The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Istiqamah Sabilillah, 2024-01-07 01:53:10

refisi makalah pr

public relation

Keywords: #uinmahmudyunusbatusangkar

(Kreps, 1989 : 267). Permasalahan yang sering muncul kemudian adalah, mengapa organisasi yang satu berbeda penerapan public relations dalam menangani komunikasi dengan yang lain. Apabila dicermati lebih mendalam, seringkali ditemukan di banyak perusahaan, public relationstidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga banyak orang yang meremehkan dan mengesampingkan peran strategis public relations. Bahkan tak jarang menganggap public relations hanya sebagai pelengkap dan pajangan serta pemanis perusahaan semata. Kondisi tersebut menjadikan seakan-akan public relations tidak mampu berbuat apa-apa bagi perusahaan. Kerancuan ini sebenarnya tidak perlu terjadi, apabila manajemen organisasi memiliki pemahaman yang cukup bagi terwujudnya public relations yang prima (excellence) dalam menangani komunikasi organisasi. Pemahaman manajemen organisasi tersebut harus dibarengi pula dengan dukungan bagi diwujudkannya bagian public relations yang handal dalam menangani permasalahan komunikasi yang dihadapi organisasi.Public relations dalam prakteknya dewasa ini tidak bisa lagi hanya dipahami sebagai suatu tindakan kelembagaan. Artinya public relations dilakukan oleh lembaga dengan ada bagian yang mengelola secara profesional. Lebih jauh sesungguhnya public relationsmerupakan suatu pendekatan yang perlu dijalankan oleh perusahaan dalam setiap langkah kebijakan yang diambil. Public relations merupakan tanggung jawab setiap anggota organisasi. Sehingga setiap anggota organisasi sebenarnya merupakan seorang “praktisi” public relations bagi organisasinya. Sehingga pemaknaan atas public relations seperti ini akan memberikan kontribusi yang besar bagi pengembangan organisasi dan public relations itu sendiri. B. Public Relations Dalam Menanggapi Konflik Organisasi Memahami cara menangani konflik public relations adalah fondasi utama untuk meminimalisir dampak yang mungkin terjadi. Berikut adalah beberapa publik dalam menghadapi konflik di organisasi; 1. Membentuk tim respons Terlepas dari ukuran perusahaan Anda, menangani krisis public relations tidak bisa dilakukan seorang diri. Ketika dilakukan sendirian, Anda harusmenjawab berbagai pertanyaan, dan di waktu yang bersamaan, harus mendapatkan informasi dan mencari solusi untuk menyelesaikan akar penyebab krisis yang terjadi.Menanganinya dengan membuat tim respon krisis public relations secara khusus akan membantu mendistribusikan beban kerja secara merata. Hal ini juga membuat Anda fokus untuk menyelesaikan masalah di balik layar.Terbentuknya tim respons dalam kondisi krisis juga akan membantu memastikan fungsi public relations dalam perusahaan bekerja


sebagaimana mestinya. 2. Identifikasi pihak terdampak Sebelum berkomentar kepada media mengenai krisis yang terjadi pada perusahaan, Anda perlu menyelidiki fakta dan mengidentifikasi siapa yang terdampak.Tim respons yang sebelumnya sudah dibentuk harus membantu mengumpulkan semua fakta. Ini agar Anda atau perusahaan dapat bekerja menangani krisis dengan informasi yang cukup lengkap.Berempati dengan pihak yang terkena dampak. Mengatakan apa yang sebenarnya terjadi dan sedang adanya upaya yang dilakukan tim respons adalah sesuatu yang bijak.Hal ini juga untuk memastikan apakah para pihak terdampak atau terkait telah mendapatkan penangguhan hukuman atau kompensasi atas pengalaman buruk mereka dengan perusahaan Anda. 3. Buat pernyataan atau siaran pers manfaat press release untuk perusahaan? Salah satunya adalah sebagai sarana penanganan atau menyampaikan respons atas krisis public relations yang terjadi. Pernyataan pertama yang harus disampaikan kepada media serta khalayak umum adalah tanggapan awal untuk mengatasi masalah tersebut. Tim respons krisis public relations harus membuat pesan yang paling jujur dan transparan. Jelaskan juga tentang apa yang telah atau akan dilakukan tim eksekutif Anda untuk mengatasi masalah tersebut. Publik dan pemangku kepentingan terkait akan meminta pertanggungjawaban perusahaan atas semua yang dikatakan oleh tim respons atau tim krisis PR. Jadi, sampaikan pesan atau respons dengan jelas dan konsisten. 4. Monitor situasi Saat berada di tengah kondisi krisis public relations, Anda harus tetap berada di garda terdepan dalam situasi apa pun. Pantau kondisi di sekitar dan mainkan peran Anda sebagai bagian dari tim krisis dengan baik. Misalnya, salah satu peran utama tim media sosial Anda adalah mengamati apa yang orang katakan tentang krisis di perusahaan Anda melalui jaringan media sosial. Ingatlah bahwa peran media sosial untuk public relations dapat memperkuat pengaruh publik, baik dalam hal positif dan sebaliknya. Selain media sosial, perhatikan juga beberapa hal terkait:Respons atas siaran pers Pernyataan karyawan yang di luar kontrol Komentar publik atau pelanggan Reaksi pesaing. C. Studi Kasus Peran Public Relations dalam Memulihkan Reputasi (Studi Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Communter Indonesia Pasca Perubahan Sistem E-Ticketing) (2018) oleh Ferlita


