The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ASPRODI DKV, 2023-12-01 04:38:27

MAJALAH BEDAKAN BATCH 13

MAJALAH BEDAKAN BATCH 13

KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 1 DAFTAR ISI Daftar Isi Sambutan Kemenparekraf / Baparekraf Kata Pengantar Asprodi Tentang Program BEDA’KAN Profile Desainer BEDA’KAN Potret UMKM Indonesia KACANG METE BUNLY JATIKU ECOPRINT HD NOTO BATIK ALSAHID SASIRANGAN ASRO TENUNKU DIAJENG MAYA SONGKET PASH MM PEARLS KERIPIK TEMPE SAGU KINAH KOLAKULAKU RAOSFLOSSROLL JENK’RANAA CREATIVE BATIK COME ‘N DRINK NUFOOD SOLUSI NUSANTARA POKAK! BY BARIKLANA RECEH (RENGGINANG KECEH) HASANAH MADU TRIGONA PERMEN JAHE BAWANG DAYAK CITRA ALAM NIRA NARI MADUHAI SATE LANGUAN PAK KUMIS NASDULANG DENDENG DAUN UBI 1 2 3 4 5 9 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58


SAMBUTAN Assalammualaikum wr. wb, salam sejahtera bagi kita semua Sebagaimana sektor kehidupan lainnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga terdampa pandemi COVID-19. Penurunan aktivitas usaha karena adanya pembatasan aktivitas masyarakat membuat kreativitas dan produktivitas terhenti untuk sementara waktu. Namun, tahun 2021 ini adalah tahun kebangkitan. Di sektor Ekonomi Kreatif, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai perdagangan dan Pembangunan (United Nations Conference on Trade and Development) UNCTAD telah menetapkan tahun ini sebagai the International Year of Creative Economy for Sustainable Development. Berbagai upaya dilakukan Kemenparekraf untuk memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif, melalui berbagai program dan kegiatan. Salah satunya yaitu Bedah Desain Kemasan (BEDA’KAN), merupakan salah satu kegiatan inisiasi Kemenparekraf pada Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif melalui Direktorat Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen, dimana kegiatan ini selain memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) pada susbsektor Kuliner, Kriya dan Fesyen yang akan diberikan desain kemasan baru pada produknya, kegiatan ini juga berfokus pada edukasi dalam penguatan talenta desainer grafis (desain komunikasi visual) dengan cara praktik langsung mendesain ulang kemasan produk pelaku ekraf serta mewujudkan dalam bentuk mock-up kemasan yg dapat digunakan langsung untuk kegiatan penjualan pelaku ekraf. Lewat kegiatan ini, para pelaku usaha akan mendapat pemahaman tentang menjalankan usahanya ke depan dan informasi pengemasan produk yang baik oleh para pakar branding. Kegiatan ini bertujuan agar para pelaku ekraf lebih percaya diri, dapat memasarkan produknya lebih baik, meningkatkan nilai tambah dan daya saing produknya, tentunya diharapkan terjalin simbiosis mutualisme antara pelaku UMKM dan Desainer sehingga terbentuknya supplay and demand dalam ekosistem jasa desain. Setelah sukses dengan 11 BEDA’KAN yang lalu (2020: Skala Nasional seluruh provinsi, Bandung, Denpasar Bali, thn 2021: Danau Toba (2 kali fesyen/kriya dan kuliner), Labuan Bajo, Mandalika) yang keseluruhannya diadakan secara open call, kini BEDA’KAN batch 13 kembali digelar secara Nasional yang terpilih dimana memiliki banyak sekali potensi produk kuliner, fesyen, kriya yang dapat dikembangkan. BEDA’KAN ini diikuti oleh 25 jenama/brand yg telah dikurasi secara Nasional. Kegiatan BEDA’KAN Batch 13 kali ini bekerjasama dengan ASPRODI (Asosiasi Program Studi) DKV SeIndonesia yang melibatkan 20 Dosen Pendamping, 30 Mahasiswa DKV dari 15 Universitas, serta bantuan pendampingan Tim Pakar dan Tim Kemenparekraf. Terima kasih atas bantuan dan dukungan kerjasama yang baik hingga terselesaikannya kegiatan ini. Kami mengapresiasi kegiatan ini mengingat peran strategis desain dalam kontribusi terhadap pembangunan ekonomi kreatif Indonesia. Akhir kata, kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada para peserta BEDA’KAN, dan seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, semoga dengan mengikuti kegiatan ini menjadikan produk kreatif UMKM berkembang melalui desain kemasan yang lebih menarik. Sambutan Kemenparekraf / Baparekraf M. Neil El Himam, M.Sc Deputi Bidang Ekonomi DIgital dan Produk Kreatif KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 2


