budaya
masyarakat
Penerapan
rancangan
bangun yang
tepat dan
penggunaan
peralatan yang
lebih baik dan
tahan bencana
pembangkitan budaya pembangkitan
kehidupan sosial masyarakat kehidupan sosial
budaya Melakukan budaya
masyarakat pembangkitan masyarakat
kehidupan sosial Melakukan
biudaya penyusunan
masyarakat rekomendasi atas
Melakukan evaluasi
penyusunan pembangkitan
petunjuk kehidupan sosial
pelaksanaan budaya
pembangkitan masyarakat
kehidupan sosial
budaya
masyarakat
Melakukan Melakukan analisis Melakukan
penyiapan bahan rencana pemantuan dan
penyusunan penerapan evaluasi
rencana rancangan bangun pelaksanaan
penerapan yang tepat dan penerapan
rancang bangun penggunaan rancangan
yang tepat dan peralatan yang bangung yang
penggunaan lebih baik dan tepat dan
peralatan yang tahan bencana penggunaan
lebih baik dan Melakukan peralatan yang
tahan bencana penerapan lebih baik dan
rancangan bangun tahan bencana
yang tepat dan Melakukan
penggunaan penyusunan
peralatan yang rekomendasi atas
evaluasi
30 | P a g e
Partisipasi dan
peran serta
lembaga dan
organisasi
kemasyarakatan,
dunia usaha dan
masyarakat
lebih baik dan penerapan
tahan bencana rancangan bangun
Melakukan yang tepat dan
penyusunan penggunaan
petunjuk peralatan yang
pelaksanaan lebih baik dan
penerapan tahan bencan
rancangan bangun
yang tepat dan
penggunaan
peralatan yang
lebih baik dan
tahan bencana
Menyusun Melakukan analisis Melakukan
penyiapan bahan rencana partisipasi pemantuan dan
penyusunan dan peran serta evaluasi
rencana lembaga dan pelaksanaan
partisipasi dan organisasi partisipasi dan
peran serta kemasyarakatan peran serta
lembaga dan dunia usaha dan lembaga dan
organisasi masyarakat organisasi
kemasyarakatan Melakukan kemasyarakatan
dunia usaha dan partisipasi dan dunia usaha dan
masyarakat peran serta masyarakat
lembaga dan Melakukan
organisasi penyusunan
kemasyarakatan rekomendasi atas
dunia usaha dan evaluasi partisipasi
masyarakat dan peran serta
Melakukan lembaga dan
penyusunan organisasi
31 | P a g e
Peningkatan
kondisi sosial ,
ekonomi dan
budaya
Peningkatan
fungsi
pelayanan
petunjuk kemasyarakatan
pelaksanaan dunia usaha dan
partisipasi dan masyarakat
peran serta
lembaga dan
organisasi
kemasyarakatan
dunia usaha dan
masyarakat
Melakukan Melakukan analisis Melakukan
penyiapan bahan rencana evaluasi hasil
penyusunan peningkatan pelaksanaan
rencana kondisi sosial, peningkatan sosial
peningkatan ekonomi dan ekomomi dan
kondisi sosial, budaya budaya
ekonomi dan Melakukan Melakukan
budaya peningkatan penyusunan
kondisi sosial rekomendasi atas
ekonomi dan evaluasi hasil
budaya peningkatan
Melakukan kondisi sosial
penyusunan ekonomi dan
petunjuk budaya
pelaksanaan
peningkatan
kondisi sosial
ekonomi dan
budaya
Menyiapkan Melakukan analisis Melakukan
bahan rencana rencana pemantauan dan
peningkatan pelaksanaan evaluasi
32 | P a g e
publik dan
pelayanan
utama dalam
masyarakat
Pemantuan Pemantuan
dan Evaluasi
Pelaporan
Evaluasi
fungsi pelayanan fungsi pelayanan pelaksanaan
publik dan publik dan peningkatan
pelayanan utama pelayanan utama fungsi pelayanan
dalam dalam masyarakat publik dan
masyarakat Melakukan pelayanan utama
pelaksanaan dalam masyarakat
peningkatan Menyusun
fungsi pelayanan rekomendasi atas
publik dan evaluasi
pelayanan utama pelaksanaan
dalam masyarakat peningkatan
fungsi pelayanan
Melaksanakan publik dan
pemantauan pelayanan utama
upaya dalam masyarakat
penanggulangan
bencana secara Melakukan
berkala penyusunan laporan
upaya
penanggulangan
bencana secara
berkala
Menyiapkan bahan
evaluasi upaya
penanggulangan
33 | P a g e
Pengelolaan data dan
informasi kebencanaan
bencana secara
berkala
Melakukan
inventarisasi data
dan informasi
kebencanaan
Melakukan
penyusunan
mekanisme
pengelolaan data
dan informasi
kebencanaan
Melaksanakan
penyiapan sumber
daya pengelolaan
data dan informasi
kebencanaan
Melaksanakan
pengelolaan data
dan informasi
kebencanaan
34 | P a g e
Tabel 2. Silabus Kurikulum Penata Penanggulangan Bencana
Mata Pelatihan Hasil belajar Indikator Hasil Re
Belajar Be
1 2 3
Pengelolaan Peserta dapat Ba
Prabencana menyusun 1 Peserta dapat pe
perencanaan melakukan
penanggulangan penyiapan Ba
bencana penyusunan pe
rencana be
