The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) selalu berkaitan
dengan seberapa jauh pelaksanaan berbangsa dan bernegara
oleh pemerintah (penguasa) dalam memperhatikan hak-hak
warga negara (hak warga sipil). Salah satu indikator yang dapat
dijadikan acuan adalah tersedianya beberapa instrumen termasuk
institusi dalam suatu negara yang dikategorikan menghargai dan
melindungi HAM. Termasuk Indonesia sebagai salah satu negara
yang secara tegas disebutkan dalam konstitusinya atau UUD
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Persoalan HAM merupakan persoalan universal yang tidak
dibatasi oleh sekat-sekat wilayah, sehingga setiap negara harus
memberikan perlindungan HAM melalui pembentukan berbagai
instrumen dan institusi yang memberikan jaminan perlindungan
HAM tersebut.
Buku ini mencoba menguraikan hukum HAM secara
sederhana sehingga mudah dipahami antara lain: Selayang pandang
HAM, Sejarah lahir dan perkembangan HAM, HAM dalam perspektif negara hukum, HAM dalam perspektif Konstitusi dan
tentang peradilan HAM.
Buku ini terbit karena keinginan yang kuat dari penulis untuk
memberikan kontribusi keilmuan khususnya hukum dari sisi Hak
Asasi Manusia (HAM) bagi para penstudi hukum dan para
pembaca yang ingin memahami dasar-dasar perlindungan HAM
dari sudut pandang negara hukum, konstitusi maupun korelasi
dengan berbagai hal.
Semoga buku ini dapat memberikan secercah harapan dahaga
keilmuan tentang hukum dan HAM. Tiada gading yang tak retak,
saran dan kritik sangat diharapkan penulis untuk menyempurnakan
buku ini.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lakeishapenerbit, 2021-12-03 02:37:15

HUKUM HAK ASASI MANUSIA

Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) selalu berkaitan
dengan seberapa jauh pelaksanaan berbangsa dan bernegara
oleh pemerintah (penguasa) dalam memperhatikan hak-hak
warga negara (hak warga sipil). Salah satu indikator yang dapat
dijadikan acuan adalah tersedianya beberapa instrumen termasuk
institusi dalam suatu negara yang dikategorikan menghargai dan
melindungi HAM. Termasuk Indonesia sebagai salah satu negara
yang secara tegas disebutkan dalam konstitusinya atau UUD
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Persoalan HAM merupakan persoalan universal yang tidak
dibatasi oleh sekat-sekat wilayah, sehingga setiap negara harus
memberikan perlindungan HAM melalui pembentukan berbagai
instrumen dan institusi yang memberikan jaminan perlindungan
HAM tersebut.
Buku ini mencoba menguraikan hukum HAM secara
sederhana sehingga mudah dipahami antara lain: Selayang pandang
HAM, Sejarah lahir dan perkembangan HAM, HAM dalam perspektif negara hukum, HAM dalam perspektif Konstitusi dan
tentang peradilan HAM.
Buku ini terbit karena keinginan yang kuat dari penulis untuk
memberikan kontribusi keilmuan khususnya hukum dari sisi Hak
Asasi Manusia (HAM) bagi para penstudi hukum dan para
pembaca yang ingin memahami dasar-dasar perlindungan HAM
dari sudut pandang negara hukum, konstitusi maupun korelasi
dengan berbagai hal.
Semoga buku ini dapat memberikan secercah harapan dahaga
keilmuan tentang hukum dan HAM. Tiada gading yang tak retak,
saran dan kritik sangat diharapkan penulis untuk menyempurnakan
buku ini.

