The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul LKPD Bahasa Indonesia Kelas XI semester 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by wenywahyuny52, 2021-12-04 04:36:36

Modul LKPD Bahasa Indonesia Kelas XI semester 1

Modul LKPD Bahasa Indonesia Kelas XI semester 1

Modul

Lembar Kerja Peserta Didik

BAHASA INDONESIA

Untuk SMA

Weny Wahyuny, S.Pd Kelas

XI

Semester 1

1. JUDUL LEMBAR PENGESAHAN

: MODUL LKPD BAHASA INDONESIA UNTUK
SMA

MATA PALAJARAN : BAHASA INDONESIA

TAHUN PELAJARAN : 2021/2022

KELAS : XI

SEMESTER : 1 (GANJIL)

KURIKULUM : KURIKULUM 2013

2. IDENTITAS GURU MATA PELAJARAN

NAMA : WENY WAHYUNY, S.Pd

NIP :19850215 201503 1 001

PANGKAT / GOLONGAN : PENATA MUDA TK. I/III B

3. IDENTITAS SEKOLAH

NAMA : SMA NEGERI 1 DUSUN HILIR

ALAMAT : JL. KELURAHAN No. 29 MENGKATIP

Telah diperiksa dan disetujui untuk digunakan dalam
pembelajaran pada tahun pelajaran 2021/2022

disahkan di Mengkatip, 15 Juli 2021

Mengetahui,
Kepala Sekolah,

SLAMET MULYONO, S.Pd
NIP. 19690806 199203 1 013

i

LEMBAR PUBLIKASI

Setelah membaca dan mencermati modul yang dipublikasikan dan
didokumentasikan di perpustakaan SMA Negeri 1 Dusun Hilir
Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten BaritoSelatan karya dari:

1 Identitas Guru

a. Nama Lengkap : Weny Wahyuny, S.Pd

b. NIP :19850215 201503 2 001

c. Jenis Kelamin : Perempuan

d. Pangkat/Gol : Penata Muda Tk. I/III b

e. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

2. Judul : Modul LKPD Bahasa Indonesia untuk SMA
3. Kelas/Semester : XI /1
4. Tahun Pelajaran : 2021/2022

Modul ini dipublikasikan dan didokumentasikan
di perpustakaan SMA Negeri 1 Dusun Hilir,

Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan

Mengkatip, 15 Juli 2021
Kepala Perpustakaan

Muhammad Syaidi, S.Pd
NIP. 19720909 200604 1 026

ii

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan modul LKPD Bahasa Indonesia kelas XI
Semester Ganjil dengan baik. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta
globalisasi yang sangat pesat, menuntut peserta didik agar senantiasa dinamis dan
mampu mengimbangi perkkembangan tersebut. Namun, siswa yang diharapkan
terbentuk, tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan saja, tetapi juga
memiliki sikap serta kepribadian yang berkarakter.

Melalui modul LKPD Bahasa Indonesia Kelas XI disusun berdasarkan
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 sebagai bentuk usaha untuk
mewujudkan tujuan dari pendidikan nasional. Kompetensi inti merupakan kompetensi
yang mengikuti berbagai kompetensi dasar dalam aspek sikap, keterampilan, dan
pengetahuan harus dikuasai oleh peserta didik. Kompetensi pengetahuan dan
keterampilan diuraikan dalam bentuk ringkasan materi, tugas, dan uji kompetensi.
Kompetensi sikap spritual dan sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung dalam
bentuk pembiasaan serta keteladanan di kehidupan sehari-hari.

Saya menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini. Oleh
karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan
kesempurnaan modul ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang
telah membantu proses penyelesain modul ini, yang telah memberikan masukan dalam
pengembangan bahan ajar ini. Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua,
khususnya bagi para peserta didik dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran
Bahasa Indonesia di Indonesia.

Mengkatip, 15 Juli 2021
Penulis,

Weny Wahyuny

iii

Daftar Isi

LEMBAR PENGESAHAN.......................................................................................... i
LEMBAR PUBLIKASI ............................................................................................... ii
KATA PENGANTAR ................................................................................................ iii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... iv

BAB I TEKS PROSEDUR 1
A. Pengertian, ciri-ciri, dan informasi dalam teks prosedur ............................. 5
B. Pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur ................... 8
C. Struktur dan kebahasaan teks prosedur .................................................... 10
D. Penyusunan Teks Prosedur........................................................................ 11
Uji Kompetensi ..................................................................................................
17
BAB II TEKS EKSPLANASI 20
A. Mengidentifikasi informasi dalam teks eksplanasi ...................................... 21
B. Mengonstruksi informasi dalam teks eksplanasi ......................................... 22
C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi ............................. 25
D. Memproduksi teks eksplanasi .....................................................................
Uji Kompetensi .................................................................................................. 30
34
BAB III CERAMAH 35
A. Menemukan informasi yang disajikan dalam ceramah ................................ 37
B. Menyusun bagian-bagian penting dalam ceramah ...................................... 37
C. Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah .......................
D. Mengonstruksi ceramah ............................................................................. 41
Uji Kompetensi .................................................................................................. 42
42
BAB IV BUKU NONFIKSI 44
A. Definisi buku nonfiksi ................................................................................ 46
B. Mengidentifikasi butir-butir penting dari satu buku nonfiksi ....................... 46
C. Menyusun laporan butir-butir penting dari satu buku nonfiksi ....................
D. Menemukan butir-butir penting dari buku nonfiksi ..................................... 49
E. Menunjukkan kesan terhadap buku ilmiah dalam bentuk teks eksplanasi .. 50
Uji Kompetensi ................................................................................................... 51
54
BAB V CERITA PENDEK 59
A. Definisi cerita pendek .................................................................................. 60
B. Mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam cerita pendek ...............
C. Mendemonstrasikan nilai-nilai kehidupan dalam cerita pendek ...................
D. Menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek ..................................
E. Mengonstruksi cerita pendek ........................................................................
Uji Kompetensi .....................................................................................................

Daftar Pustaka ........................................................................................................ 65

iv

1 BAB TEKS PROSEDUR

Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,

kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional”.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan.

Kompetensi Dasar

3.1 Mengontruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-
tahapan dalam teks prosedur

4.1 Merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur dengan
organisasi yang tepat secara lisan dan tulis

3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur
4.2 Mengembangkan teks prosedur dengan memerhatikan hasil analisis terhadap isi,

struktur, dan kebahasaan.

Materi Pokok

1. Pengertian, ciri-ciri, dan informasi dalam teks prosedur
2. Pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur
3. Struktur dan kebahasaan teks prosedur
4. Penyusunan teks prosedur

Petunjuk Penggunaan
1. Bacalah LKPD berikut dengan teliti
2. Ikutilah semua petunjuk dan langkah kerja yang disajikan di dalam LKPD
3. Jika mengalami kendala dalam mengerjakan tugas, bertanyalah kepada guru

Uraian Materi

A. Pengertian, ciri-ciri, dan informasi dalam teks prosedur
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prosedur adalah tahap kegiatan

untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Biasana teks prosedur terdapat pada tulisan
yang mengandung cara, tips, atau tutorial untu melakukan langkah tertentu.Teks
prosedur adalah jenis teks yang menunjukkan dan menjelaskan sebuah proses dalam

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 1

membuat atau mengoperasikan sesuatu yang dikerjakan melalui langkah-langkah
yang sistematis atau teratur.

Manfaat teks prosedur sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan
adanya teks prosedur, kita dapat terbantu pada saat menggunakan peralatan dengan
benar dan tanpa merusak alat tersebut.

Teks prosedur mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan
2. Disusun secara informatif
3. Dijelaskan secara terperinci
4. Bersifat objektif
5. menggunakan syarat atau pilihan
6. kalimat jelas, logis, dan singkat

Jenis-jenis teks prosedur adalah sebagai berikut:
1. Teks prosedur sederhana

Teks prosedur sederhana adalah teks yang berisi dua atau tiga langkah petunjuk
saja. Jadi teks ini sangat singkat dan hanya menyajikan bagian yang dianggap
benar-benar pentingn saja. Bagian teks paling awal biasanya tidak disajikan.
Contohnya tata cara atau petunjuk mengoperasikan setrika
2. Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur kompleks terdiri dari berbagai langkah dan jenjang pada
tahapannya. Bahkan, sering terdapat sub-langkah untuk memperjelas petunjuk
atau arahan. Selain itu, petunjuk disajikan sangat detail sehingga lebih mudah
dipahami dan langsung diikuti. Struktur teks kompleks yang pertama adalah
bagian tujuan yang berisi penjelasan maksud dari pembuatan teks prosedur
tersebut atau capaian hasil akhir setelah menjalankan langkah-langkah kegiatan
dalam panduan. Kedua, bagian langkah-langkah yang berisi tata cara yang
ditempuh untuk mencapai tujuan yang telah dijelaskan sebelumnya
3. Teks Prosedur Protokol
Teks prosedur protokol merupakan teks prosedur yang langkah-langkahnya
sederhana dan mudah dipahami. Contohnya dalam pembuatan sup, orang yang
memasak bebas memilih apakah akan memotong kentang atau wortel terlebih
dahulu, karena nantinya bahan-bahan tersebut akan dimasukkan ke dalam kuah
sup secara bersamaan.

Perhatikan contoh teks prosedur

Cara Membuat Nasi Goreng Homemade Enak

Nasi goreng adalah menu sederhana dan mudah dibuat namun dijamin enak. Cocok
dibuat saat nasi kemarin masih tersisa dan sayang jika dibuang begitu saja. Sekaligus
bisa dijadikan pilihan untuk menyediakan menu sarapan yang mudah dan cepat
diolah.
Bahan yang digunakan:
 1 piring nasi putih.
 1 buah cabe, diiris tipis.
 1 siung bawang putih, dicincang halus.
 1 siung bawang merah dicincang halus.
 garam secukupnya.
 2 sdm margarin,
 2 sdm kecap manis.
 1 butir telur ayam (opsional).
 1 buah sosis sapi (opsional).
Cara pembuatan:
1. Siapkan cobek atau bisa juga menggunakan blender maupun chopper. Masukan

cabe, bawang merah, dan bawang putih kemudian dihaluskan. Jika memakai
cobek maka diulek.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 2

2. Panaskan wajan dan masukan margarin, tunggu sampai mencair seluruhnya.
3. Masukan bumbu halus, tumis sebentar sampai tercium aroma yang harum.
4. Tambahkan garam, dan aduk kembali.
5. Masukan potongan sosis, tumis sebentar.
6. Kemudian masukan telur ayam yang sudah dikocok lepas sebelumnya, aduk

sebentar.
7. Setelah telur ayam matang, maka masukan nasi putih dan aduk kembali sampai

rata.
8. Tambahkan kecap manis, dan aduk kembali sampai rata dan warna nasi putih

menjadi kecoklatan.
9. Koreksi rasa, jika kurang asin bisa ditambahkan garam.
10. Angkat dari wajan dan sajikan.

Tugas Mandiri

1. Bacalah beberapa teks prosedur berikut ini!

Teks Prosedur 1

Cara Membuat Pewarna Alami untuk Batik

1. Potong bagian tumbuhan menjadi ukuran kecil-kecil (Untuk yang berwujud
daun bisa juga diblender).

2. Masukkan potongan-potongan tersebut ke dalam panci dengan perbandingan
1 kilogram bagian tumbuhan: 10 liter air.

3. Rebus sampai mendidih, lalu diamkan dengan api kecil hingga volume air
menjadi setengahnya. Sebagai indikasi bahwa pigmen warna yang ada dalam
tumbuhan telah keluar ditunjukkan dengan air setelah perebusan menjadi
berwarna. Jika larutan tetap bening berarti tanaman tersebut hampir
dipastikan tidak mengandung pigmen warna.

4. Hasil rebusan itu kemudian disaring dengan kain kasa, lalu didiamkan
minimal semalaman, Simpan di ember plastik atau ember/panci stainless
(hindari yang berbahan aluminium atau besi, akan mempengaruhi warna).

5. Larutan ekstrak hasil penyaringan ini telah siap menjadi pewarna alami.

Teks Prosedur 2

Langkah Mencari Rute Khusus Sepeda Motor di Google Maps

1. Buka aplikasi Google Maps di ponsel

2. Ketik tujuan perjalanan di kolom pencarian

3. Tunggu sejenak saat Google Maps akan mencarikan rute tujuan perjalanan

4. Ketuk tombol petunjuk arah

5. Ketuk ikon Motor untuk rute khusus sepeda motor

6. Rute dan waktu tiba akan ditampikan di layar

7. Ketuk tombol MULAI untuk memulai navigasi

8. Ikuti rute seturut arahan Google Maps hingga sampai tujuan

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 3

Teks Prosedur 3

Cara Membuat Ikan Asin dengan Penggaraman Kering

1. Lakukan penyiangan ikan уаng аkаn diolah kеmudіаn dicuci dеngаn agar
bersih hіnggа bebas dаrі sisa-sisa kotoran.

2. Sediakan sejumlah garam kristal sesuai berat ikan. Untuk ikan berukuran
besar, jumlah garam уаng harus disediakan berkisar 20 – 30 % dаrі berat
ikan, untuk ikan berukuran sedang 15 – 20 %; ѕеdаngkаn ikan berukuran
kecil 5%.

3. Taburkan garam kе dasar wadah / bak setebal 1 – 5 cm tergantung jumlah
garam dan ikan уаng аkаn diolah. Lapisan garam іnі berfungsi ѕеbаgаі alas
pada saat proses penggaraman.

4. Susunlah ikan diatas lapisan garam tеrѕеbut dеngаn cara bagian perut ikan
menghadap kе dasar bak.

5. Langkah Selanjutnya adalah dengan kembali taburkan garam pada lapisan
ikan yang telah tersusun tersebut.

6. Lakukan penyusunan ikan kembali dan garam іnі secara berlapis-lapis hіnggа
teratas аdаlаh susunan dеngаn lapisan lebih banyak / tebal.

7. Tutuplah tumpukan ikan dan garam tеrѕеbut dеngаn keranjang / anyaman
bambu dan beri pemberat diatasnya.

T8e.ksBPiarroksaendusre3lama bеbеrара hari untuk terjadinya proses penggaraman. Bagi

ikan berukuran besar 2 – 3 hari, ikan berukuran sedang 1 hari dan ukuran
kecil 12 – 24 jam.
9. Selanjutnya cucilah dеngаn air bersih dan tiriskan. Susun ikan diatas para-
para penjemuran.
10. Pada saat proses penghilanghan kadar air dengan cara penjemuran atau
pengeringan, di bawah sinar matahari maka ikan sekali-kali dibalik agar ikan
cepat mengering.