Lourensia, Yugih Setyanto Peran Public Relations dalam Memulihkan Reputasi (Studi Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Communter Indonesia Pasca Perubahan Sistem ETicketing) (2018) oleh (Lourensia and Setyanto, 2018). Public Relations mempunyai peran sebagai pengubung antara lembaga dengan stakeholdersnya terutama ketika mereka mendapatkan keadaan darurat, yang berdampak pada citra lembaga. Kajian ini tentang peran public relations dalam memperbaiki citra yaitu pergantian prosedur pembelian tiket secara online. Riset merupakan studi kasus kualitatif dengan menggunakan pengamatan, dokumentasi, studi pustaka dan interview dengan informan. Kesimpulan riset adalah: 1. Humas PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) telah berperan yaitu sebagai expert preciber facilitator atau sebagai penasehat ahli. PR memberikan informasi kepada para pimpinan manajemen, sesuai kondisi, dan menyampaikan masukan tentang tiket konvensional. 2. Sebagai problem solving process facilitator, peran PR menyampaikan informasi yang jelas tentang perkembangan penyelesaian masalah sebagai dampak perubahan sistem ETicketing, PR juga memberi kesempatan pada atasan untuk mengkaji dan membuat kebijakan terkait permasalahan tersebut. 3. Peran communicator facilitator, PR sebagai penghubung antara PT KCI dengan konsumen KRL dan stakeholders lainnya, seperti media. PR PT Kereta Commuter Indonesia telah menyampaikan informasi kepada media. Dalam peran ini, PR berhubungan dengan pers tidak hanya pada saat ada masalah di lembaga, tetapi dalam setiap ada acara, PR sering meminta media untuk datang. Tetapi menurut konsumen KRL, peran PR dalam sebagai fasilitator komunikasi masih kurang karena informasi didapat langsung dari pihak lain, di luar PT KCI. 4. Peran technician communicator, Public Relations sebagai pelaksana teknis komunikasi berupa penyampaian informasi terkait permasalahan yang terjadi. Hal ini dikarenakan saluran untuk media lebih transparan dan bahasanya lebih mudah dimengerti audiens, sehingga dapat menolong perusahaan dalam penyampaian berita.


BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Kesimpulan yang bisa di ambildari makalah ini ada dua yang pertama yaitu organisasi besar dimanapun pasti memerlukan pr karna pr sangat berperan penting dalam perkembangan organisasi dan juga jika pr tidak di gabungkan ke organisasi maka organisasi yang tidak ti ikut campuri tangan pr tersebut akan sangat sulit berkembang karna jika tampa bantuan pr organisasi/perusahaan tersebut akan sulit untuk melakukan kerja sama dengan organisasi lain dan organisasi atau perusahaan yang tidak bekerja sama dengan pr akan sulit untuk berkembang dan terkenal di kehidupan masyarakat.yang ke dua perusahaan atau organisasi yang tidak ada pr akan sulit dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di organisasi atau perusahaan tersebut. B. Saran Demikianlah makalah dari kelompok empat. Pemakalah sangat menyadari bahwa makalah diatas masih ada kesalahan dan jauh dari kata sempurna. Pemakalah akan memperbaiki makalah dengan berpedoman pada sumber-sumber yang pemakalah buat serta kritik yang bersifat membangun dari pembaca. Maafkan dari salahnya pemilihan kata yang pemakalah ambil karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.


