For Grade XI Natural Science Programme 49 Larutan Asam dan Basa 6. Jika nilai Kw air pada 7°C adalah 10-12 ,pH air murni pada 7 °C tersebut adalah .... A. 5 B. 6 C. 7 D. 8 E. 9 Alasan:_____________________________________________________________ 7. Reaksi berikut ini yang tidak menghasilkan gas adalah .... A. Logam magnesium dengan asamklorida encer B. Natrium karbonat padat dengan asam sulfat encer C. Logam besi dengan asam sulfat encer D. Amonium klorida dengan natrium hidroksida E. Logam tembaga dengan asam klorida encer Alasan:_____________________________________________________________ 8. Reaksi yang menghasilkan endapan adalah reaksi antara .... A. NaOH(aq) + H2SO4(aq) B. AgNO3(aq) + NaCl (aq) C. Na(s) + HCl(aq) D. CaCO3(s) + H2SO4(aq) E.CuO(s) + H2SO4(aq) Alasan:_____________________________________________________________ 9. Larutan dengan pH=12 dibuat dengan melarutkan a gram NaOH (Mr = 40) ke dalam air sehingga volume larutan 500 mL. Besarnya a adalah .... A. 4,0 B. 2,0 C. 1,0 D. 0,4 E.0,2 Alasan:_____________________________________________________________ 10. Sebanyak 0,1 mol gas NH3 dilarutkan ke dalam air sampai volumenya 1 dm3 pada suhu tertentu. Jika NH3 yang bereaksi dengan air menjadi ion NH4 dan OH- sebesar 1%, nilai tetapan ionisasi basa Kb NH3 pada suhu tersebut adalah.... A. 1 x10-6 B. 1 x 10-5 C. 2 x 10-5 D. 5 x 10-5 E. 1 x 10-5 Alasan:_____________________________________________________________ 11. Berikut tabel nilai Ka dari beberapa asam pada T K. Asam Ka HA 7 x 10-4 HB 6,5 x 10-5 HC 6 x 10-10 HD 1,8 x 10-5 HE 1 x 10-8 HF 4,7 x 10-11 Berdasarkan tabel di atas, dapat ditarik kesimpuan bahwa kekuatan asamnya adalah.... A. HA > HB > HC B. HC > HD > HE C. HA > HB > HD D. HC > HE > HF
For Grade XI Natural Science Programme 50 Larutan Asam dan Basa E. HF > HB > HD Alasan:_____________________________________________________________ 12. Asam konjugasi dari HSO4 - adalah.... A. H2SO4 B. H3O + C. HSO4 - D. SO4 2- E. H + Alasan:_____________________________________________________________ 13. Jika Ba(OH)2 dianggap terionisasi sempurna, pH larutan 2 liter Ba(OH)2 0,2 M (log 4 = 0,6) adalah.... A. 13,8 B. 13,6 C. 13,4 D. 12,6 E. 10,9 Alasan:_____________________________________________________________ 14. Dalam satu liter air murni ditetesi larutan NaOH 0,1 M sehingga pH larutan menjadi 10. Jika 1 tetes larutan sama dengan 1/20 mL, jumlah tetesan NaOH adalah.... A. 1 tetes B. 10 tetes C. 20 tetes D. 40 tetes E. 100 tetes Alasan:_____________________________________________________________ 15. Asam HA 0,1 M jika ditetesi indikator universal akan memberikan warna yang sama dengan HCl 0,001 M, niai Ka asam HA tersebut adalah.... A. 1 x 10-5 B. 1 x 10-6 C. 2 x 10-6 D. 4 x 10-7 E. 2 x 10-8 B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat. 16. Jelaskan bagaimana Anda dapat menentukan bahwa suatu larutan bersifat asam, basa, atau netral! 17. Jelaskan mengapa larutan HCl termasuk asam kuat dan larutan CH3COOH termasuk asam lemah. Tuliskan reaksi ionisasi dalam bentuk larutan tersebut! 18. Singkong beracun mengandung asam sianida. Jika diketahui larutan HCN 0,1 M (Ka = 5 × 10-10), tentukan pH larutan tersebut! 19. Sebanyak 5 L larutan NH4OH 0,02 M memiliki pH = 11. Tentukan persentase NH4OH yang terurai! 20. Semut mengandung asam format. Jika konsentrasi asam format dalam semut adalah 0,1 M (Ka = 2 × 10-4 ), tentukan pH larutan tersebut
Berbagai reaksi dialam Hidrolisis Parsial Garam yang Berasal dari Asam Kuat dan Basa Kuat Garam yang Berasal dari Asam Lemah dan Basa Kuat Garam yang Berasal dari Asam Kuat dan Basa Lemah Netral Asam Basa bersifat bersifat Terdiri atas Reaksi Biokimia Reaksi Kesetimbangan Contoh Berperan
For Grade XI Natural Science Programme 51 Hidrolisis Garam Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Larutan Penyangga Hidrolisis Garam Hidrolisis Total n Garam yang Berasal dari Asam Lemah dan Basa Lemah Asam atau Basa bersifat Menghasilkan Berupa Contoh Contoh
For Grade XI Natural Science Programme 61 Larutan Penyangga Puji syukur kepada Tuhan YME telah menciptakan dunia ini beserta komponen-komponennya. Salah satunya yaitu hamparan rumput yang hijau dan rapi di halaman rumah kalian menjadikan rumah terasa segar dan nyaman, selain segar dan nyaman menjadikan rumah terlihat damai dan tentram, karena keindahan di luar mencerminkan hati pemiliknya. Untuk itu cara praktis yang dapat digunakan rumput tumbuh lebih subur dan hijau yaitu menggunakan garamepsom atau garam inggris. Garam epsom merupakan nama lain dari garam magnesium sulfat atau lebih tepatnya magnesium sulfat atau lebih tepatnya magnesium sulfat hidrat dengan rumus molekul MgSO4. 7H2O. Garam terbentuk melalui reaksi asam dan basa. Garam yang dihasilkan dapat bersifat asam, basa, atau netral. Apa saja contohnya? Di dalam air, garam dapat mengalami reaksi Internalisasi NilaiNilai Karakter Religius, jujur, disiplin, kerja sama, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, gemar membaca, peduli lingkungan dan tanggung jawab Rasa Ingin Tahu Masalah garam telah lama dikenal dan digunakan oleh masyarakat luas. Garam di dalam kimia dan kehidupan sehari-hari, garam dikenal sebagai bumbu masak yang memberi rasa asin pada masakan. Sementara itu, di dalam konsep kimia, garam merupakan senyawa ion yang terbentuk dari penggabungan ion negatif sisa asam dengan ion positif sisa basa. Karena merupakan gabungan dari ion-ion sisa asam dan sisa basa, maka garam umumnya berbentuk larutan. HIDROLISIS GARAM BAB II
For Grade XI Natural Science Programme 62 Larutan Penyangga Uji Coba 3. Ciri-Ciri Larutan Garam hidrolisis. Apakah yang dimaksud reaksi hidrolisis? Dapatkah garam magnesium sulfat mengalami hidrolisis. A. Hidrolisis Garam Hidrolisis berasal dari kata hidro dan lisis. Hidro artinya air, sedangkan lisis artinya penguraian. Jadi, hidrolisis adalah reaksi penguraian dalam air. Hidrolisis garam adalah reaksi penguraian garam dalam air membentuk ion positif dan ion negatif. Ion-ion tersebut akan bereaksi dengan air membentuk asam (H3O + ) dan basa (OH- ) asalnya. Reaksi hidrolisis berlawanan denga reaksi penggaraman atau reaksi penetralan. Reaksi penggaraman yaitu reaksi antara asam dengan basa yang menghasilkan garam. Garam yang dihasilkan tidak selalu bersifat netral, tetapi tergantung kekuatan asam dan basa pembentuk garam tersebut. Larutan garam yang dapat terhidrolisis menunjukkan ciriciri tertentu. Misalnya perubahan warna kertas lakmus untuk menunjukkan harga pH tertentu. Ciri-ciri tersebut menunjukkan sifat larutan garam. Tujuan Pembelajaran Menjelaskan ciri-ciri garam yang dapat terhidrolisis dalam air Menentukan sifat garam yang terhidrolisis Menentukan pH pada hidrolisis garam
For Grade XI Natural Science Programme 63 Larutan Penyangga a. Alat dan Bahan (kedisiplinan) Alat - Tabung reaksi 8 buah - Pipet volume 1 buah - Kertas lakmus merah - Kertas lakmus biru - Indikator universal Bahan - Larutan NaCl 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan AlCl3 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan CH3COONa 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan NH4CN 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan MgSO4 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan NH4Cl 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan Na2CO3 0,1 M sebanyak 5 mL - Larutan NH4CH3COO 0,1 M sebanyak 5 mL b. Cara Kerja (kerja Sama harus dimiliki setiap siswa) 1. Isilah masing-masing tabung reaksi dengan larutan yang berbeda sebanyak 5 ml! 2. Ujilah tiap-tiap larutan dengan kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru! 3. Tentukan harga pH larutan menggunakan indikator universal! Kerja Sama dan menghargai pendapat orang lain merupakan salah satu menghargai prestasi.