Teks Prosedur 4

Langkah-langkah Melakukan Wawancara

1. Datang tepat waktu.
2. Perhatikan penampilan, bersikap santun, wajar, dan ramah.
3. Perkenalkan masalah yang akan ditanyakan sehingga narasumber tahu

alasan dirinya dijadikan narasumber.
4. Mulailah dengan pertanyaan ringan (untuk narasumber yang punya banyak

waktu), namun langsung ke personal inti untuk narasumber yang tidak
punya banyak waktu untuk melakukan wawancara.
5. Hindari pertanyaan yang sifatnya menggurui, pribadi, dan bersifat interogatif
atau terkesan memojokkan narasumber.
6. Dengarkan dengan baik jawaban yang disampaikan narasumber. Boleh
diingatkan secara halus apabila narasumber bermberi keterangan dari topik
yang sedang dibicarakan.
7. Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan baru yang muncul dari
penjelasan narasumber.
8. Setelah seluruh pertanyaan diajukan, jangan lupa memberikan kesempatan
kepada narasumber untuk menjelaskan hal-hal yang mungkin belum
ditanyakan.
9. Usai wawancara, smpaikan ucapan terimakasih kepada narasumber.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 4

2. Tentukanlah jenis tiap-tiap teks prosedur tersebut!

3. Tentukan informasi yang terdapat dalam tiap-tiap teks prosedur tersebut!

Tugas Kelompok

1. Buatlah kempok dengan anggota 3-4 orang!
2. Carilah 5 buah teks prosedur yang terdapat di media masa, internet, buku,

majalah, dan lainnya.
3. Kemudian tulislah teks tersebut
4. Tentukanlah:

a. Informasi yang terdapat pada masing-masing teks tersebut
b. Jenis-jenis tiap teks tersebut
5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas dengan percaya diri!

B. Pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur
Teks prosedur berupa pernyataan umum dan langkah-langkah. Agar lebih jelas,

perhatikan contoh teks prosedur beserta penjelasannya berikut.
Cara Mengambil Uang melalui ATM

ATM (Automatic Teller Machine) dewasa ini bukan lagi benda asing bagi
kebanyakan orang, terutama saat berhubungan dengan bank dan uang. ATM dapat
dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan seperti mengambil uang dengan
cepat. Meskipun secara umum sudah banyak orang biasa menggunakan mesin ATM,
tetapi setiap waktu tentu selalu ada orang-orang yang baru mengenal ATM.
Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan saat mengambil uang melalui ATM:
1. Masukkan dulu Kartu ATM Anda ke tempatnya
2. Ketik nomor PIN Anda dengan benar
3. Pilih bahasa yang ingin Anda gunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.
4. Lalu tekan tombol Transaksi Tunai di samping layar monitor.
5. Lalu tulis Jumlah uang yang akan Anda ambil.
6. Lalu tekan tombol benar, tunggu sebentar maka uang sejumlah yang Anda

inginkan akan keluar.
7. Akan muncul tulisan "Ada Transaksi Lain", jika ada tekan tombol "YA", jika tidak

maka tekan tombol "TIDAK".
8. Tunggu sampai catatan transaksi dan kartu atm Anda keluar dari mesin.

Berdasarkan contoh tersebut dapat ketahui bahwa penyataan umum adalah
ATM merupakan alat yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan
salah satunya digunakan untuk mengambil uang dengan cepat. Sedangkan tahapan-
tahapan dalam teks prosedur tersebut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan
saat kita mengambil uang menggunakan kartu ATM di mesin ATM. Ada 8 langkah
yang harus dilakukan secara berurutan.

Pernyataan umum dalam teks prosedur merupakan pengantar atau
pendahuluan mengenai topik yang akan dijelasakan dalam teks prosedur. Pernyataan
umum dalam teks prosedur dapat berisi tujuan teks prosedur. Sedangkan tahapan-
tahapan dalam teks prosedur berisi cara-cara yang akan ditempuh untuk mencapai
tujuan. Pada bagian ini biasanya tidak bisa diubah urutannya (sistematis).

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 5

Tugas Mandiri

1. Bacalah prosedur berikut ini dengan cermat!
Membuat Paragraf lebih Menonjol dengan Drop Cap di Microsoft Word
Drop cap adalah sentuhan dekoratif berupa huruf kapital besar dan indah

sebagai huruf awal paragraf pertama dari sebuah bab atau dokumen. Drop cap akan
mengubah ukuran huruf pertama paragraf sehingga huruf tersebut turun satu atau
beberapa baris ke bawah. Banyak jenis media cetak yang memanfaatkan drop cap
seperti buku, majalah, koran dan sebagainya karena dapat menambah daya tari
visual. Bila Anda membuat dokumen dengan aplikasi Microsoft Word, Anda dapat
menambahkan drop cap di sebuah paragraf dengan mudah. Microsoft Word memiliki
fitur Drop Cap yang bisa diakses cepat sebagai tombol di ribbon Microsoft Word pada
tab Insert.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk membuat drop cap
di aplikasi Microsoft Word:
1. Jalankan aplikasi Microsoft Word dan buka dokumen yang akan diberi drop cap

(dropped capital letter).
2. Sorot atau seleksi paragraf pertama yang karakter awalnya akan diubah menjadi

drop cap.

3. Pastikan Anda berada di tab insert dan kemudian klik tombol berlabel Drop Cap.
Dari tampilan menu drop-down yang muncul, pilih salah satu model drop cap. Di
contoh ini menggunakan Drop Cap Options... karena memiliki beberapa
pengaturan tambahan.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 6

4. Di kotak dialog Drop Cap yang muncul, pilih Dropped di kelompok Position, pilih
jenis font Tahoma, beri nilai 4 di kotak spinner berlabel Lines to drop dan klik
tombol OK untuk mengakhiri.

5. Anda dapat memperhatikan karakter J di awal paragraf telah berubah menjadi lebih
besar dengan posisi turun ke bawah 4 baris.

2. Identifikasikanlah teks prosedur tersebut. Tentukanlah bagian pernyataan umum
dalam teks prosedur!

3. Tentukanlah tujuan dalam teks prosedur tersebut!
4. Sebutkan tahapan-tahapan dalam teks prosedur tersebut secara ringkas!
5. Kumpulkan hasil kerja Anda kepada guru!

Tugas Kelompok

1. Perhatikan tautan berikut ini!

Pindai kode batang tersebut menuju laman yang dimaksud. 7
LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1

2. Setelah menyimak video yang terdapat dalam tautan tersebut, susunlah pernyataan

umum dan tahapan-tahapan dalam sebuah teks prosedur!

3. Tukarkan hasil kerja kelompok Anda dengan kelompok lainnya. Koreksilah jika

terdapat kesalahan berbahasa dan tahapan dalam prosedur tersebut!

4. Kumpulkan hasil kerja kelompok Anda kepada guru!

C. Struktur dan kebahasaan teks prosedur

Struktur teks prosedu adalah sebagai berikut:
1. Tujuan

Untuk struktur tujuan yang ada di dalam teks prosedur cukup beragam, contoh
yang paling sering dijumpai ialah pengantar topik. Tak hanya itu, bisa saja tujuan
tersebut berisi alasan mengapa teks prosedur tersebut di buat. Hal ini berarti,
tujuan merupakan hasil akhir yang didapat jika mengikuti pedoman langkah-
langkah yang ada di dalam teks prosedur tersebut.
2. Langkah-langkah
Pada bagian langkah-langkah menerangkan tentang proses dari tahapan maupun
langkah yang wajib untuk dilaksanakan demi memperoleh hasil yang lebih
maksimal sesuai tujuan pembuatan teks prosedur. Pada bagian ini, langkah-
langkah wajib disusun secara berurutan, sebab nantinya akan membahas dari
tahapan nol sampai hasil pencapaian. Misalnya, pada saat kamu membuat
sebuah teks prosedur mengenai memasak, tidak mungkin jika menulis langsung
mengenai menghidangkan masakan, sebelum menjelaskan langkah-langkah dari
proses penyiapan bahan dan proses memasaknya.
3. Penegasan ulang
Untuk penegasan ulang berupa harapan atau manfaat apabila petunjuk-petunjuk
itu dijalankan dengan baik.

Unsur Kebahasaan Teks Prosedur adalah sebagai berikut:

1. Banyak menggunakan kata kerja perintah (imperatif).
Kata kerja imperatif dibentuk dengan akhiran -kan, -i, dan partikel-lah. Ciri-ciri
kalimat imperatif adalah berisikan perintah, imbauan atau larangan serta diakhiri
dengan tanda seru (!) di akhir kalimat.

2. Banyak menggunakan kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang
dibahas.
Kata teknis adalah kata-kata yang memiliki makna khusus pada suatu bidang
keahlian. Makna dari kata teknis ini adalah makna leksikal atau makna kamus.
Apabila teks tersebut berkenaan dengan masalah komunikasi, akan digunakan
istilah-istilah komunikasi, seperti tanya jawab, kontak mata, pewawancara, verbal,
nonverbal, bahasa tubuh, dan negosiasi.

3. Banyak menggunakan konjungsi dan partikel yang bermakna penambahan.
Konjungsi penambahan adalah sebuah konjungsi bermakna tambahan yang
diberikan untuk menggabungkan kalimat sederhana menjadi kalimat kompleks.
Contoh: selain itu, pun, kemudian, selanjutnya, oleh karena itu, lalu, setelah itu,
dan di samping itu.

4. Banyak menggunakan pernyataan persuasif.
Kalimat persuasif merupakan kalimat ajakan kepada seseorang atau banyak
orang. Tidak hanya berisi ajakan, kalimat persuasif juga berisi tentang suatu
permintaan atau imbauan.
Contoh:
• Penggunaan bahasa yang baik juga menjadi keharusan.
• Singkatnya, akan lebih baik bila kita mampu menampilkan sikap yang
antusias, baik secara verbal maupun nonverbal.

5. Apabila prosedur itu berupa resep dan petunjuk penggunaan alat, akan
digunakan gambaran terperinci tentang benda dan alat yang dipakai, termasuk
ukuran, jumlah, dan warna.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 8

Teks Prosedur Kompleks
Cara Efektif Berhenti Merokok

Berhenti dari kebiasaan merokok merupakan hal yang cukup sulit. Entah apa
yang membuat rokok sangat diminati oleh manusia. Meskipun sudah ditulis kerugian
dari merokok dikemasannya. Benda yang berbentuk silinder ini pertama kali
digunakan oleh suku bangsa Indian di Amerika, untuk kepentingan ritual. Untuk
kepentingan ritual? lalu kenapa rokok menjadi trend?.

Lalu apa kerugian merokok? ya pikir aja sendiri mulai dari kesehatan
manusia, kesehatan kantong untung keluarga alias merusak ekonomi manusia,
sampai merusak lingkungan seperti polusi, menipisnya ozon bumi dan akirnya
mengundang bencana.

Oke pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara berhenti merokok?
Pertama, Konsultasi Dengan Dokter
Ini adalah cara yang paling saya sarankan, bertanyalah kepada dokter ataupun ahli
kesehatan bagaimana cara berhenti merokok dengan cepat. Biasanya dokter juga
memiliki resep untuk menghilangkan ketergantungan pada nikotin.
Kedua, Bantu dengan olahraga
Melakukan olahraga ringan secara rutin seperti melakukan jogging akan membantu
proses berhenti merokok. Olahraga akan meningkatkan mood dan kesadaran serta
meningkatkan energi dan menghilangkan stress akibat kecanduan rokok.
Ketiga, Berhenti Secara Bertahap
Untuk benar-benar lepas dari kecanduan merokok ada baiknya anda melakukannya
secara bertahap. Dengan cara ini kita dapat mengkontrol pikiran masing-masing jika
tubuh Anda perlahan-lahan tidak membutuhkan nikotin dari hari ke hari. Misalnya
begini : jika biasanya sehari anda menghabiskan 1 bungkus rokok, maka usahakan
sehari anda cukup mengkonsumsi 6 buah, kemudian 3 buah dan seterusnya hingga
anda bisa benar-benar lepas dari jerat rokok.
Keempat, Support Dari Lingkungan
Jika anda ingin benar-benar berhenti merokok maka mintalah bantuan keluarga anda
untuk mengingatkan anda. Selain keluarga peran teman-teman terdekat anda juga
dapat membantu usaha anda untuk berhenti merokok.
Kelima, Sibukkan Diri Anda
Biasanya orang merokok di saat waktu senggang, dengan mencari kesibukan lain akan
membuat anda lupa dengan rokok. Isi waktu anda dengan melakukan apa saja yang
anda suka seperti olahraga dan berekreasi

Mulai sekarang juga! bulatkan tekad anda untuk berhenti merokok. Niatkan
bahwa dengan berhenti merokok anda sedang memperbaiki kualitas hidup dan
kesehatan anda. Nah, sebenarnya faktor penentu utama keberhasilan merokok adalah
dari dalam diri sendiri. Tekad yang kuat dan kesadaran akan bahaya rokok terlebih
dahulu harus anda pahami untuk dapat lepas secara total dari kecanduan rokok.
Analisis Teks
A. Tujuan : Agar hidup lebih sehat. Sehat keluarga, tidak merusak lingkungan,

sampai menipisnya ozon bumi
B. Langkah – Langkah :

1) Konsultasi dengan dokter
2) Olahraga ringan secara rutin
3) Berhenti secara bertahap
4) Dukungan keluarga dan teman-teman
5) Menyibukkan diri dengan hal-hal positif
C. Penegasan ulang: Niat, tekad yang kuat, dan kesadaran akan bahaya rokok
terlebih dahulu harus anda pahami untuk dapat lepas secara total dari kecanduan
rokok
D. Temporal : Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, dan Kelima

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 9

E. Partisipan : Anda, Seorang dan Kita
F. Kata Konjungsi Waktu : Lalu, Kemudian, Setelah, dan Selanjutnya
G. Verba Material : Melakukan, Menghabiskan, dan Mengkonsumsi
H. Kalimat Imperatif : mintalah bantuan keluarga, Mulai sekarang juga!
I. Kalimat Deklaratif : Merokok katanya Mengurangi Resiko Parkinson, kemudian

Nikotin membunuh kuman penyebab tuberculosis (TBC), Perokok lebih kuat dan
cepat sembuh dari serangan jantung dan stroke, dan Perokok terhindar dari
anemia. Selain itu beberapa orang mengatakan dengan merokok orang terlihat
gaul, maco, keren, dan trendy
J. Kalimat Introgatif : Lalu apa kerugian merokok?

Tugas Mandiri

1. Bacalah sebuah teks prosedur lainnya! Kamu bisa mendapatkan teks tersebut dari

surat kabar, majalah, buku, ataupun internet.

2. Identifikasikan struktur dan kaidah kebahasaan teks tersebut!

3. Sajikan laporan hasil kegiatan kamu dalam formal tabel seperti berikut!

Judul Teks : .................

Sumber : .................

Tema : .................

Aspek Pembahasan

a. Struktur 1. Tujuan

2. Langkah-langkah

3. Penegasan kembali

b. kebahasaan 1. Kata kerja imperatif

2. Konjungsi

3. Pernyataan persuasif

4. Kata teknis

5. Gambaran benda/alat

Simpulan
............................................................................................................................. ..
............................................................................................................................. ..
...............................................................................................................................
........................

