The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Ruqyah Kesurupan & Terapinya Full (18 Juli)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by romadhan07, 2023-08-19 06:47:36

Ruqyah Kesurupan & Terapinya Full (18 Juli)

Ruqyah Kesurupan & Terapinya Full (18 Juli)

Muhammad Faizar Hidayatullah, M.Pd. Ruqyah Kesurupan & Terapinya Tidak untuk disebar luaskan


Ruqyah Kesurupan & Terapinya


Terkait Bonus E-Book Ini: ● Di print aja. Jadi enak dibacanya. Makin meresap. ● Jangan dijual ya! --- Kalau lewat tangan Anda, dengan sengaja, filenya jadi kesebar, di akhirat kelak, Kepada Allah, saya akan minta: 1. Sebagian dosa saya pindah ke Anda. 2. Sebagian pahala Anda, dihibahkan ke saya. Karena ini file harusnya didapatkan melalui pembelian ke saya. Lewat https://aliqa.co/Ruqyah-Itu-Mudah-3. Bukan gratis. --- "Kak, saya mau ngasih bonus e-booknya ke keluarga saya, boleh kah?" “Tetep aja, GA BOLEH !!” Kalo mau berbagi ilmu sama keluarga, sahabat, atau orang lain, yang boleh dibagikan hanya buku “Ruqyah Itu Mudah” nya aja. Jadi: file E-book ini hanya boleh digunakan untuk anda yang sudah membeli dan membaca bukunya. (aslinya). --- Untuk itu, saya percayakan bonus E-book eksklusif ini ke anda ya ;)


Muhammad Faizar Hidayatullah, M.Pd. PT Hagia Royal Grafindo Ruqyah Kesurupan & Terapinya


Daftar Isi Ruqyah Kesurupan & Terapinya ......................... 1 1. Al-Fatihah ..................................................... 2 2. Al-Baqarah 1–5 ............................................ 3 3. Al-Baqarah 163–164 .................................... 4 4. Al-Baqarah 255–257 .................................... 5 5. Al-Baqarah: 284–286 ................................... 7 6. Ali ‘Imran: 1–10 ............................................. 9 7. Ali ‘Imran 18–19 ............................................ 13 8. Ali ‘Imran 26–27 ............................................ 14 9. An-Nisa’: 56 .................................................. 15 10. An-Nisa’: 76 ................................................. 15 12. Al-An’am: 128 ............................................... 17 13. Al-A’raf: 34–43 .............................................. 18 14. Al-A’raf: 54–56 .............................................. 23 15. Al-Anfal: 48–50 ............................................. 25 16. Al-Anfal: 59 ................................................... 27 17. Hud: 56 ......................................................... 27 18. Ibrahim: 15–18 ............................................. 28 19. Ibrahim 42–52 .............................................. 29 20. Al-Hijr: 16–18 ................................................ 33 21. Al-Isra’: 110–111 ........................................... 34 22. Al-Kahfi: 1–10 ............................................... 35 23. Al-Kahfi: 50 ................................................... 38 24. Al-Kahfi: 102–110 ......................................... 38


Ruqyah Kesurupan & Terapinya v 25. Maryam: 68–73 ............................................ 42 26. Thaha 1–8 .................................................... 44 27. Thaha: 111–112 ............................................ 45 28. Al-Hajj: 19–22: .............................................. 46 29. Al-Mu`minun: 93–118 ................................... 47 30. Al-Furqan: 21–34 .......................................... 54 31. An-Naml: 30–31 ........................................... 58 32. Membaca seluruh ayat di dalam surah ......... 58 Yasin dan Ad-Dukhan .................................... 58 33. Ash-Shaaffaat: 1–20 ..................................... 59 34. Al-Jin: 1–28 .................................................. 62 35. Al-Buruj: 1–22 ............................................... 70 36. Al-Zalzalah, Al-Kafirun, Al-Ikhlash, ............... 73 Al-Falaq, dan An-Naas .................................. 73 Tentang Penulis .................................................... 75


Ruqyah Kesurupan & Terapinya vii Kata Pengantar ْ ا ِّ َ يل ُص ن َ ِم. و َ ْلا ِلإس ْ ا َ ان و ِ َ م ْ ِلإف ْ ِة ا َ م ْ ِِنع ا ب َ ن َ م َ ع ْ غ َ ْ أ ِي َّ ِ ِالله ا� ُ ْد َم ْ حل ِِه ب ْ َ ح َص ِِ� و َ َ ا َ َبل ٍد و َّ م َُ ا حم َ ِدن ِّ ي َ ِام س َ ن َ لأ ْ ِ ا ْ َري َ خ ُ َبل م ِّ َل س ُ ن َ و ا َّ م َ َْ أ ِعني َْ مج َ ُ أ ْد ع َ ن Segala puji dan syukur kami haturkan kepada kehadirat Allah Ta’ala, Tuhan semesta alam yang mengatur seluruh alam raya ini dengan penuh keseimbangan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda yang mulia Rasulullah Muhammad صلى الله عليه وسلم yang syafa’atnya sangat didambakan, dan membersamainya di akhirat adalah sebuah citacita besar bagi setiap pecintanya. Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, buku tutorial yang sederhana ini dapat diselesaikan. Buku ini lebih fokus membahas tutorial ruqyah dari dasar dengan pembahasan yang mudah dipahami para pemula. Oleh karenanya, buku ini diberi nama: “RUQYAH ITU MUDAH”, supaya masyarakat awam tidak merasa insecure untuk mempelajari ruqyah yang selama ini dianggap dengan sesuatu yang sulit dan harus dipelajari dengan laku spiritual yang berat. Terapi ruqyah sifatnya lebih umum daripada terapi Al-Qur’an. Ruqyah sudah dilakukan jauh sebelum Al-Qur’an diturunkan, sedangkan terapi Al-Qur’an tidak terbatas dengan ruqyah saja. Maka tentunya buku ini berbeda dengan buku yang sudah saya tulis sebelumnya; Mukjizat Penyembuhan Ayat Al-Qur’an. Jika di buku sebelumnya kita fokus mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan karakteristik penyakit pasien, di buku ini penulis banyak mengutipkan doa-doa ruqyah yang diambil dari Al-Qur’an, AsSunnah, maupun doa dari para ulama untuk pengusiran setan. Penulis berharap semoga dengan hadirnya buku ini di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi solusi belajar ruqyah yang mudah namun tetap dalam batasan koridor yang dibenarkan berdasarkan petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah serta bimbingan para ulama yang hanif. Selamat membaca! S egala puji dan syukur kami haturkan ke hadirat Allah Ta’ala, Tuhan semesta alam yang mengatur seluruh alam raya ini dengan penuh keseimbangan. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada baginda yang mulia Rasulullah Muhammad yang syafa’atnya sangat didambakan, dan membersamainya di akhirat adalah sebuah cita-cita besar bagi setiap pecintanya. Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, buku tutorial yang sederhana ini dapat diselesaikan. Buku ini lebih fokus membahas tutorial ruqyah dari dasar dengan pembahasan yang mudah dipahami para pemula. Oleh karenanya, buku ini diberi nama: “Ruqyah Kesurupan & Terapinya”, supaya masyarakat awam tidak merasa insecure untuk mempelajari ruqyah yang selama ini dianggap dengan sesuatu yang sulit dan harus dipelajari dengan laku spiritual yang berat. Mukadimah


viii Ruqyah Kesurupan & Terapinya Terapi ruqyah sifatnya lebih umum daripada terapi AlQur’an. Ruqyah sudah dilakukan jauh sebelum Al-Qur’an diturunkan, sedangkan terapi Al-Qur’an tidak terbatas dengan ruqyah saja. Maka tentunya buku ini berbeda dengan buku yang sudah saya tulis sebelumnya; Mukjizat Penyembuhan Ayat Al-Qur’an. Jika di buku sebelumnya kita fokus mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan karakteristik penyakit pasien, di buku ini penulis banyak mengutipkan doa-doa ruqyah yang diambil dari AlQur’an, As-Sunnah, maupun doa dari para ulama untuk pengusiran setan. Penulis berharap semoga dengan hadirnya buku ini di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi solusi belajar ruqyah yang mudah namun tetap dalam batasan koridor yang dibenarkan berdasarkan petunjuk Al-Qur’an dan AsSunnah serta bimbingan para ulama yang hanif. Selamat membaca! Penulis Muhammad Faizar Hidayatullah


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 1 Ruqyah Kesurupan & Terapinya Baik, sekarang kita akan membahas, ‘bagaimana cara mengobati orang yang kerasukan jin?’ Rumus dasarnya masih sama. Gunakan rumus T.S.B. (Tiup, Sentuh, Buang): • Tiup bagian tubuh yang sering diganggu oleh jin. Bacakan doa dan ayat-ayat ruqyah. • Sentuhkan tangan Anda. • Buang dengan isyarat mendorong, menarik, mengusap, atau mencabut. Sesuaikan dengan kondisi keluhannya. Untuk gangguan jin ada beberapa ayat-ayat khusus yang saya rangkum dari berbagai tajribah para ulama di dalam kitab-kitabnya. Berikut ayat-ayat ruqyahnya:


2 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 1. Al-Fatihah Å_Uu‘ ¬! ß ‰ôϑysø9$# ∩⊇∪ ÉΟŠÏm § 9$# Ç⎯≈uΗ÷q§ 9$# «!$# ÉΟó¡Î0 ÏΘöθtƒ Å7Î=≈tΒ ∩⊂∪ ÉΟŠÏm § 9$# Ç⎯≈uΗ÷q§ 9$# ∩⊄∪ š ⎥⎫Ïϑn=≈yèø9$# ∩∈∪ Ú ⎥⎫ÏètGó¡nΣ y‚$− ƒÎ)uρ ß ‰ ç 7÷ètΡ x‚$− ƒÎ) ∩⊆∪ É⎥⎪Ïe$!$# |Môϑyè÷Ρr& t⎦⎪Ï% © !$# xÞ≡uÅÀ ∩∉∪ tΛ⎧É)tGó¡ß ϑø9$# xÞ≡uÅ_Ç9$# $tΡω÷δ$# ∩∠∪ t⎦⎫Ïj9!$ Ò9$# Ÿωuρ óΟÎγø‹n=tæ ÅUθ à Òøóyϑø9$# Îöxî öΝÎγø‹n=tã 1. Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. 2. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-’ālamīn. 3. Ar-raḥmānir-raḥīm. 4. Māliki yaumiddīn. 5. Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. 6. Ihdinaṣṣirāṭal-mustaqīm. 7. Ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn 1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, 3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, 4. Pemilik hari pembalasan. 5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. 6. Tunjukilah kami jalan yang lurus, 7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 3 2. Al-Baqarah 1–5 “ W ‰ è δ ¡ Ïμ‹Ïù ¡ |=÷ƒu‘ Ÿω Ü =≈tGÅ6ø9$# y7Ï9≡sŒ ∩⊇∪ $Ο!9# tβθ ã Κ‹É) ã ƒuρ Í=ø‹tóø9$$Î/ tβθ ã ΖÏΒ÷σ ã ƒ t⎦⎪Ï% © !$# ∩⊄∪ z⎯ŠÉ)− F ß ϑù=Ïj9 tβθ ã ΖÏΒ÷σ ã ƒ t⎦⎪Ï% © !$#uρ ∩⊂∪ tβθ à )ÏΖ ã ƒ öΝ ß γ≈uΖø%y—u‘ $®ÿÊΕuρ nο4θn=¢ Á9$# ö/ ã φ ÍοtÅzFψ$$Î/uρ y7Î=ö7s% ⎯ÏΒ tΑÌ“Ρ é& !$tΒuρ y7ø‹s9Î) tΑÌ“Ρ é& !$oÿÏ3 y7Íׯ≈s9'ρ é&uρ ( öΝÎγÎn/ § ‘ ⎯ÏiΒ “ W ‰ è δ 4’n?tã y7Íׯ≈s9'ρ é& ∩⊆∪ tβθ ã ΖÏ%θã ƒ ∩∈∪ š χθ ß sÎ=ø ß ϑø9$# ã Ν è δ 1. Alif lām mīm. 2. Żālikal-kitābu lā raiba fīh, hudal lilmuttaqīn. 3. Allażīna yu`minụna bil-gaibi wa yuqīmụnaṣṣalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqụn. 4. Wallażīna yu`minụna bimā unzila ilaika wa mā unzila ming qablik, wa bil-ākhirati hum yụqinụn. 5. Ulā`ika ‘alā hudam mir rabbihim wa ulā`ika humul-mufliḥụn 1. Alif Lam Mim. 2. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, 3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, 4. dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat. 5. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.