For Grade XI Natural Science Programme 64 Larutan Penyangga c. Tabel Pengamatan (kejujuran) Larutan Warna Kertas Lakmus Harga pH Ciri larutan garam Merah Biru NaCl AlCl3 CH3COONa NH4CN MgSO4 NH4Cl Na2CO3 NH4CH3COO d. Pertanyaan Diskusi (Kerja Sama harus dimiliki setiap siswa) 1. Larutan mana saja yang bersifat asam, basa, dan netral? 2. Sebutkan asam dan basa yang menyusun larutan garam dalam percobaan tersebut! 3. Garam mana saja yang dapat terhidrolisis? 4. Sebutkan ciri-ciri garam yang dapat terhidrolisis! e. Tugas Individu (gemar membaca dapat menyelesaikan tugas kalian) Buatlah laporan hasil uji coba yang kalian lakukan Ketika Anda terganggu saat belajar, Anda akan kehilangan dan memecahkan konsentrasi belajar. Untuk itu, sebelum Anda mulai belajar, temukannlah tempat di mana Anda tidak akan terganggu. Mereka yang berpuas diri akan terjebak dalam kemalasan. Mereka tidak sadar bahwa kemalasan akan menghalangi mereka untuk mencapai potensi puncaknya, untuk berkembang dan belajar. Uji coba ini mengejarkan kita untuk tetap berusaha bahwa kita bisa menjadi manusia yang disiplin, jujur, kerja sama, kreatif dan tetap bersyukur kepada Tuhan YME
For Grade XI Natural Science Programme 65 Larutan Penyangga Hidrolisis garam netral tidak menghasilkan zat apapun. Garam dapur yang telah banyak dikenal juga merupakan senyawa ion dengan rumus kimia NaCl. Bentuk padat garam ini diperoleh melalui proses kristalisasi. Garam ini berasal dari asam kuat HCl dan basa kuat NaOH, sehingga termasuk garam netral. Karena hidrolisis garam netral tidak menghasilkan zat apapun, maka garam ini (NaCl) bisa dikonsumsi karena tidak mengubah keseimbangan asam basa di dalam tubuh. B. Reaksi Hidrolisis Garam dan Perhitungan (Kh), dan pH 1. Garam yang Berasal dari Asam Kuat dan Basa Kuat Garam dari asam kuat dan basa kuat misalnya garam natrium klorida (NaCl). NaCl terionisasi sempurna di dalam air menurut persamaan reaksi adalah sebagai berikut.. NaCl(aq) ⟶ Na+ (aq) + Cl- (aq) Air akan terionisasi menurut reaksi berikut. H2O(l) H + (aq) + OH- (aq) Ion Na+ dari garam NaCl berasal dari basa kuat NaOH sehingga tidak dapat bereaksi dengan ion OHdari air. Sementara itu, ion Cldari garam NaCl berasal dari asam kuat (HCl) sehingga tidak dapat bereaksi dengan ionH+ dari air. Oleh karenanya, garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak bereaksi dengan air atau tidak terhidrolisis. Harga [H+ ] dan [OH- ] dalam air tidak berubah dengan adanya garam, sehingga pH tetap sama dengan pH air murni (pH=7). Larutan garam ini bersifat netral. Agar lebih terasa lezat, biasanya ke dalam makanan ditambahkan garam, tanpa garam semua terasa hambar, dengan begitu kita harus bersyukur atas apa yang diberikan Tuhan YME. Karena ia menciptakan kehidupan di dunia dengan lengkapnya, dan manusialah menggunakan dengan sebaik-baiknya.
For Grade XI Natural Science Programme 66 Larutan Penyangga 2. Garam yang Berasal dari Asam Lemah dan Basa Kuat Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat contohnya garam natrium asetat (CH3COONa). CH3COONa di dalam air akan terionisasi menurut persamaan reaksi adalah sebagai berikut. CH3COONa(aq) ⟶ CH3COO- (aq) + Na+ (aq) Air akan terionisasi menurut reaksi berikut. H2O(l) H + (aq) + OH- (aq) Ion CH3COOdari garam CH3COONa berasal dari asam lemah CH3COOH sehingga bereaksi dengan ion H+ dan air. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut. CH3COO- (aq) + H2O(l) ⟶ CH3COOH(aq) + OH- (aq) Ion Na+ dari garam CH3COONa berasal dari basa kuat (NaOH) sehingga tidak dapat bereaksi dengan ion OHdari air. Jadi, garam dari asam lemah dan basa kuat akan mengalami hidrolisis sebagian atau hidrolisis parsial. Pelarutan garam ini dalam air mengakibatkan berkurangnya ion [H+ ] dan bertambahnya ion [OH- ] dalam air sehingga mengakibatkan larutan bersifat basa atau mempunyai pH > 7. Contoh lain garam ini yaitu NaCN dan Na2CO3. atau = [OH- ] = × [ ] [OH- ] = × [] pOH = (14 - pKa – log A) pH = 14 − (14 - pKa – log A) Kreatifitas https://elgisha.wordpress.com/ page/15/ Cangkang (kulit) pada hewan lunak (mollusca) tersusun atas kalsium karbonat. Bersifat asam atau basakah garam kalsium karbonat ?
For Grade XI Natural Science Programme 67 Larutan Penyangga Keterangan: Kw = tetapan air = 10-14 Ka = tetapan asam Kh = tetapan hidrolisis [A- ] atau A = konsentrasi anion (komponen garam) yang terhirolisis Derajat hidrolisis adalah perbandingan jumlah mol yang terhidrolisis dengan jumlah mol zat mula-mula. Derajat ionisasi garam (α) yang berasal dari asam lemah dan basa kuat dirumuskan sebagai berikut. atau Contoh Soal 6.1 Hitunglah pH larutan NaCN 0,01 M jika diketahui Ka HCN = 10- 10 . Penyelesaian NaCN(aq) ⟶ Na+ (aq) + CN- (aq) 0,01 M 0,01 M [OH- ] = × [CN- ] [OH- ] = − − × (0,01) [OH- ] = 10-3 α = α = ×
For Grade XI Natural Science Programme 68 Larutan Penyangga pOH = 3 pH = 11 Jadi, pH larutan NaCN adalah 11 3. Garam yang Berasal dari Asam Kuat dan Basa Lemah Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan kation yang berasal dari basa lemah. Kation tersebut bereaksi dengan air dan menghasilkan ion H+ yang menyebabkan larutan bersifat asam. Contohnya NH4Cl di dalam air akan terionisasi menurut persamaan reaksi adalah sebagai berikut. NH4Cl(aq) ⟶ NH4 + (aq) + Cl- (aq) Air akan terionisasi menurut reaksi berikut. H2O(l) H + (aq) + OH- (aq) Ion NH4 + bereaksi dengan air akan membentuk reaksi kesetimbangan adalah sebagai berikut. NH+ (aq) + H2O(l) ⟶ NH4OH(aq) + H+ (aq) Adanya ion H+ yang dihasilkan dari reaksi tersebut mengakibatkan konsentrasi ion H+ di dalam air lebih banyak daripada konsentrasi ion OHsehingga larutan bersifat asam. Garam jenis ini mengalami hidrolisis sebagian atau hidrolisis parsial (hidrolisis sebagian). Pelarutan garam ini dalam iar akan menyebabkan berkurangnya ion (OH- ) dan bertabahnya ion (H+ ) dalam air sehingga larutan bersifat asam atau mempunyai pH˂7. Contoh lain dari garam ini yaitu Al2(SO4)3. = [H+ ] = × [ ] Kreatifitas http://einsteinbukan.blogspot.c o.id/2011/01/misteri-coldpack.html Garam amonium nitrat NH4NO3 digunakan dalam alat kompres dingin instan. Bersifat asam atau basakah gram amonium nitrat? Kreativitas Berdasarkan penjelasan tentang manfaat garam bagi kesehatan, kerjakan pada buku latihan Anda, sebutkan dan
For Grade XI Natural Science Programme 69 Larutan Penyangga atau Keterangan: Kw = tetapan air = 10-14 Ka = tetapan asam Kh = tetapan hidrolisis [B+ ] atau B = konsentrasi anion (komponen garam) yang terhirolisis Derajat hidrolisis garam (α) yang berasal dari asam kuat dan basa lemah dirumuskan sebagai berikut. atau Contoh Soal 6.2 Hitunglah pH larutan (NH3)2SO4 0,1 M, jika Kb NH3 = 2 × 10-5 . Penyelesaian (NH3)2SO4(aq) ⟶ 2NH4 + (aq) + SO4 2- (aq) 0,1 M 0,2 M [H+ ] = × [] pH = 14 − (14 - pKa – log B) α = α = × Rasa Ingin Tahu \http://pondokibu.com/manfaatgaram-dapur-bagi-kecantikankulit.html Garam meja yang biasa kita konsumsi, yang disebut sebagai natrium chlorida (40% natrium, 60% chlorida), amat penting untuk mempertahankan keseimbangan asam basa dalam tubuh. Tanpa adanya kaadar garam yang diperlukan untuk tubuh, maka kita tidak akan bertahan hidup. Namun meskipun garam penting bagi tubuh, penggunaannya harus secukupnya saja, asalkan seseorang itu tidak menderita penyakit jantung, karena akan sangat berbahaya. Jika seseorang menderita penyakitpenyakit semacam itu, penggunaan garam harus dibatasi, terutama bila seseorang itu juga mengidap tekanan darah tinggi.
For Grade XI Natural Science Programme 70 Larutan Penyangga Garam berasal dari asam kuat dan basa lemah, maka larutannya bersifat asam [H+ ] = × [NH4 - ] [H+ ] = − × − × 0,2 [H+ ] = 10-5 pH = 5 Jadi, pH larutan (NH3)2SO4 adalah 5 4. Garam yang Berasal dari Asam Lemah dan Basa Lemah Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah di dalam air akan terionisasi, dan kedua ion garam tersebut bereaksi dengan air. Contohnya garam amonium sianida (NH4CN) menurut reaksinya adalah sebagai berikut. NH4CN(aq) ⟶ NH+ (aq) + CN- (aq) Ion NH4 + bereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan adalah sebagai berikut. NH4 + (aq) + H2O(l) ⟶ NH4OH(aq) + H+ (aq) Ion CNbereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan adalah sebagai berikut. Info Kesehatan Porsi normal garam sebesar 2.300 mg (sekitar 1 sendok teh garam). Namun, masih banyak orang juga mengonsumsi garam lebih dari porsi itu. Biasanya, konsumsi garam berlebihan diekskresikan dalam urin. Tapi hampir 50% dari individu, ginjalnya tidak dapat menangani kelebihan natrium dari garam. Kondisi inilah yang bisa mengakibatkan peningkatan tekanan darah, yang sering terjadi pada manula atau penderita diabetes. Karena itu, mulailah mengonsumsi garam dalam porsi ideal, agar tubuh kebal dari penyakit. Rawatlah kesehatan kita, lebih baik mencegah daripada mengobati. Disiplin Dari penjelasan tentang hidrolisis garam dan penerapan hidrolisis garam dalam kehidupan sehari-hari dapatkah kalian memberikan manfaat setelah mempelajarinya? Dapatkah kalian bersikap disiplin? Dengan berdisiplin Anda telah mengubah hidup Anda jauh lebih baik sebelumnya.