D. Penyusunan teks prosedur
Dalam menyusun teks prosedur harus memerhatikan isi, struktur, dan

kebahasaan. Berikut ini langkah-langkah penyusunan teks prosedur kompleks sebagai
berikut:
1. Mengeinventarisasi macam-macam kegiatan yang pernah atau dapat dilakukan
2. Menentukan tema kegiatan
3. Membuat kerangka dalam bentuk topik-topik kegiatan secara garis besar
4. Mensistematika kerangka dengan benar dan mudah dipahami pembaca
5. Mengumpulkan bahan-bahan
6. Mengembangkan kerangka menjadi sebuah petunjuk yang jelas dan lengkap.

Adapun hal yang harus kamu perhatikan ketika membuat teks prosedur kompleks:
 Kalimat yang digunakan sesuai dengan karakteristik teks prosedur kompleks.
 Langkah-langkah atau instruksi yang diberikan kepada pembaca harus jelas.
 Bahasa yang digunakan pas dengan karakteristik pembaca.
 Urutan langkah-langkah harus sistematis.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 10

Tugas Mandiri

Marilah kita berlatih menyusun teks prosedur secara mandiri! Ikutilah langkah-langkah
berikut!

a. Pilihlah sebuat tema untuk teks prosedur yang bermanfaat bagi diri sendir dan juga

orang lain.

b. Susunlah teks tersebut dengan langkah-langkah seperti yang telah kita pelajari

sebelumnya

c. Sajikanlah hasil kegiatan kamu itu dengan susunan berikut!

Judul : ..................................

Tujuan : ..................................

Sasaran Pembaca : ..................................

Aspek Pembahasan

c. Struktur 1. Tujuan

2. Langkah-langkah

3. Penegasan kembali

d. kebahasaan 1. Kata kerja imperatif

2. Konjungsi

3. Pernyataan persuasif

4. Kata teknis

5. Gambaran benda/alat

Teks Prosedur:

............................................................................................................................. ..
............................................................................................................................. ..

...............................................................................................................................

........................

Uji Kompetensi

A. Pilihlah jawaban yang tepat pada a, b, c, d, dan e!
1. Sebuah teks prosedur akan memberi tahu kita bagaimana sesuatu dikerjakan
melalui . . .
a. serangkaian langkah atau tindakan
b. pengerjaan tugas-tugas tertentu
c. cara melakukan sesuatu kegiatan
d. menilai produk ntuk promosi
e. memposting produk yang sudah jadi
2. Teks yang berisi langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan
yang diinginnkan dan terdapat penjelasan/keterangan dalam langkah-langkah
tersebut.
Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari . . .
a. teks argumentasi
b. teks dekripsi
c. teks prosedur
d. teks naratif
e. teks laporan observasi
3. Cara-cara yang ditempuh agar tujuan tercapai merupakan bagian dari struktur
prosedur yang disebut ...
a. Langkah-langkah
b. Tujuan
c. Reaksi
d. Orientasi

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 11

e. Koda

4. Bagaimanakah perbedaan antara prosedur kompleks dengan teks prosedur
sederhana?
a. Langkah teks prosedur lebih rumit.
b. Langkah-langkahnya tidak memenuhi hal-hal yang rumit.
c. Apabila salah satu syarat tidak dipenuhi, langkah selanjutnya tidak jalan.
d. Langkah-langkah yang satu menentukan langkah yang lain.
e. Langkah-langkah hanya dapat dilakukan dengan memenuhi syarat

sebelumnya.

Perhatikan teks prosedur berikut untuk menjawab soal 5-7!
Cara Membuat Lem dari Tepung Maizena
Lem paking sedrhana dibuat dari pasta campuran teoung dan air. Anda bisa
membuat lem dari pasta tepung maizena. Membuat lem dari tepung maizena
sangat mudah. Lem tersebut sangat cocok digunkan dalam pembuatan prakarya
dari kertas atau bubur kertas. Berikut langkah-langkah membuat lem dari tepung
maizena.
1) Untuk membuat lem dari tepung maizena dbutuhkan bahan-bahan, seperti
tepung maizena, sirup jagung, cuka, dan air
2) Campurkan air, cuka,dan sirop jagung ke dalam panci, lalu didihkan di atas
kompor.
3) Campur tepung maizena dengan air dingin.
4) Masukkan tepung maizena yang telah dicairkan ke dalam panci di atas kompor.
5) Aduklah adonan lem selama empat menit hingga mendidih
6) Diamkan adonan lem hingga dingin dan siap digunakan.

5. Pernyataan umum pada teks prosedur tersebut adalah . . .
a. Diamkan adonan lem hingga dingin dan siap digunakan.
b. Aduklah adonan lem selama empat menit hingga mendidih.
c. Masukkan tepung maizena yang telah dicairkan ke dalam panci di atas kompor.
d. Campurkan air, cuka,dan sirop jagung ke dalam panci, lalu didihkan di atas
kompor.
e. Lem merupakan bahan perekat yang mengikat dua zat atau lebih secara
bersamaan.

6. Tujuan teks prosedur tersebut adalah . . .
a. Menyediakan bahan-bahan
b. Membuat lem dari tepung maizena.
c. Membuat lem dari campuran tepung.
d. Mencampurkan tepung maizena dan air.
e. Membuat lem dari tepung sangat mudah.

7. Ciri kebahasaan berupa konjungsi temporal dalam teks prosedur tersebut terdapat
pada kalimat . . .
a. 1)
b. 2)
c. 3)
d. 5)
e. 6)

8. Berikut ini termsasuk contoh teks prosedur, kecuali . . .
a. Cara mendaftar ke SMA
b. Prosedur tentang terkena silang
c. Cara menggunakan ATM
d. Cara membuat botol kaca
e. Cerita keindahan alam

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 12

9. Untuk menghasilkan teks prosedur yang baik, maka harus diketahui dengan baik
tentang . . .
a. Strukturnya
b. Bagian-bagiannya
c. Unsurnya
d. Nilainya
e. tahapannya

10. Bagian awal teks prosedur berisi tentang . . .
a. Langkah-langkah pengerjaan
b. Tujuan atau sasaran yang akan dicapai apabila melakukan sesuatu kegiatan
c. Uraian tentang alat atau bahan yang dibutuhkan jika ingin melakukan
kegiatan.
d. Cara yang harus dilakukan dalam kegiatan tersebut.
e. Urutan teks prosedur.

11. Cermatilah teks berikut!
Batang pisang dikerap cukup dalam, kemudian batang pisang dirobohkan pelan-
pelan. Caranya, salah satu pelepah daunnya ditarik sampai hampir roboh.
Tandanya pisang jangan sampai membentur tanah agar tidak trusak. Sebelum
tandan dekat ke tanah, ujung tandan dipegang dengan tangan atau disangga
dengan alat yang telah disediakan.
Kutipan tersebut merupakan bagian dari ….
a. cara memanen buah pisang
b. cara memanfaatkan buah pisang
c. tanda-tanda buah pisang siap panen
d. buah pisang sebagai bahan keripik pisang
e. manfaat buah pisang selain sebagai buah meja

12. Bacalah teks prosedur berikut!
Daun cincau disiapkan di ember, lalu siram dengan air mendidih. Selama
penyiraman dengan air mendidih daun diaduk-aduk dengan alat agar terjadi
proses pelayuan yang merata. Air mendidih ini akan membuat daun yang semula
keras dan kaku menjadi lemas dan tidak mengkilat. Air panas juga membantu
proses penguapan, sehingga mengurangi aroma daun cincau.
Kutipan tersebut adalah bagian isi yang menjelaskan tentang ….
a. pemilihan bahan pembuatan cincau
b. bahan-bahan pembuatan cincau
c. salah satu langkah pembuatan cincau
d. perlengkapan untuk pembuatan cincau
e. manfaat ekonomis pembuatan cincau

13. Baca dengan cermat kutipan tersebut!
Rebuslah air bersih secukupnya sampai mendidih! Setelah itu, celupkan daun
jeruk purut beberapa saat agar daun itu menjadi lunak! Lalu, angkatlah daun
jeruk purut itu dan tiriskan! Tumbuk selembar daun pandan dan diberi air
matang! Setelah itu, peraslah untuk diambil airnya!
Kata-kata yang bermakna perintah adalah ,…
a. rebuslah, celupkan, tumbuk, peraslah
b. secukupnya, beberapa, menjadi, mendidih
c. rebuslah, beberapa, menjadi, diberi
d. tiriskan, menjadi, beberapa, selembar
e. selembar, pandan, peraslah, beberapa

14. Baca cermat langkah-langkah pembuatan keripik pisang berikut!
(1) Perendaman.
(2) Pemilihan bahan.
(3) Pengupasan.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 13

(4) Penggorengan.
(5) Perajangan/ Pemotongan.

Urutan langkah yang tepat adalah ….

a. (1), (2), (3), (5), (4)
b. (2), (1), (3), (4), (5)
c. (2), (3), (5), (1), (4)
d. (5), (1), (2), (3), (4)
e. (2), (3), (1), (4), (5)
15. Bacalah pernyataan berikut!
(1) Memiliki tempat persemaian
(2) Membuat bedeng persemaian
(3) Memberi atap tempat persemaian
(4) Menyemai benih
(5) Pemeliharaan benih
Bagian inti dari langkah pembibitan tanaman adalah ….
a. (1),(2),(5)
b. (1),(4),(5)
c. (2),(4),(5)
d. (2),(3),(5)
e. (2),(3),(5)
16. Cermatilah teks berikut.
Untuk mematikan komputer, Anda dapat mengeklik tombol start. Kemudian pilih
shutdown. Dengan menekan shutdown, komputer akan mati secara otomatis.
Setelah program komputer hilang, tekanlah tombol power pada layar monitor dan
stabilizer saluran listrik. Cabutlah steker listrik ke komputer untuk mengakhiri
proses operasi komputer
Teks di atas merupakan teks ....
a. Laporan
b. Eksposisi
c. Negosiasi
d. Prosedur
e. Anekdot
17. Perhatikan wacana berikut dengan cermat!
Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara
melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara
kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang
harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran, Anda tidak
akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan.
Kalimat yang menyatakan tujuan terdapat dalam kalimat berikut ….
a. Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor.
b. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan

menilangnya.
c. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan.
d. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti

pelanggaran.
e. Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan

peraturan.
18. Simaklah teks prosedur berikut dengan cermat!

Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek
tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 14

Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus
yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada.
Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pernyataan tersebut merupakan kalimat..
a. Imperatif
b. Interogatif
c. Deklaratif
d. Berita
e. Jawaban

Teks prosedur berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10

Membuat Emping Melinjo
(1) Sangrai biji melinjo dengan pasir sampai warna kulit luarnya menjdi kecoklatan
(2) Bersihkan biji melinjo dari kulit luarnya
(3) Biji yang telah terpisah dari kulit dipukul-pukul sampai tipis
(4) Selanjutnya, pukul-pukul biji melinjo dengan palu hingga kulit yang keras

pecah.
(5) Jemur biji melinjo yang sudah dipukul hingga kering.
(6) Simpan emping dalam kantong plastik.
19. Urutan kalimat agar menjadi teks prosedur membuat emping melinjo adalah . . .
a. (2)-(1)-(3)-(4)-(5)-(6)
b. (2)-(1)-(4)-(3)-(5)-(6)
c. (2)-(3)-(1)-(4)-(6)-(5)
d. (2)-(3)-(4)-(1)-(5)-(6)
e. (2)-(4)-(1)-(3)-(6)-(5)
20. Kalimat yang menggunakan konjungsi temporal adalah . . .
a. Bersihkan biji melinjo dari kulit luarnya
b. Jemur biji melinjo yang sudah dipukul hingga kering.
c. Biji yang telah terpisah dari kulit dipukul-pukul sampai tipis
d. Sangrai biji melinjo dengan pasir sampai warna kulit luarnya menjdi kecoklatan
e. Selanjutnya, pukul-pukul biji melinjo dengan palu hingga kulit yang keras

pecah.

B. Jawanlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!

Cara Membuat Paspor Baru

Semua orang pasti akan membutuhkan paspor, terlebih mereka yang sering ke
bepergian. Karena paspor merupakan sebuah dokumen resmi yang wajib kita bawa
bila kita bepergian keluar negeri, untuk itu kami akan bahas beberapa cara membuat
paspor baru dengan mudah.
Sebelumnya, ketahuilah beberapa jenis paspor. Paspor hijau yang dimiliki oleh warga
negara biasa dan Paspor biru yang dimiliki oleh para diplomat atau pejabat
negara. Masa berlaku paspor adalah 5 tahun sejak masa diterbitkan dan kita wajib
untuk memperpanjang paspor 6 bulan sebelum masa berlaku paspor habis atau kita
akan dikenakan denda bila melebihi 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Untuk
menghindari menggunakan calo, kita harus mengetahui betul cara membuat paspor.
Cara Membuat Paspor
1) Datang dahulu ke kantor imigrasi. Bisa datang ke kantor imigrasi yang tertera

pada KTP kita atau datang saja ke kantor imigrasi terdekat.
2) Kemudian Anda dapat meminta formulir permohonan. Formulir permohonan ada

di loket yang sudah disediakan, isi dengan lengkap formulir tersebut sesuai
dokumen yang Anda miliki dan bawalah dokumen yang asli.
3) Serahkan formulir yang telah diisi ke loket pendaftaran.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 15

4) Setelah itu ambil tanda terima dan jadwal foto serta pengambilan sidik jari. Untuk
pengambilan sidik jari dan jadwal foto bisa datang pada hari berikutnya jika
nomor antrian Anda masih lama.

5) Apabila Anda sudah foto dan mengambil sidik jari, maka Anda akan sampai pada
tahap wawancara dengan menunjukkan dokumen asli.

6) Setelah tahap wawancara selesai, langkah selanjutnya adalah membayar buku
paspor dan menandatangani buku paspor serta minta informasi kapan jadwal
pengambilan paspor yang sudah selesai.

7) Pada saat tanggal yang telah ditentukan, kita dapat datang kembali ke kantor
imigrasi untuk mengambil paspor yang telah jadi. Biasanya dalam waktu
seminggu paspor baru Anda sudah selesai dan bisa diambil.

1. Tentukan informasi terdapat dalam teks prosedut tersebut!
2. Buatlah paragraf berisi pernyataan umum pada teks prosedur!

3. Tentukan struktur teks prosedur tersebut!

4. Tentukan kalimat-kalimat berkonjungsi dalam teks prosedur tersebut!

5. Sebutkan kalimat imperatif dalam teks prosedur tersebut.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 16

2 BAB TEKS EKSPLANASI

Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,

kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional”.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan.

