44 LAMPIRAN
45 LAMPIRAN
46 Lampiran 1.1 Formulir pendataan Nama Daerah No Titik Koordinat NPSN Nama Sekolah Jenjang Jumlah Siswa Jumlah Guru Tingkat Kerusakan Ruang Kelas Ruang Lainnya Ruang yang masih bisa digunakan Verifikator (Oleh Siapa) Ruang Kelas Darurat/Sementara Lintang Bujur Provinsi Kabupaten /Kota Kecamatan Desa/ kelurahan Lk Pr Total Lk Pr Total RB RS RR RB RS RR RB RS RR Kebutuhan Terpasang Kekurangan 1 2 3 4 5 TOTAL Update Data Tgl Disetujui oleh Kepala Dinas TTD Nama
47 Lampiran 1.1 Formulir pendataan Nama Daerah No Titik Koordinat NPSN Nama Sekolah Jenjang Jumlah Siswa Jumlah Guru Tingkat Kerusakan Ruang Kelas Ruang Lainnya Ruang yang masih bisa digunakan Verifikator (Oleh Siapa) Ruang Kelas Darurat/Sementara Lintang Bujur Provinsi Kabupaten /Kota Kecamatan Desa/ kelurahan Lk Pr Total Lk Pr Total RB RS RR RB RS RR RB RS RR Kebutuhan Terpasang Kekurangan 1 2 3 4 5 TOTAL Update Data Tgl Disetujui oleh Kepala Dinas TTD Nama
48 Kebutuhan perlengkapan belajar SISWA TERDAMPAK GURU TERDAMPAK Keterlaksanaan Aktivitas Belajar Nama Kepala Sekolah Nomor Kontak (HP) / WhatsApp Keterangan Seragam Sekolah Tas Sekolah ATK Papan Tulis (White Board) Meubeler Meninggal Luka Berat Rawat Inap Tinggal di Pengungsian Orang Tuanya meninggal Rumahnya Rusak Meninggal Luka Berat Rawat Inap Tinggal di Pengungsian Rumahnya Rusak Lampiran 1. 2 Kit Pembelajaran di Satuan pendidikan Darurat Dimensi: Dikemas dalam 2 boks; boks karton (kemasan luar) dan kontainer plastik -tahan air dengan ukuran 700x480x425 (kemasan dalam) Spesifikasi: mendukung kegiatan belajar dan mengajar di 1 satuan pendidikan No Barang Jumlah Unit Merek 1 Kapur, berwarna-warni, isi 10/kotak 25 kotak Sarjana 2 Krayon, kertas lilin, berwarna-warni (isi 12/kotak) 25 kotak Kiko 3 penghapus, karet 25 25 buah Kenko A-36 4 Buku tulis bergaris, 50 halaman, A4 book 200 200 buah 5 Buku gambar A3 100 buah 6 Rautan, logam 25 25 buah SDI 0150 7 Pensil, kualitas HB, box of 10 Box 25 25 buah Peligraph 8 Pena, Bulpen, Hitam/Biru, box of 10 Box 25 25 buah Snowman 9 Pena, felt tip, warna-warni, box of 10 Box 25 25 buah Snowman/Schwan 10 penggaris, plastik, 30cm 25 buah 25 buah Star 11 kotak kuat dengan gembok 1 buah 1 buah Shinpo Max 12 congklak 5 paket 13 Dadu 5 5 buah 14 Kaca Pembesar 5 4 buah Joyko 15 Alat pengatur waktu 2 2 buah 16 Biji Kewuk 5 set Congklak, bola bekle 17 Pita Ukur Pce 2 2 buah Joyko 18 Magnet Pce 2 2 buah Joyko
49 Kebutuhan perlengkapan belajar SISWA TERDAMPAK GURU TERDAMPAK Keterlaksanaan Aktivitas Belajar Nama Kepala Sekolah Nomor Kontak (HP) / WhatsApp Keterangan Seragam Sekolah Tas Sekolah ATK Papan Tulis (White Board) Meubeler Meninggal Luka Berat Rawat Inap Tinggal di Pengungsian Orang Tuanya meninggal Rumahnya Rusak Meninggal Luka Berat Rawat Inap Tinggal di Pengungsian Rumahnya Rusak Lampiran 1.2 Kit Pembelajaran di Satuan pendidikan Darurat Dimensi: Dikemas dalam 2 boks; boks karton (kemasan luar) dan kontainer plastik-tahan air dengan ukuran 700x480x425 (kemasan dalam) Spesifikasi: mendukung kegiatan belajar dan mengajar di 1 satuan pendidikan No Barang Jumlah Unit Merek 1 Kapur, berwarna-warni, isi 10/kotak 25 kotak Sarjana 2 Krayon, kertas lilin, berwarna-warni (isi 12/kotak) 25 kotak Kiko 3 penghapus, karet 25 25 buah Kenko A-36 4 Buku tulis bergaris, 50 halaman, A4 book 200 200 buah 5 Buku gambar A3 100 buah 6 Rautan, logam 25 25 buah SDI 0150 7 Pensil, kualitas HB, box of 10 Box 25 25 buah Peligraph 8 Pena, Bulpen, Hitam/Biru, box of 10 Box 25 25 buah Snowman 9 Pena, felt tip, warna-warni, box of 10 Box 25 25 buah Snowman/Schwan 10 penggaris, plastik, 30cm 25 buah 25 buah Star 11 kotak kuat dengan gembok 1 buah 1 buah Shinpo Max 12 congklak 5 paket 13 Dadu 5 5 buah 14 Kaca Pembesar 5 4 buah Joyko 15 Alat pengatur waktu 2 2 buah 16 Biji Kewuk 5 set Congklak, bola bekle 17 Pita Ukur Pce 2 2 buah Joyko 18 Magnet Pce 2 2 buah Joyko
50 No Barang Jumlah Unit Merek 19 Cermin, ukuran A5 or 12cm sq (bisa plastik) 2 2 buah No brand 20 Ensiklopedia 1 paket BinarPustaka 21 Gunting 50 buah 22 Lem 25 buah 23 Posh it 4 warna 25 paket 24 Majalah bekas full color 100 exp 25 Karton 25 lembar 26 Bibit dan polibag 100 paket 27 Alat pembuat kompos tanpa bau 6 buah Felipa 28 Tas Siaga lengkap 6 paket i-YES 29 Kotak kontainer tambahan untuk mengemas 1 buah Green Leaf 30 Kotak untuk mengemas A + B 1 buah Lampiran 1.3 Paket Sarana Bermain dan Gembira di Satuan pendidikan Darurat Dimensi: Dikemas dalam 2 boks; boks karton (kemasan luar) dan plastik tahan air dengan ukuran 720x420x330 Spesifikasi: sebagaimana tertera dalam tabel di bawah No Barang Jumlah Unit Deskripsi 1 Bola kaki 6 buah Untuk bermain bola-22 anak 2 Bola voli 6 buah Untuk bermain voli-12 anak 3 Kok 4 kaleng untuk badminton 4 Bola tenis 10 buah Untuk main kasti 5 Pompa bola 1 buah 6 Peluit 1 buah Untuk wasit 7 Jaring voli 1 buah Untuk main voli 8 Tali gulung pramuka 6 buah 9 Buku catatan 1 buah 10 Pulpen 1 pak 11 Tongkat bendera semapur 12 buah 12 Kerincing 3 buah 13 Tongkat kasti 2 buah 14 Raket badminton 4 buah 15 Karet gelang 1 kg Untuk dijalin jadi 4 alat lompat tali 16 Bola basket 1 set 6 bola 17 Matras 2 buah 18 Tali loncat 2 buah 19 Gelang hulahoop 6 buah
51 No Barang Jumlah Unit Merek 19 Cermin, ukuran A5 or 12cm sq (bisa plastik) 2 2 buah No brand 20 Ensiklopedia 1 paket BinarPustaka 21 Gunting 50 buah 22 Lem 25 buah 23 Posh it 4 warna 25 paket 24 Majalah bekas full color 100 exp 25 Karton 25 lembar 26 Bibit dan polibag 100 paket 27 Alat pembuat kompos tanpa bau 6 buah Felipa 28 Tas Siaga lengkap 6 paket i-YES 29 Kotak kontainer tambahan untuk mengemas 1 buah Green Leaf 30 Kotak untuk mengemas A + B 1 buah Lampiran 1.3 Paket Sarana Bermain dan Gembira di Satuan pendidikan Darurat Dimensi: Dikemas dalam 2 boks; boks karton (kemasan luar) dan plastik tahan air dengan ukuran 720x420x330 Spesifikasi: sebagaimana tertera dalam tabel di bawah No Barang Jumlah Unit Deskripsi 1 Bola kaki 6 buah Untuk bermain bola-22 anak 2 Bola voli 6 buah Untuk bermain voli-12 anak 3 Kok 4 kaleng untuk badminton 4 Bola tenis 10 buah Untuk main kasti 5 Pompa bola 1 buah 6 Peluit 1 buah Untuk wasit 7 Jaring voli 1 buah Untuk main voli 8 Tali gulung pramuka 6 buah 9 Buku catatan 1 buah 10 Pulpen 1 pak 11 Tongkat bendera semapur 12 buah 12 Kerincing 3 buah 13 Tongkat kasti 2 buah 14 Raket badminton 4 buah 15 Karet gelang 1 kg Untuk dijalin jadi 4 alat lompat tali 16 Bola basket 1 set 6 bola 17 Matras 2 buah 18 Tali loncat 2 buah 19 Gelang hulahoop 6 buah
52 No Barang Jumlah Unit Deskripsi 20 Kamera digital 2 buah 21 Handycam 1 buah 22 Suling 6 buah 23 Gitar 6 buah 24 Harmonika 6 buah 25 Pianika 6 buah 26 Angklung 1 set Mang Udjo 27 Tas aman shiaga 1 paket Tas lengkap untuk bertahan hidup 3 x 24 jam yang inklusif 28 Alat Pemadam kebakaran 2 buah 29 Karung goni 30 Alat Cuci Tangan pakai sabun 6 paket Lampiran 1.4 Contoh Prasarana Satuan pendidikan Darurat 1. Model Kelas Aman dari Asap 2. Tenda Satuan pendidikan Sementara (41m)
53 No Barang Jumlah Unit Deskripsi 20 Kamera digital 2 buah 21 Handycam 1 buah 22 Suling 6 buah 23 Gitar 6 buah 24 Harmonika 6 buah 25 Pianika 6 buah 26 Angklung 1 set Mang Udjo 27 Tas aman shiaga 1 paket Tas lengkap untuk bertahan hidup 3 x 24 jam yang inklusif 28 Alat Pemadam kebakaran 2 buah 29 Karung goni 30 Alat Cuci Tangan pakai sabun 6 paket Lampiran 1.4 Contoh Prasarana Satuan pendidikan Darurat 1. Model Kelas Aman dari Asap 2. Tenda Satuan pendidikan Sementara (41m)
54 Deskripsi Umum Tenda dengan ukuran 65 m2 (6,5m x 10m), menggunakan rangka, berbentuk persegi panjang. Dengan dua lapisan atap dan alas tenda kedap air. Spesifikasi Teknis Atap luar: 550 gram/m2, Tenda Utama: 430 gram/m2, bahan PVC/Terpaulin, warna putih, Tinggi 3m + Lapisan Atas 30cm Penjahitan: semua sisi dijahit dua kali dan jahitan sisi utama diberi pita perekat anti bocor. Jendela : sejumlah 10 (sepuluh) di kedua sisi panjang dan 4 (empat) di kedua sisi lebar, dilindungi oleh kasa nyamuk dan penutup yang dapat diatur bukaannya (digulung), 1 buah pintu di setiap ujung tenda dengan pintu yang dapat di atur bukaannya. 4 (empat) buah lubang udara diatap tenda bagian dalam di sisi kiri dan kanan dengan kasa nyamuk dan penutup. Bahan kain untuk bagian luar maupun bagian dalam tenda merupakan bahan tahan air dan tahan terhadap pelapukan. Rangka (terbuat dari besi yang digalvanis atau dari aluminium): rangka yang dapat berdiri dengan dukungan tali atau kabel dalam jumlah minimal, dan juga dengan kawat silang lateral yang dapat menahan dorongan angin dengan kecepatan 30 meter per detik. Logo TUT WURI HANDAYANI, tulisan KEMENDIKBUD dan DIREKTORAT JENDERAL DIKDASMEN tercetak di bagian atas pintu dan di bagian atap tenda. (seperti pada gambar) Perlengkapan Tenda Tali/Sling Pasak Palu Peralatan perbaikan, dan Instruksi cara pemasangan yang dilengkapi dengan gambar di setiap kotak 3. Sekolah Darurat Sekolah darurat akan mengacu kepada konsep yang telah disipakan oleh kementerian PUPR, dengan design sebegai berikut:
55 Deskripsi Umum Tenda dengan ukuran 65 m2 (6,5m x 10m), menggunakan rangka, berbentuk persegi panjang. Dengan dua lapisan atap dan alas tenda kedap air. Spesifikasi Teknis Atap luar: 550 gram/m2, Tenda Utama: 430 gram/m2, bahan PVC/Terpaulin, warna putih, Tinggi 3m + Lapisan Atas 30cm Penjahitan: semua sisi dijahit dua kali dan jahitan sisi utama diberi pita perekat anti bocor. Jendela : sejumlah 10 (sepuluh) di kedua sisi panjang dan 4 (empat) di kedua sisi lebar, dilindungi oleh kasa nyamuk dan penutup yang dapat diatur bukaannya (digulung), 1 buah pintu di setiap ujung tenda dengan pintu yang dapat di atur bukaannya. 4 (empat) buah lubang udara diatap tenda bagian dalam di sisi kiri dan kanan dengan kasa nyamuk dan penutup. Bahan kain untuk bagian luar maupun bagian dalam tenda merupakan bahan tahan air dan tahan terhadap pelapukan. Rangka (terbuat dari besi yang digalvanis atau dari aluminium): rangka yang dapat berdiri dengan dukungan tali atau kabel dalam jumlah minimal, dan juga dengan kawat silang lateral yang dapat menahan dorongan angin dengan kecepatan 30 meter per detik. Logo TUT WURI HANDAYANI, tulisan KEMENDIKBUD dan DIREKTORAT JENDERAL DIKDASMEN tercetak di bagian atas pintu dan di bagian atap tenda. (seperti pada gambar) Perlengkapan Tenda Tali/Sling Pasak Palu Peralatan perbaikan, dan Instruksi cara pemasangan yang dilengkapi dengan gambar di setiap kotak 3. Sekolah Darurat Sekolah darurat akan mengacu kepada konsep yang telah disipakan oleh kementerian PUPR, dengan design sebegai berikut:
56 4. Satuan pendidikan Darurat terbuat dari Bambu Rencana Anggaran Biaya Prototipe "Bamboo School" 6m x 9m No Uraian Pekerjaan Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah Harga (Rp) 1 Perataan tanah 6x9m = 54 m² 2.000 108.000 2 Kolom bambu D 10 cm 60 m 2.000 120.000 3 Kuda-kuda bambu D 15 cm 7x25m = 175 m² 2.000 350.000 4 Gording dan kelam D 10 cm 250 m 2.000 500.000 5 Gapit gedhek D 10 cm 150 m 2.000 300.000 6 Gedhek 10 lb 1.8 x 3.0 30.000 300.000 7 Usuk-usuk D 10 cm 162 m 2.000 324.000 8 Tutup keong 5 lb 1.8 x 3.0 30.000 150.000 9 Pintu slorok 1 buah 60.000 60.000 10 Alat bantu pemasangan Ls 250.000 250.000 11 Ongkos tenanga 5 orang x 2 hari Ls 600.000 600.000 12 Deklit biru 108 m² 5.000 540.000 13 Pondasi 10 buah 25.000 250.000 14 Plesteran lantai 54 m² 10.000 540.000 4.392.000 5. Satuan pendidikan Darurat terbuat dari Bambu Selain sarana dan prasarana pembelajaran, pemenuhan kebutuhan air dan sanitasi pada satuan pendidikan darurat sangat penting untuk memenuhi standar berikut : a. Akses kepada air minum yang aman dan cuci tangan
