46 Dalam test tulis tim penilai yang berasal dari pihak internal kelurahan akan menanyakan pengetahuan umum peserta khususnya terkait pekerjaan yang aakn mereka lakukan setelah menjadi pegutugas PPSU. Sementara pada test wawancara salah satunya ditanyakan mengenai kemampuan menyampaikan pendapat. Selain itu tes kesehatan yang dilakukan oleh pihak puskesmas peserta akan ditanya tentang riwayat penyakit yang pernah diderita. Dari beberapa test yang dilakukan tersebut kemudian pihak kelurahan mengimprovisasi panduan agar penilain kongkrit dan objektif. VISI “Menjadikan Instansi Kelurahan yang Transparan dan Akuntabel didalam pelaksanaan Proses Penerimaan Calon Pegawai” MISI 1. Transparansi penerimaan Pegawai PPSU yang Bersih. 2. Struktur Organisasi Gambar 4.1 Persyaratan mengikuti test PPSU Kelurahan Gelora Jakarta pusat
47 Proses rektrutmen yang dilakukan oleh panitia diawali dari pembaritahuan adanya proses rektrutment pegawai PPSU yang disosialisasikan oleh Bapak Lurah kepada panitia Proses rekrutment pegawai penanganan sarana dan prasarana umum di kelurahan Gelora Jakarta Pusat. Proses rekrutmen diawali dari pembentukan panitia yang terdiri dari pegawai kelurahan yang ditunjuk kemudian dilakukan pembentukan struktur kepanitiaan. Selanjutnya proses sosialisasi dengan mengundang aparat kelurahan RT, RW, pihak puskesmas dan beberapa tokoh masyarakat. Dari sosialisasi ini kemudian setiap panitia melakukan sosialisasi pemberitahuan kepada masyarakat khususnya mereka yang berdomisili di wilayah administrasi Gelora Jakarta pusat. Test seleksi diawali dengan test administrasi dimana seluruh peminat mengajukan pendaftaran dengan beberapa dokumen sebagai persayaratan administrasi seperti dokumen identitas diri KTP, KK, dan NPWP dan Ijazah minimal SD. Persyaratan lain adalah surat keterangan berkelakuan baik (SKCK) dan surat keterang sehat dari puskesmas. Pada tahap selanjutnya buat para peserta yang dinyatakan lulus adminsitrasi dilanjutkan dengan test tulis masalah pengetahuan umum dan dilanjutkan dengan test keterampilan dasar dan test fisik. Setelah semua test dilewati oleh peserta maka selang 1 minggu kemudian akan diumumkan siapa saja yang lulus dan diterima sebagai pegawai PPSU untuk periode 1 tahun.
48 Mekanisme rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum di Kelurahan Gelora jakarta Pusat Dasar Hukum Peraturan Gubernur Nomor 122 Tahun 2017 Tentang Penanganan Prasarana Dan Sarana Umum Tingkat Kelurahan I. Pelaksanaan Pengadaan a. Tahap Persiapan 1. Proses pengadaan PPPSU Tingkat Kelurahan dilaksanakan melalui pengadaan langsung oleh Pejabat Pengadaan Barang/Jasa. 2. Pejabat Pembuat Komitmen mengajukan surat permohonan kepada pejabat pengadaan barang dan jasa untuk melakukan proses Pengadaan PPPSU Tingkat Kelurahan dengan melampirkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang dibuat oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). 3. Lurah dapat membentuk tim teknis untuk membantu pelaksanaan tugas Pejabat Pengadaan Barang/Jasa terkait proses pengadaan PPPSU Tingkat Kelurahan. Tim Teknis tersebut terdiri dari Sekretaris Kelurahan, Kepala Seksi yang membidangi prasarana dan sarana dan staf Kelurahan yang ditetapkan dalam Keputusan Lurah. 4. Tim Teknis yang telah dibentuk oleh Lurah agar dilaporkan kepada Walikota/Bupati dan Camat..
49 b. Tahap Pelaksanaan 1. Pengumuman pengadaan dilakukan secara terbuka dan transparan yang ditempel dan diumumkan pada papan pengumuman Kantor Lurah paling sedikit selama 2 (dua) hari semenjak ditandatangani yang memuat informasi meliputi : _ a) Persyaratan pendaftaran; b) umlah Pekerja yang dibutuhkan; c) Lingkup pekerjaan; d) Tata cara pendaftaran; dan e) Jadwal pelaksanaan (memuat tahapan, hari, tanggal, waktu dan tempat), mulai dari pendaftaran sampai dengan pengumuman hasil. 2. Persyaratan Calon PPPSU Tingkat Kelurahan adalah : a) Warga Negara Indonesia (WNI); b) Diutamakan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Provinsi DKI Jakarta; c) Berusia paling sedikit 18 (delapan belas) tahun; d) Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); e) Dapat membaca dan menulis bahasa Indonesia; f) Memiliki surat keterangan sehat dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas); g) Surat keterangan yang menyatakan bahwa tidak sedang menjabat sebagai pengurus RT, RW, anggota Lembaga
50 h) Musyawarah Kelurahan (LMK) dan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM); dan i) Surat pernyataan untuk tidak melakukan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). 3. Waktu pendaftaran calon PPPSU Tingkat Kelurahan selama 3 (tiga) hari kerja. 4. Calon PPPSU Tingkat Kelurahan menyampaikan surat lamaran pekerjaannya kepada Pejabat Pengadaan Barang/Jasa dan/atau Tim Teknis Kelurahan yang telah ditetapkan. Surat lamaran agar dibuat dengan menggunakan tulisan tangan. 5. Seleksi pengadaan PPPSU Tingkat Kelurahan meliputi 5 (lima) tahap, yaitu : a. Seleksi Administrasi i. Tahap I Dalam tahap ini apabila berkas pendaftaran calon PPSU Tingkat Kelurahan tidak lengkap sesuai persyaratan yang ada maka yang bersangkutan akan dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti tahap seleksi selanjutnya. ii. Tahap II Dalam tahap ini dilakukan verifikasi terhadap keaslian maupun kebenaran berkas yang telah lulus dalam seleksi administrasi tahap I.
51 1) Seleksi Pengalaman Bekerja; 2) Seleksi Praktik Lapangan; 3) Seleksi Tes Tertulis; dan 4) Wawancara. 6. Evaluasi dan Negosiasi Calon PPPSU Tingkat Kelurahan diberikan formulir isian dan harus diisi yang meliputi : a. Alasan ketertarikan menjadi PPPSU Tingkat Kelurahan; b. Kelebihan dan kekurangan dari calon PPPSU Tingkat Kelurahan; c. Bidang pekerjaan yang ditekuni selama ini (apabila sudah bekerja); d. Kemampuan dan keterampilan yang dimiliki calon PPPSU Tingkat Kelurahan; dan e. Surat pernyataan kesanggupan bekerja di luar jadwal pekerjaan. 7. Pengumuman Hasil Pengumuman hasil seleksi dilakukan, dengan ketentuan sebagai berikut : a. Hasil pelaksanaan seleksi menjadi dasar dalam penyusunan ranking nilai (skor) calon PPPSU Tingkat Kelurahan. b. Calon PPPSU Tingkat Kelurahan yang diterima menjadi PPPSUTingkat Kelurahan didasarkan dari perolehan nilai tertinggi.
