1
BUKU PEGANGAN
LOKAKARYA
Pendidikan Guru Penggerak
Untuk Pengajar Praktik
Lokakarya Kedua
Visi untuk Perubahan Lingkungan Belajar
PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
ANGKATAN 5
2022
KATA PENGANTAR DIREKTUR JENDERAL GURU DAN
TENAGA KEPENDIDIKAN
Pemimpin sekolah, dalam berbagai literatur, disebut berperan besar dalam menentukan
keberhasilan sekolah karena ia mempunyai tanggung jawab dalam menyinergikan
berbagai elemen di dalamnya. Seorang pemimpin sekolah yang berkualitas akan mampu
memberdayakan seluruh sumber daya di ekosistem sekolahnya hingga dapat bersatu
padu menumbuhkan murid-murid yang berkembang secara utuh, baik dalam rasa, karsa
dan ciptanya. Tak dipungkiri, pemimpin sekolah merupakan salah satu aktor kunci dalam
terwujudnya Profil Pelajar Pancasila.
Untuk dapat menjalankan peran-peran tersebut, seorang pemimpin sekolah perlu
mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebelum ia menjabat. Program Pendidikan
Guru Penggerak (PPGP), sebagai bagian dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar
episode kelima, didesain untuk mempersiapkan guru-guru terbaik Indonesia untuk
menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders).
Melalui berbagai aktivitas pembelajaran dalam PPGP, kandidat kepala sekolah masa
depan diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain,
pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah. Kami
memiliki harapan besar agar lulusan PPGP dapat mewujudkan standar nasional
pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan di seluruh wilayah negeri ini, di mana
keberpihakan pada murid menjadi orientasi utamanya.
Upaya pemenuhan kandidat kepala sekolah yang lebih optimal menuntut penyesuaian
pada desain pembelajaran PPGP. Karena itu, terhitung dari angkatan kelima durasi
program diefisiensikan dari sembilan menjadi enam bulan. Selain itu, PPGP juga
menerapkan diferensiasi proses untuk peserta di daerah yang memiliki akses terbatas,
baik dari segi transportasi maupun telekomunikasi. Namun, terlepas dari moda
penyampaian yang beragam, para Calon Guru Penggerak (CGP) di seluruh Indonesia
sama-sama mempelajari materi-materi bekal kepemimpinan dengan sistem on-the-job
learning di mana selama belajar, guru tetap menjalankan perannya di sekolah sekaligus
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | i
menerapkan pengetahuan yang didapat dari ruang pelatihan ke dalam pembelajaran di
kelas. Pendekatan pembelajaran juga tetap menggunakan siklus inkuiri yang sarat
dengan refleksi dan praktik langsung, baik bersama sesama CGP maupun rekan sejawat
di sekolah. Pendampingan di lapangan juga tetap menjadi kunci dari keberhasilan
implementasi konsep di kelas atau sekolah CGP.
Tentu saja, seluruh upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa peran berbagai tim
pendukung yang telah bekerja keras dan berkontribusi positif mewujudkan
penyelesaian bahan ajar ini serta membantu terlaksananya PPGP. Kami mengucapkan
terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengembang modul, tim
digitalisasi, serta fasilitator, pengajar praktik dan instruktur. Semoga Allah Yang
Mahakuasa senantiasa memberkati upaya yang kita lakukan demi transformasi
pendidikan Indonesia. Amin.
Jakarta, Mei 2022
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga
Kependidikan,
Dr. Iwan Syahril, Ph.D.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | ii
DAFTAR ISI
Hlm.
KATA PENGANTAR DIREKTUR JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.................i
DAFTAR ISI ........................................................................................................................iii
SEKILAS PROGRAM ........................................................................................................... 1
JADWAL & RANGKUMAN SESI .......................................................................................... 3
GAMBARAN DETAIL SESI................................................................................................... 7
LAMPIRAN....................................................................................................................... 47
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | iii
SEKILAS PROGRAM
PEMAHAMAN BERMAKNA
Visi guru penggerak mengenai lingkungan belajar yang positif melandasi proses pengembangan kodrat
murid yang selamat dan bahagia
PRODUK YANG DIHASILKAN
● Rencana terkait prakarsa perubahan yang terbaru level diri yang sudah diberikan umpan balik oleh Calon
Guru Penggerak lain
● Rencana terkait strategi penyampaian disiplin positif di kelas dan konteks sekolah yang sudah diberikan
umpan balik oleh Calon Guru Penggerak lain yang terbaru
TUJUAN BELAJAR
● Peserta dapat menjelaskan perkembangan/kemajuan prakarsa perubahan level diri (Aksi Nyata modul
1.3) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru Penggerak lain
● Peserta dapat menjelaskan rencana penyampaian disiplin positif di kelas dan strategi penerapan di
sekolah (Aksi Nyata modul 1.4) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru
Penggerak lain
● Peserta dapat menunjukkan kemampuan mempraktikkan Segitiga Restitusi dalam penerapan disiplin
positif
● Peserta dapat menunjukkan kemampuan dalam memandu pembuatan Keyakinan Kelas
INDIKATOR KEBERHASILAN
● Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana prakarsa perubahan level diri
● Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana penyampaian penerapan disiplin positif di kelas
dan di sekolah
● Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan dalam salah satu bagian praktik keyakinan
kelas
● Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan melakukan disiplin positif dengan segitiga
restitusi
AGENDA
1. Pembukaan
2. Presentasi dan Umpan Balik Perkembangan Aksi Nyata 1.3
3. Presentasi dan Umpan Balik Rencana Aksi Nyata modul 1.4
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 1
4. Reviu singkat Keyakinan Kelas dan Segitiga Restitusi
5. Latihan membuat Keyakinan Kelas