KATA PENGANTAR ASPRODI Assalammualaikum wr. wb, salam sejahtera bagi kita semua Program BEDA’KAN menjadi contoh bahwa desain grafis berperan dalam kehidupan di semua lapisan masyarakat. Sebagai contoh, dalam kasus identitas visual produk kuliner dan kemasannya untuk UMKM Indonesia. Peran utama dari kemasan makanan adalah untuk melindungi produk makanan dari pengaruh luar dan kerusakan, menampung makanan, dan menyediakan informasi bahan dan gizi kepada konsumen. Kemasan juga mempunyai peran sebagai wajah dari produk dan seringkali merupakan satu-satunya eksposur produk yang dialami konsumen sebelum membeli. Untuk itu diperlukan seorang desainer yang dapat menerjemahkan cerita dari produk ke dalam kemasan secara visual dan fungsi. Produk UMKM Indonesia ini sangat unik dan dapat merepresentasikan budaya Indonesia. Tentunya, dengan kemasan yang terdesain dengan tepat dapat memberikan nilai lebih bagi produk dari segi citra dan juga fungsi, sehingga produk kuliner Indonesia dapat berkembang lebih luas sampai mancanegara dan turut menyebarluaskankan budaya Indonesia. Hal tersebut sangat sesuai dengan visi Asprodi DKV, yaitu membentuk identitas visual Indonesia yang kuat di dalam negeri dan di mata internasional. Program ini tentunya sangat menantang. Dalam setiap proses dibutuhkan berbagai tahapan yang mendalam. Asprodi DKV membuka kesempatan kepada semua anggotanya untuk terlibat dalam program ini yang kemudian dikurasi dengan pertimbangan baik dari segi pengalaman maupun kemampuan. Setelah itu kami memberi pengarahan kepada para desainer dan menjelaskan proses yang tepat untuk program BEDA’KAN ini. Tanpa kerja sama dengan berbagai pihak, tentu saja belum tentu dapat berhasil. Untuk itu, Asprodi DKV mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, baik itu para desainer anggota Asprodi DKV, tim kurasi produk UMKM, tim pakar kuliner dan juga tim Kemenparekraf/Baparekraf di Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif. Harapan kami semoga kegiatan dalam mendukung UMKM dapat terus dilanjutkan oleh banyak pemangku kepentingan di pemerintahan dan terus melibatkan asosiasi desain dalam prosesnya agar desainer grafis dapat terus berperan si semua lapisan masyarakat dan tentunya untuk kemajuan ekonomi kreatif di Indonesia. Dr. Intan Rizky Mutiaz., M.Ds Ketua Umum Asprodi DKV Indonesia KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 3


