dari
kerajaan yang lainnya. Begitu banyak prajurit kerajaan yang tewas dalam pertempuran yang tidak
seimbang itu. Dalam keadaan yang sulit itu Panglima prajurit memerintahkan semua prajuritnya untuk
berkumpul di Markas Prajurit. Saat sedang mengadakan pertemuan seorang prajurit bangkit berdiri dan
memohon izin kepada Panglima agar membiarkan dia kembali ke medan tempur untuk menyelamatkan
seorang temannya yang diketahui hampir mati. Sang Panglima tidak mengizinkannya karena takut
kehilangan satu prajurit lagi. Panglima itu berkata, ”Biarlah saja, dia pasti telah mati. Dan saya
khawatir, jangan-jangan kamu juga akan mati dan saya pun akan kekurangan seorang prajurit lagi.
Sementara anak dan istrimu sedang menanti engkau di rumah!” Tetapi prajurit itu tidak menghiraukan
apa yang disampaikan oleh Panglima itu. Diambilnya teman itu dan membawanya kembali ke Markas
untuk selanjutnya dirawat dengan baik. Temannya itu pun akhirnya sembuh dan bergabung kembali
dalam barisan prajurit. Panglima prajurit dan semua temannya yang menyaksikan peristiwa ini menjadi
sangat heran dan memuji keberanian dan kesetiakawannya untuk membantu sesamanya yang
lemah dan susah, meskipun ditantang oleh kebijaksanaan Pemimpinnya (Panglima) dan keadaan kritis
yang melingkupinya.
Saudara-saudari yang seiman dalam Yesus Kristus. Kedua figur yang dimunculkan dalam bacaan dan
cerita tadi, yakni Yesus dan sang Prajurit mempunyai prinsip yang sama; membantu sesamanya yang
lemah, sedih dan menderita, walaupun mengalami banyak tantangan. Mereka tidak menghiraukan
risiko apa pun yang terjadi. Yang terpenting adalah keselamatan dan kesetiakawanan.
Bagaimana dengan kita? sudahkan kita membantu teman yang lemah dan susah? Pernahkan kita
membantu sesama yang mengalami kegagalan dalam hidupnya? Setiakah kita membantu teman untuk
berjumpa dengan kebahagiaanya?
Peringatan 5 hari meninggalnya ………. saudara kita ini bukanlah sebuah acara yang mengantar kita
masuk ke dalam suasana berkabung, tetapi merupakan suatu saat merefleksi atau permenungan
sekaligus peringatan bagi kita agar lebih mendekatkan diri pada Allah dan membuat kita semakin peka
dalam merasakan kelemahan serta kesedihan sesama.
Saudara-saudara, ingatlah dan yakinlah bahwa Tuhan senantiasa tetap membantu kita, orang yang
lemah dan sedang dalam kesedihan. Tuhan yang sama pula akan menguatkan dan melindungi siapa
saja yang rela serta tulus ikhlas menolong dan menyelamatkan sesamanya dari penderitaan dan
kelemahannya, sekalipun mengalami banyak tantangan. Hendaklah kita semua yang ada disini tidak
takut untuk berbuat baik.
Semoga saudara kita ……… yang kita doakan ini diampuni oleh Allah Bapa segala dosa dan
kesalahannya. Dan Allah Bapa menganugerahkan kebangkitan kekal di surga.
Dimuliakanlah Nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.
10. Syahadat
P.Setelah kita mendengarkan firman Tuhan dan mendalaminya, maka marilah kita mengakui iman
kepercayaan kita dengan mengucapkan syahadat singkat.
Aku Percaya …………
Kita lanjutan dengan doa umat.
11. Doa Umat
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Tuhan senantiasa membantu kita dalam untung dan malang, dalam kelemahan dan kesusahan bahkan
dalam tantangan hidup kita. Maka, dengan penuh kerendahan hati kita memohon bantuan pada-Nya :
L. Bagi negara kita tercinta. Semoga negara kita yang sedang mengalami begitu banyak tantangan
mampu keluar dari berbagai masalah dan kesukaran ini sehingga seluruh rakyat mengalami
kemakmuran dan kesejahteraan hidup yang adil dan merata. Kami mohon ……
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi gereja Kudus. Semoga Allah tak henti-hentinya mencurahkan rahmat-Nya ke atas Gereja sehingga
mampu dan berani menghadapi berbagai tantangan, kesusahan dan kelemahan yang menghalangi
perwujudan karya keselamatan Kristus sendiri di tengah dunia. Kami mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi pemimpin umat yang telah meninggal dunia. Allah Bapa di surga perkenankanlah mereka ikut
serta dalam perayaan surgawi. Kami mohon ….
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi saudara kita Bapak Yohanes Caitanus Solaiman yang telah meninggal 100 hari yang lalu. Allah
Bapa yang mahakasih, ingatlah janji Putra-Mu kepada kami, dan terimalah dia serta jadikanlah ia ahli
waris janji itu. Kami mohon ….
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ampunilah dosa-dosanya dan perkenankanlah dia berkumpul dalam himpunan orang suci-Mu. Kami
mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Perkenankanlah ia pada hari kebangkitan dihidupkan kembali dengan mulia sebab ia telah dibaptis
dalam nama-Mu. Kami mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi keluarga yang ditinggalkan. Allah yang berbelas kasih, hiburlah keluarga yang ditinggalkan.
Semoga mereka melepaskepergian saudara kami ini dengan ihklas. Kami mohon ……
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Teguhkanlah iman dan pengharapan mereka kepada-Mu kami mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi kita yang hadir disini. Semoga Allah menguatkan kita dalam menghadapi kesukaran, kelemahan,
kesedihan dan tantangan hidup setiap hari dan memberikan keberanian kepada kita untuk selalu
berbuat baik. Kami mohon …
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bantulah kami agar kami saling mendoakan satu sama lain dan selalu berharap akan janji-Mu. Kami
mohon ………
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Kami berharap semoga kelak, berkat iman kami kepad-Mu, kami boleh berkumpul kembali dengan
saudara-saudari kami di surga mulia. Kami mohon
U. Kabulkanlah doa kami.
P.Inilah doa-doa yang kami panjatkankepada-Mu. Masih banyak lagi yang ingin kami sampaikan, namun
kami percaya Engkau telah mengetahunya. Kabulkanlah doa kami ini, demi Kristus Tuhan kami.