6. Praktik Segitiga Restitusi
7. Penutup
TARGET PESERTA
● 1 kelas berisi 15 Calon Guru Penggerak
PERAN TERLIBAT
● 1 kelas berisi 3 Pengajar Praktik
● Panitia Dinas Pendidikan setempat
● BBGP/BGP sebagai tim monitoring dan evaluasi (tidak wajib)
KETERANGAN TAMBAHAN
● Peserta membawa tugas Visi dan keterangan Prakarsa Perubahan dengan BAGJA pada modul 1.3
● Peserta membawa tugas rencana penyampaian strategi penerapan disiplin positif pada pemangku
kepentingan sekolah, yang dibuat pada sesi Aksi Nyata modul 1.4
● Ada beberapa kebutuhan yang diperlukan pendukung pembelajaran pada lokakarya 2 dipersiapkan oleh
panitia Dinas Pendidikan setempat yaitu sarana, prasarana, alat,bahan dan dokumen cetak
a. Sarana prasarana
● Ruangan/kelas pertemuan yang cukup nyaman bagi seluruh peserta dengan desain Cabaret Style
atau U-Shapes (dengan meja)
● Proyektor
● Layar proyektor
● Papan Pleno
● Audio
● Laptop
b. Alat/Bahan
● Spidol marker
● spidol warna-Warni
● Post-it (Oranye, biru, kuning, hijau)
● Lakban kertas
● Flipchart/kertas plano
c. Dokumen Cetak
● Lembar Kerja Rencana Penyampaian Penerapan Disiplin Positif
● Lembar Praktik Keyakinan kelas 1-5
● Panduan praktik Keyakinan kelas 1-5
● Lembar kasus A,B,C segitiga restitusi (Guru)
● Lembar Kasus A,B,C segitiga restitusi (Murid)
● Panduan Observasi dan Refleksi Segitiga Restitusi
● Lembar Absensi
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 2
JADWAL & RANGKUMAN SESI
NO JUDUL SESI AKTIVITAS ME
Pembukaan & Icebreaking P
P
1 PEMBUKAAN
Penjelasan Tujuan, Agenda &
Kesepakatan Belajar
PRESENTASI Instruksi pembagian kelompok P
PERKEMBANGAN Aktivitas
bersam
DAN UMPAN BALIK Instruksi Aktivitas dalam
Pr
2 PRAKARSA kelompok
Aktivitas
PERUBAHAN LEVEL bersam
DIRI (AKSI NYATA Presentasi dan umpan balik Pr
1.3)
ETODE DURASI JUMLAH JP PERLENGKAPAN, MEDIA,
DAN APLIKASI
Pleno 10’ ⅓ JP ● Layar
● Laptop
Pleno 5’ 2 ⅔ JP ● Proyektor
● Slide Pemandu
Pleno 5’ ● Alat tulis
10’ ● Spidol Marker
s Kelompok 105’ ● Kertas Plano
ma Pengajar ● Post-it
● Lakban Kertas
raktik
s Kelompok
ma Pengajar
raktik
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 3
PRESENTASI DAN Instruksi Aktivitas dalam Aktivitas
UMPAN BALIK kelompok bersam
Pr
RENCANA
3 PENYAMPAIAN Penulisan dan penempelan Aktivitas
rencana penyampaian penerapan bersam
PENERAPAN disiplin positif dan strategi
DISIPLIN POSITIF penerapannya Pr
(AKSI NYATA 1.4) P
Pemberian umpan balik
4 ISTIRAHAT
REVIU SINGKAT
5 KEYAKINAN KELAS Kuis mengenai Keyakinan Kelas P
DAN SEGITIGA dan Segitiga Restitusi
RESTITUSI
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 4
s Kelompok 1 JP ● Daftar hadir
ma Pengajar
5’ 2 ⅓ JP ● Lembar Rencana
raktik 10’ Penyampaian Disiplin
30’ Positif
s Kelompok
ma Pengajar ● Lembar Panduan Praktik
Keyakinan Kelas
raktik
● Lembar Kasus Segitiga
Pleno Restitusi A, B, C (Guru &
Murid)
Pleno 25’ ● Lembar Panduan Observasi
dan Refleksi Praktik Segitiga
Restitusi
Instruksi latihan membuat P
keyakinan kelas & pembuatan
kelompok
PRAKTIK KEYAKINAN Aktivitas
5 Persiapan dalam kelompok bersam
KELAS Pr
Praktik dan Refleksi Aktivitas
bersam
Pr
Instruksi P
6 PRAKTIK SEGITIGA Persiapan, Praktik dan Refleksi Praktik
RESTITUSI Putaran 1
Persiapan, Praktik dan Refleksi Praktik
Putaran 2
Pleno 5’
s Kelompok 15’
ma Pengajar
60’
raktik 10’
15’
s Kelompok
ma Pengajar
raktik
Pleno
k Kelompok
k Kelompok 15’
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 5
Persiapan, Praktik dan Refleksi Praktik
Putaran 3
Refleksi Lokakarya P
PENUTUPAN P
7
LOKAKARYA
Foto Bersama
TOTAL JAM P
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 6
k Kelompok 15’ 1 ⅔ JP
Pleno 15’
Pleno 5’
PELAJARAN 360 menit 8 JP
GAMBARAN DETAIL SESI
PEMBUKAAN DURASI: 15 MENIT
TUJUAN SESI
● Calon Guru Penggerak dapat menciptakan koneksi dengan peserta lain dan Pengajar
Praktik
● Calon Guru Penggerak dapat memahami tujuan dan agenda pada lokakarya ini
PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN:
● Laptop
● Proyektor
● Layar
● Pointer
● Slide Pemandu
PEMBUKAAN & ICEBREAKING (10’)
Persiapan:
● Pastikan laptop tersambung ke proyektor dan layar
● Pastikan slide pemandu dapat ditampilkan di layar
Pelaksanaan:
[Tayangkan slide 2]
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 7
Sesi pembukaan menjadi kunci keterlibatan peserta di pelatihan. Mulai pelatihan
dengan sapaan hangat dan bersemangat. Ingat bahwa Bapak-Ibu menjadi role-model
akan semangat peserta. Berikan ucapan:
Selamat pagi, Bapak-Ibu! Apa kabarnya?
Senang rasanya bisa melihat wajah Bapak-Ibu kembali di Lokakarya kedua!
Setelah menyapa dengan semangat, berikan pertanyaan-pertanyaan yang dapat
membuat peserta terlibat dan membentuk koneksi antar Calon Guru Penggerak dan
memberi apresiasi atas kedatangannya ke lokakarya ini. Contoh pertanyaan yang bisa
Pengajar Praktik ajukan:
Siapa di antara Bapak-Ibu yang jarak tempuh ke tempat ini dalam 1 km?
Siapa di antara Bapak-Ibu yang jarak tempuh ke tempat ini lebih dari 1 km?
Berapa jarak tempuh Bapak-Ibu kira-kira Bapak-Ibu?
Terima kasih atas kedatangannya di lokakarya kedua ini Bapak-Ibu! Jarak yang
Bapak-Ibu tempuh akan sepadan dengan pengalaman yang kita dapatkan hari
ini.
Setelah menyapa, lakukan ice breaking. Ice breaking digunakan di awal untuk membuat
koneksi antar Calon Guru Penggerak , pemandu yang membawakan kegiatan, ataupun
dengan kegiatan yang dilaksanakan. Walaupun ice breaking telah diberikan juga di
lokakarya sebelumnya, ice breaking kali ini digunakan untuk membuat peserta nyaman
dengan peserta lain dan Pengajar Praktik yang tidak bertemu selama 1 bulan, dan materi
yang khususnya diberikan di hari ini. Pimpin ice breaking dengan judul tembak nama.
(Ice breaking dapat dilihat dalam bagian lampiran)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 8
Minta Calon Guru Penggerak kembali ke tempat duduknya masing-masing (apabila ice
breaking mengharuskan Calon Guru Penggerak beranjak dari tempat duduknya)
Terimakasih sudah ikut bermain. Silakan Bapak-Ibu kembali ke tempat duduknya
masing-masing.