52 c. Pengumuman hasil seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan serta ditempel di papan pengumuman Kantor Lurah selama 2 (dua) hari kerja sejak tanggal ditetapkan. II. Variabel dan Indikator Penentuan variabel, indikator, skor dan bobot dalam pengadaan calon PPPSU Tingkat Kelurahan adalah sebagai berikut : 3. Seleksi Administrasi Tahap II ( Bobot 10 % ) KTP Calon PPPSU Tingkat Kelurahan yang berdomisili dan berdasarkan KTP diberikan nilai sebagai berikut : • Angka 10 = Dalam 1 (satu) Kelurahan • Angka 8 = Dalam 1 (satu) Kecamatan • Angka 6 = Dalam 1 (satu) Kota/Kabupaten • Angka 4 = Dalam 1 (satu) Provinsi • Angka 2 = Luar Provinsi DKI Jakarta Nilai Variabel a = Jumlah Nilai X Bobot X 10 4. Pengalaman Kerja ( Bobot 20 % ) Pengalaman kerja yang dimaksud adalah calon PPPSU Tingkat Kelurahan yang pernah menjadi PPPSU Tingkat Kelurahan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya di Kelurahan setempat dengan mempertimbangkan tingkat kinerja yang bersangkutan selama bekerja. Apabila calon PPPSU Tingkat Kelurahan belum pernah menjadi PPPSU Tingkat Kelurahan, maka diberikan nilai 0 (nol). Nilai Variabel b = Jumlah Nilai X Bobot X 10
53 5. Praktik Lapangan (Bobot 40 %) Para calon PPPSU Tingkat Kelurahan mengaplikasikan tugastugasnya di lapangan secara langsung untuk dilihat unsur kemarnpuan, kecepatan, keterampilan, kerja sama, inisiatif dan hasil aktif pekerjaan dari masing masing calon pekerja. Dalam pelaksanaan di lapangan, pejabat pengadaan barang/jasa didampingi oleh Tim Teknis Kelurahan. 1) Membersihkan dan mengambil sampah serta membawa ke tempat sampah/ karung 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 2) Membersihkan sampah/lumpur di saluran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 3) Memangkas/memotong ranting pohon/tanaman liar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 4) Mencangkul/mendangir tanah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nilai Variabel = Jumlah Nilai X Bobot X 10 c 4
54 6. Tes Tertulis ( Bobot 10 % ) Banyaknya soal setiap indikator berjumlah 10 (sepuluh) soal yang berbentuk pilihan ganda (a,b,c dan d) dan menjawabnya dengan menggunakan tanda silang (x) pada salah satu huruf pilihan tersebut. 1) Pengetahuan Umum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 2) Wawasan Kebangsaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 3) Kepribadian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nilai Variabel = Jumlah Nilai X Bobot X 10 d 3 7. Wawancara ( Bobot 20 ) Dalam melakukan wawancara ada beberapa hal yang perlu dipedomani yaitu : 1) Dalam melakukan wawancara, pejabat pengadaan barang/jasa dibantu Tim Teknis Kelurahan berpedoman dari data lamaran dari masing -masing calon PPPSU Tingkat Kelurahan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
55 2) Materi wawancara meliputi aspek integritas, loyalitas dan Kerjasama dalam tim. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 3) Waktu yang dibutuhkan •dalam melakukan wawancara paling lama 10 (sepuluh) menit untuk setiap calon PPPSU Tingkat Kelurahan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nilai Variabel e = Jumlah Nilai X Bobot X 10 NILAI TOTAL = Nilai Variabel a + Nilai Variabel b + Nilai Variabel c + Nilai Variabel d + Nilai Variabel e
56 B. Hasil Penelitain Setelah melakukan penelitian mendapatkan data primer berupa dilakukannya wawancara secara langsung dengan beberapa informan dan Akademisi. Dan data sekunder berupa dokumen-dokumen untuk mengetahui tentang “Analisis Transparansi Dalam Proses Rekrutmen Pegawai Penanganan Sarana dan Prasarana Umum di Kelurahan Gelora Jakarta Pusat” Selanjutnya peneliti melakukan analisis data menggunakan Teknik pengumpulan data menurut Sugiyono yang dilakukan dengan tiga tahapan Langkah pertama yaitu observasi terus terang atau tersamar, yaitu dengan melakukan pengumpulan data menyatakan terus terang kepada sumber data dengan memfokuskan penelitian pada Proses rekrutmen pegawai PPSU yang dihadapi oleh Kelurahan Gelora Kota Administrasi Jakarta Pusat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dan kendala dalam proses perekrutan PPSU. Langkah yang kedua melakukan wawancara terstruktur dengan penyajian data dalam bentuk tabel pertanyaan yang sudah berfokus pada permasalahan penelitian. Langkah ketiga dengan dokumentasi berupa informasi, arsip, dokumen yang dapat mendukung penelitian.
57 1. Data Primer No. Informan Keterangan Pegawai 1. Nurul Huda, SE, AK CA Ketua Panitia Rekrutmen/KPR 2. Rahmat Sekretaris Panitia/SP 3. Nuraini Bagian Operasional/BO 4. Titik Suwarnani 5. Mardiyanah Pekerja PSU/PPPSU 6. Sumianah 7. Abdul Majid 8. Dedi Winarko 9. Agus Susanto 10. Cahyanto Akademisi/AK Sumber: data diolah peneliti, 2022 Tabel IV.1 Matriks Tabel Hasil Wawancara Dimensi : Ada Tidaknya Kerangka Kerja Hukum Indikator : 1. Kesesuaian Kerangka kerja hukum dalam implementasi 2. pemberian arus informasi secara jelas dan akurat\ Informan Jawaban informan Verbatim Informan 1/KPR Didalam menjalankan proses penerimaan Pegawai PPSU panitia menjalankan dengan sesuai prosedur dan perundangundangan yang berlaku dan sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pengumuman yang di tempal pada POS-POS RW, adapun proses penerimaan secara tiga tahapan Seleksi yaitu Seleksi Administrasi /persyaratan, Seleksi Tertulis tes akdemik, Seleksi Wawancara sehingga dihasilkan calon bakal pegawai penjaringan bakal calon pegawai PPSU sudah dilakukan melalui tiga tahapan proses secara Administrasi , Tes tertulis, dan Wawancara dan hasil akhir diumumkan melalui papan madding yang berada di POS RW dan Kantor Kelurahan
58 yang sesuai dengan kebutuhan Instansi. Informan 2/SP Bahwa proses penjaringan bakal calon pegawai PPSU dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan baik proses penerimaan dan hasil akhir yang diumumkan melalui papan madding yang berada di POS RW dan Kantor Kelurahan Informan 3/BP Upaya penjaringan bakal calon pegawai PPSU sudah dilakukan melalui tiga tahapan proses secara Administrasi , Tes tertulis, dan Wawancara dan hasil akhir diumumkan melalui papan madding yang berada di POS RW dan Kantor Kelurahan Informan 4/BO Didalam menjalankan proses penerimaan Pegawai PPSU panitia menjalankan dengan sesuai prosedur dan perundang - undangan yang berlaku dan sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat proses penerimaan maupun hasil yang akan diumumkan, adapun proses penerimaan secara tiga tahapan Seleksi yaitu Seleksi Administrasi /persyaratan, Seleksi Tertulis tes akdemik, Sekesi Wawancara sehingga dihasilkan calon bakal pegawai yang sesuai dengan kreteria yang diinginkan instansi Informan 5/ Pekerja PPSU Dalam penerimaan /penjaringan bakal calon pekerja PPSU di Kelurahan Gelora Kota administrasi Jakarta Pusat, sudah dilakukan melalui tiga tahapan proses secara Administrasi , Tes tertulis, dan Wawancara dan hasil akhir diumumkan kepada masyarakat namun masih adanya cara -cara
59 penitipan atau nepotisme didalam bakal calon pekerja PPSU karena masih adanya temuan bahwa pekerja PPSU masih bawaaan pegawai kelurahan dilihat dari proses seleksi hanya melibatkan Pihak internal Kelurahan, tidak melibatkan Pihak eksternal yang indenpenden sehingga sangat mungkin terjadi ketidak transparan dari hasil penerimaan pekerja PPSU Informan 6/ Akademisi Dalam proses penerimaan bakal calon pekerja PPSU haruslah mengikuti persedur dan undangundang yang berlaku sehingga dihasilkan pekerja yang sesuai dengan kebutuhan instansi, dan sebaiknya juga pihak Internal kelurahaan Gelora melibatkan Pihak Eksternal yang indenpenden sehingga tidak terjadi penilaian yang kurang Transparansi terhadap hasil akhir penerimaan pekerja PPSU Dalam Upaya penjaringan bakal calon Pekerja PPSU sudah dilakukan melalui tiga tahapan proses secara Administrasi , Tes tertulis, dan Wawancara dan hasil akhir diumumkan melalui media online kepada masyarakat dan mengikuti persedur dan undang-undang yang berlaku sehingga dihasilkan pekerja yang sesuai dengan kebutuhan instansi, dan sebaiknya juga pihak Internal kelurahaan Gelora melibatkan Pihak Eksternal yang indenpenden sehingga tidak terjadi penilaian yang kurang Transparansi terhadap hasil akhir penerimaan pekerja PPSU
60 Dimensi : Adanya Akses Masyarakat terhadap Transparansi Anggaran Indikator : 1. Kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi 2. Adanya penjelasan informasi yang dibutuhkan stakeholder No. Informan Jawaban Informan Verbatim Informan 1 Proses rektrutmen pegawai PPSU yang kami selenggarakan sudah mengikuti aturan yang belaku. Bagi masyarakat DKI khususnya warga kelurahan Gelora dapat memperoleh informasi ini melalui papan madding yang berada di POS RW dan Kantor Kelurahan. Proses ini juga kami sampaikan melalui aparat kelurahan termasuk RT/RW dalam proses sosialisasinya. Akses masyarakat dalam mendapatkan informasi terkait proses rekrutmen pegawai PPSU sudah sesuai dengan peraturan yang ada dengan melibatkan komponen kelurahan seperti RT dan RW Informan 2 Saya sebagai sekretaris mengatahui dengan pasti bagaimana program rektrutmen ini disosialisasikan. Mekipun website kelurahan terkadang mengalami kendala teknis namun pihak kami juga melakukan antisipasi melalui perpankangan tangan kelurahan melalui unit tertentu khususnya panitia dan masyarakat melalui apartur kelurahan seperti RT dan RW. Informan 4-5 Kami terjun kelapangan memberikan informasi kepada masyarakat terkait adanya proses rekrutmen ini. Disamping dibantu oleh unit terkait khususnya panitia. Massyarakat juga berperan aktif dalam proses rekrutment ini dilihat dari antusiasnya peminat yang mendaftarkan diri.
