Tiga Di Antara Kata 251 Berbuat baiklah pada orang – orang di sekitarmu hingga dirimu dapat merasakan bagaimana bahagia sebenarnya.
Tiga Di Antara Kata 252 Seperti apa pun nanti hasilnya aku belum siap untuk menerima dengan lapang dada.
Tiga Di Antara Kata 253 Harapan itu datang setiap kita gagal menghadapi masalah, namun mengapa harapan itu selalu datang dengan membawa beban pikiran yang begitu berat?.
Tiga Di Antara Kata 254 Kadang gimana ya, dapetin cewe modelan yang di inginin pasti gabisa, entah di duain or something, tapi giliran modelan gada akhlak malah gampang wkwk.
Tiga Di Antara Kata 255 Satu hal yang membuat kembali tersenyum adalah ketika melihat dirinya atau dirimu? membuat diriku tersenyum lebar dengan bahagia.
Tiga Di Antara Kata 256 Bahagia memiliki sesuatu yang besar dan bisa membuat orang lain tersenyum.
Tiga Di Antara Kata 257 Aku tak memikirkan dirimu seorang, melainkan mereka yang membutuhkan dan memberi harapan besar padaku walaupun pada akhirnya aku hannya di cap sebagai pria yang menginginkan banyak hal.
Tiga Di Antara Kata 258 Tak bosan – bosan kuberi semangat padamu, namun yang aku minta adalah mawar merah dan sebuah kertas bertulisan tangan.
Tiga Di Antara Kata 259 Namanya adalah Hani, wanita yang tinggal di Jakarta ini adalah salah satu penyemangat di hidupku. Umurnya yang tidak lagi remaja membuatnya sering kali menasihati padaku tentang bagaimana kejamnya dunia yang akan datang setiap umurku menambah satu tahun. Tubuhnya yang kurus dan senyum manisnya membuatku bertanya – tanya, apakah dirinya sehebat ucapannya? Nyatanya tidak, berhari – hari di lalui dengan berbagai pertanyaan dalam tubuh Hani. Aku masih mengingatnya bagaimana dia membantuku kembali berdiri dengan harapan yang begitu besar. Empat bulan berlalu, dia tak kunjung datang kembali pada hidupku, muncul berbagai pertanyaan dari dalam diri. “Hai kak gimana kabarnya?” “Maaf dek, kakak sudah punya tunangan” Bulan April menjadi saksinya.
Tiga Di Antara Kata 260 Rasanya sedih sekali melihat Pentas besar yang selalu hadir dalam hidupku, apa lagi aku hannya bisa melihatnya dari kejauhan.
Tiga Di Antara Kata 261 Menyibukkan diri dengan hal yang tidak penting membuat berbagai pandangan orang lain menjadi buruk, lantas bagaimana caranya aku menikmati masa remajaku?, kau tahu aku mencoba berdamai dengan diri sendiri di sini.
Tiga Di Antara Kata 262 Mengagumi masa lalu itu indah bukan?.
Tiga Di Antara Kata 263 Aku tak menginginkan bidadari, yang kuinginkan hannyalah bidadari kecil yang selalu tertawa.
Tiga Di Antara Kata 264 Diriku sangat menyesali.
Tiga Di Antara Kata 265 Kirana Arutala Tara.
Tiga Di Antara Kata 266 Dua kota kembang kembali mengingatkanku bagaimana harus semangat.
Tiga Di Antara Kata 267 Sebenarnya yang perlu diketahui itu ialah caranya dirimu mengenal diri sendiri dengan tulus, bukan malah melihat orang lain dan bersedih.
Tiga Di Antara Kata 268 Pertama yang di pikirkan untuk menjadi hebat adalah bisakah membuat mereka bahagia?.
Tiga Di Antara Kata 269 Entah bagaimana awal peristiwa itu bisa terjadi, bermula dari seorang anak kecil yang bermain dengan teman – teman sebayanya yang berakhir dengan hal di luar ekspetasi. Sehari setelahnya seorang anak kecil itu mencoba hal barunya dalam kehidupan yang banyak sekali drama bermunculan. Yang menjadi permasalahan utamanya adalah dengan siapa anak kecil itu berjalan? Jawabannya tidak ada. Pada awalnya dunia menghukum isinya dengan sempurna, tepat pada awal tahun dunia kembali menghukum dengan lebih berat dari biasanya. Seorang anak kecil yang terbiasa lugu menjadi lebih sensitif kepada hal yang kecil, begitu juga dengan sekitarnya yang selalu saja berbicara tanpa henti. Perihal itu membuat dirinya menjadi berpikir seperti yang tidak seharusnya di pikirkan pada anak seusianya. Mencoba suatu hal yang tidak lazim dan melakukan segala cara agar bisa melakukannya demi menghindari sesuatu. Mengenalnya membuatku belajar ternyata dunia ini begitu luas, di dalamnya banyak sekali orang – orang kecil. Memang suatu hal yang baru tidak mudah di terima dengan tersenyum. Dia datang dengan sebuah bunga mawar yang dia pegang di tangan kirinya, mendekatiku dan bertanya. “Mau bunga ga kak?”