TENTANG PROGRAM BEDAKAN Program BEDA’KAN (Bedah Desain Kemasan) merupakan kegiatan pendampingan pada 25 pelaku usaha kuliner, kriya dan fesyen dalam memberikan edukasi kemasan yang menarik pada produk UMKM terpilih (peserta mendapatkan desain logo dan kemasan baru melewati proses redesain 3 level bekerja sama dengan ASPRODI (Asosiasi Program Studi) DKV yang membawa 25 desainer yang telah ditunjuk ASPRODI DKV dan didampingi langsung oleh pengurus ASPRODI DKV). Dalam hal ini pengerjaannya melibatkan bidang yang terkait yaitu Bidang Desain (Desain Komunikasi Visual). Kegiatan Bedah Desain Kemasan dilakukan dengan metode studi kasus atau membedah desain yang ada. Kegiatan ini kemudian disebut dengan Bedah Desain Kemasan atau disingkat BEDA’KAN. BEDA’KAN pada masa tanggap darurat pandemi Covid-19 adalah kegiatan pemberian bantuan pemerintah dalam bentuk pembaharuan desain kemasan produk yang lebih baik dan memiliki value added terhadap produk para pelaku usaha kuliner melalui media daring (online). Program bantuan yang diberi nama BEDA’KAN (Bedah Desain Kemasan) ini bertujuan untuk: 1. Membantu pelaku usaha kuliner untuk memiliki kemasan produknya dengan tampilan yang lebih menarik, berkarakter, higienis, melindungi produknya dan profesional, sehingga semakin menarik perhatian konsumen; 2. Meningkatkan rasa percaya diri dalam persaingan global serta membantu pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan nilai tambah produk mereka. 3. Membantu pelaku usaha kuliner dalam rangka persiapan tranformasi strategi pemasaran dari online ke online. Pelaksanaan prorgam BEDA’KAN dilakukan dengan sistem online dan hybrid, pada BEDA’KANseluruh tahapan dari mulai pendaftaran, seleksi administrasi awal, seleksi proposal konsep bisnis peserta, bedah produk dan rancangan kemasan, paparan desain akhir kemasan dilakukan hybrid (daring dan luring) dengan melibatkan peserta dari beragam daerah, sehingga keseluruhannya dilakukan secara hybrid dan terbuka untuk seluruh daerah, dimana 25 produk yang terkurasi. Penerima bantuan BEDA’KAN adalah pelaku usaha kuliner yang melaui proses kurasi. KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 4


Profil Desainer BEDA’KAN KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 5


PRODUK: KACANG METE BUNLY DESAINER Audyva Amelia Salsabilah Audyva. Amelia. 07 @ Gmail. Com Universitas Esa Unggul PRODUK: JATIKU ECOPRINT DESAINER Agata Adinda Kartika Putri [email protected] Institut Teknologi Bandung PRODUK: HD NOTO BATIK DESAINER Annisa Inggar Novianti @ichaallalalala ITB Ahmad Dahlan Jakarta PRODUK: ALSAHID SASIRANGAN DESAINER Anjas Setiawan [email protected] ITB Ahmad Dahlan Jakarta PRODUK: ASRO TENUNKU DESAINER Evelyn Indriani [email protected] Institut Teknologi Harapan Bangsa PRODUK: DIAJENG MAYA DESAINER Khamim Muhaimin Politeknik Harapan Bersama Politeknik Harapan Bersama PRODUK: SONGKET PASH DESAINER Nur Hafizhoh [email protected] Politeknik Harapan Bersama PRODUK: MM PEARLS DESAINER Lovina Salma [email protected] Politeknik NEGERI JAKARTA PRODUK: KERIPIK TEMPE SAGU KINAH DESAINER Xyla Ardhia Fiorina 0856-9566-1000 BINUS University KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 6


PRODUK: KOLAKULAKU DESAINER D e l l a A n g e l i n a 0877 - 9 2 2 2 - 5 4 1 7 BINUS University PRODUK: RAOSFLOSSROLL DESAINER Athaya Salsabila [email protected] Universitas Ciputra Surabaya PRODUK: JENK’RANAA DESAINER Lutfikurniawati [email protected] Universitas Ciputra Surabaya PRODUK: CREATIVE BATIK DESAINER Josephine Gwyneth Tjiptawijaya [email protected] Institut Teknologi Bandung PRODUK: COME ‘N DRINK DESAINER Ahmad Afkaar Almughni [email protected] Universitas Esa Unggul PRODUK: NUFOOD SOLUSI NUSANTARA DESAINER Sintia Novita Berlianti [email protected] Universitas Kristen Maranatha PRODUK: POKAK! By Bariklana DESAINER Agners Tea Kirana [email protected] Universitas Ma chung PRODUK: RECEH (Rengginang Keceh) DESAINER Rizky Faramidha Febriany [email protected] Universitas Pendidikan Ganesha PRODUK: HASANAH MADU TRIGONA DESAINER Ellen Viola Sugiharto [email protected] Universitas Multimedia Nusantara KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 7