4 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 3. Al-Baqarah 163–164 Þ ΟŠÏm § 9$# ß ⎯≈yϑôm § 9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Hω ( Ó ‰Ïn≡uρ × μ≈s9Î) ö/ ä3ß γ≈s9Î)uρ È≅øŠ © 9$# É#≈n=ÏG÷z$#uρ ÇÚö‘F{$#uρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# È,ù=yz ’Îû ¨ βÎ) ∩⊇∉⊂∪ ß ìxΖtƒ $yϑÎ/ Ìóst7ø9$# ’Îû “ÌøgrB ©ÉL © 9$# Å7ù= à ø9$#uρ Í‘$yγ ¨Ψ9$#uρ ÏμÎ/ $uŠômr'sù & ™!$¨Β ⎯ÏΒ Ï™!$yϑ ¡¡9$# z⎯ÏΒ ª !$# tΑt“Ρr& !$tΒuρ }¨$¨Ζ9$# 7 π− /!#yŠ Èe≅ à 2 ⎯ÏΒ $pκÏù £ ]t/uρ $pκÌEöθtΒ y‰÷èt/ uÚö‘F{$# Ï™!$yϑ ¡¡9$# t⎦÷⎫t/ Ì ¤ ‚|¡ß ϑø9$# É>$ys ¡¡9$#uρ Ëx≈tƒÌh9$# É#ƒÎóÇs?uρ ∩⊇∉⊆∪ tβθ è =É)÷ètƒ 5 Θöθs)Ïj9 ; M≈tƒUψ ÇÚö‘F{$#uρ 163. Wa ilāhukum ilāhuw wāḥid, lā ilāha illā huwarraḥmānur-raḥīm. 164. Inna fī khalqis-samāwāti walarḍi wakhtilāfil-laili wan-nahāri wal-fulkillatī tajrī fil-baḥri bimā yanfa’un-nāsa wa mā anzalallāhu minas-samā`i mim mā`in fa aḥyā bihil-arḍa ba’da mautihā wa baṡṡa fīhā ming kulli dābbatiw wa taṣrīfir-riyāḥi was-saḥābilmusakhkhari bainas-samā`i wal-arḍi la`āyātil liqaumiy ya’qilụn. 163. Dan Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 164. Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 5 Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh, merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti. 4. Al-Baqarah 255–257 Ÿωuρ × πuΖÅ™ …ç ν ä ‹ è {ù's? Ÿω 4 ã Πθ • ‹s)ø9$# ©y∏ø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω ª !$# #sŒ ⎯tΒ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ …ç μ © 9 4 × ΠöθtΡ š ⎥÷⎫t/ $tΒ ã Νn=÷ètƒ 4 ⎯ÏμÏΡøŒÎ*Î/ ωÎ) ÿ…ç νy‰ΨÏã ß ìxô±o„ “Ï% © !$# ÿ⎯ÏμÏϑù=Ïã ô⎯ÏiΒ & ™ó©y´Î/ tβθ ä ÜŠÅs ã ƒ Ÿωuρ ( öΝ ß γxù=yz $tΒuρ óΟÎγƒÏ‰÷ƒr& Ÿωuρ ( uÚö‘F{$#uρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ç μ • ‹Å™ö ä . yìÅ™uρ 4 u™!$x© $yϑÎ/ ωÎ) ’Îû oν#tø.Î) Iω ∩⊄∈∈∪ Þ ΟŠÏàyèø9$# ’Í?yèø9$# uθ è δuρ 4 $uΚ ß γ ÝàøÏm …ç ν ß Šθ ä ↔tƒ ö à õ3tƒ ⎯yϑsù 4 Äc©xöø9$# z⎯ÏΒ ß ‰ô©” 9$# t⎦ ¨ ⎫t6 ¨ ? ‰s% ( È⎦⎪Ïe$!$# Íοuρó ã èø9$$Î/ y7|¡ôϑtGó™$# ωs)sù «!$$Î/ - ∅ÏΒ÷σ ã ƒuρ ÏNθ ä ó≈ © Ü9$$Î/ ’Í<uρ ª !$# ∩⊄∈∉∪ î Λ⎧Î=tæ ì ì‹Ïÿxœ ª !$#uρ 3 $oλm; tΠ$|ÁÏΡ$# Ÿω 4’s+øOâ θø9$# ( Í‘θ –Ψ9$# ’n<Î) ÏM≈yϑ è = — à9$# z⎯ÏiΒ Ο ß γ ã _Ì÷‚ ã ƒ (#θ ã ΖtΒ#u™ š ⎥⎪Ï% © !$# Ν ß γtΡθ ã _Ì÷‚ ã ƒ ß Nθ ä ó≈ © Ü9$# ã Ν è δ ä τ!$uŠÏ9÷ρr& (#ÿρ ã xx. š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ( Í‘$¨Ψ9$# Ü =≈ysô¹r& šÍׯ≈s9'ρ é& 3 ÏM≈yϑ è = — à9$# ’n<Î) Í‘θ –Ψ9$# š ∅ÏiΒ ∩⊄∈∠∪ š χρ à $Î#≈yz $pκÏù öΝ è δ


6 Ruqyah Kesurupan & Terapinya Ÿωuρ × πuΖÅ™ …ç ν ä ‹ è {ù's? Ÿω 4 ã Πθ • ‹s)ø9$# ©y∏ø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω ª !$# #sŒ ⎯tΒ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ …ç μ © 9 4 × ΠöθtΡ š ⎥÷⎫t/ $tΒ ã Νn=÷ètƒ 4 ⎯ÏμÏΡøŒÎ*Î/ ωÎ) ÿ…ç νy‰ΨÏã ß ìxô±o„ “Ï% © !$# ÿ⎯ÏμÏϑù=Ïã ô⎯ÏiΒ & ™ó©y´Î/ tβθ ä ÜŠÅs ã ƒ Ÿωuρ ( öΝ ß γxù=yz $tΒuρ óΟÎγƒÏ‰÷ƒr& Ÿωuρ ( uÚö‘F{$#uρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ç μ • ‹Å™ö ä . yìÅ™uρ 4 u™!$x© $yϑÎ/ ωÎ) ’Îû oν#tø.Î) Iω ∩⊄∈∈∪ Þ ΟŠÏàyèø9$# ’Í?yèø9$# uθ è δuρ 4 $uΚ ß γ ÝàøÏm …ç ν ß Šθ ä ↔tƒ ö à õ3tƒ ⎯yϑsù 4 Äc©xöø9$# z⎯ÏΒ ß ‰ô©” 9$# t⎦ ¨ ⎫t6 ¨ ? ‰s% ( È⎦⎪Ïe$!$# Íοuρó ã èø9$$Î/ y7|¡ôϑtGó™$# ωs)sù «!$$Î/ - ∅ÏΒ÷σ ã ƒuρ ÏNθ ä ó≈ © Ü9$$Î/ ’Í<uρ ª !$# ∩⊄∈∉∪ î Λ⎧Î=tæ ì ì‹Ïÿxœ ª !$#uρ 3 $oλm; tΠ$|ÁÏΡ$# Ÿω 4’s+øOâ θø9$# ( Í‘θ –Ψ9$# ’n<Î) ÏM≈yϑ è = — à9$# z⎯ÏiΒ Ο ß γ ã _Ì÷‚ ã ƒ (#θ ã ΖtΒ#u™ š ⎥⎪Ï% © !$# Ν ß γtΡθ ã _Ì÷‚ ã ƒ ß Nθ ä ó≈ © Ü9$# ã Ν è δ ä τ!$uŠÏ9÷ρr& (#ÿρ ã xx. š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ( Í‘$¨Ψ9$# Ü =≈ysô¹r& šÍׯ≈s9'ρ é& 3 ÏM≈yϑ è = — à9$# ’n<Î) Í‘θ –Ψ9$# š ∅ÏiΒ ∩⊄∈∠∪ š χρ à $Î#≈yz $pκÏù öΝ è δ 255 Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-’aliyyul-’aẓīm. 256. Lā ikrāha fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur biṭ-ṭāgụti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil- ’urwatil-wuṡqā lanfiṣāma lahā, wallāhu samī’un ‘alīm. 257. Allāhu waliyyullażīna āmanụ yukhrijuhum minaẓẓulumāti ilan-nụr, wallażīna kafarū auliyā`uhumuṭṭāgụtu yukhrijụnahum minan-nụri ilaẓ-ẓulumāt, ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn. 255. Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izinNya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar. 256. Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam),


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 7 sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. 257. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. 5. Al-Baqarah: 284–286 þ’Îû $tΒ (#ρ ß ‰ö7 è ? βÎ)uρ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ °! ⎯yϑÏ9 ã Ïøóu‹sù ( ª !$# ÏμÎ/ Ν ä3ö7Å™$y⇔ ã ƒ ç νθ à ÷‚ è ? ÷ρr& öΝ à 6Å¡à Ρr& í ƒÏ‰s% & ™ó©x« Èe≅ à 2 4’n?tã ª !$#uρ 3 â ™!$t±o„ ⎯tΒ Ü >Éj‹yè ã ƒuρ â ™!$t±o„ ⎯ÏμÎn/ § ‘ ⎯ÏΒ Ïμø‹s9Î) tΑÌ“Ρ é& !$yϑÎ/ ãΑθß™§ 9$# z⎯tΒ#u™ ∩⊄∇⊆∪ ⎯ÏμÎ7 ç F ä .uρ ⎯ÏμÏFs3Íׯ≈n=tΒuρ «!$$Î/ z⎯tΒ#u™ <≅ ä . 4 tβθ ã ΖÏΒ÷σ ß ϑø9$#uρ (#θ ä 9$s%uρ 4 ⎯Ï&Î#ß™• ‘ ⎯ÏiΒ 7 ‰ymr& š ⎥÷⎫t/ ä −Ìhx ç Ρ Ÿω ⎯Ï&Î#ߙ⠑uρ ∩⊄∇∈∪ ç ÅÁyϑø9$# šø‹s9Î)uρ $oΨ − /u‘ y7tΡ#tø ä î ( $oΨ÷èsÛr&uρ $uΖ÷èÏϑy™ $pκön=tãuρ ôMt6|¡x. $tΒ $yγs9 4 $yγyèó™ã ρ ωÎ) $²¡øtΡ ª !$# ß #Ïk=s3ã ƒ Ÿω 4 $tΡù'sÜ÷zr& ÷ρr& !$uΖŠÅ¡® Σ βÎ) !$tΡõ‹Ï{#xσ è ? Ÿω $oΨ − /u‘ 3 ôMt6|¡tFø.$# $tΒ ’n?tã …ç μtFù=yϑym $yϑx. #\ ô¹Î) !$uΖøŠn=tã ö≅Ïϑóss? Ÿωuρ $oΨ − /u‘ $oΨs9 sπs%$sÛ Ÿω $tΒ $oΨù=Ïdϑys è ? Ÿωuρ $uΖ − /u‘ 4 $uΖÎ=ö6s% ⎯ÏΒ š ⎥⎪Ï% © !$# $uΖ9s9öθtΒ |MΡr& 4 !$uΖôϑymö‘$#uρ $oΨs9 öÏøî$#uρ $¨ Ψtã ß #ôã$#uρ ( ⎯ÏμÎ/ ∩⊄∇∉∪ š ⎥⎪ÍÏ≈x6ø9$# ÏΘöθs)ø9$# ’n?tã $tΡö Ý ÁΡ$$sù