Tiga Di Antara Kata 270 Hannya senyuman saja yang bisa aku balaskan, dalam hati yang kecil ini berkata. “semoga kamu bisa banggain diri kamu sendiri ya dek” Setelah itu dirinya pergi meninggalkan mawar di hadapanku dengan tersenyum.
Tiga Di Antara Kata 271 Setiap permasalahan memang selalu datang di waktu yang tidak seharusnya, tapi jangan jadikan permasalahan itu menjadi membuat dirimu menolak bahagia seterusnya.
Tiga Di Antara Kata 272 Dirinya wanita yang seumuran denganku namun berbeda nasib. Menjual dirinya demi sebuah kepuasan dan uang. Selalu datang setiap malam. “kenapa diem saja?’’
Tiga Di Antara Kata 273 Semakin dewasa memang semakin kerasa bahwa uang itu segalanya.
Tiga Di Antara Kata 274 Ngeliat vidio alumni memang bikin semangat wkwkwk
Tiga Di Antara Kata 275 Suatu hal yang membuat saya menjadi semangat adalah ketika mendapatkan masalah yang berat, karna dengan masalah tersebut saya bisa mendapatkan balasan yang membuat saya bahagia sekali. Mungkin kali ini Tuhan menjawab kembali doa yang saya inginkan.
Tiga Di Antara Kata 276 Mencari suatu hal yang baru sangat susah bagi yang ingin memulai, mencoba merupakan hal yang berat namun sangat mengasyikan.
Tiga Di Antara Kata 277 21 april saat ini adalah hari yang sangat spesial bagiku, bagimana tidak spesial, tepat pada hari ini aku lahir di dunia dan melihat dunia untuk pertama kali. Apa lagi saat ini juga sedang di rayakan malam takbiran dimana di desaku mengadakan semacam festifal keliling yang sangat meriah. Ini adalah hari yang bahagia sekali bagi sang pauss, terima kasih Tuhan mungkin ini salah satu jawaban dari doaku. Namun semoga saja di peristiwa berikutnya aku dapat kembali bahagia dan tersenyum, aamiin.
Tiga Di Antara Kata 278 Hello There. Ada pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang maka dari itu mari kita kenalan dulu biar kenalan, haha. Hai, perkenalkan namaku rafi biasa di panggil rafi. Aku merupakan siswa kelas Dua belas di SMA, di sini aku dipercaya oleh guru – guru dan teman – temanku untuk mengikuti kegiatan RAIMUNA Nasional ke 12. Bagi teman – teman yang belum tahu rainas, rainas itu bisa di bilang kegiatan yang dilaksanakan selama lima tahun sekali, kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para anggota pramuka penegak dan pandega di seluruh Indonesia, tak jarang kegiatan ini juga di hadiri oleh para pramuka mancanegara/luar negara. Ini adalah kisahku selama pelaksanaan RAIMUNA NASIONAL di Cibubur Jakarta timur. Bila boleh jujur aku sama sekali belum memiliki ekspetasi apapun tentang kegiatan ini, yang ku pikirkan hannyalah “setelah aku mengikuti kegiatan ini aku mau berbagi cerita dan pengalamanku kepada orang – orang yang ku sayang”. Banyak pengorbanan yang haru aku lelakan demi bisa mengoptimalkan kegiatan ini. Orang tua tentunya selalu bertanya “tumben mas sekarang sibuk, tiap pulang
Tiga Di Antara Kata 279 sekolah suka keluar lagi”. Bila di tarik ke belakang aku ini tidak memiliki sedikit pun background organisasi ataupun ambis dalam mengikuti kegiatan, namun ketika di kelas 10 aku memiliki beberapa problem tersendiri yang membuat seorang rafi menjadi menyukai hal – hal kegiatan yang baru dan unik, bagi diriku sendiri suatu hal yang baru merupakan perjalanan hidup yang baru. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi bila keluar dari zona nyaman. Awal mula aku mendengar isu – isu kegiatan nasional dalam pramuka akan di mulai di tahun 2023, pada akhirnya aku selalu mencoba update berita – berita dalam kepramukaan nasional. Singkat cerita aku mendapatkan file dalam bentuk pdf di media sosial, pastinya dengan penasaran aku membukanya dan ternyata itu adalah buku juknis raimuna nasional 2023, pastinya dengan semangat langsung mencetak semua yang ada di dalam PDF. mencoba membaca dan memahami semua kegiatan, dari mulai struktur pemerintahan seperti presiden, menteri hingga RT dan RW. Pada bulan Mei sekolah mulai mencari para peserta untuk bisa mewakili sekolah dalam kegiatan nasional, dengan semangat mengangkat tangan “saya siap mewakili sekolah dalam RAIMUNA NASIONAL”. Menjelang bulan mei hingga juni pihak dari dewan kerja cabang sudah melaksanakan trobosan untuk mengawal kami para calon peserta menjelang kegiatan raimuna di