57 4. Satuan pendidikan Darurat terbuat dari Bambu Rencana Anggaran Biaya Prototipe "Bamboo School" 6m x 9m No Uraian Pekerjaan Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah Harga (Rp) 1 Perataan tanah 6x9m = 54 m² 2.000 108.000 2 Kolom bambu D 10 cm 60 m 2.000 120.000 3 Kuda-kuda bambu D 15 cm 7x25m = 175 m² 2.000 350.000 4 Gording dan kelam D 10 cm 250 m 2.000 500.000 5 Gapit gedhek D 10 cm 150 m 2.000 300.000 6 Gedhek 10 lb 1.8 x 3.0 30.000 300.000 7 Usuk-usuk D 10 cm 162 m 2.000 324.000 8 Tutup keong 5 lb 1.8 x 3.0 30.000 150.000 9 Pintu slorok 1 buah 60.000 60.000 10 Alat bantu pemasangan Ls 250.000 250.000 11 Ongkos tenanga 5 orang x 2 hari Ls 600.000 600.000 12 Deklit biru 108 m² 5.000 540.000 13 Pondasi 10 buah 25.000 250.000 14 Plesteran lantai 54 m² 10.000 540.000 4.392.000 5. Satuan pendidikan Darurat terbuat dari Bambu Selain sarana dan prasarana pembelajaran, pemenuhan kebutuhan air dan sanitasi pada satuan pendidikan darurat sangat penting untuk memenuhi standar berikut : a. Akses kepada air minum yang aman dan cuci tangan
58 b. Titik drainase air direncanakan, dirawat dengan baik dan dijaga agar tidak ada air yang tergenang c. Toilet terpisah untuk anak perempuan dan laki-laki d. Toilet memiliki penerangan yang cukup e. Toilet mempunyai pegangan untuk mempermudah akses anak berkebutuhan khusus f. Untuk satuan pendidikan 1 toilet untuk 30 anak perempuan & 1 toilet untuk 60 anak laki-laki (termasuk tempat kencing) g. Akses terhadap pembuangan sampah padat 1. Penilaian Hasil Belajar Penilaian hasil belajar dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan. 2. Pembiayaan Pembiayaan dalam penyelenggaraan darurat bersumber dari anggaran Pemerintah, Pemerintah Daerah dan/atau masyarakat serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat. 3. Pembinaan dan Evaluasi 4. Pembinaan menjadi tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya. 5. Evaluasi dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik. 6. Pelaporan dan Penjaminan Mutu 7. Penyelenggara Satuan Pendidikan Darurat membuat pelaporan minimal sekali selama masa darurat dan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah penutupan dan/atau pengalihan satuan pendidikan darurat kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota setempat. 8. Penjaminan mutu dilakukan bersama oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan penyelenggara sesuai peraturan perundangan yang berlaku 9. Pemerintah Daerah menjamin mutu penyelenggaraan Satuan pendidikan Darurat sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan Satuan Pendidikan Darurat. 10. Pemerintah dan Pemerintah Daerah menyediakan sumber daya yang dibutuhkan agar pencapaian mutu penyelenggaraan PLK sesuai yang dipersyaratkan. 11. Penutupan Satuan pendidikan Darurat Satuan pendidikan darurat ditutup setelah kebutuhan satuan pendidikan darurat dipandang cukup, baik ketika kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi sudah selesai sehingga kembali ke satuan pendidikan reguler atau adanya pengalihan status satuan pendidikan darurat menjadi satuan pendidikan kecil atau satuan pendidikan terbuka atau satuan pendidikan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan pasca bencana. Lampiran 1.5 Contoh kegiatan pembelajaran dalam Satuan pendidikan Darurat Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan Pemetaan Kondisi Psikososial 1 Ada Berita apa Hari Ini ? 6-12 tahun - Mencairkan Suasana & Perkenalan - Anak-Anak bisa menceritakan kepada teman sebayanya terkait apa yang dirasakan 30 menit Koran Bermain 1. Sediakan sejumlah edisi koran dan bagilah jumlah peserta dengan jumlah lembar koran tiap edisi. Misalnya tiap edisi koran berisikan 3 lembar (yang terdiri dari 4 halaman) dan ada 24 anak yang mengikuti kegiatan, berarti harus ada 24 dibagi 3, yaitu 8 edisi koran. 2. Koran dari tanggal yang berbeda-beda itu kemudian di lepas dan diacak oleh pendamping. 3. Bagikan satu lembar koran (yang terdiri dari 4 halaman) pada tiap anak secara acak. 4. Tugas dari tiap anak adalah mencari peserta lain yang memiliki lembar koran dengan tanggal yang sama tanpa berbicara. Disadur dari Panduan Kegiatan Rekreasional bersama anak (6- 12 tahun) Di daerah Pasca bencana . Penulis : Cinintya Dewi, Ibnu Mundzir, Adi Wahyu Anggara, Yuni Hendarmini Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
59 b. Titik drainase air direncanakan, dirawat dengan baik dan dijaga agar tidak ada air yang tergenang c. Toilet terpisah untuk anak perempuan dan laki -laki d. Toilet memiliki penerangan yang cukup e. Toilet mempunyai pegangan untuk mempermudah akses anak berkebutuhan khusus f. Untuk satuan pendidikan 1 toilet untuk 30 anak perempuan & 1 toilet untuk 60 anak laki -laki (termasuk tempat kencing) g. Akses terhadap pembuangan sampah padat 1. Penilaian Hasil Belajar Penilaian hasil belajar dilaksanakan sesuai peraturan perundang -undangan. 2. Pembiayaan Pembiayaan dalam penyelenggaraan darurat bersumber dari anggaran Pemerintah, Pemerintah Daerah dan/atau masyarakat serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat. 3. Pembinaan dan Evaluasi 4. Pembinaan menjadi tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya. 5. Evaluasi dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas publ i k . 6. Pelaporan dan Penjaminan Mutu 7. Penyelenggara Satuan Pendidikan Darurat membuat pelaporan minimal sekali selama masa darurat dan selambat -lambatnya 1 (satu) bulan setelah penutupan dan/atau pengalihan satuan pendidikan darurat kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota setempat. 8. Penjaminan mutu dilakukan bersama oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan penyelenggara sesuai peraturan perundangan yang berlaku 9. Pemerintah Daerah menjamin mutu penyelenggaraan Satuan pendidikan Darurat sesuai dengan prinsip -prinsip penyelenggaraan Satuan Pendidikan Darurat. 10. Pemerintah dan Pemerintah Daerah menyediakan sumber daya yang dibutuhkan agar pencapaian mutu penyelenggaraan PLK sesuai yang dipersyaratkan. 11. Penutupan Satuan pendidikan Darurat Satuan pendidikan darurat ditutup setelah kebutuhan satuan pendidikan darurat dipandang cukup, baik ketika kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi sudah selesai sehingga kembali ke satuan pendidikan reguler atau adanya pengalihan status satuan pendidikan darurat menjadi satuan pendidikan kecil atau satuan pendidikan terbuka atau satuan pendidikan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan pasca bencana. Lampiran 1.5 Contoh kegiatan pembelajaran dalam Satuan pendidikan Darurat Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan Pemetaan Kondisi Psikososial 1 Ada Berita apa Hari Ini ? 6-12 tahun - Mencairkan Suasana & Perkenalan - Anak-Anak bisa menceritakan kepada teman sebayanya terkait apa yang dirasakan 30 menit Koran Bermain 1. Sediakan sejumlah edisi koran dan bagilah jumlah peserta dengan jumlah lembar koran tiap edisi. Misalnya tiap edisi koran berisikan 3 lembar (yang terdiri dari 4 halaman) dan ada 24 anak yang mengikuti kegiatan, berarti harus ada 24 dibagi 3, yaitu 8 edisi koran. 2. Koran dari tanggal yang berbeda-beda itu kemudian di lepas dan diacak oleh pendamping. 3. Bagikan satu lembar koran (yang terdiri dari 4 halaman) pada tiap anak secara acak. 4. Tugas dari tiap anak adalah mencari peserta lain yang memiliki lembar koran dengan tanggal yang sama tanpa berbicara. Disadur dari Panduan Kegiatan Rekreasional bersama anak (6- 12 tahun) Di daerah Pasca bencana . Penulis : Cinintya Dewi, Ibnu Mundzir, Adi Wahyu Anggara, Yuni Hendarmini Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
60 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 5. Peserta yang sudah membentuk satu koran yang bertanggal sama (dibutuhkan 3 orang untuk membentuk koran dengan tanggal yang sama bila 1 edisi koran terdiri dari 3 lembar) kemudian membentuk kelompok kecil. 6. Kelompok kecil itu kemudian saling melakukan wawancara singkat untuk mengetahui latar belakang temannya ( seperti nama, usia, hobi, dll) 7. Setelah mendapatkan informasi tentang temannya masingmasing, mereka kemudian saling memperkenalkan temannya. 8. Jika ada tiga orang, orang pertama memperkenalkan orang kedua, orang kedua memperkenalkan orang ketiga dan orang ketiga memperkenalkan orang pertama. 9. Masing-masing kelompok yang memiliki lembar koran dengan Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan tanggal yang sama melakukan hal yang sama sampai semua peserta dikenalkan 2 Surat untuk Sahabat 6-12 tahun - Mengekspresikan Emosi 30 menit Kertas dan Alat Tulis Bermain 1. Membaca bersama dan membahas Surat Kak Fitri (Lihat Lampiran) membantu anak memahami lebih dalam surat Kak Fitri Memperkenalkan Struktur dan Isi Sebuah Surat Berikut ini adalah contoh struktur surat yang dapat dibuat anak-anak : A. Kepala Surat : Nama tempat dan tanggal menulis surat. Kepada siapa surat ditujukan B. Pembukaan : Salam, perkenalan Diri C. Isi Surat : Cerita tentang keadaan adikadik saat gempa, apa kegiatan dan bagaimana perasaan adikadik saat itu, cerita tentang keadaan kegiatan serta bagaimana perasaan adik-adik Disadur dari Panduan Kegiatan Rekreasional bersama anak (6- 12 tahun) Di daerah Pasca bencana . Penulis : Cinintya Dewi, Ibnu Mundzir, Adi Wahyu Anggara, Yuni Hendarmini Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
61 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 5. Peserta yang sudah membentuk satu koran yang bertanggal sama (dibutuhkan 3 orang untuk membentuk koran dengan tanggal yang sama bila 1 edisi koran terdiri dari 3 lembar) kemudian membentuk kelompok kecil. 6. Kelompok kecil itu kemudian saling melakukan wawancara singkat untuk mengetahui latar belakang temannya ( seperti nama, usia, hobi, dll) 7. Setelah mendapatkan informasi tentang temannya masingmasing, mereka kemudian saling memperkenalkan temannya. 8. Jika ada tiga orang, orang pertama memperkenalkan orang kedua, orang kedua memperkenalkan orang ketiga dan orang ketiga memperkenalkan orang pertama. 9. Masing-masing kelompok yang memiliki lembar koran dengan Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan tanggal yang sama melakukan hal yang sama sampai semua peserta dikenalkan 2 Surat untuk Sahabat 6-12 tahun - Mengekspresikan Emosi 30 menit Kertas dan Alat Tulis Bermain 1. Membaca bersama dan membahas Surat Kak Fitri (Lihat Lampiran) membantu anak memahami lebih dalam surat Kak Fitri Memperkenalkan Struktur dan Isi Sebuah Surat Berikut ini adalah contoh struktur surat yang dapat dibuat anak-anak : A. Kepala Surat : Nama tempat dan tanggal menulis surat. Kepada siapa surat ditujukan B. Pembukaan : Salam, perkenalan Diri C. Isi Surat : Cerita tentang keadaan adikadik saat gempa, apa kegiatan dan bagaimana perasaan adikadik saat itu, cerita tentang keadaan kegiatan serta bagaimana perasaan adik-adik Disadur dari Panduan Kegiatan Rekreasional bersama anak (6- 12 tahun) Di daerah Pasca bencana . Penulis : Cinintya Dewi, Ibnu Mundzir, Adi Wahyu Anggara, Yuni Hendarmini Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