8 Ruqyah Kesurupan & Terapinya þ’Îû $tΒ (#ρ ß ‰ö7 è ? βÎ)uρ 3 ÇÚö‘F{$# ’Îû $tΒuρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# ’Îû $tΒ °! ⎯yϑÏ9 ã Ïøóu‹sù ( ª !$# ÏμÎ/ Ν ä3ö7Å™$y⇔ ã ƒ ç νθ à ÷‚ è ? ÷ρr& öΝ à 6Å¡à Ρr& í ƒÏ‰s% & ™ó©x« Èe≅ à 2 4’n?tã ª !$#uρ 3 â ™!$t±o„ ⎯tΒ Ü >Éj‹yè ã ƒuρ â ™!$t±o„ ⎯ÏμÎn/ § ‘ ⎯ÏΒ Ïμø‹s9Î) tΑÌ“Ρ é& !$yϑÎ/ ãΑθß™§ 9$# z⎯tΒ#u™ ∩⊄∇⊆∪ ⎯ÏμÎ7 ç F ä .uρ ⎯ÏμÏFs3Íׯ≈n=tΒuρ «!$$Î/ z⎯tΒ#u™ <≅ ä . 4 tβθ ã ΖÏΒ÷σ ß ϑø9$#uρ (#θ ä 9$s%uρ 4 ⎯Ï&Î#ß™• ‘ ⎯ÏiΒ 7 ‰ymr& š ⎥÷⎫t/ ä −Ìhx ç Ρ Ÿω ⎯Ï&Î#ߙ⠑uρ ∩⊄∇∈∪ ç ÅÁyϑø9$# šø‹s9Î)uρ $oΨ − /u‘ y7tΡ#tø ä î ( $oΨ÷èsÛr&uρ $uΖ÷èÏϑy™ $pκön=tãuρ ôMt6|¡x. $tΒ $yγs9 4 $yγyèó™ã ρ ωÎ) $²¡øtΡ ª !$# ß #Ïk=s3ã ƒ Ÿω 4 $tΡù'sÜ÷zr& ÷ρr& !$uΖŠÅ¡® Σ βÎ) !$tΡõ‹Ï{#xσ è ? Ÿω $oΨ − /u‘ 3 ôMt6|¡tFø.$# $tΒ ’n?tã …ç μtFù=yϑym $yϑx. #\ ô¹Î) !$uΖøŠn=tã ö≅Ïϑóss? Ÿωuρ $oΨ − /u‘ $oΨs9 sπs%$sÛ Ÿω $tΒ $oΨù=Ïdϑys è ? Ÿωuρ $uΖ − /u‘ 4 $uΖÎ=ö6s% ⎯ÏΒ š ⎥⎪Ï% © !$# $uΖ9s9öθtΒ |MΡr& 4 !$uΖôϑymö‘$#uρ $oΨs9 öÏøî$#uρ $¨ Ψtã ß #ôã$#uρ ( ⎯ÏμÎ/ ∩⊄∇∉∪ š ⎥⎪ÍÏ≈x6ø9$# ÏΘöθs)ø9$# ’n?tã $tΡö Ý ÁΡ$$sù 284. Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa in tubdụ mā fī anfusikum au tukhfụhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yagfiru limay yasyā`u wa yu’ażżibu may yasyā`, wallāhu ‘alā kulli syai`ing qadīr. 285. Āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami’nā wa aṭa’nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr. 286. Lā yukallifullāhu nafsan illā wus’ahā, lahā mā kasabat wa ‘alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa’fu ‘annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal-qaumilkāfirīn 284. Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. 285. Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 9 (Al-Qur’an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” 286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” 6. Ali ‘Imran: 1–10 tΑ¨ “tΡ ∩⊄∪ ã Πθ • ‹s)ø9$# ‘y⇔ø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω ª !$# ∩⊇∪ $Ο!9# tΑt“Ρr&uρ Ïμ÷ƒy‰tƒ t⎦÷⎫t/ $yϑÏj9 $ ] %Ïd‰|Á ãΒ Èd,ysø9$$Î/ |=≈tGÅ3ø9$# šø‹n=tã tΑt“Ρr&uρ Ĩ$¨Ψ=Ïj9 “ W ‰ è δ ã≅ö7s% ⎯ÏΒ ∩⊂∪ Ÿ≅‹ÅgΥM}$#uρ sπ1u‘öθ − G9$# Ò>#x‹tã óΟ ß γs9 «!$# ÏM≈tƒ$t↔Î/ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# ¨ βÎ) 3 tβ$s%ö à ø9$# 4‘xøƒs† Ÿω © !$# ¨ βÎ) ∩⊆∪ B Θ$s)ÏFΡ$# ρ è Œ Ö “ƒÍ•tã ª !$#uρ 3 Ó ‰ƒÏ‰x© “Ï% © !$# uθ è δ ∩∈∪ Ï™!$yϑ ¡¡9$# ’Îû Ÿωuρ ÇÚö‘F{$# ’Îû Ö ™ó©x« Ïμø‹n=tã uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω 4 â ™!$t±o„ y#ø‹x. ÏΘ%tnö‘F{$# ’Îû óΟ à 2â ‘Èhθ|Á ã ƒ |=≈tGÅ3ø9$# y7ø‹n=tã tΑt“Ρr& ü“Ï% © !$# uθ è δ ∩∉∪ Þ ΟŠÅ3ysø9$# â “ƒÍ•yèø9$# × M≈yγÎ7≈t±tF ãΒ ã yz é&uρ É=≈tGÅ3ø9$# ‘ Π é& £ ⎯ è δ ì M≈yϑs3øt ’Χ × M≈tƒ#u™ ç μ÷ΖÏΒ ç μ÷ΖÏΒ tμt7≈t±s? $tΒ tβθ ã èÎ6 ® KuŠsù Ô ÷ƒy— óΟÎγÎ/θ è = è % ’Îû t⎦⎪Ï% © !$# $¨Βr'sù ( ωÎ) ÿ…ã &s#ƒÍρù's? ã Νn=÷ètƒ $tΒuρ 3 ⎯Ï&Î#ƒÍρù's? u™!$tóÏGö/$#uρ ÏπuΖ÷GÏø9$# u™!$tóÏGö/$# ô⎯ÏiΒ @ ä . ⎯ÏμÎ/ $¨ ΖtΒ#u™ tβθ ä 9θ à )tƒ ÉΟù=Ïèø9$# ’Îû tβθ ã ‚Å™≡§ 9$#uρ 3 ª !$# Ÿω $oΨ − /u‘ ∩∠∪ É=≈t6ø9F{$# (#θ ä 9'ρ é& HωÎ) ã © . ¤ ‹tƒ $tΒuρ 3 $uΖÎn/u‘ ωΖÏã º πyϑômu‘ y7Ρ à $ © ! ⎯ÏΒ $uΖs9 ó=yδuρ $oΨoK÷ƒy‰yδ øŒÎ) y‰÷èt/ $oΨt/θ è = è % ùøÌ“ è ? 5 ΘöθuŠÏ9 Ĩ$¨Ψ9$# ß ìÏΒ$y_ y7¨ ΡÎ) !$oΨ − /u‘ ∩∇∪ Ü>$¨ δuθø9$# |MΡr& y7¨ ΡÎ) 4 ¨ βÎ) ∩®∪ yŠ$yèŠÏϑø9$# ß #Î=÷‚ ã ƒ Ÿω © !$# χÎ) 4 Ïμ‹Ïù |=÷ƒu‘ ω Iωuρ óΟ ß γ ä 9≡uθøΒr& óΟ ß γ÷Ψtã š _Í_øó è ? ⎯s9 (#ρ ã xx. š ⎥⎪Ï% © !$# ∩⊇⊃∪ Í‘$¨Ψ9$# ß Šθ è %uρ öΝ è δ y7Íׯ≈s9'ρ é&uρ ( $\ ↔ø‹x© «!$# z⎯ÏiΒ Ο è δ ß ‰≈s9÷ρr&


10 Ruqyah Kesurupan & Terapinya tΑ¨ “tΡ ∩⊄∪ ã Πθ • ‹s)ø9$# ‘y⇔ø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω ª !$# ∩⊇∪ $Ο!9# tΑt“Ρr&uρ Ïμ÷ƒy‰tƒ t⎦÷⎫t/ $yϑÏj9 $ ] %Ïd‰|Á ãΒ Èd,ysø9$$Î/ |=≈tGÅ3ø9$# šø‹n=tã tΑt“Ρr&uρ Ĩ$¨Ψ=Ïj9 “ W ‰ è δ ã≅ö7s% ⎯ÏΒ ∩⊂∪ Ÿ≅‹ÅgΥM}$#uρ sπ1u‘öθ − G9$# Ò>#x‹tã óΟ ß γs9 «!$# ÏM≈tƒ$t↔Î/ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# ¨ βÎ) 3 tβ$s%ö à ø9$# 4‘xøƒs† Ÿω © !$# ¨ βÎ) ∩⊆∪ B Θ$s)ÏFΡ$# ρ è Œ Ö “ƒÍ•tã ª !$#uρ 3 Ó ‰ƒÏ‰x© “Ï% © !$# uθ è δ ∩∈∪ Ï™!$yϑ ¡¡9$# ’Îû Ÿωuρ ÇÚö‘F{$# ’Îû Ö ™ó©x« Ïμø‹n=tã uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω 4 â ™!$t±o„ y#ø‹x. ÏΘ%tnö‘F{$# ’Îû óΟ à 2â ‘Èhθ|Á ã ƒ |=≈tGÅ3ø9$# y7ø‹n=tã tΑt“Ρr& ü“Ï% © !$# uθ è δ ∩∉∪ Þ ΟŠÅ3ysø9$# â “ƒÍ•yèø9$# × M≈yγÎ7≈t±tF ãΒ ã yz é&uρ É=≈tGÅ3ø9$# ‘ Π é& £ ⎯ è δ ì M≈yϑs3øt ’Χ × M≈tƒ#u™ ç μ÷ΖÏΒ ç μ÷ΖÏΒ tμt7≈t±s? $tΒ tβθ ã èÎ6 ® KuŠsù Ô ÷ƒy— óΟÎγÎ/θ è = è % ’Îû t⎦⎪Ï% © !$# $¨Βr'sù ( ωÎ) ÿ…ã &s#ƒÍρù's? ã Νn=÷ètƒ $tΒuρ 3 ⎯Ï&Î#ƒÍρù's? u™!$tóÏGö/$#uρ ÏπuΖ÷GÏø9$# u™!$tóÏGö/$# ô⎯ÏiΒ @ ä . ⎯ÏμÎ/ $¨ ΖtΒ#u™ tβθ ä 9θ à )tƒ ÉΟù=Ïèø9$# ’Îû tβθ ã ‚Å™≡§ 9$#uρ 3 ª !$# Ÿω $oΨ − /u‘ ∩∠∪ É=≈t6ø9F{$# (#θ ä 9'ρ é& HωÎ) ã © . ¤ ‹tƒ $tΒuρ 3 $uΖÎn/u‘ ωΖÏã º πyϑômu‘ y7Ρ à $ © ! ⎯ÏΒ $uΖs9 ó=yδuρ $oΨoK÷ƒy‰yδ øŒÎ) y‰÷èt/ $oΨt/θ è = è % ùøÌ“ è ? 5 ΘöθuŠÏ9 Ĩ$¨Ψ9$# ß ìÏΒ$y_ y7¨ ΡÎ) !$oΨ − /u‘ ∩∇∪ Ü>$¨ δuθø9$# |MΡr& y7¨ ΡÎ) 4 ¨ βÎ) ∩®∪ yŠ$yèŠÏϑø9$# ß #Î=÷‚ ã ƒ Ÿω © !$# χÎ) 4 Ïμ‹Ïù |=÷ƒu‘ ω Iωuρ óΟ ß γ ä 9≡uθøΒr& óΟ ß γ÷Ψtã š _Í_øó è ? ⎯s9 (#ρ ã xx. š ⎥⎪Ï% © !$# ∩⊇⊃∪ Í‘$¨Ψ9$# ß Šθ è %uρ öΝ è δ y7Íׯ≈s9'ρ é&uρ ( $\ ↔ø‹x© «!$# z⎯ÏiΒ Ο è δ ß ‰≈s9÷ρr&


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 11 1. Alif lām mīm. 2. Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyulqayyụm. 3. Nazzala ‘alaikal-kitāba bil-ḥaqqi muṣaddiqal limā baina yadaihi wa anzalat-taurāta wal-injīl. 4. Ming qablu hudal lin-nāsi wa anzalalfurqān, 5. innallażīna kafarụ bi`āyātillāhi lahum ‘ażābun syadīd, wallāhu ‘azīzun żuntiqām. Innallāha lā yakhfā ‘alaihi syai`un fil-arḍi wa lā fis-samā`. 6. Huwallażī yuṣawwirukum fil-ar-ḥāmi kaifa yasyā`, lā ilāha illā huwal-’azīzul-ḥakīm. 7. Huwallażī anzala ‘alaikal-kitāba min-hu āyātum muḥkamātun hunna ummul-kitābi wa ukharu mutasyābihāt, fa ammallażīna fī qulụbihim zaigun fayattabi’ụna mā tasyābaha min-hubtigā`al-fitnati wabtigā`a ta`wīlih, wa mā ya’lamu ta`wīlahū illallāh, war-rāsikhụna fil-’ilmi yaqụlụna āmannā bihī kullum min ‘indi rabbinā, wa mā yażżakkaru illā ulul-albāb. 8. Rabbanā lā tuzig qulụbanā ba’da iż hadaitanā wa hab lanā mil ladungka raḥmah, innaka antal-wahhāb. 9. Rabbanā innaka jāmi’un-nāsi liyaumil lā raiba fīh, innallāha lā yukhlifulmī’ād. 10. Innallażīna kafarụ lan tugniya ‘an-hum amwāluhum wa lā aulāduhum minallāhi syai`ā, wa ulā`ika hum waqụdun-nār 1. Alif Lam Mim. 2. Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). 3. Dia menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil, 4. sebelumnya, sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan AlFurqan. Sungguh, orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh azab yang berat.


12 Ruqyah Kesurupan & Terapinya Allah Mahaperkasa lagi mempunyai hukuman. 5. Bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan di langit. 6. Dialah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki. Tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. 7. Dialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad). Di antaranya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok Kitab (Al-Qur’an) dan yang lain mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong pada kesesatan, mereka mengikuti yang mutasyabihat untuk mencari-cari fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah. Dan orang-orang yang ilmunya mendalam berkata, “Kami beriman kepadanya (Al-Qur’an), semuanya dari sisi Tuhan kami.” Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang yang berakal. 8. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” 9. ”Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya.” Sungguh, Allah tidak menyalahi janji. 10. Sesungguhnya orang-orang yang kafir, bagi mereka tidak akan berguna sedikit pun harta benda dan anak-anak mereka terhadap (azab) Allah. Dan mereka itu (menjadi) bahan bakar api neraka.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 13 7. Ali ‘Imran 18–19 ÉΟù=Ïèø9$# (#θ ä 9'ρ é&uρ è πs3Íׯ≈n=yϑø9$#uρ uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω …ç μ ¯ Ρr& ª !$# y‰Îγx© ∩⊇∇∪ Þ ΟŠÅ6y⇔ø9$# â “ƒÍ–yêø9$# uθ è δ ωÎ) tμ≈s9Î) Iω 4 ÅÝó¡É)ø9$$Î/ $J ϑÍ←!$s% š ⎥⎪Ï% © !$# y#n=tF÷z$# $tΒuρ 3 Þ Ο≈n=ó™M}$# «!$# y‰ΨÏã š ⎥⎪Ïe$!$# ¨ βÎ) $J ‹øót/ Þ Οù=Ïèø9$# ã Ν è δu™!%y` $tΒ Ï‰÷èt/ . ⎯ÏΒ ωÎ) |=≈tGÅ3ø9$# (#θ è ?ρ é& ß ìƒÎ|  © !$#   χÎ*sù «!$# ÏM≈tƒ$t↔Î/ ö à õ3tƒ ⎯tΒuρ 3 óΟ ß γoΨ÷t/ ∩⊇®∪ É>$|¡Ïtø:$# 18. Syahidallāhu annahụ lā ilāha illā huwa walmalā`ikatu wa ulul-’ilmi qā`imam bil-qisṭ, lā ilāha illā huwal-’azīzul-ḥakīm. 19. Innad-dīna ‘indallāhil-islām, wa makhtalafallażīna ụtul-kitāba illā mim ba’di mā jā`ahumul-’ilmu bagyam bainahum, wa may yakfur bi`āyātillāhi fa innallāha sarī’ul-ḥisāb. 18. Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahaperkasa, Maha-bijaksana. 19. Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayatayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.