Tiga Di Antara Kata 280 bulan agustus, banyak pertemuan yang terjadwal bagi kami dan para pihak sekolah yang akan dipertemukan di kemudian hari. Pada awalnya para kepala sekolah se kulon progo melakukan pertemuan dan membahas kegiatan raimuna nasional, mereka mulai bertukar pikiran terkait program raimuna, beberapa ada yang setuju untuk mengirim muridnya untuk berpatisipasi namun ada juga yang keberatan karna beberapa faktor seperti anggaran yang tidak mencukupi. 25 Mei 2023 merupakan awal kami para peserta memasuki forum pertemuan di media sosial, seperti biasa kita berkenalan satu dengan yang lain “Halo kakak – kakak semua, perkenalkan namaku rafi dari SMA”. Setelah lama bertukar cerita di forum media sosial akhirnya datang sebuah undangan yang mengharuskan kita bertemu secara tatap muka di tempat “Gubug Pramuka” di sana merupakan pusat pemerintahan pramuka dalam lingkup kabupaten. Di jadwal tertera kami semua harus berada di tempat pada 27 Mei 2023 pagi hari. Di gubuk akhirnya kami berkenalan kembali, di sini aku mempresentasikan diri sendiri seperti, dari mana kamu berasal, sekolah, nama, latar belakang mengikuti kegiatan raimuna dan status keuangan yang sedang aku miliki yang jelas – jelas sudah menipis hehe. Ternyata kami memiliki 32 pramuka penegak yang terdiri dari 16 putra dan 16 putri, terselip dari 32 orang itu aku sudah mengenal beberapa sebelumnya, seperti kak amri
Tiga Di Antara Kata 281 dia merupakan temanku satu sekolah yang memang sebelumnya sudah pernah mengikuti Pertikara nasional di palembang, lalu aku juga menjumpai banyak sekali teman – teman yang sudah ku kenal sebelumnya. Di gubug kami banyak sekali menerima informasi penting tentang raimuna ini, seperti berapa hari kami di bumi perkemahan dan program – program unik seperti korve, kampus bangkit DLL. Kami di informasikan Kita semua akan berangkat pada tanggal 14 hingga 21 Agustus 2023 dan akan bertemu dengan seluruh pramuka penegak dan pandega “Satu Indonesia”. Beberapa hal yang perlu di perhatikan ketika sebelum keberangkatan adalah kesehatan fisik mental dan juga pikiran, terkadang bagi sebagian orang ketika mendekati hari keberangkatan selalu menyepelekan hal – hal kecil dengan alasan tidak sabar untuk memulai kegiatan yang akan datang. Bagi saya sendiri persiapan tentu sudah di rencanakan satu bulan sebelumnya tentang bagaimana me menejemen segala macam kebutuhan pribadi dan juga team. Tapi ya se pintar – pintarnya menata segala macam kebutuhan selalu saja ada yang kelewatan haha. 2 juni 2023 awal permulaan pengumpulan berkas administrasi pendaftaran. Dari mulai data pribadi hingga kartu kesehatan harus segera di cek dan di kumpulkan, dari sini saya pribadi sudah mulai kewalahan harus
Tiga Di Antara Kata 282 mengurusnya karna harus mengecek dan juga mencetak segala macam kebutuhan yang di perlukan. Tapi ya berkat dukungan dari orang tua masalah ini bisa selesai dengan aman. Tidak menunggu lama jadwal kembali di kirimkan, “pertemuan perdana kontingen daerah dan pembekalan kontingen cabang pada 17 – 18 juni 2023” jujur rasa canggung ini kembali muncul bila harus bertemu kembali dengan teman – teman baru, apa lagi ini menginap di bumi perkemahan. Prinsip saya hannya satu “loss gak rewel” jadi ya harus di gaspol agar rasa canggung ini hilang. Seperti perkemahan biasanya, kita harus membawa segala macam peralatan untuk di gunakan di bumi perkemahan seperti piring, gelas, DLL. Niat dalam hati ini mengatakan “kalau sudah ketemu sama teman – teman yang lain aku harus pede dan kalau bisa buka omongan selalu” karna ya zona nyaman ini mengurungku untuk berdiam diri, aku harus bisa keluar dari kesunyian ini,#asekkk. Sungguh ingat betul ketika malam hari setelah makan malam. Aku sendiri karna memang gabut mencoba untuk membuka obrolan di tenda yang gelap. Berlagak seperti seorang CEO aku mencoba untuk bercanda dengan berangan – angan rapat peluncuran roket.