PENJELASAN TUJUAN, AGENDA & KESEPAKATAN BELAJAR (5’)
[Tayangkan slide 3]
Pengajar Praktik membacakan tujuan lokakarya kedua
Di akhir lokakarya kedua ini, peserta dapat...
[Tayangkan slide 4]
Untuk mencapai tujuan ini, ada beberapa agenda yang harus kita lakukan yaitu:
… (bacakan menu belajar).
Setelah memberitahukan tujuan dan agenda belajar lokakarya kedua ini, beri
kesempatan bertanya pada peserta. Setelah pemberian waktu untuk bertanya, ajak
peserta untuk meninjau kembali kesepakatan bersama yang sudah dibuat pada
lokakarya sebelumnya.
Untuk mencapai tujuan belajar dan membuat situasi belajar yang nyaman, mari
kita tinjau kembali kesepakatan belajar yang sudah kita rumuskan dari lokakarya
sebelumnya untuk lokakarya kedua ini. (bacakan kesepakatan belajar).
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 9
Apakah ada ide atau saran dari Bapak-Ibu yang bisa kita masukkan sebagai
kesepakatan belajar kita di lokakarya ini?
[Tayangkan slide 5]
Pengajar Praktik dapat memberikan salah satu saran untuk kesepakatan bersama. Saat
salah satu Pengajar Praktik, menggali saran kesepakatan belajar dari peserta, pastikan
ada Pengajar Praktik lain yang mendokumentasikan kesepakatan belajar tersebut di
slide powerpoint pemandu, yang bisa dilihat oleh peserta. Pastikan kesepakatan belajar
yang dibuat mendukung suasana belajar. Setelah semua ide terkumpulkan, pemandu
membacakan kembali kesepakatan yang telah dibuat dan menyepakatinya bersama
dengan peserta.
Terimakasih atas saran dan idenya. Saya bacakan kembali kesepakatan bersama
yang sudah dibuat. (bacakan kesepakatan bersama). Apakah Bapak-Ibu setuju
kesepakatan belajar ini? (jika ya) Berikan tepuk tangan untuk meresmikan
kesepakatan belajar ini (sejumlah dengan jumlah kesepakatan bersama. Contoh:
Jika ada 7 kesepakatan maka tepuk tangan 7 kali). Ingat kesepakatan belajar ini
sudah berlaku dari sekarang hingga proses belajar selesai di sore nanti. Sekarang
marilah kita masuk ke dalam sesi pertama.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 10
PRESENTASI PERKEMBANGAN DAN UMPAN BALIK DURASI: 120 MENIT
PRAKARSA PERUBAHAN LEVEL DIRI (AKSI NYATA 1.3)
TUJUAN SESI
● Calon Guru Penggerak dapat menjelaskan progress/kemajuan pelaksanaan prakarsa
perubahan level diri (Aksi Nyata 1.3)
● Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana pelaksanaan prakarsa
perubahan (Aksi Nyata 1.3) berdasarkan umpan balik dari Pengajar Praktik serta Calon
Guru Penggerak
PERLENGKAPAN, MEDIA, DAN APLIKASI YANG DIBUTUHKAN
● Alat tulis
● Laptop
● Layar
● Proyektor
INSTRUKSI PEMBENTUKAN KELOMPOK (5’)
Persiapan:
- Pastikan peserta membawa dokumen visi serta daftar pertanyaan prakarsa
perubahan yang sudah dibuatnya pada modul 1.3
Pelaksanaan:
[Tayangkan slide 6]
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 11
Pengajar Praktik membuka sesi dengan menyampaikan tujuan sesi sebelum
memberikan gambaran mengenai aktivitas pada sesi ini.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , kita akan memasuki sesi pertama di
Lokakarya 2 ini. Seperti yang sudah saya jelaskan pada bagian agenda
sebelumnya, kita mempresentasikan progress ataupun perkembangan prakarsa
perubahan diri (Aksi Nyata) yang sudah kita lakukan pada modul 1.3. Silakan
keluarkan visi serta rancangan prakarsa perubahan (daftar pertanyaan) yang
sudah Bapak-Ibu buat lalu akan kita presentasikan. Dari aktivitas ini diharapkan
Bapak-Ibu juga bisa mendapatkan umpan balik dari rekan sejawat Bapak-Ibu,
agar pelaksanaan prakarsa perubahan ini menjadi lebih efektif untuk diri Bapak-
Ibu.
Pengajar Praktik membagi Calon Guru Penggerak menjadi 3 kelompok
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , proses ini akan kita lakukan dalam kelompok-
kelompok kecil berisi 5 orang, dan nanti akan ada satu pengajar praktik yang
mendampingi dan memandu sesi di dalam kelompok. Sekarang saya akan
membagi Bapak-Ibu dalam kelompok. Pembagian kelompok ini akan kita
lakukan dengan berhitung 1, 2, 3. Saya akan mulai dari Bapak-Ibu (tunjuk salah
satu Calon Guru Penggerak , lalu berpindah ke Calon Guru Penggerak di
sebelahnya).
Pengajar Praktik mempersilakan Calon Guru Penggerak untuk bergabung dengan
kelompoknya
Baik Bapak-Ibu, sekarang silahkan bergabung dengan kelompoknya masing-
masing
(Pengajar Praktik bergabung dengan kelompok masing-masing)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 12
INSTRUKSI AKTIVITAS DALAM KELOMPOK (10’)
Persiapan:
- Pastikan Calon Guru Penggerak terbagi dalam 3 kelompok (sesuai dengan
jumlah Pengajar Praktik)
- Pastikan lokasi aktivitas tiap kelompok berjarak satu dengan lainnya
Pelaksanaan:
Pengajar Praktik menjelaskan instruksi dalam kelompok yang didampinginya.
Bapak-Ibu Calon Penggerak, seperti yang tadi sudah dijelaskan, kita akan
mempresentasikan perkembangan Aksi Nyata Bapak-Ibu. Proses ini dilakukan
dengan tujuan untuk memperkaya diri kita serta perubahan yang kita capai pada
diri kita. Bapak-Ibu akan secara bergilir mempresentasikan visi serta prakarsa
perubahan Bapak-Ibu, mulai dari sejauh mana Bapak-Ibu sudah melakukan Aksi
Nyata Bapak-Ibu dengan daftar pertanyaan BAGJA Bapak-Ibu, beserta dengan
apa rencana Bapak-Ibu ke depannya. Lalu setelah Bapak-Ibu selesai presentasi,
rekan-rekan yang lain bisa bertanya serta memberikan umpan balik kepada
rencana Bapak-Ibu.
Untuk Bapak-Ibu yang mendengarkan presentasi, silakan cermati mulai dari visi,
kesesuaian daftar pertanyaan BAGJA dengan visi, kesesuaian rencana dengan
daftar pertanyaan dengan visinya. Umpan balik yang Anda berikan dapat berupa
saran perbaikan/pengembangan. Anda juga dapat bertanya terhadap visi
ataupun rencana-rencana yang disusun oleh Calon Guru Penggerak yang sedang
presentasi.