DAFTAR PUSTAKA Akbar, M Fikri. Dkk. 2021. Public Relations. Yogyakarta: Ikatan Guru Indonesia Hardjana, A. 2016. Komunikasi Organisasi Strategi dan Kompetensi. Jakarta: Penerbit Buku Kompas Jefkins, F. 1992. Hubungan Masyarakat. Jakarta: Intermasa Juwita, Rina. 2017. Social Media And Development Of Corporate Communications. Jurnal Penelitian Komunikasi. (20), 58 Kasali, R. 1994. Manajemen Public Relations Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: PT.Pusaka Utama Grafiti Kriyanto, Rachmat. 2014. Teori-Terori Public Relations Perspektif Barat & Lokal. Jakarta: Kencana Kususmatuti, F. 2004. Dasar-Dasar Humas. Bogor: Ghalia Indonesia Muhammad, A. 2017. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara Putra, I Gusti Ngurah. 2020. Media Sosial Dan Interaktivitas Dalam Dunia Public Relations. Jurnal Bisnis Terapan. (04), 9 Satira, Arini Ulfa dan Rossa Hidriani. 2023. Peran Penting Public Relations Di Era Digital. Sadida. (01), 194-196


MAKALAH PUBLIC RELATION Tentang PERAN, TUGAS DAN STUDI KASUS PUBLIC RELATION DOSEN PENGAMPU: Oktri Permata lani, S.I.Kom, M.I.Kom Di susun oleh: Kelompok 3 Mutiara amelia : 2330302029 Puji umulkhaer : 2330302034 Vinta febriani : 2330302052 PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH UNIVERSITAS ISLAM NEGRI MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR 2023M/1445H KATA PENGANTAR Tiada kata yang lebih indah selain ucapan rasa syukur terhadap Allah SWT.yang telah memberikan rahmat nikmat dan karunianya kepada kita semua.sholawat dan salam kita kirimkan untuk nabi besar kita yakninya nabi Muhammad SAW. Selanjutnya rasa terimakasih pemakalah ucapkan kepada dosen pengampu, ibuk Oktri Permata lani, S.I.Kom, M.I.Kom , yang membimbing kami selama mata kuliah berlangsung dan seterusnya teman-teman seperjuangan . Makalah ini membahas tentang. Peran, tugas dan studi kasus public relation. Terimakasih pemakalah ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu pembuatan makalah ini. Maka ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca dan dapat digunakan sebagai salah satu pedoman dalam proses pembelajaran. Batusangkar, 11 Oktober 2023


Pemakalah DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................ Error! Bookmark not defined. DAFTAR ISI........................................................... Error! Bookmark not defined. BAB l PENDAHULUAN....................................... Error! Bookmark not defined. A.Latar belakang ................................. Error! Bookmark not defined. B.Rumusan masalah ............................ Error! Bookmark not defined. C.Tujuan............................................... Error! Bookmark not defined. BAB ll PEMBAHASAN......................................... Error! Bookmark not defined. A.Definisi filsafat ilmu......................... Error! Bookmark not defined. B.Perkembangan filsafat ilmu ............ Error! Bookmark not defined. C.Kegunaan filsafat ilmu..................... Error! Bookmark not defined. D.Hubungan antara filsafat dan ilmu Error! Bookmark not defined. E.Bidang objek filsafat ilmu................ Error! Bookmark not defined. BAB lll PENUTUP................................................. Error! Bookmark not defined. A.Kesimpulan....................................... Error! Bookmark not defined. B.Saran.................................................. Error! Bookmark not defined. DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang


Public Relations menjadi ikon terpenting di era industri digitalisasi yang berperan sebagai mediator komunikasi atau media penghubung pesan. Revolusi komunikasi berbasis digital menyebabkan peran humas menjadi sangat penting saat ini. Di era yang modern saat ini, setiap orang dituntut agar dapat terus melakukan komunikasi untuk dapat mengupdate informasi. kemunculan internet dan teknologi menjadi awal masuknya zaman revolusi digital. Perkembangan Public Relations (PR), baik sebagai ilmu maupun profesi, tidak bisa terlepas dari perkembangan teknologi komunikasi. Pengaruh teknologi komunikasi terhadap PR bisa berbentuk hanya sebagai media PR atau menjadikan sebuah kegiatan PR yang memiliki perspektif baru, sehingga memunculkan istilah cyber PR. Net PR, dan nama lain bentuk kegiatan atau bidang kajian PR dalam dunia cyber (dunia maya). Dalam kehidupan masyarakat sekarang ini, kegiatan Public Relations merupakan kebutuhan. Public Relations akan terus berkembang sesuai dan sejalan dengan perkembangan masyarakat. Perkembangan Public Relations itu berlangsung bersama dengan adanya hubungan-hubungan dalam masyarakat yang lebih padat namun bersifat patembayan (impersonal) dan lebih banyak pembagian dan terkontakkontaknya masyarakat karena macam-macam kepentingan. Perkembangan komunikasi di era digital menuntut praktisi Public Relations agar dapat beradaptasi dengan memanfaatkan media baru untuk menjalin komunikasi serta menjangkau seluruh khalayaknya dengan cara yang sederhana, cepat dan efektif, hal ini pun membuka peluang baru bagi praktisi PR untuk mengumpulkan informasi, menyampaikan pesan serta memantau opini publik terhadap isu yang berkaitan dengan perusahaan dengan memanfaatkan media baru. B. Rumusan masalah 1.Bagaimana seharusnya sikap publick relations? 2.Mengapa peran PR sangat besar dan penting? 3.Apa fungsi dari publick relations? C. Tujuan 1. Untuk mengetahui sikap yang benar bagi pelaku public relation 2. Untuk mengetahui mengapa peran public relation itu sangat penting 3. Untuk mengetahui fungsi dari public relation


BAB ll PEMBAHASAN A. Peran public relations pada lembaga pendidikan. Pada dasarnya humas atau public relation sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan untuk membangun image yang positif (Sinatra atau darmastusti, 2008). Tidak hanya dalam sebuah perusahaan, pada sebuah lembaga sosial seperti lembaga pendidikan yang merupakan tempat untuk mengeluarkan ilmu pada generasi penerus bangsa juga memerlukan fungsi public relation atau humas. Humas dalam sebuah pendidikan berperan untuk memasarkan dan membangun image yang baik agar masyarakat percaya pada lembaga pendidikan tersebut. Selain itu humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan mengelola hubungan yang baik dengan publik internal seperti antar karyawan karena hubungan yang baik dalam publik internal sangat dibutuhkan untuk membangun dan menjaga lembaga pendidikan itu sendiri. Di waktu yang bersamaan rumah, humas juga berperan untuk membina dan menjaga hubungan yang baik dengan pabrik eksternal yaitu dengan masyarakat titik untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat umat harus mampu menjaga hubungan baik tersebut dan mendengar keinginan dan opini masyarakat. Public relation merupakan suatu hal yang viral dalam lembaga karena berhubungan dengan kemampuan membentuk opini. dalam hal ini seorang public relation harus memiliki keterampilan dalam memberikan opini, pandangan yang terkait dengan bidangnya dan berhubungan dengan Citra perusahaan .publik relation juga sangat menentukan perwajahan lembaga tersebut di mata masyarakat luas karena pabrik relation merupakan salah satu fontliner penting dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan kata lain, public relation juga berperan dalam membangun hubungan khususnya hubungan komunikasi Antara lembaga dengan masyarakat luas. Untuk itu, di dalam sebuah pabrik relation sangat penting untuk bisa mengelola manajemen komunikasi dan menjadi penggerak terbangunnya Citra dalam suatu lembaga atau perusahaan. Bila sebuah lembaga tidak memiliki pabrik relation, sebenarnya bukan tidak mungkin lembaga tersebut bisa menjalani hubungan komunikasi dengan masyarakat titik namun tanpa keberadaan pabrik relation biasanya fungsi-fungsi hubungan masyarakat