Tiga Di Antara Kata 283 “jadi kali ini kita sudah memulai tahapan baru ya untuk meluncurkan roket” Lucunya karna tenda ini gelap, teman – teman malah berinisiatif menyalakan senternya untuk menerangi tenda dan ada beberapa yang merekam, beberapa di antaranya seperti kak erlangga yang merekam saya ketika berbicara dengan ngawur ini sembari tertawa. Singkat cerita banyak sudah cerita ngalor ngidul ini lalu datanglah kawan, dengan inisiatif saya saya akhirnya menyambut beliau. “yak jadi ini maneger di perusahaan kita ya, mari kita sambut dengan tepuk tangan” “yak disini saya akan membuat partai yaitu partai persatuan .......” Sudah tidak perlu saya teruskan, terlalu sensitif. Ytta saja hehe. Dengan terbahak – bahak kami semua tertawa mendengarnya. Memang bila bisa di katakan ini merupakan puncak perkenalan dan ke akraban kami di awal pembekalan ini. Senang sekali bisa berkenalan dengan mereka. Panggilan kembali di infokan pada 22 - 23 juni 2023. Bertepatan di hari itu juga saya di pasrahi sekolah untuk menjadi ketua panitia dalam “expo karya siswa dan market day” di sman 1 galur. Sudah tidak perlu di tanyakan seberapa mumet pikiran saya hehe. Dengan
Tiga Di Antara Kata 284 sistem “loss gak rewel akhirnya semua tanggung jawab ini bisa di atasi walaupun harus dengan drama menginap di sekolah dan kaliren di malam hari hehe. Pass sebelum sholat jumat di laksanakan saya sudah pulang dann sampai di rumah walau harus di antar dengan besti saya yaitu mas oktav dengan motor beatnya. Sungguh ternyata ketika saya menuju tempat perkumpulan yang berada di girimulyo ini lumayan jauh dari rumah, apa lagi saya tidak bisa membaca maps. Dengan penuh kehati – hatian mulailah menyalakan montor dan menuju sesuatu tempat yang merupakan daerah dataran tinggi dan berhawa tirizzz. Lucunya saya nyasar hehe, tapi ya tanpa sengaja kak alfan datang dengan motor merahnya dan saya pun meminta tolong untuk mengantarkan ke tempat pertemuan. Jalannya nuanjak poll bagi saya yang belum terbiasa lumayan kaget. Sudah sampai di tempat sanggar saya belum bisa bahagia karna teman – teman sudah mendapatkan jobb untuk pentas seni, saya sendiri ngikut karna saya manut. Singkat cerita saya terpilih untuk menabuh bedug dengan alat pemukul yang besar di ujung. Selama 1 hari kami di tempa dengan keras untuk bisa mendapatkan hasil pentas seni yang pas dan juga unik, sore hingga tengah malam terus mengeluarkan energi untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Hingga akhirnya drama pun kembali muncul, alat pemukul yang ku gunakan untuk menabuh malah terbang dan saya pun
Tiga Di Antara Kata 285 bingung, tapi akhirnya saya mengepalkan tangan dan kembali menabuh dengan tangan kepalan hehe. 2 juli 2023. Penyelesaian akhir pentas seni. Kami semua berkeyakinan untuk bisa mewakili kontingen daerah istimewa Yogyakarta. Selang beberapa hari kemudian di tanggal 5 – 6 juli 2023 mulai sudah pertemuan offline di babarsari yaitu bertempatan di wilayah dewan kerja daerah diy. Hal – hal baru kembali di dapati ketika disana, kami semua di beri informasi lebih dalam mengenai raimuna nasional 2023 ini. Tugas dari orang ke 1 hingga 8. Hal unik kembali terjadi, kak amri terpeleset di kamar mandi dan berakhir berdiam diri di tenda dan ada acara unik yaitu makan malam dengan pasangan berbeda kontingen cabang. “kak sudah dapat pasangannya belum” “belum” “sama saya saja kalau begitu” “iya boleh..” Tak lama kemudian saya menghilang dan wanita itu mencari saya. Maaf hehe. Eh iya di hari itu juga merupakan malam penentuan siapakah yang berhak menjadi perwkilan untuk pentas seni di panggung raimuna nasional dan juga dimas diajeng untuk pawai di cibubur nanti. Dengan percaya dirinya kami semua bersemangat untuk membuktikan bahwa kontingen cabang kulon progo berhak dan pantas mendapatkan panggung raimuna nanti.
Tiga Di Antara Kata 286 Benar saja walaupun dengan rasa khawatir kami menominasi pentas. Namun untuk dimas diajeng kami kalah. Sungguh setelah pentas selesai kami semua lega bisa melewati ini walaupun dengan drama kaki keseleo. Beberapa hari kemudian surat dari dkd beredar di grup peserta, terdapat informasi bahwa kami kontingen cabang kulon progo terpilih menjadi perwakilan diy untuk menampilkan pentas seni. Singkat cerita beberapa kembekalan cabang akhirnya sudah terlaksanakan dengan lancar walaupun harus bertabrakan dengan kegiatan workshop penyiar radio di jogja. Sering kali ketika pembekalan kami mengobrol hingga larut malam dan juga bercerita di angkringan dengan secangkir kopi. Hingga tiba pada akhirnya menampilkan pentas seni kepada ka kwarcab kulon progo. Banyak apresiasi yang di berikan kepada kami semua. Sewaktu saat pembekalan terdapat pembahasan mengenai siapakah yang memasuki kelompok putra – putri 1 – 2. Yap semua tidak sabar menunggu hasilnya, begitu juga saya yang terheran - heran tiba – tiba di tunjuk menjadi ketua kolompok putra 2, padahal di dalamnya terdapat banyak senior yang lebih tinggi dan itu semua menjadi anggota saya, kaget tapi yasudah bila memang mereka mempercayai saya mengapa tidak.