Kompetensi Dasar

3.3 Mengidentifikasi informasi (pengetahuan dan urutan kejadian) dalam teks
eksplanasi lisan dan tulis

4.3 Mengonstruksi informasi (pengetahuan dan urutan kejadian) dalam teks eksplanasi
lisan dan tulis

3.4 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi
4.4 Memproduksi teks eksplanasi secara lisan atau tulis dengan memerhatikan

struktur dan kebahasaan

Materi Pokok

1. Mengidentifikasi informasi dalam teks eksplanasi
2. Mengonstruksi informasi dalam teks eksplanasi
3. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksplanasi
4. Memproduksi teks eksplanasi

Petunjuk Penggunaan
1. Bacalah LKPD berikut dengan teliti
2. Ikutilah semua petunjuk dan langkah kerja yang disajikan di dalam LKPD
3. Jika mengalami kendala dalam mengerjakan tugas, bertanyalah kepada guru

Uraian Materi

A. Mengidentifikasi Informasi dalam Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi merupakan salah satu jenis teks yang menjelaskan suatu topik yang
berhubungan dengan fenomena alam ataupun sosial yang terjadi dalam kehidupan.
1. Pengertian Teks Eksplanasi

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 17

Teks eksplanasi adalah jenis teks yang berisi deskripsi dan proses-proses yang
berhubungan denga fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, dan budaya.
Tujuan dari teks eksplanasi adalah untuk memberikan penjelasan dan informasi
kepada pembaca tentang fenomena tersebut dapat terjadi.
2. Ciri-ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri yang membedakan denga teks lainnya, yaitu
1) Menjelaskan suatu kondisi peristiwa atau fenomena
2) Struktur teks eksplanasi yang terdiri atas pernyataan umum, proses/deretan

penjelas, dan penutup.
3) Bersifat informatif dan tidak berusaha mempengaruhi pembaca
4) Memuat informasi yang sesungguhnya atau fakta dan bukan rekayasa.
5) Informasi yang disampaikan bersifat keilmuan yang mengandung

pengetahuan dan bukan merupakan karangan atau fiksi.

Perhatikan contoh teks berikut ini!

Kalau memang sudah terkena anemia, jenis-jenis asupan alamiah seperti dari
makanan, sudah tak praktis lagi. Ini disebabkan, makanan berzat besi perlu
dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan itu tak memungkinkan. Makanya,
asupan zat besi perlu ditambahkan sampai anemianya terkoreksi. Biasanya,
mereka merasa sehat kembali setelah satu atau dua hari berikutnya jika
mengonsumsi asupan zat besi. Namun, itu menghilangkan gejalanya saja. Padahal,
penyakitnya masih ada sewaktu-waktu bisa muncul kembali. Oleh karena itu, agar
anemia terkoreksi, dibutuhkan zat besi yang cukup sebagai cadangan di dalam
tubuh. Cadangan zat besi berguna untuk mengganti sel darah merah yang hilang.
Biasanya, asupan itu terus dikonsumsi selama satu-tiga bulan sampai anemianya
terkoreksi dengan betul.

Teks tersebut tergolong ke dalam bentuk teks eksplanasi. Di dalamnya
tergambar suatu paparan proses. Terks tersebut memaparkan secara kausalitas
tentang proses penyembuhan penyakit anemia. Pembacanya pun memperoleh
pemahaman yang sangat jelas tentang cara-cara penyembuhan penyakit itu. Dengan
contoh di atas, teks yang menjelaskan suatu proses, urutan kegiatan yang bersifat
kausalitas dapat digolongkan ke dalam teks eksplanasi.

Teks eksplanasi dikembangkan berdasarkan gagasan utama atau ide pokok.
Gagasan utama digunakan penulis untuk menyampaikan topik dalam pragraf. Dalam
teks eksplanasi terdapat fakta yang berupa suatu peristiwa atau fenomena yang
sungguh-sungguh terjadi. Berdasarkan letak gagasan utama atau ide pokok dalam
paragraf terbagi menjadi

1) Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf dengan gagasan utama atau ide pokoknya
berada diawal paragraf. Pada awal paragraf dimulai dengan pernyataan yang
bersifat umum, kemudian pernyataan tersebut dikembangkan menjadi kalimat-
kalimat yang lebih khusus.

2) Paragraf Induktif
Paragaraf induktif adalah paragraf dengan gagasan utama atau ide pokoknya
berada di akhir paragraf. Pada awal paragraf dimulai dengan pernyataan yang
bersifat khusus kemudian pernyataan yang bersifat umum di akhir paragraf
sebagai gagasan utama.

3) Paragraf Campuran

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 18

Paragraf campuran adalah paragraf dengan gagasan utama atau ide pokoknya
berada di awal paragraf dan di akhir paragraf. Kalimat pada akhir paragraf pada
umumnya menegaskan kembali gagasan utama pada awal paragraf.

Tugas Mandiri

1. Bacalah teks esplanasi berikut!

Banjir

Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar
ditelinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan
dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS).
Banjir dapat terjadi karena alam dan tindakan manusia. Penyebab alami

banjir adalah erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik
sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang. Penyebab
banjir karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan,
pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, dan
kerusakan bangunan pengendali banjir.

Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga
sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang.
Hujan yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan (run-off) di

atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung
pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi
permukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti
menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil. Akibatnya ada
aliran permukaan tanah menuju sungai dan hal ini berakibat adanya
peningkatan debit aliran sungai yang besar.

Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir
dibandingkan dengan yang lainnya. Apabila suatu hutan yang berada dalam
suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan
meningkat antara 6 sampai 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung
pada jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan
yang lainnya akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan.
Deforestasi, degradasi lingkungan, dan pembangunan kota yang penuh dengan
bangunan beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase,
daerah resapan, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat
menyebabkan bencana alam banjir.

Pembuangan sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika
air melimpah, air akan keluar dari sungai karena daya tampung saluran
berkurang. Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat

menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan
kumuh dikenal sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir
daerah perkotaan.

Banjir memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan
kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat banjir tersebut
terjadi di permukiman penduduk sehingga menyeret dan merusak apa saja
yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan
mempersiapkan diri menghadapi bencana ini.

2. Tentukan informasi apa yang disampaikan dalam teks tersebut!
3. Tentukanlah kalimat fakta yang terdapat dalam teks tersebut!
4. Tentukan gagasan utama yang terdapat dalam teks tersebut!

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 19

B. Mengonstruksi Informasi dalam Teks Eksplanasi

Mengonstruksi informasi berarti menyusun informasi. Pada teks eksplanasi terdapat
bagaian-bagian yaitu pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.
Perhatikan teks eksplanasi berikut ini!

Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang
banyak dialiri oleh aliran sungai. Secara sederhana, banjir dapat didefinisikan
sebagai hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi
kawasan tersebut. Dalam pengertian yang luas, banjir dapat diartikan sebagai
suatu bagian dari siklus hidrologi, yaitu pada bagian air di permukaan bumi yang
bergerak ke laut. Dalam siklus hidrologi kita dapat melihat bahwa volume air
yang mengalir di permukaan bumi dominan ditentukan oleh tingkat curah hujan,
dan tingkat peresapan air ke dalam tanah. Air hujan sampai di permukaan bumi
dan mengalir di permukaan bumi, bergerak menuju ke laut dengan membentuk
alur-alur sungai. Alur-alur sungai ini dimulai di daerah yang tertinggi di suatu
kawasan, bisa daerah pegunungan, gunung atau perbukitan, dan berakhir di tepi
pantai ketika aliran air masuk ke laut. Secara sederhana, segmen aliran sungai itu
dapat kita bedakan menjadi daerah hulu, tengah, dan hilir. Di daerah hulu yang
biasanya terdapatdi daerah pegunungan, gunung, atau perbukitan. Lembah sungai
sempit dan potongan melintangnya berbentuk huruf “V”. Di dalam alur sungai
banyak batu yang berukuran besar (bongkah) dari runtuhan tebing, dan aliran air
sungai mengalir di sela-sela batu-batu tersebut. Air sungai relatif sedikit. Tebing
sungai sangat tinggi. Terjadi erosi pada arah vertikal yang dominan oleh aliran air
sungai. Di daerah tengah, umumnya merupakan daerah kaki pegunungan, kaki
gunung, atau kaki bukit. Alur sungai melebar dan potongan melintangnya
berbentuk huruf “U”. Tebing sungai tinggi. Terjadi erosi

dan di dasar alur sungai terdapat
endapan sungai yang berukuran butir kasar. Apabila debit air meningkat, aliran air
dapat naik dan menutupi endapan sungai yang di dalam alur, tetapi air sungai
tidak melewati tebing sungai dan keluar dari alur sungai.

Di daerah hilir, umumnya merupakan daerah dataran. Alur sungai lebar dan
bisa sangat lebar dengan tebing sungai yang relatif sangat rendah dibandingkan
lebar alur. Alur sungai dapat berkelok-kelok seperti huruf “S” yang dikenal
sebagai “meander”. Di kiri dan kanan alur terdapat dataran yang secara teratur
akan tergenang oleh air sungai yang meluap sehingga dikenal sebagai “dataran
banjir”. Di segmen ini terjadi pengendapan di kiri dan kanan alur sungai pada saat
banjir yang menghasilkan dataran banjir. Terjadi erosi horizontal yang mengerosi
endapan sungai itu sendiri yang diendapkan sebelumnya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa banjir merupakan peristiwa
yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir juga dapat
terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di
selokan sungai. Akibatnya, mampu merendam dan merusak jalan raya, jembatan,
mobil, bangunan, sistem selokan bawah tanah, dan kanal. Kerugian dari segi harta
dan jiwa manusia merupakan dampak lain dari terjadinya banjir. Paragraf pertama
teks di atas merupakan bagian-bagian pernyataan umum. Paragraf kedua merupakan
bagian deretan penjelas, dan paragraf terakhir merupakan bagian interpretasi.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 20

Tugas Mandiri

1. Bacalah teks berikut ini dengan seksama!
2. Tentukanlah:

a. Pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.
b. Kalimat-kalimat yang memuat informasi berdasarkan fakta (faktual).

C. Menganalisis Struktur dan Kebahasaan Teks Eksplanasi

1. Struktur Teks Eksplanasi
Struktur dari teks eksplanasi adalah
a. Pernyataan umum berisikan satu pernyataan umum atas suatu topik. Yang
akan dijelaskan adalah proses terjadinya, proses keberadaannya, proses
terbentuknya, dan lain sebagainya. Pernyataan umum ini sifatnya ringkas,
menarik, dan jelas. Sehingga, dapat membangkitkan minat pembaca untuk
melihat secara detail. Pernyataan umum juga memuat hal-hal yang menjawab
pertanyaan mengenai peristiwa tersebut, khususnya untuk pertanyaan "apa",
"kenapa", dan "bagaimana".
b. Deretan penjelasan, mengandung penjabaran proses mengapa peristiwa
tersebut terjadi. Penjelasan dapat terdiri dari beberapa paragraf. Deretan
penjelas ini bukan hanya berfungsi untuk menjelaskan fenomena yang
bersangkutan, tapi lebih pada menekankan proses fenomena tersebut terjadi.
Pada paragraf penjelas, terdapat rincian sebab akibat sebuah fenomena dapat
terjadi. Rincian yang berpola dari pertanyaan "bagaimana" akan menghasilkan
uraian yang tersusun secara kronologis maupun gradual. Pada hal ini, fase-
fase kejadian disusun menurut urutan waktu. Kemudian, rincian yang
berpola dari pertanyaan "mengapa" akan menghasilkan uraian yang tersusun
secara kausalitas. Pada hal ini, fase-fase kejadian disusun melalui hubungan
sebab akibat.
c. Penutup atau interpretasi, mengandung intisari atau kesimpulan dari
fenomena yang dibahas. Saran dan tanggapan penulis tentang fenomena yang
terjadi juga dapat ditambahkan dalam penutup.

2. Kebahasaan Teks Eksplanasi
Berikut ini kebahasaan teks eksplanasi:
a. Konjungsi kausalitas
Dalam teks eksplanasi, kebahasaan yang diusung harus sesuai dengan
kaidah konjungsi kausalitas. Konjungsi kausalitas pada teks eksplanasi di
antaranya ada sebab, karena dan sehingga.
b. Konjungsi kronologis
Dalam teks eksplanasi juga menggunakan konjungsi kronologis yakni
hubungan waktu terjadinya suatu peristiwa, seperti kemudian, lalu, atau
setelah itu.
c. Kata benda jenis fenomena
Dalam menyusun teks eksplanasi, penulis juga harus menggunakan kaidah
kebahasaan yakni menggunakan kata benda jenis fenomena.
d. Penggunaan kata teknis
Selain kata benda jenis fenomena, teks eksplanasi juga harus menggunakan
kata teknis. Contoh kata teknis antara lain ekosistem, fotosintesis, ekologi,
dan masih banyak lagi.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 21

Tugas Mandiri

1. Bacalah teks tentang kemiskinan berikut dengan cermat!

Kemiskinan

Pada 2019, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah orang miskin di
Indonesia diperkirakan mencapai hampir 25 juta orang. Jumlah yang banyak
tentunya. Secara ekonomi, yang dimaksud orang miskin adalah orang yang
kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka inilah yang disebut orang
yang mengalami kemiskinan.

Kemiskinan dilihat dari sebabnya, ada dua macam kemiskinan. Pertama,
ada kemiskinan individual. Kemudian yang kedua, ada kemiskinan struktural.
Kemiskinan individual adalah kemiskinan yang dakibatkan oleh perilaku diri
sendiri. Misalnya, karena orang tersebut melakukan berbagai hal yang berisiko
secara hitung-hitungan logis bakal mengakibatkan kemiskinan. Contohnya adalah
orang yang miskin karena kalah judi, karena tidak bekerja namun suka berfoya-
foya, punya kemampuan bekerja tapi memilih menganggur, dan sebagainya.

Sedangkan kemiskinan struktur adalah kemiskinan yang dialami orang-
orang yang sebetulnya sudah berusaha tidak miskin, namun struktur kehidupan
memaksanya untuk menjadi miskin. Kemiskinannya lebih disebabkan pada aturan
yang diterapkan dalam kehidupan atau ketiadaan privilege yang dimiliki.

Mereka ini adalah orang-orang yang tidak bisa mengakses pendidikan bagus
untuk meningkatkan kariernya karena pendidikan mahal, atau orang yang terlahir
dari orang tua miskin lalu terpaksa putus sekolah karena tidak ada yang
melakukan covering terhadap kebutuhan hidupnya.

Dari kedua macam penyebab kemiskinan ini, kita tidak bisa sembarangan
menghakimi orang yang miskin itu semuanya pemalas dan orang-orang yang
bodoh, karena tidak semua kasus kemiskinan karena itu. Bahkan lebih banyak
karena ketiadaan kesempatan. Untuk itulah, kita yang sekarang berkecukupan
mesti peduli dengan mereka.