14 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 8. Ali ‘Imran 26–27 ä íÍ”∴s?uρ â ™!$t±n@ ⎯tΒ šù=ß ϑø9$# ’ÎA÷σ è ? Å7ù=ß ϑø9$# y7Î=≈tΒ ¢ Ο ß γ ¯ =9$# È≅ è % ( â ™!$t±n@ ⎯tΒ ‘ΑÉ‹ è ?uρ â ™!$t±n@ ⎯tΒ – “Ïè è ?uρ â ™!$t±n@ ⎯ £ ϑÏΒ šù=ß ϑø9$# ß kÏ9θ è ? ∩⊄∉∪ Ö ƒÏ‰s% & ™ó©x« Èe≅ ä . 4’n?tã y7¨ ΡÎ) ( ç öy‚ø9$# x8ωuŠÎ/ ¢ ‘y⇔ø9$# ß lÌ÷‚ è ?uρ ( È≅øŠ © 9$# ’Îû u‘$yγ ¨Ψ9$# ß kÏ9θ è ?uρ Í‘$yγ ¨Ψ9$# ’Îû Ÿ≅øŠ © 9$# ⎯tΒ ä −ã —ös?uρ ( Çc‘y⇔ø9$# z⎯ÏΒ |MÍh‹yϑø9$# ß lÌ÷‚ è ?uρ ÏMÍh‹yϑø9$# š ∅ÏΒ ∩⊄∠∪ 5 >$|¡Ïm ÎötóÎ/ â ™!$t±n@ 26. Qulillāhumma mālikal-mulki tu`til-mulka man tasyā`u wa tanzi’ul-mulka mim man tasyā`u wa tu’izzu man tasyā`u wa tużillu man tasyā`, biyadikal-khaīr, innaka ‘alā kulli syai`ing qadīr. 27. Tụlijul-laila finnahāri wa tụlijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-ḥayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-ḥayyi wa tarzuqu man tasyā`u bigairi ḥisāb. 26. Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. 27. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Dan Engkau keluarkan yang


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 15 hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.” 9. An-Nisa’: 56 $yϑ ¯ = ä . #Y‘$tΡ öΝÍκÎ=óÁ ç Ρ t∃ôθy™ $uΖÏG≈tƒ$t↔Î/ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# ¨ βÎ) (#θ è %ρ ä ‹u‹Ï9 $yδuöxî #· Šθ è =ã _ öΝ ß γ≈uΖø9£ ‰t/ Ν è δ ß Šθ è =ã _ ôMpg¾ÖmΩ ∩∈∉∪ $V ϑŠÅ3ym #¹“ƒÍ•tã tβ%x. © !$# χÎ) 3 z>#x‹yèø9$# 56. Innallażīna kafarụ bi`āyātinā saufa nuṣlīhim nārā, kullamā naḍijat julụduhum baddalnāhum julụdan gairahā liyażụqul-’ażāb, innallāha kāna ‘azīzan ḥakīmā. 56. Sungguh, orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain, agar mereka merasakan azab. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana. 10. An-Nisa’: 76 (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$#uρ ( «!$# È≅‹Î6y™ ’Îû tβθ è =ÏG≈s) ã ƒ (#θ ã ΨtΒ#u™ t⎦⎪Ï% © !$# ( Ç⎯≈sÜø‹ ¤ ±9$# u™!$u‹Ï9÷ρr& (#þθ è =ÏG≈s)sù ÏNθ ä ó≈ © Ü9$# È≅‹Î6y™ ’Îû tβθ è =ÏG≈s) ã ƒ ∩∠∉∪ $ ¸ ŠÏè|Ê tβ%x. Ç⎯≈sÜø‹ ¤ ±9$# y‰øŠx. ¨ βÎ)


16 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 76. Allażīna āmanụ yuqātilụna fī sabīlillāh, wallażīna kafarụ yuqātilụna fī sabīliṭ-ṭāgụti fa qātilū auliyā`asysyaiṭān, inna kaidasy-syaiṭāni kāna ḍa’īfā. 76. Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, maka perangilah kawan-kawan setan itu, (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah. 11. Al-An’am: 100 t⎦⎫ÏΖt/ …ç μs9 (#θ è %tyzuρ ( öΝ ß γs)n=yzuρ £ ⎯Ågø:$# u™!%x.u à ° ¬! (#θ è =yèy_uρ š χθ à ÅÁtƒ $£ ϑtã 4’n?≈yès?uρ …ç μoΨ≈ysö7 ß™ 4 5 Οù=Ïæ ÎötóÎ/ ¤ M≈oΨt/uρ ∩⊇⊃⊃∪ 100. Wa ja’alụ lillāhi syurakā`al-jinna wa khalaqahum wa kharaqụ lahụ banīna wa banātim bigairi ‘ilm, subḥānahụ wa ta’ālā ‘ammā yaṣifụn 100. Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin sekutu-sekutu Allah, padahal Dia yang menciptakannya (jin-jin itu), dan mereka berbohong (dengan mengatakan), “Allah mempunyai anak laki-laki dan anak perempuan,” tanpa (dasar) pengetahuan. Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari sifat-sifat yang mereka gambarkan.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 17 12. Al-An’am: 128 z⎯ÏiΒ Ο è ?÷sYõ3tGó™$# ωs% Çd⎯Ågø:$# u|³÷èyϑ≈tƒ $Y èŠÏΗsd óΟ è δ ç à ³øts† tΠöθtƒuρ yìtFôϑtGó™$# $oΨ − /u‘ ħΡM}$# z⎯ÏiΒ Ν è δ ä τ!$uŠÏ9÷ρr& tΑ$s%uρ ( ħΡM}$# tΑ$s% 4 $uΖs9 |Mù=§ _r& ü“Ï% © !$# $uΖn=y_r& !$oΨøón=t/uρ < Ù÷èt7Î/ $uΖ à Ò÷èt/ y7− /u‘ ¨ βÎ) 3 ª !$# u™!$x© $tΒ ωÎ) !$yγŠÏù t⎦⎪Ï$Î#≈yz öΝ ä31uθ÷WtΒ â‘$¨Ψ9$# ∩⊇⊄∇∪ Ò ΟŠÎ=tæ í Ο‹Å3ym 128. Wa yauma yaḥsyuruhum jamī’ā, yā ma’syaraljinni qadistakṡartum minal-ins, wa qāla auliyā`uhum minal-insi rabbanastamta’a ba’ḍunā biba’ḍiw wa balagnā ajalanallażī ajjalta lanā, qālan-nāru maṡwākum khālidīna fīhā illā mā syā`allāh, inna rabbaka ḥakīmun ‘alīm. 128. Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia mengumpulkan mereka semua (dan Allah berfirman), “Wahai golongan jin! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.” Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, “Ya Tuhan, kami telah saling mendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang telah Engkau tentukan buat kami telah datang.” Allah berfirman, “Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain.” Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui.


18 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 13. Al-A’raf: 34–43 tβρ ã Åzù'tGó¡o„ Ÿω öΝ ß γ è =y_r& u™!%y` #sŒÎ*sù ( ×≅y_r& > π ¨Βé& Èe≅ ä3Ï9uρ $¨ΒÎ) tΠyŠ#u™ û©Í_t6≈tƒ ∩⊂⊆∪ š χθ ãΒωø)tGó¡o„ Ÿωuρ ( Z πtã$y™ Ç⎯yϑsù   ©ÉL≈tƒ#u™ ö/ ä3ø‹n=tæ tβθ Á à )tƒ öΝ ä3ΖÏiΒ ×≅ߙ⠑ öΝ ä3¨ ΖtÏ?ù'tƒ ∩⊂∈∪ tβθ ç Ρt“øts† öΝ è δ Ÿωuρ öΝÍκön=tã ì∃öθyz Ÿξsù yxn=ô¹r&uρ 4’s+ ¨ ?$# y7Íׯ≈s9'ρ é& !$pκ÷]tã (#ρ ç y9õ3tFó™$#uρ $uΖÏG≈tƒ$t↔Î/ (#θ ç / ¤ ‹x. š ⎥⎪Ï% © !$#uρ Þ Οn=øßr& ô⎯yϑsù ∩⊂∉∪ tβρ à $Î#≈yz $pκÏù öΝ è δ ( Í‘$¨Ψ9$# Ü =≈ysô¹r& y7Íׯ≈s9'ρ é& 4 ÿ⎯ÏμÏG≈tƒ$t↔Î/ z> ¤ ‹x. ÷ρr& $¹ /É‹x. «!$# ’n?tã 3“utIøù$# Ç⎯ £ ϑÏΒ $uΖ è =ߙ⠑ öΝ å κøEu™!%y` #sŒÎ) # © ¨ Lym ( É=≈tGÅ3ø9$# z⎯ÏiΒ Ν å κ â :ÅÁtΡ öΝ ç λ é ;$oΨtƒ ( «!$# Âχρ ß Š ⎯ÏΒ tβθ ã ãô‰s? óΟ ç GΨ ä . $tΒ t⎦ø⎪r& (#þθ ä 9$s% öΝ å κtΞöθ © ùuθtGtƒ (#θ ç Ρ%x. öΝ å κ ¨ Ξr& öΝÍκŦà Ρr& # ’n?tã (#ρ ß ‰Íκy−uρ $¨ Ζtã (#θ =|Ê (#θ ä 9$s% ⎯ÏΒ ôMn=yz ô‰s% 5 ΟtΒé& þ’Îû (#θ è = ä z÷Š$# tΑ$s% ∩⊂∠∪ t⎦⎪ÌÏ≈x. ôMn=yzyŠ $yϑ ¯ = ä . ( Í‘$¨Ζ9$# ’Îû ħΡM}$#uρ Çd⎯Éfø9$# z⎯ÏiΒ Ν à 6Î=ö6s% $Y èŠÏΗsd $pκÏù (#θ à 2u‘#¨ Š$# #sŒÎ) # © ¨ Lym ( $pκtJ÷z é& ôMuΖyè © 9 × π ¨Βé& öΝÍκÌE$t↔sù $tΡθ =|Êr& Ï™Iω à σ¯≈yδ $oΨ − /u‘ öΝ ß γ9s9ρT{ óΟ ß γ1t÷z é& ôMs9$s% ω ⎯Å3≈s9uρ × #÷èÅÊ 9e≅ ä3Ï9 tΑ$s% ( Í‘$¨Ζ9$# z⎯ÏiΒ $ Z ÷èÅÊ $\/#x‹tã š χ%x. $yϑsù óΟ ß γ1t÷zT{ óΟ ß γ9s9ρ é& ôMs9$s%uρ ∩⊂∇∪ tβθ ß ϑn=÷ès? óΟ ç GΨ ä . $yϑÎ/ z>#x‹yèø9$# (#θ è %ρ ä ‹sù 9 ≅ôÒsù ⎯ÏΒ $uΖøŠn=tã ö/ ä3s9 (#ρ ç y9õ3tFó™$#uρ $uΖÏG≈tƒ$t↔Î/ (#θ ç / ¤ ‹x. š ⎥⎪É‹ © 9$# ¨ βÎ) ∩⊂®∪ tβθ ç 7Å¡õ3s? sπ ¨ Ψyfø9$# tβθ è = ä zô‰tƒ Ÿωuρ Ï™!$uΚ ¡¡9$# Ü >≡uθö/r& öΝ ç λm; ß x − Gx è ? Ÿω $pκ÷]tã “Ì“øgwΥ šÏ9≡x‹Ÿ2uρ 4 ÅÞ$u‹Ïƒø:$# ÉdΟy™ ’Îû ã≅yϑpgø:$# ykÎ=tƒ 4© ® Lym óΟÎγÏ%öθsù ⎯ÏΒuρ ׊$yγÏΒ tΛ © ⎝yγy_ ⎯ÏiΒ Μ ç λm; ∩⊆⊃∪ t⎦⎫ÏΒÌôf ß ϑø9$# š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ∩⊆⊇∪ t⎦⎫ÏϑÎ=≈ © à9$# “Ì“øgwΥ y7Ï9≡x‹x.uρ 4 :\#uθxî ωÎ) $²¡øtΡ ß #Ïk=s3ç Ρ Ÿω ÏM≈ysÎ=≈¢ Á9$# (#θ è =Ïϑtãuρ (#θ ã ΖtΒ#u™ ∩⊆⊄∪ tβρ à $Î#≈yz $pκÏù öΝ è δ ( Ïπ ¨ Ζpgø:$# Ü =≈ptõ¾r& šÍׯ≈s9'ρ é& !$yγyèó™ã ρ ã ΝÍκÉJøtrB ⎯ÏΒ “ÌøgrB 9e≅Ïî ô⎯ÏiΒ ΝÏδÍ‘ρ ß ‰ ß ¹ ’Îû $tΒ $uΖôãt“tΡuρ