PRODUK: PERMEN JAHE BAWANG DAYAK) DESAINER Vanilla Gunawan vani l [email protected] Universitas Multimedia Nusantara PRODUK: CITRA ALAM DESAINER Grafisya Salsabilla S [email protected] Universitas Pembangunan Jaya PRODUK: NIRA NARI DESAINER Pantaleon S. [email protected] Universitas Ma Chung PRODUK: MADUHAI DESAINER Putu Shinta Fannylia [email protected] Universitas Pendidikan Ganesha PRODUK: SATE LANGUAN PAK KUMIS DESAINER Vina Azzahra [email protected] Telkom University PRODUK: NASDULANG DESAINER Aliya Nuzul Saskia [email protected] Telkom University PRODUK: DENDENG DAUN UBI DESAINER Josephine Madeleine [email protected] Universitas Pelita Harapan KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 8


Munculnya banyak produk komoditas buah dan sayur baru dari UMKM menunjukan bahwa kita sebagai bangsa terus produktif dan inovatif di tengah pandemi global ini. Varian produk tersebut terbilang banyak dan berasal dari beragam daerah dengan membawa keunikan dan potensi masing-masing daerah yang secara kualitas produk tidak perlu diragukan lagi. Untuk menunjang hal tersebut, diperlukan pengembangan di segi visual, di antaranya citra produk dan kemasan. Hal tersebut akan menambahkan nilai jual produk dan membuka kesempatan bagi produk untuk dijual lebih luas lagi, bahkan sampai ke luar negeri. Terlebih lagi, teknologi digital yang berkembang pesat dapat turut mengakselerasi promosi dan penjualan produk melalui sosial media dan perdagangan elektronik (ecommerce) yang dapat menjadi kunci kesuksesan UMKM saat ini. Oleh karena itu, potensi yang dimiliki UMKM perlu didukung dan dibantu oleh pemerintah. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan bekerja sama dengan banyak pihak untuk dapat terus beradaptasi di situasi seperti saat ini. POTRET UMKM INDONESIA: KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 9


KACANG METE BUNLY LATAR BELAKANG: Kacang Mete Bunly adalah Olahan snack dari kacang mete kupas yang berasal dari perkebunan mete di daerah Sidrap, Sulawesi Selatan. Daerah ini terkenal dengan kultur tanah yang baik di daerah pegunungan batu yang kelembaban kadar airnya sangat rendah yaitu 30-40%, sehingga menghasilkan kualitas biji mete yang kering dengan tekstur yang renyah sehingga bahan baku mete yang dihasilkan cukup baik. PRODUK SEBELUM: 10 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Lily Nuryah Desainer Audyva Amelia Salsabilah Audyva. Amelia. 07 @ Gmail. Com Universitas Esa Unggul KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 11


JATIKU ECOPRINT LATAR BELAKANG: Jatiku Ecoprint adalah UMKM yang bergerak di bidang fashion dengan menggunakan teknik ecoprint, pemberian pola dan warna pada kain atau bahan dengan menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga. Keunikan dari Jatiku Ecoprint adalah hasil akhir motif daun atau bunga yang berbeda-beda di setiap bahannya. PRODUK SEBELUM: 12 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Ananda Ihsan Desainer Agata Adinda Kartika Putri [email protected] Institut Teknologi Bandung KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 13


HD NOTO BATIK LATAR BELAKANG: HDñoto Batik menjadi produsen pembuatan batik di wilayah Bangka Belitung dan sekitarnya. HDñoto Batik memproduksi kain batik, Ecoprint, dan souvenir lainnya agar dapat memberdayakan masyarakat lingkungan tempat produksi. HDñoto Batik bergerak di bidang fahion, tidak hanya itu saja batik tersebut di buat dengan batik tulis, batik cap dan juga textile batik . PRODUK SEBELUM: 14 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Ema Ningsih Desainer Annisa Inggar Novianti @ichaallalalala Institut Teknologi & Bisnis Ahmad Dahlan KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 15


ALSAHID SASIRANGAN LATAR BELAKANG: alsahid Sasirangan menjadi produsen dengan produkny seperti, kain dan macam macam kaos ready to wear didaerah Banjarmasin. Dengan ciri khas penggabungan motif modern dan motif klasik khas Banjar ditambah penggunaan pewarnaan alami seperti serbuk kayu ulin, secang, jelawe. alsahid Sasirangan selalu berusaha menghasilkan motif yang simple, elegan dan tetap mengedepankan kearifan lokal. PRODUK SEBELUM: 16 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Risma Widiyanti Desainer Anjas Setiawan [email protected] Institut Teknologi & Bisnis Ahmad Dahlan KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 17