penanggulangan
bencana Pe
ko
2 Peserta dapat
melakukan
penyiapan bahan
penyusunan aksi
pengurangan
risiko bencana
3 Peserta dapat
melakukan
penyiapan bahan
penyusunan
rencana
penanggulangan
kedaruratan
bencana
4 Peserta dapat
melalukan
penyiapan
Materi Pokok Sub Materi Metode JP
Pokok 67
4 5
encana Penanggulangan
encana
ahan penyusunan aksi
engurangan risiko bencana
ahan penyusunan rencana
enanggulangan kedaruratan
encana
enyiapan rencana
ontinjensi
35 | P a g e
rencana
kontinjensi
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menyusun
pengkajian melakukan ris
risiko bencana
pengenalan dan
Peserta dapat
melakukan pemantauan
pencegahan
Peserta dapat risiko bencana
menyiapkan
kesiapsiagaan 2 Peserta dapat Pe
melakukan be
pengembangan
budaya sadar
bencana
1 Peserta dapat Pe
melaukan
pencegahan
1 Peserta dapat Si
menyusun Pe
Simulasi dan Be
Gladi Ko
penanggulangan
kedaruratan
bencana dan
rencana
kontinjensi
2 Peserta dapat Pe
menyusun pe
pengelolaan ke
logistik dan
peralatan untuk
kesiapsiagaan
engenalan dan pemantauan
siko bencana
engembangan budaya sadar
encana
encegahan
imulasi dan Gladi
enanggulangan Kedaruratan
encana dan Rencana
ontinjensi
engelolaan logistik dan
eralatan untuk
esiapsiagaan
36 | P a g e
3 Peserta dapat Pe
melakukan pe
pemberdayaan
sumberdaya
penanggulangan
bencana
4 Peserta dapat Pe
melakukan m
penguatan
ketangguhan
masyarakat
5 Peserta dapat Pe
melakukan Ce
pengembangan Be
tim reaksi cepat
penanggulangan
bencana (TRC PB)
6 Peserta dapat Pe
melakukan ap
peningkatan
kapasitas
aparatur
penanganan
darurat
7 Peserta dapat Pe
melakukan ev
penyiapan ra
tempat dan jalur
evakuasi serta
pemasangan
rambu
emberdayaan sumberdaya
enanggulangan bencana
enguatan ketangguhan
masyarakat
engembangan Tim Reaksi
epat Penanggulangan
encana
eningkatan kapasitas
paratur penanganan darurat
enyiapan tempat dan jalur
vakuasi serta pemasangan
ambu
37 | P a g e
8 Peserta dapat Pe
melakukan In
penyusunan data
dan informasi
bencana
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menyiapkan
peringatan dini melakukan Pe
Peserta dapat pembangunan pe
menyiapkan
mitigasi dan an
bencana
pengembangan
sistem
peringatan dini
multi ancaman
bencana
2 Peserta dapat Pe
melakukan ko
penguatan pi
kelembagaan di
dan kolaborasi na
kerja sama antar in
pihak dalam
sistim peringatan
dini baik dalam
lingkup nasional,
regional maupun
internasional
1 Peserta dapat Pe
melakukan an
penataan ruang
berbasis analisis
resiko bencana
enyusunan data dan
nformasi bencana
embangunan dan
engembangan sistem
eringatan dini multi
ncaman
enguatan kelembagaan dan
olaborasi Kerjasama antar
ihak dalam sistim peringatan
ini baik dalam lingkup
asional, regional maupun
nternasional
enataan ruang berbasis
nalisis resiko bencana
38 | P a g e
2 Peserta dapat Pe
menyusun st
pengelolaan
mitigasi
struktural
3 Peserta dapat Pe
melakukan st
pengelolaan
mitigasi non
structural
Penanganan Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
Darurat Bencana menyusun melakukan te
pengkajian pengkajian ke
secara cepat dan secara cepat dan su
tepat terhadap tepat terhadap
lokasi lokasi kerusakan,
kerusakan, kerugian, dan
kerugian, dan sumber daya
sumber daya
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menyiapkan melakukan da
penentuan penentuan status
status keadaan keadaan darurat
darurat bencana bencana
Peserta dapat 1 Peserta dapat Re
menyiapkan melakukan da
rencana operasi rencana operasi
penanganan penanganan
darurat bencana darurat bencana
engelolaan mitigasi
tructural
engelolaan mitigasi non
tructural
engkajian secara cepat dan
epat terhadap lokasi
erusakan, kerugian, dan
umber daya
enentuan status keadaan
arurat bencana
encana operasi penanganan
arurat bencana
39 | P a g e
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menyiapkan menyusun op
pengendalian pengendalian pe
operasi/komado operasi/komando
penanganan penanganan
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menganalisis menyusun m
penyelamatan penyelamatan
dan evakuasi dan evakuasi
masyarakat masyarakat
terkena bencana terkena bencana
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menyusun melakukan
pemenuhan pemenuhan
kebutuhan dasar kebutuhan dasar