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 19 tβρ ã Åzù'tGó¡o„ Ÿω öΝ ß γ è =y_r& u™!%y` #sŒÎ*sù ( ×≅y_r& > π ¨Βé& Èe≅ ä3Ï9uρ $¨ΒÎ) tΠyŠ#u™ û©Í_t6≈tƒ ∩⊂⊆∪ š χθ ãΒωø)tGó¡o„ Ÿωuρ ( Z πtã$y™ Ç⎯yϑsù   ©ÉL≈tƒ#u™ ö/ ä3ø‹n=tæ tβθ Á à )tƒ öΝ ä3ΖÏiΒ ×≅ߙ⠑ öΝ ä3¨ ΖtÏ?ù'tƒ ∩⊂∈∪ tβθ ç Ρt“øts† öΝ è δ Ÿωuρ öΝÍκön=tã ì∃öθyz Ÿξsù yxn=ô¹r&uρ 4’s+ ¨ ?$# y7Íׯ≈s9'ρ é& !$pκ÷]tã (#ρ ç y9õ3tFó™$#uρ $uΖÏG≈tƒ$t↔Î/ (#θ ç / ¤ ‹x. š ⎥⎪Ï% © !$#uρ Þ Οn=øßr& ô⎯yϑsù ∩⊂∉∪ tβρ à $Î#≈yz $pκÏù öΝ è δ ( Í‘$¨Ψ9$# Ü =≈ysô¹r& y7Íׯ≈s9'ρ é& 4 ÿ⎯ÏμÏG≈tƒ$t↔Î/ z> ¤ ‹x. ÷ρr& $¹ /É‹x. «!$# ’n?tã 3“utIøù$# Ç⎯ £ ϑÏΒ $uΖ è =ߙ⠑ öΝ å κøEu™!%y` #sŒÎ) # © ¨ Lym ( É=≈tGÅ3ø9$# z⎯ÏiΒ Ν å κ â :ÅÁtΡ öΝ ç λ é ;$oΨtƒ ( «!$# Âχρ ß Š ⎯ÏΒ tβθ ã ãô‰s? óΟ ç GΨ ä . $tΒ t⎦ø⎪r& (#þθ ä 9$s% öΝ å κtΞöθ © ùuθtGtƒ (#θ ç Ρ%x. öΝ å κ ¨ Ξr& öΝÍκŦà Ρr& # ’n?tã (#ρ ß ‰Íκy−uρ $¨ Ζtã (#θ =|Ê (#θ ä 9$s% ⎯ÏΒ ôMn=yz ô‰s% 5 ΟtΒé& þ’Îû (#θ è = ä z÷Š$# tΑ$s% ∩⊂∠∪ t⎦⎪ÌÏ≈x. ôMn=yzyŠ $yϑ ¯ = ä . ( Í‘$¨Ζ9$# ’Îû ħΡM}$#uρ Çd⎯Éfø9$# z⎯ÏiΒ Ν à 6Î=ö6s% $Y èŠÏΗsd $pκÏù (#θ à 2u‘#¨ Š$# #sŒÎ) # © ¨ Lym ( $pκtJ÷z é& ôMuΖyè © 9 × π ¨Βé& öΝÍκÌE$t↔sù $tΡθ =|Êr& Ï™Iω à σ¯≈yδ $oΨ − /u‘ öΝ ß γ9s9ρT{ óΟ ß γ1t÷z é& ôMs9$s% ω ⎯Å3≈s9uρ × #÷èÅÊ 9e≅ ä3Ï9 tΑ$s% ( Í‘$¨Ζ9$# z⎯ÏiΒ $ Z ÷èÅÊ $\/#x‹tã š χ%x. $yϑsù óΟ ß γ1t÷zT{ óΟ ß γ9s9ρ é& ôMs9$s%uρ ∩⊂∇∪ tβθ ß ϑn=÷ès? óΟ ç GΨ ä . $yϑÎ/ z>#x‹yèø9$# (#θ è %ρ ä ‹sù 9 ≅ôÒsù ⎯ÏΒ $uΖøŠn=tã ö/ ä3s9 (#ρ ç y9õ3tFó™$#uρ $uΖÏG≈tƒ$t↔Î/ (#θ ç / ¤ ‹x. š ⎥⎪É‹ © 9$# ¨ βÎ) ∩⊂®∪ tβθ ç 7Å¡õ3s? sπ ¨ Ψyfø9$# tβθ è = ä zô‰tƒ Ÿωuρ Ï™!$uΚ ¡¡9$# Ü >≡uθö/r& öΝ ç λm; ß x − Gx è ? Ÿω $pκ÷]tã “Ì“øgwΥ šÏ9≡x‹Ÿ2uρ 4 ÅÞ$u‹Ïƒø:$# ÉdΟy™ ’Îû ã≅yϑpgø:$# ykÎ=tƒ 4© ® Lym óΟÎγÏ%öθsù ⎯ÏΒuρ ׊$yγÏΒ tΛ © ⎝yγy_ ⎯ÏiΒ Μ ç λm; ∩⊆⊃∪ t⎦⎫ÏΒÌôf ß ϑø9$# š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ∩⊆⊇∪ t⎦⎫ÏϑÎ=≈ © à9$# “Ì“øgwΥ y7Ï9≡x‹x.uρ 4 :\#uθxî ωÎ) $²¡øtΡ ß #Ïk=s3ç Ρ Ÿω ÏM≈ysÎ=≈¢ Á9$# (#θ è =Ïϑtãuρ (#θ ã ΖtΒ#u™ ∩⊆⊄∪ tβρ à $Î#≈yz $pκÏù öΝ è δ ( Ïπ ¨ Ζpgø:$# Ü =≈ptõ¾r& šÍׯ≈s9'ρ é& !$yγyèó™ã ρ ã ΝÍκÉJøtrB ⎯ÏΒ “ÌøgrB 9e≅Ïî ô⎯ÏiΒ ΝÏδÍ‘ρ ß ‰ ß ¹ ’Îû $tΒ $uΖôãt“tΡuρ $¨ Ζ ä . $tΒuρ #x‹≈yγÏ9 $uΖ1y‰yδ “Ï% © !$# ¬! ß ‰ôϑptø:$# (#θ ä 9$s%uρ ( ã ≈pκ÷ΞF{$# $uΖÎn/u‘ ã≅ߙ⠑ ôNu™!%y` ô‰s)s9 ( ª !$# $uΖ1y‰yδ ÷βr& Iωöθs9 y“ωtFöκs]Ï9 óΟ ç GΨ ä . $yϑÎ/ $yδθ ß ϑ ç GøOÍ‘ρ é& è π ¨ Ψyfø9$# ã Ν ä3ù=Ï? βr& (#ÿρ ß Šθ ç Ρuρ ( Èd,ptø:$$Î/ ∩⊆⊂∪ tβθ è =yϑ÷ès?


20 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 34. Wa likulli ummatin ajal, fa iżā jā`a ajaluhum lā yasta`khirụna sā’ataw wa lā yastaqdimụn. 35. Yā banī ādama immā ya`tiyannakum rusulum mingkum yaquṣṣụna ‘alaikum āyātī fa manittaqā wa aṣlaḥa fa lā khaufun ‘alaihim wa lā hum yaḥzanụn. 36. Wallażīna każżabụ bi`āyātinā wastakbarụ ‘an-hā ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn. 37. Fa man aẓlamu mim maniftarā ‘alallāhi każiban au każżaba bi`āyātih, ulā`ika yanaluhum naṣībuhum minal-kitāb, ḥattā iżā jā`at-hum rusulunā yatawaffaunahum qālū aina mā kuntum tad’ụna min dụnillāh, qālụ ḍallụ ‘annā wa syahidụ ‘alā anfusihim annahum kānụ kāfirīn. 38. Qāladkhulụ fī umaming qad khalat ming qablikum minal-jinni wal-insi fin-nāri kullamā dakhalat ummatul la’anat ukhtahā, ḥattā iżad dārakụ fīhā jamī’ang qālat ukhrāhum li`ụlāhum rabbanā hā`ulā`i aḍallụnā fa ātihim ‘ażāban ḍi’fam minannār, qāla likullin ḍi’fuw wa lākil lā ta’lamụn. 39. Wa qālat ụlāhum li`ukhrāhum fa mā kāna lakum ‘alainā min faḍlin fa żụqul-’ażāba bimā kuntum taksibụn. 40. Innallażīna każżabụ bi`āyātinā wastakbarụ ‘anhā lā tufattaḥu lahum abwābus-samā`i wa lā yadkhulụnal-jannata ḥattā yalijal-jamalu fī sammilkhiyāṭ, wa każālika najzil-mujrimīn. 41. Lahum min jahannama mihāduw wa min fauqihim gawāsy, wa każālika najziẓ-ẓālimīn.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 21 42. Wallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lā nukallifu nafsan illā wus’ahā ulā`ika aṣ-ḥābul-jannah, hum fīhā khālidụn. 43. Wa naza’nā mā fī ṣudụrihim min gillin tajrī min taḥtihimul-an-hār, wa qālul-ḥamdu lillāhillażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadānallāh, laqad jā`at rusulu rabbinā bil-ḥaqq, wa nụdū an tilkumul-jannatu ụriṡtumụhā bimā kuntum ta’malụn. 34. Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun. 35. Wahai anak cucu Adam! Jika datang kepadamu rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, yang menceritakan ayat-ayat-Ku kepadamu, maka barangsiapa bertakwa dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati. 36. Tetapi orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. 37. Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Mereka itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan dalam Kitab sampai datang para utusan (malaikat) Kami kepada mereka untuk mencabut nyawanya. Mereka (para malaikat) berkata, “Manakah sembahan Cara Meruqyah Orang Kerasukan Jin


22 Ruqyah Kesurupan & Terapinya yang biasa kamu sembah selain Allah?” Mereka (orang musyrik) menjawab, “Semuanya telah lenyap dari kami.” Dan mereka memberikan kesaksian terhadap diri mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang kafir. 38. Allah berfirman, “Masuklah kamu ke dalam api neraka bersama golongan jin dan manusia yang telah lebih dahulu dari kamu. Setiap kali suatu umat masuk, dia melaknat saudaranya, sehingga apabila mereka telah masuk semuanya, berkatalah orang yang (masuk) belakangan (kepada) orang yang (masuk) terlebih dahulu, “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami. Datangkanlah siksaan api neraka yang berlipat ganda kepada mereka” Allah berfirman, “Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang berlipat ganda, tapi kamu tidak mengetahui.” 39. Dan orang yang (masuk) terlebih dahulu berkata kepada yang (masuk) belakangan, “Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami. Maka rasakanlah azab itu karena perbuatan yang telah kamu lakukan.” 40. Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit bagi mereka, dan mereka tidak akan masuk surga, sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 23 41. Bagi mereka tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim. 42. Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan kebajikan, Kami tidak akan membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Mereka itulah penghuni surga; mereka kekal di dalamnya, 43. dan Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka, di bawahnya mengalir sungai-sungai. Mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran.” Diserukan kepada mereka, “Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa yang telah kamu kerjakan.” 14. Al-A’raf: 54–56 ’Îû uÚö‘F{$#uρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# t,n=y{ “Ï% © !$# ª !$# ã Ν ä3− /u‘ χÎ) u‘$pκ ¨]9$# Ÿ≅ø‹ © 9$# ©Å´øó ã ƒ ĸóyêø9$# ’n?tã 3“uθtGó™$# § Ν è O 5 Θ$− ƒr& Ïπ− GÅ™ ¤ N≡t ¤ ‚|¡ãΒ tΠθ à f ‘Ζ9$#uρ tyϑs)ø9$#uρ }§ôϑ ¤ ±9$#uρ $ Z WÏWym …ç μ ç 7 è =ôÜtƒ t⎦⎫ÏΗs>≈yèø9$# >u‘ ª !$# x8u‘$t6s? 3 â öΔF{$#uρ ß ,ù=sƒø:$# ã &s! Ÿωr& 3 ÿ⎯ÍνÍöΔr'Î/ =Ït ä † Ÿω …ç μ ¯ ΡÎ) 4 º πuŠø ä zuρ %Y æ • |Øn@ öΝ ä3− /u‘ (#θ ã ã÷Š$# ∩∈⊆∪ y‰÷èt/ ÇÚö‘F{$# †Îû (#ρ ß ‰Å¡ø è ? Ÿωuρ ∩∈∈∪ š ⎥⎪ωtF÷è ß ϑø9$# Ò =ƒÌs% «!$# |MuΗ÷qu‘ ¨ βÎ) 4 $· èyϑsÛuρ $ ] ùöθyz ç νθ ã ã÷Š$#uρ $yγÅs≈n=ô¹Î) ∩∈∉∪ t⎦⎫ÏΖÅ¡ós ß ϑø9$# š ∅ÏiΒ