62 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan sekarang D. Penutup : Harapan tentang surat balasan,salam, nama dan tanda tangan 2. Mengajak anak untuk menulis surat. Apa manfaatnya mereka menulis surat. Menyiapkan peralatan untuk menulis surat. 3 Ketika Ia Merasa…. 6-12 tahun - Membiasakan Anak untuk Mengekspresikan Emosi, menumbuhkan empati 45 menit Buku Cerita Story Telling 1. Anak-anak duduk dalam lingkaran 2. Pendamping membacakan cerita dimana salah satu tokohnya mengalami suatu kejadian yang membuat si tokoh tersebut merasa senang, sedih, atau marah,dsb 3. Minta anak untuk menebak perasaan apa yang dirasakan si tokoh karena kejadian tersebut. Perasaan tokoh dalam cerita bisa lebih dari satu, misalnya sedih sekaligus gembira 4. Minta anak untuk menunjukkan ekspresi wajah si tokoh Disadur dari Panduan Kegiatan Rekreasional bersama anak (6- 12 tahun) Di daerah Pasca bencana . Penulis : Cinintya Dewi, Ibnu Mundzir, Adi Wahyu Anggara, Yuni Hendarmini Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 5. Teruskan cerita dengan berbagai macam ekspresi emosi. Variasi : Jika ada dialog dalam cerita tersebut, anak-anak bisa diajak bermain peran di tengah lingkaran secara bergantian Pengenalan Diri dan Lingkungan 4 Jelajah Sekitarmu…. 6-12 tahun - Membiasakan Anak untuk mengetahui langkahlangkah yang bisa dilakukan saat terjadi bencana, contoh: Gempa 2 jam Kertas, Alat Tulis, Sticky Notes, Transect - Bagi anak-anak menjadi beberapa kelompok (tergantung besar kelas) - Ceritakan kepada anak-anak bahwa peristiwa (bencana) yang baru saja terjadi menyebabkan timbulnya titik-titik berbahaya di sekitar tempat belajar - Bagi masing-masing kelompok kertas, alat tulis dan post it - Minta mereka untuk menjadi 'detektif cilik' mencari titik lokasi yang berbahaya selama 10 menit - Setelah itu, setiap kelompok diminta untuk menggambar lokasi tempat belajar mereka dan titik bahaya tersebut
63 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan sekarang D. Penutup : Harapan tentang surat balasan,salam, nama dan tanda tangan 2. Mengajak anak untuk menulis surat. Apa manfaatnya mereka menulis surat. Menyiapkan peralatan untuk menulis surat. 3 Ketika Ia Merasa…. 6-12 tahun - Membiasakan Anak untuk Mengekspresikan Emosi, menumbuhkan empati 45 menit Buku Cerita Story Telling 1. Anak-anak duduk dalam lingkaran 2. Pendamping membacakan cerita dimana salah satu tokohnya mengalami suatu kejadian yang membuat si tokoh tersebut merasa senang, sedih, atau marah,dsb 3. Minta anak untuk menebak perasaan apa yang dirasakan si tokoh karena kejadian tersebut. Perasaan tokoh dalam cerita bisa lebih dari satu, misalnya sedih sekaligus gembira 4. Minta anak untuk menunjukkan ekspresi wajah si tokoh Disadur dari Panduan Kegiatan Rekreasional bersama anak (6- 12 tahun) Di daerah Pasca bencana . Penulis : Cinintya Dewi, Ibnu Mundzir, Adi Wahyu Anggara, Yuni Hendarmini Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 5. Teruskan cerita dengan berbagai macam ekspresi emosi. Variasi : Jika ada dialog dalam cerita tersebut, anak-anak bisa diajak bermain peran di tengah lingkaran secara bergantian Pengenalan Diri dan Lingkungan 4 Jelajah Sekitarmu…. 6-12 tahun - Membiasakan Anak untuk mengetahui langkahlangkah yang bisa dilakukan saat terjadi bencana, contoh: Gempa 2 jam Kertas, Alat Tulis, Sticky Notes, Transect - Bagi anak-anak menjadi beberapa kelompok (tergantung besar kelas) - Ceritakan kepada anak-anak bahwa peristiwa (bencana) yang baru saja terjadi menyebabkan timbulnya titik-titik berbahaya di sekitar tempat belajar - Bagi masing-masing kelompok kertas, alat tulis dan post it - Minta mereka untuk menjadi 'detektif cilik' mencari titik lokasi yang berbahaya selama 10 menit - Setelah itu, setiap kelompok diminta untuk menggambar lokasi tempat belajar mereka dan titik bahaya tersebut
64 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan - setiap kelompok menceritakan hasil karyanya 5 Apa Perlindungan Anak? 6-12 tahun - Anak-anak memahami perlindungan anak 1 jam Kertas, Alat Tulis, Sticky Notes, Ceramah, role play 1. Mengumpulkan anak-anak di lokasi yang ramah anak 2. Memberikan penjelasan dasar mengenai perlindungan anak 3. Gunakanlah gambar/film dalam penyampaian materi 4. Bermain peran dengan anakanak tentang perlindungan anak Menggunakan KIE yang diproduksi oleh Sub Cluster Perlindungan Anak 6 Berburu Harta Karun 6-12 tahun - Melatih kekompakan anak & kerjasama, - Mengenali lokasi aman dan tidak aman di lingkungan sekolah 2 jam Hadiah, Peta, Petunjuk Transect 1. Bagi anak ke dalam kelompok, setiap kelompok dibagikan selembar kertas flipchart, crayon/ pensil warna, dan sticky notes. 2. Ajak anak-anak untuk menjelajahi lingkungan untuk menemukan harta karun 3. Setiap kelompok diberi petunjuk dan peta menemukan harta karun 10 menit (sebelumnya pendamping anak sudah meletakkan harta karun di Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan tempat yang tersebunyi namun aman) 4. Setelah anak-anak menemukan harta karun, anak-anak kembali ke ruangan dan menceritakan kepada teman-temannya harta karun yang ditemukan Kegiatan Rekreasional (include Kesehatan) 7 PHBS- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat 6-12 tahun - Meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya hidup bersih dan sehat 1 jam Jirigen/ember, keran, tali, kayu, air bersih, sabun, lap, gunting kuku; sikat gigi dan pasta gigi - Praktek Cuci Tangan - Potong Kuku - Sikat Gigi - Menonton Film/V ideo Promosi Kebersihan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) - Anak-anak duduk dalam lingkaran dan diajak untuk bernyanyi/yel-yel - Praktik cuci tangan tidak sehat. Air dipersiapkan dalam ember. Tangan anak-anak diberikan pewarna makanan. Anak satu per satu diminta untuk cuci tangan dengan mencelupkan tangan mereka ke dalam ember. Anak yang paling terakhir cuci tangan di ember akan mendapati tangannya justru tambah kotor. Jelaskan kepada anak bahwa praktik tersebut tidak sehat. - Praktik cuci tangan sehat. Botol platik kosong diisi air dan Menggunakan 5 atau 7 langkah (tergantung kebutuhan) Untuk Kegiatan Potong Kukudiperuntukkan untuk anak usia > 9 tahun (perlu didampingi orang dewasa)
65 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan - setiap kelompok menceritakan hasil karyanya 5 Apa Perlindungan Anak? 6-12 tahun - Anak-anak memahami perlindungan anak 1 jam Kertas, Alat Tulis, Sticky Notes, Ceramah, role play 1. Mengumpulkan anak-anak di lokasi yang ramah anak 2. Memberikan penjelasan dasar mengenai perlindungan anak 3. Gunakanlah gambar/film dalam penyampaian materi 4. Bermain peran dengan anakanak tentang perlindungan anak Menggunakan KIE yang diproduksi oleh Sub Cluster Perlindungan Anak 6 Berburu Harta Karun 6-12 tahun - Melatih kekompakan anak & kerjasama, - Mengenali lokasi aman dan tidak aman di lingkungan sekolah 2 jam Hadiah, Peta, Petunjuk Transect 1. Bagi anak ke dalam kelompok, setiap kelompok dibagikan selembar kertas flipchart, crayon/ pensil warna, dan sticky notes. 2. Ajak anak-anak untuk menjelajahi lingkungan untuk menemukan harta karun 3. Setiap kelompok diberi petunjuk dan peta menemukan harta karun 10 menit (sebelumnya pendamping anak sudah meletakkan harta karun di Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan tempat yang tersebunyi namun aman) 4. Setelah anak-anak menemukan harta karun, anak-anak kembali ke ruangan dan menceritakan kepada teman-temannya harta karun yang ditemukan Kegiatan Rekreasional (include Kesehatan) 7 PHBS- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat 6-12 tahun - Meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya hidup bersih dan sehat 1 jam Jirigen/ember, keran, tali, kayu, air bersih, sabun, lap, gunting kuku; sikat gigi dan pasta gigi - Praktek Cuci Tangan - Potong Kuku - Sikat Gigi - Menonton Film/V ideo Promosi Kebersihan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) - Anak-anak duduk dalam lingkaran dan diajak untuk bernyanyi/yel-yel - Praktik cuci tangan tidak sehat. Air dipersiapkan dalam ember. Tangan anak-anak diberikan pewarna makanan. Anak satu per satu diminta untuk cuci tangan dengan mencelupkan tangan mereka ke dalam ember. Anak yang paling terakhir cuci tangan di ember akan mendapati tangannya justru tambah kotor. Jelaskan kepada anak bahwa praktik tersebut tidak sehat. - Praktik cuci tangan sehat. Botol platik kosong diisi air dan Menggunakan 5 atau 7 langkah (tergantung kebutuhan) Untuk Kegiatan Potong Kukudiperuntukkan untuk anak usia > 9 tahun (perlu didampingi orang dewasa)
66 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan dilubangi bagian bawah. saat akan cuci tangan, tutup botol dibuka sehingga air akan mengalir keluar. anak diajak untuk mempraktikkan 5-7 langkah cuci tangan Potong Kuku - Anak duduk dalam lingkaran dan diajak untuk bernyanyi - Setelah bernyanyi, anak diminta untuk berpasang-pasangan dan saling memperlihatkan jari-jari tangannya - Setiap anak memeriksa jari kuku dari pasangannya. Anak dengan kuku bersih akan menjadi dokter cilik yang akan diajak untuk menjelaskan manfaat memiliki kuku bersih. Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 8 Manajemen Kebersihan Diri 6-12 tahun - Meningkatkan kesadaran tentang kebersihan diri serta cara melindungi dan merawatnya 1 jam - Roda Menstruasi - Pembalut - alat-alat kebersihan diri (sabun, shampoo) - Roda Menstruasi - Simulasi pengguna an pembalut - Menonton Film/ Video manajemen kebersihan diri Materi Kesehatan Diri Perempuan: - Anak-anak perempuan diajak untuk duduk dalam lingkaran dan bernyanyi. Setelah itu pendamping anak memperlihatkan lembar baik atau roda menstruasi dan menjelaskan roda siklus menstruasi bagi anak perempuan - Pendamping anak memperagakan cara penggunaan pembalut yang benar dengan alat peraga - Anak perempuan diajak untuk menceritakan bagaimana praktik kebersihan mereka menggunakan pembalut dan membuang pembalut yang telah terpakai Materi Kesehatan diri laki-laki: - Anak laki-laki diajak dalam lingkaran dan bernyanyi. Setelah itu pendamping anak Referensi materi kegiatannya dari Kemenkes (komik kebersihan manajemen menstruasi)
67 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan dilubangi bagian bawah. saat akan cuci tangan, tutup botol dibuka sehingga air akan mengalir keluar. anak diajak untuk mempraktikkan 5-7 langkah cuci tangan Potong Kuku - Anak duduk dalam lingkaran dan diajak untuk bernyanyi - Setelah bernyanyi, anak diminta untuk berpasang-pasangan dan saling memperlihatkan jari-jari tangannya - Setiap anak memeriksa jari kuku dari pasangannya. Anak dengan kuku bersih akan menjadi dokter cilik yang akan diajak untuk menjelaskan manfaat memiliki kuku bersih. Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 8 Manajemen Kebersihan Diri 6-12 tahun - Meningkatkan kesadaran tentang kebersihan diri serta cara melindungi dan merawatnya 1 jam - Roda Menstruasi - Pembalut - alat-alat kebersihan diri (sabun, shampoo) - Roda Menstruasi - Simulasi pengguna an pembalut - Menonton Film/ Video manajemen kebersihan diri Materi Kesehatan Diri Perempuan: - Anak-anak perempuan diajak untuk duduk dalam lingkaran dan bernyanyi. Setelah itu pendamping anak memperlihatkan lembar baik atau roda menstruasi dan menjelaskan roda siklus menstruasi bagi anak perempuan - Pendamping anak memperagakan cara penggunaan pembalut yang benar dengan alat peraga - Anak perempuan diajak untuk menceritakan bagaimana praktik kebersihan mereka menggunakan pembalut dan membuang pembalut yang telah terpakai Materi Kesehatan diri laki-laki: - Anak laki-laki diajak dalam lingkaran dan bernyanyi. Setelah itu pendamping anak Referensi materi kegiatannya dari Kemenkes (komik kebersihan manajemen menstruasi)