Perlu diingat, ini bukan proses menilai, menghakimi, ataupun evaluasi. Proses ini
adalah proses berbagi rencana, praktik baik. Mari kita bersikap terbuka dalam
menerima masukan, serta dalam memberi masukan. Catatlah tiap pertanyaan
ataupun masukan dari rekan Bapak-Ibu. Kita akan memberikan rasa hormat
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 13
kepada rekan kita yang sedang presentasi, jadi mari kita fokuskan perhatian kita
kepada rekan kita yang sedang presentasi.
Pengajar Praktik memberikan informasi mengenai ketentuan presentasi tiap Calon Guru
Penggerak .
Waktu untuk tiap orang adalah 20 menit, 10 menit untuk presentasi serta 10
menit untuk tanya jawab dan masukan. Apakah ada dari proses ini yang ingin
ditanyakan?
Jika tidak ada, mari kita mulai sesi presentasi. Apakah ada yang ingin memulai
terlebih dahulu?
PRESENTASI DAN UMPAN BALIK DALAM KELOMPOK ( 105’)
Pengajar Praktik menghitung waktu presentasi serta memberikan peringatan waktu 2
menit terhadap Calon Guru Penggerak yang sedang presentasi. Setelah waktu habis,
Pengajar Praktik membuka sesi tanya jawab serta masukan (catatan: Pengajar Praktik
juga bisa memberikan masukan terhadap Aksi Nyata Calon Guru Penggerak )
(Ketika waktu presentasi tersisa 3 dan 1 menit) 3/1 menit lagi untuk waktu
presentasi
(Ketika waktu habis dan membuka tanya jawab) Waktunya habis, sekarang
saya akan buka sesi tanya jawab serta masukan
Pengajar Praktik memberikan waktu 1 menit kepada Calon Guru Penggerak yang baru
selesai presentasi untuk menyimpulkan masukan dari rekan Calon Guru Penggerak lain
Bapak-Ibu (nama Calon Guru Penggerak ) silakan simpulkan secara singkat apa
saja yang menjadi masukan kepada Bapak-Ibu
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 14
Setelah Calon Guru Penggerak selesai, ajak Calon Guru Penggerak lainnya untuk
presentasi. Pengajar Praktik melakukan proses yang sama dengan sebelumnya hingga
seluruh Calon Guru Penggerak semua selesai melakukan presentasi.
Mari kita beralih ke presentasi berikutnya. Ada Bapak-Ibu yang bersedia untuk
mempresentasikan perkembangannya?
Pengajar Praktik mengucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kelompoknya dan
melanjutkan sesi berikutnya tetap dalam kelompok yang sama.
Terima kasih Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak atas presentasinya. Saya harap
masing-masing prakarsa perubahan yang ingin Bapak-Ibu lakukan tercapai
dengan maksimal. Sekarang kita akan masuk ke dalam bagian berikutnya, masih
dengan kelompok ini.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 15
PRESENTASI DAN UMPAN BALIK RENCANA DURASI: 45 MENIT
PENYAMPAIAN PENERAPAN DISIPLIN POSITIF (AKSI
NYATA 1.4)
TUJUAN SESI
● Calon Guru Penggerak dapat menjelaskan rencana penyampaian penerapan disiplin
positif (Aksi Nyata 1.4)
● Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana penyampaian penerapan disiplin
positif (Aksi Nyata 1.4) berdasarkan umpan balik dari Pengajar Praktik atau Calon Guru
Penggerak lain
PERLENGKAPAN, MEDIA, DAN APLIKASI YANG DIBUTUHKAN
● Alat tulis
● Post-it (oranye)
● Lembar Kerja Rencana Penyampaian Penerapan Disiplin Positif (30 lembar)
● Lakban kertas
● Musik & Speaker (jika dibutuhkan)
INSTRUKSI SESI (5’)
Persiapan:
● Tiap Pengajar Praktik mendampingi kelompok yang sama dengan sesi
sebelumnya
● Siapkan Lembar Kerja Rencana Penyampaian Penerapan Disiplin Positif
sesuai dengan jumlah peserta dalam kelompok
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 16
Pelaksanaan:
Pengajar Praktik membuka sesi dalam kelompok dengan menjelaskan tujuan sesi
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , tadi kita sudah mempresentasikan
perkembangan prakarsa perubahan level diri Aksi Nyata kita pada modul 1.3.
Sekarang kita akan mempresentasikan rencana penyampaian penerapan disiplin
positif di sekolah yang kita buat pada Aksi Nyata modul 1.4. Sama seperti sesi
sebelumnya, sesi ini bertujuan untuk mengembangkan rencana ataupun strategi
yang kita buat dengan adanya umpan balik dari rekan Calon Guru Penggerak
lain.
Pengajar Praktik menjelaskan instruksi serta ketentuan pelaksanaan presentasi. Setelah
penjelasan, pengajar praktik membagikan lembar kerja rencana penyampaian
penerapan disiplin positif di kelas dan strategi penerapan pada konteks sekolah.
Berbeda dari sesi sebelumnya, pada sesi ini kita akan menuliskan rencana kita
pada lembar kerja rencana penyampaian disiplin positif. Bapak-Ibu bisa
menuliskan rencana Bapak-Ibu serta alasan pemilihan strategi yang Bapak-Ibu
pilih. Lalu setelah Bapak-Ibu selesai menuliskan rencana Bapak-Ibu, kita akan
tempel lembar kerja Bapak-Ibu tersebut di tembok. Fungsinya adalah agar
rencana Bapak-Ibu bisa dilihat oleh Calon Guru Penggerak lain dan diberikan
umpan balik. Untuk instruksi ini, apakah ada yang ingin ditanyakan? (jika tidak
ada pertanyaan) baik saya akan berikan lembar kerjanya. Bapak-Ibu bisa mulai
mengerjakan.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 17
PENULISAN RENCANA PENYAMPAIAN PENERAPAN DISIPLIN POSITIF (10’)
Pengajar praktik memberikan kesempatan kepada Calon Guru Penggerak untuk
menuliskan rencana yang sudah dibuat. Pada penulisan ini, pengajar praktik dapat
bertanya ataupun memberikan masukan terhadap rencana yang dibuatnya. Lembar
kerja tambahan dapat diberikan apabila ada Calon Guru Penggerak yang membutuhkan.
