KISI-KISI SAS 2 SENI BUDAYA KELAS V TP 2023/2024 KISI-KISI SAS 2 SENI BUDAYA KELAS V TP 2023/2024 SDN 04 MADIUN LOR BU ERNA R
NOMOR 1 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu menemukan prinsip keseimbangan dalam sebuah karya seni
PEMBAHASAN Keseimbangan dalam seni rupa antara lain : 1.Keseimbangan simetris 2.Keseimbangan asimetris 3.Keseimbangan memancar 4.Keseimbangan sederajat
NOMOR 2 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu menganalisis prinsip keseimbangan dalam sebuah karya seni
PEMBAHASAN Keseimbangan simetris Keseimbangan asimetris
NOMOR 3 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu menganalisis prinsip keseimbangan dalam sebuah karya seni
PEMBAHASAN Langkah dalam menggambar ekspresif antara lain : a. Munculkan gagasan b. Pembuatan sketsa. Sketsa merupakan gambaran awal atau bentuk kasar dari ide yang menjadi pondasi dalam membuat lukiasan. c. Menebalkan sketsa d. Penyempurnaan lukisan
NOMOR 4 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu mengetahui gambar proposional
PEMBAHASAN Cara menggambar objek secara proporsional yaitu : 1. Membuat Garis Kerangka 2. Tentukan Titik Pusat 3. Tentukan Skala Gambar 4. Menggambar Objek 5. Menyelesaikan Gambar
NOMOR 5 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu mengetahui arti kata proporsi.
PEMBAHASAN Proporsi adalah hubungan ukuran antarsatu nagian dengan bagian lainnya serta satu bagian dengan kesatuan atau keseluruhannya
NOMOR 6 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu mengetahui ciri – ciri gambar ekspresif.
PEMBAHASAN Ciri-ciri gambar ekspresif : 1. Memiliki Ekspresi Emosi Kuat 2. Penggunaan Warna yang Ekspresif 3. Penekanan pada Bentuk dan Garis 4. Ketidakteraturan dan Ketidaksempurnaan 5. Mereka Melukis Objek Secara Subjektif
NOMOR 7 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu mengetahui gambar simetris
PEMBAHASAN Bahwa keseimbangan simetris adalah upaya pendistribusian dan menyusun gambar menjadi seimbang dan sama besar antara bidang kanan dan kiri (dinamis)
NOMOR 8 (PG) Materi Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan Indikator Peserta didik mampu mengetahui macam – macam keseimbangan
PEMBAHASAN Keseimbangan dalam seni rupa antara lain : 1.Keseimbangan simetris 2.Keseimbangan asimetris 3.Keseimbangan memancar 4.Keseimbangan sederajat
NOMOR 9 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu memberikan contoh jenis ragam hias fauna
PEMBAHASAN Ragam hias fauna yang biasanya dijadikan objek antara lain burung, singa, ular, kera, dan gajah
NOMOR 10 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu memberikan contoh jenis ragam hias fauna
PEMBAHASAN Ragam hias figuratif yang terkandung pada beberapa motif Papua antara lain : 1.Ragam hias Cendrawasih 2.Ragam hias Asmat 3.Ragam hias Komoro
NOMOR 11 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu menyebutkan daerah yang menggambarkan objek sehari-hari dalam raham hias tenun
PEMBAHASAN Ragam hias dari beberapa daerah contohnya : Yogyakarta : batik dengan motif ceplok grompol, motif kawung. 1. Kalimantan : batik motif bayam Raja (untuk memiliki kedudukan terhormat) 2. 3.Sumba : tenun (motif ayam, motif kuda)
NOMOR 12 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu menjelaskan ragam hias jenis figuratif
PEMBAHASAN Ragam figuratif menggunakan objek manusia. Manusia sebagai salah satu objek dalam penciptaan motif bisa mempunyai beberapa unsur, baik secara terpisah seperti kedok atau topeng, dan secara utuh seperti bentuk-bentuk dalam pewayangan.
NOMOR 13 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu menyebutkan contoh ragam hias jenis flora
PEMBAHASAN Dalam menggambar ragam hias binatang terkadang hanya diambil pada bagian-bagian tertentu dan dikombinasikan dengan motif lain. Contoh motif burung cenderawasih yang berasal dari Papua pada kain batik.