For Grade XI Natural Science Programme 71 Larutan Penyangga CN- (aq) + H2O(l) ⟶ HCN(aq) + OH- (aq) Dari kedua ion garam tersebut masing-masing menghasilkan ion H+ dan ion OH-, maka sifat larutan garam ditentukan oleh nilai tetapan kesetimbangan dari kedua reaksi tersebut. Hidrolisis garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah merupakan hidrolisis total, sebab kedua ion garam mengalami reaksi hidrolisis dengan air. Sifat larutan ditentukan oleh nilai tetapan kesetimbangan dari kedua reaksi tersebut. Jika Ka ˃Kb, maka larutan akan bersifat asam, jika Ka ˂Kb, maka larutan akan bersifat basa, dan jika Ka =Kb, maka larutan akan bersifat netral. atau Keterangan: Ka = tetapan asam Kb = tetapan basa Kw = tetapan air Derajat hidrolisis garam (α) yang berasal dari asam lemah dan basa lemah dirumuskan sebagai berikut. = × [H+ ] = × [OH- ] = × α = √ √
For Grade XI Natural Science Programme 72 Larutan Penyangga Tanggung Jawab (kerjakan pada buku latihan Anda) Contoh Soal 6.3 Hitunglah pH larutan CH3COONH4 0,1 M, jika diketahui Ka CH3COOH = 10-10 dan Kb NH3 = 10-5 Penyelesaian [H+ ] = × [H+ ] = − × − − [H+ ] = √ pH = − log pH = (− log 10-19) = 9,5 Jadi, pH larutan CH3COONH4 adalah 9,5 Hitunglah pH larutan dari: a. Larutan NaCN 0,1 M (Ka HCN = 4 × 10-6 ) b. CH3COONH4 0,1 M (Ka CH3COOH = 1 × 10-5 dan Kb NH3 = 1 × 10-5 ) c. Campuran 100 mL CH3COOH 0,1 M dengan 100 mL larutan NaOH 0,1 M (Ka = 1 × 10-5 ) d. Campuran 200 mL NH3 0,3 M dengan 300 mL HCl 0,2 M ( Kb = 1 × 10-5 ) e. Terdapat 10 mL (NH4)2SO4 0,1 M (Kb = 2 × 10-5 )
For Grade XI Natural Science Programme 73 Larutan Penyangga Selain perencanaan, belajar dengan rutin juga dapat memberikan efek positif dalam diri anda. Ketika anda belajar pada saat yang sama setiap hari, hal itu akan menjadi kebiasaan dalam hidup anda, sehingga secara mental dan emosional lebih siap untuk belajar dari setiap sesi belajar akan menjadi lebih produktif. C. Penerapan Hidrolisis Garam dalam Kehidupan Sehari-hari Hidrolisis dapat mengakibatkan kesamaan sistem berubah atau diperoleh hasil penguraian yang baru. Beberapa penerapan hidrolisis sebagai berikut : a. penggunaan tawas dalam menjernihkan air juga akan menaikan kesamaan sehingga harus dinetralkan dengan menambahkan air kapur. Penambahan ini harus terkendali karena jika tidak akan menimbulkan endapan mirip gelatin dari aluminium hidroksida yang melarut kembali. Padahal endapan ini penting untuk mengendapkan partikel kotoran. b. Gula tebu dihidrolisis dengan menggunakan asam sebagai katalis menjadi glukosa dan fruktosa yang merupakan monosakarida. Dalam alat pencernaan, hanya monosakarida yang dapat diserap masuk dalam darah. c. Penguraian enzimatik monosakarida menjadi alkohol. d. Hidrolisis lemak dalam suasana basa seperti sabun. e. Pemecahan zat makanan dalam saluran pencernaan oleh enzim pencernaan. Demikian juga pada protein diuraikan menjadi asam-asam amino oleh enzim proteolitik, pati
For Grade XI Natural Science Programme 74 Larutan Penyangga diuraikan menjadi glukosa oleh amylase dan disakaridase, sukrosa diuraikan menjadi fruktosa dan glukosa oleh enzim invertase, serta lemak diuraikan menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase. Menghargai Prestasi Setelah mempelajari Bab Hirodrolisis garam. Anda tentu dapat merasakan manfaatnya bukan. Apa sajakah manfaat yang Anda temukan dalam mempelajari bab hidrolisis garam?. Dalam mempelajari materi tentang hidrolisis garam, bagian mana dari materi tersebut yang paling Anda sukai? Jelaskan mengapa Anda menyukai materi tersebut? Bagian mana yang belum Anda pahami? Hal-hal apa yang membuat Anda belum paham? Tuliskan dan konsultasikan hasilnya dengan guru Anda. Ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan belajar yaitu: orang tua, guru, teman. Dan tentunya kecerdasan yang kita miliki sangat mempengaruhi kesuksesan dalam belajar. Peran guru dan orang tua memang penting, tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita bisa mengembangkan sikap yang disiplin, kreatif, tanggung jawab, kerja sama, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, gemar membaca, dan tetap bersyukur kepada Tuhan YME. INGAT!!! Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. Orang yang sukses bukan orang yang pandai, tetapi orang yang terus berusaha untuk mewujudkan masa depannya.
For Grade XI Natural Science Programme 75 Larutan Penyangga Larutan Penyangga Larutan Penyangga Bersifat Asam Larutan Penyangga Bersifat Basa Campuran Asam Lemah dan Basa Konjugasinya Campuran Basa Lemah dan Asam Konjugasinya pH Peranan Larutan Penyangga dalam Darah berupa dapat mempertahankan mengandung mengandung Larutan Penyangga Karbonat Larutan Peyangga Hemoglobin Larutan Peyangga Fosfat terdiri Peranan Larutan Penyangga dibidang Kimia Analitis Biokimia Bakteriologi Kesehatan terdiri
For Grade XI Natural Science Programme 76 Larutan Penyangga Lensa kontak (soft lens) sering dijadikan sebagai alternatif pengganti kacamata. Selain berfungsi membantu penglihatan, lensa kontak juga dapat mempercantik mata. Dengan begitu kita harus tetap bersyukur pada Tuhan YME karena diberiakan penglihatan yang sempurna tanpa menggunakan alat bantu untuk melihat, terkecuali melihat benda yang tak kasat oleh mata kita, dengan alat bantu sperti Microscop, Lup (kaca pembesar). Lensa kontak tidak membuat mata perih atau sakit. Hal ini karena lensa kontak dibuat dari bahan seperti gel yang bersifat lentur. Sementara itu, larutan yang digunakan untuk menyimpan dan membersihkan lensa kontak mengandung larutan asam borat dan natrium borat. Kedua larutan ini berfungsi sebagai larutan penyangga yang pH-nya disesuaikan dengan pH mata. Meskipun mata dapat mentoleransi cairan yang masuk dengan pH Disiplin Walaupun kita memakai lensa kontak untuk membantu penglihatan kita, kita diharapkan menjaga kebersihan mata kita, dan harus rajin membersihkan lensa kontak tersebut. Dan apabila menimbulkan iritasi pada mata kita diharapkan tidak memakainya lagi, lensa kontak akan menimbulkan masalah bagi mata kita. Karena sehat itu penting dan mahal harganya, kita di anjurkan menjaga kesehatan dengan memakan makanan yang mengadung vitamin A untuk kesehatan mata, karena alami itu lebih LARUTAN PENYANGGA DAN PERANANNYA BAB III Internalisasi NilaiNilai Karakter Religius, jujur, disiplin, kerja sama, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, gemar membaca, peduli lingkungan dan tanggung jawab
For Grade XI Natural Science Programme 77 Larutan Penyangga Uji Coba 4. Larutan Penyangga 3,5 – 10, tetapi jika pH asam akan menimbulkan iritasi atau mata merah. Apakah yang dimaksud dengan larutan penyangga? Jika ke dalam air ditambahkan asam kuat atau basa kuat, maka nilai pH-nya akan berubah secara drastis. Sebagai contoh, jika ke dalam 100 mL air ditambahkan 10 mL HCl 0,1 M; maka pH air akan berubah dari 7 menjadi sekitar 2. Jika ke dalam larutan tersebut kemudian ditambahkan larutan NaOH 0,1 M sebanyak 11 mL, maka PH larutan tersebut akan melonjak menjadi sekitar 11. Apakah ada sistem atau larutan yang pH-nya tidak berubah secara drastis ketika ditambah sedikit asam, sedikit basa, atau diencerkan? Uji coba berikut akan menyelidiki sistem yang pH-nya relatif tetap jika ditambah sedikit asam atau basa.p a. Alat dan Bahan (kedisiplinan) Alat: - Labu erlenmeyer 100 cm3 2 buah - Pipet tetes 2 buah - Silinder ukur 50 cm3 2 buah - Tabung reaksi sedang 6 buah - Rak tabung reaksi 1 buah Tujuan Pembelajaran Mendeskripsikan sifat larutan penyangga dan pembuatannya Menentukan pH larutan penyangga Menjelaskan fungsi larutan penyangga Memberikan contoh penerapan larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari
For Grade XI Natural Science Programme 78 Larutan Penyangga Bahan: - Larutan HCl 0,1 M - Larutan NaOH 0,1 M - Larutan CH3COOH 0,1 M - Larutan CH3COONa 0,1 M - Larutan NH4Cl 0,1 M - Larutan NH3 0,1 M - Indikator universal - Akuades b. Cara Kerja (Kerja Sama harus dimiliki setiap siswa) 1. Siapkan 6 tabung reaksi dan tandai dengan nomor. Isilah tabung reaksi 1 dan 2 masing-masing dengan 2 mL akuades, kemudian tetesi dengan 2 tetes indikator universal. 2. Pada tabung pertama, tambahkan larutan HCl 0,1 M tetes demi tetes hingga terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetes yang digunakan pada tabel pengamatan. 3. Pada tabung kedua, tambahkan larutan NaOH 0,1 M tetes demi tetes hingga terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetes yang digunakan pada tabel pengamatan. 4. Isilah tabung reaksi 3 dan 4 masing-masing dengan campuran 1 mL larutan CH3COOH 0,1 M dan 1 mL larutan CH3COONa 0,1 M. Tetesi masing-masing campuran dengan 2 tetes indikator universal. 5. Pada tabung ketiga, tambahkan larutan HCl 0,1 M tetes demi tetes hingga terjadi perubahan warna yang sama dengan tabung nomor 1. Catat jumlah tetes yang diperlukan pada tabel pengamatan. 6. Pada tabung keempat, tambahkan larutan NaOH 0,1 M tetes demi tetes hingga terjadi perubahan warna yang sama Kreativitas Lakukan percobaan yang sama dengan percobaan tersebut, namun campuran yang diuji diganti dengan campuran larutan H2CO3 dengan larutan NaOHCO3
For Grade XI Natural Science Programme 79 Larutan Penyangga dengan tabung nomor 2. Catat jumlah tetes yang diperlukan pada tabel pengamatan. 7. Isilah tabung nomor 5 dan 6 masing-masing dengan campuran larutan NH3 0,1 M dan NH4Cl 0,1 M. Tetesi masing-masing dengan 2 tetes larutan indikator universal. 8. Lakukan seperti langkah 5 dan 6 terhadap tabung nomor 5 dan 6 c. Tabel Pengamatan (Kejujuran yang harus dimiliki siswa) No. Tabung Isi Tabun g Ion yang terdapat dalam tabung Larutan yang ditambahka n Volume yang diperlukan sampai warna berubah 1 2 3 4 5 6 d. Pertanyaan Diskusi (kerja sama) 1. Sistem yang dapat menjaga agar nilai pH suatu larutan relatif tetap disebut dengan sistem larutan penyangga atau buffer. Arti penyangga secara umum adalah menahan agar suatu kondisi tidak mengalami perubahan secara mencolok. Dari percobaan tersebut, campuran manakah yang berperan sebagai sistem penyangga? 2. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, larutan pada tabung nomor berapakah yang nilai pH-nya sukar berubah? Larutan yang nilai pH-nya sukar berubah merupakan larutan penyangga. 3. Ion-ion manakah dalam larutan tersebut yang berfungsi sebagai penyangga? Jelaskan.