U. Amin
12. Aneka Doa
Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal - Puji Syulur No.169
P.Marilah kita satukan doa dan permohonan ini dengan doa yang diajarkan Kristus kepada kita.
Bapa Kami ……
P.Ya Bapa, jadilah selalu kehendak-Mu, sebab itulah satu-satunya pedoman hidup kami. Kami percaya
Engkau selalu menghendaki yang paling baik bagi hidup kami, dan bagi saudara ………… ini. Maka
semoga kami tak henti-hentinya menyerahkan diri sepenuh hati kepada kebijaksanaan-Mu sementara
kami menantikan kedatangan penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
13. Doa Penutup
P.Marilah kita berdoa,
Ya Allah, Putra-Mu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaan-Mu. Semoga hamba-Mu yang
kami peringati hari ini juga mengalahakan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya.
Kuatkanlah kami dalam menghadapi berbagai tantangan, cobaan, serta penderitaan yang mengerikan
dan berikanlah kami kedamaian sepanjang ziarah menuju tempat yang telah dijanjikan bagi kami. Demi
Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
14. Berkat dan Pengutusan
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Semua orang yang mendengarkan sabda Allah, melaksanakan perintah-Nya serta percaya penuh kepada-
Nya akan memperoleh hidup kekal. Untuk itu, marilah kita memohon berkat Tuhan.
P.Tuhan beserta kita
U. Sekarang dan selam-lamanya
P.Semoga kita sekalian dan keluarga serta rencana baik kita senantiasa dilindungi, dibimbing dan
diberkati oleh Allah yang Maha Kuasa : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih. Ibadat kita telah selesai,.
U. Syukur kepada Allah
P.Marilah kita selalu mendengarkan sabda Tuhan dan hidup dalam damai-Nya.
U. Amin.
15. Lagu Penutup
YESUS, JURUS’LAMAT KAMI – tata laksana melepas jenazah No.26 hal.120
Ia Bersama Kita dalam Penderitaan Kita
(Hari Keenam)
( Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat menyadari kehadiranMu )
01. Lagu Pembuka
TUHAN BERIKANLAH ISTIRAHAT – tata laksana melepas jenazah no.25 Hal.120
02. Salam Pembuka
P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Putra-Nya, Yesus Kristus, beserta kita.
U. Sekarang dan selam-lamanya.
03. Kata Pembuka
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Terima kasih atas kehadiran kita semua pada kesempatan ini untuk mendoakan Suadara ……….. yang
sudah 6 hari mendahului kita, agar dengan doa-doa kita, dia pun diterima di hadirat Tuhan. Semoga
dalam kebersamaan ini, kita menyadari pentingnya waktu dan kesempatan untuk memuji dan
memuliakan Tuhan. Marilah kita siapkan hati untuk menghadap-Nya.
04. Tobat
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Sebelum kita mendengarkan sabda Allah, marilah kita merendahkan diri dengan mohon ampun kepada
Allah atas dosa-dosa kita.
Saya mengaku ………………
Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup
yang kekal.
U. Amin.
05. Doa Pembuka
P.Marilah berdoa…
Ya Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu atas segala sesuatu yang boleh kami terima dari pada-Mu,
terutama atas anugerah kebersamaan kami dengan saudara kita …………… Ia telah meninggal seperti
Kristus, maka perkenankanlah kami menerima penghiburan-Mu dengan kebangkitannya bersama
Kristus. Semoga sabda-Mu yang kami dengarkan menyadarkan kami akan pentingnya hidup sesuai
dengan kehendak-Mu, dan ampunilah segala dosa dan salah kami. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami,
yang hidup dan berkuasa bersama Dikau, dalam persekutuan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang
masa.
U. Amin.
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan kebaikan Allah yang selalu
memperhatikan umat-Nya, dengan penuh kebijaksanaan.
06. Bacaan Pertama (Ibr.5:2-9)
Pembacaan surat kepada orang Ibrani
2 Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh
dengan kelemahan, 3 yang mengharuskannya untuk mempersembahkan korban karena dosa, bukan
saja bagi umat, tetapi juga bagi dirinya sendiri. 4 Dan tidak seorang pun yang mengambil kehormatan
itu bagi dirinya sendiri, tetapi dipanggil untuk itu oleh Allah, seperti yang telah terjadi dengan Harun. 5
Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan
oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini", 6
sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut
peraturan Melkisedek." 7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan
permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari
maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. 8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar
menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, 9 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia
menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
P.Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
07. Lagu Antar Bacaan
TUHAN, PADAMU ‘KU BERSERAH – tata laksana melepas jenazah No.9 Hal.106
08. Bacaan Injil (Mrk.15:33-39)
P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Santo Markus
U. Dimuliakanlah Tuhan
33 Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. 34 Dan
pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti:
Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 35 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di
situ berkata: "Lihat, Ia memanggil Elia." 36 Maka datanglah seorang dengan bunga karang,
mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi
Yesus minum serta berkata: "Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan
Dia." 37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. 38 Ketika itu tabir
Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. 39 Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan
dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: "Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!
P.Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.
09. Homili
( Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan sabda-Mu )
Ia Bersama Kita dalam Penderitaan Kita
Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Pernah seorang ibu menggugat Tuhan, “Mengapa Tuhan membiarkan ini terjadi?” Kata-kata itu
dilontarkan ketika melihat anak perempuannya yang begitu dia cintai meninggal setelah sekian lama
menjalani perawatan di rumah sakit. Malang tak tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Meski telah
menjalani perawatan dari hari kehari tampaknya ia semakin sehat, namun ternyata maut datang tiba-
tiba menjemput anak itu. Ibunya histeris menyaksikan putri kesayanganannya menghembus kan
nafasnya yang terakhir.
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan
“Mengapa Tuhan membiarkan hal itu terjadi?” Pertanyaan yang sama kerap kita ajukan ketika
mengalami kesulitan dan penderitaan hidup. Bukankah Tuhan itu mahakuasa yang mampu menghapus
segala penderitaan dan air mata? Bila demikian, mengapa Tuhan seolah menutup mata dan telinga
terhadap penderitaan kita? Apakah Tuhan yang menjadi penyebab semua penderitaan kita? Apakah
semua ini terjadi karena kehendak-Nya?