Sumber: Pendidikanpedia

2. Tentukanlah struktur teks eksplanasi tersebut!
3. Analisislah kebahasaan teks eksplanasi tersebut!

D. Memproduksi Teks Eksplanasi

Sebelum memproduksi atau membuat teks eksplanasi, haruslah terlebih
dahulu menentukan pola pengembangan dalam menulisnya. Secara umum pola
pengembangan teks eksplanasi adalah sebagai berikut:
a. Pola Pengembangan Sebab Akibat

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 22

Pengembangan teks eksplanasi dapat menggunakan pola sebabakibat. Dalam
hal ini sebab dapat bertindak sebagai gagasan umum, sedangkan akibat sebagai
perincian pengembangannya. Namundemikian, dapat juga terbalik. Akibat dijadikan
sebagai gagasan umum, maka perlu dikemukakan sejumlah sebab sebagai
perinciannya.

Persoalan sebab akibat sebenarnya sangat dekat hubungannya dengan
proses. Jika disusun untuk mencari hubungan antara bagian- bagiannya, proses
itu dapat disebut proses kausalitas.
Contoh:

Gempa bumi melanda wilayah bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta,
Sabtu, 27 Mei 2006 pukul 05.54 WIB. Kekuatan gempa bumi tercatat 6,2 skala
Richter pada kedalaman 17,1 km. Pusat gempa terletak pada posisi ± 25 km
barat daya Kota Yogyakarta.

Gempa bumi ini mengakibatkan puluhan orang meninggal. Beberapa orang
luka–luka. Sejumlah bangunan roboh dan mengalami kerusakan. Selain itu,
dilaporkan juga terjadi longsoran dan kerusakan berat pada permukiman
dan bangunan lainnya di
Kabupaten Bantul karena dekat dengan sumber gempa bumi.

b. Pola Pengembangan Proses
Proses merupakan suatu urutan dari tindakan-tindakan atau perbuatan-
perbuatan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu atau perurutan dari
suatu kejadian atau peristiwa. Untuk menyusun sebuah proses, langkah-
langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Mengetahui perincian-perincian secara menyeluruh.
2. Membagi proses tersebut menurut tahap-tahap kejadian.
3. Menjelaskan setiap urutan itu ke dalam detail-detail yang tegas sehingga
pembaca dapat melihat seluruh proses itu dengan jelas.

Contoh:

Pada bulan keempat, muka telah kian tampak seperti manusia. Dalam
bulan kelima rambut-rambut mulai tumbuh pada kepala. Selama bulan
keenam, alis dan bulu mata timbul. Setelah tujuh bulan, fetus mirip kulit
orang tua dengan kulit merah berkeriput. Selama bulan kedelapan dan
kesembilan, lemak ditimbun di bawah kulit sehingga perlahan-lahan
menghilangkan sebagian keriput padakulit. Kaki membulat. Kuku keluar pada
ujung-ujung jari. Rambut asli rontok dan fetus menjadi sempurna dan siap
dilahirkan.

Langkah-langkah penulisan teks eksplanasi adalah sebagai berikut:
1. Menentukan topik atau tema

Salah satu yang harus diperhatikan dalam pemilihan topik/tema adalah
topik/tema yang diambil haruslah yang benar-benar dikuasai agar ide cerita
atau gagasan yang ada dibenak dapat dituangkan dengan baik dalam tulisan.
2. Menentukan tujuan penulisan
Rumusan tujuan penulisan adalah suatu gambaran penulis dalam
kegiatan menulis selanjutnya. Dengan menentukan tujuan penulisan akan
diketahui isi yang harus dilakukan pada tahap penulisan.
3. Mengumpulkan data dari berbagai sumber
Data merupakan bagian penting dalam penulisan teks eksplanasi, data
tersebut dijadikan sebagai pegangan penulis dalam menjelaskan topik yang
telah ditentukan. Sumber data dapat diperoleh dari buku-buku referensi,
majalah, wawancara, jurnal ilmiah, atau situs-situs intrnet.

4. Menyusun kerangka
Kerangka dalam penyusunan suatu teks digunakan sebagai pola dasar yang

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 23

akan dikembangkan menjadi suatu teks yang utuh.
5. Mengembangkan kerangka menjadi teks eksplanasi

Kerangka yang disusun dapat digunakan untuk dikembangkan dalam menulis
teks eksplanasi dengan bantuan data dan referensi yang telah dikumpulkan.

Tugas Mandiri

1. Cermatilah ketiga teks berikut ini!
a. Dua puluh tahun lalu, ponsel hanyalah telepon tanpa kabel. Namun demikian,
teknologi berkembang cepat. Kerja sama operator dengan produsen ponsel serta
aliansi dengan perusahaan di bidang teknologi, membuat ponsel tidak cuma
untuk berbicara lisan. Dua tahun terakhir, kemampuan ponsel melakukan
komunikasi data bertambah banyak. Ponsel generasi kedua ini, tidak hanya
bisa mengirim dan menerima pesan teks SMS (short message service). E-mail,
download nada dering, atau games juga dapat terselenggaradengan baik.
b. Penampung limbah pabrik marmer PT CIM yang terletak di puncak Gunung
Kapur Desa Citatah Kabupaten Bandung jebol. Akibatnya, 21 rumah di
sekitarnya hancur dan rusak berat diterjang longsoran limbah padat pabrik.
Tidak ada korban tewas dalam musibah itu, tetapi sedikitnya tujuh orang
dibawa ke rumahsakit Cibabat.
c. Anarkisme massa pada umumnya terjadi akibat sikap kritis mereka yang tidak
mendapat tanggapan secara wajar. Massa kemudian frustrasi dan marah.
Mereka merasa aspirasinya dilecehkan, tidak dihargai. Dalam kondisi itulah,
sikap rasional bisa melemah. Emosilah yang kemudian lebih berperan. Apalagi
dalam kerumunan massa, emosi mudah menjalar dan tidak terkendali.
Terjadilah akhirnya aksi perusakan yang sesungguhnya cara tersebut
bertentangan dengan sikap kritis itu sendiri.

Berdasarkan ketiga teks tersebut, tentukanlah pola pengembangannya dengan
mengisi tabel berikut ini!

Teks Topik Pola Pengembangan
a.
b.
c.

2. Susunlah kalimat-kalimat di bawah ini sehingga menjadi teks-teks yang utuh dan

padu!

No. Kalimat-Kalimat Urutan yang
Benar

a. Kayu ramin diimpor oleh pedagang- pedagang
Singapura dari Kalimantan Barat.

b. Di sana diolah menjadi perabot rumah
1. tangga.

c. Tentu saja harga sudah 7 atau 8 kali lipatharga
di Kalimantan Barat.

d. Kemudian dikirim ke Jakarta, dan terkenal
sebagai kayu jati Singapura.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 24

a. Bahkan,kalaugoyanganataugoncangannya besar,
bumi seakan-akan mau runtuh.

b. Ketika itu, seolah-olah bumi ini bergerak- gerak,
bukan?

2. c. Gempa bumi sering diartikan sebagai getaran
atau goncangan yang terjadi pada permukaan
bumi.

d. Ketika terjadi gempa bumi, memang kita akan
merasakan bumi yang kita diami ini
bergetar atau bergoyang-goyang.

Tugas Kelompok

1. Buatlah kelompok kerja yang terdiri 4-5 orang!
2. Carilah topik/tema yang berkaitan dengan kehidupan disekitarmu!
3. Susunlah topik/tema tersebut menjadi kerangka teks eksplanasi!
4. Kembangkanlah kerangka tersebut menjadi teks eksplanasi!

Uji Kompetensi

A. Pilihlah jawaban yang tepat pada a, b, c, d, dan e!
1. Kejadian banjir sering melanda Indonesia saat musim penghujan tiba. Hal ini
disebabkan ulah manusia itu sendiri yang tidak dapat . . .
a. menjaga lingkungan sekitar
b. meningkatkan kesehatan tubuh
c. mengikuti kegiatan K3
d. menghadang banjir
e. mengantisipasi datangnya banjir
2. Uraian yang diberikan dalam teks eksplanasi adalah uraian yang sifatnya
memberikan penjelasan atau keterangan tentang . . .
a. Sesutau hal/peristiwa
b. Pendapat seseorang
c. Opini publik
d. Penjelasan para ahli
e. Sesuatu yang disertai dengan fakta
3. Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada
pembaca agar paham atau mengerti tentang . . .
a. Kejadian alam
b. Menceritakan kehidupan alam
c. Mengagumi ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
d. Suatu fenomena yang terjadi
e. Memahami kejadian alam
4. Berikut ini yang termasuk langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam
menyusun teks eksplanasi, kecuai . . .
a. Menentukan tema
b. Mengumpulkan bahan
c. Membuat kerangka tulisan
d. Mengembangkan tulisan
e. Menambah materi yang berkaitan dengan isinya
5. Tahap pertama dalam menulis teks eksplanasi adalah . . .
a. Menentukan tema atau topik

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 25

b. Membuat kerangka karangan
c. Mengembangkan kerangka karangan
d. Mealakukan pengumpulan data
e. Menilai teks eksplanasi
6. Tema yang digunakan untuk menulis teks eksplanasi misalnya peristiwa alam.
Berikut termasuk tema peristiwa alam tersebut, kecuali . . .
a. Banjir
b. Proses terjadinya hujan
c. Tsunami
d. Gempa bumi
e. Tumbuhan di sekitar
7. Tahap pernyataan umum berisi tentang….
a. apa yang akan dijelaskan
b. alasan-alasan penulis
c. pendapat penulis
d. penutup sebuah teks
e. urutan peristiwa
8. Aspek sebab-akibat berisi hal berikut ini, kecuali ….
a. penyebab terjadinya peristiwa
b. akibat terjadinya peristiwa
c. runtutan peristiwa
d. hubungan sebab-akibat peristiwa
e. tanggapan penulis
9. Manusia pasti memiliki kelenjar keringat yang berjumlah sekitar dua juta.
Kelenjar tersebut dapat menghasilkan 2.8 liter keringat setiap hari. Keringat ini
dapat menimbulkan bau yang dapat mengganggu kenyamanan. Bau badan
disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor tersebut berasal dari diri sendiri maupun
dari luar. Faktor yang berasal dari diri sendiri, yakni berat badan, keadaan
emosional, penyakit fisik, dan kegiatan otot. Berat badan seseorang terkadang
menentukan jumlah keringat yang keluar, orang yang memiliki berat badan lebih
akan mengeluarkan banyak keringat. Orang yang baru emosi atau yang baru
melakukan kegiatan otot (misalnya, olahraga) juga mengeluarkan banyak keringat.
Keringat yang keluar jika bercampur dengan kuman atau penyakit kulit akan
menimbulkan bau yang tidak sedap.
Teks di atas termasuk jenis teks….
a. Teks eksplanasi
b. Teks prosedur kompleks
c. Teks cerita ulang
d. Teks cerpen
e. Teks anekdot
10. Gempa es disebabkan oleh gletser. Seorang peneliti mempelajari bagaimana gletser
membuat gempa es di Antartika. Gempa es tersebut disebabkan oleh gravitasi dan
gelombang pasang-surut.
Gaya gravitasi menyebabkan aliran Es Whilans tertarik. Tarikan gaya gravitasi
menimbulkan daratan es pecah dengan lebar sekitar 96.5 km dan panjang sekitar
482 km ke arah Laut Ross. Gelombang dan pasang mendorong lempeng Es Ross,
menghantam gletser yang turun. Gletser terhenti. Saat gelombang surut, es tiba-
tiba maju dengan gerakan yang setara dengan gempa berkekuatan 7 pada skala
Richter.

Teks di atas memiliki struktur….
a. Pernyataan umum ^ aspek yang dilaporkan
b. Tujuan ^ langkah-langkah

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 26

c. Orientasi ^ krisis ^ reaksi ^ koda
d. Pernyataan umum ^ urutan sebab-akibat
e. Pernyataan umum ^ argumentasi ^ reiterasi
11. ADHD (attention Deficite Hyperactivity Disorder) merupakan gangguan kesehatan
jiwa yang sering terjadi pada anak. ADHD ini disebabkan oleh kerusakan ringan
pada struktur otak, kurangnya aktivitas di daerah frontal otak, dan faktor
keturunan.
Otak terdiri dari otak besar dan otak kecil. Belahan-belahan otak tersebut
dihubungkan oleh neuron. Pada penderita ADHD, neuron penghubung otak
tersebut rusak sehingga penderita tidak dapat menafsirkan makna atau gerakan
sehingga mereka kurang focus dan berlari ke jalanan tanpa melihat sekelilingnya.
Pada penderita ADHD, daerah yang mengendalikan ingatan (memori) dan emosi
berukuran lebih kecil daripada orang normal. Hal ini menyebabkan penderita
ADHD sering kehilangan atau melupakan sesuatu, kurang sadar, dan mudah
emosi.
Penderita ADHD, terkadang berasal dari gen atau keturunan. Walaupun tidak
semua penderita ADHD merupakan keturunan penderita, tetapi faktor keturunan
juga memicu seseorang menderita ADHD.
Perhatikan pernyataan berikut ini!
1. Teks tersebut terdapat unsur sebab-akibat.
2. Teks tersebut memiliki struktur pernyataan umum ^ aspek yang dilaporkan.
3. Teks tersebut memberikan penjelasan.
4. Teks di atas merupakan teks observasi.
Pernyataan yang benar adalah….
a. 1,2,3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. 1,2,3,4
12. Dibawah ini yang termasuk ke dalam struktur teks eksplanasi ialah …
a. Abstraksi
b. Tesis
c. Argumentasi
d. Pernyataan umum
e. Koda
13. Karakteristik atau ciri dari teks eksplanasi ialah …
a. Isinya memuat fakta
b. Muatannya didasarkan pada pendapat / opini
c. Adanya langkah prosedur
d. Memuat unsur kekonyolan
e. Terdapat unsur persuasif di dalamnya
14. Di dalam teks eksplanasi secara umum membahas tentang berbagai fenomena
sebagai berikut, kecuali …
a. Fenomena alam
b. Fenomena sosial
c. Fenomena ekonomi kerakyatan
d. Fenomena kawin cerai artis
e. Fenomena pendidikan
15. Bagian akhir / penutup dari sebuah teks eskplanasi disebut sebagai …
a. Reorientasi
b. Koda
c. Konklusi
d. Krisis