Keywords: HUKUM,HAM

PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA

- 13 -

Pasal 88
Cukup jelas

Pasal 89
Ayat (1)
Cukup jelas
Ayat (2)
Cukup jelas
Ayat (3)
Huruf a
Cukup jelas
Huruf b
Yang dimaksud dengan "penyelidikan dan pemeriksaan" dalam rangka
pemantauan adalah kegiatan pencarian data, informasi, dan fakta untuk
mengetahui ada atau tidaknya pelanggaran hak asasi manusia.
Huruf c
Cukup jelas
Huruf d
Cukup jelas
Huruf e
Cukup jelas
Huruf f
Cukup jelas
Huruf g
Cukup jelas
Huruf h
Yang dimaksud dengan "pelanggaran hak asasi manusia dalam masalah
publik" antara lain mengenai pertanahan, ketenagakerjaan, dan lingkungan hidup.
Ayat (4)
Huruf a
Cukup jelas
Huruf b
Yang dimaksud dengan "mediasi" adalah penyelesaian perkara perdata di
luar pengadilan, atas dasar kesepakatan para pihak.
Huruf c
Cukup jelas
Huruf d
Cukup jelas
Huruf e
Cukup jelas

Pasal 90
Ayat (1)
Cukup jelas
Ayat (2)
Cukup jelas

PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA

- 14 -

Ayat (3)
Cukup jelas

Ayat (4)
Yang dimaksud dengan "pengaduan melalui perwakilan" adalah pengaduan

yang dilakukan oleh perorangan atau kelompok untuk bertindak mewakili
masyarakat tertentu yang dilanggar hak asasinya dan atau dasar kesamaan
kepentingan hukumnya.

Pasal 91
Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas
Huruf b
Cukup jelas
Huruf c
Yang dimaksud dengan "itikad buruk" adalah perbuatan yang mengandung
maksud dan tujaun yang tidak baik, misalnya pengaduan yang disertai data palsu
atau keterangan tidak benar, dan atau ditujukan semata-mata untuk mengakibatkan
pencemaran nama baik perorangan, keresahan kelompok, dan atau masyarakat.
Yang dimaksud dengan "tidak ada kesungguhan" adalah bahwa pengadu
benar-benar tidak bermaksud menyelesaikan sengketanya, misalnya pengadu telah
3 (tiga) kali dipanggil tidak datang tanpa alasan yang sah.
Huruf d
Cukup jelas
Huruf e
Cukup jelas
Ayat (2)
Cukup jelas

Pasal 92
Cukup jelas

Pasal 93
Cukup jelas

Pasal 94
Cukup jelas

Pasal 95
Yang dimaksud dengan "ketentuan peraturan perundang-undangan" dalam Pasal
ini adalah ketentuan Pasal 140 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 141 ayat (1) Reglemen
Indonesia yang diperbaharui (RIB) atau Pasal 167 ayat (1) Reglemen Luar Jawa
dan madura.

Pasal 96
Ayat (1)
Cukup jelas

PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA

- 15 -

Ayat (2)
Cukup jelas

Ayat (3)
Lembar keputusan asli atau salinan otentik keputusan mediasi diserahkan dan

didaftarkan oleh mediator kepada Panitera Pengadilan Negeri.
Ayat (4)

Permintaan terhadap keputusan yang dapat dilaksanakan (fiat eksekusi) kepada
Pengadilan Negeri dilakukan melalui Komnas HAM. Apabila pihak yang
bersangkutan tetap tidak melaksanakan keputusan yang telah dinyatakan dapat
dilaksanakan oleh pengadilan, maka pengadilan wajib melaksanakan keputusan
tersebut.

Terhadap pihak ketiga yang merasa dirugikan oleh keputusan ini, maka pihak
ketiga tersebut masih dimungkinkan mengajukan gugatan melalui pengadilan.
Ayat (5)

Cukup jelas

Pasal 97
Cukup jelas

Pasal 98
Cukup jelas

Pasal 99
Cukup jelas

Pasal 100
Cukup jelas

Pasal 101
Cukup jelas

Pasal 102
Cukup jelas

Pasal 103
Cukup jelas

Pasal 104
Ayat (1)
Yang dimaksud dengan "pelanggaran hak asasi manusia yang berat" adalah
pembunuhan massal (genocide), pembunuhan sewenang-wenang atau di luar
putusan pengadilan (arbitry/extra judicial killing), penyiksaan, penghilangan orang
secara paksa, pembudakan, atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis
(systematic discrimination).
Ayat (2)
Cukup jelas
Ayat (3)

PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA

- 16 -
Yang dimaksud dengan "pengadilan yang berwenang" meliputi empat
lingkungan peradilan sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970
tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman sebagaimana telah
diubah dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 1999.