akan tidak tertatangani dengan baik akhirnya hal tersebut kadang kala menyebabkan terjadinya hubungan komunikasi yang kurang baik bahkan bisa menyebabkan miskomunikasian dengan masyarakat. Oleh karena itulah keberadaan pabrik relation sangat dibutuhkan dalam hal spesialisasi mengurus hubungan dengan masyarakat luas. Ada beberapa peran penting public relations di era yang makin digital, berikut di antaranya: 1. Menggiring Opini Bahwa opini publik adalah yang paling penting karena mampu menciptakan sentimen. Sederhananya, 2. Mengelola Akun Sosial Dengan akun sosial, PR tak akan mengalami yang namanya one way street, yaitu kondisi di mana pesan dikirim tapi tidak sampai dengan efektif. Media sosial memungkinkan pesan dikirim ke segmen yang dipilih dengan disertai feedbacksehingga tak bertepuk sebelah tangan. Dengan berbekal akun sosial, PR kemudian bisa merumuskan pendekatan yang tepat pada segmen yang dipilih. 3. Mengelola Konsumen Bersama bagian pemasaran, PR punya peran khusus dalam menjaga konsumen. Satu isu kecil sudah cukup mampu menghancurkan citra yang dibangun perusahaan, dan situasi seperti ini jelas harus dikelola dengan langkah terbaik agar tak melebar. Konsumen sangat rentan terhadap informasi apa pun, dan menjadi tugas PR untuk menjaga arus informasi tetap relevan saat diserap oleh target bisnis. 4. Membuat Strategi Publikasi Di antara peran PR paling jelas terlihat di era digital yaitu strategi publikasi. Faktanya, inilah aspek paling fundamental yang harus digarap divisi tersebut. Tapi langkah yang sama juga sering diambil oleh industri lain, termasuk kompetitor bisnis, jadi budaya perusahaan harus dilibatkan di sini. Strategi ini mampu membangun citra yang kuat nan efektif yang nantinya bisa memberi ciri khas dibanding bisnis lain di bidang yang sama. Efeknya bahkan lebih besar karena pada dasarnya mampu menciptakan segmen baru, menarik lebih banyak klien, dan mendekatkan diri pada tujuan. 5. Menjaga Reputasi Online Adalah tugas PR untuk menjaga reputasi online suatu perusahaan beserta lini bisnisnya. Terlebih di era digital, reputasi online jelas jadi sesuatu yang teramat penting. Termasuk di dalamnya yaitu membangun koneksi, mengatasi krisis komunikasi, dan memperbaiki relasi dengan konsumen. Begitu internet memberi kebebasan konsumen untuk bersuara lebih banyak, reputasi online menjadi makin vital untuk kelangsungan bisnis.1 1 Arini Ulfa Satira, ²Rossa Hidriani


B.Tugas Public Relations Tugas public Relations dalam organisasi atau lembaga atau organisasi sebenarnya berkaitan erat dengan tujuan dan fungsi dari public relations itu sendiri, yaitu : 1. Menginterpretasikan, Menganalisis, dan Mengevaluasi Kecenderungan Prilaku Publick. Perilaku publik dapat mencerminkan baik buruknya organisasi perusahaan dalam memberikan pelayanan secara luas kepada masyarakat sehingga harus selalu dipantau dan dijadikan perhatian serius bagi kalangan karyawan humas, kecenderungan perilaku publik diklarifikasikan dengan bai oleh Frank jeffkins(2003) menjadi, 4 situasi atau kondisi kecenderungan publik yang dihadapi oleh humas, yaitu tidak tahu, apatis, prasangka( buruk)dan memusuhi. Menurut Jeffkins, tugas public relation adalah mengubah perilaku publik dari yang tidak tahu menjadi tahu, yang apatis menjadi peduli, publik yang berprasangka buruk menjadi menerima, dan yang memusuhi menjadi bersimpati. Mengubah sikap dan perilaku publik tidak sesederhana yang dibayangkan sebab sama halnya mengubah pandangan ,sikap, dan perilaku manusia terkait dengan organisasi. Sekalipun demikian, para public relations officer(PRO)dengan kemampuannya sebagai praktisi mempunyai tugas utama untuk mengupayakan terjadinya perubahan sikap dan perilaku publik. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk upaya tersebut, misalnya untuk public yang tidak tahu agar menjadi tahu dapat diberikan informasi objektif tentang halhal positif yang dilakukan oleh pihak organisasi sehubungan dengan berbagai aktivitas dan ditujukan pada kepentingan publik. Begitu pula sikap dan perilaku publik apatis, berprasangka, dan mempunyai sikap permusuhan dan mempunyai sikap permusuhan dapat diupayakan dengan memberikan informasi dengan data dan fakta objektif melakukan komunikasi secara intensif dan persuasif, dengan menggunakan berbagai pendekatan berdasarkan kajian ilmu ilmu sosial. 2. Mempertemukan kepentingan institusi dengan publik Terkadang kepentingan institusi atau lembaga jauh berbeda dengan kepentingan publik dan juga sebaliknya. Kepentingan pemegang saham atau pemilik perusahaan sudah pasti ingin mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya sehingga mengesampingkan, bahkan mengorbankan kepentingan pihak yang lain, yaitu buruh atau karyawan sementara kepentingan buruh dan karyawan adalah mendapat upah yang memadai. Tugas public relation adalah mempertemukan berbagai kepentingan yang ada Vol. 1 / No.1 / Juni-Desember 2021