24 Ruqyah Kesurupan & Terapinya ’Îû uÚö‘F{$#uρ ÏN≡uθ≈yϑ ¡¡9$# t,n=y{ “Ï% © !$# ª !$# ã Ν ä3− /u‘ χÎ) u‘$pκ ¨]9$# Ÿ≅ø‹ © 9$# ©Å´øó ã ƒ ĸóyêø9$# ’n?tã 3“uθtGó™$# § Ν è O 5 Θ$− ƒr& Ïπ− GÅ™ ¤ N≡t ¤ ‚|¡ãΒ tΠθ à f ‘Ζ9$#uρ tyϑs)ø9$#uρ }§ôϑ ¤ ±9$#uρ $ Z WÏWym …ç μ ç 7 è =ôÜtƒ t⎦⎫ÏΗs>≈yèø9$# >u‘ ª !$# x8u‘$t6s? 3 â öΔF{$#uρ ß ,ù=sƒø:$# ã &s! Ÿωr& 3 ÿ⎯ÍνÍöΔr'Î/ =Ït ä † Ÿω …ç μ ¯ ΡÎ) 4 º πuŠø ä zuρ %Y æ • |Øn@ öΝ ä3− /u‘ (#θ ã ã÷Š$# ∩∈⊆∪ y‰÷èt/ ÇÚö‘F{$# †Îû (#ρ ß ‰Å¡ø è ? Ÿωuρ ∩∈∈∪ š ⎥⎪ωtF÷è ß ϑø9$# Ò =ƒÌs% «!$# |MuΗ÷qu‘ ¨ βÎ) 4 $· èyϑsÛuρ $ ] ùöθyz ç νθ ã ã÷Š$#uρ $yγÅs≈n=ô¹Î) ∩∈∉∪ t⎦⎫ÏΖÅ¡ós ß ϑø9$# š ∅ÏiΒ 54. Inna rabbakumullāhullażī khalaqas-samāwāti walarḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā ‘alal-’arsy, yugsyil-lailan-nahāra yaṭlubuhụ ḥaṡīṡaw wasysyamsa wal-qamara wan-nujụma musakhkharātim bi`amrihī alā lahul-khalqu wal-amr, tabārakallāhu rabbul-’ālamīn. 55. Ud’ụ rabbakum taḍarru’aw wa khufyah, innahụ lā yuḥibbul-mu’tadīn. 56. Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā wad’ụhu khaufaw wa ṭama’ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn. 54. Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintangbintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam. 55. Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 25 56. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. 15. Al-Anfal: 48–50 |=Ï9$xî Ÿω tΑ$s%uρ óΟ ß γn=≈yϑôãr& ß ⎯≈sÜø‹ ¤ ±9$# Þ Ο ß γs9 z⎯ − ƒy— øŒÎ)uρ $£ ϑn=sù ( öΝ à 6 © 9 Ö‘%y` †ÎoΤÎ)uρ Ĩ$¨Ζ9$# š ∅ÏΒ tΠöθu‹ø9$# ã Ν à 6s9 Ö ™ü“Ìt/ ’ÎoΤÎ) tΑ$s%uρ Ïμø‹t7É)tã 4’n?tã }Ès3tΡ Èβ$tGt⁄Ïø9$# ÏNu™!#ts? ª !$#uρ 4 © !$# Ú’%s{r& þ’ÎoΤÎ) tβ÷ρts? Ÿω $tΒ 3“u‘r& þ’ÎoΤÎ) öΝ à 6ΖÏiΒ tβθ à )Ï≈oΨ ß ϑø9$# ãΑθ à )tƒ øŒÎ) ∩⊆∇∪ ÅU$s)Ïèø9$# ß ‰ƒÏ‰x© ⎯tΒuρ 3 óΟ ß γ ã ΨƒÏŠ Ï™Iω à σ¯≈yδ § xî íÚt ¨Β ΝÎγÎ/θ è = è % ’Îû š ⎥⎪Ï% © !$#uρ ∩⊆®∪ Ò Ο‹Å6ym î “ƒÍ•tã © !$#   χÎ*sù «!$# ’n?tã ö≅ 2uθtGtƒ è πs3Íׯ≈n=yϑø9$#   (#ρ ã xŸ2 t⎦⎪Ï% © !$# ’ ® ûuθtGtƒ øŒÎ) #“ts? öθs9uρ š U#x‹tã (#θ è %ρ è Œuρ öΝ è δt≈t/÷Šr&uρ öΝ ß γyδθ ã _ ã ρ š χθ ç /ÎôØo„ ∩∈⊃∪ È,ƒÍy⇔ø9$#


26 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 48. Wa iż zayyana lahumusy-syaiṭānu a’mālahum wa qāla lā gāliba lakumul-yauma minan-nāsi wa innī jārul lakum, fa lammā tarā`atil-fi`atāni nakaṣa ‘alā ‘aqibaihi wa qāla innī barī`um mingkum innī arā mā lā tarauna innī akhāfullāh, wallāhu syadīdul-’iqāb. 49. Iż yaqụlul-munāfiqụna wallażīna fī qulụbihim maraḍun garra hā`ulā`i dīnuhum, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa innallāha ‘azīzun ḥakīm. 50. Walau tarā iż yatawaffallażīna kafarul-malā`ikatu yaḍribụna wujụhahum wa adbārahum, wa żụqụ ‘ażābal-ḥarīq. 48. Dan (ingatlah) ketika setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan (dosa) mereka dan mengatakan, “Tidak ada (orang) yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini, dan sungguh, aku adalah penolongmu.” Maka ketika kedua pasukan itu telah saling melihat (berhadapan), setan balik ke belakang seraya berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu; aku dapat melihat apa yang kamu tidak dapat melihat; sesungguhnya aku takut kepada Allah.” Allah sangat keras siksa-Nya. 49. (Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orangorang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata, “Mereka itu (orang mukmin) ditipu agamanya.” (Allah berfirman), “Barangsiapa bertawakal kepada Allah, ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.”


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 27 50. Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” 16. Al-Anfal: 59 ∩∈®∪ tβρâ “Éf÷è ã ƒ Ÿω öΝ å κ ¨ ΞÎ) 4 (#þθ à )t7y™ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# ¨ ⎦t⎤|¡øts† Ÿωuρ Wa lā yaḥsabannallażīna kafarụ sabaqụ, innahum lā yu’jizụn. Dan janganlah orang-orang kafir mengira, bahwa mereka akan dapat lolos (dari kekuasaan Allah). Sungguh, mereka tidak dapat melemahkan (Allah). 17. Hud: 56 uθ è δ ωÎ) > π− /!#yŠ ⎯ÏΒ $¨Β 4 Ο ä3În/u‘uρ ’În1u‘ «!$# ’n?tã à Mù= © .uθs? ’ÎoΤÎ) ∩∈∉∪ 8 Λ⎧É)tGó¡•Β : Þ≡uÅÀ 4’n?tã ’În1u‘ ¨ βÎ) 4 !$pκÉJuŠÏ¹$uΖÎ/ 8‹Ï{#u™ Innī tawakkaltu ‘alallāhi rabbī wa rabbikum, mā min dābbatin illā huwa ākhiżum bināṣiyatihā, inna rabbī ‘alā ṣirāṭim mustaqīm. Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak satu pun makhluk bergerak yang bernyawa melainkan Dialah yang memegang ubunubunnya (menguasainya). Sungguh, Tuhanku di jalan yang lurus (adil).


28 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 18. Ibrahim: 15–18 ⎯ÏiΒ ∩⊇∈∪ 7 ‰ŠÏΨtã A ‘$¬ 7y_ ‘≅ à 2 z>%s{uρ (#θ ß stGøtGó™$#uρ …ç μ ã ã § yftFtƒ ∩⊇∉∪ 7 ‰ƒÏ‰|¹ & ™!$¨Β ⎯ÏΒ 4’s+ó¡ã ƒuρ æ Λ © ⎝yγy_ ⎯ÏμÍ←!#u‘uρ 5 β%s3tΒ Èe≅ à 2 ⎯ÏΒ ß Nöθyϑø9$# Ïμ‹Ï?ù'tƒuρ …ç μ ä óŠÅ¡ç „ ߊ%x6tƒ Ÿωuρ ∩⊇∠∪ Ô áŠÎ=yñ ë>#x‹tã ⎯ÏμÍ←!#u‘uρ ∅ÏΒuρ ( ; MÍh‹yϑÎ/ uθ è δ $tΒρu ôN £ ‰tFô©$# > Š$tΒtx. óΟ ß γ è =≈yϑôãr& ( óΟÎγÎn/tÎ/ (#ρ ã xx. š ⎥⎪Ï% © !$# ã≅sW ¨Β (#θ ç 7|¡Ÿ2 $£ ϑÏΒ tβρ⠑ωø)tƒ ω ( 7#Ϲ%tæ B Θöθtƒ ’Îû ß w†Ìh9$# ÏμÎ/ ∩⊇∇∪ ß ‰‹Ïèt7ø9$# ã≅≈n= Ò9$# uθ è δ šÏ9≡sŒ 4 & ™ó©x« 4’n?tã 15. Wastaftaḥụ wa khāba kullu jabbārin ‘anīd. 16. Miw warā`ihī jahannamu wa yusqā mim mā`in ṣadīd. 17. Yatajarra’uhụ wa lā yakādu yusīguhụ wa ya`tīhilmautu ming kulli makāniw wa mā huwa bimayyit, wa miw warā`ihī ‘ażābun galīẓ. 18. Maṡalullażīna kafarụ birabbihim a’māluhum karamādinisytaddat bihir-rīḥu fī yaumin ‘āṣif, lā yaqdirụna mimmā kasabụ ‘alā syaī`, żālika huwaḍḍalālul-ba’īd 15. Dan mereka memohon diberi kemenangan dan binasalah semua orang yang berlaku sewenangwenang lagi keras kepala, 16. di hadapannya ada neraka Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah,


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 29 17. diteguk-teguknya (air nanah itu) dan dia hampir tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati; dan di hadapannya (masih ada) azab yang berat. 18. Perumpamaan orang yang ingkar kepada Tuhannya, perbuatan mereka seperti abu yang ditiup oleh angin keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak kuasa (mendatangkan manfaat) sama sekali dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh. 19. Ibrahim 42–52 4 š χθ ß ϑÎ=≈ © à9$# ã≅yϑ÷ètƒ $£ ϑtã ¸ ξÏ≈xî © !$# ⎥t⎤|¡óss? Ÿωuρ ∩⊆⊄∪ ã ≈|Áö/F{$# ÏμŠÏù ß Èy‚ô±n@ 5 ΘöθuŠÏ9 öΝ è δ ã ½jzxσ ã ƒ $yϑ ¯ ΡÎ) ( óΟ ß γ è ùösÛ öΝÍκös9Î) ‘ ‰s?ötƒ Ÿω öΝÎηÅ™ρ â ™ â ‘ ©ÉëÏΨø) ãΒ š ⎥⎫ÏèÏÜôγ ãΒ Ü>#x‹yèø9$# ã ΝÍκÏ?ù'tƒ tΠöθtƒ }¨$¨Ψ9$# ͑ɋΡr&uρ ∩⊆⊂∪ Ö ™!#uθyδ öΝ å κ è Ey‰Ï↔øùr&uρ ó=Åg Υ 5 =ƒÌs% 9 ≅y_r& # ’n<Î) !$tΡö½jzr& !$oΨ − /u‘ (#θ ß ϑn=sß t⎦⎪Ï% © !$# ãΑθ à )uŠsù ⎯ÏiΒ Ν ç Fôϑ|¡ø%r& (#þθ ç Ρθ à 6s? öΝs9uρr& 3 Ÿ≅ß™” 9$# ÆìÎ7 ® KtΡuρ y7s?uθôãyŠ Ç⎯Å6≈|¡tΒ ’Îû öΝ ç GΨs3y™uρ ∩⊆⊆∪ 5 Α#uρy— ⎯ÏiΒ Ν à 6s9 $tΒ ã≅ö6s% $uΖù=yèsù y#ø‹x. öΝ à 6s9 š ⎥ ¨ ⎫t6s?uρ óΟ ß γ|¡à Ρr& (#þθ ß ϑn=sß t⎦⎪Ï% © !$# (#ρ ã s3tΒ ô‰s%uρ ∩⊆∈∪ tΑ$sVøΒF{$# ã Ν ä3s9 $oΨö/uŸÑuρ óΟÎγÎ/ š χ%x. βÎ)uρ öΝ è δ ã ò6tΒ «!$# y‰ΖÏãuρ öΝ è δtò6tΒ © !$# ¨ ⎦t⎤|¡øtrB Ÿξsù ∩⊆∉∪ ãΑ$t6Ågø:$# ç μ÷ΨÏΒ tΑρã ”tIÏ9 öΝ è δ ã ò6tΒ ∩⊆∠∪ 5 Θ$s)ÏFΡ$# ρ è Œ Ö “ƒÍ•tã © !$# ¨ βÎ) 3 ÿ…ã &s#ߙ⠑ ⎯Íνωôãuρ y#Î=øƒ èΧ (#ρ ã —tt/uρ ( ß N≡uθ≈yϑ ¡¡9$#uρ ÇÚö‘F{$# uöxî ÞÚö‘F{$# ãΑ£ ‰t7 è ? tΠöθtƒ 7 ‹Í≥tΒöθtƒ t⎦⎫ÏΒÌôf ß ϑø9$# “ts?uρ ∩⊆∇∪ Í‘$£ γs)ø9$# ωÏn≡uθø9$# ¬! 5 β#tÏÜs% ⎯ÏiΒ Ο ß γ è =‹Î/#ty™ ∩⊆®∪ ÏŠ$xô¹F{$# ’Îû t⎦⎫ÏΡ§ s)•Β $¨Β < §øtΡ ¨≅ ä . ª !$# y“Ì“ôfu‹Ï9 ∩∈⊃∪ â‘$¨Ψ9$# ã Ν ß γyδθ ã _ ã ρ 4©y´øós?uρ Ô ≈n=t/ #x‹≈yδ ∩∈⊇∪ É>$|¡Åsø9$# ß ìƒÌy™ © !$# ¨ βÎ) 4 ôMt6|¡x. Ó ‰Ïn≡uρ × μ≈s9Î) uθ è δ $yϑ ¯ Ρr& (#þθ ß ϑn=÷èu‹Ï9uρ ⎯ÏμÎ/ (#ρ â ‘x‹Ζ ã ŠÏ9uρ Ĩ$¨Ζ=Ïj9 ∩∈⊄∪ É=≈t6ø9F{$# (#θ ä 9'ρ é& t © . ¤ ‹uŠÏ9uρ