Setelah Calon Guru Penggerak selesai menulis, pengajar praktik meminta Calon Guru
Penggerak untuk menempelkan rencananya di salah satu dinding tempat kegiatan dan
memberikan post-it berwarna oranye untuk menuliskan pertanyaan ataupun masukan
kepada rencana yang ditulis oleh Calon Guru Penggerak lain.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , jika sudah selesai Bapak-Ibu bisa
menempelkan rencana Bapak-Ibu pada dinding tempat kegiatan kita. Lalu
Bapak-Ibu bisa berkeliling dan memberikan masukan ataupun pertanyaan
kepada rencana Calon Guru Penggerak lain (termasuk dari kelompok lain) yang
juga sudah tertempel. Saat Bapak-Ibu sudah menempel, fokuskan perhatian
Bapak-Ibu pada rencana Calon Guru Penggerak lain terlebih dahulu. Pastikan
post-it tersebut ada nama Bapak-Ibu agar Calon Guru Penggerak yang diberikan
pertanyaan ataupun umpan balik dapat bertanya langsung kepada Bapak-Ibu
apabila ada kebingungan. Jika post-it berwarna oranye Bapak-Ibu habis, Bapak-
Ibu bisa mengambil di saya ataupun di pengajar praktik lain.
PEMBERIAN UMPAN BALIK (25’)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 18
Pada proses ini biarkan Calon Guru Penggerak berkeliling dan memberikan masukan
terhadap rencana Calon Guru Penggerak lain. Pengajar praktik dapat memutar musik
selama aktivitas ini.
Setelah waktu aktivitas selama 10 menit. Pengajar praktik (dalam kelas pleno)
mengumumkan bahwa Calon Guru Penggerak bisa memperbaharui rencana,
mengonfirmasi masukan ataupun pertanyaan yang diberikan oleh Calon Guru
Penggerak lain.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , setelah Bapak-Ibu berkeliling dan memberi
umpan balik, sekarang Bapak-Ibu bisa juga sudah bisa untuk memperbaharui
rencana Bapak-Ibu, ataupun mengonfirmasi pertanyaan ataupun masukan dari
rekan-rekan Bapak-Ibu. Jangan lupa untuk memasukkan pembaharuan rencana
Bapak-Ibu pada portfolio digital Bapak-Ibu.
Pengajar praktik mengistirahatkan aktivitas lokakarya, dan bertemu kembali setelah 1
jam istirahat.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak sekarang kita hentikan dulu sesi kita kali ini.
Kita akan beristirahat dulu. Apabila Bapak-Ibu tetap ingin berdiskusi dengan
rekan Bapak-Ibu mengenai rencana Bapak-Ibu, saya persilakan. Namun setelah
60 menit atau jam 13.00 kita akan mulai sesi kita kembali dan masuk agenda
berikutnya dengan kondisi sudah beristirahat dan makan. Selamat beristirahat!
ISTIRAHAT DURASI: 60 MENIT
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 19
Lembar kerja Rencana Penyampaian Penerapan Disiplin Positif (juga tersedia di bagian
Lampiran)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 20
REVIU SINGKAT MATERI KEYAKINAN KELAS DAN DURASI: 25 MENIT
SEGITIGA RESTITUSI
TUJUAN SESI
● Calon Guru Penggerak dapat menjelaskan kembali pemahaman materi keyakinan kelas
dan segitiga restitusi
PERLENGKAPAN, MEDIA, DAN APLIKASI YANG DIBUTUHKAN
● Slide Pemandu
● Layar
● Laptop
REVIU SINGKAT MATERI KEYAKINAN KELAS DAN SEGITIGA RESTITUSI (25’)
Persiapan:
● Pastikan Calon Guru Penggerak sudah kembali ke dalam ruangan
● Pastikan slide pemandu dapat ditampilkan di layar
Pelaksanaan:
[Tayangkan slide 7]
Pengajar Praktik memberikan pengantar sesi reviu materi.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , tadi kita sudah membahas mengenai rencana
kita masing-masing untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang berpihak pada
murid. Hal ini berkaitan erat dengan bagaimana kita mewujudkan budaya positif
yang ada di sekolah kita. Nanti kita akan melakukan simulasi praktik terkait
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 21
pembentukan keyakinan kelas serta praktik segitiga restitusi. Namun sebelum
kita masuk kesana, mari kita telusuri kembali materi-materi penting yang ada di
modul 1.4
Pengajar Praktik menjelaskan aktivitas kuis sebagai media reviu materi dalam modul.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , untuk sesi reviu ini saya akan menyajikannya
dalam bentuk kuis. Di dalam slide pemandu saya ini, akan terdapat beberapa
pertanyaan mengenai materi modul 1.4. terutama pada bagian keyakinan kelas
dan segitiga restitusi. Apabila Bapak-Ibu mengetahui jawabannya silahkan
angkat tangan dan menjawab. Kuis ini tidak ada penilaian apapun, ini hanya
membantu kita semua untuk mengulas kembali materi yang sudah kita pelajari
sebelumnya. Apakah ada yang ingin ditanyakan? Jika tidak mari kita mulai
Pengajar Praktik mengajukan pertanyaan berdasarkan slide dan mengajak Calon Guru
Penggerak untuk menjawab.
[Tayangkan slide 8]
Pertanyaan 1: Keyakinan kelas dan peraturan kelas adalah hal yang sama. Betul
atau salah? Silakan angkat tangan Bapak-Ibu! (Gali jawaban beberapa Calon Guru
Penggerak )
[Tayangkan slide 9]
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 22
Jawabannya adalah Salah. Keyakinan kelas berbeda dengan peraturan kelas.
Namun keyakinan kelas muncul dari peraturan-peraturan kelas. Kita lanjut ke soal
selanjutnya.
[Tayangkan slide 10]
Pertanyaan 2: Keyakinan Kelas berlandaskan nilai-nilai kebajikan atau prinsip
universal. Betul atau salah? (gali jawaban beberapa Calon Guru Penggerak )
Dan jawabannya adalah….
[Tayangkan slide 11]
Betul. Keyakinan kelas berlandaskan nilai-nilai kebajikan dan universal. Mari kita
lanjut ke soal selanjutnya.
[Tayangkan slide 12]
Pertanyaan 3: Apa nilai kebajikan atau keyakinan yang ingin diangkat dari
peraturan-peraturan berikut ini? Menggunakan helm saat mengendarai motor,
membuang sampah pada tempatnya, dan dilarang menggunakan kata-kata
kasar. Ada yang bisa bantu saya? (gali jawaban beberapa Calon Guru Penggerak
). Mari kita lihat jawabannya.
[Tayangkan slide 13]
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 23
Menggunakan helm saat mengendarai motor adalah keselamatan. Membuang
sampah pada tempatnya adalah menjaga kebersihan, dan dilarang menggunakan
kata-kata kasar adalah selalu bersikap positif dan hormat. Apakah ada yang
mempunyai jawaban lain? Mari kita diskusikan.
[Tayangkan slide 14]
Pertanyaan 4: Di layar sudah terlihat langkah-langkah menetapkan keyakinan
kelas serta pendalamannya. Tugas Bapak-Ibu adalah mengurutkan. Ada yang mau
mencoba? (tunggu respon dari Calon Guru Penggerak ). Mari kita lihat
jawabannya.