ASRO TENUNKU LATAR BELAKANG: khas Nusa Tenggara Timur yang berdiri sejak tahun 2020. UsaASRO Tenunku merupakan sebuah UMKM yang menyediakan produk tenun ha ini dijalankan oleh Ibu Rosa bersama suami, berawal dari Ibu Rosa yang merupakan seorang perantau dari Jawa merasa cukup aneh dengan masyarakat yang gemar memakai sarung saat ada acara di NTT. Namun dari hari ke hari, kebingungannya berujung pada cinta, cinta dengan keragaman dan keindahan kainnya. Setiap kain yang dibuat bersifat unik dan pastinya original karena kain yang dijual merupakan hasil tenun tradisional, bukan ATBM. PRODUK SEBELUM: 18 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Rosalina Desainer Evelyn Indriani [email protected] Institut Teknologi Harapan Bangsa KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 19


DIAJENG MAYA LATAR BELAKANG: Berawal dari sekedar hobi, kami memulai usaha dengan merk dagang yaitu Diajeng Maya Art&Craft pada tahun 2015. Sebuah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang industri kreatif khususnya painting. Diajeng Maya Art&Craft diusung dengan konsep produk classic & elegant, kebanyakan motif kami berupa batik, wayang, dan flora fauna khas Indonesia. Beberapa media painting yang kami gunakan berupa kaca, kain, anyaman pandan, goni, serat kayu dan lainnya. Motif yang kami tawarkan ini sekaligus untuk memperkenalkan budaya Indonesia lebih luas baik di dalam negeri maupun ke mancanegara. PRODUK SEBELUM: 20 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Maya Wima Linasti Desainer Khamim Muhaimin Politeknik Harapan Bersama Politeknik Harapan Bersama KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 21 Classic & Elegan


SONGKET PASH LATAR BELAKANG: Songket adalah salah satu warisan budaya asli Indonesia sejakzaman kerajaan Sriwijaya. Sebelumnya, kain ini hanya digunakan oleh bangsawan tetapi seiring waktu, kain yang terkenal mahal ini telah digunakan oleh semua orang. Di era modern ini, banyak orang, terutama masyarakat Palembang, sudah mulai enggan menggunakan kain tenun ini. Harga sangat mahal, sulit dan tidak modern adalah beberapa alasan untuk masalah ini. Fenomena ini berdampak langsung ke pasar, yang semakin lamban. PRODUK SEBELUM: 22 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Kgs. M. Aditia Desainer Nur Hafizhoh [email protected] Politeknik Harapan Bersama KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 23


MM PEARLS LATAR BELAKANG: MM PEARLS adalah usaha yang bergerak di bidang fashion aksesoris Mutiara Lombok yang sudah berjalan lebih dari 6 tahun. Produk unggulan MM PEARLS adalah mutiara laut pengikat emas, perak dan rhodium seperti anting, cincin, kalung, liontin, gelang, bross dan strap masker dengan memberdayakan pengrajin lokal Lombok dalam proses tempahannya. MM PEARLS telah memiliki logo namun masih membutuhkan redesain sebab logo yang sudah ada saat ini kurang optimal dalam memunculkan kesan mewah dari produk itu sendiri. PRODUK SEBELUM: 24 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Moria Pangaribuan Desainer LOVINA SALMA [email protected] POLITEKNIK NEGERI JAKARTA KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 25


Keripik Tempe Sagu KINAH LATAR BELAKANG: Kinah dijual di toko offline maupun online, namun yang menjadi focus dari usaha ini adalah penjualannya di berbagai destinasi pariwisata terutama di Malang. Dengan redesain packaging , semoga Kinah dapat mengenalkan lebih baik produk khas Malang ini ke seluruh Nusantara. PRODUK SEBELUM: 26 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Umi Hanik Desainer Xyla Ardhia Fiorina 0856-9566-1000 BINUS University KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 27