NOMOR 14 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu menyebutkan contoh ragam hias jenis flora
PEMBAHASAN Dikutip dari laman Sumber Belajar Kemdikbud, teknik stilasi adalah teknik mengubah bentuk asli dari sumber atau dengan melihat objek dari berbagai arah dengan penggayaan dan dapat dibuat menjadi bermacam-macam bentuk baru yang bersifat dekoratif, tetapi ciri khas bentuk aslinya masih terlihat.
NOMOR 15 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik mampu menyebutkan bentuk dasar ragam hias geometris
PEMBAHASAN Ragam hias geometris adalah ragam hias yang menggunakan beraneka ragam unsur- unsur garis, seperti garis lurus, lengkung, zigzag, spiral, dan berbagai bidang seperti segi empat, persegi panjang, lingkaran, layang-layang, dan bentuk lainnya sebagai motif bentuk dasarnya.
NOMOR 16 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik dapat menyebutkan jenis daun yang dapat dijadikan dasar ragam hias
PEMBAHASAN Jenis daun yang dapat digunakan untuk ragam hias antara lain : daun singkong daun suplir
NOMOR 17 (PG) Materi Mengenal Aneka Ragam Hias Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Indikator Peserta didik dapat menjelaskan pengertian ragam hias
PEMBAHASAN Ragam hias merupakan pola hias yang tersusun menggunakan motif hias dengan cara dan metode tertentu pada suatu benda dengan tujuan sebagai penghias bidang atau bentuk sehingga menghasilkan keindahan
NOMOR 18 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat mengidentifikasi teknik menggulung
PEMBAHASAN Teknik dalam membuat kerajinan dari kertas antara lain : Teknik potong : teknik pembuatan kerajinan yang dilakukan dengan cara memotong menjadi dua bagian atau lebih dengan tujuan membentuk benda kerajinan 1. Teknik lipat : teknik dalam membuat karya seni atau pun kerajinan tangan yang diproses sedemikian rupa hingga menyerupai bentukbentuk yang diinginkan tanpa menggunakan alat perekat. 2. Teknik gulung : dilakukan dengan dengan menggulung atau membuat lintingan kertas (dipilin), kemudian disusun menjadi suatu bentuk benda kerajinan. 3.
NOMOR 19 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat menjelaskan daur ulang
PEMBAHASAN Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru.
NOMOR 20 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat menyebutkan manfaatan daur ulang
PEMBAHASAN Manfaat daur ulang : 1. Mengurangi Jumlah Sampah 2. Mendukung Upaya Konservasi Sumber Daya Alam 3. Memaksimalkan Penghematan Energi 4. Mendorong Ekonomi Lingkungan
NOMOR 21 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat menjelaskan limbah rumah tangga
PEMBAHASAN Daur ulang sampah adalah kegiatan mengolah kembali sampah atau produk habis pakai menjadi produk baru yang bermanfaat. Limbah rumah tangga adalah hasil kegiatan manusia di rumah, seperti dari dapur, kamar mandi, cucian, dan lain-lain.
NOMOR 22 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat menyebutkan contoh limbah rumah tangga
PEMBAHASAN Contoh limbah rumah tangga yang sering kita temukan yaitu. - Baterai - Botol produk pembersih atau disinfektan - Lampu - Obat - Botol parfum - Kaleng bekas makanan atau produk
NOMOR 23 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat menyebutkan konsep 3R
PEMBAHASAN Konsep ini memiliki inti yakni Reuse (Menggunakan kembali sampah sampah yang masih bisa digunakan atau bisa berfungsi lainnya), Reduce (Mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan atau memunculkan sampah), Recycle (Mengolah kembali sampah atau daur ulang menjadi suatu produk atau barang yang dapat bermanfaat).
NOMOR 24 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat memberikan contoh hasil karya dari kerajinan berbahan limbah kertas
PEMBAHASAN Contoh pembuatan kerajinan dari bahan kertas : 1.Pigura foto 2.Vas bunga 3.Kartu ucapan
NOMOR 25 (PG) Materi Karya Seni dari Bahan Limbah Rumah Tangga Indikator Peserta didik dapat menjelaskan tentang pulping