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 27

e. Interpretasi
16. Di bawah ini yang tidak termasuk ke dalam isi dari sebuah teks eksplanasi adalah

a. kesimpulan / intisari dari gagasan yang dibahas
b. konflik pada tokoh-tokoh dalam novel
c. peryataan tantang topik yang sedang dibahas
d. informasi yang didasarkan pada fakta berkaitan dengan topik
e. generalisasi tentang topik yang sedang dibahas
17. teks eksplanasi bertujuan …
a. menyatakan hasil laporan observasi
b. menyajikan hiburan
c. menyajikan informasi berupa fakta secara jelas kepada pembacanya
d. menjelaskan langkah-langkah dalam menghasilkan suatu hal
e. menggambarkan keadaan suatu obyek
18. Inti dari teks eksplanasi berada pada bagian …
a. Penutup
b. Aspek yang dilaporkan
c. Argumen
d. Sebab-akibat
e. Pernyataan umum
19. Sejak dahulu kala, para astronom (ahli bintang) mempelajari bintang-bintang di
langit malam. Kemudian, mereka berhasil melihatnya melalui teleskop. Sekarang,
kita dapat mempelajari luar angkasa dari dekat dengan pesawat satelit dan
kendaraan antariksa yang melakukan perjalanan ke planet-planet. Para astronom
menemukan berbagai penemuan yang luar biasa disana.Paragraf di atas
merupakan salah satu bagian dari struktur teks eksplanasi yang disebut…
a. Pernyataan umum
b. Deretan Penjelasan
c. Kesimpulan
d. Interpretasi
e. Koda
20. Perhatikan teks berikut!
Kekeringan diklasifikasikan menjadi dua: kekeringan alamiah dan kekeringan
antropogenik. Kekeringan alamiah terjadi akibat tingkat curah hujan di bawah
normal dalam satu musim, kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah,
kekurangan kandungan air di dalam tanah sehingga tidak mampu memenuhi
kebutuhan tanaman tertentu pada periode waktu tertentu pada wilayah yang luas,
pasokan komoditi ekonomi kurang dari kebutuhan normal. Kekeringan
antropogenik adalah kekeringan yang disebabkan oleh ketidakpatuhan pada
aturan. Kekeringan antropogenik terjadi karena kebutuhan air lebih besar dari
pasokan yang direncanakan akibat ketidak-patuhan pengguna terhadap pola
tanam/pola penggunaan air dan kerusakan kawasan tangkapan air, sumber air
akibat perbuatan manusia.
Teks eksplanasi di atas dikembangkan dengan pola pengembangan ….
a. Pengembangan proses
b. Pengembangan sebab-akibat
c. Pengembangan umum-khusus
d. Pengembangan deduksi
e. Pengembangan induksi

B. Jawanlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi?
2. Saat gempa terjadi dan permukaan dasar laut naik turun di sepanjang patahan
maka saat itulah tsunami terbentuk. Patahan itu menyebabkan keseimbangan air

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 28

laut terganggu. Patahan yang besar akan menghasilkan gelombang yang besar
juga. Sesaat setelah gempa terjadi, air laut akan mengalami surut dan akan
kembali ke daratan dalam bentuk gelombang besar (tsunami).Tsunami juga terjadi
karena letusan gunung berapi di dasar laut yang mengakibatkan tingginya
pergerakan air laut atau perairan di dekatnya.
Teks di atas mengandung isi yang menjelaskan bahwa…
3. Buatlah satu kalimat deretan penjelasan dalam teks eksplanasi pola
pengembangan kronologis dengan menggunakan konjungsi hubungan waktu
(kronologis)
4. Pergunjingan merupakan bagian dari kehidupan sosial manusia sebagai sarana
untuk meluapkan kekecewaan seseorang dlam suatu interaksi.Kalimat di atas
dapat disisipkan pada struktur teks eksplanasi apa? utarakan alasanmu…
5. Buatlah satu kalimat yang menggunakan konjungsi kausalitas!

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 29

3 BAB CERAMAH

Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,

kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional”.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan.

Kompetensi Dasar

3.5 Mengidentifikasi informasi berupa permasalahan aktual yang disajikan dalam
ceramah

4.5 Menyusun bagian-bagian penting dari permasalahan aktual sebagai bahan untuk
disajikan dalam ceramah

3.6 Menganalisis isi, struktur dan kebahasaan dalam ceramah
4.6 Mengonstruksi ceramah tentang permasalahan aktual dengan memerhatikan aspek

kebahasaan dan menggunakan struktur yang tepat.

Materi Pokok

1. Menemukan informasi yang disajikan dalam ceramah
2. Menyusun bagian-bagian penting dalam ceramah
3. Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah
4. Mengonstruksi ceramah

Petunjuk Penggunaan
1. Bacalah LKPD berikut dengan teliti
2. Ikutilah semua petunjuk dan langkah kerja yang disajikan di dalam LKPD
3. Jika mengalami kendala dalam mengerjakan tugas, bertanyalah kepada guru

Uraian Materi

A. Menemukan informasi yang disajikan dalam ceramah

Ceramah merupakan salah satu seni berbicara di depan khalayak umum. Selain
ceramah, ada seni lain, seperti berpidato, khotbah, dan dialogika (berdiskusi).
Ceramah merupakan pidato yang bertujuan untuk memberikan nasihat atau
petunjuk-petunjuk dan ada audien yang bertindak sebagai pendengar.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 30

a. Definisi dan Ciri-ciri Ceramah

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ceramah adalah pidato seseorang
dihadapan banyak pendengar mengenai suatu hal atau pengetahuan. Ceramah
disampaikan oleh orang-orang yang ahli pada bidangnya (pakar) dengan media
penyampaian dapat baik secara langsung, maupun tidak langsung melalui sarana
komunikasi, seperti televisi, radio, live streaming, dan sebagainya. Ceramah
bersifat edukatif atau memberi pengajaran kepada pembaca atau pendengar
dengan tujuan untuk mengajak atau meyakinkan.

Jika dilihat dari jenisnya, teks ceramah terbagi menjadi dua: Teks ceramah
umum dan teks ceramah khusus. Teks ceramah umum bersifat menyeluruh, tidak
ada batas audiensi, dan materi tidak ditentukan. Kebalikan dari teks ceramah
umum, teks ceramah khusus bersifat khusus, terdapat batasan audiensi, dan
materi menyesuaikan.

Tujuan ceramah terdiri atas empat hal, antara lain:
1) Informatif atau instruktif: Artinya, berusaha menyampai informasi kepada

pembaca atau pendengar dengan jelas dan benar.
2) Persuasif: Artinya, pembaca atau pendengar diharapkan melakukan sesuatu

sesuai dengan apa yang disampaikan.
3) Argumentatif: Artinya, terdapat argumen dalam teks ceramah yang berfungsi

untuk menumbuhkan keyakinan pembaca atau pendengar agar melakukan
sesuatu yang lebih baik lagi.
4) Deskriptif: Artinya, menggambarkan atau melukiskan sesuatu keadaan
ataupun peristiwa atas isu yang berkembang dalam kehidupan masyarakat
sehari-hari.
5) Rekreatif: Artinya, ceramah bersifat menghibur pada pembaca atau pendengar
6) Naratif: Artinya, ceramah berusaha untuk menceritakan sesuatu hal kepada
pembaca atau pendengar.

Ciri-ciri ceramah sebagai berikut.
1) Pembicara atau penulis ceramah adalah orang-orang yang mempunyai

kapasitas atau kredibilitas yang sesuai dengan tema yang diangkat. Misalnya
ceramah yang mengangkat topik mengenai virus korona ditulis oleh seseorang
yang ahli di bidang kesehatan, terutama epidemolog.
2) Ceramah berisi menginformasikan topik yang bersifat objektif, jelas, dan
benar, serta bertujuan untuk membuat pengetahuan semakin luas.
3) Komunikasi dalam teks ceramah berbentuk dua arah, yaitu antara pembicara
dan pendengar atau penulis dan pembaca, yaitu berupa dialog atau tanya
jawab.
4) Penyajian teks ceramah dapat menggunakan alat bantu, salah satunya
melalui digital, seperti sosial media.
5) Ceramah menggunakan bahasa yang mudah dipahami meskipun topik yang
diangkat dinilai berat.
Ceramah memiliki unsur-unsur yang terdiri atas
a) Penceramah
Seseorang yang berceramah disebut dengan penceramah. Untuk menjadi
penceramah, seseorang wajib untuk menguasai bidang tertentu sehingga apa
yang diceramahkan dapat dipertanggungjawabkan.
b) Pendengar atau Pembaca
Pendegar merupakan orang yang mendengarkan atau membaca teks ceramah.
c) Materi
Materi ceramah berkenaan dengan topik yang diangkat yang disusun secara
sistematis
d) Metode Ceramah

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 31

Metode ceramah adalah teknik-teknik dalam melakukan ceramah. Terdapat
beberapa teknik dalam penyampaian teks ceramah, antara lain
 Impromptu, yaitu teknik ceramah tanpa sebelumnya ada persiapan.

Teknik ini pada umumnya dilakukan oleh penceramah yang sudah
memiliki banyak pengalaman dalam berceramah.
 Mengahafal, yaitu teknik ceramah yang dihafalkan terlebih dulu, baru
disampaikan.
 Membaca naskah, yaitu berceramah dengan menggunakan naskah
lengkap.
 Ekstemporan, yaitu metode penyampaian ceramah dengan sebelumnya
menuliskan gagasan pokok sebagai pengingat

b. Informasi dan Permasalahan Aktual Dalam Ceramah

Informasi merupakan pemberitahuan atau pemberi kabar tentang
sesuatu. Kegiatan mendengarkan ceramah sangat menarik untuk dilakukan.
Untuk mengetahui maksud dalam ceramah yang disampaikan dapat dilakukan
dengan cara sebagai berikut:
a) Menyimak ceramah yang didengar dengan seksama
b) Mencatat informasi yang menarik dalam setiap paparan dalam ceramah
c) Menyusun informasi yang menarik dalam bentuk kalimat atau paragraf

sederhana.

Ciri-ciri dari informasi yang baik adalah sebagai berikut:

a) Informasi yang bersifat aktual
b) Bahasa yang digunakan dalam menyampaikan ceramah akurat, tepat,

padat, dan sinkat
c) Informasi yang faktual
d) Informasi yang disampaikan memiliki daya tarik (menarik)

Untuk menemukan pokok-pokok isi informasi dapat dilakukan dengan
memperhatikan unsur-unsur 5W (apa, siapa, kapan, dimana, mengapa) dan 1
H (bagaimana). Permasalahan aktual merupakan sebuah peristiwa yang betil-
betul terjadi dan sedang menjadi pembicaraan orang banyak.

Jenis-jenis informasi dapat dikatagorikan sebagi berikut:
1) Informasi berdasarkan fungsi yaitu informasi yang bergantung pada materi

dan juga kegunaan informasi. Yang termasuk informasi jenis ini adalah
informasi yang menambah pengetahuan, informasi yang mengajari
pembaca (informasi edukatif), dan informasi yang hanya menyenangkan
pembaca yang bersifat fiksional (khayalan). Informasi yang menambah
pengetahuan, misalnya, tulisan tentang pergantian kurikulum. Informasi
edukatif, misalnya, tulisan tentang teknik belajar yang jitu. Selanjutnya,
informasi yang menyenangkan, misalnya, cerita pendek, karikatur, dan
komik.
2) Informasi berdasarkan format penyajian yaitu informasi berdasarkan
bentuk penyajian informasinya. Di media massa dikenal berbagai bentuk
penyajian yaitu dalam bentuk tulisan, foto, kartun, ataupun karikatur.
Dalam bentuk tulisan dikenal bentuk berita, artikel, karangan khas
(feature), resensi, kolom, dan karya fiksi.
3) Informasi berdasarkan lokasi peristiwa yaitu informasi berdasarkan tempat
kejadian peristiwa berlangsung. Dengan demikian, informasi dibagi
menjadi informasi daerah, nasional, dan mancanegara.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 32

4) Informasi berdasarkan bidang kehidupan yaitu informasi berdasarkan
bidang-bidang kehidupan yang ada. Bidang-bidang yang biasanya
dibedakan itu, misalnya pendidikan, olahraga, musik, sastra, budaya, dan
iptek.

5) Informasi berdasarkan bidang kepentingan yaitu dapat dibedakan menjadi
empat jenis yaitu sebagai berikut.

a. Informasi yang menyangkut keselamatan atau kelangsungan hidup

pembaca.

b. Informasi yang menyangkut perubahan dan berpengaruh pada

kehidupan pembaca.

c. Informasi tentang cara atau kiat baru dan praktis bagi pembaca

untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

d. Informasi tentang peluang bagi pembaca untuk memperoleh sesuatu

Tugas Mandiri

1. Bacalah teks ceramah berikut ini!

Bahaya Sebenarnya dari Narkoba

Assalammualaikum wr.wb. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.
Marilah kita selalu mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Karena berkat rahmat dan kuasa-Nya, kita masih diperkenankan hadir di sini
dalam keadaan sehat

Ceramah kali ini saya akan membahas bahaya sebenarnya dari narkoba.

Narkoba atau singkatan dari narkotika dan obat berbahaya merupakan benda yang
dapat menghancurkan kehidupan seseorang serta memberikan efek domino pada
orang lain. Narkoba sudah sepatutnya dijauhi dan bahkan ditinggalkan
sepenuhnya tanpa alasan apa pun.

Narkoba merupakan permasalahan yang sangat memprihatinkan. Bahaya
utama dari benda ini bukan terletak pada daya penghancur zat beracunnya saja.
Namun, pada ketergantungan tubuh ketika mengonsumsinya sehingga para
penyalahgunanya kesulitan untuk berhenti menyakiti dirinya sendiri. Bahaya
lainnya, benda haram ini memiliki brand kuat yang melabeli dirinya sendiri sebagai
benda yang dapat membawa kesenangan, menghilangkan kepenatan, dan
menaikkan status sosial seseorang. Padahal, kenyataannya jauh dari label tersebut.

Dampak euforia seperti itu hanya bisa didapatkan melalui cara yang benar.
Contoh efek euforia yang didapatkan oleh seorang pelari maraton ketika mencapai
batas tenaganya. Opsi lain yang lebih sederhana dan praktis adalah dengan
mendapatkan hiburan baik itu bacaan, film, musik, hingga video games.
Sebenarnya dari narkoba adalah bagaimana itu mampu menyebar dengan cepat
lewat label palsu yang melekat di dalamnya. Label yang dapat dengan mudah
menjerumuskan orang pada kesengsaraan yang kekal jika tidak segera ditolong.

Maka dari itu, satu di antara upaya yang harus dilakukan bukan hanya
menyerukan yel sederhana yang mengajak masyarakat untuk menjauhinya. Usaha
yang dilakukan harus jauh lebih sistematis dari hal itu. Kita harus mengupayakan
agar brand atau label kesenangan, penghilang duka dan status sosial kuat yang
melekat di dalamnya benar-benar hilang hingga ke akarnya. Bagaimana caranya?
Anda semualah yang mengetahuinya. Anda yang merupakan generasi penerus
bangsa yang sudah paham betul mengenai bahaya narkoba.

Demikianlah uraian singkat yang dapat saya sampaikan. Akhir kata, saya
ucapkan terima kasih dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam bertutur kata.