[Tayangkan slide 15]
Pengajar praktik membacakan urutan langkah-langkah sesuai dengan nomor yang
tertera pada kotak
Nomor 1 adalah memunculkan peraturan. Nomor 2 adalah mengubah peraturan
dengan kalimat yang lebih positif. Nomor 3 adalah menyarikan peraturan menjadi
keyakinan. Nomor 4 adalah berdiskusi mengenai gambaran perilaku yang
mencerminkan keyakinan kelas. Nomor 5 adalah berdiskusi mengenai peran
seluruh warga kelas. Dan Nomor 6 adalah meninjau ulang keyakinan yang sudah
kita buat dari waktu ke waktu. Mari kita lanjut ke soal berikutnya.
[Tayangkan slide 16]
Pertanyaan 5: Ada 5 kebutuhan dasar manusia. Sebutkan! (tunggu respon dari
Calon Guru Penggerak ) mari kita lihat jawabannya.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 24
[Tayangkan slide 17]
Pengajar praktik memberi jawaban dari pertanyaan 5, sambil bertanya jawab apa yang
dimaksud dari tiap-tiap kebutuhan.
Nomor 1 adalah kesenangan. Nomor 2 adalah cinta dan kasih sayang. Nomor 3
adalah kebebasan. Nomor 4 adalah penguasaan. Dan nomor 5 adalah bertahan
hidup. Ada yang bisa bantu saya apa yang dimaksud dari masing-masing
kebutuhan ini? (gali jawaban dari Calon Guru Penggerak )
Pengajar praktik membacakan secara singkat sekilas mengenai tiap-tiap kebutuhan di
slide pemandu.
[Tayangkan slide 18]
Ini adalah pertanyaan terakhir. Ada 3 tahapan dalam melakukan restitusi,
yaitu…Silahkan Bapak-Ibu urutkan! (gali jawaban dari Calon Guru Penggerak ).
Sekarang mari kita lihat jawabannya.
[Tayangkan slide 19]
Ya betul tatanannya sudah urut dari atas sampai bawah. Pertama adalah
menstabilkan identitas, lalu validasi tindakan yang salah, dan menanyakan
keyakinan. Mari kita lihat lagi sekilas mengenai 3 tahapan ini.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 25
[Tayangkan slide 20]
Pengajar praktik membacakan tiap tahapan, lalu sekilas mengenai tahapan tersebut dan
contoh kata-kata atau respon yang sesuai dengang tahapan tersebut.
[Tayangkan slide 21]
Pengajar Praktik memberi apresiasi, menutup sesi reviu dan mengajak peserta untuk
mulai memasuki sesi praktik pembentukan keyakinan kelas.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , hebat sekali jawaban-jawaban Bapak-Ibu.
Dari kuis ini banyak sekali hal yang kita bahas terkait keyakinan kelas dan praktik
segitiga restitusi. Sekarang mari kita tutup kuisnya dan mari kita praktikkan.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 26
PRAKTIK KEYAKINAN KELAS DURASI: 80 MENIT
TUJUAN SESI
● Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan keterampilan memandu pembuatan
keyakinan kelas
PERLENGKAPAN, MEDIA, DAN APLIKASI YANG DIBUTUHKAN
● Flipchart/kertas Plano (15)
● Alat tulis (Spidol Marker)
● Lakban Kertas
● Panduan Praktik Keyakinan Kelas Bagian 1-5 (15)
● Layar
● Proyektor
● Laptop
● Slide Pemandu
INSTRUKSI PRAKTIK PEMBUATAN KEYAKINAN KELAS (5’)
Persiapan:
- Pastikan slide pemandu dapat ditampilkan di layar
Pelaksanaan:
[Tayangkan slide 22 ]
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 27
Pengajar Praktik menjelaskan gambaran aktivitas yang akan dilakukan oleh Calon Guru
Penggerak
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , kita akan memulai praktik memandu
pembuatan keyakinan kelas ini. Praktik ini akan dilaksanakan dalam kelompok
dan kita hanya akan mempraktikkan ini satu kali. Saya akan jelaskan ketentuan
aktivitas kita.
[Tayangkan slide 23]
- Hanya akan ada satu kali praktik keyakinan kelas dalam kelompok
- Masing-masing Calon Guru Penggerak akan mendapatkan bagian dalam alur
penyusunan keyakinan kelas. Bagiannya adalah sebagai berikut:
1. Pembukaan dan memimpin diskusi memunculkan peraturan-peraturan
sekolah (tulis di flipchart)
2. Memimpin diskusi untuk mengubah peraturan kelas dengan kalimat-kalimat
yang lebih positif (yang sudah dibuat di bagian 1)
3. Memimpin diskusi dalam menyarikan peraturan tersebut menjadi keyakinan-
keyakinan yang perlu dianut dalam kelas (yang sudah dibuat di bagian 1&2)
4. Memimpin diskusi pendalaman keyakinan kelas menggunakan tabel T dan
tabel Y (tampak seperti/tidak tampak seperti)
5. Memimpin diskusi pendalaman keyakinan kelas terkait peran Guru dan Murid
- Masing-masing Calon Guru Penggerak akan mendapatkan bagiannya dengan
cara diundi/ditentukan oleh Pengajar Praktik dalam kelompok
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 28
- Ketika seorang Calon Guru Penggerak sedang memimpin diskusi, Calon Guru
Penggerak lainnya berperan sebagai murid. Termasuk ketika seorang Calon
Guru Penggerak sudah selesai menjalankan bagiannya, Calon Guru Penggerak
tersebut kembali berperan sebagai siswa.
Pengajar Praktik memberikan kesempatan bertanya.
Apakah ada yang ingin ditanyakan? Jika tidak ada saya akan melanjutkan ke
dalam pembagian kelompok
Pengajar Praktik membagi peserta ke dalam 3 kelompok.
Saya akan membagi Bapak-Ibu ke dalam 3 kelompok berisi 5 orang. Caranya
adalah dengan melakukan pose. Ada 3 gerakan, yaitu duduk biasa, duduk
mengangkat tangan kanan (pengajar praktik memberikan contoh), serta berdiri.
Saya akan menghitung sampai 3, lalu silahkan Bapak-Ibu pilih pose Bapak-Ibu.
Kita coba bagi sekarang, 1…2…3! Pose!
(lakukan sampai 2-3 kali jika pada kesempatan ketiga masih terdapat
ketidakseimbangan jumlah kelompok, ambil pose terakhir dan lakukan
penyesuaian jumlah kelompok dengan penunjukkan langsung oleh pengajar
praktik)
Pengajar Praktik meminta Calon Guru Penggerak untuk berpindah sesuai dengan
kelompok masing-masing
Baik kita sudah dapat kelompoknya, mari kita berpindah. Nanti tiap kelompok
akan didampingi oleh satu pengajar praktik.