68 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan memperlihatkan lembar balik menjaga kebersihan diri - Jelaskan cara kebersihan diri 9 Olahraga Ceria 6-12 tahun - Meningkatkan kesehatan serta kesegaran jasmani dan rohani 1 jam Raket dan Kok Tali tambang, bola, karet, musik senam - Senam SKJ - Bulutangkis - Tarik Tambang - Sepak Bola - Ular Naga Panjang - Lompat Karet - Siapkan alat-alat olahraga - Anak-anak dibagi dalam kelompok sesuai dengan jenis olahraganya Baca, Tulis & Hitung 10 Membaca Nyaring (kegiatan membaca harian selama 15 menit) 6-12 tahun - Meningkatkan kelancaran membaca dan pemahaman membaca 1 jam Buku Cerita Membaca Nyaring 1. Awalilah setiap hari dengan mengajak anak membaca selama 15 menit dengan suara keras 2. Pilihlah sebuah bab buku dan bacakan sepenggal bagiannya setiap hari kepada anak. 3. Mintalah anak untuk membawa bahan bacaan (artikel surat kabar, selebaran, surat atau Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan catatan) dari rumahnya atau dari lingkungan masyarakat untuk dibacakan di depan kelas. 4. Mintalah anak untuk membacakannya dengan suara keras secara bergantian tiap hari. 5. Jika ada jeda waktu setelah pembelajaran selesai, mintalah anak untuk membaca tanpa suara/diam di tempat duduknya masing-masing. Pastikan tiap anak memiliki teks untuk dibaca. 11 Panggung Boneka 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan membaca melalui mendengarkan/ menyimak dan bermain peran 1 jam Boneka tangan/ Boneka jari, meja, skenario cerita, alat dekorasi panggung Panggung Boneka 1. Buatlah/carilah skenario cerita untuk disampaikan kepada anak 2. Sediakan boneka jari/tangan sesuai tokoh yang akan ditampilkan. Bila tidak ada boneka, anak bisa diajak menggambar tokoh-tokoh tersebut dan lekatkan stick es krim di bawah setiap gambar untuk membuat wayang 3. Mainkan boneka/wayang di atas meja yang berfungsi sebagai Temanya bisa tentang bencana atau perlindungan anak, sanitasi, air bersih
69 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan memperlihatkan lembar balik menjaga kebersihan diri - Jelaskan cara kebersihan diri 9 Olahraga Ceria 6-12 tahun - Meningkatkan kesehatan serta kesegaran jasmani dan rohani 1 jam Raket dan Kok Tali tambang, bola, karet, musik senam - Senam SKJ - Bulutangkis - Tarik Tambang - Sepak Bola - Ular Naga Panjang - Lompat Karet - Siapkan alat-alat olahraga - Anak-anak dibagi dalam kelompok sesuai dengan jenis olahraganya Baca, Tulis & Hitung 10 Membaca Nyaring (kegiatan membaca harian selama 15 menit) 6-12 tahun - Meningkatkan kelancaran membaca dan pemahaman membaca 1 jam Buku Cerita Membaca Nyaring 1. Awalilah setiap hari dengan mengajak anak membaca selama 15 menit dengan suara keras 2. Pilihlah sebuah bab buku dan bacakan sepenggal bagiannya setiap hari kepada anak. 3. Mintalah anak untuk membawa bahan bacaan (artikel surat kabar, selebaran, surat atau Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan catatan) dari rumahnya atau dari lingkungan masyarakat untuk dibacakan di depan kelas. 4. Mintalah anak untuk membacakannya dengan suara keras secara bergantian tiap hari. 5. Jika ada jeda waktu setelah pembelajaran selesai, mintalah anak untuk membaca tanpa suara/diam di tempat duduknya masing-masing. Pastikan tiap anak memiliki teks untuk dibaca. 11 Panggung Boneka 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan membaca melalui mendengarkan/ menyimak dan bermain peran 1 jam Boneka tangan/ Boneka jari, meja, skenario cerita, alat dekorasi panggung Panggung Boneka 1. Buatlah/carilah skenario cerita untuk disampaikan kepada anak 2. Sediakan boneka jari/tangan sesuai tokoh yang akan ditampilkan. Bila tidak ada boneka, anak bisa diajak menggambar tokoh-tokoh tersebut dan lekatkan stick es krim di bawah setiap gambar untuk membuat wayang 3. Mainkan boneka/wayang di atas meja yang berfungsi sebagai Temanya bisa tentang bencana atau perlindungan anak, sanitasi, air bersih
70 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan panggung sesuai dengan skenario cerita. 4. Perhatikan penyesuaian/ pembedaan karakter suara untuk tiap tokoh. Buatlah interaksi antara anak dengan tiap tokoh agar pertunjukan menarik. 5. Pada akhir cerita, galilah pesan moral dari pertunjukan boneka yang disaksikan anak 12 Permainan Angka "BERHASIL" 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan berhitung 1 jam Kartu Angka Bermain 1. Berikan setiap anak satu lembar kertas untuk bermain Permainan Angka dan beberapa kerikil. Buatlah tabel berisikan kolom-kolom sebanyak 5 X 5. 2. Pendamping anak akan memilih angka sejumlah kolom, yang kemudian ditempatkan/ dituliskan anak di dalam setiap kolomnya. 3. Pendamping menuliskan angkaangka tersebut di kartu angka, memasukkan kartu-kartu ke dalam kantung/kotak Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 4. Pendamping mengambil kartu angka dari kantung dan membacanya dengan keras. 5. Anak menempatkan kerikil pada angka di lembar permainan mereka. Permainan berlangsung sampai anak BERHASIL-ketika mereka menemukan 5 huruf berturutturut di lembar mereka baik horizontal, vertikal, maupun diagonal. Kegiatan Seni 13 Menari 6-12 tahun - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar - Meningkatkan pemahaman tentang budaya dan kecintaan terhadap INDONESIA 1 jam Musik Menari 1. Pendamping anak menyiapkan ruang dan perlengkapan untuk praktek menari 2. Anak-anak diminta untuk berbaris 3. Anak-anak menirukan gerakan tarian yang diajarkan oleh pendamping anak 4. Anak-anak praktek menari tanpa dicontohkan oleh pendamping anak Tarian daerah atau tari modern 14 Perkusi Sampah 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan dalam 1 jam Galon Air Mineral, botol air Praktek 1. Anak-anak diminta mengumpulkan barang bekas seperti galon air, botol aqua menggunakan barang bekas, beat box
71 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan panggung sesuai dengan skenario cerita. 4. Perhatikan penyesuaian/ pembedaan karakter suara untuk tiap tokoh. Buatlah interaksi antara anak dengan tiap tokoh agar pertunjukan menarik. 5. Pada akhir cerita, galilah pesan moral dari pertunjukan boneka yang disaksikan anak 12 Permainan Angka "BERHASIL" 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan berhitung 1 jam Kartu Angka Bermain 1. Berikan setiap anak satu lembar kertas untuk bermain Permainan Angka dan beberapa kerikil. Buatlah tabel berisikan kolom-kolom sebanyak 5 X 5. 2. Pendamping anak akan memilih angka sejumlah kolom, yang kemudian ditempatkan/ dituliskan anak di dalam setiap kolomnya. 3. Pendamping menuliskan angkaangka tersebut di kartu angka, memasukkan kartu-kartu ke dalam kantung/kotak Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 4. Pendamping mengambil kartu angka dari kantung dan membacanya dengan keras. 5. Anak menempatkan kerikil pada angka di lembar permainan mereka. Permainan berlangsung sampai anak BERHASIL-ketika mereka menemukan 5 huruf berturutturut di lembar mereka baik horizontal, vertikal, maupun diagonal. Kegiatan Seni 13 Menari 6-12 tahun - Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar - Meningkatkan pemahaman tentang budaya dan kecintaan terhadap INDONESIA 1 jam Musik Menari 1. Pendamping anak menyiapkan ruang dan perlengkapan untuk praktek menari 2. Anak-anak diminta untuk berbaris 3. Anak-anak menirukan gerakan tarian yang diajarkan oleh pendamping anak 4. Anak-anak praktek menari tanpa dicontohkan oleh pendamping anak Tarian daerah atau tari modern 14 Perkusi Sampah 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan dalam 1 jam Galon Air Mineral, botol air Praktek 1. Anak-anak diminta mengumpulkan barang bekas seperti galon air, botol aqua menggunakan barang bekas, beat box
72 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan menggunakan kembali barang bekas - Meningkatkan keterampilan bermusik mineral, bijibijian 2. Anak-anak bersama pendamping membersihkan barang bekas tersebut 3. Pendamping anak mempraktekkan cara memainkan lagu anak (contoh : balonku ada lima) menggunakan perkusi sampah 4. Anak-anak mempraktekkan perkusi sampah 15 Prakarya 6-12 tahun - Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus - Meningkatkan Kreatifitas Anak 1 jam Barang bekas, alat tulis, gunting, lem, kertas, origami, sedotan Praktek 1. Anak-anak diminta untuk mengumpulkan barang bekas 2. Anak-anak dan pendamping membersihkan barang bekas 3. Anak-anak membuat prakarya dari barang bekas tersebut misalnya: membuat bunga dari sedotan; membuat bingkai foto dari kardus bekas/koran bekas 16 Menggambar dan Mewarnai 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan Motorik Halus - Meningkatkan keterampilan anak di bidang seni lukis 1 jam kertas dan pensil warna Praktek 1. Anak-anak dibagikan kertas berisi gambar 2. Anak-anak diminta mewarnai gambar yang sudah disediakan 3. Anak-anak diminta menggambar sesuai dengan tema Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 4. Gambar yang paling baik diberikan penghargaan Kegiatan Religius 17 Ceramah Keagamaan 6-12 tahun - Meningkatkan Pengetahuan Agama - Meningkatkan Kesehatan Spiritual 1 jam cerita keagamaan - Ceramah - Menonton Film/ Video ceramah keagamaan 1. Mengumpulkan anak di lokasi ramah anak 2. Tokoh keagamaan menyampaikan materi apa yang diinginkan 3. Pesan ceramah yang membangkitkan semangat dan motivasi anak dan orag tua, setelah bencana Aktivitas ini bersifat optional. Perlu dipertimbangkan prinsip nondiskriminasi khususnya terhadap anak perempuan dan laki-laki yang berbeda keyakinan dengan yang lainnya 18 Membaca Kitab Suci 6-12 tahun - Meningkatkan Pengetahuan Agama - Meningkatkan Pengetahuan Membaca Kitab Suci 30 menit kitab suci Membaca 1. Mengumpulkan anak di lokasi ramah anak 2. Menyiapkan kitab suci 3. Anak-anak membaca kita suci bersama-sama atau bergantian Aktivitas ini bersifat optional. Perlu dipertimbangkan prinsip nondiskriminasi khususnya terhadap anak perempuan dan laki-laki yang berbeda