For Grade XI Natural Science Programme 80 Larutan Penyangga Siswa yang sukses memiliki jadwal belajar yang spesifik. Mereka akan menyelesaikan tugas studi merekan dan tetap konsisten dengan jadwal yang mereka tulis. Siswa yang belajar dengan cara sporadis dan main-main tidak akan mudah berhasil dibandingkan dengan siswa yang memiliki jadwal belajar. e. Tugas Individu (gemar membaca dapat menyelesaikan tugas kalian) 1. Buatlah laporan percobaan secara individual. 2. Carilah referensi yang membahas manfaat larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari, kemudian tuliskan dalam bentuk laporan individu. Salah satu aspek penting dari reaksi kimia adalah hubungan kuantitatif antara zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia baik sebagai pereaksi maupun sebagai hasil reaksi. Stoikiometri merupakan bidang dalam ilmu kimia yang menyangkut hubungan kuantitatif antar zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia, baik sebagai pereaksi maupun sebagai hasil reaksi. Setelah melakukan uji coba mengetahui sifat asam dan basa ini siswa diharapkan memiliki karakter peduli lingkungan. Kreatif, rasa ingin tahu, disiplin dan tidak suka menyerah/ suka bekerja keras.
For Grade XI Natural Science Programme 79 Larutan Penyangga A. Sifat-Sifat Larutan Penyangga Larutan penyangga adalah larutan yang pH-nya tidak mudah berubah dengan penambahan sedikit asam, basa, atau air. Larutan penyangga disebut juga larutan buffer atau dapar. Larutan penyangga dapat dibuat dengan cara mencampurkan asam lemah dengan garramnya atau basa lemah dengan garamnya. 1. Prinsip Kerja Larutan Penyangga Jika ke dalam larutan penyangga yang berisi campuran asam lemah dengan garamnya dimasukkan sedikit asam kuat, maka asam kuat akan bereaksi dengan garamnya sehingga asam kuat akan diubah menjadi garam (bersifat netral) dan asam lemah. Pengaruh asam kuat menjadi sangat kecil. Jika ke dalam larutan penyangga yang berisi campuran asam lemah dengan garamnya dimasukkan sedikit basa kuat, maka basa kuat akan bereaksi dengan asam lemah membentuk garamnya. Pengaruh basa kuat menjadi sangat kecil. Demikian pula, jika ke dalam larutan penyangga yang berisi campuran basa lemah dan garamnya dimasukkan asam kuat atau basa kuat. Basa lemah yang ada akan menyangga larutan jika ke dalamnya dimasukkan sedikit asam kuat. Garamnya akan menyangga larutan jika ke dalamnya dimasukkan sedikit basa kuat. Contoh Soal 7.1 Di dalam 1 liter larutan penyangga yang mengandung 0,1 M CH3COOH dan 0,1 M CH3COOditambahkan 10 mL larutan HCl 0,1 M. Jika Ka CH3COOH = 10-5 , hitunglah pH larutan penyangga tersebut sebelum dan sesudah ditambahkan HCl. Penyelesaian a. Sebelum ditambah HCl [H+ ] = × [ ] [ −] Kreativitas http://www.ilmukimia.org/20 13/01/pembahasan-larutanpenyangga.html Berikut beberapa contoh larutan penyangga dan bahan pembentuk larutan penyangga dengan pH tertentu. Kerjakan pada buku tulis Anda, sebutkan contoh larutan apa
For Grade XI Natural Science Programme 80 Larutan Penyangga Tanggung Jawab (kerjakan pada buku latihan Anda) = 10-5 × ( ) = 10-5 pH = 5 b. Sesudah ditambah HCl jumlah mol sebelum ditambah HCl CH3COOH = 0,1 mol L-1 × 1 L = 0,1 mol CH3COO- = 0,1 mol L-1 × 1 L = 0,1 mol HCl yang ditambahkan = mol L-1 × 0,01 L = 0,001 mol Jumlah mol ion H+ = 0,001 mol Pada penambahan HCl, maka ion H+ dari HCl akan bereaksi dengan ion CH3COOCH3COO- H + → CH3COOH Jadi, setelah penambahan HCl jumlah mol CH3COOH = (0,1 0,001) mol = 0,1001 mol CH3COO- = (0,1 – 0,001) mol = 0,099 mol Sehingga [H+ ] = 10-5 × = 1,011 × 10-5 pH = 5 – log 1,011 = 4,995 perubahan pH yang terjadi sebesar 0,005 Rasa Ingin Tahu http://www.yayasansetara.or.id/artik el/read/artikel-seputar-darah/9/darahmengenal-lebih-dekat-istilahdarah.html pH darah tubuh manusia berkisar antar 7,35-7,45. pH darah tidak boleh kurang dari 7,0 dan tidak boleh melebihi 7,8 karena akan berakibat fatal bagi manusia. Orgaan yang paling berperan untuk menjaga pH darah aadalah paru-paru dan ginjal. Kondisi dimana pH darah kurang dari 7,35 disebut asidosis. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kondisi sidosis antara lain penyakit jantung, penyakit ginjal, kencing manis, dan diare yang terus-menerus. Sedangkan kondisi di mana pH darah lebih dari 7,45 disebut alkolosis. Kondisi ini disebabkan muntah yang hebat, hiperventilasi (kondisi ketika bernafas terlalu cepat karena cemas atau histeris pada ketinggian).
For Grade XI Natural Science Programme 81 Larutan Penyangga 1. Suatu campuran penyangga yang terbentuk dari 500 mL larutan HCOOH 1 M dan 500 mL HCOONa 1 M, ditambah 100 mL larutan H2SO4 0,05 M. Hitunglah pH sebelum dan sesudah ditambah H2SO4 (Ka HCOOH = 2 × 10-4 )? 2. Suatu campuran penyangga yang terbentuk dari 500 mL larutan HCOOH 1 M dan 500 mL larutan yang pH-nya 1. Hitunglah pH sebelum dan sesudah dengan larutan itu (Ka HCOOH = 2 × 10-4 )? 2. Macam-Macam Larutan Penyangga Larutan penyangga dibagi menjadi beberapa macam sebagai berikut. a. Larutan Penyangga Bersifat Asam Larutan penyangga yang bersifat asam dibuat dari campuran asam lemah dengan basa konjugasinya. Basa konjugasi terbuat dari asam lemah yang berlebihan dengan basa kuat atau garam dari asam lemahnya. Misalnya campuran H2S dengan NaHS,H2CO3 dengan NaHCO3, HNO2 dengan KNO2, dan CH3COOH dengan CH3COONa. Jika larutan penyangga ini ditambah asam maka ion H+ dari asam tersebut akan dinetralkan oleh ion OHdari basa konjugasinya. Jika larutan penyangga ditambah basa maka ion OHdari basa tersebut akan dinetralkan oleh ion H+ dari asam lemah. Perumusan larutan penyangga yang bersifat asam adalah sebagai berikut. atau [H+ ] = × [] [] [H+ ] = × Kreativitas Minuman sari jeruk dalam kemasan atau buah-buahan dalam kaleng ataupun kotak perlu diberi campuran asam sitrat dan natrium sitrat untuk mengontrol pH agar minuman tidak mudah rusak oleh bakteri.