2. Tentukan pokok-pokok informasi teks ceramah tersebut!
3. Berikanlah tanggapan terhadap isi teks ceramah tersebut!

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 33

B. Menyusun bagian-bagian penting dalam ceramah

Bahan ceramah harus disusun secara sistematis sesuai dengan materi yang
kita kehendaki. Secara umum dalam pembuatan teks ceramah adalah pembukaan, isi

dan penutup. Agar dapat menyusun bagian-bagian penting dari sebuah ceramah,
dapat dilakukan dengan teknik-teknik ceramah adalah sebagai berikut:

1) Tidak terpaku pada materi
Jika dalam memberikan ceramah selalu membaca teks, maka akan terasa

membosankan bagi audiens dan akhirnya tidak natural. Cara yang dapat
dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan menghafal isi materi dan

menyampaikan senatural mungkin sehingga tidak selalu harus membaca.
2) Tidak berdiri statis

Jangan sekali-kali dalam ceramah berdiri di satu tempat, usahakan selalu
bergerak ke kiri, kanan, ke depan dan ke belakang.

3) Melakukan interaksi dengan audiens
Jangan berceramah seperti di hadapan dinding atau meja, karena yang berada di

hadapan kita adalah manusia yang bisa memberi respons. Sebagai penceramah,
kita harus berinteraksi dengan audiens secara baik.

4) Memcoba membuat audiens tertawa
Dalam memberikan ceramah, sebaiknya tidak terlalu serius walaupun tujuannya

untuk memberikan pemahaman kepada audiens tentang materi yang
disampaikan.

5) Membuat slide yang memukau
Jika kita belum bisa berceramah dengan baik tidak mengapa, tetapi usahakan

dengan membuat slide paparan yang memukau sehingga dapat menarik perhatian
audiens.

Dalam teks ceramah terdapat kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk

bertingkat adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu klausa dan hubungan antara
klausa tidak sederajat. Salah satu unsur klausa ada yang menduduki induk kalimat,

sedangkan unsur yang lain sebagai anak kalimat.
Kalimat majemuk bertingkat terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain

sebagai berikut.

1) Kalimat majemuk hubungan akibat, ditandai oleh kata penghubung sehingga,
sampai-sampai, maka.Contoh:
a. Ia terlalu bekerja keras sehingga jatuh sakit.
b. Penjelasan diberikan seminggu sekali sehingga anak-anak dapat mengerjakan
tugas-tugas mereka dengan teratur.

2) Kalimat majemuk hubungan cara, ditandai oleh kata penghubung dengan.
Contoh:
a. Kejelasan PSMS Medan berhasil mempertahankan kemenangannya dengan
memperkokoh pertahanan mereka.
b. Dengan cara menggendongnya, anak itu ia bawa ke rumah orangtuanya.
c. Pemburu itu menunggu di atas bukit dengan jari telunjuknya melekat pada
pelatuk senjatanya.

3) Kalimat majemuk hubungan sangkalan, ditandai oleh konjungsi seolah- olah,
seakan-akan. Contoh:
a. Keadaan di dalam kota kelihatan tenang, seolah-olah tidak ada suatu apa pun
yang terjadi.
b. Dia diam saja seakan-akan dia tidak mengetahui persoalan yangterjadi.
c. Ia pun menghapus wajahnya seakan mau melenyapkan pikirannya yang
risau itu.

4) Kalimat majemuk hubungan kenyataan, ditandai oleh konjungsi padahal,
sedangkan.Contoh:
a. Pura-pura tidak tahu padahal dia tahu banyak.
b. Para tamu sudah siap, sedangkan kita belum siap.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 34

5) Kalimat majemuk hasil, ditandai oleh konjungsi makanya.Contoh:
a. Tempat ini licin, makanya Anda jatuh.
b. Yang datang berwajah seram, makanya saya lari ketakutan.

6) Kalimat majemuk hubungan penjelasan, ditandai oleh kata penghubung bahwa,
yaitu.Contoh:
a. Berkas riwayat hidupnya menunjukkan bahwa dia adalah seorang pelajar
teladan.
b. Kebun ini telah dibersihkan ayah, yaitu dengan memangkas danmenebang
belukar yang tumbuh di sekitarnya.
c. Peristiwa tersebut menggambarkan bahwa ada dua kelompok siswa yang
memiliki sikap berbahasa yang berbeda di sekolah tersebut.

7) Kalimat majemuk hubungan atributif, ditandai oleh konjungsi yang.Contoh:
a. Pamannya yang tinggal di Bogor itu, sedang dirawat di rumah sakit.
b. Istrinya yang datang bersama dia itu, seorang insinyur.
c. Laki-laki yang berbaju putih itu adalah kakekku dari Ibu.
d. Kelompok pertama adalah mereka yang kurang memiliki keperdulian terhadap
penggunaan bahasa yang baik dan benar.
e. Hal ini tampak pada ragam bahasa yang mereka gunakan yangmenurut
sindiran siswa kelompok kedua sebagai ragam bahasa Kampung Rambutan.

Tugas Kelompok

1. Buatlah kelompok kerja yang terdiri atas 3-4 orang!
2. Carilah sebuah teks ceramah yang terdapat dalam buku referensi kebahasaan atau

internet!
3. Tulislah bagian-bagian permasalahan aktual dari teks ceramah sebagai berikut:

a. Pendahuluan
b. Isi
c. Penutup
4. Presentasikan hasil kelompokmu di depan kelas!

C. Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah

Seperti teks lainnya, teks ceramah memiliki struktur yang membangun teks ini melalui

beberapa bagian pembangunnya. Bagian-bagian pembangun struktur teks ceramah

meliputi: pembuka/pendahuluan, isi, penutup.

1) Pembuka (Tesis)
Berisi pengenalan isu, masalah, pengetahuan hingga pandangan penceramah
mengenai topik yang akan dibahas. Bagian ini sama dengan tesis dalam teks
eksposisi.

2) Isi (Rangkaian argumen
Berupa rangkaian argumen-argumen penceramah yang berkaitan dengan topik
yang dibicarakan pada pembuka atau tesis. Bagian ini biasanya mengemukakan
pula berbagai fakta dan data yang memperkuat argumen-argumen penceramah.

3) Penutup (Penegasan kembali)
Merupakan penegasan kembali mengenai apa yang disampaikan dalam ceramah.
Hal ini bertujuan untuk memastikan ceramah tidak memberikan pemahaman
yang keliru dari yang dimaksudkan, hingga agar diingat oleh pendengarnya. Selain
itu, agar ceramah terkenang dan pendengarnya terpengaruh untuk melakukan
sesuatu, bagian ini juga biasa diisi oleh rekomendasi atau saran mengenai topik
yang disampaikan.

Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah
Teks ceramah juga memiliki karakteristik dan ciri khas kebahasaan tersendiri yang
cenderung beda dengan teks lain. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan dari
teks ceramah.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 35

1) Banyak memakai kata ganti orang pertama (tunggal) dan kata ganti orang kedua

jamak sebagai sapaan. Kata ganti pertama contohnya

adalah: saya, aku, kami (mengatasnamakan kelompok). Sementara kata kedua

jamak adalah: anak-anak, hadirin, bapak-bapak, ibu-ibu, kalian, saudara-saudara.

2) Banyak menggunakan kata teknis atau peristilahan yang sesuai dengan topik

yang dibahas. Misalnya jika topik yang di bahas adalah kebahasaan atau sastra,

istilah-istilah yang muncul meliputi: prosa, puisi, etika berbahasa, sarkasme,

majas, kesantunan berbahasa.

3) Menggunakan kata-kata yang menunjukan hubungan sebab akibat atau

argumentasi. Contohnya adalah: dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu,

maka, sebab, karena.

4) Banyak memakai kata kerja mental, misalnya: memprihatinkan, memperkirakan,

mengagumkan, diharapkan, berasumsi, menyimpulkan, berpendapat.

5) Menggunakan kata-kata persuasif, seperti: diharapkan, sebaiknya, hendaklah,

perlu, harus.

Tugas Kelompok

1. Buatlah kelompok kerja yang terdiri atas 3-4 orang!
2. Cermatilah teks ceramah tentang dampak negatif ponsel pintar berikut ini!

Hadirin siswa SMA yang saya banggakan, izinkan saya bercerita sedikit
tentang ponsel pintar. Ya, smartphone,gawai, gadget, atau sebutan lainnya yang
kini dimiliki setiap orang. Apalagi, adik-adik yang sudah SMA. Tentu tidak asing
dengan ponsel pintar ini. Manfaatnya sungguh luar biasa, bukan? Alat ini disebut
“pintar” karena memang fungsinya mendukung nama itu. Namun, tetntu saja
penggunanya, yaitu manusia, juga harus “Pintar”. Mengapa? Nah, disini
menariknya.

Segala sesuatu di dunia ini tentu memiliki dua sisi. Ada sisi positif dan
negative. Ponsel pintar oun begitu. Dibalik segala keunggulannya, ada dampak
negative yang mengintai jika kita tak tidak ikut “pintar” menggunakannya. Apa saja
dampak negative tersebut?

Pertama, ponsel pintar dapak mengakses internet nyaris tanpa batas. Jika
tidak digunakan dengan semestinya, sangat besar kemungkinan kita mengakses
situs-situs yang tidak baik. Apalagi, banyak pula pihak yang tak bertanggung jawab
yang menyebar berita hoax dan menebar kebencian. Oleh karena itu, kita harus
benar-benar memilah situs terpercaya dan sehat.

Kedua, ponsel pintar dengan segala kelebihannya sangat dapat membuat kita
kecanduan. Efeknya sungguh merugikan kita jika sudah sampai kecanduan.
Penglihatan kita akan rusak karena terus-terusan melihat layar terang, apalagi
sambil tidur-tiduran. Selain itu, daya tangkap dan ingatan kita terancam tumppul
karena sudah terbiasa dengan kemudahan akses informasi da foto dari kamera
ponsel. Konsentrasi belajar juga tentu akan sangat terganggu krena hamper tiap
saat ada notifikasi pesan atau media sosial. Hal yang lebih parah, kita akan terpaku
pada ponsel pintar sampai tidak melakukan interaksi sosial yang sebenarnya.
Belum lagi biaya pulsa dan kuota internet yang harus selalu dicukupi tiap bulan.
Ini tentu akan menguras uang saku. Oleh sebab itu, pengguna pintar tidak boleh
dan tidak akan kecanduan ponsel pintar. Ponsel itu kita miliki, bukan kita yang
dimiliki ponsel. Itu harus selalu kita camkan.

Terakhir, saat ini sedang marak kejahatan online. Ada yang melalui media
sosial, ada pula yang melalui aplikasi chatting, seperti whatsapp atau Line. Jika
kita tidak pintar-pintar menyaring apa yang masuk ke ponsel pintar,sangat
mungkin kita menjadi korban. Jadi, mulai sekarang, sangat penting untuk menjadi
pengguna ponsel pintar yang pintar.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 36

3. Analisislah isi, struktur, dan kebahasaan teks ceramah tersebut!
4. Presentasikanlah hasil kelompokmu di depan kelas!

D. Mengonstruksi ceramah

Dalam mengonstruksi teks ceramah, kita harus memerhatikan struktur dan
unsur-unsur kebahasaannya. Adapun langkah-langkah yang harus diperhatikan
sebelum mengonstruksi teks ceramah adalah:
1) Menentukan tema/topik permasalahan
2) Mengetahui latar belakang pendengar (usia, pendidikan)
3) Mencari data/sumber bacaan yang mendukung teks ceramah yang disampaikan.
4) Membuat kerangka ceramah

Selain memahami langkah-langkah dalam membuat ceramah, perlu diperhatikan
penyajian isi dan bahasa dalam teks ceramah tersebut. Adapun pengembangan
kerangka teks ceramah dapat dilakukan dengan menguraikan pokok-pokok masalah
sesuai dengan kerangka yang telah dibuat dalam paragraf-paragraf.

Tugas Kelompok

1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 3-4 orang!
2. Carilah sebuah topik yang menarik sebagai bahan penyusunan teks ceramah!
3. Buatlah kerangka teks ceramah berdasarkan topik yang telah ditentukan!
4. Kembangkanlah kerangka ceramah tersebut menjadi sebuah teks ceramah utuh!
5. Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas!

Uji Kompetensi

A. Pilihlah jawaban yang tepat pada a, b, c, d, dan e!
1. Tujuan ceramah adalah ….
a. memberikan nasehat
b. mendeskripsikan sesuatu
c. menjelaskan fenomena
d. mengembangkan paragraf
e. mengumumkan iklan
2. Berikut ini bukan ciri ceramah adalah ….
a. tujuannya jelas
b. mengandung opini saja
c. isinya mengandung kebenaran
d. cara penyampaian sesuai dengan pendengar
e. menciptakan suasana yang efektif
3. Ceramah dilakukan oleh ….
a. pendengar
b. audiens
c. pendakwah
d. pidato
e. Pembicara

Bacalah kutipan teks berikut untuk menjawab soal nomor 4-5 !
Keberhasilan kita hari ini dan hari kemarin merupakan keberhasilan guru dan kedua
orang tua kita yang dengan susah payah telah membesarkan dan membimbing kita,

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 37

sehingga kita bisa meraih apa yang kita miliki hari ini. Pendidikan yang mereka
ajarkan kepada kita, sungguh sangat berarti. Darah mereka yang mengalir di tubuh
kita. Menjadi penguat dan penyegar hidup kita. Kasih sayang yang mereka
tumpahkan, telah menjadi butiran-butiran mutiara yang tak ternilai harganya. Bapak
ibu guru dan hadirin yang saya cintai inilah yang saya bisa ungkapan, semoga
bermanfaat bagi kita sekalian. Mohon maaf bila ada kesalahan.
4. Teks tersebut termasuk teks ….

a. pidato
b. ceramah
c. eksplanasi
d. cerpen
e. Eksposisi
5. Inti dari kutipan teks di atas adalah ….
a. Berbakti kepada orang tua
b. mengenang jasa orang tua
c. mengenal perjuangan orang tua
d. kebaikan orang tua
e. orang tua dan anak
6. Bacalah teks berikut!
Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah swt. Atas segala nikmat-Nya yang telah
diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan
nikmat yang paling besar adalah nikmat iman dan islam. Salawat serta salam tak
lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad saw.
Teks di atas termasuk pendahuluan yang berupa ….
a. salam pembuka
b. ungkapan terimakasih
c. judul
d. tema
e. pengenalan topik
7. Bahan yang digunakan dalam ceramah harus disusun secara . . .
a. baik
b. runtut
c. terpercaya
d. sistematis
e. sesuai dengan materi
8. Isinya memuat kata-kata pembuka sebagai kontak dengan audiens dan juga
berisikan persepsi atau sebagai batu loncatan menuju isi dari ceramah. Hal
tersebut merupakan struktur teks ceramah bagian. . .
a. pendahuluan
b. isi
c. penutup
d. kesimpulan
e. saran
9. Bagian penutup sebuah ceramah berisi tentang . . .
a. menilai isi ceramah
b. membuat saran dari materi yang disampaikan
c. menekankan poin-poin penting ceramah, kemudian merangkum dan

menyimpulkan.
d. membuat kesimpulan yang sesuai dengan materi
e. membuat bahan pertimbangan baru