Tiga Di Antara Kata 287 Menjelang pembekalan daerah terakhir kami semua di sematkan di gubug pramuka, prosesi penyematan ini di lakukan dengan senyap dan sunyi. Kami para ketua kelompok mendapatkan bed koncab yang langdung di pasangkan. Sebelum penyematan di laksanakan, teman – teman yang masih bantara langsung di uji agar bisa mendapatkan laksana, lagi – lagi saya di pilih untuk menjadi pendamping dalam kegiatan ini. Malam yang menegangkan. Berawal dari malam yang sunyi menjelang hari keberangkatan terasa seperti menegangkan, banyak sekali pertanyaan yang muncul setiap saat. Segala macam peralatan kebutuhan segera aku siapkan dengan detail, banyak barang yang di bawa namun malah tidak berguna di tempat tujuan, seperti pisau yang tumpul dan juga buku yang tidak di baca. - Keberangkatan Pagi itu aku terbangun di jam 7 pagi, jujur aku pribadi belum terfikirkan bahwa hari ini adalah hari keberangkatan karna memang banyak sekali informasi simpang siur, seperti ada yang mengatakan di keesokan harinya dan sekarang. Beruntungnya segala macam perlatan sudah ku siapkan jauh – jauh hari jadi tidak perlu khawatir kembali memikirkan peralatan.
Tiga Di Antara Kata 288 Eh iya, saat itu aku langsung saja menuju gubuk pramuka dan baru sadar bahwa sekarang merupakan hari keberangkatan yang akan di berangkatkan di jam 13.00. dengan tergesa – gesa langsung saja membeli makanan yang akan di makan di perjalanan. Sebelum berangkat ke Jakarta kita haris kumpul terlebih dahulu di kabupaten sleman, disana semua kontingen kabupaten di kumpulkan dan akan di beri pengarahan dan juga pamitan kepada dewan kerja daerah. Sebelum berangkat semua serempak menggunakan scraft yang di bagikan oleh dewan kerja daerah yang berwarna biru dengan tulisan Jogja. Berangkat di sore hari sangatlah menyenangkan, apa lagi aku hannya sendiri di dua kursi buss ini. Sampailah kami di rest area untuk istirahat sejenak, di malam itu aku dan beberapa teman – teman membeli bakso yang ternyata sangatlah enak apalagi setelah membeli bakso kami kembali memakan nasi kotak dengan 1 botol juss jeruk, wah jujur perut ini sangat full. Sampailah di jalan tol yang begitu panjang sampai Jakarta. Malam itu merupakan malam renunganku sendiri untuk memikirkan hidup seperti apa yang akan di lakukan, kota demi kota catatan demi catatan selalu di tulis di buku harian merahku yang kecil ini. Sampailah tiba di salah kota yang terletak di jawa barat. “hey, aku ngelewatin kota kamu” “terus hubungannya apa?wkwk”
Tiga Di Antara Kata 289 Sangat panjang bila di ceritakan, biarlah terkubur dalam – dalam. Pagi buta sampai di tempat pemberian rest area terakhir sebelum sampai ke cibubur. Rasanya panas sekali, namun sedikit mengingatkanku kepada masa sebelumnya. Beberapa bulan sebelumnya aku datang untuk kepentingan keluarga, disana aku menginap di sebuah rumah yang berisikan sepasang keluarga dengan sang anak yang masih seusia denganku, beberapa hari di sana mengingatkan kepadaku bahwa dunia ini sangatlah luas, bukan hannya Yogyakarta dan aku melainkan banyak sekali manusia – manusia yang sedang berjuang untuk meraih masa depan. Malam itu pun tiba, aku tidak sengaja mendapatkan banyak sekali buku novel yang berceceran di meja yang mungkin saja buku koleksi sang wanita itu, mungkin dia perempuan yang menyukai membaca buku – buku. Dilan, milea dan beberapa buku lainnya sangatlah banyak, buku itu juga membuatku penasaran untuk di baca. Dengan sekilas aku membaca buku itu dengan di temani kopi hangat. “mungkin untuk saat ini masa – masa yang paling indah merupakan masa menikmati dunia dengan orang yang berarti dalam hidup”