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menganalisis menyusun ke
perlindungan perlindungan
terhadap terhadap
kelompok kelompok rentan
rentan
Peserta dapat 1 Peserta dapat Id
menyiapkan mengidentifkasi se
pemulihan pemulihan vit
dengan segera dengan segera
prasarana dan prasarana dan
sarana vital sarana vital
2 Peserta dapat Pe
melakukan pe
pengelolaan
engendalian
perasi/komando
enanganan
enyelamatan dan evakuasi
masyarakat terkena bencana
emenuhan kebutuhan dasar
erlindungan terhadap
elompok rentan
dentifikasi pemulihan dengan
egera prasarana dan sarana
tal
engelolaan logistic dan
eralatan untuk kedaruratan
40 | P a g e
logistic dan
peralatan untuk
kedaruratan
3 Peserta dapat Pe
menyusun In
pengelolaan data be
dan informasi
kedaruratan
bencana
4 Peserta dapat Pe
melakukan be
pengendalian da
ancaman
bencana pada
keadaan darurat
Rehabilitasi dan Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
Rekonstruksi menyiapkan
Pasca Bencana rehabilitasi melakukan
penyusunan
perbaikan rumah
masyarakat
2 Peserta dapat Id
melakukan lin
identifikasi sa
perbaikan
lingkungan,
prasarana dan
sarana umum
3 Peserta dapat Pe
menyusun da
pemulihan social,
engelolaan data dan
nfromasi kedaruratan
encana
engendalian ancaman
encana pada keadaan
arurat
erbaikan rumah masyarakat
dentifikasi perbaikan
ngkungan, prasarana dan
aana umum
emulihan social, ekonomi
an budaya
41 | P a g e
ekonomi dan
budaya
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menganalisis
rekonstruksi menyusun pe
pemulihan fungsi pe
pemerintahan, da
fungsi pelayanan re
public, keamanan ko
dan ketertiban
serta rekonstruksi
dan resolusi
konflik
2 Peserta dapat Pe
menyusun pr
pembangunan se
Kembali
prasarana dan
sarana umum
serta sarana
social masyarakat
3 Peserta dapat Pe
menyiapkan ke
pembangkitan m
Kembali
kehidupan social
budaya
masyarakat
4 Peserta dapat Pe
menyiapkan ya
penerapan pe
rancangan ta
emulihan fungsi
emerintahan, fungsi
elayanan public, keamanan
an ketertiban serta
ekonstruksi dan resolusi
onflik
embangunan Kembali
rasarana dan sarana umum
erta sarana social masyarakat
embangkitan Kembali
ehidupan social budaya
masyarakat
enerapan rancangan bangun
ang tepat dan penggunaan
eralatan yang lebih baik dan
ahan bencana
42 | P a g e
bangun yang
tepat dan
penggunaan
peralatan yang
lebih baik dan
tahan bencana
5 Peserta dapat Pa
menyiapkan Le
partisipasi dan ke
peran serta da
Lembaga dan
organisasi
kemasyarakatan,
dunia usaha dan
masyarakat
6 Peserta dapat Pe
menyiapkan ek
peningkatan
kondisi social,
ekonomi dan
budaya
7 Peserta dapat Pe
menyiapkan pu
peningkatan da
fungsi pelayanan
public dan
pelayanan utama
dalam
masyarakat
artisipasi dan peran serta
embaga dan organisasi
emasyarakatan, dunia usaha
an masyarakat
eningkatan kondisi social,
konomi dan budaya
eningkatan fungsi pelayanan
ublic dan pelayanan utama
alam masyarakat
43 | P a g e
Pemantauan dan Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
Evaluasi menyusun melaksanakan pe
pemantauan pemantauan se
upaya
penanggulangan
bencana secara
berkala
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
menyusun melakukan pe
pelaporan pelaporan upaya se
penanggulangan
bencana secara
berkala
Peserta dapat 1 Peserta dapat Ba
membuat menyiapkan pe
evaluasi bahan evaluasi se
upaya
penanggulangan
bencana secara
berkala
Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
Menyusun melakukan in
pengelolaan pengelolaan data
data dan dan informasi
informasi kebencanaan
kebencanaan
Kebijakan Peserta dapat 1 Peserta dapat Ke
Penanggulangan memahami menjelaskan be
Bencana Kebijakan kebijakan
Penanggulangan penanggulangan
Bencvana bencana
emantauan upaya
enanggulangan bencana
ecara berkala
elaporan upaya
enanggulangan bencana
ecara berkala
ahan evaluasi upaya
enanggulangan bencana
ecara berkala
engelolaan data dan
nfromasi kebencanaan
ebijakan penanggulangan
encana
44 | P a g e
Perhitungan Peserta dapat 1 Peserta dapat Pe
Angka Kredit dan memahami
Pengajuan perhitungan menjelaskan
Dupak angka kredit
dan pengajuan perhitungan
dupak
angka kredit
2 Peserta dapat Pe
menjelaskan
Pengajuan Dupak
3 Peserta dapat Fo
menjelaskan Kr
pengisian
formulir
pengajuan angka
kredit
Membangun Peserta dapat 1 Peserta dapat Ko
Komitmen memahami