Pasal 105
Cukup jelas

Pasal 106
Cukup jelas

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3886

SINOPSIS

Persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) tidak dibatasi oleh
sekat-sekat suku, agama, dan ras. Termasuk sekat wilayah
negara, sosial, politik, dan hukum karena HAM adalah hak
yang asasi diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia
tanpa melihat adanya sekat atau perbedaan tersebut. Negara hadir
memberikan perlindungan HAM melalui pembentukan berbagai
instrumen dan institusi yang memberikan jaminan perlindungan
HAM termasuk dalam konstitusi negara, karena Indonesia sebagai
negara hukum.
Buku ini mencoba menguraikan hukum HAM secara sederhana
sehingga mudah dipahami antara lain: Selayang pandang HAM,
Sejarah lahir dan perkembangan HAM, HAM dalam perspektif
negara hukum, HAM dalam perspektif Konstitusi dan Eksistensi
peradilan HAM.
Salam literasi Indonesia.

146 Dr. Sigit Sapto Nugroho, S.H., M.Hum.

TENTANG PENULIS

Dr. Sigit Sapto Nugroho, S,H., M.Hum,
lahir sebagai anak desa di Magetan Jawa
Timur, 26 Juli 1974, Pendidikan Sekolah
Dasar dan Menengah di kota kelahirannya,
Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum
(1999) di Fakultas Hukum Universitas
Merdeka Madiun dengan predikat lulusan
terbaik dengan meraih predikat cumlaude,
Magister Hukum S2 (2004) Konsentrasi
Hukum Agraria Sumber Daya Alam di Program Pascasarjana
Universitas Brawijaya Malang dan melanjutkan Program Doktoral
(S3) di Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah
Surakarta (2019) Konsentrasi Hukum Sumber Daya Alam dan
Kehutanan dengan meraih predikat cumlaude. Selain kegiatan
rutinitas aktif mengajar di kampus Universitas Merdeka Madiun
dan sekarang menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hukum
juga sangat aktif dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat yang dibiayai oleh DP2M Dikti, Pengelola sanggar seni

HUKUM HAK ASASI MANUSIA 147

dan edukasi “Sapto Puspo Budoyo “, Penggiat budaya tradisional
Jawa di Kabupaten Magetan, Penasehat Paguyuban Pekerja Seni
dan Pengiat Seni Se-Kabupaten Magetan (P3SM), Anggota Pepadi
Kabupaten Magetan, Pengamat Kebijakan dan Budaya, Dosen
Pendamping UKM Seni Tari, Pembicara dan Nara sumber Forum
Nasional bidang Hukum dan Budaya, Nara sumber rutin di Radio
Republik Indonesia, Penggiat literasi Indonesia melalui menulis
buku dan editor buku, editor jurnal, reviewer jurnal, menulis artikel
di International Conference, dan menulis puluhan artikel pada
jurnal-jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional bereputasi
dan terindeks schopus (ID Schopus 57210470921).

Artikel International: Grounding Pancasila Law as the
Future of National Law Basis (2016) Legal Perspective of Forest
Resources Management Community Based Study for Prosperity in
the District Ngawi, East Java, Indonesia (2017), Reconstruction
Law Resource Management Community-Based Forest Towards
Prosperity of The People In Java-Indonesia (2017), Customary
Law Harmonization Norma Interaction And Legal State In The
Management Of Natural Resources Conservation In Indonesia
(2017), The Perception of Women on Political Party Recruitment
Patterns in Perspective Quota 30 Percent of Women Membership
in Legislative Institution (2017), Gender Phenomena: Increasing
Knowledge And The Development Of Women's Capability In Issues
Perspective (2018), The Concept Of Al-Syāṭibī’s Al-Ta‘Āruḍ Wa
Al-Tarjīḥ: Scientific Faith And Methodology Solution To Legal
Istinbāṭ (2018), Elaboration of the Joint Community Forest
Management Policy with the Policy of Managing Forest Village
Community Health Insurance in Ngawi District (2019), The
Prospect of Environmental law to achieve healthy Environmental
Development in Indonesia (2020), Indonesia as an Ecocratic
Country: The State's Responsibility and the People's Participation
in Preserving and in Managing the Environment (2020), The Right