KOLAKULAKU LATAR BELAKANG: KOLAKULAKU adalah penyedia berbagai macam varian kolak campur cepat saji seperti candil, bubur sumsum, bubur singkong, kolang-kaling, dsb. Hidangan Kolakulaku dapat dinikmati setiap hari, bukan hanya pada bulan Ramadhan saja. Harapan KOLAKULAKU adalah menjadi Produsen Kolak yang Unggul, memiliki cita rasa yang berkualitas dan terjangkau, dengan senantiasa berinovasi memadukan cita rasa kekinian dengan kuliner tradisional. . PRODUK SEBELUM: 28 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Wina Setiawati Desainer D e l l a A n g e l i n a 0877 - 9 2 2 2 - 5 4 1 7 BINUS University KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 29


RAOSFLOSSROLL LATAR BELAKANG: Raosflossroll merintis usaha tahun 2020 dengan berjualan secara online dirumah, produk dipasarkan melalui media sosial dan marketplace. Raosflossroll menjadi salah satu produk unggulan UMKM Juara Jabar 2020. Tahun 2021 Raosflossroll mulai dijual secara offline di Outlet Raosflossroll, bersama produk-produk UMKM Purwakarta dan sekitarnya. Konsepnya menjadi semacam toko oleh-oleh. Raosflossroll telah bersertifikasi Halal dan Haki, terpilih menjadi UMKM Juara Terbaik Purwakarta 2021. . PRODUK SEBELUM: 30 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Mujada Desainer Athaya Salsabila [email protected] Universitas Ciputra Surabaya KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 31


JENK’RANAA LATAR BELAKANG: Jenk’ Ranaa merupakan suatu brand yang memproduksi bumbu instan untuk resepresep masakan nusantara. Jenk’ Ranaa berdiri sejak tahun 2014 , berasal dari Sulawesi Selatan, namun kini produknya telah dikenal luas di Indonesia. Bahkan tak lama lagi kabarnya akan segera melakukan ekspansi penjualan ke luar negeri. Selama ini, produk bumbu instan Jenk’ Ranaa banyak dipasarkan di berbagai supermarket. Varian bumbu yang laku keras di pasaran adalah Bumbu Coto Makassar. . PRODUK SEBELUM: 32 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Sukma Taris Desainer Lutfikurniawati [email protected] Universitas Ciputra Surabaya KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 33


CREATIVE BATIK LATAR BELAKANG: Creative Batik merupakan perusahaan yang berada di Yogyakarta. Batik yang bersifat eksklusif berkualitas dengan corak abstrak kontemporer. Harmoni paduan warna yang atraktif dari motif batik tradisional dan motif etnik modern menciptakan mahakarya busana batik yang indah dengan memadukan unsur modern dan tradisional. Meningkatkan taraf hidup para wanita di sekitar UMKM dengan memberikan pengajaran pembuatan batik dan pemberdayaan wanita lewat pembuatan Creative Batik . PRODUK SEBELUM: 34 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Khaleili Nungki Hashifah Desainer Josephine Gwyneth Tjiptawijaya [email protected] Institut Teknologi Bandung KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 35


COME ‘N DRINK LATAR BELAKANG: Produk come n drink menyajikan suatu kesan baru dari minuman yang sudah banyak sekali dipasaran dunia, come n drink membuat Perbedaan dari bahan yang digunakan seperti sagu yang dijadikan menjadi boba di dalam minumannya. Come n drink diproduksi dari papua yang dimana banyak sekali sumber daya alam yang bernilai tinggi dan berkhasiat murni. . PRODUK SEBELUM: 36 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Herlinda Sinaga Desainer AHMAD AFKAAR ALMUGHNI [email protected] Universitas Esa Unggul KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 37


Nufood Solusi Nusantara LATAR BELAKANG: PT. Nudi Solusi Nusantara adalah suatu perusahaan m akanan olahan beku, jasa catering dan konsultan di bidang m akanan. Yang sudah berdiri sejak September 2018 dan mulai beroperasi di tahun 2019 . Pada awalnya Nufood adalah usaha catering yang Bernama Nudi’ s Food, namun sejak pandemic, semua kegiatan dihentikan dim ana produk catering Nudi’ s Food otomatis berhenti . Karena kejadian tersebut, maka dibuatlah brand Nufood yang menjual berbagai macam Frozen Food yang berbasis protein. PRODUK . SEBELUM: 38 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Nunu Setyaningsih Desainer Sintia Novita Berlianti [email protected] Universitas Kristen Maranatha KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 39