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan
Dalam Injil Matius 11:28-30 Yesus bersabda, ”28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban
berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku,
karena Aku lemah lembut
dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan
beban-Ku pun ringan.”
Dalam seluruh karya-Nya, Yesus menunjukkan apa yang dikatakan-Nya itu. Ia hadir dan membawa
pembebasan manusia dari berbagai penderitaan.
Injil Mrk.2:1-12 Ia mengampuni dosa.
Injil Mat.9:9-13 Ia menerima Lewi, seorang pemungut cukai yang bertobat lalu mengikuti-Nya.
Injil Yoh.11:1-44 Ia membangkitkan Lazarus yang sudah empat hari meninggal.
Injil Luk.7:11-17 Ia pun membangkitkan anak muda di Nain, anak semata wayang seorang ibu yang
sudah menjanda.
Saudara-saudari Allah bukanlah penyebab dari penderitaan yang kita alami. Dalam diri Yesus, kita dapat
menemukan Allah yang berbelas kasihan. Dialah yang menjadi pembebas kita dari berbagai macam
penderitaan.
Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Namun, hal itu tidak berarti kita akan terbebas dari berbagai macam penderitaan hidup. Sama sekali,
tidak! Dalam bacaan Injil tadi kita mendengar bagaimana Yesus sendiri harus memikul salib dan wafat
secara mengenaskan di atas kayu salib! Yesus, Putera Allah sendiri tidak luput dari derita dan kematian.
Tetapi, derita dan kematian bukan akhir dari sejarah hidup Yesus. Yesus tidak tetap menderita. Yesus
tidak tetap mati. Yesus bangkit. Yesus hidup. Kematian justru menjadi awal dari hidup baru. Dasar
perjuangan kita terletak disini. Kita percaya bahwa dalam Dia kita menemukan sumber kekuatan,
kemenangan dan kehidupan baru, meski derita kita membawa kita pada maut.
Didalam Flp.4:13 Rasul Paulus menyatakan keyakinannya demikian ini “Segala perkara dapat
kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
Sedang bacaan pentama penulis Surat Ibr.5:8-9 mengungkapkan keyakinannya begini, ” 8 Dan
sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, 9 dan sesudah
Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat
kepada-Nya”
Semoga kepergian saudara kita ……… yang tercinta ini semakin mematangkan iman dan pengharapan
kita kepada Tuhan. Karena kita percaya saudara kita ……. ini telah bersatu dengan Kristus dalam derita
dan kematian, maka kita percaya juga bahwa saudara kita ……. akan bersatu dengan Kristus dalam
kebangkitan yang mulia. Amin
Kemuliaan …………
10. Syahadat.
P.Setelah kita mendengarkan firman Tuhan dan mendalaminya, maka marilah kita mengakui iman
kepercayaan kita dengan mengucapkan syahadat singkat.
Aku Percaya …………
Kita lanjutkan dengan doa umat.
11. Doa Umat
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Tuhan Yesus mengajak kita untuk mendengarkan Dia melakukan hal yang terbaik demi hidup kekal.
Maka marilah dengan rendah hati kita memanjatkan doa dan permohonan ini kepada-Nya.
L. Bagi Negara kita :
Semoga para pemimpin negara dan seluruh warga masyarakat selalu mendengarkan kehendak Tuhan
melalui sabda-Nya dan tanda-tanda zaman agar senantiasa memperjuangkan nilai-nilai kebenaran.
Kami mohon ….
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi para pemimpin Gereja :
Semoga pemimpin Gereja kita tak jemu-jemu mewartakan kabar keselamatan dari Allah agar semua
orang dapat mendengarkan suara Allah dan melaksanakan kehendak-Nya. Kami mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi mereka yang menderita :
Semoga orang yang menderita dapat mendengarkan suara Allah dan memperoleh penghiburan dalam
perjuangan hidup mereka. Kami mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi kita disini :
Semoga kita yang hadir disini tergerak hati oleh sabda Allah dan selalu melaksanakan apa yang di
kehendaki-Nya. Kami mohon …..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi Saudara kita yang telah meninggal :
Semoga saudara kita ……… yang telah dipanggil Tuhan 6. hari yang lalu dapat bersatu dengan Tuhan
dan memperoleh pengampunan atas segala dosanya. Kami mohon ……
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi keluarga yang di tinggalkan :
Semoga keluarga yang ditinggalkan dihibur oleh kasih Tuhan sehingga sanggup menerima kenyataan
yang pahit ini dalam terang iman. Kami mohon
U. Kabulkanlah doa kami.
P.Demikianlah, ya Bapa, doa dan permohonan ini yang kami sampaikan kepada-Mu dengan perantaraan
Kristus Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
12. Aneka Doa
Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal - Puji Syukur No.169
P.Marilah kita satukan doa dan permohonan ini dengan doa yang diajarkan Kristus kepada kita.
Bapa Kami ……
P.Ya Bapa, jadilah selalu kehendak-Mu, sebab itulah satu-satunya pedoman hidup kami. Kami percaya
Engkau selalu menghendaki yang paling baik bagi hidup kami, dan bagi saudara ………… ini.
Maka semoga kami tak henti-hentinya menyerahkan diri sepenuh hati kepada kebijaksanaan-Mu
sementara kami menantikan kedatangan penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
13. Doa Penutup
P.Marilah kita berdoa …..
Terima kasih ya Bapa, atas sabda-Mu yang mengajak kami untuk selalu mendengarkan Engkau dan
melaksanakan perintah-Mu demi hidup kami kelak. Dampingilah kami agar selalu menggunakan segala
susuatu untuk kemuliaan nama-mu.
Kami mohon juga ya Bapa, kiranya belas kasihan-Mu mengampuni segala dosa dari saudara kita
………… yang telah menghadap Engkau. Rahimilah dia agar boleh beristirahat dalam damai-Mu.
Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
14. Berkat dan Pengutusan
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Semua orang yang mendengarkan sabda Allah dan melaksanakan perintah-Nya akan memperoleh
hidup kekal. Untuk itu, marilah kita memohon berkat Tuhan.