Tiga Di Antara Kata 290 “Dunia ini sangat luas, pasti banyak sekali kisah – kisah yang menarik bila di ceritakan” “Banyak sekali orang – orang yang sedang memikirkan dirinya sendiri untuk menjadi hebat dan berguna untuk orang lain. Bagaimana denganmu?” “teruslah hidup dan berguna bagi orang lain selagi masih bisa tersenyum” “jadikan hebatnya orang lain sebagai motivasimu untuk menjadi hebat” Begitulah beberapa remainder yang aku dapatkan. Sampai di tol kami semua keluar dari buss, ada yang membeli makanan, ke toilet atau malah mengobrol. Tak sengaja aku menemukan kontingen daerah jawa barat, sekilas aku terdiam dan teringat semua memory yang terdapat di dalam kota jawa barat. “Memang semua permasalahan itu ada dan harus di hadapi dengan keberanian, semua permasalahan yang muncul dalam hidup harus di lewati dengan berani dan percaya bahwa semua ini merupakan awal perubahan bagi diri sendiri dan masa depan untuk menjadi lebih baik.” “Semoga semua kemudahan yang teman – teman miliki bisa di gunakan sebaik – baiknya dan bira ber impact baik kepada lingkungannya”
Tiga Di Antara Kata 291 Berangkat kembali menuju bumi perkemahan cibubur yang jaraknya sudah tidak jauh lagi, jantung ini berdetak kencang menanti pertunjukan apa yang akan di tampilkan di sana. Semua berawal dari senyumku yang terkagum – kagum dengan suasana di lapangan, banyak sekali anggota pramuka. Kegiatan petama kali yang aku lakukan ialah menuju lapangan utama untuk mengambil tas dan juga ide card yang di bagikan di tenda dkd diy. Hati ini rasanya senang sekali, penantian berbulan – bulan ini akhirnya bisa terwujud menjadi kenyataan. Ide card akhirnya sudah bisa di dapatkan, tampaklah wajah seorang rafi yang sedang terkantuk lesu di id card. Perjalanan dimulai dengan mengantarkan barang – barang perlengkapan menuju camp putri dan juga camp putra atau biasa kami sebut dengan sebutan kempa kempi. Sambil berjalan ternyata aku ditinggal rombongan, teman – temanku sudah melaju terlebih dahulu menggunakan mobil pick up menuju kempa 3 yang jaraknya lumayan jauh. “loh, initeh pada kemana euy” batinku.
Tiga Di Antara Kata 292 Akhirnya akupun mencari – cari berharap bisa menemukan teman – teman, tak lama kemudian aku melihat kak niken yang berada tak jauh dari gerbang portal. “loh pada kemana, ini yang laki – laki aku doang?” “yang laki mah sudah ke kempa atuh” “dimana memang kempanya” “kurleb 2 km an dari sini, gada montor juga” Panik. “sharelok lang, lokasi camp e” Kawan memberiku lokasi yang ternyata memang jauh dari camp putri. “kalau aku pakai sepedah boleh ga kak?” Singkat cerita perjalanan ini berhasil menuju kempa yang jauh. Di sana aku kembali memulai aktivitas untuk membangun tenda – tenda. “gawe tenda alon – alon wae masseh”. Bodohnya kembali menimpa, pisau yang sudah aku bawa jauh – jauh dari jogja ternyata tidak bisa di pakai karna kurag tajam padahal sebelumnya sudah ku asah. (meni hemm). Pisau ini berakhir menjadi alat penggali tanah hehe. Akhirnya tenda – tenda ini sudah tersusun rapih. Saatnya free time dan berbincang hangat dengan teman – teman satu team walaupun ternyata hanphone kak alfan mendapati masalah dan merengek meminta lcd yang baru. “mau hiling malah pusing”.
Tiga Di Antara Kata 293 - 14 Agustus 2023 Sedikit cerita yang bisa diceritakan di hari ini, banyak sekali pertanyaan yang sesekali aku sendiri yang menjawabnya. Awal hari di lakukan kegiatan yang berkorve, melengkapi segala macam kebutuhan dalam tenda dan juga membantu rekan – rekan satu kegiatan untuk memasak. Awal ini merupakan hari dimana aku harus beradaptasi dalam lingkungan baru dan juga teman baru. Jakarta sangat panas, hannya bermodal kaos saja keringat ini sesekali membasahi baju hingga susah untuk di keringkan namun apa boleh buat semua harus di lakukan dengan semangat dan murah hati. Pembukaan upacara raimuna nasional sangat padat apa lagi upacara ini di hadiri oleh RI 2, ambulan selalu menyalakan serine yang menandakan sedang mengambil pasien. Total sangat banyak sekali peserta yang pingsan karna pembukaan ini. Kehempitan ini akhirnya terbayarkan oleh pertunjukan terjun payung. “wela iki jenenge airdrop ki lek terjun – terjun gowo flare, arep bakar sate po piye ki” sahutku sambil merekam dengan gopro hasil pinjam sekolah (maap gamodal hehe) Aku mengingatnya ketika aku nyeletuk berbicara seorang diri dengan kamera ini ada salah satu peserta yang aku sendiri belum tahu dari kontingen mana, namun ketika aku berbicara seorang diri dia selalu tertawa terbahak – bahak hingga akhirnya dia berbicara