61 Informan Pekerja PPSU Kami mengetahui informasi adanya rektrutmen ini dari orang kelurahan. Kami mendaftar dan diterima. Tidak ada nepotisme saya lihat. Semuanya berjalan apa adanya yang lulus juga diumukan secara terbuka jadi yang lulus sama yang tidak diterima sama-sama tau. Informan Akademisi Proses transparansi hendaknya tidak hanya berlaku internal tapi juga eksternal. Masyarakat sebagai stakeholder dalam proses rekrutment ini berhak untuk mendapatkan informasi secara utuh sehingga dapat berpartisipasi dengan baik untuk menjadi bagian dari tugas kelurahan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi terkait proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum kelurahan Gelora jakarta Pusat sudah baik dengan memberi ruang untuk masyarakat mendapatkan informasi baik langsung melalui kantor kelurahan dengan unit kerja panitia rekrutment atau melalui komponen organik kelurahan seperti RT dan RW yang terjun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan program ini.
62 Dimensi: Adanya Audit Independent Indikator: 1 Laporan Keuangan Disajikan Tepat Waktu 2.Laporan keuangan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan Informan Jawaban Informan Verbatim Informan 1 Tujuan utama dari auditor internal adalah untuk meninjau pengendalian internal entitas baik operasi dan pengendalian internal atas pelaporan keuangan, nilai audit uang, dan kepatuhan. Dalam kasus ini proses audit diawali dengan adanya tim yang langsung terjun kelapangan mengamati, mengawasi dan melakukan pemeriksaan awal apabila diperlukan. Selanjutnya akan dibuat laporan yang disajikan sesuai format dan batas waktu yang telah ditentukan. Laporan keuangan dalam proses rekrutmen petugas PPSU di kelurahan Gelora sudah menggunakan prinsip akuntansi yang baik sebagai implementasi dari penerapan Good Governance yang arus transparan dan akuntable pada masalah keuangan. Informan 2 Dalam kegiatan ini kami mencatat berapapun dana yang keluar peruntukannya hingga output yang dihasilkan dengan menggunakan sistem akuntansi yang sudah ada. Prinsip transparansi dan akuntabel menjadi prinsip dasar dalam proses rektrutmen pegawai PPSU di kelurahan Gelora sehingga sudah beberapa kali selalu dapat dipertanggungjawabkan secara
63 administratif pada instansi terkait. Informan 4 & 5 Dalam setiap aktivitas yang akan dilakukan dan membutuhkan dana kami mengajukan kepada bagian bendahara dimana pencairan dana sesuai dengan program atau kegiatan yang diajukan. Kami langsung membuat laporan kegiatan lengkap dengan laporan keuangannya untuk diarsip dan nantinya akan menjadi bagian dari laproan keuangan secara keseluruhan. Pimpinan tidak memperkenankan pada pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen ini untuk menunda laporan kegiatan terlebih laporan keuangan. Sehingga secara sistematis kami selalu melakukan koordinasi kadang bagian bendahara menegor pihak-pihak yang belum menyerahkan laporan untuk menghindari penumpukan laporan yang potensi sulit untuk disusun menjadi laporan kegiatan secara keseluruhan. Pekerja PPSU Dari awal kami diinformasikan kompensasi atau gaji yang bakal dibapat berapa nominalnya dan sumbernya dari mana. Jadi kami kira adanya audit independen
64 akan lebih meningkatkan penggunaan anggaran yagn efektif dan efisien serta dapat dipertnggungjawabkan dengan baik. Akademisi Dalam upaya mengimplementasikan good governance seyogyanya laporan keuangan dapat disajikan tepat waktu dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Keuangan negara sifatnya terbuka jadi setiap stakeholder termasuk masyarakat luas memiliki hak untuk mengetahui dan ikut megawasi kegiatan yang didanainya. Dimensi: Adanya keterlibatan Masyarakat Indi kator: 1. Masyarakat dapat mengakses informasi yang bersifat terbuka. 2. Seluruh pengguna informasi dapat mengakses informasi atas kinerja finansial Informan Jawaban Informan Verbatim Informan 1 Dalam proses rektrutmen petugas PPSU masyarakat dari awal selalu dilibatkan baik dari proses sosialisasi program dimana pihak kelurahan melalui pegawai juga pihak RT/RW. Panitia rektrutment mengagendakan pertemuan internal kemudian dilanjutkan Informasi terkait proses rektrutment petugas PPSU sudah tersosialisasi dengan baik melalui adanya brosur berupa pamflet yang ditempel di beberapa titik di lingkungan kelurahan
65 dengan sosialisasi melalui pertemuan eksternal dengan melibatkan beberapa pihak dari unsur masyarakat. Dari hal tersebut maka program ini dapat berjalan dengan baik dan tidak ada protes dari pihak masyarakat terutama mereka yang masih belum dinyatakan lolos juga dapat menerima dengan baik keputusan dari proses rektrutmen ini. yang dapat dengan mudah dilihat oleh masyarakat Informan 2 Informasi terkait proses rektrutment petugas PPSU menurut saya sudah tersosialisasi dengan baik melalui adanya brosur berupa pamflet yang ditempel di beberapa titik di lingkungan kelurahan yang dapat dengan mudah dilihat oleh masyarakat yang berkunjung ke kantor kelurahan untuk kepertuan tertentu. Masyarakat juga akan mendapatkan informasi tersebut dari pihak pegawai kelurahan baik mereka yang memiliki hubungan kekeluargaan atau teman. Mengingat jumlah pegawai PPSU yang akan diterima jumlahnya juga tidak banyak, informasi ini biasanya hanya di seputar wilayah administrasi kelurahan Gelora saja.