P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
P.Semoga kita sekalian dan keluarga serta rencana baik kita senantiasa dilindungi, dibimbing dan
diberkati oleh Allah yang Maha Kuasa : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Dengan ini ibadat kita telah selesai,
U. Syukur kepada Allah.
P.Marilah kita selalu mendengarkan Tuhan dan hidup dalam damai-Nya.
U. Amin.
15. Lagu Penutup
TUHAN DIKAU NAUNGAN HIDUPKU - tata laksana melepas jenazah no.24 Hal.119
KEKUDUSAN ALLAH
(Hari ketujuh)
( Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat menyadari kehadiranMu )
01. Lagu Pembuka
‘KUGEMBIRA KAU BERKATA – peringatan arwah no.3 hal.158 / PS.325
02. Salam Pembuka
P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan penghiburan iman kepada kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
03. Kata Pembuka
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Pada hari ini kita berkumpul untuk berdoa bersama-sama dengan keluarga besar ......... bagi saudara
kita ............ yang telah 7 hari menghadap Allah Bapa yang Mahakudus di surga. Tuhan Allah
memberkati dan mengkuduskan hari ketujuh. Maka kita ingin berdoa kepada Allah agar saudara
kita ........... diperkenankan untuk memasuki kediaman Allah
yang kudus dan ikut ambil bagian dalam hidup Allah yang kudus di surga. Kita juga mohon, semoga
keluarga yang ditinggalkan memperoleh rahmat penyerahan diri kepada Allah, Sang Sumber Kehidupan
dan Penghiburan melalui Tuhan kita Yesus Kristus.
Saudara sekalian agar kita layak merayakan misteri iman ini, marilah kita mempersiapkan hati kita
seraya memohon belas kasih Allah atas segala dosa-dosa kita. . . . . . . . (Hening sejenak) . . . . . . .
04. Tobat
P.Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah mengalami kematian, tetapi dibangkitkan oleh kekuasaan Bapa
dalam Roh Kudus.
Tuhan, Kasihanilah kami.
P.Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah kebangkitan dan hidup, barang siapa percaya kepada-Mu akan
memperoleh kehidupan kekal.
Kristus, Kasihanilah kami.
P.Tuhan Yesus Kristus, Engkau datang dengan mulia untuk mempersatukan kami semua dalam kerajaan
Bapa.
Tuhan, Kasihanilah kami.
Absolusi
P.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup
yang kekal.
U. Amin.
05. Doa Pembuka
P.Marilah berdoa ……
Allah Bapa Sumber Kehidupan dan penghiburan, Yesus, Guru kehidupan memberi sabda penghiburan
bagi kita : ”Janganlah gelisah hatimu, Percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah
Bapa-Ku banyak tempat tinggal”.
Terimalah hamba-Mu …………… yang telah 7 hari Kaupanggil menghadap-Mu. Semoga ia boleh
menikmati kebahagiaan abadi bersama-Mu di surga. Dan anugerahkanlah kekuatan dan ketabahan
kepada kami dan terutama keluarga yang ditinggalkan.
Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam
persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan kebaikan Allah yang selalu
memperhatikan umat-Nya, dengan penuh kebijaksanaan.
06. Bacaan Pertama (Ibr.4:1.3-7.10-13)
L. Baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian Allah.
Pembacaan dari surat Ibrani.
1 Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap
ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. 3 Sebab kita yang
beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam
murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai
sejak dunia dijadikan. 4 Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: "Dan Allah
berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya." 5 Dan dalam nas itu kita baca: "Mereka takkan
masuk ke tempat perhentian-Ku." 6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat
perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak
masuk karena ketidaktaatan mereka. 7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika
Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika
kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu! 10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat
perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari
pekerjaan-Nya. 11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan
seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga. 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat
dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan
jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. 13
Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang
dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
L. Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
07. Nyanyian Tanggapan
TUHAN, PADA-MU ’KUBERSERAH – peringatan arwah no.12 hal.164 / PS.717
08. Bait Pengantar Injil
P.Aleluya ......
Akulah kebangkitan dan kehidupan, Siapa yang percaya pada-Ku tak akan mati.
09. Bacaan Injil (Yoh.14:1-9a)
P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes
U. Dimuliakanlah Tuhan.
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “ 1 "Janganlah gelisah hatimu;
percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika
tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan
tempat bagimu. 3 Dan apabila Aku telah pergi
ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke
tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. 4 Dan ke mana Aku pergi, kamu
tahu jalan ke situ." 5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi
bagaimana kami tahu jalan ke situ?" 6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 7 Sekiranya kamu mengenal
Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat
Dia." 8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi
kami." 9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau
tidak mengenal Aku?
P.Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami
10. Homili
(Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan sabda-Mu)
Kekudusan Allah
Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul untuk berdoa bagi saudara
kita yang 7 hari yang lalu dipanggil Tuhan. Bersama keluarga, kita berkumpul untuk berdoa dan saling
meneguhkan. Kendati kita berduka karena kehilangan saudara kita yang kita cintai, tetapi pada hari ke-
7 ini kita berdoa agar saudara kita boleh merasakan kekudusan Allah. Dalam kitab Kejadian, dikisahkan
bahwa pada hari ke-7 Allah beristirahat. Kisah ini bermaksud untuk menekankan bahwa hari ke-7 adalah
hari yang kudus dan suci. Allah menguduskan dan menyucikan
hari ke-7 untuk beristirahat. Maksud tersebut ditegaskan dalam bacaan dari surat Ibrani 4:4 tertulis,
“Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.”
Hari ke-7 menunjukkan sebuah undangan agar saudara kita pun boleh memasuki tempat kudus Allah.
Saat tersebut adalah saat yang tepat untuk mendoakan saudara kita supaya diperkenankan untuk
memasuki tempat kudus sekaligus menjadi undangan bagi kita semua untuk mengkhususkan waktu
bagi Allah dan merindukan kediaman Allah yang kudus.
Sebagai umat beriman, jika kita percaya kepada Allah, sudah layak dan pantas pula kita percaya
kepada Kristus sebagai jalan kebenaran dan hidup. Dalam bacaan Injil, kita mendengarkan sabda
Tuhan, Yesus bersabda, “... Janganlah gelisah hatimu percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-
Ku! Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal” (Yoh.14:1-2). Tuhan Yesus Kristus telah menyediakan
tempat bagi kita dan bagi saudara kita. Artinya Yesus Kristus menjadi jaminan keselamatan hidup kita.