73 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan menggunakan kembali barang bekas - Meningkatkan keterampilan bermusik mineral, bijibijian 2. Anak-anak bersama pendamping membersihkan barang bekas tersebut 3. Pendamping anak mempraktekkan cara memainkan lagu anak (contoh : balonku ada lima) menggunakan perkusi sampah 4. Anak-anak mempraktekkan perkusi sampah 15 Prakarya 6-12 tahun - Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus - Meningkatkan Kreatifitas Anak 1 jam Barang bekas, alat tulis, gunting, lem, kertas, origami, sedotan Praktek 1. Anak-anak diminta untuk mengumpulkan barang bekas 2. Anak-anak dan pendamping membersihkan barang bekas 3. Anak-anak membuat prakarya dari barang bekas tersebut misalnya: membuat bunga dari sedotan; membuat bingkai foto dari kardus bekas/koran bekas 16 Menggambar dan Mewarnai 6-12 tahun - Meningkatkan keterampilan Motorik Halus - Meningkatkan keterampilan anak di bidang seni lukis 1 jam kertas dan pensil warna Praktek 1. Anak-anak dibagikan kertas berisi gambar 2. Anak-anak diminta mewarnai gambar yang sudah disediakan 3. Anak-anak diminta menggambar sesuai dengan tema Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan 4. Gambar yang paling baik diberikan penghargaan Kegiatan Religius 17 Ceramah Keagamaan 6-12 tahun - Meningkatkan Pengetahuan Agama - Meningkatkan Kesehatan Spiritual 1 jam cerita keagamaan - Ceramah - Menonton Film/ Video ceramah keagamaan 1. Mengumpulkan anak di lokasi ramah anak 2. Tokoh keagamaan menyampaikan materi apa yang diinginkan 3. Pesan ceramah yang membangkitkan semangat dan motivasi anak dan orag tua, setelah bencana Aktivitas ini bersifat optional. Perlu dipertimbangkan prinsip nondiskriminasi khususnya terhadap anak perempuan dan laki-laki yang berbeda keyakinan dengan yang lainnya 18 Membaca Kitab Suci 6-12 tahun - Meningkatkan Pengetahuan Agama - Meningkatkan Pengetahuan Membaca Kitab Suci 30 menit kitab suci Membaca 1. Mengumpulkan anak di lokasi ramah anak 2. Menyiapkan kitab suci 3. Anak-anak membaca kita suci bersama-sama atau bergantian Aktivitas ini bersifat optional. Perlu dipertimbangkan prinsip nondiskriminasi khususnya terhadap anak perempuan dan laki-laki yang berbeda
74 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan keyakinan dengan yang lainnya 19 Kesenian Keagamaan 6-12 tahun - Meningkatkan Pengetahuan Agama - Meningkatkan Pengetahuan lagu keagamaan 30 menit rebana, alat musik gitar, dll - Praktek Kesenian - Menonton Film/Video Kesenian Keagamaan 1. Menyiapkan tempat yang layak 2. Menyiapkan alat 3. Mempraktekkan kesenian keagamaan Aktivitas ini bersifat optional. Perlu dipertimbangkan prinsip nondiskriminasi khususnya terhadap anak perempuan dan laki-laki yang berbeda keyakinan dengan yang lainnya Lampiran 1.6 Format peninjauan penyelenggaraan pendidikan dalam situasi darurat Nama Pengisi : Lingkup : (sekolah/kecamatan/kabupaten/kota/Provinsi)* Lokasi : Tanggal : No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Standar Minimum 1: Penyediaan Informasi Umum 1 Tersedia data dan informasi jumlah dan kondisi satuan pendidikan terdampak dan tidak terdampak; Tersedia data dan informasi Jumlah dan kondisi peserta didik terdampak (mengungsi, korban luka/jiwa, rumahnya rusak, orangtua meninggal) terpilah berdasarkan jenis kelamin, usia dan disabilitas Tersedia data dan informasi informasi jumlah dan kondisi pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan terdampak bencana (mengungsi, korban luka/jiwa, rumahnya rusak) – terpilah berdasarkan jenis kelamin dan hambatan fungsi/jenis disabilitas Standar Minimum 2: Akses terhadap fasilitas dan lingkungan belajar
75 Kategori No Kegiatan Kategori Usia Tujuan Kegiatan Durasi Perlengkapan Metode Langkah-langkah Keterangan keyakinan dengan yang lainnya 19 Kesenian Keagamaan 6-12 tahun - Meningkatkan Pengetahuan Agama - Meningkatkan Pengetahuan lagu keagamaan 30 menit rebana, alat musik gitar, dll - Praktek Kesenian - Menonton Film/Video Kesenian Keagamaan 1. Menyiapkan tempat yang layak 2. Menyiapkan alat 3. Mempraktekkan kesenian keagamaan Aktivitas ini bersifat optional. Perlu dipertimbangkan prinsip nondiskriminasi khususnya terhadap anak perempuan dan laki-laki yang berbeda keyakinan dengan yang lainnya Lampiran 1.6 Format peninjauan penyelenggaraan pendidikan dalam situasi darurat Nama Pengisi : Lingkup : (sekolah/kecamatan/kabupaten/kota/Provinsi)* Lokasi : Tanggal : No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Standar Minimum 1: Penyediaan Informasi Umum 1 Tersedia data dan informasi jumlah dan kondisi satuan pendidikan terdampak dan tidak terdampak; Tersedia data dan informasi Jumlah dan kondisi peserta didik terdampak (mengungsi, korban luka/jiwa, rumahnya rusak, orangtua meninggal) terpilah berdasarkan jenis kelamin, usia dan disabilitas Tersedia data dan informasi informasi jumlah dan kondisi pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan terdampak bencana (mengungsi, korban luka/jiwa, rumahnya rusak) – terpilah berdasarkan jenis kelamin dan hambatan fungsi/jenis disabilitas Standar Minimum 2: Akses terhadap fasilitas dan lingkungan belajar
76 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan 2 Tersedia kesempatan belajar yang sama tanpa diskriminasi bagi semua Anak Tersedia rute aman dan mudah diakses oleh semua anak ke lingkungan belajar Tersedia informasi kondisi hambatan fungsi peserta didik untuk menyesuaikan metode pembelajaran sehingga tidak menghambat anak untuk menikmati hak atas pendidikan yang inklusif, aman dan ramah Anak Tersedia kesempatan bagi peserta didik untuk memasuki atau kembali ke satuan pendidikan sesegera mungkin setelah situasi darurat Adanya pengakuan dari dinas pendidikan setempat terhadap satuan pendidikan darurat Tersedianya layanan penanganan psikososial yang tidak mengganngu keamanan, keselamatan dan kenyamanan belajar di tempat kegiatan satuan pendidikan darurat dilaksanakan Strategi respon dirancang dan dilaksanakan dengan cara yang tidak merugikan masyarakat atau penyedia dan tidak memperburuk dampak situasi darurat Dekat dengan sumber air, memiliki fasilitas air bersih dan toilet 3 Proses pembelajaran Standar Proses Pembelajaran: No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Otoritas pendidikan memimpin peninjauan, pengembangan atau adaptasi dari kurikulum formal, melibatkan semua pemangku kepentingan yang relevan Kurikulum, buku pelajaran dan bahan ajar lainnya sesuai jenjang dan jalur pendidikan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik, serta: o Mengandung kompetensi inti dari pendidikan dasar termasuk melek huruf, berhitung, belajar awal, keterampilan hidup, kesehatan dan kebersihan o Memberikan informasi tentang pengurangan risiko bencana, pendidikan lingkungan dan atau pencegahan konflik o sensitif gender, mengenali keragaman, mencegah diskriminasi dan mempromosikan rasa hormat terhadap semua pelajar o mencantumkan masalah kesejahteraan dan perlindungan kebutuhan psikososial peserta didik • Kurikulum formal dan ujian yang digunakan dalam pendidikan pengungsi dan penyintas diakui oleh pemerintah asal dan tuan rumah). • • • • • Bahan belajar-mengajar diambil dari daerah setempat dan cukup serta disediakan secara tepat waktu dan disampaikan dalam bahasa dari peserta didik • • • • Pelatihan, Dukungan dan Pengembangan Profesional • • • •
77 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan 2 Tersedia kesempatan belajar yang sama tanpa diskriminasi bagi semua Anak Tersedia rute aman dan mudah diakses oleh semua anak ke lingkungan belajar Tersedia informasi kondisi hambatan fungsi peserta didik untuk menyesuaikan metode pembelajaran sehingga tidak menghambat anak untuk menikmati hak atas pendidikan yang inklusif, aman dan ramah Anak Tersedia kesempatan bagi peserta didik untuk memasuki atau kembali ke satuan pendidikan sesegera mungkin setelah situasi darurat Adanya pengakuan dari dinas pendidikan setempat terhadap satuan pendidikan darurat Tersedianya layanan penanganan psikososial yang tidak mengganngu keamanan, keselamatan dan kenyamanan belajar di tempat kegiatan satuan pendidikan darurat dilaksanakan Strategi respon dirancang dan dilaksanakan dengan cara yang tidak merugikan masyarakat atau penyedia dan tidak memperburuk dampak situasi darurat Dekat dengan sumber air, memiliki fasilitas air bersih dan toilet 3 Proses pembelajaran Standar Proses Pembelajaran: No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Otoritas pendidikan memimpin peninjauan, pengembangan atau adaptasi dari kurikulum formal, melibatkan semua pemangku kepentingan yang relevan Kurikulum, buku pelajaran dan bahan ajar lainnya sesuai jenjang dan jalur pendidikan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik, serta: o Mengandung kompetensi inti dari pendidikan dasar termasuk melek huruf, berhitung, belajar awal, keterampilan hidup, kesehatan dan kebersihan o Memberikan informasi tentang pengurangan risiko bencana, pendidikan lingkungan dan atau pencegahan konflik o sensitif gender, mengenali keragaman, mencegah diskriminasi dan mempromosikan rasa hormat terhadap semua pelajar o mencantumkan masalah kesejahteraan dan perlindungan kebutuhan psikososial peserta didik • Kurikulum formal dan ujian yang digunakan dalam pendidikan pengungsi dan penyintas diakui oleh pemerintah asal dan tuan rumah). • • • • • Bahan belajar-mengajar diambil dari daerah setempat dan cukup serta disediakan secara tepat waktu dan disampaikan dalam bahasa dari peserta didik • • • • Pelatihan, Dukungan dan Pengembangan Profesional • • • •
78 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan • Peluang pelatihan tersedia untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya, laki-laki maupun perempuan, sesuai dengan kebutuhan • • • • • Pelatihan sesuai dengan konteks dan mencerminkan tujuan pembelajaran dan konten • • • • • Pelatihan diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan • • • • • Pelatih yang berkualitas dapat melakukan kursus pelatihan untuk melengkapi pelatihan in-service, dukungan, bimbingan, pemantauan dan supervisi kelas • • • • • Melalui pelatihan dan dukungan yang terus-menerus, guru dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran • • • • • Pelatihan meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik • • • • Instruksi dan Proses Pembelajaran • • • • • Metode pembelajaran sesuai dengan usia, tingkat perkembangan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik • • • • No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan • Guru menunjukkan pemahaman tentang isi pelajaran dan keterampilan mengajar dalam interaksi mereka dengan pelajar • • • • • Instruksi dan proses belajar menangani kebutuhan semua peserta didik, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, dengan mempromosikan inklusivitas dan mengurangi hambatan belajar • • • • • Orang tua dan tokoh masyarakat memahami dan menerima isi bahan ajar dan metode pengajaran yang digunakan • • • • • Prestasi pelajar diakui dan kredit atau dokumen penyelesaian kursus disediakan secara sesuai • • • • • Lulusan program teknis dan kejuruan dikaji untuk mengukur kualitas dan relevansi program terhadap perubahan lingkungan • • • • • Penilaian dan metode evaluasi dianggap wajar, dapat diandalkan dan tidak mengancam pelajar • • • • • Penilaian relevan dengan kebutuhan masa depan pendidikan dan ekonomi peserta didik • • • • Pendidik dan tenaga kependidikan 4 Tersedia jumlah guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memadai