Belajar komitmen menjelaskan
belajar
komitmen belajar
erhitungan angka kredit
engajuan Dupak
ormulir Pengajuan Angka
redit
omitmen belajar
45 | P a g e
BAB II
STRUKTUR KURIKULUM
A. STURKTUR MATA PELATIHAN
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, maka disusun materi yang akan diberikan
secara rinci pada Struktur Mata pelatihan sebagai berikut:
NO MATERI ALOKASI WAKTU
T P PL JLH
A Materi Dasar
1. Kebijakan Penanggulangan Bencana
B Materi Inti
1. Pengelolaan Prabencana
2. Penanganan Darurat Bencana
3. Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana
4. Pemantauan dan Evaluasi
C Materi Penunjang
1. Dinamika Kelompok/ Membangun Komitmen Belajar
2. Perhitungan Angka Kredit dan Pengajuan DUPAK
TOTAL
Berikut penjelasan Materi Pokok, Sub Materi Pokok dan Lokasi Waktu dalam Pelatihan
Jabatan Fungsional Tertentu Penata Penanggulangan Bencana
NO Mata Pelatihan Materi Pokok JP
46 | P a g e
1 Kebijakan Kebijakan Penanggulangan Bencana
Penanggulangan
Bencana
2 Pengelolaan Prabencana Perencanaan Penanggulangan Bencana
Rencana Penanggulangan Bencana
Bahan Penyusunan aksi pengurangan
risiko bencana
Bahan penyusunan rencana
penanggulangan kedaruratan bencana
Penyiapan rencana kontinjensi
Pengkajian risiko bencana
Pengenalan dan pemantauan risiko
bencana
Pengembangan budaya sadar bencana
Pencegahan
Pencegahan
Kesiapsiagaan
Simulasi dan Gladi penanggulangan
kedaruratan bencana dan rencana
kontinjensi
Pengelolaan logistic dan peralatan untuk
kesiapsiagaan
Pemberdayaan sumberdaya
penanggulangan bencana
Penguatan ketangguhan masyarakat
Pengembangan Tim Reaksi Cepat
Penanggulangan Bencana
Peningkatan kapasitas aparatur
penanganan darurat
Penyiapan tempat dan jalur evakuasi serta
pemasangan rambu
Penyusunan data dan informasi bencana
Peringatan dini
Pembangunan dan pengembangan sistem
peringatan dini multi ancaman
Penguatan kelembagaan dan kolaborasi
kerjasama antar pihak dalam sistim
peringatan dini baik dalam lingkup
nasional, regional maupun internasional
Mitigasi Bencana
Penataan ruang berbasis analisis resiko
bencana
Pengelolaan mitigasi struktural
Pengelolaan mitigasi non struktural
3 Penanganan Darurat Pengkajian secara cepat dan tepat
Bencana terhadap lokasi kerusakan, kerugian dan
sumberdaya
Pengkajian secara cepat dan tepat
terhadap lokasi kerusakan, kerugian dan
sumber daya
Penentuan status keadaan darurat
bencana
47 | P a g e
4 Rehabilitasi dan Penentuan status keadaan darurat
Rekonstruksi Pasca bencana
Bencana
Rencana operasi penanganan darurat
bencana
Rencana operasi penanganan darurat
bencana
Pengendalian operasi/komando
penanganan
Pengendalian operasi/komando
penanganan
Penyelamatan dan evkuasi masyarakat
terkena bencana
Penyelamatan dan evakuasi masyarakat
terkena bencana
Pemenuhan kebutuhan dasar
Pemenuhan kebutuhan dasar
Perlindungan terhadap kelompok rentan
Perlindungan terhadap kelompok rentan
Pemulihan dengan segera prasarana dan
sarana vital
Identifikasi pemulihan dengan segera
prasarana dan sarana vital
Pengelolaan logistic dan peralatan
kedaruratan
Pengelolaan data dan informasi
kedaruratan
Pengendalian ancaman bencana pada
keadaan darurat
Rehabilitasi
Perbaikan rumah masyarakat
Identifikasi perbaikan lingkungan,
prasarana dan sarana umum
Pemulihan social, ekonomi dan budaya
Rekonstruksi
Pemulihan fungsi pemerintahan, fungsi
pelayanan public, keamanan dan
ketertiban serta rekonstruksi dan resolusi
konflik
Pembangunan Kembali prasarana dan
sarana umum serta sarana social
masyarakat
48 | P a g e
Pembangkitan Kembali kehidupan social
budaya masyarakat
Penerapan rancangan bangun yang tepat
dan penggunaan peralatan yang lebih baik
dan tahan bencana
Partisipasi dan peran serta Lembaga dan
organisasi kemasyarakatan, dunia usaha
dan masyarakat
Peningkatan kondisi social, ekonomi dan
budaya
Peningkatan fungsi pelayanan public dan
pelayanan utama dalam masyarakat
5 Pemantauan dan Pemantauan
Evaluasi Pemantuan upaya penanggulangan
bencana secara berkala
Pelaporan
Pelaporan upaya penanggulangan
bencana secara berkala
Evaluasi
Bahan evaluasi upaya penanggulangan
bencana secara berkala
Pengelolaan data dan informasi
kebencanaan
Pengelolaan data dan informasi
kebencanaan
6 Perhitungan Angka Angka Kredit dan DUPAK