66 Informan 4 & 5 Proses rektrutmen petugas PPSU di kelurhan Gelora dilaksanakan secara terbuka dimana msayarakat dapat mengetahui adanya proses ini baik secara langsung maupun mendapat informasi dari pegawai atau pihak RT/RW setempat. pihak kelurahan justeru mengharap adanya antusiasme masyarakat untuk mengikuti proses rekrutmen ini sehingga jumlah petugas PPSU yang lolos dalam proses ini adalah SDM yang berkualitas dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik menjaga kebersihan lingkungan di wilayah yang ditugaskan. Pekerja PPSU Kami mengetahui proses ini dari banyak sumber. Terutama dari pihak aparat kelurahan yang menginformasikan adanya proses ini. Dalam proses test masuk juga dilaksanakan secara terbuka tidak ada nepotisme pertemanan atau kekeluargaaan. Kami pihak yang dinyatakan lolos dan saat ini menjadi petugas PPSU di kelurahan Gelora merasa senang namun demikian mereka yang masih dinyatakan tidak lolos juga dapat menerima
67 dengan baik tanpa adanya protes. Akademisi Keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi tuntutan lembaga pemerintah dalam menjalankan prinsip Good Governance yang baik. Kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi dan tingkat sensitifitas masyarakat yang tinggi dalam mengawasi dan menilai kinerja pemerintah perlu mendapat perhatian untuk dijadikan stimulus menjalankan proses birokrasi yang baik. Dimensi: Masalah dan Solusi Indi kator: 1. Permasalahan yang terjadi dalam proses rekrutmen. 2. Solusi panitia dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Informan Jawaban Informan Verbatim Informan 1 Sebagai ketua panitia dalam proses rektrumen ini permasalahan utama kami adalah bahwa kegiatan ini murni menjadi program kerja kelurahan yang tidak mendapatkan dana operasional. Tingginya tuntutan dari pihak luar baik masyarakat juga awak media menuntut kami untuk bekerja ekstra hati-hati dengan Masalah utama dalam proses rekrutmen panitia penerimaan pegawai PPSU adalah tidak adanya anggaran khusus sehingga panitia dituntut untuk dapat melaksanakan tugas dengan ekstra keras, dan ekstra ikhlas ditengah tuntutan masyarakat untuk hasil kerja yang
68 waktu ekstra juga dengan tidak adanya anggaran operasional. Salah satu upaya yang kami lakukan paling utama adalah adanya kesadaran dari tiap pegawai yang mendapat tugas ini berdasarkan surat penunjukan panitia dari Lurah dan memperkuat soliditas antar pegawai agar pekerjaan tidak menjadi berat. baik, transparan dan berkeadilan. Informan 2 Proses rekturment petugas PPSU merupakan kegiatan limpahan tugas dari dinas kebersihan kepada kelurahan. Tugas tersebut sebagai disposisi yang tidak memiliki anggaran namun harus dilaksanakan oleh pihak kelurahan. Hal ini terkadang menjadikan proses rekrutmen tidak dapat dijalankan oleh petugas atau panitia yang ditunjuk dengan baik. Dalam proses pembentukan panitiapun terkadang pegawai menghindar karena dianggap beban. Untuk menghindari rendahnya motivasi panitia dalam melaksanakan proses ini pihak lurah biasanya melakukan sosialisasi internal dengan panitia dan menjelaskan akan
69 pentingnya tugas ini untuk tetap dijalankan dengan baik. Informan 4 & 5 Sebagai bagian operasional kami dituntut untuk dapat menjalankan tugas sejak awal dari proses pembentukan kepanitiaan, sosialisasi internal, hingga sosialisasi kepada masyarakat. Dilapangan ternyata banyak masyarakat yang belum mengetahui akan informasi ini terutama prosedur untuk mengikuti proses rektrutmen yang menurut peserta terlalu berbelit-belit. Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya yang mendaftar kami menyiapkan catatan khusus terkait proses administrasi dan persyaratan apa saja yang harus dipersiapkan, juga test apa saja yang akan dijalani oleh peserta untuk dapat mengikuti proses rektrutmen ini dengan baik. Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti puskesmas untuk memgerikan fasilitas kepada peserta dalam menjalani test kesehatan, sementara pada test wawancara yang dilakukan pihak internal
70 kelurahan kami harus melakukan pendampingan. Pekerja PPSU Kendala pada perektrutan petugas PPSU lebih kepada kurangnya sosialisasi sehingga masyarakat yang mengetahui dan berminat rata-rata kurang persiapan dan proses seleksi terkesan untung-untungan. Beberapa peserta dalam proses seleksi juga kelihatan kurang yakin dan kurang semangat terutama masalah pekerjaan yang akan dilakukan apabila lolos tes dan nominal gaji yang akan didapatkan yang sampai pada proses seleksi hingga pengumuman belum disampaikan berapa gaji atau honor yang akan diperoleh. Dari pihak pekerja PSU/PPSU lebih ke menerima apapun hasilnya dan tetap bersyukur mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari pemerintah meskipun untuk pekerjaan bersih-bersih lingkungan. Akademisi Birokrasi memiliki tugas dan fungsi memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat baik dengan atau tanpa
71 anggaran yang memadai. Pemerintah dalam hal ini pihak kelurahan Gelora, lebih khusus lagi panitia rekrutmen untuk menyadari adanya persepsi masyarakat yang kuat bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah pasti ada anggarannya dan ada keingintahuan dari masyarakat terlebih organisasi kemasyarakatan untuk ikut mengawasi kegiatan yang dilakukan agar lebih transparan, akuntable dan berkeadilan. C. Pembahasan 2. Analisis Transparansi dalam proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum di Kelurahan Gelora jakarta Pusat Sistem penerimaan petugas dalam suatu instansi akan berdampak pada pekerjaan yang nantinya akan diemban, sebagaimana yang terjadi dalam penerimaan petugas kebersihan. Prosedur administasi adalah proses atau rangkaian tindakan yang harus dijalankan dengan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu dalam proses administrasi tersebut, syarat dalam suatu proses penerimaan adalah kelengkapan berkas administrasi dan akan menjadi tolak ukur. Penerimaan petugas kebersihan merupakan kegiatan atau proses dalam menentukan atau mendapatkan kualitas sumber daya manusia yang bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab
72 yang diembankan. Tujuan utama dari proses rekrutmen adalah untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan atau posisi tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan di tempat dia bekerja untuk waktu yang lama. Maraknya Tindakan vandalism di dinding fly yang terindikasi salah satu penyebabnya adalah bentuk protes warga Kelurahan Gelora yang tidak dilibatkan dalam proses rekrutmen pegawai PPSU di Kelurhan Gelora Jakarta Pusat. Dilihat adanya gap antara realita dengan seharusnya dari transparansi proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum di kelurahan Gelora Jakarta Pusat baik dari aspek adanya kerangka kerja, kemudahan akses masyarakat, efektivitas audit baik internal maupun eksternal maupun dilibatkannya masyarakat dari awal proses rekrutmen pegawai PPSU di Kelurahan Gelora. Melalui penelitian ini peneliti mealkukan analisis transparansi proses rektrutmen pegawai PPSU di Kelurahan Gelora Jakarta Pusat dengan menggunakan 4 (empat) indikator yaitu: ada tidaknya kerangka kerja hukum, ada tidaknya akses masarakat terhadap transparansi anggaran, efektif tidaknya hasil audit independen, dan ada tidaknya keterlibatan masyarakat. Terkait empat hal tersebut diatas maka dari analisis data primer melalui wawancara didapat hasil sebagai berikut: a. Ada tidaknya Kerangka kerja Hukum Dalam penerimaan /penjaringan bakal calon pekerja PPSU di Kelurahan Gelora Kota administrasi Jakarta Pusat, sudah dilakukan melalui tiga tahapan proses secara Administrasi , Tes
73 tertulis, dan Wawancara dan hasil akhir diumumkan melalui media online kepada masyarakat namun masih adanya cara-cara penitipan atau nepotisme didalam bakal calon pekerja PPSU karena masih adanya temuan bahwa pekerja PPSU masih bawaaan pegawai kelurahan dilihat dari proses seleksi hanya melibatkan Pihak internal Kelurahan, tidak melibatkan Pihak eksternal yang indenpenden sehingga sangat mungkin terjadi ketidak transparan dari hasil penerimaan pekerja PPSU. Didalam menjalankan proses penerimaan Pegawai PPSU panitia menjalankan dengan sesuai prosedur dan perundangundangan yang berlaku dan sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Jaringan online webs instansi baik proses penerimaan maupun hasil yang akan diumumkan melalui on line, adapun proses penerimaan secara tiga tahapan Seleksi yaitu Seleksi Administrasi /persyaratan, Seleksi Tertulis tes akdemik, Sekesi Wawancara sehingga dihasilkan calon bakal pegawai yang sesuai dengan kebutuhan instansi. Upaya penjaringan bakal calon pegawai PPSU sudah dilakukan melalui tiga tahapan proses secara Administrasi , Tes tertulis, dan Wawancara dan hasil akhir diumumkan melalui papan madding yang berada di POS RW dan Kantor Kelurahan. Proses rekrutmen yang baik akan menghasilkan output yang baik pula. Sebagaimana pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Irawaty (2019) tentang analisis kinerja PPSU dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat yang didapat
74 kesimpulan bahwa kinerja petugas PPSU telah optimal meskipun dana tambahan yang mereka dapat diperoleh dari kas RT sebagai bentuk partisipasi masyarakat yang diperbolehkan sesuai peraturan Gubernur DKI. b. Adanya Akses Masyarakat terhadap Transparansi Anggaran Berkaitan dengan fungsi pemerintahan, maka fungsi utama pemerintah adalah pemberian pelayanan kepada masyarakat, oleh karena itu aparatur yang menjalankan fungsi pemerintahan adalah pengemban tugas pelayanan kepada masyarakat. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat aparatur pemerintah dituntut untuk selalu memenuhi kebutuhan dan melindungi kepentingan masyarakatnya. Sejalan dengan perkembangan masyarakat, maka akan pelayanan publik pun semangkin meningkat. Bentuk layanan yang diberikan oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat berdasarkan Good Governance harus sesuai dengan apa yang menjadi kewenangannya. Banyaknya keluhan dan pengaduan dari masyarakat terhadap pelayanan dari pemerintah, seperti keluhan terhadap prosedur yang berbelit-belit, tidak adanya kepastian jangka waktu penyelesaian, besaran biaya yang harus dikeluarkan, persyaratan yang tidak adanya transparansi, dan sikap aparatur yang kurang responsif.