79 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan • Peluang pelatihan tersedia untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya, laki-laki maupun perempuan, sesuai dengan kebutuhan • • • • • Pelatihan sesuai dengan konteks dan mencerminkan tujuan pembelajaran dan konten • • • • • Pelatihan diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan • • • • • Pelatih yang berkualitas dapat melakukan kursus pelatihan untuk melengkapi pelatihan in-service, dukungan, bimbingan, pemantauan dan supervisi kelas • • • • • Melalui pelatihan dan dukungan yang terus-menerus, guru dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran • • • • • Pelatihan meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik • • • • Instruksi dan Proses Pembelajaran • • • • • Metode pembelajaran sesuai dengan usia, tingkat perkembangan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik • • • • No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan • Guru menunjukkan pemahaman tentang isi pelajaran dan keterampilan mengajar dalam interaksi mereka dengan pelajar • • • • • Instruksi dan proses belajar menangani kebutuhan semua peserta didik, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, dengan mempromosikan inklusivitas dan mengurangi hambatan belajar • • • • • Orang tua dan tokoh masyarakat memahami dan menerima isi bahan ajar dan metode pengajaran yang digunakan • • • • • Prestasi pelajar diakui dan kredit atau dokumen penyelesaian kursus disediakan secara sesuai • • • • • Lulusan program teknis dan kejuruan dikaji untuk mengukur kualitas dan relevansi program terhadap perubahan lingkungan • • • • • Penilaian dan metode evaluasi dianggap wajar, dapat diandalkan dan tidak mengancam pelajar • • • • • Penilaian relevan dengan kebutuhan masa depan pendidikan dan ekonomi peserta didik • • • • Pendidik dan tenaga kependidikan 4 Tersedia jumlah guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memadai
80 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Tersedianya pedoman rekruitmen pendidik dan tenaga kependidikan secara jelas, tepat, non-diskriminatif Tersedia kriteria seleksi pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya berdasarkan kriteria yang Transparan dan penilaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dipilih dengan mempertimbangkan penerimaan komunitas, gender dan keanekaragaman Tersedia kontrak Sistem Kompensasi dan kondisi kerja yang diberikan secara berkala Tersedia panduan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya yang berisi tentang diizinkannya untuk melakukan negosiasi dengan syarat dan kondisi tertentu. Tersedia kode etik, yang mencakup petunjuk pelaksanaan yang jelas, ada dan dihormati Tersedia wadah bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam pengembangan yang professional, memberikan kontribusi terhadap dukungan dan motivasi mereka Tersedia mekanisme pengawasan yang Transparan dan akuntabel disiapkan demi dukungan, penilaian, dan pemantauan secara regular bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Terdapat pendokumentasian penilaian kinerja untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang dibuat secara teratur Tersedia kesempatan bagi siswa secara untuk memberikan umpan balik tentang kinerja guru dan tenaga kependidikan lainnya Tersedia dukungan psikososial praktis yang tepat dan dapat diakses oleh guru dan tenaga kependidikan lainnya Menyediakan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan serta berkualitas Tersedianya kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran Tersedianya pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik Fasilitas pendukung pendidikan - - - -
81 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Tersedianya pedoman rekruitmen pendidik dan tenaga kependidikan secara jelas, tepat, non-diskriminatif Tersedia kriteria seleksi pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya berdasarkan kriteria yang Transparan dan penilaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dipilih dengan mempertimbangkan penerimaan komunitas, gender dan keanekaragaman Tersedia kontrak Sistem Kompensasi dan kondisi kerja yang diberikan secara berkala Tersedia panduan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya yang berisi tentang diizinkannya untuk melakukan negosiasi dengan syarat dan kondisi tertentu. Tersedia kode etik, yang mencakup petunjuk pelaksanaan yang jelas, ada dan dihormati Tersedia wadah bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam pengembangan yang professional, memberikan kontribusi terhadap dukungan dan motivasi mereka Tersedia mekanisme pengawasan yang Transparan dan akuntabel disiapkan demi dukungan, penilaian, dan pemantauan secara regular bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan Terdapat pendokumentasian penilaian kinerja untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang dibuat secara teratur Tersedia kesempatan bagi siswa secara untuk memberikan umpan balik tentang kinerja guru dan tenaga kependidikan lainnya Tersedia dukungan psikososial praktis yang tepat dan dapat diakses oleh guru dan tenaga kependidikan lainnya Menyediakan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan serta berkualitas Tersedianya kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran Tersedianya pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik Fasilitas pendukung pendidikan - - - -
82 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan 5 - Tersedia sarana dan prasarnan pendidikan menengah dan dasar untuk KPB di daerah terkena bencana seperti ; bangunan darurat untuk KBM, papan tulis, meja tulis/kursi, tikar/terpal; baju seragam, sepatu satuan pendidikan, buku tulis dan alat tulis dan lain-lain Struktur dan tempat belajar aman dan dapat diakses oleh semua pelajar, guru dan tenaga kependidikan lainnya Lingkungan belajar baik yang permanen maupun sementara diperbaiki, dilengkapi atau diganti sesuai kebutuhan dengan konstruksi dan desain yang tahan bencana Struktur fisik untuk tempat pembelajaran tepat untuk situasi, termasuk ruang yang cukup untuk fasilitas kelas, administrasi, rekreasi, dan sanitasi Ruang kelas dan pengaturan tempat duduk memenuhi kesepakatan rasio antara luas ruang dengan jumlah pelajar dan guru sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimum Pendidikan) Pasokan air bersih yang cukup dan fasilitas sanitasi yang layak tersedia untuk kebersihan pribadi dan perlindungan, dengan memperhatikan umur, jenis kelamin, dan orang berkebutuhan khusus sesuai dengan SPM Pendidikan - - - - Standar Minimum ke 6: Partisipasi No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan • Berbagai anggota masyarakat berpartisipasi aktif dalam memprioritaskan dan merencanakan kegiatan pendidikan untuk menjamin pendidikan yang aman, efektif dan adil • • • • • Komite pendidikan masyarakat mencakup perwakilan dari semua kelompok yang rentan • • • • • Pemuda berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pendidikan • • • • • Berbagai anggota masyarakat berpartisipasi dalam pengkajian, analisis konteks, audit sosial dari kegiatan pendidikan, review anggaran bersama, serta kegiatankegiatan pengurangan risiko bencana dan mitigasi konflik • • • • o Anggota masyarakat diberi kesempatan untuk pelatihan dan pengembangan kapasitas o o o o o Sumber Daya o o o o o Masyarakat, tenaga pendidikan dan pelajar mengidentifikasi dan memobilisasi sumber daya lokal untuk memperkuat akses terhadap pendidikan berkualitas o o o o o Otoritas pendidikan, masyarakat lokal dan pemangku kepentingan kemanusiaan mengenali keterampilan yang ada dan pengetahuan dan disain program-program pendidikan untuk memaksimalkan penggunaan kapasitas tersebut o o o o
83 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan 5 - Tersedia sarana dan prasarnan pendidikan menengah dan dasar untuk KPB di daerah terkena bencana seperti ; bangunan darurat untuk KBM, papan tulis, meja tulis/kursi, tikar/terpal; baju seragam, sepatu satuan pendidikan, buku tulis dan alat tulis dan lain-lain Struktur dan tempat belajar aman dan dapat diakses oleh semua pelajar, guru dan tenaga kependidikan lainnya Lingkungan belajar baik yang permanen maupun sementara diperbaiki, dilengkapi atau diganti sesuai kebutuhan dengan konstruksi dan desain yang tahan bencana Struktur fisik untuk tempat pembelajaran tepat untuk situasi, termasuk ruang yang cukup untuk fasilitas kelas, administrasi, rekreasi, dan sanitasi Ruang kelas dan pengaturan tempat duduk memenuhi kesepakatan rasio antara luas ruang dengan jumlah pelajar dan guru sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimum Pendidikan) Pasokan air bersih yang cukup dan fasilitas sanitasi yang layak tersedia untuk kebersihan pribadi dan perlindungan, dengan memperhatikan umur, jenis kelamin, dan orang berkebutuhan khusus sesuai dengan SPM Pendidikan - - - - Standar Minimum ke 6: Partisipasi No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan • Berbagai anggota masyarakat berpartisipasi aktif dalam memprioritaskan dan merencanakan kegiatan pendidikan untuk menjamin pendidikan yang aman, efektif dan adil • • • • • Komite pendidikan masyarakat mencakup perwakilan dari semua kelompok yang rentan • • • • • Pemuda berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pendidikan • • • • • Berbagai anggota masyarakat berpartisipasi dalam pengkajian, analisis konteks, audit sosial dari kegiatan pendidikan, review anggaran bersama, serta kegiatankegiatan pengurangan risiko bencana dan mitigasi konflik • • • • o Anggota masyarakat diberi kesempatan untuk pelatihan dan pengembangan kapasitas o o o o o Sumber Daya o o o o o Masyarakat, tenaga pendidikan dan pelajar mengidentifikasi dan memobilisasi sumber daya lokal untuk memperkuat akses terhadap pendidikan berkualitas o o o o o Otoritas pendidikan, masyarakat lokal dan pemangku kepentingan kemanusiaan mengenali keterampilan yang ada dan pengetahuan dan disain program-program pendidikan untuk memaksimalkan penggunaan kapasitas tersebut o o o o
84 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan o Otoritas nasional, masyarakat lokal dan pemangku kepentingan kemanusiaan menggunakan sumber daya masyarakat untuk mengembangkan, mengadopsi dan memberikan pendidikan yang menggabungkan pengurangan risiko bencana dan mitigasi konflik o o o o Kebijakan dan Koordinasi o o o o 7 o o o o o Cara Pengisian: 1. Mengisi informasi 2. Berilah tanda centang pada salah satu kolom (terpenuhi/terpenuhi sebagian/tidak terpenuhi) sesuai dengan kondisi yang ditinjau 3. Jika ada informasi tambahan dapat dituliskan di kolom catatan Lampiran 1.7 Matriks Pemenuhan Hak Pendidikan Dalam Keadaan Darurat di Daerah Bencana No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan 1 Akses dan keterjangkauan dalam pemenuhan hak pendidikan Anak Tersedia kesempatan belajar yang sama tanpa diskriminasi bagi semua Anak Melakukan pemetaan kebutuhan belajar anak Tersedia rute aman, selamat dan dapat diakses oleh semua anak ke lingkungan belajar Menyediakan alat transportasi dengan rasio yang memadai dan aman bagi anak Tersedia informasi kondisi peserta didik, tetapi tidak menghambat anak untuk menikmati hak atas pendidikan yang inklusif, aman dan ramah Anak Mengumpulkan data anak yang terdampak bencana Tersedia kesempatan bagi peserta didik untuk memasuki atau kembali ke satuan pendidikan sesegera mungkin setelah situasi darurat - Satuan pendidikan (anggota tim siaga bencana) melakukan pendataan siswa terdampak segera setelah bencana terjadi - Kampanye/ himbauan kembali satuan pendidikan, yang melibatkan komite satuan pendidikan - Integrasi dengan CFS (Ruang ramah anak) untuk mendata out of school Membuat laporan perkembangan peserta didik dan berita acara mutasi peserta didik