30 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 4 š χθ ß ϑÎ=≈ © à9$# ã≅yϑ÷ètƒ $£ ϑtã ¸ ξÏ≈xî © !$# ⎥t⎤|¡óss? Ÿωuρ ∩⊆⊄∪ ã ≈|Áö/F{$# ÏμŠÏù ß Èy‚ô±n@ 5 ΘöθuŠÏ9 öΝ è δ ã ½jzxσ ã ƒ $yϑ ¯ ΡÎ) ( óΟ ß γ è ùösÛ öΝÍκös9Î) ‘ ‰s?ötƒ Ÿω öΝÎηÅ™ρ â ™ â ‘ ©ÉëÏΨø) ãΒ š ⎥⎫ÏèÏÜôγ ãΒ Ü>#x‹yèø9$# ã ΝÍκÏ?ù'tƒ tΠöθtƒ }¨$¨Ψ9$# ͑ɋΡr&uρ ∩⊆⊂∪ Ö ™!#uθyδ öΝ å κ è Ey‰Ï↔øùr&uρ ó=Åg Υ 5 =ƒÌs% 9 ≅y_r& # ’n<Î) !$tΡö½jzr& !$oΨ − /u‘ (#θ ß ϑn=sß t⎦⎪Ï% © !$# ãΑθ à )uŠsù ⎯ÏiΒ Ν ç Fôϑ|¡%ø r& (#þθ ç Ρθ à 6s? öΝs9uρr& 3 Ÿ≅ß™” 9$# ÆìÎ7 ® KtΡuρ y7s?uθôãyŠ Ç⎯Å6≈|¡tΒ ’Îû öΝ ç GΨs3y™uρ ∩⊆⊆∪ 5 Α#uρy— ⎯ÏiΒ Ν à 6s9 $tΒ ã≅ö6s% $uΖù=yèsù y#ø‹x. öΝ à 6s9 š ⎥ ¨ ⎫t6s?uρ óΟ ß γ|¡à Ρr& (#þθ ß ϑn=sß t⎦⎪Ï% © !$# (#ρ ã s3tΒ ô‰s%uρ ∩⊆∈∪ tΑ$sVøΒF{$# ã Ν ä3s9 $oΨö/uŸÑuρ óΟÎγÎ/ š χ%x. βÎ)uρ öΝ è δ ã ò6tΒ «!$# y‰ΖÏãuρ öΝ è δtò6tΒ © !$# ¨ ⎦t⎤|¡øtrB Ÿξsù ∩⊆∉∪ ãΑ$t6Ågø:$# ç μ÷ΨÏΒ tΑρã ”tIÏ9 öΝ è δ ã ò6tΒ ∩⊆∠∪ 5 Θ$s)ÏFΡ$# ρ è Œ Ö “ƒÍ•tã © !$# ¨ βÎ) 3 ÿ…ã &s#ߙ⠑ ⎯Íνωôãuρ y#Î=øƒ èΧ (#ρ ã —tt/uρ ( ß N≡uθ≈yϑ ¡¡9$#uρ ÇÚö‘F{$# uöxî ÞÚö‘F{$# ãΑ£ ‰t7 è ? tΠöθtƒ 7 ‹Í≥tΒöθtƒ t⎦⎫ÏΒÌôf ß ϑø9$# “ts?uρ ∩⊆∇∪ Í‘$£ γs)ø9$# ωÏn≡uθø9$# ¬! 5 β#tÏÜs% ⎯ÏiΒ Ο ß γ è =‹Î/#ty™ ∩⊆®∪ ÏŠ$xô¹F{$# ’Îû t⎦⎫ÏΡ§ s)•Β $¨Β < §øtΡ ¨≅ ä . ª !$# y“Ì“ôfu‹Ï9 ∩∈⊃∪ â‘$¨Ψ9$# ã Ν ß γyδθ ã _ ã ρ 4©y´øós?uρ Ô ≈n=t/ #x‹≈yδ ∩∈⊇∪ É>$|¡Åsø9$# ß ìƒÌy™ © !$# ¨ βÎ) 4 ôMt6|¡x. Ó ‰Ïn≡uρ × μ≈s9Î) uθ è δ $yϑ ¯ Ρr& (#þθ ß ϑn=÷èu‹Ï9uρ ⎯ÏμÎ/ (#ρ â ‘x‹Ζ ã ŠÏ9uρ Ĩ$¨Ζ=Ïj9 ∩∈⊄∪ É=≈t6ø9F{$# (#θ ä 9'ρ é& t © . ¤ ‹uŠÏ9uρ 42. Wa lā taḥsabannallāha gāfilan ‘ammā ya’maluẓẓālimụn, innamā yu`akhkhiruhum liyaumin tasykhaṣu fīhil-abṣār. 43. Muhṭi’īna muqni’ī ru`ụsihim lā yartaddu ilaihim ṭarfuhum, wa af`idatuhum hawā`. 44. Wa anżirin-nāsa yauma ya`tīhimul-’ażābu fa yaqụlullażīna ẓalamụ rabbanā akhkhirnā ilā ajaling qarībin nujib da’wataka wa nattabi’ir-rusul, a wa


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 31 lam takụnū aqsamtum ming qablu mā lakum min zawāl. 45. Wa sakantum fī masākinillażīna ẓalamū anfusahum wa tabayyana lakum kaifa fa’alnā bihim wa ḍarabnā lakumul-amṡāl. 46. Wa qad makarụ makrahum wa ‘indallāhi makruhum, wa ing kāna makruhum litazụla min-huljibāl. 47. Fa lā taḥsabannallāha mukhlifa wa’dihī rusulah, innallāha ‘azīzun żuntiqām. 48. Yauma tubaddalul-arḍu gairal-arḍi was-samāwātu wa barazụ lillāhil-wāḥidil-qahhār. 49. Wa taral-mujrimīna yauma`iżim muqarranīna filaṣfād. 50. Sarābīluhum ming qaṭirāniw wa tagsyā wujụhahumun-nār. 51. Liyajziyallāhu kulla nafsim mā kasabat, innallāha sarī’ul-ḥisāb. 52. Hāżā balāgul lin-nāsi wa liyunżarụ bihī wa liya’lamū annamā huwa ilāhuw wāḥiduw wa liyażżakkara ulul-albāb. 42. Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, 43. mereka datang tergesa-gesa (memenuhi panggilan) dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.


32 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 44. Dan berikanlah peringatan (Muhammad) kepada manusia pada hari (ketika) azab datang kepada mereka, maka orang yang zalim berkata, “Ya Tuhan kami, berilah kami kesempatan (kembali ke dunia) walaupun sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul.” (Kepada mereka dikatakan), “Bukankah dahulu (di dunia) kamu telah bersumpah bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa? 45. Dan kamu telah tinggal di tempat orang yang menzalimi diri sendiri, dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan.” 46. Dan sungguh, mereka telah membuat tipu daya padahal Allah (mengetahui dan akan membalas) tipu daya mereka. Dan sesungguhnya tipu daya mereka tidak mampu melenyapkan gununggunung. 47. Maka karena itu jangan sekali-kali kamu mengira bahwa Allah mengingkari janji-Nya kepada rasulrasul-Nya. Sungguh, Allah Mahaperkasa dan mempunyai pembalasan. 48. (Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa. 49. Dan pada hari itu engkau akan melihat orang yang berdosa bersama-sama diikat dengan belenggu. 50. Pakaian mereka dari cairan aspal, dan wajah mereka ditutup oleh api neraka,


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 33 51. agar Allah memberi balasan kepada setiap orang terhadap apa yang dia usahakan. Sungguh, Allah Mahacepat perhitungan-Nya. 52. Dan (Al-Qur’an) ini adalah penjelasan (yang sempurna) bagi manusia, agar mereka diberi peringatan dengannya, agar mereka mengetahui bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang yang berakal mengambil pelajaran. 20. Al-Hijr: 16–18 š ⎥⎪ÌÏà≈ ¨Ψ=Ï9 $yγ≈ ¨ Ψ − ƒy—uρ %[ `ρ ã ç / Ï™!$yϑ ¡¡9$# ’Îû $uΖù=yèy_ ô‰s)s9uρ Ç⎯tΒ ωÎ) ∩⊇∠∪ A ΟŠÅ_ § ‘ 9⎯≈sÜø‹x© Èe≅ ä . ⎯ÏΒ $yγ≈uΖôàÏymuρ ∩⊇∉∪ ∩⊇∇∪ × ⎦⎫Î7 •Β Ò>$pκÅ− …ç μyèt7ø?r'sù yìôϑ ¡¡9$# s−utIó™$# 16. wa laqad ja’alnā fis-samā`i burụjaw wa zayyannāhā lin-nāẓirīn 17. wa ḥafiẓnāhā ming kulli syaiṭānir rajīm 18. illā manistaraqas-sam’a fa atba’ahụ syihābum mubīn 16. Dan sungguh, Kami telah menciptakan gugusan bintang di langit dan men-jadikannya terasa indah bagi orang yang memandang(nya), 17. dan Kami menjaganya dari setiap (gangguan) setan yang terkutuk, 18. kecuali (setan) yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dikejar oleh semburan api yang terang.


34 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 21. Al-Isra’: 110–111 ã &s#sù (#θ ã ãô‰s? $¨Β $w ƒr& ( z⎯≈uΗ÷q§ 9$# (#θ ã ã÷Š$# Íρr& © !$# (#θ ã ã÷Š$# È≅ è % $pκÍ5 ôMÏù$sƒ é B Ÿωuρ y7Ï?Ÿξ|ÁÎ/ öyγøgrB Ÿωuρ 4 4©o_ó¡ç tø:$# â ™!$yϑó™F{$# óΟs9 “Ï% © !$# ¬! ß ‰ôϑptø:$# È≅ è %uρ ∩⊇⊇⊃∪ W ξ‹Î6y™ y7Ï9≡sŒ t⎦÷⎫t/ ÆtFö/$#uρ ⎯ ä3tƒ óΟs9uρ Å7ù=ß ϑø9$# ’Îû Ô 7ƒÎŸ° …ã & © ! ⎯ ä3tƒ óΟs9uρ #V $s!uρ õ‹Ï‚− Gtƒ ∩⊇⊇⊇∪ #M Î7õ3s? ç ν÷Éi9x.uρ ( ÉeΑ — %!$# z⎯ÏiΒ @ ’Í<uρ …ã & © ! 110. qulid’ullāha awid’ur-raḥmān, ayyam mā tad’ụ fa lahul-asmā`ul-ḥusnā, wa lā taj-har biṣalātika wa lā tukhāfit bihā wabtagi baina żālika sabīlā 111. wa qulil-ḥamdu lillāhillażī lam yattakhiż waladaw wa lam yakul lahụ syarīkun fil-mulki wa lam yakul lahụ waliyyum minaż-żulli wa kabbir-hu takbīrā 110. Katakanlah (Muhammad), “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asma‘ul husna) dan janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam salat dan janganlah (pula) merendahkannya dan usahakan jalan tengah di antara kedua itu.” 111. Dan katakanlah, “Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak (pula) mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia tidak memerlukan penolong dari kehinaan dan agungkanlah Dia seagung-agungnya.