PERSIAPAN DALAM KELOMPOK (15’)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 29
Persiapan:
- Pastikan kelompok sudah terkumpul
- Pastikan pengajar praktik sudah mempunyai kelompok untuk didampingi dan
berada dalam kelompok
- Pastikan peralatan kertas plano, lakban kertas dan spidol marker tersedia
untuk setiap kelompok
- Apabila setiap Calon Guru Penggerak sudah menentukan bagiannya minta
tiap peserta tersebut untuk mempersiapkan diri
- Siapkan lembar panduan praktik keyakinan kelas bagian 1-5 masing-masing
untuk tiap peserta
Pelaksanaan:
Pengajar praktik memberikan lembar Panduan Praktik Keyakinan Kelas dan menjelaskan
isinya secara singkat.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , saya akan bagikan lembar panduan praktik
keyakinan kelas. Bapak-Ibu bisa membacanya. Bapak-Ibu akan diberikan 5 buah
kertas untuk Bapak-Ibu baca secara singkat. Tiap bagian sesuai dengan
penjelasan sebelumnya. Namun untuk lebih jelasnya Bapak-Ibu bisa
menggunakan panduan ini. Setiap bagiannya akan dijelaskan pada panduan ini.
Pengajar Praktik menjelaskan peran Calon Guru Penggerak lain untuk berperan sebagai
murid dan mengobservasi.
Ketika Bapak-Ibu sedang tidak berperan sebagai guru, maka peran Bapak-Ibu
adalah sebagai murid. Pada praktik ini kita ingin merasakan, mengalami proses
pembuatan keyakinan kelas. Maka berperanlah sebagai murid, namun tidak
perlu menjadi murid yang berpotensi mengganggu jalannya diskusi. Bapak-Ibu
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 30
juga diminta untuk mengobservasi jalannya tiap bagian. Pada tiap lembar
panduan, akan ada kotak observasi. Isilah kotak tersebut dengan tanda centang
jika ditampilkan oleh Calon Guru Penggerak yang bertugas. Apabila sedang
bagian 1 yang sedang dijalankan, maka Bapak-Ibu gunakan panduan observasi
pada lembar bagian 1.
Pengajar Praktik mempersilakan Calon Guru Penggerak untuk membaca lembar secara
singkat terlebih dahulu.
Bapak-Ibu sekarang saya akan berikan waktu sekitar 2 menit untuk melihat
gambaran aktivitas tiap bagiannya.
Pengajar Praktik mengajak berdiskusi untuk memilih bagian mana yang akan dijalankan.
Waktu untuk membaca sudah selesai.
Saya akan serahkan Bapak-Ibu untuk memilih bagian mana yang ingin Anda
coba. Apakah ada bagian yang ingin dicoba?
(buat kesepakatan pembagian peran dalam kelompok)
Pengajar Praktik memberikan waktu persiapan sekitar 10 menit untuk Calon Guru
Penggerak
Saya akan berikan waktu 10 menit untuk bersiap. Ketika 10 menit sudah habis,
Bapak-Ibu yang mendapatkan bagian pertama bisa langsung memulai sesinya.
Apabila ada yang ingin ditanyakan bisa tanyakan langsung kepada pengajar
praktik.
Pengajar Praktik memulai sesi dan mengingatkan Calon Guru Penggerak akan tujuan
sesi praktik ini dan pengingat waktu.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 31
Waktu persiapan sudah selesai. Ingat ini hanya sebuah simulasi dan Latihan.
Harapannya kita bisa belajar dari sini jadi tidak apa jika Bapak-Ibu merasa
melakukan kesalahan. Saya persilakan langsung untuk bagian pertama. Ketika
bagian pertama sudah selesai, bisa langsung dilanjutkan oleh bagian kedua.
Jangan lupakan peran Bapak-Ibu sebagai murid. Jika ada instruksi dari saya
(setelah 10 menit) “mohon dipercepat” artinya Bapak-Ibu harus cepat
merampungkan bagian Anda,
PRAKTIK & REFLEKSI PEMBUATAN KEYAKINAN KELAS (60’)
Selama proses berlangsung, Pengajar Praktik bisa ikut menjadi peserta, namun juga
berperan sebagai pengingat waktu. Ketika setiap bagian sudah melewati waktu 10
menit, berikan pengingat kepada Calon Guru Penggerak untuk mempercepat
prosesnya.
Pengajar Praktik mengajak kelompoknya untuk melakukan refleksi singkat setelah
simulasi selesai di bagian kelima
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , mari kita refleksikan pengalaman kita
sejenak. Setiap bagian yang sudah dijalani:
1. Bagaimana hasil observasi Bapak-Ibu tiap bagian?
2. Hal baik apa yang sudah dilakukan pada tiap bagiannya?
3. Hal baru apa yang Bapak-Ibu pelajari dari seluruh proses tadi?
Pengajar Praktik menutup sesi dan mengajak kelompok untuk masuk ke dalam praktik
berikutnya.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 32
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak kita sudah melakukan sesi praktik membuat
keyakinan kelas. Semoga praktik ini bisa membantu Bapak-Ibu sekalian dalam
membentuk lingkungan belajar yang berpusat murid. Sekarang kita akan masuk
ke dalam praktik berikutnya yaitu, praktik Segitiga Restitusi. Kita akan lakukan
tetap dalam kelompok ini.
Lembar Panduan Praktik Keyakinan Kelas (juga terdapat di bagian Lampiran)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 33
Contoh Tabel T dan tabel Y (Praktik Keyakinan Kelas bagian 4)
Tabel T
(DIISI DENGAN NILAI KEBAJIKAN ATAU KEYAKINAN)
Tampak Seperti Tidak Tampak Seperti
(diisi dengan perilaku yang mencerminkan nilai) (diisi dengan perilaku yang tidak mencerminkan
nilai)
(contoh: Tekun bekerja dan menyimak guru) (contoh: Tidak mendengarkan guru dan acuh tak
acuh.)
Tabel Y
(Diisi dengan Nilai Kebajikan atau Keyakinan)
Terdengar
Contoh: Catatan: Pengajar Praktik bisa
membantu memberikan gambaran
Terlihat “Boleh saya ini pada calon guru penggerak yang
pinjam…” mendapatkan bagian 4 pada saat
persiapan. Ajak calon guru
Berperilaku penggerak tersebut untuk
mempersiapkan gambar ini di
Contoh: Contoh: kertas plano
Memegang Tersenyum
barang miBliukku Pegangan Lokakarya KeRdauma |a3h4
orang lain
dengan izin
Contoh Tabel Peran Guru dan Murid (Praktik Keyakinan Kelas bagian 5)
Guru Murid
Tugasnya... Tugasnya...
● mengajar ● belajar
● mendidik ● mencoba
● menjawab pertanyaan ● menghasilkan yang terbaik dari diri
● memberi nilai ● bertanya jika tidak paham
● mengatur kelas ● mengikuti peraturan
● menegakkan peraturan kelas/sekolah ● menjalankan keyakinan kelas
● menjalankan keyakinan kelas ● mendengarkan
● peduli terhadap semua murid ● memeriksa tugas kembali
● …………….. ● ………………..