75 Oleh karena itu didalam suatu pelayanan publik sangat di perlukan adanya transparansi pelayan publik, untuk menciptakan rasa kepercayaan dari masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan pemerintah. Dalam proses rektrutmen petugas PPSU di kelurahan Gelora Jakarta Pusat sudah mengikuti aturan yang belaku. Bagi masyarakat DKI khususnya warga kelurahan Gelora dapat memperoleh informasi ini melalui banyak sumber baik online maupun offline. Proses ini juga kami sampaikan melalui aparat kelurahan termasuk RT/RW dalam proses sosialisasinya. Mereka menjelaskan …“Kami mendaftar dan diterima. Tidak ada nepotisme saya lihat. Semuanya berjalan apa adanya yang lulus juga diumukan secara terbuka jadi yang lulus sama yang tidak diterima sama-sama tau”. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi terkait proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum kelurahan Gelora jakarta Pusat sudah baik dengan memberi ruang untuk masyarakat mendapatkan informasi baik langsung melalui kantor kelurahan dengan unit kerja panitia rekrutment atau melalui komponen organik kelurahan seperti RT dan RW yang terjun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan program ini.
76 c. Adanya audit Independen Independensi seorang auditor sangat esensial karena merupakan satu- satunya alasan mengapa berbagai pihak pemakai mau menaruh kepercayaannya kepada akuntan publik. Penilaian masyarakat atas independensi auditor independen bukan pada diri auditor secara keseluruhan. Oleh karenanya apabila seorang auditor independen lalai atau gagal mempertahankan sikap independensinya, maka kemungkinan besar anggapan masyarakat bahwa semua akuntan publik tidak independen. Kecurigaan tersebut dapat berakibat berkurang atau hilangnya kredibilitas masyarakat terhadap jasa audit profesi auditor independen. Pada kegiatan rektrutmen petugas PPSU di Kelurahan Gelora Jakarta Pusat, kegiatan auditor lebih kepada audit kinerja. Karena pada kegiatan ini tidak ada anggaran khusus yang diperuntukkan mendanai dan membiayai proses rekrutment sehingga bagian keuangan lebih difungsikan sebagai penanggungjawab administratif saja. Pendanaan oprasional sifatnya disesuaikan dengan kebutuhan yang diambil dari kas kelurahan. Namun demikian panitia tetap memberlakukan tertib administrasi sehingga pendanaan berapapun jumlahnya untuk dilaporkan kepada bagian bendahara yang pada akhirnya nanti akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari laporan panitia rekrutmen sebagai bentuk
77 profesionalisme kerja birokrasi yang tetap menjunjung asas transparansi, akuntable dan berkeadilan. Dalam upaya mengimplementasikan good governance seyogyanya laporan keuangan dapat disajikan tepat waktu dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Keuangan negara sifatnya terbuka jadi setiap stakeholder termasuk masyarakat luas memiliki hak untuk mengetahui dan ikut megawasi kegiatan yang didanainya. d. Adanya Keterlibatan Masyarakat Dalam proses rektrutmen petugas PPSU masyarakat dari awal selalu dilibatkan baik dari proses sosialisasi program dimana pihak kelurahan melalui pegawai juga pihak RT/RW. Panitia rektrutment mengagendakan pertemuan internal kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi melalui pertemuan eksternal dengan melibatkan beberapa pihak dari unsur masyarakat. Dari hal tersebut maka program ini dapat berjalan dengan baik dan tidak ada protes dari pihak masyarakat terutama mereka yang masih belum dinyatakan lolos juga dapat menerima dengan baik keputusan dari proses rektrutmen. Informasi terkait proses rektrutment petugas PPSU menurut saya sudah tersosialisasi dengan baik melalui adanya brosur berupa pamflet yang ditempel di beberapa titik di lingkungan kelurahan yang dapat dengan mudah dilihat oleh masyarakat yang berkunjung ke kantor kelurahan untuk kepertuan tertentu. Masyarakat juga akan mendapatkan
78 informasi tersebut dari pihak pegawai kelurahan baik mereka yang memiliki hubungan kekeluargaan atau teman. Mengingat jumlah pegawai PPSU yang akan diterima jumlahnya juga tidak banyak, informasi ini biasanya hanya di seputar wilayah administrasi kelurahan Gelora saja. Keterlibatan masyarakat sejak awal proses rektrutmen ini juga diakui oleh pekerja PPSU yang menyatakan ….” mengetahui proses ini dari banyak sumber. Terutama dari pihak aparat kelurahan yang menginformasikan adanya proses ini. Dalam proses test masuk juga dilaksanakan secara terbuka tidak ada nepotisme pertemanan atau kekeluargaaan. Kami pihak yang dinyatakan lolos dan saat ini menjadi petugas PPSU di kelurahan Gelora merasa senang namun demikian mereka yang masih dinyatakan tidak lolos juga dapat menerima dengan baik tanpa adanya protes. Adanya partisipasi masyarakat pada kegitan pemerintah yang melibatkan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung akan sangat berdampak pada hasil yang akan dicapai baik jangka pendek menengah maupun jangka panjang. Kteterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi tuntutan lembaga pemerintah dalam menjalankan prinsip Good Governance yang baik. Kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi dan tingkat sensitifitas masyarakat yang tinggi dalam mengawasi dan menilai kinerja pemerintah perlu mendapat perhatian untuk dijadikan stimulus menjalankan proses birokrasi yang baik.
79 2. Faktor Pendukung dan Penghambat Proses rekrutmen pada petugas kebersihan merupakan kegiatan atau proses dalam menentukan atau mendapatkan kualitas sumber daya manusia yang bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang diembankan. Karena tercipta penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan efisien tidak akan terlepas dari tingkat adaptifnya aparatur/pegawai yang dimiliki dengan berbagai perubahan yang ada. Tujuan utama dari proses rekrutmen adalah untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan atau posisi tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan di tempat dia bekerja untuk waktu yang lama. Meskipun tujuannya terdengar sangat sederhana, proses tersebut ternyata sangat kompleks, memakan waktu cukup lama. Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada informan ditambah dengan hasil observasi peneliti dilapangan didapat beberapa faktor pendukung dan faktor pengahambat. Beberapa faktor pendukung antra lain: 1. Adanya antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses rekrutmen sehingga jumlah peminat cukup banyak dan kelurahan Gelora berpotensi untuk mendapatkan SDM yang berkualitas. 2. Dukungan dari beberapa lapisan masyarakat dan aparatur kelurahan seperti RT/RW memudahkan panitia penerimaan dalam mensosialisasikan program rekrutmen ini dengan optimal. 3. Kebijakan sosial distancing yang sudah diperlonggar menyebabkan proses rekrutmen ini dapat dilakukan secara langsung sehingga panitia maupun perserta tidak dituntut untuk menggunakan fasilitas pendukung yang berbasis teknologi seperti jaringan internet untuk dilakukan seleksi online misalnya.
80 Sementara dilihat dari aspek hambatannya juga terdapat beberapa permasalahan dilapangan seperti: 1. Kegiatan ini murni menjadi program kerja kelurahan yang tidak mendapatkan dana operasional. Tingginya tuntutan dari pihak luar baik masyarakat juga awak media menuntut kami untuk bekerja ekstra hati-hati dengan waktu ekstra juga dengan tidak adanya anggaran operasional. 2. kurangnya sosialisasi sehingga masyarakat yang mengetahui dan berminat rata-rata kurang persiapan dan proses seleksi terkesan untung-untungan. Beberapa peserta dalam proses seleksi juga kelihatan kurang yakin dan kurang semangat terutama masalah pekerjaan yang akan dilakukan apabila lolos tes dan nominal gaji yang akan didapatkan yang sampai pada proses seleksi hingga pengumuman belum disampaikan berapa gaji atau honor yang akan diperoleh. 3. Upaya yang dilakukan oleh panitia rekrutment petugas PPSU Upaya dilakukan oleh Kelurahan Gelora Jakarta Pusat untuk menunjukkan transparansi dalam proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum adalah dengan membangun komunikasi yang baik dari pimpinan tertinggi di tingkat kelurahan dengan melakukan sosialisasi internal maupun eksternal dengan masyarakat sehingga proses rektrutmen tetap dapat berjalan dengan baik.