For Grade XI Natural Science Programme 82 Larutan Penyangga pH = - log [H+ ] pH = - log Ka − log[ ] [ ] pH = pKa – log Keterangan: [A] = Konsentrasi asam lemah [B] = Konsentrasi basa konjugasi atau garam Ka = Konstanta asam Jika garam yang diikat berjumlah dua, maka konsentrasi yang dihasilkan dua kali konsentrasi garamnya. Contoh Soal 7.2 Jika 50 mL larutan CH3COOH 0,1 M dicampurkan dengan 100 mL larutan CH3COONa 0,2 M (Ka CH3COOH = 1,8 × 10-5 ), tentukan pH campuran tersebut. Penyelesaian Perhatikan bahwa data konsentrasi (kemolaran) tersebut adalah sebelum pencampuran. Oleh karena itu, untuk perhitungan digunakan mol atau mmol. Jumlah mmol CH3COOH Jumlah mmol A = V × M = 50 mL × 0,1 M = 5 mmol Jumlah mmol CH3COONa Jumlah mmol G = V × M = 100 mL × 0,2 M = 20 mmol [H+ ] = × = 1,8 × 10-5 × = 4,5 × 10-6
For Grade XI Natural Science Programme 83 Larutan Penyangga pH = −log (4,5 × 10-6 ) = 6 – log 4,5 = 6 – 0,65 = 5,35 Jadi, pH campuran tersebut adalah 5,35 Contoh Soal 7.3 Gelas kimia I berisi larutan HCOOH 0,2 M (Ka = 2 × 10-4 ) dengan gelas kimia II berisi larutan (HCOO)2Ba 0,3 M. Tentukan perbandingan volume gelas kimia I dengan gelas kimia II untuk menghasilkan pH larutan penyangga = 5 Penyelesaian pH = 5 sehingga [H+ ] = 10-pH = 10-5 Jumlah mmol HCOOH Jumlah mmol A = V1 × M = V1 × 0,2 M = 0,2 × V1 mmol Jumlah mmol (HCOO)2Ba Jumlah mmol G = V2 × M = V2 × 0,3 M = 0,3 × V2 mmol Perhatikan bahwa jumlah garam atau basa konjugasi, yaitu HCOOyang diikat adalah 2 sehingga [H+ ] = × × 10-5 = 2 × 10-4 × × = × − × − = Jadi, perbandingan volume gelas kimia I : gelas kimia II = 3 : 20 Rasa Ingin Tahu http://www.buahatiku.com/banyak -makan-jengkol-ternyata-bahayalho/ Buffer pada bidang farmasi banyak digunakan untuk menetralkan darah atau biasanya pada kasus keracunan. Contohnya pada keracunan asam jengkolat. Asam jengkolat yang terbentuk saat kita terlalu banyak mengonsumsi jengkol ini harus di kurangi karena akan membentuk kristalkristal yang menyumbat saluran kencing. Caranya dengan memasukkan larutan Natrium karbonat (biasanya) yang sifatnya basa yang nantinya akan membentuk garam ketika bereaksi dengan asam dan kemudian akan keluar melalui urin (karena garam sifatnya mudah larut dalam air). Dari penjelasan tersebut kita mengerti, kita telah menambah wawasan kita. Dengan begitu kita juga dapat menjaga kesehatan tidak untuk makan yang berlebihan, karena yang dikatakan berlebihan itu sangat tidak bagus bagi kesehatan.
For Grade XI Natural Science Programme 84 Larutan Penyangga b. Larutan Penyangga Bersifat Basa Larutan penyangga yang bersifat basa dibuat dari campuran basa lemah dengan asam konjugasinya. Asam konjugasi dibuat dari basa lemah yang berlebihan dengan asam kuat atau garam dari basa lemahnya. Misalnya campuran NH4OH dengan NH4Cl. Jika larutan penyangga ini ditambah asam maka ion H+ dari asam tersebut akan dinetralkan oleh ion OHdari basa lemah. Jika larutan penyangga ini ditambah basa maka ion OHdari basa tersebut akan dinetralkan oleh ion H+ dari asam konjugasinya. Perumusan larutan penyangga yang bersifat basa sebagai berikut. atau pOH = −log [OH- ] = −log Kb−log [ ] [ ] [OH- ] = × [] [] [OH- ] = × pOH = pKb−log pH = 14−pOH pH = 14−pKb log Rasa Ingin Tahu http://manfaat.co.id/manfaataspirin Asam asetil salisilat merupakan komponen utama dari tablet aspirin, merupakan obat penghilang rasa nyeri. Adanya asam pada aspirin dapat menyebabkan perubahan pH pada perut. Perubahan pH ini mengkibatkan pembentukan hormon, untuk merangsang penggumpalan darah, terhambat: sehingga pendarahan tidak dapat dihindarkan. Oleh karena itu, pada aspirin ditambahkan MgO yang ddapat mentransfer kelebihan asam.
For Grade XI Natural Science Programme 85 Larutan Penyangga Keterangan: [B] = konsentrasi basa lemah [G] = konsentrasi asam konjugasi atau garam Kb = konstanta basa Contoh Soal 7.4 Sebanyak 3,4 g gas NH3 dilarutkan dalam 1 L air. Kemudian, ke dalam larutan tersebut ditambahkan 5,35 g garam salmiak (NH4Cl). Tentukan pH campuran tersebut. (Kb NH3(aq) = 1,8 × 10-5 , Mr NH3 = 17, dan Mr NH4Cl = 53,5 ). Penyelesaian Jumlah mol NH3 Jumlah mol B = = − = 0,2 mol Jumlah mol NH4Cl Jumlah mol G = = − = 0,1 mol [OH- ] = Kb × = 1,8 × 10-5 × = 3,6 × 10-5 pOH = −log [OH- ] = −log (3,6 × 10-5 ) = 5 – log 3,6 pH = 14 – pOH = 14 – (5 – log 3,6) Rasa Ingin Tahu Asam sitrat merupakan asam organik lemah yang ditemukan pada daun dan buah tumbuhan genus citrus (jeruk-jerukan). Senyawa ini merupakan bahan pengawet yang baik dan alami, selain digunakan sebagai penambah rasa masam pada makanan dan minuman ringan. Dalam biokimia, asam sitrat dikenal sebagai senyawa antara dalam siklus asam sitrat, yang penting dalam metabolisme makhluk hidup. Zat ini juga dapat digunakan sebagai zat pembersih yang ramah lingkungan dan sebagai antioksidan.
For Grade XI Natural Science Programme 86 Larutan Penyangga = 9 + log 3,6 = 9 + 0,56 = 9,56 Jadi, pH campuran tersebut adalah 9.56 c. Campuran Asam Lemah dan Basa Konjugasi Reaksi antara asam lemah dan basa konjugasi dapat menghasilkan garam yang anionnya berasal dari asam lemah pembentuknya. Untuk dapat menghasilkan larutan penyangga, jumlah mol asam lemah harus bersisa sehingga setelah reaksi terjadi akan diperoleh campuran asam lemah (sisa) dan garamnya. Untuk perhitungan, digunakan persamaan untuk asam lemah dan basa konjugasinya. Contoh Soal 7.5 Jika 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M direaksikan dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M (Ka CH3COOH = 1,8 × 10-5 ), tentukan pH setelah bereaksi. Penyelesaian Jumlah mmol CH3COOH = V × M = 100 mL × 0,1 M = 10 mmol Jumlah mmol NaOH = V × M = 20 mL × 0,1 M = 2 mmol Oleh karena dalam reaksi didapat koefisien yang sama, pereaksi dengan mmol yang lebih kecil (NaOH) akan habis bereaksi. Dengan menggunakan pemisalan M = Mula-mula, T = Terurai (bereaksi), S = Sisa CH3COOH(aq) + NaOH(aq) → CH3COONa(aq) + H2O(l) M : 10 mmol 2 mmol - - T : 2 mmol 2 mmol 2 mmol 2 mmol S : 10–2 mmol = 8 mmol - 2 mmol 2 mmol [H+ ] = Kb × = 1,8 × 10-5 = 7,2 × 10-5 M Kreatifitas Berdasarkan penjelasan mengenai asam sitrat, kerjakan pada buku latihan Anda. Sebutkan sifat fisis yang terdapat pada asam sitrat!
For Grade XI Natural Science Programme 87 Larutan Penyangga pH = −log [H+ ] = −log 7,2 × 10-5 = 5 – log 7,2 = 5 – 0,86 = 4,14 Jadi, pH setelah reaksi adalah 4,14 Contoh Soal 7.6 Kedalam 2 L larutan HCOOH 0,1 M (Ka = 2 × 10 -4 ) ditambahkan padatan NaOH (Mr NaOH= 40) sehingga pH larutan menjadi 5. Tentukan jumlah NaOH yang ditambahkan. Penyelesaian pH larutanberarti pH larutan Penyangga dan NaOH yang ditambahkan seluruhnya habis bereaksi. pH = 5 sehingga [H+ ] = 10-5 jumlah mol HCOOH = V × M = 2 L × 0,1 M = 0,2 mol dimisalkan jumlah mol NaOH = x mol HCOOH + NaOH → HCOONa + H2O M: 0,2 mol x mol - - T : x mol x mol x mol x mol S : 0,2 – x mol - x mol x mol [H+ ] = Ka × 10-5 = 2 × 10 -4 × x = 20(0,2 – x) x = 4 – 20x 21x = 4 x = = 0,1905 mol Jumlah mol NaOH = 0,1905 mol Massa NaOH = jumlah mol × Mr = 0,1905 mol × 40 g mol-1 = 7,62 g. Jadi, harus ditambahkan NaOH sebanyak 7,62 g.