Mengapa kita percaya? Karena ada jaminan yang dapat dipercaya. Jaminan yang kita terima bukan
berupa barang-barang dunia. Akan tetapi, jaminan kita adalah Yesus Kristus sendiri. Jaminan inilah yang
menjadikan kita tumbuh di dalam iman dan pengharapan serta tidak menjadi putus asa dalam segala
hal dalam hidup ini. kita diantar pada kepercayaan penuh bahwa Yesus Kristus adalah jaminan
keselamatan dan kehidupan kita yang akan mengantarkan saudara kita kepada kekudusan karena
Yesus bersabda, “sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku” (Yoh.14:7).
Saudara yang kita doa kan pada hari ini pun mengenal Yesus Kristus dalam Perayaan Ekaristi dan
perayaan Iman yang dirayakan. Oleh karena itu, dengan iman, kita yakin dan percaya bahwa saudara
kita pun sampai kepada bapa dan masuk dalam kekudusan bersama Allah di surga.
Ibu, Bapak, dan sdr/i yang terkasih, marilah kita mohon agar
Pertama saudara kita diperkenankan untuk masuk dalam kekudusan Allah bersama Tuhan Yesus yang
menjadi penuntun imannya serta mengantarkan saudara kita kepada kebenaran dan hidup sejati.
Kedua kita di ingatkan untuk membangun kepercayaan penuh kepada Yesus Kristus, Tuhan kita, sebagai
jaminan keselamatan bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya.
Ketiga kita berdoa bagi segenap keluarga yang ditinggalkan agar memperoleh kekuatan dalam mengupayakan
ketaatan dan kesetiaan iman kepada Allah dalam Yesus Kristus, Tuhan kita.
Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.
11. Doa Umat
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Tuhan Yesus berkata: "Janganlah gelisah hatimu! Percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku!
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya
kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Mengimani sabda Tuhan
Yesus itu, marilah kita panjatkan doa-doa kita kepada Bapa di surga.
L. Bagi arwah saudara kita ………… yang telah menghadap Bapa, semoga ia menempati tempat yang
telah disediakan oleh Yesus bagi orang-orang yang mengimaninya. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi sanak keluarga yang ditinggalkannya. Semoga bapa di surga memberikan penghiburan,
ketabahan, serta keteguhan kepada keluarga yang ditinggalkan. Dan berkat pengharapan yang kuat,
mereka yang masih meneruskan peziarahan di dunia ini Kauberi terang dalam meneruskan tugas dan
panggilan mereka. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi orang-orang yang telah meninggal dan masih mengharapkan belas kasihan Allah. Semoga, berkat
belas kasihan dan kerahiman Allah, Ia memberikan pengampunan kepada mereka semua, sehingga
mereka boleh beristirahat dalam kebahagiaan abadi bersama Bapa di surga. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Tuhan, Allah Bapa yang mahaagung, kami, umat-Mu ini memang tidak tahu terima kasih. segala
sarana hidup yang telah Engkau sediakan dan Engkau kuasakan kepada kami untuk memuliakan nama-
Mu, justru kami salah gunakan untuk mengabdi dunia. Oleh karena itu berilah kami kekuatan, agar kami
lebih memilih Engkau daripada dunia. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Bapa, Engkau menciptakan bumi langit dan segala isinya bagi umat manusia, pada hari yang ketujuh
Engkau berhenti dan memberkati serta menguduskan hari itu. Tujuh hari yang lalu saudara kami
ibu........ telah Engkau panggil menghadap-Mu, berilah dia ketentraman yang abadi di sisi-Mu. Kami
mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Bapa, Engkau telah mengingatkan agar kami senantiasa memuliakan nama-Mu dalam perayaan
Ekaristi di gereja kami. Semoga dengan ketekunan mengikuti Ekaristi iman kami semakin Engkau
teguhkan. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang hidup dan mati, saudara-saudari kami yang masih menerita di alam
penantian sangat mengharapkan belas kasih-Mu untuk dapat segera hidup bahagia di sisi-Mu. Semoga
Engkau berkenan meringankan penderitaannya. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi kami yang hadir dalam peringatan ini. Semoga kami yang telah mendengarkan dan merenungkan
sabda Tuhan, mampu mengimani janji Yesus Kristus terwujud dalam perjuangan hidup dan karya kami
sehari-hari. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang cinta damai, kami yang berkumpul di sini ingin selalu bersatu, hidup
rukun dan saling mengasihi, rela berkurban bagi sesama, seperti keteladanan Putera-Mu, Tuhan kami
Yesus Kristus yang telah memberikan nyawa-Nya demi keselamatan umat manusia. Sudilah Engkau
menyalakan hati kami dengan Roh-Mu yang kudus. Kami mohon.
U. Kabulkanlah doa kami.
P.Demikianlah ya Bapa, doa permohonan umat-Mu yang dipanjatkan dengan hati yang tulus dan rendah
hati. Semoga Engkau berkenan menerima dan mengabulkannya. Sebab hanya Engkaulah sumber hidup
dan pengharapan kami, yang bersatu dengan Putera-Mu dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.
U. Amin.
12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatakan iman kepercayaan kita dengan
mendoakan Aku Percaya dan dilanjutkan Doa Rosario – yang akan dipandu …….
13. Madah Pujian Maria
nDHEREK DEWI MARIYAH - peringatan arwah no.41 hal.183
14. Aneka Doa
: Litani SANTA PERAWAN MARIA PS. 214
: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268
: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatukan seluruh doa, harapan dan
permohonan kita dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.
Bapa Kami ……
P.Ya Bapa, datanglah kerajaan-Mu di seluruh muka bumi. Bukalah hati setiap orang supaya percaya
kepada-Mu, dan dengan demikian menjadi warga kerajaan-Mu yang abadi. Semoga kamipun giat
mewujudkan kerajaan-Mu ditengah masyarakat sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami,
Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
15. Doa Penutup
P.Marilah berdoa, ......