148 Dr. Sigit Sapto Nugroho, S.H., M.Hum.

for a Healty Enviranment in Indonesia: Comparison of Global Law
(2020), Introduction Regulation For The Development of Cultural
Tourism In Madiun City Based on Pencak Silat Industry (2020),
Philosophy, Law and Ethics Of Handling Covid-19 Pandemic In
Indonesia (2021), The The Ethical Philosophic Dimension of
Responsibility in Mitigating the Covid-19 Disaster in Indonesia
(2021).

Buku yang sudah pernah diterbitkan: Pengantar Hukum
Adat Indonesia (2016), Hukum Waris Adat (2016), Cita Hukum
Pancasila, Ragam Paradigma Hukum Berkepribadian Indonesia
(Bunga Rampai) (2016), Hukum Kontrak dan Perkembangannnya
(2016), Hukum dan Teknologi (2017), Hukum Perseroan Terbatas
(2017). Hukum Agraria Indonesia (2017), Hukum Kehutanan
(2017), Filsafat Hukum Paradigma Modernisme Menuju Post
Modernisme (2018), Hukum Koperasi, Usaha Potensial dan
UMKM (2018), Pemikiran Hukum Profetik: Ragam Paradigma
Menuju Hukum Berketuhanan (Bunga Rampai) (2018), Hukum
Pengangkutan Indonesia (2019). Hukum Sumber Daya Alam:
Perspektif Keadilan Inter-Antar Generasi (2019), Hutan untuk
Kemakmuran (Konsep Formulasi Hukum Pengelolaan Hutan Jawa)
(2019), Metode Riset Hukum (2020), Pedoman penulisan Skripsi
dan Artikel Publikasi Ilmiah (2020), Pengantar Hukum Adat
Indonesia (Edisi Revisi, 2020), Wedaring Laku Memayu Hayuning
Bawana: Dimensi Filsafat, Mistis, Spiritual dan Sains Masyarakat
Jawa (2020), Sukma Hukum: Keadilan Berhati Nurani (2020),
Punakawan: Penuntun Amar Ma’ruf Nahi Munkar (2020),
Pedoman Magang (2020), Pengantar Hukum Waris Adat, Edisi
Revisi, (2020), Politik Hukum Sumber Daya Alam: Rekonstruksi
Desain Politik Hukum Sumber Daya Alam Berbasis Kemakmuran
(2020), Hukum Perbankan Mengenal Prudent Banking Principle
(2020), Pengantar Hukum Indonesia (2020), Desain Politik Hukum
Pariwisata Indonesia Berbasis Kesejahteraan (2020), Hukum

HUKUM HAK ASASI MANUSIA 149

Mitigasi Bencana Di Indonesia (2020). Hukum Untuk Petani
(2020), Hukum Perizinan Berbasis Online Single Submission (OSS)
(2021). Madiun Kota Pendekar: Perspektif kebijakan Wisata
Budaya Pencak silat (2021), Perancangan Kontrak (Kontrak
Drafting) (2021). Konco Wingking: Re-Eksistensi Citra,Peran, dan
Kehebatan Wanita Jawa (2021). (Ojo Dumeh: Menelisik Rahasia
Falsafah Orang Jawa) (2021), Mikul Dhuwur Mendem Jero: Nilai-
Nilai Prinsip Orang Jawa (2021), Pancasila Di Mata Generasi
Milenial (2021). Mengugah Nasionalisme Generasi Milineal
(2021), Pengantar Ilmu hukum (2021).

150 Dr. Sigit Sapto Nugroho, S.H., M.Hum.


Click to View FlipBook Version