81 Dari awal pelaksanaan proses rekrutment ini pihak panitia selain sagat aktif dalam menjalankan proses rekrutment ini tahap demi tahap juga sangat terbuka kepada siapa saja yang ingin memberikan masukan, kritik dan saran sejak pra, pada proses seleksi hingga pasca proses seleksi Ketika dilakukan pengumuman dimana ada beberapa peserta yang ingin mengetahui dasar penilaian sehingga mereka tidak diterima menjadi petugas PPSU pada proses rekrutmen ini. Penggunaan kas kelurahan juga menjadi salah satu faktor pendukung realisasi proses rektrutmen ini dapat terealisasi dengan baik meskipun minim bahkan tidak mendapat anggaran khusus. Loyalitas pegawai khususnya panitia juga perlu mendapat apresiasi yang telah melancarkan kegitan ini tanpa adanya hambatan yang berarti. Sebagai bentuk pertanggungjawaban panitia, laporan akhir panitia juga menjadi solusi atau upaya dari panitia untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pada proses rektrutmen di tahun berikutnya.
3. Hasil Seleksi Jumlah Pelamar sebanyak 116 peserta yang dinyatakan lu DAFTAR NAMA PES NO. NO. KTP NO. KK NAMA L/P ALAMAT 1 '3171071909890002 '3171072401096748 ABDUL MAJID L JL. PALMERAH SELATAN RT 8 RW 2 2 '3171072602920002 '3171072101090753 RAHMAT GUMILAR L JL. Karet Pasar Barubarat Rt.007/005,karet Tengsin, Tanah Aba 3 '3171010909710002 '3171010301092643 SUMIRAT L JL DURI B GG.VI NO.9 RT 3 RW 4 4 '3201202904810003 '3171022309190011 YUDI TRISTIANTO L JL. KARTINI VIII DALAM RT 9 RW 8 5 '3171070901980004 '3171071901094020 VHIKRIYADI L JL PETAMBURAN RT 6 RW 9 6 '3202341105670003 '3202340211090003 SOBANDI L Jl.Madrasah IV Rt.007/010 7 '3171071312890002 '3171072001094228 MOCHMAD HAMDANI L JL PETAMBURAN IV RT 5 RW 5 8 '3173050710810012 '3173050901090911 FERRY SUGANDI L Jl. Palmerah Selatan Rt.003/02, Gelo Tanah Abang, Jakarta Pusat 9 '3171070603010002 '3171072401097512 ADRY FUADI L JL.PALMERAH SELATAN NO.20 RT 3 R 10 '3276060708830008 '3173071103190007 MARTONDI LUBIS L JL. KOTA BAMBU SELATAN RT 12 RW 11 '3315022310860005 '3315021907071900 MUHAMAD SONGET L Jl.Palmerah Selatan RT003/002 12 '3171011306880001 '3171070704100031 JOSEP HAMONANGAN SIHOMBING L JL.PALMERAH UTARA RT 1 RW 1 13 '3329071809870005 '3174070701151003 ABDUL GOPUR L Jl. Sisingamangaraja 73 RT 002/06 14 '3171071605710001 '3171071605710001 ALI AKBAR L Jl. Palmerah Selatan Rt.005/02 15 '3329072008020002 '3174070510210002 BURHANUDIN MA'ARIF L JL.OPHIR I DALAM RT 9 RW 1 16 '3174050310880003 '3174052402100022 AGUS SUSANTO L Jl. Kemandoran VIII /92, R85/011 17 '3172034211771001 '3172032305120012 ENDAH SETYOWATI P JL. RAYA PELABUHAN LRG O NO.26 R RW 5 18 '3173015703890001 '3171071802110066 MARDIYANAH P Jl.Palmerah Selatan RT004/002 19 '3175044311711001 '3175040709121003 RIANAWATI P Jl. Amil Wahab Rt/Rw 03/09 Kramat Jaktim 20 '3172022710760005 '3172020701090694 RUDI ARIF L JL. ENGGANO NO.10 RT 006/016 21 '3175012311981003 '3171071512210008 ANANDA MUHAMMAD AZIZI L JL.PALMERAH UTARA NO.15 RT 1 RW 22 '3171070704001001 '3171070903151004 MUHAMAD JAMAL AFROZI L PALMERAH SELATAN NO.131 RT 4 RW 23 '3171070709990005 '3171071701093252 FIRMANSYAH L JL. MARTAPURA IV NO.1 RT 3 RW 2 24 '3171070212970004 '3171072001093827 Wahyudin L Petamburan RT 006/09 25 '3171072802860009 '3171072401098712 SYAIFUL BACHRI L Jl. Palmerah Timur RT 003/01 26 '3174051606940008 '3174050701097079 ROBY WERDIANTO L JLN KEMANDORAN VIII RT 5 RW 11 27 '3171071803971003 '3171072401098001 MUHAMAD AKPIL PAWAID L JL.PALMERAH SELATAN NO.7 RT 4 RW 28 '3171071808650001 '3171071901094611 AGUSTINAR L JL PETAMBURAN II RT 12 RW 3 29 '3171050109860003 '3171052705110040 GANDI SISWOWIBOWO L CEMPAKA PUTIH BARAT RT 8 RW 9 30 '3171071205990003 '3171072401096748 ANANDA INDRA S L JL. PALMERAH SELATAN RT 8 RW 2 31 '3171072909900006 '3171070311170016 NURHADI L JL PETAMBURAN V RT 2 RW 8
82 lus sebanyak 89 orang SERTA YANG LULUS PROPINSI KOTA KECAMATAN KELURAHAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA ang DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KARET TENGSIN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT GAMBIR DURI PULO DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT SAWAH BESAR KARTINI DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR JATINEGARA CIPINANG CEMPEDAK DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN ora, DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA RW 2 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA 5 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT PALMERAH KOTA BAMBU SELATAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN BARU GUNUNG DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN BARU GUNUNG DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN LAMA GROGOL UTARA RT 6 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA KOJA KOJA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA Jati DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR KRAMAT JATI KRAMAT JATI DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA TANJUNG PRIOK TANJUNG PRIOK W 1 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA W 1 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KEBON MELATI DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN LAMA GROGOL UTARA W 2 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT CEMPAKA PUTIH CEMPAKA PUTIH BARAT DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN
32 '3603235808820004 '3171072911160020 LIANA P Jl.Palmerah Selatan RT003/002, Gelo Tanah Abang, Jakarta Pusat 33 '3173073110870010 '3173070509121021 DEDI SETIAWAN L JL.KEMANGGISAN RT 8 RW 17 34 '3172030312770002 '3172030801093929 EDDY SUPRIYATNA L LORONG 100 TIMUR NO.75 RT 4 RW 1 35 '3171071607920002 '3171072101094644 ARIFIN L KARET PS BARU BRT II RT 3 RW 5 36 '3171070303980002 '3171071401100023 R U D I L JL. PETAMBURAN RT 6 RW 9 37 '3174011401690005 '3174010601093347 UCUNG DIMIN L JL.MANGGARAI UTARA II RT 13 RW 4 38 '3175101601770010 '3171071112141009 RAMLI SIJABAT L JL. PALMERAH SELATAN RT 4 RW 1 39 '3171071110900003 '3171072001090306 WAHYU PRIYANTO L Jl. Petamburan IV RT 004/05 40 '3671110409960006 '3171071910151002 YOGA SEPTIAN L PEJOMPONGAN RT 13 RW 7 41 '3174051311730010 '3174050802110171 SUGIYONO L JLN KEMANDORAN VIII RT 5 RW 11 42 '3171072802760002 '3171072401099316 SOMAD L JL. PALMERAH SELATAN RT 4 RW 2 43 '3328016212900011 '3328010304130007 SITI MASITOH P Jl. Palmerah Selatan Rt.003/02 44 '3329070910930001 '3174071612150015 BUDI SANTOSO L Jl. Palmerah Utara Rt.003/01 45 '3171074405950005 '3171072603141014 PHILLA MELANI P JL. Kebon Kacang III Rt.005/003, Keb Kacang 46 '3171070502920006 '3171072101099975 FAHRUDIN L KARET PS.BARU BARAT I RT 1 RW 7 47 '3171072102960001 '3171072308180003 FIKRY FERIANTO L Jl. Administrasi II Blok DI RT 09/09 48 '3201170405760001 '3171070110190008 SAPRONI L GANG BAHASWAN NO.13 RT 001/007 49 '3171070804751001 '3171072401097747 SAWAL L JL PALMERAH SELATAN RT 3 RW 2 50 '3174056006841002 '3174051307160015 Heni Purwanti P Jl.Juragnan RT.009 RW.008 51 '3328012611930002 '3171072308180003 RAHMAT HIDAYAT L JL. Palmerah Selatan Rt.003/002 Gel Tanah Abang 52 '3175092910690002 '3175090701099354 MUHAMAD SOLEH L JL.MASJID NO.74 RT 1 RW 7 53 '3171075107920001 '3171072105151016 Atika Widia Sari P Palmerah Selatan Rt.04/02, Gelora, Tanah Abang 54 '3171071404910006 '3171070107111015 AFIT PAWITONO L JL. KARET PS BARU BARAT I RT 3 RW 55 '3173051701720001 '3173050501090551 EDRIL L JL. A NO.10 KEBON JERUK RT 10 RW 1 56 '3603041105830001 '3603042805090008 IDA B PUTU HAKI MS L Jl. Palmerah Selatan Rt.003/Rw 02 57 '3171052602890001 '3171051301095389 ARDIYANA L Jl. Cempaka Putih Barat RT 007/011 58 '3175092001950009 '3175091012110007 DAVID EDINIKSON L JL. CENTEX 59 '3173070208820011 '3173073007151003 MUHAMMAD MAHMURI L JL. Andong I Rt.009/006, Kota Bambu Selatan, Palmerah 60 '3171082211870003 '3171081808111007 YONATHAN PURBA L JL PERC NEGARA II NO 25 RT 10 RW 7 61 '3171072810850001 '3171071412170006 SUMINTO L JL PALMERAH TIMUR RT 3 RW 1 62 '3173070409730003 '3173071001095835 YASRIL L Jl. Palmerah Utara IV RT 011/06 63 '3328011302960002 '3171071110160017 RIKO PURNOMO L Jl.Palmerah Selatan RT005/002 64 '3173073009940002 '3173071605170006 SAHRIYAL GUCI L JL. Kota Bambu Selatan Rt. 012/005, Bambu Selatan, Palmerah, 65 '3173012503890007 '3173013001151030 AHMAD L RUSUNAWA PESAKIH BLOK G NO.605 17 RW 14 66 '3175091503830010 '3175091001099107 ARIF DONNY HERIYADI L JL RAYA CENTEX RT 5 RW 2 67 '3174075810650004 '3174071201093904 DARSIH P GANG PASUNDAN RT 13 RW 2 68 '5272022408830001 '3171011703151010 FAHRUNSYAH L JL. Batu III 69 '3327121108790006 '3171071202141021 AGUS SUWANDI L Karet Psr.baru Barat II R88/07 70 '3171071404740001 '3171072401097589 MUHRODI L JL. PALMERAH SELATAN RT 5 RW 2
83 ora, DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT PALMERAH PALMERAH 10 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA KOJA KOJA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KARET TENGSIN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN 4 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN TEBET MANGGARAI DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG BENDUNGAN HILIR DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN LAMA GROGOL UTARA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA on DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KEBON KACANG DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KARET TENGSIN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN 7 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KEBON KACANG DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN LAMA GROGOL UTARA ora DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR CIRACAS SUSUKAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA 7 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KARET TENGSIN 1 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT KEBON JERUK KEBON JERUK DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT CEMPAKA PUTIH CEMPAKA PUTIH BARAT DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR CIRACAS CIRACAS u DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT PALMERAH KOTA BAMBU SELATAN 7 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT JOHAR BARU JOHAR BARU DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT PALMERAH PALMERAH DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA Kota DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT PALMERAH KOTA BAMBU SELATAN 5 RT DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT CENGKARENG DURI KOSAMBI DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR CIRACAS CIRACAS DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN BARU GANDARIA UTARA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT GAMBIR GAMBIR DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG KARET TENGSIN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA
71 '3173070106951001 '3171072401098602 DIKY PRADANA L JL.GELORA 9 A PALMERAH SELATA RW 2 72 '3172020311820014 '3172021405141018 DEDI WINARKO L Komp.DKI Sunter BLK E4/26 Rt.002 73 '3171070806940005 '3171072904111027 REZA MUHAROM L Jl. Masjid Al-Barokah R84/005 74 '3174050502710017 '3174051506100020 SUNU WIBOWO L JL. KEMANDORAN VIII RT 005/011 75 '3171072706990001 '3171072401097159 MUHAMMAD ALDI AL JAFAR L JL.PALMERAH SELATAN NO.1 RT 3 76 '3171072207951001 '3171072001092641 DARYONO L Jl.Administrasi II Rt.006/09 77 '3173070212850004 '3173071001092228 AMIR HAMBIYAH L Jl. Palmerah Utara Rt.003/01 78 '3171011811710001 '3171010301092103 BUNYAMIN L JL.SETIA KAWAN UJUNG RT 10 RW 79 '3173055303920011 '3173050501090383 Mentari Rchmadhany P Jl.H No.21 RT.008 RW.001 80 '3171071303980002 '3171072401098244 AHMAD FAUZI L PALMERAH SELATAN JL.GELORA X NO.26 RT 7 RW 2 81 '3173072306920004 '3171072408151003 BOWO PRASETYO L JL. Palmerah Selatan No.21 Rt.005 82 '3171012304750004 '3171070704100031 GORGA MARSAHALA L JL.PALMERAH UTARA RT 1 RW 1 83 '3212091808960005 '3171071810190017 ALI SODIKIN L JLN.PETAMBURAN V NO.35 RT 10 R 84 '3174105105800001 '3174101801170034 SUMIANAH P Jl. Mawar 2 RT 004/014 85 '3171072112960004 '3171071901099966 S U R Y A D I L PETAMBURAN RT 6 RW 9 86 '3171071802840003 '3171071011101036 TOMI BUDIYANTO L JL.PETAMBURAN V RT 10 RW 5 87 '3171071203030005 '3171072401098877 FAJRI SAPUTRA L JL.GELORA IX/ E PALMERAH SELAT 3 RW 2 88 '3171071708730014 '3171072401098712 AGUS SUROSO L JL. GELORA V NO. 17 RT 2 RW 1 89 '3174032609950005 '3171070610160025 ANWAR MAULANA L JL.PALMERAH UTARA RT 3 RW 1
84 AN RT 5 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA 2/13 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA TANJUNG PRIOK SUNTER AGUNG DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN KEBAYORAN LAMA GROGOL UTARA RW 2 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT PALMERAH PALMERAH W 12 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT GAMBIR DURI PULO DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT KEBON JERUK KEBON JERUK C DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA 5/002 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA RW 5 DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN PESANGGRAHAN BINTARO DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG PETAMBURAN TAN RT DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA DKI JAKARTA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT TANAH ABANG GELORA
DAFTAR NAMA YANG N O NAMA 1 ACEP MINTARJA Jl. Matraman Jaya Rt.015 2 ASENI Jl. Kayu Manis IX Rt.009 3 DIMAS S WIJAYA Jl. Pejambon II No 4 IDA MAULIDA Jl. Palmerah Selatan Rt.003/ 5 MUHAMMAD MUSNI Jl. Palmerah Selatan Rt.005/ 6 MAMAN SUHERMAN Jl. Pejompongan I Rt.004/07 7 SAMINANTO Jl. Kemandoran VIII Rt.006/011 K 8 SUKAMTO Jl. Pejompongan VIII No.92 Rt.005 9 SUMILAH Jl. H.Ung Rt.009/03 U 10 VIRMANSYAH Jl. Gelora IX D Rt.003/02 No.45 11 ZAHIRMAN KOTO Jl. Bendungan Jago Rt.0 12 MUHAMMAD FIKRIE Jl. Palmerah Selatan No 13 YOGI PANGESTU Jl. Palmerah Selatan Rt. 14 SAHLAN FAHTONI Jl. Gelora IX E Rt.003/02 Pa 15 SUMIYATI Jl. Apus III Rt.002/05 N 16 MUHAMAD YUSUF Jl. Palmerah Selatan No 17 MUH.SAHID Jl. Asem II Rt.00 18 BURHANUDIN MAARIF Jl. Ophir Dalam Rt.00 19 TRIYONO Jl. Kembangan No.5 20 FEBRIANSYAH Jl. Minangkabau Rt.009 21 RIFKI OKTAFIAN Jl. Kesadaran III Gang. Ikhlas IV 22 JAINAL SAPUDRIN Jl. Sisingamangaraja No 23 ABASTIAN Jl. Petamburan V Rt.00 24 PARAMANSHA YOGANANDA Jl. Cibadak Rt.003/04 No 25 KHAIRUL Jl. Sungai Bambu No.1 26 ABDURRAFI MUHAMMAD HARISH Jl. Cibadak Rt.003/04 No 27 RIZKI RACHMAN Jl. Sekretaris Rt.015/07 Tan