Kredit dan Pengajuan Angka Kedit dan Dupak
DUPAK Pengertian Angka Kredit
Pengertian DUPAK
Unsur – Unsur Yang Dinilai Dalam
Angka Kredit
Jumlah Angka Kredit
Perhitungan dan Penetapan Angka
Kredit dalam Jabatan Fungsional
Penata Penanggulangan Bencana
Pengajuan DUPAK
Tata Cara Pengajuan DUPAK
Kelengkapan Pengajuan Usul
Penetapan Angka Kredit
Tata Cara Pengajuan Usul Penilaian
dan Penetapan Angka Kredit
49 | P a g e
Tata cara penilaian Angka Kedit
Prosedur Penilaian Angka Kredit
Pengisian Formulir Pengajuan Angka
Kredit
Cara Pengisian Formulir Pengajuan Angka
Kredit
Formulir DUPAK
Formulir Surat Tugas
Formulir Surat Pernyataan Melakukan
Tugas Penata Penanggulangan
Bencana
7 Membangun Komitmen Pengertian dan Tujuan BLC
Belajar Perkenalan
Penyusunan harapan dan strategi
mencapai harapan
Penyusunan Norma, nilai dalam kelas
B. SILABUS SETIAP MATA PELATIHAN
Silabus mata pelatihan Jabatan Fungsional Penata Penanggulangan Bencana
dituangkan dalam ringkasan materi sebagai berikut:
1. Pengelolaan Prabencana
a) Deskripsi Singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses memahami pengelolaan
prabencana.
b) Hasil belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu menyusun perencanaan penanggulangan bencana, pengkajian
risiko bencana, pencegahan dan menyiapkan kesiapsiagaan, peringatan
dini serta mitigasi bencana.
c) Indikator
50 | P a g e
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Melakukan penyiapan penyusunan rencana penanggulangan bencana;
Melakukan penyiapan bahan penyusunan aksi pengurangan risiko
bencana;
Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana penanggulangan
kedaruratan bencana;
Melakukan penyiapan rencana kontinjensi;
Melakukan pengenalan dan pemantauan risiko bencana;
Melakukan pengembangan budaya sadar bencana;
Melakukan pencegahan;
Menyusun simulasi dan gladi penanggulangan kedaruratan bencana
dan rencana kontinjensi;
Menyusun pengelolaan logistic dan peralatan untuk kesiapsiagaan;
Melakukan pemberdayaan sumberdaya penanggulangan bencana;
Melakukan penguatan ketangguhan masyarakat;
Melakukan pengembangan tim reaksi cepat penanggulangan bencana
(TRC PB);
Melakukan peningkatan kapasistas aparatur penanganan darurat;
Melakukan penyiapan tempat dan jalur evakuasi serta pemasangan
rambu;
Melakukan penyusunan data dan informasi bencana;
Melakukan pembangunan dan pengembangan sistem peringatan dini
multi ancaman bencana;
Melakukan penguatan kelembagaan dan kolaborasi Kerjasama antar
pihak dalam sistem peringatan dini baik dalam lingkup nasional,
regional maupu internasional;
Melakukan penataan ruang berbasis analisis resiko bencana;
Menyusun pengelolaan mitigasi structural;
Melakukan pengelolaan mitigasi non structural.
d) Materi Pokok
Materi pokok Mata Pelatihan ini adalah sebagai berikut:
Perencanaan Penanggulangan Bencana
Rencana Penanggulangan Bencana
Bahan Penyusunan aksi pengurangan risiko bencana
Bahan penyusunan rencana penanggulangan kedaruratan bencana
51 | P a g e
Penyiapan rencana kontinjensi
Pengkajian risiko bencana
Pengenalan dan pemantauan risiko bencana
Pengembangan budaya sadar bencana
Pencegahan
Pencegahan
Kesiapsiagaan
Simulasi dan gladi penanggulangan kedaruratan bencana dan
rencana kontinjensi
Pengelolaan logistic dan peralatan untuk kesiapsiagaan
Pemberdayaan sumberdaya penanggulangan bencana
Penguatan ketangguhan masyarakat
Pengembangan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana
Peningkatan kapasitas aparatur penanganan darurat
Penyiapan tempat dan jalur evakuasi serta pemasangan rambu
Penyusunan data dan informasi bencana
Peringatan dini
Pembangunan dan pengembangan sistem peringatan dini multi
ancaman
Penguatan kelembagaan dan kolaborasi Kerjasama antar pihak dalam
sistim peringatan dini baik dalam lingkup nasional, regional maupun
internasional
Mitigasi bencana
Penataan ruang berbasis analisis resiko bencana
Pengelolaan mitigasi structural
Pengelolaan mitigasi non structural
2. Penanganan Darurat
a) Deskripsi singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses pemahaman penanganan
darurat.
b) Hasil belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu menyusun, menyiapkan dan menganalisis penanganan darurat.