Allah Bapa sumber Kehidupan dan Kekudusan, kami telah Engkau segarkan dengan Sabda Kehidupan
yang meneguhkan iman kepercayaan kami. Kehadiran Sabda-Mu menjadi peneguh bagi hidup kami
sehari-hari dalam usaha kami memenuhi kehendak-Mu dan mengarahkan kepada kebahagiaan abadi di
surga.
Kami berharap, pada saatnya nanti kami akan Kaupersatukan dengan para kudus-Mu dan saudara
kami .......... dalam kebahagiaan abadi, karena kami mempercayakan diri kami kepada satu-satunya
jalan masuk dan pintu kepada-Mu.
Dialah Tuhan Yesus Kristus Putera-Mu yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa.
U. Amin
16. Berkat dan Pengutusan
P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Ibadat dan doa peringatan 7 hari untuk saudara kita ………… hampir selesai. Marilah kita bersama-sama
hening sejenak untuk memohon berkat Tuhan untuk kita semua, terutama untuk keluarga disini.
……… (hening sejenak) ………
P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
P.Semoga Allah Bapa, yang telah menciptakan dan mengasihi saudara, memelihara saudara dalam cinta
kasih-Nya.
U. Amin.
P.Semoga Allah Putera, yang telah memberikan harapan sejati kepada saudara, meneguhkan saudara
dalam menghayati iman, harapan, dan kasih sejati.
U. Amin.
P.Semoga Allah Roh Kudus, yang telah menyalakan api cinta kasih dalam hati para murid Kristus,
memberikan ketabahan dan kekuatan hati dalam hidup saudara.
U. Amin.
P.Semoga semua saudara yang hadir di sini dan sanak keluarga kita serta rencana baik kita senantiasa,
dilindungi, dibimbing dan berkat berlimpah-limpah atas kita semua oleh Allah yang Mahakuasa (†)
Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah bagi .......... sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.
P.Marilah kita pergi, kita diutus.
U. Amin.
17. Nyanyian Penutup : SIAPA YANG BERPEGANG - peringatan arwah no.35 hal.180 / PS.650
Allah Yang Memelihara Dan Memurnikan Hidup
(40 hari)
(Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat menyadari kehadiranMu)
01. Nyanyian Pembuka
‘KUGEMBIRA KAU BERKATA – peringatan arwah no.3 hal.158 / PS.325
02. Tanda Salib, Salam dan Pengantar
P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
P. Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, senantiasa melimpahkan penghiburan
iman kepada kita.
U. Sekarang dan selama lamanya.
03. Kata Pembuka
P. Saudara-saudari yang terkasih, bersama keluarga………. pada malam ini kita ingin berdoa untuk
saudari kita……… Yang telah 40 hari menghadap Allah Bapa di surga.
Hitungan empat puluh mengingatkan kita akan perjalanan umat Israel di padang gurun, saat Tuhan
Allah memelihara dan memurnikan hidup umat-Nya.
Kita juga mengenang para Nabi dan Tuhan Yesus sendiri yang mengundurkan diri selama 40 hari untuk
masa pemurnian hati.
Maka pada hari keempat puluh ini, kita ingin memohon kepada Tuhan, semoga Dia/Sang sumber
kehidupan berkenan memurnikan dan membersihkan saudari kita….. dari segala dosa dan hukuman
sehingga saudari kita ini boleh memasuki istirahat kekal yang membahagiakan di surga.
Kita juga mohon agar keluarga ….. senantiasa dipelihara, dijaga, dan dilindungi oleh Tuhan baik secara
lahir maupun batin.
P. Marilah kita siapkan hati kita dengan hening sejenak, mengakui segala dosa dan kelemahan kita,
dan mohon belas kasihan Allah, atas segala dosa-dosa kita. <Hening sejenak>
04. Tobat
P. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah mengalami kematian, tetapi dibangkitakan oleh kekuasaan Bapa
dalam Roh Kudus.
Tuhan, Kasihanilah kami.
P. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah kebangkitan dan hidup, barang siapa percaya kepada-Mu akan
memperoleh kehidupan kekal.
Kristus, kasihanialh kami.
P. Tuhan Yesus Kristus, Engkau datang dengan mulia untuk mempersatukan kami semua dalam
kerajaan Bapa.
Tuhan, kasihanilah kami.
P. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke
hidup yang kekal.
U. Amin.
05. Doa Pembukaan
P. Marilah berdoa…
Allah Bapa Sang Pemelihara kehidupan, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah memelihara
hidup kami dengan berkat-Mu. Engkau pula yang telah mendapingi perjalanan bangsa Israel melintasi
padang gurun selama 40 tahun. Kami percayakan hamba-Mu…… dalam pemeliharaan kasih-Mu.
Berkenanlah Engkau membersihkan segala dosa dan kekurangannya, sehingga jiwanya mendapat
isrtirahat kekal. Kami mohon pula berkat-Mu bagi kami semua yang masih harus berjuang dalam
kehidupan sehari-hari, semoga Kau pelihara dalam naungan kasih-Mu. Dengan pengantaraan Yesus
Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan
berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
06. Bacaan I (Rat.3:22-26)
L. Adalah baik menantikan pertolongan Tuhan dengan tenang.
Pembacaan dari Kitab Ratapan.
Saudara-saudari, 22 Tidak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 23 selalu
baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 24 "TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku
berharap kepada-Nya. 25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang
mencari Dia. 26 Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
L. Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
07. Nyanyian Tanggapan
TUHAN, PADA-MU ’KUBERSERAH – peringatan arwah no.12 hal.164 / PS.717
08. Bait Pengantar Injil
Alleluia ……
Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada orang
kecil.
09. Bacaan Injil (Mat.11:25-30)
P. Tuhan beserta kia.
U. Sekarang dan selama lamanya.
P. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius.
U. Dimuliakanlah Tuhan.
Datanglah kepada-Ku, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu
Pada suatu hari berkatalah Yesus, “ 25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu,
Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang
pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 27
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa,
dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan
menyatakannya. 28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi
kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut
dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan
beban-Ku pun ringan."
P. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.