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 35 22. Al-Kahfi: 1–10 ≅yèøgs† óΟs9uρ |=≈tGÅ3ø9$# Íνωö7tã 4’n?tã tΑt“Ρr& ü“Ï% © !$# ¬! ß ‰÷Κptø:$# ç μ÷Ρ à $ © ! ⎯ÏiΒ #Y ‰ƒÏ‰x© $U™ù't/ u‘É‹Ζ ã ŠÏj9 $V ϑÍhŠs% ∩⊇∪ 2%y`uθÏã …ã & © ! ¨ βr& ÏM≈ysÎ=≈¢ Á9$# š χθ è =yϑ÷ètƒ z⎯ƒÏ% © !$# t⎦⎫ÏΖÏΒ÷σ ß ϑø9$# tÏe±u; ã ƒuρ ∩⊂∪ #Y ‰t/r& ÏμŠÏù š ⎥⎫ÏVÅ3≈¨Β ∩⊄∪ $Y Ζ|¡ym #· ô_r& öΝ ß γs9 ⎯ÏμÎ/ Μ ç λm; $¨Β ∩⊆∪ #V $s!uρ ª !$# x‹sƒ ª B$# (#θ ä 9$s% š ⎥⎪Ï% © !$# u‘É‹Ζ ã ƒuρ ô⎯ÏΒ ß l ã øƒrB Z πyϑÎ=Ÿ2 ôNu ã 9x. 4 óΟÎγÍ←!$t/Kψ Ÿωuρ 5 Οù=Ïæ ô⎯ÏΒ Ó ìÏ‚≈t/ y7 ¯ =yèn=sù ∩∈∪ $\ /É‹x. ωÎ) š χθ ä 9θ à )tƒ βÎ) 4 öΝÎγÏδ≡uθøùr& Ï]ƒÏ‰y⇔ø9$# #x‹≈yγÎ/ (#θ ã ΖÏΒ÷σ ã ƒ óΟ © 9 βÎ) öΝÏδÌ≈rO#u™ # ’n?tã y7|¡ø ¯ Ρ $oλ ° ; Z πoΨƒÎ— ÇÚö‘F{$# ’n?tã $tΒ $oΨù=yèy_ $ ¯ ΡÎ) ∩∉∪ $ ¸ y™r& $tΒ tβθ è =Ïè≈yfs9 $ ¯ ΡÎ)uρ ∩∠∪ W ξyϑtã ß ⎯|¡ômr& öΝ å κ š ‰r& óΟ è δuθ è =ö7oΨÏ9 |=≈ysô¹r& ¨ βr& |Mö6Å¡ym ôΘr& ∩∇∪ #· — ã ã _ #Y ‰‹Ïè|¹ $pκön=æt “uρr& øŒÎ) ∩®∪ $· 6pgxå $uΖÏF≈tƒ#u™ ô⎯ÏΒ (#θ ç Ρ%x. ÉΟŠÏ%§ 9$#uρ É#ôγs3ø9$# Z πtΗôqy‘ y7Ρ à $ © ! ⎯ÏΒ $uΖÏ?#u™ !$uΖ − /u‘ (#θ ä 9$s)sù É#ôγs3ø9$# ’n<Î) è πu‹÷FÏø9$# ∩⊇⊃∪ #Y ‰x©u‘ $tΡÌøΒr& ô⎯ÏΒ $oΨs9 ø⋅Ähyδuρ


36 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 1. al-ḥamdu lillāhillażī anzala ‘alā ‘abdihil-kitāba wa lam yaj’al lahụ ‘iwajā 2. qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya’malụnaṣṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā 3. mākiṡīna fīhi abadā 4. wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladā 5. mā lahum bihī min ‘ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibā 6. fa la’allaka bākhi’un nafsaka ‘alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafā 7. innā ja’alnā mā ‘alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalā 8. wa innā lajā’ilụna mā ‘alaihā ṣa’īdan juruzā 9. am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā ‘ajabā 10. iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā 1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok; 2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 37 3. mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. 4. Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.” 5. Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka. 6. Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an). 7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya. 8. Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering. 9. Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan? 10. (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”


38 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 23. Al-Kahfi: 50 }§ŠÎ=ö/Î) HωÎ) (#ÿρ ß ‰yf|¡sù tΠyŠKψ (#ρ ß ‰ ß ∨ó™$# Ïπs3Íׯ≈n=yϑù=Ï9 $uΖù= è % øŒÎ)uρ …ç μtΡρ ä ‹Ï‚− GtFsùr& 3 ÿ⎯ÏμÎn/u‘ ÌøΒr& ô⎯tã t,|¡xsù Çd⎯Éfø9$# z⎯ÏΒ tβ%x. }§ø♥Î/ 4 B ρ ß ‰tã öΝ ä3s9 öΝ è δuρ ’ÎΤρ ß Š ⎯ÏΒ u™!$uŠÏ9÷ρr& ÿ…ç μtF − ƒÍh‘ è Œuρ ∩∈⊃∪ Z ωy‰t/ t⎦⎫ÏϑÎ=≈ © à=Ï9 wa iż qulnā lil-malā`ikatisjudụ li`ādama fa sajadū illā iblīs, kāna minal-jinni fa fasaqa ‘an amri rabbih, a fa tattakhiżụnahụ wa żurriyyatahū auliyā`a min dụnī wa hum lakum ‘aduww, bi`sa liẓ-ẓālimīna badalā Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Dia adalah dari (golongan) jin, maka dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai pemimpin selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Sangat buruklah (Iblis itu) sebagai pengganti (Allah) bagi orang yang zalim. 24. Al-Kahfi: 102–110 ∅ÏΒ “ÏŠ$t6Ïã (#ρ ä ‹Ï‚− Gtƒ βr& (#ÿρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# |=Å¡yssùr& ∩⊇⊃⊄∪ Z ωâ “ ç Ρ t⎦⎪ÌÏ≈s3ù=Ï9 tΛ © ⎝yγy_ $tΡô‰tGôãr& !$ ¯ ΡÎ) 4 u™!$u‹Ï9÷ρr& þ’ÎΤρ ß Š ¨≅|Ê t⎦⎪Ï% © !$# ∩⊇⊃⊂∪ ¸ ξ≈uΗùår& t⎦⎪Îy£÷zF{$$Î/ Λ älã ⁄Îm7t⊥ ç Ρ ö≅yδ ö≅ è % tβθ ã ΖÅ¡øt ä † öΝ å κ ¨ Ξr& tβθ ç 7|¡øts† öΝ è δuρ $u‹÷Ρ ‘ ‰9$# Íο4θuŠptø:$# ’Îû öΝ å κ ß ÷èy™ öΝÎγÎn/u‘ ÏM≈tƒ$t↔Î/ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# y7Íׯ≈s9'ρ é& ∩⊇⊃⊆∪ $· è÷Ψ ß ¹ Ïπyϑ≈uŠÉ)ø9$# tΠöθtƒ öΝ ç λm; ã Λ⎧É) ç Ρ Ÿξsù öΝ ß γ è =≈uΗùår& ôMsÜÎ7ptm ⎯ÏμÍ←!$s)Ï9uρ (#ÿρ ä ‹sƒ ª B$#uρ (#ρ ã xx. $yϑÎ/ æ Λ © ⎝yγy_ ôΜ è δ ä τ!#t“y_ y7Ï9≡sŒ ∩⊇⊃∈∪ $ Z Ρø—uρ (#θ è =ÏΗxåuρ (#θ ã ΖtΒ#u™ t⎦⎪Ï% © !$# ¨ βÎ) ∩⊇⊃∉∪ #· ρ â “ è δ ’Í?ߙ⠑uρ ©ÉL≈tƒ#u™ ∩⊇⊃∠∪ » ωâ “ ç Ρ Ä¨÷ρyŠöÏø9$# à M≈ ¨ Ζy_ öΝ ç λm; ôMtΡ%x. ÏM≈ysÎ=≈¢ Á9$# tβ%x. öθ © 9 ≅ è % ∩⊇⊃∇∪ Z ωuθÏm $pκ÷]tã tβθ ä óö7tƒ Ÿω $pκÏù t⎦⎪Ï$Î#≈yz y‰xΖs? βr& Ÿ≅ö7s% ã óst6ø9$# y‰ÏuΖs9 ’În1u‘ ÏM≈yϑÎ=s3Ïj9 #YŠ#y‰ÏΒ ã óst7ø9$# O$tΡr& !$yϑ ¯ ΡÎ) ö≅ è % ∩⊇⊃®∪ #Y Šy‰tΒ ⎯Ï&Î#÷WÏϑÎ/ $uΖ÷∞Å_ öθs9uρ ’În1u‘ à M≈yϑÎ=x. ⎯yϑsù ( Ó ‰Ïn≡uρ × μ≈s9Î) öΝ ä3ß γ≈s9Î) !$yϑ ¯ Ρr& ¥ ’n<Î) # ©yrθ ã ƒ ö/ ä3è =÷WÏiΒ × |³o0 Ÿωuρ $[ sÎ=≈|¹ W ξuΚtã ö≅yϑ÷èu‹ù=sù ⎯ÏμÎn/u‘ u™!$s)Ï9 (#θ ã _ötƒ tβ%x. ∩⊇⊇⊃∪ #J ‰tnr& ÿ⎯ÏμÎn/u‘ ÍοyŠ$t7ÏèÎ/ õ8Îô³ ç „


Ruqyah Kesurupan & Terapinya 39 ∅ÏΒ “ÏŠ$t6Ïã (#ρ ä ‹Ï‚− Gtƒ βr& (#ÿρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# |=Å¡yssùr& ∩⊇⊃⊄∪ Z ωâ “ ç Ρ t⎦⎪ÌÏ≈s3ù=Ï9 tΛ © ⎝yγy_ $tΡô‰tGôãr& !$ ¯ ΡÎ) 4 u™!$u‹Ï9÷ρr& þ’ÎΤρ ß Š ¨≅|Ê t⎦⎪Ï% © !$# ∩⊇⊃⊂∪ ¸ ξ≈uΗùår& t⎦⎪Îy£÷zF{$$Î/ Λ älã ⁄Îm7t⊥ ç Ρ ö≅yδ ö≅ è % tβθ ã ΖÅ¡øt ä † öΝ å κ ¨ Ξr& tβθ ç 7|¡øts† öΝ è δuρ $u‹÷Ρ ‘ ‰9$# Íο4θuŠptø:$# ’Îû öΝ å κ ß ÷èy™ öΝÎγÎn/u‘ ÏM≈tƒ$t↔Î/ (#ρ ã xx. t⎦⎪Ï% © !$# y7Íׯ≈s9'ρ é& ∩⊇⊃⊆∪ $· è÷Ψ ß ¹ Ïπyϑ≈uŠÉ)ø9$# tΠöθtƒ öΝ ç λm; ã Λ⎧É) ç Ρ Ÿξsù öΝ ß γ è =≈uΗùår& ôMsÜÎ7ptm ⎯ÏμÍ←!$s)Ï9uρ (#ÿρ ä ‹sƒ ª B$#uρ (#ρ ã xx. $yϑÎ/ æ Λ © ⎝yγy_ ôΜ è δ ä τ!#t“y_ y7Ï9≡sŒ ∩⊇⊃∈∪ $ Z Ρø—uρ (#θ è =ÏΗxåuρ (#θ ã ΖtΒ#u™ t⎦⎪Ï% © !$# ¨ βÎ) ∩⊇⊃∉∪ #· ρ â “ è δ ’Í?ߙ⠑uρ ©ÉL≈tƒ#u™ ∩⊇⊃∠∪ » ωâ “ ç Ρ Ä¨÷ρyŠöÏø9$# à M≈ ¨ Ζy_ öΝ ç λm; ôMtΡ%x. ÏM≈ysÎ=≈¢ Á9$# tβ%x. öθ © 9 ≅ è % ∩⊇⊃∇∪ Z ωuθÏm $pκ÷]tã tβθ ä óö7tƒ Ÿω $pκÏù t⎦⎪Ï$Î#≈yz y‰xΖs? βr& Ÿ≅ö7s% ã óst6ø9$# y‰ÏuΖs9 ’În1u‘ ÏM≈yϑÎ=s3Ïj9 #YŠ#y‰ÏΒ ã óst7ø9$# O$tΡr& !$yϑ ¯ ΡÎ) ö≅ è % ∩⊇⊃®∪ #Y Šy‰tΒ ⎯Ï&Î#÷WÏϑÎ/ $uΖ÷∞Å_ öθs9uρ ’În1u‘ à M≈yϑÎ=x. ⎯yϑsù ( Ó ‰Ïn≡uρ × μ≈s9Î) öΝ ä3ß γ≈s9Î) !$yϑ ¯ Ρr& ¥ ’n<Î) # ©yrθ ã ƒ ö/ ä3è =÷WÏiΒ × |³o0 Ÿωuρ $[ sÎ=≈|¹ W ξuΚtã ö≅yϑ÷èu‹ù=sù ⎯ÏμÎn/u‘ u™!$s)Ï9 (#θ ã _ötƒ tβ%x. ∩⊇⊇⊃∪ #J ‰tnr& ÿ⎯ÏμÎn/u‘ ÍοyŠ$t7ÏèÎ/ õ8Îô³ ç „ 102. a fa ḥasiballażīna kafarū ay yattakhiżụ ‘ibādī min dụnī auliyā`, innā a’tadnā jahannama lil-kāfirīna nuzulā 103. qul hal nunabbi`ukum bil-akhsarīna a’mālā 104. allażīna ḍalla sa’yuhum fil-ḥayātid-dun-yā wa hum yaḥsabụna annahum yuḥsinụna ṣun’ā


40 Ruqyah Kesurupan & Terapinya 105. ulā`ikallażīna kafarụ bi`āyāti rabbihim wa liqā`ihī fa ḥabiṭat a’māluhum fa lā nuqīmu lahum yaumal-qiyāmati waznā 106. żālika jazā`uhum jahannamu bimā kafarụ wattakhażū āyātī wa rusulī huzuwā 107. innallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti kānat lahum jannātul-firdausi nuzulā 108. khālidīna fīhā lā yabgụna ‘an-hā ḥiwalā 109. qul lau kānal-baḥru midādal likalimāti rabbī lanafidal-baḥru qabla an tanfada kalimātu rabbī walau ji`nā bimiṡlihī madadā 110. qul innamā ana basyarum miṡlukum yụḥā ilayya annamā ilāhukum ilāhuw wāḥid, fa mang kāna yarjụ liqā`a rabbihī falya’mal ‘amalan ṣāliḥaw wa lā yusyrik bi’ibādati rabbihī aḥadā 102. Maka apakah orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sungguh, Kami telah menyediakan (neraka) Jahanam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir. 103. Katakanlah (Muhammad), “Apakah perlu Kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?” 104. (Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya. 105. Mereka itu adalah orang yang mengingkari ayatayat Tuhan mereka dan (tidak percaya) terhadap pertemuan dengan-Nya. Maka sia-sia amal


Click to View FlipBook Version