dalam organisasi sehingga tercipta saling pengertian memahami, menghormati, dan dilaksanakan bersama untuk mencapai terciptanya tujuan dari berbagai pihak apabila kepentingan berbeda public relation dapat menjalankan tugasnya untuk menghubungkan dan mempertemukan nya. 3. Mengevaluasi program institusi berkaitan dengan kepentingan publik Tugas public relation dalam mengevaluasi program management ini mengisyaratkan bahwa kedudukan dan wewenang public relation demikian luas. Tugas ini mencakup tugas dan wewenang ke atas yaitu memberikan nasehat, saran, dan masukan pada unsur top managemen(pucuk kepemimpinan) terkait dengan pembuatan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan publik. Tugas dan wewenang kebawah yaitu mengevaluasi dan memonitor aspirasi "arus bawah" (karyawan)yang berkembang selain itu, yang tidak kalah penting yaitu juga harus mengevaluasi dan memonitor public opinion, sikap dan berbagai fenomena realita terkait dengan situasi dan kondisi dengan public eksternal secara luas. Penjabaran dari tujuan peranan dan fungsi paku relation sebagian yang telah di dipaparkan di atas tadi merupakan tugas publik relasi yang secara garis besar kemudian dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: a.Tugas strategis Tugas strategis adalah keikutsertaannya dalam proses pengambilan keputusan atau ikut menjadi perangkat dalam proses pengambilan keputusan. Tugas ini hanya dilakukan apabila dari aspek struktural public relation berada pada jajaran elite organisasi (top manajemen). Tugas strategis lain adalah memberikan masukan nasihat, pertimbangan, dan saran-saran pada top manajemen yang menyangkut langkah-langkah komunikasi dalam menangani masalah public opinion. Dan untuk menjalankan tugas strategis ini public relation officer dituntut memiliki kualitas dan kredibilitas serta struktural ataupun personal dengan jajaran top manajemen. b.Tugas Traktis Tugas praktis pabrik relation terkait dengan hal-hal yang menyangkut eksistensinya sebagai lembaga komunikasi (State of being )dalam organisasi tugas ini menyangkut kegiatan dalam rangka pelaksanaan komunikasi mulai dari tahap persiapan (fact finding) perencanaan (planning) pengorganisasian (organizing) pelaksanaan( aplikating)dan penilaian evaluating yang harus dicapai. Tugas dari traktis operasional public relations adalah sebagai berikut: 1. Menghimpun data dan fakta serta tindak selanjutnya (seleksi, klasifikasi, analisis, dan penyajian).


2. Menyunting serta menerbitkan jurnal majalah buletin, booklet,brosur, leaflet buku kerja, dan sebagainya untuk kalangan internal ataupun eksternal untuk konsumsi para karyawan distributor konsumen dan sebagainya. 3. Menyusun serta mendistribusikan siaran berita (new releasel) foto dan berbagai artikel untuk konsumsi kalangan media massa. 4. Menangani berbagai acara sponsorship dan pameran yang berhubungan dengan public relation. 5. Mengatur penyelenggaraan acara-acara resmi misalnya acara peresmian gedung baru termasuk membuat pidato sambutan, mengatur para tokoh penting, tamu undangan kalangan media massa. 6. Mempersiapkan dan memelihara berbagai bentuk identitas perusahaan seperti logo perusahaan beserta segenap komposisi warna, tipografi, dan hiasannya, serta pakaian seragam para pegawai. 7. Melaksanakan perencanaan komunikasi, memberikan pelayanan informasi kepada publik, baik komunikasi langsung maupun menggunakan media massa. 8. Mengorganisasikan kegiatan publisitas seperti konferensi pers iklan/ advertorial company profile press tour. 9. Menyerap informasi baik dari publik internal maupun eksternal. 10. Melakukan upaya lobbling dengan para birokrat politisi dan berbagai stakeholder serta menjalin kerjasama yang berkaitan dengan perusahaan. 11. Membuat dokumentasi visual (foto slide)audio visual menyusun lembaran slide untuk presentasi dan kaset rekaman video, mendistribusikannya, menyusun katalog yang membuat berbagai kegiatan terkait dengan kebijakan publik, atau kegiatan corporate sosial responsibility(CSR). 12. Mengorganisasikan berbagai umpan balik dari berbagai sumber informasi mulai dari kliping berita surat kabar atau majalah berita radio dan televisi serta memantau berbagai bentuk laporan dari luar. 13. Mengikuti rapat-rapat penting yang diselenggarakan oleh dewan direksi dan pimpinan perusahaan serta rapat-rapat terbatas yang diadakan oleh Departemen pemasaran dan produksi penjualan. 14. Menganalisis umpan balik dan mengevaluasi hasil dari upaya untuk mencapai tujuan institusi.2 C. Sutudi Kasus PT Kereta Commuter Indonesia ( PT KCI ) mengalami sebuah krisis yang diakibatkan oleh perubahan sistem E- Ticketing yang menyebabkan terganggunyajalur masuk tap in dan tap out di semua stasiun yang ada dalam lima rute utama yaituJakarta, Bogor, 2 Suryanto, Sos., M.Si.pengantar ilmu komunikasi:tugas-tugas public relation,(februari 2015).hlm.425 -430