For Grade XI Natural Science Programme 88 Larutan Penyangga d. Campuran Basa Lemah dan Asam Konjugasi Reaksi antara basa lemah dan asam konjugasi dapat menghasilkan garam yang kationnya berasal dari basa lemah pembentuknya. Agar dihasilkan larutan penyangga, setelah bereaksi harus tersisa basa lemah. Cara perhitungannya mirip dengan cara perhitungan pada larutan penyagga yang terbentuk dari campuran asam lemah dan basa kuat. Contoh Soal 7.7 Jika 300 mL larutan NH4OH 0,5 M (Kb NH4OH = 1,8 × 10-5 ) dicampurkan dengan 250 mL larutan HCl 0,1 M, tentukan: a. pH setiap larutan sebelum dicampurkan b. pH larutan sesudah dicampurkan Penyelesaian a. pH setiap larutan sebelum dicampurkan larutan NH4OH adalah basa lemah sehingga [OH- ] = √ × [ ] = √ × × = √ × = √ × = 3 × 10-3M pOH = −log [OH- ] = 3 – log 3 pH = 14 – pOH = 11 + log 3 = 11 + 0,48 = 11,48 Larutan HCl adalah asam kuat sehingga [H+ ] = a × M = 1 × 0,1 M = 10-1M pH = −log [H+ ] = −log 10-1 = 1 Rasa Ingin Tahu http://www.infoagribisnis.com/ 2015/05/cara-menanamsayuran-hidroponik/ Suatu metode penanaman dengan media selain tanah, biasanya dikerjakan dalam kamar kaca dengan menggunakan medium air yang berisi zat hara, disebut dengan hidroponik. Setiap tanaman memiliki pH tertentu agar dapat tumbuh dengan baik. Oleh karena itu dibutuhkan larutan penyangga agar pH dapat dijaga.
For Grade XI Natural Science Programme 89 Larutan Penyangga jadi, sebelum dicampurkan, pH NH4OH adalah 11,48 dan pH HCl adalah 1 b. pH larutan setelah dicampurkan jumlah mmol NH4OH = V × M = 300 mL × 0,5 M = 150 mmol jumlah mmol HCl = V × M = 250 mL × 0,1 M = 25 mmol NH4OH + HCl → NH4Cl + H2O Mula-mula: 150 mmol 25 mmol - - Terurai : 25 mmol 25 mmol 25 mmol 25 mmol Sisa : 150-25 = 125 mmol -25 mmol -25 mmol [H+ ] = Kb × = 1,8 × 10-5 × = 1,8 × 10-5 × 5 = 9 × 10-5 M pOH = −log [OH- ] = 5 – log 9 pH = 14 – pOH = 9 + log 9 = 9 + 0,95 = 9,95 Jadi, pH larutan sesudah dicampurkan adalah 9,95 e. Larutan Penyangga dengan Pengenceran Berdasarkan persamaan Henderson-Hasselbalch: pH = pKa + log [ ] [ ] Dapat ditentukan bahwa pengenceran tidak mempengaruhi harga pH larutan penyangga. Harga pH larutan penyangga hanya ditentukan oleh harga pKa dan perbandingan konsentrasi molar pasangan asam basa konjugasi. Sementara itu, nilai Ka Peduli Lingkungan Anda dapat membuat tanaman dengan media air di rumah, selain hemat tempat Anda juga dapat membuat pekarangan rumah Anda terlihat indah, nyaman dan tentram.
For Grade XI Natural Science Programme 90 Larutan Penyangga Tanggung Jawab (kerjakan pada buku latihan Anda) atau pKa dari asam lemah tidak bergantung pada konsentrasi asam, tetapi bergantung pada suhu. Oleh karenanya, pengenceran larutan penyangga tidak mengubah harga pKa. Konsentrasi molar pasangan asam basa konjugasi akan berubah jika volume larutan berubah. Hal ini karena konsentrasi bergantung spesi yang ada dalam larutan. Namun, perubahan konsentrasi terjadi pada semua spesi. Oleh karenanya, perbandingan konsentrasi molar pasangan asam basa konjugasi atau perbandingan spesi tidak berubah sehingga pH larutan tidak berubah. 1. Hitunglah pH larutan yang terjadi dari campuran berikut: a. 100 mL larutan HCN 0,1 M + 50 mL larutan NaCN 0,2 M, Ka HCN = 4 × 10-5 b. 50 mL larutan NH3 0,2 M + 100 mL larutan NH4Cl 0,1 M, Kb NH3 = 1 × 10-5 2. Berapa volume larutan NaOH 0,1 M dan CH3COOH 0,1 M masing-masing diperlukan untuk membuat 100 mL larutan penyangga dengan pH = 6, jika Ka CH3COOH = 1 × 10-5 . 3. Berapa gram NaOH (Mr = 40) harus dimasukkan ke dalam 200 mL larutan CH3COOH 0,05 M(Ka CH3COOH= 1 × 10-5 ), agar diperoleh larutan penyangga dengan pH = 4. 4. Larutan NH4OH 0,1 M yang volume 400 mL ditambahkan ke dalam 200 mL larutan H2SO4 ternyata diperoleh lartan penyangga dengan pH = 9 – 2 log 2, (Kb = 10-5 ). Hitunglah molaritas H2SO4. 5. Hitunglah pH campuran antara 100 mL larutan NaOH 0,15 M dengan 150 mL larutan HNO2 0,10 M (Ka = 5 × 10-4 ). 6. Berapa gram kristal NH4Cl (Ar N = 14, H = 1, Cl = 35,5 ) yang harus dimasukkan ke dalam 100 mL larutan HN3 Rasa Ingin Tahu Rambut tersusun dari protein keratin. Ikatan kimia pada protein rambut, antar lain ikatan hidrogen dan ikatan disulfida. Ikatan tersebut stabil pada pH 4,6-6,0. pH sampo yang terlalu tinggi atau rendah akan memutuskan ikatan pada protein rambut. Akibatnya, rambut dapat rusak. Sampo dengan pH seimbang mengandung larutan penyangga supaya pH sampo sama dengan pH rambut. Bayi memiliki rambut yang lebih halus, daripada rambut orang dewasa. Selain itu, kelenjar minyak dan keringat pada kulit bayi belum berfungsi sempurna. Oleh karena itu, sampo bayi harus mengandung sedikit bahan aktif dan memiliki pH seimbang. Alasan lain untuk memilih sampo bayi dengan pH seimbang ialah sampo yang tidak pedih jika terkena mata.
For Grade XI Natural Science Programme 91 Larutan Penyangga 0,05 M agar didapat larutan penyangga dengan pH = 9 (Kb NH4OH = 10-5 ) 7. Suatu campuran penyangga yang terbentuk dari 500 mL larutan HCOOH 1 M dan 500 mL larutan HCOONa 1 M, ditambah 100 mL larutan yang pH-nya 1. Hitunglah pH sebelum dan sesudah ditambah. (Ka HCOOH = 2 × 10-4 ). B. Fungsi Larutan Penyangga Larutan penyangga sangat berperan dalam kehidupan makhluk hidup. Fungsi larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup dan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut. 1. Larutan Buffer dalam darah Pada orang sehat, pH darah tidak pernah berbeda 0,2 satuan dari pH normal, yaitu 7,5. pH darah tidak boleh turun dibawah 7,0 ataupun naik diatas 7,8 karena akan berakibat fatal bagi tubuh. Untuk mempertahankannya, darah memiliki beberapa larutan penyangga alami yaitu Penyangga Karbonat, Penyangga Hemoglobin, Penyangga Fosfat. a. Penyangga Karbonat Penyangga karbonat berasal dari campuran asam karbonat (H2CO3) dengan basa konjugasi bikarbonat (HCO3 - ). Reaksi kesetimbangannya adalah: HCO3 - (aq) + H+ (aq) H2CO3(aq) Perbandingan molaritas HCO3 - terhadap H2CO3 yang diperlukan untuk mempertahankan pH darah 7,4 adalah 20 : 1. Jumlah HCO3 yang relatif jauh lebih banyak itu dapat dimengerti karena hasil-hasil metabolisme yang diterima darah lebih banyak bersifat asam. Penyangga karbonat sangat berperan penting dalam mengontrol pH darah. Pelari maraton dapat mengalami kondisi asidosis, yaitu penurunan pH darah yang disebabkan oleh metabolisme yang tinggi sehingga meningkatkan produksi ion bikarbonat. Kondisi asidosis ini dapat mengakibatkan penyakit jantung, ginjal, diabetes
For Grade XI Natural Science Programme 92 Larutan Penyangga miletus (penyakit gula) dan diare. Orang yang mendaki gunung tanpa oksigen tambahan dapat menderita alkalosis, yaitu peningkatan pH darah. Kadar oksigen yang sedikit di gunung dapat membuat para pendaki bernafas lebih cepat, sehingga gas karbondioksida yang dilepas terlalu banyak, padahal CO2 dapat larut dalam air menghasilkan H2CO3. Hal ini mengakibatkan pH darah akan naik. Kondisi alkalosis dapat mengakibatkan hiperventilasi (bernafas terlalu berlebihan, kadang-kadang karena cemas dan histeris). b. Penyangga Hemoglobin Oksigen merupakan zat utama yang diperlukan oleh sel tubuh yang didapatkan melalui pernapasan. Pada darah, terdapat hemoglobin yang dapat mengikat oksigen untuk selanjutnya dibawa ke seluruh sel tubuh. Reaksi kesetimbangan dari larutan penyangga oksi hemoglobin adalah: HHb + O2(g) HbO2 - + H+ Produk buangan dari tubuh adalah CO2 - yang di dalam tubuh bisa membentuk senyawa H2CO3 yang nantinya akan terurai menjadi H+ dan HCO3 - . Penambahan H + dalam tubuh akan mempengaruhi pH, tetapi hemoglobin yang telah melepaskan O2 dapat mengikat H + dan membentuk asam hemoglobin (HHb+ ). Sehingga ion H + yang dilepaskan pada peruraian H2CO3 merupa-kan asam yang diproduksi oleh CO2 yang terlarut dalam air saat metabolisme. c. Penyangga Fosfat Penyangga fosfat merupakan penyangga yang berada di dalam sel (cairan intrasel). Penyangga fosfat digunakan untuk mempertahankan pH darah. Penyangga fosfat dapat mempertahankan pH darah 7,4. Penyangga ini adalah campuran dari asam lemah H2PO4 - dan basa konjugasinya, yaitu HPO4 2- . Jika dari proses metabolisme sel dihasilkan banyak zat yang bersifat asam, maka akan segera bereaksi dengan ion HPO4 2- HPO4 2- (aq) + H + (aq) H2PO4 - (aq) Dan jika proses metabolism sel menghasilkan senyawa yang bersifat basa, maka ion OH- akan bereaksi dengan H2PO4-. H2PO4 - (aq) + OH- (aq) HPO4 2- (aq) + H2O(aq) Sehingga perbandingan [H2PO4 - ] / [HPO4 2- ] selalu tetap dan akibatnya pH larutan tetap.Penyangga ini juga ada di luar sel, tetapi jumlahnya sedikit. Selain itu, penyangga fosfat juga berperan sebagai penyangga urin.