Tiga Di Antara Kata 294 “orang kayak gini mulung dimana mas” (panti asuhan mbak hehe) Tega – teganya dia menghinaku seperti itu - 15 Agustus 2023 tiba... Hari yang menyenangkan. Di awali dengan kegiatan bangun tidur ku terus ngelak berakhir dengan turu. Hari ini sangatlah seru, bapak RI 1 berkunjung ke cibubur, namun ya aku kali ini ada kegiatan. Di lain sisi aku bahagia bisa berwisata ke tempat yang aku idam – idamkan. GN Gede Pangrango, mendengarnya saja aku sudah ngiler ingin menikmati ciptaan Tuhan yang satu ini. Berawal dari kesasarnya truk yang di tumpangi hingga makanan yang molor selama kurang lebih satu jam, namun memang aku melakukan kegiatan ini semua secara mandiri teman – teman lainnya memilih wisata lain. Di truk aku tidak tinggal diam, sesekali aku mengajak ngobrol teman – teman baruku, dari mulai panitianya yang ternyata orang bogor hingga teman di sampigku yang dari sulawesi. Kami semua tiba di lereng gunung gede yang jalannya sangatlah menanjak, terkadang sempat berpikir apakah truk ini kuat untuk menaik hingga puncak?. “puncak bogor ternyata se seger ini ya, kalau di bandingin sama Jakarta mah ya segeran bogor” Tiba di gunung gede perjalanan baru di mulai, walaupun harus menunggu untuk sesi foto yang lama. Senang sekali
Tiga Di Antara Kata 295 rasaya bisa mendaki gunung gede, walaupun tidak sampai puncak aku sangat senang bisa meletakkan kaki di gunung yang aku idam – idamkan untuk ku daki. Sampailah di air terjun yang bernama..... lupa hehe, intinya di air terjun. Sedikit berbindang dengan teman baru dari kontingen cabang tasikmalaya yang hingga saat ini aku lupa namanya namun aku masi ingat dengan yang bernama depa, lumayan lah mengobati teman – temanku yang berada di bandung sana. Di akhir perjalanan menuju truk kami semua ternyata di haruskan melewatkan jalan yang sebelumnya belum di lewati oleh kita, perjalanan ini sudah menyimpan curiga karna sepanjang jalan selalu saja melewati pohon – pohon yang tumbang. Dugaan ini benar, kami semua nyasar namun ya kami semua dengan tenang melanjutkan perjalanan hingga pda akhirnya team rescue gunung gede menjemput kami dan terus mengawal kami hingga sampai ke base camp. Pulang perjalanan badan ini sangat remuk rasanya, apa lagi selama perjalanan angin selalu menghembus kencang ke dalam truk. Di setengah perjalanan tibalah di salah satu kota yang sangat padat, sesekali melwati sekolah – sekolah sma dan smk yang membuat diriku menjadi teringat kepada lingkunganku yang berada di bandung. “buset jalan berduaan gandengan tangan” Batinku saat meliihat sepasang sejoli sedang bergandengan tangan setelah pulang sekolah, rasanya bikin nyess banget buset.
Tiga Di Antara Kata 296 Memasuki jalan tol badan ini sudah tidak kuat menahan ngantuk yang begitu berat, tanpa berpikir panjang aku tertidur berbaring di tengah – tengah truk yang keras ini, karna ya ngerti sendiri truk tni kayak gimana hehe. Sesmpainya di buper, langsung saja menuju camp, mengganti baju dan langsung turuuuu. - 16 Agustus 2023 Di tanggal 16 ini tanggal yang aku tunggu – tunggu. Aaku akan menuju kampus universitas UI. Senang sekali bila bisa berkunjung ke universitas yang di idam – idamkan sedari dulu. “kak universitas UI kemana ya” “Nah kamu dari sini jalan terus muterin danau” Buset, ternyata menuju truk yang membawaku ke kampus lumayan jauh, tapi enakeunn.. “Kak kontingen mana?” “kontingen sukabumi” “ohh kalau saya gasukabumi” Dia bernama aish, kontingen cabang suka bumi dan sampingnya yang bernama... lupa hhe. Mereka berdua sudah lebih awal berada di truk, berbeda denganku yang muter balik jungkir balik mencari – cari maana truknya. Sesampainya di truk aku berkenalan dengan beberapa orang, kak bima dan lain – lain. Hingga pada akhirnya aku bertemu dengan kontingen cabang Purworjo yang hannya bersebelahan saja dengan kabupatenku, aku kegirangan bisa bertemu yang berdekatan. Truk berjalan, melewati tol hingga ke jalanan umum.