Depok, Tanggerang, Bekasi, dan sekitarnya. Hal ini tentunyamembuat kualitas pelayanan dimata masyarakat terlebih pengguna jasa komutermenurun, dan tentunya membuat reputasi dari perusahaan PT KCI pun ikut menurun.Praktisi PR PT KCI harus mampu mengambil langkah untuk memulihkan reputasiperusahaan PT KCI. Mengingat PT KCI sebelumnya telah meraih penghargaan dibidang kehumasan sebagai Best Communicators 2017 kategori CEO SwastaNasional Non TBK. http://www.krl.co.id/ptkcj-raih-penghargaan-di-bidang-kehumasan/ (diakses pada tanggal 9 September 2018 pukul 20.00 WIB) Bagaimanapun sarana transportasi kereta komuter merupakan transportasi yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan, mengingat tarif yang cukup terjangkau dan kecepatan perjalanan menjadi pertimbangan para pengguna komuter untuk kebutuhan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu PT KCI merupakan perusahaan yang tidak memiliki pesaing dalam 3 transportasikereta rel listrik ( KRL). sama Oleh karena itu peran PR PT KCI sangat berpengaruh dalam menangani krisis yang disebabkan oleh perubahan sistem kartu multi trip KRL. Selain itu tugas PR adalah mengklarifikasi pemberitaan di media yang telah menyudutkan perusahaan PT KCI. Hal ini bertujuan agar pihak pengguna komuter dan PT KCI sama tidak merasa dirugikan, karena dengan perubahan sistem E-Ticketing membuat para pengguna komuter merasa tidak nyaman terlebih dengan diadakannya karcis kertas sementara membuat perjalanan menggunakan kereta komuter menjadi tidak efektif, dan hal ini membuat jalur masuk dan keluar stasiun menjadi tidak kondusif sehingga banyak pengguna komuter secara sengaja menerobos pintu masuk dan keluar di stasiun asal dan stasiun tujuannya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori Komunikasi adalah upaya untuk mencapai kebersamaan. Jika pesan yang disampaikan berjalan dengan lancar maka makna dari komunikator itu dapat diterima oleh komunikan (Ngalimun, 2017) Selain itu ada teori Public Relations, ada empat peran Public Relations yaitu1) Expert Preciber Communication, PR memiliki peran menjadi ahli dan penasihat bagi pimpinan organisasi dan perusahaan, peran sebagai penasihat meliputi memberikan masukan dan pertimbangan terkait pembuatan keputusan. 2) Problem Solving Process Facilitator, PR berperan sebagai fasilitator ketika perusahaan atau organisasi menyelesaikan suatu masalah. PR dapat menjadi leader dalam menangani krisis yang sedang terjadi 3) Communicator Facilitator, PR memiliki peran menjadi jembatan komunikasi antara organisasi, baik internal maupun eksternal, PR harus mampu sebagai penengah bila terjadi kesalahan persepsi dan 4) Technician Communicator, PR dianggap 3 Analysis of the Role and Function of Public Relations at Islamic Education Institutions Volume 1, Nomor 2, 2021, Hal 147- 162