For Grade XI Natural Science Programme 93 Larutan Penyangga 2. Menjaga pH pada plasma darah agar berada pada pH berkisar 7,35 – 7,45 Yaitu dari ion HCO3 - dengan ion Na+ . Apabila pH darah lebih dari 7,45 akan mengalami alkalosis, akibatnya terjdi hiperventilasi / bernapas berlebihan. Apabila pH darah kurang dari 7,35 akan mengalami acidosis akibatnya jantung, ginjal, hati dan pencernaan akan terganggu. 3. Menjaga pH cairan tubuh agar ekskresi ion H+ pada ginjal tidak terganggu. Yaitu asam dihidrogenposphat (H2PO4 - ) dengan basa monohidrogenposphat (HPO4 2- ). 4. Air Ludah sebagai larutan penyangga Larutan Penyangga H2PO4 - / HPO4 2- ternyata juga ditemukan dalam air ludah, yang berfungsi untuk menjaga pH mulut sekitar 6,8 dengan cara menetralisir asam yang dihasilkan dari fermentasi sisa-sisa makanan yang dapat merusak gigi. Menghargai Prestasi Setelah mempelajari Bab Larutan Penyangga. Anda tentu dapat merasakan manfaatnya bukan. Apa sajakah manfaat yang Anda temukan dalam mempelajari bab larutan penyangga? Dalam mempelajari materi tentang larutan penyangga, bagian mana dari materi tersebut yang paling Anda sukai? Jelaskan mengapa Anda menyukai materi tersebut? Bagian mana yang belum Anda pahami? Hal-hal apa yang membuat Anda belum paham? Tuliskan dan konsultasikan hasilnya dengan guru Anda.
For Grade XI Natural Science Programme 94 Larutan Penyangga Ringkasan 10. Larutan buffer (penyangga) adalah larutan yang mengandung asam lemah dan basa konjugasinya atau basa lemah dan asam konjugasinya. 11. pH larutan penyangga dapat dihitung dengan rumus: - larutan penyangga asam - larutan penyangga basa 12. Larutan penyangga berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, bahkan juga pada proses di dalam tubuh makhluk hidup. 13. Sifat-sifat larutan buffer: a. pH larutan tidak berubah jika larutan diencerkan; b. pH larutan tidak berubah jika ditambah sedikit asam atau basa. pOH = pKb−log pH = pKa−log
For Grade XI Natural Science Programme 95 Larutan Penyangga Uji Kompetensi A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 1. Pasangan larutan berikut ini yang menghasilkan larutan penyangga adalah.... A. 100 mL NH4OH 0,2 M + 100 mL HCl 0,1 M B. 100 mL NH4OH 0,2 M + 100 mL HCl 0,3 M C. 100 mL NaOH 0,2 M + 100 mL CH3COOH 0,2 M D. 100 mL NaOH 0,2 M + 100 mL HCN 0,1 M E. 100 mL NaOH 0,2 M + 100 mL HCN 0,2 M Alasan:_______________________________________ _____________ 2. Untuk membuat larutan penyangga yang memiliki pH = 4, ke dalam 100 mL larutan CH3COOH 0,5 M (Ka = 10-5 ) harus ditambah larutan CH3COONa 0,5 M sebanyak.... A. 100 mL B. 50 mL C. 10 mL D. 5 mL E. 1 mL Alasan:_________________________ ______________________________ 3. Diantara campuran berikut, yang dapat membentuk larutan penyangga adalah.... A. HCl dan NH4Cl B. NaOH dan CH3COONa C. HBr dan NaBr D. KOH dan KCl E. NH4OH dan NH4Cl Alasan:________________ ________________________________ 4. Sejumlah NaOH 1 M diperlukan untuk membuat 150 mL larutan penyangga dengan CH3COOH 1 M. Agar diperoleh pH = 5 – log 2, maka volume NaOH tersebut adalah.... (Ka CH3COOH = 10-5 ) A. 100 mL B. 67,5 mL C. 55 mL D. 37,5 mL E. 25 mL Alasan:_____________ __________________________________
For Grade XI Natural Science Programme 96 Larutan Penyangga 5. Berikut ini adalah hasil percobaan dari beberapa larutan yang ditetesi dengan larutan asam dan basa: Larutan Perbahan pH pada penambahan Asam Basa 1 2 6 2 0,1 0,01 3 4 0 4 0 4 5 3 3 Yang merupakan larutan penyangga adalah.... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 Alasan:_____ ___________________________________________________ 6. Massa CH3COOK (Mr = 98) yang harus ditambahkan ke dalam 200 mL larutan CH3COOH 0,2 M agar diperoleh larutan penyangga dengan pH = 5 adalah.... (Ka = CH3COOH = 1 x 10-5 ) A. 2,45 gram B. 3,92 gram C. 12,15 gram D. 24,50 gram E. 39,2 gram Alasan:_________________ ____________________________________ 7. Perbandingan volume NaOH 1 M dan CH3COOH 1 M yang diperlukan untuk membentuk larutan penyangga dengan pH = 5 (Ka CH3COOH = 10-5 ) adalah.... A. 1 : 1 B. 1 : 2 C. 2 : 2 D. 2 : 1 E. 2 : 3 Alasan:______ ________________________________________________ 8. Jika 150 cm3 larutan NH4OH 0,2 M dicampur dengan 100 cm3 larutan HCl 0,05 M, maka akan terbentuk larutan dengan pH .... (Kb NH4OH = 10-7 ) A. 5 – log 5 B. 5 + log 5 C. 9 D. 9 – log 5 E. 9 + log 5
For Grade XI Natural Science Programme 97 Larutan Penyangga Alasan:___________ __________________________________________ 9. Jika oleh suatu sebab tertentu darah kemasukan senyawa yang bersifat asam , maka ion H+ dari zat tersebut akan bereaksi dengan.... A. H2O B. OH C. HCO3 D. H2CO3 E. CO3 2- Alasan:_____________ ___________________________________________ 10. Sebanyak 250 mL larutan amonium nitrat 0,2 M yang dicampur dengan 250 mL larutan amonia 0,1 M akan mempunyai nilai pH = 9. Nilai tetapan ionisasi basa (Kb) amonia tersebut adalah.... A. 1 x 10-2,5 B. 1 x 10-4 C. 2 x 10-4 D. 1 x 10-5 E. 2 x 10-5 Alasan:________________ ________________________________________ 11. Campuran larutan di bawah ini yang tidak dapat berfungsi sebagai larutan penyangga adalah A. Larutan NH4OH dengan larutan NH4Cl B. Larutan NH4OH dengan larutan (NH4)2SO4 C. Larutan HNO3 dengan larutan NH4NO2 D. Larutan H3PO4 dengan larutan Na2H2PO4 E. Larutan H2CO3 dengan larutan NaHCO3 Alasan:______________ __________________________________________ 12. Larutan CH3COOH 0,1 M mempunyai pH = 3 (Ka = 10-5 ). Agar pH larutan menjadi 6, maka larutan tersebut harus ditambah CH3COONa sebanyak.... A. 0,1 mol B. 1 mol C. 5 mol D. 10 mol E. 20 mol Alasan:________________ _________________________________________ 13. Sebanyak X gram HCOONa (Mr = 68) dicampur dengan larutan HCOOH 0,1 M (Ka = 10-6 ) dan diperoleh pH = 5. Nilai X adalah.... A. 68,0 gram B. 7,20 gram C. 6,80 gram
For Grade XI Natural Science Programme 98 Larutan Penyangga D. 3,40 gram E. 0,68 gram Alasan:_____ _______________________________________________ 14. Sebanyak 0,1 mol NH4OH yang ditambahkan dengan 0,05 mol NH4Cl akan menghasilkan campuran dengan pH.... (Kb NH4OH = 10-5 ) A. 5 B. 9 C. 6 – log 2 D. 9 + log 3 E. 12 + log 6 Alasan:___________________ ____________________________________ 15. Sebanyak 0,3 mol CH3COOH (Ka = 10-5 ) dicampurkan dengan 0,15 mol CH3COOK hingga volume 1 liter. pH larutan yang dihasilkan adalah.... A. 9 – log 2 B. 9 + log 2 C. 5 – log 2 D. 5 + log 2 E. 5 Alasan:_______________________________________________________________ B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar 16. Berapa volume H2SO4 0,1 M yang harus ditambahkan ke dalam 200 mL larutan NH4OH 0,05 M (Kb NH4OH = 10-5 ) agar diperoleh larutan penyangga dengan pH = 9 – 2 log 2? 17. Hitunglah pH campuran antara 500 mL larutan HF 0,15 M (Ka 5 x 10-4 ) dengan 250 mL larutan KOH 0,10 M 18. Hitunglah pH campuran antara 200 mL larutan HNO2 0.15 M dengan 150 mL larutan KOH 0,10 M (Ka = 10-5 ). 19. Berapa volume larutan NH4OH 0,2 M harus ditambahkan pada 100 mL larutan HCl 0,1 M agar terbentuk larutan penyangga dengan pH = 9 (Kb NH4OH = 10-5 ) 20. Larutan NH4OH dengan volume 200 mL ditambahkan ke dalam 200 mL larutan H2SO4 0,05 M dan diperoleh larutan penyangga dengan pH = 9 – log 2. Jika Kb NH4OH = 10-5 , berapa kemolaran larutan NH4OH?