52 | P a g e
c) Indikator
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Menyusun pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi
kerusakan, kerugian dan sumberdaya;
Menyiapkan penentuan status keadaan darurat bencana;
Menyiapkan rencana operasi penanganan darurat bencana
Menyiapkan pengendalian operasi/komando penanganan;
Menganalisis penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana;
Menyusun pemenuhan kebutuhan dasar;
Menganalisis perlindungan terhadap kelompok rentan;
Menyiapkan pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital.
d) Materi Pokok
Materi pokok pada mata pelatihan ini adalah:
Pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi kerusakan,
kerugian, dan sumberdaya
Pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi kerusakan, kerugian,
dan sumberdaya
Penentuan status keadaan darurat bencana
Penentuan status keadaan darurat bencana
Rencana operasi penanganan darurat bencana
Rencana operasi penangan darurat bencana
Pengendalian operasi/komando penanganan
Pengendalian operasi/komando penanganan
Penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana
Penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana
Pemenuhan kebutuhan dasar
Pemenuhan kebutuhan dasar
Perlindungan terhadap kelompok rentan
Perlindungan terhadap kelompok rentan
Pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital
Identifikasi pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital
Pengelolaan logistic dan peralatan untuk kedaruratan
Pengelolaan data dan informasi kedaruratan bencana
Pengendalian ancaman bencana pada keadaan darurat
53 | P a g e
3. Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana
a) Deskripsi Singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses memahami Rehabilitasi
dan Rekonstruksi Pasca Bencana
b) Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu menyiapkan dan menganalisis Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Pasca Bencana.
c) Indikator
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Menyusun perbaikan rumah masyarakat;
Melakuan identifikasi perbaikan lingkungan, prasarana dan sarana
umum;
Menyusun pemulihan social, ekonomi dan budaya;
Menyusun pemulihan fungsi pemerintahan, fungsi pelayanan public,
kemanan dan ketertiban serta rekonstruksi dan resolusi konflik;
Menyusun pembangunan Kembali prasarana dan sarana umum serta
sarana social masyarakat;
Menyiapkan pembangkitan Kembali kehidupan social budaya
masyarakat
Menyiapkan penerapan rancang bangun yang tetap dan penggunaan
peralatan yang lebih baik dan tahan bencana;
Menyiapkan partisipasi dan peran serta Lembaga dan organisasi
kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat.
Menyiapkan peningkatan kondisi social, ekonomi dan budaya;
Menyiapkan peningkatan fungsi pelayanan public dan pelayanan
utama dalam masyarakat
d) Materi Pokok
Materi Pokok pada mata pelatihan ini adalah:
Rehabilitasi
Perbaikan rumah masyarakat
54 | P a g e
Identifikasi perbaikan lingkungan, prasarana dan sarana umum
Pemulihan social, ekonomi dan budaya
Rekonstruksi
Pemulihan fungsi pemerintahan, fungsi pelayanan public, keamanan
dan ketertiban serta rekonstruksi dan resolusi konflik
Pembangunan Kembali prasarana dan sarana umum serta social
masyarakat
Pembangkitan Kembali kehidupan social budaya masyarakat
Penerapan rancangan bangun yang tepat dan penggunaan peralatan
yang lebih baik dan tahan bencana
4. Pemantauan dan Evaluasi
a) Deskripsi Singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses memahami pemantauan
dan evaluasi
b) Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu menyusun dan membuat pemantuan dan evaluasi.
c) Indikator
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Melaksanakan pemantauan upaya penanggulangan bencana secara
berkala
Melakukan laporan upaya penanggulangan bencana secara berkala
Menyiapkan bahan evaluasi upaya penanggulangan bencana secara
berkala
Melakukan pengelolaan data dan informasi kebencanaan
d) Materi pokok
Materi pokok pada mata pelatihan ini, adalah:
Pemantauan
Melaksanakan pemantauan upaya penanggulangan bencana secara
berkala
Laporan
55 | P a g e
Melakukan pelaporan upaya penanggulangan bencana secara berkala
Evaluasi
Menyiapkan bahan evaluasi upaya penanggulangan bencana secara
berkala
Pengelolaan data dan informasi kebencanaan
Melakukan pengelolaan data dan informasi kebencanaan
5. Kebijakan Penanggulangan Bencana
a) Deskripsi Singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses memahami Kebijakan
Penanggulangan Bencana
b) Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu menjelaskan kebijakan penanggulangan bencana
c) Indikator
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Menjelaskan kebijakan penanggulangan bencana;
…………….