sebagai pelaksana teknis komunikasi yang menyediakan layanan di bidang teknis. PR dituntut dalam memahami dan menguasai alat komunikasi (Rosady Ruslan, 2010). Adapun teori Krisis yaitu perostiwa bersiat spesifik, tidak diharapkan, dapat terjadi setiap saat dan merupakan rangkaian beberapa peristiwa, menimbulkan ketidakpastian dan dapat mengancam tujuan organisasi (Kriyantono, 2015). 328 Ferlita Lourensia, Yugih Setyanto: Peran Public Relations Dalam Memulihkan Reputasi (Studi Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Commuter Indonesia Pasca Perubahan Sistem E-Ticketing) Teori lain yang penulis pakai adalah manajemen krisis yang menyebutkan bahwa manajemen krisis adalah upaya dalam mengatasi sebuah krisis yang pada dasarnya merupakan proses bertahap (Kriyantono, 2015). Dan yang terakhir teori Reputasi yang mengartikan sebagai tujuan utama yang hendak dicapai dalam sebuah perusahaan. Reputasi tidak bisa dilihat, tetapi bisa dirasakan dari penerimaan dan tanggapan publik (Rosady Ruslan, 2010).4 BAB lll PENUTUP A. Kesimpulan Di waktu yang bersamaan rumah, humas juga berperan untuk membina dan menjaga hubungan yang baik dengan pabrik eksternal yaitu dengan masyarakat titik untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat umat harus mampu menjaga hubungan baik tersebut dan mendengar keinginan dan opini masyarakat dalam hal ini seorang public relation harus memiliki keterampilan dalam memberikan opini, pandangan yang terkait dengan bidangnya dan berhubungan dengan Citra perusahaan .publik relation juga sangat menentukan perwajahan lembaga tersebut di mata masyarakat luas karena pabrik relation merupakan salah satu fontliner penting dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Untuk itu, di dalam sebuah pabrik relation sangat penting untuk bisa mengelola manajemen komunikasi dan menjadi penggerak terbangunnya Citra dalam suatu lembaga atau perusahaan.Bila sebuah lembaga tidak memiliki pabrik relation, 4 Ferlita Lourensia, Yugih Setyanto: Peran Public Relations Dalam Memulihkan Reputasi


sebenarnya bukan tidak mungkin lembaga tersebut bisa menjalani hubungan komunikasi dengan masyarakat titik namun tanpa keberadaan pabrik relation biasanya fungsi-fungsi hubungan masyarakat akan tidak tertatangani dengan baik akhirnya hal tersebut kadang kala menyebabkan terjadinya hubungan komunikasi yang kurang baik bahkan bisa menyebabkan miskomunikasian dengan masyarakat. B.Saran Demikian makalah dari kelompok kami,semoga dapat mendatangkan manfaat dan dapat menambah wawasan baik bagi pembaca juga penulis tentunya.Jika kesalahan dalam penulisan makalah ini penulis mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat konstruktif sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini dan berikutnya. DAFTAR PUSTAKA 2021. Analysis of the Role and Function of Public Relations at Islamic Education Institutions. Volume 1, Nomor 2. Setyanto, Ferlita Lourensia, Yugih : Peran Public Relations Dalam Memulihkan Reputasi Butterick, Keith. (2012). “Pengantar Public Relations: Teori dan Praktik”. PT Raja Grafindo Persada . Cartono dan Asep Maulana. (2019). Iklim Komunikasi Iklim Organisasi dan Iklim Komunikasi Organisasi. Jurnal Dakwah dam Komunikasi. Vol. 10 No. 2 Morissan. 2008. Manajemen Public relations. Jakarta. Kencana Prenada Media Group. Magdalena Merry. 2010. Public relations Ala Wimar. Jakarta. Grasindo. Nasution, I. A. (2019). PERANAN PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN INFORMASI HOTEL GARUDA PLAZA. Jurnal Warta, 61. Ruslan, Rosady. 2008. Manajemen Public relations& Media. Wijaya, Ida Suryani. (2013). Komunikasi Interpersonal dan Iklim Komunikasi dalam Organisasi. Jurnal Dakwah dan Tabligh. Vol. 14 No. 1. Yuliastina, Roos. (2017). Manajemen Krisis Public Relations. Jurnal Komunikasi. Vol. XI No. 1.


Click to View FlipBook Version