Guru Guru
Tugasnya bukan… Tugasnya bukan…
● menyakiti atau disakiti ● menyakiti atau disakiti
● memaksa kamu untuk belajar ● mengeluh
● merapikan barang-barang murid ● merusak barang pribadi/orang lain
● menyiapkan makanan atau barang-barang alat ● melakukan tugas guru
tulis ● memutuskan untuk teman kamu
● …………………. ● ………………...
Catatan: Pengajar Praktik bisa
membantu memberikan gambaran
ini pada calon guru penggerak yang
mendapatkan bagian 5 pada saat
persiapan. Ajak calon guru
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 35
penggerak tersebut untuk
mempersiapkan gambar ini di
PRAKTIK SEGITIGA RESTITUSI DURASI: 55 MENIT
TUJUAN SESI
● Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan keterampilan melakukan Segitiga Restitusi
PERLENGKAPAN, MEDIA, DAN APLIKASI YANG DIBUTUHKAN
● Lembar kasus A,B,C Segitiga Restitusi (Guru)
● Lembar kasus A,B,C Segitiga Restitusi (Murid)
● Slide Pemandu
● Panduan Observasi dan Refleksi Segitiga Restitusi
INSTRUKSI (10’)
Persiapan:
- Pastikan seluruh kelompok sudah selesai melakukan praktik keyakinan kelas
- Pengajar praktik tetap berada dalam kelompok, satu orang yang memimpin
sesi instruksi di depan
- Pastikan Calon Guru Penggerak masih tetap dalam kelompok keyakinan
kelas untuk membagi lagi Calon Guru Penggerak dalam kelompok kecil (3
orang)
Pelaksanaan:
[Tayangkan slide 24]
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 36
Pengajar Praktik menjelaskan tujuan sesi praktik segitiga restitusi
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , untuk menguatkan usaha kita dalam
menanam disiplin positif di sekolah, kita juga akan melatih diri kita melakukan
segitiga restitusi. Latihan ini akan membantu kita menggunakan segitiga
restitusi dalam masalah yang kita hadapi sehari-hari.
[Tayangkan Slide 25]
Pengajar Praktik menjelaskan alur aktivitas praktik segitiga restitusi
Praktik ini akan dilaksanakan dalam kelompok, dimana satu kelompok berisi 3
orang. Kami sudah menyediakan 3 kasus untuk Bapak-Ibu. Satu orang akan
berperan sebagai guru, sedangkan akan ada satu orang lagi yang akan berperan
sebagai murid. Tugas Bapak-Ibu adalah mempraktikkan segitiga restitusi ini
pada kasus tersebut. Satu orang yang tersisa akan menjadi observer yang akan
mengamati proses jalannya percakapan ini, memberi umpan balik, serta
memimpin proses refleksi dalam kelompok tiap putaran.
Setelah satu kasus selesai, kasus berikutnya Bapak-Ibu semua akan bertukar
peran. Pastikan dalam tiga kasus tersebut, Bapak-Ibu pernah berperan sebagai
guru, murid, serta observer. Kasus dan panduan observasi akan dibagikan
kepada Bapak-Ibu ketika Bapak-Ibu sudah masuk ke dalam kelompok.
Tiap putaran akan berlangsung sekitar 15 menit, sudah termasuk dengan
persiapan, praktik, dan refleksi singkat.
Pengajar Praktik memberikan kesempatan bertanya
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 37
Apakah ada yang ingin ditanyakan? (jika tidak ada pertanyaan) mari kita bagi
Bapak-Ibu dalam kelompok sesuai nomor
Pengajar praktik menentukan nomor Calon Guru Penggerak dalam kelompoknya untuk
memisahkan mereka ke dalam kelompok lebih kecil.
Saya akan memberikan nomor kepada masing-masing dari Bapak-Ibu. Apabila
Bapak-Ibu mendapatkan nomor 1, maka Bapak-Ibu nanti akan bergabung
dengan nomor 1 dari kelompok-kelompok lain. Begitu pula nomor lainnya.
Sekarang saya akan tentukan nomor Bapak-Ibu. (Pengajar praktik menentukan
nomor pada kelompoknya masing-masing).
Pengajar praktik mengajak Calon Guru Penggerak untuk mencari nomor kelompoknya
masing-masing
Bapak-Ibu, sekarang silahkan Bapak-Ibu bergabung dalam kelompok dengan
nomor yang sama dengan Anda.
Pengajar praktik membagikan lembar kasus dan panduan observasi dan refleksi kepada
Calon Guru Penggerak dalam kelompok. Setelahnya pengajar praktik menjelaskan
sedikit mengenai lembar-lembar tersebut.
Bapak-Ibu Calon Guru Penggerak , izinkan saya menjelaskan sedikit mengenai
lembar yang dibagikan kepada Bapak-Ibu. Bapak-Ibu akan menerima beberapa
lembar. Akan terdapat 3 kasus, yaitu A, B, dan C. Tiap kasus tersebut akan ada
keterangan peran, antara guru dan murid. Jika Bapak-Ibu berperan sebagai guru
pada kasus A, maka bacalah kasus A dengan keterangan guru. Begitupula untuk
Bapak-Ibu yang berperan sebagai murid pada kasus A, silakan baca dengan
keterangan murid. Ketika Bapak-Ibu menjadi murid, pastikan Anda mengikuti
informasi yang ada, Bapak-Ibu tidak perlu membuat jawaban-jawaban sendiri.
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 38
Untuk Bapak-Ibu yang berperan sebagai observer, tugas Bapak-Ibu juga sudah
tertera di dalam lembar tersebut.
PERSIAPAN, PRAKTIK, DAN REFLEKSI PUTARAN 1 (15’)
Persiapan:
● Siapkan penghitung waktu (stopwatch) ataupun smartphone yang bisa
menghitung waktu selama 3 putaran
Pelaksanaan:
Pengajar praktik memberikan tambahan instruksi terkait alur dalam kelompok, lalu
mempersilahkan kelompok untuk memulai
Bapak-Ibu seperti yang saya jelaskan tadi, waktu tiap putaran adalah 15 menit.
Silakan kelola waktu dan pembagian perannya. Setiap selesai 15 menit, saya
akan berikan peringatan waktu yang artinya Bapak-Ibu harus segera berpindah
pada putaran kedua. Sekarang silahkan Bapak-Ibu dalam kelompok
mempersiapkan diri dan memulai praktiknya.
Setelah 15 menit pengajar praktik memberikan peringatan untuk seluruh kelompok
Calon Guru Penggerak .
Bapak-Ibu 15 menit sudah selesai, Bapak-Ibu diharapkan sudah bisa segera
berpindah ke putaran kedua
PERSIAPAN, PRAKTIK, DAN REFLEKSI PUTARAN 2 (15’)
Buku Pegangan Lokakarya Kedua | 39