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 38

10. Dalam memberikan ceramah, sebaiknya tidak terlalu serius walaupun tujuannya
untuk memberikan pemahaman kepada audiens tentang materi yang disampaikan.
Penceramah harus membuat kondisi audiensi selalu senang, salah satu caranya
dengan . . .
a. membuat suasana tegang
b. membuat terjadinya perdebatan dengan audiensi
c. menghibur dengan memberikan candaan
d. melakukan kontak langsung dengan penonton
e. memberikan peluang kepada penonton untuk bertanya

Perhatikan teks ceramah berikut untuk menjawab soal 11 dan 12!
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang “sabar” Sabar berasal
dari kata “sobaro-yasbiru” yang artinya menahan. Menurut istilah, sabar adalah
menahan diri dati kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga
lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa. Sabar adalah
pilar kebahagian seorang hamba, karena dengan kesabaran seseorang akan terjaga
dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi
berbagai macam cobaan. Sabar merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung
dalam Al-Qur‟an maupun hadis, sehingga manusia senantiasa diarahkan untuk selalu
bersabar dalam kehidupannya. Kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam
mengendalikan sikap, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi
yang sedang dihadapinya demi mendapat balasan yang baik di akhirat.
11. Teks tersebut termasuk struktur bagian ….

a. Pendahuluan
b. Isi
c. Penutup
d. Interpretasi
e. Orientasi
12. Inti dari teks ceramah tersebut adalah ….
a. pentingnya sabar
b. sabar sebagai ajaran
c. sabar ada di dalam al quran
d. ikhlas dan rela hati
e. balasan yang baik diakhirat
13. Pengucapan kata melalui mulut agar terdengar dengan baik dan benar serta jelas
disebut ….
a. artikulasi
b. intonasi
c. volume
d. nada
e. Irama
14. Hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan ceramah, kecuali ….
a. wawasan pembicara
b. mengetahui lama waktu
c. menyusun kata-kata
d. mengetahui jenis ceramah
e. tidak menyiapkan bahan
15. Perhatikan kalimat-kalimat acak berikut!
1) Pada kesempatan ini saya menyampaikan uraian singkat mengenai kejujuran
2) Kita harus berbuat jujur pada kondisi apapun dan jujur kepada siapa pun.
3) Walaupun terkadang ada hal-hal yyang tidak perlu kita ungkapkan kepada

orang lain, kit harus mencari jalan lain agar tidak berbohong.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 39

4) Berlaku jujur akan menyenangkan jika kita sudah terbiasa melakukannya
dalam kehidupan sehari-hari.

5) Semoga kebiasaan jujur yang tertanam dalam diri kita bisa memberikan
motivasi dan pengaruh positif pada kita semua.

Susunan kalimat yang tepat agar menjadi teks ceramah yang padu adalah . . .
a. 2)-1)-3)-5)-4)
b. 2)-1)-4)-5)-3)
c. 2)-4)-1)-5)-3)
d. 5)-2)-1)-4)-3)
e. 5)-3)-1)-2)-4)
16. Kalimat imperatif yang memiliki makna permintaan adalah . . .
a. Silakan menikmati hidangan yang telah disediakan
b. Tolong masukkan baju-baju itu di lemari!
c. Biasakanlah berdoa ketika memulai sesuatu!
d. Ayo, kita bersihkan selokan di depan rumah!
e. Bantulah dia, pasti masalahnya cepat selesai!
17. Pernyataan yang termasuk kalimat majemuk bertingkat hubungan „sangkalan‟
adalah . . .
a. Nilai rapornya menunjukkan bahwa dia benar-benar siswa yang pandai.
b. Dia begitu berbakat sehingga dia dapat memenangkan kontes itu.
c. Walaupaun Veri sedang sedih, dia selalu tersenyum
d. Markus diam saja, seolah-olah tidak terjadi apa pun
e. Gina terus belajar, padahal dia sedang sakit.
18. Perhatikan kalimat berikut!
Rian menarik tali itu terlalu keras sehingga talinya putus.
Kalimat tersbut termasuk kalimat majemuk bertingkat hubungan . . .
a. „penyebaban
b. „kenyataan‟
c. „konsesif‟
d. „akibat‟
e. „syarat‟
19. Pada bagian ini penceramah akan menjelaskan secara detail dan juga jelas
mengenai apa yang disampaikannya kepada para pendengar. Bagian yang
dimaksud adalah . . .
a. pendahuluan
b. isi
c. penutup
d. kesimpulan
e. salam penutup
20. Hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan ceramah, kecuali ….
a. wawasan pembicara
b. mengetahui lama waktu
c. menyusun kata-kata
d. mengetahui jenis ceramah
e. tidak menyiapkan bahan

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Apa yang dimaksud dengan ceramah?
2. Sebutkan unsur-unsur yang terdapat dalam ceramah?
3. Mengapa materi ceramah harus disusun secara sistematis?
4. Jelaskan tentang struktur dari teks ceramah!
5. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur kebahasaan dalam teks ceramah!

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 40

4 BAB BUKU NONFIKSI

Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,

kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional”.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan.

Kompetensi Dasar

3.7 Mengidentifikasi butir-butir penting dari satu buku pengayaan (nonfiksi) yang
dibaca

4.7 Menyusun laporan butir-butir penting dari satu buku pengayaan (nonfiksi)
3.10 Menemukan butir-butir penting dari buku pengayaan (nonfiksi) yang dibaca
4.10 Mempertunjukkan kesan pribadi terhadap salah satu buku ilmiah yang dibaca

dalam bentuk teks eksplanasi singkat

Materi Pokok

1. Definisi buku nonfiksi
2. Mengidentifikasi butir-butir penting dari satu buku nonfiksi
3. Menyusun laporan butir-butir penting dari satu buku nonfiksi
4. Menemukan butir-butir penting dari buku nonfiksi
5. Menunjukkan kesan terhadap buku ilmiah dalam bentuk teks eksplanasi

Petunjuk Penggunaan
1. Bacalah LKPD berikut dengan teliti
2. Ikutilah semua petunjuk dan langkah kerja yang disajikan di dalam LKPD
3. Jika mengalami kendala dalam mengerjakan tugas, bertanyalah kepada guru

Uraian Materi

A. Definisi Buku Nonfiksi

Buku nonfiksi merupakan buku yang ditunjukkan untuk memperkaya
wawasan, pengetahuan, dan pengalaman pembaca. Buku nonfiksi dapat menambah
keterampilan serta membentuk kepribadian peserta didik, pendidik, pengelola

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 41

pendidikan dan masyarakat. Berdasarkan isinya buku nonfiksi dapat dibedakan
menjadi buku pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian.

Buku non fiksi merupakan buku yang berisi kejadian sebenarnya dan bersifat
informatif. Menurut KBBI, non fiksi adalah yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan
fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya). Dalam buku
jenis ini memuat informasi, deskripsi, peristiwa, tempat, karakter dari suatu objek
yang benar-benar ada di kenyataan. Buku non fiksi dibuat berdasarkan pengamatan
dan data yang berisi fakta-fakta. Hal tersebut yang membuat buku non fiksi sering
dijadikan sumber informasi oleh para pembaca. Adapun bahasa yang digunakan
biasanya bahasa denotatif atau bahasa sebenarnya, jadi pembaca dapat langsung
memahami maksud dari isi buku.

Ada beberapa jenis yang termasuk dalam buku nonfiksi, antara lain artikel,
tajuk rencana, biografi.

B. Mengidentifikasi butir-butir penting dari satu buku nonfiksi

Untuk menemukan hal-hal penting dari sebuah buku nonfiksi yang dibaca
dapat dilakukan dengan mengunakan unsur 5 W + 1 H, yaitu
1) Apa yang diberitakan (what)
2) Siapa saja yang diberitakan (who)
3) Di mana peristiwa terjadi (where)
4) Kapan peristiwa terjadi (when)
5) Mengapa peristiwa terjadi (why)
6) Bagaimana peristiwa terjadi (how)

Dalam menemukan hal-hal penting dalam buku nonfiksi, kamu perlu memahami ide
pokok atau gagasan utama di setiap paragraf. Gagasan utama atau kalimat utama bisa
berada di awal, akhir, awal akhir. Secara garis besar, langkah-langkah untuk menulis
kembali inti sari sebuah buku nonfiksi antara lain:
1) Membaca buku secara insentif dan cermat
2) Mengidentifikasi/menentukan bagian-bagian penting seperti gagasan utama
3) Menyusun atau mereproduksi tulisan menjadi bentuk tulisan baru yang lebih

singkat
4) Memeriksa dan mengedit untuk merapikan parafrasa yang telah dibuat.

Tugas Kelompok

1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang! Setiap kelompok harus membaca
satu buku nonfiksi yang diperoleh dari perpustakaan!

2. Temukan hal-hal penting dalam buku nonfiksi tersebut!
3. Tulislah hal-hal penting dalam buku nonfiksi tersebut!
4. Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas!

C. Menyusun laporan butir-butir penting dari satu buku nonfiksi

Butir-butir penting dari suatu buku pengayaan dapat disusun menjadi sebuah

laporan. Laporan butir-butir penting tersebut dapat berbentuk sebuah ringkasan.

Langkah-langkah membuat ringkasan butir-butir penting dari suatu buku pengayaan

sebagai berikut.

1. Mencatat butir-butir pokok teks yang telah ditemukan
2. Mengurutkan butir-butir pokok agar padu
3. Menulis butir-butir pokok menjadi kalimat-kalimat yang mudah dipahami

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 42

4. Menyatukan kalimat-kalimat agar menjadi utuh

Langkah-Langkah Membuat Laporan Mendeteksi Buku Pengayaan
1) Buatlah format laporan mengidentifikasi butir-butir penting buku pengayaan

terlebih dahulu.
2) Mulailah mengisi identitas buku pengayaan tersebut.
3) Bacalah sekilas daftar isi buku pengayaan tersebut untuk mengetahui

pembahasan dan sub pembahasan yang terdapat di dalamnya.
4) Bacalah materi pada setiap bab dan rumuskan menggunakan bahasamu sendiri

pada format laporan.

Contoh Deteksi Butir-butir Penting Buku Pengayaan (nonfiksi)

Judul Buku : Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (revisi)
Penulis : Ahmad Rofi‟uddin, dkk
Tahun Terbit : 2017
Kota Terbit : Malang
Penerbit : UM Press
Butir-Butir Penting:
1. Halaman Judul
2. Kata Pengantar Edisi Keenam
3. Daftar Isi
4. Daftar Lampiran
5. Isi

 Bab I : Jenis-jenis Karya Ilmiah : berisi uraian macam-macam karya ilmiah
mulai Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi

 Bab II : Proposal, Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi

 Bab III : Sistematika dan Isi Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi
 Bab IV : Sistematika dan Isi Artikel Jurnal Ilmiah, Makalah, dan Laporan

Penelitian.

 Bab V : Pengutipan, Perujukan, dan Penulisan Daftar Rujukan
 Bab VI : Kebahasaan

 Bab VII : Etika Penulisan Karya Ilmiah

 Bab VIII : Penataan Isi Karya Ilmiah
 Bab IX : Pencetakan dan pencilidan
6. Daftar Pustaka
7. Lampiran-lampiran
Buku berjudul Pedoman Penulisan Karya Ilmiah terbitan UMM Press adalah buku
rujukan yang sering digunakan mahasiswa maupun kalangan akademia dalam
menyusun karya ilmiah. Buku ini menguraikan secara rinci hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam penulisan karya ilmiah.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 43

Tugas Kelompok

1. Buatlah kelompok yeng terdiri atas 4-5 orang!
2. Setiap kelompok harus membuat laporan dari sebuah buku nonfiksi yang

telah dibaca
3. Buatlah laporan seperti contoh di atas!
4. Presentasikan di depan kelas hasil kerja kelompokmu!

D. Menemukan butir-butir penting dari buku nonfiksi

Untuk mengidentifikasi butir-butir penting dalam buku nonfiksi disesuaikan dengan
kebutuhan. Pada kegiatan ini yang Kalian perlukan adalah bahan untuk menyususn
teks eksplanasi. Ada beberapa jenis butir penting yang bisa Kalian peroleh dari buku
di antaranya:
a. Gagasan/ide pokok pada buku

Ide pokok adalah ide/gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide
pokok ini terdapat dalam kalimat utama. Nama lain ide pokok adalah gagasan
utama, gagasan pokok. Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok. Kalimat
utama adalah kalimat yang di dalamnya terdapat ide pokok paragraf. Kalimat
utama ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat lain dalam paragraf tersebut, yang
disebut dengan kalimat penjelas. Nama lain untuk kalimat utama adalah kalimat
topik. Kalimat penjelas yaitu kalimat yang menjelaskan kalimat utama.
b. Fakta
fakta merupakan sesuatu yang benar-benar terjadi dan pernyataan yang tidak
terbantah lagi kebenarannya. Kalimat yang berisi fakta merupakan kalimat yang
ditulis berdasarkan kenyataan, peristiwa, suasana yang benar-benar terjadi dan
obyektif. Sedangkan opini merupakan sikap, pandangan, atau tanggapan
seseorang terhadap suatu fakta dan kebenarannya relatif.
c. Pendapat merupakan sikap, pandangan, atau tanggapan seseorang terhadap
suatu fakta dan kebenarannya relatif. Karena dipengaruhi unsur pribadi yang
bersifat subyektif, baik berupa pertika maupun saran-saran. Opini disebut juga
gagasan atau argumentasi.
d. Pengetahuan
Teks nonfiksi merupakan teks yang menyajikan seluruh isinya berdasarkan data
dan fakta. Oleh karena itu, kebenaran dari isi teks nonfiksi bersifat absolut. Dari
buku nonfiksi banyakkita bisa dapatkan pengetahuan.

Contoh Mengidentifikasi Buku Nonfiksi

Identitas Buku

a. Judul Buku : Psikologi Perkembangan Remaja

b. Penulis : Agoes Dariyo, Psi.

c. Penerbit : Ghalia Indonesia

d. Tahun Terbit 2004

e. Kota Terbit : Bogor

f. Tebal Buku : 115 halaman

Butir Butir Penting Yang Terdapat Pada Buku

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 44

Tugas Mandiri

1. Bacalah sebuah buku nonfiksi yang terdapat di perpustakaan sekolahmu!
2. Identifikasilah buku nonfiksi tersebut.
3. Tulislah hasil identifikasi kamu seperti contoh di atas!
4. Serahkan hasil tugasmu kepada guru untuk diberi penilaian.

LKPD Bahasa Indonesia SMA Kelas XI Semester 1 45


Click to View FlipBook Version