85 No Indikator Kunci Terpenuhi Terpenuhi sebagian Tidak terpenuhi Catatan o Otoritas nasional, masyarakat lokal dan pemangku kepentingan kemanusiaan menggunakan sumber daya masyarakat untuk mengembangkan, mengadopsi dan memberikan pendidikan yang menggabungkan pengurangan risiko bencana dan mitigasi konflik o o o o Kebijakan dan Koordinasi o o o o 7 o o o o o Cara Pengisian: 1. Mengisi informasi 2. Berilah tanda centang pada salah satu kolom (terpenuhi/terpenuhi sebagian/tidak terpenuhi) sesuai dengan kondisi yang ditinjau 3. Jika ada informasi tambahan dapat dituliskan di kolom catatan Lampiran 1.7 Matriks Pemenuhan Hak Pendidikan Dalam Keadaan Darurat di Daerah Bencana No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan 1 Akses dan keterjangkauan dalam pemenuhan hak pendidikan Anak Tersedia kesempatan belajar yang sama tanpa diskriminasi bagi semua Anak Melakukan pemetaan kebutuhan belajar anak Tersedia rute aman, selamat dan dapat diakses oleh semua anak ke lingkungan belajar Menyediakan alat transportasi dengan rasio yang memadai dan aman bagi anak Tersedia informasi kondisi peserta didik, tetapi tidak menghambat anak untuk menikmati hak atas pendidikan yang inklusif, aman dan ramah Anak Mengumpulkan data anak yang terdampak bencana Tersedia kesempatan bagi peserta didik untuk memasuki atau kembali ke satuan pendidikan sesegera mungkin setelah situasi darurat - Satuan pendidikan (anggota tim siaga bencana) melakukan pendataan siswa terdampak segera setelah bencana terjadi - Kampanye/ himbauan kembali satuan pendidikan, yang melibatkan komite satuan pendidikan - Integrasi dengan CFS (Ruang ramah anak) untuk mendata out of school Membuat laporan perkembangan peserta didik dan berita acara mutasi peserta didik
86 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan Adanya pengakuan dari dinas pendidikan setempat terhadap satuan pendidikan darurat Penyelenggara satuan pendidikan darurat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sebelum menyelenggarakan pembelajaran Tersedianya Layanan penanganan psikososial yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan dan kenyamanan belajar di tempat kegiatan satuan pendidikan darurat dilaksanakan 1. Berkoordinasi dengan psikolog setempat 2. Menyediakan konselor sebaya 3. Mengirimkan surat pemberitahuan tentang layanan psikososial 4. Pelatihan pendampingan psikososial bagi guru Strategi respon dirancang dan dilaksanakan dengan cara yang tidak merugikan masyarakat atau penyedia dan tidak memperburuk dampak situasi darurat Mengikuti Koordinasi rutin dengan kluster pendidikan Tersedianya fasilitas WASH di dalam lingkungan satuan pendidikan dan/atau yang dihubungkan dengan satuan pendidikan Tersedianya area bermain untuk anak 2 Otoritas pendidikan memimpin peninjauan, pengembangan atau adaptasi dari kurikulum Rapat koordinasi dipimpin dinas pendidikan/forum SRA/Forum PHPA untuk No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan Standar Proses Pembelajaran: Kurikulum, Proses Pembelajaran dan penilaian hasil belajar yang relevan dengan budaya, sosial dan bahasa digunakan untuk menyediakan pendidikan formal dan non-formal, sesuai dengan konteks tertentu dan kebutuhan peserta didik. formal, melibatkan semua pemangku kepentingan yang relevan menentukan kurikulum yang akan digunakan pada saat masa darurat Kurikulum, buku pelajaran dan bahan ajar lainnya sesuai jenjang dan jalur pendidikan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik, serta: o Memfasilitasi/mendampingi pemulihan psikososial peserta didik o Kompetensi inti dari pendidikan dasar termasuk melek huruf, berhitung, belajar awal, keterampilan hidup, kesehatan dan kebersihan o Memberikan informasi tentang pengurangan risiko bencana, pendidikan lingkungan dan atau pencegahan konflik o Sensitif gender, mengenali keragaman, mencegah diskriminasi dan mempromosikan rasa hormat terhadap semua pelajar o Mencantumkan masalah kesejahteraan dan perlindungan kebutuhan psikososial peserta didik • Dinas pendidikan mengkordinasikan penyusunan kurikulum, penyediaan buku pelajaran dan bahan ajar lainnya yang sesuai dengan jenjang dan jalur pendidikan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik, serta: o Mengandung kompetensi inti dari pendidikan dasar termasuk melek huruf, berhitung, belajar awal, keterampilan hidup, kesehatan dan kebersihan (contoh modul yang disepakati) o Memberikan informasi tentang pengurangan risiko bencana, pendidikan lingkungan dan atau pencegahan konflik o Sensitif gender, mengenali keragaman, mencegah diskriminasi dan mempromosikan rasa hormat terhadap semua pelajar
87 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan Adanya pengakuan dari dinas pendidikan setempat terhadap satuan pendidikan darurat Penyelenggara satuan pendidikan darurat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sebelum menyelenggarakan pembelajaran Tersedianya Layanan penanganan psikososial yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan dan kenyamanan belajar di tempat kegiatan satuan pendidikan darurat dilaksanakan 1. Berkoordinasi dengan psikolog setempat 2. Menyediakan konselor sebaya 3. Mengirimkan surat pemberitahuan tentang layanan psikososial 4. Pelatihan pendampingan psikososial bagi guru Strategi respon dirancang dan dilaksanakan dengan cara yang tidak merugikan masyarakat atau penyedia dan tidak memperburuk dampak situasi darurat Mengikuti Koordinasi rutin dengan kluster pendidikan Tersedianya fasilitas WASH di dalam lingkungan satuan pendidikan dan/atau yang dihubungkan dengan satuan pendidikan Tersedianya area bermain untuk anak 2 Otoritas pendidikan memimpin peninjauan, pengembangan atau adaptasi dari kurikulum Rapat koordinasi dipimpin dinas pendidikan/forum SRA/Forum PHPA untuk No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan Standar Proses Pembelajaran: Kurikulum, Proses Pembelajaran dan penilaian hasil belajar yang relevan dengan budaya, sosial dan bahasa digunakan untuk menyediakan pendidikan formal dan non-formal, sesuai dengan konteks tertentu dan kebutuhan peserta didik. formal, melibatkan semua pemangku kepentingan yang relevan menentukan kurikulum yang akan digunakan pada saat masa darurat Kurikulum, buku pelajaran dan bahan ajar lainnya sesuai jenjang dan jalur pendidikan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik, serta: o Memfasilitasi/mendampingi pemulihan psikososial peserta didik o Kompetensi inti dari pendidikan dasar termasuk melek huruf, berhitung, belajar awal, keterampilan hidup, kesehatan dan kebersihan o Memberikan informasi tentang pengurangan risiko bencana, pendidikan lingkungan dan atau pencegahan konflik o Sensitif gender, mengenali keragaman, mencegah diskriminasi dan mempromosikan rasa hormat terhadap semua pelajar o Mencantumkan masalah kesejahteraan dan perlindungan kebutuhan psikososial peserta didik • Dinas pendidikan mengkordinasikan penyusunan kurikulum, penyediaan buku pelajaran dan bahan ajar lainnya yang sesuai dengan jenjang dan jalur pendidikan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik, serta: o Mengandung kompetensi inti dari pendidikan dasar termasuk melek huruf, berhitung, belajar awal, keterampilan hidup, kesehatan dan kebersihan (contoh modul yang disepakati) o Memberikan informasi tentang pengurangan risiko bencana, pendidikan lingkungan dan atau pencegahan konflik o Sensitif gender, mengenali keragaman, mencegah diskriminasi dan mempromosikan rasa hormat terhadap semua pelajar
88 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan • Kurikulum formal dan ujian yang digunakan dalam pendidikan pengungsi dan penyintas diakui oleh pemerintah asal dan tuan rumah). o mencantumkan masalah kesejahteraan dan perlindungan kebutuhan psikososial peserta didik • kementerian pendidikan dan kebudayaan/ Dinas Pendidikan/forum SRA/komando darurat membuat surat edaran pelaksanaan satuan pendidikan darurat • Bahan belajar-mengajar diambil dari daerah setempat dan cukup serta disediakan secara tepat waktu dan disampaikan dalam bahasa dari peserta didik Pelatihan, Dukungan dan Pengembangan Profesional Guru dan tenaga kependidikan lainnya menerima Pelatihan, Dukungan dan Pengembangan Profesi yang relevan dan terstruktur secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan situasi. • Peluang pelatihan tersedia untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya, laki-laki maupun perempuan, sesuai dengan kebutuhan o Memfasilitasi/mendampingi pemulihan psikososial guru dan tenaga kependidikan Kementerian pendidikan dan pendidikan/ DInas Pendidikan Provinsi/kab./Kota menyelenggarakan pelatihan bagi pendidikan dalam situasi darurat dan program pendampingan psikososial untuk guru dan tenaga kependidikan • Pelatihan sesuai dengan konteks dan mencerminkan tujuan pembelajaran dan konten • Pelatihan diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan • Pelatih yang berkualitas dapat melakukan kursus pelatihan untuk melengkapi pelatihan in-service, dukungan, bimbingan, pemantauan dan supervisi kelas • Melalui pelatihan dan dukungan yang terusmenerus, guru dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran • Pelatihan meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik Instruksi dan Proses Belajar Instruksi dan proses pembelajaran berpusat pada peserta didik, partisipatif dan inklusi. • Metode pembelajaran sesuai dengan usia, tingkat perkembangan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik • Guru menunjukkan pemahaman tentang isi pelajaran dan keterampilan mengajar dalam interaksi mereka dengan pelajar
89 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan • Kurikulum formal dan ujian yang digunakan dalam pendidikan pengungsi dan penyintas diakui oleh pemerintah asal dan tuan rumah). o mencantumkan masalah kesejahteraan dan perlindungan kebutuhan psikososial peserta didik • kementerian pendidikan dan kebudayaan/ Dinas Pendidikan/forum SRA/komando darurat membuat surat edaran pelaksanaan satuan pendidikan darurat • Bahan belajar-mengajar diambil dari daerah setempat dan cukup serta disediakan secara tepat waktu dan disampaikan dalam bahasa dari peserta didik Pelatihan, Dukungan dan Pengembangan Profesional Guru dan tenaga kependidikan lainnya menerima Pelatihan, Dukungan dan Pengembangan Profesi yang relevan dan terstruktur secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan situasi. • Peluang pelatihan tersedia untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya, laki-laki maupun perempuan, sesuai dengan kebutuhan o Memfasilitasi/mendampingi pemulihan psikososial guru dan tenaga kependidikan Kementerian pendidikan dan pendidikan/ DInas Pendidikan Provinsi/kab./Kota menyelenggarakan pelatihan bagi pendidikan dalam situasi darurat dan program pendampingan psikososial untuk guru dan tenaga kependidikan • Pelatihan sesuai dengan konteks dan mencerminkan tujuan pembelajaran dan konten • Pelatihan diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan • Pelatih yang berkualitas dapat melakukan kursus pelatihan untuk melengkapi pelatihan in-service, dukungan, bimbingan, pemantauan dan supervisi kelas • Melalui pelatihan dan dukungan yang terusmenerus, guru dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran • Pelatihan meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik Instruksi dan Proses Belajar Instruksi dan proses pembelajaran berpusat pada peserta didik, partisipatif dan inklusi. • Metode pembelajaran sesuai dengan usia, tingkat perkembangan, bahasa, budaya, kapasitas dan kebutuhan peserta didik • Guru menunjukkan pemahaman tentang isi pelajaran dan keterampilan mengajar dalam interaksi mereka dengan pelajar