d) Materi Pokok
Materi pokok mata pelatihan ini, adalah:
Kebijakan penanggulangan bencana
6. Perhitungan Angka Kredit dan Pengajuan Dupak
a) Deskripsi Singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses memahami Perhitungan
Angka Kredit dan Pengajuan Dupak
b) Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu menjelaskan perhitungan angka kredit dan pengajuan dupak
56 | P a g e
c) Indikator
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Menjelaskan Angka Kredit dan Dupak
Menjelaskan Pengajuan Dupak
Menjelaskan formulir pengajuan angka kredit
d) Materi Pokok
Materi pokok pada mata pelatihan ini adalah:
Angka Kredit
Menjelaskan Angka Kredit dan Dupak
Pengajuan Dupak
Menjelaskan Pengajuan Dupak
Pengisian Formulir Pengajuan Angka Kredit
Menjelaskan formulir pengajuan angka kredit
7. Membangun Komitmen Belajar
a) Deskripsi Singkat
Mata pelatihan ini diberikan kepada peserta Jabatan Fungsional Tertentu
Penata Penanggulangan Bencana dalam proses memahami membangun
komitmen belajar
b) Hasil Belajar
Setelah mengikuti pembelajaran mata pelatihan ini, peserta diharapkan
mampu memahami membangun komitmen belajar.
c) Indikator
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan dapat:
Menjelaskan perkenalan
Menjelaskan penyusunan harapan dan strategi mencapai harapan
Menjelaskan penyusunan norma, nilai dalam kelas
d) Materi pokok
Materi pokok pada mata pelatihan ini, adalah:
Perkenalan
Penyusunan harapan dan strategi mencapai harapan
Penyusunan norma, nilai dalam kelas
57 | P a g e
BAB III
METODE DAN EVALUASI PELATIHAN
A. Metode
1. Klasikal
Struktur mata pelatihan pada pelatihan Jabatan Fungsional Tertentu Penata
Penanggulangan Bencana selama ………. (Kata) JP. Sebaran mata pelatihan Jabatan
Fungsional Tertentu Penata Penanggulangan Bencana dan jumlah JP secara terinci
adalah sebagai berikut:
58 | P a g e
No Mata Pelatihan Jumlah JP
1 Pembukaan
2 Kebijakan Penanggulangan Bencana Jabatan Fungsional Tertentu
Pranata Penanggulangan Bencana
3 Membangun Komitmen Kelas
4 Perhitungan Angka Kredit dan Pengajuan Dupak
5 Mata Pelatihan 1
Pengelolaan Prabencana
Rencana Penanggulangan Bencana
Bahan penyusunan aksi pengurangan risiko bencana
Bahan penyusunan rencana penanggulangan kedaruratan
bencana
Penyiapan rencana kontinjensi
Pengenalan dan pemantauan risiko bencana
Pengembangan budaya sadar bencana
Pencegahan
Simulasi dan gladi penanggulangan kedaruratan bencana dan
rencana kontinjensi
Pengelolaan logistic dan peralatan untuk kesiapsiagaan
Pemberdayaan sumberdaya penanggulangan bencana
Penguatan ketangguhan masyarakat
Pengembangan Tim Rekasi Cepat Penanggulangan Bencana
Peningkatan kapasitas aparatur penanganan darurat
Penyiapan tempat dan jalur evakuasi serrta pemasangan
rambu
Penyusunan data dan informasi bencana
Pembangunan dan pengembangan sistem peringatan dini
multi ancaman
Penguatan kelembagaan dan kolaborasi Kerjasama antar pihak
dalam sistim peringatan dini baik dalam lingkup nasional,
regional maupun internasional
Penataan ruang berbasis analisis risiko bencana
Pengelolaan mitigasi structural
Pengelolaan mitigasi non structural
59 | P a g e
6 Mata Pelatihan 2
Penanganan Darurat Bencana
Pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi kerusakan,
kerugian, dan sumber daya
Penentuan status keadaan darurat bencana
Rencana operasi penanganan darurat bencana
Pengendalian operasi/komando penanganan
Penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana
Pemenuhan kebutuhan dasar
Perlindungan terhadap kelompok rentan
Identifikasi pemulihan dengan segera prasarana dan sarana
vital
Pengelolaan logistic dan peralatan untuk kedaruratan
Pengelolaan data dan informasi kedaruratan bencana
Pengendalian ancaman bencana pada keadaan darurat
7 Mata Pelatihan 3
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana
Perbaikan rumah masyarakat
Identifikasi perbaikan lingkungan, prasarana dan sarana umum
Pemulihan social, ekonomi dan budaya
Pemulihan fungsi pemerintahan, fungsi pelayanan public,
keamanan dan ketertiban serta rekonstruksi dan resolusi
konflik
Pembangunan Kembali prasarana dan sarana umum serta
sarana social masyarakat
Pembangkitan Kembali kehidupan social budaya masyarakat
Penerapan rancangan bangun yang tepat dan penggunaan
peralatan yang lebih baik dan tahan bencana
Partisipasi dan peran serta Lembaga dan organisasi
kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat
Peningkatan kondisi social, ekonomi dan budaya
60 | P a g e
Peningkatan fungsi pelayanan public dan pelayanan utama
dalam masyarakat
8 On The Job Training
Penjelasan On the Job Training
Pembimbingan penulisan rancangan on the job training
Evaluasi rancangan on the job training
Pembimbingan praevaluasi on the job training
Evaluasi on the job training
9 Penutupan
Keterangan:
a) Pelaksanaan pembelajaran pembimbingan penulisan rancangan on the job
training dengan total …………. (kata) JP dilaksanakan dalam 1 (satu) hari
pembelajaran dengan perincian:
1. ……….. (kata) peserta dibagi ke dalam ……kelompok dan setiap kelompok
dibimbing oleh 1 (satu) Coach, dan
2. Masing – masing kelompok mendapat alokasi sebanyak ……. (kata) JP
b) Pelaksanaan pembelajaran evaluasi rancangan on the job training dengan total
…. (kata) JP dilakukan dalam 1 (satu) hari pembelajaran dengan perincian:
1. ………. (kata) peserta dibagi ke dalam ……. (kata) Kelompok dan setiap kelompok
dievaluasi oleh 1 (satu) Tim Pengajar on the job training (Coach, Mentor dan
Penguji) dan
2. Masing – masing kelompok mendapat alokasi sebanyak ……. (Kata) JP
c) Pelaksanaan pembelajaran nonklasikal (on the job training) di tempat kerja diakui
setara dengan ………………… JP dengan perincian ………… menit jam kerja, dibagi
……… menit Jam Pelatihan, dikalikan …………………. Jam kerja efektif dikalikan waktu
pembelajaran non klasikal selama ………………. Hari kerja
d) Pelaksanaan pembelajaran pembimbingan praevaluasi on the job training
dengan total …………….JP dilaksanakan dalam 1 (satu) hari pembelajaran dengan
perincian:
1. ……………………. Peserta dibagi ke dalam ……………. kelompok dan setiap
kelompok dibimbing oleh 1 (satu) Coach, dan
2. Masing – masing kelompok mendapat alokasi ……… JP
61 | P a g e
e) Pelaksanaan pembelajaran evaluasi on the job training dengan total ………………
JP dilaksanakan dalam 1 (satu) hari pembelajaran dengan perincian:
1. ………………….. peserta dibagi ke dalam …………. kelompok dan setiap kelompok
dievaluasi oleh 1 (satu) Tim Pengajar on the job training (Coach, Mentor, dan
Penguji) dan
2. Masing – masing kelompok mendapat alokasi sebanyak ………. JP.
f) Dalam keadaan darurat atau keadaan tertentu dimana Pelatihan Klasikal tidak
dapat dilaksanakan. Pelatihan Jabatan Fungsional Tertentu Pranata
Penanggulangan Bencana dilaksanakan dengan Blended Learning
2. Blended Learning
Struktur mata pelatihan Blended Learning dilaksanakan selama ………. JP yang
dilaksanakan secara terpadu dengan memadukan proses pembelajaran tatap muka
di dalam kelas dan proses pembelajaran secara daring. Struktur mata pelatihan
pada Blended Learning terbagi ke dalam 3 (tiga) bagian pembelajaran dengan
sebaran mata pelatihan dan jumlah JP secara terperinci adalah sebagai berikut:
a) Mandiri
Pelatihan mandiri yang dilaksanakan melalui pembelajaran Massive Open
Online Course (MOOC). MOOC dilaksanakan secara mandiri oleh peserta
selama………. JP yang dilaksanakan di tempat kedudukan peserta sebaran mata
pelatihan dan jumlah JP secara terperinci adalah sebagai berikut:
No Mata Pelatihan JP
Async Total
1 Kebijakan Blended Learning
2 Kebijakan Penanggulangan Bencana Jabatan 62 | P a g e
Fungsional Tertentu Pranata Penanggulangan
Bencana
3 Membangun Komitmen Kelas
4 Perhitungan Angka Kredit dan Pengajuan Dupak
5 Mata Pelatihan 1
Pengelolaan Prabencana
Rencana Penanggulangan Bencana
Bahan penyusunan aksi pengurangan risiko
bencana
Bahan penyusunan rencana penanggulangan
kedaruratan bencana
Penyiapan rencana kontinjensi
Pengenalan dan pemantauan risiko bencana
Pengembangan budaya sadar bencana
Pencegahan
Simulasi dan gladi penanggulangan kedaruratan
bencana dan rencana kontinjensi
Pengelolaan logistic dan peralatan untuk
kesiapsiagaan
Pemberdayaan sumberdaya penanggulangan
bencana
Penguatan ketangguhan masyarakat
Pengembangan Tim Rekasi Cepat
Penanggulangan Bencana
Peningkatan kapasitas aparatur penanganan
darurat
Penyiapan tempat dan jalur evakuasi serrta
pemasangan rambu
Penyusunan data dan informasi bencana
Pembangunan dan pengembangan sistem
peringatan dini multi ancaman
Penguatan kelembagaan dan kolaborasi
Kerjasama antar pihak dalam sistim peringatan
dini baik dalam lingkup nasional, regional maupun
internasional
Penataan ruang berbasis analisis risiko bencana
Pengelolaan mitigasi structural
Pengelolaan mitigasi non structural
6 Mata Pelatihan 2
Penanganan Darurat Bencana
63 | P a g e