POKAK! By Bariklana LATAR BELAKANG: Jaman dulu Wedang Pokak merupakan minuman khas madura, disajikan kala musim tanam dan panen tembakau. Seiring berjalannya waktu Wedang pokak jarang ditemukan. Dari permasalahan itu muncul ide untuk membuat produk wedang pokak. Target wedang pokak diatas usia 40 tahun dengan lokasi di daerah Madura. . PRODUK SEBELUM: 40 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Afandi Desainer Agners Tea Kirana [email protected] U n i v e r s i t a s Ma chung KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 41


RECEH (Rengginang Keceh) LATAR BELAKANG: Receh (Rengginang Keceh) Merupakan makan tradisional yang berasal dari Kota Reog Ponorogo Jawa Timur. Berdiri sejak tahun 1977 yang dimulai oleh generasi pertama yaitu ibu Tomblok. Awal mula usaha ini hanya sekedar coba-coba membuat cemilan dari bahan dasar ketan asli. Setelah berhasil mendapatkan satu rasa dan bentuk cemilan yang enak dan gurih, seiring waktu rengginang makin dikenal banyak orang. Semakin banyak reseller yang mengambil produk hingga keluar wilayah ponorogo. Saat ini rengginang keceh sudah dilanjutkan hingga generasi ketiga (cucu ibu tomblok) .PRODUK SEBELUM: 42 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Sutini Desainer Rizky Faramidha Febriany [email protected] Universitas Pendidikan Ganesha KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 43


HASANAH MADU TRIGONA LATAR BELAKANG: Dilatarbelakangi keinginan untuk mencari multivitamin yang bersifat alami. Lumbung madu hasanah didirikan pada tahun 2017 dimakassar. Sejak tahun 2021 penjualan beralih kekampung halaman di Gerung Lombik NTB. Kini terdapat 5 jenis produk yang dijua baik secara online maupun offline. Pada kegiatan ini hanya fokus pada perancangan madu trigona . PRODUK SEBELUM: 44 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Allaily Zulfa Hidayati Desainer Ellen Viola Sugiharto [email protected] Universitas Multimedia Nusantara KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 45


PERMEN JAHE BAWANG DAYAK MEIMPUNG JAYA LATAR BELAKANG: Meimpung Jaya merupakan brand yang memproduksi permen dari bahan-bahan organik seperti jahe, kunyit, bawang dayak, dll. Pembuatan produk ini ditujukan untuk melestarikan kearifan lokal dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah dengan khasiat dan manfaatnya yang berdampak bagi kesehatan. Bentuk permen ini dipilih karena mudah diterima oleh segala kalangan. Pembuatan permen tradisional memiliki tujuan untuk melestarikan kearifan lokal yang telah diajarkan secara turun temurun dan menjadi kebanggan masyarakat Kalimantan karena terkenal dengan keaslian produk yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. . PRODUK SEBELUM: 46 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Siti Fatimah Desainer VANILLA GUNAWAN vani l [email protected] Universitas Multimedia Nusantara KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 47


CITRA ALAM LATAR BELAKANG: Citra Alam merupakan pengrajin batik dari Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur, yang mengkhususkan pada produksi batik tulis, dirintis oleh bapak Fajar pada tahun 2011, sehingga Citra Alam lebih populer dengan nama “ Fajar Batik”. Keunggulan produk batik Citra Alam adalah produk yang ramah lingkungan karena menggunakan pewarna alami seperti kayu mahoni, tarum dan khususnya bunga bungur yang tumbuh subur di daerah Ponorogo. Keunikan lain dari Citra Alam adalah pada motif batiknya berupa merak dan bunga bungur yang yang mencerminkan kekhasan seni dan potensi daerah Ponorogo, yaitu Reog. . PRODUK SEBELUM: 48 KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13


Pemilik Brand Dian Fajar Riyono Desainer GRAFISYA SALSABILLA S [email protected] Universitas Pembangunan Jaya KOMPILASI KARYA BEDAKAN BATCH 13 49


Click to View FlipBook Version