10. Homili
(Roh kudus, pakailah pikiranku, mulutku dan hatiku untuk mewartakan sabda-Mu)
Allah yang memelihara dan memurnikan hidup
Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul untuk berdoa bagi saudara
kita yang dipanggil Tuhan 40 hari yang lalu. Pada hari ke 40 ini, kita ingin melambungkan doa-doa kita
agar saudara kita dimurnikan dan dibersihkan hatinya dari segala dosa dan kelemahan sehingga
merasakan damai abadi di surga.
Apa yang hendak kita renungkan?
Ada tiga hal pokok yang kita renungkan hari ini.
Pertama, 40 hari adalah saat pemurnian dan pengudusan.
Kedua, kita juga diingatkan agar semakin dapat menyerahkan hidup dan memurnikan arah hidup
kita kepada Allah, dan
Ketiga, kita diundang untuk bersedia datang kepada Allah.
Pertama, 40 hari adalah saat pemurnian bagi saudara kita yang dipanggil Tuhan. Pemurnian diartikan
sebagai saat untuk membersihkan diri dari segala kotoran, debu, atau apa pun yang menempel
sehingga kelihatan aslinya. Seorang pelajar dimurnikan melalui proses belajar secara terus-menerus,
ujian-ujian di sekolah, dan kedewasaan dalam sikap dan perilaku di sekolah. Seorang ibu atau bapak
juga dimurnikan melalui pengalaman bertahun-tahun mendampingi seorang anak dan membesarkan
serta mendidik anak-anak mereka. Emas dimurnikan dengan bara api secara terus-menerus sehingga
dengan ditempa dengan api, emas terlihat murni. Bangsa Israel dimurnikan melalui perjalanan melintasi
padang gurun selama 40 tahun, sedangkan Tuhan Yesus Kristus selama 40 hari 40 malam di padang
gurun mengundurkan diri untuk memurnikan dan membersihkan diri dari berbagai godaan. Pada hari
yang ke 40 ini, kita mohon kepada Allah agar saudara kita ini dimurnikan dari segala dosa dan
kelemahan pribadinya sehingga dibersihkan dari segala dosa dan kelemahn pribadinya. Kita memohon
berkat agar Allah senantiasa mendampingi dan
menyertai saudara kita dalam proses pemurnian ini sehingga ia sungguh semakin layak dan pantas
menghadap Bapa Sang Sumber Kekudusan.
Kedua, kita juga diingatkan agar semakin dapat menyerahkan hidup dan memurnikan arah hidup kita
kepada Allah. kitab Ratapan menuliskan, “TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya,
bagi jiwa yang mencari Dia. Adalah baik menantikan pertolongan TUHAN dengan tenang” (Rat.3:25-26).
Pemurnian hati sebagai umat beriman berarti mengarahkan seluruh hidup dan mengandalkan kekuatan
Tuhan sebagai satu-satunya kekuatan hidup kita, bukan yang lain. Pada zaman dulu, orang sering
berdoa doi pohon-pohon besar, di batu-batu besar, atau di tempat-tempat keramat seperti makam dan
gua-gua yang terkenal angker dengan berharap memiliki kekuatan untuk dapat mengatasi segala
persoalan hidup mereka. Sedangkan pada zaman modern, orang sering mengandalkan kekuatan pikiran
dan kemampuan manusia dengan kecanggihan teknologi dan kemampuan membuat analisis. Zaman ini
memang menawarkan berbagai kemudahan yang sering membuat orang terlena. Jika pada zaman dulu
orang sangat yakin bahwa jodoh dan pekerjaan berada di tangan Tuhan, orang zaman sekarang
percaya bahwa dengan teknologi handphone dan internet dengan berbagai tawaran dan kemudahan
sehingga orang cukup mengetik “REG JODOH” atau “REG KERJA” kemudian dikirim ke no xxx untuk
mendapatkan jodoh atau pekerjaan meskipun belum tentu sesuai harapan, atau bahkan sering terjadi
penipuan. Kita diingatkan bahwa semua hal perlu atau penting dalam hidup kita tetapi yang lebih
utama dan pokok satu-satunya kekuatan iman kita tidak lain adalah Allah sendiri.
Dan Ketiga, kita diundang untuk bersedia datang kepada Allah. Yesus bersabda, “Marilah kepada-Ku,
semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang
Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu akan mendapat
kelegaan bagi jiwamu.” (Mat.11:28-29).
Saat pemurnian menjadi saat penyerahan kepada Allah ketika manusia mengalami situasi letih, lesu,
dan berbeban berat. Masing-masing dari kita memiliki beban yang berbeda satu sama lain. Dengan
datang kepada Yesus, kita akan
mendapatkan kelegaan. Demikian pula dengan segala beban derita, dosa, dan kelemahan dari saudara
kita yang dipanggil 40 hari yang lalu, kita memohon kelegaan kepada Yesus agar beban saudara kita
diringankan dan saudara kita mendapatkan kelegaan jiwanya serta merasakan kasih Tuhan dalam
kebahagiaan abadi di surga.
Marilah kita memohon kepada Allah agar saudara kita dimurnikan dan diringankan dari segala
kelemahan dan dosanya. Bagi kita semua dan keluarga ini, kita berdoa agar kita pun semakin
memurnikan hati dan budi kita agar kita berani datang kepada Yesus Tuhan agar kita mendapat
kelegaan bersama Kristus Tuhan.
Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.
11. Doa Umat
P. Ibu/Bapa/Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Tuhan Yesus mengajak kita untuk mendengarkan Dia melakukan hal yang terbaik serta merenungkan
sabda-Nya. Semoga sabda yang kita renungkan ini menolong kita agar selalu siap sedia menanti
kedatangan Tuhan sendiri, yaitu saat dimana kita sendiri harus menghadap sang pencipta dan
penguasa kehidupan ini. Maka marilah dengan rendah hati kita memanjatkan doa dan permohonan ini
kepada-Nya.
L. Ya Bapa, lewat Putra-Mu, Yesus Kristus, Engkau menghendaki agar kami tidak terbelenggu dalam
kuasa dosa dan penderitaan. Engkau menghendaki kami, umat-Mu mengalami pembebasan dan
kemerdekaan dari derita dan cengkeraman maut dan dosa. Bebaskanlah saudara kami ………… yang
telah 40 hari menghadap-Mu dari semua belenggu dosa dan maut. Kami mohon……
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi kami yang ditinggalkan. Semoga anugerah pembebasan yang boleh diterima dan dialami oleh
saudara kami ini mendorong dan menyemangati kami untuk mengungkapkan terima kasih kami dalam
wujud tindakan kasih kepada sesama dan orang-orang yang kami jumpai dan kami layani setiap hari.