85 G TIDAK LULUS Alamat KETERANGAN 5/06 Peganggasaan Menteng Jakarta Pusat TIDAK LULUS 9/08 Kayu Manis Matraman Jakarta Timur TIDAK LULUS o.7B Rt.002/01 Gambir Jakarta Pusat TIDAK LULUS /02 Kel.Gelora Kec.Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS /02 Kel.Gelora Kec.Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS 7 Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS Kel.Grogol Utara Kebayoran Lama Jakarta Selatan TIDAK LULUS 5/011 Grogol Utara Kebayoran Lama Jakarta Selatan TIDAK LULUS Utan Panjang Kemayoran Jakarta Pusat TIDAK LULUS 5 Palmerah Selatan Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS 004/01 Serdang Kemayoran Jakarta Pusat TIDAK LULUS o.30 Rt.007/02 Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS .003/02 No.11 Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS almerah Selatan Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS No.41 Kota Bambu Selatan Jakarta Barat TIDAK LULUS o.30 Rt.007/02 Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS 06/01 Kemanggisan Jakarta Barat TIDAK LULUS 09/01 Kebayoran Baru Jakartan Selatan TIDAK LULUS 5 Rt.001/02 Kembangan Jakarta Barat TIDAK LULUS 9/01 No.11 Radio Dalam Jakarta Selatan TIDAK LULUS V No.47 Rt.006/01 Cipinang Muara Jakarta Timur TIDAK LULUS .10 Rt.002/06 Kel.Gunung Jakarta Selatan TIDAK LULUS 05/05 No. 38 Tanah Abang Jakarta Pusat TIDAK LULUS o.13 Rawa Badak Utara Koja Jakarta Utara TIDAK LULUS 13 Rt.001/04 Tanjung Priuk Jakarta Utara TIDAK LULUS o.13 Rawa Badak Utara Koja Jakarta Utara TIDAK LULUS njung Duren Utara Petamburan Jakarta Barat TIDAK LULUS
86 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya, maka peneliti mengambil beberapa kesimpulan antara lain: 1. Transparansi dalam proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum di Kelurahan Gelora Jakarta Pusat dengan menggunakan 4 (empat) indikator yaitu: ada tidaknya kerangka kerja hukum, ada tidaknya akses masarakat terhadap transparansi anggaran, efektif tidaknya hasil audit independen, dan ada tidaknya keterlibatan masyarakat adalah baik dan sudah dapat memenuhi ke-empat unsur diatas dengan beberapa catatan kekurangan yang kedepan untuk dapat ditingkatkan pemenuhan asas dan nilai transparansi kerja dan kinerjanya. 2. Kendala utama yang dihadapi oleh pihak kelurahan dalam proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum di Kelurahan Gelora jakarta pusat adalah kurangnya SDM yang mumpuni dalam bidang rekrutmen pegawai PPSU.
87 3. Upaya dilakukan oleh Kelurahan Gelora Jakarta Pusat untuk menunjukkan transparansi dalam proses rekrutmen pegawai penanganan sarana dan prasarana umum adalah dengan membangun komunikasi yang baik dari pimpinan tertinggi di tingkat kelurahan dengan melakukan sosialisasi internal maupun eksternal dengan masyarakat sehingga proses rektrutmen tetap dapat berjalan dengan baik. B. Saran 1. Peningkatan transparansi dalam proses rektrutmen pegawai PPSU dapat dilakukan dengan lebih intesif dalam melibatkan masyarakat maupun tokoh masyarakat khususnya dalam test wawancara sehingga pegawai yang diterima tetap memiliki emosional dan loyalitas yang tinggi. 2. Panitia rektrutment hendaknya lebih memprioritaskan peserta yang berasal dari wilayah administrasi Kelurahan Gelora Jakarta Pusat agar tidak terjadi lagi bentuk protes dari warga karena adanya petugas PPSU dari luar kelurahan yang terjadi pada proses rekrutmen sebelumnya. 3. Pada proses selanjutnya hendaknya dibuatkan website di tingkat provinsi sehingga pendaftaran melalui online dengan memilih wilayah yang diminati sesuai dengan keinginannya, dengan sistim gugur apabila tidak memenuhi persyaratan yang di tetapkan dan tidak dapat melanjutkan untuk seleksi selanjutnya.
88 4. Kemudian untuk penggantian PPSU yang mengundurkan diri atau terkena hukuman yang mengakibatkan di keluarkan dari anggota PPSU, hendaknya mengambil dari seleksi yang sudah di jalankan dari nilai yang di bawahnya yang tidak masuk nominasi, karena di anggap ini sudah mengikuti prosedur, bukan mengambi dari luar tanpa mengikuti tes yang sudah di tentukan.
89 47 DAFTAR PUSTAKA Abdul Sabaruddin, Manajemen Kolaborasi dalam Pelayanan Publik, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2015 Agus Dwiyanto (ed), Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik, Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2005 Agus Dwiyanto et all, Reformasi Birokrasi Pelayanaan Publik di Indonesia, Yogyakarta: Pusat Studi Kependudukan & Kebijakan UGM, 2006 Arikunto, S. 2010.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Bungin. Burhan. 2012. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Raja Grafindo Persada. Jakarta. Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005 Hanif Nurcholis. Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Jakarta: Grasindo. 2012. Hasan Iqbal, Muhammad. Analisis Data Penelitian Dengan Statistika. Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2009. Husaini Usman dan Purnomo Setiady Akbar, Metode Penelitian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara, 2009 Ibnu hadjar, Dasar-dasar metodologi Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2004 Inu Kencana Syafiie, Ilmu Administrasi Publik, Jakarta: Rineka Cipta, 2006 Inu Kencana Syafiie, Ilmu Pemerintahan, Jakarta: Bumi Aksara, 2013
90 Jalaluddin Rahmat, Psikologi Komunikasi, Bandung, Remaja Rosdakarya, 2004 Joko Widodo, Etika Birokrasi dalam Pelayanan Publik, Malang: CV.Citra Malang, 2001 Kasim, Azhar. 1993. Pengukuran Efektivitas Organisasi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Keban, Yeremias T.. Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik : Konsep, Teori, Dan Isu. Gava Media, 2010 Lembaga Administrasi Negara, Standar Pelayanan Publik, Jakarta: Pusat Kajian Manajemen Pelayanan LAN, 2009 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2011 Lijan Poltak, Reformasi Pelayanan Publik, Jakarta: Bumi Aksara, 2014 M. Arifin Noor, Ilmu Sosial Dasar, Bandung: Pustaka Setia, 1999 Mardalis, Metode Penelitian suatu Pendekatan proposal, Jakarta: Bumi Aksara, 2003 Moleong, Lexy J. (2011) Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Nazir, Moh. 2011. Metode Penelitian.Jakarta: Ghalia Indonesia Robbins, Stephen, Perilaku Organisasi, Penerbit Salemba Empat, Jakarta, 2015. Schein, Edgar H. Organizational Culture and Leadership. San Francisco: Josey-Bass Publishers. 2014. Siagian Sondang P, Manajemen sumber daya manusia, bumi aksara 2014
Siagian, D., dan Sugiarto. Metode Statistika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2006. Siagian, Sondang P. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Bumi Aksara: Jakarta Soraya Rasyid. Otonomi Daerah Dalam Perspektif Sejarah. Makassar: Alauddin Press. 2011. Sugiyono. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. 2008. Ulbert Silalahi, Studi Tentang Ilmu Administrasi, Sinar Baru Algesindo, 2011 Umi Namirawati. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kualitatif. Bandung: Agung Media. 2008. Utang Rosidin, Otonomi Daerah dan Desentralisasi. Bandung: Pustaka Pelajar. 2010