For Grade XI Natural Science Programme 99 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kesetimbangan Ion dalam Larutan Kelarutan (S) Hasil Kali Kelarutan (Ksp) Suhu Efek Ion Senama pH Larutan dipengaruhi dipengaruhi dipengaruhi menentukan berupa
For Grade XI Natural Science Programme 100 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Maha besar Tuhan YME atas anugerah yang berupa alam dan ciptaannya yaitu banyak proses alam yang terjadi disebabkan oleh pengendapan atau kelarutan garam yang sukar larut dalam air. Sebagai contoh terbentuknya stalaktit dan stalakmit dalam gua kapur atau terbentuknya batu ginjal dalam tubuh. Stalaktit dan Stalakmit terbentuk pada saat air merembes dari atas bukit gua melalui rongga-rongga dan melarutkan kapur sedikit-sedikit. Di dalam gua ini kapur ada yang jatuh dan menempel di atap gua sehingga dalam waktu ribuan tahun terbentuk stalaktit dan stalakmit. Batu ginjal dalam tubuh akan terbentuk bila terjadi pengendapan garam kalsium fosfat atau kalsium oksalat secara perlahan-lahan. Pengendapan akan terjadi dalam proses pencernaan bila konsentrasi ion oksalatnya berlebihan dan menimbulkan terbentuknya kalsium oksalat. Ion kalsium dalam plasma darah yang berfungsi sebagai pengontrol gerak otot akan berkurang bila diikat oleh ion oksalat. Hal ini akan menyebabkan kekejangan yang mendadak. Pengendapan-pengendapan tersebut ada Tujuan Pembelajaran Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh. Memahami prinsip kelarutan dan tetapan hasil kali kelarutan. Memperkirakan pengendapan dari hasil perhitungan. Menjelaskan pengaruh ion senama dan pH KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN BAB IV Internalisasi NilaiNilai Karakter Religius, jujur, disiplin, kerja sama, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, gemar membaca, peduli lingkungan dan tanggung jawab
For Grade XI Natural Science Programme 101 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan hubungannya dengan konsentrasi ion dan hasil kali kelarutan. Sebagai contoh batu ginjal terbentuk jika konsentrasi ion kalsium dan ion oksalat cukup besar. Bagaimanakah hubungan antara konsentrasi ionion ini dengan kelarutan garamnya atau terjadinya pengendapan? A. Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kemampuan garam larut dalam air berbeda-beda. Natrium klorida (NaCl) termasuk salah satu contoh garam yang mudah larut dalam air. Apabila NaCl dilarutkan dalam air, mula-mula akan larut. Namun, jika semakin banyak NaCl yang ditambahkan dalam air, NaCl menjadi tidak larut karena terbentuk endapan. Kondisi ketika NaCl tidak dapat melarut lagi dalam air disebut larutan jenuh. Pada suatu larutan elektrolit, zat-zat yang terlarut akan terionisasi dan menghasilkan kation dan anion. Jika keadaan sudah lewat jenuh, akan terdapat padatan yang tidak larut. Antara ion-ion yang dihasilkan dan padatan yang tidak larut, terjadi kesetimbangan heterogen. Garam AgCl merupakan contoh garam yang sukar larut dalam air. Apabila dilarutkan dalam air, AgCl hanya sedikit larut. Akibatnya, sedikit saja AgCl ditambahkan dalam air, larutan telah menjadi jenuh. Apabila dalam bentuk larutan jenuh. AgCl akan mengalami kesetimbangan reaksi ion sebagai berikut. AgCl(s) Ag+ (aq) + Cl- (aq) Berdasarkan reaksi kesetimbangan di atas, jika kelarutan AgCl 1,25 × 10-5mol/L, maka dalam larutan AgCl terdapat ion Ag+ sebanyak 1,25 × 10-5 mol/L dan ion Clsebanyak 1,25 × 10-5 mol/L. Selain bergantung pada jumlah zat yang dapat larut, kelarutan juga bergantung pada jenis zat pelarutnya. Kreativitas http://www.nofirwan.com/efekredoxon-untuk-ibu-hamil.html Apakah Anda pernah mengonsumsi multivitamin dosis tinggi berbentuk tablet yang mudah larut dalam air, misalnya calcium D Redoxon? Saat akan mengonsumsi multivitamin tersebut, Anda harus melarutkannya terlebih dahulu ke dalam air. Mengapa multivitamin tersebut mudah larut di dalam air?
For Grade XI Natural Science Programme 102 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Perkalian konsentrasi ion-ion elektrolit yang sukar larut dalam larutan jenuhnya dipangkatkan koefisiennya masing-masing disebut Hasil Kali Kelarutan. Misalnya, larutan jenuh AxBy dalam air terjadi kesetimbangan sebagai berikut. AxBy(s) xAy+(aq) + yBx- (aq) Harga konstanta kesetimbangan (K) dari reaksi di atas sebagai berikut. Keterangan: x = bilangan yang menunjukkan jumlah kation (Ay+) y = bilangan yang menunjukkan jumlah anion (Bx- ) Contoh Soal 8.1 Tuliskan rumus Ksp garam-garam berikut ini! a. AgBr b. Ag2CO3 c. PbI2 d. Ba3[PO4]2 Penyelesaian a. Ksp AgBr = [Ag+ ] [Br- ] b. Ksp Ag2CO3 = [Ag+ ] 2 [CO3 2- ] c. Ksp PbI2 = [Pb2+] [I- ] 2 d. Ksp Ba[PO4]2 = [Ba2+] 3 [PO4 3- ] 2 K = [ +] [ −] [] Ksp[AxBy] = [Ay+] x [Bx- ] y Rasa Ingin Tahu http://kimialarutan.blogspot.co. id/2012/04/blog-post_22.html Apabila Anda melarutkan kapur ke dalam air sedikit demi sedikit, awalnya kapur larut dalam air. Tetapi lama kelamaan kapur yang ditambahkan tidak bisa larut lagi. Keadaan pada saat tidak mampu lagi melarutkan zat yang ditambahkan disebut keadaan jenuh. Seluruh zat elektrolit akan terionisasi membentuk ion-ionnya. Pada keadaan bjenuh terjadi kesetimbangan heterogen antar padatan dan ion-ion yang terlarut.
For Grade XI Natural Science Programme 103 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Tanggung Jawab (kerjakan pada buku latihan Anda) 1. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kelarutan suatu zat? Jelaskan! 2. Tuliskan rumus Ksp untuk senyawa-senyawa berikut. a. PbI2 b. CdS c. Ca(OH)2 d. Ag2CrO4 e. Cu2S B. Hubungan Kelarutan dengan Ksp Kelarutan suatu zat di dalam air adalah konsentrasi maksimum zat di dalam air saat tercapai keadaan tepat jenuh. Jumlah zat terlarut dapat dihitung dari harga Ksp dan sebaliknya, harga Ksp dapat ditentukan jika harga kelarutan zat diketahui. Senyawa AxBy yang terlarut akan mengalami ionisasi dalam sistem kesetimbangan: AxBy(s) xAy+(aq) + yBx- (aq) Jika nilai kelarutan dari senyawa AxBy sebesar S mol/L, di dalam reaksi kesetimbangan tersebut konsentrasi ion-ion Ay+ dan Bxadalah sebagai berikut: AxBy(s) xAy+(aq) + yBx- (aq) S mol/L x S mol/L y S mol/L Sehingga tetapan hasil kali kelarutan AxBy adalah sebagai berikut. Ksp AxBy = [Ay+] x [Bx- ] y = (x S) x (y S) y = x x × yy (S) (x + y) Jadi, untuk reaksi kesetimbangan adalah sebagai berikut.
For Grade XI Natural Science Programme 104 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan AxBy(s) xAy+ (aq) + yBx- (aq) Ksp AxBy = x x × yy (S) (x + y) Dengan S = kelarutan AxBy dalam satu mol/L Berdasarakan rumus tersebut dapat ditentukan nilai kelarutannya sebagai berikut. Nilai tetapan hasil kali kelarutan (Ksp) suatu zat selalu tetap pada suhu tetap. Jika suhunya berubah, nilai Ksp juga akan mengalami perubahan. Contoh Soal 8.2 Diketahui Ksp Ag2CrO4 pada suhu 25 C adalah 2,4 × 10-12. Tentukan kelarutan Ag2CrO4 dalam air pada suhu 25 dan konsentrasi Ag+ dalam keadaan jenuh. Penyelesaian Ag2CrO4(s) 2Ag+ (aq) + CrO4 - (aq) S = × + = × − × + = 8,4 × 10-5 mol L-1 Jadi, kelarutan Ag2CrO4 dalam air = 8,4 × 10-5 mol L-1 Konsentrasi [Ag+ ] = 2S = 2 × 8,4 × 10-5M = 1,68 × 10-4 mol L-1 Contoh Soal 8.3 Pada suhu tertentu, kelarutan Ca(OH)2 adalah 0,074 g dalam 100 mL larutan. Tentukan Ksp Ca(OH)2 (Mr = 74). Penyelesaian Ca(OH)2(s) Ca2+(aq) + 2OH- (aq) Jumlah mol Ca(OH)2 = = − = 10-3 mol Kelarutan Ca(OH)2 = = − = 10-2 mol L-1 S = × + Disiplin Mengapa senyawa fluorida ditambahkan ke dalam pasta gigi? Email terdiri dari senyawa hidroksioapatit, Ca5(PO4)3OH senyawa ini sedikit larut dalam suasana asam karena mengalami reaksi berikut. Ca5(PO4)3OH(s) → 4H+ (aq) + 5Ca2+(aq) + 3HPO4 2- (aq) + H2O(l) Suasana asam dapat terjadi karena pengaruh bakteri dalam mulut ketika menguraikan sisa-sisa makanan yang terselip di gigi. Hal ini akan menyebabkan terjadi demineralisasi email, dan email akan rusak. Kerusakan ini dapat dicegah dengan menyikat gigi secara teratur, terutama sehabis makan. Salah satu cara yamg lain adalah menambahkan senyawa fluorida ke dalam pasta gigi. Menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluorida (F- ) dapat mengubah senyawa hidroksiapatit menjadi fluoroapatit.