Kami mohon…..
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Semoga doa-doa dan kehadiran kami semua menjadi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkannya,
dan juga menguatkan harapan kami akan hidup yang kekal. Kami mohon.....
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Allah, bapa yang mahakasih. Saudara kami, ketika hidupnya telah berusaha untuk
mendengarkan dan melaksanakan sabda-Mu melalui karya dan pengabdiannya. Semoga segala
kebaikan yang telah diperbuatnya, menjadi inspirasi bagi keluarga yang ditinggalkan untuk semakin
tekun dan setia melaksanakan panggilan hidup mereka. Kami mohon.....
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Tuhan, Allah Bapa yang mahaagung, kami, umat-Mu ini memang tidak tahu terima kasih. segala
sarana hidup yang telah Engkau sediakan dan Engkau kuasakan kepada kami untuk memuliakan nama-
Mu, justru kami salah gunakan untuk mengabdi dunia. Oleh karena itu berilah kami kekuatan, agar kami
lebih memilih Engkau daripada dunia. Kami mohon...
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Allah, Bapa yang mahabaik. Kami semua yang bersatu dalam doa ini semoga dapat senantiasa
hidup rukun, saling mengasihi, saling memperhatikan dan saling mendoakan, karena kami adalah
sesaudara dalam Yesus Kristus. Kami mohon.....
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Bapa, Engkau telah mengingatkan agar kami senantiasa memuliakan nama-Mu dalam perayaan
Ekaristi di gereja. Semoga dengan ketekunan mengikuti Ekaristi iman kami semakin Engkau teguhkan.
Kami mohon.......
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang hidup dan mati, saudara-saudari kami yang masih menderita di
alam penantian sangat mengharapkan belas kasih-Mu untuk dapat segera hidup bahagia di sisi-Mu.
Semoga Engkau berkenan meringankan penderitaannya. Kami mohon......
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Bagi kami yang hadir dalam peringatan ini. Semoga kami yang telah mendengarkan dan
merenungkan sabda Tuhan, mampu mengimani janji Yesus Kristus terwujud dalam perjuangan hidup
dan karya kami sehari-hari. Kami mohon.....
U. Kabulkanlah doa kami.
L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang cinta damai, kami yang berkumpul di sini ingin selalu bersatu,
hidup rukun dan saling mengasihi, rela berkurban bagi sesama, seperti keteladanan Putera-Mu, Tuhan
kami Yesus Kristus yang telah
memberikan nyawa-Nya demi keselamatan umat manusia. Sudilah Engkau menyalakan hati kami
dengan Roh-Mu yang kudus. Kami mohon.......
U. Kabulkanlah doa kami.
P. Demikianlah ya Bapa, doa permohonan umat-Mu yang dipanjatkan dengan hati yang tulus dan
rendah hati.
Semoga Engkau berkenan menerima dan mengabulkannya.
Sebab hanya Engkaulah sumber hidup dan pengharapan kami, yang bersatu dengan Putera-Mu dan Roh
Kudus, Allah sepanjang segala masa.
U. Amin.
12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )
P. Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatakan iman kepercayaan kita dengan
mendoakan Aku Percaya dan dilanjutkan dengan Doa Rosario yang akan dipandu …….
13. Madah Pujian Maria
MENGASIHI MARIA - peringatan arwah no.39 hal.182
14. Aneka Doa
: LITANI SANTA PERAWAN MARIA PS. 214
: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169
: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268
P. Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatukan seluruh doa, harapan dan
permohonan kita dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.
Bapa Kami ……
P. Ya Bapa, datanglah kerajaan-Mu di seluruh muka bumi. Bukalah hati setiap orang supaya percaya
kepada-Mu, dan dengan demikian menjadi warga kerajaan-Mu yang abadi. Semoga kami pun giat
mewujudkan kerajaan-Mu ditengah masyarakat sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami,
Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
15. Doa Penutup
P. Marilah kita berdoa,
Allah Bapa kami dalam surga, sabda-Mu sungguh menguatkan dan menghibur kami yang sedang
mengalami kegelisahan dan kekhawatiran akibat berbagai masalah yang menimpa hidup kami. Kami
mohon, semoga Engkau selalu membimbing dan menguatkan kami dalam menapaki perjalanan hidup
yang penuh tantangan dan cobaan ini agar tetap teguh dalam iman, harapan, dan cinta kepada-Mu.
Dan kelak kami semua dapat bersatu dengan Dikau dalam kebahagiaan kekal di surga. Demi Kristus,
Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
16. Berkat dan Pengutusan
P. Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Semua orang yang mendengarkan sabda Allah, melaksanakan perintah-Nya serta percaya penuh
kepada-Nya akan memperoleh hidup kekal. Untuk itu, marilah kita hening sejenak untuk memohon
berkat Tuhan.
P. Tuhan beserta kita
U. Sekarang dan selama-lamanya
P. Semoga Allah Bapa, yang telah menciptakan dan mengasihi saudara, memelihara saudara dalam
cinta kasih-Nya.
U. Amin.
P. Semoga Allah Putera, yang telah memberikan harapan sejati kepada saudara, meneguhkan saudara
dalam menghayati iman, harapan, dan kasih sejati.
U. Amin.
P. Semoga Allah Roh Kudus, yang telah menyalakan api cinta kasih dalam hati para murid Kristus,
memberikan ketabahan dan kekuatan hati dalam hidup saudara.
U. Amin.
P. Semoga semua saudara yang hadir di sini dan sanak keluarga kita serta rencana baik kita
senantiasa, dilindungi, dibimbing dan berkat berlimpah-limpah atas kita semua oleh Allah yang
Mahakuasa (†) Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.
U. Amin.
P. Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah, sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah
P. Marilah kita selalu mendengarkan Sabda Tuhan dan hidup dalam damai-Nya.
U. Amin
17. Nyanyian Penutup
MULIAKANLAH TUHAN ALLAH - peringatan arwah no.32 hal.178 / PS.657