Tiga Di Antara Kata 297 “dek mau kemana?” “mau hiling” Begitulah yang di tanyakan seorang pengendara montor ketika sedang di lampu merah. Memasuki komplek Universitas UI rasanya seperti jantung mau copot, seperti melihat masa depan sedang menjemputku dan mengajak untuk berada di kampus ini. Tibalah kami di suatu gedung yang berada di komplek universitas ini, berjalan menaiki tangga dan akhirnya duduk di sebuah studio yang berada di dalam gedung. Kita bertemu dengan racana UI, di dalam kami semua di jelaskan tentang pramuka di universitas UI dan juga kegiatan kampus. “bro liat sudah sampingmu, tidur sampe mangap mata melekn – melek begitu” Aku tertawa melihatnya, karna memang selama materi di jelaskan banyak sekali yang tertidur hingga lupa mengontrol tidurnya. Dia tertidur dengan mulut terbuka dan mata sedikit melek seperti orang teler. Sebelum keluar dari gedung ini aku menulis di buku harianku. “Suatu gejolakan yang selalu datang setiap waktu, terkadang manusia sendiri tidak menduga suatu hal bisa terjadi dalam hidup” 18.8.23.Univ Indonesia.
Tiga Di Antara Kata 298 Singkat cerita kami semua keluar dari studio dan menuju gedung rektor yang tidak jauh dari gedung awal. Gedung yang menjadi icon Universitas UI. Sesampainya aku sedikit menangis karna memang biasanya aku hannya melihat di media sosial namun kali ini aku berhasil melihatnya secara langsung dan ikut merasakan bagaimana orang – orang berfoto menggunakan almet berwarna kuning. Eh iya, di sana juga ternyata ada paskibra yang sedang berlatih untuk esok hari. Aku masi mengingat kakak – kaka racana yang manis – manis (Ekhem) yang mendampingi kami selama di kampus, apa lagi ada salah satu yang behh muanis beutt yallah. 17 Agustus 2023, Malam ini malam yang di nanti – nanti oleh kontingen kami, menyaksikan pertunjukan pentas seni di lapangan utama. Tak ada cerita menarik, namun sebuah perjuangan kami memajukan potensi untuk menjadi yang terpilih sangatlah menarik. Keesokan harinya aku kembali berkegiatan di samping lapangan, kali ini aku berkegiatan di media kompas. Sedikit membuatku termotivasi dalam dunia berita, di dalamnya ternyata banyak sekali karyawan yang masih muda – muda ternyata mereka semua yang membuat kompas bisa tetap kreatif dalam program TV.
Tiga Di Antara Kata 299 Eh iya aku masi mengingat sebuah kejadian yang membuatku tertawa terbahak – bahak haha. Di suatu malam kami beserta team sedang berjalan menuju kempa putra, jarak memang jauh bila harus berjalan dari kempi putri. Langkah kaki ini harus terburu – buru karna sudah di tunggu oleh rekan – rekan disana. Pada akhirnya kami memotong jalan para tenda kempi dengan pandangan terbatas karna memang ini sudah malam. “kaddweubcbucybyu (suara gubrak intinyamah)” “ngopo mri” “sikil ku keseleo e, raiso mlaku hehe” Begitulah yang di katakan kak amri, kakinya malah sengklek. Perjalanan terus di lanjut urang lebih 50m. “iso mlaku meneh r” “raiso e hehe” Buset, kak amri nyerah ternyata, dalam posisi tegang aku sebagai ketua kompi harus segera mencari cara untuk mengatasi masalah ini. “mas ini ada yang keseleo” Masalah ini terurus dengan berakhirnya kaki amri di perban di UKS setempat, setelah di beli perban dan di jampe – jampe tiba – tiba saja kakinya sembuh dan bisa melangkah kembali.(hebat). Beberapa hari menjelang kepulangan kegiatan hati ini rasanya tidak tenang, melihat beberapa teman – teman yang selalu meng update kegiatan di media rasanya iri, namun ya aku ingin mencoba menikmati semua keadaan
Tiga Di Antara Kata 300 ini dengan melihat sepenuhnya. Sesekali aku menulis kisah ini di buku harianku, mengungkap bahwa aku saat ini sangat bersemangat untuk melanjutkan hidup dan siap menerima masa depan yang akan datang. Di hari terakhir ini aku mencoba membagikan senyum lebarku kepada orang – orang di sekitar dengan maksud ini merupakan senyum perpisahanku terhadap kontingen lain. Tak henti – hentinya aku selalu melakukan hal – hal konyol bersama orang asing agar mereka juga tidak sedih memikirkan hari perpisahan yang sebentar lagi akan datang. Yang masih ku ingat adalah ketika menjelang kepulangan dan kami berkumpul di kempi aku malah di DM oleh temanku dari kontingen cabang garut, namanya depa, dia meminta foto dengan maksud perpisahan mungkin? Ntahlah aku hannya bersikap ramah kepada orang – orang di sekitar. Beberapa jam sebelum kepulangan aku masih menggunakan SPL untuk melakukan foto bersama dengan team. Banyak sekali foto yang sudah di ambil, puas sekali. Udara Jakarta yang panas dan baju spl ini yang lumayan ribet membuat aku rasanya haredang. Lepas sudah semua spl ku, yang kupakai hannyalah kemeja berwarna cream yang sudah ku beli beberapa hari lalu. Sekedar informasi aku ingin berminta maaf kepada orang tua dan sekolah karna sudah membeli banyak sekali peralatan gunung