90 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan • Instruksi dan proses belajar menangani kebutuhan semua peserta didik, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, dengan mempromosikan inklusivitas dan mengurangi hambatan belajar • Orang tua dan tokoh masyarakat memahami dan menerima isi bahan ajar dan metode pengajaran yang digunakan • Prestasi pelajar diakui dan kredit atau dokumen penyelesaian kursus disediakan secara sesuai • Lulusan program teknis dan kejuruan dikaji untuk mengukur kualitas dan relevansi program terhadap perubahan lingkungan • Penilaian dan metode evaluasi dianggap wajar, dapat diandalkan dan tidak mengancam pelajar • Penilaian relevan dengan kebutuhan masa depan pendidikan dan ekonomi peserta didik No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan 3 Pendidik dan tenaga kependidikan Tersedianya pedoman rekruitmen pendidik dan tenaga kependidikan secara jelas, tepat, non-diskriminatif Tersedia kriteria seleksi pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya berdasarkan kriteria yang Transparan dan penilaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dipilih dengan mempertimbangkan penerimaan komunitas, gender dan keanekaragaman Tersedia jumlah guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memadai Tersedia kontrak Sistem Kompensasi dan kondisi kerja yang diberikan secara berkala Tersedia panduan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya yang berisi tentang diizinkannya untuk melakukan negosiasi dengan syarat dan kondisi tertentu. Tersedia kode etik, yang mencakup petunjuk pelaksanaan yang jelas, ada dan dihormati Tersedia wadah bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam pengembangan yang professional, memberikan kontribusi terhadap dukungan dan motivasi mereka 1. Membuat pedoman perekrutan dan deskripsi pekerjaan 2. Membuat panduan kriteria pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya berdasarkan kriteria yang Transparan dan penilaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dipilih dengan mempertimbangkan penerimaan komunitas, gender dan keanekaragaman 3. Melakukan perekrutan guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memadai sesuai dengn kebutuhan 4. Membuat kontrak sistem kompensasi dan kondisi kerja 5. Membuat panduan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya yang berisi tentang diizinkannya untuk melakukan negosiasi dengan syarat dan kondisi tertentu. 6. Membuat kode etik, yang mencakup petunjuk pelaksanaan yang jelas, ada dan dihormati 7. Melaksanakan seminar/ pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam rangka pengembangan yang professional,
91 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan • Instruksi dan proses belajar menangani kebutuhan semua peserta didik, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, dengan mempromosikan inklusivitas dan mengurangi hambatan belajar • Orang tua dan tokoh masyarakat memahami dan menerima isi bahan ajar dan metode pengajaran yang digunakan • Prestasi pelajar diakui dan kredit atau dokumen penyelesaian kursus disediakan secara sesuai • Lulusan program teknis dan kejuruan dikaji untuk mengukur kualitas dan relevansi program terhadap perubahan lingkungan • Penilaian dan metode evaluasi dianggap wajar, dapat diandalkan dan tidak mengancam pelajar • Penilaian relevan dengan kebutuhan masa depan pendidikan dan ekonomi peserta didik No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan 3 Pendidik dan tenaga kependidikan Tersedianya pedoman rekruitmen pendidik dan tenaga kependidikan secara jelas, tepat, non-diskriminatif Tersedia kriteria seleksi pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya berdasarkan kriteria yang Transparan dan penilaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dipilih dengan mempertimbangkan penerimaan komunitas, gender dan keanekaragaman Tersedia jumlah guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memadai Tersedia kontrak Sistem Kompensasi dan kondisi kerja yang diberikan secara berkala Tersedia panduan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya yang berisi tentang diizinkannya untuk melakukan negosiasi dengan syarat dan kondisi tertentu. Tersedia kode etik, yang mencakup petunjuk pelaksanaan yang jelas, ada dan dihormati Tersedia wadah bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam pengembangan yang professional, memberikan kontribusi terhadap dukungan dan motivasi mereka 1. Membuat pedoman perekrutan dan deskripsi pekerjaan 2. Membuat panduan kriteria pemilihan pendidik dan tenaga kependidikan lainnya berdasarkan kriteria yang Transparan dan penilaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dipilih dengan mempertimbangkan penerimaan komunitas, gender dan keanekaragaman 3. Melakukan perekrutan guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memadai sesuai dengn kebutuhan 4. Membuat kontrak sistem kompensasi dan kondisi kerja 5. Membuat panduan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya yang berisi tentang diizinkannya untuk melakukan negosiasi dengan syarat dan kondisi tertentu. 6. Membuat kode etik, yang mencakup petunjuk pelaksanaan yang jelas, ada dan dihormati 7. Melaksanakan seminar/ pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam rangka pengembangan yang professional,
92 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan Tersedia mekanisme pengawasan yang Transparan dan akuntabel disiapkan demi dukungan, penilaian, dan pemantauan secara reguler bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya Terdapat pendokumentasian penilaian kinerja untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang dibuat secara teratur Tersedia kesempatan bagi siswa secara untuk memberikan umpan balik tentang kinerja guru dan tenaga kependidikan lainnya Tersedia dukungan psikososial praktis yang tepat dan dapat diakses oleh guru dan tenaga kependidikan lainnya Menyediakan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan serta berkualitas Tersedianya kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran memberikan kontribusi terhadap dukungan dan motivasi mereka 8. Membuat pedoman mekanisme pengawasan yang Transparan dan akuntabel disiapkan demi dukungan, penilaian, dan pemantauan secara reguler bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya 9. Melakukan pendokumentasian penilaian kinerja untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya secara teratur 10. Melakukan diskusi antara siswa dan guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam rangka umpan balik tentang kinerja guru dan tenaga kependidikan lainnya 11. Melakukan dukungan psikososial praktis yang tepat dan dapat diakses oleh guru dan tenaga kependidikan lainnya 12. Melakukan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan serta berkualitas 13. Melaksanakan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran Tersedianya pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran 14. Melaksanakan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik Fasilitas pendukung pendidikan - Tersedia sarana dan prasarana pendidikan dasar dan menengah untuk KPB di daerah terkena bencana seperti ; bangunan darurat untuk KBM, papan tulis, meja tulis/kursi, tikar/terpal; baju seragam, sepatu satuan pendidikan, buku tulis dan alat tulis dan lainlain Struktur dan tempat belajar aman dan dapat diakses oleh semua pelajar, guru dan tenaga kependidikan lainnya Lingkungan belajar baik yang permanen maupun sementara diperbaiki, dilengkapi atau diganti sesuai kebutuhan dengan konstruksi dan desain yang tahan bencana Penilaian kesenjangan dan kebutuhan fasilitas pendukung pendidikan di daerah terkena bencana. Koordinasi lintas sektor untuk menyediaan tempat/lokasi kegiatan KBM. Penyediaan kelas darurat untuk mendukung kegiatan KBM
93 No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan Tersedia mekanisme pengawasan yang Transparan dan akuntabel disiapkan demi dukungan, penilaian, dan pemantauan secara reguler bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya Terdapat pendokumentasian penilaian kinerja untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang dibuat secara teratur Tersedia kesempatan bagi siswa secara untuk memberikan umpan balik tentang kinerja guru dan tenaga kependidikan lainnya Tersedia dukungan psikososial praktis yang tepat dan dapat diakses oleh guru dan tenaga kependidikan lainnya Menyediakan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan serta berkualitas Tersedianya kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran memberikan kontribusi terhadap dukungan dan motivasi mereka 8. Membuat pedoman mekanisme pengawasan yang Transparan dan akuntabel disiapkan demi dukungan, penilaian, dan pemantauan secara reguler bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya 9. Melakukan pendokumentasian penilaian kinerja untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya secara teratur 10. Melakukan diskusi antara siswa dan guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam rangka umpan balik tentang kinerja guru dan tenaga kependidikan lainnya 11. Melakukan dukungan psikososial praktis yang tepat dan dapat diakses oleh guru dan tenaga kependidikan lainnya 12. Melakukan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, diakui dan disetujui oleh otoritas pendidikan yang relevan serta berkualitas 13. Melaksanakan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk No Standar Minimum Indikator Kunci Kegiatan Keterangan partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran Tersedianya pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik menjadi fasilitator yang efektif dalam lingkungan belajar, menggunakan metode pengajaran partisipatif dan menggunakan alat bantu pengajaran 14. Melaksanakan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya meliputi pengetahuan dan keterampilan untuk kurikulum formal dan non-formal, termasuk kesadaran bahaya, pengurangan risiko bencana dan pencegahan konflik Fasilitas pendukung pendidikan - Tersedia sarana dan prasarana pendidikan dasar dan menengah untuk KPB di daerah terkena bencana seperti ; bangunan darurat untuk KBM, papan tulis, meja tulis/kursi, tikar/terpal; baju seragam, sepatu satuan pendidikan, buku tulis dan alat tulis dan lainlain Struktur dan tempat belajar aman dan dapat diakses oleh semua pelajar, guru dan tenaga kependidikan lainnya Lingkungan belajar baik yang permanen maupun sementara diperbaiki, dilengkapi atau diganti sesuai kebutuhan dengan konstruksi dan desain yang tahan bencana Penilaian kesenjangan dan kebutuhan fasilitas pendukung pendidikan di daerah terkena bencana. Koordinasi lintas sektor untuk menyediaan tempat/lokasi kegiatan KBM. Penyediaan kelas darurat untuk mendukung kegiatan KBM